IKAHI UNPAD Menginisiasi Hall of Fame Pertama Para Alumni Duta Besar

BALIPORTALNEWS.COM – Ikatan Alumni Hubungan Internasional (IKAHI) Universitas Padjadjaran (UNPAD) bekerjasama dengan Program Studi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNPAD, mengadakan acara Home Coming para alumni HI UNPAD yang saat ini sedang menjabat sebagai Duta Besar (Dubes).

Acara yang diberi judul Ambassadorial Homecoming Day  ini bertujuan untuk mengapresiasi para alumni IKAHI UNPAD yang telah mencapai salah satu karir tertinggi di jajaran Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia dan menginspirasi para mahasiswa yang masih berada di kampus untuk bisa mencapai prestasi tersebut, berdasarkan arahan dan pengalaman yang dibagikan oleh para alumni.  Acara ini akan diselenggarakan di Bale Sawala Gedung Rektorat Lt. 1 Kampus Jatinangor pada Sabtu, 17 Februari 2018 .

Kegiatan ini akan dihadiri oleh 5 dari 9 Dubes aktif alumni IKAHI UNPAD . Para Dubes yang akan hadir dan berbagi pengalaman ke mahasiswa adalah:

  1. Tatang Razak, Dubes Republik Indonesia untuk Kuwait (IKAHI UNPAD 1980),
  2. Rahmat Pramono, Dubes Republik Indonesia untuk Kazakhtan merangkap Tajikistan (IKAHI UNPAD 1981),
  3. Helmy Fauzi, Dubes Republik Indonesia untuk Mesir (IKAHI UNPAD 1982),
  4. Andy Rachmianto, Dubes Republik Indonesia untuk Yordania merangkap Palestina (IKAHI UNPAD 1984),
  5. Umar Hadi, Dubes Republik Indonesia untuk Korea Selatan (IKAHI UNPAD 1986).

Dalam Ambassadorial Homecoming Day  kali ini akan dilakukan sesi temu alumni dan berbagi pengalaman dalam  meniti karir hingga menjadi Dubes. Selain itu akan diresmikan hall of fame berupa pembuatan cap tangan dari para Dubes yang nantinya akan menjadi inspirasi yang dari generasi ke generasi mahasiswa HI UNPAD dan merupakan bentuk apresiasi bagi alumni yang berprestasi, sehingga memperkuat ikatan emosional dan jejaring IKAHI UNPAD, untuk bisa berkontribusi bagi Indonesia di kancah internasional. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Pansus RUU Kewirausahaan Nasional Jaring Masukan dari UGM

BALIPORTALNEWS.COM – Tim Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan Nasional DPR RI menjaring masukan dari para pakar UGM terkait RUU Kewirausahaan Nasional yang kini tengah dibahas di DPR RI.

Wakil Ketua Pansus RUU Kewirausahaan Nasional DPR RI, Ichsan Firdaus mengatakan kewirausahaan khususnya di sektor usaha kecil dan koperasi merupakan bidang yang sangat menarik untuk dikembangkan. Namun demikian masih terdapat beberapa persoalan dalam pengembangan kewirausahaan ini.

“Permasalahannya, proporsi pengusaha di Indonesia masih sedikit dan jauh jumlahnya dibandingkan dengan negara lainnya. Oleh sebab itu kami ingin mendorong agar ada undang-undang terkait kewirausahaan,” terang Ichsan saat kunjungan kerja Tim Pansus RUU Kewirausahaan Nasional DPR RI dalam rangka menggali masukan terkait RUU Kewirausahan Nasional, di Ruang Sidang Pimpinan UGM, Selasa (13/2/2018).

Tidak hanya itu, peningkatan daya saing usaha masih menjadi salah satu persoalan yang masih  harus diurai bersama. Selain hal tersebut juga  terkait konsep perlindungan kewirausahaan, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta bisnis online.

“Mohon tanggapan, masukan, dan kritik untuk memperkuat dan memperkaya RUU Kewirausahaan Nasional,” harapnya.

Sementara Rektor UGM, Prof.Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menyambut baik kunjungan kerja TIM Pansus Kewirausahaan Nasional DPR RI. Menurutnya, menjadi suatu kehormatan bagi UGM dipilih sebagai mitra untuk berdiskusi bersama membahas RUU Kewirausahaan Nasional.

“Terima kasih sudah memilih UGM untuk berdiskusi bersama. Semoga masukan yang diberikan nantinya dapat bermanfaat untuk perbaikan RUU yang telah disusun,” katanya.

Dalam diskusi tersebut turut hadir sejumlah pakar dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Hukum (FH).  Mereka menyampaikan pandangan dan masukkan terhadap RUU Kewirausahaan Nasional. (ika/humas-ugm/bpn; foto:firsto)

Mahasiswa UGM Kembangkan Platform Budidaya Ikan Air Tawar kolamkita.com

BALIPORTALNEWS.COM – Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan platform kolamkita.com untuk meningkatkan produksi budidaya air tawar di Indonesia.

Platform yang dikembangkan dengan menggunakan teknologi moderen aquaculture oleh Kharirotul Suhaila dan Rasyidin Caniago dari Departemen Perikanan Fakultas Pertanian dan Sahala Wahyu Wardana dan Ema Nur Afifah dari Departemen ELINS FMIPA ini sukses menyabet dua penghargaan sekaligus dalam Thailand Inventor’s Day pada 2-6 Februari 2016 di Thailand.

Dalam ajang “Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition” tersebut, mereka memperoleh medali emas dan special award  dari Polandia.

Suhaila mengatakan pengembangan kolamkita.com berawal dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan budidaya ikan di masyarakat. Tidak sedikit masyarakat yang mengalami kebingungan saat ingin untuk melakukan budidaya ikan.

“Kami membuat kolamkita.com karena melihat banyaknya persoalan dalam budidaya ikan,”jelasnya kepada wartawan saat konferensi pers di Kantor Humas UGM, Senin (12/2/2018).

Minimnya pengetahuan akan budidaya ikan membuat masyarakat sulit mengembangkan budidaya ikan. Persoalan lainnya kesulitan untuk mendapatkan lahan budiaya ika. Ditambah lagi dengan permasalahan pemasaran pasca panen.

Kondisi itu mendorong Suhaila bersama dengan ketiga rekannya mencari solusi atas permasalahan tersebut. Mereka akhirnya mengembangkan sebuah platform yang dapat menjawab berbagai persoalan budidaya perikanan dalam satu wadah yakni kolamkita.com.

Sahala menambahkan kolamkita.com memiliki tiga layanan utama yakni menyediakan informasi budiaya ikan, paket budidaya ikan, dan jasa pemasaran pasca panen. Melalui layanan infromasi budidaya ikan masyarakat dapat memperoleh informasi yang valid dan terkini seperti persiapan kolam, penyebaran benih, dan beragam informasi lainnya.

Berikutnya, menyediakan kebutuhan dan paket budidaya ikan. Bahkan pembuatan konstruksi kolam dengan teknologi terkini yang aplikatif yaitu kolam boosteraerasi untuk budidaya lele dan gurami.

“Kita menyediakan layanan konstruksi kolam dengan sistem booster yang dapat dikembangkan di lahan sempit dan bisa menampung lebih banyak ikan serta memudahkan pembuangan kotoran dan pergantian air menggunakan sistem central drain,”urainya.

“Saat ini Platform kolamkita.com masih dalam tahap pengembangan dan rencananya akan segera dirilis pertengahan tahun 2018 nanti,”imbuh Sahala. (ika/humas-ugm/bpn)

Extra Ordinary Job Expo 2018

BALIPORTALNEWS.COM – Ikatan Alumni Universitas Padjadajran (IKA- Unpad) menyelenggarakan IKA Unpad Extraordinary Job Expo 2018 di Grha Sanusi Hardjadinata, kampus Iwa Koesoemasumantri Universitas Padjadjaran Jl.  Dipati Ukur No.  35 Bandung, pada Senin – Kamis,  12 – 14 Februari 2018.

Acara yang menarget peserta sejumlah 10.000 orang  lulusan perguruan tinggi se-Bandung  dan Jawa Barat ini bertujuan untuk mempersingkat jalur seleksi karyawan yang konvensional sehingga meningkatkan kecepatan proses pemenuhan kebutuhan karyawan di perusahaan. IKA Unpad Extraordinary Job Expo 2018 menjawab tantangan tersebut dengan mempertemukan langsung para pencari kerja  dengan divisi human resouce development (HRD) perusahaan perekrut dalam satu waktu dan tempat.

Fenomena dan kondisi di dunia perekrutan saat ini memberi inspirasi IKA Unpad untuk menggagas konsep job expo yang berbeda dari biasanya. Job expo yang akan dilaksanakan selama 3 hari ini akan menghadirkan agenda seperti  Talkshow Dunia Kerja Dan Human Resources dengan pembicara Roy Darmawan ( motivator/alumni unpad}, Ardhi Lufti S ( Head Of Human Resources Manulife Global Resourcing Philippines Malayasia dan Chengdu China) dan Workshop yang akan diisi oleh Aria Siregar ( Division Head Bina Potensia Indonesia) .

Bursa kerja adalah salah satu solusi dalam menghadapi tantangan di dunia rekruitmen yang dinamis . Dan keunggulan dari IKA Unpad Extraordinary Job Expo 2018  kali  ini adalah akan diselenggarakan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan soft competencies para pencari kerja . IKA Unpad Extraordinary Job Expo 2018 ini juga menghadirkan lembaga beasiswa bagi lulusan yang berminat melanjutkan studi baik didalam maupun diluar negeri. (humas-unpad/bpn)

Konser Nominasi Provinsi Pulau Jawa Di Panggung Lida

BALIPORTALNEWS.COM – Setelah menghadirkan Konser Nominasi Provinsi di Pulau Sumatera dan telah terpilih sebanyak 10 Duta Provinsi, kompetisi Liga Dangdut Indonesia berlanjut ke Pulau Jawa. Dibuka dengan Konser Nominasi Provinsi Banten pada Senin lalu diikuti Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta serta Jawa Tengah. Kelima kontestan dari masing-masing provinsi berupaya memberikan penampilan terbaik mereka, dengan berbagai kritik dan saran yang diberikan oleh para dewan dangdut menjadikan mereka lebih bersemangat untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Kesuksesan yang mereka dapatkan tidak lepas dari dukungan keluarga yang selalu diangkat di atas panggung LIDA. Dari Konser Nominasi yang berlangsung kemarin telah terpilih Duta Dangdut dari masing – masing Provinsi diantaranya Duta Dangdut Provinsi Banten – Ipul, Duta Dangdut Provinsi Jawa Barat – Nando, Duta Dangdut Provinsi DKI Jakarta – Khori, dan Duta Dangdut Provinsi Jawa Tengah – Jono.

Konser akan dilanjutkan ke Provinsi DI Yogyakarta (9 Februari 2018), Jawa Timur (12 Februari 2018), Bali (13 Februari 2018), Nusa Tenggara Barat (15 Februari 2018), dan Nusa Tenggara Timur (16 Februari 2018). Saksikan Liga Dangdut Indonesia setiap pukul 19.00 WIB LIVE dari Studio 5 Indosiar! Dan dukung Duta LIDA favorit dari Provinsimu dalam Konser Nominasi Provinsi melalui SMS dengan cara ketik: LIDA (spasi) Nama Duta, Kirim ke 97288, tarif Rp.2,200/sms.

Sementara itu, perhelatan sepak bola terbesar di Indonesia yaitu Piala Presiden 2018 segera memasuki Babak Semi Final. Kompetisi bergengsi antar klub sepak bola di tanah air ini menyisakan 4 klub yang berhasil bertahan untuk keluar sebagai pemenang dan membawa pulang trophy Piala Presiden 2018. Dalam babak semifinal, pertandingan akan dibagi menjadi 2 Leg dengan menggunakan sistem Home-Away.

Pada Leg pertama, pertandingan atara PSMS Medan vs Persija Jakarta akan dilangsungkan di hari Sabtu, 10 Februari 2018 dan Sriwijaya FC vs Bali United di hari  Minggu, 11 Februari 2018 mulai pukul 19.00 WIB. Sementara di Leg kedua akan kembali mempertemukan Persija Jakarta vs PSMS Medan pada hari Senin, 12 Februari 2018 mulai pukul 14.00 WIB dan Bali United vs Sriwijaya FC di hari Rabu, 14 Februari pukul 19.00 WIB. Siapakah yang akan terus melaju ke Babak Final? Saksikan terus Piala Presiden 2018 LIVE hanya di Indosiar!

Untuk menghibur langsung pemirsa di beberapa daerah di Indonesia, Indosiar kembali menghadirkan Panggung Gembira. Kali ini, Panggung Gembira akan hadir secara langsung di Benteng Van Den Bosch – Ngawi, Jawa Timur. Akan ada berbagai games menarik dan penampilan artis yang turut menghibur warga Ngawi dan sekitarnya diantaranya Didi Kempot,  Uut Permatasari, Repvblik, Fildan DA, Danang DA, Rizky Ridho DA, Lesti DA, Putri DA, Aulia DA, Fitri BP, Selvi BP, Norman BP dan masih banyak lagi. Acara juga akan dimeriahkan oleh kehadiran Chand Kelvin, Upiak Isil, Farid Aja dan Reza Bukan sebagai pembawa acara. Datang dan ramaikan Panggung Gembira Ngawi hari Sabtu & Minggu 10 – 11 Februari 2018 mulai pukul 07.30 WIB! Acara ini gratis!

Sementara itu, perhelatan sepak bola terbesar di Indonesia yaitu Piala Presiden 2018 segera memasuki Babak Semi Final. Kompetisi bergengsi antar klub sepak bola di tanah air ini menyisakan 4 klub yang berhasil bertahan untuk keluar sebagai pemenang dan membawa pulang trophy Piala Presiden 2018. Dalam babak semifinal, pertandingan akan dibagi menjadi 2 Leg dengan menggunakan sistem Home-Away.

Pada Leg pertama, pertandingan atara PSMS Medan vs Persija Jakarta akan dilangsungkan di hari Sabtu, 10 Februari 2018 dan Sriwijaya FC vs Bali United di hari  Minggu, 11 Februari 2018 mulai pukul 19.00 WIB. Sementara di Leg kedua akan kembali mempertemukan Persija Jakarta vs PSMS Medan pada hari Senin, 12 Februari 2018 mulai pukul 14.00 WIB dan Bali United vs Sriwijaya FC di hari Rabu, 14 Februari pukul 19.00 WIB. Siapakah yang akan terus melaju ke Babak Final? Saksikan terus Piala Presiden 2018 LIVE hanya di Indosiar!

Untuk menghibur langsung pemirsa di beberapa daerah di Indonesia, Indosiar kembali menghadirkan Panggung Gembira. Kali ini, Panggung Gembira akan hadir secara langsung di Benteng Van Den Bosch – Ngawi, Jawa Timur. Akan ada berbagai games menarik dan penampilan artis yang turut menghibur warga Ngawi dan sekitarnya diantaranya Didi Kempot,  Uut Permatasari, Repvblik, Fildan DA, Danang DA, Rizky Ridho DA, Lesti DA, Putri DA, Aulia DA, Fitri BP, Selvi BP, Norman BP dan masih banyak lagi.

Acara juga akan dimeriahkan oleh kehadiran Chand Kelvin, Upiak Isil, Farid Aja dan Reza Bukan sebagai pembawa acara. Datang dan ramaikan Panggung Gembira Ngawi hari Sabtu & Minggu 10 – 11 Februari 2018 mulai pukul 07.30 WIB! Acara ini gratis! (r/bpn)

SCTV Suguhkan Program Spesial Di Momen Valentine

BALIPORTALNEWS.COM – Bulan Februari yang akrab dikenal sebagai bulan penuh kasih sayang menjadi momen bagi SCTV untuk menghadirkan sederet program spesial, diantaranya film layar lebar spesial cinta “Promise” akan tayang perdana di layar kaca SCTV pada hari Minggu, 11 Februari 2018 pukul 14.15 WIB. Para aktor dan aktris ternama tanah air seperti  Dimas Anggara, Amanda Rawles, Boy William, dan Mikha Tambayong akan mengajak pemirsa terhanyut dengan kisah romantisme yang ditawarkan dalam film “Promise”.

Suguhan teristimewa SCTV lainnya kali ini hadir dari penyanyi asal Amerika Serikat, Bruno Mars yang beberapa waktu lalu berhasil memboyong enam piala di ajang Grammy Awards 2018. Lewat albumnya 24K Bruno Mars berhasil membius seluruh penikmat musik di penjuru negeri. Pada hari Rabu, 14 Februari 2018 mendatang secara eksklusif SCTV akan menayangkan “Bruno Mars Present 24K Magic Live At The Apollo” pukul 23.00 WIB, disini Bruno Mars juga akan menyanyikan lagu-lagu yang telah membawanya sukses di Grammy Awards 2018.

Melengkapi akhir pekan pemirsa di hari Minggu, 11 Februari 2018 besok dua bintang sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta”, Verrell Bramasta dan Natasha Wilona akan hadir langsung di Surabaya dalam “Meet and Greet Siapa Takut Jatuh Cinta”. Mereka akan menyapa langsung para penggemar sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta di Tunjungan Plaza 6 – Chameleon Hall Surabaya mulai pukul 10.00 WIB. Warga Surabaya dan sekitarnya dapat hadir langsung untuk bertemu dua bintang kesayangan mereka. Gratis dan dapatkan merchandise menarik dari SCTV! (r/bpn)

Prof. Nandang Alamsah Deliarnoor, “Forum Privilegiatum pada Hukum Pemerintahan di Indonesia Harus Segera Dibuat”

BALIPORTALNEWS.COM – Eksistensi Forum Privilegiatum—hak khusus pejabat tinggi untuk diadili pada pengadilan khusus—pada hukum pemerintahan di Indonesia menjadi conditio sine qua non atau tidak terelakkan dalam menghadapi beratnya penanganan kasus korupsi,  dan sebagai sarana pertanggungjawaban negara in casu para pejabat negara. Dengan demikian, diharapkan konsep pemerintahan bersih akan tercapai.

Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H., M.Hum saat membacakan orasi ilmiah berkenaan dengan Penerimaan Jabatan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum Tata Pemerintahan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  Universitas Padjadjaran di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (8/2/2018) siang. Orasi ilmiah tersebut berjudul “Forum Privilegiatum dalam Hukum Pemerintahan”.

Prof. Nandang menjelaskan bahwa Forum Privilegiatum adalah suatu sistem peradilan, baik itu dari segi penyelenggaraan peradilan maupun sebagai proses mengadili. Ia menggagas adanya Forum Privilegiatum dalam Hukum Tata Pemerintahan diantaranya untuk memeriksa pejabat negara apakah telah melanggar hukum tata pemerintahan atau hukum lain, baik pidana maupun perdata.

Lebih lanjut Prof. Nandang menyampaikan bahwa lembaga praperadilan saat ini dijadikan “pelarian” bagi para pejabat negara untuk memperoleh kepastian hukum secara cepat apakah dia bersalah atau tidak walaupun berdasarkan kewenangan baik secara atribusi dan derivasi praperadilan tidak memiliki kewenangan itu.

“Oleh karena itu Forum Privilegiatum yang khusus untuk mengadili para pejabat negara ini harus segera dibuat agar jelas legalitasnya dan tidak menjadi polemik serta perdebatan akademik lagi,” ujar Prof. Nandang.

Urgensi dan eksistensi Forum Privilegiatum ini juga untuk menjawab keterkaitan isu korupsi, yang seringkali menjadi jebakan bagi pejabat pemerintahan yang melakukan diskresi ketika menghadapi masalah yang harus direspons secara cepat (extra ordinary).

“Akibatnya, timbul ketakutan untuk mengambil keputusan atas persoalan yang mendesak dan harus segera diselesaikan. Sebab, di kemudian hari mereka bisa dipermasalahkan dan dituduh melakukan korupsi yang dikarenakan arti dari korupsi bisa menimbulkan multi tafsir terhadap tindakan diskresi yang dilakukan pejabat publik,” ujar Prof. Nandang.

Extra Ordinary Discretion (EOD) belum diatur dalam UU No. 30 Tahun 2014. Menurut Prof. Nandang, prosedur bisa dikesampingkan asalkan tetap dalam kerangka kewenangan pejabat yang bersangkutan dan substansinya tidak ada penyalahgunaan wewenang serta substansinya  bermanfaat bagi orang banyak.

“Untuk mengujinya apakah EOD ini melenceng dilakukan secara Forum Privilegiatum di Mahkamah Agung. Untuk mengakomodir gagasan ini bisa merevisi UUAP atau UU No. 5 Tahun 2004 tentang Mahkamah Agung yang memberikan kewenangan kepada MA mengadili untuk yang pertama dan terakhir pejabat negara karena dianggap telah penyalahgunakan wewenang, baik baik onrechtmatige overheidsdaad maupun detournement de papour/wilekeu,” ujar Prof. Nandang. (humas-unpad/bpn)

Prof. Arief Anshory Yusuf, “Selain Masalah Sosial, Indonesia Hadapi Tantangan Besar dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan”

BALIPORTALNEWS.COM – Tidak banyak yang menyadari bahwa keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan merupakan amanat yang tertuang dalam UUD 1945. Sayangnya, keseimbangan tersebut nampaknya belum dapat sepenuhnya terwujudkan setelah lebih dari 70 tahun Indonesia merdeka.

Demikian disampaikan Prof. Arief Anshory Yusuf, S.E, M.Sc., Ph.D, saat membacakan orasi ilmiah berkenaan dengan Penerimaan Jabatan Guru Besar dalam bidang Ekonomi Lingkungan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Jumat (9/02). Pada kesempatan tersebut, orasi ilmiah dibacakan Prof. Arief dengan judul “Trade off Antara Pertumbuhan, Keadilan, dan Lingkungan: Mitos atau Realitas?”.

Diungkapkan Prof. Arief, selain masalah sosial seperti ketimpangan dan kemiskinan, Indonesia juga menghadapi tantangan besar dalam isu pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan. Indonesia adalah salah satu negara  yang sangat rentan dengan bencana terkait perubahan iklim.

“Adanya konflik antara agenda pertumbuhan ekonomi, keadilan ekonomi, dan lingkungan sering diartikan sebagai sesuatu yang alamiah. Sehingga, trade-off antara ketiganya sering dianggap sebagai sesuatu yang tidak bisa dihindari,” ujar Prof. Arief.

Lebih lanjut Prof. Arief menjelaskan bahwa green economy sering didefinisikan sebagai sistem ekonomi yang selain mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial juga bisa mengurangi kerusakan alam dan lingkungan. Paradigma ini dapat menjadi anti-tesis dari trade-off antara pertumbuhan dan lingkungan.

Dijelaskan pria kelahiran Bandung, 19 Oktober 1972 ini, pertumbuhan inklusif dapat menghilangkan trade-off antara pertumbuhan dan ketimpangan, dan green economy dapat menghilangkan trade-off antara pertumbuhan dan lingkungan.

“Pertumbuhan inklusif dan green economy tidak bisa terjadi dengan sendirinya karena sistem ekonomi pasar yang kita anut, buta dengan keadilan dan eksternalitas lingkungan. Ketimpangan dan kerusakan alam bukan bagian dari hitung-hitungan untung rugi para pelaku ekonomi. Oleh karena itu peran negara sangat diperlukan untuk melakukan koreksi-koreksi. Dalam keadilan ekonomi, misalnya, melalui pemerataan kesempatan dalam konteks pengembangan human capital terutama di bidang pendidikan dan kesehatan, serta penguatan perlindungan sosial,” papar Prof. Arief.

Dalam konteks pengelolaan SDA dan lingkungan, lanjut Prof. Arief, setidaknya diperlukan dua hal dimana pemerintah berperan penting. Pertama, adalah optimalisasi pengelolaan hasil SDA agar manfaatnya masih dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Kedua, adalah bagaimana jasa-jasa ekosistem bukan hanya dapat dikenali oleh pelaku ekonomi, tetapi menjadi bagian terpisahkan dari keputusan-keputusan ekonomi mereka. Pemerintah dapat berperan untuk membantu internalisasi eksternalitas lingkungan melalui berbagai instrumen kebijakan.

Trade-off antara pertumbuhan, keadilan dan lingkungan bukanlah sesuatu yang alamiah dan tak bisa dihindari. Trade-off itu hanya menjadi realitas kalau itu satu-satunya pilihan. Padahal, pilihan-pilihan lain dalam mengelola pembangunan tersedia. Kita hanya perlu membuka diri terhadap paradigma-paradigma baru, berpikir dan bekerja sedikit lebih keras, dan bersinergi. Tuhan tidak akan mengubah suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Kalau kita percaya itu, trade-off antara pertumbuhan, keadilan, dan lingkungan hanyalah mitos. Pembangunan berkelanjutan adalah realitas,” tutur Prof. Arief. (humas-unpad/bpn)

Unpad Buka Penerimaan Program Sarjana, Sarjana Terapan, dan PSDKU Lewat Jalur SNMPTN dan SBMPTN

BALIPORTALNEWS.COM – Jelang masa penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019, Universitas Padjadjaran menerima mahasiswa baru program Sarjana melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sementara untuk program Sarjana Terapan dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) penerimaan dilakukan melalui jalur SBMPTN.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad saat menggelar jumpa pers di ruang Executive Lounge, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (8/2/2018) sore. Dalam jumpa pers tersebut, turut hadir Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Arry Bainus, M.A., Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Aulia Iskandarsyah, PhD., dan Kepala Kantor Komunikasi Publik Ade Kadarisman, M.T.

Untuk tahun ini, persentase alokasi daya tampung kedua jalur sebesar 30% untuk SNMPTN dan 70% untuk SBMPTN. Jika dinominalkan, Unpad menerima 2.292 mahasiswa baru dari jalur SNMPTN dan 4.433 mahasiswa dari jalur SBMPTN.

Rektor menjelaskan, sebanyak 51 program studi dibuka untuk pendaftaran SNMPTN. Sementara di jalur SBMPTN, dibuka pendaftaran untuk 59 program studi. Delapan program studi tambahan di SBMPTN merupakan program studi Sarjana Terapan/Diploma-IV serta dua program studi baru yang akan dibuka tahun ini, yaitu Bisnis Digital dan Aktuaria.

Berbeda dengan seleksi tahun sebelumnya, dimana Unpad membuka jalur seleksi mandiri untuk program Sarjana Terapan dan PSDKU, maka tahun ini tidak ada seleksi mandiri untuk dua program tersebut. Seleksi seluruhnya dilakukan melalui jalur SBMPTN.

Adapun untuk mekanisme pendaftaran program studi PSDKU Pangandaran dan Garut, peserta tinggal mendaftar ke program studi Sarjana regulernya. Misalnya, ketika ingin mendaftar di program studi Peternakan di PSDKU Pangandaran, peserta tingga memiliki program studi Peternakan Unpad. Selanjutnya, akan keluar opsi pendaftaran untuk Peternakan reguler maupun Peternakan PSDKU.

“Begitu pula dengan Keperawatan, dimana prodinya dibuka di Jatinangor, Pangandaran, dan Garut. Nanti ada tiga (opsi) pendaftaran,” kata Rektor.

Bebaskan Biaya Pendidikan Dokter

Unpad kembali berkomitmen untuk menggratiskan biaya program Sarjana Pendidikan Dokter dan Dokter Spesialis. Program bebas biaya yang telah memasuki tahun ketiga ini dilakukan dalam rangka pemenuhan tenaga dokter dan dokter spesialis di daerah.

“Kalau mau sekolah dokter di Unpad, harus siap ditempatkan di daerah yang membutuhkan. Dalam hal ini Unpad memberikan penghargaan dengan tidak perlu membayar uang kuliah,” ujar Rektor. (humas-unpad/bpn)