Rai Mantra Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan dan Antisipasi DBD  

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam upaya menekan Kasus Demam Berdarah (DBD) Kota Denpasar bebas dari penyakit Demam Berdarah, Dinas Kesehatan Kota Denpasar melaksanakan pencanangan Gerakan 3M sebelum musim penularan DBD (G 3M SMP) yang dipusatkan di Desa Sanur Kaja pada, Jumat (17/11/2017) .

Pencanangan yang dibuka langsung Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya ditandai dengan penyerahan bubuk abate kepada seluruh Camat di Kota Denpasar sekaligus memberi arahan cara menjaga kebersihan dan mengajak siswa serta masyarakat mempraktekan langsung gerakan 3M.

Dalam kegiatan tersebut Walikota Rai Mantra juga sempat memfogging salah satu rumah di seputaran Desa Sanur Kaja serta memberikan hadiah berupa tabungan di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Sanur Kaja bagi siswa yang mampu mempraktekan cara-cara mencegah penyakit DBD seperti mengubur barang bekas, penyebaran bubuk abate serta menjadi juru pemantau jentik mandiri.

Penyakit DBD sudah menjadi masalah Nasional karena jumlah penderita dan kematian yang diakibatkan cukup tinggi sehingga dapat menimbulkan keresahan masyarakat terutama di Kota-kota besar termasuk Kota Denpasar. Penyakit DBD merupakan penyakit yang bersifat endemis, dimana dalam 3 Tahun terakhir kasus DBD selalu saja ada setiap tahunnya dan cenderung terjadi kejadian luar biasa (KLB).

Oleh karena itu, upaya strategis yang terbukti efisien dn efektif dalam pemberantasan penyakit tersebut adalah melalui Gerakan Mandiri Pemantau Jentik (Gema Petik) yang terus dicanangkan Pemerintah Kota Denpasar.

“Selama air tergenang dan ada larvanya maka sampai anak cucu kita akan beresiko terkena DBD. Untuk itu upaya Gema Petik ini perlu kita gaungkan, agar masyarakat selalu menumbuh kembangkan budaya bersih dan sehat,” ujar Walikota Rai Mantra saat membuka pecanangan G 3M SMP.

Dari hasil evaluasi kasus DBD di Kota Denpasar dari bulan Januari sampai Oktober 2017 sebanyak 910 kasus dengan angka kejadian (Insiden Rate/ IR) 99,53  per 100.000 penduduk. Hasil tersebut mengalami penurunan pada periode yang sama di Tahun 2016 yakni 356,20 per 100.000 penduduk dengan total kasus 2.339 orang dan angka kematian 0,72% yakni 17 orang.

Sedangkan kecamatan yang beresiko lebih tinggi tertular DBD pada Tahun 2017 yakni Kecamatan Denpasar Timur dengan IR 104,01 per 100.000 penduduk (total kasus 162 orang) dan angka kematian (CFR) 1,85% (3 orang), Kecamatan Denpasar Barat dengan IR 127,79 per 100.000 penduduk (total kasus 338 orang) dan CFR 0,29% (1 orang), sedangkan Kecamatan Denpasar Utara dengan IR 62,07 per 100.000 penduduk (total kasus 125 orang) dan Kecamatan Denpasar Selatan dengan IR 97,38 per 100.000 penduduk ( total kasus 285 orang) dengan angka kematian 0% (0 orang).

“Berpacu pada data yang ada, kasus DBD di Denpasar mengalami penurunan.Namun tidak terlepas dari hal tersebut melalui Bulan Bakti G 3M SMP ini diharapkan dapat meningkatkan Angka Bebas Jentik, membudayakan prilaku sehan dan bersih serta menekan angka penyakit DBD di Kota Denpasar,” harap Rai Mantra. (eka/humas-dps/bpn)  


Pantau terus baliportalnews.com di :

Badung Gelar Germas di Kecamatan Petang

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar kegiatan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) di Kecamatan Petang bertempat di wantilan Desa Adat Samuan, Desa Carangsari, Jumat (20/10/2017).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa beserta Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Pemerintah Kecamatan Petang serta masyarakat Desa Carangsari. Kegiatan Germas di Petang diawali dengan olahraga bersama dengan jalan sehat mengelilingi wilayah Samuan yang diikuti siswa SD, SMP serta masyarakat Samuan, Carangsari, ada pula pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Badung.

Pada kesempatan tersebut Wabup. Suiasa menyampaikan bahwa, Pemkab Badung secara rutin melaksanakan kegiatan olahraga bersama di masing-masing kecamatan di Badung dan kali ini dirangkaikan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang diawali di  Petang. Untuk olahraga bersama ini bertujuan disamping untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, juga untuk memupuk rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan masyarakat.

Olahraga di wilayah kecamatan ini juga sebagai upaya menjaring informasi yang faktual di lapangan, baik itu bidang pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan lainnya, sehingga pemerintah dapat segera dapat mengambil langkah-langkah riil untuk percepatan dan kemajuan pembangunan di desa dan kecamatan di Badung.

Sementara terkait Germas ini, guna terus mendorong partisipasi masyarakat agar selalu sadar untuk melaksanakan hidup bersih dan sehat. Disisi kesehatan, pemerintah mengharapkan masyarakat akan sehat secara jesmani dan rohani.

“Melalui Germas ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan gerakan olahraga secara rutin, pola hidup bersih dan sehat serta menjaga lingkungan, sehingga masyarakat menjadi sehat dan umur harapan hidup masyarakat badung juga meningkat,” jelasnya.

Kabid Kesehatan Masyarakat, Diskes Badung, dr. Wayan Segara mengatakan, Germas untuk di Kabupaten Badung telah dicanangkan pada 20 Mei lalu di Puspem Badung. Kegiatan Germas saat ini merupakan kegiatan lanjutan Germas di masing-masing Kecamatan yang dimulai di Kecamatan Petang dan dilanjutkan ke Kecamatan Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan.

Germas mencakup lima aktivitas kegiatan yang perlu dilakukan masyarakat seperti, melakukan aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, pemeriksaan kesehatan rutin, bersihkan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk dan tidak merokok.(humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bhayangkari Badung Gelar Tes IVA dan Pemeriksaan Payudara

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam rangka memperingati hari Kesatuan gerak Bhayangkari ke 65, Bhayangkari Cabang Badung menggelar Bakti Sosial kepada masyarakat yaitu melaksanakan tes IVA atau Infeksi Visual dengan Asam Acetat, Rabu (18/10/2017).

Kegiatan yang dilaksanakan di Klinik Polres Badung tersebut diikuti sekitar 50 masyarakat dan anggota Bhayangkari yang ingin mencegah gejala gejala Kanker Serviks dan kanker payudara.

Pemeriksaan IVA dan kanker Payudara tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Badung Ny. Intan Hananta dimana Ketua Bhayangkari cabang badung ini berprofesi sebagai dokter.

Pada pemeriksaan itu, antusiasme anggota bhayangkari dan masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan terutama pencegahan kanker serviks dan kanker payudara sangat tinggi, terlihat para ibu ibu ini mengantri untuk mendapatkan giliran pemeriksaan.

Seusai Kegiatan Ny.Intan Hananta mengungkapkan “kami Bhayangkari Cabang Badung hari ini menggelar Bhakti Sosial Pemeriksaan IVA dimana IVA merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin, selain itu kami juga menggelar deteksi dini kanker payudara, hal ini dilaksanakan dalam rangka Hari kesatuan gerak Bhayangkari ke-65,“ ungkap Pendamping setia Kapolres Badung ini. (guz/humas-polres.badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

FKG Unpad-Unilever Gelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2017

0

BALIPORTALNEWS.COM, JATINANGOR Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan PT. Unilever Indonesia, Tbk., melalui merek Pepsodent kembali menyelenggarakan Bulan Kesehatan Gigi Nasional Tahun 2017. Acara yang telah menginjak usia ke-7 ini akan digelar pada 25 – 27 September 2017 di Rumah Sakit Gigi dan Mulut FKG Unpad, Jalan Sekeloa Selatan No. 1, Bandung.

Acara yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini merupakan bentuk pengabdian pada masyarakat dari FKG Unpad dan Unilever. Kegiatan ini berupaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut serta meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tindakan pencegahan penyakit gigi dan mulut.

Kesehatan gigi dan mulut masih menjadi salah satu aspek yang kurang diperhatikan oleh masyarakat. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, kemampuan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut baru sebesar 8,1%. Tidak mengherankan jika kita melihat data penyakit gigi dan mulut yang dilaporkan menimpa 25,9% masyarakat.

Hal ini diperparah dengan perilaku menyikat gigi di waktu yang tepat dan dengan cara yang tepat hanya dilakukan oleh sekitar 2,3% masyarakat. Padahal banyak masalah kesehatan gigi dan mulut yang dapat dicegah dengan cara menyikat gigi yang baik dan kunjungan rutin 6 bulan sekali ke dokter gigi.

Untuk itu, melalui acara BKGN 2017, akan diberikan layanan berupa pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis kepada masyarakat. Selama tiga hari pelaksanaan, BKGN menggelar perawatan gratis untuk 1.000 pasien, dengan waktu pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 – 14.00 WIB.

Tindakan perawatan gigi gratis yang diberikan meliputi perawatan penambalan gigi, pembersihan karang gigi, serta pencabutan gigi untuk anak-anak maupun orang dewasa. (humas-unpad/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Rai Mantra Lepas Jalan Sehat Desa Panjer, Ajak Masyarakat Selalu Jaga Kebersihan

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Ratusan peserta mengikuti jalan sehat dan pawai sepeda hias Hut ke-27 LPD Desa Pakraman Panjer yang dirangkai dengan Pekan Olahraga dan Seni Kelurahan (Porsenikel) Panjer Minggu (3/9/2017).

Peserta jalan santai yang terdiri dari unsur LPD Desa Pakraman Panjer, siswa SD serta masyarakat setempat dilepas Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dengan mengambil Start di depan LPD Desa Pakraman Panjer dan Finish di Balai Desa Panjer. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar, Wayan Darsa, Camat Denpasar Selatan, AA Gde Risnawan, Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, Made Saryawan, Lurah, Bendesa serta Tokoh Masyarakat.

Usai melepas Walikota Rai Mantra tampak ikut berbaur dengan peserta sembari memungut sampah plastik dan melihat langsung situasi wilayah dengan berkeliling di kawasan panjer. Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra mengingatkan kepada seluruh peserta jalan santai untuk ikut serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Menurutnya kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Kota Denpasar. Partisipasi dengan tidak membuang sampah sembarangan menjadi kunci penting untuk menjaga kebersihan di Kota Denpasar.

“Mari kita terus bangkitkan kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Rai Mantra. Ia juga mengharapkan seluruh komunitas dapat ikut peduli menjaga kebersihan Kota Denpasar. Setiap pelaksanaan jalan santai yang digelar wajib melaksanakan kegiatan bersih-besih sembari jalan santai. “Kegiatan-kegiatan semacam ini sangat baik. Kami akan selalu mendukung setiap kegiatan untuk mewujudkan Denpasar bersih,” ujar Rai Mantra.

Ketua Panitia Porsenikel, Made Oka Cahyadi Wiguna mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut adalah sebagai sarana untuk memupuk, memelihara dan menggalang rasa persatuan, kesatuan dan kekeluargaan antara masyarakat.  Disamping itu pula kegiatan yang dirangkai dengan porsenikel ini bertujuan untuk menjaring para atlet olahraga dan seni guna maju ke tingkat yang lebih tinggi serta sebagai wahana memilih atlet berbakat di masing masing bidang olahraga seperti metajog, terompah, bola volley, tenis meja serta lainnya. “Kegiatan ini sudah dimulai sejak 16 Agustus lalu dengan parade obor dan berbagai kegiatan hut kemerdekaan yang dirangkai dengan Porsenikel Panjer Tahun 2017 bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan bakat dan minatnya di bidang olahraga dan seni,” ujarnya.

Seorang peserta jalan sehat, Putu Yeni (11) mengaku sangat senang diadakannya kegiatan ini. Siswi kelas 5 Sekolah Dasar ini tampak bahagia mengikuti jalannya kegiatan sembari berkeliling memungut sampah. “Seneng bisa naik sepeda hias rame-rame, disamping itu juga sehat dan bisa jaga kebersihan,” ujarnya. (eka/humas-dps/bpn) 


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Jantung, FK Unpad Ikut Terlibat Dalam Kerja Sama Dengan 7 RSUD Di Jabar

0

BALIPORTALNEWS.COM – Sebanyak tujuh instansi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jawa Barat melakukan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kerja sama tersebut dilakukan dalam upaya pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pelayanan kesehatan jantung.

Sejumlah pimpinan dari Fakultas Kedokteran Unpad, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, RSUP Dr. Hasan Sadikit Bandung, serta tujuha instansi RSUD di Jawa Barat melakukan penandatanganan Piagam Kerja Sama terkait pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pelayanan kesehatan jantung, di ruang Executive Lounge gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Senin (21/8/2017).

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov Jabar, RSUP Dr. Hasan Sadikin, FK Unpad, dan tiap tiap RSUD, di ruang Executive Lounge gedung Rektorat Unpad Jatinangor.

Penandatanganan PKS ini ditandatangani Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar dr. H. Dodo Suhendar, MM., Direktur Utama RSUP Dr. Hasan Sadikin Ayi Djembarsari, dr., MARS., Dekan FK Unpad DR. Yoni Fuadah Syukriani, serta Direktur RSUD masing-masing.

Adapun tujuh instansi RSUD yang melakukan kerja sama adalah RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung, RSUD Cibabat Kota Cimahi, RSUD Dr. Soekarjo Kota Tasikmalaya, RSUD Gunung Jati Kota Cirebon, RSUD Kota Banjar, RSUD Kabupaten Sumedang.

Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad mengatakan, kerja sama ini merupakan wujud implementasi pengembangan sistem akademik yang dilakukan antara RSUP Dr. Hasan Sadikin dan FK Unpad. Tujuannya untuk mengembangkan kekuatan pelayanan kesehatan di daerah-daerah.

“Jika kita tidak memperkuat di daerah maka bebannya akan terasa,” kata Rektor.

Sebagai rencana awal, tujuh RSUD tersebut sudah diotorisasi Dinas Kesehatan Provinsi Jabar untuk menjad rumah sakit tipe B. Sebagai rumah sakit tipe B, maka rumah sakit ini didorong untuk menyediakan pelayanan kesehatan spesialis dan subspesialis terbatas.

Untuk itu, pihaknya memulai pendampingan di bidang pelayanan kesehatan jantung, terutama di bidang kateter, diagnosis, dan intervensi. Pendampingan yang dilakukan FK Unpad difokuskan pada penyediaan pendidikan Spesialis Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler untuk menyiapkan tenaga dokter spesialis di RSUD tersebut. Dengan pendampingan tersebut, diharapkan tujuh RSUD tersebut dapat menjadi rujukan bagi Kabupaten/Kota di sekitarnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat H. Deddy Mizwar juga mengapresiasi kerja sama tersebut.

Menurutnya, penderita jantung di Jawa Barat cukup tinggi. Diharapkan, keberadaan RSUD ini diharapkan dapat melayani para penderita jantung dengan baik.

Deddy pun juga mengharapkan berbagai pihak yang terlibat dalam kerja sama ini dapat saling bersinergi mengampanyekan gerakan hidup sehat, khususnya gerakan menghindari penyakit cardiovaskuler dengan mengembangkan aspek preventif dan promotif.

“Kerja sama ini diharapkan dapat meluas ke rumah sakit daerah lainnya di Jawa Barat, sehingga akses pelayanan kesehatan akan lebih terbuka dan optimal,” kata Deddy.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Unpad dan Pemerintah Kota Tasikmalaya terkait aktivitas Teidharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor dengan Walikota Tasikmalaya Budi Budiman. (humas-unpad/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Temu Kunci Berkhasiat Hambat Pertumbuhan Sel Kanker Payudara

0

BALIPORTALNEWS.COM – Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker dengan insidensi terbesar. Pengobatan melalui kemoterapi merupakan salah satu upaya yang banyak dilakukan dalam pengobatan kanker payudara. Namun, kemoterapi memiliki sejumlah kelemahan seperti penymbuhan yang kurang tuntas sehingga terjadi resistensi obat akibat tingginya metabolisme sel kanker. Hal ini ditandai dengan tingginya kadar enzim Glutathione S-Transferase (GST).

Oleh sebab itu, sekelompok mahasiswa Fakultas Farmasi melakukan penelitian untuk menemukan solusi dalam pengobatan kanker payudara. Mereka meneliti potensiTemu Kunci (Boesenbergia pandurata) untuk pengobatan penyakit ini.

“Pada temu kunci mengandung senyawa Panduratin A, yang termasuk dalam golongan senyawa Kalkon. Senyawa ini terbukti mampu menghambat aktivitas enzim Glutathione S-Transferase (GST),” kata Aida Fathia, Jumat (18/8/2017) di kampus setempat.

Melakukan penelitian bersama dengan Lisyaratih Anggriani, Rahajeng Fitria Wahyuniputri, Swandika Ayumarta Larasati, Ziana Walidah mereka berusaha mengeksplorasi potensi temu kunci sebagai agen kemoprevensi dalam menghambat metabolisme sel kanker secara in vitro dan in silico (secara komputasi).Penelitian dilakukan di bawah bimbingan Muthi’ Ikawati, M.Sc., Apt.

Dalam penelitian tersebut menggunakan sel kanker payudara 4T1. Sementara kemampuan ekstrak temu kunci (ETK) dalam menghambat metabolisme sel kanker 4T1 ini diamati melalui aktivitas enzim GST dan level ROS dalam sel.

Berdasar uji sitotoksik yang dilakukan, Aida menyampaikan hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak temu kunci berpotensi memiliki efek sitotoksik terhadap sel kanker payudara 4T1. Penurunan aktivitas enzim GST terlihat dari peningkatan konsentrasi ROS seiring penambahan konsentrasi ETK pada sel kanker payudara 4T1.

Dari uji molecular docking, diperoleh hasil senyawa Panduratin A pada temu kunci mampu berikatan dengan enzim GST. Dengan demikian, rimpang temu kunci (Boesenbergia pandurata) berpotensi sebagai agen kemoprevensi pada pengobatan kanker payudara tertarget metabolisme sel kanker melalui penurunan ekspresi enzim GST intraseluler.

“Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar penelitian lebih lanjut dalam mengembangkan produk suplemen yang dapat dikonsumsi sebagai agen kemoprevensi terhadap kanker payudara,” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Susu Kedelai Terfermentasi Mampu Turunkan Tekanan Darah

0

BALIPORTALNEWS.COM – Susu kedelai merupakan salah satu produk minuman yang kurang diminati oleh masyarakat. Tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa susu kedelai memiliki rasa dan bau yang kurang sedap sehingga lebih memilih untuk mengonsumsi susu sapi.

Padahal susu kedelai memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan susu sapi. Antara lain tidak mengandung kolesterol, tidak menyebabkan alergi, cocok bagi penderita intoleransi laktosa, dan mengandung isoflavon yang dapat menurunkan risiko penyakit metabolik, seperti hipertensi dan hiperkolesterol. Sementara tekanan darah dan kadar kolesterol yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan stroke.

Kondisi ini mendorong mahasiwa UGM berinovasi dan meneliti potensi susu kedelai terfermentasi bakteri Lactobacillus plantarum Dad-13 dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol darah yang tinggi. Mereka adalah Imroatus Sholikha, Rizka Hesti Anggraini, Farah Nadia Karima, Anggi Laksmita Dewi, dan Aprilia Ayu Sholihati Nafisah dengan dibimbing dr. Arta Farmawati, Ph.D dan dibantu Prof. Dr. Ir. Endang Sutriswati Rahayu MS.

Imoratus Sholikha mengatakan proses fermentasi dapat mengurangi rasa dan bau tidak sedap yang terdapat pada susu kedelai. Ditambah penggunaan bakteri Lactobacillus plantarum Dad-13 diharapkan dapat meningkatkan kadar isoflavon didalamnya.

“Hasilnya, susu kedelai terfermentasi Lactobacillus plantarum Dad-13  secara signifikan menurunkan tekanan darah dan perubahan bermakna pada kadar kolesterol total,” jelasnya.

Penelitian yang dilakukan kelima mahasiswa ini tidak hanya berhasil memberikan solusi dalam upaya pencegahan hipertensi dan hiperkolesterol. Namun demikian juga berhasil menghantarkan maju dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 2017 pada 23-28 Agustus mendatang di Makasar. Selain itu hasil penelitian ini akan dipresentasikan pada World Congress on Nutrition, Food Science & Public Health di Tokyo, Jepang pada 2018 mendatang. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pengobatan Gratis untuk Masyarakat Kedampal

0

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Dinas Kesehatan Tabanan menyelenggarakan pengobatan gratis untuk masyarakat Banjar Dinas Kedampal, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel. Kegiatan tersebut dibuka Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, di Wantilan Banjar Dinas Kedampal, Minggu (13/8/2017).

Pengobatan gratis itu juga melibatkan Puskesmas Penebel 1, yang diketuai dr. I Nyoman Suarya. Petuagas medis yang terlibat sekitar 25 orang.

Ada sekitar 200 warga yang ikut mendaftar dalam pengobatan gratis tersebut. Jenis pengobatan yang tersedia, antara lain pemeriksaan IVA, kata, umum, gigi, dan mulut. Selain itu juga ada penyuluhan kesehatan. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :