Benoa Segera Dirombak, Akses Wisman dari Jalur Laut Bakal Melonjak 

BALIPORTALNEWS.COM –  Konsep baru Pelabuhan Benoa, Bali menjadi dermaga besar bertaraf internasional bakal terjadi. Port yang mampu menampung Cruise Ship berukuran besar sekaligus tempat sandar ratusan Yacht.

Hal ini setelah ditetapkannya Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Benoa oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan saat mengunjungi KRI Banjarmasin 592 yang sedang merapat di Pelabuhan Benoa, Kamis (24/8) lalu seperti dilansir dari akun resmi Kementerian Pariwisata RI.

Luhut mengatakan, dengan RIP tersebut maka proyek pembangunan Marina di Pelabuhan Benoa yang terlantar selama 17 tahun akan segera dimulai. Ground breaking pembangunan terminal cruise ship dan pengerukan alur akan siap dilaksanakan pada 11 September 2017 mendatang.

“Kami perbaiki landscape-nya sehingga Marina ini diharapkan akan bisa menampung banyak kapal pesiar bahkan bisa menjadi hub,” kata Luhut.

Ia memaparkan, RIP Benoa akan memfokuskan pada optimalisasi fasilitas penunjang kegiatan kapal pesiar. Yakni meliputi pengerukan laut sedalam 12 meter dan pelebaran hingga 200 meter disekitar dermaga.

“Serta pembangunan dermaga kapal pesiar,” kata Luhut.

Dermaganya nanti, ujar Luhut, diharapkan dapat menjadi tempat parkir lebih dari 100 yacht. Serta akan ditunjang dengan pembangunan fasilitas lain yang akan dapat memenuhi kebutuhan wisatawan. Mulai dari seperti resort dan fasilitas perbelanjaan.

“Sehingga dapat mengakomodasi wisatawan yang ingin tinggal sejenak di pulau tersebut sebelum melanjutkan perjalanan mereka ke berbagai destinasi lainnya seperti Pulau Komodo, Lombok atau Labuan Bajo,” kata Luhut.

Fasilitas baru tersebut, lanjut Luhut, diharapkan selesai pada akhir 2018 sehingga kapal pesiar dengan kapasitas 5.000 pax dapat masuk Bali.

Ia pun berharap proses pembangunan dapat selesai sebelum pelaksanaan pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018.

“Diharapkan kunjungan wisatawan dari jalur laut terus meningkat,” kata dia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik gerak cepat yang dijalankan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Hal itu menurut Menpar merupakan bentuk dari “Indonesia Incorporated” dalam memajukan dunia pariwisata, setelah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

“Ketika sudah ditetapkan menjadi yang utama, kementerian/lembaga tentunya harus dapat mendukung. Menjadikan pariwisata prioritas,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief mengatakan, dengan bakal hadirnya terminal untuk mega cruise ship di Benoa akan sangat efektif dalam mendatangkan wisatawan. Mengingat potensi wisatawan mancanegara (wisman) yang menggunakan cruise ship di wilayah Asia Timur-Australia mencapai 3 juta wisman pertahun, namun baru 200.000 wisman yang menggunakan cruise ship singgah di Indonesia.

“Dengan tersedianya sarana terminal baru ini, maka diharapkan target kedatangan 500.000 wisman cruise ship pertahun pada 2019, dapat tercapai,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya berharap pengembangan Pelabuhan Benoa ini bisa selesai dalam jangka waktu satu tahun. Ia ingin selesai sebelum annual meeting IMF-World Bank pada Oktober tahun depan di Bali. “Sebelum pertemuan itu diharapkan sudah jadi. Ini penting karena semua mata dunia akan melihat ke Bali,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menambahkan, setelah semua ini selesai, pemerintah siap mengembangkan Pelabuhan Benoa agar bisa menarik lebih banyak lagi kapal pesiar ke Indonesia. Saat ini, Pelabuhan Benoa hanya bisa menampung maksimal dua kapal pesiar.

“Selain mengembangkan Benoa, kami akan mengembangkan lima pelabuhan yang bisa menjadi tempat bersandar kapal pesiar. Pelabuhan-pelabuhan yang bisa menunjang infrastruktur pariwisata itu adalah Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Soekarno-Hatta di Makassar,” jelas Menpar Arief Yahya. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Presiden Jokowi Bakal Tancapkan Kayonan dan Naik Mobil Hias di PKB 2017

BALIPORTALNEWS.COM, BALI – Kemeriahan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 sebentar lagi bakal meledak. Betapa tidak, perhelatan yang rencananya digelar satu bulan penuh dari tanggal 10 Juni hingga 10 Juli 2017 akan dibuka langsung oleh orang nomer satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo.

”Bapak Gubernur Bali sudah bertemu dengan bapak Presiden, dan beliau mengkonfirmasi kehadirannya. Maka dari itu, kami panitia terus mempersiapkan kedatangan beliau,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Yuniartha Putra.

Lantas apa yang akan dilakukan Jokowi di upacara pembukaan? Agung menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan panitia di bawah komando Kementerian Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Pawai PKB 2017 ini akan dilepas oleh Presiden Joko Widodo di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Denpasar, yang ditandai dengan keluarnya air mancur.

”Nah, air mancurnya rencananya akan dikeluarkan oleh Bapak Presiden dengan cara menancapkan tongkat “kayonan”. Tongkat ini seperti salah satu wayang berbentuk pepohonan. Setelah ditancapka, langsung mengeluarkan air mancur, pokoknya panitia dari Dinas Kebudayaan sudah mempersiapkan ini dengan cantik,” ujar Agung.

Lebih lanjut Agung mengatakan, air mancur juga sangat penuh arti dengan kegiatan PKB 2017. Itu karena, perhelatan yang sudah dilaksanakan selama 39 tahun itu menggunakan tema Ulun Danu yang artinya adalah melestarikan air sumber kehidupan.

”Untuk pawainya rencananya PKB akan berlangsung selama 2-2,5 jam, dimulai pukul 14.00 Wita sehingga masing-masing kontingen dari kabupaten dan kota dibatasi waktu untuk tampil tidak lebih dari 15 menit,” kata pria asli Bali itu.

Hal senada diungkapkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Wawan Gunawan.

Kata Esthy, panitia lokal setempat yang digawangi oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali juga menyiapkan kendaraan hias khusus yang akan dinaiki oleh Presiden Joko Widodo saat Pawai Pembukaan PKB. “Tahun lalu bapak Presiden ingin ikut pawai, maka dari itu pihak panitia telah mempersiapkan dari awal kendaraan hias di PKB 2017,”ujar Esthy diamini Agung.

Esthy menjelaskan, pihak panitia telah mempersiapkan kendaraan hias yang akan dinaiki oleh orang nomor satu di Indonesia itu didesain sedemikian rupa sehingga Presiden dapat menghadap ke depan dan juga bisa memandang ke semua arah. “Kendaraan hias itu akan berisikan ukir-ukiran Bali, seperti berbagai bentuk patra dan karang, sedangkan bentuk kendaraan hias secara garis besar seperti pondasi dari sebuah bangunan bale bengong, karena yang diinginkan bentuknya benar-benar terbuka,” ujar Esthy.

Rencananya, selain melepas pawai, Presiden juga akan membuka PKB ke-39 pada 10 Juni mendatang pukul 20.00 Wita di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar.

Seniman pembuat mobil hias Jokowi, Gede Agus Wiguna Putra atau asal Bona, Gianyar mengatakan hiasan naga akan lebih dominan di mobil hias ini dengan ukiran arsitektur Bali. “Hiasan naga di depan tangga satu, di belakang satu, ada togog (patung) juga,” katanya.

Untuk ukirannya ia akan memakai bahan dari sterofoam. Adapun mobil hias yang akan dinaiki Presiden Jokowi ini akan menggunakan truk jenis pengangkut pasir yang rangkanya memakai balok dan tangganya memakai besi.

Mobil hias untuk Presiden Jokowi ini akan berbentuk seperti kereta perang, namun di atasnya terbuka sehingga Presiden Jokowi bisa melihat ke segala arah. “Jadi tingginya ini sekitar 3 meter. Kan ini memakai dasar seperti hiasan Bali, lantai di atasnya lebarnya 3 meter, lantai di bawahnya yang agak menonjol lebarnya 4 meter dengan panjang 6 meter,” ujar perajin seni dan dekorasi asal Bona, Gianyar ini.

Pengerjaan mobil hias ini mulai awal Mei 2017, dengan pembuatan rangka dan ukiran dengan stereofoam, dan perakitannya direncanakan pada 5 Juni.Biaya untuk mobil hias Jokowi ini berkisar Rp 40 jutaan. “Pengerjaan 10 orang, sebenarnya yang paling susah adalah taksu dari ukirannya. Gimana ukirannya bisa indah, naganya bisa terlihat hidup, bisa megah hiasannya. Untuk teknis struktur rangka juga biar enggak jebol, dan kuat karena dipakai orang nomor satu di Indonesia,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, PKB ini sudah sangat konsisten buktinya sudah digelar ke-39 dan wajib diekspose di seluruh media maupun sosial media. ” Kemasannya harus berkelas dunia,”kata Menpar Arief Yahya. PKB tahun 2017 mengangkat tema Ulundanu, Melestarikan Air Sumber Kehidupan.Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Pawai Pembukaan PKB akan dilaksanakan di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi Denpasar dan di Art Centre, Denpasar, Bali. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Kota Batu Jadikan Alun-Alun sebagai Favourit Destinasi Ngabuburit

BALIPORTALNEWS.COM, KOTA BATU – Menpar Arief Yahya di mana-mana selalu menyebut factor CEO Commitment atau keseriusan kepala daerah dalam memprioritaskan pembangan pariwisata itu paling penting. Bahkan kalau dibobot, persentasenya mencapai 50%. “Kalau Bupati, Walikota dan Gubernurnya commited, maka pariwisata akan cepat maju,” sebut Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dia mencontohkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang serius menjadikan wilayahnya sebagai destinasi wisata. Saat ini ekonomi masyarakat Banyuwangi banyak ditopang sebagai destinasi wisata. Begitu juga Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S. Sos. yang sangat getol menjaga wilayahnya sebagai destinasi wisata.

Kota Batu, rupanya juga serius memformat kotanya menjadi destinasi wisata andalan di Jatim. Sampai-sampai, Alun-Alun Kota Wisata Batu (KWB) pun menjadi salah satu tempat favorit saat ngabuburit di bulan puasa ini. Terbukti sampai Kamis (8/6/2017) ratusan pengunjung masih memadati tempat popular dikunjungi wisatawan luar kota. Sepertinya tak berbeda dengan hari-hari di luar bulan Ramadan.

Pasti, ini juga ada tangan-tangan Dewanti Rumpoko, Walikota Batu yang serius menggarap daerahnya sebagai destinasi wisata. Lokasi Alun-Alun itu strategis, ditambah suasana kota yang sejuk yang menjadikan kawasan alun-alun menjadi titik kumpul para wisatawan. Bagi para wisatawan yang ingin berbuka, mereka bisa langsung menuju pusat kuliner yang berjejer sepanjang Jalan Sudiro, Jalan Munif, atau Jalan Kartini.  Atau mereka bisa menjalani shalat Maghrib lebuh dulu di Masjid Agung An-Nur di Jalan Gajah Mada, yang letaknya berseberangan dengan alun-alun.

Aprilia Dzahabi, warga Singosari, Kabupaten Malang. Aprilia sengaja datang ke Alun- Alun Batu untuk ngabuburit bersama temannya.  Dia menerangkan, suasana salah satu ikon Kota Batu ini sejuk dan memiliki banyak tempat santai. ”Di sini (alun-alun) sejuk. Jadi cocok untuk nunggu buka puasa (ngabuburit). Tapi yang paling seru waktu naik bianglala,” kata dia di sela-sela menikmati wahana bianglala Alun-Alun Batu.

Hal senada juga disampaikan Ali Quraisi, wisatawan asal Kalimantan. Dia menyatakan, suasana sejuk di alun-alun membuatnya betah dan tubuhnya jadi lebih fresh meski sedang berpuasa. ”Meski mutermuter (di alun-alun), rasa lelahnya tidak terasa karena hawanya yang sejuk,” ucapnya.

Tak jauh berbeda degan Syahrul, pemuda asal Surabaya ini juga menikmati betul suasana puasa di Kota Batu. ‘’Saya sebenarnya sedang ada meeting di Kota Malang selama dua hari, tapi saya sempatkan naik ke Batu, ternyata memang terasa enak disini. Waktu berbuka puasa juga tidak sulit mencari makanan berbuka. Karena kulinernya lengkap disini. Demikian pula untuk shalat Magribh, sudah dekat dengan masjid,’’ katanya.

Sementara itu, petugas bianglala Alun-Alun Kota Batu menyatakan, jumlah pengunjung diperkirakan akan meningkat setelah 10 hari puasa. Bahkan, kenaikan itu bisa mencapai dua kali lipat. ”Awal puasa rata-rata 50-an orang per hari. Tapi setelah puasa sepuluh nanti bisa dua kali lipat. Ini pengalaman tahun lalu,” terang pria yang bekerja di bianglala sejak 2011 ini.

Hanya saja, masih kata dia, setelah salat tarawih pengunjung juga mulai berdatangan ke alun-alun. Sebagian besar pengunjung ini dari warga Batu. “Kalau wisatawan sedikit. Biasanya orang pulang dari masjid (salat tarawih),” ungkapnya.

Sedangkan selama waktu salat tarawih berlangsung, lanjutnya, wahana di alun-alun tidak beroperasi sementara. Baru dibuka lagi setelah salat tarawih. Sehingga, semua wahana disterilkan dari pengunjung “Kami ingin meng hormati warga yang beribadah di bulan puasa,” ujarnya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Gau Qyuying Tak Khawatir Berada di Bali

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Gau Qyuying wisatawan asal China ini tak merasa cemas berada di Bali pasca status Gunung Agung dari waspada, siaga dan status awas sekarang.

Ia tetap melanjutkan wisatanya di Pulau Dewata ini. Ia mengaku sangat menikmati indahnya pemandangan alam Pulau Bali. Sudah dua minggu ia berada di Bali, ia melihat Bali adalah wisata terbaik yang pernah ia kunjungi selama ini bersama keluarganya.

Hal itu disampaikannya pada saat bertemu dengan Kapolsek AbiansemalKompol Nyoman Weca,S.Sos bersama anggotanya yang kebetulan menyambangi obyek Desa Wisata Rafting di Desa Abiansemal Kecamatan Abiansemal Badung.

Senada dengan Perintah Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K yang menggerakkan anggotanya untuk menangkal pemberitaan di beberapa media terutama media sosial yang tidak jelas dan tidak benar atau HOAX yang menyatakan Gunung Agung Sudah meletus dimana dalam pemberitaan itu memuat gambar gunung yang meletus ,hal tersebut dapat menurunkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali yang dapat mempengaruhi perekonomian Bali yang masyarakatnya tergantung dari sektor pariwisata.

Kompol I Nyoman Weca,S.Sos mengungkapkan “terima kasih kami ucapkan kepada para wisatawan yang berkunjung ke Bali dimana mereka tak sedikit pun merasakan kekhawatirannya berkunjung ke Pulau Bali ini,” ucap Perwira asal Petang Badung ini. (guz/humas-polres.bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Aksesibilitas Membaik, Libur Lebaran Makin Nyaman di Yogyakarta

BALIPORTALNEWS.COM, YOGYAKARTA – Akses menuju ke tempat-tempat wisata atau konektivitas antar destinasi wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin baik. Jalan-jalan mulus “menyambungkan” satu objek di satu daerah dengan objek berikutnya di daerah lain. Misalnya, objek wisata di Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul, kini terhubung jalan mulus JJLS (Jalur Jalan Lintas Selatan).

“JJLS atau Jalur Jalan Lintas Selatan ini tidak hanya menghubungkan wilayah di DIY saja. Namun juga menghubungkan wilayah Jawa Tengah , DIY, dan Jawa Timur bagian selatan. Membentang dari Purworejo di Jawa Tengah hingga Pacitan di Jawa Timur. Ini akan menambah kenyamanan wisatawan yang berlibur ke DIY,” jelas Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta, MSi.

Saat libur Lebaran nanti, diharapkan wisatawan bisa lebih nyaman dan aman saat berada di jalan. Sehingga para wisatawan bisa menikmati objek wisata di DIY tanpa mengeluh jalannya jelek sehingga waktunya habis di jalan.

Untuk tempat-tempat wisata, Kepala Dinas Pariwisata DIY menyebutkan, di DIY, khususnya di wilayah Gunungkidul terdapat Geopark Gunungsewu yg sudah diakui oleh UNESCO pada 19 September 2015. Dan sudah masuk dalam Global Geopark Network. Sehingga yg diakui UNESCO tidak hanya candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, namun ditambah Geopark tersebut. “Jadi andalan kita saat ini tidak hanya candi. Ada 13 Geosite di wilayah tersebut, yang saat ini sudah dijadikan sebagai pemberdayaan masyarakat melalui pariwisata,” tambah Aris.

Para wisatawan, lanjut Aris, bisa menikmatinya saat liburan nanti. Antara lain Gunung Api Purba Nglanggeran,  berbagai goa seperti Jomblang, Pindul, Kalisuci, Tanding dan gua-gua lainnya. “Juga site Bengawan Solo Purba, bukit-bukit unik berbentuk domes, situs Sukoliman, dan pantai-pantai indah berpasir putih, kesemuanya itu terbentuk dari dasar laut yang terangkat ke daratan karena tenaga endogen dari dasar bumi beberapa juta tahun lalu,” tegas Aris.

Arias lantas merinci sekaligus berpromosi kekhasan pantai-pantai di wilayah Gunungkidul. “Ada pantai yang cocok bagi yang senang snorkeling  yaitu Pantai Nglambor. Pantai untuk yang senang panjat tebing baik bagi pemula sampai tingkat mahir yaitu Pantai Siung. Lalu untuk yang senang berselancar, ada Pantai Wedi ombo,” promonya.

Aris juga menyinggung dibangunnya Airport baru yg mampu didarati pesawat Boing 777 jelajah antar benua. Bandara ini diharapkan rampung Maret 2019. Jika bandara ini selesai maka aksesibilitas penerbangan langsung berbagai negara dapat langsung ke DIY.

Oleh karena itu, Aris sangat optimistis target kunjungan wisata 2017 akan tercapai. Tren kunjungan wisata selalu naik. Selama 2016 lalu target kunjungan wisatawan ke Yogyakarta mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Bila 2015, jumlah wisatawan domestik sebanyak 290 ribu orang, pada 2016 naik menjadi 3,5 juta orang. Wisatawan mancanegara yang semula 356 ribu orang, naik menjadi 360 ribu wisatawan.

Target kunjungan wisata 2017 ini ada kenaikan 15 sampai dengan 20 persen. Wisatawan mancanegara ditargetkan naik menjadi 380 ribu sampai dengan 500 ribu orang. Sedangkan wisatawan domestik ditargetkan naik menjadi 4,2 juta orang. Dengan aksesibilitas yang makin baik, dan kreativitas masyarakat dalam mengemas atraksi wisata, wisatawan akan kerasan dan memilih berlibur ke destinasi seperti itu.

Menpar Arief Yahya selalu menyebut rumus andalannya, 3A. Atraksi, Akses, Amenitas. Tiga hal yang menentukan kemudahan wisatawan berkunjung. “Kalau sudah berhasil melewati tiga critical success factors itu, maka tinggal promosi besar-besaran ke target market dengan melihat DOT, detination, origination, timeline,” kata Arief Yahya.

Bagaimana strategi berpromosinya? “Gunakan BAS, Branding Advertising dan Selling. Channel untuk promosi BAS menggunakan apa? Jawaban pastinya, dengan media. Ingat strategi POSE, Paid Media, Own Media, Social Media dan Endorser Media,” jelas Arief Yahya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wisatawan Biar Adem, Kota Lama Dihijaukan dengan 40 Pohon Pule

BALIPORTALNEWS.COM, SEMARANG – Greget Menpar Arief Yahya  mendorong Kota Lama Semarang menjadi warisan budaya dunia (word haritage) direspons khusus Pemkot Semarang. Melalui Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L), Pemkot Semarang telah menanam 40 batang pohon jenis Puli, Minggu (21/5/2017).

Langkah ini untuk membuat kawasan tertua di kota Lunpia itu menjadi lebih hijau dan asri. Sehingga satu tahun ke depan akan terlihat sejuk dan  rindang.  “Hal ini setelah Pemkot Semarang mereboisasi Jalan Letjend Suprapto yang membelah Kota Lama dengan menanam sekitar 40 batang pohon jenis Pule,” kata Ketua BPK2L, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Hevearita yang juga Wakil Walikota perempuan ini menyampaikan, penanaman dilakukan hanya pada titik tertentu sebagai upaya menghindari kerusakan jika pohon nantinya tumbuh besar. Penanaman bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

“Diharapkan dalam dua minggu pohon tersebut sudah mulai tumbuh daunnya. Sehingga akan tampak hijau royo-royo tak gersang,” katanya.

Penanaman pohon Pule sebagai upaya kembali menghidupkan Kota Lama Semarang, menyusul pavingisasi dan penentuan larangan kendaraan umum masuk seperti di Jalan Kepodang.

“Wisatawan akan betah berlama-lama jika nanti sudah terlihat rindang jalanannya, sembari menunggu dana hibah dari propinsi kita lakukan perlahan apa yang bisa dikerjakan dulu,” ujarnya.

Ke depan, menurut Ita, sapaannya, selain penanaman pohon, di Jalan Letjend Suprapto juga akan ditutup. Penutupan masih menunggu pembangunan satu kantong parkir sebagai fasilitas bagi beberapa bangunan kantor dan warung agar akses tak terganggu.

Salah satu pengunjung, Steve Kusuma, mengaku senang dengan penanaman pohon Pule di Jalan Letjend Suprapto. Dia berharap pohon tersebut dapat dirawat dan bermanfaat untuk membuat lebih sejuk kawasan Kota Lama.

“Jika rindang dan teduh apalagi nanti informasinya akan ditutup akses kendaraan di Jalan Letjend Suprapto maka akan terlihat asri layaknya bangunan di luar negeri dengan gedung kuno,” katanya.

Pohon pule bisa tumbuh di seluruh nusantara meskipun semakin jarang ditemui karena populasinya langka.  Namanya pule alias Alstonia scholaris. Tanaman yang dikenal juga dengan nama pulai ini kerap ditemukan di dataran rendah sampai ketinggian 900 mdpl.

Pohon pule berdaun rindang bisa tumbuh sampai ketinggian 15 meter lebih  Batangnya lurus diameternya mencapai 60 cm, berkayu, dan percabangan menggarpu. Kulit batang rapuh, rasanya sangat pahit, bergetah putih. Kulit pule bisa diolah menjadi obat herbal. Kulit dan daunya bisa dikeringkan lalu dijemur dan ditumbuk menjadi obat malaria.

Saa ini Kota Lama Semarang tengah disiapkan menjadi tujuan wisata unggulan. Penyiapan dilakukan dengan melakukan perbaikan pada gedung-gedung cagar budaya yang berada di kawasan Kota Lama. Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang menyiapkan Rp 66 miliar dari APBD untuk perbaikan menyeluruh tahun 2017.

Diharapkan “little Netherland” tersebut bisa menjadi salah satu destinasi wisata unggulan. Menteri Pariwisata Arief Yahya mendukung daerah seperti Kota Semarang untuk membangun Kota Lamanya lebih serius. Infrastruktur seperti drainage, jalan, listrik, dan telekomunikasi itu penting diutamakan.

Selasa-Rabu, 23-24 Mei 2017 lalu tim Pengembangan Pemasaran Mancanegara Wilayah Asean menggelar bimtek sinkronisasi pasar Asean dengan para Kadispar se Jawa Tengah dan asosiasi, seperti PHRI, Asita, BPPD, dan lainnya di Hotel Aston Semarang.

“Kota Lama Semarang ini banyak cerita, banyak sejarah, juga banyak legenda, yang bisa menjadi storyline yang bagus. Semua penuh cerita, karena pariwisata itu adalah cerita, apa yang bisa diceritakan kembali ke publik,” papar Rizky Handayani Asdep Pengembangan Pemasaran Asean Kemenpar.

Dia memaparkan karakter dan detail originasi Asean. Seperti Singapore, Malaysia, Filipina dan Vietnam. Empat kawasan yang dianggap punya potensi besar untuk digarap. “Itu yang dimatchingkan dengan ketersediaan atraksi di destinasi, agar promosinya makin pas,” kata Rizky Handayani. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Liburan Sekolah, Pesta Kesenian Bali 2017 Akan Siapkan Kejutan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Bagi Anda yang ingin liburan sekolah bersama keluarga sambil tamasya? Siapkan agenda Anda! Ada even akbar yang akan digelar di Pulau Dewata, Bali. Ya, Pesta Kesenian Bali (PKB) akan kembali digelar mulai 10 Juni hingga 8 Juli 2017 di Taman Budaya Bali, Art Center Provinsi Bali.

”Ini even yang selalu bertepatan dengan liburan anak sekolah di Indonesia. Agenda ini juga sudah dihafal betul oleh wisatawan mancanegara, jadi PKB ini akan dinikmati oleh semuanya. Kami akan mempersiapkan kejutan bagi anda yang datang ke Bali, karena PKB akan tampil beda,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali AA Gede Agung Yuniartha.

Pria yang biasa disapa Agung itu mengatakan, PKB ini sebuah festival yang konsisten dijalankan setiap tahun. Kali ini digelar untuk yang ke-39 kalinya dan menjadi momen penting untuk memperkenalkan berbagai kesenian Bali yang adiluhung, sekaligus mempertahankan Bali sebagai destinasi wisata utama di Indonesia.

Kata Agung, PKB tahun ini dirancang berbeda dengan tahun sebelumnya. Masing-masing kabupaten/kota mesti menampilkan tradisi unik dan menarik. Agung menjelaskan, pementasan tradisi unik dan menarik ini penting agar wisatawan nusantara maupun mancanegara secara umum tahu kekayaan masing-masing kabupaten kota.
Penampilan tradisi oleh kabupaten/kota sebenarnya sudah rutin tiap PKB. Namun dinilai masih perlu perbaikan. “Tahun ini lebih dipertajam lagi tradisi yang akan dipentaskan pawai, lebih banyak budayanya dan lebih beragam,”kata Agung.

Pria yang bertubuh kekar itu menambahkan, maka dari itu pihaknya menekankan agar tradisi yang ditampilkan benar-benar paling menarik dan unik.

”Jadi yang jarang ditampilkan di Bali, akan dikeluarkan semua di PKB 2017,” kata Agung.

Dan, yang tak kalah penting tradisi tersebut tidak ada di kabupaten lain. Misalnya, di Karangasem. Tepatnya di Desa Timbrah ada ngusaba yang mempersembahkan babi guling dalam jumlah banyak. Ritual ini merupakan satu-satunya di Bali.

“Saya yakin masing kabupaten punya tradisi yang jarang dipentaskan, sehingga banyak yang tidak tahu, ini akan muncul sekarang, nanti kami siapkan tim juga untuk mendatanya,” tandasnya.

Agung mengakui, banyak tradisi yang sebenarnya unik dan menarik di Bali. Namun, seiring perkembangan zaman tradisi itu menjadi tidak unik lantaran sudah sering diekspose. Masyarakat menganggapnya hal biasa, padahal tidak ada di daerah lain.

Contohnya, tradisi perang pandan di Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem. Tradisi ini satu-satunya di Bali, namun sudah diketahui masyarakat umum. Tradisi semacam itu, diupayakan tidak dipentaskan saat pawai.

Sebelum kabupaten/kota memutuskan menampilkan salah satu tradisi unik di daerahnya, panitia menyebutkan akan ada tim khusus yang turun langsung ke daerah memberikan materi, termasuk memantau apakah tradisi tersebut sudah ada di daerah lain atau tidak.

”Kami akan turun, memberikan sumbangan pemikiran, jadi PKB ada inovasi baru dan ada kejutan bagi wisatawan,” kata Agung.

Seperti diketahui, kegiatan yang didukung sepenuhnya oleh Kementerian Pariwisata ini juga akan diramaikan kesenian dari 9 kabupaten kota se-Bali. Tak hanya itu, beberapa daerah lain seperti Banyuwangi dan NTT juga turut meramaikan acara.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Bali adalah gate untuk wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia. Setidaknya 40 persen wisatawan mancanegara masuk via Bali. Bersama Jakarta dan Kepri, Bali masih menjadi pintu masuk bagi banyak wisatawan mancanegara.

“Pesta ini selalu dibuka oleh bapak Presiden di tahun-tahun sebelumnya. Ini karena begitu besarnya acara rakyat Bali ini. Acaranya beragam dan bisa membuat wisatawan semakin nyaman di Bali. Kekuatan Bali sebagai destinasi wisata adalah budaya. Kalau tidak dipertahankan, dikembangkan, dilestarikan, ini akan bahaya buat masa depan Bali,” Menpar Arief Yahya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pilot dan Cabin Crew Singapore Airline Jajal 2 Golf Course di Batam

BALIPORTALNEWS.COM, BATAM – Jurus crossborder tourism saat weekend? Itu sih sudah sering dilakukan Kemenpar. Tapi kalau weekdays? Menggandeng pelaku bisnis pariwisata di wilayah perbatasan? Melibatkan pilot and cabin crew maskapai sekelas Singapore Airline Group? Ini baru pertama dilakukan. Bagi yang penasaran, silakan arahkan pandangan ke kawasan Nongsa, Batam, 6-7  Juni 2017.

Nah, awal Juni nanti ada 100 pilot and cabin crew Singapore Airline Group akan menjajal kepiawaiannya bermain golf di Batam. Yang dijajal dua golf course sekaligus. Satunya ada di Sukajadi Golf Course. Sementara satu spot lainnya Palm Springs Golf & Country Club, Batam. “Tantangannya ganda. Mikirnya harus ekstra. Tapi ini bisa kita lakukan asal dikeroyok sama-sama,” tutur GM Batam View Beach & Resort Anddy Fong, Selasa (30/5/2017) seperti dilansir laman resmi Kementerian Paruwisata RI.

Membuat event yang bisa mendatangkan wisman saat weekdays memang tidak mudah. Apalagi, wismannya berasal dari Singapore Airline Group, maskapai dengan penghargaan terbanyak di dunia. Ditambah lagi, kedatangan SQ ke Batam juga ikut didampingi anak perusahaannya yang namanya juga sudah mendunia seperti SilkAir.

Pertanyaannya, mengapa SQ dan SilkAir sampai mau berwisata golf massal ke Batam? Kenapa juga mereka bisa digoda dengan pemilihan timing saat weekdays?

Jurus pemikatnya tentu saja tawaran bermain di lapangan golf kelas atas. Yang sudah banyak menggelar even-even internasional. Kalau sudah begitu, panorama yang ditawarkan juga pasti yang sudah standar dunia. Yang wow. Yang punya view pantai dan hutan yang sangat eye catching.

“Bagi Singaporean, itu adalah surga. Apalagi cost bermain golf di Batam jauh lebih murah dari Singapura. Dan orang-orang di Batam lebih ramah,” tambah Andy Fong.

Entertainnya juga diset sangat dahsyat. Pada malam harinya, semua pilot dan cabin crew Singapore Airline Group akan dijamu dengan Welcome Dinner mewah disertai live music. Dan sebelum kembali ke Singapura, semuanya akan dilepas dengan closing lunch yang berkesan.

Lalu darimana pelaku bisnis di Batam mendapatkan keuntungan? Meski mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata sekalipun, cost pengelauarannya tetap tinggi. “Saya mengadaptasi ilmunya Menpar Arief Yahya. Ada cross selling yang dilakukan. Kami mengambil return dari makanan, minuman, paket wisata, dan services lainnya,” ucapnya.

Daripada membiarkan hotel kosong saat weekdays, okupansinya rendah, Andy lebih memilih mengeluarkan cost ekstra untuk memberikan hiburan dan layanan prima bagi wisman Singapura. Toh kalau hotel kosong, tenaga kerja tetap harus dibayar. Maintenance juga tetap harus jalan.

“Jadi biar breakeven sekalipun, tetap kami lakukan dengan penjualan paket wisata golf superkompetitif. Karena saat mereka puas, semua akan bercerita ke koleganya di Singapura. Mereka jadi endorser sekaligus repeater tourism ke Batam. Nah, makin lama, Batam makin populer, makin ramai, makin terjangkau dan menjadi basic need Singaporean,” katanya.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti sangat mengapresiasi niatan pelaku usaha di Batam tadi. Dukungan pun siap diberikan untuk memback up kegiatan crossborder tourism di Batam.

“Acara golf di Batam itu punya potensi mendatangkan banyak wisman dari Singapura dan Malaysia. Kita akan create Batam sebagai surganya golf dengan balutan dinner dan show, spa, shopping, serious tournament, friendly visit dan weekly golfing,” tutur Esthy yang didampingi Kabid Promosi Wisata Alam Hendry Noviardi.

Khusus golf, sudah ada banyak agenda yang sudah dirancang. Dari mulai Ladies Golf Open Nongsa Batam, 16-17juli 2017, Nations Independant Day Celebration Friendly Golf Tournament, 31 Agustus 2017, hingga acara unggulan Nongsa Cup Golf Tournanent, 29-30 October 2017, semua sudah siap menggoda wisman. “Ada peluang besar yang bisa digaet dari pasar SIngapura. Pertama, golf merupakan cabang olahraga populer di kalangan masyarakat kelas atas di Singapura. Spending money nya sangat besar. Ini sangat mungkin kita ambil karena lapangan golf berkualitas di Singapura jumlahnya terbatas,” katanya.

Menpar Arief Yahya sampai tak ragu mengangkat emoji tiga jempol atas effort pelaku bisnis di Batam dengan Kemenpar dalam meng-create crossborder tourism lewat wisata golf. Dengan penjualan paket wisata
golf supermurah, maka booming pariwisata di Batam tidak akan bisa dihindarkan. Semakin banyak crowd tourism di sana, maka segala macam atraksi bisa dibuat dan laku di sana. “Inilah yang saya sebut sharing economy. Di tourism akan terjadi More For Less, You Get More You Pay Less,” papar Arief Yahya.

Dan jurus tadi semakin dirasa pas lantaran sasaran marketnya adalah Singapore Airline Group. Airline-nya punya reputasi yang sangat berbobot, punya armada dan penerbangan yang tersebar lengkap di seluruh dunia. Brand nya juga sangat kuat, dan punya maskapai di level premium, papan tengah seperti Silk Air dan Low Cost Carrier (LCC), seperti Scoot dan Tiger Air. “Jadi bila semuanya happy ini akan sangat membantu connectivity Indonesia,” ucapnya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Kemenpar Gelar Lomba Medsos, PKB 2017 Mendunia

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Semangat Go Digital yang didengungkan Menpar Arief Yahya makin menghentak di perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017. Pentas seni budaya itu bakal dimulai 10 Juni hingga 8 Juli 2017 di Art Center, Denpasar. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan meramaikan dengan lomba media sosial alias Medsos khususnya Instagram di ajang tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Wawan Gunawan mengatakan, para nitizen bisa mengikuti perlombaan ini dengan memposting foto-foto yang terkait dengan PKB 2017 dengan hastag #PestaKesenianBali2017 atau #PKB2017.

”Pelaksanaannya dimulai saat PKB dimulai hingga berakhir,”ujar Esthy yang juga diamini Wawan. Esthy mengatakan, dengan dilombakannya PKB di Medsos yang berbasis pada picture dan video 30 detik itu diharapkan gaungnya semakin viral dan mendunia.

Esthy menambahkan, Kemenpar bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali menggelar perlombaan tersebut karena saat ini sudah memasuki era digital. Dari 250 juta penduduk Indonesia, 63 juta terkoneksi dengan internet aktif, dan 95% diantaranya memiliki akun media sosial. Terbanyak menggunakan Facebook, dan posisi Indonesia nomor 4 terbesar dunia, setelah USA, Brazil dan India.

Sedangkan pemilik akun Twiter ada 19,5 juta, atau terbesar ke-5 dunia, setelah USA, Brazil, Jepang dan Inggris. “Yang sedang ngetop saat ini adalah platform Instagram di Indonesia, dengan pertumbuhan 14 juta akun. Inilah yang kami pilih untuk lomba dan menyemarakkan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 ini,” jelas wanita berhijab itu.

Esthy memaparkan, foto PKB 2017 melalui instagram yang digulirkan Kemenpar ini diseleksi oleh tim juri yang profesional. Lomba foto instagram ini merupakan lomba yang kedua kalinya yang dilakukan dan didukung oleh Kemenpar. PKB sendiri sudah berlangsung ke-39 sejak tahun 1979.

Seperti diketahui, Sosmed berbasis foto ini merupakan aplikasi edit dan berbagi foto yang paling fenomenal dewasa ini di tanah air. Dari berbagai sumber, di dunia ada 400 juta pengguna instagram. Di Indonesia, 97% instagrammers menulis komentar dan menandai teman-temannya dengan like.

Juga men-share ke wall-nya masing-masing pada foto dan editing yang keren.Selain itu, 85 persen pengguna instagram di Indonesia juga nge-link ke platform medsos lainnya, seperti FB, Path, Twitter dan lainnya. “89% instagramers adalah anak-anak muda 18-35 tahun. Karena itu kita tunggu karya-karya anak muda di PKB 2017,” ujar Wawan.

Bukan hanya itu, 62% pengguna Instagram adalah kaum hawa. Sisanya 38% laki-laki. Ini juga cocok dengan prediksi, bahwa yang banyak menentukan kapan liburan dan kemana destinasi pilihan keluarga itu juga lebih banyak perempuan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berkali-kali mengatakan, bahwa promosi melalui media sosial itu semakin efektif. More digital, more global. Paradoks dengan more digital, more personal. Dan more digital, more professional. “Ketika content di Medsos itu menarik, maka dengan cepat, informasi seputar PKB 2017 itu akan mendunia,” kata Arief Yahya.

“Persaingan ke depan adalah yang cepat mengalahkan yang lambat, bukan yang besar memakan yang kecil lagi. Digital mengubah semua tradisi dan asumsi orang dalam menentukan portofolio bisnis. Karena itulah Kemenpar terus memacu promosi melalui media digital,” kata Menpar Arief Yahya.

Pada edisi perdana di PKB 2016 yang lalu, setidaknya ada 2.988 foto yang diposting sebagai peserta lomba instagram.Menurut Salah satu juri saat itu, Ida Bagus Andi Sucitra mengatakan, lomba itu merupakan rekor jumlah peserta lomba instagram.

Pihaknya bahkan sampai menjuri hingga tiga tahap, pertama memferivikasi 2.988 foto itu menjadi 150 karya, kedua menyeleksi hingga 50 instagramers dan tahap ketiga, menentukan juara-juara dari 50 besar karya terbaik.

Tiga pemenang itu antara lain, I Nyoman Mahayasa (juara I), AA Ngurah Anom Manik Agung (juara II) dan I Wayan Sumardika (juara III). Sedangkan 10 juara harapan yakni I PG Budiarta Aryawan, Putu Rivan Jaya Prasetya, I Wayan Mardana, I Nyoman Suparta, I Made Murdita, I Wayan Darsana, I Putu Eko Miarsa Putra, I Putu Agus Adi Yudiana, I Putu Sukmana Ghitha, dan Nur Effendi.

PKB ini sudah konsisten dilaksanakan sejak tahun 1979. Rencananya, PKB 2017 akan diramaikan kesenian dari 9 kabupaten/kota se-Bali. Tak hanya itu, beberapa daerah lain seperti Banyuwangi, Aceh dan NTT juga turut meramaikan acara.

Lebih menariknya lagi PKB 2017  tahun ini dirancang berbeda dengan tahun sebelumnya. Masing-masing kabupaten atau kota mesti menampilkan tradisi unik dan menarik. Pementasan tradisi unik dan menarik ini penting agar wisatawan nusantara maupun mancanegara tahu kekayaan masing-masing kabupaten kota.(*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :