25 C
Denpasar
Rabu, 22 Agustus 2018

Karnaval Inbox 2017 Hadir Langsung di Pasuruan

BALIPORTALNEWS.COM – Pekan ini SCTV akan hadir langsung di Pasuruan – Jawa Timur lewat program “Karnaval Inbox 2017”. Sederet bintang-bintang kenamaan tanah air akan turut memeriahkan Karnaval Inbox 2017 di Pasuran diantaranya Rita Sugiarto, Geisha, Rizky dan Ridho DA, Jenita Janet, Tasya Rosmala, Trio Macan, Bian Gindaz, Hijau Daun, Dadali, dan masih banyak lagi.

Karnaval Inbox ini akan disiarkan langsung dari Lapangan Ledug Tretes – Pasuruan sejak hari Sabtu, 4 November 2017 pukul 06.00 WIB, masih di hari yang sama akan berlanjut pada pukul 15.00 WIB. Keesokan harinya pada hari Minggu, 5 November 2017 pukul 06.00 WIB. Uya Kuya, Ruben Onsu, Ria Ricis, Bhakti, dan Arnold akan hadir memandu jalannya program Karnaval Inbox 2017 di Pasuruan.

Persembahan istimewa SCTV lainnya di minggu yang akan datang hadir dari orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo yang akan menggelar acara pernikahan puterinya, Kahiyang Ayu. SCTV akan menyiarkan langsung rangkaian prosesi adat hingga resepsi pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution. Dimulai pada  tayangan program berita Liputan6 Pagi akan hadir lebih spesial pada  hari Selasa, 7 November 2017 pukul 04.30 WIB dengan liputan langsung jelang pernikahan.

Masih di hari yang sama pada pukul 08.00 WIB akan berlangsung prosesi pemasangan bleketepe, yang dilanjutkan dengan prosesi siraman pukul 09.00 WIB. Keesokan harinya Rabu, 8 November 2017 akan diawali dengan siaran langsung Liputan6 Pagi Spesial Jokowi Mantu pada pukul 04.30 WIB berlanjut dengan prosesi kirab pada pukul 08.00 WIB, dilanjutkan dengan momen yang paling dinantikan yakni akad nikah pada pukul 09.00 WIB dan ditutup dengan resepsi pernikahan sejak pukul 10.30 WIB.

Ajang penghargaan SCTV Awards 2017 akan segera digelar. Polling tahap 2 SCTV Awards 2017 telah dibuka sejak hari Kamis, 26 Oktober 2017. Pemirsa dapat mengirimkan dukungannya untuk artis paling ngetop pilihannya dengan mengirimkan SMS: Ketik KODE SMS kirim ke 97288, atau melalui Twitter: Ketik KODE TWITTER mention @SCTV_ atau melalui BBM: Buka Aplikasi BBM, kemudian buka Discover masuk ke BBM Poll dan vote. Informasi lebih lanjut dapat di akses melalu iwww.sctv.co.id. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

DA Asia 3 Segera Memasuki Babak 30 Besar

BALIPORTALNEWS.COM – Ajang pencarian bakat menyanyi lagu dangdut yang melibatkan 36 peserta dari 6 Negara di Asia (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Timor Leste) yaitu “Dangdut Academy Asia 3” telah tayang sejak Senin 23 Oktober 2017 lalu.

Dimulai dengan perkenalan ke 36 peserta lewat Konser Parade, dan berlanjut dengan babak kompetisi di hari berikutnya dimana para peserta langsung dibagi menjadi 6 Grup yang berisikan anggota dari masing – masing negara yang bersaing dengan sesama anggota grup.

Dari ke 6 Grup tersebut, 30 peserta yang terpilih akan melangkah ke babak 30 Besar. Hingga saat ini peserta yang telah berhasil lolos ke babak selanjutnya adalah Reza DA2 (Indonesia), Marina Neno (Timor Leste), One Forteen (Malaysia), Dayat Junaini (Brunei Darussalam), Rahila Rashun (Singapura), Norman (Thailand) dan masih banyak lagi. Namun sayang bagi Brunei Darussalam yang harus kehilangan 2 pesertanya di babak awal yaituQahar Hashim di Grup 1 serta Fatrullah Yaakub di Grup 2.

Sementara  di Grup 3, Singapura juga harus merelakan Ajul Anwar untuk pulang kembali ke negaranya dan meninggalkan panggung DA Asia 3. Persaingan masih terus berlanjut bagi para peserta di Grup 4, 5 dan 6. Siapakah sajakah peserta yang akan menyusul untuk maju ke Babak 30 Besar? Saksikan terus DA ASIA 3 setiap hari pukul 19.30 WIB LIVE hanya di Indosiar!

Pekan ini Indosiar akan kembali menyelenggarakan Audisi Liga Dangdut Indonesia. Sebuah ajang pencarian bakat menyanyi lagu dangdut yang akan menjaring peserta dari 34 Provinsi di Indonesia. Audisi ini dapat diikuti oleh pria atau wanita berusia 15 – 25 tahun dan memiliki bakat menyanyi lagu dangdut.

Hingga saat ini, audisi telah berlangsung di 11 Provinsi, dan minggu ini Audisi Liga Dangdut Indonesia akan berlangsung serentak di 3 Provinsi yakni Kalimantan Utara bertempat diRoyal Tarakan Hotel, Bali bertempat di Makosat Brimob Polda Bali dan Sulawesi Utara bertempat di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara pada hariMinggu, 29 Oktober 2017. Calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui Official Whatsapp LIDA (0812-979-185-45) atau melalui www.vidio.com.

Formulir juga dapat diunduh melalui www.indosiar.com. Audisi ini GRATIS tanpa dipungut biaya apapun!

Indosiar juga akan menayangkan kembali serial Bollywood kesayangan pemirsa Indosiar “Naagarjun” setiap hari pukul 02.30 WIB. Dan jangan lupa juga untuk menyaksikan tayangan ulang “Soimah Woyo Woyo Yogyakarta” hari Sabtu 28 Oktober 2017 dan “Bersama Rhoma Irama di Kota Malang” hari Minggu 29 Oktober 2017 pukul 07.30 WIB. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SCTV Tayangkan Eksklusif “Anugerah KPI 2017”

BALIPORTALNEWS.COM – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang menaungi serta memantau seluruh siaran stasiun televisi yang ada di Indonesia, kali ini akan mempersembahkan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh program acara yang telah menemani pemirsa lewat “Anugerah KPI 2017”.

Ajang apresiasi yang didedikasikan untuk program-program berkualitas dengan melibatkan juri-juri yang kredibel di dunia pertelevisian tahun ini mengusung tema “Persembahan Anak Bangsa Untuk Satu Indonesia”. Ajang penganugerahan ini akan disiarkan langsung dari Studio 6 Emtek City – Daan Mogot pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017 pukul 12.30 WIB. Andhika Pratama, Gading Marten, dan Ruben Onsu akan memandu jalannya acara “Anugerah KPI 2017” yang turut dimeriahkan oleh Nikita Willy, Giorgino Abraham, Irish Bella, Cakra Khan, Five Minutes, Lesti DA, Demian, dan masih banyak lagi.

Pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017 besok SCTV juga akan menayangkan secara spesial TVM “Menanti Sebuah Jawaban” pada pukul 23.00 WIB. Memanasnya kota Jakarta di tahun 1998 menjadi pembuka kisah TVM “Menanti Sebuah Jawaban”.

Lima pemuda Fadly (Andy Fadly Arifuddin), Ari (Ari Tri Sosianto), Rindra (Rindra Risyanto Noor), Yoyo (Yoyo Prasetyo), dan Piyu (Satriyo Yudi Wahono) yang tergabung dalam grup band Padi terjebak dalam kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada saat itu. Kepopuleran group band Padi membuat mereka disibukkan dengan berbagai agenda kegiatan seperti tour, rekaman, pembuatan video klip, wawancara dengan berbagai media, hingga menemui para fans fanatik Padi. Perolehan Platinum Award dari album yang diluncurkan oleh Padi menjadi bukti keberhasilan Fadly, Ari, Rindra, Yoyo, dan Piyu selama ini.

Namun seiring berjalannya waktu, berbagai konflik mulai bermunculan di tengah perjalanan karir grup band Padi, hingga mereka pun memutuskan untuk vakum beberapa waktu. Yoyo dan Ari justru tertangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba di tengah kevakuman grup band Padi. Saksikan kelanjutan kisah perjalanan karir grup band Padi dalam TVM “Menanti Sebuah Jawaban” pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017 pukul 23.00 WIB hanya di SCTV Satu Untuk Semua!

Ajang penghargaan SCTV Awards 2017 akan segera digelar. Polling tahap 2 SCTV Awards 2017 telah dibuka sejak hari Kamis, 26 Oktober 2017. Pemirsa dapat mengirimkan dukungannya untuk artis paling ngetop pilihannya dengan mengirimkan SMS: Ketik KODE SMS kirim ke 97288, atau melalui Twitter: Ketik KODE TWITTER mention @SCTV_ atau melalui BBM: Buka Aplikasi BBM, kemudian buka Discover masuk ke BBM Poll dan vote. Informasi lebih lanjut dapat di akses melalui www.sctv.co.id. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Membagun Identitas Bangsa Lewat Tradisi

BALIPORTALNEWS.COM – Sekelompok Pemuda kembali mewarnai konteks kesenian di Sumatera Utara, kesenian ini berbasis tradisi , tradisi menjadi sebuah pilihan ditengah arus globalisasi yang sudah mulai menggerus kebudayaan lokal. Mereke menamakan kegiatan ini dengan nama “Jong Bataks Arts Festival” pemakaian kata Jong Batak lewat sebuah kajian mengingat sejarah Nusantara dibangun dari perkumpulan kedaerahan dan melebur menjadi satu kesatuan yaitu republik Indonesia.

Kegiatan Jong Bataks Arts Festival sendiri digagas oleh Komunitas Rumah Karya Indonesia dan kegiatan ini merupakan kegiatan ke empat kalinya. Menurut Ori Semloko selaku Direktur Rumah Karya Saat inibahwa membagun kesenian  tradisi berada dalam jalan sunyi namun kami akan tetap melaksanakannya dan kami terbangun atas spirit yang sama bagai mana kebudayaan lokal menjadi kekuatan untuk melawan arus globalisasi.

Jong Batak Arts Festival tahun ini diselenggarakan tanggal 25- 28 Oktober 2017 di Taman Budaya Sumatera. Dan tahun ini melibatkan sekitar 36 Komunitas dari Sumatera Utara dan 2 Provinsi di Luar Sumatera Turut Mewakili kegiatan tahun ini yakni dari Provinsi Riau dan Sumatera Barat,

Ojax Manalu selaku Direktur Festival Jong Bataks Ke Empat mengatakan bahwa sejauh ini perhatian pemerintah masih sangat minim terkait kegiatan ini, padahal kegiatan ini bukanlah kegiatan yang pertama melainkan sudah kegiatan yang ke Empat. Namun kita tetap bersemangat dalam melakukannya karena kami menyadari bahwa kegiatan ini adalah sumbangsih kami bagi generasi muda.

Dalam tahun ini Jong Bataks Arts Festival mengusung Tema “ Gong” sesuai dengan filosofi Gong sebagai pemersatu, bagaimana spirit jong batak sebagai pemersatu dan penjaga irama antara kaum muda dan tua kata Brepin Tarigan selaku Manager Program Kegiatan ini.

Dan hal itu terlihat pada hari pertama kegiatan Jong  Batak Arts Festival dimana segala umur turut mengapresiasi kegiatan ini, di hari pertama telah tampil sekitar sepuluh pertunjukan yaitu Toba Putri Dancer, Kugitari, SMA Dharmawangsa, Hendra DKK, Yayasan Perguruan HKBP Sidorame , Nauli Sister, Etnomosrfosa, Averiana Barus, Tari Bakureh dari Padang Panjang dan Arunika Incindental Musik. Kesepuluh perform tersebut tetap menonjolkan tradisi dalam setiap pertunjukannya.  (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

NH. Dini Menerima Lifetime Achievement Award dari Ubud Writers & Readers Festival 2017

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Pada hari Rabu (25/10/17) malam, bertempat di Puri Saren Ubud, Ubud Writers & Readers Festival 2017 resmi dimulai untuk yang ke-14 kalinya. Salah satu perayaan sastra dan seni terbesar di Asia Tenggara ini membawa 160 lebih pembicara yang datang dari 30 lebih negara di seluruh dunia untuk berkumpul di pusat seni dan budaya Pulau Bali, Ubud.

Malam Gala Opening dibuka oleh tarian Sekar Jagat,  sebuah  tarian  selamat  datang tradisional Bali yang diciptakan oleh N.L.N. Swasthi Wijaya Bandem  di  tahun  1993.  Tarian yang ditarikan oleh tujuh perempuan muda ini membuat para tamu undangan – yang kebanyakan datang di Bali untuk pertama kalinya, terpesona  oleh  indahnya  liukan  serta kostum para penari. Para tamu undangan sendiri terdiri dari penulis, jurnalis, seniman, duta besar, perwakilan pemerintahan, media, serta hotel.

“Dengan semua yang telah terjadi satu bulan belakangan, berada di sini, malam ini, bersama Anda semua, adalah suatu kehormatan dan ini adalah sesuatu yang pantas dirayakan.” ujar Janet DeNeefe, Founder & Director UWRF, dalam pidatonya. Janet merujuk pada keadaan Pulau Bali saat ini yang tengah dirundung resah oleh aktivitas Gunung Agung yang masih dalam status Awas namun tidak menghentikan kedatangan para penikmat Festival dari seluruh dunia.

Puncak acara malam Gala Opening adalah saat legenda hidup sastra Indonesia, NH. Dini, menerima penghargaan Lifetime Achievement Award. Sebuah penghargaan bergengsi dari UWRF bagi para tokoh sastra Indonesia yang telah berkiprah selama puluhan tahun dan sukses memajukan dunia sastra Indonesia. Penghargaan tersebut terakhir diberikan kepada Alm. Sitor Situmorang di tahun 2010.

Dini naik ke atas panggung ditemani oleh puteranya, Pierre Coffin, sutradara dan animator film box office Despicable Me dan Minions. Saat menerima penghargaan yang diberikan oleh Janet DeNeefe, NH. Dini berujar, “Saya sangat bahagia bisa mendapatkan penghargaan ini, karena sebelumnya penerima penghargaan ini adalah Alm. Sitor Situmorang, seorang senior yang saya hormati. Saya telah berkiprah di dunia sastra selama puluhan tahun dan merasa sangat terhormat saya masih diingat hingga saat ini.”.

Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau yang lebih dikenal dengan nama NH DIni lahir di Semarang pada tanggal 29 Februari 1936. Beberapa karya NH Dini yang terkenal adalah Pada Sebuah Kapal (1972), La Barka (1975) atau Namaku Hiroko (1977), Orang-orang Tran (1983), Pertemuan Dua Hati (1986), Hati yang Damai (1998), dan masih banyak lagi karya lainnya dalam bentuk kumpulan cerpen, novel, atau cerita kenangan. NH Dini juga disebut sebagai penulis feminis yang terus memperjuangkan kesetaraan jender. Terlepas dari apa pendapat orang lain, ia mengatakan bahwa ia akan marah bila mendapati ketidakadilan khususnya ketidakadilan jender yang sering kali merugikan kaum perempuan. Dalam karyanya yang berjudul Dari Parangakik ke Kamboja (2003), ia mengangkat kisah tentang bagaimana perilaku seorang suami terhadap isterinya.

Hingga kini, ia telah menulis lebih dari 20 buku. Kebanyakan di antara novel-novelnya itu bercerita tentang wanita. Banyak orang berpendapat bahwa ia menceritakan dirinya sendiri. Akan tetapi terlepas dari semua penilaian itu, karya NH Dini adalah karya yang banyak dikagumi, buku-bukunya banyak dibaca kalangan cendekiawan dan jadi bahan pembicaraan sebagai karya sastra. NH Dini pernah meraih penghargaan SEA Write Award di bidang sastra dari Pemerintah Thailand. Ia kini berusia 82 tahun dan tinggal di Ungaran, Jawa Tengah.

“Hadirnya NH. Dini, seorang legenda hidup dunia sastra Indonesia, di UWRF adalah suatu hal yang sangat membanggakan bagi kami. Tidak ada orang Indonesia yang tidak mengenal NH. Dini dan saya harap makin banyak juga pembaca internasional yang mengenal beliau, dan tahu betapa luar biasanya penulis-penulis Indonesia.” ucap Janet DeNeefe saat memberikan penghargaan tersebut di atas panggung Gala Opening.

UWRF adalah sebuah perayaan sastra dan seni berkelas dunia yang membawa  160  lebih figur-figur mengagumkan dari 30 negara di seluruh dunia yang akan  tampil  di  atas  satu panggung. Mereka  semua  akan  bergiliran  tampil  di  72  sesi-sesi  diskusi  yang  menarik  tajuk dari tema UWRF tahun ini,  yaitu  Origins  atau  Asal  Muasal  dalam  bahasa  Indonesia.  Dari tanggal 25-29 Oktober mereka akan berbagi kisah, ide, dan inspirasi. Sesi-sesi panel diskusi berlokasi di venue utama, yaitu Taman Baca, Indus Restaurant, dan NEKA Museum. Selain itu     juga akan ada 100 lebih program lainnya seperti workshop, Special Event, pemutaran film, panggung musik, pembacaan puisi, program  pengembangan  karir  di  Emerging  Voices,  dan masih banyak lagi. Kunjungi website Ubud Writers & Readers Festival di www.ubudwritersfestival.com untuk informasi lebih lanjut. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Perayaan HUT Mangupura Ke-8 di Kecamatan Kuta Utara Semarak

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Ibukota Mangupura ke-8 sudah menggaung dimana-mana, kendati puncak HUT jatuh pada 16 November 2017 mendatang. Setelah digelar di Kecamatan Petang dan Kecamatan Mengwi, kini peringatan HUT Mangupura juga dilaksanakan di Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (21/10/2017) malam kemarin di Lapangan Purna Krida Kerobokan, Kuta Utara.

HUT Mangupura ke-8 di Kecamatan Kuta Utara yang dikemas dalam sebuah pesta rakyat dibuka secara resmi oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang hadir langsung bersama Nyonya Seni Asih Giri Prasta. Pembukaan ditandai dengan penghunusan keris “Cura Dharma Raksaka”.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati I Ketut Suiasa bersama Nyonya Ni Wayan Kristini Suiasa, Ketua DPRD dan istri Nyonya Ayu Parwata, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Mantan Wakil Bupati Badung I Made Sudiana, Mantan Sekda Badung Kompyang R Swandika, Nyonya Ni Luh Putu Putri Suastini istri dari I Wayan Koster, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, Seluruh Perbekel dan Lurah se-Kecamatan, Seluruh Ketua BPD dan LPM, LPD se-Kecamatan Kuta Utara, Para Kepala Lingkugan, Dinas dan Adat se-Kecamatan Kuta Utara, Ketua FKUB Kecamatan Kuta Utara, Tokoh Masyarakat se-Kuta Utara, Pembina Listibiya se-Kecamatan Kuta Utara, STT se-Kecamatan Kuta Utara.

Camat Kuta Utara AA Arimbawa yang juga Ketua Panitia pada pelaksanaan tersebut, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada bupati dan wakil bupati, dan segenap pejabat teras dan tokoh masyarkat yang berkenan hadir pada perayaan HUT Mangupura ke-8 di Kecamatan Kuta Utara. Dikatakan, serangkain kegiatan dalam perayaan HUT Mangupura telah dilaksanakan cukup meriah di Kuta Utara, meliputi kegiatan bakti sosial, olahraga bersama, bersih-bersih pantai, lomba layang-layang, pelestarian seni dan budaya, kreativitas anak sekolah, parade budaya anak-anak, gerak jalan indah, dan pemilihan Jegeg-Bagus Kecamatan Kuta Utara.

Masih menurutnya, kegiatan yang dilakukan tersebut tak lain dan tak bukan semata-mata menggaungkan HUT Mangupura ke-8. “Dari serangkaian kgeiatan tersebut kami berharap gaung HUT Mangupura dapat tersosliasikan kepada seluruh lapisan masyarakat di Kuta Utara khususnya,” ujar Arimbawa.

Termasuk kegiatan pesta rakyat yang dilaksanakan pada Sabtu malam lalu, merupakan rangkaian puncak HUT Mangupura ke-8. “Pada kesempatan yang baik ini kami mohon kepada bapak bupati memberikan arahan dan petunjuk dan sekaligus membuka HUT Mangupura yang ke-8 di Kecamatan Kuta Utara, sebagai pedoman melaksankaan pembangunan yang ada di Kuta Utara,” kata Arimbawa.

Sementara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada kesempatan tersebut, menyampaikan rasa bahagianya karena diacara HUT Mangupura ke-8 di Kecamatan Kuta Utara, seluruh tokoh-tokoh masyarakat dapat berkumpul bersama. “Saya juga berterima kasih, saya menyaksiakan secara langusg tokoh-tokoh masyakrat Kuta Utara mau bersatu untuk membangun wilayahnya,” ujarnya.

Bupati Giri Prasta dihadapan masyarakat Kuta Utara kembali menegaskan komitmennya menyejahteraan masyarakat. Berbagai program diakui sudah berjalan semata-mata untuk masyarakat, seperti pemberian kesehatan gratis, pendidikan gratis, sampai untuk urusan akta hingga kelahiran diberikan secara cuma-cuma.

Malahan, bupati juga merancang beasiswa bagi siswa di Badung yang betul-betul berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. “Cita-cita saya masyarakat Badung yang beprestasi kedepan kita akan sekolahkan sampai ke luar negeri. Kami sudah hitung sampai selesai sekitar Rp 1,8 miliar beasiswa yang bisa diperoleh. Setelah tamat pulang ke Bali pulang ke Badung ikut membangun Bali dan Badung,” harap bupati asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang itu. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Golden Memories Vol. 02 & Stand Up Comedy Academy 3 Masuki Babak Grand Final

BALIPORTALNEWS.COM – Pekan ini, dua program ajang pencarian bakat yang digagas Indosiar akan segera berakhir. Golden Memories Vol. 02 yang telah tayang sejak Agustus lalu, akan segera memiliki juara baru dalam bidang tarik suara lagu nostalgia. Episode Grand Final akan disiarkan langsung pada Jumat 20 Oktober 2017 dan Episode Grand Final Result pada Sabtu 21 Oktober 2017 pukul 18.00 WIB.

Dari total awal 45 Peserta kini hanya tersisa 3 Peserta yang akan maju ke Babak Akhir, mereka adalah Vanda (Tapanuli Utara), Nursalam (Bone) dan Stevy (Manado). Setelah sebelumnya, Mery (Jakarta) harus menjadi Nostalgia pada Babak 4 Besar kemarin. Siapakah yang akan menjadi pemenang dari Golden Memories kali ini? Saksikan idolamu berjuang dalam Grand Final Golden Memories Vol. 02 hanya di Indosiar!

Sementara itu, ajang pencarian bakat Stand Up Comedy Academy 3 juga akan berakhir pada minggu ini. Setelah berhasil menghibur pemirsa Indosiar dengan materi komedi khas dari masing – masing peserta dalam setiap episodenya, akhirnya akan memasuki Babak Grand Final pada Minggu 29 Oktober 2017 pukul 19.00 WIB. Saksikan Grand Final Stand Up Comedy Academy 3 untuk mengetahui siapakah diantara Yewen (Papua), Neneng (Garut), Bintang Emon (Jakarta) dan Karyn (Medan) yang akan keluar sebagai juara Stand Up Comedy 3.

Indosiar juga akan segera menayangkan 2 program unggulan terbaru salah satunya adalah Dangdut Academy Asia 3. Ajang pencarian bakat menyanyi dangdut ini telah menjaring 36 peserta dari 6 Negara di Asia yakni Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Timor Leste. Sementara Indonesia akan diwakili oleh Fildan, Putri, Aulia, Reza, Tia dan Gabriel jebolan D’Academy Indonesia.

Penampilan seluruh peserta akan dinilai oleh 6 Juri perwakilan dari masing – masing negara dan akan dilatih oleh mentor professional serta diberikan masukan oleh komentator dari dunia musik dangdut. Dangdut Academy Asia 3 akan memulai episode perdananya dengan Konser Parade yang akan disiarkanLIVE pada hari Senin, 23 Oktober 2017 pukul 19.30 WIB dan Selasa, 24 Oktober 2017 LIVE pukul 19.30 WIB untuk kompetisinya.

Satu lagi program yang akan turut menghiasi layar kaca Indosiar yaitu “Mikrofon Pelunas Utang 2”. Program yang turut membantu kesulitan peserta yang terlilit utang ini akan mulai hadir pada Senin, 23 Oktober 2017 pukul 17.30 WIB. Di setiap episodenya akan menampilkan 2 peserta yang bersaing di depan 3 Juri dengan menyanyikan sebuah lagu dan juga menceritakan problematika kehidupan yang mereka alami hingga terbelit kesulitan keuangan. Peserta yang beruntung dipilih oleh juri akan maju ke babak selanjutnya serta dihadapkan dengan 10 mikrofon dan mereka akan memilih satu mic.

Apabila peserta memilih mikrofon yang menyala (Mic On) maka semua hutangnya akan lunas (Debt Off). Jika peserta tidak berhasil memilih mikrofon yang tepat maka akan diberikan kesempatan untuk kembali tampil di episode selanjutnya. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SCTV Tayangkan Secara Istimewa “Festival Film Bandung”

BALIPORTLANEWS.COM – Tiga puluh tahun Festival Film Bandung (FFB) “Berjaya Selamanya” akan hadir di SCTV pada hari Minggu, 22 Oktober 2017 LIVE pukul 12.30 WIB. Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Forum Film Bandung ini akan memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap insan perfilman tanah air.

Sebanyak 19 penghargaan serta beberapa penghargaan spesial lainnya akan dianugerahkan kepada  tokoh perfilman tanah air yang telah berkiprah lewat karya-karya terbaiknya. Dipandu oleh Andhika Pratama dan Gading Marten, Malam Puncak Festival Film Bandung 2017 juga akan dimeriahkan oleh Afgan, Virgoun, Dewi Gita, Lesti DA, Sheryl Sheinafia, Lyodra, Sundanis, serta para pengisi acara lainnya. Tokoh perfilman kenamaan tanah air juga akan hadir untuk membacakan nominasi penghargaan Festival Film Bandung 2017.

Pekan ini SCTV juga akan menayangkan secara spesial TVM yang hadir dengan kisah perjalanan karir sebuah band ternama tanah air. TVM “Menanti Sebuah Jawaban” akan mewarnai layar kaca SCTV pada hari Jumat, 27 Oktober 2017 pukul 23.00 WIB.

Sesuai dengan judulnya, TVM “Menanti Sebuah Jawaban” akan mengisahkan perjuangan grup band Padi mulai dari usaha mereka meniti karir di industri musik tanah air, hingga lagu-lagu mereka bisa eksis berada di daftar lagu yang banyak digemari.

Berbagai penghargaan pun diraih grup band Padi meski dengan sekelumit konflik yang turut mewarnai di sepanjang karir kesuksesan mereka. TVM “Menanti Sebuah Jawaban” juga akan menggambarkan betapa musik menjadi bagian dari kehidupan seluruh personel grup band Padi yang tak terpisahkan. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Gong Dan Jong Bataks Arts Festival

BALIPORTALNEWS.COM – Gong merupakan alat musik yang sangat terkenal di Asia Tenggara dan Asia Timur yang pada hakikatnya gong berfungsi sebagai penjaga untuk mengatur ritme dengan alat musik lainnya. Pada Jong Bataks Arts Festival kali ini, tema yang diusung adalah Gong, dimana Gong sabagi pengatur Irama dan begitu juga harapannya dalam konteks berkesenian sumatera utara perlu adanya irama yang dibagun demi keberlangsungan kedepannya.

Jong Bataks Arts Festival merupakan agenda tahunan, tahun ini merupakan tahun ke empat dalam proses penyelenggaraannya, tema tahun lalu menggangkat Topeng sebagai tema utama, Rumah Karya Indonesia selaku penggagas dan pelaksana kegiatan tersebut bukanlah hal yang mudah mempertahankan kegiatan ini.

Jong Bataks Arts Festival bukanlah sebagai festivalan tontonan saja yang sifatnya hiburan semata, Jong Bataks Arts Festival menjadi sebuah edukasi dan penuntun bagi masyarakat luas terutama untuk kesenian tradisi.

Untuk kegiatan Jong Bataks Arts Festival tahun ini akan diselenggakan pada tanggal 25- 28 Oktober 2017 bertempat di Taman Budaya Sumatera Utara. Pada Tahun ini melibatkan 36 Komunitas yang bukan hanya dari Sumatera Utara saja namun perwakilan dari Provinsi lain sudah terlibat yakni dari Provinsi Sumatera Barat dan Riau.dan kegiatan ini juga bukan semata pertunjukan musik saja, namun dalam kegiatan Jong Batak Arts Festival menyelenggaran diskusi terkait Gong, dimana Gong Sebagi perekat bangsa.

Kegiatan ini dilakukan atas dasar spirit yang sama bagaimana membangun identitas bangsa sebagai pemersatu bangsa, untuk mewujudkan semboyan bangsa Indonesia “ Bhinneka Tunggal Ika” namun kami menyadari selaku pelaksana kegiatan menyadari masih banyak kekurangan untuk itulah kami mengundang seniman, politisi dan masyarakat umum untuk datang mengapresiasi kegiatan ini, serta memberi sumbangsih positif terhadap kegiatan ini sudah kegiatan ini bisa lebih berguna dan lebih baik ke depan, ungkap Ojax Manalu. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan