Dukung Rai Mantra Komunitas Taksu Seni Bali Gelar Konser “Salam Dua Jari”

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Puluhan artis Bali yang tergabung dalam Komunitas Taksu seni Bali Gelar Konser Salam Dua Jari. Rencananya konser ini akan digelar di Lapangan Astina, Gianyar pada Minggu (11/3/2018). Kordinator komunitas Taksu Seni Bali Agung Bagus Mantra alias Gus Mantra mengatakan konser ini adalah bentuk semangat seniman Bali mengawal taksu budaya Bali.

Semangat tersebut kemudian dipersembahkan kepada Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra yang maju sebagai calon gubernur Bali tahun 2018. “Konser ini digelar berbasiskan semangat kebersamaan dalam mengawal taksu budaya Bali yang dititipkan kepada calon pemimpin Bali yaitu sahabat kami Rai Mantra,” kata Gus Mantra, saat menggelar jumpa pers di rumah makan Kubu Kopi, Denpasar, Sabtu (10/3/2018).

Adapun seniman yang akan tampil adalah Ayu Maenah & nana Viana, Joni Agung & double T, Coki Netral, Bintang Feat Lebri Partami, Kis, Bona Alit & Ocha Taksu, The Rocknest, The Crazy Horse, The Small Axe, Rajes n Band & Rah Tut XXX, Parade Band Gianyar, RastaFlute Singapadu dan Wayang Inovatif Genta Wisesa. Acara akan dipandu oleh pelawak Bali Dadong Rerod.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mantra ini acara ini murni digagas seniman. Tanpa paksaan, tanpa tekanan. Tapi berjalan sendiri melalui media kreatif.  Karena itu konser digelar secara swadaya oleh seniman. Konser salam dua jari ini terbuka untuk umum, tanpa atribut partai politik.

Menariknya, walau bertitle Konser salam dua jari acara dikemas tanpa ajakan mencoblos, apalagi pemaparan visi misi pasangan calon. Sebaliknya konser ini dikemas sebagai media seniman Bali menyampaikan aspirasi kepada calon gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.

“Kita tidak akan serukan coblos nomor tertentu tapi sebaliknya seniman akan menyampaikan aspirasi kepada beliau,” kata Gus Mantra.

Dalam konser ini seniman juga ingin menyampaikan pesan politik bermartabat. Kalah atau menang dihadapi secara terhormat. Politik sesungguhnya bisa dijalani dengan senyum dan kegembiraan. Bukan saling menghujat apalagi sekedar adu kekuatan.

“Apa yang kami persembahkan sesuatu yang terbaik bagi Bali, ingin membagikan sesuatu yg menyejukan. Gaungkan politik damai harmoni di tengah keberagaman,” kata Gus Mantra.

Karena itu Gus Mantra mengajak seluruh warga yang ingin bergembira untuk hadir tanpa atribut partai. “Ayo datang ramai-ramai, kita bergembira bersama, yang jelas tidak ada bsgi-bagi uang. Kita bergerak dengan nurani,” ujar Gus Mantra.(r/bpn)

Persaingan Duta Provinsi Di Konser Final Top 34 Liga Dangdut Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM – Setelah diperkenalkan dalam Konser Bhineka Tunggal Ika pada Senin lalu, 34 Duta mulai berkompetisi dalam Konser Final Top 34 Liga Dangdut Indonesia yang terbagi menjadi 7 Grup. Sahabat Duta senantiasa menemani dan mendukung para Duta untuk tampil di atas panggung.

Tidak ketinggalan juga Dewan Dangdut dan Bintang Tamu yang turut menghibur penonton lewat penampilan mereka menyanyikan lagu – lagu pilihan hingga sukses menggoyang studio seperti pada saat Via Vallen bernyanyi lagu “Sayang” dan membuat seluruh penonton bernyanyi bersama. Banyak cerita yang juga dihadirkan di panggung LIDA seperti perjuangan hidupLewita (Kalimantan Tengah) bersama adiknya hingga kisah dramatis Nabila (Aceh) yang lolos dari maut akibat bencana gempa.

Hingga saat ini Nando (Jawa Barat), Arif (Sumatera Barat), Yuyun (Gorontalo), Rahma (Maluku) – Grup 1; Oji (Kepulauan Ria), Wawan (Sulawesi Utara), Nabila (Aceh), Mahania (Bali) – Grup 2 dan Selfi (Sulawesi Selatan), Renaldi (Kalimantan Timur), Ipul (Banten), Rina (Kalimantan Selatan) – Grup 3 berhasil melaju ke babak selanjutnya dan menyisihkan Lewita (Kalimantan Tengah), Devi (Yogyakarta) dan Duofifa (Riau) untuk pulang ke Provinsinya masing – masing.

Konser Final Top 34 akan terus berlanjut ke Grup 4 (Sabtu, 10 Maret 2018), Grup 5 (Minggu, 11 Maret 2018), Grup 6 (Senin, 12 Maret 2018) dan Grup 7 (Selasa, 13 Maret 2018). Saksikan terus Liga Dangdut Indonesia mulai pukul 19.00 WIB! Dan dukung terus Duta favorit melalui SMS dengan cara ketik: LIDA (spasi) Nama Duta, Kirim ke 97288, tarif Rp.2,200/SMS.

Sementara itu, Indosiar akan kembali menayangkan program kesayangan pemirsa “Mikrofon Pelunas Utang 3”. Program yang turut membantu kesulitan peserta yang terlilit utang ini akan mulai hadir pada hari Sabtu, 10 Maret 2018 pukul 17.30 WIB. Seperti sebelumnya Mikrofon Pelunas Utang 3 akan menghadirkan 2 peserta yang akan bersaing di depan para Juri yang hadir dengan menyanyikan sebuah lagu dan juga menceritakan problematika kehidupan yang mereka alami hingga terbelit kesulitan keuangan.

Peserta yang beruntung dipilih oleh juri akan maju ke babak selanjutnya serta dihadapkan dengan 10 mikrofon dan mereka akan memilih satu mikrofon. Apabila peserta memilih mikrofon yang menyala (Mic On) maka semua hutangnya akan lunas (Debt Off). Jika peserta tidak berhasil memilih mikrofon yang tepat maka akan diberikan kesempatan untuk kembali tampil di episode selanjutnya. (r/bpn)

Pameran A Land To Remember Di Griya Art Gallery Karya Seniman I Putu Bonuz Sudiana

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR  – Griya Art Gallery di Griya Santrian a Beach Resort and Spa mempersembahkan pameran lukisan Mengenang Tanah Kelahiran – “A Land to Remember”.

Tanah kelahiran seringkali menerbitkan banyak kisah dan kenangan. Bagi seniman, kenangan indah maupun sedih selalu bermakna dan menjadi energi kreatif untuk dituangkan dalam bentuk karya seni.

Putu Sudiana alias Bonuz termasuk seniman yang mencintai kenangan. Nusa Penida tempat dia dilahirkan pada 30 Desember 1972 adalah pulau yang menyimpan banyak kenangannya. Nusa Penida ketika Bonuz masa kanak tentu sangat berbeda dengan zaman sekarang. Saat itu, pulau tersebut dipenuhi ladang gersang yang selalu kesulitan air pada saat musim kemarau menyengat. Karang-karang terjal dan ganas berpadu cuaca ekstrem. Malam hari menebarkan suasana magis yang merindingkan bulu kuduk. Selain menjadi nelayan, satu-satunya harapan hidup masyarakat pada saat itu adalah bertani rumput laut.

Tanah kelahirannya mengalami perubahan drastis belakangan ini. Industri pariwisata telah menyulap Nusa Penida menjadi lebih gemerlap. Villa, restauran, kafe, dan berbagai sarana pariwisata bermunculan, memberi warna tersendiri bagi pulau tersebut.

Tentu saja perubahan yang terjadi di Nusa Penida berdampak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Namun, goncangan-goncangan sosial-budaya pun tak bisa dihindari. Dan, di sisi lain, kerusakan alam sangat terasa, bataran (pematang ladang) di keruk, pohon-pohon tua ditebang, rumah-rumah khas Nusa Penida diganti baru.

Kenangan masa kanak dan kegelisahan Bonuz menyaksikan perubahan yang terjadi di tanah kelahirannya kemudian menjadi energi kreatif yang diungkapkannya lewat lukisan-lukisan bercorak abstrak. Komposisi lukisannya cenderung dinamis dan mengandung luapan emosi yang sangat kuat. Hal itu bisa dicermati pada guratan-guratan garis ataupun sapuan warna ekspresif yang mewakili kegelisahan batinnya menyaksikan pembangunan yang tidak memedulikan alam.

“Warna-warna gelap adalah ungkapan pemberontakan alam bawah sadar saya menyaksikan berbagai hal yang bertentangan dengan hati kecil. Ketika kesal dan kecewa tidak bisa disampaikan lewat kata-kata, maka garis dan warna menjadi pilihan saya,” ungkap Bonuz. (r/bpn)

Kunjungi PICA Festival, Rai Mantra Borong Kaos

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Calon Gubernur Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengunjungi Paradise Island Clothing Association atau PICA Festival pada Sabtu (3/3/2018) di lapangan parkir GOR Ngurah Rai, Denpasar. Rai Mantra datang ditemani istri, Selly Mantra dengan mengenakan kaos dan jeans. Rai Mantra terlihat santai dan membaur di antara pengunjung lainnya.

Kesempatan ini tidak di sia-siakan Rai Mantra dengan memborong kaos. Satu per satu outlet yang milik puluhan orang muda kreatif didatangi Rai Mantra. Di sela-sela berbelanja Rai Mantra juga menyempatkan diri menikmati tontonan live musik dari band-band anak muda. Kehadiran Rai Matra rupanya menarik perhatian pengunjung lainnya. Mereka berebut untuk foto bersama sambil berpose salam dua jari. Rai mantra melebur dalam kebahagiaan bersama anak muda.

“Ini kali kedua saya mengunjungi PICA Festival,” kata Rai Mantra. Menurutnya ini acara yang luar biasa. Di mana anak-anak muda Bali mengembangkan kreatifitasnya sambil mengembangkan usaha. Menurutnya inilah gambaran generasi muda millenials yang optimis menghadapi persaingan.

“Festival seperti ini adalah bukti anak-anak muda kita punya optimisme tinggi menghadapi persaingan berbekal kreatifitas yang mereka miliki,” ujar Rai Mantra. Menurutnya Bali punya potensi untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Apalagi pada dasarnya orang Bali memiliki cita rasa seni tinggi di berbaai aspek kehidupan.

Seiring perkembangan jaman, kreatifitas ini menyesuaikan diri pada ruang-ruang baru, seperti yang ditunjukan orang-orang muda di PICA festival. Di PICA sediri menampilkan brand-brand lokal. Dimana dari sisi desain, kualitas dan harga mampu bersaing dengan brand-brand kelas dunia.

“Persaingan itu sehat bagi anak muda karena akan memicu mereka untuk terus mengeksplorasi ide dan dituangkan dalam bentuk karya,” kata Rai Mantra. Karena itu Rai Mantra sangat mendukung langkah positif anak-anak muda ini. Dia berharap PICA Festival atau festival serupa lainnya terus digelar agar kreatifitas anak muda menemukan akses pasar dan pada akhirnya memperkuat ekonomi.

Untuk diketahui PICA Festival adalah sebuah festival fashion dan musik. Berawal di tahun 2014 ketika dibentuknya asosiasi pengusaha clothing indie pulau dewata atau Paradise Island Clothing Association (PICA). Asosiasi ini dibentuk untuk menyatukan para pemilik clothing di Bali. Mereka kemudian sepakat untuk membuat sebuah festival. PICA Festival 2018 adalah festival yang ke lima. Perputaran uang selama berlangsungnya festival sangat tinggi. Bahkan mencapai Rp. 2,5 miliar tiap harinya. Untuk tahun 2018 digelar selama 5 hari dari tanggal 1 sampai dengan 4 Maret 2018. (ga/bpn)

Kampanye #FirstHappiness : Happy Cooking Bersama First Media dan Channel NewsAsia Berbagi Kebahagiaan Melalui Cita Rasa Makanan

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – First Media sebagai pionir dan pemimpin industri TV kabel serta Internet broadband di Indonesia bersama Channel NewsAsia menyelenggarakan Cooking Class dengan mengusung tema “Exotic Food Tale” di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta Selatan. Program ini merupakan bagian rangkaian dari kampanye #FirstHappiness yang berkolaborasi dengan Celebrity Chef, Norman Ismail dan Channel NewsAsia yang diharapkan dapat menjadi wadah bagi mereka yang memiliki minat di dunia memasak dan bidang kuliner.

Marketing Communication Department Head PT Link Net Tbk, Djoko Adnan mengungkapkan, “Melalui kampanye #FirstHappiness, kami ingin berbagi kebahagiaan dan berinteraksi langsung dengan pelanggan. Seperti halnya yang kami lakukan dalam program Cooking Class, kami mengundang dan mengajak para peserta yang memiliki minat di bidang kuliner dan memasak untuk berkolaborasi menciptakan sesuatu yang dapat menghadirkan kebahagiaan.”

Berdasarkan data dari independent survey tahun 2017 mengenai tren gaya hidup, food merupakan kategori yang paling diminati oleh konsumen, termasuk memasak dan mencoba menu baru. Program Cooking Class ini diselenggarakan untuk menjawab hal tersebut.

Menurut Celebrity Chef, Norman Ismail, “Makanan adalah tempat semua hal baik dimulai, karena makanan enak dapat menciptakan energi dan mood yang baik, karena didalamnya mengandung cita rasa yang pas dengan perpaduan bahan, bumbu, kelengkapan dan proses memasak yang benar.”

“Pada prinsipnya, memasak seperti kita menjalani hidup. Di dalamnya terdapat proses yang dilewati seperti kesabaran dalam mempersiapkan sampai dengan hasil akhir pada saat penyajian,” sambungnya.

Selain melalui cooking class, para pecinta kuliner dapat menikmati tayangan Refugee Chef di Channel NewsAsia yang bisa diakses melalui kanal 232 First Media. Refugee Chef adalah program yang menggambarkan sekelompok pengungsi Asia yang bisa bertahan hidup dari serangan perang maupun konflik. Para pejuang kuliner ini menggunakan resep keluarga untuk menceritakan kehidupan keluarga dari yang biasa menjadi sukses. Program ini juga membawa konsep yang berbeda dan membentuk pandangan baru mengenai Asia.

“First Media akan terus berkomitmen memberikan manfaat, menginspirasi masyarakat dan berbagi kebahagiaan melalui kampanye program #FirstHappiness. Nantikan program #FirstHappiness kami selanjutnya, karena kami akan berbagi kebahagiaan melalui cara atau kegiatan lainnya yang kami gagas berdasarkan minat dan kebutuhan pelanggan kami,” tutup Djoko. (r/bpn)

Pawai Budaya “Bali Art Carnival” Tampilkan Bahan Daur Ulang

BALIPORTALNEWS.COM – Gelar Seni Akhir Pekan Bali Mandara Nawanatya III yang di buka malam ini, Sabtu (3/3/2018), diawali dengan Pawai Budaya “Bali Art Carnival”. Pelepasan pawai yang digelar di depan Jayasabha, ditandai dengan membunyikan Okokan, alat tradisional khas Kabupaten Tabanan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Menariknya, karnaval ini menampilkan berbagai kostum yang didesain oleh seniman dibuat dari bahan daur ulang. Gubernur Pastika mengatakan, pemanfaatan bahan daur ulang ini merupakan upaya memberi inspirasi dan motivasi bagi seniman Bali untuk memanfaatkan bahan-bahan bekas yang didaur ulang sehingga menambah nilai tambah. “Ini memanfaatkan daur ulang, untuk desain guna memberi inspirasi dan motivasi bagi seniman,” ujarnya.

Pawai ini merupakan kali kedua diadakan, serangkaian dengan Gelar Seni Akhir Pekan Bali Mandara Nawanatya yang dilaksanakan setiap tahunnya. Bali Mandara Nawanatya merupakan wadah bagi ekspresi seniman muda yang inovatif menuju kesejahteraan dan kemajuan dan keagungan peradaban Bali.

Pastika menilai pawai kali ini cukup baik, tak kurang puluhan seniman menampilkan berbagai kostum karnaval hasil rancangan para desainer. “Untuk tahap awal lumayan, tahap berikutnya bisa lebih komplek, lebih banyak lagi pesertanya, sehingga bisa memberikan arti untuk Nawanatya ini,” katanya.

Ditambahkannya, Nawanatya merupakan ajang atau ruang yang disiapkan untuk memberi kreatifitas baru, jadi sepanjang tahun Pemprov Bali menyelenggarakan kegatan-kegiatan kesenian dan budaya untuk memberikan spirit baru kepada kesenian Bali.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Beratha mengatakan selain diikuti seniman-seniman muda Bali, juga turut berpartisipasi diantaranya Yayasan Penggak Men Mersi, SMA Bali Mandara, Kisrama Production-Singaraja, Fortuna Management-Singaraja, Komunitas Seni Pancer Langiit, dan Banyuwangi Ethno Carnaval. “Para peserta menggunakan bahan daur ulang seperti kertas dan koran bekas, plastik dan sebagainya. Hampir sebulan sebelum pawai, Disbud telah menggelar workshop tentang pembuatan kostum karnaval,” jelasnya. (r/bpn)

Konser Bhineka Tunggal Ika Liga Dangdut Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM – Segera setelah mengakhiri babak Konser Nominasi Provinsi, ajang kompetisi “Liga Dangdut Indonesia” yang telah berlangsung sejak Januari lalu akan melangsungkan “Konser Bhineka Tunggal Ika” pada hari Senin, 5 Maret 2018. Saat ini, telah terpilih 31 Duta Dangdut Provinsi yang berasal dari Pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Bali, Kalimantan serta Maluku dan masih menyisakan 3 posisi  untuk Duta Dangdut dari Maluku Utara, Papua Barat dan Papua yang masih akan bertanding. Konser Bhineka Tunggal Ika akan memperkenalkan 34 Duta diatas satu panggung.

Konser akan semakin semarak dengan kehadiran Raja Dangdut Rhoma Irama yang tampil menghibur penonton setia LIDA bersama Rita Sugiarto, Fildan DA, Lesti DA, Irwan DA, Putri DA, Aulia DA, Weni DA, Rani DA dan Ical DA. sementara kehadiran Nassar, Soimah, Iyeth Bustami, Dewi Persik, Zaskia Gotik dan Samuel Wattimena sebagai Dewan Dangdut menjadi suguhan yang selalu ditunggu-tunggu bersama para host kesayangan seperti Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga dan Arie Kriting.

Sementara itu 5 Duta dari tiga Provinsi yang tersisa masih harus tampil untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Mereka adalah Fahirin Ilham Silayar, Fitriani Sahran, Idham Aljogja, Setiawan Barani dan Siti Rahmatiyah Walanda dari Provinsi Maluku Utara (Jumat, 2 Maret 2018); Aldi Awam Pradiksa, Gilang M Fitra, Golda Petronela Ramar, Hijriya B dan Zulfaqir I Mansur dari Provinsi Papua Barat (Sabtu, 3 Maret 2018) serta Agustina, Fiki Ardyansyah, Jefry Rumbino, Nanda Muhamad Rizky dan Tri Nirwana dari Provinsi Papua (Minggu, 4 Maret 2018).

Setelah Konser Nominasi dan Bhineka Tunggal Ika rampung, LIDA akan berlanjut ke Babak Top 34 yang akan dibagi menjadi 5 Grup dan mempertemukan Duta dari masing – masing Provinsi untuk berkompetisi satu sama lainnya mulai hari Selasa, 6 Maret 2018. Saksikan terus Liga Dangdut Indonesia setiap hari LIVE mulai pukul 19.00 WIB hanya di Indosiar! Dan Dukung Duta LIDA favorit dari Provinsimu melalui SMS dengan cara ketik: LIDA (spasi) Nama Duta, Kirim ke 97288, tarif Rp.2,200/sms.

Ajang kompetisi yang tidak kalah seru juga akan segera hadir di Indosiar. Puteri Indonesia 2018 kembali digelar, sebanyak 39 Finalis multi talenta dari 34 Provinsi di Indonesia telah bersiap untuk meraih gelar Puteri Indonesia yang akan menghantarkan mereka ke Kontes kecantikan berkelas Internasional yaitu Miss Universe 2019. Kontes kecantikan ini tidak hanya menilai paras saja tetapi juga harus memiliki 3B yaitu Brain, Beauty and Behavior serta kecerdasan dan pengetahuan yang luas.

Acara ini akan dimeriahkan oleh penampilan dari Rizky Febian, Isyana Sarasvati, Jaz, Lesti dan Afgan & The Gandarians. Tidak ketinggalan juga kehadiran Andhika Pratama, Farhannisa, Ganindra Bimo dan Intan Alertino sebagai pembawa acara. Malam puncak Puteri Indonesia 2018 juga akan dihadiri oleh Bunga Jelitha (Puteri Indonesia 2017) dan Demi Leigh Nel Peters (Miss Universe 2018). Jadilah saksi terpilihnya Puteri Indonesia 2018 pada hari Jumat, 9 Maret 2018 LIVE di Indosiar mulai pukul 20.00 WIB!

Selain di layar kaca, Indosiar juga menghadirkan LIDA dalam kegiatan off air bertajuk Demam LIDA. Kali ini, Demam LIDA akan hadir Kota Gresik secara langsung pada hari Minggu, 4 Maret 2018 pukul 14.30 WIB di Ramayana Mall Gresik.

Empat Duta LIDA Jawa Timur diantaranya Serli Madiana, Ach Roy Gunawan, Emilia Romadona dan Hilda Iftakhul Ummah akan tampil menghibur warga Gresik dan sekitarnya bersama Ikif DA, Novilia BP dan Irsya DA. Selain Gresik, Demam LIDA juga akan hadir di Kota Solo (25 Maret 2018), Salatiga (1 April 2018), Lampung (29 April 2018) dan Makassar (6 Mei 2018). Datang dan ramaikan Demam LIDA Kota Gresik! Gratis!

Saksikan juga Konser Luar Biasa Vol. 02 Cinta Luar Biasa pada hari Jumat, 9 Maret 2018 LIVE mulai pukul 16.00 WIB. Konser ini akan dimeriahkan oleh Erie Suzan, Baby Shima, Devano, Fildan DA, Reza DA, Rizki DA, Ridho DA, Putri DA, Aulia DA, Weni DA, Rani DA, Ega DA dan Gabriel DAC. Acara akan semakin meriah dengan kehadiran Arie Kriting, Irfan Hakim dan Gilang Dirga sebagai pembawa acara. (r/bpn)

Panggung “The Grand Master Asia” Semakin Memanas

BALIPORTALNEWS.COM – Sepuluh pesulap terbaik Asia telah mulai berkompetisi sejak 18 Februari 2018 lalu untuk memperebutkan gelar bergengsi The Grand Master Asia di SCTV yang tayang setiap hari Minggu, pukul 15.30 WIB. Minggu lalu babak eliminasi telah dimulai bagi Grup A yang terdiri dari Jeff Lee (Taiwan), Tanba (Japan), Meteor (Malaysia), serta sebagai tuan rumah hadir Jennifer Aiko (Indonesia) dan Wind Acemonte (Indonesia).

Dengan kemampuan berupa Stage Magic dan Illusions, Meteor menjadi peserta yang harus mengubur mimpinya untuk meraih gelar The Grand Master Asia dari Grup A. para Judges yang terdiri dari Eric Jones (Amerika Serikat), Jeffrey Tam (Filipina), Sophia Latjuba (Indonesia) dan Demian Aditya (Indonesia) banyak memberikan saran serta kritikan untuk penampilan Meteor. Minggu ini akan banyak kejutan di panggung The Grand Master Asia yang tayang setiap hari Minggu pukul 15.30 WIB, hanya di SCTV.

Kehadiran sinetron unggulan yang tayang setiap hari mengisi slot jam tayang utama di SCTV mampu merajai perolehan ratting dan share di jam tayangnya. Diantaranya adalah sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” yang tayang di jam 18.00 WIB dan dilanjutkan dengan sinetron “Anak Langit” pada pukul 19.45 WIB dimana sinetron ini baru saja melewati satu tahun penayangannya.

Sementara itu di waktu malam, pemirsa dibuat gemas dengan peran Marshanda yang mengusik rumah tangga Naysilla Mirdad dengan Rionaldo Stokhorst dalam sinetron “Orang Ketiga” yang juga tayang setiap hari pukul 21.30 WIB. Kekuatan cerita dari masing-masing sinetron tersebut menjadi salah satu alasan utama kehadiran ketiganya selalu dinantikan pemirsa. Selain itu kemampuan dari aktor serta aktris yang memerankan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemarnya. (r/bpn)

Bangun Industi Kreatif, Pemkot Denpasar Dukung Ketog Semprong IV

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Event akbar yang mempertemukan komunitas- komunitas otomotif dan insan kreatif Kota Denpasar yaitu Ketog Semprong IV Tahun 2018 akan dihelat pada 17 hingga 18 gustus 2018 mendatang. Gelaran Ketog Semprong 4 Tahun 2018 kali ini akan mengambil lokasi di kawasan GOR Ngurah Rai, Denpasar. Berkenaan dengan hal tersebut, pada Kamis (1/3/2018) Komunitas Montogen VW Team Bali selaku penggagas acara bertatap muka dengan Plt. Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara di Kantor Walikota Denpasar.

Plt. Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi penyelenggaraan event Ketog Semprong IV Tahun 2018. “Laju inovasi dan kreativitas terutama yang berasal dari semangat generasi muda di Kota Denpasar senantiasa didukung penuh Pemerintah Kota Denpasar demi terwujudnya sinergitas dalam pembangunan Kota Denpasar. Namun, kreativitas dan inovasi generasi muda yang memunculkan insan- insan kreatif ini harus tetap berpijak kepada kearifan lokal kita sebagai warga Kota Denpasar yang berbudaya, sehingga tercipta keseimbangan dan keharmonisan” ujar Jaya Negara.

Ketua Komunitas Montogen VW Team Bali, Bayu Pramana mengatakan Komunitas Montogen VW Team Bali secara rutin setiap dua tahun sekali mengadakan Event Ketog Semprong. Event Ketog Semprong ditahun 2018 ini telah memasuki penyelenggaraannya yang ke empat kalinya. “Ketog Semprong IV Tahun 2018 akan diselenggarakan dari tanggal 17 hingga 18 Agustus 2018 dan menampilkan sekitar 25 Komunitas Otomotif.” ujar Bayu.

Lebih lanjut dituturkan Bayu Pramana bahwa Inti dari event Ketog Semprong ini merupakan kegiatan gathering atau kumpul dan jumpa antar komunitas otomotif dan komunitas kreatif lainnya di Kota Denpasar. “Ditahun ini, event Ketog Semprong IV Tahun 2018 menampilkan pameran otomitif baik mobil kustom, motor kustom, vespa dan komunitas otomotif lainnya. Selain itu juga tersedia food truck, bursa kuliner, pameran clothing serta produk- produk kreatif lainnya.

Dengan keberagaman ini, Ketog Semprong IV Tahun 2018 tentu dapat dinikmati oleh semua usia dan kalangan. Seperti penyelenggaraan event sebelumnya, kegiatan Ketog Semprong IV Tahun 2018 ini kami didukung penuh Pemerintah Kota Denpasar, dan kami harapkan dukungan ini dapat terus berlanjut di tahun- tahun berikutnya sehingga industri kreatif dapat terus berkembang dengan baik di Kota Denpasar,” ungkapnya.(esa/humas-dps/bpn)