29 C
Denpasar
Minggu, 23 September 2018

Pembangunan RS Pratama Nusa Penida

BALIPORTALNEWS.COMWagub Ketut Sudikerta mengapresiasi progres pengerjaan pembangunan RS Pratama di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung yang melampaui target. Walaupun sudah melampaui target, kendala faktor non teknis seperti faktor cuaca pun perlu menjadi perhatian yang memungkinkan mengganggu jalannya pembangunan. Selain itu ia juga mengingatkan rekanan kontraktor agar menjaga mutu pekerjaan. Demikian disampaikannya  saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Jumat (19/8/2016).

“Walaupun progresnya sudah melampaui bukan berarti boleh menganggap enteng, tetap harus memperhatikan faktor non teknis sehingga pengerjaan tidak terhambat kedepannya. Serta yang terpenting itu tetap menjaga kualitas, agar fisik bangunan bertahan dalam jangka panjang,” ujar Sudikerta.

Lebih jauh, Wagub Sudikerta mengatakan rumah sakit Pratama di daerah tersebut merupakan bentuk akses layanan publik di sektor kesehatan guna mempercepat dan mempermudah  pelayanan kesehatan bagi warga Nusa Penida yang daerahnya terpisah oleh laut tersebut.

“Diharapkan masyarakat Nusa Penida yang mengalami gangguan kesehatan bisa mendapatkan pelayanan yang cepat dan sesuai standar pengobatan, sehingga tidak perlu jauh-jauh pergi ke Denpasar atau ke Klungkung yang lokasinya jauh, apa lagi mesti naik boat yang bisa menyebabkan penanganannya terhambat,” ujar Sudikerta seraya memberi sinyal agar bisa menambah lagi pembangunan RS Pratama berikutnya, karena daerah Nusa Penia tergolong luas dan dengan jumlah penduduk yang lumayan banyak mencapai 80 ribu jiwa.

“Tidak cukup sampai disini, kedepannya semoga bisa dibangun RS Pratama lainnya disini sehingga bisa melayani masyarakatnya secara keseluruhan,” imbuh Sudikerta.

Sementara itu  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Bali dr. Ketut Suarjaya yang juga mendampingi Wagub mengatakan  bahwa pembangunan direncanakan rampung bulan Desember 2016, dan diharapkan sudah beroperasi awal tahun 2017.

Untuk mendukung percepatan operasi RS tersebut, menurutnya instansi yang dipimpinnya sudah menganggarkan pengadaan alat kesehatan (alkes) pada tahun 2017 senilai 10 miliar. Tak hanya itu, dukungan tenaga medis, tenaga ahli dan tim dokter pun untuk awal akan didatangkan dari Provinsi. “Ini kan sifatnya baru mulai, jadi untuk pembinaan selama 2 tahun awal tenaga-tenaga medis, dokter dan sebagainya akan kita datangkan, kita yang bina, nanti setelah 2 tahun baru kita hibahkan ke Kabupaten,” ujar Suarjaya.

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta yang pada kesempatan itu turut hadir dilokasi menyampaikan ucapan terimakasih atas program-program yang dudah dilaksanakan Pemprov Bali untuk pembangunan Nusa Penida, namun menurutnya masih ada beberapa program penting yang sangat mendesak di Nusa Penida karena terkendala biaya yang disebutnya JALI (Jalan, Listrik dan Air).

Ia mencontohkan untuk jalan yang panjangnya mencapai 229 km baru bisa terealisasi diaspal 100 km. Untuk air bersih pun masih mengalami kendala, sedangkan capaian bagus sudah terwujud bahkan sudah surplus untuk penanganan listrik. Ia berharap masyarakat bisa bersabar, karena pembangunan Nusa Penida harus dilaksanakan secara bertahap dan diyakinkan nantinya pasti akan selesai sepenuhnya. Dukungan dari Pemprov pun terus diharapkannya demi kemajuan Nusa Penida. (humas pemprov bali)

 

Polres Gianyar Sita Satwa Langka

BALIPORTALNEWS.COM – Jajaran Satuan Unit IV Reskrim Polres Gianyar mengamankan tiga ekor burung langka yang dilindungi pemerintah dari tangan seorang kolektor Her (32) beralamat Jalan Permata Pering, Desa Pering, Blahbatuh, Gianyar.

Tiga ekor burung yang diamankan polisi itu, satu ekor burung merak hijau dan dua ekor burung kakak tua jambul orange. Kini burung tersebut dititipkan di KSDA Bali di Gianyar.

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Marzel Doni,SIK didampingi Kanit Idik IV Sat Reskrim Polres Gianyar, Ipda AA. Gede Alit Sudarma, S.H., seijin Kapolres Gianyar, AKBP. Waluya, SIK., di Mapolres Gianyar, Jumat (19/8/2016) menjelaskan, penangkapan terhadap pemilik burung ini berawal dari polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa Her yang tinggal Jalan Permata Pering, Desa Pering, Blahbatuh, Gianyar memelihara sejumlah burung langka dan dilindungi.

Berdasarkan informasi tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan ke TKP. Pada Kamis (18/8/2016)  sekitar pukul 10.00 Wita, polisi langsung melakukan penangkapan dan diamankan satwa dilindungi dan  ilegal di rumah milik Her.

Polisi juga minta keterangan saksi Cardes Wijaya als Asun (36) beralamat Jalan Permata Pering, Desa Pering, Blahbatuh, Gianyar.

Dari keterangan Her, lanjut Alit Sudarma, pelaku mengaku  membeli satwa tersebut dari seseorang yang tidak di kenal di Denpasar sekitar dua bulan yang lalu.

Kepada Polisi Her mengaku burung merak hijau mereka belai Rp 1,5 juta, sedangkan  sepasang burung kakak tua jambul orange dibeli Rp 7 Juta.

Atas perbuatannya, Her dijerat dengan pasal 40 ayat (4) UU RI  No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan ancaman 1 tahun dengan denda Rp 50 juta. (agy/bpn)

Bali Safari Rayakan Hari Gajah dan Orangutan Sedunia

BALIPORTALNEWS.COM – Bali Safari & Marine Park kembali merayakan Hari Orangutan Sedunia yang dibarengi dengan Hari Gajah Sedunia. Acara ini diramaikan dengan mengundang sekitar 50 anak-anak dari Yayasan Pelangi Anak Negeri.

Diselenggarakan di dalam Park, anak-anak terlihat begitu menikmati serangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh tim Bali Safari.

Kegiatan yang diselenggarakan antara lain adalah Safari Journey, menyaksikan Animal, Harimaudan Elephant Show ditambah dengan spesial interaksi dengan gajah dan orangutan.

Tak sampai disitu, telah disiapkan juga permainan seru yang berfungsi untuk menambah pengetahua nanak-anak.

Pada kesempatan ini tim Bali Safari juga membagikan berbagai perlengkapan sekolah yang diharapkan dapat berguna bagi anak-anak tersebut.

William Santoso selaku General Manager Bali Safari & Marine Park mengungkapkan, peringatan orangutan dan elephant day dapat menjadi pengingat bukan hanya bagi pengunjung Bali Safari & Marine Park, namun juga bagi seluruh dunia betapa populasi orangutan dan gajah Asia dan Afrika semakin terancam.

‘’Bahwa masa depan mereka sekarang tergantung dengan tindakan kita hari ini. Melalui momen ini kami berharap masyarakat khususnya mereka yang peduli dengan satwa boleh memperbaharui komitmen mereka untuk bersama melindungi gajah dan orangutan dan memberi apresiasi terhadap kampanye pelestarian Gajah dan Orangutan yang dilakukan diseluruh dunia,’’

Seperti biasa Bali Safari juga selalu aktif mengundang anak-anak untuk mengajarkan pada mereka pentingnya peduli pada satwa.

World Conservation Union (Daftar Merah IUCN 2007 / IUCN Red List2007) mengklasifikasikan orangutan Borneo sebagai spesies yang terancam punah (endangered), sementara di Sumatera telah diklasifikasikan sebagai spesies yang sangat terancam punah (critically endangered).

Pada Januari 2012, IUCN juga menyebut kategori gajah di Indonesia "sangat terancam punah". Satu tingkat di bawah kategori "punah". Jumlah gajah di Sumatera memang sudah berkurang separuh dari jumlah 5.000 gajah pada tahun 1985, menjadi antara 2.400 – 2.800 ekor gajah.

Seperti halnya hari peringatan satwa yang lain, World Elephant dan World Orangutan Day ini dirancang untuk memancing perhatian dunia sejenak untuk peduli tentang keberadaan satwa – satwa mengagumkan ini.

Memang benar, manusia merupakan ancaman terbesar bagi satwa, namun hanya manusia jugalah yang mampu membenahi keadaan ini. Benar gajah dan orangutan dilindungi secara hukum. Namun demikian, hukum dan peraturan saja jelas tidak cukup untuk melindungi spesies karismatik ini.

Konservasi gajah dan orangutan memerlukan upaya yang komprehensif dan terintegrasi oleh segala pihak, baik di lapangan dan di arena politik, untuk memastikan keberhasilannya. (r/bpn)

Seri ke-12: Perdana! Hot Import Nights, Kompetisi Mobil Modifikasi Terbesar di Indonesia Hadir di Lombok

BALIPORTALNEWS.COM – Kompetisi mobil modifikasi terbesar di Indonesia Hot Import Nights (HIN) akan melangsungkan seri ke-12, dari total 19 kota penyelenggaraan di tahun 2016, di Lombok City Center akhir pekan 20-21 Agustus mendatang. Di Lombok, HIN akan kembali diselenggarakan bersamaan dengan Sirion Dress-Up Challenge (SDC) yang merupakan kompetisi mobil modifikasi satu jenis terbesar di Indonesia dan Honda Modif Contest (HMC) yang juga merupakan kompetisi motor modifikasi satu merek terbesar di Tanah Air.

Tahun ini merupakan kali pertama HIN diadakan di Kota Mataram, dan event yang akan berlangsung selama 2 hari tersebut akan menghadirkan klub-klub mobil modifikasi dari Lombok maupun daerah lain di Indonesia dari Bali hingga Semarang, diantaranya Exciter, Smurf, Vereine, Low Story, Voice, Mokondo, KOG, Sirion SMC, Autoworker, Balistaystance, dan Tabanan Sticker. Selain sejumlah komunitas mobil modifikasi tersebut, HIN Lombok 2016 juga akan kembali mendapat dukungan dari berbagai pihak diantaranya Authenticity, Astra Honda Motor, Astra Daihatsu Motor, Accelera, dan Autovision.

Kompetisi HIN terdiri dari 120 lebih kategori trofi yang bergengsi, meliputi berbagai aliran modifikasi diantaranya Stance, Street Racing, Racing, Performance, Rally, Off Road, Elegant, VIP, Retro, Classic, hingga modifikasi Extreme dengan gelar King of Hot Import Nights sebagai titel tertinggi di tiap seri. Hingga akhir tahun, para pemenang trofi HIN di tiap seri juga bersaing untuk mengumpulkan poin HIN ELITE, yang bersifat akumulatif hingga putaran final di Jakarta untuk memperebutkan hadiah utama berupa satu unit Daihatsu All New Sirion persembahan Astra Daihatsu Motor.

 

SIRION DRESS-UP CHALLENGE (SDC) 2016

Dari 10 seri sebelumnya, Sirion Dress-Up Challenge yang juga diselenggarakan bersama Astra Daihatsu Motor telah mengumpulkan puluhan peserta yang berkompetisi dengan menurunkan kendaraan Daihatsu Sirion dan bertarung baik di kelas Wild maupun Mild. Kelas Mild diperuntukkan bagi mobil Sirion modifikasi dengan ubahan ringan dan hanya terfokus pada maksimum 2 sektor (misalnya di sektor kaki-kaki dan interior), sementara kelas Wild diperuntukkan bagi Sirion dengan modifikasi yang lebih signifikan di 3 sektor atau lebih. SDC akan berlangsung selama satu tahun dengan sistem klasemen, dengan 4 pengumpul poin terbanyak hingga putaran akhir di Jakarta akan mendapatkan hadiah Grand Prize Trip ke Tokyo Auto Salon 2017 di Jepang.

 

HONDA MODIF CONTEST (HMC) 2016

Melalui kerjasama dengan Astra Honda Motor (AHM), Lombok juga akan menjadi ajang pembuktian kreatifitas modifikasi kendaraan roda dua. HMC terbagi dalam 14 kelas yang dipertandingkan yakni 11 kelas untuk motor tahun produksi di atas 2006 (Matic Stock/Bolt On, Scoopy Stock/Bolt On, Matic Advance, Sport Fairing, Sport Naked, Matic Racing Style, Cub and Sport Racing Style, Airbrush Graphic, Airbrush Realist/Cartoon, Stikers and Decals, serta Free For all), beserta 3 kelas untuk motor tahun produksi di bawah 2006 (Choppy Cub, Cafe Racer & Bratstyle dan Free For All). Selain itu, AHM juga menambah 3 kelas penghargaan motor modifikasi terbaik untuk Special Achievement yaitu Best Innovation, Best Rookie, dan Best Pick.

Program acara lain di HIN Lombok 2016 yang juga tidak akan dilewatkan adalah DJ Hunt, HIN Sound&Style dan Photography Competition yang bersama dengan mobil dan motor modifikasi yang dipamerkan selalu berhasil menarik perhatian ratusan peserta dan ribuan pengunjung di setiap kota penyelenggaraan HIN.

Setelah Lombok, sepekan kemudian HIN akan menyinggahi MX Mall di kota Malang, Jawa Timur (27-28 Agustus), sebelum beralih ke Balikpapan, Bandung, Palembang, Bogor, Surabaya (Semi Final I), Jogjakarta (Semi Final II), hingga mencapai putaran Final di Jakarta.

Akedemisi Lakukan Penelitian Subak di Gianyar

BALIPORTALNEWS.COM – Beberapa Akademisi dari berbagai universitas di Indonesia dan Universitas Kyoto, Jepang, yang tergabung dalam kegiatan Bali International Field School (BIFS) 2016 mengadakan penelitian pengelolaan subak di Kabupaten Gianyar. Mereka akan berusaha menelaah bagaimana kelanjutan subak di Kabupaten Gianyar, mengingat subak di Gianyar sudah mendapat pengakuan sebagai warisan budaya dunia dari UNESCO.

Kegiatan Bali International Field School (BIFS) 2016 berlangsung di Puri Agung Gianyar, Kamis (18/8/2016). Kedatangan para akedemisi baik Indonesia dan Jepang itu diterima  Bupati Gianyar, A.A Gde Agung Bharata, beserta para ahli budaya Kabupaten Gianyar.

Ketua Badan Pelestarian Pusaka Indonesia, Hasim Djojohadikusumo mengatakan kegiatan ini merupakan kali kedua melakukan penelitian subak Kabupaten Gianyar. Adapun penelitian sistem subak diadakan selama kurang lebih satu minggu, mulai Rabu (17/8/2016) dan berakhir Senin (22/8/2016) mendatang berlangsung di Nyuh Kuning, Ubud, Gianyar.

Hasim Djojohadikusumo mengharapkan seluruh peserta mendapat pengalaman yang berharga selama penelitian berlangsung. ”Dengan keberagaman budaya dan karakter masyarakat yang bersahabat, semoga kalian dapat memetik sesuatu yang bermakna,” harap Hasim Djojohadikusumo.

Hasim Djojohadikusumo menambahkan kerjasama ini dapat terjalin secara berkesinambungan agar kedepannya subak dapat lebih bermanfaat mengingat air merupakan sumber kehidupan masyarakat.

Bupati Gianyar, AA Gde Agung Bharata, mengatakan sebuah kehormatan bagi Pemkab Gianyar telah dipercaya menjadi tuan rumah BIFS 2016. Ini merupakan kesempatan besar untuk membangun hubungan dari sisi budaya antar negara yang berpartisipasi. ”Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Gianyar untuk menjaga warisan pusaka budaya yang dimiliki Kabupaten Gianyar,”jelasnya.

Bupati Agung Bharata berharap penelitian tersebut dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan sistem subak sejauh ini. Sebab, seiring perkembangan jaman, peninggalan sejarah seni dan budaya mengalami ancaman, yang salah satunya dari vandalisme. ”Saya harap melalui BIFS dapat gugah kesadaran masyarakat akan keberadaan sistem irigasi di Bali yang dijiwai oleh konsep Tri Hita Karana,” harap Bupati Agung Bharata.

Generasi Muda Harus Lakukan Hal Positif

BALIPORTALNEWS.COMRemaja memiliki sikap mental yang tergolong masih labil, karena belum matangnya daya pikir dalam menentukan suatu pilihan. Banyak diantara mereka sering mencoba sesuatu hal yang baru, meskipun tidak mengerti tentang dampak positif dan negatifnya. Untuk itu, kegiatan-kegiatan positif yang dapat membentuk mental dan karakter generasi muda diharapkan terus ditingkatkan guna mewujudkan generasi penerus yang berkualitas.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat memberikan sambutan pada acara parade Band yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kota Denpasar serangkaian HUT RI ke-71 di Taman Kota Lumintang, Denpasar pada Rabu (17/8/2016).

Lebih lanjut menurut Sudikerta, melalui perayaan HUT RI ke-71 generasi muda diharapkan untuk terus berinovasi dan juga turut ambil bagian dalam pembangunan bangsa khususnya pembangunan di Provinsi Bali demi terwujudnya Bali yang Mandara.

“Kita telah diberikan jalan hidup untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu kita. Melalui momentum HUT RI ke-71 ini, kita sebagai warga bangsa wajib memaknai kemerdekaan yang telah ditorehkan oleh para pejuang kita terdahulu. Sehingga kita generasi muda wajib mengisi kemerdekaan ini dengan cara berkarya, bekerja nyata, bekerja cerdas, bekerja berkualitas, bekerja ikhlas, bekerja tuntas agar bisa mewujudkan Bali yang Mandara,” ungkap Sudikerta.

Ditambahkan Sudikerta, kegiatan yang dilakukan oleh Karang Taruna Kota Denpasar dengan menyelenggarakan parade band merupakan kegiatan yang positif dan diharapkan juga bisa diikuti oleh Karang Taruna yang lainnya.

“Saya mengapresiasi kegiatan positif yang dilaksanakan oleh Karang taruna Kota Denpasar dengan menyelenggarakan parade Band, semoga kegiatan yang bagus ini bisa menjadi pecut semangat generasi muda lainnya diseluruh Bali untuk jengah dalam mengisi kemerdekaan,” pungkasnya.

Sudikerta juga meminta kepada generasi muda untuk menjauhkan diri dari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan.

“Banyak generasi muda tidak dilandasi dengan semangat kemajuan akan tetapi pergaulannya juga tidak bagus dan terlalu bebas sehingga terjun ke hal negatif seperti penggunaan obat terlarang, seks bebas, salah pergaulan. Salah pengawasan orang tua atau pendidik akan berpengaruh bagi kehidupan kedepannya. Saya berharap generasi muda agar terus menjalankan hal yang positif,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Denpasar Ngurah Aryawan dalam laporannya mengatakan jika parade Band diikuti oleh 18 peserta yang berasal dari seluruh Bali ditambah 1 peserta berasal dari Jawa Barat. Selain parade Band, pihaknya juga melaksanakan kegiatan sosial lainnya seperti Jambanisasi serta pasar sembako murah yang rencananya akan dilaksanakan pada 25-27 Agustus mendatang. Ditambahkan Ngurah, untuk Juara 1 lomba parade Band akan memperoleh uang tunai Rp. 1.500.000 , Juara 2 Rp. 1.250.000 dan Juara 3 memperoleh hadiah Rp. 1.000.000.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Badan Kesbangpollinmas Provinsi Bali I Gede Putu Jaya Suartama, Danramil 1601 / Dentim Gusti Putra. Wagub Sudikerta juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai yang diterima langsung oleh Ketua Karang Taruna Kota Denpasar Ngurah Aryawan.

Sumber : Humas Pemprov Bali                  

 

Maknai Hut Ke-71 Kemerdekaan RI, Pastika Ingatkan  Pemuda Bali Harus Mampu Bersaing Secara Global

BALIPORTALNEWS.COM Dalam memaknai Hari Ulang Tahun ke 71 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengingatkan para generasi muda Bali untuk siap dan mampu bersaing secara global. Hal itu disampaikannya ketika memberikan sambutan dalam resepsi HUT RI di Halaman Kantor Gubernur Bali, Denpasar (17/8/2016).

Menurut orang nomor satu di Bali itu, jika ingin menjadi pemenang tidak ada pilihan selain bersaing dengan mengedepankan etos kerja. "Saat ini kita sudah memasuki era globalisai, era persaingan dan keunggulan, dan pemenang adalah mereka yang mampu bersaing dan mempunyai etos kerja dan karakter yang kuat," tegasnya.

Pastika  yang dalam kesempatan itu turut juga didampingi oleh Ny. Ayu Pastika juga menghimbau kepada tokoh agama dan masyarakat serta para pendidik untuk terus menggugah kesadaran masyarakat Bali untuk meningkatkan semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja berkualitas, ikhlas dan kerja tuntas.

Selain itu, Gubernur Pastika juga menekakan pentingnya rasa ‘jengah’di kalanga generasi muda  mengungat Bali adalah pulau kecil yang tidak memilik sumber daya alam sebagai penunjang ekonomi. "Bayangkan negara-negara besar di Asia, Eropa dan Amerika Serikat tidak mengandalkan sumber daya alam mereka namun berkat SDM yang mumpuni mereka bisa menjadi negara kuat dan diperhitungkan di dunia, dan saya harap Bali bisa juga seperti itu," imbuhnya.

Di depan para undangan seperti Wakil Ketua DPRD Prov bali IGB Alit Putra, anggota FKUB, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para Veteran, Anggota Paskibraka beserta segenap kepala SKPD di lingkungan pemprov Bali, Gubernur Pastika kembali mengingatkan perjuangan dan jasa-jasa para pahlawan sehingga segenap masyarakt bisa berkumpul di sini.

"Bayangkan Bali telah mengalami empat kali perang  puputan, yaitu puputan Jagaraga, puputan Badung, puputan Kusamba dan yang terakhir puputan Margarana. Tentu saja perjuangan kita tidak seberat para pendahulu kita. Untuk itu saya mengingatkan jangan sia-siakan kesempatan, isi kemerdekaan dengan hal-hal yang berguna," ungkap Pastika.  

Di akhir sambutannya, Gubernur Pastika menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada para veteran dan senior yang telah menghadiahi  kado terbaik sepanjang masa, yaitu kemerdekaan. "Bagi para veteran dan senior saya ucapkan terima kasih, kami tidak mungkin berdiri di sini tanpa anda semua. Kepada rekan-rekan semua terutama unsur TNI/Polri beserta adik-adik Paskibraka, teruslah berjuang, sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil," tandasnya yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pemberian buket bunga kepada para veteran.

Sebelumnya, Gubernur Pastika juga berkesempatan menjadi inspektur upacara penurunan bendera di lapangan puputan Margarana Niti Mandala Denpasar . Dalam upacara yang dipimpin oleh Letkol Beny Rahardian, SE, juga diikuit oleh undangan, segenap ASN di lingkungan pemprov Bali beserta unsur TNI/Polri dan pelajar.

Sumber : Humas Pemprov Bali                  

 

Masyarakat Dihimbau Kedepankan “Menyama Braya” Dalam Beryadnya

BALIPORTALNEWS.COMPelaksanaan upacara  yadnya hendaknya mengedepankan filosofi "menyama braya" atau bergotong royong, karena manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri melainkan hidup berdampingan yang selalu saling tolong menolong,  terlebih dalam mempersiapkan upacara yadnya yang dapat dikerjakan secara bersama-sama, sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dalam Karya Melaspas,  Mendem Pedagingan, RSI Gana, Piodalan,Pedudusan Agung, Menawa Ratna, Mapaselang, Mapedanan, Madasar Caru Balik Sumpah Utama bertempat di Pura Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung pada Rabu (17/8/2016).

Lebih jauh, Sudikerta juga menghimbau masyarakat agar dalam pelaksanaan yadnya didasari atas penuh keyakinan atau dalam sastra agama Hindu dikenal dengan Sradha,  sehingga apa yang kita tuju tercapai dengan baik.  Selain itu, krama Desa juga diminta untuk mengedepankan sikap Lascarya, berarti yadnya dilaksanakan dengan tulus ikhlas tanpa pamrih sedikitpun,  baik dari segi ucapan maupun perilaku.

Sehingga setiap yadnya yang dilaksanakan berjalan dengan damai dan dinikmati oleh seluruh krama Desa. Dengan melaksanakn unsur-unsur tersebut, Ia berharap karya Pedudusan Agung ini dapat berjalan dengan lancar sampai akhir acara nanti.

Sementara itu, Kelian Desa Jagapati  I Nyoman Ardana, mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wagub Sudikerta. Ia berharap, apa yang telah disampaikan dapat diresapi dengan baik oleh seluruh masyarakat Jagapati dan dapat dijadikan pedoman untuk pelaksanaan Yadnya yang lebih baik. Selanjutnya ia juga melaporkan bahwa puncak  Karya Agung tersebut  akan dilaksanakn pada tanggal 27 September 2016 nanti.

Ia juga mengungkapkan bahwa terkait pendanaan karya tersebut diperoleh dari iuran krama Desa yang mana di Desa tersebut terdapat 4 Banjar dengan jumlah penduduk 2600 Kepala keluarga. Ia berharap karya agung tersebut dapat berjalan dengan lancar sampai pada puncaknya nanti dan memberikan kerahayuan serta kesukertan bagi warga setempat.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut staf ahli Gubernur Bali bidang kemasyarakat Nyoman Sujaya serta para undangan  lainnya.

Sumber : Humas Pemprov Bali                  

 

Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di Bali

BALIPORTALNEWS.COMGubernur Bali Made Mangku Pastika menjadi inspektur upacara peringatan Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 di Lapangan Puputan Margarana , Niti Mandala , Denpasar Rabu (17/8/2016).

Dalam sesi wawancara dengan awak media seusai memimpin jalannya upacara,Gubernur Pastika menyampaikan apresiasi atas semangat dan kedisiplinan yang telah ditunjukkan para peserta upacara sehingga upacara berlangsung hikmat dan lancar. Kedepannya Pastika berharap semangat ini akan terus terbangun dan meningkat baik dari segi kedisiplinan, daya juang serta semangat kerja keras.

Orang nomor satu di Bali ini juga mengajak kita semua untuk kembali kepada semangat revolusi mental baik dari segi integritas,etos kerja serta gotong royong mengingat hal ini sangat relevan dengan  tema dari peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI  ke 71 yaitu Indonesia Kerja Nyata. "Mari kita isi kemerdekaan dan kita  gelorakan semangat kerja keras sehingga bangsa Indonesia akan  menjadi bangsa yang berdaulat secara politik,mandiri secara ekonomi serta bermartabat dalam kebudayaan," imbuhnya.

Dalam Upacara yang juga diisi dengan Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Paskibraka serta pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama juga dihadiri oleh  Ny.Ayu Pastika ,Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta ,Ny.Dayu Sudikerta, Sekda Provinsi Bali Cokorda Pemayun, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Provinsi Bali serta para pejabat di lingkungan Pemprov Bali

Sumber : Humas Pemprov Bali                  

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
15PelangganBerlangganan