Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Peringati Hari Disabilitas Internasional

0

BALIPORTALNEWS.COM, JATINANGOR Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan pertunjukan seni bertajuk INFINITY 2.0 “Ability Has No Limit”. Acara yang dilaksanakan pada Rabu, 6 Desember 2017 pukul 19.00 hingga 22.00 WIB ini, bertempat di Graha Sanusi Hardjadinata Kampus Iwa Koesoemasoemantri Universitas Padjadjaran Jl. Dipatiukur  No. 35 Bandung.

Tujuan dari pelaksanaan acara ini adalah untuk memberikan wadah bagi para penyandang disabilitas dalam menampilkan potensi kreatifitas mereka sekaligus untuk menghapus stigma sosial yang melekat pada penyandang disabilitas. Acara ini akan dikemas dalam bentuk pertunjukan seni oleh para penyandang disabilitas dari Yayasan Smile Motivator dan beberapa Sekolah Luar Biasa di Kota Bandung.

Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional ini rencananya akan dihadiri oleh Wakil Gurbenur Provinsi Jawa Barat, Rektor Universitas Padjadjaran, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kepala Dinas Sosial Jawa Barat serta Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Jawa Barat.

INFINITY 2.0 memiliki konten diantaranya adalah rampak gendang yang dimainkan oleh siswa siswi Sekolah Luar Biasa Negeri A Kota Bandung, kaulinan barudak dari tim gabungan beberapa siswa siswi Sekolah Luar Biasa di Kota Bandung, dan penampilan teater oleh komunitas seni penyandang disabilitas yaitu Yayasan Smile Motivator. Selain  itu, acara ini juga akan dimeriahkan oleh grup vokal papan atas Indonesia, GAC (Gamaliel, Audrey dan Cantika).

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas dan khalayak luas bahwa disabilitas bukan merupakan penghalang untuk terus berkarya dan bermanfaat bagi tanah air sehingga para penyandang disabilitas dapat diterima ditengah keanekaragaman masyarakat. (humas-unpad/bpn)

Mahasiswa FK UGM Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Warga Sleman

0

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa Fakultas Kedoketeran UGM yang tergabung dalam Standing Committee on Public Health Center for Indonesian Medical Students’ Activities ( SCOPH CISMA) menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman.

Kegiatan berlangsung pada hari Minggu (26/11/2017) lalu di di Balai desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Selain mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari mahasiswa Pendidikan Dokter FK UGM, warga juga berkesempatan melakukan konsultasi terutama terkait tekanan darah dan kadar gula darah dengan dokter dari Persatuan Diabetes Indonesia dan mengikuti talkshow mengenai diabetes.

Dyah Puspitaningtyas, panitia kegiatan mengatakan kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Diabates Dunia 2017 yang jatuh setiap tanggal 14 November. Diselenggarakan atas kerja sama denganSCOPH CIMSA UKDW dan SCOPH MMSA UMY mengangkat tema “Taking Steps To Prevent Diabetes“.

“Selain pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, kita juga menggelar pelatihan internal,” jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut para anggota SCOPH mendapatkan pelatihan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah sewaktu. Disamping itu juga mengikuti seminar berjudul “Overview of Diabetes Mellitus” yang dibawakan oleh dr. Bowo Pramono, Sp.Pd KEMD(K) sebagai representatif dari Persadia. (ika-humas-ugm/bpn)

5àsec Carpet Expert: Teknologi Ramah Lingkungan sebagai Solusi Premium Pemeliharaan Karpet

0

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Dikenal sebagai market leader di kategori layanan Laundry & Dry Cleaning di Indonesia sejak tahun 1993 dengan julukan Textile Expert, kini 5àsec Indonesia mengukuhkan kepakaran melalui salah satu layanan unggulannya, yaitu 5àsec Carpet Expert.

Melalui layanan ini, 5àsec menawarkan solusi pembersihan karpet dengan teknologi mutakhir yang digarap jajaran staf yang sangat terlatih. Dengan keseluruhan proses yang berbasis mesin-mesin canggih, 5àsec mengukuhkan posisinya sebagai the best carpet cleaning service di Indonesia, bahkan di Asia.

Ditemui di acara 5àsec Carpet Expert Media Briefing (05/12), Direktur Operasional 5àsec Indonesia Indra Wirawan menjelaskan pentingnya perawatan serius terhadap karpet, karena berpengaruh pada estetika ruangan, bahkan pada kesehatan orang-orang yang berinteraksi di sekitarnya.

“Layanan carpet cleaning yang kami tawarkan menggunakan teknologi terkini yang ramah lingkungan dan pengerjaannya dilakukan tenaga profesional yang terlatih. Ini merupakan upaya kami melindungi dan memberikan layanan terbaik untuk setiap konsumen kami,” ujar Indra Wirawan.

 Sebagai elemen dekoratif penutup lantai, karpet bisa jadi salah satu tempat favorit di rumah, di mana keluarga menghabiskan waktu bersama. Sebagai tempat bersantai, berbincang, atau menonton TV, bahkan tempat bermain anak-anak. Bentuknya yang cantik dan teksturnya yang lembut menjadikannya tempat bermain yang nyaman bagi anak-anak.

Namun, karpet biasanya mudah menyerap air, kotoran, debu, bulu hewan, bahkan kutu atau tungau, sehingga karpet membutuhkan perawatan khusus.  Karpet kotor tidak hanya terlihat buruk, namun juga sarat dengan polutan dan kotoran. Banyak yang mengira bahwa memvakum secara reguler telah cukup untuk membersihkan karpet. Padahal umumnya vakum hanya menyedot debu, namun tidak membasmi kuman dengan sempurna.

 “Layanan carpet cleaning yang tepat, akan membantu kita mengusir berbagai mikroorganisme penyebab penyakit, sekaligus menciptakan udara ruangan yang bersih, sehat, dan aman bagi anak dan keluarga. Selain itu, keindahan dan daya tahan karpet juga terjaga, sehingga karpet lebih tahan lama,” papar Indra lebih jauh.

Sejatinya, layanan carpet cleaning kelas premium ini sudah diperkenalkan untuk konsumen di Jakarta sejak Agustus 2015 dan telah resmi tersedia di 9 cabang, yaitu Barito, Sunter, Puri Kencana, Cibubur, Rawamangun, Margonda, Bintaro Mandar, Bintaro IX dan Merdeka Barat.

Kini di tahun 2017, layanan carpet cleaning ini semakin paripurna dalam menawarkan solusi pembersihan karpet dengan mesin-mesin berteknologi canggih dan mutakhir dari Spanyol dan jajaran staf yang juga telah mendapat pelatihan pembersihan karpet di ‘Negeri Matador’ itu.

Untuk melengkapi layanannya, 5àsec menyediakan jasa antar jemput pencucian karpet dan customer care yang dapat dihubungi melalui Whatsapp untuk berbagi tips mengenai cara memilih dan merawat karpet sesuai jenisnya. Layanan pun akan diperluas untuk menyentuh konsumen di luar Jakarta, seperti di Bandung yang akan dimulai pada awal tahun 2018 yang akan datang.

“Intinya, hingga saat ini di Indonesia, 5àsec Carpet Expert adalah satu-satunya Carpet Cleaning Specialist yang menggunakan teknologi muktahir dan staf sangat terlatih,” tambah Indra.

Ramah Lingkungan

Di acara yang sama, Budi DarmawanProduct Manager Carpet Specialist 5àsec Indonesia, juga menjelaskan bahwa 5àsec memiliki metode dan teknologi paling tepat untuk membersihkan setiap jenis karpet yang telah teruji ramah lingkungan dan ampuh untuk membersihkan debu, tungau, bakteri, rambut dan jamur, tanpa menimbulkan kerusakan pada serat karpet.

“Setiap karpet akan diperiksa dengan teliti, lalu tim terlatih 5àsec akan melakukan diagnosis mendalam untuk pembersihan optimal. Keseluruhan proses dijalankan dengan berbasis mesin-mesin berteknologi canggih yang kini digunakan di 5àsec Indonesia,” papar Budi Darmawan.

 Menurutnya, karena tidak semua karpet bisa dicuci dengan air, 5àsec memiliki mesin dry clean untuk karpet-karpet khusus. Saat ini, 5àsec Indonesia memiliki 3 tangki mesin dry cleanyang bisa menampung hingga 100 kg dengan panjang karpet kurang lebih 3 meter supaya proses penyulingan bisa lebih cepat dan efisien. Selain itu juga ada zero program untuk karpet-karpet yang memang tidak bisa masuk mesin. Kebutuhan karpet benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan jenis dan bahan dari karpet itu sendiri.

 “Kami membilas dan membersihkan setiap serat karpet untuk memastikan residu yang tertinggal di karpet telah disingkirkan dan dikeringkan dengan sempurna, tanpa meninggalkan gumpalan noda. Standar cuci karpet kami selalu berdasarkan klasifikasi bahan, warna dan jenis setiap karpet. Setelah melalui proses klasifikasi tersebut, kemudian dapat dilakukan pencucian dengan benar dan tepat sasaran,” urai Budi Darmawan.

 Proses pencucian karpet dilakukan dengan 9 tahap pencucian yang terdiri measure, marking, dust removing, carpet washing, spinning, combing, drying, quality control, dan packaging. Dengan keseluruhan proses yang dikontrol oleh tenaga ahli profesional, tak mengejutkan jika 5àsec Indonesia disebut sebagai The Best Carpet Cleaning Service in Indonesia. Di tataran mancanegara, 5àsec memang telah memiliki pengalaman bertahun-tahun mengembangkan berbagai metode pembersihan karpet yang terbukti jitu.

 Komitmen 5àsec terhadap proses dan penggunaan mesin yang ramah lingkungan dalam operasional bisnis mereka di Indonesia dan di tingkat global rupanya juga menjadi perhatianKevin Lilliana, Puteri Indonesia Lingkungan dan Miss International 2017.

“Dalam layanan yang menyentuh kehidupan masyarakat, pastinya kita berharap bisa melindungi diri kita dan orang-orang yang kita cintai di segala fase. Tak hanya hasilnya yang menjamin kesehatan, tetapi prosesnya juga tidak membawa dampak yang berbahaya bagi lingkungan. Upaya 5àsec  ini adalah sesuatu yang patut ditiru oleh pelaku usaha lain agar operasionalisasi perusahaan tetap selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Kevin Lilliana yang mengaku bahwa keluarganya pun telah menjadi pelanggan 5àsec sejak dia kecil.

Komitmen ini juga telah mengantar 5àsec meraih penghargaan ‘Best Dry Cleaner’ 2017 di Perancis dalam kompetisi yang diadakan Irma Strat Marketing Agency. Penghargaan ini adalah hasil dari upaya optimisasi terus menerus dalam pengalaman pelanggan dan pengembangan bisnis yang bertanggung jawab.

“Karena kemampuannya meningkatkan penampilan ruangan, karpet yang bersih dan terawat baik dapat berbicara banyak tentang kebersihan keseluruhan dari rumah atau fasilitas. Oleh karena itu, pastikan untuk menjaga kecantikan orisinal karpet dengan penanganan profesional dari tenaga terlatih dan berpengalaman, serta mesin berteknologi canggih yang ramah lingkungan dari 5àsec,” tandas Indra Wirawan. (r/bpn)

Seleksi Penulis Emerging Indonesia Ubud Writers & Readers Festival 2018 Telah Dibuka!

0

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Yayasan Mudra Swari Saraswati, lembaga nirlaba yang menaungi Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), dengan bangga mengumumkan bahwa Seleksi Penulis Emerging Indonesia untuk UWRF 2018 kembali dibuka. Seleksi ini adalah sebuah program Festival yang diadakan untuk menemukan calon-calon bintang sastra Indonesia.

Dari seleksi ini, UWRF akan memilih 15 Penulis Emerging Indonesia yang kehadiran serta partisipasinya di Festival akan didanai sepenuhnya oleh UWRF. Pemilihan akan didasari pada sejumlah kriteria, termasuk kualitas karya, prestasi, dan konsistensi dalam berkarya, serta dedikasi pada pengembangan kesusastraan Indonesia. Seleksi sendiri akan dilakukan oleh tim UWRF dan Dewan Kurator yang beranggotakan penulis-penulis senior Indonesia. Nama-nama anggota Dewan Kurator akan dirahasiakan hingga pengumuman pemenang.

Seleksi yang ditujukan khusus untuk penulis berkewarganegaraan ini memiliki syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  • Penulis adalah warga negara Indonesia.
  • Tidak ada batasan umur untuk mengikuti seleksi ini.
  • Menulis karya sastra, baik berupa puisi, prosa (cerpen, novel atau novelet), naskah drama maupun karya non-fiksi.
  • Karya dapat berupa buku dan kumpulan naskah yang belum ataupun sudah pernah diterbitkan di media massa.
  • Penulis yang sudah menerbitkan buku dapat mengirimkan beberapa buku karyanya.
  • Bagi penulis yang belum menerbitkan buku dapat mengirimkan 30 karya puisi terbaik atau 8 karya cerpen terbaik, atau 5 karya essai, atau 3 naskah drama.
  • Koresponden dan pengumuman seleksi akan dilakukan melalui email.
  • Penulis yang mengikuti seleksi wajib mengisi formulir online di www.ubudwritersfestival.com.

Batas akhir untuk pengiriman karya jatuh pada tanggal 28 Februari 2018. 15 pemenang terpilih akan diumumkan pada akhir bulan Mei 2018.

15 penulis yang terpilih akan diterbangkan dari kota asal masing-masing ke Ubud, Bali untuk mengikuti UWRF 2018 pada tanggal 24-28 Oktober 2018 sebagai pembicara dan berpartisipasi dalam kegiatan festival yang meliputi; panel diskusi, pembacaan karya, workshop, peluncuran buku, pementasan, serta beberapa acara Satellite yang diadakan di beberapa kota di Indonesia. Karya-karya terpilih mereka juga akan diterbitkan dalam buku bilingual Antologi 2018 dan diluncurkan di UWRF 2018. Seluruh biaya penerbangan dan akomodasi pemenang selama di Ubud akan ditanggung oleh Emerging Writers Patron, yaitu program pendanaan khusus bagi para pemenang terpilih.

Sejak diadakan untuk pertama kalinya pada tahun 2008, Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini sukses memperkenalkan penulis-penulis Indonesia ke dalam kancah internasional. Beberapa alumni Seleksi Penulis Emerging Indonesia adalah Aan Mansyur (2009), Kurnia Effendi (2010), Avianti Armand (2011), Sunlie Thomas Alexander (2012), Mario F. Lawi (2013), Faisal Oddang (2014), Norman Erik Pasaribu (2015), Rio Johan (2015), Ni Made Purnamasari (2016), Joseph Rio Haminoto (2016), dan Azri Zakkiyah (2016).

Emerging adalah istilah yang digunakan oleh UWRF untuk para penulis Indonesia yang memiliki karya berkualitas namun belum memperoleh publikasi yang memadai. Program Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini adalah bagian dari komitmen Yayasan Mudra Swari Saraswati untuk mendukung kehidupan masyarakat Indonesia melalui program-program seni dan budaya. Selain itu, tujuan diselenggarakannya program ini adalah untuk menemukan bakat-bakat sastra dari pelosok nusantara Indonesia. (r/bpn)

Tim iFish UGM Juara Kompetisi IOT Asia Pasifik

0

BALIPORTALNEWS.COM – Tim iFish dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Indonesia berhasil menjadi Juara 1 dalam kompetisi “Japan Global Problem Solver Challenge 2017″ yang diselenggarakan Cisco Networking Academy Asia Pacific pada 30 November 2017 lalu.

Tim yang beranggotakan Anindityo Agung Baskoro  (Teknik Mesin)  Muhammad Nur Ardian (Teknik Mesin), Monika Sekar M.I. (Manajemen), serta Fajar Sidik Abdullah Kelana (alumnus Teknik Mesin) sukses memenangkan kompetisi dengan mengusung gagasan pengembangan   iFish atau Internet of Fishery System.

Predikat juara pertama didapatkan usai menyisihkan 132 tim lain yang berasal dari berbagai negara di wilayah Asia Pasifik. Tim UGM berhasil mengalahkan 3 tim dari Filipina dan 1 tim dari Singapura di babak final.

“Bangga tentunya dapat mengharumkan nama UGM di tingkat internasional,” kata Monika, Senin (4/12/2017) di Rektorat UGM.

Monika menyampaikan dalam kompetisi tersebut seluruh peserta ditantang untuk mencari solusi untuk mengatasi permasalahan sosial di masyarakat  dengan memanfaatkan teknologi internet. Dari 133 konsep gagasan yang masuk dipilih lima besar melaju ke babak final.

“Di final kami berkompetisi dengan 3 tim dari Filipina dan 1 tim dari Singapura memperesentasikan ide yang dikembangkan,” jelasnya.

Tim UGM menang karena ide pengintegrasian teknologi intensive aquaculture dengan pertanian ikan lokal melalui sistem iFish dinilai mampu membantu petani ikan dalam meningkatkan produktivitas perikanannya. Teknologi ini mampu memberikan informasi secara real time kondisi di kolam meliputi oksigen terlarut, pH, dan temperatur di kolam.

“Musim dan kondisi di luar kolam sangat memengaruhi dalam budidaya ikan. Harapannya dengan informasi tersebut para petani bisa tahu kondisi kolam dan  membudidayakan ikan yang sesuai sehingga hasil panen lebih optimal,” jelasnya.

Fajar menjelaskan iFish tersusun atas microbubble diffuser, submersible pump, mikrokontroler, dan router internet. Dilengkapi dengan tiga buah sensor yakni sensor temperatur, sensor pH, dan sensor oksigen terlarut.

“Akan ada notifikasi yang dikirimkan ke handphone ataupun komputer yang terhubung dengan sistem di kolam sehingga petani bisa mengetahui kondisi kolam secara langsung,” tuturnya.

iFish juga dikembangkan dengan sejumlah fitur yang tidak hanya memberikan informasi terkait kondisi kolam saja. Namun dilengkapi pula dengan fitur pendukung yang menampilkan data dan grafik bulanan kondisi kolam serta forum komunikasi antar petani ikan.

“Kedepan kami akan mengembangkan lebih lanjut gagasan ini sehingga bisa segera diaplikasikan langsung di masyarakat,” terangnya.

Atas pretasi yang diraih, tim iFish UGM mendapatkan kesempatan untuk melakukan kunjungan ke Cisco Innovation Hub di Sidney, Australia pada bulan Februari 2018. Mereka akan mendapatkan mentoring secara langsung dari Cisco dalam pengembangan iFish.

Sementara Rektor UGM, Prof.Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menyampaikan apresiasi terhadap tim iFish UGM yang telah berhasil menjadi jawara dalam kompetisi tingkat dunia. Prestasi yang diraih menunjukkan inovasi dari mahasiswa UGM dalam memberikan kontribusi penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat unggul di mata dunia.

“Luar biasa, kami bangga atas hasil yang diraih. UGM terus mendorong para mahasiswa untuk berinovasi dan berkompetisi serta mengimplementasikan hasilnya di masyarakat,” kata Rektor. (ika/humas-ugm/bpn)

Fakultas Biologi UGM dan UTAR Malaysia Perkuat Kerjasama

0

BALIPORTALNEWS.COM – Fakultas Biologi UGM dan Faculty of Science Universiti Tun Abdul Rahman (UTAR) Malaysia sepakat memperkuat kerja sama dalam bidang akademik dan riset.

Hal tersebut mengemuka dalam lawatan yang  dilaksanakan Fakultas Biologi UGM ke Faculty of Scinece UTAR pada 28-20 November 2017 lalu. Delegasi Fakultas Biologi UGM yang dipimpin langsung oleh Dekan Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc., disambut baik oleh Dekan Faculty of Science UTAR, Dr. Lim Tuck Meng, di Kampus UTAR Kampar, Perak, Malaysia.

Dalam kunjungan tersebut Dekan Fakultas Biologi UGM turut didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Biologi UGM , Rina Sri Kasiamdari ,S.Si., Ph.D, dan Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Biologi UGM, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., mendiskusikan rencana kerja sama yang akan dilaksanakan di masa mendatang.

Beberapa poin kerja sama yang disepakati antara lain Online lecture, Summer course, Student internship, Joint supervision, Publication of community service activityInternational Seminar in UTAR, ICBS, Research CollaborationJoint publication dan Visiting Lecturer.

Budi menyampaikan lawatan dilakukan sebagai kunjungan atas kunjungan UTAR Malaysia yang sudah dilaksanakan pada awal tahun 2017 lalu. Saat itu UTAR Malaysia mengirimkan sebanyak 27 mahasiswanya untuk belajar biologi di Fakultas Biologi UGM.

“Lawatan ini sebagai tindak lanjut kerja sama akademik dan riset antara Fakultas Biologi UGM dengan Faculty of Sciences UTAR,”jelasnya.

Budi menuturkan salah satu bentuk kerja sama yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat adalah kuliah on line bersama untuk mahasiswa S1 Fakultas Biologi UGM dengan undergraduate students dari Faculty of Sciences UTAR pada Februari 2018 mendataang.

“Kuliah online ini diselenggarakan dalam rangka menghadapi tantangan disruptif inovasi dan teknologi yang akhir-akhir ini terjadi di dunia industri dan akan segera terjadi di dunia pendidikan tinggi Indonesia,”ujarnya.

Selain kuliah online, UTAR juga akan mengirimkan mahasiswa dan dosen untuk mengikuti kegiatan Summer Course di Fakultas Biologi UGM. Menurut rencana nantinya akan dikirimkan sebanyak 30 mahasiswa program  S1 dan 6 Dosen yang akan mengikuti kegiatan ini.

Disamping membahas peningkatan kerja sama, dalam lawatan itu Dekan Fakultas Biologi UGM berkesempatan memberikan kuliah tamu dihadapan mahasiswa  Faculty of Science UTAR. Menyampaikan materi terkait pentingnya komoditas melon dan tantangan dalam budidaya melon, hingga penerapan biologi molekular dalam pemuliaan dan untuk mengatasi virus pada tanaman melon. Budi juga memaparkan hasil penemuannya yaitu tiga gen ketahanan melon terhadap virus CMV, PRSV dan KGMMV yaitu gen Creb-2, Prv-p dan Krey. (ika/humas-ugm/bpn)

Lake Toba Film Festival Menjadi Media Edukasi dan Perlawanan

0

BALIPORTALNEWS.COM – Lake Toba Film Festival yang digagas Rumah Karya Indonesia lahir sebagai media apresiasi baru dan tampil sebagai media penyambung untuk menyampaikan pesan-pesan kaum yang termajinalkan (terpinggirkan) tema ini disambut baik oleh Tommy  F. Awuy bahwa film harusnya  menjadi sebagai media edukasi  dalam mengkampayekan nilai-nilai lokal.

Lebih lanjut dosen filsafat fakultas ilmu budaya Universitas Indonesia mengatakan bahwa film karya anak-anak Indonesia tidak kalah menarik dari film-film buatan amerika dan eropa hal itu ditandai dengan beberapa film Indonesia yang sudah meraih penghargaan dalam festival film internasional. Lebih lanjut Onny Kresnawan Filmaker Sumatera Utara menyampaikan dalam materi workshopnya bahwa perlawanan bukan semata fisik namun perlawanan bisa lewat media film dan menyampaikan pesan kepada pengambil kebijakan.

Kegiatan yang dilangsungkan selama tiga hari ini mulai tanggal 01-03 Desember di kabupaten Samosir sarat dengan nilai-nilai lokalitas dan perjuangan baik dalam sisi budaya, lingkungan.  Film Ahu Parmalim menjadi salah satu film yang diputar dalam kegiatan ini lewat kerjasama dengan Komunitas Kampung Halaman. Film “Ahu Parmalim” juga bercerita bagaiamana perjuangan Parmalim bagaimana Agama ini sebagai agama lokal dapat sejajar dan di akui di Indonesia.

Dr. Daniel Irawan salah satu kritikus film yang hadir dalam tema diskusi ini juga menyaikan bahwa Danau Toba penuh cerita dan sangat layak menjadi festival film bergengsi di Indonesia.

Ori Semloko selaku direktur Rumah Karya Indonesia dan sekaligus manajer festival menyatakan bahwa Lake Toba Film Festival  berhasil mengumpulkan 9 Kategori untuk umum dan 9 Film dari kategori pelajar semuanya bertema tentang lingkungan dan pengumuman pemenangnya akan disampaikan pada hari ini sabtu 02 Desember 2017 dimulai pukul 20:00 wib. (r/bpn)

Persaingan Ketat Peserta di Babak 15 Besar DA Asia 3

0

BALIPORTALNEWS.COM – Ajang pencarian bakat menyanyi lagu dangdut di 6 Negara di Asia yaitu DA Asia 3 telah memasuki Babak 15 Besar sejak minggu lalu. Persaingan ketat para kontestan dapat dirasakan dalam setiap penampilan mereka. Meskipun mereka telah menunjukkan yang terbaik, tetap saja di setiap episodenya harus ada satu kontestan yang tersenggol.

Dalam Babak 15 Besar ini, Hammad (Thailand), Darling (Malaysia) serta Nada Fitri (Singapura) harus rela meninggalkan panggung DA Asia 3 dan kembali ke Negaranya. Berbeda dengan Putri DA4 (Indonesia), Farez Adnan (Malaysia), Gabriel DAC2 (Indonesia), Alda De Almeida (Timor Leste), Azizul Haqim (Malaysia) serta Aulia (Indonesia) yang akan terus melangkah ke babak selanjutnya dan berjuang kembali demi mewujudkan mimpi mereka menjadi pemenang.

Siapakah yang akan menyusul mereka bertanding di Babak 10 Besar? Saksikan terus DA Asia 3 setiap hari LIVE pukul 19.30 WIB! Hanya di Indosiar!

Pekan ini Indosiar akan kembali hadir dalam audisi Liga Dangdut Indonesia. Sebuah audisi yang menjaring para penyanyi yang berbakat dalam menyanyikan lagu dangdut ini akan berlangsung di 3 Provinsisecara serentak. Audisi Provinsi Papua Barat akan bertempat di Aimas Convention Center (ACC) pada hari Sabtu, 2 Desember 2017Provinsi DKI Jakarta bertempat di Studio 6 Indosiar dan Provinsi Sulawesi Selatan bertempat di Aula Brimob Makassar pada hari Minggu, 3 Desember 2017. Pendaftaran dapat dilakukan melalui melalui Official Whatsapp LIDA (0812-979-185-45) atau melalui

www.vidio.com. Formulir juga dapat diunduh melalui www.indosiar.com. Audisi ini dapat diikuti baik pria maupun wanita berusia 15 – 25 tahun yang memilki bakat menyanyi lagu dangdut. Seluruh proses audisi ini GRATIS dan tanpa dipungut biaya apapun!Saksikan rangkaian program unggulan dan menghibur hanya di Indosiar Memang Untuk Anda! (r/bpn)

Kisah Sinetron SCTV “Siapa Takut Jatuh Cinta” Semakin Dinanti Kelanjutannya

0

BALIPORTALNEWS.COM – SCTV telah menghadirkan sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” sejak beberapa pekan lalu. Kini sinetron yang setiap harinya tayang pukul 18.00 WIB ini semakin dinanti-nanti kelanjutan kisah antara Laras (Natasha Wilona) dengan Vino (Verrell Bramasta) dan Satya (Aliando Syarif).

Tanpa sepengetahuan Vino dan Satya, Rani (Windy Wulandari) yang tak lain merupakan ibu dari Vino dan Satya membawa Laras ke rumah mewah miliknya. Ia menahan Laras, karena menduga Ayah Laras telah menyelundupkan uang perusahaannya. Leon (Bryan Domani) yang tak henti-hentinya menggoda wanita, namun tetap setia membantu sahabatnya, Vino untuk membebaskan Laras.

Tanpa diduga, mereka pun justru tertangkap oleh Mama Rani beserta orang bayarannya. Ditengah kepanikan itu, Satya hadir untuk membela sang kakak demi membebaskan Laras. Bukan berterima kasih, Vino justru semakin memusuhinya. Sikap Vino yang tidak bisa ditebak terhadap Laras membuat pemirsa selalu menantikan kehadiran mereka setiap harinya.

Sinetron unggulan SCTV yang juga masih senantiasa hadir menemani dengan kekuatan kisahnya adala sinetron “Rahmat Cinta”. Drama asmara antara Bella, Dewa, dan Andrey menjadi sajian tontonan yang menarik di tiap episodenya yang hadir pukul 21.45 WIB. Kemampuan akting dari para pemain sinetron “Rahmat Cinta” seperti Irish Bella, Giorgino Abraham, Marcel Chandrawinata, Michella Putri, dan Lorenzo Abraham menjadikan sinetron ini semakin digemari penonton SCTV.

Kelima bintang tersebut akan hadir langsung di tengah-tengah warga Surabaya dan sekitarnya untuk menyapa langsung seluruh pemirsa yang begitu setia menyaksikan sinetron “Rahmat Cinta” dalam event offair “Meet and Greet Artis Sinetron Rahmat Cinta” pada hari Minggu, 3 Desember 2017 di Grand City Mall pada pukul 10.00 WIB yang kemudian berlanjut di Pakuwon Mall pukul 13.00 WIB. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum!. (r/bpn)