29 C
Denpasar
Kamis, 18 Oktober 2018

Mahasiswa UGM Raih Penghargaan ASEAN Youth Conference 2018

BALIPORTALNEWS.COM – Tiga mahasiswa Fakultas Peternakan UGM meraih penghargaan Best of The Best Paper and Presenter dalam Asean Youth Conference (AYC) 2018 yang diselenggarakan di International Islamic University Malaysia (IIUM) Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (22/9/2018).

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Agung Setia Budi (2014), Nadya Ramadhani Susilo (2015), Rahmadia Nabil Nurhutomo (2017). Mereka berhasil menjadi yang terbaik dengan menyisihkan 230 peserta lain dari berbagai negara anggota ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Kamboja, dan lainnya.

Dalam konferensi itu ketiganya mengajukan karya tulis dengan tema “Industry 4.0 The Application of Animal Feces Briquette for Alternative Electrical Energy Source in Indonesia’s Small Villages”.

Nadya mengatakan pemilihan tema tersebut didasarkan pada fenomena tingginya gas methan yang dihasilkan dari limbah peternakan. Jumlahternak di Indonesia pada 2017 sebanyak 2.313.941 ekor yang menghasilkan limbah dan hasil ikutan ternak menyumbang 32.564 juta ton CO2e per tahun atau setara dengan 51% emisi gas rumah kaca per tahun di dunia.

“Pemanfaatan kotoran ternak menjadi briket sebagai sumber energi listrik dapat meminimalkan gas methan tersebut,” jelasnya, Senin (1/10/2018) di Kampus UGM.

Nadya menyampaikan kalori yang dihasilkan dari 4 kg briket kotoran ternak setara dengan 10,64 Kg batu bara. Oleh karena itu, briket dari kotoran ternak jauh lebih efisien untuk digunakan sebagai pembangkit listrik dibandingkan dengan energi dari batu bara.

Selain itu, briket lebih mudah dimobilisasikan dibandingkan dengan biogas sehingga lebih mudah didistribusikan ke desa-desa kecil di Indonesia sebelum dikonversi menjadi energi listrik. Dengan pemanfaatan briket dari limbah ternak ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi dalam penyediaan listrik bagi masyarakat yang berada di desa-desa terpencil. Seperti diketahui hingga saat ini masih terdapat 12.659 desa dari 74.759 desa di Indonesia yang belum tersentuh listrik.

Nadya menambahkan, inovasi ini berhubungan erat dengan industri 4.0 karena listrik merupakan dasar yang diperlukan untuk menunjang industri tersebut. Masyarakat desa tidak dapat mengakses internet tanpa adanya sumber energi listrik yang mumpuni. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan kerja sama dari berbagai elemen, antara lain pemerintah, peternak, dan akademisi. (ika/humas-ugm/bpn)

Di Portimao, Ali Adriansyah Rusmiputro Finish ke 18 Setelah Start dari Urutan 23

BALIPORTALNEWS.COM – Perjuangan para rider penunggang Yamaha untuk dapat berbicara di Sirkuit Algarve Portimao, Portugal patut diacungi jempol. Meski sirkuit berkontur naik turun ini lebih memihak pada penunggang Kawasaki, setidaknya dapat memberi perlawanan, meski belum mampu menjadi juara di putaran ketujuh World Supersport 300 (WSSP300) pada 14-16 September 2018.

Perjuangan keras pebalap Yamaha, termasuk Ali Adriansyah Rusmiputro, sudah dimulai sejak sesi latihan bebas di hari Jumat. Ali Adriansyah yang menungang Yamaha YZF-R3 mampu memperbaiki catatan waktu dari yang pernah ia catat di Portimao sebelumnya.

Pencapaian tersebut memberi motivasi bagi pebalap Pertamina Enduro Racing Team tersebut menyambut sesi kualifikasi Superpole. Sayangnya, hasil yang lebih baik tidak dapat terpenuhi. Strategi Ali Adriansyah untuk mengambil slipstream pebalap Kawasaki yang bermesin lebih besar itu tampaknya dibaca oleh lawan. Hal itu membuat Ali Adriansyah kesulitan memangkas waktu, dan akhirnya harus puas menempati grid ke 23.

Dengan posisi yang agak di belakang, tantangan bagi Ali Adriansyah semakin besar, dan harus sudah menyodok sejak lampu start padam. Hal itu yang kemudian ia lakukan.

“Sejak start saya sudah masuk dan berusaha bertahan di rombongan depan. Di beberapa tikungan menyusul beberapa pebalap,” ucap pebalap yang akan genap berusia 25 tahun pada 29 September.  “Tapi saat di trek lurus, saya kembali disusul karena limit pada top speed motor yang saya tunggangi, hingga pada akhirnya saya memutuskan untuk berusaha bertahan di rombongan tengah,” tambahnya lagi.

Pada balapan kali ini, rider Kawasaki masih tampil dominan. Dengan kubikasi mesin yang lebih besar -meski regulasi kemudian membatasi putaran mesinnya- traksi yang dihasilkan oleh sepeda motor berkapasitas mesin 399c itu tetap besar. Bahkan sangat cocok untuk melibas Sirkuit Portimao yang naik turun ini.

Di sisi lain, Ali Ardiansyah sendiri mengakui bahwa dalam balapan kali ini Yamaha semakin mampu untuk mengimbangi kekuatan Kawasaki. Hal itu berkat kehadiran parts baru. Namun parts itu harus dibarengi oleh pemilihan gear yang tepat. Salah sedikit saja dapat memberi hasil yang tidak maksimal. Itulah yang terjadi pada Ali Adriansyah.

“Sedikit ada masalah pada pemilihan gear,” ucap Ali Adriansyah. Dan hal itu mempengaruhi top speed sepeda motornya.

Namun hal itu tidak mengurangi tekad Ali Adriansyah untuk tampil maksimal. Dengan berbagai kendala akhirnya Ali Adriansyah mampu finish di posisi 18, atau lima posisi lebih baik dari saat start.

Ali Adriansyah juga mengakui bahwa balapan di pengujung musim ini semakin ketat dibanding putaran-putaran sebelumnya. Persaingan keras antara pebalap semakin terasa karena semua pebalap ingin menambah pundi-pundi poin yang mereka miliki.

Kompetisi WSSP300 2018 akan berakhir di Sirkuit Magny Cours, Prancis pada 28-30 September mendatang. Di sisa putaran ini dipastikan persaingan keras kembali akan terjadi. Ali Adriansyah menyadari hal itu, dan ia pun bertekad untuk tampil habis-habisan demi membukukan pencapaian yang membanggakan.   (r/bpn)

Maybank Bali Marathon 2018 Siap Digelar

BALIPORTALNEWS.COM – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) hari ini mengumumkan persiapan final menjelang berlangsungnya lomba lari internasional Maybank Bali Marathon (MBM) 2018, pada Minggu, 9 September 2018 mendatang di Bali.  MBM 2018 akan memperebutkan total hadiah lebih dari Rp2 miliar bagi 86 pemenang.

Peserta

Lebih dari 10.000 peserta telah mendaftar MBM 2018, diantaranya dari Kenya, Ethiopia, Amerika Serikat, Eropa, Australia dan berbagai negara Asia lainnya termasuk para penggemar olah raga lari di Indonesia yang terus bertumbuh pesat hingga saat ini.

Tepatnya 10.749 peserta tahun ini, sekitar 2.724 peserta merupakan peserta kategori full marathon (FM-42,195 km), di mana lebih dari 207 peserta merupakan peserta luar negeri, sementara peserta half marathon (HM-21,0975 km) sekitar 4.912 peserta diantaranya 384 peserta berasal luar negeri, dan selebihnya adalah peserta 10K dengan lebih dari 273 peserta merupakan peserta luar negeri.  Jumlah peserta meningkat 12.9% dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 9.367 peserta.

Jumlah ini masih bertambah dengan peserta lomba lari anak (children sprint) sebanyak 67 peserta dan penyandang disabilitas peserta wheelchair kategori sejauh 5K sebanyak 52 peserta.

Untuk tetap memberikan kenyamanan dan keamanan, panitia kembali mendisain pengadaan kantong-kantong barisan pelari dan mengatur urutan start berdasarkan kategori lomba dan juga catatan waktu terbaik (personal best-PB) peserta, sehingga peserta dengan PB tercepat akan berada di depan pelari dengan PB yang lebih lambat.

Run for Fun, Race for Place

Meskipun MBM 2018 menjadi ajang pemecahan waktu terbaik bagi para atlet lari namun MBM tetap menjadi ajang untuk berlari dalam suasana nyaman dan gembira bagi semua pehobi lari selaras dengan tagline MBM 2018, yakni “Run for Fun, Race for Place

Tagline ’Run for Fun, Race for Place’ berangkat dari filosofi bahwa sejatinya MBM merupakan wahana bagi kita semua untuk berlari dalam suasana yang menyenangkan di tengah keindahan panorama Bali sebagai destinasi wisata internasional dan di tengah keramahan masyarakat Bali dengan pesona budaya dan keseniannya.  Tetapi MBM juga merupakan tempat bagi para runner yang ingin mengukir prestasi terbaik karena standar internasional yang diterapkan pada MBM,” jelas Taswin Zakaria, Presiden Direktur Maybank Indonesia.

Sejak 2013, MBM menjadi lomba full marathon pertama di Indonesia yang berhasil memenuhi kualifikasi dalam official race directory Boston Marathon.  Disamping itu MBM juga telah mendapatkan sederet pengakuan, termasuk dari Majalah Runner’s World sebagai One of The 52 Best Races on Earth 2016, One of Remarkable Races You Need to Run Before You Die (The Active Times, 2015), Best Marathon/Best Half Marathon/Best Finisher Medal (RunHood Instagram Magazine, 2015) dan the Best Running Activation (Indonesia Most Experiential Brand Activation 2014 from Mix Marcomm magazine, 2014)

Race Pack Collection (RPC)

Race pack collection (RPC), bukan sekedar menjadi waktu untuk pengambilan paket lomba, tetapi juga menjadi ajang bertemunya para pelari dengan pelari lain atau komunitas pelari.  Disamping itu kehadiran race expo, menjadi tempat tersendiri untuk mengeksplorasi gaya hidup sehat melalui lari, baik tentang nutrisi sehat, minuman maupun makanan termasuk suplemen untuk menunjang olah raga lari serta pemilihan apparel pendukung, mulai dari sepatu hingga jersey, serta arloji untuk merekam catatan waktu semasa berlatih dan berlomba.

Untuk kenyamanan para peserta, panitia kembali menyelenggarakan RPC dengan suasana tepi pantai Bali yang indah di Taman Bhagawan, dengan memberikan suasana yang nyaman dan cozy untuk menikmati udara pantai juga dengan menikmati makanan dan minuman di area food festival yang dimeriahkan mitra Maybank Indonesia.  Berbagai aktivitas dan acara yang atraktif di Race Expo akan membuat liburan para pelari beserta keluarga di Bali menjadi lebih mengesankan.

Pacer

Pada MBM 2018, panitia akan melibatkan pacer, yang dapat membantu peserta untuk menjaga performa untuk mencapai finish sesuai dengan target waktu tempuh.  Total akan ada 19 pacer, terdiri dari 9 (sembilan) pacer untuk FM dengan 4 (pacer) pacer untuk target waktu 5 jam dan 3 (tiga) pacer dengan target waktu 5 jam 30 menit serta 2 (dua) pacer dengan target tempuh 6 jam.  Untuk HM juga ada 8 (delapan) pacer dengan 3 (tiga) pacer untuk target waktu 2 jam dan 3 (tiga) pacer untuk target tempuh 2 jam 30 menit serta 2 (dua) pacer untuk target waktu 3 jam.  Sementara untuk 10K akan ada 2 (dua) pacer dengan target waktu 1 jam.

Juara & Penantang

MBM 2018 ditandai dengan hadirnya kembali, pemegang rekor tercepat full marathon (FM) MBM asal Kenya,Kennedy Kiptoo Lilan, dengan catatan waktu 02:16:54, yang dicetaknya pada 2012.  Lilan akan kembali mencoba peruntungan di rute baru FM MBM karena tahun lalu hanya menduduki posisi ketiga di ajang yang sama.  Atlet kelahiran 1987 ini telah tiga kali menjadi juara pertama FM sejak digelar 2012 hingga 2014.  Lilan juga memegang rekor 5 (lima) kali juara Kuala Lumpur Marathon (2011, 2012, 2013, 2014 dan 2016) serta juara Singapore Marathon pada 2012.  Rekor personal best (PB)-nya adalah 02:11:36, yang diukirnya di Zhengzhou Marathon pada 2011.

Lilan akan mendapat tantangan serius dari sejumlah atlet elit.  Semuanya adalah rekan senegaranya sendiri dari Kenya.  Elijah Mwaniki Mbogo, juara Singapore Marathon 2007, pada MBM 2015, terlibat dalam rivalitas sengit dengan Lilan, mulai start hingga finish.  Mbogo berhasil mengakhiri drama persaingan ketat sepanjang lomba dan menundukkan Lilan dengan catatan waktu 02:17:16 sementara Lilan tertinggal hanya 3 detik di belakangnya!  Pesaing Lilan lainnya adalah Geoffrey Birgen dengan PB 02:14:52 sewaktu menjuarai Taipei International Expressway Marathon 2015, Cosmas Matolo Muteti, juara Kuala Lumpur Marathon 2018 dengan catatan waktu 02:16:47 detik, George Mbugua Ngure, juara Taiwan Marathon 2017 dengan catatan waktu 02:20:46 dan Cosmas Kimutai, juara Singapore Marathon 2017 dengan catatan waktu 02:22:48

Sementara di nomor FM puteri internasional, juga akan bersaing sesama atlet elit Kenya, masing-masing Elizabeth Chepkanan Rumokol, juara MBM 2015 dan 2017,yang akan mendapat tantangan dari Edinah Jeruto, juara MBM 2014.

Di nomor FM nasional akan turun berlaga, Hamdan Syafril Sayuti, juara FM MBM nasional tiga tahun berturut-turut (2014, 2015 & 2016) yang juga pemegang rekor FM Nasional dengan catatan waktu 02:35:32.  Atlet nasional lain yang juga akan bertanding di MBM 2018 adalah Agus PrayogoAsma Bara dan Jauhari Johan.

Dukungan

Dalam penyelenggaraan MBM 2018, Maybank Indonesia juga telah memperoleh dukungan dari Pemerintahan Daerah Bali, mulai dari pimpinan Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kotamadya Denpasar hingga Provinsi Bali.  Dukungan yang terus menerus juga telah diperoleh dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).  Demikian juga dari sejumlah sponsor Platinum termasuk Allianz, Aqua, Brooks, Bali Safari & Marine Park, SmartFren, Kompas Gramedia dan Metro TV, serta Sponsor lainnya termasuk Taman Bhagawan, Salonpas Jetspray, Fitness First, Yamatune, AirAsia BIG, PT Lautan Luas Tbk,  Optik Tunggal, Garmin, Jaybird, Parasol, Gambino Coffee, All Kurma, PrimaFit, Prost Beer, PT Rubiyat, Rumah Luwih, Wyndham, The Oasis Lagoon, Movenpick Jimbaran, Rhadana, Samabe and Discovery Kartika Plaza, L Hotel & Resort Seminyak Bali, dan Alfamart.

“Maybank Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh sponsor dan berbagai pihak yang memberikan dukungan bagi penyelenggaraan lomba marathon internasional ini.  Kesuksesan MBM dapat tercapai diantaranya berkat dukungan yang kuat dari sponsor dan berbagai pihak,” kata Taswin Zakaria.

CSR Bali Marathon

Sebagai bagian dari penyelenggaraan MBM, seperti rangkaian tahun-tahun sebelumnya, Maybank Indonesia kembali akan melanjutkan program corporate social responsibility (CSR) secara berkesinambungan di Bali, khususnya di kawasan yang dilalui dalam jalur lomba marathon, meliputi Kabupaten Gianyar dan Klungkung.  Maybank Indonesia juga akan memperlihatkan showcase program RISE dan Maybank Women Eco Weaver di Taman Bhagawan

Program RISE, yang berlangsung sejak 26 Juli 2016, adalah program pembinaan kewirausahaan (entrepreneur mentorship) dan keuangan kepada para penyandang disabilitas.  Program ini terdiri dari pelatihan dan mentoring terstruktur yang bertujuan membangun dan meningkatkan kapabilitas usaha para penyandang disabilitas sehingga dapat memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitarnya. Di Bali, sebanyak 137 entrepreneur penyandang disabilitas telah mengikuti program RISE sepanjang tahun 2017 dan 2018.  Selain itu, dukungan di bidang pendidikan juga diberikan oleh Maybank Indonesia melalui 43 sekolah yang berada di sepanjang rute marathon.

“Pelaksanakan CSRsecara berkesinambungan sudah menjadi bagian dari upaya positif kami untuk turut berbagi dalam upaya pengembangan komunitas secara berkelanjutan di Bali.  Melanjutkan inisiatif CSR mendukung kesehatan masyarakat dan pendidikan yang dilakukan sebelumnya, pada 2018 kami juga akan memfokuskan pada pembinaan koperasi serta generasi muda dan pemberdayaan masyarakat termasuk komunitas penyandang disabilitas,” kata Taswin Zakaria.(r/bpn)

JOOX Hadirkan Livestream Seru MTV Video Music Award 2018

BALIPORTALNEWS.COM – Penggemar musik di Hong Kong, Indonesia, Malaysia dan Thailand tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk menikmati lagu-lagu dan video musik terbaik, terbesar dan paling seru dari bintang-bintang favoritnya! JOOX, aplikasi musik streaming terbesar di Asia menghadirkannya langsung dari Radio City Music Hall di New York di genggaman tangan para penggemar melalui exclusive livestream ajang 2018 MTV Video Music Awards (VMA)!

JOOX akan melakukan siaran eksklusif 35th annual VMA secara live di Hong Kong, Indonesia, Malaysia dan Thailand di pagi hari, 21 Agustus (Sekitar pukul 8 malam di New York). Tayangan tunda akan ditayangkan di malam hari pada hari yang sama bagi penggemar yang ketinggalan  livestream.

Jadwal lengkap live streaming JOOX’s 2018 MTV Video Music Awards adalah:

 Wilayah

Local Time on August 21

Hong Kong dan Malaysia Siaran Langsung: 8.00;

Tayangan Tunda:  20.00

Indonesia dan Thailand Siaran Langsung: 19.00 WIB

Tayangan Tunda: 19.00 WIB

Acara ini akan dihadiri juga oleh bintang-bintang pop terbaik masa kini, seperti Ariana Grande, Shawn Menders, Logic dan sederetan bintang-bintang populer lainnya juga akan tampil di ajang penghargaan terbaik tahun ini yang diberikan oleh saluran musik terbesar di dunia, MTV! Pastikan Anda tidak melewatkan segala keseruan VMA melalui aplikasi on the JOOX.

Poshu Yeung, Vice President of Tencent IBG menyatakan kebahagiaannya karena mampu menghadirkan lagu-lagu terbaik dan video musik paling seru dari bintang-bintang pop paling bersinar saat ini bagi para pengguna JOOX. “Dengan menghadirkan event seru ini melalui JOOX, para penggemar musik bisa menjadi bagian dari kemeriahan event ini secara langsung, tanpa perlu meninggalkan rumah, kami berharap bisa menghadirkan hari penuh musik yang tidak terlupakan,” ungkap Yeung dengan bangga.

Tidak sabar menunggu hingga 21 Agustus untuk menikmati penampilan dahsyat para bintang di acara ini? Dengarkanplaylist para nominator 2018 MTV VMA di JOOX sekarang, dan bersiaplah untuk bernyanyi dan bergembira bersama JOOX!

Ingin menikmati musik dan video musik favorit, event dan konser kapanpun dan dimanapun? Segera unduh JOOX dari Apple App Store dan Google Play Store, atau akses melalui JOOX website (http://www.joox.com/). Pastikan selalu menikmati musik dan penampilan langsung dari artis-artis lokal dan internasional yang dihadirkan oleh JOOX, khusus untuk Anda!. (r/bpn)

Ali Adriansyah Rusmiputro Menghadapi Ujian Berat di Misano

BALIPORTALNEWS.COM – Penampilan pebalap Indonesia Ali Adriansyah Rusmiputro menghadapi ujian berat di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Italia pada putaran ke-6 ajang World Supersport 300 (WSSP300), akhir pekan kemarin, Minggu 8 Juli 2018.

Kesulitan yang dialami pebalap bernomor 12 itu sudah dimulai sejak sesi latihan bebas di hari Jumat. Ketika itu settingan sepeda motornya terasa kurang nyaman. Yamaha YZF-R3 yang menjadi tunggangan Ali Adriansyah belum mendapat set-up maksimal seusai kecelakaan parah yang dialami pada balapan sebelumnya di Sirkuit Brno, Ceko. Sepeda motor itu baru dicoba kembali oleh Ali Adriansyah setelah menjalani pemulihan di Jakarta selama hampir satu bulan.

Kerja keras mekanik tim untuk mengubah set-up di sesi latihan bebas pertama sudah mendekati harapan. Di akhir sesi itu Ali Adriansyah mampu mencatat waktu 1menit 53,238detik serta membukukan kecepatan tertinggi 176,2km/jam. Top speed di sesi Free Practice 1 itu dipegang oleh Borja Sanchez yang menunggang Kawasaki 400 dengan 182,7km/j.

Hasil tersebut memberi petunjuk positif kepada tim sekaligus dapat memaksimalkan set-up agar sepeda motor lebih nyaman dikendalikan. Namun hujan turun di sesi latihan bebas kedua. Kondisi itu membuat tim memutuskan untuk tidak masuk ke lintasan. Tentu saja membuat tim tidak mendapat hasil atas optimalisasi set-up yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Free practice 1 saya masih set-up dengan motor karena saya merasa kurang nyaman. Di FP 2 kita enggak keluar karena hujan, ” ucap Ali Adriansyah.

Keesokan harinya, di sesi Superpole 1 cuaca kembali cerah. Optimisme menyelimuti tim juga Ali Adriansyah. Apalagi pebalap di bawah naungan Pertamina Enduro Racing Team itu mampu membukukan waktu tercepat di sektor 1, juga personal best time di sektor 2. Dan itu terjadi di awal Superpole. Sayang, di sektor tiga lap ketiga, Ali Adrian ditabrak pebalap lain hingga keluar lintasan dan tak dapat melanjutkan sesi kualifikasi.

“Di Superpole 1 saya sudah mendapatkan waktu tercepat pada sektor 1 dan personal best di sektor 2 tetapi di sektor 3 saya ditabrak dan tidak bisa melanjutkan balap,” papar Ali Adriansyah.

Meski tidak dapat menjalani Superpole secara penuh catatan waktu Ali Adriansyah di SP1 masih mampu membuatnya menduduki start ke 23 dari 40 pebalap. Meski posisi start kurang menguntungkan, optimisme Ali Adriansyah tetap tinggi.

Di hari balapan itu, cuaca di Sirkuit Misano terbilang panas. Temperatur udara mencapai 30 derajat Celcius sementara suhu trek di kisaran 47 derajat. Dengan kondisi demikian sudah diperkirakan balapan akan berlangsung berat, baik bagi pebalap maupun tunggangan mereka.

Start dilakukan dengan mulus oleh Ali Adriansyah. Di akhir lap pertama ia sudah naik dua posisi. Pada lap berikutnya, ia kembali naik dua posisi. Ali Adriansyah semakin termotivasi untuk bertarung lebih keras. Di lap keempat ia sudah berada di posisi 16 atau naik 7 posisi dari saat start. Settingan sepeda motornya benar-benar sudah seperti yang ia inginkan, dan itu membuatnya terus menyerang ke depan, bersaing dengan penunggang Kawasaki dan KTM yang bertenaga lebih besar. Di lap ke-6 ia bahkan mampu naik satu posisi lagi ke posisi 15, sebuah posisi penting karena akan membuahkan poin di kejuaraan. Posisi itu terus ia pertahankan hingga lap 8.

Usaha keras Ali Adriansyah rupanya menguras kemampuan sepeda motor, terutama bannya. Di tikungan 3 pada lap 9, ban depannya kehilangan traksi. Sebuah keadaan yang sangat berbahaya apalagi terjadi di saat menikung. Alhasil sepeda motornya tergelincir. Dalam kondisi itu Ali Adriansyah tidak dapat berbuat banyak. Ia dan sepeda motornya akhirnya terjatuh hingga keluar lintasan. Sepeda motornya mati, Ali Adriansyah tak dapat melanjutkan lomba. Itulah puncak ujian baginya di Sirkuit Misano.

Hasil tidak menguntungkan memang harus diterima Ali Adriansyah Rusmiputro. Usaha keras memperbaiki keadaan sudah maksimal dilakukan sepanjang lomba meski tidak berujung manis. Kendati demikian Ali Adriansyah tidak ingin rasa kecewanya membuat ia kehilangan semangat. Menurutnya ia akan tetap optimis dalam menghadapi balapan berikutnya di Sirkuit Aragon.

“Tetap fokus dan terus positif untuk race selanjutnya di Aragon,” ucap Ali Adriansyah.

Selepas balapan di Misano, Ali Adriansyah Rusmiputro bakal tampil di ajang CEV Supersport 300 pada 13-15 Juli ini. Kejuaraan yang berlangsung sebanyak 6 putaran itu memang masuk dalam jadwal kejuaraan yang diikuti Ali Adriansyah di 2018. Hanya saja ia tidak turun di semua putaran karena ada jadwal yang bentrok dengan WSSP 300, kejuaraan yang menjadi fokus utama Ali Adriansyah. (r/bpn)

Tim Smart Car MCS UGM Juara Dunia Shell Ideas360

BALIPORTALNEWS.COM – Tim Smart Car MCS UGM berhasil unjuk gigi di tingkat dunia dengan menjadi pemenang dalam kompetisi Shell Ideas360 pada Kamis 5 Juli 2018 di London.

Pada kompetisi bergengsi yang diadakan perusahaan multinasional Shell ini tim UGM sukses memenangkan dua kategori lomba sekaligus. Mereka  meraih juara Judges Choise dan Audience Voice dengan mengusung gagasan mengembangkan mobil pintar yang dapat mengolah limbah plastik menjadi bahan bakar dan rendah emisi.

Tim yang beranggotakan Herman Amrullah (Teknik Kimia), Sholahuddin Alayyubi (Teknik Kima) dan Thya Laurencia Benedita Araujo (Teknik Kimia) berhasil meraih juara pertama dengan mengalahkan 4 finalis dunia lainnya.

Mereka merupakan tim tangguh dari American University of Sharjah (UAE), University of Texas at Austin (USA), University of Bordeaux (Perancis) dan University of Melbourne (Australia).

Sebelumnya tim UGM ini harus berkompetisi dalam beberapa tahapan dengan 3.336 tim mahasiswa berbagai universitas dari 140 negara dunia dalam mengemangkan inovasi baru. Dari seluruh finalis kemudaian dipilih lima tim terbaik untuk melaju ke final di London mempresentasikan inovasi yang diajukan.

“Alhamdulilah kami bisa memenangkan kompetisi ini dan memenangkan dua kategori lomba,” ungkap Herman, saat dihubungi Jum’at (6/7/2018) masih berada di London.

Herman menyebutkan bahwa mereka tidak menyangka bisa memenangkan judges voice. Terlebih dengan formasi tim yang semuanya merupakan mahasiswa program sarjana. Sementara tiga finalis lainnya merupakan mahasiswa program master dan satu finalis lainnya merupakan mahasiswa double degre yang menjadi pemenang kompetisi ini.

“Kalu dilihat dari latar belakang pendidikan kami masih di bawah mereka dan mereka memang lawan yang berat. Karenanya tidak menyangka bisa menang,” urainya.

Tim UGM yang dibimbing oleh Hanifrahmawan Sudibyo, S.T., M.Eng., dan Yano Surya Pradana, S.T., M.Eng., ini meraih juara dengan merancang sebuah mobil yang mampu mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar dengan memanfaatkan gas buang mobil.

Ide ini berawal dari keprihatinan mereka terhadap banyaknya sampah plastik di lingkungan. Meskipun sampah plastik dapat diubah menjadi bahan bakar, tetapi untuk mengonversi menjadi bahan bakar membutuhkan energi yang tidak sedikit.

Dari hal tersebut kemudian Herman dan kawan-kawannya terbersit untuk memanfaatkan panas dari gas buang kendaraan untuk mengonversi limbah plastik menjadi bahan bakar. Panas gas buang kendaraan bisa mencapai 500 °C sehingga bisa digunakan dalam proses tersebut.

Smart car ini memiliki reaktor pirolisis yang dapat menampung sebanyak 2 kg sampah plastik. Mobil ini juga dilengkapi dengan teknologi Microalgae Cultivation Support (MCS) yang digunakan untuk mengurangi jumlah CO2 gas buang pada kendaraan.

Pengembangan Smart Car ini tidak hanya bisa memproduksi bahan bakar dan biofuel untuk energi bersih dari limbah plastik. Namun, dengan pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar juga mengurangi persoalan sampah di lingkungan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik. Disamping itu, juga berkontribusi dalam mengurangi jumlah karbondioksida sehingga bisa menekan dampak perubahan iklim. (ika/humas-ugm/bpn)

Laura Sabet 4 Medali World Para Swiming Championship di Berlin

BALIPORTALNEWS.COM – Laura Aurelia Dinda Sekar Devanti, Mahasiswa Fakultas Psikologi UGM kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan meraih 4 medali dari World Para Swiming Championship di Berlin pada 7-10 Juni 2018.

Gadis muda ini berhasil menyabet 2 medali emas dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 44,84 detik dan 50 meter gaya punggung putri dengan waktu 42,81 detik. Selain itu juga menggondol 1 medali perak dari nomor 50 meter gaya bebas putri dengan waktu 40,08 detik dan 1 medali perunggu dari nomor 200 meter gaya bebas putri dengan waktu 3 menit 02,71 detik.

World Para Swiming Chamionship merupakan kompetisi renang tahunan bagi atlet difabel di seluruh dunia. Diikuti lebih dari 500 atlet yang berasal dari 50 negara dari berbagai belahan dunia.

Laura merupakan salah satu atlet renang difabel Indonesia yang berhasil menyumbangkan prestasi dalam ajang bergengsi dunia ini. Dalam kompetisi ini Indonesia menurunkan 9 atlet dan berhasil mengumpulkan medali sebanyak 3 emas, 6 perak, serta 5 perunggu.

“Bangga bisa mengukir prestasi yang bisa mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia,” katanya saat dihubungi, Senin (25/6/2018) masih berada di training camp Pelatnas Difabel di Solo untuk menjalani pelatihan menghadapai Asian Para Games bulan Oktober mendatang.

Meskipun telah sering mengikuti kompetisi, Laura mengaku masih sempat merasakan ketegangan saat berlaga di ajang ini. Pasalnya kompetisi ini menjadi ajang pembuktian prestasinya.

“Tetap merasa tegang karena try out ini salah satu tujuannya sebagai tes prestasi apakah waktu saya bisa membaik atau tidak. Senang sekali akhirnya bisa memperbaiki best time saya dan pulang membawa medali,”papar mahasiswi angkatan 2017 ini.

Keberhasilan Laura dari kompetisi ini menambah deretan koleksi medali yang telah diperoleh sebelumnya. Setidaknya lebih dari 50 medali yang berhasil dikumpulkan puteri tunggal pasangan David Haliyanto dan Jeanne D’arc Ni Wajan Luh Mahendra.

Prestasi terakhir yang diraih Laura adalah memperoleh emas dari ajang ASEA Para Games 2017 lalu. Dalam pesta olahraga atlet difabel se-Asia Tenggara itu dia berhasil mencatat waku tercepat yakni 1 menit 30,27 detik di nomor 100 meter gaya bebas kelas S6. Lalu di tahun 2016 saat Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV 2016, Laura berhasil menggondol 2 medali emas dan 1 medali perak dari kelas S9.

Kecintaaan Laura terhadap dunia renang telah tumbuh sejak dini. Laura telah menekuni renang sejak bangku kelas 3 Sekolah Dasar. Awal bergabung di klub rengan sebagai upaya terapi penyakit asma yang dideritanya yang akhirnya menjadi hobi.

Gadis kelahiran Pekanbaru, 22 September 1999 ini awalnya bukanlah serang difabel. Laura lahir dalam kondisi fisik yang sempurna. Namun karena kecelakaan yang dialaminya, Laura tidak lagi bisa berjalan seperti sediakala. Untuk mendukung aktivitas sehari-hari dia mengandalkan kursi roda.

“Pada 2016 lalu saya mengalami kecelakaan, terpeleset di kamar mandi sehingga kehilangan kekuatan untuk berjalan,”ungkapnya.

Sempat merasa putus asa dan kehilangan kepercayaan diri dengan kondisi yang tidak lagi sempurna. Namun dukungan keluarga dan teman, perlahan Laura bangkit dan kembali semangat menjalani hidup dan menekuni kembali dunia renang dengan bergabung dengan perenang difabel.

“Saya terus berenang meskipun hanya dengan mengandalkan kekuatan tangan,” ujarnya.

Meskipun menjadi penyandang disabilitas, Laura ternyata tetap mampu mencatatkan berprestasi gemilang di berbagai kompetisi. Keberhasilan itu menyadarkannya meski dalam keterbatasan tidak menghalangi untuk berkarya. Takdir tuhan yang awalnya tidak bisa diterimanya kini berubah total.

“Akhirnya saya sadar dan mensyukuri takdir Tuhan. Mungkin kalau dengan kondisi normal saya tidak akan ada diposisi saat ini,” katanya.

Laura pun mengajak rekannya sesama difabel dan para penyandang disabilitas lainnya untuk terus bersikap optimis dan tidak mudah menyerah dengan keadaan.

“Jangan pernah menyerah apapun keadaanmu karena hanya diri kita sendiri yang bisa merubah hidup kita, bukan orang lain,” ucapnya.

Laura merupakan salah satu dari puluhan mahasiswa penyandang disabilitas yang tengah menuntut ilmu di UGM. Sosoknya mampu menginspirasi bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang untuk berprestasi.(ika/humas-ugm/bpn)

Mahasiswa UGM Raih Penghargaan Internasional di Thailand

BALIPORTALNEWS.COM – Tim mahasiswa UGM berhasil meraih penghargaan dalam Thailand Inventor’s Day pada 2-6 Februari 2016 di Thailand.

Dalam ajang “Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition” tersebut, tim UGM mendapatkan medali emas dan special award  dari Polandia.

Tim mahasiswa UGM yang beranggotakan Sahala Wahyu Wardana dan Ema Nur Afifah dari Fakultas MIPA dan Kharirotul Suhaila dan Rasyidin Caniago dari Fakultas Pertanian sukses memperoleh penghargaan dengan mengembangkan platform kolamkita.com.

Kolamkita.com merupakan sebuah platform yang dikembangkan dengan menggunakan teknologi moderen aquaculture untuk meningkatkan produksi di sektor budidaya ikan air tawar di Indonesia. Memiliki tiga layanan utama yaitu menyediakan infromasi budidaya ikan yang valid dan terkini, menyediakan kebutuhan dan paket bududaya ikan, serta menyediakan jasa pemasaran ikan pasca panen.

Sahala mengatakan pengembangan kolamkita.com berawal dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan budidaya ikan di masyarakat. Tidak sedikit masyarakat yang berkeinginan untuk melakukan budidaya ikan, tetapi masih mengalami kebingungan karena minimnya pengetahuan budidaya ikan.

“Selain itu juga masih ada persoalan terkait lahan budidaya dan penjualan pasca panen,” jelasnya saat dihubungi masih berada di Thailand, Rabu (7/2/2018).

Kenyataan tersebut menggerakkan Sahala dan ketiga rekannya untuk mengembangkan sebuah platform yang dapat menjawab berbagai persoalan budidaya perikanan dalam satu wadah.

“Jadi dalam platform ini kita menyediakan seluruh kebutuhan budidaya ikan mulai dari infromasi budidaya, konstruksi kolam, benih ikan, pakan, hingga market untuk  menjual produk hasil budidaya,” urainya.

Sahala menyebutkan kolamkita.com saat in masih berada dalam tahap pengembangan. Rencananya platform ini akan segera dirilis pada pertengahan tahun 2018. (ika/humas-ugm/bpn)

Babak Final Australian Super Model of the Year Finals Diselenggarakan di Hotel Puri Santrian, Bali

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Suguhan terbaik dari model-model asal Australia akan dinikmati dan dirayakan pada ajang bergengsi “Australian Super Model of the Year Finals”, dengan acara makan malam di Bali yang diadakan di salah satu hotel terbaik di kawasan Sanur, Puri Santrian Resort Hotel pada tanggal 8 Februari 2018.

Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, lomba kecantikan ini mampu menarik wanita-wanita berbakat dari seluruh pelosok Australia. Babak final acara ini akan membawa para finalis untuk berkunjung ke Bali, dimana penilaian akhir akan dilakukan oleh model papan atas dan juri dari semua penjuru dunia.

Para wanita ini semuanya berharap untuk bisa merebut mahkota kebanggaan sebagai Australian Supermodel of the Year. Kontes ini menjaring model-model yang memiliki wajah unik, kecintaan pada karir sebagai model, dan semangat untuk memperkaya pengalaman hidup mereka.

“Kami sangat bangga bisa menyertakan budaya Bali yang mengagumkan melalui even ini dan Puri Santrian adalah Hotel yang selaras dengan tujuan kami, karena Hotel ini sangat mencerminkan budaya Bali asli,” ungkap Jess Davis, pelaksana kontes tahunan ini. Babak final juga akan menampilkan peragaan busana dari desainer Indonesia yakni Ali Charisma dan Nico Nico Swimwear, DJ dan water drum.

Tiket untuk kontes kecantikan ini bisa diperoleh dari harga IDR 900K net termasuk free flow cocktails, dan makan malam prasmanan. Untuk pembelian, hubungi Puri Santrian di e-mail sales@santrian.com. Untuk paket kamar silakan cek www.santrian.com/puri, dengan promo code: OZSM. Lebih jauh tentang event lihat http://www.supermodeloftheyear.com/. (r/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan