FIM Harapkan IMI Hadirkan Event yang Memberi Efek Positif bagi Lingkungan dan Masyarakat

BALIPORTALNEWS.COM – Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai induk olahraga otomotif Tanah Air yang bekerjasama dengan Federation of International Motorcycling (FIM) berhasil menghadirkan seminar International Environmental Steward (CIE) yang digelar di Atria Hotel, Gading Serpong, Tangerang Selatan pada Sabtu (18/2/2017) dan Minggu (19/2/2017) akhir pekan kemarin.

Seminar yang diikuti oleh sebanyak 13 peserta yang berasal dari berbagai komisi olahraga otomotif ini terasa sedikit berbeda dari biasanya. Seminar yang diipimpin oleh Kattia J. Hernandez selaku FIM International Sustainability Commision Director tersebut bukan berfokus pada teknis suatu perlombaan, namun lebih menitikberatkan pembahasan mengenai bagaimana cara menjaga, melestarikan, serta memberikan efek positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Kepada para peserta, Kattia berujar, “Saat ini, sudah seharusnya event lokal di Indonesia tak hanya mementingkan segi bisnis dan hiburannya saja, namun juga bagaimana suatu event yang digelar harus bisa memberikan kontribusi nyata dalam mengelola sekaligus membantu keberlangsungan hidup masyarakat serta lingkungan di sekitar area perlombaan.”

“Apakah kita bisa melakukan hal ini? Tentu saja, karena sejak 2011, FIM sudah mengambil fokus pada program yang memiliki prioritas dengan keberlangsungan hidup lingkungan dan masyarakat, karena kami ingin selalu menjaga lingkungan serta memajukan perekonomian masyarakat. Dan kami percaya bahwa event otomotif dapat memberikan lebih dari sekadar hiburan semata,“ lanjut Kattia.

Kattia yang memimpin seminar secara interaktif ini juga banyak membahas mengenai konsep-konsep sustainability, bercerita, bertanya, serta berbagi pengalaman tentang bagaimana event olahraga otomotif mancanegara telah banyak menerapkan sistem seperti ini dan berhasil. Seminar yang berlangsung selama dua hari tersebut dibagi menjadi tiga sesi, di mana pada akhir sesi para peserta juga diminta untuk mengikuti ujian untuk nantinya diberikan penilaian.

Sementara itu, seminar International Techincal Steward (CTI) yang sebelumnya direncanakan digelar bersamaan dengan seminar International Environmental Steward (CIE) terpaksa harus ditunda karena beberapa alasan.

Pada 22 dan 23 April mendatang, IMI juga akan melanjutkan rangkaian seminar lainnya yang kali ini bekerjasama dengan Federaration Internationale de l’Automobile (FIA). Seminar tersebut akan membahas mengenai sistematis perlombaan, homologasi, sertifikasi, serta pemberian lisensi. (r/bpn)

Astra Motor Bali Manjakan Konsumen Dengan ‘’Romantic Dinner’’

BALIPORTALNEWS.COM – Serangkaian hari Kasih Sayang, Astra Motor Bali kembali memberikan apresiasi kepada konsumennya dalam even bertajuk ‘’Say Your Love with Scoopy’’. Kegiatan yang digelar di Mall Bali Galeria (MBG) Kuta, Sabtu (18/2/2017), mengajak konsumen untuk merayakan hari Kasih Sayang dengan nuansa romantis.

Kegiatan yang sudah dilaksanakan saat hari Kasih Sayang, 14 Februari lalu itu, dengan pembagian coklat, kegiatan sosial dengan pembagian sembako ke petugas kebersihan, dan romantis touring yang melibatkan 30 couple pengguna Honda Scoopy, yang disambut antusias konsumen.

Acara yang dikemas dalam nuansa romantis, di awali dengan city touring pasangan pengendara Honda Scoopy dengan melintasi rute seputaran Denpasar, dan finish di MBG Kuta. Setelah itu, dilanjutkan dengan Romantic Dinner dengan suasana penuh kasih sayang. Berbagai games kebersamaan juga mewarnai pasangan yang begitu antusias menikmati acara ini. Sementara itu, para pengunjung pun dimanjakan dengan menyaksikan langsung tipe motor matik di atrium barat MBG, yang dipamerkna dengan konsep family (keluarga) dalam Honda Matic Exhibition yang memberikan program khusus on the sport selama periode pameran, 18 s.d. 19 Februari 2017.

Acara semakin meriah dengan performs dan competition seperti High School Dance Competiton, Lipsync Battle, dan puncak acara dimeriahkan dengan penampilan segar dari bintang tamu The Overtunes. ‘’Melalui kegiatan ini, kami ingin bersama-sama konsumen merayakannya dalam suasana kekeluargaan, dan sebagai ungkapan terimakasih atas kepercayaan dan loyalitas konsumen Honda,’’ Ketua Panitia, Gede Legawa.

Tercatat sepanjang tahun 2016 lalu, tipe motor skutik berkontribusi sebesar 96 persen dalam penjualan Honda di Bali. Khusus tipe Honda Scoopy, berkontribusi sebesar 45 persen yang membuktikan matik Honda, diterima dan dipilih masyarakat Bali, untuk aktivitas sehari-hari. (ngr/bpn)

Inilah Peraturan Rally dan Sprint Rally Tahun 2017

BALIPORTALNEWS.COM – Usai menggelar rapat pada Jumat (17/2/2017) lalu, Komisi Rally dan Sprint Rally Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat akhirnya merampungkan pembahasan mengenai peraturan rally dan sprint rally yang akan berlaku dan diterapkan di sepanjang perlombaan tahun 2017 ini.

Langkah serta pembaruan yang diambil semata-mata untuk membuat peraturan-peraturan serta pembagian kelas yang tersaji menjadi lebih mudah dipahami oleh seluruh komunitas rally dan sprint rally. Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Rally dan Sprint Rally IMI Pusat, Rifat Sungkar.

“Kami ingin mengambil langkah untuk menjadikan kancah rally semakin mudah diterima dan dipahami oleh berbagai macam pihak, baik dari komunitasnya sendiri maupun masyarakat luas. Tentunya hal ini akan membuat dunia rally semakin menyenangkan dan banyak diminati,” ungkap Rifat seusai rapat.

Adapun peraturan sekaligus pembagian kelas yang telah dirumuskan bersama dalam rapat Komisi Rally dan Sprint Rally IMI Pusat adalah sebagai berikut :

M1 : Mobil sedan 4WD sesuai dengan homologasi. Mobil yang termasuk dalam grup M1 adalah mobil group N yang memiliki teknologi Active Center Diff dengan restrictor turbo standard FIA 33mm serta mobil spesifikasi R4, R5 dan WRC dengan aturan homologasinya masing-masing.

M2 : Mobil sedan 4WD yang homologasinya habis atau tidak berhomologasi, tidak memiliki teknologi Active Center Diff, selain itu mesin harus sesuai dengan merek mobilnya. Untuk M2, spesifikasi mesin sampai dengan 2500cc, mengingat sedan 4WD yang banyak beredar di pasaran kapasitasnya 2500cc. Sebagai kompensasi dari perbedaan teknologi ini, M2 boleh menggunakan turbo dengan restrictor 36mm.

Sedangkan Grup F (Front Wheel Drive) terbagi atas 3 kelas, yaitu :

F1 : Sedan FWD 0-1300cc, spesifikasi serupa dengan N12 di tahun sebelumya hanya ada peningkatan 100cc, dan tidak ada batasan tahun. Di dalam Kalas F1 mobil harus punya basic engine  maximal 1300cc dengan modifikasi terbatas seperti gearbox standar, cam standar serta intake standard untuk kendaraan injection atau two barrel untuk yang menggunakan karburator. Penggunaan piggy back diperbolehkan serta exhaust manifold bebas.

F2 : Sedan FWD 1301-1600cc, ini adalah spesifikasi GR2.1 masa lalu, dan ini akan merangkul 2 komunitas yaitu N15 dan GR2.1 masa lalu, karena kalau kita melihat dari populasi yang ada N15 bisa diupgrade ke 1600cc, namun gearbox tidak boleh dogbox, karburator maupun injection maksimal two barrel.

F3 : Sedan front wheel drive dengan spesifikasi mesin 1601cc ke atas, merupakan kelanjutan dari kelas GR22, GR2 open atau M2 di waktu masa lalu. spesifikasi mesin normal aspirated engine maximal 2000cc dan untuk mesin turbo sampai 1600cc. Kami tidak mengijinkan mobil turbo di atas 1600cc karena melihat unsur safety yang ada. Transmisi bebas, dogbox, sequential serta mobil-mobil yang menggunakan four barrel karburator atau four throttle injection masuk dalam kelas ini.

Untuk Grup Retro atau R (Rear Wheel Drive), sama seperti tahun sebelumnya, pada grup ini tidak banyak perubahan signifikan tahun 2017. Group R sendiri terbagi 3 kelas, yaitu:

R1 : Mobil 0-1600cc karburator, mobil dengan batasan tahun 1990.

R2 : Mobil 1601-2000cc karburator, mobil dengan batasan tahun 1990.

R3 : bebas, tidak ada batasan tahun, ada batasan modifikasi namun transmisi mesin bebas, maupun injection atau turbo. Singkatnya, kendaraan selain R1 dan R2 dapat masuk dalam kelas ini.

Terakhir adalah Grup J (Jeep) hanya dengan 1 (satu) kelas tahun ini yaitu, Jeep 2WD dan Jeep 4WD dengan modifikasi bebas. Untuk Jeep 4WD 4X4 hanya boleh mengunakan ban AT 29 inci atau ban rally, sedangkan Jeep 2WD dapat menggunakan ban MT sampai dengan ukuran 33 inci.

“Kami membuat aturan ini dengan data analisa dan dengan pengalaman di beberapa tahun terakhir. Kami melihat potensi mobil rally yang belum produktif banyak. Itu sebabnya kami buat sedemikian mudah, dari 12 kelas menjadi 9 kelas dengan tujuan adalah agar minimal target ada 10 peserta setiap kelasnya, sehingga penyelenggara memiliki semangat untuk terus menggulirkan kejuaraan ini.” tutur Rifat.

Sementara itu, perlu diketahui bahwa Kejurnas Sprint rally sendiri akan dibuka pada 15-16 April 2017 pada Kejuaraan King of Kings Retro yang diselenggarakan di Paramount Serpong, Tangerang Selatan. Kemudian putaran kedua akan berlangsung pada tgl 6 Mei 2017 bersamaan dengan penyelenggaraan Indonesian eXtreme Offroad Championship (IXOR). Telah ditetapkan pula bahwa tahun ini, Kejurnas Sprint Rally akan berlangsung sebanyak 6 putaran.

Rifat juga menambahkan mengenai persyaratan seorang pereli untuk menjadi juara nasional. Ia mengatakan, “Syarat seorang pereli untuk dapat menjadi Juara Nasional minimal harus mengikuti sebanyak 4 putaran. Untuk sistem poin ada perubahan, yaitu setiap peserta akan mendapat 1 poin dalam setiap SS yang diikutinya. Hal ini  sebagai bentuk penghargaan bagi peserta yang start pada sebuah kejuaraan. Jadi apabila dalam kejuaraan tersebut ada 4 SS, maka peserta berhak mendapat 4 poin.”

Hal yang membedakan lainnya dengan Kejuaraan Sprint Rally di tahun-tahun sebelumnya adalah bahwa semua kelas terbuka bagi peserta Non Seeded dan berhak untuk memperebutkan Juara Nasional Non Seeded. (r/bpn)

IMI Gelar Seminar Teknis Regulasi Sepeda Motor dan Kebersihan Lingkungan

BALIPORTALNEWS.COM – Setelah di akhir bulan lalu menggelar seminar mengenai pengawas/pimpinan perlombaan motocross dan tenaga medis, kali ini Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang bekerja sama dengan Federation of International Motorcycling (FIM) akan menghadirkan kembali seminar International Technical Steward (CTI) dan International Environmental Steward (CIE) yang sedianya akan diadakan di Hotel Aston Priority, TB Simatupang, Jakarta pada Sabtu dan Minggu (18-19) Februari mendatang.

Mengenai digelarnya rangkaian seminar kedua yang berkonsep “Standing Together” ini, Sekretaris Jenderal IMI Pusat, Jeffrey JP mengatakan, “Di seminar kedua ini, IMI dan FIM memberikan sesuatu pengetahuan yang baru kepada para peserta. Seminar International Environmental Steward (CIE) dimana akan membahas mengenai bagaimana menjalankan suatu sytem untuk kebersihan lingkungan dan limbah dari suatu event motorsport pada saat pra maupun setelah event otomotif berlangsung.”

“Tentunya ini merupakan hal baru yang harus kita mulai sejak sekarang, karena seperti kita ketahui bersama, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia akan kebersihan lingkungan masih perlu ditingkatkan lagi guna menciptakan lingkungan yang baik dan bersih. Selain itu, kebersihan dan kerapihan juga merupakan salah satu factor terpenting yang perlu dirawat dan dijaga,” tambah Jeffrey.

Sedangkan dalam seminar International Technical Steward (CTI), Jeffrey mengungkapkan bahwa para peserta diajak untuk lebih memahami mengenai teknis dan spesifikasi ideal dari regulasi olaharaga sepeda motor yang telah ditetapkan, namun seringkali masih belum diaplikasikan karena berbagai macam faktor.

Dalam seminar dua hari ini, dua orang pakar yang bertindak langsung sebagai pembicara telah dipersiapkan oleh IMI & FIM yaitu Charles Hennekam selaku Koordinator Teknis Internasional FIM yang akan memberikan penjelasan dalam seminar International Technical Steward (CTI) dan Kattia J. Hernandez selaku FIM International Sustainability Commision Director yang akan memberikan pengarahan sekaligus pelatihan dalam seminar International Environmental Steward (CIE).

Setelah seminar kedua ini selesai digelar, IMI masih akan melanjutkan program seminar ketiga—dari rangkaian program seminar “Standing Together” pada 22 dan 23 April mendatang. IMI kali ini akan bekerjasama dengan FIA untuk menggelar seminar seputar sistematis perlombaan, homologasi, sertifikasi, dan lisensi. (r/bpn)

Edukasi Keselamatan Berkendara Ala Tim Safety Riding Astra Motor

BALIPORTALNEWS.COM – Kegiatan edukasi keselamatan berkendara memang rutin diadakan tim safety riding Astra Motor Bali, dengan mengunjungi sekolah, pusat keramaian, serta para komunitas Honda dengan tujuan untuk pembekalan kepada masyarakat tentang pentingnya keselataman berkendara di jalan raya.

Selama Januari 2017 lalu, kegiatan dimulai dengan edukasi kepada komunitas Honda CBR Club Indonesia Bali Dewata (CCI),  15 Januari, berupa teknik riding yang aman di jalan raya. Di mana dalam teknik tersebut, diajarkan kepada pengendara wajib menganalisa tiap kondisi jalanan saat berkendara di jalan macet, tikungan dan perempatan dengan menganalisa terlebih dahulu untuk memprediksi bahaya, serta  cepat mengambil keputusan yang tepat. Acara dilaksanakan di Gedung Astra Cokroaminoto, bersamaan dengan  Musyawarah Besar CCI ke-1 yang diikuti 35 orang anggota aktif. Acara semakin seru dengan games tentang pengetahuan safety riding dengan hadiah helm SNI.

Tidak hanya memberikan edukasi, tim safety riding Astra Motor turut memeriahkan perayaan HUT ke-40 Seka Teruna-Teruni Blangsinga, di Blahbatuh, Gianyar, 24 Januari lalu, dengan memberikan simulasi dan memperkenalkan cara memprediksi bahaya saat berkendara melalui “Honda Riding Trainer”  yang diikuti 50 peserta yang notabene nya pemuda pemudi yang gemar dengan berkendara motor Honda.

Tim Safety Riding pun menyasar pusat keramaian ke pasar induk Gianyar, 27 Januari, dengan memberi edukasi tentang pentingnya penggunaan riding gear, seperti helm standar SNI, jaket, sepatu, dan sarung  tangan kepada para pedagang dan pengunjung pasar yang antusias mengunjungi  booth Honda.

Masih dalam agenda road show goes to school, kali ini tim Astra Motor menyambangi  SMK 1 Sukawati yang berulangtahun emas ke-50, 27 Januari, dengan memberikan kegiatan yang berguna yakni penyuluhan safety riding tentang pentingnya mempersiapkan diri, kendaraan, serta cara memprediksi bahaya yang akan muncul saat berkendara. Setelah itu dilanjutkan dengan kunjungan ke SMK PGRI 2 Mengwi, 30 Januari, yang merupakan   agenda  tahunan,  dengan memberikan  sosialisasi kepada siswa dengan mengambil topik saat berkendara pentingnya menggunakan helm untuk melindungi kepala.

Sebagai penutup, 31 Januari, tim Safety riding mendatangi SD Negeri 1 Legian, dengan memberikan edukasi bagaimana cara menyeberang dengan aman dengan metode 4T (tunggu sejenak, tengok kanan, tengok kiri, tengok kanan lagi). “Ketertiban dan kesadaran berlalulintas dimulai dari diri sendiri, untuk itu kami harapkan rangkaian kegiatan ini merupakan awal pembentukan kedisiplinan diri terhadap pentingnya keselamatan dalam berkendara,’’ kata Safety Riding instruktur Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi. (ngr/bpn)

PT SIT Luncurkan New Carry Pick Up

BALIPORTALNEWS.COM – Mengawali tahun 2017, PT Sejahtera Indobali Trada (SIT) meluncurkan New Carry Pick Up, di Showroom PT SIT di jalan Teuku Umar barat, Jumat (27/1/2017). Peluncuran itu, dilakukan serentak di 35 kota di Indonesia, setelah sebelumnya diluncurkan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia, di Dealer Premium Suzuki, Pecenongan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Peluncuran generasi baru Carry Pick Up ini, dilakukan Kepala Wilayah PT SIT, Fie An; Sales Manager PT SIT, Hadis Furqon, Supervisor Sales and Marketing PT SIT, Agus Ady Setiawan, dan jajaran manajemen PT SIT. Selain itu, hadir perwakilan finance yang juga turut menyaksikan acara peluncuran produk terbaru Suzuki itu.

Kepala Wilayah PT SIT, Fie An, mengatakan, New Carry Pick Up yang diluncurkan itu, hadir dalam berbagai penyegaran untuk memperkuat konsep New Carry Pick Up sebagai kendaraan komersil yang tangguh dan dapat diandalkan oleh masyarakat Bali, dalam menjalankan usahanya.

Sementara Sales Manager PT SIT, Hadis Furqon, menambahkan, beberapa penyegaran dibenamkan di New Carry Pick Up. Di bagian eksterior khususnya di bagian emblem Carry ditampilkan lebih modern dengan desain baru. Selain itu, front grille dan logo juga lebih modern, sehingga memberikan kesan penampilan New Carry Pick Up ini lebih mantap.

“Kesan tangguh juga semakin diperkuat dengan penambahan New Front Under Guard dibagian depan, sehingga membuat New Carry Pick Up siap mengarungi berbagai medan untuk menggerakkan roda perekonomian,” ujarnya.

Setelah bagian depan, beralih ke bagian samping khususnya di pintu bagian penumpang ditambahkan lubang kunci untuk memudahkan keluar masuk penumpang. Belum lagi penambahan New Design Stiker di bagian bak yang menjadikan tampilan lebih sporty. Menengok di bagian interior, terlihat perbedaan yang terletak di New Door Trim Color, New Seat Color, dan juga adanya penambahan Driver Assist Grip yang memberikan kesan kenyamanan dari produk terbaru ini. Untuk memberikan pilihan kepada konsumen, New Carry Pick Up pun dikeluarkan dengan warna baru yakni Silver.

Sementara untuk mesin, New Carry Pick Up dibekali dengan mesin G15A berkapasitas 1.493cc, 4 Silinder, 16 valve, MPI (Multi Poin Injection) yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 78.8 PS pada putaran 5.500 rpm, dan torsi maksimum 120 Nm/3.000 rpm, sehingga mesin tetap halus dan bertenaga namun irit konsumsi bahan bakar.  New Carry Pick Up dilepas dengan harga on the road (OTR) Bali, Rp 132.500.000 untuk varian Flat Deck, dan Rp 134.500.000 untuk varian Wide Deck. (ngr/bpn)

Ikatan AHASS Bali “Tangkil” di Pura Teratai Bang

BALIPORTALNEWS.COM – Jaringan bengkel resmi sepeda motor Honda, yang tergabung dalam Ikatan AHASS Bali, melaksanakan kegiatan tangkil dan ngayah yang diikuti 20 orang di Pura Teratai Bang, 25 Januari, bertepatan dengan hari taya Pagerwesi. Kegiatan yang dilakukan ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap pura yang terkena banjir.

Tangkil dan ngayah (kerja bakti bersama) dimulai pukul 09.00 Wita, terkait dengan peristiwa bencana tanah longsor yang mengenai Pura Teratai Bang, 21 Desember 2016. Pura Teratai Bang, merupakan salah satu pura yang terkena bencana tanah longsor dari hutan lindung di atas Kebun Raya Bedugul, akibat banjir bandang yang melanda wilayah Bedugul.

Bencana alam itu, telah merusak area pura  dan beberapa pelinggih, serta membuat akses jalan menuju ke pura tertutup lumpur.

Pemedek yang hadir dengan sigap membersihkan area pura dari sampah dan kotoran akibat banjir. Terlihat di area pura, alat berat yang digunakan untuk menyingkirkan batang pohon berat yang roboh dilanda longsor. Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu, diakhiri dengan menghaturkan (memberikan) dana punia/bantuan ke Pura Teratai Bang.

“Dengan semangat satu hati, kami ingin secara langsung ngayah ke lokasi serta berdoa bersama untuk keajegan Bali,” kata Ketua Rombongan, Harry Pranata.

Dengan kegiatan ngayah seperti ini, diharapkan dapat membantu membersihkan area pura, dan bencana ini segera ditangani supaya seluruh pelinggih di Pura Teratai Bang dapat segera diperbaiki serta ditata kembali kemudian diupacarai. (ngr/bpn)

Keanon Santoso dan Sergio M. Noor Berjaya di Putaran Pembuka Eshark Rok Cup 2017

BALIPORTALNEWS.COM – Eshark Rok Cup 2017 sudah kembali bergulir. Memasuki putaran pembuka yang diselenggarakan di Sirkuit Karting, Sentul, Jawa Barat pada Minggu (22/1/2017), pegokart Keanon Santoso dan Sergio M. Noor berjaya di masing-masing kelas yang mereka ikuti. Digagas oleh Fastrack Speedzone Klub dan mendapat dukungan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), putaran pertama Eshark Rok Cup 2017 berlangsung kompetitif di bawah terik matahari yang meliputi kawasan Sirkuit Karting.

Keanon yang memperkuat TKM Racing Team berhasil merajai kelas Senior Rok GP setelah menumpaskan perlawanan Silvano Christian dari Riser Shadaff Motorsport Team di posisi kedua dan Muhammad Harits dari P-Five Racing Team di tempat ketiga. Sementara Sergio yang memperkuat Riser Shadaff Motorsport Team mencatatkan namanya di puncak dalam kelas Mini Rok. Pegokart berbakat ini sukses mengalahkan Maouri Simon dari TKM Motorsport Team di peringkat kedua dan Gael Julien dari DSR Racing Team di tempat ketiga.

Hasil yang diraih oleh Sergio merupakan upah dari kerja kerasnya selama pertandingan. Ia sempat mendapatkan perlawanan ketat dari Rinto Mori yang merupakan kawan satu tim Gael. Namun Sergio dapat mengatasi persaingan tersebut dengan baik, sedangakan Rinto harus puas finish di urutan keempat.

Sementara Gael dan Rinto, tak hanya turun di satu kelas saja. Dalam perlombaan yang harus menempuh lintasan sepanjang 1200 meter ini, kedua pegokart belia asal DSR Racing Team tersebut juga beraksi di kelas Mini Rok Rising Star. Baik Gael dan Rinto sama-sama menorehkan hasil baik di kelas ini. Gael menempati posisi pertama, diikuti oleh Rinto di urutan kedua, serta Keito Matsui di tempat ketiga.

Putaran pembuka Eshark Rok Cup 2017 juga sekaligus menandakan kembalinya beberapa pegokart senior yang telah cukup lama absen, di antaranya Zahir Ali dan Firhan Ali. Lebih lanjut lagi, perlombaan kemarin juga turut diramaikan oleh pegokart-pegokart asing yang berasal dari Singapura.

Menanggapi masuknya musim kompetisi Eshark Rok Cup 2017, Sekretaris Jenderal IMI Pusat, Jeffrey JP mengatakan, “IMI berharap agar Eshark Rok Cup 2017 dapat berjalan lebih seru dan kompetitif serta lebih banyak lagi anak-anak yang tertarik untuk mengikutinya, karena seperti kita tahu,Eshark adalah salah satu ajang di mana bakat-bakat muda Tanah Air berkumpul untuk menunjukkan bakatnya.”

Putaran kedua Eshark Rok Cup sendiri bakal digelar di Sirkuit Karting, Sentul, Jawa Barat pada 26 Februari mendatang. (r/bpn)

IMI dan FIM Gelar Seminar bagi Tenaga Medis dan Pengawas/ Pimpinan Perlombaan Motocross

BALIPORTALNEWS.COM – Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai induk olahraga otomotif di Tanah Air bersama Federation of International Motorcycling (FIM) melalui program FIM Academy, mengadakan seminar International Medical Commission Chief Medical Officer (CMI) dan Motocross Commission Clerk of the Course / Sporting Steward (CMS) yang akan diselenggarakan di Hotel Aston Priority, TB Simatupang, Jakarta pada 28 dan 29 Januari 2017 mendatang.

Dalam seminar yang berlangsung selama dua hari tersebut, para peserta akan diberikan pengarahan mengenai tata cara sekaligus kinerja yang ideal bagi para Tenaga Medis serta Pengawas/Pimpinan Perlombaan dalam jenis olahraga motocross. Hal ini diperlukan mengingat Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia FIM Motocross – MXGP of Indonesia 2017 pada 4 – 5 Maret 2017 mendatang di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Sekretaris Jenderal IMI Pusat, Jeffrey JP mengatakan, “Perlombaan bertaraf internasional seperti MXGP sudah dapat digelar di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa kita sebenarnya memiliki kapasitas yang baik, hanya saja pelatihan dan pembinaan bagi SDM harus selalu ditingkatkan, agar semua dapat berjalan dengan tepat dan seimbang. Jika ini dapat dilakukan, maka berbagai event otomotif berkualitas yang akan kita gelar, tentunya juga dapat ditangani oleh SDM yang juga berkualitas.”

Ia juga menambahkan, “Konsep dari Program ini adalah Standing Together, di mana IMI harus membentuk SDM yang memiliki pengetahuan yang merata agar dapat mengembangkan Olahraga Otomotif di Indonesia bersama-sama (Growing Together).”

Nantinya, Tony Skillington selaku FIM Motocross Commission Director akan turun langsung memimpin dan memberikan pengarahan bagi seluruh peserta yang ikut dalam seminar Motocross Commission Clerk of the Course / Sporting Steward (CMS). Tak hanya diperuntukkan bagi para Komisi dan Pengawas Perlombaan Motocross, seminar selama dua hari ini juga akan membahas mengenai International Medical Commission / Chief Medical Officer (CMI) yang ditujukan bagi para Tenaga Medis yang mengemban tugas  memberikan penanganan medis pada setiap perlombaan dengan tenaga Instruktur sekaligus pemimpin dalam seminar ini adalah Dr. David McManus yang diketahui menjabat langsung sebagai FIM International Medical Commission Director.

IMI juga masih menyimpan program-program seminar lainnya, yang direncanakan akan digelar pada 18 & 19 Februari serta 22 & 23 April mendatang. Tak hanya menggandeng FIM, IMI pun juga menjalin kerja sama dengan FIA Sport Grant Programme. Bahasan pada rangkaian seminar lanjutan tersebut nantinya terdiri dari berbagai hal, mulai dari International Technical Steward (CTI), International Environmental Steward (CIE), hingga penetapan regulasi, lisensi, homologasi, serta pemberian sertifikasi bagi pihak-pihak yang terlibat dalam kancah olahraga otomotif. (r/bpn)