Perwakilan Bali Borong Tiga Piala Di Indonesia CBR Raceday 2018

BALIPORTALNEWS.COM – Prestasi gemilang kembali diraih komunitas CBR Bali, dengan memborong tiga piala di seri pertama Indonesia CBR Raceday 2018. Perhelatan yang diselenggarakan AHM bersama jaringan  main dealer dan Asosiasi Honda CBR (AHC), 22 April 2018 di Sentul International Circuit, Jakarta, (22/4/2018),  mengantarkan bikers perwakilan Bali meraih juara satu kategori non komunitas B yang diraih Reliyawan, juara dua kategori komunitas A diraih Agung Mahajaya, dan juara tiga kategori komunitas A diraih Frendy.

Sebelum melakukan balapan, para peserta mendapatkan arahan terkait teknik balap dari pebalap nasional, Wawan Hermawan, pada sesi coaching clinic. Pada sesi ini, para bikers mendapatkan edukasi berupa teori dan pengetahuan teknik balap, seperti speeding, cornering, dan braking. Setelah itu, para bikers Honda dibagi dalam dua kelas, yakni 250cc dan 150cc. Masing – masing kelas memiliki dua kategori, yakni komunitas dan non komunitas. Pada kategori komunitas, disiapkan tiga level peserta, yakni pemula A, pemula B, dan pemula C. Ketiga level tersebut, ditentukan berdasarkan bracket time saat sesi kualifikasi.

Pada kategori non komunitas, peserta dipecah menjadi dua level yakni tingkat pemula dan advance yang juga ditentukan dengan bracket time. Para bikers Honda ini dapat menguji performa tinggi Honda CBR di lintasan sirkuit sebanyak 6 lap.

PIC Sport Honda Astra Motor Bali, Octa Wendy, mengatakan pada seri pertama ini antusias bikers Bali sangat terlihat dengan adanya penambahan jumlah peserta yang berpartisipasi dari tahun sebelumnya 7 starter menjadi 17 starter untuk mengikuti Indonesia CBR Raceday 2018. “Prestasi yang tercapai ini, sebagai bentuk motivasi serta dapat menjadi ruang mengekspresikan diri bagi para bikers pecinta performa tinggi Honda CBR yang memiliki DNA balap menjadi pilihan yang disukai para pecinta kecepatan. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan untuk seri selanjutnya akan dilakukan pada September dan Desember,” kata Wendy.

Pada gelaran ICE Day 2018 seri 1 ini juga diadakan acara nonton bareng balapan kedua Asia Road Racing Championship (ARRC) seri kedua, Adelaide, Australia. Acara ini khusus digelar untuk mendukung pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang tengah berjuang pada kelas AP 250 menggunakan motor Honda CBR250RR dan kelas Supersport 600.

Pada Indonesia CBR Race Day juga dilakukan bikers parade dengan mengelilingi Sirkuit Sentul yang dilakukan 600 sepeda motor dari komunitas CBR, Ikatan Motor Honda Jawa Barat, Asosiasi Honda Jakarta, dan Asosiasi Honda Motor Tangerang. Selain itu, komunitas yang datang juga melakukan riding test dengan menggunakan motor All New Honda CBR 250RR, All New Honda CBR 150R, All New Honda CRF 150L, dan All New Honda PCX. (ngr/bpn)

Olahraga Dongkrak Industri Pariwisata 

BALIPORTANEWS.COM – Kegiatan olahraga mampu mendorong industri pariwisata di Indonesia.

“Kegiatan olahraga bisa meningkatkan minat orang untuk berwisata,” kata Dr. Retaningtyas Susanti dalam dikusi Pariwisata Olahraga di Indonesia di Pusat Studi Pariwisata (puspar) UGM, Kamis (26/4/2018).

Retnaningtyas menyebutkan sport tourism memberikan kontribusi yang cukup besar dalam menumbuhkembangkan industri pariwisata Indonesia. Penyelenggaraan kegiatan olahraga akan menarik para pendukung maupun penonton untuk menyaksikan kompetisi.

Dalam waktu dekat Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang kepariwisataan di Jakarta, Palembang dan sekitarnya.

“Event olahraga akan berkontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap perekonomian tuan rumah, masyarakat, dan pariwisata lokal,” jelas Dosen Universitas Andalas ini.

Alumnus  FIB UGM ini mencontohkan penyelenggaraan kompetisi surfing di Bali dan Mentawai, Tour de Singkarak, Tour de Banyuwangi merupakan bentuk kegiatan olahraga yang juga ditujukan untuk mempromosikan wisata daerah. Berbagai kegiatan olahraga tersebut mampu menarik jumlah wisatawan dan mengembangkan industri pariwisata.

“Penyelenggaraan kegiatan olahraga juga dapat menjadi trigger dalam pengembangan infrastruktur kepariwisataan,” jelasnya.

Hasil penelitiannya pada sport tourism dalam kegiatan Tour de Singkarak menunjukkan bahwa penyelenggaraan kegiatan olahraga ini memberikan hasil positif terhadap infrastruktur kepariwisataan di wilayah tersebut. Kegiatan tersebut mampu menjadi pemicu  pengembangan infrastuktur pariwisata berupa jalan, moda transportasi, akomodasi, serta fasilitas publik.

“Event olahraga mempercepat proses pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur.

Oleh sebab itu, pemanfaatan kegiatan olahraga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan kepariwisataan di masa mendatang,” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)

Bali-NTB Tak Terpilih Jadi Tuan Rumah PON 2024

BALIPORTALNEWS.COM – Provinsi Bali harus berlapang dada menerima kekalahan dalam bidding bersama Provinsi NTB untuk menjadi tuan rumah PON tahun 2024 pada Musornaslub KONI Pusat di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (24/4/2018). Bagi Bali, ini kegagalan kedua kalinya secara berturut-turut setelah sebelumnya kalah bidding dengan Papua untuk PON 2020.

Dalam pemungutan suara, Provinsi Aceh-Sumut mengumpulkan suara terbanyak dengan 24 suara, disusul Bali-NTB dengan 8 suara dan terakhir Kalimantan Selatan dengan 2 suara. Hasil ini sesungguhnya cukup rasional mengingat Bali-NTB menjadi satu-satunya calon yang tidak mengumbar janji kepada para peserta. Calon lain misalnya menawarkan mulai dari transportasi, akomodasi, wisata gratis hingga potongan tiket pesawat. Ketua KONI Bali Ketut Suwandi seusai acara mengatakan pihaknya berlapang dada dengan hasil ini. Ia justru menilai suara yang diperoleh Bali menunjukkan sudah mulai ada perubahan cara berpikir di antara para peserta.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra bersama Sekda Provinsi NTB Rosiady Sayuti melakukan pemaparan kesiapan Bali-NTB menjadi tuan rumah bersama dengan tagline ‘sportif’. Dalam paparannya Sekda Dewa Indra mengatakan Bali khususnya sudah memiliki infrastruktur yang memadai untuk menggelar event nasional bahkan internasional. “Dari sisi pengalaman, Bali telah dipercaya nasional dan internasional menjadi tuan rumah berbagai event,” katanya. Dewa Indra menambahkan, selama ini PON belum pernah dilaksanakan di region Bali Nusra. Ia menilai tidak alasan Bali NTB tak dipilih sebagai tuan rumah.

Pada acara pembukaan Musornaslub, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mulyana mengatakan siapapun calon yang direkomendasikan kepada pemerintah, belum ada aturan untuk tuan rumah PON bersama. Menurutnya pemerintah akan membuat aturan untuk hal ini. “Harus ada landasan hukum dua daerah menjadi satu,” katanya.(humas-bali-bpn)

Luar Biasa Pebalap Astra Honda Sapu Bersih Podium ARRC Adelaide Autralia

BALIPORTALNEWS.COM – Tiga pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Rheza Danica Ahrens, Mario Suryo Aji, dan Awhin Sanjaya, berhasil menyapu bersih podium balapan kedua Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018 kelas AP250 di The Bend Motorsport Park, Adelaide, Australia, Minggu (22/4/2018). Kemenangan ini melengkapi perolehan podium pertama dan kedua yang diraih Rheza dan Mario, pada balapan pertama di sirkuit yang sama, (21/4/2018).

Tiga pebalap AHRT tampil gemilang pada dua balapan putaran kedua ARRC 2018 kelas AP250 di Adelaide, Australia. Pada balapan pertama, Rheza dan Mario menampilkan duet balapan di barisan terdepan. 5 lap pertama balapan dipimpin Mario dan digantikan rekan setimnya, Rheza pada sisa 4 lap hingga garis finis dengan total waktu 19:18.191. Awhin yang tengah memperebutkan podium ketiga terjatuh di dua tikungan terakhir sebelum garis finis.

Perfoma apik pun tetap dipertahankan pada balapan kedua. Rheza tak terkejar dan memimpin jauh di depan. Mario dan Awhin yang memulai balapan dari posisi kedua dan ketiga sempat tertahan pebalap lain sesaat setelah balapan dimulai. Posisi Mario turun ke-13 dan Awhin turun ke-16. Kendati jauh tertinggal dari posisi terdepan, Mario dan Awhin berhasil menunjukkan mental balap yang kuat dengan tetap semangat mengejar dan menyalip pebalap-pebalap di depannya. Pada lap ke-3, Mario yang mulai menempati posisi kelima terus mendesak maju ke barisan pebalap di depannya dan mengamankan posisi kedua hingga akhir balapan.

Balapan kedua menjadi semakin menegangkan seiring ketangguhan Awhin yang tak kalah dengan dua rekan setimnya. Awhin memacu motor Honda CBR250RR tunggangannya dengan cepat,dan menjadi salah satu pebalap yang memperebutkan posisi ketiga sejak lap ke-4. Pada lap ke-8, terjadi insiden pada salah satu pebalap, sehingga balapan dihentikan. Hal ini menempatkan ketiga pebalap AHRT sebagai peraih seluruh podium. Rheza pada posisi pertama, Mario pada posisi kedua, dan Awhin berhasil menempati posisi ketiga sesaat sebelum bendera merah dikibarkan.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang diiringi kibaran bendera Merah Putih dari 3 podium kelas AP250 ARRC 2018. Kemenangan ini sekaligus menempatkan Rheza sebagai pemimpin klasemen sementara kelas AP250 dengan total 73 poin, disusul Mario pada posisi kedua dengan total 67 poin.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), A. Indraputra, turut mengapresiasi persembahan 5 podium di kelas AP250. Hal ini merupakan prestasi luar biasa bagi Indonesia. “Terima kasih untuk prestasi membanggakan para pebalap muda Astra Honda. Tentunya kebanggaan ini milik seluruh masyarakat Indonesia. Saya juga mohon dukungannya untuk balapan-balapan berikutnya, sehingga putra bangsa binaan Astra Honda dapat terus memberikan kebanggaan di berbagai ajang balap internasional,” ujar Indraputra. (ngr/bpn)

Dengan Jadwal Balap Yang Padat, Ali Adriansyah Tetap Optimistis Hadapi Assen

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Hanya berjarak satu pekan dari putaran pembuka, ajang balap World Supersport 300 (WSSP300) langsung menggelar putaran kedua di Sirkuit Assen, Belanda pada 20-22 April 2018. Namun bagi Ali Adriansyah Rusmiputro, ini adalah balapan ketiga dalam tiga pekan terakhir.

Pada awal April silam, pebalap kelahiran 1993 itu menjalani balapan di CEV Supersport 300. Sepekan kemudian ia turun di Sirkuit Motorland, Aragon (16 April 2018) dalam ajang WSSP300. Dan pekan ini ia harus terbang ke Negeri Kincir Angin, menyambangi Sirkuit Assen untuk kembali mengikuti WSSP300.

Padatnya jadwal balap sudah dipahami dan diantisipasi Ali Adriansyah maupun manajemen yang memayunginya yaitu Mahkota Rusmindo International. Oleh sebab itu, mereka menjalankan berbagai program sebelum musim balap berjalan.

Ali Adriansyah sendiri tetap bersemangat, bahkan semakin termotivasi dan fokus dalam mencari hasil terbaik. Menghadapi Assen, pebalap Yamaha MS Racing bernomor 12 itu mengaku siap.

“Saya datang ke Assen dengan tekad untuk melakukan yang terbaik,” ucap Ali Adriansyah. Meski tak punya waktu panjang untuk berlatih, tidak membuat persiapannya terganggu. “Yang penting kita tetap fokus dan enjoy,” imbuhnya.

Sirkuit  yang bernama lengkap TT Circuit Assen itu merupakan sirkuit yang telah menjadi salah satu ikon di balap motor. Terletak di bagian timur laut Belanda, sirkuit ini telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan balap motor dunia, seperti Dutch TT, MotoGP dan WSBK.

Tantangan yang dihadirkan oleh Assen memang menarik. Panjangnya yang 4,545km dihiasi oleh 12 tikungan ke kanan dan 6 tikungan ke kiri, kombinasi antara slow cornermaupun fast corner. Inilah sirkuit yang menurut banyak kalangan sangat teknikal. Kondisi sepeda motor dan skill pebalap benar-benar diuji.

Dengan kondisi yang seperti itu, menurut Ali Adriansyah, kunci menaklukkan Sirkuit Assen adalah settingan motor yang tepat dan tetap fokus pada racing line. Pasalnya untuk mendapatkan ritme yang baik di Assen, seorang pebalap harus benar-benar disiplin terhadap titik pengereman maupun titik masuk pada sebuah tikungan. Satu kesalahan pada satu tikungan akan merembet pada tikungan berikutnya, yang ujung-ujungnya membuat catatan waktu menjadi buruk.

Tidak hanya dari sirkuit, tantangan juga muncul dari pebalap yang berlaga. Sejak musim perdananya pada tahun 2017 silam, persaingan WSSP300 sudah terlihat keras. Tahun lalu Ali Adriansyah sendiri mengalami langsung kerasnya kondisi tersebut. Di lap terakhir ia terjatuh akibat dijepit dua pesaingnya. Jika tidak ada insiden tersebut bukan mustahil ia finish dengan poin.

Pada balapan kali ini, persaingan diprediksi akan semakin keras terutama antar sesama pebalap Yamaha. Menurut Ali Adriansyah, rider Kawasaki dan KTM memiliki keunggulan dibanding Yamaha, mengingat kubikasi mesin kedua sepeda motor itu jauh lebih besar.

Senada dengan pebalap Yamaha lainnya, Ali Adriansyah sendiri berharap Dorna dapat mengeluarkan keputusan yang dapat menguntungkan semua pihak mengenai perbedaan spesifikasi tunggangan tersebut. Jika tidak, apa yang terjadi di Aragon akan terulang di Assen.

“Semoga perubahan yang dilakukan Dorna dapat menguntungkan semua pihak,” pungkas Ali Adriansyah. (r/bpn)

AHM Wujudkan Komitmen Pebalap Muda  Indonesia Lewat Honda Dream Cup

BALIPORTALNEWS.COM – PT Astra Honda Motor (AHM), kembali mewujudkan komitmennya dalam mendukung tim balap dan pebalap muda dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan menggelar kembali helatan one make race (OMR) terbesar di Tanah Air, yakni Honda Dream Cup (HDC) 2018. Pesta balap akbar ini, berlangsung April hingga Oktober 2018.

Melalui tema “Satu Hati Raih Impian”, HDC hadir sebagai ajang balap berstandar nasional yang digelar secara konsisten setiap tahun oleh AHM. Ajang balap ini, memberikan kesempatan bagi putra bangsa di berbagai daerah untuk merasakan suasana kompetisi balap sesungguhnya dengan regulasi berstandar nasional yang mengedepankan unsur keselamatan.

HDC yang sudah memasuki tahun gelaran ke-14 ini, membawa penyegaran baru pada kelas yang dilombakan. Tahun ini, HDC menghadirkan kelas U-12 yakni kelas khusus untuk pebalap muda berbakat dengan usia maksimal 12 tahun. Selain itu, gelaran HDC tahun ini pun menjadi semakin berbeda seiring dengan semua fokus dukungan dan pembinaan balap diwujudkan pada kelas 150cc. Terdapat 7 kelas yang dapat diikuti pebalap daerah untuk menunjukkan potensi dan keterampilan balap terbaiknya, yakni Sonic 150R / Supra GTR150 Tune Up Seeded, Sonic 150R / Supra GTR150 Tune Up Pemula, Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula – U16, Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula Terbuka, Honda CBR150R Standard Seeded, Honda CBR150R Standard Pemula dan Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula – U12.

Kota Cimahi, Jawa Barat berkesempatan menjadi kota pembuka helatan akbar HDC tahun ini pada, 21 April 2018 mendatang, dilanjutkan Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Mei), Pekanbaru, Riau (Juli), Medan, Sumatera Utara (Agustus), Surabaya, Jawa Timur, dan Makassar, Sulawesi Selatan (September), dan ditutup di Yogyakarta (Oktober). Selain ajang balap tersebut, OMR Honda lokal juga akan diadakan di dua provinsi, yakni Sumatera Barat dan Sulawesi Utara.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM, Agustinus Indraputra, mengatakan HDC digelar dengan semangat tinggi untuk menjadi wadah dukungan bagi pebalap muda dan tim balap berbakat di berbagai daerah untuk menapaki prestasi balap yang semakin tinggi. Oleh karena itu, tahun ini AHM berharap mimpi di dunia balap ini bisa diraih siapapun sejak usia dini dengan dukungan ketangguhan sepeda motor Honda di lintasan balap HDC. “Kami menghadirkan kelas baru khusus untuk pebalap muda berbakat berusia maksimal 12 tahun untuk memberi ruang pembinaan kepada para pebalap muda yang potensial. Dengan semangat Satu Hati yang diwujudkan melalui HDC, kami yakin pertumbuhan potensi pebalap dan tim di daerah akan semakin meningkat dan mampu melahirkan pebalap berprestasi yang bisa menjadi kebanggaan daerahnya masing-masing,” ujar Indraputra. (ngr/bpn)

Start Yang Bagus Tidak  Membuat Keberuntungan Ali Adriansyah Bertambah

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Ketatnya persaingan di musim kedua World Supersport 300 mulai terasa sejak balap pembuka yang berlangsung di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol.

Namun persaingan yang terjadi di musim ini tidak terjadi dengan seimbang. Rider-rider yang menggunakan sepeda motor Yamaha, termasuk Ali Adriansyah Rusmiputro, tak mampu mengimbangi kecepatan pebalap Kawasaki dan KTM. Bukan karena kalah skill tapi kapasitas mesin sepeda motor yang digunakan memang berbeda. Kawasaki turun dengan Kawasaki Ninja 400 bermesin 399cc, sementara KTM hadir dengan KTM RC 390 yang berkapasitas 373cc. Yamaha sendiri menurunkan Yamaha YZF-R3 yang memiliki mesin 321cc.

FIM dan Dorna, selaku penyelenggara sebetulnya telah melakukan pengaturan pada putaran mesin untuk memperoleh kompetisi yang lebih seimbang. Akan tetapi hal itu tidak berpengaruh banyak. Sebab, sejak sesi latihan bebas pertama, sudah terlihat dominasi rider Kawasaki dan KTM.

Ali Adriansyah sendiri hanya mengikuti satu kali sesi latihan. Di sesi pertama (FP1) dalam keadaan sirkuit basah setelah hujan catatan waktu Ali Adriansyah sempat masuk ke Top 10. Namun sempat terhenti oleh   Red Flag akibat ada seorang pebalap terjatuh. Sayangnya saat FP1 dilanjutkan dimana sirkuit mulai kering, Adrian terjatuh karena melewati sirkuit yg masih lembab.

Menjelang sesi free practice 2, tim memutuskan untuk absen dari sesi latihan mengingat kondisi trek yang tidak memungkinkan. Keputusan itu tidak hanya untuk Ali Adriansyah, tapi juga untuk semua pebalap MS Racing lain sepeti Dani Valle, Maria Herrera, Beatriz Neila dan Manuel Gonzalez.

Menurut Ali Adriansyah, keputusan itu merupakan keputusan tim dengan mempertimbangkan kondisi trek dan persaingan yang ada. Manajemen Yamaha MS Racing meminta semua pebalapnya untuk tampil habis-habisan di sesi kualifikasi.

Pada sesi Super Pole 1 Ali Adriansyah berhasil memperbaiki catatan waktu namun masih belum memperoleh hasil yang signifikan untuk menempati grid yang lebih baik. Akhirnya pebalap yang hobi bersepeda itu harus puas di P25.

Dengan posisi start yang tidak menguntungkan itu tidak membuat motivasi Ali Adriansyah berkurang. Selepas start, ia langsung menyodok ke depan. Di tikungan 2 Ali Adriansyah sudah berhasil membuntuti dua rekan setimnya yaitu Maria Herrera dan Dani Valle yang berada di P15.

“Start saya sangat bagus. Di tikungan 2 saya sudah naik 10 posisi dan bergabung dengan rekan setim yaitu Herrera dan Valle,” ucap Ali Adriansyah.

Kerasnya kompetisi sangat terasa. Semua pebalap berusaha mendahului lawan-lawan mereka. Di tikungan 5, tikungan yang termasuk tricky dalam braking point, Ali Adriansyah mencoba menyalip seorang pebalap dari bagian dalam. Tiba-tiba ada pebalap lain, yaitu F Fuligni yang memaksa masuk lebih dalam lagi. Tak pelak ada tiga pebalap yang bersisian menyusuri tikungan 5 di waktu bersamaan. Di saat itulah agresifitas Fuligni dalam mengambil tikungan membuatnya terjatuh. Dan sialnya, jatuhnya Fuligni mengenai Ali Adriansyah sehingga membuat Ali ikut terseret jatuh.

Kegagalan Ali Adriansyah pada balapan pertama tidak membuat pebalap di bawah naungan manajemen Mahkota Rusmindo International itu patah semangat. Justru ia semakin termotivasi menghadapi putaran berikutnya di Sirkuit Assen Belanda pada 20 April 2018.

“Saya tetap fokus dan termotivasi  menghadapi Assen,” ucap Ali Adriansyah.(r/bpn)

Indonesia Ultimate Golf Series 2018 Digelar di 11 Lapangan Terbaik Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM – Mengikuti keberhasilan pada event 2016-2017, dalam upaya menghadirkan “permainan para pelaku bisnis” untuk menarik banyak pendatang berkunjung ke Indonesia dan menikmati tidak hanya lapangan golf kelas dunia namun juga banyaknya atraksi menarik yang ditawarkan Indonesia. Fokus di sektor pariwisata, ini akan dengan cepat menempatkan Indonesia sebagai tujuan golf terkemuka di kawasan ini.

Turnamen ini digelar di 11 Lapangan golf terbaik di 5 wilayah di Indonesia bekerja sama untuk membawa seri golf ke tingkat berikutnya dan menciptakan seri golf amatir terbaik di Indonesia.

Banyak lapangan golf yang dirancang oleh internasional dan professional desainer kelas dunia seperti Ronald Freamdari Golf Plan Thomson, Wolveridge & Perret yang merancang Merapi Golf Yogyakarta, Nelson & Haworth yang merancang Bali National Golf Club dan banyak lagi. Selanjutnya, beberapa lapangan golf tersebut masuk di antara 50 lapangan golf terbesar di dunia atau dalam berbagai grafik penghargaan golf lainnya.

Berikut adalah lokasi lapangan yang akan digunakan :

Di mulai di Indonesia Ultimate Golf Series 2016-2017 yang berdurasi selama tujuh bulan di 2016 sampai 2017, turnamen golf amatir internasional baru ini di laksanakan melalui empat (empat) babak kualifikasi dan satu (1) event babak final dengan menggunakan sistem penilaian Stableford on handicap.

Dengan dukungan dari berbagai industri serta mitra media, menjadikan acara tersebut tersorot sebagai salah satu rangkaian terbaik tingkat golf amatir internasional pertama di Indonesia. Bertujuan pada bidang pariwisata, ini akan dengan cepat menempatkan Indonesia sebagai destinasi golf unggulan di kawasan ini. (r/bpn)

Buka Flobamora Cup VIII, Gubernur Pastika Tekankan Sportifitas dan Persaudaraan

BALIPORTALNEWS.COM – Gubernur Bali, Made Mangku Pastika saat membuka Flobamora Cup VIII di Stadion I Gusti Ngurah Rai-Denpasar, Minggu (15/4/2018) kemarin, mengatakan kegiatan Flobamora Cup ini hendaknya sebagai sarana untuk menjalin persaudaraan diantara keluarga besar Flobamora Bali. Untuk itu ditekankan agar dalam bermain dilakukan dengan penuh sportifitas dan persaudaraan. “Bermainlah dengan sportif dan penuh rasa persaudaraan. Disini kita berjuang! Belajar dengan hebat, menunjukkan bahwa kita orang-orang hebat,” kata Pastika.

 Lebih lanjut Pastika mengajak seluruh keluarga besar yang tergabung dalam Flobamora untuk ikut menjaga ketenteraman Bali yang merupakan tempat bernaung, tempat bekerja, tempat menuntut ilmu. “Mari kita jaga Bali dan NTT dengan sebaik-baiknya. Saya sebenarnya juga warga NTT, saya adalah anak Raja Bui Lau di Belu Atambua,” ujar Pastika.

Dijelaskannya, pada tahun 1975 saat perjuangan integrasi Timor Timur ke dalam negara Indonesia, Made Mangku Pastika diangkat anak oleh Raja Bui Lau di Atambua, dengan diberikan Kakaluk (red: jimat) dan pedang pusaka. Sampai hari ini pemberian itu disimpan sebagai penghormatan atas penghargaan yang diberikan.

Pastika berpesan agar kita harus bekerja keras untuk sebuah kemajuan dan keberhasilan. “Tiada kemajuan dan kesuksesan tanpa pengorbanan, harus dengan kerja keras. Tunjukkan bahwa putra-putra NTT adalah putra terbaik Indonesia,” katanya.

Ketua Panitia Flobamora Cup VIII, Ardy Ganggas mengatakan kompetisi ini untuk menjaga persaudaraan, kecintaan dan kebanggaan terhadap sepak bola, yang mencerminkan olahraga tim yang solid. Flobamora Cup merupakan kegiatan untuk membangun tali silaturahmi antar keluarga besar anggota Flobamora Bali sekaligus memberikan ruang pesepakbola guna membangun kegiatan yang positif generasi muda Flobamora Bali. Flobamora Cup kali ini mengambil tema “Sinergitas untuk Solidaritas” dan sub tema “Dengan Flobamora Cup VIII-2018 Kita Memperkokoh Persatuan dalam Persaudaraan”.

Ketua Flobamora Bali, Yosep Yulius Diaz mengatakan sampai saat ini terdaftar sebagai anggota sebanyak 10.365 orang, terdiri dari 28 ikatan, keluarga besar, atau paguyuban dari masyarakat Nusa Tenggara Timur. Pembukaan dimeriahkan parade busana adat dari masing-masing daerah diikuti tim pesepak bola dan kemudian ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Turut hadir pada kesempatan itu Forkompimda Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali. (humas-bali/bpn)