Kemeriahan Konser Akhir Tahun Joox Festival Hura Ceria 2017

0

BALIPORTALNEWS.COM, BANDUNG – Kota Bandung sempat diguyur hujan deras sejak siang, rupanya animo kaum muda dan pecinta musik tidak ikut surut sesudah hujan reda. Sesuai jadwal, tepat pukul 16.00, panggung “JOOX Live Festival Hura Ceria”, yang diadakan pada Sabtu, 9 Desember 2017 di Lapangan PPI Pussenif Bandung mulai diramaikan oleh penampilan mengesankan dari band-band independen lokal, mulai dari Collapse, Stars and Rabbit, Rendy Pandugo, Sarasvati, The SIGIT dan dipungkasi penampilan bergelora dari Seringai. Disambut dengan antusias oleh para penikmat musik, acara ini dipadati oleh 4792 pengunjung.

Trisiska Putri HapsariHead of Marketing and PR Department JOOX Indonesia mengungkapkan apresiasinya atas dukungan pecinta musik yang hadir di Bandung. “Kami sangat menghargai dan berterima kasih kepada kalangan muda dan para pecinta musik independen yang turut hadir memeriahkan JOOX Live Festival Hura Ceria 2017 di Bandung. Kehadiran mereka adalah bentuk dukungan kepada para musisi independen pada khususnya dan industri  music Indonesia pada umumnya,” ungkap Trisiska Putri.

Bagi para musisi yang tampil, panggung JOOX Live Festival Hura Ceria 2017 merupakan salah satu ajang untuk mengobati kerinduan para pecinta musik di Bandung akan aksi panggung mereka. Hal ini diutarakan Sarasvati bahwa penampilannya di atas panggung JOOX Live kali ini adalah sebagai pembuktian bahwa mereka masih terus berkarya. “Sudah lama kami tidak tampil, keikutsertaan kami di konser akhir tahun JOOX sebagai salah satu pembuktian kalau kami sedang menyiapkan sesuatu yang baru di tahun 2018,” papar Risa Saraswati.

Bagi Seringai yang tampil dengan penuh energi, kehadiran di atas panggung JOOX Live Festival Hura Ceria untuk menghibur para penikmat musik cadas di Bandung merupakan momen akhir tahun yang menyenangkan. “Acara ini perlu diapresiasi karena melibatkan banyak aktivitas seru bagi para pengunjung dan crowd yang hadir juga seru,” tutur Arian, sang vokalis.

Sementara Rendy Pandugo merasa sangat tersanjung bisa berada dalam satu panggung bersama para musisi independen terbaik di Indonesia. “Sangat menyenangkan bisa menghibur teman-teman di Bandung bersama para musisi indie kenamaan tanah air. Semoga acara seperti ini bisa selalu didukung JOOX Indonesia,” ungkap solois asal Kota Medan yang juga tampil maksimal ini.

Konser yang dimulai pada pukul 16.00 WIB tersebut dibuka dengan penampilan menarik dari Collapse, salah satu band local bergenre indie rock, lalu dilanjutkan dengan alunan musik folk yang manis khas Stars & Rabbit. Lalu dilanjutkan dengan aksi panggung Rendy Pandugo yang mengajak para pengunjung untuk bernyanyi bersama dengan lagu-lagu andalannya dari album ‘The Journey’. Sementara Sarasvati hadir membawakan 9 lagu dengan memukau, di antaranya adalah ‘Bilur’ dan ‘Perjalanan (Kereta Malam)’, sebuah lagu lawas yang dinyanyikan kembali dengan mengesankan oleh Sarasvati.

Tentu saja, babak pamuncak dari konser malam itu adalah penampilan dua band yang juga berasal dari kota kembang ini, yaitu The SIGIT dan Seringai. Para pengunjung yang sudah memadati Lapangan PPI Pussenif Bandung turut bernyanyi ketika penampilan enerjik, interaktif dan hangat dari The SIGITKemeriahan konser kemudian ditutup dengan aksi garang Seringai, dimana Arian Cs yang mengajak para serigala militia bernyanyi bersama.

Tak kalah menarik juga berbagai aktivitas dari Skate & BMX showcase, Graffiti live painting, dan inflatable slide, serta diramaikan juga jajaran food trucks yang menawarkan menu-menu lezat khas menambah kemeriahan JOOX Live Festival Hura Ceria.

“Dengan konser ini, kami berharap kita dapat selalu meneguhkan komitmen mendukung dan menciptakan ekosistem positif bagi para musisi Indonesia untuk terus berkarya dan menghibur, serta terhubung dengan penggemarnya,” kata Trisiska Hapsari. (r/bpn)

Ulang Tahun Raja Dangdut di “Konser Sang Legenda Rhoma Irama”

0

BALIPORTALNEWS.COM – Raja Dangdut Rhoma Irama akan merayakan ulang tahunnya dalam sebuah konser musik “Konser Sang Legenda Rhoma Irama” yang ditayangkan oleh Indosiar.Dalam konser yang digelar tepat di hari ulang tahunnya ini,  Rhoma Irama & Soneta Grup akan hadir menghibur pemirsa setia Indosiar dengan lagu – lagu andalannya.

Konser ini juga akan dimeriahkan penampilan penyanyi dangdut ternama diantaranya Rita Sugiarto, Iis Dahlia, Lesti DA, Danang DA, Subro DA, Weni DA dan Duo Alfin DA. Tidak ketinggalan penampilan spesial dari Riza Umami dan Noer Halimah yang akan turut memeriahkan acara. Saksikan “Konser Sang Legenda Rhoma Irama” hari Senin, 11 Desember pukul 19:00 WIB LIVE hanya di Indosiar!

DA Asia 3 yang tayang  sejak Oktober lalu, kini telah memasuki Babak 8 Besar. Perjuangan para kontestan untuk menuju ke babak final semakin di depan mata. Berbagai masukan dan kritik yang telah disampaikan oleh para juri dan komentator, bukan menjadi pematah semangat tetapi menjadi sebuah motivasi untuk menjadi lebih baik lagi dalam setiap penampilan yang dibawakan.

Dalam babak 10 Besar kemarin,  Farez Adnan (Malaysia) dan Alda De Almaida (Timor Leste) harus tersenggol setelah perjalanan panjang yang mereka lalui di DA Asia 3. Sementara Putri DA4 (Indonesia), Rahila Rashun (Singapura), Gabriel DAC2 (Indonesia), Fildan DA4 (Indonesia), Reza DA2 (Indonesia), Azizul Haqim (Malaysia), Aulia DA4 (Indonesia) dan One Forteen (Malaysia) berhasil melangkah ke babak 8 Besar yang dimulai dari hari ini. Dukung terus idolamu di DA Asia 3 setiap hari LIVE pukul 19.00 WIB!

Sementara itu, audisi pencarian bakat menyanyi lagu dangdut terbaru dari Indosiar yaitu “Liga Dangdut Indonesia” akan kembali hadir di 3 provinsi secara serentak. Setelah sebelumnya berlangsung di 28 Provinsi, minggu ini audisi LIDA berlangsung di Provinsi Banten yang bertempat di Makosat Brimob Polda BantenProvinsi Sumatera Utara bertempat di Sat Brimob Polda Sumut dan Provinsi DI Yogyakarta bertempat di Gedung Kotak Taman Pintar pada hari Minggu, 10 Desember 2017 mulai pukul 07.00 WIB.

Audisi dapat diikuti oleh pria maupun wanita berusia 15 sampai 25 tahun serta memiliki bakat dalam menyanyikan lagu dangdut. Pendaftaran dapat dilakukan melalui Official Whatsapp LIDA (0812-979-185-45) atau melalui www.vidio.com. Formulir juga dapat diunduh melaluiwww.indosiar.com. Seluruh proses audisi ini GRATIS dan tanpa dipungut biaya apapun! (r/bpn)

Bintang Sinetron SCTV “Anak Langit” Sapa Penggemar di Surabaya

0

BALIPORTALNEWS.COM – Secara konsisten SCTV senantiasa menayangkan sinetron-sinetron unggulan dengan kekuatan cerita di setiap judulnya, sinetron “Anak Langit” salah satunya. Sinetron yang telah melewati episode ke-450 ini setiap harinya hadir pukul 19.45 WIB mengisahkan kehidupan di kalangan anak remaja dengan dibumbui konflik keluarga maupun asmara. Digawangi Stefan William, Immanuel Caesar Hito, Cemal Faruk, Ranty Maria, Dylan Carr,  Mischa Chandrawinata, Gerald Yohanes Putra, Marcela Daryanani, serta para bintang muda kenamaan lainnya, telah menjadikan sinetron “Anak Langit” sebagai Sinetron Paling Ngetop pilihan pemirsa di ajang SCTV Awards 2017.

Pekan ini para bintang sinetron “Anak Langit” akan hadir langsung di Surabaya untuk menyapa langsung pemirsa setia SCTV di Surabaya dalam event “Meet and Greet Bintang Sinetron Anak Langit”. Bertempat di Ciputra World pada pukul 10.00 WIBStefan William, Ranty Maria, Mischa Chandrawinata, Gerald Yohanes Putra, dan Marcela Daryanani akan hadir langsung pada hari Minggu, 10 Desember 2017 yang kemudian berlanjut di Surabaya Town Square pada pukul 12.30 WIB. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis!

Selain hadir di Surabaya, pekan ini SCTV juga akan hadir langsung di Sukoharjo dalam program “Karnaval Inbox”. Disiarkan langsung dari Alun-Alun Sukoharjo, “Karnaval Inbox” hadir mulai hari Sabtu, 9 Desember 2017 pukul 06.00 WIB yang dilanjutkan pada pukul 12.30 WIB, dan hari Minggu, 10 Desember 2017 pukul 12.30 WIB. Sederet artis serta musisi akan hadir langsung untuk memeriahkan diantaranya Five Minutes, Hijau Daun, Dimas Tedjo, Lilis Karlina, Wika Salim, Anisa Bahar, Jenita Janet, Nurbayan, Zigas, Zivilia, dan masih banyak lagi. Kemeriahan lainnya yang juga akan dihadirkan SCTV di Sukoharjo adalah event “Layar Tancap Untuk Semua”.

Warga Sukoharjo dapat hadir langsung di Lapangan Cangkol – Sukoharjo untuk menyaksikan kembali film box office tanah air secara gratis pada hariSabtu, 9 Desember 2017 sejak pukul 15.00 WIB. Selain dapat menikmati berbagai hiburan, doorprize menarik juga menanti anda. Datang dan saksikan langsung bersama handai taulan! Gratis!. (r/bpn)

Rai Mantra Buka Pamuke Festival ke-2

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kegiatan Sekaa Teruna di Kota Denpasar tak pernah berhenti akan berbagai aktivitas kreatif. Tidak hanya dalam kegiatan budaya seperti lomba sekaa teruna, ogoh-ogoh, layang-layang serta berbagai kegiatan event-event festival. Pada Kamis malam (7/12/2017) Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra membuka Pamuke Festival ke-2 yang diselenggarakan Sekaa Teruna Pamuke Banjar Kedaton, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur ditandai dengan pemukulan gambelan.

Festival yang berlangsung dari tanggal 7 -9 Desember diisi dengan kegiatan bazar kuliner melibatkan potensi-potensi kuliner masyarakat Banjar Kedaton. Kegiatan Bazar juga sebagai sebuah wadah kegiatan sekaa teruna dalam melakukan penggalian dana mendukung berbagai kreativitas tersebut. Terdapat kuliner seperti lawar, kuah balung, sate kakul, ayam bakar, sate plecing, babi guling, aneka minuman tradisional.

Walikota IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengingatkan kepada Sekaa Teruna untuk membangkitkan potensi lokal yang ada khususnya dalam kegiatan bazar yang dapat melibatkan kuliner khas Bali.

“Mari kita gerakan fanatisme kita dalam pembangkitan potensi lokal khusunya kuliner Bali dalam setiap pelaksanaan kegiatan Bazar sekaa teruna di banjar,” ujarnya.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan saat ini terjadi kekhawatiran terhadap dukungan bagi potensi lokal, seperti kegiatan bazar yang sudah mulai meninggalkan sebuah potensi kuliner Bali. Sehingga hal ini dapat terus dibangkitkan dengan fanatisme penggunaan potensi lokal, dari kuliner, hingga fashion yang sangat identik dengan muatan lokal Bali.

Anak-anak muda menjadi kunci penting dalam membangkitkan kembali potensi lokal, karena berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi Bali khusunya Kota Denpasar yang sangat baik tidak dinikmati dan dirasakan masyarakat lokal. Jika ini tidak dikemas dengan baik dalam pembangkitan potensi lokal yang dapat berpengaruh pada kebocoran ekonomi.

“Seperti kegiatan bazar yang dilaksanakan ST Pamuke lewat gelaran festival kuliner melibatkan potensi kuliner setempat dan diisi dengan penampilan group-group musik sebagai hal yang sangat baik dan dapat diikuti seluruh sekaa teruna di Kota Dnepasar,” ujar Rai Mantra.

Pamuke Festival juga diapresiasi Walikota Rai Mantra dan diharapkan tidak berlangsung saat ini saja, namun dapat berkelanjutan yang diikuti Sekaa Teruna lainnya di Kota Denpasar setiap pelaksanaan Bazar.

Sementara Ketua ST. Pamuke , Made Ardhian Kusuma Yasa mengatakan Pamfes ke-2 ini untuk meningkatkan kreatifitas, mempererat persahabatan antar Sekaa Teruna seluruh Kota Denpasar pada umumnya dan meningkatkan semangat untuk menjaga budaya adi luhur yang diwariskan kepada generasi muda serta menjaga warisan budaya. Dengan mengangkat tema WAH (We ALL Heritage) yakni mewujudkan jiwa muda dalam berkarya untuk melestarikan dan mencitai budaya sekaligus tidak malu mengatakan “We All Heritage”. (eka/humas-dps/bpn)

Balance Festival 2017

0

BALIPORTALNEWS.COM, JATINANGOR – Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjajaran mengadakan Charity Music Concert bertajuk “Balance Festival 2017 : Live To Give, Lifting Up With Hands Of Help” pada Jum’at, 8 Desember 2017 pukul 18.15 hingga pukul 22.45 di Lapangan Ex Kopma Kampus Universitas Padjajaran Jatinangor. Acara ini bertujuan untuk menggugah kepedulian masyarakat melalui penggalangan dana secara langsung untuk membantu masyarakat yang tidak mampu.

Dana tersebut nantinya akan disalurkan melalui Taman Kanak-Kanak Nafilatul Husna Ataullah dan Taman Pendidikan Al-Quran Raudlotul Jannah yang merupakan sekolah gratis bagi anak-anak yang kurang mampu di Dusun Babakan Loa, Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Balance Festival 2017 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kehumasan C 2015 Fikom Unpad akan  mengundang Rektor, Dekan Fikom Unpad  dan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Fikom Unpad . Selain itu akan hadir  Mustache and Beard, Superego, Happy Man, TKP, The Botols, Alir, ADC sebagai pengisi acara tersebut. Selain bisa menikmati penampilan-penampilan dari para pengisi acara, pengunjung juga bisa membeli makanan dan minuman di stand-stand yang tersedia.

Melalui kegiatan diharapkan akan tumbuh  kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa dan dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat, khususnya terhadap anak – anak yang kurang mampu. (humas-unpad/bpn)

Seleksi Penulis Emerging Indonesia Ubud Writers & Readers Festival 2018 Telah Dibuka!

0

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Yayasan Mudra Swari Saraswati, lembaga nirlaba yang menaungi Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), dengan bangga mengumumkan bahwa Seleksi Penulis Emerging Indonesia untuk UWRF 2018 kembali dibuka. Seleksi ini adalah sebuah program Festival yang diadakan untuk menemukan calon-calon bintang sastra Indonesia.

Dari seleksi ini, UWRF akan memilih 15 Penulis Emerging Indonesia yang kehadiran serta partisipasinya di Festival akan didanai sepenuhnya oleh UWRF. Pemilihan akan didasari pada sejumlah kriteria, termasuk kualitas karya, prestasi, dan konsistensi dalam berkarya, serta dedikasi pada pengembangan kesusastraan Indonesia. Seleksi sendiri akan dilakukan oleh tim UWRF dan Dewan Kurator yang beranggotakan penulis-penulis senior Indonesia. Nama-nama anggota Dewan Kurator akan dirahasiakan hingga pengumuman pemenang.

Seleksi yang ditujukan khusus untuk penulis berkewarganegaraan ini memiliki syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  • Penulis adalah warga negara Indonesia.
  • Tidak ada batasan umur untuk mengikuti seleksi ini.
  • Menulis karya sastra, baik berupa puisi, prosa (cerpen, novel atau novelet), naskah drama maupun karya non-fiksi.
  • Karya dapat berupa buku dan kumpulan naskah yang belum ataupun sudah pernah diterbitkan di media massa.
  • Penulis yang sudah menerbitkan buku dapat mengirimkan beberapa buku karyanya.
  • Bagi penulis yang belum menerbitkan buku dapat mengirimkan 30 karya puisi terbaik atau 8 karya cerpen terbaik, atau 5 karya essai, atau 3 naskah drama.
  • Koresponden dan pengumuman seleksi akan dilakukan melalui email.
  • Penulis yang mengikuti seleksi wajib mengisi formulir online di www.ubudwritersfestival.com.

Batas akhir untuk pengiriman karya jatuh pada tanggal 28 Februari 2018. 15 pemenang terpilih akan diumumkan pada akhir bulan Mei 2018.

15 penulis yang terpilih akan diterbangkan dari kota asal masing-masing ke Ubud, Bali untuk mengikuti UWRF 2018 pada tanggal 24-28 Oktober 2018 sebagai pembicara dan berpartisipasi dalam kegiatan festival yang meliputi; panel diskusi, pembacaan karya, workshop, peluncuran buku, pementasan, serta beberapa acara Satellite yang diadakan di beberapa kota di Indonesia. Karya-karya terpilih mereka juga akan diterbitkan dalam buku bilingual Antologi 2018 dan diluncurkan di UWRF 2018. Seluruh biaya penerbangan dan akomodasi pemenang selama di Ubud akan ditanggung oleh Emerging Writers Patron, yaitu program pendanaan khusus bagi para pemenang terpilih.

Sejak diadakan untuk pertama kalinya pada tahun 2008, Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini sukses memperkenalkan penulis-penulis Indonesia ke dalam kancah internasional. Beberapa alumni Seleksi Penulis Emerging Indonesia adalah Aan Mansyur (2009), Kurnia Effendi (2010), Avianti Armand (2011), Sunlie Thomas Alexander (2012), Mario F. Lawi (2013), Faisal Oddang (2014), Norman Erik Pasaribu (2015), Rio Johan (2015), Ni Made Purnamasari (2016), Joseph Rio Haminoto (2016), dan Azri Zakkiyah (2016).

Emerging adalah istilah yang digunakan oleh UWRF untuk para penulis Indonesia yang memiliki karya berkualitas namun belum memperoleh publikasi yang memadai. Program Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini adalah bagian dari komitmen Yayasan Mudra Swari Saraswati untuk mendukung kehidupan masyarakat Indonesia melalui program-program seni dan budaya. Selain itu, tujuan diselenggarakannya program ini adalah untuk menemukan bakat-bakat sastra dari pelosok nusantara Indonesia. (r/bpn)

Lake Toba Film Festival Menjadi Media Edukasi dan Perlawanan

0

BALIPORTALNEWS.COM – Lake Toba Film Festival yang digagas Rumah Karya Indonesia lahir sebagai media apresiasi baru dan tampil sebagai media penyambung untuk menyampaikan pesan-pesan kaum yang termajinalkan (terpinggirkan) tema ini disambut baik oleh Tommy  F. Awuy bahwa film harusnya  menjadi sebagai media edukasi  dalam mengkampayekan nilai-nilai lokal.

Lebih lanjut dosen filsafat fakultas ilmu budaya Universitas Indonesia mengatakan bahwa film karya anak-anak Indonesia tidak kalah menarik dari film-film buatan amerika dan eropa hal itu ditandai dengan beberapa film Indonesia yang sudah meraih penghargaan dalam festival film internasional. Lebih lanjut Onny Kresnawan Filmaker Sumatera Utara menyampaikan dalam materi workshopnya bahwa perlawanan bukan semata fisik namun perlawanan bisa lewat media film dan menyampaikan pesan kepada pengambil kebijakan.

Kegiatan yang dilangsungkan selama tiga hari ini mulai tanggal 01-03 Desember di kabupaten Samosir sarat dengan nilai-nilai lokalitas dan perjuangan baik dalam sisi budaya, lingkungan.  Film Ahu Parmalim menjadi salah satu film yang diputar dalam kegiatan ini lewat kerjasama dengan Komunitas Kampung Halaman. Film “Ahu Parmalim” juga bercerita bagaiamana perjuangan Parmalim bagaimana Agama ini sebagai agama lokal dapat sejajar dan di akui di Indonesia.

Dr. Daniel Irawan salah satu kritikus film yang hadir dalam tema diskusi ini juga menyaikan bahwa Danau Toba penuh cerita dan sangat layak menjadi festival film bergengsi di Indonesia.

Ori Semloko selaku direktur Rumah Karya Indonesia dan sekaligus manajer festival menyatakan bahwa Lake Toba Film Festival  berhasil mengumpulkan 9 Kategori untuk umum dan 9 Film dari kategori pelajar semuanya bertema tentang lingkungan dan pengumuman pemenangnya akan disampaikan pada hari ini sabtu 02 Desember 2017 dimulai pukul 20:00 wib. (r/bpn)

DTIK Festival, Rai Mantra Jadikan Ajang Menunjukkan Perkembangan TIK Denpasar

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Teknologi dan Komunikai (DTIK) Festival menjadi ajang tahunan Pemkot Denpasar. Berbagai pameran Teknologi Informasi dari kalangan universitas, dan komunitas  dapat dilihat diajang DTIK Festival.

Berlangsung selama empat hari dari tanggal 30 Nopember hingga 3 Desember dibuka secara resmi Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (30/11/2017) di Lapangan Lumintang Denpasar. Tampak pula kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua Wayan Mariyana Wandhira, serta pimpina OPD Pemkot Denpasar.

Memasuki kawasan Lumintang Denpasar kita dapat melihat booth besar bertuliskan DTIK Festival dihiyasi lampu dan kain warna-warni. Deretan stand pameran Teknologi Informasi dan kawasan kuliner Food Truk Denpasar dapat dijumpai selama empat hari penuh. Apresiasi kepada insan kreatif Kota Denpasar juga diisi dalam acara pembukaan DTIK Festival. Para pemenang lomba foto dan vlog Joyful Denpasar diserahkan Walikota Rai Mantra.

“DTIK Festival sebagai ajang tiap tahun agar masyarakat mengetahui perkembangan tentang masalah digitalisasi dan teknologi tepat guna, edukasi, dan kegunaan teknologi di Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan Teknologi Informasi dan teknologi tepat guna dengan edukasinya dapat memudahkan masyarakat dalam beraktifitas dan pemerintah dalam memberikan pelayanan. Sehingga dalam DTIK Festival ini para insan Teknologi Informasi Denpasar memperkenalkan berbagai keunggulan teknologi yang telah dikembangkan.

Seperti teknologi Green Waste Underground atau tempat sampah yang ditanam. Hal ini menurut Rai Mantra akan telah diuji coba dibeberapa TPS dan akan diuji coba juga tahun depan di Lapangan Puputan Badung. Diharapkan dari langkah ini dapat melakukan penataan pengelolaan sampah, serta diharapkan dapat lebih rapi.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Denpasar I Dewa Made Agung didampingi Ketua Panitia DTIK Festival Dewa Gede Rai mengatakan DTIK Festival tahun ini mengusung tema Think Smart. Tema ini diharapkan dapat tercipta pengguna-pengguna teknologi yang semakin cerdas.

Dari Think Samrt juga diharapkan mampu menciptakan Smart Peopleyakni orang-orang cerdas dalam pemanfaatan teknologi, sehingga mampu mengantarkan Kota Denpasar menuju Smart City yaitu kota yang cerdas dalam penggunaan teknologi. Kegiatan di DTIK Festival menyasar anak-anak sekolah, karena hal ini disadari anak-anak sekolah lebih banyak bersentuhan langsung dengan teknologi. Sementara peserta pameran diikuti seluruh stakeholder dibidang IT seperti perusahaan yang bergerak dibidang IT, perguruan tinggi. Sekolah-sekolah bidang IT, relawan IT serta komunitas IT.

Disamping itu peserta yang berpartisipasi meliputi siswa sekolah, universitas dan komunitas berjumlah 20 booth dengan lokasi di Jl. Mulawarman. Disamping berpameran, DTIK Festival juga menyelenggarakan kuliner dan Food TRUCK menyajikan masakan khas Bali menggandeng kelompok kuliner Denpasar.

Workshop dan seminar juga akan diisi dalam bidang IT yang didukung penuh oleh Tim TANYADev Bali, STD Bali, dan dari Bamboomedia dengan materi diantaranya seminar aplikasi Web ReactJS, Seminar POP UP YOUR Store dan Workshop Aplikasi Online to offline untuk hotel dan restoran. Kegiatan perlombaan diisi dengan lomba mewarnai Sekolah Dasar dan Lomba Foto Instagram. (pur/humas-dps/bpn)

Persaingan Ketat Peserta di Babak 15 Besar DA Asia 3

0

BALIPORTALNEWS.COM – Ajang pencarian bakat menyanyi lagu dangdut di 6 Negara di Asia yaitu DA Asia 3 telah memasuki Babak 15 Besar sejak minggu lalu. Persaingan ketat para kontestan dapat dirasakan dalam setiap penampilan mereka. Meskipun mereka telah menunjukkan yang terbaik, tetap saja di setiap episodenya harus ada satu kontestan yang tersenggol.

Dalam Babak 15 Besar ini, Hammad (Thailand), Darling (Malaysia) serta Nada Fitri (Singapura) harus rela meninggalkan panggung DA Asia 3 dan kembali ke Negaranya. Berbeda dengan Putri DA4 (Indonesia), Farez Adnan (Malaysia), Gabriel DAC2 (Indonesia), Alda De Almeida (Timor Leste), Azizul Haqim (Malaysia) serta Aulia (Indonesia) yang akan terus melangkah ke babak selanjutnya dan berjuang kembali demi mewujudkan mimpi mereka menjadi pemenang.

Siapakah yang akan menyusul mereka bertanding di Babak 10 Besar? Saksikan terus DA Asia 3 setiap hari LIVE pukul 19.30 WIB! Hanya di Indosiar!

Pekan ini Indosiar akan kembali hadir dalam audisi Liga Dangdut Indonesia. Sebuah audisi yang menjaring para penyanyi yang berbakat dalam menyanyikan lagu dangdut ini akan berlangsung di 3 Provinsisecara serentak. Audisi Provinsi Papua Barat akan bertempat di Aimas Convention Center (ACC) pada hari Sabtu, 2 Desember 2017Provinsi DKI Jakarta bertempat di Studio 6 Indosiar dan Provinsi Sulawesi Selatan bertempat di Aula Brimob Makassar pada hari Minggu, 3 Desember 2017. Pendaftaran dapat dilakukan melalui melalui Official Whatsapp LIDA (0812-979-185-45) atau melalui

www.vidio.com. Formulir juga dapat diunduh melalui www.indosiar.com. Audisi ini dapat diikuti baik pria maupun wanita berusia 15 – 25 tahun yang memilki bakat menyanyi lagu dangdut. Seluruh proses audisi ini GRATIS dan tanpa dipungut biaya apapun!Saksikan rangkaian program unggulan dan menghibur hanya di Indosiar Memang Untuk Anda! (r/bpn)