23 C
Denpasar
Sabtu, 22 September 2018

Pulih Dari Cedera, Ali Adriansyah Rusmiputro Siap Hadapi Balapan di Sirkuit Misano

BALIPORTALNEWS.COM –Setelah rehat selama satu bulan, gelaran World Supersport 300 (WSSP 300) kembali bergulir akhir pekan ini, 6-8 Juli 2018. Pada putaran ke-6 ini para pebalap muda akan menghadapi tantangan Misano World Cicuit Marco Simoncelli, Italia.

Sirkuit Misano merupakan salah satu sirkuit yang terbilang ‘angker’ di dunia balap motor. Beberapa kecelakaan parah terjadi di Misano, bahkan hingga merenggut nyawa. Pebalap legenda Wayne Rainey harus mengakhiri karirnya di sirkuit ini akibat kecelakaan pada tahun 1993. Ketika itu Rainey tengah bertarung dengan Kevin Schwantz memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 1993 yang kala itu masih  bernama GP500.

Keangkeran Sirkuit Misano tak lain karena karakter sirkuit ini yang cepat dan teknikal. Meski sempat mengalami perombakan, karakter menantang sirkuit yang pertama kali digunakan pada 1972 itu tak pernah hilang. Di sirkuit inilah para pebalap dapat menikmati kecepatan tinggi namun dituntut untuk mengeluarkan semua kemampuan mereka dalam menunggang sepeda motor. Di sirkuit ini pebalap jangan terlena dengan kecepatan. Sebab, salah sedikit saja akan menyebakan kecelakaan yang fatal.

Tantangan Sirkuit Misano pernah juga dirasakan Ali Adriansyah Rusmiputro setahun silam di ajang yang sama yaitu WSSP 300. Ketika itu Ali Adrian memperlihatkan kemampuannya bersaing dengan pebalap-pebalap Eropa yang terkenal agresif.  Meski start 22, ia melesat ke posisi 7 pada 3 lap sebelum finish. Sayangnya, agresivitas Adrian di balapan tersebut membuat ban depan sepeda motornya kehilangan grip lebih cepat.  Kondisi ban yang sudah tidak optimum menggigit lintasan itu membuat ia low slide alias terjatuh. Adrian mampu bangkit dan kembali ke lintasan, namun sepeda motornya sudah kehilangan taji untuk bertarung.  Akhirnya, meski sempat masuk pit untuk memperbaiki kerusakan, Ali Adrian harus mundur dari lomba.

Pada balapan kali ini tekad rider Yamaha MS Racing Team itu tetap membara untuk memberi yang terbaik. Ali Adrian juga mengaku telah pulih dari cedera akibat kecelakaan yang ia alami pada balapan sebelumnya di Brno.

Dalam kecelakaan itu Ali Adriansyah sempat tak sadarkan diri akibat mendapat benturan keras di dada dan lehernya. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit di Brno, namun diperbolehkan pulang untuk menjalani pemulihan lebih lanjut di Jakarta.

Alhamdulillah saya ditangani secara baik dan intense dengan beberapa terapi. Saya merasa baik.”

Di sela-sela pemulihan, Ali Adrian juga tetap berlatih dengan sepeda motornya.

“Saya melakukan latihan motor yang berbeda mencoba beberapa teori dan Insya Allah berjalan lancar,” ucapnya.

Sepanjang masa pemulihannya itu, Ali Adriansyah berada di tanah air dan sekaligus berkumpul bersama keluarga untuk merayakan Idul Fitri. Bagi pebalap di bawah naungan manajemen Mahkota Rusmindo International tersebut, berada dekat dengan keluarga menjadi penambah semangat tersendiri dan membuatnya tetap termotivasi.

“Selalu spesial bisa lebaran dan liburan bersama keluarga besar,” ucap Ali Adriansyah.

Pebalap penunggang motor Yamaha YZF-R3  bernomor 12 itu  mengaku senang dapat kembali ke lintasan terutama beraksi di Misano World Circuit Marco Simoncelli.

“Somoncelli itu figur yang luar biasa sebagai pebalap motor. Meski belum pernah bertemu secara pribadi, saya cukup senang bisa balap di sirkuitnya,” pungkas Ali Adriansyah.

Balapan WSSP 300 putaran ke-6 ini akan berlangsung di hari Minggu pada pukul 14.20 waktu setempat atau 19.20 WIB.  Sebelum balapan didahului sesi latihan bebas pada hari Jumat dan sesi kualifikasi Superpole pada hari Sabtu. (r/bpn)

Bali Open 2018 Paling Ramai Di Kategori Pemula

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR –  Pada masa awal digelarnya Kejuaraan Tenis Meja Bali Open peserta biasanya paling banyak di kategori junior, namun belakangan berbeda. Seperti Bali Open 2018 justru yang paling banyak peminatnya adalah kategori pemula , yaitu kategori usia di bawah 12 tahun. Tak kurang sebanyak 111 pemain putra dan putri beradu kemampuan dan teknik permainan di kategori pemula tunggal putra/putri dari total 349 atlet yang berlaga di Kejurnas Tenis Meja Bali Open 2018. Bahkan banyak peserta pemula yang baru berusia 7 – 8 tahunan yang terlihat cukup menarik karena tinggi mereka hanya setinggi meja.

“Kondisi ini menunjukkan tumbuhnya kaderisasi dan regenerasi khususnya di kalangan atlet usia dini cabang olahraga tenis meja di Bali,” jelas Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia Provinsi Bali (PTMSI Bali) Bintang Puspayoga yang didampingi Bidang Pembinaan I Gede Ardika saat menyaksikan pertandingan hari kedua Minggu (1/7/2018) di GOR Lila Bhuwana Denpasar.

Menurutnya, hal ini tak lepas dari semakin gencarnya para klub untuk melatih anak anak usia dini sehingga semakin banyak tumbuh bibit bibit atlet tenis meja potensial. “Yang juga tak kalah penting adalah semakin banyaknya kejuaraan yang memberi ruang bagi kategori pemula sehingga anak-anak dan para klub semakin semangat menempa atlet usia dini,” tegas Bintang Puspayoga.

 Pihaknya mengapresiasi klub dan pengurus kota/kabupaten yang bersemangat melatih anak-anak di usia dini. “Memang tidak mudah, tapi kalau mau serius dilakukan, upaya ini akan memberi harapan besar akan semakin meningkatnya prestasi cabor tenis meja di Bali,” tegas Bintang sambil tersenyum ramah. Karena semakin dini anak-anak dilatih dengan tekun dan serius semakin besar peluang untuk berprestasi. PTMSI Bali memang sejak awal mengharapkan agar salah satu fokus pembinaan adalah pada atlet usia dini yaitu di kelas pemula.

Pertandingan hari kedua yang menggelar kategori tunggal putra putri pemula, kadet dan junior cukup meriah. Sebanyak 8 meja pertandingan sejak pagi selalu penuh oleh adu unjuk kemampuan para atlet-atlet cilik mulai dari pemula hingga junior. Pada kategori tunggal pemula putra/putri telah berhasil menyisihkan atlet-atlet cilik ke babak selanjutnya. Sebanyak  15 orang atlet berhasil menjadi jawara di pool masing-masing dan lolos ke babak 15 besar. Beberapa nama diantaranya adalah Diandra dari PTMSI Kab Badung, Pipin dari Klub Menuri, Dhira Klub Hikada dan Desak Sladia dari Klub Sepa Denpasar.

Atlet Diandra dari PTMSI Kab Badung berhasil melibas lawan-lawannya dengan mudah. Pada pertandingan dengan Anggun dari PTM Tapak Dara, Diandra berhasil mengumpulkan angka kemenangan 3-0. Sedangkan ketika melawan Sinta, Diandra berhasil menundukkan atlet PTM Tema Tangkas tersebut dengan skor 3-1. Sementara Pipin dari PTM Menuri juga berhasil lolos ke babak 15 besar setelah meraih kemenangan dengan skor 3-0 dari kedua lawannya yaitu Kadek Nia (PTM Sepa) dan Komang Sakah (PTM Celepuk).

Hal yang sama juga diraih Desak Sladia yang berhasil meraih point 4 setelah menghadang lawan-lawannya yaitu Cahaya (PTM Tangkas) dan Komang Sri (PTMSI Kab Karangasem) dengan skor langsung 3-0. Atlet potensial lainnya Dhira dari PTM Hikada juga berhasil meraih kemenangan 3-0 atas kedua lawannya yaitu Gita (PTM Bintang Terang) dan Komang Putri (PTM Tema Tangkas) sehingga berhasil meraih tiket ke babak 15 besar.

Sementara itu di kategori Beregu Antar Koperasi yang diikuti 41 regu terjadi persaingan ketat antara tim lokal dengan tim luar Bali.  Saat ini yang berhasil lolos ke babak selanjutnya adalah 12 koperasi antara lain KPN Dharma Wiguna, Amoghasidhi, Koperasi Kuta Mimba, KSU Pemogan, PRIMKOPOL,  JAMKRINDO C, Koperasi SMESCO Jakarta dan lain lain. Mereka menempati peringkat teratas dalam pool setelah berhasil menyingkirkan lawan-lawannya dan berhasil meraih tiket ke babak lanjutan yaitu babak 12 besar. (r/bpn)

Laura Sabet 4 Medali World Para Swiming Championship di Berlin

BALIPORTALNEWS.COM – Laura Aurelia Dinda Sekar Devanti, Mahasiswa Fakultas Psikologi UGM kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan meraih 4 medali dari World Para Swiming Championship di Berlin pada 7-10 Juni 2018.

Gadis muda ini berhasil menyabet 2 medali emas dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 44,84 detik dan 50 meter gaya punggung putri dengan waktu 42,81 detik. Selain itu juga menggondol 1 medali perak dari nomor 50 meter gaya bebas putri dengan waktu 40,08 detik dan 1 medali perunggu dari nomor 200 meter gaya bebas putri dengan waktu 3 menit 02,71 detik.

World Para Swiming Chamionship merupakan kompetisi renang tahunan bagi atlet difabel di seluruh dunia. Diikuti lebih dari 500 atlet yang berasal dari 50 negara dari berbagai belahan dunia.

Laura merupakan salah satu atlet renang difabel Indonesia yang berhasil menyumbangkan prestasi dalam ajang bergengsi dunia ini. Dalam kompetisi ini Indonesia menurunkan 9 atlet dan berhasil mengumpulkan medali sebanyak 3 emas, 6 perak, serta 5 perunggu.

“Bangga bisa mengukir prestasi yang bisa mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia,” katanya saat dihubungi, Senin (25/6/2018) masih berada di training camp Pelatnas Difabel di Solo untuk menjalani pelatihan menghadapai Asian Para Games bulan Oktober mendatang.

Meskipun telah sering mengikuti kompetisi, Laura mengaku masih sempat merasakan ketegangan saat berlaga di ajang ini. Pasalnya kompetisi ini menjadi ajang pembuktian prestasinya.

“Tetap merasa tegang karena try out ini salah satu tujuannya sebagai tes prestasi apakah waktu saya bisa membaik atau tidak. Senang sekali akhirnya bisa memperbaiki best time saya dan pulang membawa medali,”papar mahasiswi angkatan 2017 ini.

Keberhasilan Laura dari kompetisi ini menambah deretan koleksi medali yang telah diperoleh sebelumnya. Setidaknya lebih dari 50 medali yang berhasil dikumpulkan puteri tunggal pasangan David Haliyanto dan Jeanne D’arc Ni Wajan Luh Mahendra.

Prestasi terakhir yang diraih Laura adalah memperoleh emas dari ajang ASEA Para Games 2017 lalu. Dalam pesta olahraga atlet difabel se-Asia Tenggara itu dia berhasil mencatat waku tercepat yakni 1 menit 30,27 detik di nomor 100 meter gaya bebas kelas S6. Lalu di tahun 2016 saat Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV 2016, Laura berhasil menggondol 2 medali emas dan 1 medali perak dari kelas S9.

Kecintaaan Laura terhadap dunia renang telah tumbuh sejak dini. Laura telah menekuni renang sejak bangku kelas 3 Sekolah Dasar. Awal bergabung di klub rengan sebagai upaya terapi penyakit asma yang dideritanya yang akhirnya menjadi hobi.

Gadis kelahiran Pekanbaru, 22 September 1999 ini awalnya bukanlah serang difabel. Laura lahir dalam kondisi fisik yang sempurna. Namun karena kecelakaan yang dialaminya, Laura tidak lagi bisa berjalan seperti sediakala. Untuk mendukung aktivitas sehari-hari dia mengandalkan kursi roda.

“Pada 2016 lalu saya mengalami kecelakaan, terpeleset di kamar mandi sehingga kehilangan kekuatan untuk berjalan,”ungkapnya.

Sempat merasa putus asa dan kehilangan kepercayaan diri dengan kondisi yang tidak lagi sempurna. Namun dukungan keluarga dan teman, perlahan Laura bangkit dan kembali semangat menjalani hidup dan menekuni kembali dunia renang dengan bergabung dengan perenang difabel.

“Saya terus berenang meskipun hanya dengan mengandalkan kekuatan tangan,” ujarnya.

Meskipun menjadi penyandang disabilitas, Laura ternyata tetap mampu mencatatkan berprestasi gemilang di berbagai kompetisi. Keberhasilan itu menyadarkannya meski dalam keterbatasan tidak menghalangi untuk berkarya. Takdir tuhan yang awalnya tidak bisa diterimanya kini berubah total.

“Akhirnya saya sadar dan mensyukuri takdir Tuhan. Mungkin kalau dengan kondisi normal saya tidak akan ada diposisi saat ini,” katanya.

Laura pun mengajak rekannya sesama difabel dan para penyandang disabilitas lainnya untuk terus bersikap optimis dan tidak mudah menyerah dengan keadaan.

“Jangan pernah menyerah apapun keadaanmu karena hanya diri kita sendiri yang bisa merubah hidup kita, bukan orang lain,” ucapnya.

Laura merupakan salah satu dari puluhan mahasiswa penyandang disabilitas yang tengah menuntut ilmu di UGM. Sosoknya mampu menginspirasi bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang untuk berprestasi.(ika/humas-ugm/bpn)

Bali Open 2018 Diramaikan Beberapa Kategori Unik

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kejuaraan Nasional Tenis Meja Bali Open yang menjadi ikon kegiatan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia Provinsi Bali (PTMSI) hingga kini telah dilaksanakan untuk keenam kalinya. Menariknya dalam beberapa kali perhelatannya menyajikan kategori yang unik dan menarik.

“Seperti Bali Open 2018 kali ini mempertandingkan beberapa kategori unik, diantaranya Ganda 100 Plus, Kategori Beregu Antar Wartawan serta Kategori Beregu Antar Koperasi di luar kategori kejuaraan pada umumnya,” tegas Ketua Umum Pengurus PTMSI Provinsi Bali Bintang Puspayoga didampingi Ketua Panitia Pelaksana IB Toni Astawa kepada media Senin (25/6/2018) sore di Denpasar.  Bali Open 2018 rencananya akan dilaksanakan 30 Juni hingga 2 Juli 2018 mendatang di GOR Lila Bhuwana Denpasar.

Dijelaskannya gelaran Bali Open 2018 menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM RI dan Polda Bali dalam memeriahkan Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 dan Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) ke-71. “Kejuaraan nasional ini sebagai wujud apresiasi PTMSI Bali kepada Kapolda Bali beserta jajaran atas kepedulian dan atensinya selama ini terhadap cabang olahraga tenis meja di Bali,” tegas Ketum Bintang Puspayoga.

Ditambahkannya kategori Ganda 100 Plus merupakan gagasan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. “Kategori Ganda 100 Plus adalah peserta umum secara nasional yang jumlah umur keduanya lebih dari 100 tahun dan pasangan ganda tersebut salah satunya tidak boleh atlet profesional (Non eks PON dan eks Porprov)” ungkap Bintang ramah.  Kejurnas kali ini juga mempertandingkan kategori kalangan jurnalis dan gerakan koperasi. “Kategori yang unik dan menarik ini diharapkan dapat menambah kemeriahan kejuaraan nasional ini,” ujar Bintang Puspayoga lagi.

Dalam Bali Open sebelumnya, Bintang Puspayoga pernah menggelar kategori untuk kelompok PKK desa/kelurahan se-Bali, kategori kades/lurah se-Bali dan kalangan eksekutif. Hal ini tidak lain tujuannya untuk menularkan minat dan kecintaan akan tenis meja hingga ke pelosok pelosok desa/kelurahan. Disampaikannya bahwa di banjar-banjar saat ini sudah cukup banyak menggeliat aktifitas tenis meja. “Karena tidak perlu peralatan yang mahal dan rumit, masyarakat sudah dapat menekuni bidang olah raga tenis meja ini,” tegas Bintang lagi.

Kini, kejuaraan melibatkan para tokoh masyarakat, awak media serta penggiat koperasi dalam kejuaraan, semoga animo masyarakat terhadap olah raga rakyat ini makin meningkat, tegas penggemar endek ini.  Sebab melalui para tokoh masyarakat yang bisa menjadi panutan, serta awak media massa dan jaringan koperasi yang menyebar hingga ke pelosok Bali dapat menjadi wahana yang efektif untuk mensosialisasikan dan menularkan kecintaan akan olah raga tenis meja.

Sementara itu Ketua Panitia Kejurnas IB Toni Astawa menambahkan bahwa untuk kategori atlet akan mempertandingkan Tunggal Putra/Putri Junior, Tunggal Putra/Putri Kadet dan Tunggal Putra/Putri Pemula. “Kejurnas Bali Open 2018 juga diharapkan dapat menjadi wahana pembinaan dan kaderisasi bagi atlet atlet Bali,” tegas Gus Toni. Kejuaraan ini juga diharapkan dapat menjadi wahana latihan mendulang prestasi bagi atlet atlet Bali yang akan berlaga di kejuaraan pada tahap berikutnya.  Ditambahkannya, pihaknya menyediakan hadiah piala, piagam penghargaan dan dana pembinaan bagi para juara yang besarnya mencapai Rp 171 juta. (r/bpn)

Rai Mantra Lepas Fun Bike HUT PDAM Denpasar, Diikuti 800 Peserta

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Serangkaian menyambut HUT Ke-21 PDAM Kota Denpasar, Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua PKK Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, Sekda, A.A.N Rai Iswara, dan Dirut PDAM, I.B Gede Arsana, melepas kegiatan Fun Bike yang diikuti 800 peserta, Minggu (24/6/2018) di Instalasi Pengolahan Air Belusung Kecamatan Denpasar Utara.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra menyambut baik kegiatan ini. Kedepannya Rai Mantra berharap agar PDAM beserta jajarannya terus berbenah dan berinovasi guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggannya. “Saya melihat pelayanan yang diberikan oleh PDAM Kota Denpasar dari tahun ke tahun terus meningkat meskipun ada beberapa kendala teknis seperti produksi dan kapasitas air masih belum mencukupi, dan itu semua sudah di koordinasikan ke Pemerintah Pusat dan Provinsi. Dengan adanya suplay tambahan air dari sungai Petanu diharapkan bisa memenuhi akan masalah air baku saat ini,” pungkas Rai Mantra.

Sementara Dirut PDAM, I.B Gede Arsana mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini serangkaian menyambut HUT ke-21 PDAM Kota Denpasar. Kegiatan ini menurutnya juga untuk menggugah kecintaan masyarakat Kota Denpasar akan kegiatan bersepeda serta mendukung Kota Denpasar bersih dari polusi udara untuk hidup sehat. Dalam hal ini pihaknya juga menyerahkan juga bantuan berupa dana CSR kepada 8 banjar yang ada di lingkungan IPA Belusung.

“Kami berharap melalui kegiatan fun bike ini masyarakat Kota Denpasar dapat bergairah untuk bersepeda sehingga Denpasar bisa bebas dari polusi udara. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur atas dukungan dan bantuannya sehingga acara ini dapat berlangsung dengan lancar,” kata Gus Arsana.

Ia menambahkan pihaknya juga mengajak para peserta untuk meninjau langsung pengolahan air sehingga dapat mengetahui langsung pengolahan air yang siap didistribusikan ke pelanggan.

Terkait dengan pelayanan PDAM Kota Denpasar pihaknya sudah semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat serta pihaknya terus meningkatkan SDM yang ada dan inovasi yang bermuara pada kesejahteraan pelanggan.

Dalam fun bike ini adapun rute yang dilalui adalah start di IPA Belusung menuju Banjar Pande-Cengkilung-Kedua-Jenah-Anggabaya-Banjar Pelagan-Penatih-Jalan Kemuda-Tanggun Titi-Antasura dan kembali finish ke IPA Belusung. Panitia menyediakan berbagai hadiah menarik serta merebut Hadiah Tabungan I senilai Rp 10juta, II senilai 6 juta dan III Rp 4 juta. Selain fun bike juga diisi dengan kegiatan donor darah. (ngurah/humas-dps/bpn)

Pembalap Astra Honda Raih Podium Dua Di Thailand

BALIPORTALNEWS.COM – Pembalap Astra Honda Racing School (AHRS), kembali mengharumkan bangsa Indonesia, dan mengibarkan bendera Merah Putih di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Herjun Atna Firdaus, meraih podium kedua pada ajang Thailand Talent Cup (TTC) Seri ke-2 Race 2, (17/6/2018).

Herjun finish dengan catatan waktu total 18 menit 19,927 detik. Raihan itu, hanya beda sangat tipis, yakni 0,007 detik di belakang pembalap Thailand, Piyawat Patoomyos, pada balapan yang super ketat.

Pembalap yang baru menginjak usia 14 tahun itu, mengawali balapan dari posisi ke-3. Di awal balapan, Herjun langsung memisahkan diri dari rombongan depan bersama satu pembalap Thailand dengan nomor motor 9. Sepanjang balap yang berlangsung selama 10 putaran itu, mereka berdua bersaing sangat ketat. Namun sayang, di tikungan terakhir Herjun kalah late brake dan harus rela menyerahkan podium tertinggi.

Usai balapan, Herjun mengaku kalau sejak awal dirinya berusaha membalap dengan lebih sabar. Hasilnya memang baik, mampu memisahkan diri dari rombongan. Dia pun menyatakan sangat menikmati pertarungan dengan pembalap Thailand untuk menjadi yang terbaik. ”Di tikungan terakhir posisi line dia lebih menguntungkan untuk melakukan braking lebih dekat. Saya berusaha akselerasi secepat mungkin, tapi tetap belum mampu mengamankan posisi 1. Terima kasih atas dukungan PT Astra Honda Motor. Semoga di seri berikutnya saya mampu meraih podium 1,” ujar Herjun.

Sementara itu, dua pembalap AHRS lainnya, Muhammad Hildan Kusuma dan Abdul Gofar, sejak awal race ke-2 terjebak dengan rombongan banyak pembalap. Mereka dan banyak pembalap lain saling berebut posisi. Ini yang membuat Hildan dan Gofar, tertinggal dengan grup depan. Hildan di lap akhir mampu maju hingga posisi 5. Gofar yang awalnya berada di posisi ke-4 turun ke posisi 8 karena manuver pebalap lain. Sayang sekali, pada akhir balapan pengawas lomba memberi penalti 10 detik untuk Hildan karena alasan ”exoeed track limit”. Karena hukuman itu, posisi final Gofar jadi naik di posisi ke-7. Sedangkan Hildan harus turun peringkat ke posisi 14.

GM Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Agustinus Indraputra, mengatakan perjuangan pembalap belia hasil binaan balap berjenjang yang dilakukan perusahaan menunjukkan peningkatan tajam dan patut diberi apresiasi. ”Kami bangga dengan pencapaian ini. Pengalaman para pembalap pada seri ke-2 Thailand Talent Cup ini diharapkan mampu memberikan pelajaran berharga untuk meraih hasil yang lebih baik lagi,” ucap Indraputra.

Dengan hasil itu, Herjun naik peringkat untuk mengisi posisi keempat dengan raihan 50 poin. Sementara Hildan masih mantap di posisi kedua dengan total poin sementara 56. Sedangkan Gofar ada di posisi keenam klasemen dengan 44 poin. Hingga saat ini, TTC 2018 masih menyisakan lima putaran (seri) hingga akhir tahun. Putaran berikutnya akan dihelat pada, 12 s.d. 15 Juli 2018. Peluang para pembalap Indonesia siswa AHRS menjadi kampiun masih sangat terbuka. (ngr/bpn)

Kementerian Koperasi dan UKM RI bersama Polda Bali dan PTMSI Bali Gelar Kejurnas Tenis Meja “Bali Open 2018”

BALIPORTALNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-72 dan Hari Koperasi tahun 2018, Polda Bali bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI serta Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia Provinsi Bali (Pengprov PTMSI Bali) menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Meja “Bali Open 2018”.

Atas hal tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi Dir Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Anom Wibowo, S.I.K., M.S.i, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomor, S.H., M.H. menerima kunjungan Ketua Panitia Pelaksana Ida Bagus Toni Astawa, S.E. di Ruang Tamu Kapolda Bali, Selasa (19/6/2018).

Dalam pertemuan, Ida Bagus Toni Astawa, S.E. menyampaikan, Kejurnas Tenis Meja “Bali Open 2018” akan diselenggarakan pada tanggal 30 Juni hingga 2 Juli 2018 di GOR Lila Bhuana Denpasar. Kejuaraan tersebut akan mempertandingkan beberapa nomor yaitu, Tunggal Putra Junior Nasional, Tunggal Putri Junior Nasional, Tunggal Putra Kadet se-Bali, Tunggal Putri Kadet se-Bali, Tunggal Putra Pemula se-Bali dan Tunggal Putri Pemula se-Bali.

Yang tidak kalah menarik adalah dipertandingkannya kategori Ganda 100 Plus. Dimana, kategori Ganda 100 Plus adalah peserta dari masyarakat umum secara nasional yang jumlah umur keduanya lebih dari 100 tahun dan pasangan ganda tersebut salah satunya tidak boleh atlet profesional (Non eks PON dan eks Porprov). Kategori Ganda 100 Plus diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri pada Bali Open 2018 kali ini.

Selain itu, perhelatan kali ini juga mempertandingkan kategori bagi kalangan jurnalis dan anggota gerakan koperasi. “Dalam kejuaraan juga akan dinilai pemain yang paling sportif dan pemain dengan busana terbaik. Total hadiah dalam kejuaraan ini mencapai 165 juta rupiah,” ungkap Ida Bagus Toni Astawa, S.E.

Sementara, Kapolda Bali menyampaikan bahwa olahraga tenis meja merupakan olahraga semua usia. Dimana olah raga ini sangat bermanfaat bagi kesehatan. “Olahraga tenis meja dapat mencegah penyakit Alzheimer (penurunan daya ingat), pengapuran sendi lutut, meningkatkan refleks dan masih banyak manfaat bagi kesehatan lainnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose berharap dengan diselenggarakannya kejuaraan nasional ini dapat menyaring bibit-bibit baru yang memiliki potensi dalam bidang tenis meja. “Saya berharap, kejuaraan tenis meja ini dapat menyaring bibit-bibit berpotensi sehingga Bali bisa menjuarai PON maupun kejuaraan tingkat nasional lainnya,” harapnya.(r/bpn)

Ali Adriansyah Rusmiputro Sempat Tak Sadarkan Diri di Brno

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Sirkuit Automotodrom Brno menjadi salah satu sirkuit yang tak bisa dilupakan oleh Ali Adriansyah Rusmiputro. Di sirkuit inilah pebalap di bawah naungan Mahkota Rusmindo International itu mengalami kecelakaan yang sempat membuatnya tak sadarkan diri.

Insiden tersebut terjadi saat Ali Adriansyah menjalani putaran ke-5 ajang World Supersport 300 (WSSP300).

Seperti biasa, di balapan itu Ali Adriansyah berusaha tampil ngotot. Start dari grid 17 membuat pebalap Yamaha MS Racing itu makin sadar bahwa ia harus mengeluarkan semua kemampuannya demi menutup lomba dengan hasil positif.

Dan itu terlihat begitu balapan dimulai. Ali Adrian langsung tampil agresif dan terus menekan. Di lap ketiga ia sudah mampu menyodok ke kelompok depan dan bersaing ketat dengan pebalap lain.

Di lap ketujuh, di tengah persaingan yang keras itu seorang pebalap KTM terjatuh di tikungan ke 7. Ali Adriansyah yang tepat berada di belakangnya tak bisa menghindar. Ia ikut terjatuh. Sial sepeda motor Yamaha YZF-R3 yang ia tunggangi jatuh menimpa tubuhnya.

Kecelakaan yang menimpa pebalap kelahiran 1993 itu terbilang parah. Ali Adriansyah sempat tak sadarkan diri. Rupanya kepala dan dada mendapat benturan yang keras.

Karena insiden itu pula pengawas lomba memutuskan menghentikan balapan  di lap 7 yang rencananya akan berputar sebanyak 11 lap.

Ali Adriansyah sendiri sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Beruntung kondisinya tidak separah seperti yang terlihat saat kecelakaan. Ia mengalami trauma karena benturan pada leher dan dada juga terluka di bagian bibir, untuk itu ia harus menjalani observasi selama 48 jam di rumah sakit, namun Ali Adriansyah lebih memilih untuk berobat jalan. Selepas itu Ali Adriansyah diperbolehkan pulang meski dengan penyangga leher masih terpasang. Bahkan, keesokan harinya Ali langsung terbang ke Jakarta untuk bertemu dengan keluarga sembari menjalani pemulihan lebih lanjut.

“Itu salah satu kecelakaan terparah yang pernah saya alami,” tutur Ali Adriansyah. “Saya ambil hikmahnya. Hikmah bulan Ramadhan agar saya dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena balapan bukan untuk main-main.”

Selama di Jakarta kondisi Ali Adriansyah semakin membaik. Dokter di Indonesia pun perlu mengeluarkan “Medical Certificate” sebagai rekomendasi kepada pihak Kesehatan SBK bahwa Ali Adriansyah sudah cukup fit untuk dapat mengikuti balapan berikutnya.

“Alhamdulillah, kondisi saya mulai membaik. Saya akan jalani rehabilitasi sesuai dengan rekomendasi physical trainer,” ucapnya. “Tidak ada larangan dari dokter. Insya Allah saya akan kembali turut serta di race berikutnya di Misano,” tambah Ali Adriansyah.

Menurut rencana WSSP300 putaran ke 6 akan diadakan di Sirkuit Misano, Italia pada 6-8 Juli 2018.

 Dalam kesempatan ini Mahkota Rusmindo International, manajamen yang menaungi Ali Adriansyah mengucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak atas kecelakaan yang dialami pebalapnya.

“Terima kasih atas perhatian dari tim balap, manajemen sirkuit juga semua pihak yang membantu pebalap kami saat kecelakaan,” ujar Erin Rusmiputro mewakili Mahkota Rusmindo International.

Atas nama Ali Adriansyah Rusmiputro, Yamaha MS Racing dan manajemen Mahkota Rusmindo International, Pak Erin juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf lahir Batin.

 “Semoga kita semua tetap di bawah lindungan Allah SWT dan terhindar dari marabahaya,” pungkasnya. (r/bpn)

Demi penggemar Balap, Ali Adriansyah Siap Tampil Maksimal di Brno

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Setelah absen selama 5 musim, Sirkuit Brno akhirnya kembali disinggahi rombongan World Superbike (WSBK) dimana World Supersport 300 (WSSP300) menjadi salah satu ajang yang dilombakan.

Bagi pecinta balap motor, sirkuit yang dikenal juga dengan nama Automotodrom Brno ini merupakan salah satu sirkuit legendaris dunia. Atraksi balap di sirkuit kebanggaan Republik Ceko ini kerap mengundang banyak perhatian. Ribuan penonton selalu memenuhi tribun, dan memberi dorongan semangat tersendiri bagi pebalap. Atmosfer seperti inilah yang menonjol dari Sirkuit Brno yang sulit ditemui di sirkuit lain.

Dukungan penonton dan penggemar memang menjadi sesuatu yang dinanti oleh pebalap. Apresiasi, sorakan dan tepuk tangan dapat memicu semangat untuk memberikan penampilan yang terbaik.

Peran penonton dan penggemar sebagai penambah semangat tersebut dirasakan pula oleh Ali Adriansyah Rusmiputro. Bahkan, bagi pebalap Yamaha MS Racing itu, fans sudah dianggap bagian dari tim.

“Fans adalah bagian dari tim saya juga,” ujar Ali Adriansyah yang saat ini berada di bawah naungan manajemen Mahkota Rusmindo International

Menurut Ali Adrian, apresiasi yang diberikan penonton maupun penggemar memberikan sesuatu yang positif baginya. Entah itu menambah semangat ketika terpuruk maupun penghilang rasa rindu saat harus jauh dari rumah dan kampung halaman.

“Saya sering dibuat terkesan oleh penggemar. Ada yang mengirim lukisan, ada yang jauh-jauh datang hanya untuk meminta tanda tangan saya dan sebagainya,” papar Ali Adrian.

Dengan kata lain, bagi penunggang Yamaha YZF-R3 ini penggemar memiliki peran yang tidak kecil dalam mendorong semangat pebalap untuk meraih prestasi terbaik.

Oleh karena itu menghadapi putaran kelima WSSP300 di Brno ini, Ali Adriansyah bertekad untuk memberikan yang terbaik. Tidak hanya bagi sponsor dan timnya, juga pada para pecinta balap khususnya fans yang selama ini mendukung kariernya.

Beberapa program latihan sudah ia jalani bersama rekan setimnya  lewat berbagai simulasi. Baik itu dalam hal fisik maupun teknik. Yang menarik, latihan kali ini Ali Adrian harus menunggang sepeda motor di luar kebiasaannya selama ini yaitu melaju dengan pitbike 160cc di sirkuit gokart.

“Tidak ada yang khusus untuk menghadapi Brno,” ucap Ali Adriansyah. “Tapi kita melakukan persiapan yang berbeda dari sebelumnya, yaitu latihan memakai motor R3 di sirkuit karting dan pakai motor pitbike 160cc.”

Melihat dari karakter Sirkuit Brno, Ali Adriansyah  mengaku akan fokus pada settingan motor. Dengan kontur perbukitan dimana sirkuit ini banyak tanjakan, membuat Brno agak berbeda dibanding sirkuit-sirkuit di seri sebelumnya. Fokus pada pencarian setting yang tepat tentu menjadi pilihan yang harus dilakukan.

Putaran kelima WSSP300 di Sirkuit Brno, Republik Ceko ini akan dimulai di hari Jumat 6 Juni diawali oleh dua sesi latihan bebas. Keesokan harinya akan ada sesi kualifikasi Superpole yang kemudian akan ditutup pada hari Minggu dengan balapan. Menurut rencana balap WSSP300 akan digelar pada hari Minggu 10 Juni pukul  14.20 waktu setempat atau pukul 19.20 WIB.(r/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
15PelangganBerlangganan