Duta Anak Peduli Sosial, Kanjeng Diundang Hadir di Kongres Anak 2017

BALIPORTALNEWS.COM – Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia secara resmi menetapkan Muhammad Gusti Saibathin sebagai Duta Anak Peduli Sosial, Minggu (21/5/2017)

Komnas Anak menetapkan remaja yang lebih dikenal dengan sapaan Gusti Kanjeng (11) sebagai Duta Peduli Sosial karena mampu menginspirasi kepedulian sosial ditengah krisis ketauladanan. Di tengah maraknya isu intoleran yang makin dikumandangkan sebagian pihak atau kelompok, justru apa yang dilakukan Kanjeng menjawab itu semua.

“Ananda, anakku Kanjeng Gusti Muhammad Saibathin telah menjawab krisis ketauladanan dan krisis intoteran. Saya atas nama Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak mengucapkan selamat, dan kami tetapkan sebagai Duta Anak Peduli Sosial dan semoga menjadi inspirasi dan teladan bagi anak-anak Indonesia,” ujar Arist Merdeka Sirait dalam sambutannya.

Lebih lanjut Arist menuturkan, langkah kanjeng patut menjadi contoh ditengah krisis moral, dan krisis intoleransi. Membuat Komnas Anak terharu dan memberikan apresiasi yang luar biasa, sebab tanpa memandang latar belakang, kasta dan perbedaan, Kanjeng tanpa pamerih memiliki jiwa peduli sesama yang ditularkan oleh ayah dan kbunya serta nenek dan eyangnya.

“Saya mohon ijin Pak Irjen, ini bertepatan dengan akan datangnya Bulan Ramadhan dan Kongres Anak di Peringatan Hari Anak Nasional, saya ingin mengundang Kanjeng untuk hadir sebagai contoh dan inspirasi di Kongres Anak yang selalu diselenggarakan setahun sekali,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Kanjeng memberikan sepatah kata ucapan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. “Salam Lampung Bermartabat, Saya berterima kasih kepada Ketua Komnas Perlindungan Anak atas anugerah ini, saya merasa senang menerima penghargaan ini tapi Kanjeng lebih senang dan bahagia apabila melihat saudara-saudara kita yang memerlukan bantuan dan uluran tangan bahagia,” kata Kanjeng di Lamban Kuning, Lampung.

Dalam acara tersebut Komnas Anak selain memberikan penghargaan dan plakat untuk Kanjeng, juga memberikan penghargaan untuk Irjen Pol Dr. H. Ike Edwin, MH, MM atas dedikasinya sebagai Perwira Tinggi Polri yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

Sebagai informasi ini adalah penobatan Duta Anak Peduli Sosial pertama yang diberikan kepada Kanjeng agar menjadi motiviasi dan contoh untuk anak Indonesia agar mengkuti jejak Kanjeng. (znd/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Kemen PUPR Serahkan Satu Unit MTU untuk Pemprov Bali

BALIPORTALNEWS.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) menyerahkan satu unit Mobile Training Unit (MTU) atau unit pelatihan keliling bagi Pemprov Bali. MTU ini merupakan unit reaksi cepat dalam menjawab tantangan kebutuhan pekerja konstruksi di suatu wilayah yang juga dapat dimanfaatkan Pemda dalam upaya mengentaskan kemiskinan dengan meningkatakan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika yag menerima secara resmi bantuan tersebut  dari Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menekankan agar bantuan yang diterima Pemprov dapat dimanfaatkan oleh Pemprov semaksimal dan seoptimal mungkin. Demikian terungkap saat penyerahan tersebut dilakukan di halaman depan Kantor Gubernur Bali, Niti Mandala, Denpasar, Bali, Jumat (5/8/2016).

“Ini sangat bermanfaat jadi jangan didiamkan begini – begini saja, harus kita masnfaatkan secara optimal,” tegas Pastika.

Menurutnya dengan adanya MTU tersebut tenaga kerja konstruksi yang ada di Bali dan masih kurang terampil diharapkan dapat mengasah kemampuannya sehingga bisa bekerja dengan lebih baik, terampil dan aman.

“Kalau sudah begitu, sudah tentu akan memiliki penghasilan yang lebih baik sehingga mereka itu mampu untuk hidup lebih sejahtera,” imbuh Pastika.

Selain itu, menurut Pastika dengan adanya MTU tersebut, para pekerja konstruksi akan memperoleh sebuah sertfikat atas ketrampilan dan kompetensi yang mereka miliki dalam bidang pekerjaannya.

“Sertifikat itu penting, itu adalah tanda dari kompetensi mereka sehingga tidak perlu lagi diuji dan tidak repot, kalau mereka ini sudah memperoleh sertifikat, orang – orang pun tidak akan ragu – ragu untuk mempekerjakan mereka,” pungkas Pastika.

Lebih lanjut disampaikan Pastika, keberadaan dari MTU tersebut menurutnya sangat cocok dengan program Bali Mandara yakni Gerbangsadu. Dia sangat berharap  dengan adanya MTU tersebut masyarakat desa Gerbangsadu akan memperoleh keterampilan di bidang konstruksi yang ke depannya akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat desa tersebut sehingga desa tersebut tidak menjadi desa miskin lagi.

Sementara itu Direktur Jenderal Bina Konstruksi (DJBK) Kementerian PUPERA Yusid Toyib menyatakan keberadaan MTU tersebut memiliki tujuan untuk mendidik para tenaga kerja di Provinsi Bali yang belum berpengalaman untuk kemudian memiliki skill yang standar lalu disertifikat.

“Kita pergunakan MTU, segera kita datangi desa atau kecamatan tertentu, kita latih SDM disana, selain masyarakat kita diberdayakan untuk menjadi pelaksana pembangunan di Bali, jangan hanya menjadi penonton,” ungkapnya.

Hingga saat ini sudah tersebar 33 unit MTU ke berbagai Provinsi di Indonesia, MTU memiliki tiga komponen pendukung penting, di antaranya unit operasional kendaraan dan perlengkapan pelatihannya sebagai hardware, materi dan bahan ajar sebagai software, serta tenaga instruktur sebagai brainware.

Satu paket yang akan menjadi penggerak terselenggaranya pelatihan. Lebih lanjut disampaikan Yusid, selain menyalurkan MTU ke berbagai daerah, DJBK terus meningkatkan jumlah sertifikasi pekerja konstruksi, salah satunya adalah kerjasama yang telah berjalan dengan Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, Ditjen Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi  (BNSP) untuk menjalankan skema sertifikasi tenaga kerja konstruksi, serta mengajak BUMN Konstruksi dalam penyaluran tenaga kerja.

Menurutnya jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat menjadi isu penting bagi proses pembangunan di Indonesia. Berdasarkan rencana strategis DJBK periode 2015-2019, diharapkan terdapat 750.000 tenaga kerja konstruksi bersertifikat baru, dimana 500.000 orang di antaranya adalah tenaga terampil atau tukang.

Dalam penyerahan tersebut, Gubernur Pastika yang dalam kesempatan tersebut turut didampingi oleh Assisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan I Ketut Wija, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali Nyoman Astawa Riadi menyempatkan diri melihat ragam pelatihan yang akan dilakukan dengan menggunakan MTU tersebut. Selain itu juga dilakukan penyerahan cenderamata dan penandatangan serah terima 1 unit MTU tersebut oleh Gubernur Pastika dan Direktur Jenderal Bina Konstruksi.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Menpar Arief Yahya Bakal Tetapkan Jember Jadi Kota Karnaval

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pariwisata Arief Yahya melihat Jember Fashion Carnaval (JFC) 2017 sudah sangat eksis di nasional, dan layak dipromosikan ke global level. Karena itu, menjelang JFC 2017 pada 9-13 Agustus nanti, Jember bakal ditetapkan sebagai Kota Karnaval. “Sudah 16 tahun JFC 2017 menginspirasi banyak karnaval di tanah air,” kata Menteri Arief Yahya.

Karena itu, Menpar Arief akan mengeluarkan SK –-Surat Keputusan—untuk mengangkat Jember go international. Dari sisi cultural value, kreativitas JFC itu sudah layak dijadikan magnit untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. “Semua orang mengakui, Jember Fashion Carnaval itu berkelas dunia!” aku Arief Yahya.

Hanya saja, commercial value-nya atau financial value-nya masih belum terlalu menarik. Belum bisa dikapitalisasi dengan baik. Dengan menaikkan status, menjadi event dunia, berstandar international, ini akan mengkat JFC dan Kota Jember itu sendiri,” jelas dia.

Menteri Arief menyebut, semangat yang harus dijaga adalah “Indonesia Incorporated.” Bangsa ini harus bersatu, mensinergikan seluruh kekuatan, memperkuat semua lini.

“Begitupun di Jember Fashion Carnaval. Jika ingin bersaing di level global harus menyatukan langkah menuju satu cita-cita. Karenanya Kota Jember harus diset menjadi Kota Karnaval,” kata Menpar Arief Yahya saat menemui panitia penyelenggara JFC 2017 di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kemenpar, Jakarta, Senin (5/6/2017).

Kemasan acaranya, fasilitasnya harus berstandar dunia, tidak lagi terkotak-kotak oleh birokrasi yang sempit. Bagi Arief Yahya, hal itu perlu dilakukan lantaran cultural value Indonesia sudah terkenal hingga ke seluruh dunia.

“Kreasi kostum karnaval Indonesia memang bagus-bagus. Dari Jember Carnaval, Banyuwangi Ethno Carnaval, Malang Carnival, Batik Solo Carnaval, nama-namanya sudah mendunia. Jadi persiapannya harus sungguh-sungguh,” ujar Menpar Arief Yahya.

Jika dipetakan, lanjut Menpar Arief Yahya, daya tarik industri pariwisata Tanah Air bersumber pada 60% budaya, 35% alam, dan 5% meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE). Festival ini, ungkapnya, secara tidak langsung juga bisa membangkitkan gairah MICE di Jember.

“Jika dihubungkan dengan airlines, Jember sudah sukses menjadi bandara perantara. Jumlah hotel baru sudah ada sekitar 35 unit. Selanjutnya, Jember perlu mengembangkan destinasi-destinasi lainnya karena dunia sudah mengenal JFC. Agustus selalu ramai sekali, lalu kembali sepi sehingga JFC perlu menyiasati untuk menjual paket-paket wisata lainnya,” jelas pria asal Banyuwangi ini.

Presiden JFC Dynand Fariz mengapresiasi usulan Menpar Arief Yahya yang akan menjadikan Kota Jember menjadi Kota Karnaval. Menurutnya, menyandang nama Kota Karnaval akan menjadikan Kota Jember lebih kreatif dan lebih bersemangat dalam bersaing di skala internasional.

“Karenanya perhelatan berskala international yang memasuki tahun ke-16 ini mengusung tema ‘Victory’  yang artinya kemenangan. Alasan diangkatnya tema ini tidak lain karena di umur 16 tahun, telah menorehkan banyak kemenangan di tingkat dunia,” jelas Dynand.

Prestasi JFC memang cukup mentereng, seperti Best National Costume Miss International 2014 di Tokyo, Jepang, Best National Costume Miss Supranational 2014 di Warsawa, Polandia, Best National Costume Miss Universe 2014 di Florida, USA Best National Costume Miss Supranational 2015 di Warsawa, Polandia, Best National Costume Miss Grand International 2016 di Las Vegas Amerika Serikat dan Best National Costume Miss Tourism International 2016 di Malaysia.

Bahkan, sebagai kiblat fashion art wear JFC hanya kalah dengan Notting Hill (USA) dan (Reunion) France pada International Carnaval de Victoria 2016” di Seychelles-Afrika.

“Banyak sekali yang sudah kami raih, kurang lebih ada sekitar 12-13 penghargaan dan itu semua dari best and best kami ambil jadi tema untuk inspirasi tahun ini,” ujar Dynand.

Dynand mengungkapkan, tiap perhelatan JFC selalu menyedot perhatian wisatawan asing. Bahkan para kontestan dengan wajah ceria dan penuh kreasi di catwalk jalanan kerap menjadi daya tarik media asing untuk meliput.

Jumlah media, fotografer, dan pecinta hobi fotografi yang mendaftar untuk melakukan peliputan JFC tahun ini sudah mencapai ratusan. pada JFC tahun 2015 sebanyak 3.711 fotografer baik domestik maupun mancanegara. Meningkat dari tahun 2014 sebanyak 3.073 media dan fotografer dalam dan luar negeri.

“JFC selalu bisa menarik banyak media untuk meliput, termasuk media asing yang sangat banyak. Yang pasti atmosfer festival ini tak kalah dengan Rio Carnival, Rio de Janeiro, Brazil dan Oktoberfest di Munchen, Jerman,” pungkasnya.

Sementara, Artis dan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IV Jember-Lumajang, Anang Hermansyah yang turut hadir dalam pertemuan itu, menginginkan agar perhatian publik nasional maupun internasional bisa mengarah ke Jember Fashion Carnaval. Dengan demikian pengaruh JFC terhadap kehidupan ekonomi di Jember lebih menyeluruh.

“Tapi bagaimana ini dikembangkan, sebelum dan setelah karnaval. Pemerintah ingin agar warga berkembang di daerah masing-masing. Nantinya dari sana, nama mereka bisa dibawa hingga tingkat nasional dan internasional,” terang Anang Hermansyah yang tahun kemarin bersama keluarga turut meramaikan JFC 2016.

Anang merencanakan membuat pameran ekonomi kreatif Jember. Warga Jember dimintanya tak putus asa memunculkan potensi kreatif. Dan Pemda setempat harus membuat peta jalan yang konkret terkait penyelenggaraan JFC ini agar disinergikan dengan sektor lainnya seperti kuliner, UMKM, pariwisata, pendidikan, pertanian dan sektor unggulan lainnya.

“Saya angkat topi atas dedikasi Dynand Fariz dan tim penyelenggara JFC yang menghadirkan tontonan yang berkualitas dan secara konkret mengangkat Jember di pentas dunia. Saya membayangkan, makanan dan buah-buahan yang disajikan di JFC adalah seluruhnya produk lokal Jember. Selain itu, souvenir bagi pengunjung JFC adalah produk UKM dari Jember,” tuturnya.

Hal serupa juga diungkapkan Abde Slank yang juga ingin mempromosikan Jember ke level dunia. Dan JFC 2017 itu bisa menjadi pengungkit yang ampuh. Sebagai atraksi, carnival itu sudah eksi. “Sayang sekali kalau Carnaval sebagus itu tidak dipromosikan dengan optimal di semua channel media,” kata Abde. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Kejuaraan Dunia MXGP di Pangkalpinang Digelar Hari Ini

BALIPORTALNEWS.COM – Kejuaraan Dunia MXGP yang berada di bawah naungan FIM World Motocross Championship mulai berlangsung di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung sejak hari ini, Sabtu (4/3/2017), hingga Minggu (5/3/2017).

Dalam menyambut pergelaran akbar MXGP di Tanah Air, Sadikin Aksa selaku Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia Pusat (IMI Pusat) mengungkapkan, “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita masyarakat Indonesia untuk menyambut datangnya perhelatan bertaraf internasional. IMI tentunya akan mendukung dan memantau sepenuhnya agar MXGP di Indonesia dapat berlangsung dengan seru dan kompetitif.”

“Momen ini pula juga sudah seharusnya dapat digunakan untuk memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi wisata yang layak untuk dikunjungi oleh turis-turis asing,” tambah pria yang akrab disapa Ikin itu.

Pada Jumat (3/3/2017) kemarin, belasan crosser asal mancanegara yang ikut mengambil bagian dalam perlombaan di kelas MXGP, MX2, serta WMX telah tiba di Pangkalpinang dan disambut langsung oleh Wali kota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah di kediamannya. Seluruh rombongan ini diajak untuk menyaksikan tarian tradisional serta mencicipi berbagai hidangan kuliner khas Bangka Belitung.

Turut hadir juga di sana Pejabat Eksekutif Tertinggi Youthstream, Daniele Rizzi, Ketua IMI Pusat, Sadikin Aksa, Sekretaris Jenderal IMI Pusat, Jeffrey JP, serta beberapa awak media mancanegara. Dalam kesempatan itu, Muhammad Irwansyah menyampaikan, “Suatu kebanggan bagi Pangkalpinang untuk bisa menjadi tuan rumah ajang motocross terbesar di seluruh dunia. Kami masyarakat Pangkalpinang sangat antusias dalam menyambut perhelatan internasional ini.”

Usai mengunjungi kediaman Muhammad Irwansyah, rombongan crosser menyambangi Bandar Udara Depati Amir untuk berfoto bersama pesawat Sriwijaya Air berlogo MXGP yang menjadi maskapai resmi perhelatan MXGP Pangkalpinang.

Sementara itu, Youthstream selaku pihak yang mengorganisir hak penyiaran televisi, telah mengumumkan bahwa masyarakat Indonesia dapat menyaksikan langsung pertandingan MXGP Pangkalpinang melalui saluran televisi Fox Sports 2 SEA ataupun lewat situs resmi MXGP di www.mxgp-tv.com. (r/bpn)

Fakultas Biologi Kembangkan Pantai Porok Sebagai Pusat Penelitian Biomarine

BALIPORTALNEWS.COM – Fakultas Biologi UGM menunjukkan keseriusannya mengembangkan Pantai Porok di Kabupaten Gunungkidul, DIY sebagai pusat penelitian sumber daya laut dan pantai. Upaya tersebut sebagai wujud pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, khususnya dalam bidang biomarine.

“Kita garap Pantai Porok menjadi  Biomarine Scince Research Center and Technopark,” kata Dekan Fakultas Biologi UGM, Drs.Budi Setiadi Daryono,M.Agr.Sc.,Ph.D., Jum’at (3/3/2017) di kampus setempat.

Budi menyebutkan pengembangan stasiun penelitian di kawasan Pantai Selatan Jawa sangat diperlukan. Pasalnya, hingga kini Indonesia belum memiliki stasiun lapangan penelitian yang fokus meneliti sumber daya laut dan pantai di Pantai Selatan Jawa.

“Penelitian tentang kelautan masih terbatas, ditambah belum ada stasiun penelitian yang menggarap perairan Selatan Jawa. Oleh karena itu pengembangan stasiun penelitian di Pantai Selatan Jawa penting untuk menggali biodiversitas dan potensi sumber daya laut di kawasan ini,”urainya.

Budi pun berharap keberadaan stasiun penelitian ini dapat mengungkap fenomena laut dan potensi sumber daya yang ada di perairan selatan Indonesia. Disamping itu juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan pemerintah daerah.

Keseriusan Fakultas Biologi meneliti biomarine ditunjukkan sejak 7 tahun terakhir. Sejak 2010 silam fakultas ini melalui hibah penelitian Indonesia-Managing Higher Education for Relevance and Efficiency (I-MHERE) berusaha menggarap wilayah pesisir di desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul. Fakultas Biologi UGM mengembangkan potensi sumber daya alam berbasis riset di kawasan tersebut. Langkah ini tidak hanya terkait soal konservasi, tetapi juga dilakukan dalam upaya mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir pantai.

“Kami berupaya meningkatkan penguasaan kemampuan teknologi budidaya lobster, mikroalga, nori, serta ikan laut masyarakat sekitar. Selain itu juga melakukan budidaya melon di kawasan pesisir disamping melakukan konservasi Pantai Porok,” ungkap Budi.

Lebih lanjut disampikan Budi untuk meningkatkan kemanfaatan staiun penelitian ini, Fakultas Biologi berencana mengembangkan Pantai Porok menjadi  Biomarine Scince Research Center and Technopark. Rencananya kedepan kawasan ini tidak hanya menjadi pusat penelitian sumber daya laut dan pantai bagi mahasiswa dan para peneliti. Namun, bisa menjadi tempat edukasi bagi masyarakat luas terkait biomarine Indonesia. Selama ini Pantai Porok banyak digunakan mahaisswa dan peneliti fakultas Biologi UGM sebagai laboratorium alam untuk mempelajari dan meneiliti ekologi laut dan lainnya.

“Rencananya pada 2018 mendatang akan kita kembangkan menjadi edupark sehingga masyarakat dapat mengetahui hasil riset yang telah dilakukan,” ujarnya.

Citra Septiani, anggota Kelompok Studi Kelautan Fakultas Biologi UGM mengaku senang dengan rencana pengembanagn stasiun penelitian Pantai Porok oleh fakultas. Sebab, secara rutin setiap bulan mereka melakukan penelitian lapangan di kawasan tersebut. Dengan pengembangan tersebut diharapkan dapat memperlancar kegiatan penelitian. Pasalnya, hingga saat ini stasiun belum dilengkapi dengan fasilitas yang memadahi guna menunjang kegiatan penelitian.

“Belum ada fasilitas untuk menginap atau berteduh, sementara kegiatan dilakukan tidak hanya sehari saja karena harus menyesuaikan kondisi pasang surut air laut,” tuturnya.

Selain penambahasan fasilitas fisik, diharapkan kedepan terdapat zonasi kawasan pesisir. Misalnya terdapat lokasi yang khusus digunakan sebagai tempat penelitian.

“Harapannya ada lokasi alami yang dapat dijadikan kontrol, tanpa sentuhan warga atupun pengunjung,” jelasnya.

Kehadiran stasiun ini menjadi harapan penduduk yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. Suwarno, salah satu warga Desa Kemadang mengatakan bahwa warga berharap banyak terhadap keberadaan stasiun penelitian Fakultas Biologi UGM ini. Hasil-hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan menjaga kelestarian pesisir dan pantai.

“Sejak 2010 silam FakultasBiologi telah melakukan program pemberdayaan masyarakat di Kemadang dan itu sangat membantu kami tidak hanya dalam meningkatkan kesejahteraan warga, tetapi juga dalam menjaga kelestarian laut,” jelasnya.

Karenanya Suwarno berharap pengembangan pengembangan stasiun penelitian di Pantai Porok nantinya dapat membawa manfaat yang lebih banyak bagi warga sekitar. (ika/humas-ugm/bpn)

Otoritas Jasa Keuangan Dukung Wirausaha Muda Berkembang

BALIPORTALNEWS.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan Universitas Udayana dan Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara berhasil menyelenggarakan Festival Nasional Wirausaha Muda Udayana 2017. Kegiatan dengan Tema “Grow Up and Promote Your Business Now” ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Februari 2017 mulai jam 08.00 – 21.30 Wita.

Kegiatan Festival Nasional Wirausaha Muda Udayana 2017 disemarakkan dengan berbagai kegiatan diantaranya Seminar dan Talk Show Nasional, Lomba Video Branding Nasional, Young Entrepreneur Expo and Food Festival, Lomba Grup Vokal se-Kota Denpasar, Lomba Tari Kreasi-Tradisional Bali se-Kota Denpasar, Lomba Fashion Show dan Lomba Menggambar dan Mewarnai.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan.

Selain itu, OJK juga memiliki fungsi edukasi untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat serta perlindungan konsumen. Kegiatan Festival Nasional Wirausaha Muda Udayana 2017 merupakan salah satu implementasi fungsi edukasi dalam hal mendukung berkembangya wirausaha muda melalui informasi akses produk dan jasa layanan lembaga keuangan.

Festival Nasional Wirausaha Muda Udayana 2017 dibuka secara resmi oleh Asisten Deputi Kewirausahaan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Denpasar, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, dan Pembina UKM Kewirausahaan.

Bapak Zulmi (Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara) memberikan pemaparan mengenai Peran OJK melalui Regulasi Lembaga Keuangan dalam Mengembangkan Wirausaha Muda. Disampaikan juga cara mudah mengakses permodalan bagi UMKM. Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu program yang dapat membantu Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) dalam mengakses permodalan dari bidang perbankan.

Selain itu, terdapat juga layanan penjaminan kredit untuk wirausaha muda yang feasible namun belum bankable dari segi agunan, ragam layanan gadai untuk membantu permodalan UMKM, Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) dari Permodalan Nasional Madani yang menyediakan permodalan bagi UMK dan pendampingan usaha, revitalisasi Perusahaan Modal Ventura bagi UMKM serta berbagai produk dan layanan jasa keuangan lainnya. OJK juga turut mendukung perkembangan usaha dan layanan online melalui pengaturan layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi.

Dari sosialisasi tersebut diharapkan wirausaha muda memperoleh banyak manfaat dalam perintisan dan pegembangan bisnis melalui berbagai produk dan layanan yang disediakan oleh Lembaga Jasa Keuangan.

Seminar dan Talk Show Nasional dengan tema “Branding Your Business” berhasil menghadirkan lima pembicara luar biasa, yaitu Budi Sastria Isman (Ex. Dirut Coca Cola Amatil Indonesia, Founder Yayasan ProIndonesia), Haykal Kamil (Young Entrepreneur, Actor, Producer, Develover, CMO Meccanism), Yayak E. Cahyanti (Brand Develover, Illustrator, Owner Sambel Bususan), Pande Putu Setiawan (Founder Anak Alam, Aktivis Sosial, Kick Andy Heroes 2014), dan I Ketut Darta, S.H (Konsultan HaKI Disperindag). (r/bpn)

Pemkot Denpasar Jalin Kerja Sama Di Bidang Teknologi Dengan ITB

BALIPORTALNEWS.COM – Peningkatan program teknologi di semua bidang terus dilakukan Pemkot Denpasar. Menjalin kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi langkah percepatan program menuju masyarakat Denpasar yang cerdas, sehat dan berkualitas. Pada Senin (4/9/2017) Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Rektor ITB, Prof.Dr.Ir. Kadarsah Suryadi, melakukan kesepakatan kerjasama lewat penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU).

Sebelum penandatanganan MOU dilaksanakan, Walikota Rai Mantra didampingi salah satu guru besar ITB, Prof. Dr. Suhono Harso Supangkat, juga berkesempatan meninjau Lab Smart City and Community di Kampus ITB. Semua perencanaan mengenai smart city di Bandung dikerjakan dalam satu Lab tersebut.

Walikota Rai Mantra mengatakan, sekarang ini di Kota Denpasar mengikuti suatu proses pemerintahan, yang mana pemerintahan itu telah mengalami suatu transformasi didalam reformasi-reformasi didalam pemerintahan itu sendiri.

Dimana sejak tahun 2008/2009 Pemkot sudah mengikuti dan sepakat  untuk merubah paradigma didalam pemerintahannya yang waktu itu Pemerintah Pusat mengenalkan sistem reformasi birokrasi dengan government, yang pada waktu itu berupa website untuk memperlihatkan sebatas profile sebuah kota. Dari sanalah mulai adanya sebuah transparansi serta akunbilitas dan transaksi-transaksi atau proses secara elektonik seperti, e-bugeting, e-planing dan sebagainya. Itu merupakan sebuah proses yang harus dilakukan di pemerintahan agar lebih efektif.

Untuk itu perlu ada nya sebuah pengentahuan akan smart city dengan tantangan mengubah pola pikir dari pada Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat menjadi orang-orang yang mengetahui tentang teknologi, terutama di Pemerintahan.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan,walaupun demikian smart city juga tidak berpatakon kepada teknologi saja melainkan disemua bidang. Yang mana teknologi merupakan suatu yang mendukung dan akurat didalam memberikan suatu keputusan, dengan sebuah tantangan yang harus dikerjakan kedepannya.

Untuk itu kerja sama ini nanti nya akan sangat bermanfaat kedepan nya bagi denpasar, terutama bagi masyarakat. “Saya mengucapkan terimakasih karena ITB sudah bisa berkerja sama dengan Pemkot Denpasar mengenai peningkatan kapasitas Denpasar menuju Kota Smart City di berbagai bidang’, ungkanya. Dimana sebelumnya Pemkot Denpasar juga sudah lama menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung seperti di dalam prakarsa membangun Kota Cerdas.

Sementara Rektor ITB Prof. Kadarsah Suryadi mengapresiasi kerja sama antara Pemkot Denpasar dan ITB  mengenai smart city, karena sudah mempercayakan kepada ITB mengenai smart city. Dimana smart city merupakan bagaimana sistem kehidupan kota terjaga dan terjamin di dalam roda kehidupan masyarakat kekininian. Dimana smart city itu memiliki lingkup yang cukup banyak seperti bidang teknologi pariwisata serta pengembangan seni budaya, teknologi pengelolaan kebersihan lingkungan, teknologi perikanan, teknologi pertanian, perternakan, teknologi usaha mikro kecil, smart city, teknologi pengembangan serta pengembangan dan banyak hal lagi. “Mudah-mudahan kerja sama ini bisa saling memberikan efek yang baik mengenai smart city antara Pemkot Denpasar dan ITB”, ungkapnya. (ays’/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pilot dan Cabin Crew Singapore Airline Jajal 2 Golf Course di Batam

BALIPORTALNEWS.COM, BATAM – Jurus crossborder tourism saat weekend? Itu sih sudah sering dilakukan Kemenpar. Tapi kalau weekdays? Menggandeng pelaku bisnis pariwisata di wilayah perbatasan? Melibatkan pilot and cabin crew maskapai sekelas Singapore Airline Group? Ini baru pertama dilakukan. Bagi yang penasaran, silakan arahkan pandangan ke kawasan Nongsa, Batam, 6-7  Juni 2017.

Nah, awal Juni nanti ada 100 pilot and cabin crew Singapore Airline Group akan menjajal kepiawaiannya bermain golf di Batam. Yang dijajal dua golf course sekaligus. Satunya ada di Sukajadi Golf Course. Sementara satu spot lainnya Palm Springs Golf & Country Club, Batam. “Tantangannya ganda. Mikirnya harus ekstra. Tapi ini bisa kita lakukan asal dikeroyok sama-sama,” tutur GM Batam View Beach & Resort Anddy Fong, Selasa (30/5/2017) seperti dilansir laman resmi Kementerian Paruwisata RI.

Membuat event yang bisa mendatangkan wisman saat weekdays memang tidak mudah. Apalagi, wismannya berasal dari Singapore Airline Group, maskapai dengan penghargaan terbanyak di dunia. Ditambah lagi, kedatangan SQ ke Batam juga ikut didampingi anak perusahaannya yang namanya juga sudah mendunia seperti SilkAir.

Pertanyaannya, mengapa SQ dan SilkAir sampai mau berwisata golf massal ke Batam? Kenapa juga mereka bisa digoda dengan pemilihan timing saat weekdays?

Jurus pemikatnya tentu saja tawaran bermain di lapangan golf kelas atas. Yang sudah banyak menggelar even-even internasional. Kalau sudah begitu, panorama yang ditawarkan juga pasti yang sudah standar dunia. Yang wow. Yang punya view pantai dan hutan yang sangat eye catching.

“Bagi Singaporean, itu adalah surga. Apalagi cost bermain golf di Batam jauh lebih murah dari Singapura. Dan orang-orang di Batam lebih ramah,” tambah Andy Fong.

Entertainnya juga diset sangat dahsyat. Pada malam harinya, semua pilot dan cabin crew Singapore Airline Group akan dijamu dengan Welcome Dinner mewah disertai live music. Dan sebelum kembali ke Singapura, semuanya akan dilepas dengan closing lunch yang berkesan.

Lalu darimana pelaku bisnis di Batam mendapatkan keuntungan? Meski mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata sekalipun, cost pengelauarannya tetap tinggi. “Saya mengadaptasi ilmunya Menpar Arief Yahya. Ada cross selling yang dilakukan. Kami mengambil return dari makanan, minuman, paket wisata, dan services lainnya,” ucapnya.

Daripada membiarkan hotel kosong saat weekdays, okupansinya rendah, Andy lebih memilih mengeluarkan cost ekstra untuk memberikan hiburan dan layanan prima bagi wisman Singapura. Toh kalau hotel kosong, tenaga kerja tetap harus dibayar. Maintenance juga tetap harus jalan.

“Jadi biar breakeven sekalipun, tetap kami lakukan dengan penjualan paket wisata golf superkompetitif. Karena saat mereka puas, semua akan bercerita ke koleganya di Singapura. Mereka jadi endorser sekaligus repeater tourism ke Batam. Nah, makin lama, Batam makin populer, makin ramai, makin terjangkau dan menjadi basic need Singaporean,” katanya.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti sangat mengapresiasi niatan pelaku usaha di Batam tadi. Dukungan pun siap diberikan untuk memback up kegiatan crossborder tourism di Batam.

“Acara golf di Batam itu punya potensi mendatangkan banyak wisman dari Singapura dan Malaysia. Kita akan create Batam sebagai surganya golf dengan balutan dinner dan show, spa, shopping, serious tournament, friendly visit dan weekly golfing,” tutur Esthy yang didampingi Kabid Promosi Wisata Alam Hendry Noviardi.

Khusus golf, sudah ada banyak agenda yang sudah dirancang. Dari mulai Ladies Golf Open Nongsa Batam, 16-17juli 2017, Nations Independant Day Celebration Friendly Golf Tournament, 31 Agustus 2017, hingga acara unggulan Nongsa Cup Golf Tournanent, 29-30 October 2017, semua sudah siap menggoda wisman. “Ada peluang besar yang bisa digaet dari pasar SIngapura. Pertama, golf merupakan cabang olahraga populer di kalangan masyarakat kelas atas di Singapura. Spending money nya sangat besar. Ini sangat mungkin kita ambil karena lapangan golf berkualitas di Singapura jumlahnya terbatas,” katanya.

Menpar Arief Yahya sampai tak ragu mengangkat emoji tiga jempol atas effort pelaku bisnis di Batam dengan Kemenpar dalam meng-create crossborder tourism lewat wisata golf. Dengan penjualan paket wisata
golf supermurah, maka booming pariwisata di Batam tidak akan bisa dihindarkan. Semakin banyak crowd tourism di sana, maka segala macam atraksi bisa dibuat dan laku di sana. “Inilah yang saya sebut sharing economy. Di tourism akan terjadi More For Less, You Get More You Pay Less,” papar Arief Yahya.

Dan jurus tadi semakin dirasa pas lantaran sasaran marketnya adalah Singapore Airline Group. Airline-nya punya reputasi yang sangat berbobot, punya armada dan penerbangan yang tersebar lengkap di seluruh dunia. Brand nya juga sangat kuat, dan punya maskapai di level premium, papan tengah seperti Silk Air dan Low Cost Carrier (LCC), seperti Scoot dan Tiger Air. “Jadi bila semuanya happy ini akan sangat membantu connectivity Indonesia,” ucapnya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Joox dan Tulus Menghibur Makassar

BALIPORTALNEWS.COM, MAKASSAR – Seperti sudah diperkirakan sebelumnya, penampilan Tulus di Kota Makassar melalui “JOOX Live presents Tulus in Makassar” sukses memikat pecinta musik di kota anging mamiri itu. Pertunjukan yang digagas oleh JOOX Indonesia ini berhasil dipadati 1500 penonton. Malam ini, Convention Center Celebes Makassar hingar bingar dengan suara penonton yang turut bernyanyi mengikuti alunan merdu yang disenandungkan Tulus.

Trisiska Putri Hapsari, Head of Marketing and PR Department JOOX Indonesia mengungkapkan apresiasinya atas dukungan pecinta musik di Makassar. “Kami sangat menghargai dan berterima kasih kepada kalangan muda dan para pecinta musik di Makassar. Kami senang karena bisa menjalankan salah satu misi kami untuk mendekatkan musisi dengan para penggemarnya. Kami berharap JOOX Live malam ini meninggalkan kesan mendalam bagi pecinta musik di Kota Makassar dan di Indonesia Tengah, serta mereka menjadi pelanggan setia layanan kami,” ungkap Trisiska Putri.

Keputusan JOOX berkolaborasi dengan Tulus cukup beralasan, karena Tulus merupakan salah satu penyanyi dan penulis lagu terpopuler di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sejak album keduanya rilis, popularitasnya bahkan menembus batas negara dan meraih penggemar dari negara-negara di Asia Tenggara, bahkan di Jepang. Single terpopulernya “Sepatu” dirilis kembali dalam versi Jepang, yang berjudul “Kutsu“. Hingga saat ini, Tulus telah melakukan beberapa konser di negara lain, termasuk Malaysia, Singapura, Jepang, dan Australia.

Kerja sama antara JOOX dan Tulus sudah terjalin sejak Tulus tampil di JOOX Live di tahun 2016 dan bahkan menjadi salah satu JOOX Most Streamed Artist di tahun 2017. Beberapa single-nya yang populer diantaranya adalah “Teman Hidup“, “Sewindu” dan yang terbaru “Tukar Jiwa“.

Ditemui di acara Media Meet Up, Tulus juga mengaku bangga bisa tampil bersama JOOX di Makassar. “Malam ini, saya membawakan beberapa lagu yang sudah cukup familiar di kalangan pecinta musik, termasuk single terbaru saya “Tukar Jiwa”, yang juga sudah bisa didengarkan melalui layanan aplikasi JOOX,” ungkap Tulus.

Sebagai penyanyi dan penulis lagu, Tulus menjaga keseimbangan dalam menyajikan karya-karyanya agar cukup ringan untuk jadi pop, namun juga berkelas dan jazzy, hal inilah yang membuat dia berbeda dengan artis pop lainnya. Lirik puitis membuat musiknya menjadi berkelas dan elegan, dipadukan dengan karakter vokalnya yang bouncy mampu memikat hati para pendengar. Sejak debut albumnya di tahun 2011, Tulus telah banyak masuk beberapa nominasi dan memenangkan berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Indonesian Choice Award, Anugerah Planet Musik (Indonesia, Malaysia, Singapura) dan terakhir ia dinobatkan sebagai The Most Streamed Artistpada tahun 2017 oleh JOOX Indonesia.

“JOOX Live presents Tulus in Makassar” malam ini dibuka dengan penampilan seru dua band lokal yaitu Ruang Baca dan Kapal Udara yang menyanyikan lagu-lagu hitsnya yang sudah sangat dikenal di Kota Makassar. Setelah penampilan dua band lokal tersebut, pengunjung dihibur dengan alunan lagu “Gajah” yang mengantar kehadiran Tulus di atas panggung, yang lalu diikuti dengan salah satu single populernya “Baru”. Pertunjukan malam itu dipungkasi dengan single “Manusia Kuat”, sementara seluruh pengunjung sudah turut bernyanyi bersamanya.

JOOX Live in Makassar adalah perayaan sederhana Tulus yang baru saja dinobatkan sebagai JOOX Most Streamed Artist tahun 2017 dengan para penggemar di Makassar dan juga secara eksklusif di aplikasi JOOX.

“Dengan konser ini, kami berharap kita dapat selalu meneguhkan komitmen mendukung dan menciptakan ekosistem positif bagi para musisi Indonesia untuk terus berkarya dan menghibur, serta terhubung dengan penggemarnya,” kata Trisiska Hapsari.(r/bpn)