Geliat Pemasaran Ragam Produk UMKM Denpasar Di Smesco

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Galeri produk usaha kecil dan menengah (UMKM) di gedung SME Tower atau Smesco, Jalan Jenderal Gatot Subroto sudah berdiri sejak lama. Ferbruari 2018 Smesco Jakarta di re-launching oleh Menteri Koperasi dan UMKM RI A.A Puspayoga sebagai upaya lebih memaksimalkan penataan dan promosi produk-produk lokal unggulan.

Kunjungan pekan informasi Pemerintah Kota Denpasar bersama awak media ke Smesco Jakarta Sabtu (15/4/2018) lalu merupakan kesempatan istimewa terlebih ketika produk lokal hasil karya UMKM Kota Denpasar juga dipamerkan.

Secara khusus, kunjungan ini disambut oleh Ny. Bintang Puspayoga dan Ny.  Erni Guntarti Tjahjo Kumolo yang sekaligus memperkenalkan ragam produk dan kerajinan yang dipanerkan di Smesco Indonesia. Pekan informasi Pemkot Denpasar yang dipimpin Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Denpasar Made Toya mengatakan kehadiran di Smesco untuk melihat lebih dekat produk-produk perajin dan UMKM yang dipamerkan. Bali dan Denpasar salah satunya dapat kita lihat produk perajin dengan berbagai corak dan warna.

“Kami hadir bersama awak media yang nantinya dapat menjadi ajang penyebar luasan informasi tentang ragam produk perajin yang dipamerkan, serta pekan informasi ini menjadi ajang bertukar pikiran antar instansi pemerintahan di daerah,” ujarnya Made Toya.

Lebih lanjut dikatakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah  (UKM) Kota Denpasar terus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki baik SDM maupun kualitas produk lokal yang dikembangkan. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung pembangunan, perekonomian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Dirut Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi mengatakan sangat senang menerima kunjungan Pemkot Kota Denpasar dan memperlihatkan produk UMKM Kota Denpasar yang turut serta dipamerkan di sana. “Terima kasih untuk kunjungannya, produk Kota Denpasar seperti kain dan kerajinan juga menjadi  display  kami yang mewakili 34 provinsi di Indonesia,” ungkapnya.

Diketahui bahwa produk yang dipamerkan adalah produk  ungggulan dari masing-masing provinsi yang bekerjasama dengan dekranasda masing-masing provinsi (dev’pur/humas-dps/bpn)

IPA Convex 2018: Perlunya Peningkatan Daya Saing Industri Migas Nasional

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Upaya meningkatkan kembali daya saing sektor hulu migas Indonesia di level global menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh para pemangku kepentingan di sektor ini. Hal tersebut salah satunya yang mendorong Indonesian Petroleum Association (IPA) mengusung tema “Driving Indonesia’s Oil and Gas Global Competitiveness” dalam penyelenggaraan Konvensi dan Pameran IPA ke-42 Tahun 2018 (“IPA Convex 2018) yang akan digelar pada 2-4 Mei 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

“Tema Convex tahun ini dipilih dengan mempertimbangkan kondisi sektor hulu migas Indonesia yang ada sekarang, yaitu ketatnya persaingan investasi migas secara global,”ungkap Presiden IPA Ronald Gunawan dalam sambutannya saat konferensi pers jelang pelaksanaan IPA Convex 2018 yang digelar di Lobby Lounge Bimasena, The Dharmawangsa Hotel Jakarta, Kamis (12/4/2018) lalu.

Lebih lanjut, dia memaparkan, pada IPA Convex 2018 akan terdapat tiga sesi Plenary dan satu sesi Special, yang akan menghadirkan sejumlah pembicara, baik dari dalam maupun luar negeri. Di mulai dari sesi pertama pada hari pertama, berjudul “Mapping Global Oil and Gas Investment Competitiveness“.

Kemudian, sesi kedua di pagi hari mengambil topik berjudul “How Countries Maintain and Improve Their Global Oil and Gas Investment Competitiveness“, dan siang harinya, yaitu sesi ketiga berjudul “Aligning Policies to Achieve Indonesia’s Energy Plan“. Terakhir, di hari ketiga pagi harinya terdapat sesi special yang mengambil judul “Improving Indonesia’s Gas Business from Upstream to Downstream“.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia atau Chairperson IPA Convex 2018, Novie Hernawati, mengungkapkan adanya optimisme terhadap peningkatan daya saing industri hulu migas Indonesia untuk menjadi lebih kreatif, inovatif, serta berdaya saing. “Pada acara IPA Convex tahun ini, kami berupaya mencerminkan upaya yang dilakukan industri untuk menghadapi tantangan yang ada demi meningkatkan daya saing migas Indonesia di level global, salah satunya dengan menerapkan beragam inovasi dan teknologi dalam kegiatan eksplorasi dan produksi migas yang ada,” jelasnya.

Khusus mengenai teknologi dan inovasi, papar Novie, pada IPA Convex kali ini akan terdapat sesi yang membahas mengenai teknologi, atau disebut technology session. Adapun empat topik mengenai teknologi tersebut yaitu: 1) Governments on Innovation of New Technology Improvement, 2) Impact of Digital Internet of Things in the Upstream Oil and Gas, 3) New Business Model in Gross Split System, dan 4) Technology for Decommissioning.

Sementara untuk menggambarkan adanya efek berganda (multiplier effect) dari industri migas, lanjutnya, akan terdapat dialog antara para tokoh masyarakat dari daerah penghasil migas yang merasakan dampak positif dari keberadaan industri migas dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada acara pembukaan IPA Convex 2018.

Untuk itu, menurut Novie, Panitia IPA Convex 2018 sangat berharap Presiden Joko Widodo dapat hadir dan berdialog dengan tokoh-tokoh masyarakat, serta sekaligus membuka secara resmi IPA Convex 2018, Rabu (2/5). Kehadiran Presiden Joko Widodo diyakini dapat mempertegas komitmen Pemerintah Indonesia sebagai salah satu seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kembali daya saing sektor hulu migas Indonesia. (r/bpn)

Pemprov Bali Optimis Perda Insentif Menarik Investor ke Bali

BALIPORTALNEWS.COM – Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Kepada Masyarakat dan/atau Penanam Modal, telah disetujui Dewan pada Rapat Paripurna ke-2 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan ke-I Tahun Sidang 2016, Kamis (14/1/2016).

Sejak ditetapkannya Perda tersebut, sudah dilaksanakan sosialisasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali. “Sudah disosialisasikan, baik saat di pertemuan-pertemuan forum diskusi dengan masyarakat dan pemodal maupun dalam pertemuan dengan akademisi,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Dewa Gede Mahendra Putra dalam Siaran Persnya, Jumat (13/4/2018).

Ditambahkannya, dengan adanya Perda Insentif ini diyakini akan menarik investor baik dalam negeri maupun luar negeri. Untuk itu pihaknya memastikan implementasi Perda ini harus sudah dilaksanakan apalagi Peraturan Gubernur Bali Nomor 74 Tahun 2017, tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Kepada Masyrakat dan/atau Penanam Modal.

“Peraturan Gubernur yang mengatur pelaksanaan Perda Insentif ini sudah ditetapkan tanggal 7 Desember 2017 dan sudah dipublikasikan melalui website Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum, Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali. Jadi sudah ada yang mengatur pelaksanaannya,” tegas Dewa Mahendra.

Terbitnya Pergub ini juga dibarengi dengan terbitnya Keputusan Gubernur Bali No. 1972/03-X/HK/2017, tentang Pembentukan Susunan Keanggotaan Tim Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan Berusaha Provinsi Bali. Tugas Satgas ini diantaranya membentuk layanan pengaduan dan pusat informasi, serta melakukan penyelesaian hambatan-hambatan dalam perizinan.

Diakui, Perda yang mengatur tentang insentif atau kemudahan kepada masyarakat dan penanam modal ini sangat strategis dalam menarik investor ke Bali. Perda ini merupakan jaminan kepastian berusaha dan kepastian hukum bagi investor yang menanamkan modal di Provinsi Bali. Insentif yang dimaksud berupa kemudahan dalam berinvestasi, baik secara fiskal maupun non fiskal.

“Ada beberapa kriteria investor yang medapat insentif ini, yaitu yang bisa menyerap tenaga kerja lokal minimun 75 persen, mau berinvestasi di daerah yang pertumbuhan ekonominya masih kurang, mau bekerjasama dengan UMKMK. Misalnya kalau hotel bisa kerjasama untuk seragamnya dengan UMKM atau perlu pupuk untuk taman bisa kerjasama dengan SIMANTRI. Jadi investor itu benar-benar akan menguntungkan bagi Bali,” jelas Dewa Mahendra.

Di bagian lain, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali, IB Made Parwata membenarkan Perda Insentif ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat maupun penanam modal. Baik pada saat dilakukan penyusunan Perda maupun dalam forum diskusi dan juga pertemuan akademisi, seperti saat Seminar Nasional di Unversitas Warmadewa beberapa waktu lalu. Selain itu, telah dipublikasikan pula dalam website DPM PTSP Provinsi Bali sehingga memudahkan diketahui investor.

Parwata menambahkan, untuk menjamin pelaksanaan Perda ini, pihaknya sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) dalam rangka percepatan pelaksanaan berusaha di Provinsi Bali. “Jika ada kendala-kendala akan ada Satgas yang membantu. Sekda sebagai ketua dan Inspektur sebagai ketua harian. Jadi apabila dalam mengurus perijinan dipersulit silakan melaporkan ke Satgas,” katanya. (humas-bali/bpn)

Kolaborasi First Media – Catchplay Hadirkan Sensasi Bioskop Di Rumah

BALIPORTALNEWS.COM – First Media mengumumkan kerjasamanya dengan CATCHPLAY – salah satu penyedia layanan terbesar Video on Demand di Asia Tenggara. Dengan banyaknya pilihan film bioskop kualitas terbaik, CATCHPLAY yang bisa dinikmati di First Media X1 Smart Box dengan koneksi internet yang superior, memberikan para pelanggan pengalaman sensasi bioskop di rumah bersama keluarga dan teman-teman.

Hal ini sejalan dengan fakta pertumbuhan konsumsi Video Streaming di Indonesia yang mengejutkan, dengan peningkatan sebanyak 6,9 juta pengguna pada tahun 2016 dan diperkirakan meningkat dua kali lipat menjadi 12,1 juta pada 2019 atau tiga kali lipat menjadi 22,2 juta pada 2022 (sumber : Statista, September 2017).

Berbagai macam film CATCHPLAY kini bisa dinikmati pelanggan First Media hanya dengan sentuhan jari. Anda bisa menikmati pengalaman sinematik langsung dari TV layar lebar dengan nyaman di rumah hanya menggunakan remote control (khusus bagi pengguna X1 Smart Box), dan / atau unduh aplikasi CATCHPLAY untuk menonton dari perangkat seluler. Pelanggan dapat bebas menikmati film favorit mereka secara non-stop melalui beragam perangkat yang ada kapanpun dan dimanapun dengan harga terjangkau:

  • Pelanggan Premium Supreme, Maxima, Ultimate, dan Infinite yang sudah memiliki X1 Smart Box dapat menikmati CATCHPLAY dalam paket mereka tanpa biaya tambahan. Dengan akses tanpa batas ke ribuan film di CATCHPLAY’s MOVIE LOVERS UNLIMITED dan sekitar 70-100 judul lainnya yang ditambahkan setiap bulannya, pelanggan tidak akan pernah kehabisan film untuk ditonton.
  • Untuk pelanggan First Media X1 Smart Box Elite, D’Lite, Family Plus, dan Family, mereka dapat menikmati free trials selama dua bulan, serta harga spesial Rp 31.800/bulan untuk bulan ketiga dan seterusnya.
  • Sedangkan pelanggan First Media lainnya (diluar pengguna) dapat menikmati free trials satu bulan, dan tarif khusus Rp 31.800/bulan dimulai dari bulan kedua dan seterusnya.
  • Jika Anda belum memutuskan untuk berlangganan bulanan, semua film di CATCHPLAY juga tersedia pilihan untuk disewa mulai dari Rp 15.000 hingga 22.000 perjudul film. Untuk pelanggan First Media, semua transaksi dapat dilakukan dengan mudah dan nyaman melalui tagihan First Media.

Catchplay adalah layanan movie on demand untuk semua pecinta film yang dapat dinikmati di mana saja dan kapan saja. CATCHPLAY menawarkan film Hollywood dan lokal terbaik dan terbaru, hanya dua hingga tiga bulan setelah film dirilis. Film-film ini merupakan tambahan dari kumpulan film-film yang sangat populer yang sudah dipilih untuk para pecinta film, yang diantaranya diberikan secara eksklusif untuk pelanggan CATCHPLAY di Indonesia. Judul terbaru yang tersedia meliputi: Justice League, Paddington 2 (eksklusif), Wonder (eksklusif), Jigsaw (eksklusif), The Disaster Artist, Only the Brave (eksklusif) dan 5 Cowok Jagoan (eksklusif). Akan ada banyak lagi daftar film yang sudah bisa dinikmati setelah 2 -3 bulan film dirilis, seperti Perfect Pitch 3, 12 Strong (eksklusif), Downsizing, Molly’s Game (eksklusif), The Commuter (eksklusif), 15:17 to Paris & Ready Player One.

Chief Marketing Officer First Media, Liryawati, mengatakan, “Dalam dunia IoT (Internet of Things) di mana interaksi manusia sudah berkurang, First Media sebagai pelopor dan pemimpin di layanan TV Berbayar dan Internet broadband di Indonesia berkomitmen untuk membantu meningkatkan interaksi sesama manusia, mengurangi kesenjangan generasi dan memperkuat hubungan keluarga dengan berbagi kesenangan atau hobi. Kerjasama First Media – CATCHPLAY bertujuan untuk mengembalikan kebersamaan dan kehangatan di dalam rumah.”

Meena Kumari Adnani, Executive Vice President (EVP) of Content Development and Business Affairs First Media menjelaskan, “Kami sangat antusias atas kerjasama yang terjalin dengan CATCHPLAY. Penambahan layanan OTT seperti CATCHPLAY menjadi tambahan layanan yang dapat memperkuat layanan kami yang sudah ada. Mulai dari broadband berkualitas tinggi, hingga layanan TV berbayar yang mencakup saluran HD terbanyak dan 4K. Kami percaya dengan menyediakan layanan film on-demand, yang mencakup big blockbuster dan film terbaru yang diperbaharui setiap minggu, First Media movie lovers kami akan dapat menikmatinya dalam kenyamanan rumah mereka sendiri.”

“Selama 2 tahun terakhir CATCHPLAY menyediakan konten hiburan bagi para pecinta film di Indonesia. Berdasarkan penelitian kami, keluarga dan pecinta film layar lebar sangat antusias terhadap layanan CATCHPLAY karena ketersediaan big screen dan jaringan internet broadband berkualitas dapat menikmati film terbaik secara maksimal. Oleh karena itu, kami sangat senang dengan adanya kerjasama ini, karena dapat membawa konten CATCHPLAY ke rumah pelanggan First Media dan memberikan pengalaman seru untuk menikmati film bioskop di rumah,” tambah Daphne Yang, CEO Grup CATCHPLAY.

Untuk menonton langsung CATCHPLAY dari TV:

Tekan tombol MENU dari remote control à Masuk ke APPLICATIONS à Pilih CATCHPLAY.

Cara lainnya, pelanggan dapat dengan cepat mengakses CATCHPLAY melalui channel 510 di layanan First Media à Tekan tombol berwarna HIJAU dan secara lansung akan masuk di menu CATCHPLAY. (r/bpn)

First Media Raih Tiga Penghargaan di Contact Center Service Excellence Award 2018

BALIPORTALNEWS.COM – PT Link Net Tbk., pemimpin dan pioneer di industri TV kabel dan Internet broadband di Indonesia dengan brand First Media, meraih tiga penghargaan dalam ajang bergengsi Contact Center Service Excellence (CCSE) Award 2018 dengan peringkat Excellent untuk kategori Internet Service Provider (ISP). First Media juga berhasil menduduki peringkat Excellent untuk kategori Pay TV dan peringkat Good untuk akun Twitter @FirstMediaCares.

Pada acara malam penganugerahan penghargaan di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (10/4), Edward Sanusi, Direktur Operasional PT Link Net Tbk. mengungkapkan, “Kemudahan dalam mengakses layanan Internet broadband dan TV cable untuk pelanggan First Media merupakan komitmen perusahaan. Termasuk kemudahan akses informasi apabila terjadi problem yang mungkin sekali terjadi di lapangan. Contact center harus tetap bisa menyediakan informasi, sehingga pelanggan tetap mendapatkan informasi mengenai layanannya. Karena itu, penghargaan yang kami terima ini menunjukkan apresiasi masyarakat terhadap First Media.”

Contact Center Service Excellence Award (Contact Center SEA) terselenggara atas kerja sama Majalah Service Excellence dengan Carre – Service Quality Monitoring (Carre – SQM) sebagai konsultan independent yang secara konsisten membangun dunia pelayanan di Indonesia.  Carre – SQM untuk ke-14 kalinya mengadakan monitoring kinerja contact center seluruh industri yang ada di Indonesia. Carre-SQM mengadakan pemantauan dan penilaian kinerja atas 371 contact center yang ada di Indonesia selama enam bulan, dimulai dari bulan Juli hingga Desember 2017.

Survey contact center dilakukan oleh auditor Carre – SQM menggunakan metode experience audit. Setiap merek contact center ditelepon sebanyak 8 kali per bulan atau total 48 kali selama setahun. Beberapa hal yang diukur adalah dengan memantau indikator-indikator penting sebuah contact center yaitu akses, sistem, dan prosedur serta SDM yang akan menghasilkan Index Service Level yang disebut Contact Center Service Excellence Index atau CCSEI.

Pemenang penghargaan Contact Center Service Excellence Award adalah contact center yang mendapat peringkat atas dalam Contact Center Service Excellence Index (CCSEI). Dari tiga indikator yang menjadi dasar penghargaan CCSE 2018, First Media mampu memenuhinya jauh di atas rata-rata industri. Hal ini karena inovasi yang terus dilakukan First Media di berbagai bidang, seperti produk, konten, teknologi dan operasional.

Dari sisi akses, contact center First Media senantiasa berusaha memenuhi kriteria untuk kemudahan akses, ketersediaan dan kecepatan untuk bisa terhubung. Dari sisi sistem dan prosedur, First Media melakukan investasi di teknologi informasi untuk mendukung contact center memberikan informasi yang tepat. Teknologi informasi ini juga membantu dalam meningkatkan sumber daya manusia. First Media mampu membekali customer servicenya dengan informasi terkini, sehingga mampu memberikan pemahaman ke pelanggan mengenai penyebab permasalahan yang terjadi dan memberikan solusinya.

“Bagi kami, penghargaan ini merupakan bukti komitmen dan kerja keras kami melayani pelanggan. Kami akan terus meningkatkan layanan kami di berbagai bidang.” tutup Edward. (r/bpn)

Peran Penting Hulu Migas Untuk Meningkatkan Arus Investasi Ke Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM –  Industri hulu migas dan industri penunjangnya memiliki peran penting untuk menggerakkan investasi nasional. Kontribusi sektor hulu migas terhadap investasi dapat lebih ditingkatkan di Indonesia. Realisasi investasi industri hulu migas selama periode 2010-2017 berkisar antara 20-40 % terhadap total realisasi investasi nasional (data SKK Migas & BKPM). Dalam periode yang sama realisasi investasi hulu migas berkisar antara 150-300 % terhadap penanaman modal dalam negeri (PMDN) walaupun harga minyak dalam kondisi fluktuasi selama beberapa tahun terakhir. Kontribusi ini termasuk melaluipenyerapan tenaga kerja yang masing-masing mencapai 61,5% di sektor pendukung dan 19,3% di sektor pengguna. (sumber Kementrian Keuangan RI & Reforminer)

Di saat yang sama, selama 10 tahun terakhir, nilai investasi eksplorasi dan penilaian lapangan migas global mengalami pasang surut. Beberapa negara termasuk Brasil dan Meksiko sangat agresif untuk membenahi iklim investasi bagi industri hulu  migas. Dalam konteks persaingan investasi global yang semakin ketat, Indonesia adalah salah satu negara yang mengalami penurunan investasi terbesar di sektor hulu migas. (Sumber : WOOD MACKENZIE)

Ditemui di Media Briefing dengan tema, “Mendongkrak Daya Saing Global demi Kontribusi Maksimal Industri Migas Nasional” di Jakarta (4/4/2018), Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro mengakui kecenderungan penurunan produksi migas dari tahun ke tahun dalam dekade terakhir ini. “Salah satu masalah mendasar yang membuat investor menahan diri untuk menambah investasi (bagi mereka yang sudah beroperasi di Indonesia) atau tidak menarik investor migas baru adalah realisasi kebijakan yang belum terwujud secara komprehensif, masih bersifat sektoral dan belum mampu memberi peluang untuk mencapai keekonomian dalam operasional industri migas di Indonesia. Kita tahu di industri hulu migas investasi tersebut berdampak secara luas termasuk melalui rantai suplai domestik yang panjang,” papar Komaidi Notonegoro.

Pembenahan mata rantai birokrasi mulai dari proses eksplorasi, produksi hingga ke distribusi produk untuk konsumsi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan inefisiensi di sektor migas di Indonesia.

“Upaya memangkas birokrasi memang mulai dilakukan pemerintah, dengan penyederhanaan perizinan maupun dengan program perizinan satu pintu. Bahkan beragam aturan revisi maupun aturan baru diterbitkan demi menggairahkan industri hulu migas nasional. Namun di sisi lain aturan-aturan tersebut masih belum memberi kejelasan terkait pelaksanaan teknisnya maupun memenuhi ekspektasi pelaku usaha” ujar Komaidi.

Dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 22 Tahun 2017 disebutkan hingga 2050 pemenuhan kebutuhan migas  sangat mengandalkan impor. Hal ini disebabkan peningkatan kebutuhan energi fosil dalam bentuk konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan gas sangat tidak sebanding dengan kemampuan produksi di dalam negeri. Dengan kebutuhan BBM hingga 4,6 juta barel per hari dan kebutuhan gas di kisaran 25.869 mmscfd maka impor menjadi kebutuhan mutlak. Padahal Indonesia masih memiliki potensi meningkatkan produksi dari ladang migas dalam negeri, asalkan bekerja keras untuk terciptanya konsistensi dalam kebijakan demi iklim investasi migas yang lebih menarik bagi investor nasional maupun global.

Secara teknis produksi minyak nasional membutuhkan peningkatan rasio pengembalian cadangan (reserve return ratio/RRR) dari kisaran 60% ke 100%, penemuan cadangan baru 6,4% setiap 5 tahun dan kegiatan EOR (Enhanced Oil Recovery) dalam kurun waktu 30 tahun mencapai 2,5 miliar barel. (Target RRR)

Sementara upaya untuk meningkatkan produksi gas akan ditempuh dengan menaikkan rasio cadangan hingga 100% dengan peningkatan eksplorasi, mempercepat proyek gas bumi dan mengendalikan impor elpiji.

“Tentunya semua itu hanya bisa tercapai bila kegiatan eksplorasi dan produksi migas kembali menggeliat. Karena itu pembenahan kebijakan di sektor industri migas, terutama hulu migas mutlak diperlukan. Aturan pelaksana yang detil, saling menopang satu sama lain dan mampu memberikan nilai keekonomian dalam operasional pelaku usaha harus segera terwujud demi menggairahkan kembali investasi sehingga berkontribusi maksimal bagi pemenuhan  kebutuhan energi dan perekonomian nasional,” tandas Komaidi.

Implementasi PP 27

Dalam rangka menarik minat investor migas untuk berinvestasi, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2010 tentang Biaya Operasi Yang Dapat Dikembalikan dan Perlakuan Pajak Penghasilan di Bidang Usaha Hulu Migas, pada 19 Juni 2017.

Walaupun beberapa pasal pada PP 27/2017 jelas memberikan insentif dan fasilitas pajak untuk membantu keekonomian investasi hulu migas, saat ini diperlukan aturan turunan dan perluasan aturan perpajakan hingga dapat diakses di industri hulu migas

Industri hulu migas sepatutnya untuk dimasukan kedalam kategori industri pionir yang membawa teknologi industri hulu migas terkini ke Indonesia. Seiring dengan dibutuhkannya eksplorasi dan eksploitasi sumber daya hulu migas yang ada di perairan laut dalam, kawasan frontier (umumnya di kawasan Indonesia bagian Timur) atau yang membutuhkan teknologi baru seperti EOR, industri hulu migas jelas merupakan salah satu industri pionir membawa teknologi terkini yang berdampak positif bagi Indonesia.

Jumlah investasi oleh pelaku industri hulu migas yang berbentuk Badan Usaha Tetap (BUT) dapat ditingkatkan lebih tinggi dengan iklim fiskal yang lebih kondusif termasuk dibukanya akses bagi pelaku industri hulu migas atas insentif pajak seperti tax allowance (keringanan pajak) dan tax holiday (libur pajak).

“Hal ini berarti adanya perbedaan aksesibilitas atas insentif dan fasilitas pajak. Selain itu aturan tersebut juga masih sulit untuk diterapkan tanpa adanya aturan implementasi seperti Peraturan Menteri Keuangan (PMK),” ujar Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo di kesempatan yang sama.(r/bpn)

First Media Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative Business Award Dua Kali Berturut-Turut

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – PT Link Net Tbk., pemimpin dan pioneer di industri TV kabel dan Internet broadband di Indonesia dengan brand First Media, kembali meraih penghargaan Indonesia Most Innovative Business Award 2018 untuk kategori Advertising, Printing, and Media. First Media dinilai mampu menghasilkan inovasi terbaik sehingga dapat terus berkembang dan berkompetisi dalam ketatnya persaingan industri.

Marketing Communication Department Head PT Link Net Tbk, Djoko Adnan ditemui saat pemberian penghargaan yang bertempat di hotel Sari Pan Pasific pada Jumat (23/03) mengatakan, “Penghargaan Indonesia Most Innovative Business 2018 yang kami terima selama dua kali berturut-turut ini merupakan wujud nyata dari komitmen dan kerja keras tim dalam mempertahankan kualitas layanan yang berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Berbagai Inovasi terus kami lakukan untuk tetap menjadi yang terdepan di industri yang semakin kompetitif ini. Bukan hanya inovasi dalam produk dan layanan, inovasi dari sisi proses, organisasi maupun pemasaran menjadi sebuah bagian tidak terpisahkan untuk terus memberikan layanan TV berbayar dan internet broadband kepada pelanggan First Media di mana saja dan kapan saja.”

Menurut Djoko, First Media sudah melakukan berbagai inovasi untuk lebih dapat melayani pelanggan. Inovasi di bidang Produk dan Layanan, First Media meluncurkan program seperti NeXt Gen Experience Tour untuk memberikan pengalaman menikmati tayangan hiburan dan informasi terintegrasi dengan kualitas terbaik bagi masyarakat secara langsung. Selain itu, First Media juga menawarkan teknologi aplikasi Smart Living yang memberikan kemudahan untuk memantau tempat tinggal hanya melalui perangkat mobile di manapun dan kapanpun. Serta yang terakhir, First Media menghadirkan beragam inovasi, yakni Smart Box X1 4K yang memberikan tayangan berkualitas 4K Ultra HD, aplikasi mobile FirstMediaX, dan super high-speed internet FastNet 1Gbps.

Sedangkan untuk inovasi Organisasi, sesuai visi dan misi perseroan, First Media menjadi penyedia jasa televisi berbayar dan jasa layanan internet broadband pilihan utama masyarakat Indonesia dengan layanan dan solusi inovatif.

Untuk inovasi Proses. Layanan dengan konten data, informasi, atau multimedia melalui jaringan internet atau layanan Over the Top (OTT) menjadi fokus First Media melakukan pengembangan di bidang bisnis dan teknologi. Berikutnya untuk inovasi di bidang Pemasaran, strategi bisnis First Media selalu ke arah kepentingan pelanggan. First Media mengikuti tren yang sedang tumbuh di pelanggan dan di pasar.

“Kami selalu berusaha mengikuti tren yang sedang berkembang dan berusaha untuk selalu memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Hal inilah yang membuat kami selalu unggul dari kompetitor. Penghargaan ini sekaligus menjadi momen penting yang menandakan bahwa inovasi yang kami lakukan benar-benar dibutuhkan pelanggan dan menjadi penyemangat untuk kami terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas produk dan layanan,” ungkap Djoko.

Penghargaan yang diberikan majalah Warta Ekonomi merupakan sebuah upaya agar pelaku bisnis di Indonesia dapat terinspirasi untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka melalui inovasi, sehingga pada akhirnya perekonomian Indonesia terus bertumbuh. Dalam menentukan perusahaan-perusahaan yang terpilih sebagai pemenang Indonesia Most Innovative Business Award 2018, tim riset Warta Ekonomi melakukan penelitan dengan metode desk research, dan online survey. Research dan survey dilakukan untuk menilai inovasi bisnis pada emiten (perusahaan terbuka) melalui laporan resmi perusahaan dan data publikasi internal perusahaan. Serangkaian kegiatan riset ini dilakukan pada 4 Desember 2017 hingga 31 Januari 2018.

Kriteria yang digali adalah sejarah perusahaan, inovasi produk, dan jasa. Selain itu juga strategi dalam proses produksi yang dilakukan perusahaan dalam upaya berkompetisi, dan mengembangkan perusahaan tahun 2015 – 2017. Serta tidak lupa kinerja keuangan perusahaan tahun 2015 – 2017 berdasarkan karakteristik dari sektor industri perusahaan masing-masing. (r/bpn)

iLOTTE.com Hadirkan Promo Spesial dalam Korean Beauty Fair

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Korea Selatan kini sudah menjadi kiblat untuk tren kecantikan dunia, terbukti dari berbagai tips memakai make-up terkini yang disesuaikan dengan berbagai tren make-up dari Korea.

Sebagai tujuan utama produk perawatan kulit dan kecantikan Korea, iLOTTE.com akan menggelar Korean Beauty Fair pada 22-30 April 2018 dengan diskon hingga 50% untuk brand-brand kecantikan dan perawatan kenamaan Korea, seperti The Face Shop, Dr. Jart, The Saem, Tony Moly, VOV, Holika Holika, Missha, Secret Key, Too Cool for School, dan Laneige yang menjadi best seller product di iLOTTE.com.

Selama Korean Beauty Fair ini, konsumen juga dapat mengakses brand dari LOTTE Korea yang belum masuk di Indonesia, seperti Nature Republic, Peri Pera, Moonshot, CLIO, Pony Effect dan masih banyak lagi dengan harga menarik.

Gelaran Korean Beauty Fair ini pun dibuat untuk merespon besarnya animo masyarakat terhadap produk-produk perawatan kulit dan kecantikan dari Korea Selatan. iLOTTE.com memprediksi bahwa sejumlah tren kecantikan yang bermula dari Korea akan menjadi rujukan tren di Indonesia.

Dari bidang perawatan kulit, produk berbahan mutiara (pearl) diprediksi akan makin populer di 2018. Bahan ini sudah lama digunakan di rangkaian perawatan kulit tradisional Korea. Bahan aktif dan kandungan mineral dari mutiara secara unik menjaga level keasaman kulit dan memperlambat proses penuaan sembari menjaga kulit tetap supel dan kenyal.

Dari bidang kecantikan/make-up tampilan Satin Glow sebagai langkah akhir riasan diprediksi akan makin digemari di 2018. Selain itu, tampilan make-up Punch Blusher juga akan populer. Tampilan ini dikenal dengan teknik pemulasan warna-warna seperti Vivid Rose, ungu magenta dan merah di sekitar mata dan pipi. Warna dramatis seperti merah dan oranye cerah untuk pemulas bibir, baik matte atau shine, juga diperkirakan akan jadi tren di 2018.

Yang juga unik dari tren kecantikan di 2018 adalah permainan tekstur “skin-tertaining”. Produk-produk dari Korea menjadi unik karena perubahan tekstur saat pengaplikasian produk, seperti dari padat menjadi serum, dari jeli menjadi lotion, dari cair menjadi busa ketika bercampur air, semuanya membuat pengalaman penggunaan produk menjadi menyenangkan dan konsumen diajak “bermain” dengan banyak kreasi dan hal yang tak terduga.

Gelaran Korean Beauty Fair pun dibuat makin semarak dengan berbagai servis tambahan iLOTTE.com untuk para pelanggan demi kenyamanan mereka berbelanja online. Salah satunya adalah potongan harga sampai dengan Rp 200.000 khusus pengguna kartu kredit BCA, serta Cahsback 10% iPOINT. Di bulan Maret ini, pelanggan iLOTTE.com sudah bisa menikmati kemudahan cicilan menggunakan Kartu Kredit BCA yang sudah bisa dilakukan di iLOTTE.com.com per 1 Maret 2018 (khusus untuk minimal pembelian 750.000, 0% dengan tenor 3 bulan dan bisa digunakan untuk semua kategori kecuali pembelian e-voucher, pulsa dan emas).

Selain kemudahan pilihan cicilan, mulai bulan Maret ini  iLOTTE.com  pun bekerjasama dengan Pop Box Indonesia dan Indo Paket sebagai tambahan pilihan fitur pengantaran atau delivery dengan pick-up point.Layanan pengantaran melalui (locker) sudah bisa dilakukan di lebih dari 200 loker di seluruh JabodetabekSementara, layanan Indo Paket sudah bisa dilakukandi 10.900 gerai Indomaret yang tersebar di Jawa dan Bali. Fitur ini memberikan dua macam servis untuk para pelanggan, yaitu servis Pick-up- to point yang mana paket pelanggan diambil di gudang iLOTTE.com dan akan diantar oleh Indo Paket ke toko Indomaret yang telah dipilih oleh pelanggan tersebut, dan servis Pointtopoint yang mana paket diantarkan oleh penjual atau seller ke toko Indomaret terdekat dan paket tersebut akan diantar oleh Indopaket ke Indomaret yang telah dipilih oleh pelanggan.  

Di luar berbagai kemudahan yang diberikan kepada para pelanggan, iLOTTE.com juga senantiasa menjalin hubungan baik dengan para pelanggannya yang dilakukan secara unik. Dimulai di bulan Februari tahun ini,  iLOTTE.com mengadakan acara kumpul komunitas bertajuk “#ILOTTE.COMHangouts” yang rutin diadakan untuk membangun hubungan baik bersama para pelanggan. “How to DIY with Black+Decker” menjadi pilihan tema bulan lalu dengan mengundang beberapa komunitas wanita dengan aktivitas keterampilan menggunakn perkakas bersama salah satu brand kenamaan yang tergabung di iLOTTE.com, Black & Decker.

Selain itu, iLOTTE.com juga memberikan apresiasi kepada para pelanggan yang telah ikut berpartisipasi dalam event “Win Free Trip” yang telah diundi pada 1 Maret 2018. Daftar pemenang event “Win Free Trip” dapat dilihat di akun social media iLOTTE.com (Instagram & Facebook) atau klik link ini http://bit.ly/iLOTTEwftwinner

Melalui berbagai fitur unik dan blog yang menginspirasi, produk-produk dengan kualitas terpercaya dan layanan prima, serta promo menarik, iLOTTE.com terus mengukuhkan posisinya menjadi teman terbaik bagi para konsumen digital di Indonesia.(r/bpn)

Astra Honda Youthpreneurship Program Siapkan Pengusaha Bengkel Unggulan

BALIPORTALNEWS.COM – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mengukuhkan komitmennya dalam menyiapkan pengusaha muda unggulan melalui Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYP) tahap lanjut. Program ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pengusaha bengkel muda yang merupakan lulusan sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (KTBSM) Astra Honda.

Kegiatan AHYP tahap lanjut dilaksanakan di Astra Honda Training Center (AHTC) Sunter, (5-9/3/2018). Sebanyak 16 anak muda pengusaha bengkel dari seluruh Indonesia, bergabung dalam program ini dengan bimbingan dari tim AHM dan praktisi bisnis bengkel. Peserta yang hadir menimba ilmu wirausaha bengkel sebagai kelanjutan program tahap awal yang telah digelar sebelumnya pada, Oktober 2017 lalu.

Pada pelatihan tahap awal, para peserta mendapatkan materi tentang mentalitas dasar, wirausaha, kepemimpinan, dasar-dasar pengelolaan bengkel, ilmu dasar tentang pemasaran, pelayanan kepada konsumen, hingga pelatihan bersifat teknis berupa teknik perawatan sepeda motor. Pada AHYP tahap lanjut ini, peserta mendapat bimbingan dan pengetahuan tentang teknologi injeksi dan teknik analisa troubleshooting PGM-FI.  Dari segi bisnis, para peserta mendapatkan pelatihan dari Heri Cahyono, pengusaha nasional praktisi wirausaha di bidang perbengkelan.

Dalam pelatihan ini, para peserta juga mendapat pelatihan terkait pengelolaan keuangan, teknik pemasaran lanjutan, hingga tips dan trik dalam mengelola karyawan. Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk berdiskusi intens satu persatu dengan Heri Cahyono, terkait tantangan dan masalah yang peserta alami di bengkel masing-masing.

Deputy Head of Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan para pengusaha muda ini menunjukkan semangat yang tinggi untuk menerapkan ilmu yang didapat melalui AHYP. Mereka pun mampu membuktikan perkembangan usahanya berdasarkan ilmu yang telah diperoleh pada pelatihan sebelumnya. “Pada pelatihan tahap lanjut AHYP ini, kami melakukan pendampingan secara intens bagi para peserta dalam mengelola bengkelnya. Dengan strategi ini, diharapkan para pengusaha muda ini semakin berkembang dan mampu menjadi pengusaha mandiri yang sukses dalam mengelola bengkelnya di daerahnya masing-masing,” kata Ahmad Muhibbuddin.

Sementara Indra Kurnia, salah satu peserta yg berasal dari Padang, mengaku pelatihan AHYP ini sangat membantu  membuka wawasan bagaimana menjadi pengusaha muda yang mampu dan terus tumbuh dan berkembang.

Program ini, merupakan hasil kerjasama AHM dengan jaringan main dealer di pulau Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. (ngr/bpn)