28 C
Denpasar
Jumat, 21 September 2018

Polisi Amankan Upacara Ngenteg Linggih di Pura Puseh Pandak Gede

BALIPORTALNEWS.COM – Personel Polsek Kediri yang di-back up 30 personel Polres Tabanan dan 32 pecalang, bekerja sama melaksanakan pengamanan upacara karya mamungkah, ngenteg linggih, padudusan agung, di Khayangan Puseh lan Desa, Desa Pakraman Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Acara pokok pada Sabtu (29/4/2017), adalah mendak siwi dari perempatan catus pata menuju Pura Puseh Pandak Gede. “Prosesi tersebut akan menggunakan semua badan jalan, sehingga arus lalin ditutup total. Jadi, ada pengalihan arus lalin dari pukul 13.00 sampai dengan pukul 17.00,” ujar Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajaya.

Arus lalin dari Kediri menuju ke Tanah Lot, khususnya untuk kendaraan bus besar dialihkan dari Kantor Camat Kediri ke arah timur, Mengwi, Munggu, Kapal, lanjut ke Tanah Lot. Sedangkan kendaraan jenis kecil dan sepeda motor diarahkan melewati Nyitdah, Beraban, Belalang, lanjut ke Tanah Lot.

Sebaliknya, arus lalu lintas dari Tanah Lot menuju ke Kediri, khusus bus besar dari Simpang Batanbuah, dialihkan ke timur menuju ke Nyanyi, Munggu, Kapal, dan selanjutnya ke Kediri. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Punia Rp 100 Juta, Bupati Hadiri Karya Panca Wali Krama Pura Ulundanu Batur 

BALIPORTALNEWS.COMSerangkaian Karya Panca Wali Krama di Pura Ulundanu Batur, Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta  bersama ketua Tim penggerak PKK kabupaten Badung , Ny. Seniasih Giri Prasta dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Kompyang Swandika, Sabtu (22/10/2016) melakukan persembahyangan di pura  tersebut. Dalam persembahyangan yang dilakukan pada hari itu, juga di hadiri oleh Bupati Tabanan, Putu Eka Wiryastuti, Bupati Bangli, Made Gianyar. 

Selain melakukan persembahyangan  Bupati Giri Pasrta juga sempat memberikan punia terkait karya yang sedang berjalan saat ini. Mewakili Pemerintah Kabupaten Badung, Giri Prasta meberikan punia sebesar  Rp 100 juta dan diterima oleh Ketua Panitia Karya, Jro Lanang  didampingi  Sekertaris  Panitia, I Gede Kariawan.

Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta mengatakan, upacara Panca Wali Krama sebagai wujud sembah bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Waca yang telah memberikan anugrahnya kepada umat. "Kami pemerintah Kabupaten Badung, siap bersinergi dengan kabupaten lain di Bali, seperti Tabanan dan Bangli untuk mewujudkan Krama Bali Santhi (KBS)," katanya. Kita berkomitmen membangun Bali dari Badung, salah satunya dengan mengalokasikan penerimaan dari Pajak Hotel dan Restauran (PHR) kepada enam kabupaten lain.

Sementara itu, Jro Lanang menjelaskan Punjak Karya  Panca Wali Krama di Pura Hulun Danu Batur    telah dilaksankan pada Saniscara, Pon, Pahang atau pada 15 Oktober 2016. Sementara untuk upacara  Tawur manca Wali Krama telah dilaksankan pada  Wraspati, Umanis, Pahang atau  tanggal 13 Oktober 2016.  “Saat ini (kemarin,red)   sudah dilakukan  kegiatan  makebat don, nyenukin, ngebekin lan resi bojana. Sedangkan  penyineban akan dilakukan  pada Sukra, Umanis , Merakih  tanggal 28 Oktober 2016 dan pada tanggal 29 Oktober 2016 dilaksanakan upacara ngayut, mapawilangan lan guru piduka,” ujarnya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta serahkan punia serangkaian Karya Panca Wali Krama di Pura Ulundanu Batur, Sabtu (22/10).

 

Koramil Selemadeg Gelar Upacara Pecaruan

BALIPORTALNEWS.COM – Koramil Selemadeg menggelar upacara pecaruan, mamukuh, dan kebeji di pura dan halaman makoramil setempat, Senin (10/4/2017). Upacara tersebut di-puput oleh Sulinggih I Gusti Wayan Subrata dari Desa Antosari, Selbar, dan dihadiri anggota koramil dan masyarakat.

Selain upacara pecaruan tersebut, dilanjutkan dengan melaksanakan upacara pemelaspasan dan piodalan, Selasa (11/4/2017). Upacara ini di-puput oleh Ida Pedanda Griya Lenganan Bajera Utara, yang juga akan menghadirkan seluruh anggota dan masyarakat Desa Berembeng.

Pembangunan Pura Makoramil terdiri dari palinggih padma sari, palinggih penunggun karang, bebaturan, dan bale bengong. Pembangunan dilaksanakan mulai 1 Februari 2017, dan selesai pada 2 April 2017. Hal itu dikerjakan anggota koramil, dan juga dibantu masyarakat sekitar.

Pembangunan tersebut menghabiskan biaya sekitar Rp 60 juta, yang bersumber dari iuran anggota dan partisipasi tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Selemadeg Raya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pemkot Denpasar Nganyarin Ke Pura Mandhara Giri Semeru Agung Lumajang

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Rangkaian Upacara Pujawali di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Pemerintah Kota Denpasar  melaksanakan Bhakti Penganyar, Jumat, (14/7/2017).

Pelaksanaan Bhakti Penganyar dipimpin langsung Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gst Ngurah Gede dan Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Mantra. Upacara pujawali ini secara rutin dilaksanakan dan puncak pujawali bertepatan pada Purnama Kasa yang pada tahun ini jatuh bertepatan dengan Saniscara Kasa Prangbakat, Sabtu 8 Juli 2017.

Pelaksanaan Bakthi Penganyar Pemkot Denpasar diawali dengan persembahan Tari Wali dan Upakara Bakthi Penganyar dipuput 2 sulinggih dari Bali yakni Ida Peranda Wayahan Wanasari, Griya Wanasari Sanur dan Ida Peranda Gede Mas Dwijaputra, Griya Baturiti Tabanan. Tari Wali dan Kekidungan dari sekaa Dharma Jayeng Swara Kota Denpasar dan Tarian Topeng dari Sekaa Campur Sari Kota Denpasar yang diiring Sekaa Gong Arsa Winangun Kota Denpasar Desa Pakraman Pohgading yang dilaksanakan sebelum persembahyangan bersama. Sedangkan pada kamis (13/7) malam Sekaa Arja Arsa Winangun Kota Denpasar juga turut dalam acara pementasan yang menampilkan judul Ceti.

“Selalu memohon petunjuk kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dari pelaksanaan upacara ini mampu memantapkan Sradha Bhakti kita dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Denpasar,” ujar Walikota Rai Mantra usi melakukan persembahyangan bersama. Sementara Kabag Kesra Setda Kota Denpasar IGN Mataram mengatakan, Upacara Nganyarin  setiap tahun rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar. Pemuput Bakthi Penganyar dan berbagai sesajen telah dipersiapkan dari Kota Denpasar.

“Kali ini di piodalan Pura Mandara Giri Semeru kembali Pemkot melaksanakan Bakthi Penganyar yang dipimpin langsung Walikota Rai Mantra dan Wakil Walikota Jaya Negara ,” ujarnya.

Sementara Ketua Manggala Karya, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, yang telah berpartisipasi dalam rangkaian upacara piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung. Dan tentu pada tahun-tahun sebelumnya Pemkot Denpasar juga telah melaksanakan Bakthi Penganyar yang juga dilakukan dengan iringan persembahan Tari Wali. (ays’/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

182 Ogoh-Ogoh Ikuti Lomba Di Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar memberikan ruang bagi seluruh masyarakat untuk melakukan kreativitasnya. Salah satunya memberikan ruang pada sekaa teruna untuk mengekspresikan kretivitas melalui pembuatan ogoh-ogoh yang berkaitan dengan menyambut hari suci Nyepi Caka 1940.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar IGN Bagus Mataram didampingi Kabid Kebudayaan, I Made Wedana, Jumat (2/3/2018) ditemui di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Ngurah Mataram menambahkan ogoh-ogoh yang dibuat sekaa teruna dinilai oleh Tim Penilai dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar yang penilaiannya berlangsung dari tanggal 6-9 Maret mendatang. “Sejak dibuka pendaftaran ogoh ogoh dari tanggal 22 Januari sampai 22 Februari 2018 terdapat 182 ogoh-ogoh yang telah mendaftar,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut pesertanya terdiri dari 48 peserta dari Kecamatan Denpasar Utara, 38 peserta dari Kecamatan Denpasar Barat, 38 peserta dari Kecamatan Denpasar Selatan dan 58 peserta dari Kecamatan Denpasar Timur. Dari lomba tersebut nantinya terdapat 32 pemenang dengan komposisi delapan sekaa di masing-masing kecamatan dan berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta.

Kendati demikian, sekaa yang sudah pernah mendapatkan nominasi selama dua tahun berturut-turut akan disidit atau tidak diikutsertakan dalam penilaian. Disamping itu semua peserta lomba termasuk 32 pemenang lomba akan melakukan pawai dan rutenya telah ditentukan  masing-masing desa/lurah. Hal ini baik untuk menjaga keamanan terlebih lagi tahun ini merupakan tahun politik. Disamping juga pelaksanaan di masing-masing desa lurah telah dilaksanakan sejak tahun 2014. “Dinas Kebudayaan hanya melakukan penilaian terhadap ogoh-ogoh yang telah dibuat oleh masing-masing sekaa teruna,” jelasnya.

Untuk syarat lomba menurut Ngurah Mataram   ogoh-ogoh yang akan diseleksi yakni harus tidak menggunakan styrofoam / gabus dan spons, harus dibuat dengan bahan ramah lingkungan seperti ulat-ulatan bambu, kayu, kertas, guungan, gedeg, rotan, atau penyalin. Adapun tinggi ogoh-ogoh minimal 3 meter dan maksimal 5,5 meter diatas permukaan tanah/lantai. Kawat jaring hanya boleh digunakan pada aksesoris kamen, saput, selendang, dan rambut. Dan karet sandal hanya boleh pada gelang, kamen. dan bandong.

“Kenapa tidak boleh menggunakan styrofoam karena disitu ketika mengulat tiing ada sifat gotong royong. Selain juga kita kembali menjaga budaya kita, dan ogoh ogoh ini menjadi ajang pergaulan dan tukar pikiran tentang sharing membuat teknik ogoh-ogoh. Bukan hanya teknik tetapi juga filosofi agama hind,” ujar Ngurah Mataram.

Mengingat Pemerintah Kota Denpasar sangat komit terhadap ekonomi kreatif berwawasan budaya Ngurah Mataram mengaku memberikan bantuan sebesar Rp 3,5 juta semua masyarakat untuk pengembangan ekonomi kreatif salah satunya pembuatan ogoh-ogoh ini.(gst/humas-dps/bpn)

Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara Mendem Dasar Pura Puseh Pipitan, Serahkan Hibah Rp 1,2 Miliar

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati I Nyoman Giri Prasta, S.Sos menghadiri upacara mendem dasar pembangunan utamaning mandala dan palinggih di Pura Puseh Pipitan Desa canggu, Kuta Utara, Jumat (23/6/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 1,2 miliar. Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Camat Kuta Utara AA Arimbawa, Perbekel Desa Canggu Negah Lana, Made Sudiana selaku Pamangku Pura Dalem Desa Canggu, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua Panitia pembangunan sekaligus Ketua Sub Adat Batu Bolong, Desa Canggu, I Nengah Sudarsana melaporkan, Pura Puseh tersebut diempon tiga banjar, yakni Banjar Pipitan, Kayu Tulang, dan Uma Buluh dengan jumlah penduduk 260 KK atau 1.100 jiwa. Adapun pembangunan pura tersebut sudah dimulai dari tahun 2015, berupa tembok panyengker, kori agung, bale kulkul, palinggih Ida Patapakan, dan bale gong yang menghabiskan dana Rp 2,5 miliar.

“Pada saat itu panitia mendapat bantuan dana dari Pemkab Badung sebesar Rp 350 juta, sedangkan sisanya bersumber dari iuran per KK Rp 4 juta,” ujarnya.

Sudarsana menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung atas bantuan dana hibah yang diberikan. Dari dana hibah Rp 1,2 miliar yang diserahkan Bupati Giri Prasta kemarin, kata dia akan dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan berupa utamaning mandala, enam palinggih, satu bale panjang, dan dua bale gagitaan.

“Pembangunan saat ini diperkirakan menghabiskan dana Rp 1,7 miliar. Karena Rp 1,2 miliar sudah dibantu Bapak Bupati, maka sisanya Rp 500 juta akan kami usahakan secara swadaya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Giri Prasta yang dikenal bares ini menyatakan akan berusaha membantu Rp 500 juta lagi. Dengan demikian, masyarakat tidak merasa terbebani dengan iuran. Hal ini tentu disambut hangat masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan agar masyarakat Badung, khususnya Canggu agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam membantu menyukseskan pembangunan di Badung. Apalagi kini pemerintah tengah fokus melaksanakan program kebijakan pro rakyat melalui program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dengan lima skala prioritas yang meliputi bidang sandang, pangan dan papan; bidang kesehatan dan pendidikan; bidang jaminan sosial dan tenaga kerja; bidang seni, adat, agama dan budaya; dan bidang pariwisata. Hal ini telah digulirkan dalam beberapa program seperti subsidi bagi petani, penggratisan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Kartu Badung Sehat (KBS), pendidikan gratis, bantuan bedah rumah, bantuan pembangunan tempat suci dan kesenian, dan berbagai festival budaya guna meningkatkan minat wisatawan datang ke ‘Gumi Keris’.

Berkenaan dengan hal itu, Bupati asal Pelaga, Petang, Badung ini berharap terjalin sinergi berupa persamaan persepsi dan tujuan antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan Badung. Ibarat filosofi tarian barong yang sakral, kata dia, antara kepala dan ekornya senantiasa selaras sehingga memperlihatkan keindahan.

“Saya berharap ada persamaan persepsi di antara kita, sehingga program PPNSB ini bisa sukses dan dapat mewujudkan indeks kebahagiaan masyarakat,” tandasnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sanjaya Hadiri Persembahyangan di Pura Luhur Natar Sari

BALIPORTALNEWS.COM – Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri persembahyangan di Pura Luhur Natar Sari, Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Senin (15/5/2017). Upacara di pura tersebut merupakan rangkaian dari piodalan yang digelar secara rutin tiap enam bulan sekali.

Menurut Ketua Panitia Ketut Cakra, upacara piodalan tersebut menghabiskan dana Rp 350 juta. Dana didapat dari iuran para pengempon pura dan dana punia. Jumlah pengempon pura 180 KK dari lima desa pakraman.

Wabup Sanjaya pun berharap, melalui persembahyangan bersama ini, maka kerahayuan jagat Tabanan dan Bali dapat terwujud. Dia mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah.

“Saya berharap kepada semua pihak untuk selalu meningkatkan kebersamaan dengan mengedepankan komunikasi dan koordinasi, sehingga apa yang jadi visi Tabanan Serasi, yaitu sejahtera, aman, dan berprestasi dapat terwujud,” imbuhnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Rai Mantra Hadiri Upacara Padudusan Alit Banjar Den Yeh Peguyangan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Bertepatan dengan Rahina Tumpek Wariga (Tumpek Bubuh), ratusan warga Banjar Den Yeh , Desa Pakraman Peguyangan melaksanakan upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana, di balai banjar setempat, Sabtu Saniscara Kliwon Wariga (7/10/2017).

Pelaksanaan upacara disaksikan langsung Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sekaligus menandatangani batu prasasti dan ngaturang punia. Tampak hadir DPRD Provinsi Bali A.A. Kompyang Raka, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gst Ngurah Gede, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra, Bendesa, Lurah, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Agama setempat.

Sebelum upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana di mulai, acara di awali dengan tarian Rejang Dewa, Rejang Renteng, Tari Baris dan Tari Topeng Sidakarya yang membuat suasana spiritual ke Agamaan semakin kental dan terasa kekusyukannya.

Manggala Karya I Gusti Agung Ketut Piana mengatakan, upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana dilaksanakan karena baru diselesainya pemasangan Bale Saka Empat (bale bengong) di sebelah Pura Banjar yang merupakan sumbang sih dari Pmerintah Kota Denpasar. Dimana upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana dilaksanakan bertepatan dengan Rahina Tumpek Wariga dimana sebagian besar Banjar-Banjar melaksanakan piodalan. Tumpek Wariga atau Tumpek Uduh , Tumpek Bubuh atau Pengatag, biasanya dirayakan setiap 6 bulan sekali di hari Saniscara (Sabtu) Kliwon, wuku Wariga, tepat 25 hari sebelum Hari Raya Galungan.

Pemujaan pada Tumpek Uduh adalah persembahan kepada manifestasi Tuhan sebagai Dewa Sangkara penguasa tumbuh-tumbuhan. “Ini merupakan sebagai rasa syukur manusia atas segala kelimpahan makanan dan banyak fungsi dari tumbuh-tumbuhan yang membantu kehidupan manusia”, ungkapnya.

Sementara Klian Banjar Adat Den Yeh, I Nyoman Ruda mengatakan, dudunan karya sudah dimulai sejak Saniscara Pon 30 September lalu dengan upacara Nuasen Karya dan puncak karya pada hari ini Saniscara Kliwon 7 Oktober dilanjukan Redite Pon 15 Oktober dengan Tirtayatra ke lima Pura.

Upacara ini dipuput oleh Ida Peranda Gde Wayahan Wanasari, dari Griya Wanasari Sanur dan Ida Bhujangga Rsi Adi Guru. “Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar serta warga Banjar Den Yeh dan semua pihak yang telah membantu sampai upacara ini selesai terlaksana dengan baik,” ujarnya. Ia juga merasa bahagia dan bangga Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dapat hadir menyaksikan upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana dan telah memberikan perhatian dan Dana Punia sebagai stimulan kepada warga Banjar Den Yeh Peguyangan.

Ditambahkannya lagi, dengan dilangsungkan upacara ini kedepan diharapkan tercipta suasana harmonis antar warga Banjar Den Yeh Peguyangan dan  mampu meningkatkan kerukunan antar sesama warga dan umat beragama. (ays’/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Astra Motor Bali Siapkan Bale Pesandekan Honda di Pura Sakenan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Hari Raya Galungan yang bermakna memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawaan Adharma (keburukan) yang dirayakan setiap enam bulan sekali, tepatnya sepuluh hari setelah hari raya Galungan.

Ribuan masyarakat di Pulau Dewata sudah tentu berdatangan ke pura yang terletak di kawasan konservasi mangrove di Pulau Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamtana Denpasar Selatan..

Untuk turut memperingati hari raya Kuningan, Astra Motor melalui Semeton Honda Bali Card menyediakan fasilitas yang dapat dinikmati umat Hindu yang melakukan persembahyangan di Pura Sakenan. Fasilitas yang disiapkan berupa tempat istirahat nyaman “Bale Pesandekan Honda” yang disiapkan  untuk para pemedek (umat) yang bersembahyang di Pura Sakenan.

Bale Pesandekan Honda ini, dapat dinikmati konsumen  khususnya umat Hindu yang melakukan persembahyangan mulai, 10 s.d. 13 Nopember 2017 bertepatan dengan pujawali  Pura Sakenan  yang merupakan salah satu pura besar di Pulau Serangan.

Fasilitas yang  bisa dimanfaatkan umat Hindu, yakni tenda peristirahatan yang nyaman dan dilengkapi dengan makanan dan minuman free, pijat elektrik, cek kesehatan dan lain-lain yang semuanya diberikan gratis. Sementara itu, para pemedek yang baru memasuki area pura juga dapat menikmati fasilitas yang ditawarkan Honda mobile Café dengan cukup menunjukkan Kartu Semeton Honda Bali, dan para pemedek mendapatkan snack dan softdrink.

Tidak Hanya itu, guna memberikan kenyamanan kepada para pemedek beberapa tenda Honda didirikan di stan parkiran jaba pura sekaligus dibagikan 1.000 dupa harum Honda untuk umat sebagai sarana persembahyangan. “Ini wujud nyata kepedulian Honda untuk masyarakat Bali, semoga fasilitas ini dapat memberikan manfaat untuk konsumen khususnya pemedek yang beribadah di Pura Sakenan yang setiap harinya diperkirakan mencapai ribuan umat,” kata Manager HC3 Astra Motor Bali, I Gede Partayasa.

Kegiatan ini, merupakan agenda rutin yang dilakukan Astra Motor Bali yang diselenggarakan 2 kali setiap tahunnya dengan harapan dapat mempererat ikatan emosional masyaraka Bali kepada Honda. (ngr/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
14PelangganBerlangganan