Julius Kangethe Mbugua Juarai Maybank Bali Marathon 2016

BALIPORTALNEWS.COM – Tahun ini keseruan Maybank Bali Marathon makin bergaung di seluruh Pulau Dewata, dimana para penonton dan penggemar olah raga menjadi saksi sportivitas olah raga dari para atlet profesional Julius Kangethe Mbugua dengan nomor punggung 419 berjaya melewati garis finish. Julius mencetak waktu 02:29:46, dimana dia merasakan kepuasan merajai ajang Maybank Bali Marathon tahun ini.

Setelah berlari dengan jarak sejauh 42.195 kilometer melalui jalur pedesaan sekitar Gianyar dengan pemandangan yang sangat indah namun medan yang cukup menantang, Julius tampak sangat bangga menerima hadiah uang tunai senilai Rp 178 juta, yang diberikan oleh Presiden Direktor Maybank Taswin Zakaria. MBM 2016 memberikan total hadiah senilai lebih dari Rp 2 miliar bagi 88 pemenang.

Mengusung tema ‘Run.Find Yourself’ tahun ini, Maybank Bali Marathon 2016 diikuti oleh lebih dari 7.000 pelari dari 42 negara, dengan jumlah peserta terbesar berasal dari tuan rumah, Indonesia. Secara keseluruhan, peserta event marathon tahunan ini sudah meningkat secara signifikan pada 2016, dan sudah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu event olah raga berstandar internasional.

MBM 2016 didukung oleh segenap jajaran pemerintahan Bali, yang terdiri dari Pemda Gianyar, kotamadya Denpasar dan provinsi Bali. Beberapa sponsor platinum yang turut mendukung adalah: Pocari Sweat, New Balance, Bali Safari & Marine Park, Allianz, dan Kompas Gramedia dan MetroTV. (r/bpn)

Kejuaraan Futsal SVF mendukung Sport Tourism Sanur

BALIPORTALNEWS.COMSebanyak 42 club dari industri Hotel se-Bali ambil bagian kejuaraan bergengsi   SVF Futsal Tournament. Mulai hari ini futsal sebagai bagian program baru SVF bekerja sama dengan Bali Hotel Association (BHA) diluncurkan. Digelar di lapangan futsal Pantai Matahari Terbit,  kejuaraan yang pertama kali digelar  di SVF ini mendapat sambutan meriah dari pemain serta public penikmat futsal.

Ali Batjo Mustofa koordinator Turnamen Futsal SVF mengatakan kejuaraan akan berlangsung hingga 27 Agustus mendatang. Pada tahab  awal, 12 club yang mewakili hotel mengikuti  babak penyisihan yang menganut system double knock out atau setiap team hanya dua kali main dalam satu group. Juara dan runner up akan masuk babak 16 besar yang akan dilaksanakan (26/8/2016).

Lebih lanjut menurut Ali, mengingat batasan waktu turnamen ini belum dibuka secara umum, dan jumlahnyapun dibatasi. Panitia tidak menambah jumlah team yang bertanding, meskipun pada hari terakhir pendaftaran selalu ada saja yang ingin mendaftar.

Futsal sebagai turunan cabang sepak bola memang diminati banyak orang terutama mereka yang memiliki kesibukan. Turnamen futsal  yang diikuti antar karyawan hotel, setidaknya dapat mempererat persaudaraan antar karyawan hotel maupun mengisi waktu luang di tengah kesibukannya menjalankan pekerjaan di hotelnya, tambah Ali.

Ida Bagus Sidartha Ketua Umum SVF mengatakan program Sanur Village Festival selalu dikembangkan, dan tahun ini sport yang menjadi program unggulan baru SVF dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat dan pariwisata. SVF denganinternational  triathlon telah mampu mendatangkan 1600 peserta, dan mereka semua datang memerlukan failitas akomodasi dan lainnya. Inilah peluang yang harus ditangkap sebagai bagian penting bahwa sport masuk program unggulan, lanjut Sidartha.

Melalui turnamen futsal SVF ke depan bisa dikembangkan menjadi turnamen secara umum,  bila perlu diikuti oleh club-club terbaik yang mewakili daerah se Bali. Ini sebuah peluang sekaligus tantangan bagi SVF untuk melihat anemo peserta dari hotel saja yang begitu banyak, apalagi dibuka secara umum, kata Ali Batjo Mustofa.

Sidartha menambahkan, bukan hal yang tidak mungkin untuk dikembangkan, apalagi sesuai dengan rencana SVF ke depan untuk menempatkan olah raga sebagai  atraksi yang dapat menjaring wisatawan dengan segmen dan branding baru bagi destinasi Sanur. (r/bpn)

 

Pengurus Persani Badung Dikukuhkan

BALIPORTALNEWS.COM – Ketua Umum Pengprov Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Bali, Made Raka, mengukuhkan pengurus kabupaten (pengkab) Persani Kabupaten Badung periode 2016-2020, Selasa (23/8/2016). Pengkab Persani Badung diketuai Komang Dyah Setuti.

Ketum Pengkab Persani Badung Komang Dyah Setuti mengatakan sasaran pertama pihaknya yakni menciptakan pelatih yang handal dengan mengirim pelatih-pelatih senam di kabupaten Badung ke Surabaya. Versinya, meski memiliki atlet, namun tanpa ditunjang pelatih, juga prestasi tidak akan mengikuti  Kemudian sembari berjalan, pihaknya juga menyasar para pelajar khususnya di kabupaten Badung.

‘’Kalau kami lihat, di Badung itu atlet senam sangat ada potensi. Pertama sudah jelas sosialisasi dengan pendekatan ke sekolah-sekolah. Apalagi cabor ini belum begitu diminati,’’ ujarnya.

Sementara Made Raka berpesan kepada pengurus Persani Badung yang baru, bisa bekerja dengan semangat dan berupaya menggali bibit baru, sehingga pembinaan bisa berjalan berkesinambungan. Namun, ia juga mengakui jika olahraga senam khususnya di Bali, dengungnya masih belum ramai didengar.

‘’Kami akui senam belum menjadi idola. Untuk itulah kepada pengurus Persani Badung yang baru tidak pernah menyerah mensosialisasikan serta mengembangkan, agar cabor senam ini bisa diterima dengan baik,’’ ujarnya.

Selain faktor atlet, pihaknya juga terkendala masalah fasilitas yang belum memadai. Bahkan, Denpasar dan Badung yang selama ini menjadi barometer olahraga di Bali juga minim fasilitas, terutama matras penunjang atlet untuk latihan.

Padahal, akui Made Raka, cabor ini sudah dipertandingkan secara resmi di pekan olahraga antarpelajar. (tra/bpn)

 

Eshark Rok Cup Indonesia 2016 Putaran Kelima: Presley Martono Terdepan, Keanon Santoso Tetap Memimpin

BALIPORTALNEWS.COM  – Kejuaraan Eshark Rok Cup 2016 telah memasuki putaran kelima yang digelar di Sentul International Karting Circuit (SIKC), Bogor, Jawa Barat pada Minggu (14/8/2016) kemarin. Pegokart muda yang menjadi andalan DT Racing Team, Presley Martono, kembali menumpaskan perlawanan pesaing terberatnya Keanon Santoso dari TKM Racing Team di kelas Senior Rok GP. Meski begitu, Keanon masih tetap memimpin klasemen sementara kelas Senior Rok GP ajang Eshark Rok Cup 2016. 

Di putaran kelima yang sempat diguyur hujan rintik-rintik, Keanon gagal masuk peringkat tiga besar dan terpaksa mengakhiri perlombaan di urutan keempat. Posisi kedua dan ketiga kelas Senior Rok GP sendiri masing-masing diisi oleh pegokart TKM Racing Team lainnya yang juga merupakan kakak kandung Keanon, Kezia Santoso dan Silvano Christian dari Riser Shadaff UI Motorsport Team. 

Hasil yang tak jauh berbeda dari putaran sebelumnya terlihat di kelas Junior Rok GP. Pegokart Gezha Sudirman dari TKM Racing Team kembali mengulang kesuksesannya merajai kelas Junior Rok GP. Kesuksesan Gezha juga diikuti oleh Muhammad Harits dari Go!!! Motorsport Team yang berhasil finish di tempat kedua atau sama dengan hasil yang ia raih diputaran keempat. Sementara posisi ketiga yang pada putaran sebelumnya diisi oleh Rava Mahpud dari TKM – JMS Motorsport Team, kali ini ditempati oleh Akela Chandra Dewanto asal UT Racing Team.  

Dalam perlombaan yang juga dihadiri oleh Kabid Olahraga Mobil Ikatan Motor Indonesia, Poedio Oetojo serta Biro Olahraga Mobil Racing dari Pengprov IMI Jawa Barat, Usep Garnita, pegokart belia berprestasi Daffa AB kembali gagal meraih hasil sempurna. Daffa yang menjadi pegokart andalan UT Racing Team kali ini harus puas berada di urutan ketiga kelas Cadet Rok. Posisi teratas ditempati oleh Kanaka Azarel Gusasi dari Bunda Medik Racing Team dan tempat kedua diduduki oleh Tiziano Monza dari Go!!! Motorsport Team. 

Setelah di putaran sebelumnya gagal menjadi yang terdepan, kali ini Moreno Soeprapto berhasil menjadi merajai podium di kelas Master Rok GP. Pegokart Zulfikar Pujiandi H. atau akrab disapa Ijul Keke yang di putaran keempat menjadi juara pertama, kali ini finish di posisi kedua. Adapun di peringkat ketiga ditempati oleh Amir Mahpud yang di putaran sebelumnya juga menempati peringkat yang sama. 

Ajang perlombaan ini juga dimeriahkan dengan hadirnya pegokart luar negeri asal Singapura dan Sri Lanka seperti Tiziano Monza, Ethan Yang Brown, Roy Tang, Alan Kwek, Brendan, dan Larry Tan. 

Usai putaran kelima Eshark Rok Cup 2016, Keanon masih memimpin klasemen sementara kelas Senior Rok GP dengan total raihan poin sebesar 1.792,5. Mengikuti Akhmad Gunadi atau akrab disapa Agi Borneo di peringkat kedua dengan total poin sebanyak 1.346,5. Sementara posisi ketiga ditempati oleh Kezia dengan total poin sebesar 1.258,0. 

Di kelas Junior Rok GP, Gezha sementara menjadi pegokart di peringkat teratas dengan raihan poin sebanyak 1.831,0, mengikuti di belakangnya Muhammad Harits dengan poin sebesar 1.750,0. Adapun di posisi ketiga ditempati oleh Rava Mahpud dengan poin sebanyak 1.379,5. 

Untuk klasemen kejuaraan tim setelah putaran kelima ini, TKM Racing Team masih menjadi yang teratas dengan poin sebesar 10.886. Mengikuti di posisi kedua Go!!! Motorsport Team dengan total poin sebanyak 7.158 dan Kanaka Racing Team di peringkat ketia dengan poin sebesar 5.065. 

Sebagai informasi, putaran keenam sekaligus menjadi putaran penutup Eshark Rok Cup 2016 bakal diselenggarkaan di Sentul International Karting Circuit (SIKC), Bogor, Jawa Barat pada 11 September mendatang.

Sumber : Sekretariat PP. IMI, Jakarta

 

Sudikerta Apresiasi Turnamen Volly Pengotan Cup 

BALIPORTALNEWS.COMKegiatan penggalian dana melalui turnamen voli yang dilakukan  pihak desa dan  melibatkan generasi muda dan bertujuan untuk  pembangunan infrastruktur desa seperti pembangunan Pura Kahyangan Tiga, merupakan kegiatan positif yang bisa mengarahkan para generasi muda untuk berbuat hal-hal yang berguna untuk dirinya sendiri dan masyarakat.

Tidak itu saja kegiatan ini diharapkan menjauhkan para generasi muda dari kegiatan-kegiatan negatif seperti mengkonsumsi narkoba, balap liar, pergaulan bebas dan sebagainya yang bisa merusak masa depan mereka sendiri. Demikian disampaikan Wagub Ketut Sudikerta saat menghadiri undangan penutupan Turnamen Bola Volly Pengotan Cup I di Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, Bangli, Senin (9/8/2016).

Lebih jauh, Wagub Sudikerta menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut, yang diharapkan bisa ditiru oleh desa-desa lainnya di Bali. Karena kejuaraan yang sifatnya pembinaan bisa menjadi tolak ukur untuk mengetahui kemampuan satu tim Bola Volly serta untuk mencari bibit-bibit pemain unggul di cabang olahraga tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia turnamen, I Wayan Kopok, menyatakan pelakaanaan turnamen dilatarbelakangi adanya keinginan untuk meningkatkan kualitas dan soliditas berolahraga, khususnya cabor Bola Volly. Disamping juga sebagai upaya mendukung kegiatan penggalian dana dalam rangka pembangunan/pemugaran Pura Penataran Agung Desa Pekraman Pengotan, yang diperkirakan menghabiskan biaya sesuai RAB kurang lebih Rp. 4.750.000.000,- (Empat Milyar Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Ia pun menjelaskan turnamen tersebut diikuti sekitar 32 klub Bola Voli yang berasal dari desa-desa diseputaran Kecamatan Bangli dan Bebanuan Desa Pekraman Pengotan, serta telah berlangsung selama kurang lebih 37 hari mulai bulan Juli 2016. Untuk dana yang sudah berhasil di galang per tanggal 8 Agustus mencapai total sekitar 270 juta, yang selanjutnya dipotong biaya operasional dan biaya dana pembinaan club. 

Antusiasme masyarakat menyaksikan partai final turnamen tersebut sangat tinggi, terlihat dari deretan bangku penonton yang terisi penuh oleh masyarakat berbagai usia. Partai final kejuaraan tersebut menyisakan 4 klub yang memperebutkan posisi I, II, III dan IV, yakni masing-masing klub Pandan Anyar vs klub Simpatik memperebutkan posisi III dan IV, serta posisi I dan II diperebutkan klub Angker vs Putra Kencana. Hadiah yang diperebutkan pun terbilang lumayan menarik, para pemenang akan membawa pulang hadiah tunai, piala dan piagam.

Untuk hadiah tunai, para juara mendapatkan hadiah masing-masing Peraih Juara Pertama Rp 10.000.000, Perah Juara Kedua Rp 7.000.000, Peraiah Juara Ketiga Rp 5.000.000, Peraih Juara Ke Empat Rp 3.000.000, serta dana pembinaan masing-masing sebesar Rp 1.000.000 bagi klub-klub yang masuk 8 besar tetapi tidak masuk 4 besar. Tidak hanya itu, bagi para penonton pun disediakan door prise yang sangat menarik yakni 1 unit mobil pick up dan 1 unit sepeda motor. 

Wagub Sudikerta yang kala itu turut didampingi Kepala Biro Kesra Provinsi Bali, AA. Geria, juga menyerahkan bantuan sejumlah uang tunai dan juga seperangkat peralatan olah raga Bola Voli.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Pastika Ingin Kontingen Bali Berjaya pada PON XIX Jawa Barat

BALI-PORTAL-NEWS.COMGubernur Made Mangku Pastika berharap Kontingen Bali mampu meningkatkan perolehan medali dan berjaya pada pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX yang akan digelar di Provinsi Jawa Barat pada bulan September 2016 mendatang. Harapan itu disampaikan Pastika dalam sambutan yang dibacakan oleh Wagub Ketut Sudikerta pada Upacara Pembukaan Pemusatan Latihan (TC) Sentralisasi Atlet/Pelatih Bali Menuju PON XIX 2016 Jawa Barat di halaman depan GOR Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (29/7/2016).

Lebih jauh dia menyebut, TC bagi Atlet/Pelatih Bali menuju PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat telah dipersiapkan dengan sistem pembinaan dan pelatihan yang sistematis dan didukung penerapan iptek keolahragaan sport science. Pola ini, kata Pastika, diharapkan mampu memberikan hasil optimal sehingga kontingen Bali dapat berjaya dalam event ola raga empat tahunan tersebut. “TC ini tidak boleh disia – siakan, manfaatkan untuk mengasah kemampuan, melatih fisik, teknis dan meningkatkan kesiapan mental bertanding, karena saya yakin dengan upaya dan kerja keras yang demikian, peningkatan prestasi akan dapat diraih,” jelas Pastika.

Dalam kesempatan itu, Pastika juga meminta dukungan semua pihak untuk menyukseskan pelaksanaan TC. “Kegiatan ini patut kita dukung bersama, karena  merupakan upaya untuk mempersiapkan Kontingan Bali sehingga mampu mempertahankan atau meningkatkan prestasi yang diraih pada PON sebelumnya,” imbuhnya.

Kalau sebelumnya Bali berhasil menempati peringkat 9 dari 33 provinsi, tahun ini dia berharap peringkat tersebut dapat diperbaiki. Walaupun dia menyadari bahwa banyak tantangan yang nantinya akan dihadapi kontingan Bali dalam mempertahankan prestasi tersebut. Namun Pastika optimis, kontingen Bali yang merupakan gabungan dari atlet pilihan mampu mengukir prestasi terbaik.

Pada bagian lain, dia juga mengingatkan bahwa selain menjadi tolak ukur kemampuan para atlet, event olah raga nasional ini juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan di bidang olah raga. Untuk itu, para pembina yang tergabung dalam KONI Bali hendaknya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan hasil pembinaan di bidang keolahragaan yang telah dilakukan selama ini.

Sementara itu Kepala Satuan Tugas TC Sentralisasi Atlet/Pelatih Bali Maryoto Subekti menyatakan bahwa kegiatan TC bertujuan memberi ruang bagi pelatih dan atlet agar dapat lebih fokus melaksanakan program pelatihan sehingga mereka mampu berjaya dalam PON kali ini. TC yang dilaksanakan dari tanggal 28 juli hingga 20 September 2016 tersebut diikuti 362 atlet dan 99 pelatih. TC akan difokuskan pada sejumlah kegiatan antara lain karakter building dari Jasdam IX Udayana, latihan sesuai cabang olahraga, pemantapan dan penajaman program pelatihan. Agar tak jenuh, TC juga akan diselingi kegiatan out bond dan rekreasi yang dianggap mampu  motivasi dan rasa percaya diri atlet.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Wagub Minta Tim Porwanas PWI Bali Jaga Sportivitas dan Solidaritas

BALI-PORTAL-NEWS.COM – Tim Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali yang akan berlaga  di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional ( Porwanas ) ke XII yang digelar di Bandung Jawa Barat  diminta  tetap menjunjung tinggi sportifitas dan menjaga solidaritas yang terbentuk antar tim. Ajang Porwanas diharapkan akan dapat memupuk rasa silaturahmi antar anggota PWI disamping sebagai ajang unjuk kebolehan  jurnalis dalam bidang olahraga khususnya.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat menerima audensi tim Porwanas PWI Bali di rumah Jabatan  Wakil Gubernur Bali Renon Denpasar Jumat (22/7/2016).

Lebih lanjut Sudikerta juga berharap agar tim PWI Bali selalu menjaga kesehatan dan stamina selama mengikuti kegiatan Porwanas tersebut. “ Saya sangat mendukung pelaksanaan Porwanas ini, saya minta tim PWI Bali selalu menjaga kesehatan, solidaritas dan tetap menjungjung sportifitas, selamat berlomba dan harumkan nama  Bali di kancah nasional tersebut,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra dimana dalam sebuah ajang kompetisi selain adanya semangat tinggi memenangkan pertandingan, sikap sportif harus tetap dijunjung dan rasa persaudaraan hendaknya tetap harus terjaga.

Sementara itu Ketua PWI Bali Dwikora Putra melaporkan bahwasannya tim PWI Bali yang akan berlaga di ajang Porwanas yang akan diselenggarkan dari tanggal 26-29 Juli 2016 di kota Bandung ini  berjumlah sebanyak 30 orang yang terdiri dari 22 atlet dan 8 orang official. Dalam ajang Porwanas sendiri tim PWI Bali akan mengikuti 5 cabang olahraga dari 9 cabang olah raga yang dipertandingkan yaitu cabang olahraga atletik, tenis meja, bilyard, catur dan bulu tangkis.

Dwikora menambahkan selain cabang olah raga tersebut , tim PWI Bali juga akan mengikuti  3 lomba jurnalistik yaitu lomba reportase, jurnalis dan lomba karya tulis. Dwikora yang saat itu didampingi sejumlah pengurus PWI Bali juga menambahkan bahwasannya pelaksanaan Porwanas lebih pada silaturahmi antar wartawan  yang tergabung dalam PWI  namun tidak dapat dipungkiri  tentu saja persaingan akan tetap terjadi dalam setiap pertandingan untuk itu solidaritas harus selalu dipupuk.

Disamping hal tersebut, tim yang akan berlaga di ajang Porwanas kali ini  haruslah benar benar seorang wartawan dan bukan seorang atlit yang dijadikan wartawan. “ Verifikasi  tim Porwanas kali ini sangat ketat, kami akan berupaya tampil semaksimal mungkin dalam membawa nama Bali di kancah nasional dan  kami meminta dukungan dari Pemprov Bali agar tim PWI Bali bisa berjaya di Porwanas kali ini, “ imbuhnya.

Sumber : Humas Pemprov Bali