Spesial Konser Nada & Dakwah Rhoma Irama di Hari Raya Idul Adha

BALIPORTALNEWS.COM – Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1438 H, Indosiar akan menyajikan program spesial “Konser Nada & Dakwah Rhoma Irama” pada Jumat, 1 September 2017 pukul 20.00 – 24.00 WIB yang disiarkan langsung dari Studio 6 EMTEK City. Acara yang sarat dengan nuansa religi ini akan dibawakan oleh Rhoma Irama, dimana Bang Haji akan menyampaikan Tausiyah dan mengumandangkan Takbir yang diiringi dengan rampak beduk. Lagu – lagu religi ciptaan sang raja dangdut juga akan dibawakan bersama Soneta Group. Sejumlah bintang tamu lainnya juga akan turut memeriahkan konser ini, diantaranya Rita Sugiarto, Iis Dahlia, Cita Citata, Fitri Carlina, Lesti DA1, Fildan DA 4 dan masih banyak lagi.

Ajang pencarian bakat Stand Up Comedy Academy 3 kembali hadir mewarnai layar kaca Indosiar mulai Senin, 4 September 2017 pukul 20.30 WIB yang disiarkan langsung dari Studio 1 Indosiar. Setelah sebelumnya sukses menggelar audisi di 6 kota besar di Indonesia diantaranya Bandung, Makassar, Medan, Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta akhirnya telah terpilih 35 peserta yang akan tampil open mic ke Jakarta. Mereka yang terpilih diantaranya Zakaria (Makassar), Marshel (Jakarta), Haffiyan (Cibinong), Nopek (Madiun), Karyn (Medan), Andang (Yogyakarta), Ardi (Jakarta) serta 28 orang lainnya. Kemampuan seluruh peserta akan dilatih oleh para mentor berpengalaman di dunia Stand Up Comedy yaitu Isman HS, Mo Sidik, Gilang Bhaskara, David Nurbianto dan Awwe. Panggung Stand Up Comedy juga akan menghadirkan Abdel, Soimah, Raditya Dika, Jarwo Kwat, serta Ge Pamungkas sebagai juri yang akan menentukan nasib dari para peserta di setiap episodenya. Sementara Nikita Mirzani, Gilang Dirga dan Okky Lukman akan tampil sebagai pemandu acara  Stand Up Comedy Academy 3.

Golden Memories Vol. 02 masih terus bergulir memasuki babak 45 Besar, dimana setiap peserta akan tampil dan mengajak serta penonton, host, juri serta Trio Golden untuk bersenandung dan bernostalgia bersama sehingga mereka dapat melanjutkan kemesraan ke babak selanjutnya. Sejauh ini para juri dengan berat hati harus memilih 1 peserta untuk menjadi Nostalgia dari 3 peserta yang tampil setiap harinya. Dari 45 peserta, telah terpilih beberapa peserta  yang lolos ke babak selanjutnya. Mereka adalah Abdi (Tangerang), Nunu Murdono (Surabaya), Erwin (Bandung), Mery Gaspersz (Surabaya), Nursalam (Bone) serta peserta lainnya. Saksikan terus Golden Memories Vol. 02 setiap hari pukul 17.30 WIB langsung dari Studio 5 Indosiar! Ajak serta rekan – rekan anda bereuni bersama sambil menonton langsung Golden Memories Vol. 02 di Studio 5 Indosiar. Daftarkan diri anda melalui WhatsApp di nomor 0812.9165.6942. Gratis! (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Dua Program Terbaru Hadir di SCTV

BALIPORTALNEWS.COM – Setelah memanjakan pemirsa setianya dengan suguhan sederet program istimewa pada perayaan hari jadinya pekan lalu, kini SCTV kembali akan menghadirkan program terbarunya. Tidak tanggung-tanggung, kali ini SCTV akan menayangkan dua program terbaru sekaligus yang berasal dari genre yang berbeda. Mulai hari Jumat, 1 September 2017 besok akan tayang sinetron terbaru berjudul “Jodoh Yang Tertukar” yang dibintangi oleh Cut Syifa, Rizky Nazar, Aliando Syarif, dan Megan Domani serta persembahan terbaru SCTV dengan kemasan komedi akan hadir “L.O.L. Taksi” yang menyajikan  komedi menghibur dari Kadir, Fajar Gomez, Ery Makmur, Lolox, dan Angelic Simperler.

Sinetron komedi “L.O.L. Taksi” akan hadir setiap hari mulai tanggal 1 September 2017 pukul 15.00 WIB, menghadirkan kisah kehidupan driver angkutan online dalam keseharian mereka. Makmur (Ery Makmur), Lolox (Lolox), dan Dinda (Angelic Simperler) adalah beberapa diantara ribuan driver angkutan online yang menyajikan potret keseharian mereka bersama macam-macam karakter penumpang termasuk persoalan yang dibawanya. Seringkali mereka kerepotan dengan tingkah para penumpang. Aksi kocak para driver L.O.L Taksi dengan para penumpang, pihak kantor, hingga pool taksi akan membuat pemirsa terhibur di setiap episodenya.

Sementara itu kisah berbeda hadir dari sinetron “Jodoh Yang Tertukar” yang juga akan tayang perdana pada hari Jumat, 1 September 2017 pukul 18.00 WIB, kisah ini akan dibuka dari seorang gadis bernama Yani (Cut Syifa) yang dipaksa bersekolah di SMA Pandu Jaya oleh sang ayah. Hal ini bertolak belakang dengan kemauan Yani yang justru ingin bersekolah di SMK Jurusan Mesin agar satu sekolah dengan kekasihnya, Doel (Aliando Syarif). Dengan terpaksa Yani tetap bersekolah di SMA Pandu Jaya hingga mempertemukannya dengan Dito (Rizky Nazar). Perbedaan sifat antara Yani dan Dito memicu pertengkaran di antara mereka. Ruby (Megan Domani) yang mencoba berteman dekat dengan Yani ternyata diam-diam berkhianat. Ia memanfaatkan Yani supaya dapat mendekati Dito. Sementara itu tanpa sepengetahuan Yani, Doel berselingkuh dengan Jihan (Yuriska). Konflik asmara terus bermunculan di tiap episodenya yang akan tayang setiap hari pukul 18.00 WIB. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Desa Sumerta Kauh Gelar Lomba Mancing Lele

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Progam kali bersih yang terus digulirkan Pemkot Denpasar dengan melakukan penataan sungai dan edukasi kepada masyarakat mendapat sambutan positif dilingkungan masyarakat. Lomba mincing dikawasan sungai menjadi salah satu ajang edukasi bagi masyarakat. Seperti yang digelar Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Minggu (27/8/2017) menggelar kegiatan lomba mancing ikan lele di sepanjang aliran Tukad Cacung (Sungai Kelandis).

Lomba ini dibuka secara resmi Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra  ditandai dengan pelepasan ikan lele diikuti sebanyak 600 pemancing. Tampak kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar IB. Alit Wiradana, Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan dan Perbekel Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana, ditandai dengan pelepasan ikan lele.

Walikota Rai Mantra mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan lomba mancing ikan yang dilaksanakan Desa Sumerta Kauh. “saya mengapresiasi kegiatan mancing ini, yang merupakan inisiatif dari rekan-rekan Perbekel dan Lurah. Dimana ini harus terus berkelanjutan, karena bukan memancing saja yang didapat akan tetapi sudah ada penyadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah kesungai”, ungkapnya.

Dengan kegiatan mancing di sungai seprti ini otomatis program Kali Bersih sudah terlaksana dan jika sungai sudah bersih kedepannya Sungai cacung ini kedepannya bisa ditata serta menjadi sebuah alternative lain  seperti Jongging Track dan tempat wisata. Selain itu sosialisasi hiburan mengenai kali bersih seperti lomba mancing ini sangat bagus untuk menyadarkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan sungai dan itu sudah terbukti seperti bebrapa sungai di Denpasar yakni Tukad Bindu dan Tukad Lolohan yang sudah menjadi tempat rekreasi masyarakat Denpasar.

Sementara Perbekel Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana didampingi Ketua Panitia, Made Rudita mengatakan, kegiatan lomba mancing ini diikuti oleh 600 pemancing dengan memperebutkan hadiah utama berupa satu buah unit sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, kipas angin dan hadiah hiburan lainnya. Kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan kali bersih kepada masyarakat serta tempat ini menjadi destinasi wisata sungai.

“Menjaga lingkungan yang bersih dan sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama. Mari kita saling bahu- membahu didalaam menumbuhkan serta mempertebal budaya hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wayan Sentana. Ia menambahkan dari lomba mancing ini, pihakya melepas sebanyak 1200 ikan lele dan semoga dari kegiatan ini kedepannya Tukad Cacung ini bisa menjadi salah satu wisata yang menarik untuk dikunjungi masyarakat.

Salah satu pemancing, Ketut Wira Putra (28th) asal Padangsambian mengatakan, sangat senang dengan kegiatan lomba mancing seperti ini dan baru tahu kalau di Klandis ini ada sungai Cacung yang bersih ditengah pemukiman masyarakat padat.

“Saya selalu mengitu kegiatan lomba mincing yang diadakan dimana saja, bukan karena mencari hadiah melainkan karena hobi yang sudah saya senangi sejak saya SMP dan bisa membuat saya merasa bahagia saat ikan menyambar umpan pancing saya” ujarnya. (ays’/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SCTV Tayangkan Eksklusif Semifinal & Final Sepakbola Sea Games 2017

BALIPORTALNEWS.COM – Pesta olahraga dua tahunan se-Asia Tenggara, Sea Games 2017 masih terus bergulir. Secara eksklusif, SCTV menayangkan perjuangan Tim Garuda untuk memperebutkan skor terbaik di lapangan hijau. Pertandingan sepakbola masih terus berlanjut. Tim Garuda Indonesia beradu strategi dan kemampuan melawan negara-negara sahabat. Pertarungan sengit di babak semifinal akan mempertemukan Indonesia dengan Malaysia. Laga bergengsi ini akan ditayangkan secara eksklusif oleh SCTV pada hari Sabtu, 26 Agustus 2017 pukul 19.00 WIB. Diantara Indonesia dan Malaysia nantinya akan melaju ke babak final pada hari Selasa, 29 Agustus 2017.  Babak yang paling ditunggu-tunggu kehadirannya oleh seluruh pemirsa di seluruh tanah air ini ditayangkan eksklusif oleh SCTV.

Sementara itu dari program sinetron, pemirsa semakin dimanjakan dengan kekuatan kisah drama dari setiap sinetron di setiap episodenya. Sinetron “Gali Lobang Tutup Lobang” digawangi oleh Dude Harlino dan Alyssa Soebandono hadir semakin menghibur setiap harinya pukul 16.45 WIB dengan kehadiran “Baim Wong” yang berusaha menyaingi Dude Harlino sebagai tukang gali kubur. Kisah berbeda dihadirkan dari sinetron “Anak Langit” dengan kelanjutan kisah kehidupan anak-anak geng motor Rainbow dan Antrax. Sinetron “Anak Langit” yang tayang setiap pukul 18.30 WIB semakin istimewa setelah kehadiran Hiro (Stefan William). Nikita Willy dan Rezky Aditya masih senantiasa hadir menyapa pemirsa melalui sinetron “Dua Wanita Cantik” setiap pukul 20.30 WIB sedangkan Cut Meyriska yang diam-diam menaruh hati kepada Samuel Zylgwyn dalam kisah “Saur Sepuh The Series” akan hadir setiap harinya pukul 21.50 WIB.

Pekan depan SCTV kembali akan menayangkan sinetron terbaru “Jodoh Yang Tertukar” dengan kisah drama asmara di kehidupan remaja masa kini. Sinetron “Jodoh Yang Tertukar” akan dibintangi oleh Cut Syifa, Rizky Nazar, Aliando Syarief, Megan Domani, serta bintang-bintang kenamaan lainnya ini mewarnai layar kaca SCTV dengan konflik percintaan yang membuat pemirsa penasaran akan kelanjutan kisahnya. Saksikan sinetron “Jodoh Yang Tertukar” Segera di SCTV! (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Grand Final Bintang Pantura 4

BALIPORTALNEWS.COM – Bintang Pantura 4 akan memasuki babak Grand Final pada 27 Agustus 2017. Setelah melewati proses yang panjang dan berliku akhirnya sampai juga pada akhir yang menegangkan. Hanya 1 peserta yang akan menjadi juara di Bintang Pantura 4. Dari 112 peserta awal kini hanya tersisa Aly (Ciamis), Puji (Pekalongan) anak didik dari Nassar (Tim Hebring); Zega (Banyuwangi), Fitri (Banyuwangi), Ratu (Tegal) anak didik Inul Daratista (Tim Blink – Blink); serta Qiki (Garut) yang merupakan anak didik Mentor Iyeth Bustami (Tim Glotal). Siapakah diantara mereka yang akan menjuarai Bintang Pantura 4 dan menjadi idola Nasional? SaksikanGrand Final Bintang Pantura 4 yang ditayangkan langsung dari Studio 6 EMTEK City pukul 20.00 WIB!

Sementara itu dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, Indosiar akan menggelar “Konser Nada & Dakwah Rhoma Irama” pada Jumat 1 September 2017 pukul 20.00 – 24.00 WIB langsung dari Studio 6 EMTEK City. Acara yang bertemakan religi ini akan dibawakan oleh Rhoma Irama. Bang Haji juga akan menyampaikan Tausiyah dan mengumandangkan Takbir yang diiringi dengan rampak beduk. Lagu – lagu religi ciptaan Sang Raja Dangdut akan dibawakan bersama Soneta Group. Sejumlah bintang tamu lainnya juga akan turut menghibur pemirsa Indosiar, diantaranya Rita Sugiarto, Iis Dahlia, Cita Citata, Fitri Carlina, Lesti DA1 dan masih banyak lagi.

Pekan ini, Indosiar akan kembali menyapa pemirsa setianya melalui “Panggung Gembira” pada 26 – 27 Agustus 2017 langsung dari Alun – Alun Kota Subang pukul 07.30 WIB. Seperti kota – kota sebelumnya, Panggung Gembira akan menghadirkan hiburan bagi warga dengan menampilkan penyanyi – penyanyi dangdut ternama diantaranya Elvy Sukaesih, Beniqno, Lilis BP, Rafi DA, Weny DA, Susi BP, Rita Sugiarto, Juwita Bahar, Duo Anggrek dan masih banyak lagi. Dipandu oleh Host Gilang Dirga, Nikita Mirzani dan Lee Jeong Hoon yang siap turut memeriahkan acara. Selain mendapatkan sajian hiburan, warga juga bisa berpartisipasi mengikuti berbagai lomba menarik serta Mikrofon Keberuntungan. Panggung Gembira terbuka untuk umum dan tanpa dipungut biaya apapun. Datang dan saksikanlah kemeriahan Panggung Gembira Indosiar! (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Jaya Negara Buka Pelangi Denpasar Kite Festival, Diikuti 641 Layang-layang

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR –Ruang bagi para penghobi Layang-layang masih terbuka lebar di Kota Denpasar. Berbagai perhelatan perlombaan layang-layang juga terus dilaksanakan di Kota Denpasar yang tiap tahun mengalami peningkatan peserta. Seperti yang dilaksnakan Persatuan Layang-Layang Indonesia (Pelangi) Kota Denpasar menggelar Denpasar Kite Festival, Minggu (20/8/2017) di Pantai Mertesari Sanur.

Festival layang-layang ini dibuka secara resmi Wakil Walikota I GN Jaya Negara bersama Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Maryiana Wandira ditandai dengan tarikan pertama layangan ikon Pelangi Denpasar.

Sebanyak 641 layangan mengikuti event tahun ketiga Pelangi Denpasar tahun 2017. Perlombaan dibagi dalam dua kategori yakni kategori remaja dan dewasa dengan jenis Layang Bebean, Pecukan, Janggan dan layang-layang kreasi baru. Tampak seri pertama perlombaan diikuti 48 Layang Bebean dari kategori remaja, yang dilanjutkan seri Pecukan remaja diikuti 68 layangan. Wakil Walikota I GN Jaya Negara menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan perlombaan layang-layang yang dilaksnakan Pelangi Denpasar.

Disamping memberikan ruang kreativitas bagi penghobi layang-layang, juga dapat meningkatkan rasa toleransi dan kekompakan dalam menaikan layang-layang. “Seperti pada lomba ini para peserta remaja dan dewasa memiliki tehnik permainan layang-layang yang sangat baik, terlihat dalam menaikan layangan secara bersamaan tidak terjadi saling senggol antara layangan satu dengan lainnya,’’ ujar Jaya Negara, sembari mengucapkan selamat berlomba bagi para peserta layang-layang.

Sementara Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Maryiana Wandira yang juga selaku Ketua Pelangi Denpasar mengatakan setiap tahun pelaksanaan event terus mengalami peningkatan peserta. Pada Tahun 2016 diikuti 500 peserta dan tahun ini diikuti 641 layangan-layang yang dilaksanakan sehari. Disamping pelaksanaan lomba untuk layang-layang ukuran sedang, pihaknya juga menggelar perlombaan layang-layang ukuran besar dari jenis Bebean, Janggan dan Pecukan.

Lebih lanjut Mariyana Wandira didampingi Ketua dua Pelangi Denpasar Made Yudha mengatakan Pelaksanaan perlombaan layang-layang diharapkan dapat mewujudkan sebuah perbedaan sebagai kekuatan kita bersama dalam kebhinekaan sebagai satu kesatuan dalam melayangan. Jaga persatuan dan kesatuan dan Menyama Braya dengan semangat untuk melestarikan tradisi budaya dan seni yg telah diwariskan kepada kita bersama. Mariya Wandira juga mohon maaf atas pelaksanaan lomba bertepatan dengan Hari Banyu Pinaruh dengan kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan Pantai Mertasari. Namun hal ini mampu diatasi para peserta dengan teknologi layangan lewat system Knock Down.

“Pelaksanaan event Pelangi Denpasar Kite Festival tak terlepas dari dukungan Pemkot Denpasar untuk tetap melestarikan seni dan budaya melayangan di Kota Denpasar,” ujarnya. (pur/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Britama Sanur Village Festival 2017 Ditutup 1.000 Peserta Ikuti Parade Budaya

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – BritAma Sanur Village Festival XII 2017 yang telah berlangsung selama 5 hari ditutup oleh Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Minggu (13/8/2017) malam.

Penutupan ditandai dengan pelepasan ratusan balon merah-putih ‎diiringi gamelan balaganjur. Festival yang dimulai Rabu (9/3) itu menyajikan sekitar 50 program kegiatan yang melibatkan dan disaksikan ratusan ribu warga.

Jaya Negara mengungkapkan rasa bangga terhadap konsistensi  festival yang telah 12 kali diselenggarakan. Dia berharap SVF terus berlanjut dan semakin meningkatkan kualitas dalam mengerakkan potensi warga untuk meningkatkan kepariwisataan dan kesejahteraan masyarakat‎.

“Semoga Sanur tetap mempertahankan pariwisata berbasis komunitas yang mampu menggerakkan potensi seni budaya, lingkungan, dan daya dukung lainnya,” katanya.

‎Ketua Umum BritAma SVF Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau akrab disapa Gusde mengatakan festival ke-12 ini kian mengukuhkan kemauan warga untuk bersama-sama mendorong perekonomian melalui pariwisata budaya yang berkelanjutan. Kata dia di dalam promosi itu terdapat upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya serta lingkungan. “Festival juga memberikan ruang bagi aktivitas kreatif warga termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujarnya.

Gusde mengatakan festival kali ini melibatkan 56 peserta food festival yang berasal dari kafe, restoran dan hotel di Sanur. ‎Menu kuliner ini paling diminati warga karena bisa dibeli dengan harga khusus festival. Selain itu terdapat 10 truk kuliner yang menawarkan aneka jajanan dan makanan.

Di stand bazar menampilkan 34 UKM binaan Bank BRI dan 34 UKM lain yang menjajakan produk-produk terbaik untuk keperluan rumah tangga, fashion, aksesoris, dan kerajinan. Seluruh transaksi di festival dilakukan secara nontunai menggunakan uang elektronik Brizzi produk Bank BRI.

Ajang festival yang digelar secara konsisten selama 12 tahun ini, kata Gusde, juga berpengaruh terhadap okupansi hotel di Sanur. ‎Tapi, secara pasti Gusde belum merinci kenaikan tingkat isian kamar hotel di Sanur dan sekitarnya. “Panitia akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan festival,” katanya.

Sebelumnya, pada sore hari digelar parade budaya  melibatkan sekitar 1.000 warga yang berpawai dari Jl Danau Tamblingan menuju Area Maisonette Inna Grand Bali Beach. Arak-arakan yang didahului marching band Gita Merdangga SMP Wisata Sanur. Tampak di antaranya sejumlah wisatawan asing yang ikut ‎parade dengan menggunakan pakaian adat yang menyemarakkan parade dengan tema Bhinneka Tunggal Ika.

Keluarga Gilles Eyraud dengan istrinya Magali dan putrinya Lison dari Prancis yang ikut parade mengatakan  bangga disambut warga di sepanjang jalan dengan ramah dan penuh apresiasi.  “Inilah keunikan Bali yang harus dipertahankan,” kata Magali.

Di panggung utama pada malam terakhir menampilkan aneka hiburan di antaranya kesenian dari Sumatera Utara, garapan tari kolosal Wayan Sidia, Sanur Mostly Jazz dan Tompi serta Reggae Night yang di antaranya diisi Joni Agung. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Taman Ayun Barong Festival 2017 ditutup

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Setelah dilaksanakan selama dua hari, Taman Ayun Barong Festival Regeneration Superstar pada Minggu (6/8/2017) malam lalu ditutup secara resmi Kepala Dinas Kebudayaan IB. Anom Bhasma ditandai dengan penyerahan piagam dan piala penghargaan kepada para pemenang lomba-lomba dan peserta. Turut hadir Penglingsir Puri Ageng Mengwi A.A Gde Agung serta para pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemkab Badung.

Kepala Dinas Kebudayaan IB. Anom Bhasma pada kesempatan tersebut melaporkan Festival Barong ini merupakan festival yang kedua dilaksanakan yaitu sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2016, di tahun 2017 ini dilaksanakan lomba Bapang Barong Super Star dan Kendang tunggal Super Star yang diikuti oleh 12 peserta kategori Dewasa umur 30 tahun kebawah. Dilaksanakan juga lomba Barong Buntut kategori anak-anak berumur 15 tahun kebawah dengan jumlah peserta 22 dari seluruh Kabupaten di Provinsi Bali. Dari Hasil keputusan Dewan Juri kategori Bapang Barong Super Star juara I diraih oleh I Putu Bagus Wisnawa dengan Gede Ariawan, Juara II I Dewa Nyoman Sedana Arta dengan I Komang Adi Suryoga, Juara III, Ketut Suardana dengan I Gede Ersa Gifta Prandika. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan lomba makendang.

Sementara itu Penglingsir Puri Mengwi Mengatakan maksud penyelenggaraan Festival ini dengan tema Regeneration supaya ada kesinambungan antara seniman-seniman Barong bisa diwariskan kepada anak–anak dan remaja ini sehingga warisan ini bisa tetap lestari dimasa mendatang. Berkaitan dengan pelaksanaan Bapang Barong dan mekendang, dinilai akan lebih seru karena antara mekendang dan Bapang Barong tidak berada dalam satu tim sehingga hal ini menjadi suatu tantangan tersendiri dari masing masing peserta.

Lebih lanjut Penglingsir Puri Mengwi ini berharap Taman ayun Barong Pestivasal Regeneration bisa dilaksanakan berkelanjutan setiap tahunnya mengingat dari hasil evaluasi tahun yang lalu animo masyarakat sangat luar biasa baik dikalangan muda maupun anak – anak.

“Dengan besarnya animo masyarakat, besarnya dukungan masyarakat, besarnya perhatian masyarakat di harapkan Festival ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Badung” ujar Gde Agung. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Rai Mantra Buka Sanur International Kite Festival 2017

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawiaya Mantra membuka Sanur International Kite Festival (SIKF) 2017, ditandai dengan menaikan layangan naga serta memberi penghargaan kepada sesepuh pelayang Indonesia pada Sabtu (5/8/2017) di Pantai Mertasari Sanur.

Sejak pagi hari antusias para peserta SIKF tampak memadati Pantai Mertasari Sanur. Walaupun cuaca sedikit panas, namun tidak mempengaruhi antusias para peserta yang terdiri dari 64 peserta dari 19 negara dan 58 peserta dari berbagai kota di Indonesia dalam memainkan layangan. Gemuruh sorak-sorak rare angon (pencinta layangan) dari mancanegara ini di tambah lantunan gambelan Baleganjur yang tak pernah putus terus mengiring para peserta international kite festival ini.

Ratusan jenis layang-layang  tampil pada event tersebut. Selain menampilkan layang-layang tradisional bebean, pecukan dan janggan, festival ini juga menghadirkan layang-layang kreatif dan kontemporer. Setiap peserta menampilkan lebih dari satu jenis layang-layang kreasi dengan berbagai bentuk, bermacam bahan dan berbagai ukuran pada event yang akan diselenggarakan hingga Senin (7/8) mendatang.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung berbagai kreativitas di Kota Denpasar seperti Event Sanur Village Festival yang dirangkai dengan berbagai kegiatan, dalam hal ini salah satunya adalah Sanur International Kite Festival yang secara rutin diadakan setiap tahun. Selain mendukung pelestarian kebudayaan memainkan layang- layang juga berdampak ekonomis, apalagi event ini bisa mendatangkan rare angon mancanegara”, ungkap Rai Mantra saat di temui disela-sela kegiatan.

Rai Mantra mengatakan, Kegiatan seperti ini harus terus dikembangkan dan dipertahankan sebagai suatu wadah dalam bentuk penguatan kebudayaan itu sendiri. Layang-layang merupakan atraksi budaya yang sudah ada sejak dahulu. Diharapkan, kegiatan ini terus terjaga di tangan anak-anak muda yang kreatif .

Ketua Panitia SIKF 2017 Kadek Dwi Armika mengatakan, festival ini merupakan bagian dari Sanur Village Festival yang memadukan seni, aerodinamika, budaya, termasuk filosofi, sejarah dan imaji inovatif. Khusus untuk pementasan wayang di angkasa akan digelar pada Minggu (5/8) pukul 18.30 hingga pukul 20.30 Wita, dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika”, yang juga merupakan semboyan NKRI yang diambil dari Kekawin Sutasoma karya Mpu Tantular. Tema yang sarat filosofi ini diterjemahkan para kreator layang-layang dalam berbagai figur dari pewayangan.

 “Kali ini kami menyuguhkan sesi wayang di angkasa yang melibatkan pesinden dan dalang yang menggunakan berbagai bahasa, dilengkapi gamelan dan tata lampu yang spektakuler,” kata Dwi Armika.

Dwi Armika menjelaskan, tema ini masih relevan dengan isu kekinian yang diharapkan bisa menggugah kembali betapa penting persatuan dan kerukunan di antara keragaman suku, adat, agama dan budaya kita. “Ini akan menjadi isu positif yang bisa diwartakan peserta internasional ke seluruh penjuru dunia,” katanya.

Ketua Panitia Sanur Village Festival (SVF) Ida Bagus Gede Sidharta Putra berharap, acara ini mampu memunculkan gagasan baru dalam rangka mengembangkan kreasi layang-layang untuk menunjang industri ekonomi kreatif. Selain membantu kepariwisataan, pasti akan mendorong pertumbuhan ekonomi setempat.“Layang-layang bisa jadi oleh-oleh atau untuk dikoleksi, ini tantangan bagi para kreator,” katanya.

Sementara salah satu peserta SIKF, Sari Majid (Indonesia) dan Gerrad Cletment (Perancis) mengatakan event ini sangat bagus dan sangat menarik untuk kami para pencita layangan, hanya di Bali satu-satunya event layangan terbesar di dunia . “Event ini  tidak terlepas dari dukungan dari Pemkot Denpasar dalam memberikan wadah untuk pencinta layangan dalam berkreativitas. Kegiatan ini juga sebagai ajang rekreasi untuk pencinta layangan di macanegara yang memang harus terus dikembangkan dan dipertahankan sebagai suatu wadah dalam bentuk penguataan kebudayaan”, ujarnya sembari berteriak one sky one earth one family. (eka/humads-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :