25 C
Denpasar
Minggu, 19 Agustus 2018

Korban Terus Bertambah, 321 Meninggal Dunia Akibat Gempa 7 SR

BALIPORTALNEWS.COM – Jumlah korban akibat gempa 7 SR dan gempa susulannya di wilayah Nusa Tenggara Barat terus bergerak naik. Masuknya laporan korban yang sebelumnya belum dilaporkan oleh aparat Pemda dan adanya korban yang berhasil dievakuasi menambah jumlah korban.

Dampak gempabumi 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali, hingga 10/8/2018 siang (H+5) tercatat 321 orang meninggal dunia dengan  sebaran Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11, Kota Mataram 7, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2 orang. Sebanyak 321 orang meninggal tersebut semuanya sudah diverifikasi. Adanya laporan-laporan tambahan jumlah korban meninggal dunia masih dilakukan verifikasi. Artinya jumlah korban meninggal dunia lebih dari 321 orang. Namun masih memerlukan verifikasi.

Pengungsi sebanyak 270.168 jiwa yang tersebar di ribuan titik. Jumlah pengungsi juga diperkirakan bertambah mengingat belum semua terdata dengan baik. Di beberapa tempat dilaporkan masih terdapat pengungsi yang belum menerima bantuan terutama di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Pemenang yang berada di bukit-bukit dan desa terpencil. Untuk mengatasi ini sejak (9/8/2018) hingga sekarang, distribusi bantuan menggunakan 3 helikopter dari BNPB dan Basarnas. Bantuan dari darat terus disalurkan. Bahkan melibatkan banyak relawan dari komunitas pecinta mobil dan masyarakat yang memiliki kendaraan untuk membantu distribusi bantuan. Dapur umum dan pos kesehatan banyak yang didirikan untuk melayani pengungsi.

Data sementara kerusakan rumah mencapai 67.875 unit rumah. Pendataan masih dilakukan. Dari hasil analisis citra satelit terlihat kerusakan bangunan masif terjadi di Kabupaten Lombok Utara. Hampir 75 persen permukiman hancur dan rusak. Ini disebabkan paling dekat dengan pusat gempa dan menerima guncangan gempa dengan intensitas VII MMI. Rumah dengan konstruksi yang kurang memenuhi standar rumah tahan gempa tidak akan mampu menahan guncangan keras sehingga roboh.

Kerusakan fisik meliputi 67.857 unit rumah rusak, 468 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak. Angka ini juga sementara.

Kerugian dan kerusakan akibat gempa 6,4 SR dan 7 SR di NTB dan Bali diperkirakan lebih dari 2 trilyun rupiah. Kerugian dan kerusakan ini meliputi sektor permukiman, infrastruktur, ekonomi produktif, sosial budaya dan lintas sektor. BNPB masih melakukan hitung cepat untuk menghitung kerugian ekonomi.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, Kementerian ESDM dan relawan masih menyisir dan melakukan evakuasi. Evakuasi korban lterus dilakukan. Longsor terjadi saat gempa 7 SR mengguncang Dusun Dompu Indah, Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara sehingga tebing longsor. Diduga menimbun 4 orang. Seorang istri melaporkan kehilangan suami,  anaknya dan 1 orang tetangganya. Tim SAR masih melakukan evakuasi. Namun medan sangat berat dan luas. Tanah remah dan mudah longsor sehingga membahayakan petugas.

Bantuan terus mengalir berdatangan, baik relawan, logistik dan peralatan. Ratusan NGO dan organisasi masyarakat juga mendirikan pos pelayanan. Bantuan yang datang segera didistribusikan ke tempat-tempat pengungsian. Dapur umum dan dapur lapangan  banyak yang didirikan. Distribusi logistik dengan melibatkan aparat pemerintah kecamatan dan desa untuk menyalurkan ke masyarakat. Di setiap kabupaten, Camat diminta untuk mengambil logistik ke Posko kemudian lurah atau kepala desa mengambil di kecamatan sesuai dengan jumlah penduduk yang mengungsi atau memerlukan. Jadi distribusi ada yang disalurkan dari posko dan dapur umum, juga bantuan dari aparat desa untuk menyalurkan bantuan.

Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui Call Center Posko Tanggap Darurat Pulau Lombok denga nomor 0853 3863 9789 dan 0859 6147 2837. Sementara itu Call Center Pospenas (POs Pendampingan Nasional BNPB melalui 0853 3365 6353.

Untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat di Jabodetabek dapat disalurkan ke Posko Bantuan TNI di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Gedung Suma 3 VIP Room. Bantuan akan diangkut dengan pesawat Hercules TNI ke Lombok. Nomor kontak Posko Bantuan TNI 0812 6790 682, 0812 3161 1998 dan 0818 7264 089. Atau dapat disalurkan ke lembaga-lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan. (r/bpn)

UGM Raih 3 Penghargaan Olimpiade Matematika Internasional

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa UGM berhasil menorehkan prestasi dari ajang International Mathematics Competition (IMC) 2018 yang dihelat dihelat di Kota Blagoevard, Bulgaria pada tanggal 22-28 Juli 2018.

Dalam kompetisi dunia tersebut, tiga mahasiswa UGM sukses membawa pulang 2 medali perunggu dan 1 penghargaan honorable mention. 

Adalah Alzimna Badril Uman dan Adryan Wiradinata yang menyumbangkan medali perak. Lalu, Resita Sri Wahyuni yang berhasil menraih penghargaan honorable mention. Ketiga mahasiswa UGM ini terpilih menjadi perwakilan Indonesia di IMC 2018 bersama enam mahasiswa dari perguruan tinggi Indonesia lainnya.

Olimpiade tahun ini diikuti sebanyak 351 peserta dari berbagai negara dunia.  Dalam ajang bergengsi ini seluruh mahasiswa dari berbagai universitas di dunia ditantang untuk menyelesaikan sejumlah persoalan terkait aljabar, analisis (real dan kompleks), geometri, dan kombinatorik.
Alzimna mengatakan keikutsertaannya dalam IMC ini merupakan untuk pertama kalinya. Dia pun mengaku bangga ketika bisa membaw apulang medali dari kompetisi dunia ini.

“Bangga bisa meraih predikat third prize dan mengharumkan nama UGM serta Indonesia di tingkat dunia,” jelasnya, (Jum’at (10/8/2018).

Kendati begitu, perasaan kecewa sempat menghinggapi Alzimna. Sebab perolehan nilai yang didapatnya hanya terpaut tiga poin untuk menyabet predikat juara dua.

“Sempat ada rasa kecewa karena tidak bisa memenuhi target saya untuk meraih second prize karna hanya mendapat 30 poin dari 33 poin cut off second prize. Namun begitu, saya tetap bersyukur sudah meraih predikat ini serta mendapat banyak sekali ilmu dan pengalaman baru,” urainya.

Keberhasilan yang diraih Alzimna dan dua rekannya tidak lepas dari usah dan kerja keras mereka dalam berlatih dan belajar menghadapai IMC. Selain itu juga dukungan dari dosen pembina UGM dan alumni IMC UGM yang telah menorehkan prestasi dalam kompetisi tahun-tahun sebelumnya serta pembinaan intensif dari Kemenritekdikti.

“Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan dukungan semua pihak. Semoga dalam IMC mendatang Indonesia bisa semakin berjaya,” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)

Big Data Bantu Pengambilan Keputusan

BALIPORTALNEWS.COM – Istilah big data marak diperbincangkan masyarakat dunia dalam beberapa tahun terakhir. Big data merupakan teknologi yang memberikan pengetahuan dan biasanya digunakan untuk membantu dalam pengambilan keputusan.

“Big data memberikan pengetahuan sebagai dasar untuk membuat keputusan dan aksi selanjutnya,” kata UNESCO Chair of Analytics and Data Science, Prof.Maria Fasli, Ph.D.,NTF,FHEA., Selasa (7/8/2018) di UGM.

Hadir dalam Sharing Session Acquiring Insight from Big Data yang berlangsung di ruang SEVI Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi (DSSDI) UGM, Maria mengatakan perkembangan teknologi informasi mengalami perkembangan yang begitu pesat, termasuk teknologi big data.

Penggunaan mobile phone dan internet menjadikan pertukaran informasi terjadi dengan cepat dan mudah. Bahkan tanpa disadari individu-individu saat ini dengan bebas memberikan data personalnya pada pihak ketiga melalui media sosial seperti facebook, twitter dan lainnya.

“Data-data dalam jumlah besar, bervariasi, memiliki kecepatan pertumbuhan tinggi, dan ketidak jelasan data ini merupakan karakteristik big data,” jelas Director, Intitute for Analytics and Data Science, University of Essex ini.

Maria menuturkan big data menjadi elemen penting di era saat ini. Melalui big data dapat melihat pola perilaku masyarakat. Karenanya dari teknologi big data ini banyak dijadikan sebagai dasar acuan bagi institusi ataupun perusahaan dalam merumuskan strategi serta keputusan yang memengaruhi banyak orang.

Sementara Guntur Dharma Putra, S.T., M.Sc., dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM dalam kesempatan itu menyampaikan tentang pemanfaatan big data untuk melakukan analisis pola perilaku masyarakat lewat media sosial dan online pada masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui aplikasi Semantic (Social and Online Media Analytics) yang dikembangkan PT. Global Data Inspirasi yang merupakan anak perusahaan Gamatechno UGM. (ika/humas-ugm/bpn)

Soal Titik Berat RAPBN 2019 Untuk SDM, Seskab: Kita Ingin Siap Tarung Untuk Perubahan Dunia

BALIPORTALNEWS.COM – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengemukakan, penetapan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2019 dilakukan pada tahapan pertama selama 4 tahun infrastruktur relatif sudah berjalan dengan baik.

“Maka harapannya mulai tahun 2019 terutama, kita ingin meningkatkan SDM yang lebih berkualitas yang bisa siap tarung untuk perubahan dunia, dan juga bisa menopang Indonesia sebagai negara dengan penduduk keempat terbesar,” kata Seskab kepada wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna dengan topik Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2019 di Istana Negara, Selasa (7/8/2018) kemarin siang.

Selain itu, Seskab menambahkan bahwa GDP (Gross Domestic Product) kita sekarang sudah masuk sebagai negara G20. Dalam persaingan global itu, jelas Seskab, apapun SDM menjadi sangat penting. “Itulah yang menjadi konsentrasi dari Presiden,” ujarnya.

Sebelumnya saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna itu, Presiden Joko Widodo meminta agar prioritas pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi tekanan dan perhatian dari setiap kementerian atau lembaga (K/L) yang ada pada RAPBN 2019.

“Saya harapkan terutama untuk vocational school, vocational training, politeknik, kemudian kemitraan dengan industri, kemudian upgrading di ketenagakerjaan kita dan kementerian-kementerian yang lain,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna dengan topik Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/8/2018) kemarin pagi.

Mengenai titip berat pengembangan SDM pada RAPBN 2019, menurut Seskab, ke vokasi, kemudian juga untuk pendidikan-pendidikan yang lebih berorientasi pada perubahan zaman, yang kekinian. Karena apapun sekarang, tambah Seskab, sudah revolusi industri 4.0 dan untuk perguruan tinggi yang kurikulum lebih bisa berubah dan lebih fleksibel itu diperlukan.

“Ini yang menjadi harapan presiden berkali-kali mengumpulkan para Rektor  kemudian juga Menristekdikti, untuk mengubah itu karena memang itu yang perlu disiapkan,” terang Seskab.

Adapun mengenai prosentase anggaran untuk pengembangan SDM itu, Seskab menjelaskan, sekarang sedang disusun oleh Menteri Keuangan untuk tidak disampaikan sebelum Nota Keuangan, yang akan dibacakan oleh Presiden pada tanggal 16 Agustus.

Infrastruktur

Meski memberikan prioritas kepada pengembangan SDM, Seskab Pramono Anung menegaskan, bahwa RAPBN 2019 tidak mengabaikan sektor infrastruktur. Anggaran untuk ini, lanjut Seskab, malah ada kenaikan infrastruktur di tahun 2019.

“Angkanya di atas Rp110 triliun,” ucap Seskab seraya menegaskan, itu anggaran untuk infrastruktur secara menyeluruh.

Ia menyebutkan, masih hal yang utama untuk perbaikan infrastruktur darat, laut, udara kemudian juga untuk berkaitan dengan penyediaan SD-SD, SMP yang sekarang ini banyak yang terbengkalai. (humas-setkab/bpn)

Presiden Jokowi Minta Pengembangan SDM Diprioritaskan Dalam RAPBN 2019

BALIPORTALNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan agar prioritas pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi tekanan dan perhatian dari setiap kementerian atau lembaga (K/L) yang ada.

“Saya harapkan terutama untuk vocational school, vocational training, politeknik, kemudian kemitraan dengan industri, kemudian upgrading di ketenagakerjaan kita dan kementerian-kementerian yang lain,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna dengan topik Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/8/2018) kemarin pagi.

Kalau ada hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan pengembangan sumber daya manusia, Presiden meminta, agar segera dimasukkan.

Sidang Kabinet Paripurna itu dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Selain itu juga tampak hadir Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Kominfo Rudiantara, Menteri Kesehatan Nila F Moelok, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PANRB Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Perhubungan Budi K Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sandjojo, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Tito Karnavian. (humas-setkab/bpn)

AHM Best Student 2018 Lahirkan Wirausaha Milenial

BALIPORTALNEWS.COM – Semangat berwirausaha secara kreatif sedang menjadi tren saat ini, termasuk di kalangan generasi milenial. PT Astra Honda Motor (AHM), berhasil menyeleksi dan mengukuhkan 26 siswa setingkat SMA sebagai wirausaha muda cerdas, kreatif dan berbakat melalui rangkaian Grand Final AHM Best Student (AHMBS) 2018.

Seleksi final terhadap para wirausaha muda milenial peserta AHMBS 2018, diselenggarakan di Jakarta, Jumat (3/8/2018). Mereka mewakili generasi milenial berprestasi di Indonesia yang melewati proses kompetisi ketat secara berjenjang yang diikuti sebanyak 353 siswa kelas XII SMA/SMK/Madrasah Aliyah dari 241 sekolah di seluruh Indonesia. Dibantu jaringan main dealer sepeda motor Honda, para pebisnis milenial ini beradu kreativitas bisnis di tengah komitmen mereka menimba berbagai ilmu sekolah masing-masing.

Memasuki tahun pelaksanaan ke-16, AHMBS 2018 mengusung tema “The Millenial Race of Young Entrepreneur” Identitas ini menegaskan AHMBS sebagai kegiatan yang sangat kompetitif dengan peserta terbaik, yakni wirausaha kreatif yang lahir dari generasi milenial dan memiliki karakter khas, yakni kreatif, percaya diri, serta akrab dengan teknologi khususnya media sosial.

Dalam proses penjurian final di Jakarta, karya 26 siswa terbaik diverifikasi tim AHM bersama PPM School of Management. Semua siswa wajib melakukan presentasi di hadapan dewan juri. Penilaian juri meliputi beragam aspek, yakni kreativitas bisnis, kinerja bisnis, pemanfaatan media sosial, prospek bisnis, kegigihan dalam mengembangkan usaha bisnis, dan kemampuan memaparkan bisnisnya hadapan dewan juri.

Dari hasil presentasi 26 wirausaha muda AHMBS, dipilih enam finalis juara, yakni 5 siswa terbaik hasil dari seleksi dan satu siswa yang berhasil meraih Golden Ticket. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini AHMBS memberi apresiasi khusus bagi siswa yang banyak mempromosikan usahanya melalui media sosial Instagram dan juga mention akun media sosial @Sahabat1Hati. Peserta dengan like terbanyak, serta penilaian kualitas dan kreativitas video terbaik mendapatkan Golden Ticket yang berhak langsung mengikuti babak seleksi finalis, tanpa mengikuti tahapan seleksi presentasi.

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan semangat generasi muda merupakan aset bangsa yang harus cerdas dan kreatif, sehingga dapat berkontribusi signifikan terhadap kemajuan bangsa. Oleh karena itu, AHMBS tahun ini semakin fokus mendukung kreativitas siswa SMA yang menjalankan bisnis dengan manfaat luas untuk masyarakat sekitarnya. ”Kami ingin berkontribusi agar bangsa ini dapat melahirkan jutaan pengusaha muda kreatif dan mandiri yang akan menopang perekonomian nasional dari sektor informal. Kami harap karya siswa peserta AHMBS ini akan mendorong lahirnya wirausaha muda kreatif sekaligus menumbuhkan semangat enterprenuer di kalangan generasi muda,” ujar Muhibbuddin.

Dalam rangkaian Grand Final AHMBS 2018 ini, AHM memberikan pembekalan lanjutan bagi para peserta. Bukan hanya dalam proses penjurian final, namun AHM juga memberikan pengayaan ilmu wirausaha untuk mendukung pengembangan bisnis para siswa kedepannya.

Kali ini, dihadirkan pengusaha muda yang pernah menjuarai AHMBS periode sebelumnya yaitu Muhammad Assad yang banyak memanfaatkan media sosial dalam mengembangkan usahanya. Jawara AHMBS ini berbagi cerita yang diharapkan dapat menginspirasi para peserta AHMBS 2018.

Untuk menciptakan fondasi network yang kokoh antarpeserta AHMBS di masa mendatang, AHM mengemas program ini dengan mengajak anak-anak muda milenial ini menaklukkan tantangan kelompok yang dikemas dalam aktivitas AHMBS Amazing Race di Sentul, Bogor. Kegiatan ini bertujuan melatih kerjasama, kemampuan memecahkan masalah, dan kreativitas bisnis.

Para wirausaha muda AHMBS 2018 juga akan dihibur penyanyi dan aktor Rizky Febian. Penyanyi yang pernah menduduki Top Chart iTunes ini diharapkan menginspirasi peserta AHMBS atas konsistensinya mengembangkan bakat.

Sebagai pemenang pada Astra Honda Best Student (AHMBS) 2018, yakni Best of The Best diraih Azizatus Sa’diyah Prasetyo dari SMK Turen Malang (PT Mitra Pinasthika Mulia/D’Wizal Lampion), Runner up 1 diraih Sahrul Hikam dari SMK Jaya Buana Tangerang (PT Wahana Makmur Sejati/Buana Lamp), runner up 2 diraih Yohanes Ady Prabowo dari SMA Negeri 1 Pasir Sakti Lampung (PT Tunas Dwipa Matra/Kerupuk Kriuk Batapis), runner up 3 diraih Sadira Auliyannisak dari SMA Negeri 3 Batam (PT Capella Dinamik Nusantara Kepri/Talenan Lukis Sauliyart), runner up 4 diraih Jenal Asikin dari SMK Negeri 1 Bulukamba, Brebes (Astra Motor Jawa Tengah/Jenas H Plus Plus), dan runner up 5 diraih Desak Made Marysha Dewi dari SMA Negeri 4 Denpasar (Astra Motor Denpasar/Znacks). (ngr/bpn)

Komnas Anak Nobatkan Kapolres Konsel sebagai Duta Polisi Peduli Anak

BALIPORTALNEWS.COM – Bertepat di Markas Polres Konawe Selatan diselenggarakan Peringatan Hari Anak Nasional di Polres Konawe Selatan (Konsel), Polda Sulawesi Tenggara, Senin (6/8/2018).

Hadir dalam acara Kapolres Konsel AKBP Hamka Mappaita, S.H., M.I.Kom., Wakil Bupati Konawe Selatan, Dr. H. Arsalim, S.E., M.Si., Camat Loanti, Armunanto AP, Para Kapolsek Se-Kabupaten Konawe Selatan, dan Tokoh Masyarakat setempat.

Dalam kesempatan dan moment berharga tersebut pula, Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas Anak) menobatkan Kapolres Konsel AKBP Hamka Mappaita, S.H., M.I.Kom., sebagai Duta Polisi Peduli Anak, hal tersebut dikatakan Arist Merdeka Sirait dalam sambutannya.

“Kepedulian yang dilakukan oleh Pak Kapolres Konsel membuat Komnas Perlindungan Anak terharu dan menjadikan perhatian khusus sehingga di moment peringatan peringatan Hari Anak Nasional ini, kami memberikan Penghargaan kepada Pak AKBP Hamka Mappaita sebagai Duta Polisi Peduli Anak”, tandas Arist.

Menurut Arist, menjadikan Kapolres Konsel sebagai Duta Polisi Peduli Anak sangatlah tidak berlebihan, karena apa yang sudah dilakukannya sungguh patut menjadi inspirasi untuk kita semua. ” Pak Kapolres Konsel membagun rumah singgah, menghibahkan Bus Anak Sekolah gratis dan tidak hanya itu, anggota polres konsel diperintahkan keliling antar jemput anak sekolah pedalaman pesisir pantai untuk antar jemput, Beliau Telah membantu memperjuangkan Hak Pendidikan pada Anak sehingga layak menajdi Duta Polisi Peduli Anak”, imbuh Arist Merdeka Sirait dengan berapi-api.

Dilain pihak Wakil Bupati Konawe Selatan, Dr. H. Arsalim, S.E., M.Si., dalam sambutannya merasa terharu dan bangga atas kinerja Kapolres Konsel dan berjanjia akan membantu infrastruktur jalan dan Sekolah di Kecamatan Loanti agar memudahakn anak-anak yang berkolah. “Ini Pak Kapolres sudah mendahului Pemda Konsel, malu Saya, sungguh luar biasa, Saya melihat sendiri perjuangan peduli pada pendidikan hingga membangun Rumah Singgah dan Bus Sekolah”, papar Arsalim

Kapolres Konsel, Ajun Komisaris Besar Polisi Hamka Mappaita, S.H.,M.I.Kom., menyampaikan ribuan terima kasih atas kehadiran Arist Merdeka Sirait di Mapolres Konsel, menurutnya yang dilakannya hanya prihatin dengan yang dilihat kala memyaksikan anak berangkat sekolah sampai 7 KM.  “Kenapa membuat Rumah singgah dan Bus Sekolah, sederhana saja, setelah Saya dilantik jadi Kapolres saya mencari wilayah yang jarang dikunjungi, bayangkan saja anak kecil jam 04.00 sudah berangkat pagi lalu menyebrangi laut pakai kapal, sampai didart masih harus berjalan jauh di sekolah mereka kecapean dan tidur, jadi kata gurunya tidak usa mengharapkan kualitas pendidikan bagus, anak-anak mau berangkat sekolah saja sudah syukur Alhamdulillah”, urai Mantan Kasatlantas Polrestabes Makassar ini.

Tidak hanya itu lanjut Kapolres, Dirinya terlahir dari seolah Guru, sehingga sangat menyedihkan dan kasian serta memprihatinkan jika mau sekolah saja mereka harus payah kecapean dijalan. “, Saya pernah menginap Seminggu di Kecamatan Loanti, melihat anak-anak kecapean sendiran dipohon, sehingga saya berfikir Mereka harus dipermudah menuju sekoalah sebab merekalah pengganti penerus bangsa, jangan sampai putus sekolah karena medan perjalanan kesekolah memelahkan, logikanya siapa yang akan mengganti Wakil Bupati nanti kalau bukan mereka, siapa pengganti Camat, Pak Kades kalau bukan mereka, oleh karenanya anak-anak harus cerdas dan melanjutkan generasi berikutnya”, tambah Alumni PPSS 2001 saat memberikan sambutannya. (znd/bpn)

Keterbatasan Fisik Tak Pupuskan Niat Farouq Kuliah di UGM

BALIPORTALNEWS.COM – Bagi Mas Farouq Uz Zaman Al Qodry (18) keterbatasan fisik bukanlah menjadi penghalang untuk meraih asa dan menggapai pendidikan setinggi-tingginya.

Farouq merupakan penyandang tunadaksa yang berhasil membuktikan hal tersebut. Dia diterima masuk UGM di Prodi Kesehatan Hewan Sekolah Vokasi (SV) pada tahun ajaran 2018/2019 ini.

Sosok pria kelahiran Surabaya 1 Januari 2000 silam ini sepintas terlihat seperti remaja pada umumnya. Memiliki fisik layaknya orang normal dengan anggota tubuh lengkap. Namun sebenarnya kaki kirinya merupakan kaki palsu yang telah dipasang sejak 6 tahun silam.

“Saat kelas 6 SD saya main bola dan mengalami patah tulang kaki kiri dan pada bekas operasi tumbuh tumor ganas sehingga harus diamputasi,” ungkapnya usai mengikuti upacara pembukaan mahasiswa baru UGM 2018 di Lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Senin (6/8/2018).

Untuk mendukung aktivitas sehari-harinya, putera ke-3 dari empat bersaudara pasangan Mas Abdul Aziz Muslim dan Luthiyah ini menggunakan kruk guna menopang berat tubuhnya.

Meskipun tubuhnya tidak sempurna lagi, namun semangat Farouq untuk mengenyam pendidikan yang tinggi terus membara di dadanya. Dia bertekad untuk terus berjuang di tengah keterbatasan fisiknya agar bisa mandiri dan berhasil di masa depan.

“Berkat dorongan semua pihak, terutama keluarga saya bisa seperti ini hingga saat ini,” tutur alumnus SMA 15 Surabaya ini.

Dengan kondisi fisik yang tidak lagi sempurna Farouq tidak pernah berhenti untuk mengejar cita-citanya. Dia merasa bahagia ketika dinyatakan di terima masuk UGM lewat jalur seleksi berdasar hasil nilai tes UTUL UGM.

Ia pun berharap nantinya bisa mengikuti jalannya perkuliahan dengan lancar serta lulus tetap waktu. Mimpi Farouq kedepan adalah bisa bekerja di lembaga penelitian di bidang kesehatan hewan dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa. (ika/humas-ugm/bpn; foto:bani)

Nur Wijaya Kusuma Mahasiswa Termuda UGM Berusia 15 Tahun

BALIPORTALNEWS.COM – Nama Nur Wijaya Kusuma disebutkan dalam upacara penerimaan mahasiswa baru UGM 2018 di lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) Senin (6/8/2018). Dia disebut karena menjadi mahasiswa termuda yang diterima masuk UGM tahun akademik 2018/2019 dalam usia 15 tahun 3 bulan 6 hari.

Wijaya, panggilan akrabnya, berasal dari Solo. Dia diterima di Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik melalui jalur SNMPTN.

Wijaya menuturkan dirinya mengikuti kelas akselerasi atau percepatan sejak bangku Sekolah Dasar (SD) hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Menjalani pendidikan SD selama 5 tahun lalu SMP 2 tahun dan SMA 2 tahun.

“Mulai SD sampai SMA saya kelas akselerasi di SD 16 Surakarta, lalu SMP 9 Surakarta, dan SMA 2 Surakarta,” ungkapnya di sela-sela upacara penerimaan mahasiswa baru UGM 2018, Senin (6/8/2018) di Lapangan GSP UGM.

Pilihan mengambil kelas akselerasi sejak pendidikan dasar bermula saat pria kelahiran 18 Mei 2003 ini berada di bangku PAUD. Kala itu ada yang memberi tahu dengan menempuh pendidikan sejak muda dengan cepat menjanjikan banyak hal yang lebih baik kedepannya.

“Saat PAUD diceritain kalau semua bisa diselesaikan dengan cepat kedepannya bisa lebih santai. Saya pun ikut kelas akselerasi dan orang tua juga mendukung,” paparnya.

Mengikuti kelas akselerasi bukanlah hal yang mudah. Di usia yang masih belia dia harus terus mempertahankan nilai agar bisa terus ada di kelas percepatan ini. Kendati begitu, ditengah padatnya jadwal sekolah dia tetap bisa bermain seperti anak-anak seusianya.

“Senin-Sabtu fokus belajar, lalu Minggunya untuk santai dan main-main,” kata Wijaya yang hobi bermain game ini.

Anak tunggal dari pasangan Sapta Kusuma Brata dan Uswatun Khasanah ini mengaku sangat senang ketika mengetahui dirinya diterima masuk di UGM. Dengan begitu dia bisa meneruskan jejak sang ayah yang juga kuliah di UGM. Sang ayah merupakan alumnus Teknik Nuklir UGM yang kini berprofesi sebagai guru SMA.

Dia tidak menyangka akan menjadi mahasiswa termuda di UGM pada tahun ajaran baru ini. Apa yang telah diraih saat ini merupakan buah kerja keras dan dukungan serta doa kedua orang tuanya.

“Saya itu sebenarnya anak biasa saja, cuma beruntung karena doa orang tua,” katanya merendah.

Kendati begitu, pria yang berdomisili di Jl. Padjajaran Timur II No.24 Sumber Solo ini sempat merasa minder saat bergaul dengan teman-temannya yang berusia lebih tua. Namun dia terus berusaha untuk meneysuaikan diri dengan lingkungannya yang baru ini.

Memilih jurusan Teknik Elektro karena menurutnya jurusan ini memiliki prospek kerja yang menjanjikan di masa depan. Diawal masuk UGM ini pun dia berharap bisa menjalani perkuliahan dengan lancar dan bisa lulus dalam waktu yang singkat.

“Targetnya lulus 3 tahun dan setelahnya masih belum kepikiran akan kerja dimana. Kalau orang tua menyarankan lanjut S2 biar tidak terlalu muda saat kerja,” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn;foto:bani)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan