29 C
Denpasar
Kamis, 18 Oktober 2018

Semarak Indosiar Hadir Menghibur Warga Surabaya

BALIPORTALNEWS.COM – Indosiar akan hadir menghibur warga Surabaya dan sekitarnya dalam acara Semarak Indosiar pada hari Sabtu & Minggu, 13 – 14 Oktober 2018 langsung dari Lapangan Makodam V Brawijaya mulai pukul 19.00 WIB. Menghadirkan sederet penyanyi dangdut ternama Indonesia serta bintang Dangdut Academy, Liga Dangdut Indonesia dan Bintang Pantura diantaranya Nassar, Inul Daratista, Dewi Perssik, Via Vallen, Fitri Carlina, Jenita Janet, Nita Thalia, Sodiq, Maisaka, Lesty DA, Fildan DA, Danang DA, Putri DA, Weni DA, Aulia DA, Rani DA, Irwan DA, Reza DA, Selfi LIDA, Rara LIDA, Arief LIDA, Ridwan LIDA, Khori LIDA, Nabila LIDA, Ayudia LIDA, Lady Gula Gula, Lilis BP, Tika BP, Fitri BP, Jamila BP, Nilah BP, Fijo BP, Eka BP, Kania BP, Jarwo Kwat, Cak Blangkon, Nopek, Abdel, Wandha Dwiutari, Maya Ratih dan masih banyak lagi. Datang dan ramaikan Semarak Indosiar kota Surabaya! Gratis!

Ajang pencarian bakat komika terbaik di Indonesia “Stand Up Comedy Academy 4” yang dimulai sejak bulan Agustus lalu akan segera berakhir. Babak Top 8 masih akan berlangsung hingga Senin besok, untuk kemudian  terpilih 3 komika terbaik yang akan beradu di Grand Final pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018. Seluruh peserta semakin giat bersaing untuk memenangkan kompetisi dengan membawakan materi terbaiknya dan tampil berbeda dengan peserta lainnya. Sejauh ini Mega, Didi dan Egihauw telah berhasil masuk ke Top 6. Sementara Oki, Ebel, Fikri dan Boah masih harus berjuang memperebutkan tempat untuk maju ke babak selanjutnya. Siapakah komika yang akan bertahan hingga Grand Final nanti? Saksikan terus Stand Up Comedy Academy 4 hari Senin – Jumat pukul 21.30 WIB di Indosiar!

Ajang Liga Dangdut Indonesia kembali digelar. Memasuki tahun keduanya, ajang pencarian bakat menyanyi lagu dangdut yang digelar di 34 Provinsi Indonesia ini kembali melangsungkan audisi untuk mendapatkan talenta talenta terbaik di tanah air. Setelah Provinsi Sumatera Barat, Jambi dan Kepulauan Riau, kini audisi berlanjut ke Provinsi Kalimantan Tengah bertempat di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah,Lampung bertempat di Dekranasda Provinsi Lampung dan Kepulauan Bangka Belitung bertempat di The Gale Gale pada hari Minggu, 14 Oktober 2018.

Audisi ini dapat diikuti oleh pria atau wanita berusia 15 – 25 tahun yang merupakan masyarakat Provinsi setempat dan memiliki bakat menyanyi lagu dangdut. Calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui Official Whatsapp LIDA (0821.2209.8667). Formulir juga bisa didapatkan di lokasi audisi atau unduh melalui Facebook: IndosiarID.TV, Instagram: @indosiar dan Twitter: @indosiarID. Ayo ikuti audisi Liga Dangdut Indonesia 2 di Provinsimu! Audisi ini GRATIS tanpa dipungut biaya apapun!

Pastikan juga untuk selalu menyaksikan Go-Jek Liga 1 Bersama BukaLapak yang mulai memasuki minggu ke 25 pada hari Sabtu, 13 Oktober 2018 mempertemukan PERSEBAYA Surabaya vs Borneo FC LIVE pukul 18.00 WIB; Minggu, 14 Oktober 2018 PSM Makassar vs Arema FC LIVE pukul 15.00 WIB & Madura United vs PERSIJA Jakarta LIVE pukul 17.30 WIB serta Senin, 15 Oktober 2018 PERSIPURA Jayapura vs PERSIB Bandung LIVE pukul 13.00 WIB & Bali United vs Mitra Kukar LIVE pukul 18.30 WIB hanya di Indosiar! (r/bpn)

“Cinta Suci” Semakin Menarik Perhatian Pemirsa SCTV

BALIPORTALNEWS.COM – Salah satu sinetron unggulan SCTV yang telah melewati episode 40, “Cinta Suci” semakin mengukuhkan posisinya di jam tayang utama SCTV. Drama kehidupan rumah tangga antaraMarcel (Ammar Zoni) dengan Suci (Irish Bella) mengajak pemirsa untuk tetap terus menyaksikan kelanjutannya di tiap episode. Pertunangan mantan suami Suci, Aditya (Jonas Rivanno) dengan Bunga (Haico Van der Veken) menjadi babak baru konflik persaingan antara Aditya dengan Marcel.

Meski Suci terus berusaha untuk meyakinkan bahwa Bunga adalah wanita yang baik dan menyayangi putera mereka. Sementara itu Monica (Asmirandah) tidak putus asa untuk melakukan segala cara demi menyingkirkan Suci dan merebut kembali hati Marcel. Kelanjutan kisah “Cinta Suci” masih terus dapat disaksikan melalui layar kaca SCTV setiap hari pukul 19.45 WIB.

Tiga sinetron istimewa SCTV lainnya juga masih setia menemani pemirsa. Sejak sore hari sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” tayang setiap hari pukul 17.00 WIB semakin menarik dengan kehidupan rumah tangga Vino (Verrell Bramasta) dengan Laras (Natasha Wilona). Waktu malam pemirsa juga masih ditemani dengan sinetron “Anak Langit” sejak pukul 19.45 WIB dilanjutkan dengan sinetron “Orang Ketiga” pukul 22.00 WIB.

Dari program olahraga, pekan depan klub-klub terbaik dunia akan kembali bertarung di lapangan hijau dalam laga “La Liga”. SCTV akan menayangkan duel menarik antara Madridmelawan Levante pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018 pukul 23.30 WIB. Pertarungan demi memperebutkan skor terbaik juga masih terus berlanjut pada hari Minggu, 21 Oktober 2018 pukul 01.30 WIB dini hari, dimana  SCTV akan menayangkan secara LIVE pertandingan antara Barcelona dengan Sevilla.

Ajang penghargaan bergengsi “SCTV Awards 2018” akan segera digelar. SCTV akan menganugerahkan penghargaan kepada aktor, aktris, musisi, program, hingga tokoh-tokoh yang telah berkarya di industri hiburan tanah air dengan gelar “Paling Ngetop”. SCTV telah membuka polling tahap 1 untuk memberikan kesempatan kepada pemirsa di seluruh tanah air menentukan bintang hingga program favorite-nya sebagai yang paling ngetop di ajang SCTV Awards 2018 melalui  SMS ke 97288 dengan mengetik SA(kode kategori) (spasi) Nama Program/Aktor/Aktris. Polling tahap 1 ini akan dibuka hingga tanggal 27 Oktober 2018 mendatang. (r/bpn)

Indonesia Miliki 252 Ragam Sate

BALIPORTALNEWS.COM – Sate merupakan salah satu hidangan kuliner yang banyak disukai. Namun tahukah Anda ternyata ada sebanyak 252 ragam sate yang terdapat di nusantara.

“Ada 252 ragam sate dengan 175 ragam sate bisa ditelusuri asal-usulnya dan 77 ragam sate tidak bisa ditelusuri asal usulnya,” jelas pakar kuliner UGM Prof.Dr.Ir. Murdijati Gardjito dalam diskusi Mengupas Tuntas Startegi Nasi Goreng dan Sate dalam Menembus Citarasa dan Pasar Dunia dalam Festival Kuliner Nasi Goreng dan Sate di Grha Sabha Pramana UGM.

Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada menyebutkan dari 175 ragam sate yang diketahui asal usulnya tersebut, tersebar hampir di seluruh daerah kuliner di Indonesia kecuali di Lampung dan Mandar yang tidak memiliki sate sebagai makanan tradisionalnya.

Di antara daerah kuliner yang diteliti, yang mempunyai ragam sate paling banyak adalah daerah Yogyakarta sebanyak 21 ragam sate, Semarang 12 ragam sate, serta Bali dan Pekalongan masing-masing sejumlah 11 ragam sate.

Bahan yang paling banyak digunakan dalam pembuatan sate adalah daging sapi (48,05%) diikuti daging ayam (37,66%) dan daging kambing (20,77%). Empat bumbu kecuali garam yang paling sering dipakai dalam ragam sate adalah bawang putih (96,92%), bawang merah (81 ,53%), ketumbar (64,61%), dan gula kelapa (63 ,07%).

Bumbu yang paling banyak digunakan dalam pembuatan saus atau kuah adalah kacang tanah (11.51%), diikuti bawang merah (10,32%), bawang putih (9,52%) dan kecap manis (8,73%). Pelengkap yang paling banyak digunakan adalah kecap manis (3,17%), bawang merah iris (2,77%), cabai rawit merah (2,38%), tomat (2,38%), dan bawang goreng (2,38%).

“Melihat ragam dan sebarannnya cukup banyak, maka sate menjadi produk kuliner yang pantas menjadi salah satu representasi hidnagan Indonesia,” jelas peneliti Pusat Studi Pangan dan Gizi (PSPG) UGM ini.

Murdjati menyampaikan dalam penelitian ini dihasilkan definisi baru sate berdasarkan ragam bahan, bumbu dan cara memasaknya yaitu hidangan lauk pauk yang berbahan hewani ataupun nabati yang dibumbui dengan berbagai macam bumbu sesuai citarasa daerahnya lalu dibakar hingga masak serta dapat disajikan dengan pelengkap.

“Yang unik, terdapat satu macam sate yang tidak memenuhi definisi sate, yakni Sate Godog dari Aceh karena diolah dengan cara direbus tanpa proses pembakaran,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Murdjati turut menyampaikan penelitian yang dilakukan ragam nasi goreng di Indonesia. Setidaknya ada 104 ragam nasi goreng yang tersebar di Indoensia dengan 36 diantarnya dapat ditelusuri asal usulnya. Sedangkan 59 lainnya merupakan resep pengembangan.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa citarasa nasi goreng merupakan citarasa universal yang dapat diterima hampir seluruh masyarakat. Sebaran asal usul nasi goreng ada di Jawa dan Sumatera yang seluruhnya merupakan 50 % dari daerah kuliner yang ada di Indoensia.

“Ragam nasi goreng yang paling banyak ada di Jawa yakni 20 ragam tersebar di daerah kuliner Sunda, Betawi, Semarangan, Yogyakarta, Surakarta, Jawa Timur bagian utara, dan Jawa Timur bagian selatan,” paparnya. (ikal/humas-ugm/bpn; foto: firsto)

Empat Manfaat Mempunyai Showcase di Rumah Bagi Keluarga Modern

BALIPORTALNEWS.COM – Di era modern sekarang ini, sudah tidak aneh lagi jika sebuah keluarga memiliki lebih dari satu lemari pendingin. Penggunaan lemari pendingin tersebut disesuaikan dengan fungsinya masing-masing. Misalnya, saat baru melahirkan anak, biasanya kaum ibu membutuhkan freezer khusus untuk mengawetkan ASI mereka.

Selain lemari es biasa tempat menyimpan berbagai kebutuhan makanan dan minuman keluarga, lemari pendingin lain yang cocok dimiliki keluarga saat ini adalah display refrigerator atau showcase. Lemari pendingin tipe ini biasanya digunakan untuk keperluan niaga, sehingga calon konsumen bisa dengan mudah melihat pilihan yang mereka miliki.

Namun, showcase ini ternyata bisa juga dimanfaatkan untuk gaya hidup keluarga modern. Saat Anda merasa perlu memiliki tempat khusus untuk menyimpan persediaan bahan makanan dan minuman rutin cepat saji di rumah; seperti susu coklat atau yoghurt siap minum yang menjadi kesukaan buah hati Anda, sampai buah-buahan, cake atau cupcake yang mudah terlewat jika disimpan di lemari es biasa.

Showcase, selain memiliki fungsi untuk mendinginkan bahan makanan dan minuman, juga bermanfaat untuk memudahkan anggota keluarga untuk melihat langsung apa yang tersaji di dalam showcase tersebut. Ada banyak manfaat yang yang Anda temukan saat memutuskan untuk menaruh sebuah showcase di ruang keluarga Anda.

Pertama, memiliki showcase di rumah berarti menghemat waktu yang biasanya Anda habiskan sia-sia jika tidak memiliki sebuah showcase. Anda dapat menambah persediaan bahan makanan dan minuman yang menjadi kebutuhan rutin Anda dan keluarga tercinta setiap hari, seperti jus buah atau susu siap minum yang harus selalu tersaji untuk sarapan pagi di meja makan rumah Anda. Dengan adanya showcase di rumah, Anda tak perlu sering bolak-balik ke supermarket untuk membeli kebutuhan harian tersebut.

Kedua, showcase menawarkan kemudahan bagi anggota keluarga untuk menjangkau makanan dan minuman yang tersimpan di dalamnya. Saat putra putri Anda yang masih kecil ingin mengambil susu coklat kotak untuk menjadi pendamping bekal di sekolah, atau jus buah dan sayur siap minum untuk menemani aktivitas bermain mereka, pangan sehat dan bergizi tersebut dapat Anda simpan di showcase agar mudah dijangkau si kecil.

Sedangkan manfaat ketiga, showcase memungkinkan bagi Anda untuk meletakkan bahan baku makanan dan minuman yang mudah dipahami bagi asisten rumah tangga (ART) Anda. Seperti mentega dan santan kelapa siap masak untuk kebutuhan sajian makan malam, asisten keluarga tidak lagi memerlukan waktu yang lama untuk bisa mengambil bahan-bahan memasak tersebut.

Manfaat keempat, Anda dapat memisahkan bahan makanan utama keluarga yang perlu diolah lagi dengan makanan-makanan cepat saji yang dibutuhkan keluarga. Dengan memisahkan kedua jenis makanan ini, Anda dapat melindungi kualitas bahan makanan lebih optimal, aromanya pun tidak bercampur baur dan tentunya pendinginan di lemari es utama lebih maksimal, karena tidak sering dibuka-tutup.

Kabar gembira untuk Anda, Polytron baru meluncurkan Showcase Allure yang melengkapi kenyamanan rumah Anda. Dirancang dengan Safety Tempered Glass Door dan Borderless Design yang mewah dan elegan, Showcase Allure memang bukan showcase biasa. Mengedepankan beberapa fitur unggulan di antaranya, yaitu hemat konsumsi listrik mulai dari 145 watt, proses pendinginan yang cepat dan maksimal dengan Rapid Smart Cooling Technology, pintu kaca anti embun dan Digital Display Touch Control, showcase ini cocok untuk menjaga kualitas makanan dan minuman Anda, serta dapat mempercantik desain interior rumah. Showcase allure ini tersedia dalam 3 pilihan kapasitas yaitu 140 Liter, 180 Liter, dan 230 Liter.

Selain manfaat-manfaat di atas, ada pertimbangan lain yang tidak ingin Anda sesali jika salah memilih sebuah showcase. Pertimbangan tersebut yakni kesesuaian produk dengan estetika ruangan di rumah Anda. Showcase tidak dilihat hanya dari sisi teknologi saja, namun lemari pendingin ini juga simbol dari gaya hidup modern saat ini. Showcase Allure yang dirancang dengan desain elegan dan mewah mempercantik dekorasi interior yang mendukung the new way of living keluarga masa kini.

“Kami tidak sekadar berusaha memberikan teknologi terkini bagi konsumen, tetapi bagaimana membuat teknologi bisa memperkaya dan memberi warna di dalam kehidupan mereka,” ungkap Tekno Wibowo, Chief Commercial Officer Polytron Indonesia di acara peluncuran Showcase Allure di Jakarta (25/9/2018).

Hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh pemerhati dekorasi dan direktur kreatif Livingloving.net, Nike Prima Dewi di kesempatan yang sama. Ia mengungkapkan perangkat elektronik rumah tangga dari Polytron seperti Showcase Allure memainkan peranannya tidak sekadar mempercantik ruangan, tetapi juga ini membangun ‘flow’  baru di ruang keluarga.“Terkadang kita memang hanya melihat manfaat teknologi untuk mempermudah hidup kita, tetapi inovasi Polytron ini membuat kita sadar juga akan peran teknologi untuk mendorong kebersamaan dan keintiman keluarga, sesuatu yang justru paling dibutuhkan oleh keluarga modern yang padat aktivitas,” papar Nike Prima Dewi. (r/bpn)

Pakar UGM Sayangkan Pencabutan Status Tiga Jenis Burung dari Daftar Dilindungi

BALIPORTALNEWS.COM – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah mencabut status tiga jenis burung dari daftar satwa dilindungi. Tiga jenis burung yang dikeluarkan statusnya dari daftar satwa yang dilindungi adalah Murai Batu (Copsychus malabaricus), Jalak Suren (Sturnus contra) dan Cucak Rawa (Pycnonotus zeylanicus).

Hal tersebut termuat dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 92 Tahun 2018 yang merupakan perubahan dari Peraturan Menteri LHK No. 20 Tahun 2018. Alasan pencabutan dari daftar satwa yang dilindungi dijelaskan dalam pasal 1 ayat 2 Permen 92/2018 yaitu satwa yang tidak dimasukan daftar dilindungi dengan memperhatikan kondisi banyaknya penangkaran, banyak pemeliharaan untuk kepentingan hobi dan dukungan dalam kehidupan masyarakat, serta lomba/kontes.

Pakar Konservasi Satwa Liar dari UGM, Dr. Muhammad Ali Imron, S.Hut., M.Sc., menyayangkan munculnya Permen 92/2018 tersebut.

“Penggiat konservasi telah menunggu hampir 20 tahun sejak Permen 7/1999 dengan munculnya Permen 20/2018. Namun, baru berjalan dalam hitungan minggu tiba-tiba saja direvisi dengan Permen baru 92/2018 yang mengeluarkan tiga spesies burung dari daftar yang dilindungi,” paparnya, saat ditemui di Fakultas Kehutanan UGM, Rabu (10/10/2018) sore.

Menurutnya, pemerintah terlalu reaktif dalam mengeluarkan kebijakan baru yang mencabut tiga jenis burung dari daftar satwa yang dilindungi karena tekanan kelompok masyarakat yang menjalanakan bisnis perdagangan burung serta penghobi burung kicau. Penetapan kebijakan baru ini tidak dilakukan dengan dasar perimbangan yang seimbag. Untuk melakukan revisi kebijakan seharusnya dibuat berdasarkan kajian ilmiah, bukan karena faktor lainnya.

“Dalam konservasi pemerintah semestinya membuat kebijakan berdasarkan kajian ilmiah, tetapi yang terjadi condong berat ke arah bisnis” katanya.

Pemerintah seharusnya juga mempertimbangkan dan mengakomodasi kepentingan semua pihak sebagai dasar penetapan kebijakan.

Imron mengusulkan pemerintah bisa mengadopsi sistem IUCN Red List atau daftar merah dari International Union for the conservation of the nature dan  juga  Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) dalam penetapan daftar spesies yang dilindungi.

“Pemerintah harusnya memiliki  sistem yang bisa dengan mengadopsi sistem IUCN dan CITES. Kalau keduanya digabung bisa  mengakomodir kepentingan perlindungan dan juga pemanfaatan yang lestari dengan  mempertimbangkan populasi di alam, di penangkaran dan juga di perdagangan, bukan seperti saat ini yang agak berat sebelah,” urainya.

Imron mengatakan adanya Permen mengenai status perlindungan satwa dan tumbuhan ditujukan untuk memberikan perlindungan jenis-jenis tersebut di alam. Namun, dengan munculnya kebijakan baru yang mencabut status perlindungan dikhawatirkan akan memicu perdagangan dan perburuan ketiga jenis burung tersebut maupun burung liar jenis lainnya di alam.

Menurutnya, kekhawatiran pihak penangkar maupun penghobi burung terhadap status perlindungan bagi burung kicau tidak akan terjadi jika pemerintah memberikan sosialisasi yang jelas terkait hal tersebut. Perlindungan yang dimaksud ditujukan bagi satwa dan tumbuhan yang ada di alam. Sementara penangkaran dan pemilik burung kicau dalam Surat edaran Dirjen KSDAE KLHK menyebutkan bahwa burung penangkaran dapat didaftarkan dan diperlakukan secara khusus.

“Sebenarnya status satwa ini tidak memberikan dampak bagi para penangkar dan penghobi burung kicau karena ditujukan untuk melindungi yang ada di alam. Kalau di penangkaran bisa menunjukkan ada sertifikat ya tidak masalah,” jelasnya.

Dia berharap agar pemerintah nantinya bisa menyosialisasikan aturan tentang penangkaran kepada para penangkar dan penghobi burung kicau agar konservasi berjalan dengan lebih baik. Tidak hanya menjaga kelestarian burung melalui penangkaran saja, tetapi juga ada kewajiban untuk melepasliarkan di alam.

“Bicara konservasi tidak hanya soal jumlah tetapi juga perannya di alam yang tidak tergantikan,” tuturnya.

Meskipun saat ini jumlah tiga spesies burung tersebut banyak di penangkaran, namun ketiganya sudah jarang dijumpai di alam liar. Padahal, keberadaannya di alam memiliki peran ekologis yang tidak bisa tergantikan.

Meskipun jumlah burung bisa terjaga melalui penangkaran, namun terdapat risiko terjadinya inbreeding depression. Hal tersebut mengakibatkan meningkatnya jumlah kematian anak burung dan rendahnya keberhasilan reproduksi.

“Jika terjadi inbreeding depression maka risiko kepunahan bertambah,”katanya. (ika/humas-ugm/bpn)

Jong Batak’s Arts Festival #5 2018: Menguak Tubuh Bhineka Melalui Tari

BALIPORTALNEWS.COM – Gelora Sumpah Pemuda tahun 1928 lalu sepertinya meninggalkan kesan berarti bagi sejarah Indonesia,yang dimana selalu ada pagelaran kesenian dan budaya yang erat mempersatukan perbedaan etnis dan budaya. Dan genap lima tahun sudah, Rumah Karya Indonesia melalui Jong Batak’s Arts Festival mendeklarasikan kegiatan berlatar belakang nasionalisme pemuda dengan tema yang berbeda tiap tahunnya.

Pada tahun 2018 ini, dengan tanggal yang sama yakni pada 26-28 Oktober 2018 mendatang, Jong Batak’s Arts Festival digelar dengan mengusung tema “Tubuh Bhineka” yang didalamnya konsen pada tari berbasis budaya. Melibatkan koreografer local dan regional, karya-karya yang dikemas diharapkan mampu membuat seluruh masyarakat yang hadir dan menonton pertunjukan merasakan nuansa kearifan lokal atau keberagaman identitas kultural melalui gerak tangan kaki, mimik, serta alunan musik tradisional.

Apalagi, Jong Batak’s Arts Festival #5 akan menghadirkan tiga nuansa pesta budaya yang berbeda di tiga hari berturut-turut, yakni Pesta Rondang Bittang pada 26 Oktober 2018, yang berkerjasama dengan Himpasi USU dan materi kegiatan lainnya : Dr.Nurwani,SST.M.Hum, Lilis Samosir, Shinta Agustina, Tari Selian, Lia Farida, SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan, SMA Darmawangsa, dan Yayasan Pendidikan HKBP Sidorame.

Kemudian Gendang Guro-guro Aron pada 27 Oktober 2018 dan materi kegiatan lainnya: Tri Putra Mahardika (Jambi), Nadra Manalu,M.Sn (ISBI Aceh), Wan Harun Ismail (Pekanbaru), Peri Sagala (Samosir), dan Fauzi Ginting dkk. Dihari terakhir, ada Ulaon Gondang Naposo pada 28 Oktober 2018 yang akan diisi materi kegiatan lainnya: Pargonsi Etno feat Marsius Sitohang (Maestro Seruling), Forum Anak Muara, serta Yayasan Pendidikan HKBP Sidorame ungkap Ojax Manalu selaku Direktur Jong Bataks Arts Festival 5.

Menariknya, pada hari pertama yakni tanggal 26 Oktober 2018, akan ada sebuah suguhan Drama Tari “Ratok Lareh Pangulu” yang dikoreografi oleh Dr.Nurwani, S.ST.H, Hum. Mahakarya ini terinspirasi dari budaya meratap ratok bawak, sebagai milik masyarakat Minangkabau Nagari Bukik Limbuku,Payakumbuh. Dalam adat istiadat Minangkabau, penghulu adalah pimpinan tertinggi bagi kaumnya dan ketika meninggal dunia, maka dilakukan sebuah ritual secara khusus bagi ibu maupun istri-istri penghulu untuk mengekspresikan kesedihannya. Semakin kuatnya ajaran islam, maka ratok bawak mulai ditinggalkan.

Guna melestarikan dan mengapresiasi masyarakat Minangkabau maupun luar Minangkabau terhadap Ratok Bawak, dilakukanlah sebuah penelitian, penciptaan dan penyajian karya tari “Ratok Lareh Pangulu”. Pertunjukan ini dapat disaksikan pada pukul 19.30 WIB di Gedung Utama Taman Budaya Sumatera Utara. Mari kita menghargai perbedaan dan mencintai seni dan budaya kita masing-masing ucap Lusty  Ro Manna Malau, selaku sekretaris Jong Bataks Arts Festival#5. (r/bpn)

Temuan Indonesialeaks, PP KMHDI: Upaya Memecah KPK dan Polri

BALIPORTALNEWS.COM – Ketua Presidium PP KMHDI I Kadek Andre Nuaba menilai laporan IndonesiaLeaks tentang dugaan aliran dana pengusaha daging Basuki Hariman kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian adalah permainan isu lama. Pengangkatan kembali isu tersebut dinilainya untuk memecah fokus institusi Kepolisian dan KPK dalam bekerja.

“Isu ini sudah cukup lama dan yang menjadi pertanyaan kenapa muncul lagi ditengah upaya Polri dalam mengungkap kasus-kasus penyebaran hoax,” ucap Andre di Jakarta 11 Oktober 2018.

Sebelumnya, sejumlah media nasional yang berkolaborasi dalam IndonesiaLeaks merilis hasil investigasi mengenai kasus korupsi yang diduga melibatkan para petinggi instansi penegak hukum salah satunya menyeret nama Kapolri Tito Karnavian. Muncul dugaan bahwa motif utama dari perusakan dan penghilangan buku catatan keuangan CV Sumber Laut Perkasa adalah untuk menghilangkan bukti atas nama-nama petinggi penegak hukum yang mendapatkan aliran dana hasil transaksi illegal dengan perusahaan milik Basuki Hariman tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Andre meyakini pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo sudah sepenuhnya telah menjawab praduga dan pemunculan isu kasus korupsi tersebut.

“Ketua KPK sudah menyatakan secara terbuka, bahwa tidak ada terlihat penyobekan lembaran di buku merah dari hasil rekaman CCTV seperti yang laporkan Indonesialeaks. Ini sudah cukup menjawab praduga yang dimunculkan selama ini,” sambung Andre.

Andre meyakini masyarakat sudah semakin cerdas dalam membaca peta permasalahan di republik ini, ditengah, maraknya upaya-upaya penyebaran berita bohong. Selain itu ia juga berharap Polri dan KPK tidak kehilangan fokus dalam menjalankan tugas mulianya ditengah desakan kepentingan yang bertendensi memecah kredibilitas ke dua lembaga kenegaraan tersebut.

“Kita berharap baik Polri maupun KPK tetap fokus menjalankan tugasnya, terlebih banyak kasus-kasus besar yang sedangkan diselesaikan, terutama penyelesaian kasus hoax,” tutupnya. (humas-kmhdi/bpn)

KMHDI dan Ditjen Bimas Hindu Sepakat Bersinergi

BALIPORTALNEWS.COM – Pengurus baru PP KMHDI menemui Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA, M.Phil, Ph.D di Kantor Kementerian Agama RI, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (9/10/2018) lalu.

Dalam pertemuan tersebut PP KMHDI yang diwakilkan Ketua Presidium KMHDI I Kadek Andre Nuaba menyampaikan beberapa hal, diantaranya pengenalan pengurus PP KMHDI periode 2018 – 2020, sinergitas program pengembangan generasi muda Hindu, dan beberapa permasalahan umat Hindu saat ini.

PP KMHDI mengapresiasi konsistensi Ditjen Bimas Hindu dalam melakukan program pembinaan terhadap generasi muda Hindu, seperti kegiatan Orientasi Kemahasiswaan yang selalu melibatkan mahasiswa Hindu dan KMHDI khususnya. Menurut Andre, kegiatan tersebut selaras dengan misi KMHDI yakni memperbesar jumlah kader mahasiswa Hindu yang berkualitas.

“Kita mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ditjen Bimas Hindu yang juga selalu mendukung pelaksanaan program-progam internal KMHDI. Kami juga berharap sinergitas ini terus terjalin dengan baik, khususnya di periode kepengurusan ini,” ungkap Andre.

Selain itu Andre juga menyampaikan rencana pelaksanaan program kerja nasional yang akan disusun saat Rakernas XI KMHDI November mendatang. Satu tahun ke depan, KMHDI secara internal akan fokus melaksanakan kegiatan pendidikan dan kaderisasi, sedangkan untuk ke eksternal KMHDI akan lebih banyak melaksanakan program pengabdian masyarakat.

“Kaderisasi adalah ruh bagi KMHDI, sedangkan pengabdian masyarakat adalah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi hal utama bagi KMHDI” sambung pria yang sedang menyelesaikan studi Hubungan Internasional ini.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA, M.Phil, Ph.D turut mengapresiasi konsistensi KMHDI dalam melaksanakan kegiatan kaderisasi. Menurutnya kader KMHDI adalah calon penerus pemimpin bangsa sehingga baik untuk terus didukung.

“Kita mengapresiasi atas kiprah KMHDI dalam melaksanakan kaderisasi, karenanya KMHDI harus terus bersinergi dengan berbagai stakeholder termasuk Ditjen Bimas Hindu dalam membangun generasi muda Hindu yang lebih baik” ungkapnya.

Menurutnya juga, menyelesaikan masalah umat khususnya masalah data dan akses umat adalah tanggung jawab bersama, sehingga Ditjen Bimas Hindu, KMHDI, dan seluruh organisasi internal umat harus turut ambil andil dalam sebuah sinergitas untuk mendapatkan solusi bersama.

“Sinergitas ini yang akan membuat Hindu lebih kuat, untuk itu kita harus melangkah dan menyelesaikan masalah secara musyawarah dan gotong royong,” tutupnya. (humas-kmhdi/bpn)

Baru Gajian Tapi Uang Sudah Menipis? Ini Beberapa Tips Mencegah Kejadian Tersebut Terulang Kembali

BALIPORTALNEWS.COM – Akhir bulan atau awal bulan merupakan waktu yang sangat dinanti oleh para pekerja, baik pekerja kantoran, PNS, buruh pabrik ataupun pekerja lainnya. Karena waktu tersebut merupakan waktu dari uang gaji selama kita bekerja sebulan turun ke rekening akun bank kita.

Namun pernahkah kalian merasa uang gaji yang kita miliki hanya numpang lewat saja di dalam rekening? Hal ini biasanya dikarenakan oleh beberapa hal antara lain cicilan yang banyak baik cicilan rumah, kendaraan bermotor sampai kartu kredit, tanggungan anak serta boros dalam hal berbelanja. Sehingga dalam waktu singkat, uang gaji yang kita miliki sudah tinggal sedikit.

Ada beberapa tips yang bisa kita jadikan pertimbangan agar gaji yang kita miliki masih tersisa banyak hingga akhir bulan, antara lain:

  1. Membawa Bekal Makan Siang dari Rumah

Pada saat makan siang di kantor, kita cenderung mengeluarkan budget yang cukup besar, terutama bagi kaum urban yang bekerja di wilayah perkantoran pusat kota. Pasti harga makanan yang ada lumayan menguras kantong kita terutama jika kita ingin menikmati makan siang yang enak. Membawa bekal dari rumah merupakan salah satu solusinya. Selain murah, makanan yang kita bawa sudah terjamin kebersihannya

2. Cari Uang Tambahan

Kita jangan mengandalkan pekerjaan utama kita saja, kita harus pintar pintar memutar otak untuk bisa mendapatkan uang tambahan. Kita bisa menanyakan ke teman-teman kita mengenai kesempatan untuk bisa mendapatkan kerja sampingan. Lebih baik lagi kalau kita bisa menjadikan hobi kita sebagai penghasilan tambahan. Sebagai contohnya kita hobi memasak, kita bisa membuat makanan yang bisa dijual ke khalayak ramai.

3. Belanja Cerdas

Setelah gajian biasanya kita ingin membeli beberapa barang yang sudah kita incar dari lama. Biasanya merupakan barang-barang elektronik atau gadget. Namun terkadang kita bingung untuk membelinya dikarenakan di beberapa tempat harga yang diberikan tidak sesuai dengan budget.

Salah satu solusinya adalah dengan membandingkan produk terlebih dahulu untuk bisa menemukan penawaran yang terbaik. Perbandingan tersebut bisa berupa perbandingan harga. Ada beberapa situs perbandingan harga yang terpercaya di Indonesia, salah satunya adalah Priceprice.com.

Pada situs perbandingan harga ini, para customer bisa membandingkan harga di berbagai macam e-commerce, mulai dari harga paling murah hingga paling mahal. Selain itu, di situs perbandingan harga ini juga bisa ditemukan kupon-kupon promosi dari berbagai macam e-commerce. Sehingga customer bisa menentukan produk yang sesuai dengan budget mereka dan juga mendapatkan informasi potongan harga.

Dengan melakukan tips-tips tersebut, semoga keuangan kita tiap bulannya bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya. (r/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan