28 C
Denpasar
Rabu, 21 November 2018

Tim Basket Spensa Juara Santo Yoseph dan Hippocrates Cup

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Tim basket SMPN 1 Denpasar (Spensa) tahun ini meraih double sukses dalam dua turnamen basket tingkat Provinsi Bali. Pertama, tim basket Spensa sukses meraih juara I Kejuaraan Basket Santo Yoseph Cup XXVI. Di susul juara I Hippocrates Cup XXIX yang digelar FK Unud.

Di Santo Yoseph Cup pada babak final, tim basket Spensa melawan tuan rumah SMP Santo Yoseph dengan skor 54-40. Sementara di Hippocrates Cup pada babak final tim basket Spensa juga bertemu dengan SMP Santo Yoseph dengan skor 86-67.

Atas prestasi yang diraih di Santo Yoseph Cup, tim basket Spensa membawa pulang piala bergilir Santo Yoseph Cup dan melahirkan pemain terbaik putra atas nama Putu Bagus Satya Wirayudha. Sementara di Hippocrates tim basket Spensa berhak memboyong piala bergilir dan piagam penghargaan.

Tim basket Spensa yang dibina Kadek Aditya Pradipta juga mengantarkan lima atletnya menuju Kejurnas KU-14 di Jakarta, 17 November 2017. Mereka adalah Putu Bagus Satya Wirayudha, Bhismaka Ariel, Broooklyn Raffael, Cok Keigo Putra, dan Gilang Prabawa.

Kapten tim basket Spensa, Putu Bagus Satya Wirayudha, mengatakan prestasi di Santo Yoseph Cup adalah juara I untuk pertama kalinya setelah enam tahun. Demikian juga di Hippocrates adalah juara pertama yang diraih setelah perjuangan yang melelahkan selama enam tahun lebih.

Menurut Wira, keberhasilan “mengawinkan” dua prestasi bergengsi ini berkat kerja keras, kerja cerdas, kerja sama dan kerja tanggung jawab tim. Persiapan untuk dua turmenan ini disiapkan intensif hampir tiga bulan, selain latihan rutin seminggu tiga kali setiap Senin, Kamis, Sabtu di GOR Ngurah Rai.

Kepala SMPN 1 Denpasar, Drs. AA Gd. Agung Rimbya Temaja, M.Ag., saat menerima dua piala bergengsi tim basket Spensa, Selasa (14/11) kemarin tampak tersenyum mengembang. Prestasi ini menurut Agung Rimbya adalah kebanggaan keluarga besar SMPN 1 Denpasar Denpasar.

Prestasi ini, kata Agung Rimbya, sebagai bukti keberhasilan SMPN 1 Denpasar dalam mengelola pendidikan yang bermutu dan berprestasi. Terlebih pemerintah pusat menyatakan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan dengan bukti berbagai prestasi yang ditoreh baik nasional maupun internasional di bidang akademik maupun non akademik, terakreditasi A, memiliki  keunggulan tersendiri dan berkarakter.

Prestasi di non akademik ini, lanjut Agung Rimbya, juga menyimbangkan prestasi akademik yang terus juga diukir oleh anak-anak SMPN 1 Denpasar. Dengan keunggulan olahraga di cabang basket, renang, tenis meja dan tenis lapangan. Makanya, mereka yang berprestasi juga diberikan reward khusus dari sekolah.

Agung Rimbya mengatakan, tantangan ke depan SMPN 1 Denpasar adalah mempertahankan dan meningkatkan prestasi terbaik hasil UN. SMPN 1 Denpasar berkomitmen mempertahankan nilai integeritas UN yang tahun lalu mencapai nilai 95,72. Ini kata dia, sebagai pertanggung jawaban lembaga pada masyarakat yang telah menjadikan SMPN 1 Denpasar sekolah favorit di Bali. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Kokokan, Maskot dan Logo Porprov Bali XIII

BALIPORTALNEWS.COM – Burung bangau atau I Kokokan merupakan maskot dan logo yang digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII di Kabupaten Gianyar. Peluncuran logo dan maskot Porprov Bali di Taman Safari Marine Park Gianyar, Sabtu (20/5/2017) sore.

Kokokan menurut Sekretaris panitia Porprov Bali Pande Putu Parwata, merupakan burung yang tergolong langka dan kini habitatnya mulai dilestarikan di Desa Petulu Gianyar. Burung ini memiliki sifat yang dekat dengan rakyat, suka bersama dan memiliki kekompakan.

Filosofi yang bisa disimak yakni dengan menjauhkan perbedaan maka akan mampu menghadapi tantangan bila menyelami arti dari persahabatan dan sportivitas.

Pada bagian lain laporannya sekretaris Panitia Parwata menambahkan, berbekalkan rekomendasi Bupati dan Ketua DPRD Gianyar sebagai tuan rumah dan keputusan KONI Bali tentang penetapan sebagai penyelenggara Porprov Bali XIII tahun 2017, pihaknya bekerja untuk menjadi tuan rumah.

“Alhasil hari ini panitia bisa menggelar peluncuran maskot dan logo Porprov Bali,” ungkapnya.

Porprov Bali akan berlangsung 17-23 September 2017, bertemakan “Wujudkan patriot olahraga yang sportif, berkompetisi fairplay untuk meraih prestasi” serta mengusung moto “Meraih Prestasi di Bumi Seni”.

Sebagai tuan rumah pihaknya telah mencanangkan catur sukses yakni sukses perencanaan, pelaksanaan, penyelenggaraan dan sukses prestasi. Ada dua cabang yang akan mengikuti eksebisi diantaranya Yongmoodo dan Peksi (Catur Gajah). Kegiatan akan diawali kirab api obor mulai 15 September 2017.

Sementara Bupati Gianyar Anak Agung Gede Bharata menyambut baik penunjukan Gianyar sebagai tuan rumah. Bupati berharap panitia secara kontinyu berkoordinasi dengan KONI Bali sehingga pelaksanaan Porprov Bali XIII dapat berlangsung sesuai rencana.

“Kami dari bumi seni akan belajar tentang olahraga dan membangkitkan fanatik terhadap olahraga. Sebab penghargaan terhadap olahraga melebihi penghargaan terhadap seni,” ucap Bupati Gianyar.

Ketua umum KONI Bali Ketut Suwandi menyampaikan terimakasih atas kesediaan Gianyar menjadi tuan rumah, juga kontribusi Gianyar dalam PON 2016 di Bandung, hingga Bali meraih rangking 6.

“Saatnya menunjukkan kepada kalangan olahraga bahwa Bali telah mampu berbicara tentang prestasi. Diharapkan seluruh kontingen tetap menjunjung tinggi fair play, menghasilkan juara sejati dan sportivitas”, ucap Suwandi.

Gubernur Bali diwakili Kabag Kepemudaan dan Olahraga, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan KB, Nyoman Ngurah Subagia Negara, menyatakan kegiatan ini sangat strategis karena mampu memberikan multiplier effect.

Porprov juga dimanfaatkan untuk memotivasi pembangunan sarana dan prasarana keolahragaan. Dengan demikian tujuan keolahragaan yakni pembinaan dan pengembangan yang berujung pada prestasi olahraga dapat tercapai. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Peringatan Hari Kesehatan Nasional: Pemkot Denpasar Resmikan Damakesmas, Germas dan Menuju UHC 2019

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pengembangan program pelayanan untuk masyarakat menuju kota yang lebih baik terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Denpasar. Setalah beberapa hari sebelumnya meresmikan layanan santunan online e-sewaka dhrama,  Jumat (24/11/2017) Pemkot Denpasar meresmikan layanan Damakesmas atau Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat, yang mempermudah akses pelayanan gawat darurat dan perawatan kesehatan masyarakat.

Selain Damakesmas, pada momen yang bersamaan juga diresmikan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), serta menuju UHC (Universal Health Coverage) tahun 2019 di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, serangkaian dengan peringatan hari kesehatan nasional.

Damakesmas merupakan program inovatif yang dicanangkan walikota Rai Mantra, dimana terdapat dua kegiatan pelayanan yang disiapkan yaitu Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu Sehari-hari (SPGDTS), serta Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas).

Layanan ini terintegrasi dengan Dinas Penaggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar serta puskesmas-puskesmas yang ada di lingkungan Kota Denpasar, untuk memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan penaganan gawat darurat, yaitu dengan menelfon ke 112 atau 22 3333, untuk kemudian diberikan pelayanan kesehatan yang langsung menuju tempat yang bersangkutan.

Sedangkan melalui Perkesmas, pemerintah memberikan perawatan kesehatan, yang dapat langsung mendatangi lokasi dari masyarakat yang membutuhkan. Sasaran dari program ini adalah PMKS keluarga-keluarga penyandang kesejahteraan social, seperti lansia terlantar, penyakit kronis dan lain sebagainya.

Untuk itu berbagai sarana penunjangnya pun sudah siap, seperti mobil ambulance kecil dan sepeda motor sehingga dapat menjangkau kediaman masyarakat.
Melalui Damakesmas Walikota Denpasar, Rai Mantra berharap dapat menekan diskriminasi akses kesehatan di masyarakat, sehingga pelayanan kesehatan dapat diakses oleh seluruh masyarakat termasuk yang kurang mampu.

“Damakesmas ini akan bekerjasama dan berkoordinasi dengan dinas Penanggulangn Bencana Daerah, yang bekerja sama dengan puskesmas di setiap kecamatan, untuk menekan diskriminasi kesehatan, menjangkau pelosok dan keluarga kurang mampu dengan sepeda motor dan ambulance,” ujarnya.

Keterjangkauan akses terhadap layanan kesehatan juga diperhatikan pemerintah dengan mendorong masyarakat untuk memiliki jaminan kesehatan BPJS. Bagi warga yang kurang mampu atau miskin, pemerintah telah memfasilitasi melalui pemberian JKN (Jaminan Kesehatan nasional) yang mana iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Hingga saat ini sudah sebanyak 17.000 warga miskin telah memiliki JKN.

Dari jumlah tersebut Denpasar masih memiliki kuota sebanyak hamper 10.000 warga, yang mana akan menyasar masyarakat rentan miskin di Kota Denpasar. Hal ini digencarkan Peemkota Denpasar untuk Menuju UHC (Universal Health Coverage) tahun 2019.

Selain pengembangan berbagai layanan baru, untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, pemerintah Kota Denpasar juga mendorong masyarakat untuk melakukan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), yang terdiri dari beberapa hal yaitu kesadaran untuk makan makanan yang kaya serat serta rendah lemak seperti buah dan sayur, melakukan latihan fisik selama 30 menit dalam sehari, serta tidak merokok. (ran/kominfo/bpn)

Ratusan Bharamania Badung Beri Dukungan Bhayangkara FC U-19

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Ratusan pendukung club sepakbola Bhayangkara FC dari kabupaten Badung yang menyebut dirinya Bharamania memadati Tribun Stadion Dipta Gianyar,Rabu (18/10/2017).

Mereka berkumpul di tribun guna mendukung Club kebanggaannya Bhayangkara FC U-19 yang berlaga melawan Borneo FC U-19 di Stadion Dipta yang satu satunya stadion kebanggaan masyarakat Bali itu.

Bharamania Badung bergabung dengan Bharamania lainnya menyatu dalam persaudaraan memberikan semangat dengan yel yelnya untuk memotivasi kesebelasan kebanggaan Korps Tribarata itu.

Tampak bergabung dengan Bharamania, Wakapolres Badung Kompol Supriadi Rahman,S.I.K ikut mengumandangkan yel yel dengan harapan Kesebelasan dengan kostum berwarna kuning akan memenangkan pertandingan.

Riuh tepuk tangan Bharamania disaat serangan demi serangan dilancarkan tim Kebanggaan Polri itu, hingga saat ini pertandingan masih berlangsung. Saat dikonfirmasi Kompol Supriadi Rahman,S.I.K  mengatakan “ kami memberikan dukungan penuh kepada kesebelasan kebanggan Polri itu, bergabung bersama dengan Bharamania lainnya dalam kebersamaan dan kekeluargaan pecinta sepakbola dengan harapan kesebelasan kebanggaan kami mampu mencetak gol demi gol,” ungkap Kompol Supriadi yang hobby berolahraga itu. (guz/humas-poles.badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Whaooo!!! Atlet Berprestasi SMA Dharma Praja Terima Bonus Rp 11 Juta

BALIPORTALNEWS.COM – Whaooo benar-benar satu kemajuan yang sangat luar biasa! Sebagai bentuk apresiasi sekolah terhadap siswa berprestasi, SMA Dharma Praja memberikan bonus khusus kepada atlet yang telah menyumbangkan medali pada Porsenijar Kota Denpasar 2017.

Tak tanggung-tanggung sekolah mengguyur bonus sampai Rp 11 juta. ‘’Ini adalah capaian yang luar biasa dan sesuai dengan target yang diberikan. Hasil yang diraih ini merupakan cermin dari keberhasilan program pembinaan olahraga yang dirancang sekolah,’’ kata Kepala SMA Dharma Praja, I Gede Bagus Arsawikanta, S.Pd., pada acara pemberian bonus tersebut, Sabtu (6/5/2017)

Pada Porsenijar, SMA Dharma Praja meraih 6 emas, 8 perak dan 6 perunggu. Medali emas diraih dari cabang yudo, pencak silat, tenis meja dan dance. Atlet peraih emas mendapat bonus Rp 1 juta. Peraih medali perak diberi bonus Rp 500 ribu dan peraih medali perunggu mendapat bonus Rp 250 ribu.

‘’Saya memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang berjuang, kepada pelatih dan pembina yang telah mendampingi serta seluruh jajaran dewan guru dan pegawai yang telah memfasilitasi dan mengoordinasikan seluruh perjuangan para atlet, mulai dari persiapan sampai akhir perjuangannya,’’ ucap Arsawikanta.

Selain sukses di Porsenijar, hasil UN tahun ini juga sangat menggembirakan. Sebanyak 166 siswa kelas XII sukses lulus 100 persen dengan nilai UN tertinggi diraih Gusti Ayu Sawitri Utami (280,5). Membanggakan lagi, 10 persen lulusan SMA Dharma Praja sudah diterima di PTN favorit seperti di Unud, Unidiksha dan sejumlah PTN lainnya di luar Bali.

Arsawikanta didampingi Wakasek Sarana Drs. Wayan Murja; Wakasek Kurikulum Drs. Wayan Pageh dan Wakasek Kesiswaan Drs. Made Yasa, menambahkan, saat ini SMA Dharma Praja fokus pada kualitas dengan mengedepankan 3P yakni penampilan, pelayanan dan prestasi. Karenanya, pada penerimaan siswa baru ini akan merekrut siswa cerdas dan atlet berprestasi di Bali. Mereka digratiskan dari segala jenis biaya pendidikan.

Sekolah ini tiap tahun sampai menolak siswa baru karena terbatasnya kapasitas. Siswa diberikan tambahan bahasa Inggris, bahasa Jepang dan komputer selama dua jam/minggu. Proses belajar-mengajarnya juga didukung program electronic learning serta VCD dan LCD. Juga disiapkan 23 jenis ekstrakurikuler untuk mengembangkan bakat dan minat siswa.

Tak kalah hebat sekolah yang berlokasi di timur Taman Kota Denpasar di Jalan Gatot Subroto Denpasar ini memiliki program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Pemkab Badung. Di Bali hanya SMA Dharma Praja yang memiliki program ini dan didukung Pemkab Badung.

Tahun pelajaran 2017/2018, Arsawikanta menargetkan menerima lima kelas siswa baru, sesuai jumlah siswa yang tamat. Saat ini calon siswa yang sudah mendaftar mencapai 50 orang.
Menariknya, semua siswa masuk pagi. Karenanya, Arsawikanta menyarankan para orangtua siswa secepatnya mendaftarkan anaknya, karena sewaktu-waktu pendaftaran siswa baru ditutup jika sudah memenuhi kuota. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bupati Giri Prasta Buka Porjar dan PSP Badung 2017

BALIPORTALNEWS.COM – Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) dan Pekan Seni Pelajar (PSP) Kabupaten Badung secara resmi dibuka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di Lapangan Umum Mengwi, Selasa (25/4/2017). Acara tersebut dihadiri Katua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua Komisi IV, Asisten I dan III, Ketua Koni Badung, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua TP PKK Ny. Kristiani Suiasa, Ketua Gatriwara Ny. Parwata dan Pimpinan SKPD, peserta Porjar dan PSP Badung.

Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Badung I Ketut Widia Astika melaporkan, Porjar dan PSP merupakan upaya nyata untuk menumbuhkan,  meningkatkan dan memberdayakan kesehatan para pelajar sekaligus mengevaluasi serta mengukur hasil pembinaan dan penguasaan masing-masing sekolah dalam bidang olahraga maupun seni.

“Ajang ini sebagai evaluasi prestasi atlit dan artis pelajar di badung untuk diterjunkan dalam porjar dan PSP provinsi bali yang rencananya dilaksanakan pada 1-6 Juni 2017 di Denpasar,” katanya.

Kegiatan Porjar dan PSP bertujuan menggali potensi atlet dan artis dikalangan pelajar untuk berkompetisi secara sehat dan ksatria yang pada gilirannya untuk dipersiapkan memperkuat kontingen badung pada Porsenijar Provinsi Bali. Tema yang diangkat tahun ini yakni “Melalui Porjar dan PSP kita tingkatkan prestasi olahraga dan seni pelajar menuju badung sehat, badung hebat,  shanti dan jagadhita”.

Cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 22 cabang dan cabang seni yang dilombakan sebanyak 18 bidang. Peserta porjar dan PSP Badung tahun 2017 ini diikuti kontingen SD dari 6 kecamatan, seluruh SMP Negeri dan Swasta serta seluruh SMA/SMK Negeri dan Swasta di Badung dengan jumlah peserta keseluruhan 7.472 orang. Pelaksanaan akan dimulai 25 hingga 30 april 2017.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Porjar dan PSP ini. Bupati juga merasa bangga kepada atlet dan artis pelajar badung yang telah mampu berprestasi di tingkat provinsi bali. Bupati menyadari bahwa pemerintah akan maju, bilamana olahraganya juga baik, untuk itu pemerintah dan olahraga harus beriringan.

“Kami pemerintah sangat konsen untuk memberbaiki maupun melakukan pendataan venues yang baru semua cabor untuk tahun 2018,” jelasnya.

Ditambahkan, dalam upaya melestarikan dan mengembangkan seni budaya, pemerintah akan menggenjot bidang seni seperti dharma shanti maupun mesatua bali dalam ajang ini, sehingga betul-betul generasi kabupaten badung akan mampu menjadi suri tauladan.

Pemerintah menginginkan muncul potensi atlet maupun artis yang berbakat sehingga dapat dibina untuk ajang yang lebih tinggi baik itu tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi,  nasional bahkan dunia.

“Segala potensi olahgara dan seni yang sudah berprestasi dan telah mengharumkan nama badung akan menjadi skala prioritas yang harus dipertahankan,” tambahnya.

Bupati mengharapkan pelaksanaan Porjar dan PSP dapat berjalan dengan baik. Para atlet dan artis yang berlaga termasuk para juri dan pembina agar dapat menunjukkan sportifitas.

“Kami harapkan Porsenijar ini sebagai momentum untuk mencari bibit-bibit berkualitas yang akan kita jadikan duta badung di Porsenijar Provinsi yang akan datang,” pungkasnya. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

I Bagus Alit Sucipta Dikukuhkan Sebagai Ketua Lembaga Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Pusat

BALIPORTALNEWS.COM – Usainya pembangunan pelinggih  dan wantilan serbaguna di Pura Wiyata Mandala Pusat Bakti Negara Bali di Banjar Batu Mekaem, Desa Ubung Kaja, Kecamatan  Denpasar Utara, seluruh pengurus dan anggota PSPS Bakti Negara Bali melaksanakan karya upacara padudusan alit, dan pecaruan  Rsi Gana pada Sabtu (18/11/2017). Kegiatan yang bertepadan dengan rahine Tilem Kalima tersebut di-puput oleh Ida Pedanda  dari Griya Balun, Denpasar.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pengukuhan Ketua Lembaga Dewan Pendekar  PSPS Bakti Negara Pusat angkatan ke-3. Dalam kegiatan pengukuhan tersebut dipercaya sebagai Ketua Lembaga Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Pusat yakni I Bagus Alit Sucipta, SH ditandai dengan pemasangan sabuk putih sebagai sabuk tertinggi pendekar PSPS Bakti Negara oleh Ketua Koordinator Dewan Pertimbangan Lembaga Pendekar PSPS Bakti Negara, Dr.dr. I Ketut Rina. I Bagus Alit Sucipta dipercayai sebagai ketua untuk menggantikan I Bagus Alit Dira yang telah almarhum beberapa waktu lalu.

Alit Sucipta usai dikukuhkan mengatakan,  Bakti Negara sebagai warisan budaya pencak silat asli Bali tetap berkomitmen untuk meningkatkan prestasi-prestasi dibidang pencak silat dimasa mendatang. “Ini adalah amanah yang dipercayakan ke saya untuk memimpin PSPS Bakti Negara dan akan saya jalankan. Setelah pengukuhan ini kami harapkan tokoh-tokoh  atau para pendekar di Bakti Negara tetap menjalin kerjasama untuk ikut membesarkan nama pencak silat asli Bali ini dengan berkontibusi ikut memberikan sumbang pikiran dalam pengembangan prestasi para atlet di Bakti negara,”tegasnya.

Ketua Panitia I Wayan Runa mengatakan, pelaksanaan karya dan pengukuhan ketua lembaga ini merupakan hasil rapat para pengurus dewan pendekar se-Bali dan ketua cabang pada Jumat (10/11). Sementara untuk persiapan mendak tirta di 23 Pura se-Bali sudah dilakukan sejak tanggal 12 November 2017. “Untuk upacara puncaknya, kami laksanakan pada hari Sabtu (18/11) bertepatan dengan rahine Tilem Kalima,”tegasnya.

Sementara Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta yang juga selaku Ketua Umum DPD PSPS Bakti Negara Bali mengapresiasi atas pengukuhan yang telah dilakukan tersebut. Begitu juga karya piodalan, padudusan alit, dan pecaruan  Rsi Gana  di Pura Wiyata Mandala Pusat Bakti Negara Bali berjalan dengan lancar.

“Bakti Negara adalah pencak silat asli Bali, dan patut untuk kita pertahankan dan bila perlu dikembangkan. Hal ini merupakan bagian dari kebudayaan dan seni dari Bali, maka itu harus ada regenerasi dalam memimpin lembaga ini. sekali lagi saya ucapkan selamat kepada saudara kita yakni  I Bagus Alit Sucipta yang telah dikukuhkan sebagai Ketua Lembaga Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Pusat menggadikan ayahnya yang telah almarhum. Kita berharap Bakti Negara semakin eksis dan semakin banyak menorehkan prestasi baik ditingkat regional mapun internasional sehingga dapat pengharumpakn nama Bali dan lembaga PSPS Bakti Negara,” ujarnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Buleleng Dilintasi Tour De Indonesia 2018

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Untuk pertama kalinya Buleleng akan menjadi salah satu lintasan dalam rangkaian kejuaraan Sepeda bertajuk Tour De Indonesia yang akan berlangsung tanggal 25 hingga 28 Januari 2018.

Ketua Harian Pengkab ISSI Buleleng, Wayan Ariasa usai melakukan audensi kepada Kapolres Buleleng Senin (22/1/2018) siang menjelaskan Tour De Indonesia yang mengambil start di Yogjakarta akan melintas di kabupaten Buleleng Minggu 28 Januari 2018. Adapun jarak tempuhnya mencapai 170 km dengan waktu tempuh 4 Jam.

Dipaparkan bahwa Tour De Indonesia tahun 2018  yang diikuti oleh 20 negara dibagi menjadi 14 tim akan mengambil start pada  Etape Pertama di Yogjakarta dan finish di  Ngawi, Jawa Timur , Etape Kedua mengambil start di  Madiun dan finish di Mojokerto. Pada etape ketiga dari Probolinggo menuju Banyuwangi. Etape kempat mengambil di Gilimanuk dan Finish di lapangan Puputan Renon Denpasar Bali. Dari Gilimanuk.

Ratusan  peserta yang telah mendaftarkan diri akan menuju Denpasar melalui lintasan jalan Gilimanuk-Singaraja melintasi  jalan Sudirman, Jalan Pahlawan, Jalan Veteran, Jalan Mayor Metra, Jalan Jelantik Gingsir via Gitgit –Baturiti dan menuju finish di lapangan Puputan badung. Buleleng sebagai salah satu wilayah lintasan menurut ketua harian ISSI Wayan Ariasa telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terutama pada lintasan yang dinilai rawan karena kondisi jalan maupu adanya lintasan yang sering dilintasi oleh binatang. “Kami panitia lokal akan telah melakukan sosialisasi mengenai jalur yang akan dilintasi sehingga pada saatnya nanti lintasan itu bisa aman dari aktifitas,” ujarnya.

Sementara itu Kasat lantas Polres Buleleng  Adi Sulistio Utomo mengaku telah siap untuk mengamankan lintasan yang akan dilalui oleh peserta Tour De Indonesia. Apalagi Sulitio Utomo yang sempat bertugas di Bukit Tinggi mengaku sudah memiliki pengalaman dalam mengamankan Tour De Singkarak. Dua lokasi masing-masing kawasan Pulaki di Kecamatan Gerokgak dan kawasan Puncak Wanagiri di Kecamatan Sukasada akan menjadi atensi khusus pihak kepolisian. “Bukan hanya jalan berlubang tapi juga binatang liar, aktifitas masyarakat juga perlu mendapat atensi sehingga H-1 harus sudah disterilkan,” ungkapnya. (humas-konibll/bpn)

Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 Resmi Dibuka

BALIPORTALNEWS.COM – Kejuaraan Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 putaran pertama tengah berlangsung di Sirkuit Area Terpadu Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Ajang yang diikuti oleh sebanyak 402 dragster dari berbagai daerah di Pulau Jawa ini digelar selama dua hari, Sabtu (22/4/2017) dan Minggu (23/4/2017).

Di hari pertama penyelenggaraannya, para dragster telah berhasil menyelesaikan babak penyisihan yang tentunya berlangsung secara ketat dan penuh persaingan.

Terkait dibukanya ajang Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 ini, Direktur Pertamax Motorsport, Rifat Sungkar, memberikan komentarnya mengenai betapa pentingnya event drag bike untuk mengurangi angka balap liar. Ia mengatakan, event drag bike ini populer di berbagai daerah di Indonesia. Kenapa populer karena populasi pengguna motor di daerah semakin meningkat dan balap liar otomatis muncul di mana-mana.

“Pertamax Motorsport hadir menyelenggarakan event untuk menjadi wadah yang positif bagi mereka yang mencintai kecepatan. Daripada berisiko tinggi membahayakan banyak orang dan juga diri sendiri di jalan raya, kami ingin mereka lebih terarah pada prestasi yang dapat dibanggakan,” tuturnya.

Rifat menambahkan, tantangannya adalah bagaimana mereka bisa menaati peraturan yang menjadikan mereka pribadi yang sportif dalam perlombaan. “Di Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017, mereka akan bertanding di kelas yang sama dengan para lawan dengan spesifikasi motor yang sama, sehingga semua berimbang dan kompetitif,” tambah Rifat.

Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 sendiri memperlombakan sebanyak total 18 kelas berbeda, dengan lima kelas utama yang dipoinkan untuk bisa menjadi juara umum di akhir putaran. Di hari pertama ini, dragster-dragster pemula potensial maupun dragster nasional kawakan menunjukkan prestasinya masing-masing, seperti Arif Megantara yang berada di posisi teratas dalam dua kelas sekaligus, yaitu Sport Frame Standard 2 Tak Tune Up 155 cc Pemula serta Sport Frame Standard 2 Tak 155 cc. Begitu juga dengan dragster nasional Rizky Ibrahim yang menjuarai kelas Bebek 4T TU 130 cc dan Aditya Ucil yang menjuarai kelas Matic Tune Up 200 cc. Sementara dragster senior seperti Eko Chodox Sulistyo juga meraih tren positif dengan berada di posisi lima kelas Free for All.

Babak final yang diselenggarakan hari ini tentunya akan lebih sengit, mengingat para dragster ingin meraih poin penuh guna keluar sebagai juara umum di akhir putaran, karena Pertamax Motorsport sendiri memberikan peraturan bahwa untuk menjadi juara umum harus mengikuti lima kelas utama sebanyak tiga putaran (dari empat putaran yang akan diselenggarakan). (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

 

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
11PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
23PelangganBerlangganan