Sabtu, 18 Agustus 2018

Pameran Seni Prasi Mahasiswa Undiksha

BALIPORTALNEWS.COM – Griya Art Gallery di Griya Santrian a Beach Resort and Spa mempersembahkan pameran bertajuk (O)P(E)RASI. Pameran ini menghadirkan karya – karya 27 perupa muda dari mahasiswa dan alumni Jurusan Pendidikan Seni Rupa Undiksha yang telah mengambil mata kuliah prasimologi ditambah praktisi seni prasi dari desa Bungkulan, Gusti Bagus Sudiasta.

Prasi sering pula disebut sebagai seni lukis lontar, satu bentuk karya seni dua dimensional, bermediumkan daun lontar, memakai teknik torehan dalam menghadirkan image, serta mengandung aspek naratif didalamnya. Beberapa peserta menunjukkan upaya untuk mempertemukan medium lontar yang dominan dalam seni prasi dengan medium yang lain semisal plat tembaga atau menghadirkan metode presentasi yang mencoba keluar dari konvensi seni prasi pada umumnya.

Operasi yang dimaksud mengandung makna pembedahan dimana para seniman berupaya membedah struktur demi struktur “anatomi” seni prasi dan mempelajari berbagai aspeknya secara visual, tematik, hingga cara presentasi. Kata Operasi juga bermakna sebagai upaya seniman muda untuk bergerak dalam misi menempatkan eksistensi seni prasi ini dalam medan sosial seni rupa hari ini.

“Dengan terselenggaranya pameran ini diharapkan seni prasi menjadi semakin mendapat tempat dalam konstelasi seni rupa kontemporer,” ungkap Ida Bagus Gede Sidharta Putra, pemilik Griya Santrian Gallery sekaligus general manager Hotel Griya Santrian,”Kami tentunya mendukung upaya Jurusan Pendidikan Seni Rupa Undiksha Singaraja untuk melestarikan dan mengembangkan seni prasi.” (r/bpn)

Yes! Taman Nasional Komodo Sambar Word Top 10 Best Destinations versi Natonal Geographic

BALIPORTALNEWS.COM, LABUAN BAJO – Setelah Bali dikukuhkan sebagai The World’s Best Destinations with Travellers Choice oleh TripAdvisor, sekarang giliran Taman Nasional Komodo (TNK) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masuk dalam daftar 10 destinasi terbaik sedunia. Award tadi dilansir majalah National Geographic dengan headline ‘100 Best Destinations around the world in four seasons’ edisi Juli 2017.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Menpar Arief Yahya langsung merespon positif award tadi. Keduanya sulit menyembunyikan rasa bangga, karena destinasi prioritas itu terus melambung. Dua tokoh nasional itu berharap prestasi tadi bisa diikuti destinasi wisata lainnya.

“Ini kan pilihan orang asing. Standarnya pasti global. National geographic sangat berwibawa, kita bangga bahwa di Indonesia ada Taman Nasional Komodo yang bisa menembus top 10 destinasi terbaik sedunia. Itu menandakan bahwa upaya kita mempopulerkan komodo itu berhasil. Destinasinya sangat menarik untuk dikunjungi orang luar,” tutur Wapres Jusuf Kalla, seperti dilansir dari laman facebook Kemenpar RI.

Ucapan JK memang tidak mengada-ada. Pesona Taman Nasional Komodo pernah menaklukkan rider MotoGP sekelas Valentino Rossi. Saat berlibur di Labuan Bajo, Januari 2017, Rossi tak segan membagikan foto dan keseruan liburannya bersama komodo ke lebih dari 13 juta followers di Facebook, 4,7 juta pengikutnya di Twitter dan 3,7 juta fansnya di Instagram.

Selain fakta tadi, mamalia langka yang oleh warga Flores sering dinamai “buaya darat” itu juga pernah masuk nominasi seven wonder world. “Yang terpenting pengelolaan hospitality harus baik dan fasiltiasnya bukan hanya komodo. Ada Pantai Pink Beach di situ, bisa dijadikan spot menyelam. Dan di komodo itu ada pantai yang baik, orang bisa tinggal di kapal untuk merasakan sesuatu yang lain,” terangnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga ikutan sumringah. Bagi dia, award tadi sangat menghentakl Country Brand Wonderful Indonesia juga akan menjadi makin tajam. “Award ini memiliki tiga makna yang sering saya sebut sebagai 3C. Yang pertama menaikkan confidence sebagai bangsa. Berikutnya mengangkat credibility sebagai negara. Satunya lagi berfungsi sebagai calibration untuk memotret seberapa hebat Wonderful Indonesia itu.  Sudah sampai di mana jika dilihat dari kacamata global standart? Award tadi menandakan kita bisa bersaing,” ucap Menpar Arief Yahya.

Pengakuan tadi membuat pamor Taman Nasional Komodo makin mendunia. Sebelumnya, peraih Oscar lewat film Shakespeare in Love, Gwyneth Paltrow, juga pernah membuat testimoni soal Komodo.

“Labuan Bajo dengan komodonya pernah diendorse bintang sekelas Gwyneth Paltrow. Sekarang direview positif oleh National Geograpic. Terimakasih saya ucapkan kepada pembaca National Geographic dari seluruh penjuru dunia yang sudah mereview positif tentang Taman Nasional Komodo sehingga menjadi destinasi terbaik dunia,” kata Menpar Arief Yahya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Menpar Arief – Mendag Enggartiarso Resmikan El Royale Banyuwangi

BALIPORTALNEWS.COM, BANYUWANGI – Rabu, 21 Juni 2017 betul-betul hari istimewa. Bagaimana tidak? Pertama, menjadi hari peringatan ulang tahun Presiden Joko Widodo ke-56. Kedua, tanggal itu juga diperingati sebagai wafatnya Proklamator Kemerdekaan RI dan sekaligus Presiden I, Ir Soekarno. Ketiga, hari itu hari bersejarah bagi Banyuwangi, yang memiliki Hotel Bintang Empat kedua, setelah Santika, yakni El Royale Hotel & Resort.

Lebih istimewa lagi, peresmian itu dihadiri dua menteri Kabinet Kerja Jokowi, yakni Menpar Arief Yahya dan Mendag Enggartiasto Lukita. Bupati Banyuwangi Azwar Anas yang sedang berumrah dari Mekah pun tersambung melalui teleconference.

Menpar Arief menyampaikan 3 hal utama dalam sambutannya. Pertama, dalam pengembangan destinasi dia memperkenalkan 3A, Atraksi, Akses dan Amenitas. Hadirnya El Royale Hotel dan Resort itu adalah bentuk pengembangan amenitas, yang menjadi critical bagi pengembangan destinasi.

Untuk aksesibilitas, rampungnya bandara Blimbingsari menjadi sangat menentukan agar Banyuwangi semakin menjadi destinasi kelas Dunia. Menpar Arief mencontohkan bagaimana Bandara Silangit “dipaksa” untuk maju dan berkembang agar semakin mudah akses ke Danau Toba dan semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke sana.

“Sekarang, Silangit didarati semakin banyak airlines dan semakin banyak wisatawan yang diangkut ke pintu menuju Danau Toba itu,” ungkap Arief Yahya, seperti dilansir dari laman resmi FB Kemenpar RI.

Menpar yakin, Banyuwangi bisa lebih cepat, penyediaan 3A-nya.

Kedua, point penting yang disampaikan Menpar Arief Yahya adalah pembangunan ballroom/conference venue terbesar di Banyuwangi yang berkapasitas 1300 orang di El Royale Hotel itu. “Itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk gelaran event MICE sebanyak banyaknya. MICE adalah Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions,” jelasnya.

Keuntungan dari berkembangnya MICE tourism adalah wisman MICE melakukan spending dua kali lebih banyak daripada wisman biasa. ARPU atau Average Revenue Per User-nya jauh lebih tinggi, dan lokasi atau daerah penyelenggaraan MICE akan memperoleh keuntungan berupa perbaikan berbagai sektor yang ada.

Dia mencontohkan, semakin sering conferences, diskusi tentang perikanan dilakukan di Banyuwangi, maka sektor perikanan akan semakin maju.

Ketiga, point yang penting menurut Menpar Arief Yahya adalah, untuk maju memenangkan persaingan, khususnya ketika bidding untuk event MICE nasional maupun internasional, maka Banyuwangi harus Incorporated. Bersatu membawa nama baik Banyuwangi dan Indonesia di pentas dunia. “Ketika bersatu, maka kita akan kuat dan memenangkan persaingan,” jelas Arief Yahya.

Kesempatan itu, juga sekaligus digunakan untuk pelatihan dasar SDM Kepariwisataan di Hotel Santika, 22 Juni 2017. Menpar membuka secara simbolis Pelatihan Dasar SDM bagi stakeholders Banyuwangi melalui penyematan name tag ke perwakilan peserta pelatihan yang terdiri dari unsur akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas dan media, Pentahelix.

Dalam press conference yang dilakukan di El Royale Hotel and Resort yang berarsitektur gaya Osing –Suku Asli Banyuwangi– itu, Menpar Arief menyebutkan bahwa Banyuwangi akan banyak investasi di bidang pariwisata. “Banyuwangi sukses sebagai Kota Festival, dalam setahun ada 72 events dan konsisten, dari tahun ke tahun. Itu menjadi kekuatan atraksi Banyuwangi,” jelas Menpar Arief yang asli Banyuwangi itu.

Top 3 Event Banyuwangi, kata dia, adalah Tour de Ijen, Banyuwanhi Ethno Carnival (BEC), dan Gandrung Sewu, seribu penari gandrung yang menggemparkan dunia itu. Wisata Baharinya punya Marina Boom Banyuwangi. “Destinasi Wisata Baru antara lain Pantai cacalan, air terjun watugedek sempu, hutan pinus songgon, pantai syariah pusan, icon pariwisata (spot selfie),” kata dia.

Dari sisi Akses, bandara Blimbing Sari menjadi andalan aksesibilitas udara Banyuwangi. Soal terminal, pekerjaan fisik sudah selesai, kapasitas baru 250.000 pax/th, yang lama 120.000 pax/th. “Saat ini sedang proses audit dan sertifikasi oleh Dit. Bandara Kemenhub. Sudah diresmikan Mei 2017 bersamaan dengan kesiapan PCN Runway Tahap 1,” jelasnya.

Lalu soal Runway, Panjang runway 2.250 meter, awalnya PCN 27, Tahap 1 upgrade PCN 40, agar dapat didarati B737-500 (NAM Air). Tahap kedua, upgrade PCN 56, agar bisa didarati B737-900 (GA, Lion). “Ditargetkan Tahun 2018 tuntas,” ujarnya.

Soal akses yang lain, Progress Marina Boom Banyuwangi Tahap 1: Total investasi : 65 M, Total kapasitas 40 yacht. Target Juni 2017 selesai. Progress dinding penahan tanah (30%), Pontoon Marina (10%), Keruk kolam marina (65%), fasilitas pendukung restaurant, reception building (100%), eco park tahap 1 (90%).

Tahap ke-2 (Tahun 2018), Total investasi sampai Rp 125 M, Total kapasitas : 140 yachts. Total investasi fasilitas pendukung Marina seperti boat, yard, lounge, infrastruktur dll sekitar Rp 70 M. “Jetty Watu Dodol sudah sampai pada tahap pemasangan jetty dan akhir Februari 2018 sudah finalisasi, semua berprogress dengan baik dan cepat,” kata dia.

Amenitas, menurut Arief Yahya, juga menjadi bahasan yang penting dan mendasar di Banyuwangi. Pulau Tabuhan: Tahun 2017 Tabuhan dan Grand Watu Dodol mendapatkan DAK 1,1 M dari Kemenpar. Pemda 2017 menganggarkan untuk masterplan dan pembangunan prasarana pendukung di sana resto dan tempat transit.
Lalu Amphitheatre Grand Watu Dodol, Landscape GWD sudah selesai, amphitheater akan dikerjakan tahun ini oleh Pemda Banyuwangi.

Data Hotel di Kab. Banyuwangi: Jumlah hotel Tahun 2016 sebanyak 76 Hotel dengan total jumlah 2.385 kamar dan 3.571 tempat tidur. Saat ini ada tambahan hotel baru yakni Hotel eL Royale Hotel & Resort Banyuwangi (Bintang 4), progres pembangunan Hotel Aston (Bintang 3), dan Singgasana (Hotel Bintang 4).

“Banyuwangi punya prospek bagus di pariwisata, masyarakatnya juga semakin ramah dan punya semangat hospitality yang bagus,” kata Menpar Arief Yahya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pasa Harau Art & Culture Festival 2017 Ajak Wisatawan Mengenal Masyarakat Minangkabau

BALIPORTALNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Apa top of mind Sumatera Barat? Ikon Pariwisata apa yang membuat provinsi ini dikenal public? Masakan Padang sebagai ikon kuliner? Jam Gadang di Bukittinggi ikon heritage? Ternyata Sumbar juga punya bentang alam yang mempesona dan atraksi wisata yang oke seperti Pasa Harau Art & Culture Festival 25-26 Agustus 2017 nanti.

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menjelaskan, festival yang diselenggarakan Komunitas Harau ini, dilaksanakan di objek Wisata Lembah Harau. Festival ini merupakan perpaduan pasar seni dan budaya yang menampilkan beragam pertunjukan seni. Artinya, dalam acara ini akan ada event perayaan seni dan budaya yang menampilkan pertunjukan seni dan budaya Kabupaten Limapuluh Kota.

“Bukan itu saja, Pasa Harau Art & Culture Festival juga akan menampilkan permainan rakyat, olahraga tradisional, kuliner lokal, benda-benda kerajinan hingga yang paling ditunggu-tunggu dan khas adalah pagelaran upacara tradisional,” ujar Irfendi Arbi.

Festival ini, lanjut Irfendi, berbeda dengan kegiatan serupa di Indonesia, karena wisatawan yang menjadi peserta Pasa Harau Art & Culture Festival 2017, akan terlibat langsung dengan kegiatan kebudayaan di masyarakat sekitar Lembah Harau. Wisatawan akan menginap di rumah penduduk dan melakukan aktivitas keseharian masyarakat setempat.

“Nantinya wisatawan akan live in di rumah-rumah penduduk, mereka akan berinteraksi dan saling terlibat dalam ragam workshop seni pertunjukan yang akan digelar di tengah festival berlangsung. Tetapi tergantung paket yang mereka ambil untuk mengunjungi event tersebut,” ujarnya.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Sumbar Kementerian Pariwisata, Raseno Arya mengapresiasi gelaran Pasa Harau Art & Culture Festival 2017. Mengambil ‘pasa’ yakni kata Minangkabau untuk ‘pasar’ sebagai konsep dasar, yang juga dapat berarti keramaian. Festival ini dapat menjadi pasar seni dan budaya, dimana berbagai potensi yang dimiliki oleh masyarakat Lembah Harau dan Limapuluh Kota secara umum dapat ditampilkan secara massif.

“Kami mengapresiasi kreativitas anak nagari dan komunitas serta para seniman untuk mempromosikan Lembah Harau hingga ke luar negeri. Kami juga optimis, ini akan mempromosikan Lembah Harau ke dunia luar, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kami berharap acara ini bisa menjadi agenda bagi anak nagari sehingga Harau ke depan semakin mengorbit hingga ke luar negeri,” ujar Raseno.

Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut senang dengan Pasa Harau Art & Culture Festival 2017. Pesertanya juga berasal dari berbagai wisatawan mancanegara. Hal itu tentunya akan mengangkat dan bisa mempublikasikan bahwa Lembah Harau siap menjadi lokasi wisata dunia.

“Dengan adanya Festival Pasa Harau  2017, pesona objek wisata di Lembah Harau nantinya lebih dikenal wisatawan hingga ke seluruh penjuru dunia. Selamat dan sukses, selamat datang di Tanah Minang, Salam Pesona Indonesia,” ucap  Menpar Arief Yahya.(*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sambut PKB 2017, Badung Siapkan Tarian Surfing dan Makotek

BALIPORTALNEWS.COM, BALI – Sebanyak 500 seniman asal kabupaten Badung, Bali, ikut ambil bagian memeriahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang akan berlangsung sebulan penuh, 10 Juni hingga 8 Juli 2017. “Ini adalah pesta kesenian yang terbesar, paling lama, paling konsisten di Bali,” kata Menpar Arief Yahya dilansir dari laman resmi Kementerian Pariwisata RI.

Kepala Dinas Pariwisata Bali AA Gede Yuniartha Putra mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kebudataan Kabupaten Badung yang dipimpin oleh Ida Bagus Anom Bhasma bahwa Badung akan menyambut PKB 2017 dengan semangat tinggi.

“Mereka mempersiapkan 500 seniman untuk menyambut PKB dengan menyuguhkan dua jenis kesenian, ini akan menjadi daya tarik tersendiri di ajang PKB 2017 nanti,” ujar pria yang biasa disapa Agung itu.

Lebih lanjut Kadis menambahkan, Badung akan menebarkan pesona dengan menggelar kesenian pertama yakni tarian surfing dari Desa Legian dan Mekotek yang telah menjadi ciri khas daerah tersebut.

”Kami tentu berharap ini mampu memukau pengunjung dan wisatawan yang hadir dalam acara PKB yang berlangsung di Taman Budaya Denpasar. Ini adalah kesenian spesial yang berkaitan dengan air yang akan ditampilkan dalam pawai pembukaan,” katanya.

Sementara untuk Mekotek, imbuh Agung, kesenian yang berasal dari Desa Munggu ini sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda bahkan Agung percaya bisa didaftarkan ke Unesco.

Sekadar informasi, Mekotek salah satu tradisi tolak bala dari Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, akan di tampilkan dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017. Mekotek merupakan warisan leluhur yang dilaksanakan setiap 6 bulan sekali pada Sabtu Kliwon Kuningan tepat di hari raya Kuningan.

Seperti diketahui, PKB 2017 akan dilaksankan selama sebulan penuh dan akan banyak kesenian yang akan ditampilkan. Sekadar informasi, perhelatan tahunan PKB 2016 yang lalu, Pemkab Badung melibatkan sedikitnya ada sekitar 3000 orang seniman.

Pihaknya juga menampilkan seni rekonstruksi yakni Arja Cupak Gerantang dari Banjar Blumbang, desa Penarungan Mengwi. Kata dia, seni Arja Cupak ini sempat berjaya dimasanya, namun seiringan perjalanan waktu Arja ini sempat redup.

Pihaknya berharap, seluruh seniman yang terlibat dapat memberikan hasil yang baik dengan memberikan penampilan yang maksimal. “Kami memberikan apresiasi kepada semua seniman yang akan tampil di ajang PKB, semoga memberikan yang maksimal dan menujukan kreativitasnya,” pungkasnya.

Agung mengatakan, biasanya perhelatan PKB 2017 akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Pesta kesenian ini diikuti sembilan kabupaten kota se-Bali serta daerah sekitarnya seperti Banyuwangi (Jawa Timur) dan Nusa Tenggara Timur.

Agung menyebutkan Bali merupakan pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang paling strategis. Sedikitnya 40 persen dari seluruh wisman masuk via Bali, 30 persen via Jakarta dan 20 persen via Kepulauan Riau.

Pria berbadan kekar itu juga menambahkan dalam PKB, ada banyak kegiatan yang bakal disajikan untuk menarik minat wisman maupun wisatawan nusantara (wisnus).

Agung juga menjelaskan kegiatan ini adalah bagian dari usaha menjaga peradaban Bali. PKB merupakan wadah penggalian, pelestarian, dan pengembangan seni budaya Bali.

“Kekuatan Bali sebagai destinasi wisata adalah budaya. Kalau tidak dipertahankan, dikembangkan, dilestarikan, ini akan bahaya buat masa depan Bali. Kami ingin para pelaku seni yang ada di Bali selalu berinovasi dan selalu memberikan kreatifitas-kreatifitas terbaik yang mereka miliki,” tambah Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dalam acara yang berlangsung selama sebulan tersebut, pengunjung dapat menyaksikan teater Bali modern, festival kuliner khas daerah maupun makanan ringan, pertunjukan musik, serta tari-tarian kontemporer. (r/bpn)

#MudikPenuhPesona ke Lombok ? Ini Kuliner Andalannya

BALIPORTALNEWS.COM, LOMBOK – Lombok tidak hanya eksotis dengan pariwisatanya saja yang sudah mendunia. Sebagai tempat yang langganan penghargaan wisata halal terbaik, tentu tidak boleh dilewatkan wisata kuliner di daerah yang ada di Nusa Tenggara Barat itu.

Eksotisme kulinernya selalu membuat nagih dengan cita rasa yang tidak perlu diragukan lagi. Nah, yang kebetulan pulang kampung ke Lombok, atau melintasi Lombok, berikut 10 rekomendasi Menteri Pariwisata Arief Yahya yang wajib dicoba!

“Silahkan mencicipi kuliner daerah, jangan lupa ajak keluarga untuk sama-sama menikmati. Serta jangan lupa, foto-foto, upload di media social, kasih hastag #MudikPenuhPesona, #PesonaKulinerLombok, agar semua orang bisa mengikuti jejak kalian, menikmati sensasi Lombok yang khas. Selamat mudik Lebaran, Salam Pesona Indonesia,” ucap Menpar Arief Yahya, yang terus mengajak netizen memperomosikan destinasi wisata selama Mudik Lebaran 2017, dilansir dari laman resmi Kemenpar.

Sementara itu, Ketua Akademi Gastronomi Indonesia (AGI) Vita Datau menuturkan, dua makanan khas Lombok, Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung adalah favorit Menteri Pariwisata Arief Yahya. Kata Vita, setiap kunjungan kerja ke Lombok, dua menu itu selalu menjadi santapan beliau, baik di saat makan siang ataupun makan malam.

“Pak Menteri ngefans dengan Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung, Ayamnya bukan jenis ayam potong biasa, tetapi ayam kampung yang tidak terlalu berumur, sehingga ketika disajikan dengan bumbu Taliwang itu terasa renyah dan tidak kenyal, “ujar Vita.

Kata Vita, kuliner di Lombok paling banyak berbahan dasar sapi, tak heran jika para wisatawan banyak yang suka dengan kuliner khas Lombok. “Lombok ini terkenal dengan sebutan Bumi Sejuta Sapi, jadi kulinernya banyak juga berbahan sapi, jadi jangan lupa cicipi kulinernya sambil nikmati mudik lebaran,” kata Vita Datau.

  1. Sate Rembiga

Lombok memang surganya para sapi. Di sini sapi-sapi bebas berkeliaran sehingga tidak mudah stress. Itulah yang menyebabkan daging sapi dari Lombok Sumbawa terkenal lebih lembut dan nikmat. Sate Rembiga ini memiliki rasa yang unik mulai dari manis, gurih dan utamanya pedas. Nama Rembiga berasal dari nama sebuah desa Rembiga. Karena sangat laris dan populer sampai sekarang dikenal dengan nama Sate Rembiga.

  1. Plecing Kangkung

Siapa yang belum tahu plecing kangkung? Olahan tanaman air ini begitu populer di setiap rumah makan di Lombok. Rasanya belum ke Lombok jika belum makan kulier Lombok yang satu ini. Memang tampilannya sederhana, namun rasarnya luar biasa. Paduan cabai rawit, garam, tomat dan terasinya begitu menggetarkan lidah. Setiap orang yang menyantapnya pasti menikmati sensai pedasnya. Plecing kangkung ini jelas sangat sehat dan membantu kesuburan karena ditambahkan tauge dan taburan kacang goreng untuk mempergurih rasanya.

  1. Ayam Taliwang

Ayam Taliwang sudah menjadi kuliner Lombok yang paling populer. Cobalah ayam Taliwang bakar. Selain bisa dibakar, ayam Taliwang juga bisa disajikan dengan cara digoreng. Ayam kampung yang dipilih merupakan ayam yang masih muda sehingga dagingnya sangat empuk dan mudah sekali dilepaskan dari tulang-tulangnya. Sensasi makanan pedas memang surganya kuliner di Lombok. Jika sempat, tidak ada salahnya membawakan ayam Taliwang asli dari Lombok untuk dibawa ke Jakarta di hari yang sama. Rasa nikmatnya tetap bertahan hingga Jakarta.

  1. Sate Bulayak

Mungkin namanya saja yang kurang familiar. Namun, sate bulayak ini hampir sama dengan sate Madura lainnya. Yang membedakan terletak pada lontong yang disajikan. Keunikan sate Bulayak terletak pada lontongnya yang dibungkus dengan menggunakan daun aren berbentuk spiral. Cara membukanya pun unik, karena harus mengikuti ulir daun arennya. Satenya menggunakan daging sapi yang sudah dipadukan dengan sambal khas suku Sasak. Kearifan lokal sate Bulayak ini dimakan dengan cara tanpa menggunakan sendok atau garpu. Jadi, pastikan kalian sudah mencuci tangan ya.

  1. Nasi Balap Puyung

Sekali mencoba rasanya pasti Anda akan ketagihan untuk mencoba lagi. Itulah nasi balap puyung. Sekali lagi sensai pedasnya yang menjadikan selera makan bertambah dan ingin nambah. Dengan topping ayam suwir, dipadukan dengan cabai, kacang kedelai, taburan rebon kering, abon dan lauk belut menjadikan paket nasi balap puyung ini juara.

  1. Ares

Makanan khas lokal ini berbahan utama pelepah pisang. Ya, pelepah pisang yang masih muda ini diolah menjadi makanan yang enak. Sensasinya jelas bukan sensasi pedas. Siapa bilang rasa kuliner Lombok semuanya pedas? Ares ini rasanya perpaduan antara manis dan gurih karena menggunakan santan. Jangan salah, Ares ini biasa dijadikan pendamping nasi oleh Suku Sasak asli Lombok pada acara-acara pernikahan.

  1. Sate Tanjung

Selain mudah untuk mendapatkan sapi, Lombok juga berlimpah dengan kuliner baharinya. Nah, salah satunya adalah sate Tanjung yang bahan utamanya dari ikan Cakalang. Sate Tanjung biasanya dinikmati selagi masih panas dan didampingi dengan lontong atau nasi. Keduanya sama-sama memberikan kenikmatan tersendiri dalam menikmati sate ikan Cakalang Lombok. Rasa gurihnya didapat dari santan dan beberapa rempah khas Lombok.

  1. Poteng Jaje Tujak dan Iwel

Makanan khas ini memang hanya muncul saat lebaran. Jadi, rasanya agak sulit menemukannya diluar masa lebaran. Namun sebetulnya kuliner ini cukup familiar. Poteng adalah tape ketan dan jaje tujak atau tetel, mungkin lebih familiar dikenal dengan gemblong. Nah, Poteng Jaje Tujak ini diolah dengan campuran daun suji dan pandan.

  1. Babalung

Penamaan bebalung mungkin sudah lekat dengan tulang. Bahan utama kuliner ini adalah tulang iga sapi atau kerbau yang dibumbui dengan cabe rawit, bawang putih, bawang merah, lengkuas dan kunyit ditambahkan juga jahe. Yang paling khas dalam penyajian bebalung adalah taburan bawang gorengnya yang melimpah. Bebalung yang paling populer terletak di Depot Kelebet dibelakang kantor Gubernur NTB.

  1. Beberuk Terong

Mungkin ini bisa disebut juga gado-gado Lombok. Kuliner jenis lalapan ini biasanya dipadu padankan saat menikmati Ayam Taliwang. Bahan utamanya memang menggunakan terong ungu yang sudah dipotong-potong, dan dicampur dengan tomat serta beberapa bumbu rempah lainnya. Setelah ditambah dan dicampur kemudian terong dan taburan bumbu rempah ini ditambahkan dengan kesegaran air jeruk limau. Rasanya benar-benar gado-gado, pedas, manis, asam dan sangat segar untuk makan siang sekalipun. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

25 Yacht Peserta Sail to Natuna 2017 Dipameri Bahari Natuna dan Anambas

BALIPORTALNEWS.COM, NATUNA – Sebanyak 25 peserta yacht dari berbagai negara siap meramaikan event Wonderful Sail Natuna 2017, pada 13-15 Juni 2017. Acara Reli Layar Internasional yang didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini diikuti 25 yacht, yang membawa 150 orang wisatawan mancanegara (wisman).

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti  menjelaskan, acara tersebut merupakan kolaborasi dengan Sail Malaysia Passage to the East, yaitu kegiatan reli layar yang berangkat dari Langkawi sampai ke Sandakan di Sabah, pantai utara Pulau Kalimantan.

“Pelaksanaan Sail to Natuna ini telah berjalan tiga tahun. Bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten, dengan tujuan untuk mempromosikan Kabupaten Natuna sebagai zona tujuan pelayaran wisata dunia, dan juga memotivasi pembangunan infrastruktur wisata bahari, ujar Esthy di Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, Erson Gempa Afriandi mengatakan, puluhan kapal yacht yang singgah di Natuna merupakan peserta dari event Sail Malaysia Passage to The East 2016 yang berlangsung hampir setiap tahunnya. Dan pada tanggal 6 Juni lalu tiba di Pulau Bawah, Kepulauan Anambas.

“Pada tanggal 13 Juni, para yachter akan tiba di Natuna akan melakukan Gala Dinner serta disambut atraksi seni dan budaya, serta pengenalan potensi wisata di Kabupaten Natuna yang disampaikan oleh anak-anak Sekolah Dasar. Anak-anak SD tersebut melakukan presentasi menggunakan bahasa Inggris, hasil kerjasama antara Dinas Pariwisata Natuna dengan Indonesia Mengajar,” ujar Erson.

Lebih lanjut Erson menjelaskan, peserta rally yacht berasal dari Australia dan Selandia Baru, Amerika Serikat, Inggris, nantinya mereka akan melakukan diving snorkeling dan sperfishing di Pulau Senua, berkeliling Kota di Pantai Tanjung, serta diperkenalkan kuliner dan kerajinan khas Natuna,” ujar Erson.

Sail to Natuna 2017 ini sudah diselenggarkan selama tiga tahun berturut-turut. Memiliki misi untuk mempromosikan Kabupaten Anambas dan Natuna sebagai zona tujuan pelayaran wisata dunia, dan juga memotivasi pembangunan infrastruktur wisata bahari.

“Harapan kami, Wonderful Sail to Natuna 2017, selain mempromosikan potensi bahari Kabupaten Natuna, even ini akan memberikan dampak ekonomi langsung ke masyarakat, memberi dampak informal edukasi bagi generasi muda terkait potensi bahari dan tentunya menjadikan Indonesia sebagai Best Sailing Ground in Asia,” ujar Erson.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan Sail to Natuna 2017, menurutnya ini bukti nyata bahwa reli layar adalah promosi yang kuat untuk dijadikan destinasi, sekaligus motivasi bagi pengembangan wisata bahari di daerah tersebut.

“Kalau dari sisi Atraksi, dijamin menarik, dengan keindahan alam dan potensi bahari Natuna dan Anambas,” ujar Menpar Arief Yahya.

Mantan Dirut PT Telkom itu juga sangat serius menggarap pasar wisata yacht. Dia tak ingin terus-terusan berada di bawah bayang-bayang Singapura yang disambangi sekitar 4.000 yacht per tahun.

“Kalau mereka sudah terbius ke Indonesia, saya ingin lenght of stay-nya akan sangat panjang. Wisata bahari kita kelas dunia semua. Sea zone, coastal zone dan under waternya banyak yang masuk top 3, bahkan terbaik dunia,” kata Menpar Arief Yahya.(*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Gau Qyuying Tak Khawatir Berada di Bali

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Gau Qyuying wisatawan asal China ini tak merasa cemas berada di Bali pasca status Gunung Agung dari waspada, siaga dan status awas sekarang.

Ia tetap melanjutkan wisatanya di Pulau Dewata ini. Ia mengaku sangat menikmati indahnya pemandangan alam Pulau Bali. Sudah dua minggu ia berada di Bali, ia melihat Bali adalah wisata terbaik yang pernah ia kunjungi selama ini bersama keluarganya.

Hal itu disampaikannya pada saat bertemu dengan Kapolsek AbiansemalKompol Nyoman Weca,S.Sos bersama anggotanya yang kebetulan menyambangi obyek Desa Wisata Rafting di Desa Abiansemal Kecamatan Abiansemal Badung.

Senada dengan Perintah Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K yang menggerakkan anggotanya untuk menangkal pemberitaan di beberapa media terutama media sosial yang tidak jelas dan tidak benar atau HOAX yang menyatakan Gunung Agung Sudah meletus dimana dalam pemberitaan itu memuat gambar gunung yang meletus ,hal tersebut dapat menurunkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali yang dapat mempengaruhi perekonomian Bali yang masyarakatnya tergantung dari sektor pariwisata.

Kompol I Nyoman Weca,S.Sos mengungkapkan “terima kasih kami ucapkan kepada para wisatawan yang berkunjung ke Bali dimana mereka tak sedikit pun merasakan kekhawatirannya berkunjung ke Pulau Bali ini,” ucap Perwira asal Petang Badung ini. (guz/humas-polres.bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Genjot Atraksi Crossborder, Kemenpar Dukung Festival Obiang Zumba 2017

BALIPORTALNEWS.COM, BATAM – Sebagai salah satu destinasi wisata Crossborder, Batam terus tancap gas. Buktinya, wilayah yang berdekatan dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia itu akan menggelar Perhelatan Festival Obiang Zumba yang akan dilaksanakan pada tanggal 1-2 Juli 2017 di Batam Beach View Resort.

Seperti dilansir dari laman resmi Kemenpar, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti didampingi Kabid Promosi Wisata Buatan, Ni Putu Gayatri mengatakan, perhelatan ini rencananya akan mengincar sekitar 1.000 wisatawan mancanegara yang melalui Crossborder atau biasa disebut dengan Great Batam.

Kata Esthy, Great Batam menjadi salah satu dari 3 pintu masuk utama wisatawan ke Indonesia, 2 lainnya yaitu great Jakarta dan Great Bali. Kegiatan ini merupakan kerja bareng Kemenpar dengan Pemerintah Daerah Kota Batam.”Olahraga ini telah menjadi New Life Style bagi masyarakat di Batam dan Singapura, dan ini merupakan salah satu event olahraga yang efektif sebagei event promosi,”ujar Esthy yang juga diamini Gayatri.

Gayatri menambahkan bahwa Obiang Zumba adalah program kebugaran tarian yang melibatkan gerakan tari dan aerobik, dan dilakukan dengan musik. Koreografi Zumba tersebut menggabungkan hip-hop, samba, merengue, salsa, soca dan mambo

“Kegiatan ini baru pertama kali digelar d Batam, itu kenapa Obiang Zumba ini akan dipandu oleh 11 Insruktur Zumba yang terlatih, sudah mendapatkan berbagai penghargaan dan kualifikasi yang mumpuni. Dari manajemen hotel, saat ini hotel sudah Full Booked. Ini yang kita harapkan, wisatawan Singapura dan Malaysia akan berduyun-duyun kesini, karena memang olahraga ini juga populer di negara tetangga,” lanjutnya

Salah satu Instruktur yang akan memandu Obiang Zumba ini adalah Kim Christian, wanita ayu yang berlatih Zumba sejak usia 14 tahun saat ini mengajarkan nberbagai macam tarian Flamenco, Bellydance, Salsa, Bachata, Merengue and Cha Cha. Kim  akan mengajarkan soal gerakan Zumba, pengetahuan tentang otot-otot tubuh, serta bagaimana mendengarkan lagu untuk latihan.

Untuk menambah semakin menariknya acara, Esthy memaparkan bahwa akan ada aktifitas yang unik yaitu “Aqua Zumba” yang diselenggarakan di Swimming Pool Batam Beach View Resort. ” Obiang Zumba ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan mempromosikan Batam sebagai destinasi leisure, olahraga dan MICE di Asia. Acara ini  termasuk Sport Tourusm juga menjadi sajian hiburan, sekaligus juga sebagai upaya menjalin kerjasama yang erat dengan berbagai pihak, guna pengembangan pariwisata yang penuh  kreatifitas di Batam,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengungkapkan adanya  peluang baru di titik-titik lintas batas dengan negara tetangga. Tahun ini crossborder area  menjadi target perolehan wisman. Karena itu, berbagai event digelar untuk menghidupkan wilayah perbatasan dengan berbagai festival

“Di mana-mana, crossborder itu bisa menjadi generator baru untuk menembus wisatawan mancanagara, apalagi Batam yang hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari satu jam untuk nyebrang ke Batam dari Singapura,” jelas Menpar Arief Yahya, di Jakarta.

Event tersebut juga dipastikan akan semakin menarik karena penempatan lokasi acara yang sangat bagus yakni Batam Beach View Resort. Hotel dan Resort ini berlokasi di Nongsa, daerah pesisir utara Batam yang masih sepi, Batam View Beach Resort dibangun pertama kali di Batam. Dengan areal seluas 10 hektar termasuk taman, pantai, dan keindahan alam lainnya, Batam View Beach Resort merupakan resort yang terluas di Batam.

Dari Batam View Beach Resort, Anda bisa menyaksikan pemandangan ke seluruh daerah Batam, kerlip Singapora, dan Laut Cina Selatan. Dari Singapore, hotel ini hanya berjarak 35 menit dengan menggunakan feri sedangkan lapangan golf hanya berjarak 3 km. Dengan jumlah kamar 212 kamar.

Acara tarian Zumba juga acara yang unik dan menarik. Senam zumba merupakan salah satu jenis olahraga yang saat ini kian populer di antara wanita Indonesia. Jika anda adalah salah satu orang yang ingin memulai kelas zumba, tidak ada salahnya untuk mengenal jenis olahraga yang satu ini.

Zumba adalah salah satu jenis kelas senam dengan gerakan  dan musik yang berakar dari tradisi latin. Selama senam kita akan melakukan gerakan yang  terinspirasi dari gerakan salsa, merengue, mambo, reggaeton, tango, chachacha dan hip-hop.

Satu sesi kelas zumba biasanya berlangsung selama 50-60 menit yang terdiri dari  sesi gerakan cepat (fast rhythm)dan gerakan lambat (slow rhythm) dikombinasi dengan resistance training untuk membakar lemak dan membentuk otot. Bisa dikatakan zumba adalah olahraga cardio yang juga mampu membentuk tubuh.Zumba sering dipromosikan sebagai pesta dansa, sehingga peserta nya selalu senang dan antusias untuk mengikuti kelasnya setiap hari. Have fun, and love yourself! Begitu kira-kira pesan yang disampaikan oleh para instruktur zumba. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan