23.3 C
Denpasar
Selasa, 23 Oktober 2018

25 Yacht Peserta Sail to Natuna 2017 Dipameri Bahari Natuna dan Anambas

BALIPORTALNEWS.COM, NATUNA – Sebanyak 25 peserta yacht dari berbagai negara siap meramaikan event Wonderful Sail Natuna 2017, pada 13-15 Juni 2017. Acara Reli Layar Internasional yang didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini diikuti 25 yacht, yang membawa 150 orang wisatawan mancanegara (wisman).

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti  menjelaskan, acara tersebut merupakan kolaborasi dengan Sail Malaysia Passage to the East, yaitu kegiatan reli layar yang berangkat dari Langkawi sampai ke Sandakan di Sabah, pantai utara Pulau Kalimantan.

“Pelaksanaan Sail to Natuna ini telah berjalan tiga tahun. Bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten, dengan tujuan untuk mempromosikan Kabupaten Natuna sebagai zona tujuan pelayaran wisata dunia, dan juga memotivasi pembangunan infrastruktur wisata bahari, ujar Esthy di Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, Erson Gempa Afriandi mengatakan, puluhan kapal yacht yang singgah di Natuna merupakan peserta dari event Sail Malaysia Passage to The East 2016 yang berlangsung hampir setiap tahunnya. Dan pada tanggal 6 Juni lalu tiba di Pulau Bawah, Kepulauan Anambas.

“Pada tanggal 13 Juni, para yachter akan tiba di Natuna akan melakukan Gala Dinner serta disambut atraksi seni dan budaya, serta pengenalan potensi wisata di Kabupaten Natuna yang disampaikan oleh anak-anak Sekolah Dasar. Anak-anak SD tersebut melakukan presentasi menggunakan bahasa Inggris, hasil kerjasama antara Dinas Pariwisata Natuna dengan Indonesia Mengajar,” ujar Erson.

Lebih lanjut Erson menjelaskan, peserta rally yacht berasal dari Australia dan Selandia Baru, Amerika Serikat, Inggris, nantinya mereka akan melakukan diving snorkeling dan sperfishing di Pulau Senua, berkeliling Kota di Pantai Tanjung, serta diperkenalkan kuliner dan kerajinan khas Natuna,” ujar Erson.

Sail to Natuna 2017 ini sudah diselenggarkan selama tiga tahun berturut-turut. Memiliki misi untuk mempromosikan Kabupaten Anambas dan Natuna sebagai zona tujuan pelayaran wisata dunia, dan juga memotivasi pembangunan infrastruktur wisata bahari.

“Harapan kami, Wonderful Sail to Natuna 2017, selain mempromosikan potensi bahari Kabupaten Natuna, even ini akan memberikan dampak ekonomi langsung ke masyarakat, memberi dampak informal edukasi bagi generasi muda terkait potensi bahari dan tentunya menjadikan Indonesia sebagai Best Sailing Ground in Asia,” ujar Erson.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan Sail to Natuna 2017, menurutnya ini bukti nyata bahwa reli layar adalah promosi yang kuat untuk dijadikan destinasi, sekaligus motivasi bagi pengembangan wisata bahari di daerah tersebut.

“Kalau dari sisi Atraksi, dijamin menarik, dengan keindahan alam dan potensi bahari Natuna dan Anambas,” ujar Menpar Arief Yahya.

Mantan Dirut PT Telkom itu juga sangat serius menggarap pasar wisata yacht. Dia tak ingin terus-terusan berada di bawah bayang-bayang Singapura yang disambangi sekitar 4.000 yacht per tahun.

“Kalau mereka sudah terbius ke Indonesia, saya ingin lenght of stay-nya akan sangat panjang. Wisata bahari kita kelas dunia semua. Sea zone, coastal zone dan under waternya banyak yang masuk top 3, bahkan terbaik dunia,” kata Menpar Arief Yahya.(*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Erupsi Gunung Agung Berdampak Penurunan Kunjungan Pariwisata Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Erupsi Gunung Agung berdampak pada kunjungan pariwisata khusunya di Kota Denpasar. Dampak ini juga terjadi pada penutupan penerbangan di Bandara Ngurah Rai hingga 28 Nopember.

Kadis Pariwisata Denpasar M.A Dezire Mulyani yang ditemui Senin (27/11/2017) di Kantor Walikota Denpasar mangatakan Erupsi Gunung Agung berdampak pada kunjungan pariwisata di Kota Denpasar. Hal ini juga diikuti dengan penutupan penerbangan di Bandara Ngurah Rai.

‘’Kami terus melakukan pendataan terkait kunjungan pariwisata Denpasar yang memang ada penurunan jumlah kunjungan dampak dari erupsi Gunung Agung, penanggulangan ini juga telah dibahas di Bali Tourism Board,’’ ujarnya.

Pembahasan dampak erupsi Gunung Agung menurut Dezire juga akan dilakukan bersama Kementerian Pariwisata RI. Rencana Menteri Pariwisata Arief Yahya akan hadir di Denpasar berlokasi di Bali Tourism Board. Namun langkah-langkah penanggulangan terkait kunjungan dan kepariwisataan dalam bencanan Gunung Agung ini sebelumnya telah dilakukan Pemkot Denpasar, yang saat ini terus melakukan evaluasi langkah kedepan.

Dezire juga mengatakan beberapa kunjungan wisatawan dengan rombongan besar banyak yang menunda kunjungan ke Kota Denpasar. Disamping itu wisatawan yang akan meninggalkan Denpasar melalui Bandara Ngurah Rai juga banyak yang melakukan penundaan. Tentu langkah ini juga kita telah lakukan evaluasi dan terus melihat perkembangan yang ada terkait erupsi Gunung Agung.

Sesuai data Dinas Pariwisata Denpasar terkait perkembangan wisatawan yang menginap di Kota Denpasar pada tahun 2016 domestik dan mancanegara total berjumlah 625.431. Sementara pada Tahun 2017 hingga bulan Oktober jumlah wisatawan menginap sebanyak 246.106, yang mengalami penurunan sebesar 60 persen. Dezire mengharapkan kondisi ini segera pulih dan pariwisata di Kota Denpasar dapat kembali normal.

Sementara Kadis Sosial Denpasar Made Mertajaya mengatakan Pemkot Denpasar telah siap siaga bencana erupsi Gunung Agung. Langkah yang telah dilakukan sama dengan penanganan pengungsi sebelumnya dengan tetap melakukan evaluasi disetiap posko yang ada. Dari erupsi Gunung Agung para pengungsi telah berdatangan ke Kota Denpasar. Seperti di Pokso Danau Tempe mengalami penambahan pengungsi yang sebelumnya 166 dan kali ini mencapai 188 orang. Pokso Gurita juga telah berdatangan 11 KK pengungsi, serta pendataan ini terus dilakukan.

Sementara Posko Induk di Lapangan Kompyang Sujana tetap mengantispasi kedatangan para pengungsi ke Denpasar. Dilokasi Pos Induk dapat menampung 400 orang pengungsi dengan kelengkapan posko sudah disiapkan seperti tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) telah siap, hingga perlengkapan masker juag telah disiakan bersama BPBD Denpasar.

Sementara terkait logistik yang dipersiapkan Pemkot dan juga uluran tagan dari masyarakat masih mencukupi dengan langkah koordinasi dan komunikasi terus kita lakukan bersama OPD terakit seperti Dinas Kesehatan dan BPBD Denpasar. Menurut Mertajaya, sesuai arahan Walikota Rai Mantra untuk terus melakukan pendataan kepada para pengungsi baik yang di posko induk hingga posko mandiri yang ada di Kota Denpasar.

‘’Pada intinya Pemkot siap siaga dalam penanganan pengungsian dari erupsi Gunung Agung,’’ ujarnya. (pur/humas-dps/bpn)

Genjot Atraksi Crossborder, Kemenpar Dukung Festival Obiang Zumba 2017

BALIPORTALNEWS.COM, BATAM – Sebagai salah satu destinasi wisata Crossborder, Batam terus tancap gas. Buktinya, wilayah yang berdekatan dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia itu akan menggelar Perhelatan Festival Obiang Zumba yang akan dilaksanakan pada tanggal 1-2 Juli 2017 di Batam Beach View Resort.

Seperti dilansir dari laman resmi Kemenpar, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti didampingi Kabid Promosi Wisata Buatan, Ni Putu Gayatri mengatakan, perhelatan ini rencananya akan mengincar sekitar 1.000 wisatawan mancanegara yang melalui Crossborder atau biasa disebut dengan Great Batam.

Kata Esthy, Great Batam menjadi salah satu dari 3 pintu masuk utama wisatawan ke Indonesia, 2 lainnya yaitu great Jakarta dan Great Bali. Kegiatan ini merupakan kerja bareng Kemenpar dengan Pemerintah Daerah Kota Batam.”Olahraga ini telah menjadi New Life Style bagi masyarakat di Batam dan Singapura, dan ini merupakan salah satu event olahraga yang efektif sebagei event promosi,”ujar Esthy yang juga diamini Gayatri.

Gayatri menambahkan bahwa Obiang Zumba adalah program kebugaran tarian yang melibatkan gerakan tari dan aerobik, dan dilakukan dengan musik. Koreografi Zumba tersebut menggabungkan hip-hop, samba, merengue, salsa, soca dan mambo

“Kegiatan ini baru pertama kali digelar d Batam, itu kenapa Obiang Zumba ini akan dipandu oleh 11 Insruktur Zumba yang terlatih, sudah mendapatkan berbagai penghargaan dan kualifikasi yang mumpuni. Dari manajemen hotel, saat ini hotel sudah Full Booked. Ini yang kita harapkan, wisatawan Singapura dan Malaysia akan berduyun-duyun kesini, karena memang olahraga ini juga populer di negara tetangga,” lanjutnya

Salah satu Instruktur yang akan memandu Obiang Zumba ini adalah Kim Christian, wanita ayu yang berlatih Zumba sejak usia 14 tahun saat ini mengajarkan nberbagai macam tarian Flamenco, Bellydance, Salsa, Bachata, Merengue and Cha Cha. Kim  akan mengajarkan soal gerakan Zumba, pengetahuan tentang otot-otot tubuh, serta bagaimana mendengarkan lagu untuk latihan.

Untuk menambah semakin menariknya acara, Esthy memaparkan bahwa akan ada aktifitas yang unik yaitu “Aqua Zumba” yang diselenggarakan di Swimming Pool Batam Beach View Resort. ” Obiang Zumba ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan mempromosikan Batam sebagai destinasi leisure, olahraga dan MICE di Asia. Acara ini  termasuk Sport Tourusm juga menjadi sajian hiburan, sekaligus juga sebagai upaya menjalin kerjasama yang erat dengan berbagai pihak, guna pengembangan pariwisata yang penuh  kreatifitas di Batam,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengungkapkan adanya  peluang baru di titik-titik lintas batas dengan negara tetangga. Tahun ini crossborder area  menjadi target perolehan wisman. Karena itu, berbagai event digelar untuk menghidupkan wilayah perbatasan dengan berbagai festival

“Di mana-mana, crossborder itu bisa menjadi generator baru untuk menembus wisatawan mancanagara, apalagi Batam yang hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari satu jam untuk nyebrang ke Batam dari Singapura,” jelas Menpar Arief Yahya, di Jakarta.

Event tersebut juga dipastikan akan semakin menarik karena penempatan lokasi acara yang sangat bagus yakni Batam Beach View Resort. Hotel dan Resort ini berlokasi di Nongsa, daerah pesisir utara Batam yang masih sepi, Batam View Beach Resort dibangun pertama kali di Batam. Dengan areal seluas 10 hektar termasuk taman, pantai, dan keindahan alam lainnya, Batam View Beach Resort merupakan resort yang terluas di Batam.

Dari Batam View Beach Resort, Anda bisa menyaksikan pemandangan ke seluruh daerah Batam, kerlip Singapora, dan Laut Cina Selatan. Dari Singapore, hotel ini hanya berjarak 35 menit dengan menggunakan feri sedangkan lapangan golf hanya berjarak 3 km. Dengan jumlah kamar 212 kamar.

Acara tarian Zumba juga acara yang unik dan menarik. Senam zumba merupakan salah satu jenis olahraga yang saat ini kian populer di antara wanita Indonesia. Jika anda adalah salah satu orang yang ingin memulai kelas zumba, tidak ada salahnya untuk mengenal jenis olahraga yang satu ini.

Zumba adalah salah satu jenis kelas senam dengan gerakan  dan musik yang berakar dari tradisi latin. Selama senam kita akan melakukan gerakan yang  terinspirasi dari gerakan salsa, merengue, mambo, reggaeton, tango, chachacha dan hip-hop.

Satu sesi kelas zumba biasanya berlangsung selama 50-60 menit yang terdiri dari  sesi gerakan cepat (fast rhythm)dan gerakan lambat (slow rhythm) dikombinasi dengan resistance training untuk membakar lemak dan membentuk otot. Bisa dikatakan zumba adalah olahraga cardio yang juga mampu membentuk tubuh.Zumba sering dipromosikan sebagai pesta dansa, sehingga peserta nya selalu senang dan antusias untuk mengikuti kelasnya setiap hari. Have fun, and love yourself! Begitu kira-kira pesan yang disampaikan oleh para instruktur zumba. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Dari Konser Mandarin Hingga F-1 Dikemas Apik di Batam View

BALIPORTALNEWS.COM, BATAM – Crossborder tourism Nongsa Mandarin Concert di Batam View, Nongsa, 27-28 Mei 2017, benar-benar istimewa. Seluruh experience yang tidak bisa didapatkan Singapura dibawa ke Batam. Menerbangkan lampion, pesta kembang api, high teste of hospitality, konser 12 artis Mandarin 3 jam full, hingga view Sirkuit F1 Marina Bay Singapura dan Johor Bahru Bridge Malaysia, semua ada di Nongsa, Batam.

Seperti dilansir di laman resmi Kemenpar RI, hasilnya, 230 wisman Singapura yang seluruhnya membawa paspor, mengaku happy. Konsep konser crossborder tourism rajutan Batam View Beach Resort dan Kementerian Pariwisata itu memang tak biasa. Konsernya diisi bukan satu atau dua orang yang biasa tampil di Negeri Singa Putih.

Jumlah artis yang diboyong sampai 12. Dan semuanya sangat ngetop di Singapura. Semuanya sering menghias layar kaca Singapura. Durasi shownya? Tiga jam full. Tiga kali lebih panjang dari durasi konser Mandarin di Singapura. Bahkan tak hanya konser.

Comedy show hingga talkshow interactive dengan audience, disuguhkan tak pernah putus hingga tengah malam. Hasilnya? Tak ada satupun wisman yang meninggalkan arena konser. Semuanya betah berlama-lama menyaksikan konser. Apalagi, artis yang diundang bukan artis kacangan. Semua punya basis fans yang sangat besar di chinese market Singapura.

Dari mulai Yang Junting, Ryan Lian, Luo Jiaming, Huang Bihua, Michelle Cho, Katherine, Babes, Sam Loo, Lim Zhi Yi, Chen Xing dan Tny Yin Yin, semua tampil all out. “Ini Mandarin Concert perdana di Batam. Luar biasa. Ada banyak experience baru yang didapat Singaporean di sini,” ujar Chu Mingwei, Events & Marketing Manager Huang & Co, Minggu (28/5/2017) dini hari.

Yang membuat ratusan wisman Singapura makin happy, ada experience baru yang didapatkan di Nongsa. Di Nongsa Batam, audience tak lagi menyaksikan konser di gedung-gedung tinggi. Tak juga diapit beton-beton pencakar langit. Yang terjadi, wisman justru diajak menyaksikan konser di pinggir pantai. Konsernya pun ditemani angin yang bertiup sejuk dan bulan yang tampak menor di langit bersih.

Suara deburan ombak dengan atap langit yang penuh bintang membuat suasana makin terasa sangat oke. Belum lagi, experience menyaksikan gemerlap Singapura, Sirkuit Marina Bay dan Johor Bahru Bridge Malaysia dari Batam.

“Indonesia sangat beruntung punya Batam. Alamnya sangat indah, penduduknya ramah, kuliner dan makanannya pun sangat oke. Di Singapura tidak ada suasana seperti ini. Kebanyakan stress karena tekanan kerja yang tinggi. Tapi setelah datang ke Batam, semua Singaporean happy,” timpal Kevin Bastian, Singaporean yang berprofesi sebagai pilot komersial untuk Bank dan charter flight.

Ucapan Kevin memang tak mengada-ada. Hingga akhir acara, tak ada satupun Singaporean yang bergeser dari tempat duduknya. Malahan, di akhir acara, 230 Singaporean dikejutkan dengan show kembang api yang tak pernah putus selama 30 menit. Nuansa dan kehebohannya tak kalah dengan pesta pergantian tahun.

Bagi yang mengira ini sudah klimaks, maka Anda salah besar. Masih ada sensasi menerbangkan lampion yang dihadirkan di akhir acara. Proses pelepasan lampion ini memiliki makna penting bagi Singaporean karena di dalam setiap lampion yang dilepaskan, berisi harapan dan doa bagi dirinya sendiri dan orang yang dicintainya.

“Melepas lampion bukanlah sebuah hura-hura, melainkan doa yang diterbangkan ke langit. Tapi itu dilarang di negeri kami. Nah, di Batam, kami bisa menerbangkan lampion dengan bebas. Amazing. Batam luar biasa,” ucap Kheng Long.

Rasa happy itu membuat ratusan wisman Singapura tadi tak segan berderma. Charity yang digalang di tengah acara menghasilkan nominal yang tidak sedikit. Semua ikut menyumbang. Semua ikut berderma meski hasil charity itu akan disumbangkan ke masyarakat Batam yang tak mampu.

“Acaranya dari pagi loh. Tapi tak ada satupun yang balik ke kamar sebelum show berakhir. Pagi hari semuanya kami ajak City Tour dan berwisata belanja. Spent money-nya rata-rata 500-1000 sing dolar. Itu berkah lagi untuk Indonesia.

Karenanya di Batam View semua Singaporean kami berikan kesan yang mendalam. Sensasi experience yang tidak bisa didapatkan di Singapura, nuansa alam, hospitality ala Indonesia, itu yang kami angkat. Buat mereka happy. Setelah itu, mereka akan dengan sukarela menjadi endorser pariwisata Indonesia,” ungkap General Manager Batam View Beach Resort Andy Fong.

Batam memang sangat menjanjikan. Karenanya, daerah yang hanya terpaut 30 menit dari Singapura itu terus didorong menjadi lokomotif besar untuk menggerakkan turisme di wilayah perbatasan. “Banyak agenda crossborder yang sudah di create hingga akhir tahun. Kita bikin Batam menjadi second home nya orang Singapura,” timpal Deputi Pengembangan Promosi Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang didampingi Kabid Promosi Wisata Alam Hendry Noviardi.

Menpar Arief Yahya ikut memuji pengembangan pariwisata yang dibalut dengan inovasi seperti tadi. Menciptakan sesuatu yang baru, yang belum pernah ada, dan unik, menurutnya sangat dibutuhkan untuk membuat pariwisata Batam dilirik banyak wisman. “Ini sudah tepat. Wisman Singapura diajak mengexplore, sambil merasakan sensasi di destinasi. Inilah yang mendatangkan repeater tourism. Kalau begini terus, saya yakin pamor wisata Batam makin berkibar,” ucap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Presiden Jokowi Bakal Tancapkan Kayonan dan Naik Mobil Hias di PKB 2017

BALIPORTALNEWS.COM, BALI – Kemeriahan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 sebentar lagi bakal meledak. Betapa tidak, perhelatan yang rencananya digelar satu bulan penuh dari tanggal 10 Juni hingga 10 Juli 2017 akan dibuka langsung oleh orang nomer satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo.

”Bapak Gubernur Bali sudah bertemu dengan bapak Presiden, dan beliau mengkonfirmasi kehadirannya. Maka dari itu, kami panitia terus mempersiapkan kedatangan beliau,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Yuniartha Putra.

Lantas apa yang akan dilakukan Jokowi di upacara pembukaan? Agung menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan panitia di bawah komando Kementerian Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Pawai PKB 2017 ini akan dilepas oleh Presiden Joko Widodo di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Denpasar, yang ditandai dengan keluarnya air mancur.

”Nah, air mancurnya rencananya akan dikeluarkan oleh Bapak Presiden dengan cara menancapkan tongkat “kayonan”. Tongkat ini seperti salah satu wayang berbentuk pepohonan. Setelah ditancapka, langsung mengeluarkan air mancur, pokoknya panitia dari Dinas Kebudayaan sudah mempersiapkan ini dengan cantik,” ujar Agung.

Lebih lanjut Agung mengatakan, air mancur juga sangat penuh arti dengan kegiatan PKB 2017. Itu karena, perhelatan yang sudah dilaksanakan selama 39 tahun itu menggunakan tema Ulun Danu yang artinya adalah melestarikan air sumber kehidupan.

”Untuk pawainya rencananya PKB akan berlangsung selama 2-2,5 jam, dimulai pukul 14.00 Wita sehingga masing-masing kontingen dari kabupaten dan kota dibatasi waktu untuk tampil tidak lebih dari 15 menit,” kata pria asli Bali itu.

Hal senada diungkapkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Wawan Gunawan.

Kata Esthy, panitia lokal setempat yang digawangi oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali juga menyiapkan kendaraan hias khusus yang akan dinaiki oleh Presiden Joko Widodo saat Pawai Pembukaan PKB. “Tahun lalu bapak Presiden ingin ikut pawai, maka dari itu pihak panitia telah mempersiapkan dari awal kendaraan hias di PKB 2017,”ujar Esthy diamini Agung.

Esthy menjelaskan, pihak panitia telah mempersiapkan kendaraan hias yang akan dinaiki oleh orang nomor satu di Indonesia itu didesain sedemikian rupa sehingga Presiden dapat menghadap ke depan dan juga bisa memandang ke semua arah. “Kendaraan hias itu akan berisikan ukir-ukiran Bali, seperti berbagai bentuk patra dan karang, sedangkan bentuk kendaraan hias secara garis besar seperti pondasi dari sebuah bangunan bale bengong, karena yang diinginkan bentuknya benar-benar terbuka,” ujar Esthy.

Rencananya, selain melepas pawai, Presiden juga akan membuka PKB ke-39 pada 10 Juni mendatang pukul 20.00 Wita di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar.

Seniman pembuat mobil hias Jokowi, Gede Agus Wiguna Putra atau asal Bona, Gianyar mengatakan hiasan naga akan lebih dominan di mobil hias ini dengan ukiran arsitektur Bali. “Hiasan naga di depan tangga satu, di belakang satu, ada togog (patung) juga,” katanya.

Untuk ukirannya ia akan memakai bahan dari sterofoam. Adapun mobil hias yang akan dinaiki Presiden Jokowi ini akan menggunakan truk jenis pengangkut pasir yang rangkanya memakai balok dan tangganya memakai besi.

Mobil hias untuk Presiden Jokowi ini akan berbentuk seperti kereta perang, namun di atasnya terbuka sehingga Presiden Jokowi bisa melihat ke segala arah. “Jadi tingginya ini sekitar 3 meter. Kan ini memakai dasar seperti hiasan Bali, lantai di atasnya lebarnya 3 meter, lantai di bawahnya yang agak menonjol lebarnya 4 meter dengan panjang 6 meter,” ujar perajin seni dan dekorasi asal Bona, Gianyar ini.

Pengerjaan mobil hias ini mulai awal Mei 2017, dengan pembuatan rangka dan ukiran dengan stereofoam, dan perakitannya direncanakan pada 5 Juni.Biaya untuk mobil hias Jokowi ini berkisar Rp 40 jutaan. “Pengerjaan 10 orang, sebenarnya yang paling susah adalah taksu dari ukirannya. Gimana ukirannya bisa indah, naganya bisa terlihat hidup, bisa megah hiasannya. Untuk teknis struktur rangka juga biar enggak jebol, dan kuat karena dipakai orang nomor satu di Indonesia,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, PKB ini sudah sangat konsisten buktinya sudah digelar ke-39 dan wajib diekspose di seluruh media maupun sosial media. ” Kemasannya harus berkelas dunia,”kata Menpar Arief Yahya. PKB tahun 2017 mengangkat tema Ulundanu, Melestarikan Air Sumber Kehidupan.Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Pawai Pembukaan PKB akan dilaksanakan di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi Denpasar dan di Art Centre, Denpasar, Bali. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Menteri Pariwisata Luncurkan Tour De Flores 2017

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya secara resmi meluncurkan event pariwisata berskala internasional “Tour de Flores 2017” di Balairung Soesilo Soedarman, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Seperti dilansir dari akun Facebook Kemenpar, event balap sepeda internasional ini akan berlangsung di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 14-19 Juli  2017. Opening Ceremony diadakan Kamis malam, 13 Juli 2017 di Larantuka, Flores Timur.

Tour de Flores (TdF) 2017  untuk kedua kalinya diadakan setelah tahun lalu sukses menjadi trending topic di media sosial dan pemberitaan sport tourism. TdF   mengangkat Flores ke pentas dunia.  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya   menegaskan, TdF menjadi event berskala internasional terbesar yang diadakan secara berkala setiap tahun di NTT.

TdF 2017 digelar selama enam hari, menempuh rute sepanjang 721,6 km yang terbagi dalam enam etape. Etape pertama, Larantuka-Maumere  dengan jarak tempuh 138,5 km; etape kedua, Maumere-Ende (141,3 km); etape ketiga, Ende-Mbay (111 km); etape keempat, Mbay-Borong (151 km); etape kelima yang merupakan etape terpendek, yakni Borong-Ruteng (58 km); serta etape keenam atau etape terakhir, Ruteng-Labuan Bajo (121,5 km).

Ajang balap sepeda di bawah pengawasan Union Cycliste Internationale (UCI) ini  akan diikuti 20 tim, terdiri atas 16 tim luar negeri dan empat tim dalam negeri. Semua atlet yang tergabung dalam 20 tim itu adalah peseda bertaraf internasional. Peserta dari luar negeri, antara lain berasal dari Inggris, Uni Eropa, Afrika, Jepang, Korsel, RRT, Australia, Thailand, dan Malaysia. Sekitar 50 persen tim yang tahun lalu mengikuti TdF, kini bertarung lagi.

“Tidak hanya menyedot kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus), event ini juga mampu menggerakkan ekonomi daerah dan mendorong perbaikan infrastruktur,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTT, Marius Jelamu.

Chairman Tour de Flores Primus Dorimulu mengatakan, tujuan penyelenggaraan Tour de Flores adalah mempromosikan dan mengangkat pariwisata Flores. “Jadi tidak sekedar lomba balap sepeda. Event ini diharapkan dapat mempromosikan pariwisata Flores, mendorong terbentuknya Flores Tourism Authority (FTA) untuk mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata prioritas, dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Flores,” kata Primus.

Labuan Bajo sudah ditetapkan pemerintah pada akhir 2015 sebagai satu dari 10 destinasi prioritas di Indonesia selain Bali.  Labuan Bajo terletak di bagian barat Flores, satu dari tiga pulau besar di NTT. Sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, NTT ditetapkan sebagai provinsi pariwisata, selain sentra ternak sapi. Presiden Jokowi membuat penajaman agar pariwisata mengalami akselerasi.

Pilihan jatuh ke Labuan Bajo karena daerah ini adalah pintu gerbang menuju Komodo National Park, Taman Wisata Nasional Komodo. Di kawasan yang terdiri atas 150 pulau ini terdapat biawak komodo (Varanus komodoensis), binatang purba yang masih hidup. Pulau Komodo sudah cukup dikenal di dunia sebagai salah satu dari tujuh keajaiban warisan alam yang ada di dunia.

Komodo menjadi daya pikat wisatawan, baik wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan Nusantara (wisnus). Labuan Bajo  menjadi gateway menuju daratan Flores dan ratusan pulau yang ada di utara dan timur Flores. Pulau ini kaya akan wisata alam dan budaya. Ada danau tiga warna Kelimutu di Ende, Danau Taratai Raksasa di Pota, Manggarai Timur, tempat bermain ikan paus di Flores Timur, taman laut di Riung, Ngada, taman laut di Teluk Maumere, perkampungan tradisional Bena di Ngada, dan masih banyak lagi. Setiap kabupaten di Flores juga memiliki tenun ikat khas.

Dengan TdF, dunia diajak untuk melihat Flores secara keseluruhan. Flores yang kaya akan objek wisata alam dan budaya. Labuan Bajo bukan hanya gateway menuju Komodo Natonal Park untuk wisata laut, tetapi juga ke Flores mainluoand, ke wilayah daratan dan perairan Flores lainnya.

TdF adalah sport tourism, event olahraga yang dimaksudkan untuk mempromosikan potensi wisata Flores. Banyak cara untuk promosi wisata, antara lain menyampaikan informasi lewat media konvensional dan media sosial, roadshow untuk menjelaskan potensi wisata, menyebarkan brosur, dan banyak lagi. Tetapi, salah satu cara terbaik adalah menggelar event yang menarik minat publik. Event musik dan olahraga terbukti efektif. Itu sebabnya, music tourism dan sport tourism dimanfaatkan berbagai negara sebagai ajang promosi wisata.

Belajar dari Sukses Tour de France Tahun ini, Tour de France memasuki tahun ke-104. Digelar pertama kali 1 Juli 1903, pengunjung Tour de France terus bertambah dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016, lomba balap sepeda internasional ini disaksikan langsung oleh sedikitnya 11 juta orang. Mereka datang dari berbagai negara dan berdiri di sepanjang lintasan yang dilewati pembalap.

Ketika TdF digelar, Tour de France pun sedang berlangsung, yakni 1 hingga 21 Juli 2017. Berawal dari Dulsserdorf, Jerman, lomba berakhir di Paris, 23 Juli, melewati Belgia dan Luksemburg. Panjang lintasan lomba 3.540 km, terbagi dalam 21 etape. Setiap tahun, negara yang dilintasi berubah-ubah. Pada tahun 2016, Tour de France melewati Swiss, Andora, Spanyol, dan Prancis.

TdF bertujuan membetot perhatian dunia bahwa Flores dan wilayah lain di NTT adalah destinasi wisata yang menarik. Lewat event besar seperti TdF, Flores menjadi berita. TdF tercatat di kalender UCI, sebuah organisasi internasional di bidang lomba sepeda profesional. Jika pada cabang sepakbola profesional ada FIFA, olahraga sepeda internasional memiliki UCI. Atlet dan semua orang di dunia bisa membaca jadwal itu dan menemukan nama “Tour de Flores” di kalender UCI.

Belajar dari sukses Tour de France, pemerintah Provinsi NTT menggelar Tour de Flores (TdF). Dilaksanakan pertama kali 19-24 Mei 2016, TdF berhasil menyedot perhatian publik seperti terlihat dari berita di media massa dan trending topics selama lima hari di media sosial. Tahun lalu, jumlah wisman yang mengunjungi NTT mencapai 112.433 orang,  naik 15% dari tahun sebelumnya.

Pemprov NTT menargetkan jumlah wisatawan tahun 2017 menembus satu juta, naik dari 882.395 tahun 2016. Sebuah perkembangan menggembirakan adalah meningkatnya wisatawan domestik yang mengunjungi Flores. Pada tahun 2016,   jumlah wisatawan Nusatantara (wisnus) yang melancong ke NTT 769.962. Dengan penerbangan langsung Garuda untuk rute Jakarta-Labuan Bajo dan penambahan armada sejumlah maskapai penerbangan, wisnus yang datang ke NTT tahun ini bakal melampaui satu juta. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

5 Festival yang Tidak Boleh Dilewatkan Ketika Mengunjungi Australia Barat

BALIPORTALNEWS.COM Maksimalkan pengalaman Anda di Australia Barat dengan berkunjung ketika musim festival diadakan. Selama bulan November hingga Maret, Australia Barat menjadi lebih semarak dengan berbagai acara yang sesuai dengan minat Anda, mulai dari festival bagi pecinta makanan dan anggur (wine), penggemar seni dan budaya, hingga penggemar olahraga.

Berjarak hanya 4,5 jam penerbangan dari Jakarta, Anda dapat mengakses Perth, ibukota Australia Barat yang merupakan lokasi pertama untuk memulai petualangan Australia Anda. Di sini, Anda akan menemukan cuaca yang nyaman, pantai yang memukau, menikmati matahari terbenam ke Samudra Hindia, mencicipi produk lokal yang memenangkan berbagai penghargaan, bar berkualitas tinggi, kafe dan restoran yang direkomendasikan, serta deretan acara kelas dunia.

Selagi menjelajahi Australia, mengapa tidak memaksimalkan liburan Anda dengan rangkaian festival terbaik di Australia Barat. Berikut beberapa pengalaman yang tidak boleh Anda lewatkan.

  1. Margaret River Gourmet Escape (16 – 18 November 2018)

Sebagian orang Indonesia menganggap Australia bukan tujuan pecinta kulliner. Apa benar begitu? Nyatanya, Australia Barat menjadi tuan rumah bagi Margaret River Gourmet Escape (MRGE), sebuah festival kuliner yang terkenal karena mampu menarik jajaran penikmat makanan datang dari seluruh dunia. Dalam gelaran ke-7 ini, MRGE telah menyiapkan rangkaian acara kuliner unik dengan jajaran celebrity chef kelas dunia pada 2018, termasuk Rick Stein, Luke Mangan, Guillaume Brahimi, serta penulis kuliner dan juga chef program memasak yang sangat dicintai, Nigella Lawson. Para pengunjung MRGE akan menikmati 3 hari penuh rasa di Margaret River, wilayah dengan spesialisasi anggur (wine) yang bisa ditempuh dengan 3 jam perjalanan ke selatan Perth di  sisi barat South West.

Selama festival MRGE, penggemar kuliner akan dimanjakan dengan lebih dari 45 acara kuliner yang tersebar di lebih dari 25 lokasi kawasan Margaret River, seperti Gourmet Beach BBQ, Gourmet Village, Chow’s Table Chinese Feast, Niki Nakayama’s Chef’s Table di Miki’s Open Kitchen, Feast in the Forest dan Lyle’s V’s Este Dinner, serta masih banyak lagi. https://gourmetescape.com.au/

  1. Western Australian Circus Festival 2019 (19 – 20 January 2019)

Masih di kawasan South West, hingar-bingar WA Circus Festival dapat dijumpai di sebuah properti yang luas di Karridale. Area hutan di sekitarnya disulap menjadi hidup dengan suara whoops, siulan, sorak-sorai, dan kemeriahan dari festival sirkus yang berlangsung mulai dari 18 hingga 20 Januari 2019. Selama festival akhir pekan ini, pengunjung dapat melihat rangkaian sirkus, kabaret, teater komedi, musik, sesi lokakarya (workshops), dan penjual di bazaar. WA Circus Festivals menawarkan kesempatan sempurna untuk rehat sejenak dari menatap layar (ponsel, televisi, komputer, dll.) dan kembali menyimak semaraknya hiburan di dunia nyata. http://www.westernaustraliancircusfestival.com/

  1. Fringe World Festival (18 Jan – 17 Feb 2019)

FRINGE World festival menghidupkan Perth di bulan Januari hingga Februari, dengan menampilkan perpaduan eklektik dari komedi, seni, sirkus, musik, dan banyak lagi. Sebagai acara tahunan terbesar di  Australia Barat dan  festival Fringe terbesar ketiga  di  dunia, lebih dari 700 pertunjukan akan diselenggarakan di berbagai belahan Kota Perth, termasuk di Central Business District (CBD), Northbridge, Fremantle, dan Midland. Program berskala besar ini akan menjadi spektakuler dengan partisipasi dari seniman lokal hingga para penampil dari sekitar Australia dan internasional. https://www.fringeworld.com.au/

  1. Perth Festival 2019 (8 Feb – 3 Mar 2019)

Perth Festival merupakan festival multi-seni tahunan internasional tertua di belahan bumi selatan yang menawarkan jajaran penampilan teater, musik, film, seni visual, seni jalanan, sastra, dan acara komunitas gratis terbaik di dunia. Menghadirkan barisan artis-artis terhebat di dunia, rilisan program festival ini menjadi salah satu yang paling dinantikan setiap tahunnya di Australia Barat.

Pada  tahun 2019,  Festival Perth  akan menyelenggarakan banyak pertunjukan luar  biasa seperti  M o zart’s  the  M agic  Flute  , Lang Toi, Boorna Waanginy: The Trees Speak, The Great Tamer, dan masih banyak lagi. Boorna Waanginy akan mengubah Kings Park menjadi dunia keajaiban malam  selama empat malam yang spektakuler, sementara Lang Toi akan menampilkan gabungan teater, juggling, akrobat, musik, dan sirkus yang cocok sebagai hiburan keluarga. https://www.perthfestival.com.au/

  1. Fremantle International Street Arts Festival (19 – 22 April 2019)

Setiap akhir pekan saat perayaan Paskah, seniman dari seluruh penjuru dunia berkumpul di kota pelabuhan Fremantle untuk menghibur wisatawan, sebagai rangkaian dari Fremantle International Street Arts Festival yang diadakan tahunan. Jalan-jalan Freo (sebutan khusus bagi Fremantle dari penduduk  setempat)  berubah  menjadi  teater  terbuka  yang  unik  dan menakjubkan.  Tambahkan pengalaman festival Anda dengan mengunjungi salah satu dari banyak restoran lokal, pop-up bar, dan deretan toko di daerah tersebut. Freo hanya berjarak 25 menit berkendara dari Perth CBD. https://www.streetartsfestival.com.au/.

Untuk    mengetahui    lebih    banyak    tentang    Australia    Barat,    Anda    dapat mengunjungi http://www.westernaustralia.com/ dan mengakses hashtag #SuatuHaridiAustraliaBarat. (r/bpn)

Makin Mendunia, Festival Bakar Tongkang 2017 Bakal Seru

BALIPORTALNEWS.COM, ROKAN HILIR – Semangat Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk menjadikan daerahnya sebagai destinasi wisata kelas dunia, terus dipacu. Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan diri untuk menghebohkan Festival Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), 10-11 Juni mendatang.

Acara adat Tionghoa yang sudah menyatu dengan masyarakat Bagansiapiapi ini bakal dikunjungi ribuan orang. Baik dari nusantara maupun mancanegara. Sebab kegiatan ini sudah dikenal di berbagai penjuru dunia. “Bahkan banyak yang berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan hingga Cina Daratan,” kata Gubernur Arsyadjuliandi serius.

Ritual Bakar Tongkang adalah acara budaya yang dilakukan di Riau untuk memperingati kehadiran masyarakat Tionghoa ke tanah Bagansiapiapi pada tahun 1820. Pada festival ini akan ada ritual atau upacara bakar tongkang yang dilakukan sebagai simbol bahwa masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi tak akan kembali lagi ke tanah leluhur dan berjanji untuk mengembangkan diri di kota yang punya julukan Hong Kong van Andalas.

“Ritual yang dikenal dengan nama Go Gek Cap Lak dalam bahasa Hokkiein ini sudah berlangsung sejak 134 tahun silam. Pada zaman orde baru, ritual ini sempat dilarang. Namun, sejak era kepemimpinan Gus Dur larangan terhadap ritual ini dihapuskan,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Fahmizal Usman, beberapa waktu lalu.

Festival Bakar Tongkang akan diawali dengan sembahyang di kelenteng Ing Hok Kiong yang merupakan kelenteng tertua di kawasan Pekong Besar. Lalu acara dilanjutkan dengan arak-arakan ke tempat pembakaran hingga berlanjut ke prosesi pembakaran di hari berikutnya.

“Prosesi pembakaran tongkang biasanya diawali dengan menetapkan posisi haluan tongkang sesuai petunjuk Dewa Kie Ong Ya atau Dewa laut. Setelah mengetahui posisinya, tongkang akan diletakkan pada posisi pembakaran dan kertas sembahyang ditimbun dekat lambung kapal yang siap untuk dibakar,” jelas Fahmizal Usman.

Tak hanya itu, selama ritual ini, berbagai kelenteng yang memenuhi Bagan Siapiapi melakukan upacara pemanggilan roh. Biasanya ada orang yang bersedia menjadi medium untuk dirasuki roh.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Tionghoa pada malam hiburan Bakar Tongkang yang dipusatkan di depan Kelenteng Ing Hok King untuk tetap menjaga toleransi beragama mengingat pelaksanaannya bertepatan dengan bulan suci Ramadan. “Kita minta malam hiburan Bakar Tongkang nanti dilakukan seperti tahun lalu setelah sholat Tarawih,” pintanya.

Menurutnya Fahmizal Usman, selain mengembangkan dan mempromosikan potensi wisata daerah yang sangat menjanjikan, dengan adanya acara Ritual Bakar Tongkang masyarakat juga dapat imbas perekonomiannya.

Event Bakar Tongkang biasanya didominasi wisatawan mancanegara marga Tionghoa. Mereka tersebar di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Cina, Hong Kong, Malaysia, Singapura.

“Bakar Tongkang juga mampu mendatangkan puluhan ribu orang wisatawan, baik domestik maupun wisatawan internasional. Yang datang biasanya mereka punya keturunan (keluarga-red) di Rohil. Itu banyak sekali,” tambahnya.

Kalau soal promosi, Menteri Pariwisata Arief Yahya akan membantu, karena event itu sudah berkelas dunia dan banyak wisatawan yang datang mengikuti prosesi itu. Kegiatan ini juga sudah masuk Calender of Event Riau, yang diusulkan sebagai kegiatan nasional.


Pantau terus baliportalnews.com di :

Obama Berlibur di Indonesia, Ini Arti Pentingnya bagi Pariwisata

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Pariwisata Indonesia kedatangan endorser kondang. Adalah Barack Obama, Presiden Amerika Serikat ke-44 yang akan berkunjung ke Indonesia sekaligus berlibur.

Pemberitaan tentang rencana Obama ke Indonesia pun sudah ramai di media luar  negeri. Rencananya, tokoh internasinal bernama lahir Barack Hussein Obama II itu akan menjadi pembicara pada acara yang digagas Diaspora Indonesia

Namun, tokoh dunia yang pernah menjalani sebagian masa kanak-kanaknya di Jakarta juga akan bernostalgia. “Obama to enjoy nostalgic vacation in Indonesia,” tulis laman Inquirer.

Laman Newssweek juga sudah mengabarkan hal serupa. “After White House, Barack Obama Will Return to Childhood Home of Indonesia for the First Time.”

Tentu saja Obama tak sendirian. Ada pula istrinya, Michelle Obama dan kedua putrinya,  Malia dan Sasha yang bakal ikut mengunjungi Indonesia. Sedangkan Bali, Jogja dan Jakarta pun sudah masuk dalam daftar kota yang akan dikunjungi Obama dalam lawatannya mulai 23 Juni hingga awal Juli mendatang.

Salah satu yang paling gembira dengan rencana kunjungan Obama adalah Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya.  “Kami menyambut gembira Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama yang bakal berlibur ke Indonesia. Tiga destinasi yang akan dikunjungi adalah Bali, Jakarta dan Jogja,” katanya.

Menurut Arief, kunjungan Obama punya makna yang sangat strategis. Apalagi tokoh dunia itu selalu menjadi perhatian media.

“Barack Obama adalah endorser strategis, tokoh dunia, salah satu pemimpin Amerika yang fenomenal. Sampai akhir masa jabatannya pun masih dipuji dan dicinta publik Amerika dan dunia,” kata Arief.

Lebih lanjut Arief mengatakan, ketika tokoh dunia sekaliber Obama berlibur di Bali, Jogja-Borobudur dan Jakarta, maka hal itu menjadi pesan bagi seluruh dunia. ”Bahwa  Indonesia sangat aman sebagai destinasi wisata. Dengan tiga destinasi wisata itu sangat layak dikunjungi, tempat liburan yang aman, nyaman, dan standar dunia pula,” tutur Arief.

Menteri asal Banyuwangi itu juga mengatakan, hal yang akan dilakukan Barack Obama dalam liburannya akan mirip dengan kunjungan vakansi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada Maret lalu. Raja Salman yang merasa betah  Bali menjadi endorser wisatawan Timur Tengah.

Sedangkan Obama, sambung Arief, akan menjadi endorser untuk mendorong travellers AS dan Eropa ke Indonesia. Selain itu, kunjungan Barack Obama ke Bali makin memperkuat brand Pulau Dewata sebagai  The World’s Best Destination 2017 pilihan pelancong di laman TripAdvisor, website paling dipercaya oleh travellers dunia.

“Bali makin tak terelakkan sebagai destinasi wisata yang terbaik dunia mengalahkan London, Paris, New York City dan lainnya,” sambung Arief.

Sedangkan bagi Jogja dan wilayah Joglosemar yang punya ikon Borobudur, kunjungan Obama juga tak kalah penting. Apalagi Presiden Joko Widodo sudah menetapkan Borobudur sebagai satu dari 10 Bali Baru.

“Borobudur merupakan destinasi prioritas yang diberi tagline The World Cultural Masterpiece, Mahakarya Budaya Dunia. Ini (kunjungan Obama, red) juga menjadi promosi yang luar biasa bagi Joglosemar.

Menteri yang dikenal sebagai kampiun marketing itu juga menilai kunjungan Obama ke Indonesia punya medua value tinggi. Sebab, hadirnya Barack Obama makin meyakinkan penduduk dunia bahwa Indonesia aman untuk dikunjungi, punya keindahan tradisi budaya dan alam yang tak terbantahkan.

“Hadirnya Barack Obama dengan tujuan berlibur atau berwisata akan memiliki news value yang sangat besar bagi promosi Wonderful Indonesia,” ulasnya.

Selain itu, Obama juga tokoh beken yang aktif di media sosial. Saat ini akun @BarackObama di Twitter punya followers hingga 91,1 juta. Sedangkan di Instagram, Obama dengan 231 unggahan atau posting memiliki 14,3 juta followers.

“Jika Obama memngunggah kegiatan liburannya di Bali atau Jogja dan Jakarta, wow, promosi yang luar biasa. Bisa dihitung engagement-nya, bisa menjadi viral ke mana-mana,” sambung menteri yang juga ahli teknologi informasi itu.

Bahkan, kunjungan Obama juga diyakini akan mendongkrak kuliner Indonesia. Sebab, Obama saat menjabat Presiden AS pernah menuturkan kesannya tentang kuliner khas Indonesia seperti sate, bakso dan nasi goreng.

“Kuliner sate, nasi goreng, Bakso langsung mendunia karena dia menyebut suka dengan makanan khas Indonesia itu. Kami bergarap kali ini Barack Obama kembali berstatemen soal kuliner Indonesia,” pungkasnya.(*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan