Pembalap AHRT Optimis Jalani Tes Pramusim ARRC di Malaysia

BALIPORTALNEWS.COM – Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) menjalani tes pramusim untuk menghadapi balapan paling bergengsi di benua Asia, yakni Asia Road Racing Championship (ARRC) 2017 seri perdana di Johor, Malaysia, Rabu (15/3/2010) s.d. Kamis (16/3/2017).

Empat pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis di sesi persiapan terakhir tersebut, dapat beradaptasi secara maksimal dan mendapatkan setting motor terbaik yang akan dipergunakan selama musim balap ARRC 2017.

Gelaran resmi perdana ARRC di musim ini, diikuti AHRT di dua kelas berbeda. Salah satunya, yakni pada kelas Asia Production (AP) 250cc dengan pembalap Gerry Salim, Rheza Danica Ahrens, dan Ahwin Sanjaya. Debut pembalap muda di kelas AP 250cc tersebut, didukung performa terbaik All New Honda CBR250RR produksi anak bangsa yang telah dikembangkan untuk menemani para pembalap Indonesia, meraih mimpi di kompetisi balap internasional tersebut.

“Sejak awal saya optimis dengan All New Honda CBR250RR. Motor ini sangat tangguh di lintasan balap. Saya berharap di pre tes ini bisa menjadi bekal bagus mencari setting terbaik, sehingga bisa meraih hasil terbaik di seri pembuka nanti,” kata Gerry Salim.

Para mekanik AHRT pun berusaha menunjukan kesiapannya dalam merespon kebutuhan para pembalap di setiap sesi tes pra musim ini, sehingga dapat menghasilkan setting yang terbaik.

“Tidak hanya sebagai sarana untuk memahami kondisi kompetisi untuk pertama kali, tes ini juga saya maksimalkan untuk berdiskusi dengan mekanik dan menyiapkan settingan terbaik All New Honda CBR250RR yang akan saya andalkan sepanjang musim 2017,” ujar Awhin.

Sementara itu, pada kelas Supersports 600cc, pembalap AHRT lainnya, Irfan Ardiansyah, juga berusaha memaksimalkan sesi persiapan di Johor,  bersama para mekanik handal AHRT. Ini untuk yang kali kedua bagi Irfan Ardiansyah, menunggangi CBR600RR di ARRC.

Sebelumnya, Irfan telah berhasil menunjukkan kompetensinya dan menunjukkan peningkatan performa di ARRC seri India, Oktober 2016 lalu. Pengalaman Irfan menunggangi pacuan 600cc juga telah dibuktikan di gelaran balap nasional Supersports 600cc musim lalu, dengan raihan tiga kali podium kedua.

GM Marketing Planing and Analysis Division AHM, Agustinus Indraputra, turut mengungkapkan optimisme raihan para pembalap AHRT menjelang gelaran perdana ARRC 2017 tersebut.

“Para pembalap akan mulai diuji baik secara fisik dan mental. Kami optimis dengan dukungan All New Honda CBR250RR, mereka dapat semakin mempertajam pencapaian waktu dan akan mengibarkan Merah Putih pada ajang bergengsi ini. Kami berkomitmen akan terus menemani pembalap muda tanah air, sehingga mampu menjadi pembalap yang diperhitungkan di Asia maupun dunia tentunya dengan tujuan akhir pentas MotoGP dan menjadi kebanggaan bangsa,’’ harapnya.

ARRC menjadi ajang balapan tingkat Asia yang bertujuan untuk menunjukkan talenta balap dan mempertajam kompetensi yang dilakukan di berbagai sirkuit negara-negara di Asia sepanjang 6 seri. (ngr/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Paiketan Puri se-Bali Hadiri Pembukaan OWHC

BALIPORTALNEWS.COMPelaksanaan Konferensi Strategic Meeting Organitation World Heritage Cities (OWHC) Asia Pasifik dimana Kota Denpasar selaku tuan rumah agenda tahunan ini mendapat dukungan dari  Paiketan Puri-Puri se Bali.

Beberapa Raja atau Penglingsir Puri tampak hadir seperti Ida Dalem Semara Putra penglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Agra Pemayun Puri Girinatha Payangan, AA Ngurah Putra Dharmanuraga Puri Pemecutan Badung, AA N Panji Astika Puri Anom Tabanan, AA Gde Eka Putra Puri Kilian Bangli, AA Gde Bharata puri Agung Gianyar, AA Ngurah Joko Pratidnya Puri Jro Kuta, Tjokorda Putra Sukawati Puri Ubud, Tjokorda Gede Putra Nindya Puri Peliatan dan Kanjeng Harri Djojonegoro Keraton Surakarta.

Kehadiran para penglingsir puri ini memberikan suatu nilai tambah terhadap pelaksanaan konfrensi OWHC ini yang baru pertama kali dilaksanakan di Bali, karena dengan dukungan dan kehadiran para penglingsir puri menandakan hubungan yang sangat harmonis antara pemerintah dengan puri. Sekretaris Paiketan Puri se Bali AAN Putra Dharmanuraga ditemui disela-sela konfrensi mengatakan pertemuan OWHC ini di Denpasar merupakan suatu kehormatan bahwa keberadaan puri puri masihdiakui keberadaaan.

“Ini tidak terlepas dari sejarah bahwa Puri-Puri yang ada di Bali masih sangat teguh memegang tradisi dan kebudayaan yang menjadi warisan pusaka yang adiluhung. Kami melihat betapa pentingnya pelestarian budaya dan pusaka masa lalu, dengan demikian generasi muda memahami bagaimana harmonisasi kehidupan masa lalu dan masa kini,” kata Dharmanuraga. Ia melihat komitmen dari walikota Denpasar untuk melestarikan warisan budaya dan pusaka ini sangat kuat.

“Walaupun merupakan daerah perkotaan yang cendrung dngan budaya modern namun dengan program yang jelas dan komitmen kuat dari Walikota menjadikan Denpasar mampu bertahan dengan identitas budya Bali yang kuat, ini hendakna dijadikan contoh bagi daerah lainnya bagaimana upaya untuk melestarikan budaya dan warasanpusaka,” katanya.

Sementara Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengucapkan terima kasih dan apreasiasi dengan dukungan dari paiketan Puri se Bali. Rai Mantra mengakui bahwa perkembangan budaya dan pelestarian warisan pusaka di Kota Denpasar tidak bisa dilepaskan dari keberadaan puri. “Kedepan hubungan dan kerjasama yg harmonis antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Puri puri bisa lebih ditingkatkan dalam upaya untuk menjaga dan melestarikan warisa pusaka ini,” kata Rai Mantra.

Selebihnya putra mantan Gubernur Bali IB Mantra mengatakan upaya untuk menjaga dan melestarikan warisan pusaka akan senantiasa melibatkan puri serta kalangan generasi muda. Hal ini sejalan dengan tema konferensi OWHC tahun ini yakni memperkuat pelibatan dan membangun jaringan pemuda di kawasan asia pasific.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

Mahasiswa UGM Ikuti Harvard World Model United Nations di Kanada

BALIPORTALNEWS.COM – Universitas Gadjah Mada (UGM) mengirimkan enam mahasiswa mengikuti simulasi sidang PBB tingkat dunia Harvard World Model United Nations (HWMUN) ke-26 di Montreal Kanada, pada 13-17 maret 2017 lalu. Kegiatan ini diikuti tidak kurang dari 2.500 mahaisswa dari berbagai perguruan tinggi di dunia.

Keenam mahasiswa tersebut adalah Nisrina H Khotimah (HI-FISIPOL), Lentera Bintang R (HI-FISIPOL), Erina Gudono (FEB), Noah Ikkyu (FEB), Louisa Hoathcote (FH), serta Muhammad Reza (FTP).

Dalam HWMUN Kanada ini seluruh delegasi melakukan simulasi seperti sidang PBB. Melakukan negosisasi dan diplomasi dalam membahas berbagai isu dunia serta mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang tengah berkembang.

Pada konferensi ini setiap delegasi mewakili sebuah negara untuk dipresentasikan. Delegasi UGM dalam konferensi ini merepresentasikan negara Nepal. Mereka tergabung  dalam beberapa komite seperti WHO, African Union, dan Economy and Social Council (ECOSOC).

“Di setiap komite membahas tema-tema tertentu dan diminta untuk mencari resolusi untuk mewujudkan perdamaian dunia,”ungkap Lentera Bintang, Kamis (4/5/2017) di FISIPOL UGM.

Dia mengaku mendapat banyak pengalaman mengikuti konferensi bergengsi tingkat dunia ini. Lewat kegiatan ini mengasah kemampuan dalam bernegosiasi dan berdiplomasi.

“Memperoleh tambahan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan diplomasi, lobi, dan negosisasi dengan orang-orang dengan beragam karakter, politik, dan budaya yang berbeda-beda,” urainya.

Lentera bintang berharap kedepan delegasi UGM dapat tampil lebih baik lagi dalam ajang HWMUN. Bahkan diharapkan bisa menorehkan prestasi yang membanggakan UGM dan Indonesia di mata dunia. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Maybank Indonesia Umumkan Pelaksanaan Maybank Bali Marathon 2017

BALIPORTALNEWS.COM – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia), selaku penyelenggara Maybank Bali Marathon hari ini mengumumkan secara resmi pelaksanaan Maybank Bali Marathon 2017 (“MBM17”), lomba lari internasional yang akan berlangsung pada Minggu, 27 Agustus 2017 mendatang di Bali.

Pada Maybank Bali Marathon 2017, Maybank Indonesia melakukan sejumlah penyegaran dan penyempurnaan untuk membuat event menjadi lebih semarak, memasuki tahun keenam penyelenggaraan sejak pertama kali dihelat pada 2012.

Pada Maybank Bali Marathon tahun lalu Jumlah peserta 7.500 dan tahun ini Jumlah peserta diperkirakan akan mencapai 8000-9000 peserta.

“Kami kembali meningkatkan jumlah peserta tahun ini untuk dapat mengakomodasi animo peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun.  Selaras dengan penambahan jumlah peserta, kami juga akan meningkatkan kesiapan infrastruktur yang lebih baik untuk menjaga kualitas, keamanan dan kenyamanan lomba, mulai dari pengambilan race pack, pengaturan area start hingga area setelah menamatkan lomba.  Sesuai prinsip kami, penambahan peserta tidak boleh mengurangi kualitas lomba,” kata Taswin Zakaria, Presiden Direktur Maybank Indonesia.

Kategori yang diperlombakan meliputi kategori full-marathon (FM), half-marathon (HM), 10K dan children sprint (lomba lari anak).

Registrasi

Untuk registrasi Maybank Bali Marathon 2017, para peserta dapat melakukannya secara on line melalui situs www.balimarathon.com. Maybank Indonesia akan memberikan kesempatan eksklusif terlebih dulu kepada nasabahnya  untuk dapat melakukan registrasi mulai 9 April 2017 hingga 15 April 2017. Selanjutnya untuk publik dengan promo early bird mulai 16 April 2017 hingga 30 April 2017, atau sampai Jumlah tiket untuk early bird habis. Harga normal akan dimulai dari 1 Mei 2017 hingga 23 Juli 2017 atau setelah quota untuk early bird habis.

Partner Pelaksanaan MBM17

Dalam melaksanakan MBM17, Maybank akan didukung oleh partner-partner terpercaya yang akan berkolaborasi dalam membuat acara lomba lari internasional ini menjadi lebih baik lagi. Official Venue tahun ini adalah Bali Safari Marine Park, yang telah mendukung acara MBM sejak2012. MBM17 juga didukung oleh Allianz Life sebagai Official Insurance Partner, Danone sebagai Official Water Partner, AirAsia dan AirAsia BIG sebagai Official Airline Partner, XL sebagai Official Telecommunications Partner, dan Adidas sebagai Official Apparel Partner.

Tanggung Jawab Sosial

Sebagai bagian dari penyelenggaraan MBM17, seperti tahun-tahun sebelumnya, Maybank Indonesia kembali akan melanjutkan program corporate social responsibility (CSR) di Bali, khususnya di kawasan dalam jalur lomba marathon.  Ribuan masyarakat Bali dan murid-murid sekolah kembali akan berpartisipasi menyambut hangat para peserta dan menyemarakkan event lari internasional ini.

“Pelaksanakan CSRsecara berkesinambungan sudah menjadi bagian dari upaya positif kami untuk turut berbagi dalam upaya pengembangan komunitas secara berkelanjutan di Bali.  Melanjutkan inisiatif CSR mendukung olah raga, kesehatan masyarakat dan pendidikan yang dilakukan sebelumnya, pada 2017 ini kami akan memfokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan pendidikan,” kata Taswin Zakaria.

Penjajakan Pengembangan Rute

Memasuki tahun keenam penyelenggaraan, Maybank Indonesia juga tengah menjajaki rute baru dalam upaya memberikan pengalaman lari yang lebih memuaskan. Rute yang direncanakan hingga Kabupaten Klungkung dan Bangli dengan kembali menyertakan wilayah Kabupaten Gianyar, yang telah menjadi rute Maybank Bali Marathon sejak 2012. Dalam pencarian rute baru tersebut, panitia akan tetap mempertahankan elemen-elemen yang membuat acara MBM menjadi salah satu acara lari yang paling dinanti, dimana pelari akanmendapatkan nuansa Pulau Bali, serta memberikan tantangan yang unik.

Program “Road To MBM17”

Tahun ini akan diadakan program “Road To MBM17” yang bertujuan untuk memfasilitasi para pelari dalam persiapan mereka  menghadapi MBM17. Dengan dukungan para partner MBM17, program ini juga merupakan wadah bagi komunitas-komunitas pelari lokal dalam berpartisipasi memeriahkan  MBM17. Dalam program ini, tiga pelari akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan dukungan pelatihan selama 16 minggu sehingga mampu mencapai target yang mereka tetapkan dalam mengikuti MBM17. Para peserta secara umum juga bisa mendapatkan manfaat dengan menyimak sepak-terjang ketiga pelari tersebut melalui media sosial MBM17.

Platform Fotografi Inovatif

Kami menyadari bahwa fotografi adalah aspek yang penting dalam sebuah acara lomba lari. Setelah menjadi lomba lari pertama di Indonesia pada tahun 2016 yang menggunakan aplikasi smartphone, MBM17 akan menjadi lomba pertama di Indonesia yang memperkenalkan platform fotografi berbasis crowdsourcing. Dengan platform tersebut, para pelari akan mendapatkan solusi fotografi yang ekonomis danberkualitas. Platform tersebut juga akan memfasilitasi fotografer-fotografer lokal yang mempunyai antusiasme tinggi terhadap fotografi dengan menggunakan teknologi internet abad ke-21.

Program Khusus Paket Travel ke Bali

Peserta MBM17 juga akan mendapatkan penawaran khusus paket hotel dan transportasi selama di Bali dengan menggunakan kartu kredit Maybank melalui travel agent terpilih.  Calon peserta yang berminat dengan program ini dapat memperoleh informasi melalui link http://maybank.id/cardlink/landing_page/balimarathon/dwidayatour-panorama-tour-shilla-tour-mbm-2017-package/.

Informasi lengkap tentang Maybank Bali Marathon 2017 dapat diakses melalui situs www.balimarathon.com, dan media sosial facebook www.facebook.com/BaliMarathon dan twitter @BaliMarathon.  Melalui situs tersebut, para calon peserta dapat memantau perkembangan Maybank Bali Marathon, mulai dari perkembangan jumlah peserta, jadwal pengambilan race pack hingga memantau hasil setelah pelaksanaan lomba.  Para peserta juga dapat mengajukan pertanyaan atau atau berdiskusi melalui situs dan media sosial tersebut. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Peradi Diharap Bisa Jadi Pemenang di Era MEA

BALIPORTALNEWS.COM – Gubernur Bali Made Mangku Pastika  mengapresiasi seminar Internasional yang digagas Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bali.  Pastika menyebut seminar nasional ini sebagai wahana bertukar pandangan tentang isu strategis, khususnya tentang hukum dan pariwisata sesuai tema yang dibahas, sekaligus menjadi referensi menyiapkan diri dalam menghadapi perubahan global.

‘’Mengingat Bali saat ini sudah menjadi bagian dari Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dan bagian dari masyarakat global. Integrasi ini membawa konsekuensi bahwa masyarakat dapat larut dalam derasnya arus globalisasi. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang diarahkan untuk menghadapi kondisi ini, yang juga menuntut komitmen dan kesiapan untuk bersaing, sehingga para pelaku disektor tersebut bisa terlahir sebagai pemenang,’’ ujar Pastika saat menghadiri dan membuka secara resmi acara Seminar Internasional DPC Peradi Denpasar di Hotel Patra Jasa Tuban, Badung, Bali, Jumat (5/8/2016).

“Acara ini bagus, karena kita harus siap dengan perubahan itu. Saya tidak rela kalau kita jadi looser atau orang yang kalah, kita harus bisa menjadi pemenang dalam persaingan global. Karena kita negara besar, tentunya pasti bisa bersaing,” cetus Pastika.

Menurut Pastika globalisasi sendiri bermakna ‘persaingan’ dan ‘keunggulan’. ‘Persaingan’ adalah sebuah keniscayaan yang terjadi dalam segala aspek kehidupan, dalam semua lapangan pekerjaan dan profesi kehidupan, serta persaingan sumber daya manusia antar bangsa secara menyeluruh. Sementara ‘Keunggulan’ bermakna adanya tuntutan kepada kita untuk menyiapkan diri agar memenangkan persaingan tersebut.

“Kita harus memiliki kemampuan, pengetahuan dan wawasan untuk ikut bersaing, dan jika sudah bisa bersaing tentunya akan unggul, siapa yang unggul itu yang akan laku dalam persaingan global. Bagi yang cerdas ini adalah sebuah kesempatan, bagi yang kurang bisa bersaing ini mungkin jadi hambatan,” ujar Pastika.

Lebih jauh, Gubernur Pastika menyatakan para praktisi hukum, termasuk advokat, serta praktisi pariwisata dari seluruh ASEAN bahkan dunia sudah masuk ke Indonesia termasuk Bali, dan siap merebut ‘pasar’ yang ada. Hal ini tentunya perlu disikapi, apakah para pelaku sektor tersebut siap menjadi tuan di rumah sendiri dan bahkan semestinya mampu merebut peluang di negeri orang.

‘Pasar’ yang dipengaruhi 2 komponen penting yakni komponen didalam lingkup pasar dan komponen diluar lingkup pasar, sehingga hukum dan regulasi yang menjadi salah satu komponen diluar pasar semua sektor, menjadi salah satu kesempatan yang menjanjikan bagi praktisi di sektor tersebut.

“Komponen di luar pasar itu termasuk didalamnya hukum dan regulasi, semua sektor termasuk pariwisata terkait dengan security, safety, terkait dengan kepastian hukum, orang tidak bisa berurusan tanpa ada kepastian hukum itu, apa sih yang tidak diurus oleh hukum, makanya saya bilang ini kesempatan bagi praktisi hukum,” imbuhnya rinci.

Hal senada disampaikan Ketua Umum DPW Peradi, Fauzi Yusuf Hasibuan yang menyatakan peningkatan wawasan, kemampuan, serta daya saing menjadi hal yang patut dipenuhi oleh para praktisi hukum dan praktisi pariwisata di era persaingan global. Para profesional diharapkan dapat lebih peka terhadap fluktuasi perkembangan jaman agar mampu bersaing.

Pembangunan oleh pemerintah pusat saat ini yang condong ke arah pembangunan infrastruktur dengan kucuran anggaran yang sangat besar, menurutnya memiliki efek multiplier luas yang membutuhkan dukungan sektor hukum. Untuk itu, Ia berharap para praktisi diharapkan bisa melihat peluang tersebut.

Ditambahkan Ketua DPC Peradi Bali, Putu Suta Adnyana dalam sambutan singkatnya yang mengharapkan kegiatan seminar dapat membawa manfaat positif bagi pengembangan usaha para praktisi hukum dan usaha bisnis pariwisata. Karena menurutnya, di era MEA yang menjadi elemen utama adalah praktisi hukum dan kalangan bisnis.

Sementara itu, Ketua Panitia Seminar, I Nyoman Budi Adnyana dalam laporannya menjelaskan, Peradi selaku penggagas kegiatan tersebut ingin menjadi fasilitator yang fokus pada para praktisi hukum dan pariwisata, agar memiliki wawasan yang mencukupi di era MEA, bisa mengenal potensi, resiko dan kesempatan, sehingga tidak tenggelam dalam persaingan pasar bebas.

Peserta acara tersebut menurutnya berasal dari para pelaku pariwisata, akademisi, pelajar, mahasiswa dan kalangan advokat. Antusiasme yang tinggi dari para peserta terlihat dari hadirnya para peserta dari luar Bali, di antaranya dari DPC Peradi Makasar, DPC Peradi Bekasi, maupun DPC Peradi NTB.

Acara Seminar serupa menurutnya sudah pernah dilaksanakan sebelumnya diantaranya di Kota Jayapura, Bogor, dan Medan, serta seusai digelar di Bali selanjutnya direncanakan berkelanjutan di antaranya di Surabaya, Makasar dan beberapa kota lainnya.

Seminar yang bertema “Facing ASEAN Economic Community Invasion in tourism, Industry and Legal Profession” ini, turut dihadiri Pengacara yang cukup kondang Otto Hasibuan selaku Key Note Speaker, dan beberapa narasumber di antaranya pengacara asal Australia, Nick Watson.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Huawei Ajak Mahasiswa Terbaik di Indonesia untuk Mengikuti Program Seeds for the Future di Tiongkok

BALIPORTALNEWS.COM – PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia), penyedia solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) global terkemuka, mengundang 10 mahasiswa terbaik dari 7 universitas terkemuka di Indonesia, yang berusia 20 – 24 tahun dan telah melewati seleksi ketat melalui program pelatihan SmartGen, untuk mengikuti program pelatihan alih ilmu pengetahuan global milik Huawei, Seeds for the Future”, selama dua minggu di Beijing dan Shenzhen, yang dimulai dari tanggal 9 hingga 23 September 2017.

Acara pembukaan program ini diadakan pada tanggal 10 September 2017 lalu di Beijing, diikuti pula dengan kunjungan delegasi mahasiswa Indonesia ke kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing pada tanggal 11 September 2017 yang disambut langsung oleh Bapak Soegeng Rahardjo, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok. Sementara acara penutupan program dilangsungkan di kantor pusat Huawei di Shenzhen pada 22 September 2017.

Saat ini, TIK telah menjadi mesin penggerak pertumbuhan yang penting bagi beragam industri, hal inilah yang mendasari Huawei untuk menyelenggarakan program Seeds for the Future tahun ini. Program ini juga sejalan dengan tema Huawei tahun ini, yaitu eksplorasi menuju dunia yang lebih pintar: eksplorasi merupakan semangat ketekunan, api atau pendorong inovasi, cahaya kecerdasan yang menerangi jalan menuju dunia yang lebih cerdas.

Oleh karena itu, Huawei sebagai pemimpin industri TIK berkomitmen untuk mendukung pengembangan industri TIK untuk mendorong kemajuan ekonomi, sosial, dan ketahanan lingkungan secara jangka panjang. Hal ini karena Huawei percaya bahwa akses terhadap pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk menciptakan kesempatan-kesempatan yang dapat mendukung kemajuan di industri TIK.

“Saya sangat senang menerima kunjungan dari para perwakilan mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam program global Huawei Seeds for the Future ke Tiongkok untuk belajar teknologi TIK, kemajuan inovasi, serta budaya di Tiongkok. Oleh karena itu, saya berharap para mahasiswa ini dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menggali ilmu pengetahuan yang lebih dalam lagi di bidang teknologi dan melihat perspektif global yang nantinya dapat diimplementasikan di Indonesia dan bermanfaat bagi kelangsungan pembangunan di Indonesia, sehingga para mahasiswa ini dapat memberikan kontribusinya sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Bapak Soegeng Rahardjo, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok, dalam kunjungan delegasi mahasiswa ke kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing.

Program Seeds for the Future ini mulai diselenggarakan oleh Huawei Global pada tahun 2008 dengan tujuan untuk mengasah pengetahuan talenta muda lokal di bidang TIK melalui program pelatihan alih ilmu pengetahuan serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan mengakomodir ketertarikan talenta muda di bidang telekomunikasi.

Melalui program ini, para mahasiswa dapat melihat secara langsung operasi bisnis global milik Huawei dengan lingkungan kerja lintas-budaya serta belajar mengenai teknologi-teknologi terdepan di bidang TIK melalui program pembelajaran dan pengalaman bekerja langsung di Kantor Pusat Huawei di Tiongkok.

 Tidak hanya itu saja, para mahasiswa juga mempelajari budaya Tiongkok, mempelajari budaya perusahaan dan manajemen Huawei, mempelajari teknologi TIK terbaru, dan mengoperasikan peralatan di laboratorium. Program Huawei global Seeds for the Future ini telah diikuti oleh 96 negara di seluruh dunia melalui kerja sama dengan lebih dari 200 universitas serta telah memberikan manfaat kepada lebih dari 20.000 mahasiswa sejak tahun 2008.

“Seperti yang kita ketahui, saat ini jumlah populasi di dunia yang menggunakan internet masih sangat rendah, yang menjadikan salah satu alasan Huawei untuk menyelenggarakan program Seeds for the Future tahun ini, dimana Huawei memberikan kontribusi secara berkelanjutan terhadap pengembangan ekonomi digital global di masa depan serta membawa dunia yang lebih terhubung dengan menyediakan pelatihan ekstensif di bidang TIK bagi talenta lokal.

Melalui program Seeds for the Future ini, kami berharap talenta muda Indonesia dapat meningkatkan wawasan mereka mengenai teknologi TIK terbaru, sehingga setelah mengikuti program Huawei, para mahasiswa ini dapat berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih terhubung,” ujar David Harmon, Vice President for Global Government Affairs of Huawei Technology Co., Ltd.

“Saya berterima kasih atas kesempatan berharga yang diberikan oleh Huawei, yang memungkinkan saya untuk mendapatkan pemahaman mengenai budaya Tiongkok serta mendapatkan pengetahuan mendalam mengenai teknologi TIK yang diimplementasikan di Tiongkok, terutama di kampus Huawei. Saya sangat senang dan memiliki keinginan yang sangat kuat untuk bekerja di bidang TIK agar saya dapat memberikan kontribusi terhadap negara saya, Indonesia,” ujar Fariz Azhar Abdillah, Ketua Delegasi Mahasiswa Indonesia untuk Program Seeds for the Future dari Universitas Indonesia (UI).

Sejak tahun 2013, selama lima tahun berturut-turut, Huawei Indonesia telah mengirimkan 80 mahasiswa terbaik dari 12 universitas dan politeknik terkemuka di Indonesia untuk mengikuti program pelatihan global Huawei Seeds for the Future.

Pada tahun ini, para mahasiswa dipilih melalui seleksi ketat yang dilakukan oleh Huawei bersama pihak universitas melalui program SmartGen, sebuah program hasil kolaborasi Huawei bersama 7universitas terkemuka Indonesia di awal tahun 2017 untuk mengembangkan kemampuan talenta muda Indonesia di bidang TIK.

Untuk program ini, Huawei bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Telkom (Tel-U), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Padjadjaran (UNPAD), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Selama lebih dari 17 tahun, Huawei berperan aktif dalam mengembangkan tenaga kerja lokal yang berkualitas tinggi untuk mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih terhubung, melalui seluruh kantor Huawei yang meliputi 14 Kantor Cabang, 64 Pusat Suku Cadang, 3 Pusat Logistik, dan lebih dari 100 Pusat Layanan di seluruh Indonesia.

Sejak tahun 2009, Huawei Indonesia telah aktif dalam memupuk kemampuan inovatif talenta muda Indonesia dan berkontribusi terhadap komunitas lokal melalui program yang berfokus pada pendidikan, seperti beasiswa, program magang, pelatihan bersertifikat selama tiga tahun untuk 1.000 mahasiswa dari 20 universitas dan politeknik terkemuka, program pengembangan talenta muda SmartGen, serta program pelatihan global Huawei Seeds for the Future di Tiongkok. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Atase Pertahanan Lima Negara Kunjungi Gianyar

BALIPORTALNEWS.COM – Dalam rangka menjalankan diplomasi pertahanan dan kunjungan budaya, istri dan suami Atase Pertahanan (Athan) dari lima negara mengunjungi Kabupaten Gianyar, Selasa (23/8/2016).

Rombongan diterima Bupati Gianyar, AA Gde Agung Bharata, dan Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Astawa di Puri Agung Gianyar.  Turut Hadir Ketua TP PKK Kab Gianyar, Ketua Gatriwari dan Ketua Persit Kartika Candra Kirana.

Perwakilan Markas Besar Angkatan Darat, Mayor Sutrisna menjelaskan sebanyak lima orang istri dan suami athan dari lima negara mengunjungi Kabupaten Gianyar. Mereka masing-masing Richard Nagelsen suami dari Athan Kanada Kolonel Janine Knackstedt; Eillen Mol istri dari athan Belanda Kolonel Pals Rene; Lui Jian istri dari athan Cina Letnan Kolonel Zao Hongdeng; Helen Cliffe istri dari Kolonel Nigel Cliffe, dan Jeon Dong Sook istri dari athan Korea Selatan Kolonel Park Pil Seung.

Kunjungan mereka ke Kabupaten Gianyar dalam rangka mendampingi suami dan istri menjalankan tugas kunjungan kerja diplomasi pertahanan dan pertukaran kebudayaan.

Perwakilan rombongan Richard Nagelsen mengatakan mengunjungi Bali merupakan hal yang luar biasa. “Kita bisa menikmati alamnya yang indah dan kebudayaannya yang beragam serta masyarakat yang ramah. Berapa kali pun datang ke Bali, pasti akan selalu menemukan hal yang baru,” ujar Richard.

Eillen Mol dari Belanda mengatakan kunjungan mereka ke Bali selama tiga hari mulai Senin (22/8/2016) hingga Rabu (24/8/2016). Keberadaan mereka di Bali merupakan kunjungan kerja dan budaya untuk memperkenalkan wilayah masing-masing athan.

Menurut Eillen Mol, Kabupaten Gianyar sebagai kota seni memiliki keindahan alam yang luar biasa, udara yang segar serta kebudayaan yang sangat mengagumkan.

Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Suweta, dalam kesempatan itu  memperkenalkan budaya Gianyar dan menjelaskan potensi-potensi unggulan Kabupaten Gianyar. (agy/bpn)

 

Tim EDS UGM Juara II Debat Tingkat Asia

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengukir prestasi di kancah internasional. Pretasi kali ini diraih tim English Debate Society (EDS) UGM yang berhasil meraih juara dua dalam  kompetisi Asian Engslih Olympic (AEO).

Tim EDS yang beranggotakan Noel Hasintongan Simatupang dan Dhanny Lazuardi tidak hanya sukses menyabet gelar juara AEO pada kompetisi yang berlangsung di Universitas Bina Nusantara pada 9-13 Februari 2017. Namun, keduanya juga berhasil meraih penghargaan individual. Noel Hasintongan terpilih sebagai 2nd best speaker dan Dhanny Lazuardi sebagai 3rd best speaker.

AEO merupakan kompetisi debat Bahasa Inggris tingkat Asia yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya oleh Universitas Bina Nusantra. Kali ini diikuti sebanyak 64 tim dari berbagai SMA dan perguruan tinggi di berbagai negara Asia seperti Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan dan lainnya.

Noel menyampaikan dalam kompetisi ini mereka bersaing secara ketat dengan tim-tim tangguh dari berbagai negara di kawasan Asia. Mereka harus melalui serangkain tahapan seleksi meliputi 6 babak pra-eliminasi, babak perempat final, semi final, dan final.

“Kami melakukan debat dalam berbagai tema seperti politik, sosial, budaya, ekonomi, hukum, serta isu-isu yang tengah berkembang di dunia,” paparnya, Kamis (23/2/2017).

Noel menyebutkan dalam babak final mereka bertemu dengan 3 tim tangguh lainnya yakni dari Singapore Management University (SMU), Solbridge University, dan Universitas Indonesia. Dalam babak tersebut memperdebatkan isu komunitas muslim Rohingya di Myanmar. Saat itu tim UGM berlaku sebagai Opening Goverment.

“Akhirnya kami terpilih sebagai juara dua, sementara juara satu diraih tim SMU dan posisi tiga tim Solbridge University,” jelasnya.

Sementara salah satu pelatih tim EDS UGM, Sry Hardini Puteri mengapresiasi keberhasilan yang diraih oleh tim EDS. Capaian dalam kompetisi kali ini diharapkan bisa memacu semangat anggota EDS lainnya untuk turut berpretasi.

“Harapannya prestasi bisa terus ditingkatkan dan tetap mempertahankan tradisi juara,” katanya.

Oi, sapaan Sry Hardini, mengungkapkan bahwa tren kompetisi debat Bahasa Inggris dari tahun ke tahun semakin ketat. Karenanya pihaknya terus memperkuat kualitas anggota EDS dengan rutin mejalani latihan sekali dalam seminggu. Selain itu juga melakukan pelatihan secara intensif selama 2-3 bulan untuk persiapan menghadapi lomba.

“Saat ini tidak sedikit tim dari universitas lain di Indonesia yang mendatangkan foregin coach untuk meningkatkan kualitas anggotanya. Kami pun berharap dukungan universitas untuk fasilitasi hal tersebut,” harapnya. (ika/humas-ugm/bpn)

Perayaan Hari Kemerdekaan India Ke-70 di Konsulat

BALIPORTALNEWS.COM – Hampir 120 orang warga keturunan bersama dengan teman-teman dari India, merayakan Hari Kemerdekaan India yang ke-70 dengan keceriaan dan semangat patriotik dalam kesederhanaan namun elegan di Konsulat India di Bali, Senin (15/8/2016).

Konsul Jenderal India, R.O. Sunil Babu mengibarkan bendera tri-warna di Konsulat yang berda di kawasan Renon, Denpasar, Bali. Upacara ini diikuti paduan suara lagu kebangsaan 'Jan Gan Man' yang ditulis oleh Penyair India yang juga merupakan peraih Nobel, Rabindranath Tagore yang mengunjungi Bali pada 1927. Para siswa dan guru dari Gandhi Memorial International School di Renon, Bali, menyanyikan lagu-lagu patriotik ‘Mera mulk mera desh mera ye vatan’ and ‘Sare jahan se achcha Hindustan humara’.

Konsul Jenderal membacakan pidato Presiden India, Pranab Mukherjee, yang disampaikan pada malam Hari Kemerdekaan. Dalam sambutannya Presiden memberikan penghormatan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa tang telah berjuang untuk kemerdekaan India. Presiden menekankan pada kenyataan bahwa setelah mendapatkan kemerdekaan pada 1947, ada beberapa orang yang meragukan India akan bertahan sebagai negara demokrasi, keraguan ini telah terbukti salah dengan menunjukkan India sebagai negara demokrasi yang maju, stabil dan progresif dengan pengalihan kekuasaan yang damai dari satu pihak kepada pihak lain dan dari satu generasi ke generasi.

Presiden menunjukkan bahwa perbedaan dalam pemikiran politik tidak mencegah partai yang berkuasa dan oposisi datang bersama-sama dalam mengejar agenda pembangunan nasional, persatuan, integritas dan keamanan bangsa. Sebagai contoh, ia mengutip bagian terbaru dari RUU Perubahan Konstitusi untuk pengenalan Barang dan Jasa Pajak tengah-tengah pembahasan parlemen non-partisan dan kualitas.

Presiden memperingatkan terhadap gangguan, penghalangan dan mengejar lengah dari perubahan politik memecah-belah oleh beberapa kelompok. Presiden juga menunjukkan bahwa fitur unik India adalah menghormati nilai-nilai dan keyakinan budaya masing-masing.

Presiden mengatakan bahwa esensi negara pluralitas terletak pada menghargai heterogenitas dan menghargai keberagaman. Dalam sambutannya, Presiden mendesak bangsa untuk mengambil nasib di tangan untuk membangun India dari mimpi para pendiri. Presiden lebih jauh mendesak negara itu untuk menciptakan masa depan yang ekonomis akan memberdayakan 600 juta  pemuda, membangun sebuah bangsa yang terampil.

Presiden juga menekankan karena ratusan kota modern sudah mulai dibangun, negara harus memastikan bahwa kota – kota tersebut manusiawi, berteknologi tinggi, dan membawa kebahagian bagi masyarakat. Ia mendesak seluruh bangsa India untuk turut bekerja sama, berinovasi dan maju.

Pertumbuhan yang luar biasa bahwa India telah mengalami pertumbuhan hampir 8% per tahun selama dekade terakhir telah menyebabkan lembaga internasional mengakui status India sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Peningkatan besar ini telah memberikan kemudahan untuk melakukan bisnis, memulai gerakan dan semangat inovatif dari pengusaha muda yang juga telah menarik perhatian internasional.

Presiden mendesak bangsa untuk membangun kekuatan ini sehingga kepemimpinan ini bisa dipertahankan dan berkelanjutan.

Presiden memuji dinamisme dalam kebijakan luar negeri. Keeratan hubungan dengan negara – negara sahabat di kawasan Afrika dan Asia Pasifik. India sedang mengalami proses penempaan hubungan baru berdasarkan nilai-nilai bersama dan saling menguntungkan dengan semua negara, terutama dengan negara – negara sekitarnya.

Presiden menekankan bahwa negara tidak akan kembali pada "kebijakan pertama tentang negara – negara di sekitarnya". Presiden menjelaskan bahwa fokus India dalam kebijakan luar negeri tetap pada hidup berdampingan secara damai dan memanfaatkan teknologi dan sumber daya untuk pembangunan ekonomi India.

Presiden mengatakan bahwa inisiatif baru telah meningkatkan ketahanan energi, pangan, dan menciptakan kerjasama internasional untuk mengambil program pembangunan andalannya ke depan.

Presiden mengutuk serentetan kegiatan teror yang katanya, selain membunuh orang yang tidak bersalah atas nama agama, juga mengancam untuk mengganggu membagi geo-politik, yang bisa membuktikan bencana bagi perdamaian dunia.

Presiden memperingatkan kekuatan ini sekarang menimbulkan bahaya bagi seluruh sikap hormat dari bangsa-bangsa dan mendesak dunia untuk melawan mereka tanpa syarat dan dalam satu suara.

Presiden menyatakan keyakinan besar dalam kapasitas bawaan dan melekat India sebagai negara tua yang jiwanya dan jijivisha – kemauan untuk hidup dan unggul, tidak pernah bisa ditekan. Presiden menunjukkan bahwa meskipun berbagai kekuatan eksternal dan internal berusaha untuk memadamkan jiwa India selama ribuan tahun, jiwa telah muncul lebih kuat dan lebih mulia dari waktu ke waktu telah dinetralkan, berasimilasi dan dimasukkan setiap tantangan yang dihadapi.

Pihak konsulat juga menayangkan sambutan Perdana Menteri India, Narendra Modi untuk bangsa dari benteng Red Fort di New Delhi. Selain itu, pihak konsulat juga memutar video yang menunjukkan kemajuan India dalam 70 tahun terakhir.

Sumber : Consulate General of India, Bali