29 C
Denpasar
Jumat, 19 Oktober 2018

Lake Toba Film Festival Semangat Baru Dalam Perfilman Sumatera Utara

BALIPORTALNEWS.COM  – Di Penghujung Tahun 2017 tepatnya tanggal 01-03 desember 2017 Rumah Karya Indonesia akan melakukan Lake Toba Film Festival dipantai Parmonangan, Kecamatan  Simanindo Kabupaten Samosir.

Ori Semloko Selaku Direktur Rumah Karya Indonesia Sekaligus Manajer Lake Toba Film Festival mengatakan bahwa Lake Toba Film Festival merupakan spirit Baru dalam Perfilman Sumatera Utara. Banyak komunitas film di Sumatera Utara tapi masih minim festival.

Lake Toba Film Festival lahir dalam proses panjang Rumah Karya Indonesia bukan tahun ini melakukan kegiatan terkait film ditahun 2015 Rumah Karya Indonesia menggelar Festival Pelajar Sumatera Utara dengan melibatkan sekolah di Sumatera Utara dan di Tahun 2016, kami juga melakukan Festival Film dengan tema pruralisme dengan melibatkan sekolah-sekolah tinggi keagamaan di Sumatera Utara.

Lebih lanjut lagi Ori Semloko mengatakan melihat antusias para generasi muda terkait film sehingga diperlukan sebuah gawean festival bergengsi di Sumatera Utara yaitu Lake Toba Film Festival. Mengingat secara historis Sumatera Utara punya peranan penting dalam perkembangan Film di Indonesia hal itu meski diingat dan perlu dikembangkan lagi sebagai upaya dalam mengisi kemerdekaan.

Demi menarik antusias pengunjung Lake Toba Film Festival mengusung tema  Seni, Budaya dan Lingkungan. Disamping penganurahan film kegiatan ini juga melakuna Nonton Bareng ( Nobar), Diskusi dengan Tema Pertama Film Sebagai Ruang Ekspresi, Film Berdaya Guna dalam peningkatan Ekonomi, dan Film sebagai media perlawanan untuk sementara waktu Panitia Lake Toba Film Festival telah menerima Kategori Film Umum Sepuluh Judul, Kategori Pelajar 10 Judul Film yang nantinya akan diputar pada kegiatan, beberapa film tersebut berasal dari Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, Jogyakarta dan Sumatera Utara dengan dipadukan dengan kemah film dengan konsep 1000 tenda dan sekaligus panggung budaya membuat kegiatan tersebut semakin menarik. Pantai Lumban Parmonangan menjadi lokasi bukan tanpa tujuan namun sebagai upaya dukungan untuk mempromosikan Danau Toba ke Dunia Internasional.

Harapannya dengan hadirnya Lake Film Festival membawa hal besar dalam perfilman Sumatera Utara namun perlu dipertahankan bahwa film sesunguhnya harus punya muatan edukasi dan sekaligus sebagai perlawanan bagi perusak lingkungan papar alumni Sekolah Perfilman Jogyakarta ini. (r/bpn)

SCTV Awards 2017 Hadirkan Raksasa Hiburan Tanah Air

BALIPORTALNEWS.COM – Tahun 2017 ini SCTV dengan bangga kembali mempersembahkan  ajang penghargaan bergengsi “SCTV Awards 2017” yang akan menganugerahkan penghargaan setinggi-tingginya kepada insan industri hiburan. SCTV Awards 2017 akan berlangsung pada hari Rabu, 29 November 2017 yang disiarkan langsung dari Studio 6 Emtek City – Daan Mogot pada pukul 20.00 WIB.

Sederet musisi serta aktor dan aktris serta tokoh hiburan lainnya akan hadir memeriahkan Malam Penghargaan SCTV Awards 2017 diantaranya Afgan & The Gandarianz, Judika & The Band, Anji, Virgoun, Ungu, Setia Band, Wali, Five Minutes, Jaz, Rizky Febian, Ge Pamungkas, Ernest Prakasa, Arie Kriting, Demian Aditya, Cita Citata, Zaskia Gotik, dan masih banyak lagi.

Sebanyak 13 penghargaan paling ngetop pilihan pemirsa dari 13 kategori akan diberikan dalam ajang SCTV Awards 2017 ini. Ketigabelas kategori tersebut adalahAktor Utama Paling Ngetop, Aktor Pendamping Paling Ngetop, Aktirs Utama Paling Ngetop, Aktirs Pendamping Paling Ngetop, Penyanyi Paling Ngetop, Group Band Paling Ngetop, Presenter Paling Ngetop, Soundtrack Sinetron Paling Ngetop, Sinetron Paling Ngetop, FTV Paling Ngetop, Film Layar Lebar Paling Ngetop, Infotainment Paling Ngetop, dan Iklan Paling Ngetop.

Pekan ini SCTV juga akan menghadirkan program terbaru “Semesta Bertasbih” pada hari Minggu, 26 November 2017 pukul 12.30 WIB. Dalam setiap episodenya, “Semesta Bertasbih” akan menghadirkan ustadz-ustadz yang menyampaikan tausyiah dengan tema berbeda yang begitu lekat dengan kehidupan sehari-hari. Ustadz Solmed, Ustadz Erick Yusuf, dan Ustadz Derry Sulaiman minggu ini berkesempatan hadir untuk menyampaikan tausyiah langsung di Masjid Al A’zhom.

Selain itu program “Semesta Bertasbih” juga akan memperlombakan tilawah Al Qur’an untuk anak-anak usia 7-15 tahun. Mereka akan membaca surat-surat pendek dengan aturan-aturan Tilawatil Qur’an. Peserta lomba akan dinilai oleh juri yang kompeten di bidangnya. Selain itu masing-masing anak akan dibimbing oleh kakak-kakak hafidz.Mario Irwinsyah dan Zee Zee Shahab akan memandu jalannya program Semesta Bertasbih.

Pemirsa juga masih dimanjakan dengan kelanjutan kisah dari sinetron-sinetron unggulan SCTV. Sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” yang telah hadir memperkuat jam tayang SCTV sejak beberapa pekan lalu ini selalu ditunggu-tunggu kehadirannya oleh penggemarnya. Kehadiran bintang-bintang muda seperti Verrell Bramasta, Natasha Wilona, Aliando Syarif, dan Bryan Domani ini menjadi daya pikat tersendiri.

Untuk semakin mendekatkan para pemain sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” dengan para penggemarnya, pada hari Minggu, 26 November 2017, SCTV menggelar event offair “Meet and Greet Artis Sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta”. Bertempat di Ramayana Mall Sidoarjo, Verrell Bramasta, Natasha Wilona, Aliando Syarif, dan Bryan Domani akan hadir langsung menyapa warga Surabaya dan sekitarnya.

Datang dan saksikan langsung para pemain sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” di Ramayana Mall Sidoarjo! Gratis! (r/bpn)

DA Asia 3 Mulai Memasuki Babak 15 Besar

BALIPORTALNEWS.COM – Ajang pencarian bakat menyanyi lagu dangdut yang diikuti oleh 6 negara di Asia yaitu DA Asia 3 mulai memasuki Babak 15 Besar pada hari Jumat 25 November 2017. Para kontestan semakin menunjukkan kemajuannya dalam berolah vocal dan memberikan penampilan terbaik mereka di atas panggung.

Meski banyak teman seperjuangan mereka yang telah tersenggol dan kembali ke negaranya, para kontestan tetap bersemangat untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi pemenang. Di Babak ini, keenam perwakilan Indonesia berhasil masuk ke Babak 15 Besar, diantaranya Aulia DA4, Tia DAC2, Reza DA2, Putri DA4, Fildan DA4 dan Gabriel DAC2.

Dari Malaysia diwakili oleh Darling, Azizul Haqim, One Forteen dan Farez Adnan; dari Timor Leste diwakili oleh Atanazio Sarmento dan Alda De Almeida; Singapura diwakili oleh Rahila Rashun dan Nada Fitri serta Thailand akan diwakilkan oleh Hammad.

Siapakah peserta yang akan tersenggol di Babak 15 Besar? Dan siapakah peserta yang akan maju ke Babak selanjutnya? Saksikan terus DA Asia 3 setiap hari pukul 19.30 WIB LIVE hanya di Indosiar!

Pekan ini Indosiar akan kembali hadir di kota Surabaya, Jayapura dan Kendari untuk audisi Liga Dangdut Indonesia. Sebuah ajang pencarian bakat yang akan menjaring penyanyi dangdut terbaik dari masing – masing provinsi di Indonesia.

Audisi provinsi Papua bertempat di Aula Polda Papua pada hari Sabtu, 25 November 2017. Sementara provinsi Jawa Timur bertempat di Singgasana Hotel dan provinsi Sulawesi Tenggara bertempat di Makosat Brimob Polda Sulawesi Tenggarapada hari Minggu, 26 November 2017.

Audisi ini dapat diikuti oleh pria maupun wanita berusia minimal 15 tahun dan maksimal 25 tahun serta berbakat dalam menyanyikan lagu dangdut. Untuk pendaftaran dapat dilakukan melalui Official Whatsapp LIDA (0812-979-185-45) atau melalui www.vidio.com. Formulir juga dapat diunduh melalui www.indosiar.com. Seluruh proses audisi ini GRATIS dan tanpa dipungut biaya apapun!

Indosiar juga akan menayangkan Miss Universe ke 66 pada hari Senin 27 November 2017 pukul 23.00 WIB. Acara yang ditunggu – tunggu setiap tahunnya ini akan dilaksanakan di Teater The AXIS, Planet Hollywood Resort and Casino, Las Vegas dengan menampilkan 92 peserta perwakilan dari berbagai negara di dunia. Kontes kecantikan tingkat dunia ini tidak hanya menilai dari kecantikan seorang wanita saja tetapi juga kepandaian, sopan santun, dan multitalenta atau biasa disebut dengan Brain, Beauty, and Behavior.

Selain ajang Miss Universe, Indosiar juga akan menayangkan “Mnet Asia Music Awards” pada hari Rabu, 29 November 2017 dan Jumat, 1 Desember 2017 pukul 24.00 WIB. Sebuah acara penghargaan musik bergengsi di Korea Selatan yang disiarkan setiap tahunnya.

Pada tahun ini MAMA diselenggarakan di 3 Negara yaitu Vietnam, Jepang dan Hongkong yang dimeriahkan oleh EXO, BTS, TWICE, WANNA ONE, RED VELVET dan masih banyak lagi. (r/bpn)

Konser Akhir Tahun Joox Untuk Pecinta Musik Independen

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Setelah membuka tahun ini dengan kolaborasi bersama salah satu film Indonesia melalui Konser Galih & Ratna,lalu dilanjutkan dengan menggandeng satu band besar Indonesia dalam konser bertajuk “NOAH in concert” di Yogyakarta, JOOX, penyedia streaming musik digital terkemuka di Indonesia, melanjutkan komitmennya untuk membangun ekosistem positif bagi industri musik Indonesia, termasuk musisi independen.

Untuk mengakhiri tahun penuh kejayaan ini, JOOX berencana merayakannya dengan “JOOX Live Festival Hura Ceria”, yang akan diadakan pada Hari Sabtu, 9 Desember 2017 di Lapangan PPI Pussenif Bandung dan menampilkan musisi independen lokal terkenal, seperti Seringai, The SIGIT, Sarasvati, Rendy Pandugo dan Stars and Rabbit. Konser akhir tahun ini akan digelar di Lapangan PPI Pussenif, Bandung pada tanggal 9 Desember 2017.

Benny Ho, Direktur Senior Business Development, Internasional Business Group, Tencent mengungkapkan apresiasinya atas dukungan pecinta musik di Indonesia. “Kami sangat menghargai dan berterima kasih kepada pecinta musik Indonesia karena terus mendukung JOOX dalam dua tahun kehadiran kami di Indonesia.

Awal tahun ini, kami sangat senang dengan beberapa hasil penelitian yang telah mengakui layanan kami sebagaionline music streaming service yang paling disukai di Indonesia, namun perjalanan kami di Indonesia masih dalam fase pembentukan, saya yakin dalam waktu dekat kami bisa berkontribusi lebih jauh bagi musik Indonesia dan  menjadikannya sebagai tuan rumah di negeri sendiri, “ungkap Benny Ho.

Pada tahun 2017, kehadiran aplikasi musik daring semakin meluas dan benar-benar mengubah wajah industri musik di Indonesia. JOOX adalah salah satu aplikasi hiburan yang tumbuh dan menghubungkan pecinta musik dengan artis dan album favorit mereka. Sebagai pemain regional, JOOX beruntung karena mampu dengan cepat meraih pangsa pasar yang besar, terutama di Indonesia.

Kisah sukses JOOX ini dimulai dengan keseriusan meneliti kebiasaan orang Indonesia dalam mendengarkan musik. Hasilnya, hingga kini JOOX berhasil mengakuisisi lebih dari 5 juta lagu untuk memenuhi selera musik lokal dan internasional, bahkan lebih jauh lagi hingga musisi independen lokal.

“Ketertarikan khusus kami terhadap musisi independen, karena mereka lahir dari kreativitas dan gairah berkarya yang luar biasa. Dengan perjuangan yang gigih, para musisi independen Indonesia mampu mencuri perhatian di industri dan membangun basis penggemar setia yang tak terbatas,” kata Benny Ho lebih jauh.

JOOX Live Festival Hura Ceria  merupakan implementasi komitmen JOOX terhadap musisi independen lokal. Line up konser tersebut termasuk 5 musisi independen lokal yang telah mencapai prestasi istimewa di tahun 2017.

Berikut adalah Line up nya: Seringai, The SIGIT, Sarasvati, Stars and Rabbit dan Rendy Pandugo. (r/bpn)

Perjuangan Peserta DA ASIA 3 Di Babak 20 Besar

BALIPORTALNEWS.COM – Indosiar akan menayangkan “Konser Spesial Nada Nada Rindu Rhoma Irama” pada hari Sabtu, 18 November 2017 LIVE dari Studio 5 mulai pukul 19.30 WIB.Sebuah konser musik yang akan mengobati kerinduan pemirsa Indosiar terhadap karya cinta nan romantis milik Rhoma Irama.

Acara ini akan dimeriahkan oleh sederet penyanyi papan atas Indonesia diantaranya Yuni Shara, Krisdayanti, Elvy Sukaesih, Wika Salim, Tasya Rosmala, Azizah DA, Lesti DA, Rani DA, Danang DA, 2R, Duo Alfin dan masih banyak lagi. Pemirsa Indosiar juga dapat menyaksikan kembali duet antara Raja dan Ratu Dangdut, Rhoma Irama feat Elvy Sukaesih di atas panggung serta kehadiran Irfan Hakim, Ramzi dan Gilang Dirga yang membawakan acara akan membuat acara semakin meriah.

Sementara itu, Babak 20 Besar DA ASIA 3 semakin menarik untuk disaksikan. Persaingan ketat antara para kontestan terlihat jelas di atas panggung. Mereka berusaha memberikan yang terbaik untuk dapat bersaing dengan kontestan lainnya.

Setelah melalui Babak Wildcard, kini ke 20 peserta akan melanjutkan perjuangan mereka ke babak selanjutnya. Di awal Babak 20 besar kemarin, Singapura harus merelakan perwakilannya Nor Haqeem (Group 1) untuk pulang.

Sementara Aulia DA4 (Indonesia), Darling (Malaysia) dan Reza DA2 (Indonesia)  berhasil mendapatkan tiket untuk terus melaju di panggung DA ASIA 3. Siapakah kontestan lainnya yang akan menyusul mereka? Saksikan terus DA ASIA 3 setiap hari pukul 19.30 WIB LIVE hanya di Indosiar!

Indosiar juga akan kembali hadir dengan audisi Liga Dangdut Indonesia secara serentak di 3 provinsi pada hari Minggu, 19 November 2017. Audisi Maluku Utarabertempat di Aula Polres Ternate, Nusa Tenggara Timur bertempat di Makosat Brimob Polda NTT dan Sumatera Selatan bertempat di Makosat Brimobda Sumatera Selatan.

Audisi akan dimulai sejak pukul 07.00 WIT dan dapat diikuti oleh pria ataupun wanita berusia 15 – 25 tahun yang memilki bakat menyanyi lagu dangdut. Seluruh proses audisi ini GRATIS dan tanpa dipungut biaya apapun! (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Kisah-Kisah Istimewa Dari Sinetron Unggulan SCTV

BALIPORTALNEWS.COM – Kelanjutan kisah dari sinetron-sinetron unggulan yang ditayangkan SCTV setiap harinya semakin menarik untuk terus diikuti. Mulai dari pukul 15.30 WIB sinetron “Kiamat Hari Jumat” hadir yang kemudian dilanjutkan dengan sinetron “Tuhan Ada Dimana Mana” pada pukul 16.45 WIB. Sementara sinetron terbaru yang tayang sejak pekan lalu, “Siapa Takut Jatuh Cinta” akan hadir pada pukul 18.00 WIB dengan menghadirkan kebolehan akting  dari Natasha Wilona, Verrell Bramasta, Aliando Syarief, dan Bryan Domani.

Sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” mengisahkan perjuangan Laras (Natasha Wilona) yang terpaksa kuliah sambil bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu, ia pun harus menghadapi Vino (Verrell Bramasta) yang sering kali mengusik kehidupannya selama di kampus. Namun kehadiran adik Vino, Satya (Aliando Syarief) justru menjadi penolong Laras di kala Vino terus menguji kesabarannya.

Aksi Hiro (Stefan William) bersama geng rainbow yang digawangi oleh Andra (Immanuel Caesar Hito) dan Kei (Cemal Faruk) masih setia menemani waktu malam pemirsa dalam sinetron “Anak Langit” yang tayang pada pukul 19.45 WIB setiap harinya. Setelah kisah kehidupan remaja yang digambarkan dalam sinetron “Anak Langit”, kisah problematika perjodohan dihadirkan dalam sinetron “Rahmat Cinta” pada pukul 21.45 WIB.

Sinetron yang telah sepekan mewarnai layar kaca SCTV ini menceritakan drama perjodohan Bella (Irish Bella) dengan Andrey (Marcel Chandrawinata). Bella berusaha untuk kabur hingga mempertemukannya dengan Dewa (Giorgino Abraham). Dewa terus melindungi Bella dari Andrey yang terus berusaha menemukan Bella.

Setelah menayangkan dua sinetron baru pada pekan lalu, SCTV kembali  menghadirkan program terbaru “Semesta Bertasbih”. Setiap episodenya, “SemestaBertasbih” akan menghadirkan ustadz-ustadz yang menyampaikan tausyiah dengan tema berbeda-beda yang begitu lekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu program “Semesta Bertasbih” juga akan memperlombakan tilawah Al Qur’an untuk anak-anak usia 7-15 tahun.

Mereka akan membaca surat-surat pendek dengan aturan-aturan Tilawatil Qur’an. Peserta lomba akan dinilai oleh juri yang kompeten di bidangnya. Selain itu masing-masing anak akan dibimbing oleh kakak-kakak hafidz. Saksikan “Semesta Bertasbih” segera di SCTV!

Ajang penghargaan SCTV Awards 2017 akan segera digelar. Polling tahap 2 SCTV Awards 2017 telah dibuka sejak hari Kamis, 26 Oktober 2017. Pemirsa dapat mengirimkan dukungannya untuk artis paling ngetop pilihannya dengan mengirimkan SMS: Ketik KODE SMS kirim ke 97288, atau melalui Twitter: Ketik KODE TWITTER mention @SCTV_ atau melalui BBM: Buka Aplikasi BBM, kemudian buka Discover masuk ke BBM Poll dan vote. Informasi lebih lanjut dapat di akses melalui www.sctv.co.id. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Ubud Writers & Readers Festival Kembali Berhasil Mempersatukan Pencinta Sastra dan Seni dari Seluruh Dunia pada Bulan Oktober Lalu

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Ubud Writers & Readers Festival sekali lagi dengan sukses menjadi kancah pertukaran ide, inspirasi, dan pembelajaran antara penulis dan pembaca dari Indonesia dan negara-negara lainnya pada tanggal 25-29 Oktober lalu. Mengusung tema Origins atau Asal Muasal dalam bahasa Indonesia, selama lima hari tersebut UWRF diisi oleh ratusan program yang disusun berdasarkan tema tersebut. UWRF pada tahun 2017 ini membawa 160 lebih figur-figur mengagumkan dari 30 negara di seluruh dunia untuk tampil di atas satu panggung dan berkolaborasi atas nama sastra dan seni.

Nama-nama besar dunia sastra nasional maupun internasional seperti NH. Dini, Sutardji Calzoum Bachri, Seno Gumira Ajidarma, Leila S. Chudori, Joko Pinurbo, Intan Paramaditha, Trinity, Jung Chang, Ian Rankin, Simon Winchester, Madeleine Thien, Han Yujoo, dan masih banyak lagi, tampil berdampingan dengan seniman, desainer, sutradara, penari, musisi, dan aktor seperti Pierre Coffin, Djenar Maesa Ayu, Chicco Jericho, Voice of Baceprot, Kan Lumé, Lulu Lutfi Labibi, dan Sakdiyah Ma’ruf.

UWRF juga dengan bangga mempersembahkan sebuah penghargaan Lifetime Achievement Award kepada legenda hidup sastra Indonesia, NH. Dini, pada malam Gala Opening (25/10/2017) di Puri Saren Ubud. Yang juga menjadi highlight dari UWRF 2017 adalah hadirnya 16 penulis emerging yang dipilih dari Seleksi Penulis Emerging Indonesia yang datang dari beberapa tempat di seluruh pelosok Indonesia, untuk tampil dalam sesi-sesi diskusi bersama pembicara-pembicara terkenal dunia dan meluncurkan buku Antologi 2017.

72 acara sesi diskusi atau Main Program yang diadakan di tiga venue utama UWRF, yaitu NEKA Museum, Indus Restaurant, dan Taman Baca selalu ramai dihadiri pengunjung yang ingin mendengar diskusi-diskusi mendalam seperti di sesi Beyond the Front Page yang menghadirkan jurnalis-jurnalis top Asia untuk mendiskusikan isu-isu global terkini. Di sesi Moving Images bersama beberapa pembuat film, penggalian kisah di balik layar dimulai dengan bahasan mengenai pesan yang ingin disampaikan kepada penonton. Serta masih banyak lagi sesi menginspirasi lainnya.

Setiap harinya para pencinta sastra dan seni tersebut terus memenuhi lokasi-lokasi tempat diselenggarakannya 200 program UWRF yang terdiri dari sesi-sesi diskusi, workshop, Special Event, pemutaran film, panggung musik, pembacaan puisi, dan program pengembangan karir Emerging Voices yang tersebar di beberapa tempat di Ubud. Tak ada satupun dari mereka yang terlihat mengkhawatirkan status Gunung Agung yang sedang Awas. Festival tetap berjalan lancar dan berhasil mengundang 25,000 lebih pengunjung, banyak dari mereka adalah turis yang untuk pertama kalinya mengunjungi Bali.

Dari data yang dikumpulkan tim UWRF, saat penyelenggaraan festival, termasuk kehadiran penulis mancanegara dan pencinta sastra dalam dan luar negeri, telah berkontribusi senilai IDR10,350,000,000 yang dikeluarkan oleh para pengunjung selama enam hari untuk biaya akomodasi di banyak penginapan, transportasi, restauran, spa, yoga, souvenir, museum, galeri, dan acara budaya di sekitar Ubud dan Bali. Ini adalah sebuah kontribusi dalam menggerakan ekonomi lokal, terutama di bidang pariwisata.

Jumlah tersebut tentunya sangat membanggakan dan sesuai dengan misi organisasi nirlaba yang menaungi UWRF, Yayasan Mudra Swari Saraswati, yaitu untuk memperkaya kehidupan masyarakat lokal melalui program-program seni dan budaya. Dari data tersebut juga tercatat bahwa 96% pengunjung yang hadir akan datang kembali untuk UWRF 2018.

Di acara penggalangan dana yang digelar di Museum Blanco pada tanggal 26 Oktober lalu, berhasil terkumpul dana sebesar IDR15,000,000, yang selanjutnya akan diserahkan kepada Kopernik, sebuah organisasi nirlaba di Ubud, yang akan diteruskan kepada masyarakat di daerah-daerah sekitar Gunung Agung yang terkena dampak aktifitas vulkanik. Malam penggalangan dana ini menghadirkan grup Papermoon Puppet Theater dan grup tari yang diketuai oleh Eko Supriyanto, koreografer asal Indonesia yang berkiprah di panggung internasional. Setiap pengunjung yang hadir dikenakan biaya sebesar IDR100,000 sebagai bentuk donasi.

“Kendati persiapan UWRF dibayangi oleh ketakutan akan aktifitas vulkanik Gunung Agung, kami tetap bertekad untuk terus mendukung masyarakat Bali, yang mana adalah asal muasal terselenggaranya festival ini sendiri,” ujar Janet DeNeefe. “UWRF lahir sebagai bentuk pemulihan dari sebuah tragedi, dan UWRF tahun ini adalah bukti bahwa selama 14 tahun penyelenggaraannya, UWRF terus bertahan dan berkembang dari tahun ke tahunnya.”

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penulis dan pembaca yang telah membantu keberhasilan UWRF tahun ini, baik di komunitas sastra dan seni maupun industri pariwisata Pulau Bali. Dari data yang tercatat tahun ini, hampir semua pengunjung ingin kembali lagi tahun depan dan kami juga sudah tidak sabar untuk kembali membawakan sebuah perhelatan sastra dan seni yang selalu ditunggu-tunggu ini pada tahun 2018.” ujar Founder & Director UWRF, Janet DeNeefe.

Ubud Writers & Readers Festival dijadwalkan untuk kembali lagi di tahun 2018 pada tanggal 24 hingga 28 Oktober. Tema UWRF 2017 akan diumumkan di www.ubudwritersfestival.com pada awal tahun depan. (r/bp)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pink On The Green, Event Penggalangan Dana Untuk Kesadaran Kanker Payudara

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Bali Pink Ribbon (BPR) didukung oleh Hatten Wines, perusahaan merek anggur di Bali, mengadakan “Pink on the Green” bulan ini untuk menggalang dana bagi upaya pengobatan kanker payudara. BPR akan menggelar malam yang meriah dengan bazaar, musik, dan penggalangan dana di Hatten Wine building Sabtu, 25 November 2017.

Menyambung kesuksesan kegiatan Indonesia Goes Pink Run bulan lalu yang diselenggarakan oleh BPR, kegiatan Pink on the Green lebih bertujuan untuk menyebarkan pesan pengecekan payudara mandiri, screening dan deteksi dini tumor, sehingga menambah peluang untuk pulih dan bertahan hidup.

Tema “Pink on the Green” bermakna menggaungkan kesadaran tentang kanker payudara dalam suasana kemeriahan Natal. Dengan perayaan Natal dan tahun baru yang kian mendekat, “Pink on the Green” akan menjadi hari yang menyenangkan untuk semua pengunjung, selain untuk mengundang pengunjung untuk merefleksikan sejenak kondisi para wanita penderita kanker payudara di Bali.

Tiket dijual dengan harga IDR 150.000 per orang, termasuk segelas Hatten Wine. Hasil penjualan akan digunakan untuk mendanai kegiatan road show screening payudara dan program pembinaan tahun depan, yang direncanakan bulan April 2018 di Lombok dan Nusa Penida.

“Kami bangga mengumumkan bahwa Bali Pink Ribbon dan rekan medisnya, Prima Medika Hospital, telah menjalankan screening bagi lebih dari 100 wanita di Nusa Lembongan, yang merupakan kegiatan untuk pertama kalinya di bulan April 2017 lalu. Program ini sangat membantu, sehingga kami ingin melakukannya lagi tahun depan, dan kegiatan ini membutuhkan dana cukup besar,” ungkap Gaye Warren, penggagasa BPR dan penyintas kanker payudara.

BPR sangat menghargai dukungan dan kerja sama Hatten Wines, bukan hanya untuk acara “Pink on the Green”, namun juga atas dukungan mereka sebelumnya dalam menyumbangkan persentase besar dari penjualan Pink wines mereka selama hari Valentine.

“Kami menganggap Hatten Wines sebagai panutan perusahaan Bali yang mengedepankan kesehatan dan kesejahteraan wanita Bali, dan menyadari konstribusi mereka kepada bangsa dan negara,“ kata Gaye.

BPR juga berencana untuk mengalokasikan sebagian dana dari penggalangan ini untuk meringankan beban para keluarga yang kembali dari penampungan sejak evakuasi Gunung Agung, yang terpaksa menjual ternak untuk bertahan hidup.

Untuk pembelian tiket dan menyumbang hubungi info@balipinkribbon.com. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Dua Sinetron Terbaru di SCTV

BALIPORTALNEWS.COM – SCTV kembali hadirkan program teristimewa untuk menemani pemirsa melewati waktu istirahat. Dua sinetron terbaru akan segera tayang mulai hari Senin, 13 November 2017 besok yakni “Siapa Takut Jatuh Cinta” dan “Rahmat Cinta”. Pemirsa akan dimanjakan dengan kemampuan akting dari para bintang muda berbakat tanah air diantaranya Irish Bella, Giorgino Abraham, Marcel Chandrawinata, Michella Putri, Natasha Wilona, Verrel Bramasta, Aliando Syarief, Bryan Domani, Windy Wulandari, serta sederet bintang lainnya.

Sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” akan tayang setiap harinya pukul 18.00 WIB mengisahkan kehidupan gadis bernama Laras (Natasha Wilona) yang mendapat beasiswa di kampus bergengsi bernama Palm University. Laras terpaksa hidup seorang diri di Jakarta dan bekerja paruh waktu sebagai pengantar makanan.

Suatu hari Laras harus menghadapi masalah ketika motornya tertabrak mobil yang dikendarai oleh Vino (Verrell Bramasta) dan Leon (Bryan Domani) karena saling beradu kecepatan. Laras pun marah kepada Vino, karena akibat ulahnya box delivery dan makanan yang harus diantarnya menjadi berantakan. Vino yang berasal dari keluarga sangat kaya merasa dirinya paling berkuasa dan mampu membayar segalanya, tak lain juga merupakan teman kuliah Laras.

Meski demikian, Laras tidak gentar, ia terus melawan Vino beserta teman-temannya. Namun diam-diam ada seseorang yang menjadi penolong buat Laras, yaitu Satya (Aliando Syarief), adik Vino. Nantikan kelanjutan kisah perjuangan Laras melawan keangkuhan Vino dalam sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” mulai Senin besok pukul 18.00 WIB!

Kisah yang tak kalah menarik juga dihadirkan oleh sinetron terbaru SCTV “Rahmat Cinta” yang akan mewarnai layar kaca SCTV setiap hari pada pukul 21.40 WIB. Drama perjodohan Bella (Irish Bella) akan menjadi pembuka kisah sinetron “Rahmat Cinta”. Ia dijodohkan dengan putera dari kolega ayahnya yang telah membantu menyelamatkan usahanya. Saat menjelang resepsi pernikahannya, Bella berhasil kabur namun ia hanyut di sungai.

Beruntungnya Bella diselamatkan oleh Dewa (Giorgino Abraham), seorang pria yang sehari-harinya bekerja sebagai petarung bayaran di kampungnya demi menghidupi dua anak angkatnya. Namun akibat kecelakaan di sungai, Bella sama sekali tidak dapat mengingat apa-apa. Dewa yang mengetahui kalau Bella berada dalam bahaya karena sedang diburu oleh anak buah Andrey (Marcel Chandrawinata), pria yang dijodohkan dengan Bella, akhirnya berusaha meyakinkan Bella kalau ia adalah suami Bella, dan Kimmy Keanu adalah anak mereka.

Sementara itu, Andrey masih terus mengancam kehidupan Bella. Saksikan kelanjutan kisah Bella bersama Dewa hanya di sinetron “Rahmat Cinta” setiap hari pukul 21.40 WIB!

Ajang penghargaan SCTV Awards 2017 akan segera digelar. Polling tahap 2 SCTV Awards 2017 telah dibuka sejak hari Kamis, 26 Oktober 2017. Pemirsa dapat mengirimkan dukungannya untuk artis paling ngetop pilihannya dengan mengirimkan SMS: Ketik KODE SMS kirim ke 97288, atau melalui Twitter: Ketik KODE TWITTER mention @SCTV_ atau melalui BBM: Buka Aplikasi BBM, kemudian buka Discover masuk ke BBM Poll dan vote. Informasi lebih lanjut dapat di akses melalui www.sctv.co.id. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan