29 C
Denpasar
Minggu, 23 September 2018

Bali Safari & Marine Park Memenangkan Empat Penghargaan Bali Tourism Awards

BALIPORTALNEWS.COM – Bali Safari & Marine Park kembali berhasil membuktikan keunggulan kualitasnya dengan menyabet 4 penghargaan sekaligus dalam Malam Puncak Penghargaan Bali Tourism Awards. Bertempat di The Trans Resort Bali, empat kategori yang berhasil diraih Bali Safari & Marine Park antara lain Bali Leading Theme Park, Mara River Safari Lodge sebagai Bali Leading Thematic Resort, Bali Agung Show sebagai Bali Leading Tourism Show dan Tsavo Lion Restaurant sebagai Bali Leading Restaurant.

Malam Puncak Penganugerahan berlangsung meriah dan disambut antusias oleh kalangan hospitality di Pulau Bali, dari Bali Safari & Marine Park hadir di antaranya Mr. William Santoso selaku General Manager, dan sederetan manager dari divisi yang berkaitan.

Bali Tourism Awards diinisiasi oleh ITTA (Indonesia Travel dan Tourisn Awards) yang terlebih dulu eksis selama kurang lebih 6 tahun dalam mengapresiasi industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia.

Ini merupakan kali ke-dua Bali Safari memenangkan beragam penghargaan bergengsi dari BTA. Pada Tahun 2015, dengan diadakannya BTA yang pertama, membuktikan bahwa industri pariwisata dan perhotelan di Pulau Bali tidak boleh dipandang sebelah mata. Dengan berbagai destinasi dan fasilitas bertaraf Internasional, maka tidak berlebihan jika Bali menjadi contoh bagi kota-kota lainnya di Indonesia terutama dalam sektor pariwisata.

Terdapat sederetan aspek dalam penilaian, diantaranya adalah pelayanan, fasilitas serta konsistensi.  Penjurian juga diadakan terbuka melalui sistem vote yang diselenggarakan sebulan sebelumnya agar masyarakat dapat ikut menentukan dan berpartisipasi dalam penilaian ini.

Ditemui terpisah di sela – sela acara, Mr. William Santoso, General Manager Bali Safari & Marine Park mengungkapkan “Penghargaan ini merupakan bentuk fisik keberhasilan Bali Safari & Marine Park di tahunnya yang ke Sembilan. Dengan selalu mengedepankan mutu dan kualitas serta pelayanan yang baik dan didukung oleh staff-staff professional yang ahli di bidangnya, maka penghargaan ini adalah hasil dari kerja sama dan koordinasi yang baik antara sesama staff di Bali Safari & Marine Park. Kami juga tidak kenal lelah dalam melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas serta selalu berbenah diri agar terus maju ke depan. Ini adalah pencapaian tim”

Sumber : Humas Bali Safari & Marine Park

Presiden Joko Widodo Buka Kongres Ke-3 Mahkamah Konstitusi Se-Asia di Nusa Dua Bali

BALIPORTALNEWS.COMPresiden Republik Indonesia Joko Widodo mengapresiasi terpilihnya Indonesia khususnya Bali sebagai tuan rumah bagi pertemuan para hakim konstitusi The Association of Asian of Asian Constitutional Court and Equivalent Instutution untuk membahas tentang konstitusi dan hak warga negara.

Joko Widodo mengakui jika Indonesia sebagai bangsa besar dengan kemajemukannya adalah bangsa yang mencintai perdamaian dan selalu berusaha menjamin rasa aman berikut hak konstitusi warganya. “Indonesia hingga saat ini terus bekerja keras untuk memenuhi hak konstitusional warganya hingga bisa terpenuhi. Apalagi reformasi konstitusi di tahun 1999 telah menempatkan Mahkamah Konstitusi (MK) RI di posisi yang strategis,” bebernya.

Menurutnya MK berkewajiban mengawal dan menjaga konstitusi serta memberikan perlindungan hak konstitusi untuk warganya. Demikian disampaikanya saat secara resmi membuka acara ini di BNDCC, Nusa Dua, Kamis (11/8/2016)

Selain itu, dia juga menambahkan MK mempunyai kewajiban untuk menguji UU terhadap UUD di Indonesia, selain itu MK juga dimandatkan untuk menjaga konstitusi tata hukum , dan juga mewujudkan check dan balances di antara pemangku kekuasaan negara. Melalui pertemuan ini diharapkan bisa menghasilkan terobosan yang bisa memajukan demokrasi dan penegakan konstitusi yang berpihak pada rakyat.

“Pada ujungnya tugas negara adalah mensejahterakan rakyatnya, memberikan rasa aman dan memberikan jaminan kebebasan demokrasi bagi seluruh masyarakat, melalui pertemuan ini saya berharap akan menghasilkan rumusan untuk mencapai tujuan tersebut,” imbuhnya yang dalam kesempatan itu turut didampingi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung serta Kapolri Tito Karnavian. Selain itu melalui pertemuan ini para delegasi bisa turut berbagi pengalaman dan bertukar pikiran tentang upaya pemenuhan hak konstitusi bagi warga negara.

Sementara Ketua MK RI sekaligus ketua panitia Arief Hidayat melaporkan jika acara ini merupakan kali ketiga dan Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya. Dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah juga karena saat ini MK RI terpilih sebagai Presiden AACC periode 2014-2016 yang ditetapkan pada kongres ke-2 AACC di Istambul, Turki, Mei 2014.

Dalam kesempatan itu, Arief Hidayat memaparkan bahwa meskipun masing-masing negara memiliki sistem hukum dan institusi yang berbeda namun gagasan untuk menjamin hak konstitusional warga negara pada prinsipnya adalah sama. inilah yang melandasi terbentuknya pengadilan konstitusi di semua negara.

Pengadilan konstitusi itu bertanggung jawab untuk mengawal demokrasi melalui dukungan secara prosedural maupun substantif. dukungan prosedural tersebut terwujud dalam peran yang dimiliki oleh sebagian besar lembaga pengadilan konstitusi untuk menyelesaikan kasus-kasus perselisihan pemilihan umum. sedangkan dukungan substantif antara lain terwujud dalam kewenangan pengadilan konstitusi untuk mengontrol produk-produk hukum yang dihasilkan oleh lembaga legislatif.

Arief Hidayat menambahkan bahwa AACC yang berlangsung dari tanggal 9-13 Agustus dan dihadiri oleh delegasi dari 14 negara itu dideklarasikan pertama kali tahun 2010 di Jakarta atas inisiatif MK RI, Korea, Thailand, Malaysia, Mongolia dan Uzbekistan.

Piagam pembentukan AACC tersebut kemudian disebut sebagai Deklarasi Jakarta. Tujuan pendirian AACC adalah dalam rangka mempromosikan demokrasi, penegakan hukum, dan hak asasi manusia. Dia berharap melalui kongres ini bisa menjadi landasan bagi terciptanya komitmen bersama negara-negara anggota AACC untuk memajukan dan melindungi hak-hak konstitusional warga negara, selain juga memperkuat hubungan antar negara anggota.

Dalam pembukaan kongres Internasional pagi itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika sebagai tuan rumah juga berkesempatan memberikan sambutan selamat datang bagi para delegasi. Dia mengungkapkan rasa bangganya karena terpilihnya Bali sekali lagi sebagai tuan rumah konferensi bertaraf Internasional. Bali telah beberapa kali berhasil menjadi tuan rumah dan posisi Bali di dunia internasional sudah semakin diperhitungkan.

Melalui acara itu, Gubernur Pastika juga berkesempatan mempromosikan Bali kepada para delegasi. Menurutnya Bali yang juga dikenal sebagai pulau Dewata, Pulau Surga, Pulau Demokrasi hingga pulau cinta memiliki banyak potensi untuk dijelajahi. Untuk itu dia mengajak para peserta untuk menyempatkan diri mengunjungi objek-objek pariwisata yang terkenal dan tentu saja menghadiahi souvenir khas Bali bagi kerabat di negaranya masing-masing.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Wapres Jusuf Kalla Ajak Dunia Bersama Cegah Terorisme dan Paham Radikal

BALIPORTALNEWS.COM Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla mengajak dunia internasional untuk perkuat kerjasama dalam upaya pencegahan terorisme dan paham radikal yang berkembang di masyarakat. Hal itu diutarakannya dalam acara 2nd International Meeting on Counter-Terrorism di Hotel Sofitel, BTDC Nusa Dua, Rabu (10/8/2016).

Menurutnya terorisme  sudah menjadi  masalah antar negara, bukan hanya masalah satu negara saja. Untuk itu dia berharap melalui pertemuan ini semua negara di dunia bisa memperkuat kerjasama dalam mengantisipasi bahaya teror secara bersama sama. Dia juga menambahkan bahwa paham radikalisme dan terorisme selalu jalan berdampingan. "sudah seharusnya kita tidak lagi mencari siapa dan darimana teroris itu, tapi lebih dari kita harus mendalami kenapa bisa ada teroris?" Bebernya.

Sementara itu, Jusuf Kalla juga berpendapat jika aksi teror dewasa ini sudah tidak begitu memerlukan pendanaan yang tinggi. Belajar   dari kasus teror di Nice, Perancis, beberapa waktu yang lalu, bahkan teroris cukup menyewa bus dengan murah lalu menabrakkan hingga merenggut nyawa puluhan orang.

"Itulah trend sudah berubah, kita tidak usah fokus lagi mencari sumber dana para teroris, karena teroris bisa berbuat apa saja dan kapan saja," imbuhnya yang dalam kesempatan itu hadir  didampingi oleh Menteri Koordinator Hukum dan HAM, Wiranto serta Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Selain itu, dia juga mengapresiasi terpilihnya Bali sebagai pertemuan forum ini. Selain Bali merupakan tempat yang sangat representatif di Indonesia dalam menyelenggarakan forum berkelas internasional, dia juga mengungkapkan jika Bali mempunyai pengalaman akan serangan teroris. "Kita pernah mengalami serangan bom Bali 1 dan 2 di bulan oktober 2002 dan 2005.

Dan sebagian besar korban adalah WNA, berkaca dari pengalaman itulah kita anggap kerjasama antar negara sangat penting demi mencegah teroris," ungkap Kalla. Selain mempererat kerjasama di bidang keamanan melalui pertemuan ini, Jusuf Kalla juga berharap agar bisa terjalin hubungan yang lebih erat dari semua elemen bangsa yang duduk bersama dalam momen ini. "Saya tekankan sekali lagi, para teroris tidak memiliki agama, mereka hanya memakai agama sebagai kedok," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Wiranto mengungkapkan memang tidak satu negara pun yang luput dari target para teroris. Menurutnya teroris sudah menyerang banyak negara di seluruh dunia. Bahkan dewasa ini kehadiran ISIS telah menjadi momok tersendiri bagi seluruh negara di dunia.

Wiranto juga menambahkan beberapa poin yang dibahas dalam forum yang dihadiri oleh 23 negara, 3 organisasi internasional yaitu ASEAN, PBB dan Interpol serta melibatkan 104 peserta ini adalah langkah strategis dalam menangkal paham radikalisme meluas, hingga beberapa bahasan kerjasama dalam menumpas pergerakan teroris.

Selain itu dalam pertemuan 3 hari yang berlangsung dari tanggal 9 hingga 11 Agustus itu juga membahas tentang teknologi cyber yang akan dugunakan bersama dalam upaya mencegah jaringan teroris semakin meluas. Teknologi itu juga digunakan para teroris dan penyebar paham radikal untuk propaganda, rekrutmen, cyber attack hingga cyber crime. Ia juga menambahkan bahwa para delegasi dalam pertemuan ini sepakat untuk mengurangi penyebab paham terorisme yaitu kemiskinan kesenjangan ekonomi dan ketidakadilan sosial di seluruh dunia.

Hadir pula dalam kesempatan itu hadir pula Jaksa Agung Austalia George Brandis yang menyatakan jika negaranya selalu peduli akan isu terorisme mengingat warganya sudah sering menjadi target aksi teroris. Dia juga menyepakati pentingnya koordinasi dan kerjasama antar negara dalam membendung semakin meluasnya jaringan teroris.

Sementara mengenai paham radikal Ia mengharapkan agar bisa dicegah sedini mungkin mulai dari lingkungan terdekat, karena melalui perkembangan teknologi internet paham itu sangat gampang tersebar. Dia juga menyoroti perkembangan dunia internasional terutama di Suriah dan Irak, dua negara asal para teroris. "Saya sangat takut jika perkembangan politik di sana bisa berdampak bagi keamanan dunia. Jangan sampai ada perang dunia III kelak," imbuhnya.

George Brandis juga mengharapkan dalam pertemuan ini para ahli bisa membagi pengetahuan tentang cara mencegah teroris serta paham radikal supaya tidak semakin meluas.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Jaya Negara Bersama Delegasi OWHC Lepas 400 Tukik

BALIPORTALNEWS.COM – Untuk menjaga kelestarian ekosistem habitat Penyu di perairan luas di Bali, Pemerintah Kota Denpasar bersinergi dengan Yayasan Penyu Lestari Serangan melepaskan 400 ekor tukik (anak penyu) ke laut luas, Selasa (9/8) di bibir Pantai Sanur, Inna Grand Bali Beach Hotel.

Pelepasan tukik ini di pimpin langsung Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara di dampingi Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama delegasi Organitation World Heritage City (OWHC) Asia Pasifik. Yang kemudian lanjut mengunjungi salah satu subak yang mana subak merupakan warisan budaya dengan filosofi Tri Hita Karana, yakni Subak Sembung, dan lanjut mengunjungi obyek City Tour Kota Denpasar yaitu Museum Bali dan Inna Bali Hotel yang merupakan Hotel Heritage

Pelepasan Tukik ini sebagai wujud nyata Pemerintah Kota Denpasar dalam pelestaraian habitat  penyu di Bali khusunya di Denpasar, dikarenakan penyu kini telah menjadi perhatian dunia karena habitat penyu semakin berkurang dan langka, demikian disampaikan Wakil Walikota Jaya Negara saat di temui dalam pelepasan tukik.

Kepada masyarakat dihimbau untuk ikut melestarikan spesies penyu, yakni dengan tidak mengkonsumsi makanan yang berasal dari penyu telur maupun daging, tidak menggunakan barang-barang yang terbuat dari cangkang penyu, tidak membuang sampah plastik dan benda-benda lain yang berbahaya ke dalam laut, tidak mengganggu penyu yang sedang bertelur karena mereka dapat menghentikan proses bertelur apabila merasa terancam, tidak mengambil telur-telur penyu karena akan menghancurkan populasi mereka, menjaga kesehatan terumbu karang kita, dikarenakan terumbu karang yang sehat merupakan tempat makan dan tempat tinggal yang baik untuk penyu dan turut mendukung program konservasi penyu laut.

Sementara salah satu Penangkar dari Yayasan Penyu Lestari Serangan Wayan Geriya mengatakan, tukik-tukik yang di lepas ini merupakan hasil dari penangkaran penyu di wilayah Serangan, dengan umur tukik yang di lepas berumur satu bulan. Adapun jenis tukik yang dilepas hari ini yakni penyu lekang atau dikenal dengan nama Olive ridley turtle (Lepidochelys olivacea), dimana penyu jenis lekang ini memiliki sisik yang sangat halus dengan bentuk sisik tengah yang membulat dan sisik samping memanjang.

“Tukik yang di lepas ini akan nantinya akan kembali lagi ke pesisir pantai dengan jarak 10 tahun lamanya untuk bertelur, yang mana penyu ini bisa bertelur sampai ratusan telur sekalinya dalam satu periode dalam setahun, jadi setelah bertelur ini kami akan menjaga dan menangkar telur ini sampai menetas kembali dan siap untuk dilepas kelaut, ini merupakan salah satu upaya di dalam menjaga kelestarian habitat penyu”, pungkas Geriya.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

Ahli Penyakit Dalam dari Seluruh Dunia akan Bertemu di Bali

BALIPORTALNEWS.COMDokter ahli penyakit dalam dari seluruh dunia akan bertemu di Bali dalam kegiatan bertajuk World Congress of Internal Medicine (WCIM). Tak kurang dari 2.500 dokter spesialis dalam akan menghadiri kegiatan yang berlangsung di BNDCC Nusa Dua, 22 Agustus hingga 25 Agustus 2016 tersebut. Rencana itu disampaikan Ketua Pengurus Besar Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Prof.DR. Idrus Alwi,SpPD kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Senin (8/8/2016). 

Lebih jauh Prof. Idrus yang didampingi Rektor Universitas Udayana Prof.DR.dr. Ketut Suastika, SpPD menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak panitia telah menerima pendaftaran dari 63 negara. Kata dia, jumlah tersebut akan terus bertambah karena masih menunggu konformasi darisejumlah Negara lainnya. Demi suksesnya kegiatan ini, pihak panitia mengharapkan dukungan Pemprov Bali. "Kami juga mohon kesediaan Bapak Gubernur untuk hadir pada acara pembukaan," ujarnya. 

Harapan senada disampaikan ahli penyakit dalam dr. Aru Wisaksono Sudoyo,SpPD. Menurutnya, Bali mempunyai magnet yang luar biasa sehingga Indonesia akhirnya terpilih sebagai tuan rumah. Dokter yang khusus mendalami penanganan penyakit kanker ini mengungkap, WCIM merupakan forum tertinggi para ahli penyakit dalam dari berbagai belahan dunia. Dia berharap, pertemuan di Bali itu nantinya dapat menghasilkan rumusan yang bermanfaat bagi penanganan penyakit dalam yang belakangan memang menjadi kekhawatiran masyarakat. 

Gubernur Pastika menyambut positif rencana pelaksanaan kongres dan berharap kegiatan ini berimbas positif bagi kemajuan dunia kesehatan. Terlebih, ujar Pastika, Pemprov Bali saat ini tengah merampungkan pembangunan RS Bali Mandara yang dirancang sebagai fasilitas kesehatan berstandar internasional. Dia menyebut, operasional RS tersebut sangat terkait dengan keberadaan dokter spesialis penyakit dalam.

"Karena nantinya kami ingin mengkhususkan penanganan kanker yang belakangan menjadi momok masyarakat dan kasusnya terus meningkat. Saya kira, keterlibatan para ahli penyakit dalam sangat dibutuhkan untuk mewujudkan rencana itu," imbuhnya. 

Selain menghasilkan rumusan yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu kedokteran, Pastika ingin agar perhelatan ini berdampak positif bagi sektor pariwisata Bali. Dia minta agar pihak panitia menyesuaikan jadwal agar para peserta punya cukup waktu untuk berwisata di sela-sela pelaksanaan kongres.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur tersebut, Pastika  Didampingi Kadiskes dr. I Ketut Suarjaya, Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra,SH,MH serta dan Karo Umum dan Protokol Gede Darmawa.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Pastika Ajak Peserta Konferensi OWHC Pertahankan Kota Bersejarah di Tengah Era Modernisasi

BALIPORTALNEWS.COMDunia terus berubah dengan sangat cepat di era globalisasi khususnya di bidang teknologi informasi komunikasi dan transportasi yang membuat dunia terasa semakin terasa sempit, Namun bagaimanapun juga ditengah dinamika  yang serba modern ini, budaya dan warisan leluhur khususnya kota-kota bersejarah harus tetap dijaga dan dipertahankan karena merupakan jati diri bangsa. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya saat menghadiri Konferensi Strategic Meeting Organitation World Heritage City (OWHC) Asia Pasifik di Pandawa Stage Hotel Ina Grand Bali Beach Sanur,  Denpasar, Minggu (7/8/2016).        

Lebih jauh, Gubernur Pastika dalam sambutan singkatnya menyatakan konferensi yang dihadiri Kepala Daerah di Bali dan Indonesia, serta negara-negara Asia Pasifik diharapkan dapat menghasilkan keputusan berupa peraturan-peraturan yang memperkuat dan melindungi kebudayaan dan kota-kota bersejarah yang ada di dunia. Konferensi tersebut juga diharapkan menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan kerjasama dan sinergi yang sudah terjalin antar kota-kota pusaka di dunia, serta bisa bekerja bersama-sama yang bernilai bagi kemanusiaan dan penyelamatan dunia.

Hal senada disampaikan Sekretaris Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Y.B Satya Sana Nugraha yang menyatakan konferensi diharapkan bisa memberikan kontribusi perlindungan kota-kota bersejarah, karena kota-kota bersejarah memiliki banyak keunikan dan sejarah tersendiri yang tidak bisa disamakan dan dimiliki kota lainnya.

Lebiha jauh, menurutnya kota bersejarah sangat sarat dengan kemanusiaan, oleh karena itu pembangunan kota-kota terutama di Indonesia tidak hanya berupa fisik semata namun juga pengembangan nilai-nilai kemanusiaan yang menyertainya. Ia juga menekankan peranan pemuda dalam pelestarian kota bersejarah dapat memacu mengoptimalisasi pengelolaan kota bersejarah. Melalui kegiatan OWHC yang digelar di Kota Denpasar ini diharapkan juga ada hubungan koordinasi yg berkelanjutan dan komitmen bersama dalam pembentukan jaringan pemuda kota bersejarah Asia Pasific.

Sementara itu Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan manfaat kegiatan ini berkaitan dengan keberlangsungan kebudayaan dalam globalisasi. Ini menjadi tantangan di Kota Denpasar dengan mencari solusi dalam jaringan Kota Bersejarah Dunia dengan kesepakan membangun jaringan keberlanjutan heritage dengan keikutsertaan generasi muda.

Di Denpasar sendiri menurutnya sudah dilakukan kegiatan-kegiatan yang menguatkan peran sekaa teruna teruni, kegiatan jelajah pusaka dan pendidikan usia dini dalam kegiatan budaya. Selain itu, menurutnya dalam kelompok pemuda setiap tahun juga melakukan evaluasi dan lokakarya, untuk membahas kebudayaan yang ada saat ini dalam menghadapi era globalisasi.

Beberapa kepala daerah di Bali dan Indonesia yang masuk dalam Jaringan Kota Bersejarah Se-Asia Pasifik tampak hadir dengan pelaksanaan Konferensi berlangsung selama empat hari dari tanggal 7-10 Agustus nanti. Pembukaan dilakukan Sekretaris Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Y.B Satya Sana Nugraha, bersama Direktur General of Intangible Culture Heritage of Asia Pasific Region Kwon Huh, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, dan Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional ketimbung.

Beberapa agenda pembukaan juga dimeriahkan dengan pameran foto, lukisan dan karikatur dengan tema heritage dan pentas budaya. Gubernur Pastika bersama para undangan dan tamu yang hadir pada kesempatan itu juga berkenan meninjau pameran-pameran tersebut, dan menurut Gubernur Pastika yang paling menarik yakni pameran karikatur, karena disamping menyajikan seni juga mengandung kritik yang gampang dicerna oleh masyarakat berbagai kalangan.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Paiketan Puri se-Bali Hadiri Pembukaan OWHC

BALIPORTALNEWS.COMPelaksanaan Konferensi Strategic Meeting Organitation World Heritage Cities (OWHC) Asia Pasifik dimana Kota Denpasar selaku tuan rumah agenda tahunan ini mendapat dukungan dari  Paiketan Puri-Puri se Bali.

Beberapa Raja atau Penglingsir Puri tampak hadir seperti Ida Dalem Semara Putra penglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Agra Pemayun Puri Girinatha Payangan, AA Ngurah Putra Dharmanuraga Puri Pemecutan Badung, AA N Panji Astika Puri Anom Tabanan, AA Gde Eka Putra Puri Kilian Bangli, AA Gde Bharata puri Agung Gianyar, AA Ngurah Joko Pratidnya Puri Jro Kuta, Tjokorda Putra Sukawati Puri Ubud, Tjokorda Gede Putra Nindya Puri Peliatan dan Kanjeng Harri Djojonegoro Keraton Surakarta.

Kehadiran para penglingsir puri ini memberikan suatu nilai tambah terhadap pelaksanaan konfrensi OWHC ini yang baru pertama kali dilaksanakan di Bali, karena dengan dukungan dan kehadiran para penglingsir puri menandakan hubungan yang sangat harmonis antara pemerintah dengan puri. Sekretaris Paiketan Puri se Bali AAN Putra Dharmanuraga ditemui disela-sela konfrensi mengatakan pertemuan OWHC ini di Denpasar merupakan suatu kehormatan bahwa keberadaan puri puri masihdiakui keberadaaan.

“Ini tidak terlepas dari sejarah bahwa Puri-Puri yang ada di Bali masih sangat teguh memegang tradisi dan kebudayaan yang menjadi warisan pusaka yang adiluhung. Kami melihat betapa pentingnya pelestarian budaya dan pusaka masa lalu, dengan demikian generasi muda memahami bagaimana harmonisasi kehidupan masa lalu dan masa kini,” kata Dharmanuraga. Ia melihat komitmen dari walikota Denpasar untuk melestarikan warisan budaya dan pusaka ini sangat kuat.

“Walaupun merupakan daerah perkotaan yang cendrung dngan budaya modern namun dengan program yang jelas dan komitmen kuat dari Walikota menjadikan Denpasar mampu bertahan dengan identitas budya Bali yang kuat, ini hendakna dijadikan contoh bagi daerah lainnya bagaimana upaya untuk melestarikan budaya dan warasanpusaka,” katanya.

Sementara Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengucapkan terima kasih dan apreasiasi dengan dukungan dari paiketan Puri se Bali. Rai Mantra mengakui bahwa perkembangan budaya dan pelestarian warisan pusaka di Kota Denpasar tidak bisa dilepaskan dari keberadaan puri. “Kedepan hubungan dan kerjasama yg harmonis antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Puri puri bisa lebih ditingkatkan dalam upaya untuk menjaga dan melestarikan warisa pusaka ini,” kata Rai Mantra.

Selebihnya putra mantan Gubernur Bali IB Mantra mengatakan upaya untuk menjaga dan melestarikan warisan pusaka akan senantiasa melibatkan puri serta kalangan generasi muda. Hal ini sejalan dengan tema konferensi OWHC tahun ini yakni memperkuat pelibatan dan membangun jaringan pemuda di kawasan asia pasific.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

Konferensi OWHC Resmi Dibuka, Kuatkan Jaringan Generasi Muda Dalam Pelestarian Warisan Pusaka

BALIPORTALNEWS.COMKonferensi Strategic Meeting Organitation World Heritage City (OWHC) Asia Pasifik di Kota Denpasar, Minggu (7/8/2016) secara resmi dibuka bertampat di Hotel Grand Bali Beach Sanur. Pembukaan dilakukan Sekretaris Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Y.B Satya Sana Nugraha, bersama Direktur General of Intangible Culture Heritage of Asia Pasific Region Kwon Huh, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, dan Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional ketimbung.

Beberapa agenda pembukaan juga dimeriahkan dengan  pameran foto, lukisan dan karikatur dengan tema heritage, dan pentas budaya. Beberapa kepala daerah di Bali dan Indonesia yang masuk dalam Jaringan Kota Pusaka Se-Asia Pasifik tampak hadir dengan pelaksanaan Konferensi berlangsung selama empat hari dari tanggal 7-10 Agustus nanti.

Sebelum pembukaan Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota I GN Jaya Negara beserta jajaran Aparatur Pemkot Denpasar menyambut satu persatu para tamu undangan yang hadir serta sekaligus bersama-sama menyaksikan pameran foto, lukisan dan karikatur.

Kegiatan pembukaan juga dilanjutkan dengan pagelar budaya dihalaman terbuka hotel setempat.
Sekretaris Kemenko PMK Satya Sana Nugraha mengatakan kehadiran pemuda dalam pelestarian kota pusaka dapat memacu mengoptimalisasi dalam pengelolaan kota pusaka, sehingga dapat dikembangkan dalam pengelolaan dan di tumbuh kembangkan dalan  pelestarian kota psauaka Asia Pasific. Melalui kegiatan OWHC yang digelar di Kota Denpasar ini diharapkan ada hubungan koordinasi yg berkelanjutan dan komitmen bersama dalam pembentukan jaringan pemuda kota pusaka Asia Pasific.

Walikota Rai Mantra mengatakan manfaat kegiatan ini berkaitan dengan keberlangsunga kebudayaan dalam globalisasi. Ini menjadi tantangan di Kota Denpasar dengan mencari solusi dalam jaringan Kota Pusaka Dunia dengan kesepakan membangun jaringan keberlanjutan heritage dengan keikutsertaan generasi muda. "Tentu Denpasar hal ini telah dilakukan lewat penguatan peran sekaa teruna teruni, kegiatan jelajah pusaka dan pendidikan usia dini dalam kegiatan budaya," ujarnya.

Sementara Direktur Eksekutif Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Nanang Asfarinal mengatakan Denpasar sebagai tuan rumah OWHC tahun ini menjadi momentum yang sangat baik dalam memperkuat anggota JKPI dari 58 kota kecil sedang dan kota besar di Indoensia. Denpasar menjadi kota kedua setelah Solo menjadi anggota OWHC yang tak terlepas dari komitmen Walikota Denpasar dalam melakukan langkah-langkah penguatan pelestarian pusaka dan budaya di Kota Denpasar.

Nanang mengharapkan tradisi budaya yang ada di Bali dan Denpasar khususnya dapat tetap dilestarikan, dengan konferansi OWHC saat ini menjadi momentum tepat memperlihatkan kepada dunia tentang kebudayaan Denpasar yang memberikan imbas pada perhatian dunia kepada kebudayaan nasional.

Wayan Geriya selaku stering commite mengatakan masuknya Denpasar sebagai anggota OWHC tak terlepas dari sejaraha panjang terbentuknya Kota Denpasar.  Pada Tahun 2013 Denpasar diteyapkan sebagai anggota OWHC dan tahun ini ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan strategic meeting OWHC yang kedua dengan kegiatan pertama dilaksnakan di Thailand. Dari pertemuan ini diharapkan dapat mencetuskan deklarasi dan rekomendasi pertemuan di Kota Denpasar untuk keberlangsungan penguatan pusaka dengan keterlibatan generasi muda. 

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

Agung Krishna Nugraha Siswa SMANSA, Raih Medali Perak Matematika Internasional di Singapura

BALIPORTALNEWS.COM – Puncak perayaan HUT ke-56 SMAN 1 Denpasar (Smansa), Senin (8/8/2016) ini dipastikan berlangsung penuh suka cita dan istimewa. Sebagai kado spesial HUT ke-56 Smansa, Agung Krishna Nugraha siswa kelas XI-MIA.5, meraih medali perak pada ajang Matematika Internasional 2016 di Singapura, pada 29 Juli-1 Agustus 2016.

Putra dari pasangan Surya Nugraha dan Yenie yang lahir pada 9 September 2000 ini, memang mumpuni pada bidang matematika. Ia bahkan telah beberapa kali memenangkan kompetisi internasional bidang matematika.

Belajar secara kontinu jadi kunci sukses Agung Krishna menjuarai setiap event matematika. Selain ia punya kelompok kecil dalam belajar terdiri dari para penggemar matematika. Beberapa hari sebelum lomba ia juga masuk karantina untuk bisa fokus persiapan intensif menjelang lomba.

Siswa Smansa lainnya juga menyumbang prestasi membanggakan. Di bidang akademik meraih juara II tingkat nasional lomba Esai Widya Kelana ITB Back To School 2016, juara II Forum Anak Nasional, juara III Regional LKTI di Universitas Udayana, juara I Provinsi Peneliti Belia. Tak kalah juga meraih Guru Berprestasi I Kota Denpasar dan Siswa Berprestasi I dan II serta Siswi Berprestasi II Kota Denpasar.

Sedangkan di bidang non akademik, Marching Band Smansa Manggala Dara meraih juara I nasional  lomba Marching Band dalam Langgam Indonesia XXIX tahun 2016, serta juara I Panahan Tingkat Provinsi Bali. Beragam prestasi ini membuktikan siswa Smansa tak bisa dibendung untuk terus berprestasi.

Kepala SMAN 1 Denpasar, Drs. Nyoman Purnajaya, M.Pd., menyampaikan rasa  syukurnya atas semua capaian tersebut. Tanpa doa, kerjasama, usaha,  disiplin, solidaritas dan pengorbanan mustahil hal tersebut bisa dicapai. Kerena itu pihaknya mengajak semua komponen stakeholder bekerjasama untuk membangun prestasi bangsa.

 

Penulis : Gandhi
Editor : Putu Tistha

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
15PelangganBerlangganan