Persaingan Ketat Warnai Konser Final Top 8 Liga Dangdut Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM – Mendekati final Liga Dangdut Indonesia, persaingan antar Duta pun semakin ketat. Dalam babak Konser Top 8 yang tayang mulai hari Rabu lalu, masing-masing Duta tak mau ketinggalan memperlihatkan kepiawaian mereka dalam setiap penampilannya. Berbekal olah vokal setiap hari, serta berbagai masukan, pujian serta kritik dari Dewan Dangdut menjadi pedoman bagi para Duta untuk terus memperbaiki kemampuan mereka.

Setelah Konser melewati Final Top 8, Liga Dangdut Indonesia akan berlanjut ke Konser Final Top 6 pada minggu depan. Sementara ini,Nabila (Aceh), Randa (Bengkulu) dan Rara (Sumatera Selatan) telah berhasil masuk ke babak Konser Final Top 6.  Siapakah diantara Duta dari Grup 2 (Ridwan – Sumatera Utara, Arif – Sumatera Barat, Khori – DKI Jakarta dan Selfi – Sulawesi Selatan) yang akan menyusul masuk ke Konser Final Top 6? Saksikan terus Liga Dangdut Indonesia pukul 19.00 WIB! Hanya di Indosiar!

Indosiar kembali hadir di tengah – tengah pemirsa setianya di Kota Cirebon lewat Tour Dangdut Vaganza. Program musik ini akan menghadirkan hiburan musik dangdut secara langsung dariLapangan Yonarhanud 14 Cirebon pada hari Sabtu dan Minggu 21 – 22 April 2018 pukul 20.30 WIB.

Warga Cirebon dan sekitarnya dapat menyaksikan penampilan para penyanyi dangdut kesayangan mereka seperti Rhoma Irama & Soneta, Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto, Siti Badriah, Nita Thalia, Jenita Janet, Kristina, Irwan DA, Weni DA, Ical DA, Rafi DA, Dhimas Tedjo, Ervanka BP, Tika BP, Ratu BP, Susi BP dan masih banyak lagi. Acara akan semakin meriah dengan kehadiran Irfan Hakim, Gilang Dirga dan Ramzi yang memandu sepanjang jalannya acara. Ayo datang dan ramaikan Tour Dangdut Vaganza Cirebon! Acara ini Gratis!

Sementara itu, ajang kompetisi sepak bola bergengsi di Indonesia Go-Jek Liga 1 Bersama BukaLapak masih terus bergulir. Memasuki pekan  kelima, sebanyak 12 klub siap bertanding menorehkan prestasi mereka kembali di atas lapangan hijau. Dimulai dari pertandingan PSIS Semarang vs PERSIJA Jakarta (Jumat, 20 April 2018 pukul 15.00 WIB) diikuti oleh Madura United FC vs Arema FC (Sabtu, 21 April 2018 pukul 15.00 WIB), PERSIB Bandung vs Borneo FC (Sabtu, 21 April 2018 pukul 17.30 WIB), Bali United vs PS Barito Putera (Minggu, 22 April 2018 pukul 15.00 WIB), PERSEBAYA Surabaya vs Sriwijaya FC (Minggu, 22 April 2018 pukul 17.30 WIB) dan Bhayangkara FC vs PERSELA Lamongan (Senin, 23 April 2018 pukul 15.00 WIB). Saksikan terus Go-Jek Liga 1 Bersama BukaLapak hanya di Indosiar!.(r/bpn)

12,000 Pengunjung Hadir Selama Penyelenggaraan Ubud Food Festival 2018 Persembahan ABC

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Dari tanggal 12 hingga 15 April, Ubud dipenuhi oleh ribuan pencinta kuliner yang ikut dalam perayaan kuliner terbesar di Indonesia, Ubud Food Festival 2018 Persembahan ABC. Ubud menjadi tuan rumah bagi ratusan pencinta kuliner dari penjuru Indonesia dan negara-negara lainnya. Sejak beberapa hari sebelumnya, Ubud sudah didandani dengan ratusan umbul-umbul, poster, dan spanduk dengan warna-warna khas UFF, membuat siapapun yang menghampiri Ubud akan tergiur untuk ikut bersuka cita di UFF.

Keriaan yang berpusat di Taman Kuliner di Jalan Raya Sanggingan ini menyajikan 95+ kios makanan dan minuman yang menawarkan hidangan-hidangan lezat dari beberapa daerah di Indonesia dan negara-negara lainnya. Tidak hanya kios makanan dan minuman, UFF juga menyajikan 100+ program bersama 100+ pembicara yang diadakan di Taman Kuliner dan beberapa hotel serta restauran terbaik di Ubud.

Kerjasama antara UFF dan ABC, perusahaan yang lebih dari 40 tahun telah menjadi bagian dari keluarga Indonesia, turut memberikan beragam pengalaman baru bagi para pengunjung dengan menghadirkan beragam kegiatan interaktif yang turut memperkenalkan ragam kuliner Indonesia. “Dukungan dari ABC ini membuat kami semua sangat bahagia. ABC adalah sebuah merk yang kita semua kenal dan cintai, merk yang sudah saya gunakan di dapur dan restauran-restauran saya lebih dari satu dekade, dan kesamaan visi dan misi antara UFF dan ABC menjadikan kolaborasi ini semakin sempurna.” ujar Janet DeNeefe, Founder & Director UFF.

Dhiren Amin, Head of Marketing, Kraft Heinz Asia Tenggara, juga berujar, “Ubud Food Festival merayakan keragaman makanan Indonesia. Sebagai merk makanan asli Indonesia, ABC juga memiliki misi untuk memperkenalkan masakan Indonesia dan ragam jenis kuliner dari penjuru nusantara kepada khalayak global. Kesamaan visi antara UFF dan ABC ini adalah motif utama kami dalam menjadi Presenting Partner di UFF 2018. Mengusung tema ‘Inovasi Cita Rasa Nusantara’, ABC menghadirkan berbagai kegiatan yang mengajak pengunjung UFF 2018 lebih mengenal dan mengetahui berbagai inovasi yang dapat dilakukan untuk memperkaya cita rasa kuliner Indonesia. Kami sangat bangga bisa menjadi bagian dari UFF 2018 ini.”

Ubud Food Festival 2018 Persembahan ABC berhasil mencapai target pengunjung yang berupa kenaikan 30% dari tahun lalu, yaitu 12,000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraanya. Mereka semua memenuhi sesi-sesi acara UFF seperti demo masak di Kitchen Stage dan Teater Kuliner, panel diskusi di Food for Thought, serta puluhan acara Masterclass dan Special Events atau jamuan ekslusif, dan tidak ketinggalan pemutaran film dan pertunjukan musik. Para pencinta kuliner yang menghadiri UFF ini datang dari pelosok Bali, beberapa kota di Indonesia, dan juga beberapa negara lainnya.

Ada banyak acara yang menjadi highlight Festival, salah satunya adalah pembukaan resmi di Opening Night Party pada tanggal 12 April yang diselenggarakan di Taman Kuliner. Di acara ini UFF memberikan Lifetime Achievement Award untuk mendiang Bondan Winarno, sosok besar industri kuliner Indonesia yang meninggalkan kita semua beberapa bulan lalu.

“Terima kasih kepada semua orang, terima kasih telah mengakui ayah saya sebagai seseorang yang bukan hanya tanpa lelah mempromosikan kuliner Indonesia, tapi juga mampu menumbuhkan rasa bangga akan kuliner Indonesia dan membuat kita jatuh cinta pada kuliner nusantara. Saya yakin saat ini ayah tengah berbahagia di atas sana sambal menikmati singkong goreng atau sambal roa.” ucap Gwendoline Winarno, puteri mendiang di atas panggung saat mewakilkan menerima penghargaan ini. Lifetime Achievement Award dari UFF ini diberikan setiap tahunnya kepada sosok-sosok yang berjasa dalam mempromosikan dan memajukan industri kuliner Indonesia.

Kabar bahagia lainnya yang datang dari penyelenggaraan Ubud Food Festival 2018 Persembahan ABC adalah dengan ditetapkannya Ubud sebagai UNWTO Prototipe Destinasi Gastronomi oleh Kementerian Pariwisata Indonesia melalui program Wonderful Indonesia. Wonderful Indonesia sendiri telah mendukung UFF sejak tahun 2017 lalu berkat visi dan misi UFF dalam mempromosikan pariwisata Indonesia melalui bidang kuliner.

“Kemenpar memilih Ubud, Gianyar untuk menjadi UNWTO Gastronomy Destination Prototype dan menjadi destinasi pertama yang akan dibranding sebagai destinasi gastronomy berstandar UNWTO, di mana mereka adalah endorser terbaik di dunia untuk bidang pariwisata,” ujar Vita Datau Messakh, Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar yang juga memberika pidato sambutan di malam pembukaan UFF.

“Sebuah kebahagiaan yang luar biasa melihat kesuksesan UFF tahun ini, mulai dari dukungan dan kerjasama dari banyak pihak, deretan program yang lezat, hingga antusiasme pengunjung. Kami merasa usaha kami selama ini dalam mempromosikan kuliner Indonesia ke hadapan dunia global mulai dilihat, dan ini membuat kami semua semangat untuk menghantarkan sebuah Festival kuliner yang lebih baik lagi, yang makin mendunia di tahun 2019. Saya ucapkan terima kasih yang sangat mendalam bagi semua sponsor, partners, volunteers, media, chef dan pembicara, serta tentunya para pencinta kuliner.” ungkap Janet DeNeefe di hari terakhir UFF 2018.(r/bpn)

Konsep Perpaduan Kuliner (fusion), Cara Unik R.A Kartini Dalam Berdiplomasi

BALIPORTALNEWS.COM – Memperingati perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia, tak bisa dilepaskan dari ketertarikannya pada dunia kuliner dan hobi memasak sebagai salah satu cara Kartini berdiplomasi. Kartini kerap menulis surat tentang bagaimana ia mencoba berbagai resep masakan tradisional Jawa dan Eropa kesukaannya dan menggunakan masakan untuk menjelaskan bagaimana peradaban tatanan Jawa di mata Belanda.

R.A. Kartini sendiri menggemari Sup Pangsit Jepara dan Ayam Besengek (klik disini untuk melihat resep). Kedua hidangan ini memang sedikit berbeda dengan hidangan khas Jawa Tengah pada umumnya karena merupakan perpaduan kuliner Belanda, Cina dan Jawa Tengah yang menggambarkan kondisi kota Jepara, yang terletak di pinggir pantai dan menjadi salah satu titik yang mudah dikunjungi oleh kapal-kapal asing pada saat itu. Perpaduan budaya inilah yang memengaruhi penerapan konsep fusion (perpaduan kuliner) pada masakan R.A Kartini sehingga memiliki karakter masakan yang cukup unik dan menggugah untuk dinikmati.

Indofood sebagai produsen berbagai bahan makanan berkualitas dari generasi ke generasi untuk keluarga Indonesia, memahami betul peran memasak dalam kehidupan para Ibu muda yang aktif, dinamis dengan aktifitas yang padat. Oleh sebab itu, pada akhir tahun lalu, Indofood menghadirkan kembali www.masakapaya.com sebagai sahabat di dapur yang akan selalu senantiasa mendampingi para Ibu muda untuk memberikan pengalaman memasak yang lebih menyenangkan. Melalui www.masakapaya.com, kini para Ibu muda bersama Kartini kecil dapat bebas berkreasidan mengeksplorasi resep warisan budaya dengan konsep fusion seperti yang dilakukan R.A Kartini sebagai bentuk cinta kasih yang menyatukan perbedaan dan mempererat keharmonisan.

Semangat Kartini dalam mendobrak kebiasaan lama untuk memperjuangkan emansipasi wanita, juga tercermin melalui peranan www.masakapaya.com dalam mendobrak kebiasaan memasakdengan hanya mengandalkan resep dan cara yang itu-itu saja, dengan memberikan pengalaman baru dalam memasak. Dengan user experience dan berbagai fitur yang mudah digunakan dan telah disesuaikan dengan kebutuhan, para Ibu muda dapat dengan mudah meng-klik menu “Masak Apa Ya” untuk mendapatkan beragam daftar menu untuk masakan sehari – hari hingga menu untuk acara – acara spesial yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan bumbu yang tersedia di dapur masing – masing.

Cukup dengan mendaftar di www.masakapaya.com, para Ibu muda tak hanya bisa mendapatkan inspirasi berbagai resep lezat dan memiliki sahabat baru di dapur, namun juga bisa mencoba dua resep favorit R.A Kartini seperti Sup Pangsit Jepara dan Ayam Besengek, dan  berbagai resep masakan Jepara lainnya yang menggugah untuk dicoba seperti Sayur Betik Khas Jepara, Es Gempol Pleret, Pindang Serani Jepara, Rondo Royal dan resep lainnya yang dapat dilihat di siniYuk berkenalan dengan sahabat di dapur dengan mendaftar di www.masakapaya.com. (r/bpn)

Seskab: Perpres Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Untuk Penyederhanaan

BALIPORTALNEWS.COM – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengemukakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah  tujuannya adalah melakukan simplifikasi, penyederhanaan.

Diharapkan, pada 1 Juni nanti, menurut Seskab, Perpres ini sudah bisa diterapkan secara sepenuhnya.

“Perpres ini benar-benar mensimplifikasi, membuat penyederhanaan yang luar biasa dari jumlah bab, jumlah pasal yang sebelumnya sangat banyak hanya menjadi 16 bab, 94 pasal,” kata Seskab saat menghadiri Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Theatre Studio XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Kamis (19/4/2018) siang.

Diakui Seskab ada beberapa daerah yang mungkin tidak bisa menjalankan Perpres  ini secara baik dibandingkan dengan daerah-daerah yang IT-nya sudah maju, SDM-nya sudah maju.

Karena itu, Seskab mengingatkan bahwa transparansi, akuntabilitas ini mejadi kata kunci anggaran itu digunakan secara lebih baik, penyerapan anggaran itu terjadi secara berkualitas. Ia juga menambahkan bahwa tidak hanya kemudian karena anggaran itu harus habis maka anggaran itu dihabiskan.

“Saudara-saudara bertanggung jawab terhadap anggaran-anggaran itu dibelanjakan secara berkualitas agar penyerapannya betul-betul penyerapan yang sebaik-baiknya,” ujar Pramono.

Yang kedua, lanjut Seskab, esensi dari perubahan ini adalah meningkatkan pelayanan publik. Seskab menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo agar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bisa bergabung.

“Harapannya dengan hal tersebut, maka ada peningkatan untuk produk dalam negeri, TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri),” ungkap Seskab.

Acara Sosialisasi Perpres Nomor 16 Tahun 2018 yang digelar oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan diikuti oleh sekitar 500 perserta itu dihadiri oleh Kepala LKPP Agus Pranowo, Wakil Seskab Ratih Nurdiati, dan Deputi Seskab bidang Kemaritiman Satya Bhakti Parikesit. (r/bpn)

Melarang Parkir di Jalan Tanpa Rambu Larangan Bertentangan Dengan Undang-Undang

BALIPORTALNEWS.COM – Pelarangan parkir di jalan tanpa ada rambu larangan parkir merupakan hal yang bertentangan dengan Undang-undang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pakar Transportasi Darat Drs. Suripno, M.Str., dalam seminar bulanan Hukum Lalu Lintas: Proses Pembentukan dan Penerapannya di Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) UGM, Kamis(19/4/2018).

Suripno mengatakan bahwa parkir boleh dilakukan di setiap ruas jalan, kecuali dilarang yang ditetapkan dengan peraturan daerah (perda). Disamping itu juga dinyatakan dengan rambu larangan parkir.

“Parkir di badan jalan adalah hak masyarakat karena sudah membayar pajak untuk menggunakan jalan, termasuk untuk parkir,” jelas dosen Institut Transportasi dan Logistik Universitas Triskati ini.

Dalam PP 43 Tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas, terutama pasal 66 menyebutkan bahwa setiap jalan dapat dipergunakan sebagai tempat berhenti atau parkir apabila tidak dilarang oleh rambu-rambu atau marka atau tanda-tanda lain atau di tempat-tempat tertentu (tidak memerlukan rambu).

Tempat-tempat tertentu tersebut adalah sekitar tempat penyebarangan pejalan kaki atau tempat penyebrangan sepeda yang telah ditentukan, pada jalur khusus pejalan kaki, pada tikungan tertentu, dan di atas jembatan. Berikutnya, pada tempat yang mendekati perlintasan sebidang dan persimpangan, di muka pintu keluar masuk pekarangan, pada tempat yang dapat menutupi rambu-rambu atau alat pemberi isyarat lalu lintas, serta berdekatan dengan keran pemadam kebakaran atau sumber air sejenis.

Oleh sebab itu, melarang parkir yang tidak ditetapkan dengan perda serta tanpa adanya rambu lalu lintas larangan parkir merupakan tindakan yang tidak sah.

“Misalnya saja seperti yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta yang mengeluarkan larangan parkir yang ditetapkan dalam perda diikuti pemsangan rambu dilarang parkir,” tuturnya.

Kendati begitu, penetapan perda pelarangan parkir ini disampaikan Suripno bertentangan peraturan yang lebih tinggi yakni Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Dalam undang-undang LLAJ menyatakan perintah larangan, peringatan, atau petujuk harus dinyatakan dengan rambu lalu lintas, marka jalan, dan atau alat pemberi isyarat lalu lintas. Hal ini bermakna masyarakat boleh parkir di ruas jalan selama tidak terdapat rambu larangan parkir. (ika/humas-ugm/bpn)

Perizinan Terpadu Berdampak Pada Peningkatan Daya Saing Industri Migas

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Birokrasi yang panjang dan cenderung menghambat investasi masih menjadi keluhan bagi dunia usaha. Kendati pemerintah sudah meluncurkan 17 paket kebijakan ekonomi, namun hal tersebut belum menyentuh industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Sektor yang mempengaruhi puluhan industri penunjang dan industri pengguna lainnya tersebut masih dipusingkan dengan birokrasi dan regulasi untuk melakukan kegiatan operasionalnya. Padahal, kepastian peraturan dan kebijakan pemerintah yang berdaya saing merupakan hal yang sangat penting bagi investor hulu migas untuk menanamkan investasinya di Indonesia.

Kepala Divisi Formalitas Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, Didik Suseno Setyadi, saat ditemui di Jakarta, Kamis (18/4/2018) kemarin, mengakui perlunya penyederhanaan perizinan untuk menarik investasi migas demi meningkatkan geliat eksplorasi dan produksi migas. “Investasi di sektor migas membutuhkan modal cukup besar dan investor akan sangat detil memperhitungkan nilai keekonomian proyek. Kepastian durasi pengurusan perizinan dan sinkronisasi aturan sangat berpengaruh terhadap penghitungan nilai keekonomian proyek. Penyederhanaan perizinan menjadi krusial terutama di saat kondisi harga minyak dunia mulai kembali menanjak seperti sekarang ini, dan konsumsi bahan bakar minyak nasional juga terus meningkat,” ujarnya.

Ditambahkan, dia berharap implementasi Peraturan Presiden No. 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha, khususnya penerapan Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik (Online Single Submission/OSS) dapat berjalan cepat dan serentak.

Saat ini banyak perizinan di tingkat nasional yang sudah diserahkan pada sistem Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan dibuat secara online. Selain itu, beberapa peraturan yang dianggap tidak diperlukan juga telah dihapuskan atau digabung dengan peraturan lainnya.

Hanya saja, penyederhanaan hingga pemangkasan perizinan di sektor hulu migas tersebut masih terbatas pada instansi tertentu, yaitu dalam lingkup Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Padahal, perizinan yang terkait pada hulu migas sangat banyak melibatkan kementerian/ lembaga pemerintah lainnya, bahkan hingga pemerintah daerah.

“Keberadaan PTSP ini akan maksimal jika semua urusan administratif dari Kementerian/ Lembaga diserahkan kepada PTSP, dan yang bersifat teknis dipegang otoritas kemeterian/lembaga yang berwenang. Hal itu akan lebih memangkas waktu pengurusan sehingga dapat membantu investor memproyeksi kegiatan operasional mereka secara lebih tepat,” paparnya.

Perizinan merupakan salah satu tantangan nyata yang harus segera dicarikan solusinya, bila tak ingin krisis energi melanda Indonesia. Tanpa adanya eksplorasi baru dan angka produksi migas yang relatif terus menurun, dikhawatirkan cadangan migas nasional akan segera habis. Perijinan dan ketidakpastian aturan merupakan salah satu penyebab berkurangnya kegiatan ekplorasi migas saat ini.

Mulai dari tahap awal pada masa survei dan eksplorasi hingga pascaproduksi, setiap Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) harus mengurus ratusan jenis perizinan dari berbagai instansi pemerintah, baik di level pusat hingga daerah. Sebagai catatan, ratusan perizinan yang harus diurus oleh KKKS tersebut tersebar di 18 instansi dan lembaga pemerintahan.

Didik mencontohkan, eksplorasi di kawasan hutan harus diawali dengan pengurusan izin pinjam pakai. Untuk mendapatkan izin ini, harus ada dulu izin lingkungan yang didahului oleh analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

Setelah AMDAL digenggam, lanjutnya, kontraktor harus mendapatkan rekomendasi gubernur dan bupati atau wali kota, untuk bisa melanjutkan pengurusan izin berikutnya. “Alhasil waktu mengurus izin menjadi tidak jelas karena banyak instansi yang harus ditemui. Bila kami kalkulasi, lama pengurusan bisa mencapai waktu 6 bulan, 1 tahun, bahkan ada yang 2 tahun baru bisa (berlanjut) diproses di kementerian terkait,” ungkap Didik.

Dia berharap, adanya Perpres 91 Tahun 2017 dapat mewujudkan proses perizinan yang lebih terpadu, mudah, dan transparan mulai dari tingkat Pemerintah Pusat hingga daerah. Sehingga hal tersebut pada akhirnya dapat menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan investasinya di Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing sektor hulu migas Indonesia di tataran global. (r/bpn)

Tato/Rajah Antara Fashion Dan Perlawanan

BALIPORTALNEWS.COM, MEDAN – Medan Creative Hub akan mengadakan kegiatan dengan tema “TATTOOISME” dengan materi kegiatan Live Tattoo, Pameran Desain Tattoo, Pemutaran Film tentang Tattoo, Akustikan dan juga Diskusi tentang Tattoo dengan pemantik diskusi Ahmad Arief Tarigan, satu bagian paragraf dari tulisan pengantar diskusi, arief berbicara tentang tato/rajah: dari prasangka ke Fashion-Perlawanan.

Ketika berada di tengah ruang sosio-kultural, tato memuat kandungan pesan yang kompleks sebagaimana kompleksitas aspek sosio-kultural itu sendiri. Tato bergeser sakral ke profan, dari sesuatu yang terkait dengan Illahiah dan kesucian ruhani bergeser ke (atau malah dominan) ke aktivitas keduniawian. Tato tak semata berbicara atas nama dirinya sendiri melainkan bersuara lewat gestur, prilaku dan imaji yang dimunculkan dari prilaku ‘orang bertato’.

Tato bertransformasi menjadi fesyien (fashion), yaitu aksesoris yang melekat dikenakan seseorang atau kelompok tak melampaui pesan dan makna sosial. Para pelaut di era penjelajahan bangsa-bangsa Eropa (abad 16) turut andil mempromosikan ini. Rajah tubuh para pelaut kemudian diasosiasikan dengan ‘kebebasan’ laut lepas sebagai antitesa aristokrasi dan kekakuan wilayah daratan. Di sini, tato atau rajah tubuh secara perlahan memupuk bakat subversif kekuasaan moral-intelektual.

Di Indonesia sendiri, pada tahun 1980-an dan 1990-an, pe-tato-an para penghuni penjara juga massif terjadi. Stigma tato identik dengan kriminalitas saling berkelindan satu sama lain. Ada aksi-ada reaksi, selalu saja begitu. Tato sebagai ekspresi perlawanan justru memperoleh energi dari tekanan yang dihadapi. Dari benua Eropa, tato bermigrasi ke ‘tanah harapan’ benua Amerika. Di tempat baru ini, ia dihidupi budaya pop dan terduplikasi berbagai penjuru dunia melalui raksasa industri hiburan terutama di era paska Perang Dunia Kedua.

Tato dan industri hiburan, ternyata berkontribusi pada satu pewacanaan baru, yaitu subkultur anakmuda (youth subculture) bergenre seni rajah tubuh (body art painting). Genre yang secara permukaan menampilkan diri sebagai ekspresi artistik namun secara laten ‘menginterupsi’ pendisplinan tubuh fisik dan tubuh pikiran yang dikungkung kekuasaan moral-intelektual. Bersuara mengingatkan bahwa ada ‘dunia lain’ di luar dunia yang secara formal dan umum dikenal kebanyakan. Dalam tulisan Ahamad Arief Tarigan

Kegiatan ini akan dimulai pada pukul 14.00 wib dengan Live Tattoo dengan Artis Tattoo : Gabe Tattos (Hand Poke Traditional), Andy Billox  (Modern Tatto/ Realism),Vio Tattoo ( Modern Tatto, Realism),Devin Tattoo (Modern Tatto) dan  Body Painting oleh Bandiet Tatto. Pada Pukul 19.30 wib Diskusi tentang tattoo akan dimulai dengan narasumber Radjah Naibaho (Traditional Tatto) dan  Lya. Kegiatan ini bersifat gratis atas kerjasama Rumah Karya Indonesia dengan Sumatera Utara Tattoo Solidarity dan nantinya akan ada pemutaran film tentang tattoo dan pertunjukan musik ungkap ojax manalu salah satu Kuraktor di Medan Creative Hub.(r/bpn)

Inovasi Olahan Dendeng Bebek Madu ala UGM

BALIPORTALNEWS.COM – Siapa tak suka dengan daging bebek? Banyak orang menyukai daging bebek yang dapat diolah menjadi aneka olahan bercita rasa seperti digoreng, dibakar, dipanggang dan masak betutu. Namun tahukan Anda daging bebek ini ternyata juga bisa diolah menjadi dendeng.

“Daging bebek dapat diolah dengan berbagai cara, salah satunya menjadi dendeng bebek madu,” kata Peneliti UGM Dr. Endy Triyannanto, S.Pt., M.Eng., saat ditemui di ruang kerjanya di Lab. Ilmu danTeknologi Daging Fakultas Peternakan UGM,  baru-baru ini.

Endy mengungkapkan di Korea sudah banyak dilakukan pengolahan daging bebek menjadi dendeng. Dia pun mulai berinovasi memanfaatkan bagian tenderloin daging bebek yang tidak banyak digunakan, bahkan sering dibuang saat penyembelihan menjadi dendeng bebek madu.

“Di Korea, bagian tenderloin bebek hanya dibuang dan saya mencoba memanfaatkannya karena masih memiliki kandungan protein yang tinggi,”jelas Dosen Departemen Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan UGM ini.

Penelitian dalam mengembangkan pengolahan dendeng daging bebek madu dilakukaan Endy saat menjalani studi doktoral di Gangneung-Wonju National University, Korea pada tahun 2015 silam.

Dalam proses pengolahan, Endy melakukan uji coba dengan tiga perlakuan berbeda yakni menambahkan humektan berupa madu, tetes beras, dan sorbitol pada daging bebek.  Hasil penelitian menunjukkan hasil paling optimal adalah dengan penambahan madu yang mampu menurunkan aktivitas air hingga 0,7.

“Penambahan madu menjadikan daging lebih empuk, warna yang khas, serta rasa manis yang disukai,”terangnya.

Endy menyampaikan bahwa dalam madu mengandung sekitar 200 nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Beberapa diantaranya seperti vitamin, protein, mineral, asam organik, flavonoid, asam fenolik, enzim dan fitokimia lainnya.

“Madu mengandung antioksidan sehingga sekaligus bisa mengawetkan makanan. Antioksidan yang tinggi akan memperlambat proses oksidasi sehingga akan mengawetkan makanan dari ketengikan,”urainya.

Proses pengolahan dendeng bebek madu dilakukan dalam beberapa tahapan. Langkah awal, sebelum pengolahan daging bebek beku didiamkan terlebih dahulu dalam suhu 5°C. Proses pencairan daging bebek beku dari freezer dilakukan selama semalaman.

Selanjutnya, daging digiling selama kemudian dicampur dengan bahan tambahan humektan. Lalu dilakukan stuffing menggunakan jerky gun dan dioven secara bertahap.

Pengovenan dilakukan untuk mematikan bakteri dan pengeringan air dalam daging. Selama proses pengeringan ini menggunakan temperatur rendah untuk mengeluarkan air secara perlahan supaya menjaga tekstur daging tetap lembut.

Kemudian olahan tersebut didinginkan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengemasan dengan polyamide. Dengan pengemasan yang benar dendeng bebek madu dapat bertahan hingga 3 bulan. Misalnya saja dengan vakum dan penambahan oksigen absorber.

Endy mengatakan dendeng atau jerky telah menjadi kudan populer dan mudah dijumpai di seluruh dunia. Karenanya dendeng bebek madu ini menjadi terobosan jenis dendeng baru.

Inovasi ini tidak hanya menjadi alternatif konsumsi daging bebek bagi masyarakat. Namun juga menjadi salah satu solusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Menurutnya dendeng bebek madu cukup potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Terlebih melihat peningkatan konsumsi daging bebek dalam beberapa tahun terakhir. Dalam pembuatan nantinya tidak hanya menggunakan bagian tenderloin saja seperti di Korea, tetapi menggunakan bagian tubuh lainnya seperti dada dan lainnya.

“Olahan dendeng bebek madu ini bisa menjadi salah satu opsi kuliner nusantara,” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)

Pemerintah Siapkan Penyederhanaan Besar-Besaran Perizinan

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah sedang menyiapkan penyederhanaan besar-besaran perizinan di Indonesia baik di pusat maupun di daerah, dengan menggunakan online sistem yang terintegrasi. Untuk itu, ada banyak hal yang harus disiapkan.

“Kita akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk menjelaskan desain baru perizinan kita itu seperti apa,” kata Menko Perekonomian Darmin Nasution usai mengikuti Rapat Terbatas yang membahas Percepatan Pelaksanaan Berusaha, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/4/2018) sore lalu.

Menurut Darmin, PP itu sekaligus juga akan memerintahkan bahwa perizinan itu akan diselesaikan, tidak dicabut dari pemda atau Kementerian/Lembaga, tapi perizinan itu dilaksanakan melalui sistem, online single submission. “Itu nanti aturannya ada di PP apa saja yang tinggal, apa yang disederhanakan,” ujarnya.

Intinya, lanjut Menko Perekonomian, pemerintah akan membuat ada satuan tugas (Satgas) di setiap Kementerian/Lembaga maupun Pemda, yang fungsinya adalah untuk mengawal dan menyelesaikan perizinan, tapi pelaksanaan penyelesaiannya melalui sistem.

Adapun mengenai PP dimaksud, menurut Darmin, akan di-launching pada tanggal 20 Mei.

Ia menyebutkan, saat ini ada 15 undang-undang yang mengatur soal perizinan itu. Namun Darmin menilai, undang-undang tersebut omnibus law, undang-undang yang memuat banyak perubahan, tapi pasalnya memuat hal yang sama.

“Intinya kita satu, membentuk Satgas untuk mengawal ini semua, me-reform peraturan dan akan ada PP dikeluarkan. Desainnya karena menggunakan sistem, tidak bisa setiap kementerian lain-lain modelnya. Harus standar, baru sistem bisa mengerjakannya. PP itu yang mengaturnya, nanti PP itu akan mengatur sederhana sekali sehingga tidak lama menyelesaikannya. 30 menit barangkali akan selesai,” sambung Darmin.

Mengenai beberapa hal yang sifatnya itu amanat, seperti masalah kesehatan, lingkungan, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengemukakan, itu sebenarnya bukan izin namun berkaitan dengan ambang batas. Karena itu, akan dibuat dalam bentuk komitmen.

“Barangkali yang akan menyelesaikannya ini adalah profesi bukan birokrasi,” tukas Darmin.(r/bpn)