21.6 C
Denpasar
Selasa, 23 Oktober 2018

Tahun 2018 Menjadi Musim Balap Penuh Tantangan Bagi Ali Adriansyah Rusmiputro

BALIPORTALNEWS.COM – Sirkuit de Nevers Magny-Cours, Prancis menjadi arena penutup bagi kejuaraan World Supersport (WSSP300) untuk musim balap 2018. Bagi Ali Adriansyah Rusmiputro musim balap kali ini menjadi musim yang penuh tantangan dan cobaan.

Di balapan terakhirnya itu Ali Adriansyah harus puas finish di  posisi 20 setelah start dari P19. Sejak sesi latihan hingga kualifikasi sebenarnya Ali Adriansyah sudah mampu memangkas waktu yang lebih baik. Sayang ia melakukan kesalahan saat start yang membuatnya didahului beberapa rider lain.

“Saya salah start, sehingga kehilangan beberapa detik dan disusul oleh pebalap lainnya. serta tertahan di grup pelan,” ucap Ali Adriansyah.

Akibatnya, Ali Adriansyah sempat menempati posisi 27. Sebuah posisi yang tidak pernah ia tempati pada beberapa balapan sebelumnya.

Kesalahan demikian hampir tidak pernah ia lakukan di sepanjang musim ini. Justru selama ini, Ali mampu memanfaatkan start dengan bagus sehingga ia bisa menyodok ke bagian depan.

Di sebuah kompetisi yang ketat seperti WSSP300, ketika seorang rider harus melorot ke belakang, ia akan kesulitan untuk bisa kembali ke posisinya. Namun bukan berarti pasrah begitu saja. Demikian pula dengan pebalap Pertamina Enduro Racing Team ini. Beberapa kali ia mencoba melaju ke depan dan memimpin grup.

“Karena sudah tercecer di grup belakang, fokus saya adalah berada di depan grup,” ungkap Ali Adriansyah.

Dari posisi tercecer, Ali Adriansyah mampu kembali melewati beberapa rider lap demi lap. Ritme yang bagus kembali ia dapatkan, namun balapan sudah memasuki lap-lap terakhir. Akhirnya ia finish di P20.

Musim balap kali ini menjadi musim yang penuh tantangan sekaligus cobaan bagi Ali Adriansyah Rusmiputro.

Di awal musim, konsentrasinya agak terganggu oleh regulasi WSSP300 yang lebih menguntungkan penunggang Kawasaki dan KTM yang bermesin lebih besar. Meski kemudian Dorna sebagai penyelenggara membuat perubahan aturan, hal tersebut tidak juga membantu penunggang Yamaha seperti halnya Ali Adriansyah.

Di pertengahan musim, konsentrasi Ali kembali terganggu akibat kecelakaan fatal yang ia alami di Brno, Ceko. Ketika itu Ali sempat dilarikan ke rumah sakit karena sempat tak sadarkan diri. Akibat kecelakaan itu Ali harus istirahat dari latihan demi mengembalikan kondisi tubuhnya juga kepercayaan dirinya agar tetap tampil seperti sebelumnya.

Di sisi lain Ali memuji dukungan yang sangat bagus dari timnya.

 “Tim bekerja dengan sangat baik, tetapi motor tetap tidak sebanding dengan Kawasaki,” ucap Ali Adriansyah.

Dalam klasemen pebalap, Ali Adriansyah Rusmiputro menduduki peringkat 23 dari 40 rider dengan raihan 6 poin. (r/bpn)

Belajar Dari Gempa Palu

BALIPORTALNEWS.COM – Kepala Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) UGM Dr, Djati Mardiatno menilai kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah Sulawesi Tengah  dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami masih kurang. Hal ini terlihat dari banyaknya korban jiwa maupun besarnya kerusakan infrastruktur akibat gempa.

Djati menyampaikan daerah Palu dan Donggala sebenarnya telah diidentifikasi sebagai daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Bahkan telah dimasukkan dalam zona merah rawan gempa.

 “Mestinya kalau melihat potensi dan ancaman bencana di Palu semestinya masyarakat dan pemerintah sudah siap. Namun jika dilihat dampak gempa banyak fasilitas umum yang roboh sehingga ini menjadi pertanyaan akan keseriusan pemerintah dalam mengurangi risiko ancaman gempa bumi,” paparnya saat di temui di PSBA UGM.

Pengalaman gempa yang melanda Aceh, Padang, Yogyakarta, Tasikmalaya, dan wilayah lain di Indonesia seharusnya menjadi pembelajaran bagi semua kalangan dalam menghadapi bencana. Namun melihat peristiwa bencana gempa di Palu beberapa hari lalu dikatakan Djati menuntut semua pihak untuk belajar kembali dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana,

“Bagimana membangun budaya sadar bencana di semua kalangan,” jelasnya.

Upaya mitigasi bencana perlu diperkuat baik mitigasi struktural maupun non struktural. Mitigasi struktural dengan penguatan bangunan publik yang tahan gempa, tsunami, maupun likuifaksi, sedangkan mitigasi non struktural melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan pemerintah dalam  menghadapi bencana.

“Mitigasi struktural tidak akan bernilai lebih kalau masyarakat tidak peduli. Yang memegang peran utama adalah kapasitas masyarakat sementara mitigasi struktural itu pendukungnya,” ujarnya.

Djati juga menyebutkan kedepan dalam penataan ruang harus memperhatikan potensi dan ancaman bencana guna meminimalisir risiko akibat bencana.  Konsep tata ruang dan wilayah seharusnya mengindahkan risiko bencana alam dengan tidak mengizinkan pendirian permukiman di daerah rawan bencana.

“Daerah yang terdampak bencana harus dikosongkan, atau tetap dihuni tapi dengan menerapkan upaya mitigasi seperti dengan membangun fasilitas umum atau permukiman yang tahan gempa maupun likuifaksi,”pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)

Terletak di Tiga Pertemuan Lempeng, Palu Rawan Gempa

BALIPORTALNEWS.COM – Gempa bumi  dengan kekuatan M 7,4 yang disusul dengan tsunami mengguncang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) petang. Ahli Geologi UGM Prof. Dr. Ir. Subagyo Pramumijoyo, DEA, mengatakan bahwa Kota Palu dan Donggala merupakan titik pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia  yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia.

“Palu dan Donggala  berada di zona benturan tiga lempeng besar dunia sehingga menjadi daerah yang rawan terjadi gempa,” jelasnya saat ditemui di Departemen Geologi Fakultas Teknik UGM, Selasa (2/10/2018).

Pergerakan lempeng-lempeng itu, kata dia mendorong pergerakan sesar geser Palu Koro yang mengakibatkan gempa pekan lalu. Sesar ini tergolong aktif karena pergerakannya mencapai 45 milimeter per tahun.

“Gempa di Sulawesi ini mekanismenya sesar geser yang tidak menimbulkan perubahan volume air laut atau dengan kata lain tidak memicu tsunami,” katanya.

Subagyo menuturkan terjadinya tsunmai di Palu dimungkinkan karena adanya longsoran sedimen di bawah laut yang cukup besar yang muncul akibat pergeseran lempeng. Selain itu juga lokasi Palu yang berada di ujung teluk yang sempit. Bentuk teluk yang menyempit ke daratan menjadikan gelombang tsunami mengarah ke Kota Palu.

“Dengan bentuk teluk yang menyempit, energi gelombang tsunami akan semakin kuat ke arah yang semakin dangkal,” terangnya.

Gempa bumi yang mengguncang Palu dan Donggala tidak hanya mengakibatkan bencana susulan berupa tsunami, tetapi juga memunculkan fenomena tanah bergerak atau likuifaksi. Likuifaksi diketahui terjadi di daerah Sigi Sulawesi Tengah.

Likuifaksi disebutkan Subagyo banyak terjadi pada tanah berpasir. Saat terjadi gempa tanah yang berpasir tercampur dengan air tanah di bawahnya. Melarut dengan air tanah dan menerobos rekahan tanah di permukaan.

Dari penelitian yang dilakukan sejak taun 2005 silam Subagyo menyebutkan bahwa di daerah sepanjang Teluk Palu merupakan wilayah yang memiliki tanah dengan kontur yang mudah terjadi likuifaksi. Ketebalan sedimen tersebut mencapai 170 meter sehingga menjadi daerah yang sebenarnya tidak aman untuk dijadikan tempat tinggal karena berpotensi terjadi likuifaksi saat terjadi gempa. (ika/humas-ugm/bpn)

Bertemu Menpora, PP KMHDI Sampaikan Undangan Rakernas

BALIPORTALNEWS.COM – Pengurus Pimpinan Pusat KMHDI periode 2018-2020  diterima langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi di Ruang Rapat Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa (2/10/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan Pusat KMHDI yang disampaikan oleh Ketua Presidium I Kadek Andre Nuaba memperkenalkan pengurus baru hasil Kongres Nasional XI KMHDI di Yogjakarta. Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa persoalan, salah satunya mengenai penanganan musibah gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah dan rencana pengembangan Komunitas Startup.

“Perkembangan ekonomi digital saat ini telah banyak melahirkan pelaku usaha muda dan kader KMHDI harus siap menjadi salah satu pelakunya. Untuk itu, kita rencanakan akan bentuk sebuah komunitas dengan sistem sharing economy dari anggota untuk anggota,” ungkap Andre.

Selain itu, Andre juga secara langsung mengundang Menteri Imam Nahrawi untuk hadir dan membuka Rakernas XI KMHDI yang akan di laksanakan pada bulan November 2018. Menanggapi hal tersebut, Menteri Imam Nahrawi menyanggupi untuk hadir dalam perhelatan Rakernas XI KMHDI yang akan dilaksanakan di Jakarta.

“Saya akan hadir, namun pesan saya KMHDI sebagai bagian dari generasi muda Indonesia, harus berfikir kreatif. Harus terus tanggap terhadap persoalan yang ada di lapangan, musibah di Palu dan Donggala juga merupakan salah satu tantangan yang harus dijawab KMHDI,” ungkap Menpora.

Menteri Imam Nahrawi juga berpesan agar kegiatan pelantikan Pengurus Pimpinan Pusat KMHDI nantinya dilaksanakan dengan konsep yang berbeda dan unik agar menjadi terobosan baru dikalangan organisasi kemahasiswaan.

“Rakernas KMHDI harus menampilkan sesuatu yang baru, dilaksanakan dengan kreatif dan konsepnya harus milenial. Sehingga nantinya KMHDI mampu menjadi contoh untuk organisasi kehasiswaan lainnya,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Andre menyanggupi tantangan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut untuk membuat konsep Pelantikan yang kreatif dan sesuai dengan jamannya milenial. Baginya hal tersebut merupakan masukan yang positif.

“Kita akan buatkan konsep yang kreatif dan sesuai dengan karakter kita sebagai kaum milenial,” tutupnya. (humas-kmhdi/bpn)

Mahasiswa UGM Raih Penghargaan ASEAN Youth Conference 2018

BALIPORTALNEWS.COM – Tiga mahasiswa Fakultas Peternakan UGM meraih penghargaan Best of The Best Paper and Presenter dalam Asean Youth Conference (AYC) 2018 yang diselenggarakan di International Islamic University Malaysia (IIUM) Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (22/9/2018).

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Agung Setia Budi (2014), Nadya Ramadhani Susilo (2015), Rahmadia Nabil Nurhutomo (2017). Mereka berhasil menjadi yang terbaik dengan menyisihkan 230 peserta lain dari berbagai negara anggota ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Kamboja, dan lainnya.

Dalam konferensi itu ketiganya mengajukan karya tulis dengan tema “Industry 4.0 The Application of Animal Feces Briquette for Alternative Electrical Energy Source in Indonesia’s Small Villages”.

Nadya mengatakan pemilihan tema tersebut didasarkan pada fenomena tingginya gas methan yang dihasilkan dari limbah peternakan. Jumlahternak di Indonesia pada 2017 sebanyak 2.313.941 ekor yang menghasilkan limbah dan hasil ikutan ternak menyumbang 32.564 juta ton CO2e per tahun atau setara dengan 51% emisi gas rumah kaca per tahun di dunia.

“Pemanfaatan kotoran ternak menjadi briket sebagai sumber energi listrik dapat meminimalkan gas methan tersebut,” jelasnya, Senin (1/10/2018) di Kampus UGM.

Nadya menyampaikan kalori yang dihasilkan dari 4 kg briket kotoran ternak setara dengan 10,64 Kg batu bara. Oleh karena itu, briket dari kotoran ternak jauh lebih efisien untuk digunakan sebagai pembangkit listrik dibandingkan dengan energi dari batu bara.

Selain itu, briket lebih mudah dimobilisasikan dibandingkan dengan biogas sehingga lebih mudah didistribusikan ke desa-desa kecil di Indonesia sebelum dikonversi menjadi energi listrik. Dengan pemanfaatan briket dari limbah ternak ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi dalam penyediaan listrik bagi masyarakat yang berada di desa-desa terpencil. Seperti diketahui hingga saat ini masih terdapat 12.659 desa dari 74.759 desa di Indonesia yang belum tersentuh listrik.

Nadya menambahkan, inovasi ini berhubungan erat dengan industri 4.0 karena listrik merupakan dasar yang diperlukan untuk menunjang industri tersebut. Masyarakat desa tidak dapat mengakses internet tanpa adanya sumber energi listrik yang mumpuni. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan kerja sama dari berbagai elemen, antara lain pemerintah, peternak, dan akademisi. (ika/humas-ugm/bpn)

Temui Kadis PORAPAR, KMHDI Metro Perkenalkan Arah Juang KMHDI

BALIPORTALNEWS.COM – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Kota Metro bertemu dengan kepala dinas pemuda olahraga dan pariwisata sampaikan tentang arah juang KMHDI, Senin (1/10/2018) kemarin.

Ketua PC KMHDI Metro I Putu Setiawan dalam pertemuannya mengungkapkan bahwa KMHDI adalah organisasi kaderisasi “Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) adalah organisasi kaderisasi, artinya kader-kader KMHDI adalah para pemuda yang siap menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing pasca menempa pendidikan di KMHDI”

Dalam pertemuan itu Setiawan juga mengungkapkan bahwa setiap program kerja KMHDI bersifat pengabdian kepada masyarakat “KMHDI Metro ini sudah terbentuk sejak tahun 2012, jadi sudah banyak sekali kegiatan kaderisasi dan kegiatan sosial yang kami lakukan pak. Kemudian, Seluruh kegiatan kami semua bernafaskan pengabdian kepada masyarakat pak,” ungkap Setiawan

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata yang akrab di panggil bapak Feri menanggapi baik pertemuan dengan KMHDI Metro “Kami sangat mengapresiasi kepada adik-adik KMHDI yang hari ini meminta bertemu dengan kami. Dinas Pemuda  Olahraga dan Pariwisata akan selalu membina dan membimbing seluruh elemen pemuda termasuk KMHDI”.

Sebagai penutup, kepala dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata juga memberikan motivasi kepada kader-kader KMHDI “Sukses selalu adik-adik KMHDI, kalau hari ini kalian menanam hal baik, hal baik pula yang akan dituai nanti,” tutup kepala dinas pemuda olahraga dan pariwisata itu. (humas-kmhdi/bpn)

Mrs Sippy Bali Mempersembahkan Muscle Beach Oleh Bodiku

BALIPORTALNEWS.COM – Para atlet kebugaran Indonesia terbaik akan berkumpul di Bali bulan Oktober ini untuk mengikuti kompetisi binaraga amatir nasional Indonesia yang diselenggarakan Federasi binaraga Internasional (International Federation of Bodybuilding / IFBB) Indonesia, Muscle Beach Bali, bulan Oktober ini di MRS SIPPY Bali.

Muscle Beach Bali digagas oleh atlit binaraga dunia professional, Komang Arnawa, dalam rangka menggalakan gaya hidup sehat dan kebugaran.

Ajang tahunan ini menyambut peserta dari semua kewarganegaraan dan didukung oleh Badan Promosi dan Pariwisata Bali (Bali Tourism Board), dimana dana dari tiket yang terjual akan disumbangkan untuk mensponsori atlit berprestasi untuk ikut serta dalam kompetisi di luar negeri sebagai perwakilan resmi atlit binaraga Indonesia.

Muscle Beach Bali merupakan ajang kompetisi kualifikasi untuk model bikini dan binaragawan yang ingin maju sebagai wakil Indonesia dalam kompetisi IFBB tingkat internasional.

Kemeriahan tahun ini akan bertambah dengan kehadiran ikon kebugaran, Nora Alexandra dan Bobby Ida, dan masih banyak selebritas kebugaran dan kesehatan lain.

Kegiatan ini juga mendukung warga internasional yang menetap di Bali untuk tampil di panggung, dalam 3 kelas non IFBB, yang akan berpeluang untuk memenangkan top 6 finalis dan merebut hadiah total sebesar 50 juta Rupiah.

Direktur IFBB Indonesia Komang Arnawa menjelaskan, “Kami berharap bisa mengajak sebanyak mungkin atlit binaragawan dan penggemar binaraga untuk menonton Muscle Beach Bali, karena ajang ini merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menantang, dimana para peserta harus mencapai prestasi terbaik mereka. Kegiatan ini merupakan perayaan atas perasaan senang hasil dari mind-set yang positif, kekuatan karakter dan rasa percaya diri. Kami bangga bisa memfasilitasi peserta untuk mengenali dan menghargai sisi positif mereka sendiri dan menjadi inspirasi bagi segenap penonton untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip hidup sehat dan hidup yang seimbang.”

Bertempat di kolam air laut terbesar di Bali, event ini juga menjanjikan untuk menyajikan hidangan yang lezat, permainan yang menyenangkan, dan kesempatan bagi tamu yang hanya ingin duduk dan bersantai, dengan musik retro yang dimainkan oleh DJ residen Sippy, mengiringi tamu yang ingin berenang atau menggunakan papan loncat indah. (r/bpn)

Kisruh Impor Beras, KMHDI: Substansi Masalahnya adalah Data

BALIPORTALNEWS.COM – Ketua Presidium PP KMHDI I Kadek Andre Nuaba menilai kisruh impor beras yang melibatkan Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita tidak akan menemukan titik terang apabila perdebatan masih mengedepankan egoisme, bukan substansi permasalahanya.

Menurutnya BPS yang menjadi sentralitas data dalam permasalahan ini, namun ia menyayangkan data beras terakhir yang dimiliki BPS hanya sampai 2015.

“Kunci utamanya kan pada data, Bulog dan Mendag sama-sama memiliki data dan masing-masing merasa datanya paling benar. Pertanyaanya sekarang, kemana BPS selama ini?,” ungkap Andre.

Andre juga mengharapkan adanya audit posisi stok beras di Perum Bulog dan dilakukannya penghitungan untuk perkiraan stok beras di penggilingan. Data tersebut kemudian ditetapkan sebagai neraca beras nasional yang dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan impor.

“Karena stok beras tidak hanya ada di Bulog, sebagaian petani dan penggiling juga biasa melakukan penyimpanan beras yang biasanya dijual ketika harga sudah baik. Data inilah yang kemudian menjadi acuan dalam pengambian keputusan,” sambungnya.

Namun Andre mendukung langkah Bulog untuk menghentikan impor beras, ia sangat yakin bahwa rakyat tidak membutuhkan beras impor kembali, pasalnya menurutnya kebijakan tersebut hanya akan melemahkan posisi petani di negerinya sendiri.

“Masuknya beras impor, tentu akan merugikan para petani. Harga pasaran akan melemah, sedangkan dimusim kering saja serapan gabah petani dalam negeri sebesar 4.000 ton per hari, artinya stok beras bisa menapai 3 juta ton. Dan itu aman,” ungkap Andre.

Alasan kedua, menurutnya impor beras memperbesar beban anggaran belanja Negara. Tidak hanya menambah anggaran untuk pembelian beras, namun juga untuk penampungan beras sampai akhir tahun.

“Saat ini saja Bulog sudah dibebankan biaya 45 milliar untuk melakukan sewa gudang, artinya ketika dilakukannya impor beras lagi, ada penambahan cost untuk menampungnya. Sedangkan, sampai akhir tahun Bulog juga masih harus menampung serapan hasil panen dari petani,” tutup Andre.(humas-kmhdi/bpn)

KMHDI Metro Laksanakan Program Goes to School

BALIPORTALNEWS.COM – Pimpinan Cabang KMHDI Metro bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pelajar Hindu (FKPH) Kota Metro melaksanakan kegiatan sosialisasi keagamaan Hindu di sekolah-sekolah di kota Metro (27/9/2018). Sosialisasi yang sudah dilaksanakan selama dua tahun ini ditujukan untuk pelajar Hindu se kota Metro.

 “Kegiatan ini sudah kita laksanakan rutin sejak 2 tahun lalu, tepatnya ketika FKPH resmi dibentuk. Isi kegiatannya adalah dialog dan mentoring untuk meningkatkan pemahaman pelajar terhadap Hindu itu sendiri” ungkap ketua PC KMHDI Metro I Putu setiawan

Ketua FKPH Kota Metro Nengah Duwik mengatakan bahwa sosialisasi kegiatan keagamaan Hindu di tataran pelajar ini adalah kegiatan yang memiliki substansi pendidikan yang baik untuk meningkatkan jati diri pelajar Hindu sebagai seorang Hindu.

“FKPH Metro adalah organisasi yang menaungi pelajar Hindu di Kota Metro. Hari ini kami turun ke sekolah-sekolah dibantu dan didampingi kakak kami dari PC KMHDI Metro untuk mensosialisasikan kegiatan keagamaan Hindu yang ada di Metro,” ungkap Duwik.

Selain mensosialisasikan kegiatan keagamaan Hindu dan memperkenalkan FKPH Kota Metro, ketua PC KMHDI Metro I Putu Setiawan juga memotivasi para pelajar untuk turut aktif menempa dan melakukan proses di dalam organisasi.

“Kita perkenalkan KMHDI kepada mereka, karena sejauh ini KMHDI masih menjadi satu-satunya organisasi kemahasiswaan Hindu nasional yang membina kadernya dengan model pendidikan partisipatif,” imbuhnya.

Setiawan juga mengungkapkan alasan mendasarnya memperkenalkan KMHDI kepada para pelajar di Metro adalah selaras dengan visi dan misi KMHDI, dimana KMHDI akan menjadi wadah pemerastu sekaligus alat pendidikan kader mahasiswa Hindu Indonesia. Ia memandang bahwa sebagai generasi penerus pelajar – pelajar Hindu harus sudah dikenalkan dan diberikan pembekalan tentang bagaimana mendidik dan membekali diri dengan hal-hal yang positif.

“Harapannya kepada para pelajar di kota Metro mulai membuka mata dan membuka telinga, bahwa masa depan ada ditangan mereka. Sehingga untuk merealisasikan hal tersebut KMHDI hadir sebagai wadah dan alat pendidikan yang tepat,” tutup Setiawan. (humas-kmhdi/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan