Indosiar Tayangkan Ekslusif AFF U16 Championship

BALIPORTALNEWS.COM – Indosiar dengan sejumlah tayangan olahraga berkualitasnya akan segera menghadirkan turnamen AFF U16 Championship secara ekslusif yang disiarkan secara langsung dari Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Timnas Garuda Asia akan kembali berjuang menghadapi kesebelasan tim nasional usia 16 tahun di Grup A yaitu Filipina, Kamboja, Myanmar, Timor Leste dan Vietnam. Laga AFF U16 Championship akan dibuka dengan pertandingan Indonesia melawan Filipina pada hari Minggu, 29 Juli 2018 LIVE di Indosiar pukul 18.30 WIB. Ayo dukung dan saksikan perjuangan Garuda Asia di Turnamen AFF U16 Championship hanya di Indosiar!

Dari kompetisi sepakbola yang juga sedang berlangsung di Indosiar yaitu Go-Jek Liga 1 Bersama BukaLapak. Klub-klub sepakbola terbaik Indonesia semakin bersemangat memperebutkan posisi di puncak klasemen yang sementara ini dipegang oleh PSM Makassar. Pekan ketujuhbelas akan dimulai pada hari Sabtu, 21 Juli 2018 mempertemukan Sriwijaya FC vs Arema FC LIVE pukul 15.00 WIB dan Mitra Kukar FC vs PERSIJA Jakarta LIVE pukul 18.00 WIB; Minggu, 22 Juli 2018 PSIS Semarang vs PERSEBAYA Surabaya LIVE pukul 15.00 WIB dan PS Barito Putera vs PERSIB Bandung LIVE pukul 18.00 WIB serta Senin, 23 Juli 2018 PSMS Medan vs PSM Makassar LIVE pukul 18.00 WIB.

Indosiar juga akan hadir menyapa langsung warga Pati, Jawa Tengah lewat Panggung Gembira. Program musik yang menghadirkan bintang – bintang D’Academy, Liga Dangdut Indonesia, Bintang Pantura serta penyanyi dangdut ternama tanah air ini akan hadir di Alun – Alun Pati pada hari Sabtu dan Minggu, 21 – 22 Juli 2018 LIVE pukul 07.30 WIB. Dimeriahkan oleh Rita Sugiarto, Sodiq & Wiwik Sagita, Wika Salim, Uci Sucita, Five Minutes, Reza DA, Putri DA, Hafiz DA, Selfi LIDA, Rara LIDA, Ridwan LIDA, Tika BP, Duo Racun Youbi Sister dan masih banyak lagi. Indra Bekti, Danang DA, Irwan DA dan Weni DA juga akan menambah kemeriahan dengan memandu jalannya acara sampai akhir. Datang dan ramaikan Panggung Gembira kota Pati! Gratis!

Dari program pencarian bakat Indosiar, Bintang Pantura 5 masih terus berlanjut di Panggung Pilih – Pilih. Dari 112 peserta kini masih menyisakan 16 biduan/biduanita yang siap bersaing untuk bisa terpilih menjadi anak didik dari Inul Daratista, Nassar, Dewi Persik dan Zaskia Gotik. Selalu ada keseruan yang terjadi di atas panggung Bintang Pantura dimana  goyangan dari para biduan yang tampil selalu berhasil menggetarkan Studio,  seperti Goyang Puter Giling ala Silvi hingga goyang Pantura Angels yang selalu dibawakan di setiap episode dengan semangat oleh seluruh pengisi acara. Kejutan demi kejutan juga selalu hadir di atas panggung seperti episode tadi malam yang kedatangan sejumlah marinir untuk mendukung Mandala, salah satu peserta TNI AL yang ikut berkompetisi. Kehebohan terjadi saat para marinir diajak bergoyang Pantura Angels dengan kompak hingga membuat seluruh penonton terhibur. Saksikan terus Bintang Pantura 5setiap hari LIVE pukul 21.30 WIB hanya di Indosiar!

Indosiar juga sedang menggelar audisi Stand Up Comedy Academy 4, sebuah ajang pencarian bakat para komika. Setelah Yogyakarta, Surabaya dan Bandung audisi Stand Up Comedy Academy 4 akan hadir di Medan pada hari Sabtu, 21 Juli 2018 di Garuda Plaza Hotel Medan mulai pukul 08.00 WIB. Audisi ini dapat diikuti oleh pria dan wanita tanpa ada batasan umur. Audisi juga akan berlangsung di kota Makassar pada 28 Juli 2018 dan Jakarta 4 Agustus 2018. Ayo ikuti audisi Stand Up Comedy Academy 4 di kotamu! Gratis!(r/bpn)

Hari Pertama Pelaksanaan Tao Silalahi Arts Festival 2018

BALIPORTALNEWS.COM – Hari Pertama TSAF2018 dibuka dengan Kegiatan Pagelaran Budaya, Kolaborasi Seniman dan Masyarakat di Desa Silalahi 2, Sejumlah Peserta 1000 Tenda mulai hadir mengunjungi Pulau Silalahi, Kecamatan Silahi Sabungan, Kabupaten Dairi, diantaranya banyak yang berasal dari Luar Kota, kata Hermanto disela-sela dibukanya Festival Tao Silalahi Arts Festival 2018

Di hari pertama Tao Silalahi Arst Festival 2018. Diawali dengan pertunjukan lokal, diantaranya adalah penampilan tari-tarian dari 2 sanggar di Silalahi, yakni Sanggar Grace dan Sanggar Silalahi II. Juga Penampilan dari anak-anak Silalahi, yang diisi dengan kegiatan menggambar dan mewarnai bersama Turut berkolaborasi juga Toba Putri Dancer (Tari), Arunika (Musik), Indriani SPd (Story Teller). Kemudia diadakannya Workshop Musik dan Tari, Workshop Musik diisi oleh Arunika, Arunika merupakan sekelompok grup musik yang dibentuk pada tahun 2017, Grup ini mengutamakan keindahan dan orisinalitas sebagai benang merah untuk berkarya dalam setiap komposisi yang diciptakan. Dilain kesempatan, Toba Putri Dancer juga ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Workshop Tari, bersama Masyarakat akan berkolaborasi untuk dalam seni pertunjukan Tari.

Diadakannya Workshop ini adalah sebagai sosialisasi kegiatan kesenian kepada masyarakat, terutama anak – anak di Silalahi II, agar semakin memahami konsep kesenian, yang nantinya akan semakin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Kesenian, terutama kesenian yang berkaitan dengan budaya di daerahnya

Tao Silalahi Arts Festival merupakan kegiatan kolaborasi bersama komunitas seni, komunitas lingkungan, komunitas pemuda dan masyarakat di Kecamatan Silahisabungan akan melakukan acara Doa Bersama atas peristiwa-peristiwa yang terjadi di Danau Toba.

Kegiatan yang diisi Festival Seni yang didalamnya ada beberapa bentuk kegiatan seperti Seniman berbagi bunyi, Seniman berkolaborasi dengan Masyarakat dan musik bertajuk cross culture music. Festival Ekologi dengan penanaman 5 ribu pohon buah-buahan dan bersih-bersih tao (danau). Festival Kopi dengan Talkshow Kopi, Arts coffee, stand coffee, dan 4000 ngopi pagi kopi Sidikalang dan kegiatan 1000 Tenda, juga Onan Camp, Kayaking, dan Jelajah Silahisabungan. (r/bpn)

UGM-Kemenperin-Kimia Farma Kerja Sama Pengembangan Bahan Baku Parasetamol

BALIPORTALNEWS.COM – UGM, Direktorat Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kementerian Perindustrian RI, dan PT. Kimia Farma menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam pengembangan bahan baku obat dalam negeri yakni parasetamol, Jum’at (20/7/2018) di Ruang Sidang Pimpinan Kantor Pusat UGM.

Kerja sama tersebut dilakukan sebagai upaya dalam mewujudkan kemandirian bahan baku obat dalam negeri. Adapun kerja sama yang dilakukan nantinya meliputi kegiatan penelitian, pembuatan, serta produksi skala pilot bahan baku obat parasetamol.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Ir. Achmad Sigit Dwiwahjono, M.P.P., yang diwakili Direktur Industri Kimia Hulu, Ir. Muhammad Khayam, M.T,., mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan milestone setelah tiga tahun silam pemerintah mencanangkan kembangkitan industri kimia, salah satunya bahan baku farmasi. Kinerja sektor industri farmasi ini didukung oleh Inpres Nomor 6 Tahun 2016 tentangi Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.

“Kerja sama antar stakeholder perlu dilakukan mengingat masih besarnya ketergantungan Indonesia akan bahan baku obat hingga 95 persen. Harapannya nantinya ketergantungan ini bisa dikurangi,” paparnya.

Khayam mengungkapkan bahwa industri farmasi Indoensi aterus bertumbuh drai tahun ke tahun. Pada tahun 2002 silam posisi industri farmasi Indonesia masih diluar 50 besar dunia, lalu naik pada 20111 masuk dalam 16 besar dunia. Selanjutnya pada 2030 mendatang ditaretkan bisa masuk dalam jajaran 10 besar dunia.

“Karenanya dibutuhkan inovasi dan ini otoritasnya lembaga penelitian di perguruan tinggi dan lembaga riset,” tuturnya.

Melalui kerja sama ini, Khayam berharap UGM dapat mengembangkan bahan baku obat khususnya parasetamol dalam skala laboratorium. Sementara itu Kimia Farma dapat memproduksi dalam skala massal.

“Harapannya UGM dan Kimia Farma bisa bersama-sama mewujudkan hasil karya industri farmasi dalam negeri berupa parasetamol,” ucapnya.

Direktur Utama PT. Kimia Farma Tbk, Honesti Basyir, yang diwakili oleh Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma, Pujiyanto menyebutkan bahwa dengan munculnya instruksi pemerintah No. 6 tahun 2016 telah memicu munculnya industri farmasi yang dituntut untuk mewujudkan kemandirian bahan baku obat. Namun, untuk mencapai cita-cita tersebut, kata dia, perlu dukungan lintas sektor antara akademisi, industri, dan pemerintah.

“Semoga hasil penelitian yang dilakukan UGM bisa diimplementasikan untuk kemaaslahatan umat,” jelasnya.

Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng., menyampaikan bahwa Indoensi amasih mengahdapi sejumlah kendala dalam mewujudkan kemandirian bahan baku obat. Salah satunya di sisi regulasi yang masih terdapat banyak celah yang menghambat pencapaian upaya itu.

“Di sisi regulasi masih banyak lubang sehingga akan terus mengusahakan dengan pemerintah agar hal bis adiproduksi sendiri dengan bahan baku sendiri bisa dnegan mudah dihilirisasi sampai produk fungsional,” terangnya.

Besarnya ketergantungan impor akan bahan baku obat ini, disebutkan Panut perlu menjadi perhatian seluruh pihak. Pasalnya, Indoensia memiliki bahan baku yang cukup melimpah namun belum bisa diolah secara mandiri.

“Semoga kedepan usaha yang telah dilakukan bisa tumbuh dan ditopang dengan regulasi yang baik sehingga bisa menjadi bangsa yang mandiri,” katanya.(ika/humas-ugm/bpn; foto:firsto)

Mahasiswa Universitas Charles Darwin Australia Pelajari Keanekaragaman Hayati Indonesia di UGM

BALIPORTALNEWS.COM – Dua mahasiswa Universitas Charles Darwin Australia mempelajari kenakeragaman hayati Indonesia lewat program summer course Central Java Field Intensive (CJFI-2018)” yang diselenggarakan Fakultas Biologi UGM.

Selama 10 hari, mulai tanggal 2-13 Juli lalu kedua mahasiswa tersebut belajar beragam hal. Mulai dari melakukan analisis vegetasi bakau, belajar memahami pengelolaan kawasan bakau berbasis masyarakat, serta menganalisis ancaman anthropogenik di kawasan sand dune.

Dalam kegiatan tersebut mereka juga diajak mengenal lebih dekat hepertofauna yang ada di Kulon Progo. Mereka diajak untuk sampling herpetofauna di Taman Sungai Mudal Kulonprogo dan mengidentifikasi serta tabulasi data sampling herpetofauna yang didapat. Tidak hanya itu, mereka juga diberikan pelatihan pembuatan awetan tulang burung.

Pada saat penutupan summer course, Dekan Fakultas Biologi UGM Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., menyampaikan melalui kegiatan itu diharapkan dapat semakin memperkuat kerjasama antara Fakultas Biologi UGM dengan Fakultas Ilmu Lingkungan Universitas Charles Darwin. (ika/humas-ugm/bpn)

Gel Sengat Lebah Buatan Mahasiswa UGM Potensial Sembuhkan Luka Operasi Gigi

BALIPORTALNEWS.COM – Siapa tak kenal dengan lebah? Hewan ini dikenal karena menghasilkan madu yang memiliki beragam khasiat bagi kesehatan.

Namun, tahukah Anda kalau sengat lebah juga mempunyai manfaat yang tak kalah pentingnya bagi dunia kesehatan. Bee venom atau racun yang dikeluarkan lebah saat menyengat ternyata bisa dijadikan sebagai obat.

”Swasti menyebutkan bahwa dalam sengat lebah mengandung berbagai macam protein dan terbanyak adalah melittin yang berfungsi sebagai anti inflamasi dan mempercepat regenerasi sel,” kata mahasiswi FKG UGM Swastiana Eka Yunita, Kamis (19/7/2018) di UGM.

Swasti menyampaikan pengobatan alternatif menggunakan sengat lebah dalam terapinya saat ini marak dilakukan. Hanya saja, terapi dilakukan dengan menyengatkan langsung lebah ke tubuh dan cara ini menyebabkan lebah mati.

Metode tersebut, kata dia, menjadikan kadar racun lebah yang masuk ke tubuh tidak bisa dikontrol dengan pasti. Hal itu mendorong Swasti bersama dengan Urfa Tabtila (FKG) dan Muhammad Abil Pratama (Fakultas Peternakan) mengembangkan sengat lebah menjadi gel yang lebih ramah bagi tubuh dan tidak menyebabkan kematian lebah.

Di bawah bimbingan Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., ketiganya mulai menciptakan formula gel sengat lebah ini. Gel ini lebih lanjut mereka gunakan sebagai obat yang dioleskan pada luka di mukosa mulut pasca operasi gusi.

Seperti diketahui, operasi gusi merupakan perawatan yang banyak dilakukan untuk mengembalikan gusi yang sudah terkena penyakit parah. Prevalensi penyakit gusi ini cukup tinggi di Indonesia, yaitu mencapai 96,58%.

“Gel ini diharapkan dapat mempercepat penyembuhan luka pasca operasi gusi,” lanjut Swasti.

Gel bee venom ini dibuat dari serbuk bee venom yang didatangkan langsung dari Swedia. Serbuk ini didapatkan dari spesies lebah Apis mellifera yang merupakan lebah paling jinak dan juga produktif sehingga cocok untuk digunakan pada penelitian.

Bee venom dikumpulkan menggunakan alat otomatis yang bekerja dengan cara menyetrum lebah selama beberapa detik. Melalui cara tersebut bisa mendapatkan bee tanpa membunuh lebah.

“Metode ini lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan langsung menyengatkan lebah pada tubuh sehingga lebah akan mati apabila sengatnya lepas,”imbuh Abil.

Sementara itu, Urfa menambahkan bahwa penelitian yang dilakukan masih dalam tahapan uji secara in vivo pada tikus. Oleh sebab itu, kedepan masih dibutuhkan serangkaian penelitian hingga menjalani uji klinis sehingga dapat menjadi obat paten yang dapat dimanfaatkan masyarakat. (ika/humas-ugm/bpn)

Mahasiswa UGM Berdayakan Masyarakat Kelola Ulat Sutera

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa UGM memberdayakan masyarakat dalam mengelola ulat sutera di Desa Karang Tengah, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Ulat sutera merupakan salah satu sumber daya unggulan yang dimiliki Desa Karang Tengah. Potensi ulat sutera baik jenis ulat sutera emas maupun ulat sutera coklat cukup besar berasal dari kebun jambu mete yang banyak terdapat di kawasan tersebut.

“Dalam sekali panen warga bisa meraup hingga 10 Kg kepompong ulat sutera emas dan ulat sutera coklat,” ungkap Putri Hayuning Tyas, salah satu anggota tim pengabdian masyarakat UGM di Karang Tengah.

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan Putri bersama dengan rekan-rekannya di FEB UGM yakni Melynda Rukmmana Devi, Thariq Surya Gumelar, dan Wafa Rizki yang tergabung dalam tim PKM Pengabdian Masyarakat UGM. Dibantu empat volunteer yaitu Anisabila Galuh, Nadhifa Aisha, Mutiara Amalia, dan Wildan Sulchan, mereka mendampini masyarakat melakukan pengelolaan ulat sutera.

Langkah ini dilakukan para mahasiswa muda ini berawal dari keprihatinan terhadap besarnya potensi kepompong ulat sutera, tetapi belum dikelola secara optimal oleh warganya. Pada awalnya terdapat kelompok tani yang menindaklanjuti hasil panen kepompong ulat sutera hingga menjadi lembaran kepompong ulat sutera. Namun, seiring berjalannya waktu kelompok ini tidak lagi melakukan pengelolaan ulat sutera dengan maksimal karena lemahnya pengetahuan dan kurang menguasai teknologi.

“Selama empat bulan terakhir kami melakukan pembinaan secara rutin pada masyarakat mulai dari produksi, keuangan, dan pemasaran produk,” jelasnya.

Puti menyebutkan mereka mengarahkan masyarakat untuk mengolah kepompong ulat sutera menjadi aneka hiasan maupun souvenir. Selain itu juga memproduksi menjadi benang dan kain tenun.

“Kami juga bantu dalam memasarkan produk baik secara online maupun offline,” tuturnya. (ika/humas-ugm/bpn)

Lendir Lele Berkhasiat Obati Mulut Kering Pasca Terapi Kanker Nasofaring

BALIPORTALNEWS.COM – Lendir lele berhasil diubah menjadi obat yang berkhasiat untuk perawatan mulut kering bagi pasien yang menjalani terapi kanker nasofaring.

Terobosan ini berasal dari tangan-tangan kreatif mahasiswa UGM. Mereka adalah  Zipora Silka Yoretina (FKG), Deaoxi Renaschantika Djatumurti (FKH), dan Roissatun Nasikah (Fakultas Farmasi).

“Sejumlah penelitian terdahulu menyebutkan lendir lele lokal (Clarias batrachus) mengandung sejumlah senyawa yang berkhasiat sebagai agen antimikroba untuk melawa jamur dan bakteri,” papar Deaoxi, Selasa (17/7/2018) di Kampus UGM.

Dalam lendir lele terdapat kandungan claricin, hepcidin, dan beberapa protease pendukung sebagai agen antimikroba pertahanan primer melawan bakteri dan jamur. Karenanya tidak mengherankan meskipun hidup di perairan keruh dan berlumpur, hewan ini mampu mempertahankan diri dari infeksi bakteri maupun jamur.

Melihat kandungan senyawa yang ada didalam lendir lele ini, ketiganya pun tercetus ide untuk memanfaatkannya menjadi obat untuk pasien pasca terapi kanker nasofaring. Pasien kanker nasofaring yang menjalani kemoterapi maupun radioterapi kerap mengalami efek samping kerusakan mukosa oral. Hal ini mengakibatkan penurunan produksi air liur atau saliva.

Kondisi tersebut menyebabkan pasien mengalami nyeri telan dan merasakan sensasi terbakar. Bahkan meningkatkan risiko infeksi jamur Candida albicans dalam rongga mulut sehingga rawan terjadi kanadiasis.

Zipora menyebutkan kondisi ini sebenarnya bisa ditangani dengan pemberian saliva buatan. Namun  produk komersial saliva buatan yang beredar diluar negeri masih menggunakan bahan mucin lambung babi .

“Ini kurang cocok bagi masyarakat Indonesia dengan mayoritas muslim, sehingga kami berinovasi menciptakan formulasi saliva buatan dengan bahan alam yang dapat diterima baik oleh masyarakat indonesia” ucapnya.

Dari bentuk fisik lendir lele terlihat memiliki kekentalan menyerupai saliva manusia. Karenanya ketiganya memanfatkannya menjadi saliva buatan. Dikembangkan di bawah bimbingan drg. Hendri Susanto, M.Kes, Ph.D.

Dari hasil uji menunjukkan bahwa saliva buatan  lendir lele mampu menghambat pertumbuhan candida lebih baik daripada obat yang ada di pasaran. Diameter zona hambat 20μL saliva buatan 17%  mencapai 13 mm sementara nystatin hanya 10,69 dengan volume yang sama dengan metode disk-diffusion.

Selain itu, tegangan permukaan yang terbentuk juga menunjukan bahwa nilai  sudut kontak saliva buatan dengan glass slide mendekati sudut kontak saliva alami yang diuji dengan cara serupa. Kendati begitu pH larutan terbilang masih rendah berkisar 3,67 sementara pH saliva alami manusia normal sekitar 6,39.

“Hal ini bisa diatasi dengan penambahan essence atau senyawa aromatik pendukung,” imbuh Roissatun.

Saat ini penelitian yang dilakukan oleh ketiganya masih dalam tahap pre klinis secara in vitro. Kedepan mereka akan terus melakukan penelitian lanjutan untuk pengujian in vivo dan uji klinis.

“Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pioner untuk produksi obat perawatan mulut kering dengan bahan alam indonesia yang dapat diterima dengan baik di masyarakat,” pungkasnya.(ika/humas-ugm/bpn)

Mahasiswa KKN UGM Ajak Masyarakat Bersih Pantai Bacan Halmahera Selatan

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa KKN-PPM UGM unit Bacan Halmahera Selatan, Maluku Utara menggelar aksi bersih-bersih pantai di sepanjang Kepulauan Bacan, Sabtu (17/7/2018).

Kegiatan bersih pantai yang dilakukan bersama dengan warga masyarakat Bacan tersebut menjadi salah satu program KKN sebagai wujud kesadaran akan pentingnya membangun harmoni dengan alam terutama pantai dan laut. Pasalnya, kawasan tersebut telah menjadi nadi dan sumber kehidupan masyarakat setempat.

Koordinator unit KKN, Raka Kusuma menyampaikan bahwa selama ini kesadaran masyarakat di kawasan pesisir untuk menjaga lingkungan masih terbilang rendah. Mereka masih terlihat kurang peduli terhadap kondisi pantai dan laut.

“Padahal dari pantailah kehidupan masyarakat desa Tanjung Obit dan Prapakanda disandarkan,” jelasnya dalam rilis yang diterima Selasa (17/7/2018).

Rendahnya kepedulian terhadap laut salah satunya terlihat dari perilaku masyarakat dalam membuang sampah. Sebagian besar masyarakat pesisir membuang sampah rumah tangga mereka ke laut.

“Masyarakat beralasan lebih praktis dan mudah membuang sampah ke laut,” tuturnya.

Melihat hal tersebut, Raka merasa perlu untuk menumbuhkan kesadaran terhadap  pentingnya menjaga kelestarian wilayah pantai dan pesisir sebagai bagian prinsip pembangunan berkelanjutan.

Sebelum pelaksanaan kegiatan bersih pantai, Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim, ST, MT menyempatkan diri mengunjungi lokasi KKN di desa Tanjung Obit dan desa Prapakanda. Iswan mengapresiasi berbagai program yang dijalankan mahasiswa KKN UGM. Dia berharap kehadiran para mahasiswa KKN PPM UGM bisa menjadi katalisator bangkitnya masyarakat kepulauan Bacan untuk lebih baik dan mandiri di masa yang akan datang.

KKN PPM UGM yang dilaksanakan unit Bacan merupakan KKN antar semester 2018 yang direncanakan berlangsung dari 23 Juni hingga 10 Agustus 2018. KKN PPM unit Bacan 2018 diikuti 30 mahasiswa dari berbagai fakultas yang selama 7-8 minggu tinggal dan menetap bersama masyarakat di kepulauan Bacan untuk menjalankan program-program yang sudah direncanakan sebelumnya.(ika/humas-ugm/bpn)

Grammar Pro, Inovasi Baru Belajar Tata Bahasa Inggris di EF

BALIPORTALNEWS.COM – Mempelajari grammar adalah hal penting dalam bahasa Inggris selain percaya diri. Mengapa? Karena saat belajar tata bahasa kita belajar untuk menjadi komunikator, pendengar, pemikir, pembaca dan penulis yang baik. Menguasai tata bahasa memberikan banyak dampak positif bagi perkembangan belajar bahasa Inggris anak dan remaja yang kelak manfaatnya dapat dirasakan di berbagai aspek kehidupan.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris pada anak dan remaja, EF English Centers for Kids and Teens meluncurkan Grammar Pro, sebuah fitur tambahan untuk belajar bahasa Inggris online dengan berbagai modul yang terdiri dari; video pembelajaran tata bahasa Inggris berbentuk animasi dan latihan soal yang interaktif. Fasilitas ini ditujukan untuk melengkapi kebutuhan siswa kelas 3-11 dalam meningkatkan kemampuan tata bahasa Inggris. Seluruh siswa EF dapat dengan mudah mengakses layanan ini mulai 20 Juli 2018, di mana kegiatan belajar tidak hanya dapat dilakukan di dalam kelas EF saja, namun juga di luar kelas dengan menggunakan laptop, tablet atau smartphone.

Alon Winnie, Academic Operations Manager EF Indonesia menegaskan bahwa penguasaan grammar (tata bahasa) yang baik sangat berguna bagi anak dalam berbagai aspek kehidupannya. Dengan adanya fondasi tata bahasa yang baik sejak dini, dapat membantu anak berkomunikasi dan belajar lebih baik.

“Tata bahasa yang baik dapat membantu anak memahami berbagai materi belajar dan struktur kalimat, menjawab soal yang sulit hingga menghasilkan karya tulis yang baik. Latihan yang ada di dalam Grammar Pro dirancang untuk membantu meningkatkan kemampuan tata bahasa Inggris anak dalam mendukung proses pembelajaran sehari-hari”, tegasnya lagi.

Grammar Pro menggunakan materi yang disesuaikan dengan standar kurikulum nasional. Dengan menggunakan metode Ujian-Belajar-Ujian dan bimbingan belajar, siswa dapat mengetahui kekuatan sekaligus kekurangannya, serta membantu menentukan fokus studi dan latihan yang tepat bagi siswa untuk memperbaiki kemampuannya. Dilengkapi dengan 40 modul tata bahasa, 160 pelajaran mandiri, 446 video pelajaran yang mendukung, dan lebih dari 6.000 pertanyaan.

Melalui fasilitas tersebut, Grammar Pro menjadi sebuah fitur belajar bahasa Inggris online yang sistematik dan menyenangkan bagi para siswa. Mereka juga bisa belajar bersama orangtua maupun secara mandiri.

Memasuki tahun ajaran baru, EF memiliki penawaran khusus bagi calon siswa baru yang mendaftar pada periode 20 Juli hingga 14 Agustus 2018, yaitu berupa diskon spesial pada kelas regular hingga Rp2,4juta rupiah. Sebagai bonusnya, siswa baru juga bisa mendapatkan harga spesial untuk akses fitur Grammar Pro. Informasi lebih lanjut silakan kunjungi www.ef.co.id atau hubungi 1500 553.(r/bpn)