Sales Mission ke Italia, Upaya Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Eropa

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Wakil Walikota Brescia Laura memberikan apreasiasi atas pelaksanaan sales mission yang dilakukan Pemkab Badung ke Brescia, Italia. Sebagai bentuk ucapan terima kasih, Ia pun menyerahkan buku Ensiklopedia Pariwisata Brescia kepada Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Disparda) Badung I Made Badra, Minggu (1/10/2017).

Kegiatan sales mission pemkab Badung ke Brescia, Italia, telah berlangsung sejak Kamis (28/9) lalu dan berakhir hingga kemarin. Rombongan langsung dipimpin Bupati Giri Prasta didampingi Kadisparda Badung I Made Badra, Ketua Badan Promosi Pariwisata daerah (BPBD) Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya yang juga Ketua PHRI Badung. Rombongan diterima di kantor Walikota Brescia.

Selama di Brescia, serangkaian kegiatan promosi pariwisata sengaja digelar dengan mengundang stakeholder terkait di sana. Acara bertajuk Time to Love Bali-Italy serta Innaguration Brand Ambasador Tourism of Badung-Bali di Luxury La Sosta Restorant di Brescia, Italia, diikuti 60 undangan VIP. Acara yang dihelat Kamis (28/9) lalu tersebut turut dihadiri Wakil Walikota Brescia Laura.

“Di dalam VIPs Dinner Business Meeting itu, Wakil Walikota Brescia Laura dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya khususnya kepada pemerintah Kabupaten Badung-Bali atas kerjasama yang baik ini,” ujar Kadisparda Badung I Made Badra, Minggu kemarin.

Setelah sambutan Wakil Walikota Brescia Laura, acara kemudian dilanjutkan dengan dialog tentang perkembangan pariwisata di Bali, khususnya di Badung. Termasuk, kata pejabat asal Kuta ini, situasi terkini Gunung Agung juga sempat jadi perbincangan. “Pada kunjungan itu, Bupati Giri Prasta menegaskan bahwa kondisi Gunung Agung secara umum tidak mempengaruhi pariwisata, penerbangan normal seperti biasa, dan objek-objek wisata tetap aman untuk wisatawan. Karena wilayah yang kena dampak hanya radius 9-12 km,” kata Badra.

Masih diacara yang sama, dilakukan juga pengangkatan Giacomo Maiolini, sebagai Brand Ambassador Pariwisata. “Dia seorang pengusaha di bidang PH, juga bergerak bidang seni dan budaya dan punya pengaruh yang luas di Brescia, Milan. Jadi kita optimis bisa memberikan dampak yang positif dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan Italia ke Bali,” harap Badra yang juga mantan Kadisnakanlut Badung.

Kegiatan berikutnya yang dilakukan rombongan sales mission adalah Charity Dinner. Kegiatan ini dihadiri 1.000 tamu undangan. Bahkan turut hadir pada kesempatan tersebut, KBRI Roma Charles F. Hutapea.

“Diacara itu ditayangkan video Explore Badung, promosi pariwisata Badung. Ternyata  mendapatkan applause yang sangat meriah. Ini merupakan promosi yang luar biasa. Mudah-mudahan dengan ini mampu mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan asal Italia ke Bali, karena saat ini wisatawan dari Italia masih rangking 5 dari Benoa Eropa yang berkunjung ke Bali, ke Badung khususnya,” tandas Badra. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Benoa Segera Dirombak, Akses Wisman dari Jalur Laut Bakal Melonjak 

0

BALIPORTALNEWS.COM –  Konsep baru Pelabuhan Benoa, Bali menjadi dermaga besar bertaraf internasional bakal terjadi. Port yang mampu menampung Cruise Ship berukuran besar sekaligus tempat sandar ratusan Yacht.

Hal ini setelah ditetapkannya Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Benoa oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan saat mengunjungi KRI Banjarmasin 592 yang sedang merapat di Pelabuhan Benoa, Kamis (24/8) lalu seperti dilansir dari akun resmi Kementerian Pariwisata RI.

Luhut mengatakan, dengan RIP tersebut maka proyek pembangunan Marina di Pelabuhan Benoa yang terlantar selama 17 tahun akan segera dimulai. Ground breaking pembangunan terminal cruise ship dan pengerukan alur akan siap dilaksanakan pada 11 September 2017 mendatang.

“Kami perbaiki landscape-nya sehingga Marina ini diharapkan akan bisa menampung banyak kapal pesiar bahkan bisa menjadi hub,” kata Luhut.

Ia memaparkan, RIP Benoa akan memfokuskan pada optimalisasi fasilitas penunjang kegiatan kapal pesiar. Yakni meliputi pengerukan laut sedalam 12 meter dan pelebaran hingga 200 meter disekitar dermaga.

“Serta pembangunan dermaga kapal pesiar,” kata Luhut.

Dermaganya nanti, ujar Luhut, diharapkan dapat menjadi tempat parkir lebih dari 100 yacht. Serta akan ditunjang dengan pembangunan fasilitas lain yang akan dapat memenuhi kebutuhan wisatawan. Mulai dari seperti resort dan fasilitas perbelanjaan.

“Sehingga dapat mengakomodasi wisatawan yang ingin tinggal sejenak di pulau tersebut sebelum melanjutkan perjalanan mereka ke berbagai destinasi lainnya seperti Pulau Komodo, Lombok atau Labuan Bajo,” kata Luhut.

Fasilitas baru tersebut, lanjut Luhut, diharapkan selesai pada akhir 2018 sehingga kapal pesiar dengan kapasitas 5.000 pax dapat masuk Bali.

Ia pun berharap proses pembangunan dapat selesai sebelum pelaksanaan pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018.

“Diharapkan kunjungan wisatawan dari jalur laut terus meningkat,” kata dia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik gerak cepat yang dijalankan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Hal itu menurut Menpar merupakan bentuk dari “Indonesia Incorporated” dalam memajukan dunia pariwisata, setelah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

“Ketika sudah ditetapkan menjadi yang utama, kementerian/lembaga tentunya harus dapat mendukung. Menjadikan pariwisata prioritas,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief mengatakan, dengan bakal hadirnya terminal untuk mega cruise ship di Benoa akan sangat efektif dalam mendatangkan wisatawan. Mengingat potensi wisatawan mancanegara (wisman) yang menggunakan cruise ship di wilayah Asia Timur-Australia mencapai 3 juta wisman pertahun, namun baru 200.000 wisman yang menggunakan cruise ship singgah di Indonesia.

“Dengan tersedianya sarana terminal baru ini, maka diharapkan target kedatangan 500.000 wisman cruise ship pertahun pada 2019, dapat tercapai,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya berharap pengembangan Pelabuhan Benoa ini bisa selesai dalam jangka waktu satu tahun. Ia ingin selesai sebelum annual meeting IMF-World Bank pada Oktober tahun depan di Bali. “Sebelum pertemuan itu diharapkan sudah jadi. Ini penting karena semua mata dunia akan melihat ke Bali,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menambahkan, setelah semua ini selesai, pemerintah siap mengembangkan Pelabuhan Benoa agar bisa menarik lebih banyak lagi kapal pesiar ke Indonesia. Saat ini, Pelabuhan Benoa hanya bisa menampung maksimal dua kapal pesiar.

“Selain mengembangkan Benoa, kami akan mengembangkan lima pelabuhan yang bisa menjadi tempat bersandar kapal pesiar. Pelabuhan-pelabuhan yang bisa menunjang infrastruktur pariwisata itu adalah Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Soekarno-Hatta di Makassar,” jelas Menpar Arief Yahya. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Hikvision Memperkenalkan Solusi Keamanan dan Pengawasan di Sektor Pariwisata

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Hikvision, pemimpin kelas dunia untuk produk dan solusi inovatif video pengawasan bekerja sama dengan Seagate, dan salah satu partnernya ACS Group memperkenalkan Solusi keamanan dan pengawasan di bidang perhotelan, Sabtu (12/8/2017) di Sector Bar & Restaurant.

Marketing Manager Hikvison, Indah Rosa Sitepu mengatakan keamanan dan kenyamanan merupakan syarat mutlak untuk sektor pariwisata sehingga pelancong bisa berlibur dengan tenang.

Selain bekerja sama dengan ACS Group selaku reseller Teknologi & Informasi (TI) dan Seagate acara tersebut juga dihadiri oleh Tenaga IT Profesional di Bali yang sebagian besar bekerja di sektor pariwisata.

Lebih lanjut dikatakan Indah Rosa, tujuan utama dari Hikvision adalah menambahkan tingkat keamanan di sektor pariwisata di Bali.

Untuk itu Hikvision membeberkan solusi apa saja dari Hikvision yang bisa diterapkan pada sektor Pariwisata, seperti :

  • Face Recognition (Pengenalan Wajah), Tidak sekedar bisa memantau, dengan teknologi pengenalan wajah dari Hikvision, kamera dapat mengenal wajah secara akurat, dan menangkap gambaran wajah secara jelas dan sekaligus memicu alarm, bila wajah yang dipantau merupakan blacklist.
  • License Plate Reconition (Pengenalan Plat Kendaraan), Solusi Pengenalan plat kendaraan ini sangatlah cocok untuk kebutuhan manajemen parkir kendaraan. Dengan kemampuan membaca plat kendaraan, solusi ini mempermudah pihak manajemen mencatat secara otomatis plat nomer kendaraan yang masuk, beserta dengan waktunya. Dapat juga mem-blacklist plat nomer tertentu dilengkapi dengan pemicu alarm. Dengan smart search dan Smart back up memudahkan untuk investigasi bila terjadi suatu perkara di wilayah parkir.
  • Under Vehicle Screening Sytem (Pengamanan Bawah Kendaraan), Setiap tempat umum, seperti hotel, gedung perkantoran melakukan memeriksaan kendaraan, baik di bagian bawah kendaraan. Dengan solusi pemindai dari Hikvision, dapat menangkap gambar dari bawah kendaraan. “Ini sangatlah membantu untuk pemeriksaan lebih cepat dan akurat.” Ujar Robert Ridwan, Sales Manager Hikvision Indonesia

Selain tiga solusi di atas Hikvision juga menjelaskan Solusi Panovie Multi lens Camera, Smart analytic Camera, Central Monitoring & Central Storage System, access Control dan juga Video Intercom. Yang akan menjadi pilihan solusi untuk industri pariwisata di Bali. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pengelolaan Pariwisata Kraton Ratu Boko Belum Optimal

0

BALIPORTALNEWS.COM – Pengelolaan pariwisata warisan budaya di kawasan Kraton Ratu Boko dinilai belum optimal. Salah satunya dikarenakan para pemangku kepentingan belum seluruhnya dilibatkan dalam pengelolaan kawasan wisata ini.

“Masyarakat setempat juga masih merasakan ketidakpuasan terhadap proses pengelolaan kawasan pariwisata warisan budaya Kraton Ratu Boko ini,“ kata Maria Tri Widayati, S.S., M.Pd., Senin (31/7/2017) saat ujian terbuka program doktor di Sekolah Pascasarjana UGM.

Maria menambahkan persoalan pengelolaan kawasan warga sekitar meliputi penguasaan tanah di situs Kraton Ratu Boko. Zona 1 yang seharusnya steril, tetapi masih digunakan sebagai pemukiman warga. Selain itu juga konflik terkait jalan kampung di kompleks gua yang terjadi karena tidak adanya pelibatan masyarakat setempat dalam pengelolaannya serta pemanfaatan situs untuk menggembala ternak.

Selain permaslahan dengan warga setempat, terdapat persoalan lain yang terjadi antar pengelola seperti pengelolaan yang berasal dari kementrian berbeda dan kepentingan yang berbega pula, koordinasi di tingkat lapangan. PT TWC BPRB belum sepenuhnya melibatkan pemangku kepentingan lain dalam pengelolaan Taman Wisata Kraton Ratu Boko. Hal ini mengakibatkan ketidakeimbangan antara pelestarian dan pemanfaatan.

Melihat fenomena tersebut Maria menekankan pentingnya melakukan identifikasi kepentingan bersama pemangku kepentingan agar apengelolaan pariwisata dapat berhasil dengan baik.  Langkah-langkah yang dapat ditempuh seperti melakukan konsultasi dengan anggota masyarakat dalam perencanaan dan memperhatikan kekuatan enviromentalis dan konservasionis terhadap dampak negatif pembangunan pengelolaan pariwisata di kawasan ini. Tidak kalah penting memperhatikan pemangku kepentingan yang berkedudukan sebagai sumber informasi penting mengenai kondisi yang memengaruhi lingkungan serta pengalaman pengunjung. Disam[ing itu juga melinatkan kelompok pemangku kepentingan dalam proses manajemen dan berfungsi sebagai forum bertukar gagasan dan mencapai kesepakatan mengenai isu-isu pariwisata. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Mantap, Wisman ke Sulut Melonjak 449%

0

BALIPORTALNEWS.COM, MANADO – Sektor pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut) saat ini tengah berkembang pesat. Terbukti dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang meningkat drastis hingga 449% pada Mei 2017 dibandingkan tahun lalu. Sebab itu Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong Sulut, khususnya Manado untuk menjadi kawasan destinasi wisata favorit di Indonesia.

Berdasarkan laporan yang disampakan Kepala Bidang Statistik dan Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Marthedy Tenggehi, kunjungan wisman ke Sulut sebagian besar berasal dari Tiongkok, Jerman, dan Singapura

“Pada bulan Mei 2017, wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sulut berasal dari Tiongkok sebanyak 4.396 orang (78,65 persen). Di urutan kedua diikuti  Singapura 176 orang (3,15 persen) dan Jerman 138 orang (2,47 persen) di urutan ketiga,” ungkap Marthedy, seperti dilansir dari akun facebook Kementerian Pariwisata.

Kemudian berturut-turut turis dari Amerika 106 Orang (1,90 persen), Inggris 87 Orang (1,56 persen), Hongkong 74 Orang (1,32 persen), Malaysia 67 Orang (1,20 persen), Ausralia 64 Orang (1,15 persen), Belanda 62 Orang (1,11 persen) dan Perancis 47 Orang (0,84 persen).

Marthedy menambahkan, jumlah wisman yang datang ke Sulut mayoritas melalui pintu masuk bandara Sam Ratulangi yang signifikan. “Maraknya turis ke Sulut karena banyaknya direct flight ke Manado yang menjadi pertimbangan tersendiri. Terobosan yang dilakukan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan promosi gencar Kementerian Pariwisata mampu meningkatkan jumlah wisman ke Sulut sampai ratusan persen setiap bulannya,” paparnya.

Di Sulut, wisman umumnya menikmati sejumlah tempat wisata laut, gunung serta menikmati kuliner Sulut yang dianggap sesuai dengan selera dan taste mereka. “Kalau wisman datang di Manado selama enam hari, mereka menyerbu wisata bahari. Mayoritas tertarik dengan Bunaken, Danau Tondano dan Danau Linow. Nomor duanya suka wisata budaya, dan city tour karena turis itu suka berbelanja di Mantos, mengunjungi patung Tuhan Yesus di Citraland, ke kawasan Kampung Cina dan jalan-jalan di area Boulevard,” lanjutnya.

Laporan BPS ini membuat Menpar Arief Yahya semakin bersemangat. Dia meminta Pemerintah Daerah untuk terus membenahi destinasi wisatanya, terutama 3A-nya. Akses, Atraksi dan Amenitasnya, agar wisman yang datang ke Sulut merasa nyaman dan betah tinggal di Sulut.

“Untuk menambah kunjungan wisman, yang baik dipertahankan, yang kurang dibenahi. Kebersihan, keamanan, kenyamanan harus tetap dijaga agar wisman nyaman datang dan tinggal di sini,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya juga ingin jadikan daerah yang ditetapkan sebagai ibukota terumbu karang dunia oleh World Coral Reef Conference (WCRC) ini sebagai HUB Pariwisata dari pasar Pasifik, seperti China, Hong Kong, Macau, Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan.

“Destinasi wisata sudah kelas dunia, juga atraksi pariwisata di Sulut kita acungkan jempol. Kita harus terus berpromosi dan membuat even berskala internasional sehingga Sulut bisa menjadi hub pariwisata,” harapnya.(*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Menko Luhut Ajak Investor Kembangkan Destinasi Wisata Danau Toba

0

BALIPORTALNEWS.COM, PARAPAT – Infrastruktur di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba bakal dikebut. Hal ini disampaikan Menko Maritim Luhut Panjaitan pada Rakor Badan Otoritas Badan Pengelola Otoritas Pariwisata Danau Toba (BPOPDT) di Hotel Inna, Parapat, Sumatera Utara.

Namun, investasi yang akan dilakukan di wilayah KSPN tidak semuanya ditanggung  pemerintah, tetapi dikerjasamakan antar institusi swasta atau dengan BUMN.

“Untuk para investor, bentuknya harus B2B (business to business),” ujar Menko Luhut di hadapan para pengusaha, BUMN, institusi pemerintah dan para pimpinan wilayah di sekitar Danau Toba, seperti dilansir dari akun facebook Kemenpar.

Selain itu, dalam rapat yang dipimpin oleh Menkomar Luhut, yang bertindak sebagi Ketua Dewan Pengarah BPOPDT ini juga dibahas  berbagai permasalahan di sekitar pembangunan kawasan wisata tersebut dan pemecahannya.

Dalam rapat ini, Menko Luhut menyimak pemaparan perkembangan pembangunan Bandara Silangit yang rencananya akan menerima penerbangan rute internasional yang disampaikan Direktur Utama BPOPDT, Ari Prasetyo.

“Penerbangan Internasional ini perlu dibuka karena jumlah wisatawan yang meningkat. Kemarin saya dapat laporan turis yang datang ke pulau Samosir tahun 2016 mencapai lebih dari 260 ribu orang padahal infrastruktur belum semua terbangun, ” ujar Menko Luhut.

Untuk itu Menko Luhut mendesak semua yang terlibat harus bekerjasama. Dalam rapat diungkapkan rencana untuk membangun perpanjangan landas pacu Bandara Silangit, koordinasi dengan pihak bea cukai dan kementerian penyelenggara karantina Bandara (Kementerian Pertanian, KKP dan Kementerian Kesehatan) serta kontraktor untuk menyesuaikan finalisasi desain bandara.

Pembangunan transportasi terpadu juga menjadi topik dalam rakor ini, perusahaan angkutan Damri akan mengoperasikan bus rute Bandara Silangit-Siantar, kereta api juga berencana membuka rute baru Lubuk Pakam-Siantar untuk menambah rute yang sudah ada Medan-Siantar.

“Garuda Indonesia dan beberapa penerbangan swasta juga mengungkapkan akan membuka rute internasional,” tambah Menko Luhut.

Menko Luhut mengatakan, jumlah kamar yang tersedia di sekitar wilayah ini yang berjumlah 710 kamar dirasa tidak cukup, karenanya ia mendorong BUMN yang memiliki usaha perhotelan di wilayah itu (Inna dan Patrajasa) serta swasta untuk bisa menambah jumlah kamar.

Masalah lain yang menurut Menko Luhut sangat mendesak untuk diatasi adalah pencemaran danau.

“Perubahan harus segera dilakukan. Dari kajian yang kami lakukan bersama Bank Dunia, yang akan kami umumkan dalam waktu dekat, memperlihatkan terjadi pengotoran yang makin parah. Pencemaran itu datang dari sampah rumah tangga, hotel, keramba, dan kotoran ternak. Dan jika memang betul ada perusahaan yang terlibat dalam pencemaran ini, kita perlu melakukan evaluasi,” ujar Menko Luhut.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, kesiapan pemerintah daerah dan para bupati dibutuhkan untuk menerima kunjungan wisatawan, khususnya di Danau Toba yang sudah menjadi salah satu destinasi prioritas.
“Pada tahun 2019 berharap bisa mendatangkan 20 juta wisatawan. Dari jumlah ini pasti ada yang berkunjung ke Danau Toba,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menko Maritim memberikan ucapan terima kasih dan memuji kinerja Kementerian Pariwisata yang dipimpin Arief Yahya atas perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara nomor satu di kawasan Asia Tenggara dan tingginya kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

“Maju Serentak, Tentu Kita Menang, ini yang namanya Indonesia Incorporated, kunci keberhasilan pembangunan kepariwisataan nasional tidak lepas dari peran serta semua pemangku kepentingan,” kata Menpar Arief Yahya usai Rakor menanggapi pujian Menko Maritim itu.

Menpar Arief Yahya  menambahkan, dirinya telah berkirim surat ke Menteri Perhubungan bulan Maret lalu untuk memperkuat aksebilitas ke Danau Toba yang merupakan salah satu program Prioritas dalam Proyek Strategis Nasional.

“Dalam rapat tadi, kesiapan dan dukungan Menhub Bandara Silangit akan jadi bandara bertaraf internasional bulan September nanti. Telah disiapkan lahan tambahan seluas 142 hektar. Ini bisa digunakan untuk memperpanjang landasan pacu, juga dibahas tentang Terminal, Karantina, Penerbangan Internasional ke/ dari Silangit, Penambahan Slot Penerbangan Domestik, Pembangunan Bandara Sibisa. Jadi, ini keberhasilan semua, tetap harus fokus  dan kompak,” papar Menpar Arief Yahya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Yes! Taman Nasional Komodo Sambar Word Top 10 Best Destinations versi Natonal Geographic

0

BALIPORTALNEWS.COM, LABUAN BAJO – Setelah Bali dikukuhkan sebagai The World’s Best Destinations with Travellers Choice oleh TripAdvisor, sekarang giliran Taman Nasional Komodo (TNK) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masuk dalam daftar 10 destinasi terbaik sedunia. Award tadi dilansir majalah National Geographic dengan headline ‘100 Best Destinations around the world in four seasons’ edisi Juli 2017.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Menpar Arief Yahya langsung merespon positif award tadi. Keduanya sulit menyembunyikan rasa bangga, karena destinasi prioritas itu terus melambung. Dua tokoh nasional itu berharap prestasi tadi bisa diikuti destinasi wisata lainnya.

“Ini kan pilihan orang asing. Standarnya pasti global. National geographic sangat berwibawa, kita bangga bahwa di Indonesia ada Taman Nasional Komodo yang bisa menembus top 10 destinasi terbaik sedunia. Itu menandakan bahwa upaya kita mempopulerkan komodo itu berhasil. Destinasinya sangat menarik untuk dikunjungi orang luar,” tutur Wapres Jusuf Kalla, seperti dilansir dari laman facebook Kemenpar RI.

Ucapan JK memang tidak mengada-ada. Pesona Taman Nasional Komodo pernah menaklukkan rider MotoGP sekelas Valentino Rossi. Saat berlibur di Labuan Bajo, Januari 2017, Rossi tak segan membagikan foto dan keseruan liburannya bersama komodo ke lebih dari 13 juta followers di Facebook, 4,7 juta pengikutnya di Twitter dan 3,7 juta fansnya di Instagram.

Selain fakta tadi, mamalia langka yang oleh warga Flores sering dinamai “buaya darat” itu juga pernah masuk nominasi seven wonder world. “Yang terpenting pengelolaan hospitality harus baik dan fasiltiasnya bukan hanya komodo. Ada Pantai Pink Beach di situ, bisa dijadikan spot menyelam. Dan di komodo itu ada pantai yang baik, orang bisa tinggal di kapal untuk merasakan sesuatu yang lain,” terangnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga ikutan sumringah. Bagi dia, award tadi sangat menghentakl Country Brand Wonderful Indonesia juga akan menjadi makin tajam. “Award ini memiliki tiga makna yang sering saya sebut sebagai 3C. Yang pertama menaikkan confidence sebagai bangsa. Berikutnya mengangkat credibility sebagai negara. Satunya lagi berfungsi sebagai calibration untuk memotret seberapa hebat Wonderful Indonesia itu.  Sudah sampai di mana jika dilihat dari kacamata global standart? Award tadi menandakan kita bisa bersaing,” ucap Menpar Arief Yahya.

Pengakuan tadi membuat pamor Taman Nasional Komodo makin mendunia. Sebelumnya, peraih Oscar lewat film Shakespeare in Love, Gwyneth Paltrow, juga pernah membuat testimoni soal Komodo.

“Labuan Bajo dengan komodonya pernah diendorse bintang sekelas Gwyneth Paltrow. Sekarang direview positif oleh National Geograpic. Terimakasih saya ucapkan kepada pembaca National Geographic dari seluruh penjuru dunia yang sudah mereview positif tentang Taman Nasional Komodo sehingga menjadi destinasi terbaik dunia,” kata Menpar Arief Yahya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Menteri Pariwisata Luncurkan Tour De Flores 2017

0

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya secara resmi meluncurkan event pariwisata berskala internasional “Tour de Flores 2017” di Balairung Soesilo Soedarman, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Seperti dilansir dari akun Facebook Kemenpar, event balap sepeda internasional ini akan berlangsung di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 14-19 Juli  2017. Opening Ceremony diadakan Kamis malam, 13 Juli 2017 di Larantuka, Flores Timur.

Tour de Flores (TdF) 2017  untuk kedua kalinya diadakan setelah tahun lalu sukses menjadi trending topic di media sosial dan pemberitaan sport tourism. TdF   mengangkat Flores ke pentas dunia.  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya   menegaskan, TdF menjadi event berskala internasional terbesar yang diadakan secara berkala setiap tahun di NTT.

TdF 2017 digelar selama enam hari, menempuh rute sepanjang 721,6 km yang terbagi dalam enam etape. Etape pertama, Larantuka-Maumere  dengan jarak tempuh 138,5 km; etape kedua, Maumere-Ende (141,3 km); etape ketiga, Ende-Mbay (111 km); etape keempat, Mbay-Borong (151 km); etape kelima yang merupakan etape terpendek, yakni Borong-Ruteng (58 km); serta etape keenam atau etape terakhir, Ruteng-Labuan Bajo (121,5 km).

Ajang balap sepeda di bawah pengawasan Union Cycliste Internationale (UCI) ini  akan diikuti 20 tim, terdiri atas 16 tim luar negeri dan empat tim dalam negeri. Semua atlet yang tergabung dalam 20 tim itu adalah peseda bertaraf internasional. Peserta dari luar negeri, antara lain berasal dari Inggris, Uni Eropa, Afrika, Jepang, Korsel, RRT, Australia, Thailand, dan Malaysia. Sekitar 50 persen tim yang tahun lalu mengikuti TdF, kini bertarung lagi.

“Tidak hanya menyedot kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus), event ini juga mampu menggerakkan ekonomi daerah dan mendorong perbaikan infrastruktur,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTT, Marius Jelamu.

Chairman Tour de Flores Primus Dorimulu mengatakan, tujuan penyelenggaraan Tour de Flores adalah mempromosikan dan mengangkat pariwisata Flores. “Jadi tidak sekedar lomba balap sepeda. Event ini diharapkan dapat mempromosikan pariwisata Flores, mendorong terbentuknya Flores Tourism Authority (FTA) untuk mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata prioritas, dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Flores,” kata Primus.

Labuan Bajo sudah ditetapkan pemerintah pada akhir 2015 sebagai satu dari 10 destinasi prioritas di Indonesia selain Bali.  Labuan Bajo terletak di bagian barat Flores, satu dari tiga pulau besar di NTT. Sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, NTT ditetapkan sebagai provinsi pariwisata, selain sentra ternak sapi. Presiden Jokowi membuat penajaman agar pariwisata mengalami akselerasi.

Pilihan jatuh ke Labuan Bajo karena daerah ini adalah pintu gerbang menuju Komodo National Park, Taman Wisata Nasional Komodo. Di kawasan yang terdiri atas 150 pulau ini terdapat biawak komodo (Varanus komodoensis), binatang purba yang masih hidup. Pulau Komodo sudah cukup dikenal di dunia sebagai salah satu dari tujuh keajaiban warisan alam yang ada di dunia.

Komodo menjadi daya pikat wisatawan, baik wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan Nusantara (wisnus). Labuan Bajo  menjadi gateway menuju daratan Flores dan ratusan pulau yang ada di utara dan timur Flores. Pulau ini kaya akan wisata alam dan budaya. Ada danau tiga warna Kelimutu di Ende, Danau Taratai Raksasa di Pota, Manggarai Timur, tempat bermain ikan paus di Flores Timur, taman laut di Riung, Ngada, taman laut di Teluk Maumere, perkampungan tradisional Bena di Ngada, dan masih banyak lagi. Setiap kabupaten di Flores juga memiliki tenun ikat khas.

Dengan TdF, dunia diajak untuk melihat Flores secara keseluruhan. Flores yang kaya akan objek wisata alam dan budaya. Labuan Bajo bukan hanya gateway menuju Komodo Natonal Park untuk wisata laut, tetapi juga ke Flores mainluoand, ke wilayah daratan dan perairan Flores lainnya.

TdF adalah sport tourism, event olahraga yang dimaksudkan untuk mempromosikan potensi wisata Flores. Banyak cara untuk promosi wisata, antara lain menyampaikan informasi lewat media konvensional dan media sosial, roadshow untuk menjelaskan potensi wisata, menyebarkan brosur, dan banyak lagi. Tetapi, salah satu cara terbaik adalah menggelar event yang menarik minat publik. Event musik dan olahraga terbukti efektif. Itu sebabnya, music tourism dan sport tourism dimanfaatkan berbagai negara sebagai ajang promosi wisata.

Belajar dari Sukses Tour de France Tahun ini, Tour de France memasuki tahun ke-104. Digelar pertama kali 1 Juli 1903, pengunjung Tour de France terus bertambah dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016, lomba balap sepeda internasional ini disaksikan langsung oleh sedikitnya 11 juta orang. Mereka datang dari berbagai negara dan berdiri di sepanjang lintasan yang dilewati pembalap.

Ketika TdF digelar, Tour de France pun sedang berlangsung, yakni 1 hingga 21 Juli 2017. Berawal dari Dulsserdorf, Jerman, lomba berakhir di Paris, 23 Juli, melewati Belgia dan Luksemburg. Panjang lintasan lomba 3.540 km, terbagi dalam 21 etape. Setiap tahun, negara yang dilintasi berubah-ubah. Pada tahun 2016, Tour de France melewati Swiss, Andora, Spanyol, dan Prancis.

TdF bertujuan membetot perhatian dunia bahwa Flores dan wilayah lain di NTT adalah destinasi wisata yang menarik. Lewat event besar seperti TdF, Flores menjadi berita. TdF tercatat di kalender UCI, sebuah organisasi internasional di bidang lomba sepeda profesional. Jika pada cabang sepakbola profesional ada FIFA, olahraga sepeda internasional memiliki UCI. Atlet dan semua orang di dunia bisa membaca jadwal itu dan menemukan nama “Tour de Flores” di kalender UCI.

Belajar dari sukses Tour de France, pemerintah Provinsi NTT menggelar Tour de Flores (TdF). Dilaksanakan pertama kali 19-24 Mei 2016, TdF berhasil menyedot perhatian publik seperti terlihat dari berita di media massa dan trending topics selama lima hari di media sosial. Tahun lalu, jumlah wisman yang mengunjungi NTT mencapai 112.433 orang,  naik 15% dari tahun sebelumnya.

Pemprov NTT menargetkan jumlah wisatawan tahun 2017 menembus satu juta, naik dari 882.395 tahun 2016. Sebuah perkembangan menggembirakan adalah meningkatnya wisatawan domestik yang mengunjungi Flores. Pada tahun 2016,   jumlah wisatawan Nusatantara (wisnus) yang melancong ke NTT 769.962. Dengan penerbangan langsung Garuda untuk rute Jakarta-Labuan Bajo dan penambahan armada sejumlah maskapai penerbangan, wisnus yang datang ke NTT tahun ini bakal melampaui satu juta. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pemkot Denpasar Fasilitasi Taman Photography di Youth Park Lumintang

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kini kawasan Youth Park Lumintang yang telah diresmikan Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota I GN Jaya Negara pada Februari lalu diramaikan juga dengan sisi taman Photography.

14 Standing Foto telah disiapkan yang dapat diisi karya-karya komunitas Photography di Denpasar bahkan di Bali. “Kini Para komunitas photography baik di Kota Denpasar maupun diluar Kota Denpasar bisa berpameran di Taman Photography yang dikoordinir Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar,” ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B Rahoela saat ditemui Kamis (6/7/2017).

Menurutnya dari pembanguan Youth Park ini tidak saja memberikan ruang tempat bertemu insan anak muda kreatif Denpasar juga memberikan ruang berpameran bagi penghobi Photography. Untuk teknis berpameran Rahoela mengatakan karya dapat dikumpul di Bagian Humas dan Protokol kantor Walikota Denpasar. Yang nantinya karya akan dicetak sesuai dengan ukuran bingkai permanen di Taman Photography dan dipasang langsung bagian Humas.

“Pameran tidak dipungut biaya yang setiap bulannya dapat diisi para komunitas Photography,” ujar Rahoela.

Kita memberikan kebebasan kepada komunitas Photography untuk memasang setiap karyanya di 14 bingkai foto yang telah disiapkan. Untu awal pemasangan karya kita libatkan karya foto dari komunitas Denpasar Photographer Community yang selanjutnya dapat diisi dengan karya-karya seni Photography bagi para komunitas.

“Mari manfaatkan ruang kreatif ini untuk menunjukan karya seni photography kepada masyarakat, disamping itu masyarakat diharapkan dapat turut menjaga fasilitas publik di Kota Denpasar,” ujarnya

Dalam kesempatan tersebut Rahoela didampingi Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Humas Denpasar Wayan Hendaryana mengatakan pihaknya dalam waktu dekat ini juga akan menggelar lomba foto dan vlog. Lomba terbuka untuk umum dengan mengangkat Tema Joyful Denpasar dengan karya foto dan vlog diunggah di akun IG Denpasar.

“Kita mengajak insan seni photography Denpasar dan penggemar vlog untuk berkarya bersama menginformasikan sisi terbaik Kota Denpasar dengan suka cita dan kegembiraan masyarakatnya lewat tema Joyful Denpasar,” ujar Rahoela, sembari mengatakan pengumuman lomba lebih lanjut akan segera diinfokan pada media sosial Pemkot Denpasar dan media cetak. (pur/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :