25 C
Denpasar
Minggu, 19 Agustus 2018

Dirgahayu RI Ke-71 Bersama Satwa di Bali Safari & Marine Park

BALIPORTALNEWS.COM – Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71, Bali safari & Marine Park menggelar serangkaian acara yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar staff dan upacara bendera “khas” Bali Safari.

Dimulai sejak seminggu sebelumnya, diadakan berbagai lomba menarik yang melibatkan karyawan dari seluruh divisi yang ada. Tak ubahnya dengan perlombaan yang biasa diadakan dilingkungan tinggal masyarakat, di Bali Safaripun acara belangsung dengan meriah dan penuh semangat. Berbagai hadiah disiapkan sekaligus untuk mengapresiasi sportifitas dan aktifnya para karyawan meskipun diluar jam kerja.

Puncak dari rangkaian acara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 ini adalah dengan terselenggaranya upacara bendera khas taman konservasi tersebut. Berbagai satwa terlihat berbaris rapi dan mengikuti upacara dengan khidmat. Satwa yang terlihat mengikuti upacara diantaranya adalah gajah Sumatera dan ular.

Upacara Bendera juga diikuti oleh sejumlah Perangkat Desa pendamping serta pimpinan beberapa instansi dan pemerintahan di Kabupaten Gianyar.

General Manager Bali Safari & Marine Park, William Santoso menambahkan, “Upacara dan rangkaian perlombaan semacam ini merupakan agenda tetap perusahaan kami. Kerjasama yang terbentuk dari rangkaian acara internal yang dibuat telah terbukti nyata dengan berhasilnya Bali Safari meraih berbagai penghargaan”.

Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 71, Indonesia kerja nyata! Merdeka !!!

Sumber : Humas Bali Safari & Marine Park

Satukan Langkah Mencegah Narkoba di Dunia Pendidikan

BALIPORTALNEWS.COM Pengedar narkoba menjadikan sasarannya tidak pilih kasih. Semua orang bisa menjadi korbannya tidak peduli mereka berpendidikan ataupun tidak berpendidikan. Bahkan, usia anak-anak sekolahpun menjadi target pengedar narkoba. Akhir-akhir ini, kita sering disuguhkan berita-berita tentang masalah narkoba, baik melalui media surat kabar, televisi, radio maupun internet. Betapa maraknya pemakian obat-obatan terlarang saat ini. Bukan tanggung-tanggung korbannya, mulai dari orang-orang terhormat dan berkedudukan sampai kepada anak-anak dan kaum remaja, dari mulai pelosok kota sampai ke pelosok desa. 

Dunia pendidikan sesungguhnya adalah sebuah proses yang sedang mempersiapkan peserta didik menuju Indonesia Emas. Kualitas sumber daya manusia adalah aset berharga,  terutama peserta didik yang akan memasuki usia produktif di tahun 2030. Oleh karenanya seluruh komponen pemerintah dan instansi pendidikan harus menyamakan langkah untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Sejalan dengan hal itu, BNN Kabupaten Badung menggandeng Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung menggelar kegiatan Asistensi dalam rangka Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan pada Selasa (16/8/2016) yang bertempat di Ruang Pertemuan Markas PMI Kabupaten Badung.

Hadir dalam kegiatan tiga narasumber yakni Kepala Bagian Umum BNN Provinsi Bali, AKBP Sang Gede Sukawiyasa, S.I.P, MM dengan Pembahasan mengenai Rencana dan Strategi bidang P4GN, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung, Drs. I Ketut Widia Astika, MM dengan pembahasan materi Peran Disdikpora Kabupaten Badung dalam Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba serta Kepala BNN Kabupaten Badung, Ni Ketut Masmini, SH., MH dengan pembahasan megenai Action Plan dalam P4GN di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Badung.

Kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Membangun Jejaring pembangunan Berwawasan Anti Narkoba ini dihadiri oleh 25 orang peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, Wakasek dan guru perwakilan SMA dan SMK se-Kabupaten Badung. Ketiga Narasumber  memaparkan materi secara panel dilanjutkan dengan diskusi yang membahas isu-isu dan permasalahan anak didik yang terindikasi menyalahgunakan narkoba di wilayah Kabupaten Badung.

Diskusi juga menyinggung mengenai rencana aksi dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan pendidikan yang salah satunya dengan komitmen dari pengajar untuk selalu mengingatkan peserta didik akan bahaya narkoba.

Dengan adaya kegiatan seperti ini, diharapkan seluruh elemen menyatukan langkah dan menyamakan persepsi untuk menyelamatkan peserta didik yang merupakan generasi bangsa akan ancaman bahaya narkoba yang semakin marak.

Sumber : BNN Kabupaten Badung

 

Masyarakat Dihimbau Laksanakan Upacara Atma dengan Bergotong Royong

BALIPORTLANEWS.COMWakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengimbau kepada krama desa menyatukan rasa bergotong royong menjalankan upacara baik kecil maupun besar sehingga  upacara yang dijalankan dapat memberikan kesejahteaan  bagi krama. Terlebih upacara yang dilaksanakan adalah Pitra Yadnya atau Atma Wedana yang merupakan kewajiban membayar hutang kepada leluhur.

Demikian disampaikan Wagub Sudikerta saat menghadiri Karya Atma Wedana Maligia Punggel, di Puri Saba Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. 

Pada kesempatan tersebut,  Sudikerta juga menyampaikan apresiasinya atas usaha semeton puri dan krama desa yang sudah maksimal dalam pelaksanaan upacara besar seperti ini.  Namun,  Sudikerta tetap mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan yadnya secara  jor-joran,  sebaliknya pelaksanaan yadnya tersebut didasari atas ketulus ikhlasan,  sehingga semua masyarakat bisa melaksanakan yadnya tanpa adanya sebuah persaiangan. 

Oleh karenanya,  Ia berpesan agar masyarakat tetap mempertahankan rasa solidaritasnya dan rasa saling asah asih asuhnya,  sehingga komunikasi antar masyarakat tetap terjaga dengan baik.  Selain itu Sudikerta juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga pelaksanaan upacara seperti ini agar pelestarian adat istiadat di Bali tetap terjaga. "Sehingga dimasa depan anak cucu kita juga dapat merasakan upacara seperti ini", ujarnya.

Sementara itu,  Ketua Panitia Karya Lanang Ari  Putra mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wagub Sudikerta. Ia berharap masyarakat Desa Blahbatuh  dapat meresapi dengan bijaksana,  nasehat yang disampaikan Wagub Sudikerta sehingga bisa diimplementasikan dengan baik.

Lebih lanjut,  Ia menyampaikan karya atma wedana ini telah dimulai sejak bulan Juli lalu yang diikuti oleh 45 sawa, 1 lingga dan 1 sanggi. Sedangkan   puncak acara  akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2016 besok,  sedangkan pada hari ini merupakan upacara mepedada, yang dipuput oleh Ida Pedanda Mahawijaya dari Griya Kekeran-Blahbatuh. Ia, beraharap dengan dilaksanakan upacara ini dapat meberikan ketenangan sekala lan niskala masyarakat Blahbatuh dan memberikan tempat terbaik untuk para lelugur di suarga lokha.

Pada kesempatan tersebut Wagub Sudikerta didampingi oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Bali Ketut Wija.

Sumber : Humas Pemprov Bali

 

Gubernur Pastika Apresiasi Pelaksanaan Upacara Massal yang Sederhana

BALIPORTALNEWS.COMGubernur Bali Made Mangku Pastika mengapresiasi rangkaian pelaksanaan upacara keagamaan yang dilaksanakan secara massal, Ia menilai upacara agama secara massal merupakan bentuk yadnya  yang sederhana yang dilaksanakan bersama-sama secara bergotong royong dilandasi perasaan suka cita, dan niat suci tulus ikhlas, serta tidak menghabiskan biaya yang besar, namun nilainya utama dan tetap berdasarkan sesana serta ajaran agama.

Menurut Pastika hal ini jauh  lebih baik daripada satu upacara dilaksanakan secara besar-besaran namun diakhir upacara meninggalkan hutang. Lebih jauh Pastika mengharapkan di era saat ini masyarakat Bali sudah sepatutnya meningkatkan pelaksanaan upacara keagamaan secara bersama-sama sesuai konsep hidup masyarakat Bali sagilik saguluk, paras paros atas dasar menyama beraya. Demikian disampaikan Gubernur Bali saat menghadiri rangkaian upacara Pitra Yadnya di Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Selasa (16/8/2016).

“Masyarakat jangan merasa berkecil hati baru melaksanakan upacara secara bersama-sama, karena jika melaksanakan upacara sederhana namun didasari niat yang lascarya itu merupakan yang utama. Dan kalau saya berpikir saat kita hidup saja tidak bisa sendiri, jika leluhur saat diupacarai dalam rangkaian Pitra Yadnya secara bersama-sama, tentunya arwah leluhur bisa berjalan bersama-sama pula saat menuju swarga loka,” ujar Pastika.

Gubernur Pastika yang kala itu di dampingi Wagub Ketut Sudikerta, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Bali I Ketut Wija, dan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, lebih jauh menyatakan melaksanakan upacara Pitra Yadnya dan rangkaiannya bagi arwah leluhur merupakan satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat Hindu di Bali sebagai bentuk bhakti, penghormatan dan membalas hutang sebagai anak yang telah dibesarkan oleh para leluhur sesuai ajaran Tri Rna.

Oleh karena itu, walaupun dilaksanakan secara bersama-sama, setiap peserta wajib berperan serta menyumbangkan materi, biaya, ataupun tenaga secara tulus ikhlas. Tak hanya itu, Gubernur Pastika pun mengapresiasi langkah desa adat Pecatu yang sudah mampu menyelenggarakan upacara massal tersebut, terlebih melalui pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa setempat sudah mampu menjadi sumber dana utama berlangsungnya upacara tersebut yang memberikan keringanan yang teramat sangat bagi warganya. 

Sementara itu Kelian Adat Desa Pecatu, I Made Sumerta menyatakan upacara yang dilaksanakan hari ini yakni upacara Mepada dan Purwa Daksina, sebagai rangkaian upacara ngaben yang sudah dilaksanakan pada tanggal 5 AGustus 2016. Ia juga memaparkan upacara ngaben tersebut diikuti 147 sawa, nglungahang sebanyak 23, dan langsir sebanyak 39.

Selain itu, upacara juga dirangkaikan dengan upacara 3 bulanan yang diikuti 525 orang, dan tentunya dengan biaya yang sangat irit pula yakni sebesar 450 ribu, dari awalnya diperkirakan per orang jika melaksanakan secara individu akan menelan biaya sebesar 12,5 juta.  Untuk pelaksanaan upacara ngaben, Ia menjelaskan desa adat Pecatu melalui LPD yang inovatif menyelenggarakan program Nyidang Ngaben, yakni bagi warga Pecatu yang sudah memiliki saldo tabungan minimum sebesar 200 ribu dalam jangka waktu 3 bulan berturut-turut sudah bisa ikut upacara Pitra Yadnya Massal.

Dengan syarat tersebut, setiap warga yang ikut akan mendapatkan subsidi sebesar total 6,5 juta, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan urunan. Kekurangan-kekurangan biaya pun tetap diambilkan dari kas desa adat maupun punia-punia. Pelaksanaan upacara massal tersebut menurutnya merupakan yang keempat kalinya, sejak dimulai pertama kali pada tahun 2006.

Upacara Purwa Daksina kala itu dipuput oleh Pandita Ida Pedanda Gede Oka Arga dari Gria Gede Kelodan, Kesiman.  

Sumber : Humas Pemprov Bali

 

Gubernur Pastika Respon Cepat Berita KK Miskin dan Penahanan Jenazah di RS Mangusada Badung

BALIPORTALNEWS.COMMenanggapi laporan dari netizen di media sosial tentang keluarga miskin di Desa Belok Sidan, Petang, Badung, Gubernur Bali Made Mangku Pastika segera mengutus tim Humas Pemprov Bali untuk meninjau langsung sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga tersebut, Selasa (16/8/2016).

Adalah Wayan Niranjana beserta istrinya Ketut Ariani yang tinggal di rumah sangat sederhana bersama kedua anaknya. Berdasarkan pemantauan, rumah keluarga tersebut memang termasuk sangat sederhana namun bukan tergolong tidak layak huni.

Rumah keluarga tersebut telah berlantaikan keramik dan tembok, sementara yang diunggah netizen di medsos adalah kondisi dapur mereka yang memang tidak permanen. Untuk biaya hidup sehari-hari, keluarganya hanya menggantungkan dari penghasilan suaminya sebagai petani di lahan sendiri merangkap buruh tani di sawah dan tegalan milik orang lain.

Menurut pengakuan Kepala Dusun Wayan Suwitra, warganya tersebut sudah pernah mendapatkan bantuan berupa rehab rumah dari pemerintah Kabupaten Badung sebesar 4 juta rupiah, dan sempat diusahakan agar mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Bali, namun terhalang karena sudah pernah menerima bantuan. Sementara secara rutin keluarga Wayan Niranjana sudah mendapatkan bantuan beras miskin.

Sementara Perbekel Belok Sidan, Wayan Rumawan menyatakan jika terdapat 60 KK dari 3.000 KK di desanya yang termasuk warga kurang mampu. Dan Wayan Niranjana merupakan salah satunya. Dia juga menjelaskan jika kriteria KK miskin di kabupaten Badung berbeda dengan kabupaten lainnya, sehingga kebanyakan usulan bantuan ke provinsi idak menjadi prioritas.

Akan tetapi, secara kontinyu pihaknya tetap mengusahakan bantuan bagi keluarga tersebut. Dalam kesempatan itu, tim Humas menyerahkan bantuan Gubernur berupa beras dan uang tunai, sementara untuk bantuan tahap selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak pemkab Badung dan instansi terkait, mengingat kondisi riil keluarga Wayan Niranjana tidak termasuk penerima bantuan prioritas dari provinsi.

Dalam hari yang sama, tim Humas juga berkesempatan menyambangi RS Mangusada, Badung dalam rangka menindaklanjuti pengaduan seorang netizen terkait penahanan jenazah. Setelah melakukan pengecekan dan bertemu langsung dengan Kepala Bidang Pelayanan, dr. Made Nurija, diketahui jika tidak ada penahanan jenazah, yang ada hanya masalah keluarga.

Menurut penuturan dr. Nurija terjadi miskomunikasi antara yang mengaku istri beserta keluarga pria yang diketahui berasal dari Jakarta tersebut. “Memang selama dua hari terjadi perdebatan tentang siapa yang akan bertanggung jawab memakamkan dan menggunakan ritual agama apa, karena mengingat suami istri tersebut menganut keyakinan yang berbeda,” tuturnya.

Namun, setelah melakukan diskusi secara kekeluargaan dan dengan difasilitasi oleh pihak RS juga, hal itu telah diselesaikan dan jenazah sudah diberangkatkan ke tanah asalnya untuk dimakamkan.

Melalui kesempatan itu, dr. Made Nurija mengharapkan kesalahpahaman ini bisa diluruskan terutama kepada netizen sudah terlanjur membagikan berita tersebut, sehingga tidak ada berita simpang siur lagi apalagi hal seperti ini juga menyangkut nama baik dan kredibelitas rumah sakit itu sendiri. 

Sumber : Humas Pemprov Bali

 

Optimalkan Program Bali Green Province,  Kinerja BLH Harus Optimal

BALIPORTALNEWS.COMWakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mendorong kinerja jajaran Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bali agar lebih optimal dalam mengawal program Bali Green Province (BGP). Penekanan tersebut disampaikannya saat memberi pengarahan kepada seluruh jajaran BLH, Selasa (16/8/2016). Dalam pengarahan yang berlangsung di Aula Pertemuan Kantor BLH Bali, Wagub Sudikerta kembali mengingatkan bahwa Bali Green Province merupakan bagian penting dalam Program Bali Mandara, kata Sudikerta, 

BGP merupakan kegiatan di bidang pelestarian lingkungan yang menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan Program Bali Mandara. Dia memahami, upaya untuk mewujudkan Bali sebagai pulau yang hijau tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya jajaran BLH agar cita-cita itu dapat segera diwujudkan.

Sudikerta juga menjelaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan harus diawali komitmen dari dalam diri sendiri.“Mulai dari hal-hal kecil di lingkungan keluarga seperti menanam tumbuhan yang bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga seperti cabai dan yang lain,” ujarnya. Untuk tanaman seperti itu, ujar Wagub, tak membutuhkan media tanam yang luas dan bisa memanfaatkan pot. Selain menanam tumbuhan bermanfaat, upaya menjaga kebersihan di lingkungan rumah juga merupakan sumbangsih dalam program BGP.

“Setelah menerapkan di lingkungan rumah, lanjut ketoktularkan ke lingkungan sekitar,” ujar Wagub seraya menggugah komitmen dan kepedulian seluruh komponen masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ini.

Pada bagian lain, Sudikerta mengapresiasi sejumlah langkah strategis yang dilaksanakan jajaran BLH Bali dalam mengawal Program BGP. Suasana lingkungan kantor yang tertata asri dan bersih menjadi salah satu indikator keseriusan jajaran BLH dalam mengawal program Bali Mandara di bidang lingkungan.

Untuk itu, jajaran BLH diharapkan dapat menjadi contoh penataan lingkungan kantor bagi SKPD lain. Di sela-sela melakukan pembinaan, Sudikerta juga menyempatkan diri meninjau taman BLH yang tertata begitu apik. Selain tanaman hias, BLH Bali juga membudidayakan sejumlah tumbuhan langka yang bermanfaat untuk kebutuhan yadnya.

Menjawab harapan Wagub Sudikerta, Kepala BLH Bali Gede Suarjana menegaskan komitmennya dalam mengawal keberhasilan Program Bali Green Province. Komitmen itu antara lain tertuang dalam keseriusan jajarannya mewujudkan eco office di lingkungan kantor BLH. 

Selain gencar dalam memerangi sampah plastik, BLH Bali juga terus melaksanakan berbagai antara lain pembuatan lubang biopori yang saat ini jumlahnya sudah mencapai 250 ribu buah. “Tahun 2016 kami menargetkan pembuatan 50 buah lubang biofori,” pungkasnya.

Sumber : Humas Pemprov Bali

 

Menjadi Paskibraka Merupakan Sebuah Kebanggaan

BALIPORTALNEWS.COMKeberhasilan terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan sebuah kebanggaan, karena para anggotanya harus berhasil lolos sejumlah tahapan seleksi dengan menyisihkan ribuan peserta dari seluruh Bali.

Demikian pula kerja keras dan pengorbanan yang sudah ditunjukan dalam latihan pun harus dapat membuahkan hasil yang terbaik dalam pelaksanaan tugas mengibarkan bendera di momen spesial hari kemerdekaan RI. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada acara pengukuhan Paskibraka Provinsi Bali 2016 di Wantilan Kerta Sabha, Denpasar, Senin (15/8/2016).

Gubernur Pastika juga menekankan agar seluruh pasukan memegang teguh disiplin sebagai landasan perilaku, dalam keseharian dan pelaksanaan tugas. “Jagalah kesehatan karena kondisi yang prima akan sangat mendukung suksesnya pelaksanaan tugas, dan mantapkan semangat kebersamaan,” pinta Gubernur. 

Paskibraka dinilai Pastika sebagai bentuk penanaman karakter cinta tanah air dan bangsa, semangat patriotik, pantang menyerah, disiplin yang tinggi, dan rela berkorban untuk membela nusa bangsa. Hal itu menurutnya penting terutama dalam menghadapi era globalisasi dan permasalahan-permasalahan bangsa, harus diisi generasi muda yang mempunyai karakter-karakter tersebut. 

Lebih dari itu, Gubernur juga mengingatkan agar pengalaman dan pelajaran yang diperoleh selama menjadi anggota Paskibraka tak berhenti pada tataran seremonial semata. Semangat juang, disiplin, pantang menyerah, patriotisme, pengabdian dan cinta tanah air hendaknya dapat diaktualisasikan dalam keseharian.

Semangat itulah, kata Pastika, yang akan menjadi modal bagi kalangan generasi muda dalam mengisi kemerdekaan yang telah diraih dengan pengorbanan luar biasa oleh para pendahulu. Dalam kesempatan itu, para generasi muda juga diingatkan beratnya tantangan yang akan dihadapi dalam persaingan yang makin ketat.

Prosesi pengukuhan berlangsung hikmat, diwarnai dengan pengucapan sumpah janji Paskibraka dan penyematan lencana serta kendit (tanda pengukuhan yang diikatkan pada pinggang) secara simbolis oleh Gubernur Pastika kepada salah satu anggota Paskibraka. Suasana haru menyelimuti acara pengukuhan saat prosesi mencium bendera merah putih yang dilakukan Ni Komang Mirah Yovita Pradnyani, perwakilan anggota Paskibraka yang merupakan pemimpin upacara dalam pengukuhan tersebut.

Jumlah keseluruhan anggota Paskibraka Provinsi bali terdiri dari 68 orang yang berasal dari pelajar SMA dari seluruh pelosok Bali yang sebelumnya telah diseleksi secara ketat. Tim Paskibraka ini juga dibantu 4 orang dari satuan Kepolianselaku pengawal, serta 2 orang yang juga dari Kepolisian selaku Komandan pasukan yang bertugas bergiliran pada upacara Hari Kemerdekaan pada pagi dan sore.

Para pelajar tersebut sebelumnya sudah dikarantina selama kurang lebih 3 minggu,dan telah mendapat pelatihan-pelatihan, diantaranya pelatihan pengibar bendera sebagai tugas utama, pelatihan fisik, baris-berbaris, serta pembekalan pendidikan moral selaku siswa agar bisa menjadi siswa yang beretika. Sebagai penghargaan atas dedikasi anak-anak tersebut, menurutnya pada tanggal 19 Agustus mendatang anak-anak tersebut akan diajak mengunjungiInstitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jawa Barat.

Acara pengukuhan juga dihadiri Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun, Anggota DPRD Provinsi Bali, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Bali dan Pimpinan SKPD di lingkungan Pemprov Bali, kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dan ramah tamah.

Sumber : Humas Pemprov Bali

 

Eshark Rok Cup Indonesia 2016 Putaran Kelima: Presley Martono Terdepan, Keanon Santoso Tetap Memimpin

BALIPORTALNEWS.COM  – Kejuaraan Eshark Rok Cup 2016 telah memasuki putaran kelima yang digelar di Sentul International Karting Circuit (SIKC), Bogor, Jawa Barat pada Minggu (14/8/2016) kemarin. Pegokart muda yang menjadi andalan DT Racing Team, Presley Martono, kembali menumpaskan perlawanan pesaing terberatnya Keanon Santoso dari TKM Racing Team di kelas Senior Rok GP. Meski begitu, Keanon masih tetap memimpin klasemen sementara kelas Senior Rok GP ajang Eshark Rok Cup 2016. 

Di putaran kelima yang sempat diguyur hujan rintik-rintik, Keanon gagal masuk peringkat tiga besar dan terpaksa mengakhiri perlombaan di urutan keempat. Posisi kedua dan ketiga kelas Senior Rok GP sendiri masing-masing diisi oleh pegokart TKM Racing Team lainnya yang juga merupakan kakak kandung Keanon, Kezia Santoso dan Silvano Christian dari Riser Shadaff UI Motorsport Team. 

Hasil yang tak jauh berbeda dari putaran sebelumnya terlihat di kelas Junior Rok GP. Pegokart Gezha Sudirman dari TKM Racing Team kembali mengulang kesuksesannya merajai kelas Junior Rok GP. Kesuksesan Gezha juga diikuti oleh Muhammad Harits dari Go!!! Motorsport Team yang berhasil finish di tempat kedua atau sama dengan hasil yang ia raih diputaran keempat. Sementara posisi ketiga yang pada putaran sebelumnya diisi oleh Rava Mahpud dari TKM – JMS Motorsport Team, kali ini ditempati oleh Akela Chandra Dewanto asal UT Racing Team.  

Dalam perlombaan yang juga dihadiri oleh Kabid Olahraga Mobil Ikatan Motor Indonesia, Poedio Oetojo serta Biro Olahraga Mobil Racing dari Pengprov IMI Jawa Barat, Usep Garnita, pegokart belia berprestasi Daffa AB kembali gagal meraih hasil sempurna. Daffa yang menjadi pegokart andalan UT Racing Team kali ini harus puas berada di urutan ketiga kelas Cadet Rok. Posisi teratas ditempati oleh Kanaka Azarel Gusasi dari Bunda Medik Racing Team dan tempat kedua diduduki oleh Tiziano Monza dari Go!!! Motorsport Team. 

Setelah di putaran sebelumnya gagal menjadi yang terdepan, kali ini Moreno Soeprapto berhasil menjadi merajai podium di kelas Master Rok GP. Pegokart Zulfikar Pujiandi H. atau akrab disapa Ijul Keke yang di putaran keempat menjadi juara pertama, kali ini finish di posisi kedua. Adapun di peringkat ketiga ditempati oleh Amir Mahpud yang di putaran sebelumnya juga menempati peringkat yang sama. 

Ajang perlombaan ini juga dimeriahkan dengan hadirnya pegokart luar negeri asal Singapura dan Sri Lanka seperti Tiziano Monza, Ethan Yang Brown, Roy Tang, Alan Kwek, Brendan, dan Larry Tan. 

Usai putaran kelima Eshark Rok Cup 2016, Keanon masih memimpin klasemen sementara kelas Senior Rok GP dengan total raihan poin sebesar 1.792,5. Mengikuti Akhmad Gunadi atau akrab disapa Agi Borneo di peringkat kedua dengan total poin sebanyak 1.346,5. Sementara posisi ketiga ditempati oleh Kezia dengan total poin sebesar 1.258,0. 

Di kelas Junior Rok GP, Gezha sementara menjadi pegokart di peringkat teratas dengan raihan poin sebanyak 1.831,0, mengikuti di belakangnya Muhammad Harits dengan poin sebesar 1.750,0. Adapun di posisi ketiga ditempati oleh Rava Mahpud dengan poin sebanyak 1.379,5. 

Untuk klasemen kejuaraan tim setelah putaran kelima ini, TKM Racing Team masih menjadi yang teratas dengan poin sebesar 10.886. Mengikuti di posisi kedua Go!!! Motorsport Team dengan total poin sebanyak 7.158 dan Kanaka Racing Team di peringkat ketia dengan poin sebesar 5.065. 

Sebagai informasi, putaran keenam sekaligus menjadi putaran penutup Eshark Rok Cup 2016 bakal diselenggarkaan di Sentul International Karting Circuit (SIKC), Bogor, Jawa Barat pada 11 September mendatang.

Sumber : Sekretariat PP. IMI, Jakarta

 

Debut Lenovo di Perangkat Monitor PC Pertama dengan Teknologi AMD FreeSync™

BALIPORTALNEWS.COM – Lenovo™ Y27f Curved Gaming Monitor terbaru, yang merupakan monitor pertama dengan free-standing display yang menerapkan teknologi AMD FreeSync™, menawarkan low input latency dan ultra-smooth, pengalaman multimedia dan bebas kendala stutter.1

Dengan ‘’lengkungan paling ekstrim yang tersedia saat ini,’’ 2 27-inch-wide, layar vertikal sejajar memberikan permainan game mendalam yang luar biasa dan pengalaman tampilan yang terlihat nyata.

Teknologi AMD FreeSync™ membantu memastikan pengalaman bermain berjalan secara mulus dan lancar. Teknologi AMD FreeSync™ meningkatkan komunikasi antara Lenovo Y27f Curved Gaming Monitor dan AMD FreeSync-capable GPU, yang memungkinkan layar untuk secara dinamis menyesuaikan refresh rate dalam keselarasan GPU dengan penciptaan frame baru.

Hal ini untuk mencegah tearing dengan memastikan tidak ada frame baru yang diambil selama refresh period. FreeSync juga menghilangkan stuttering karena refresh rate terkunci dari penciptaan frame baru. FreeSync didukung pada berbagai GPU AMD Radeon™, termasuk kartu grafis AMD Radeon™ RX Series berbasis arsitektur Polaris yang baru saja diluncurkan.

"Monitor terbaru kami, Lenovo Y27f Curved Gaming Monitor, dioptimalkan untuk bermain game," kata Li Jun Su, Executive Director and General Manager of Visuals BU, PC & Smart Device Business Group, Lenovo.

‘’Teknologi AMD FreeSync™ hadir dengan refresh rate tinggi 144 Hz,  menghilangkan screen tearing, dan meminimalkan stuttering pada layar, input lag dan motion blur untuk menampilkan gerakan yang lebih alami. Dikombinasikan dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 dan layar melengkung paling ekstrim untuk saat ini, monitor ini menyediakan pelanggan kami dengan permainan game yang paling halus dan pengalaman luar biasa’’

‘’Dengan teknologi AMD FreeSync™, Lenovo Y27f baru ini menyediakan permainan game yang benar-benar mendalam,’’ kata Raja Koduri, senior vice president and chief architect, Radeon Technologies Group.

‘’Monitor ini adalah sebuah pilihan yang sangat baik untuk gamer kasual maupun gamer kompetitif yang bergantung pada latensi rendah, framerates tinggi, dan pengalaman ultra-smooth yang didukung oleh Teknologi AMD FreeSync™.’’

Penulis : Roy Mulya (United-Comm)
Editor : Putu Tistha

 

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan