Maybank Indonesia Umumkan Penyelenggaraan Dan Registrasi Maybank Bali Marathon 2018

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) hari ini  mengumumkan tanggal berlangsungnya Maybank Bali Marathon 2018 (MBM 2018) yaitu 9 September 2018.

Registrasi Maybank Bali Marathon 2018 untuk publik (peserta umum) akan dapat  dilakukan secara on line melalui situs www.balimarathon.com mulai 1 Maret 2018 pukul 12.00 WIB sampai 15 April 2018 atau setelah kuota habis.  Dalam proses registrasi berlaku prinsip first come first served, dimana peserta yang lebih cepat mendaftar lebih memiliki peluang untuk terdaftar dan mendapatkan kesempatan berlomba. Kategori yang diperlombakan meliputi kategori marathon (42,197 km), half-marathon (21,0975 km), 10K dan lomba lari anak (children sprint).

Sebagai wujud apresiasi kepada nasabah, Maybank Indonesia memberikan kesempatan eksklusif kepada nasabahnya untuk mendapatkan slot MBM terlebih dulu. Bagi pelari yang ingin menjadi nasabah, Maybank Indonesia membuka kesempatan melalui Program Bundling Running Slot dengan Kartu Kredit atau Tabungan Maybank.

Pemegang kartu kartu kredit Maybank, yang baru bergabung selama periode 12 Januari 2018 hingga 20 Februari 2018, akan mendapatkan jaminan slot MBM (guaranteed slot). Bila pelari mendaftar melalui Program Tabungan MyPlan dalam periode 29 Januari 2018 sampai 25 Februari 2018, maka pelari bisa mendapatkanslot MBM dengan gratis, atau bahkan digabung dengan paket liburan eksklusif.

Bagi pemegang kartu kredit Maybank yang bergabung sebelum 12 Januari 2018 juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan slot lebih awal yang dapat diperoleh saat Preview-Sale yang akan diadakan di acara RUNXHIBITION pada 24-25 Februari 2018 di Gedung Sentral Senayan III, lt. 28, Jl. Asia Afrika no. 8, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

“Selaras dengan peningkatan peserta, kami juga melihat animo nasabah kami untuk mengikuti lomba ini kerap meningkat dari tahun ke tahun.  Ini berarti sedikit banyak kami berhasil melakukan edukasi gaya hidup sehat melalui olah raga lari, dalam kurun waktu tujuh tahun, sejak Bali Marathon 2012.  Untuk itu sebagai wujud apresiasi kami kepada nasabah kami yang juga menggemari olah raga lari, kami memberikan kesempatan eksklusif untuk melakukan pendaftaran terlebih dulu di ajang Preview-Sale,” kata Effendi Hengki, Project Director Maybank Bali Marathon 2018.

Acara RUNXHIBITION sendiri adalah pameran seputar olah raga dan kesehatan yang diselenggarakan oleh mitra-mitra Maybank Bali Marathon 2018.

“Melalui RUNXHIBITION, kami mengajak para pelari dan pecinta olah raga untuk bersama-sama mendapatkan pengetahuan tambahan mengenai olah raga lari bersama praktisi dunia lari dan penyedia perlengkapan olah raga ternama.  Kami juga mendukung pelari dalam melakukan adaptasi dengan perlengkapan lari yang akan dipakai dalam latihan yang terencana dan terprogram dengan baik dalam mempersiapkan diri mengikuti MBM.  Dengan begitu, apparel dapat menjadi faktor pendukung yang baik dalam suatu lomba,” jelas Effendi. “Sebagai contoh, jika nasabah hendak menggunakan sepatu baru untuk lomba, harus dimulai dengan easy run dulu dalam beberapa kilometer tertentu.  Setelah itu digunakan dalam latihan yang telah terprogram hingga latihan lari jarak jauh.  Baru setelah itu sepatu bisa dipakai dalam lomba,” lanjutnya.

Ikuti Maybank Bali Marathon melalui situs www.balimarathon.com, facebook www.facebook.com/BaliMarathon dan twitter @BaliMarathon. (r/bpn)

Scoot Mengambil Alih Rute Penerbangan SilkAir Tujuan Langkawi, Pekanbaru Dan Kalibo

BALIPORTALNEWS.COM, SINGAPURA – SilkAir, anak perusahaan Singapore Airlines (SIA), akan mengalihkan pengoperasian rute penerbangan tujuan Langkawi di Malaysia, Pekanbaru di Indonesia dan Kalibo di Filipina ke Scoot, penerbangan berbiaya rendah yang juga merupakan anak perusahaan SIA. Penerbangan SilKAir terakhir ke dan dari Langkawi, Pekanbaru dan Kalibo di jadwalkan masing-masing pada tanggal 8 April 2018, 30 Mei 2018 dan 28 Juni 2018. Pada saat ini SilkAir terbang tiga kali dalam seminggu ke masing masing tujuan tersebut.

Pengalihan layanan penerbangan ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan pesawat udara dalam grup SIA, juga untuk lebih menyelaraskan terhadap permintaan. Pada saat ini Scoot telah terbang sebanyak tiga dan empat kali per minggu ke Langkawi dan Kalibo, sedangkan Pekanbaru merupakan tujuan baru dalam rutenya.

Dengan pengalihan ini, Scoot secara berkala akan menyesuaikan frekwensi penerbangannya ke Langkawi dan Kalibo untuk memberikan pilihan yang lebih baik serta meningkatkan kenyamanan kepada pelanggannya. Scoot juga menargetkan untuk terbang ke Pekanbaru pada semester pertama tahun 2018, sambil menunggu persetujuan dari regulator.

“Kami akan terus menerus melakukan penilaian terhadap rute yang kami operasikan dalam rangka optimalisasi sumber daya yang ada di grup SIA. Pengambil alihan rute Langkawi, Pekanbaru dan Kalibo dilakukan dengan maksud tersebut dan juga untuk menyesuaikan antara penawaran dan permintaan”, seperti yang di sampaikan oleh Mr.Foo Chai Woo, Direktur Utama SilkAir.

SilkAir akan tetap terbang ke tiga tujuan di Malaysia, seperti Kota Kinabalu, Kuala Lumpur dan Penang. Sedangkan di Indonesia akan tetap terbang ke 10 kota tujuan, antara lain: Balikpapan, Bandung, Denpasar (Bali), Lombok, Makassar, Manado, Medan, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta. Di Pilipina, SilKAir tetap terbang ke Cebu dan Davao.

Dengan tambahan Pekanbaru, Kuantan dan Berlin yang akan diterbangi pada bulan Februari dan Juni 2018, rute yang diterbangi Scoot akan meluas ke 66 kota tujuan di 18 negara/daerah. Khususnya di Indonesia, kota tujuan Scoot akan bertambah menjadi lima, dari tujuan sebelumnya Bali, Jakarta dan Palembang.

Pelanggan SilkAir yang telah melakukan pembelian tujuan Langkawi dengan periode terbang mulai dari 09 April 2018 dan tujuan Kalibo dengan periode terbang mulai 29 Juni 2018, dapat melakukan opsi untuk pengalihan tujuannya ke kota lain di Malaysia atau di Filipina, atau tetap terbang ke kota tujuan semula dengan Scoot. Pilihan yang lain, dapat juga dilakukan dengan pengembalian uang secara penuh. Pelanggan yang membeli tiket ke Pekanbaru dengan periode terbang mulai dari 30 Mei 2018 dapat melakukan opsi yang sama.

Segala biaya administrasi yang ada dihapuskan, bila pelanggan telah melakukan pembelian tiket pada hari ini atau sebelumnya. Hal ini juga berlaku bagi tiket yang dibeli dengan poin KrisFlyer. Pelanggan SilkAir yang membutuhkan bantuan, dapat menelpon pusat layanan di nomor telpon +65 6223 8888. (r/bpn)

Film-film Juara Festival Sinema Kedubes Australia Ditayangkan Di Bali

BALIPORTALNEWS.COM – Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI 2018) hadir kembali bulan ini dengan judul-judul juara dari Australia dan film-film baru karya sineas Indonesia yang baru muncul.

Untuk pertama kalinya, FSAI akan diselenggarakan secara serentak di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Denpasar, dari tanggal 25-28 Januari.

Di Denpasar, Festival akan diselenggarakan dari hari Jumat, 26 Januari sampai Minggu, 28 Januari 2018 di Bioskop Level 21, Jalan Teuku Umar dan akan dibuka dengan pemutaran film drama remaja Australia Rip Tide, yang bercerita tentang berselancar, asmara dan pengambilan keputusan hidup.  Sutradara Australia  Rhiannon Bannenberg, akan bergabung di Bali untuk menghadirkan film ini yang menampilkan bintang Disney Debby Ryan.

Penulis dan aktor Australia, Osamah Sami juga akan bergabung di Bali untuk menghadiri pemutaran film yang dibintanginya, Ali’s Wedding, sebuah drama-komedi tentang seorang pria Muslim Australia yang terjebak antara kewajiban pada keluarga dan mengikuti kata hatinya.

Film-film Australia lain yang akan tampil di Bali termasuk Killing Ground, Red Dog: True Blue dan Dance Academy. Akan diputar pula sebuah film yang diadaptasi dari buku karya alumnus Australia. Melbourne Rewind.

Enam film pendek Indonesia yang telah diseleksi sebagai finalis kompetisi film pendek juga akan ditayangkan pada hari Sabtu, 27 Januari 2018. Pemirsa Festival akan memiliki kesempatan untuk memilih pemenang category “People’s Choise”. Panel Juri akan memilih pemenang kompetisi yang akan mendapat kesempatan mengunjungi Melbourne International Film Festival di bulan Agustus tahun ini.

“Film adalah medium yang sangat bagus bagi dua negara kita untuk saling belajar dan kami bangga bisa menayangkan, bukan hanya film-film Australia, tetapi juga karya-karya alumni Australia dari Indonesia yang berprestasi,” kata Konsul-Jenderal Australia di Bali, Helena Studdert.

“Kami senang bisa mendukung pengembangan sineas-sineas yang baru muncul melalui kompetisi film pendek kami. Selamat kepada para finalis dan semoga sukses.” (r/bpn)

Tempati 6 Besar, Dimas Ekky Tutup Musim 2017 Dengan Hasil Positif

BALIPORTALNEWS.COM – Dimas Ekky, sukses menempati posisi 6 besar klasemen akhir, setelah finis ketujuh di balapan Moto2 European Championship terakhir musim ini di Valencia (19/11/2017), meski sambil menahan sakit di jari tangannya yang terluka dari kecelakaan. Sedangkan Andi Gilang terjatuh di dua balapan Moto3 Junior World Championship.

Para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), mengalami kejadian beragam pada Minggu terakhir musim CEV International Championship 2017. Sirkuit Ricardo Tormo dalam kondisi sempurna, Dimas Ekky finis urutan ketujuh di Moto2, setelah dinyatakan fit oleh para dokter di pagi hari sebelum sesi pemanasan.

Dimas mengalami kecelakaan, dan kehilangan kuku tangan kirinya, dan keikutsertaannya di balap sempat diragukan. Andi Gilang mengakhiri musim tanpa melewati garis finis, tersingkir di dua kali balapan Moto3 Junior World Championship.

Dimas Ekky memulai balapan dengan motivasi besar mendapatkan posisi yang lebih baik, bergerak naik dua tingkat di lap pembuka. Dimas menempati posisi kedelapan di sebagian besar balapan, setelah bertempur dengan dua pembalap lain di posisi 5 besar, Dimas akhirnya finis ketujuh. Ini adalah performa yang luar biasa dari Dimas, dengan balap sambil menahan rasa sakit di jarinya.

“Target saya meraih 5 besar di klasemen keseluruhan. Tapi tidak berjalan mudah, saya kesulitan mengikuti pembalap lain di trek lurus saat balapan. Saya mencoba untuk menekan lebih keras di beberapa tikungan. Saya ingin memberikan yang terbaik akhir pekan ini, sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada semua masyarakat Tanah Air yang terus memberikan dukungannya. Saya ingin menunjukkan potensi saya, namun sayangnya jari saya tetap sakit setelah kecelakaan. Saya ingin mendapatkan hasil yang lebih baik, tapi ini adalah yang terbaik yang bisa saya capai. Terima kasih kepada tim untuk semuanya tahun ini, saya akan bekerja keras menjelang musim depan,” ujar Dimas Ekky.

Sementara Andi Gilang, tidak beruntung pada balapan pertama dan highside di tikungan ke-4 saat lap-lap awal. Setelah dilarikan ke medical centre, Andi tidak mengalami cedera serius dan dinyatakan layak untuk balapan berikutnya. Pada balapan kedua Andi berjuang meraih poin, namun saat berada di posisi ke-12 kembali mengalami highside di tikungan ke-6 yang membuatnya harus berhenti balapan sebelum waktunya.

“Pada race pertama dan kedua saya membuat kesalahan dan saya jatuh. Sayang sekali menyelesaikan musim seperti ini, karena pada hari Jumat dan Sabtu saya merasa sangat baik. Saya minta maaf kepada tim, dan tahun depan saya akan melakukan yang terbaik,” ucap Andi Gilang

Pada akhir musim balap, Dimas Ekky berada di urutan keenam di Kejuaraan Moto2 Eropa dengan 102 poin, hasil terbaiknya selama balapan dalam kompetisi internasional. Di Moto3 Junior World Championship, Andi Gilang juga menunjukkan kemajuan besar tahun ini, berada di urutan ke- 17 dengan 29 poin.

President Director PT Astra Honda Motor Toshiyuki Inuma mengatakan kemampuan Dimas dan Gilang telah meningkat selama musim CEV 2017 dan masih punya potensi untuk berkembang lebih jauh.

“Terima kasih atas perjuangan gigih Dimas Ekky dan Andi Gilang sepanjang balapan CEV tahun ini. Skill balap mereka terus meningkat setiap seri, bahkan Dimas sempat meraih podium. Kami yakin banyak hal yang masih dapat ditingkatkan para pembalap ini, baik dari sisi mental, fisik, maupun teknik balap untuk mencapai jenjang yang lebih tinggi,” ujar Toshiyuki Inuma, yang turut mendampingi di sirkuit Valencia. (ngr/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Mahasiswa UGM Berpartisipasi Dalam Simulasi Sidang PBB di Skotlandia

BALIPORTALNEWS.COM – Angelo Abil Wijaya, mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional FISIPOL UGM berkesempatan mengikuti simulasi sidang PBB Model European Union Scotland yang berlangsung pada 19-24 Oktober 2017 di kota Glasgow dan Edinburgh, Skotlandia.

“Bangga bisa mengikuti simulasi sidang Uni Eropa ini. Banyak pelajaran yang saya peroleh terutama terkait proses pembuatan keputusan dalam penyusunan kebijakan baru di Uni Eropa,” paparnya, Jum’at (17/11/2017).

Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 mahasiswa dari berbagai negara di Eropa seperti Belanda, Belgium, Italia, Jerman, Perancis, dan Portugal. Sementara Angelo merupakan satu-satunya mahasiswa Indonesia yang turut serta dalam simulasi sidang Uni Eropa ini.

Model European Union Scotland diselenggarakan oleh pemuda Eropa di Glasgow yang bekerjasama dengan European Union Commission Representative in the United Kingdom. Pada konferensi tersebut membahas dua persoalan utama tentang Common Fisheries Policy dan Medium Combustion Plant.

Angelo menjelaskan bahwa kegiatan yang diikutinya ini memiliki format yang sangat berbeda dengan konferensi di Asia pada umumnya. Dalam konferensi ini dia pun banyak mempelajari perbedaan umum yang terdapat di Eropa.

“Dalam konferensi ini, peserta diharapkan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan setelah negosiasi dengan berbagai aktor politik,”jelas Angelo yang sedang melakukan pertukaran pelajar di University of Glasgow, Inggris Raya ini.

Di sela-sela konferensi ini, lanjutnya, para peserta diberikan kesempatan untuk mengunjungi Parlemen Skotlandia untuk bertemu dengan Menteri Skotlandia Alasdair Alan. Para peserta juga diberikan waktu untuk berdialog dengan Menteri Alasdair Alan. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Ubud Writers & Readers Festival Kembali Berhasil Mempersatukan Pencinta Sastra dan Seni dari Seluruh Dunia pada Bulan Oktober Lalu

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Ubud Writers & Readers Festival sekali lagi dengan sukses menjadi kancah pertukaran ide, inspirasi, dan pembelajaran antara penulis dan pembaca dari Indonesia dan negara-negara lainnya pada tanggal 25-29 Oktober lalu. Mengusung tema Origins atau Asal Muasal dalam bahasa Indonesia, selama lima hari tersebut UWRF diisi oleh ratusan program yang disusun berdasarkan tema tersebut. UWRF pada tahun 2017 ini membawa 160 lebih figur-figur mengagumkan dari 30 negara di seluruh dunia untuk tampil di atas satu panggung dan berkolaborasi atas nama sastra dan seni.

Nama-nama besar dunia sastra nasional maupun internasional seperti NH. Dini, Sutardji Calzoum Bachri, Seno Gumira Ajidarma, Leila S. Chudori, Joko Pinurbo, Intan Paramaditha, Trinity, Jung Chang, Ian Rankin, Simon Winchester, Madeleine Thien, Han Yujoo, dan masih banyak lagi, tampil berdampingan dengan seniman, desainer, sutradara, penari, musisi, dan aktor seperti Pierre Coffin, Djenar Maesa Ayu, Chicco Jericho, Voice of Baceprot, Kan Lumé, Lulu Lutfi Labibi, dan Sakdiyah Ma’ruf.

UWRF juga dengan bangga mempersembahkan sebuah penghargaan Lifetime Achievement Award kepada legenda hidup sastra Indonesia, NH. Dini, pada malam Gala Opening (25/10/2017) di Puri Saren Ubud. Yang juga menjadi highlight dari UWRF 2017 adalah hadirnya 16 penulis emerging yang dipilih dari Seleksi Penulis Emerging Indonesia yang datang dari beberapa tempat di seluruh pelosok Indonesia, untuk tampil dalam sesi-sesi diskusi bersama pembicara-pembicara terkenal dunia dan meluncurkan buku Antologi 2017.

72 acara sesi diskusi atau Main Program yang diadakan di tiga venue utama UWRF, yaitu NEKA Museum, Indus Restaurant, dan Taman Baca selalu ramai dihadiri pengunjung yang ingin mendengar diskusi-diskusi mendalam seperti di sesi Beyond the Front Page yang menghadirkan jurnalis-jurnalis top Asia untuk mendiskusikan isu-isu global terkini. Di sesi Moving Images bersama beberapa pembuat film, penggalian kisah di balik layar dimulai dengan bahasan mengenai pesan yang ingin disampaikan kepada penonton. Serta masih banyak lagi sesi menginspirasi lainnya.

Setiap harinya para pencinta sastra dan seni tersebut terus memenuhi lokasi-lokasi tempat diselenggarakannya 200 program UWRF yang terdiri dari sesi-sesi diskusi, workshop, Special Event, pemutaran film, panggung musik, pembacaan puisi, dan program pengembangan karir Emerging Voices yang tersebar di beberapa tempat di Ubud. Tak ada satupun dari mereka yang terlihat mengkhawatirkan status Gunung Agung yang sedang Awas. Festival tetap berjalan lancar dan berhasil mengundang 25,000 lebih pengunjung, banyak dari mereka adalah turis yang untuk pertama kalinya mengunjungi Bali.

Dari data yang dikumpulkan tim UWRF, saat penyelenggaraan festival, termasuk kehadiran penulis mancanegara dan pencinta sastra dalam dan luar negeri, telah berkontribusi senilai IDR10,350,000,000 yang dikeluarkan oleh para pengunjung selama enam hari untuk biaya akomodasi di banyak penginapan, transportasi, restauran, spa, yoga, souvenir, museum, galeri, dan acara budaya di sekitar Ubud dan Bali. Ini adalah sebuah kontribusi dalam menggerakan ekonomi lokal, terutama di bidang pariwisata.

Jumlah tersebut tentunya sangat membanggakan dan sesuai dengan misi organisasi nirlaba yang menaungi UWRF, Yayasan Mudra Swari Saraswati, yaitu untuk memperkaya kehidupan masyarakat lokal melalui program-program seni dan budaya. Dari data tersebut juga tercatat bahwa 96% pengunjung yang hadir akan datang kembali untuk UWRF 2018.

Di acara penggalangan dana yang digelar di Museum Blanco pada tanggal 26 Oktober lalu, berhasil terkumpul dana sebesar IDR15,000,000, yang selanjutnya akan diserahkan kepada Kopernik, sebuah organisasi nirlaba di Ubud, yang akan diteruskan kepada masyarakat di daerah-daerah sekitar Gunung Agung yang terkena dampak aktifitas vulkanik. Malam penggalangan dana ini menghadirkan grup Papermoon Puppet Theater dan grup tari yang diketuai oleh Eko Supriyanto, koreografer asal Indonesia yang berkiprah di panggung internasional. Setiap pengunjung yang hadir dikenakan biaya sebesar IDR100,000 sebagai bentuk donasi.

“Kendati persiapan UWRF dibayangi oleh ketakutan akan aktifitas vulkanik Gunung Agung, kami tetap bertekad untuk terus mendukung masyarakat Bali, yang mana adalah asal muasal terselenggaranya festival ini sendiri,” ujar Janet DeNeefe. “UWRF lahir sebagai bentuk pemulihan dari sebuah tragedi, dan UWRF tahun ini adalah bukti bahwa selama 14 tahun penyelenggaraannya, UWRF terus bertahan dan berkembang dari tahun ke tahunnya.”

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penulis dan pembaca yang telah membantu keberhasilan UWRF tahun ini, baik di komunitas sastra dan seni maupun industri pariwisata Pulau Bali. Dari data yang tercatat tahun ini, hampir semua pengunjung ingin kembali lagi tahun depan dan kami juga sudah tidak sabar untuk kembali membawakan sebuah perhelatan sastra dan seni yang selalu ditunggu-tunggu ini pada tahun 2018.” ujar Founder & Director UWRF, Janet DeNeefe.

Ubud Writers & Readers Festival dijadwalkan untuk kembali lagi di tahun 2018 pada tanggal 24 hingga 28 Oktober. Tema UWRF 2017 akan diumumkan di www.ubudwritersfestival.com pada awal tahun depan. (r/bp)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Adenanta Sukses Naik Podium Pertama Thailand Talent Cup

BALIPORTALNEWS.COM – Pembalap binaan sekolah balap Astra Honda Racing School, Mohammad Adenanta Putra, sukses mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi balap pertama ajang Thailand Talent Cup di Chang International Circuit.

Adenanta mengalami kendala di hari pertamanya. Kurangnya adaptasi membuatnya hanya mampu meraih posisi 7 di sesi kualifikasi. Meski demikian, Adenanta berhasil membayarnya dengan menampilkan performa terbaik di balap pertama dan finis di posisi pertama, setelah mengalahkan 16 pembalap berbakat dari negara lainnya dengan waktu 18:25.498.

“Saya sangat senang dengan hasil balap pertama ini. Hari ini saya mengawali latihan dengan kurang baik. Saya terlambat adaptasi dan dampaknya hasil QTT kurang memuaskan karena hanya start posisi 7. Alhamdulillah, saya mampu tampil maksimal pada race 1 meskipun menghadapi pembalap tuan rumah yang sangat agresif. Walaupun sempat berjarak dengan barisan depan, saya berusaha tetap fokus untuk bisa membaca situasi dan mengejar rombongan depan,” ujar Adenanta.

Sementara itu, Mario Suryo Aji yang juga turut berpartisipasi pada even tersebut mampu menyelesaikan balap di posisi ke 6 dengan waktu 18:25.994. “Hasil Race 1 saya belum dapat meraih podium. Namun, banyak hal positif yang dapat saya dapat dari balapan ini. Selepas start, saya sempat tertinggal dari rombongan depan dikarenakan motor yang belum capai suhu optimum karena cuaca yang sangat berangin dari pagi. Perlahan tapi pasti saya mulai bisa menemukan ritme dan mengikuti rombongan depan. Sayang sekali di 2 lap sebelum finish saya mengalami insiden dengan pembalap tuan rumah, sehingga saya harus keluar dari line balap saya yang mengakibatkan saya hanya mampu finish di urutan ke 6. Semoga race besok saya bisa memperbaiki catatan waktu saya dan juga mampu meraih hasil maksimal dengan finish di posisi top 3,” ujar Mario. (ngr/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Konferensi Internasional Geoinformasi

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa Fakultas Geografi UGM, Risky Yanuar Setiyono, berhasil meraih penghargaan sebagai The Best Presenter pada kategori mahasiswa dalam konferensi dunia The 5th Geoinfromation Science Symposium 2017 di University Club UGM pada 27-28 September 2017 lalu.

Risky mengaku bangga dapat terpilih sebagai presenter terbaik dalam konferensi bergengsi tersebut. Dia tidak menyangka bisa mengalahkan puluhan presenter lain yang berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama di Asia.

“Senang, tidak menyangka bisa jadi best presenter, padahal yang ikut kebanyakan mahasiswa pascasarjana,” katanya, Jum’at (3/11/2017) di Kampus UGM.

Penghargaan tersebut berhasil diraih Risky dengan mengajukan karya tulis terkait upaya pemetaan kepadatan lahan terbangun dengan pemanfaatan teknologi penginderaan jauh berjudul ” Spatiotemporal Built-up Land Density Mapping using Various Spectral Indices in Landsat-7 ETM+ and Landsat-8 OLI/TIRS”.  Karya tulis diajukan bersama dengan rekannya Aulia Yogi Hastuti di bawah bimbingan Dr. Prima Widayani.

Melalui pendekatan penginderaan jauh dapat meningkatkan efisinesi waktu, biaya, dan tenaga dalam melakukan pemetaan kepadatan lahan terbangun.

“Metod ini belum banyak diaplikasikan di Indonesia. Kebanyakan memakai metode konvensional dengan interpretasi visual,”jelasnya.

Konferensi ini diikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara di kawasan Asia seperti Australia, Jepang, dan Indonesia. Diselenggarakan oleh Fakultas Geografi UGM bekerjasama dengan Badan Infromasi Geospasial dan Ikatan Geograf Indonesia. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Mahasiswa UGM Sumbangkan Emas di ASEAN Para Games 2017

BALIPORTALNEWS.COM – Laura Aurelia Dinda, mahasiswa Fakultas Psikologi UGM berhasil menyumbangkan emas dari cabang olahraga renang dalam ASEAN Para Games 2017.

Mahasiswa angkatan 2017 ini sukses menyabet emas dengan catatan waktu tercepat 1 menit 30.27 detik di nomor 100 meter gaya bebas kelas S6. Capaian yang diraih ini sekaligus menjadikannya sebagai atlet pertama yang mendapat medali emas dalam pesta olahraga atket difabel se-Asia Tenggara pada bulan September 2017 lalu.

Tidak hanya itu, Laura juga berhasil memecahkan rekor ASEAN Para Games di nomor yang sama sepanjang sejarah penyelenggaraan pesta olahraga ini. Sebelumnya, catatan waktu tercepat dipegang oleh perenang dari Thailand yakni Thongbai Chaiswas dalam wkatu 1 menit 30.77 detik pada tahun 2011 silam.

Laura menuturkan rasa takut dan cemas sempat menghinggapinya saat perlombaan akan dimulai. Ada rasa khawatir tidak mampu berenang dan menyelesaikan kompetisi.

“Sebelum meluncur ke arena saya merasa takut sekali bahkan tidak ingin berenang. Namun akhirnya persaanitu hilang saat melompat dari papan start,” kata gadis kelahiran pekanbaru, 22 september 1999 ini.

Kecintaan Laura terhadap dunia renang mulai muncul sejak kelas 3 sekolah dasar. Awalnya, bergabung dengan klub renang sebagai bagian dari terapi penyakit asma yang dideritanya.

“Dulu renang untuk terapi asma, tapi lama-lama jadi hobi,”ujarnya.

Kecintaan pada dunia renang sangat terlihat dari wajah gadis yang satu ini. Semangat untuk menekuni renang terus menyala dalam diri Laura.

“Saat POPDA 2 tahun lalu saya jatuh dan tulangnya patah jadi seperti ini, tapi saya terus berenang sampai sekarang tanpa kaki,” jelasnya.

Keterbatasan fisik tidak menghalangi Laura untuk terus berenang dan berprestasi. Setiap harinya dia berlatih renang setidaknya selama dua jam.

“Sukses itu bisa diraih meskipun dalam keterbatasan,” tandasnya.

Sederet prestasi juga pernah diraih oleh Laura seperti dalam Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV. Dalam ajang tersebut dia sukses membawa pulang medali emas di nomor 50 meter gaya punggung S9 puteri dan medali emas 400 meter gaya bebas S9 puteri.

Laura merupakan salah satu dari puluhan mahasiswa penyandang disabilitas yang tengah menuntut ilmu di UGM. Sosoknya mampu menginspirasi bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang untuk berprestasi. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :