Wabup Suiasa Buka Berawa Beach Art Festival Tahun 2018

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Berawa Beach Art Festival (BBAF) resmi dibuka,  Kamis (22/2/2018) kemarin oleh Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa. Hadir pula dalam pebukaan tersebut  dari Kementrian Pariwisata RI yakni   Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan II, Ni Wayan Giri Adnyani, Kepala Bidang Pemasaran Area I, Arianto, Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata beserta Anggota , Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Camat Kuta Utara, AA Ngurah Arimbawa , Para Perbekel dan Lurah se Kecamatan Kuta Utara , Bendesa Adat serta tokoh masyarakat Kuta Utara.

Dalam pembukaan festival tersebut Ketut Suiasa mengatakan,  Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini , dimana kegiatan seperti ini dapat memberikan ruang kepada para pekerja seni dan para seniman dalam ikut  menunjang kunjungan kehidupan pariwisata.

“Berawa Beach Art Festival ini adalah sebagai wujud dari pelaksanaan 5 prioritas PPNSB  yang salah satunya adalah Pariwisata.  Kegiatan ini adalah basisnya masyarakat , ini bagian pemberdayaan potensi seni dan budaya  yang ada dimasyarakat Desa Tibubeneng dan kita harapkan gairah tradisi seni semakin bangkin melalui event-event seperti ini,” ujar Suiasa.

Lebih lanjut Suiasa mengatakan, kegiatan Bearawa Beach Art Festifval  sangat memberi dampak positif untuk sektor promosi wisata di Kabupaten Badung. Kedepannya pihaknya berharap event-event seperti ini sebaik baik kwalitasnya sehingga wisatawan mendapat suguhan beda jika datiang ke Badung. “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini, destinasi wisata di badung bisa berkembang dengan baik. Ini bagian dari inovasi keratif masyarakat untuk memajukan pariwisata kita,”paparnya.

Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan II Kementrian Pariwisata RI, Ni Wayan Giri Adnyani, dalam kesempatan tersebut mengatakan, festival seperti ini adalah hal sangat kongkrit dalam melakukan promosi pariwisata untuk pengembangan destinasi obyek wisata. “Kegiatan seperti ini dapat di terima oleh masyarakat baik lokal maupun internasional.  Bali yang menjadi tujuan wisata Nasional maupun Internasional telah memberikan sumbangan 40% dari pariwisata di Indonesia.  Berawa Beach Art Festival diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pariwisata di Badung dan Bali kedepannya,” jelasnya

Sementara itu Prebekel Tibubeneng I Made Kamajaya selaku Ketua Panita melaporkan,  Berawa Beach Art Festival  mengambil tema Pesisir Langu. Kegiatan ini dilakukan  untuk memperkenalkan  Desa Tibubeneng  dengan pantai Berawanya. “ Kita berharap, dengan kegiatan ini Pantai Berawa akan lebih dikenal oleh wisatawan Nasional maupun Manca Negara. Festival yang bernuansa pesisir ini  diharapkan dapat memberikan nuansa yang lain dari festival-festival pantai lainnya di Badung,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan,  kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 22 hingga 25 Pebruari 2018. Kegiatan ini juga dirangkai dengan pagelaran budaya seni kecak kolosal dengan 5.555 penari, pameran patung pasir, seni Wayang, pameran lukis, lomba mancing serta parade budaya dan seni dari masing-masing banjar di lingkungan Tibu Beneng. “Semoga Berawa Beach Art Festival (BBAF) dapat menunjang kunjungan wisatawan ke Bali khususnya di Kabupaten Badung,” ujarnya. (humas-badung/bpn)

De’Sound Buka Cabang ke-3 di Bali

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – De’Sound “Life Style Audio” kini hadir di Beachwalk Lantai III Kuta. Cabang ke-3 di Bali setelah Sunset Road dan Carefour ini peresmiannya dilakukan, Kamis (22/2/2018).

“Pada grand opening ini kita beri diskon besar-besaran hingga 70 persen dan akan berlangsung sampai tanggal 4 Maret nanti,” ujar Direktur PT Inti Megah Suwara James Eric disela-sela grand opening De’Sound yang berlangsung meriah. James mengatakan Bali yang dipilihnya tidak terlepas dari tingkat persaingan serta pangsa pasar yang tersedia.

“Pangsa pasar di Bali sangat besar sehingga kami buka di sini. Bahkan tidak tertutup kemungkinan kita akan tambah lagi ke depannya,” tambah James.

James mengatakan melihat daya beli masyarakat yang tinggi serta banyaknya turis ke Bali yang juga sangat memerlukan perangkat audio, maka ia optimis usahanya itu akan bertumbuh sesuai harapan. Ini berbeda dengan Jakarta yang tingkat kompetisinya sangat ketat. (tis/bpn)

Pertandingan Jago Kapuk Sambut HUT ke-230 Kota Denpasar

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-230 Kota Denpasar. Kali ini, dalam rangka mempererat keakraban kembali digelar pertandingan sepak bola persahabatan  Jago Kapuk. Adapun kegiatan ini mempertemukan tiga tim yakni Eksekutif, Legislatif dan Forum Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (18/2/2018) kemarin.

Hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Turut andil dalam kesempatan tersebut Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara sebagai penjaga gawang (Kiper) untuk tim Eksekutif.

Diwawancarai usai pertandingan Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan bahwa dirinya menyambut baik terselenggaranya pertandingan sepak bola persahabatan Jago Kapuk ini. Dimana dengan adanya pertandingan serangkaian HUT ke-230, tentunya dapat meningkatkan keakraban dan tali silaturahmi antara seluruh perangkat daerah baik antara Eksekutif, Legislatif dan Perbekal/Lurah se-Kota Denpasar sehingga tujuan pemerintah untuk mencapai kesejahteraan rakyat dan dimaksimalkan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, ini juga merupakan bentuk interaksi dan komunikasi antar sesama pemangku kebijakan, sehingga semua instasin di lingkungan Pemkot Denpasar dapat lebih akrab dalam menjalankan tugas, semoga bisa tetap dilanjutkan dalam rangka memaksimalkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Sementara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede menjelaskan bahwa sebagai agenda tahunan kegiatan ini diselenggarakan untuk menunjukan bahwa seluruh elemen Pemerintahan Kota Denpasar memiliki keakraban dan kebersamaan. Kebersamaan dan keakraban ini penting dalam uapaya mencapai tujuan bersama yang sudah ditetapkan. “Jadi disini kita menunjukan kebersamaan dan keakraban antara semua elemen di Pemkot Denpasar yang tentunya bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pertandingan persahabatan sepak bola Jago Kapuk dalam rangka HUT ke-230 Kota Denpasar menyajikan tiga pertandingan. Pertama antara Tim Eksekutif kontra Tim Legislatif dengan keunggulan 1 : 0 untuk Tim Eksekutif. Pertandingan kedua menyajikan permainan antara Tim Eksekutif kontra Tim Perbekel/Lurah dengan hasil imbang 1 : 1. Sedangkan pertandingan penutup menyajikan Tim Legislatif kontra Tim Perbekel/Lurah dengan keunggulan 1 : 0 untuk Tim Perbekel/Lurah. (ags/humas-dps/bpn)

2018, ITDC Gelar Berbagai ”Event”

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengelola kawasan Pariwisata The Nusa Dua, kembali menyelenggarakan serangkaian even sepanjang 2018. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan awareness publik terhadap icon The Nusa Dua yaitu Pulau Peninsula, sekaligus menguatkan The Nusa Dua sebagai sebuah event destination di Indonesia.

Hal itu diungkapkan  Managing Director The Nusa Dua I Wayan Karioka, kepada sejumlah media, Minggu (18/2/2018) kemarin. “Rangkaian event ini kami tawarkan sebagai atraksi tambahan bagi wisatawan yang menginap di Nusa Dua serta sebagai atraksi wisata alternatif bagi wisatawan yang sedang berlibur di Bali sesuai waktu-waktu kunjungan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, ada 12 event yang akan digelar di The Nusa Dua pada 2018 yang tergabung ke dalam Calendar of Events of The Nusa Dua 2018 yang yang mengangkat tema-tema terkait budaya, musik, sport, kuliner, dan alam, mencakup skala nasional maupun internasional.

Karioka berharap, dengan disampaikannya calendar of events ini, wisatawan juga dapat merencanakan kunjungan ke Bali dan kegiatan-kegiatan yang akan diikuti selama di Bali dengan lebih cepat.

Adapun program-program yang menjadi calendar of events of The Nusa Dua 2018 antara lain:

  1. Sundown Dancing Lesson (every Sunday). Sebagai wujud pelestarian terhadap kebudayaan daerah dengan bekerja bersama komunitas lokal. Sundown Dancing Lesson hadir setiap hari minggu sore sebagai kegiatan yang mengambil seni tari Bali sebagai atraksi yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Dalam kegiatan ini anak-anak muda diajarkan menari Bali di alam terbuka hijau, sambil menikmati indahnya matahari terbenam di Pulau Peninsula Nusa Dua. Wisatawan pun dapat ikut berpartisipasi untuk belajar dan mengenal seni budaya Bali.
  1. Chinese New Year (24-25 Februari). Perayaan Tahun Baru  Imlek yang selalu berdekatan dengan hari kasih sayang mengambil tema Sincia With Love. Festival perayaan Tahun Baru Imlek ini mengusung konsep menyatukan budaya Bali dengan  budaya oriental Tionghoa yang dibalut dalam penyampaian wujud kasih sayang.
  1. Food Festival (23-24 Maret). Perubahan gaya hidup masyarakat kini cenderung menginginkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan di sela-sela liburan mereka, membuat festival ini sangat cocok untuk memfasilitasi keinginan mereka.
  1. Bali Blues Festival 2018 (11-12 Mei). Bali Blues Festival merupakan event musik blues terbesar yang diselenggarakan setiap tahun. Penyelenggaraan kali keempat tahun ini akan menghadirkan musisi-musisi Blues ternama baik lokal dan nasional.
  1. Nusa Dua Light Festival (11 Juni-15 Juli). Sebuah festival yang menampilkan festival lampion, pentas hiburan kesenian, musik dan kuliner yang akan diselenggarakan di Pulau Peninsula Nusa Dua. Nusa Dua Light Festival akan digelar tetap dengan konsep 3F (food, fun and festival).
  1. Nonton Bareng Final Piala Dunia (15 Juli). Mengusung konsep nonton bareng dengan layar lebar dan duduk bersantai menikmat suasana Peninsula dengan tambahan beragam acara hiburan yang menarik serta stand kuliner yang memanjakan lidah dan mata menikmati momen ini.
  1. Badung International Night Run (23 September). Kegiatan ini merupakan eventlari dengan sensasi yang berbeda karena pelari akan berlari menikmati kawasan eksklusif Nusa Dua. Para pelari akan merasakan berlari tengah malam dan finis menjelang matahari terbit sambil menikmati pemandangan menakjubkan di Pulau Peninsula. Hadiah besar yang mencapai miliaran rupiah  ditawarkan menjadi daya tarik bagi pelari nasional dan internasional untuk dapat bergabung dalam event lari ini.
  1. IMF Side Event (Oktober 2018). Annual Meetings World Bank Group yang akan diselenggarakan tahun 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center Kawasan Pariwisata Nusa Dua merupakan pertemuan yang dihadiri oleh berbagai Negara di dunia.
  2. Art Bali (1-14 Oktober). Ajang bertemu pameran terbaik seni rupa Indonesia berlangsung dalam Art Bali menjelang pengujung tahun 2018. Art Bali merupakan event yang diselenggarakan di Kawasan Pariwisata Nusa Dua dengan menampilkan berbagai karya seni yang unik dan menarik dan menjadi barometer perkembangan seni rupa Tanah Air.
  3. WOMAD Bali (Oktober). Pagelaran mahakarya seni pertunjukkan internasional hadir dalam World or Music, Art and Dance (WOMAD) berlangsung pada Oktober 2018, WOMAD merupakan festival seni dan budaya yang melibatkan para seniman dari berbagai belahan negara berkumpul menampilkan karya mereka di Pulau Peninsula Nusa Dua.
  4. Pesona Nusa Dua Fiesta (8-10 November). Pesona Nusa Dua Fiesta merupakan festival tahunan terbesar yang diselenggarakan di Pulau Peninsula Nusa Dua dengan tema yang berbeda dan menarik setiap tahunnya. Memadukan gemerlapnya pariwisata kelas bintang lima dan budaya nasional yang dibarengi dengan rangkaian pagelaran seni, kuliner, pertunjukan musik, dan berbagai informasi potensi daerah. Dilengkapi dengan ambiance dan spot yang menjadi daya tarik pengunjung untuk mendokumentasikan atraksi dan lokasi yang berlangsung di Pulau Peninsula ini.
  1. New Year’s Eve Party. Pengujung tahun menjadi manis dan spesial dengan perayaan pergantian malam tahun baru di Pulau Peninsula. Nusa Dua New Year’s Eve menampilkan berbagai pertunjukan musik, pesta kembang api, dan beragam atraksi yang menghantarkan pengunjung menyambut tahun yang baru. Perhelatan ini diperkaya dengan ragam kuliner, pameran, dan even puncak menyambut matahari pertama awal tahun. (humas-badung/bpn)

Sekda Adi Arnawa Buka Lomba Mancing di Panglan

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata membuka lomba mancing air deras yang digelar masyarakat Banjar Baleran dan Banjar Panglan Delodan, Kelurahan Kapal di DAM Kelurahan Kapal, Minggu (18/2/2018).

Kegiatan dalam rangka menyambut hari Raya Nyepi Tahun saka 1940 tersebut diikuti ratusan pemancing mania. Tampak juga dihadiri anggota DPRD Badung Dapil Mengwi I Wayan Regep, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Bendesa Adat Kapal Ketut Sudarsana, dan tokoh masyarakat setempat.

Pembukaan lomba mancing air deras ditandai penebaran ikan lele oleh Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata, dan Anggota DPRD Kabupaten Badung Dapil Mengwi I Wayan Regep. Guna mendukung kegiatan tersebut, Sekda Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan sebesar Rp. 25 juta.

Dalam sambutannya Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat dan peserta lomba mancing yang secara tidak langsung ikut menjaga kebersihan saluran irigasi subak yang ada. “Kami pemerintah sangat mengapresiasi, masyarakat dan penggemar mancing mania telah mampu membuat kegiatan yang sangat strategis dalam rangka menjaga lingkungan tetap bersih. Hal ini sejalan dengan komitmen pemkab badung didalam menjaga kelestarian lingkungan (pro environment),” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan kondisi wilayah badung yang bersih dan aman akan berdampak positif terhadap sektor pariwisata sebagai sektor andalan pendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung. “Dengan perkembangan pariwisata, tahun 2018 ini APBD Badung ditetapkan sebesar  Rp. 7,2 Triliun. Jumlah tersebut sebagian besar akan dikembalikan kepada masyarakat untuk pembangunan masyarakat di desa,” terangnya. (humas-badung/bpn)

“The Grand Master Asia” Tayang Eksklusif Di SCTV Mulai Pekan Ini

BALIPORTALNEWS.COM – Sebuah terobosan terbaru akan segera dihadirkan oleh SCTV lewat program pencarian bakat yang akan melibatkan pesulap-pesulap terbaik dari beberapa negara. SCTV dengan bangga menghadirkan “The Grand Master Asia” yang episode perdananya akan tayang pada hari Minggu, 18 Februari 2018 pukul 15.30 WIB.

Kompetisi sulap terbesar di Asia ini akan mempertemukan pesulap-pesulap terbaik dari beberapa negara di asia dalam hal adu trik, ilusi, dan aksi esktrim. Kemampuan dari para peserta nantinya akan dinilai oleh para juri kelas dunia seperti Eric Jones (Amerika Serikat), Jeffrey Tam (Filipina), dan Demian Aditya (Indonesia).

Aksi dari para 10 pesulap terbaik Asia akan setiap hari Minggu pukul 15.30 WIB di layar SCTV untuk meraih gelar “The Grand Master Asia”. Para pesulap yang terbagi dalam Grup A dan Grup B akan bersaing dengan menampilkan bakat masing-masing. Kesepuluh pesulap tersebut adalah Jeff Lee  (Big Illusionist – Taiwan), Tanba (Magic Comedy – Jepang), Nadzri (Mentalist – Brunei Darussalam), Jeena (Illusionist – Thailand), Wind Ace Monte (Close Up – Indonesia), Rizuki (Big Illusionist – Indonesia), Jeki Yoo (Magic Comedy – Korea), Ming Da (Close Up & Street Magic – Singapura), Meteor  (Stage Magic & Illusions – Malaysia), dan Jennifer Aiko (Mentalist, Illusionist, Escape – Indonesia).

Menjelang satu tahun penayangan sinetron “Anak Langit” di SCTV, bintang-bintang yang memerankan tokoh di “Anak Langit” gelar bakti sosial. Pada hari Minggu, 11 Februari 2018 lalu bertempat di Banjir Kanal Timur (BKT) Cipayung Indah Jakarta Timur, Ammar Zoni berhasil menjual salah satu jaket kesayangannya yang pernah digunakan ketika memerankan Al dalam sinetron “Anak Langit”. Seluruh hasil penjualan barang tersebut selanjutnya didonasikan kepada saudara-saudara yang membutuhkan.

Beberapa hari yang lalu para pemain sinetron “Anak Langit” telah menyalurkan donasi ke tiga lokasi yakni Yayasan Harapan Valencia Care Cancer Tebet, Yayasan Sasana Tresna Werdha Ciracas, dan Panti Tuna Ganda Depok, pada hari Kamis, 16 Februari 2018 besok Ammar Zoni dan Ranti Maria akan hadir di Yayasan Yatim Piatu Bramadita Rahman Cipayung. Selain memberikan donasi, mereka juga akan berinteraksi langsung dengan anak-anak di panti asuhan. Tidak hanya Ammar Zoni dan Ranti Maria, Demian Aditya dan Edison Wardhana juga akan ikut hadir mempertunjukkan trik-trik sulap yang menghibur. (r/bpn)

Konser Nominasi Provinsi Liga Dangdut Indonesia Semakin Seru

BALIPORTALNEWS.COM – Ajang kompetisi sepak bola bergengsi di tanah air “Piala Presiden 2018” yang telah bergulir sejak Januari lalu, kini segera memasuki babak final. The Final Piala Presiden 2018 akan mempertemukan Macan Kemayoran dan Serdadu Tridatu pada hari Sabtu, 17 Februari 2018 yang disiarkan langsung dari Stadion Utama Gelora Bung Karno mulai pukul 18.30 WIB.

Perebutan gelar juara tidak hanya berlangsung antara  Persija Jakarta dan Bali United saja, tetapi juga oleh PSMS Medan dan Sriwijaya FC yang akan bertarung memperebutkan juara ketiga di hari yang sama mulai pukul 15.00 WIB. Siapakah yang akan menjadi Jawara baru di Piala Presiden tahun ini? Saksikan Piala Presiden 2018 dan jadilah saksi kemenangan klub sepakbola favoritmu hanya di Indosiar!

Menjelang penayangan laga Final Piala Presiden 2018, Indosiar akan menghadirkan program spesial “Sambut Sang Juara Piala Presiden 2018” yang dipandu oleh Gilang Dirga, Arie Kriting, Ryan Wiedaryanto serta Utrich Farzah. Program ini juga dimeriahkan juga oleh penampilan Via Vallen, Zaskia Gotik, Zega BP, Lilis BP, Fitri BP, Ratu BP, Anna BP, Selvi BP dan Tika BP. Jangan lupa untuk menyaksikan Sambut Sang Juara Piala Presiden 2018 pada hari Sabtu, 17 Februari 2017 LIVE mulai pukul 17.30 WIB.

Hingga saat ini, Konser Nominasi Provinsi Liga Dangdut Indonesia telah berlangsung dari 17 Provinsi dan telah terpilih 17 Duta Dangdut Provinsi. Kompetisi terasa lebih segar dengan kehadiran para Sahabat Duta serta juri tamu yang turut andil menjadi Dewan Dangdut seperti Rosalina Musa (Kak Ros), Jenita Janet, Zaskia Gotik dan masih banyak lagi. Setelah selesai dengan Provinsi di Pulau Sumatera dan Jawa, Konser Nominasi Provinsi berlanjut ke Pulau Bali dan Nusa Tenggara.

Kelima Duta Provinsi terus berupaya untuk memberikan penampilan terbaik mereka dengan membawakan lagu yang mereka kuasai. Ditunjang dengan latihan serta dukungan motivasi yang diberikan oleh para Sahabat Duta, mereka bisa tampil dengan baik, meskipun ada beberapa kekurangan yang disampaikan oleh para Dewan Dangdut seperti penampilan Yuni – Jawa Timur dan Lenny – Bali.

Konser Nominasi masih akan terus berlanjut untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kamis, 15 Februari 2018), Nusa Tenggara Timur (Jumat, 16 Februari 2018), Kalimantan Barat (Minggu, 18 Februari 2018), Kalimantan Tengah (Senin, 19 Februari 2018), Kalimantan Selatan (Selasa, 20 Februari 2018), Kalimantan Timur (Rabu, 21 Februari 2018) dan Kalimantan Utara (Kamis, 22 Februari 2018). Saksikan terus Liga Dangdut Indonesia LIVE mulai pukul 19.00 WIB! Seni Menyatukan! (r/bpn)

Puluhan Seniman Mural Percantik Youth Park Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam rangka mendukung kreatifitas anak muda, Pemerintah Kota Denpasar memberikan ruang berkumpul bagi para komunitas muda kreatif Denpasar. Tidak saja menyediakan area Extreme Park untuk mereka yang menggemari olahraga ekstrim, Pemerintah juga memberikan ruang bagi mereka yang menekuni seni mural (lukisan dinding).

Seperti pada Rabu (14/2/2018) bertempat di Youth Park, Sekda Kota Denpasar, A.A.N Rai Iswara bersama Asisten Administrasi Pembangunan Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta bersama dengan para anak muda kreatif Kota Denpasar serta seniman mural Kota Denpasar melakukan pengecatan mural di Areal Youth Park.

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan mural ini tidak lain adalah untuk memberikan wadah bagi mereka yang menggemari seni mural dan untuk mempercantik wajah tata kota,” kata Sekda Rai Iswara.

Lebih lanjut Rai Iswara mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dimana kreatifitas merupakan ciri dari sebuah kebudayaan. Apabila kita berbicara tentang kebudayaan setidaknya ada tujuh unsur yang harus kita pegang sehingga kebudayaan tersebut bisa terlaksana dengan baik, dimana salah unsur tersebut adalah kreatifitas. Oleh sebab itu pihaknya sangat berbangga karena kreatifitas di Kota Denpasar ini tidak pernah berhenti alirannya.

Ada beberapa hal yang wajib diingat, jagalah kreatifitas ini tidak hanya dengan kita berkreasi, akan tetapi kreatifitas ini bisa dijadikan pijakan untuk mencapai multi fungsi yang sudah barang tentunya akan bermuara pada sebuah makna untuk masyarakat juga.

“Bingkailah segala bentuk kreatifitas kota ini dengan sebuah seni dan kreatifitas yang berbudaya sehingga akan menjadi tajam guna memberikan vibrasi untuk perkembangan kebudayaan di Kota Denpasar dan Bali pada umumnya,” pungkas Rai Iswara.

CEO PT Propan Raya, Kris Rianto Adidarma, mengungkapkan kekagumannya dengan apa yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar. Menurutnya, apa yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar merupakan hal yang positif. Apalagi, anak muda adalah generasi penerus bangsa.

“Generasi muda adalah tulang punggung bangsa, penerus tongkat estafet kepemimpinan selanjutnya. Masa depan Bangsa Indonesia sangatlah ditentukan oleh para generasi muda Bangsa ini. Dengan memberikan ruang positif bagi generasi muda, artinya kita juga dapat menuntun mereka ke arah yang benar dan siap memperkuat pondasi bangsa di masa mendatang,” ucap Kris Rianto Adidarma.

Sementara Ketua Panitia, Dian Kurniawan mengatakan mural ini berkonsep anak muda, dengan mengambil tema “Denpasar, Youth and Culture”, desain mural yang akan digambar di sini memiliki konsep kolaborasi yang di dalamnya syarat akan seni dan budaya serta aktivitas positif anak muda “zaman now”.

Adapun beberapa yang terlibat yakni Arsitek Tanpa Nama (ATN), yakni sebuah komunitas arsitek di Bali, yang menggagas dibuatnya acara pengecatan mural di Youth Park yang terletak di sudut tenggara Taman Kota Lumintang. Dimana dalam proses pengecatan mural dinding ini melibatkan sedikit tidaknya 25 orang seniman mural serta beberapa arsitek dengan pengerjaan kurang lebih 3 minggu.

Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Desain Bali (STD Bali), New Media College, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Denpasar, Badan Kreatif Denpasar, Badan Pemuda Kreatif Denpasar, dan perusahaan cat PT Propan Raya, komunitas ini membuat ide mempercantik Youth Park dengan mural. Harapannya, kegiatan ini dapat memperindah salah satu sudut Kota Denpasar, mewadahi kegiatan kreatif pemuda, serta menjadi pemicu kegiatan mural lainnya yang berada di kota Denpasar. (ngurah/humas-dps/bpn)

Gita Bhaskara Etnik Luncurkan Single “Full Moon”

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Mandolin, alat musik peninggalan asal Tiongkok, yang kemudian berkembang di Desa/Kecamatan Pupuan, Tabanan, kini jadi khas sebagai mandolin Pupuan. Dengan dimodifikasi sedemikian rupa, dan dipadu dengan sejumlah alat musik lain seperti gitar dan suling, maka menginspirasi terbentuknya sebuah grup musik bertajuk Gita Bhaskara Etnik (GBE).

Grup musik di bawah Manajemen e-Productian ini memang menonjolkan mandolin sebagai alat musi utama. Setelah melalui tahapan demi tahapan, grup ini kemudian meluncurkan single pertama dalam irama instrumentalia bertajuk “Full Moon”.

Peluncuran single tersebut diselenggarakan di Warung Be Jawa, Tabanan, Rabu (14/2/2018). GBE beranggotakan delapan personel. Saat acara peluncuran, selain menampilkan salah satu instrumentalia unggulan “Full Moon”, juga ada dua instrumentalia lainnya, yakni “Beautiful Island” dan “Lets Work”.

Delapan personel GBE yang terlibat, masing-masing Dek Neng (mandolin 1), Yan Sri (mandolin 2), Yan Rus (mandolin 3), De Madu (gitar), Sugik (bass), De Arta (perkusi-jimbe), Putik (perkusi-chimes etc.), dan Nato (suling).

Manajer e-Production, AA Ngurah Gede Arya Tenaya, menyebut musik instrumentalia GBE dalam single yang video klipnya mulai beredar di Youtube, Kamis (15/2/2017), juga akan ditampilkan di televisi. “Untuk tahap berikutnya kami akan meluncurkan minialbum yang berisi lima atau enam lagu. Selain instrumentalia, juga ada lagu atau vokalnnya. Jadi, tidak semua instrumentalia,” terang Arya Tenaya.

Artis penyanyi lagu pop Bali yang dengan nama beken Turah Manik ini mengatakan, GBE dibentuk pada 2017 lalu. GBE kemudian menjalin kerja sama dengan e-Production, dan selanjutnya muncul gagasan dalam pembuatan single pertama tersebut.

“Sebelum menjelma jadi Gita Bhasara Etnik, grup musik ini bernama Bungsil Gading. Namun kemudian kami sepakat mengganti nama Bungsil Gading menjadi Gita Bhaskara Etnik,” terangnya. (ita/bpn)