Sabtu, 18 Agustus 2018

PT Link Net Tbk. Raih Penghargaan Indonesia Best Public Companies 2018

BALIPOTALNEWS.COM – PT Link Net Tbk., pemimpin dan pioneer di industri TV kabel dan Internet broadband di Indonesia dengan brand First Media, hari ini mendapatkan penghargaan Indonesia Best Public Companies 2018 dalam kelompok “Indonesia Fastest Growing New Public Company 2018” untuk kategori Trade, Services & Investment dari Warta Ekonomi Research and Consulting. Penghargaan ini diterima langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) PT Link Net Tbk., Marlo Budiman di Balai Kartini, Jakarta.

Ditemui setelah menerima penghargaan, Chief Executive Officer (CEO) PT Link Net Tbk. Marlo Budiman mengungkapkan, “Penghargaan ini merupakan bukti bahwa Perseroan sudah dalam jalur yang benar. Strategi kami untuk masuk ke kota-kota utama dan pembangunan infrastruktur fiber optic yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa serta konsistensi kami dalam memberikan konten yang beragam dengan penyedia Over the Top (OTT) untuk memberikan hiburan terbaik bagi pelanggan membuahkan hasil.”

Pertumbuhan pendapatan sebesar 11,8% (YoY) pada semester I tahun 2018, dan mencetak laba positif di tengah persaingan yang cukup ketat di industri Pay TV dan internet broadband menunjukkan pertumbuhan yang kuat dari PT Link Net Tbk. Hal ini dapat dilihat dari laporan semester I tahun 2018 dimana Perseroan berhasil memperoleh pendapatan sebesar Rp 1,845 triliun. “Perseroan sangat yakin untuk mencapai panduan kinerja tahun ini dengan target pertumbuhan pendapatan adalah sebesar 12-14%,” tambah Marlo.

Keberadaan pasar modal di Indonesia selain berkontribusi membantu peningkatan ekonomi negara juga memiliki fungsi penting bagi perusahaan maupun masyarakat. Untuk itu, Warta Ekonomi dalam rangka mendukung perkembangan pasar modal di Indonesia untuk ke 5 kalinya memberikan apresiasi kepada perusahaan terbuka (emiten) yang telah berhasil meningkatkan pertumbuhan harga saham serta nilai kapitalisasi pasar dengan dukungan kinerja keuangan yang baik, serta telah melakukan Intial Public Offering (IPO) mulai dari tahun 2014 hingga 2016 dalam bentuk Indonesia Public Company Award 2018.

Pemberian penghargaan ini dilakukan beberapa tahap diantaranya berdasarkan laporan tahun dan pantuan tim riset Warta Ekonomi atas perkembangan kondisi saham emiten di bursa. Parameter yang digali dalam qualitative research adalah kinerja fundamental emiten, yaitu perusahaan yang konsisten menghasilkan profit. Yang kedua, perkembangan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu perusahaan yang memiliki kinerja perdagangan saham dan likuiditas yang sangat baik di BEI.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan oleh pelanggan kami, dan akan terus berusaha untuk meningkatkan kinerja kami. Kepuasan pelanggan merupakan fondasi yang solid bagi pertumbuhan perusahaan. Untuk itu, kami akan terus melakukan peningkatan baik dari segi konten, layanan, dan juga kerjasama dengan beberapa pihak untuk dapat memberikan pengalaman terbaik dalam mengakses internet dan menonton hiburan bagi keluarga,” tutup Marlo. (r/bpn)

Koperasi Kopma UGM Raih Penghargaan Koperasi Berprestasi Nasional

BALIPORTALNEWS.COM – Koperasi Kopma UGM terpilih menjadi salah satu Koperasi Berprestasi tahun 2018 oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Selasa (26/6/2018) lalu.

Terpilihnya Koperasi “Kopma UGM” telah disahkan dalam Keputusan Menkop UKM Nomor 21 Tahun 2018 tentang Penetapan Koperasi Berprestasi tahun 2018 yang melibatkan 50 koperasi terpilih dari seluruh Indonesia. Pemilihan ini sekaligus meramaikan pelaksanaan Hari Koperasi yang dilaksanakan setiap 12 Juli.

“Koperasi Kopma UGM dikategorikan sebagai koperasi berprestasi jenis koperasi konsumen bersama 17 koperasi lainnya,” kata Ketua Umum Koperasi Kopma UGM  Mohammad Anharulfikri dalam rilis yang diteriam Jum’at (13/7/2018)

Anhar menyebutkan pencapaian koperasi Kopma UGM dalam pemilihan ini melewati proses yang cukup panjang. Sebelumnya harus berkompetisi melewati serangkaian seleksi antara lain seleksi administrasi dan verifikasi lapangan oleh Kemenkop UKM setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Adapun kriteria penilaian dalam seleksi ini terdiri dari aspek kelembagaan, aspek usaha, dan aspek keuangan.

“Koperasi Kopma UGM dinyatakan berhasil menjadi satu dari tiga koperasi asal Provinsi D.I. Yogyakarta yang mendapat gelar Koperasi Berprestasi 2018,” tuturnya.

Anhar mengatakan dengan prestasi yang berhasil diraih membuktikan bahwa Koperasi Kopma UGM” tidak hanya memiliki usaha dan perolehan SHU yang besar saja. Menurutnya, Koperasi Kopma UGM juga mampu menerapkan prinsip-prinsip koperasi, menyejahterakan anggota, karyawan, dan masyarakat, serta tentu memiliki finansial yang kesehatan.

Tidak hanya itu, Koperasi Kopma UGM juga berhasil menunjukkan keunggulannya dengan menjadi pelopor Olimpiade Koperasi Siswa Nasional. Disamping hal tersebut juga menunjukkan profesionalitas mahasiswa UGM sebagai sumber daya manusia pengelola organisasi.

Bagi Anhar keberhasilan Koperasi Kopma UGM menjadi salah satu koperasi berprestasi adalah sebuah proses panjang. Prestasi ini merupkan hasil kerja kolektif dari banyak era kepengurusan.

“Kemenangan ini adalah milik keluarga besar Kopma UGM, anggota, kepengurusan, alumni, pembina, penasihat, karyawan, dan civitas academica UGM,” katanya.

Anhar berharap prestasi ini bisa memotivasi keluarga Koperasi Kopma UGM untuk menjadi lebih baik di masa mendatang. Terus berinovasi dan meningkatkan kemanfaatan organisasi ini untuk anggota, warga UGM, serta dunia perkoperasian Indonesia. (ika/humas-ugm/bpn)

Job Fair ke-14 Kota Denpasar Diserbu Pencari Kerja

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam upaya memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat dan ketrampilan yang dimiliki oleh pencari kerja serta mempertemukan pencari kerja dan pengguna tenaga kerja, Pemerintah Kota Denpasar melaui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kopetensi Kota Denpasar kembali menggelar pelaksanaan Job Fair 2018 untuk yang ke-14 kalinya, Kamis (12/7/2018) di areal Parkir Utara Taman Kota Lumintang Denpasar.

Dari gelaran tersebut sedikitnya 3.069 lowongan kerja tersedia bagi masyarakat. Tampak sejak pagi antusiasme pencari kerja untuk mencari lowongan pekerjaan terlihat, dimana para pencari kerja sudah antre untuk mendaftar di stand perusahaan  yang mereka inginkan. Job Fair yang berlangsung selama tiga hari dari 12-14 Juli mendatang dibuka langsung Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kopetensi Kota Denpasar I.G.A. Rai Anom Suradi ditandai dengan pemukulan gong dan peninjauan stand  Job Fair.

 “Job Fair ini memberikan peluang informasi antara pencari kerja dan menekan angka pengangguran, dimana kegiatan ini mempunyai nilai yang sangat strategis. Kerna dapat memberikan ruang komunikasi dua arah secara langsung antara pengguna dan pencari kerja, sementara pemerintah bertindak sebagai fasilitator,” ujar  Anom Suradi.

Disamping itu kegiatan ini juga berguna mengumpulkan informasi dari sector-sektor swasta dan memberikan mereka kesempatan untuk mencari tenaga kerja yang di butuhkan. Kegiatan ini juga memberikan fasilitas sesuai dengan kompetensinya dan di pertemukan secara langsung dengan para perusahaan.

Lebih lanjut Anom Suradi mengatakan, Job Fair tahun ini diikuti oleh 30 perusahaan dengan total 3.069 lowongan pekerjaan yang disediakan dan dilaksanakan selama tiga hari mulai pukul 09.00-16.00 Wita. Dimana lowongan yang disediakan untuk kali ini didominasi pengguna tenaga kerja yang bergerak dibidang perhotelan, keuangan, perdagangan, jasa dan diberbagai sektor lapangan usaha lainnya yang sedang mencari tenaga kerja untuk penempatan lokal maupun luar negeri. (ays’/humas-dps/bpn)

Petani Denpasar Panen Perdana Bawang Super Philip

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dinas Pertanian Kota Denpasar terus berinovasi dalam mendukung maksimalknya sektor pertanian di Kota Denpasar. Beragam bibit turut dikembangkan sebagai upaya menjaga lahan pertanian agar tetap lestari. Pengembangan bibit Bawang Super Pilip merupakan salah satu solusi pertanian perkotaan yang baru saja dipanen oleh petani di beberapa subak Kota Denpasar.

Seperti halnya Subak Buaji dan Subak Delod Seme dengan jumlah panen mencapai 17 Ton/Hektar.  Pada Senin (10/7/2018), Distan Kota Denpasar kembali melaksanakan panen perdana Bawang Super Philips di Subak Mergaya, Denpasar Barat dengan jumlah panen  berada di kisaran 17 Ton/Hektar.

Kadis Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra didampingi Plt. Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ni Nyoman Yeni Mulyani saat diwawancarai Rabu (11/7/2018) mengatakan bahwa bawang super philip merupakan jenis tanaman yang tergolong mudah untuk dikembangkan. Sehingga sangat cocok dikembangkan di daerah pertanian tengah kota seperti halnya Kota Denpasar.

“Bawang Super Philips ini sangat cocok dikembangkan di Kota Denpasar yang tergolong dataran rendah dengan tingkat produksi panen dikisaran 16-18 Ton/Hektar,” ungkap Ambara.

Lebih lanjut dikatakan, selain mudah dalam pengembangan, bawang jenis ini juga menjadi solusi bagi daerah pertanian dengan jumlah air yang terbatas, serta mampu menghasilkan umbi yang tergolong besar. Menurut Ambara, bawang super philips saat ini sangat produktif dan laku di pasaran. Selain dari bentuk umbinya yang besar,  masa tanam jenis bawang ini juga tidak terlalu lama yakni 70 hari sudah dapat dipanen.

Pihaknya menambahkan, di Kota Denpasar sendiri saat ini pengembangan bawang jenis ini terdapat di tujuh subak. Yakni Subak Buaji, Subak Delod Sema, Subak Sanur, Subak Mergaya, Subak Lungatad, Subak Dalem dan Subak Pakel 1. “Tahun ini pengembangan menyasar tujuh subak, dan terus akan dikembangkan di seluruh subak di Kota Denpasar sehingga petani perkotaan tetap produktif dan memiliki pasar yang jelas,” ungkapnya.

Sementara, Pekases Subak Mergaya, I Nyoman Ariantha mengatakan bahwa bawang super philip ini merupakan jawaban atas permasalahan pertanian di Kota Denpasar. Dimana, ketersediaan air yang tidak stabil tentu sangat produktif jika pengembangan pertanian fokus pada tanaman selain padi yang salah satunya adalah bawang ini. “Kami berharap agar terus dikembangkan karena sangat produktif bagi pertanian perkotaan serta diminati di pasaran,” pungkasnya. (ags/humas-dps/bpn)

PT Korea Investment dan Sekuritas Indonesia Resmi Melayani Pasar Indonesia

BALIPORTLANEWS.COM – PT Korea Investment dan Sekuritas Indonesia, anak perusahaan utama dari Korea Investment and Securities Co., Ltd. (KIS), Korea Investment Holdings’ (KIH)  secara  resmi  mengumumkan  peluncurannya  dan  kesiapannya  untuk  melayani pasar Indonesia. Upacara peluncuran KIS yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta dimeriahkan dengan hadirnya tamu-tamu kehormatan termasuk Wakil Ketua KIH, Kim Nam-goo, President dan CEO KIS, Ryu Sang-Ho, Wakil President dan CFO KIS, Kim Sung- hwan, sebagai jajaran manajemen utama dari Korea Investment Group, dan 350 tamu kehormatan   lainnya   termasuk   Duta   Besar   Korea   Selatan   untuk   Indonesia,   Yang Terhormat  Kim Chang-beom, dan Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja.

Ditemui di acara peluncuran PT Korea Investment dan Sekuritas Indonesia (09/07), Ryu Sang-Ho, President dan CEO KIS menyebutkan pengalaman KIS sebelumnya melakukan transformasi rumah-rumah sekuritas di peringkat 50 besar (berdasarkan pasar broker), sehingga menjadi pemain di peringkat 10 di Vietnam pada tahun 2010 manjadi kisah sukses yang menjadi referensi mereka melakukan langkah serupa di Indonesia tahun ini. “Berpatokan pada pengalaman sukses ini dan pemahaman liku-liku menembus pasar yang berkembang, PT KIS Indonesia juga pasti akan mengikuti jejak yang sama dan membuktikan  DNA  kesuksesan  KIS  semakin  dekat  menuju  Korea  Investment  Group menjadi perusahaan sekuritas top di Asia,” ungkap Ryu.

Sebelum  resmi  hadir  di  Indonesia,  Korea  Investment  and  Securities  Co.,  Ltd.  (KIS) memang telah mencatat berbagai prestasi gemilang. Pada bulan November 2016, Korea Investasi dan Sekuritas (KIS) telah terpilih sebagai Mega Investment Bank oleh badan keuangan pemerintah Korea Selatan setelah berhasil memenuhi persyaratan ekuitas KRW 4 triliun. FY17 NP sebesar IDR 6.6 triliun, mencapai angka tertinggi, di antara broker Korea yang memiliki ROE superior sebesar 12.4%, yang juga melampaui angka rata-rata IB sebesar 10%. Termasuk di antaranya ekspansi terkini di Indonesia. Saat ini KIS sudah memiliki cabang   internasional di London, New York, Hong Kong, Singapore dan Ho Chi Minh (Vietnam). KIS menyasar ekspansi bisnis yang agresif di regional Asia Tenggara dan merencanakan diversifikasi bidang usaha lebih lanjut di Indonesia.

“PT KIS Indonesia mengembangkan sistem baru mirip yang diterapkan di Korea, namun  tetap bertransaksi dengan menggunakan sistem yang dilokalisasi untuk memperkuat segmen  ritel  daring,  sekaligus  merencanakan  untuk  segera  melakukan  diversifikasi bidang   usaha   menjadi   manajemen   aset   yang   nantinya   dapat   berkembang   dan menembus pasar kapital Indonesia,” ungkap Ryu Sang-Ho.

Untuk itu, KIS telah mengakuisisi 75% PT KIS Indonesia (ex PT Danpac Sekuritas) dengan ekuitas akhir tercatat sejumlah IDR 181.2 triliun (terhitung akhir Mei), dengan suntikan dana  sebesar  $  33.5  juta  untuk  saham  terbaru  yang  ditawarkan  dalam  bentuk kepemilikan pihak ketiga. Total ekuitas PT KIS Indonesia tumbuh rata-rata 7x, melompat ke tabel liga (berdasarkan besaran ekuitas) ke peringkat 11 di antara 106 perusahaan sekuritas.

Demi memperkuat nilai tawar di area kompetitif perdagangan saham dan penjualan ekuitas  ritel,  KIS  dengan  segera  dan  secara  agresif  berinvestasi  pada  memperkuat jajaran staf sales dan infrastruktur fisik. Seluruh strategi menembus pasar akan didasarkan pada tesis berbasis lokal, di mana KIS Indonesia akan memilih keputusan operasional yang lebih disukai dan familiar bagi klien-klien Indonesia. Sementara itu, saat ini sistem transaksi yang diadopsi dari sistem canggih untuk PC (HTS) dan telepon seluler (MTS) sedang dalam proses pengembangan untuk menembus area daring, dan akan diperkenalkan pada akhir tahun 2018 ini. KIS juga mencari diversifikasi bidang usaha dengan memasuki pasar manajemen aset mulai tahun ini. KIS sudah memiliki anak perusahaan AMC (Asset Management Company) yang dapat menyuntikkan sinergi positif  bagi  perusahaan  broker  utama  dengan  menyediakan  produk-produk  dana kompetitif bagi klien dan calon klien.

Merujuk kepada visi KIS dalam menjadi rumah broker terdepan se-Asia pada 2020, KIS menempatkan unit usaha mereka di Indonesia sebagai pusat operasi bisnis di Asia Tenggara. Berbeda dari venture capitalist atau investor ekuitas privat, KIS bermufakat memantapkan kehadiran di Indonesia untuk jangka panjang. Pihak manajemen KIS pun percaya pada keberlangsungan peningkatan angka kemakmuran dari pasar kapital di negeri ini. Prioritas utama KIS adalah menyasar berlimpahnya investasi langsung dan transfer ilmu siap pakai, produk dan sistem. KIS akan memastikan terjalinnya kerja sama dengan para pembuat peraturan dalam merancang model usaha yang transparan dan melindungi hak para pemegang saham minor.

“Dengan  bertambahnya  dukungan  dari  AMC,  kami  juga  akan  fokus  pada memperkenalkan produk-produk dana yang menarik sehingga dapat mengundang investor asing, kami juga berharap dapat memimpin gerakan «Buy Indonesia» seperti yang pernah kami lihat di Korea pada awal tahun 2000. Laju perubahan minat pada produk-produk pasar kapital mendorong KIS untuk mempertimbangkan   berinvestasi pada produk-produk non-finansial juga,” tutup Ryu Sang-Ho. (r/bpn)

Ingin Tampil Keren Saat Berolahraga, Begini Caranya

BALIPORTLANEWS.COM, JAKARTA – Melakukan aktivitas olahraga lari serta pergi ke pusat kebugaran sudah menjadi salah satu gaya hidup kaum urban masa kini. Maraknya pusat kebugaran yang menawarkan keanggotaan yang murah membuat kaum urban berlomba lomba untuk mendaftar. Tujuannya pun berbeda-beda, ada yang memang ingin membentuk tubuh indah mereka atau sekedar ingin terlihat eksis di Media Sosial saja.

Selain itu, berdasarkan survey yang dilakukan oleh Sun Life Financial Asia 2016, Olahraga lari merupakan olahraga yang paling diminati di Asia, termasuk Indonesia, yaitu sebesar 60% diikuti bersepeda (55%) dan berenang (45%). Sebagian besar peminat olahraga tersebut berasal dari kaum millennial yang juga concern dengan tampilan mereka pada saat melakukan aktivitas tersebut.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, salah satu alasan melakukan aktivitas olahraga adalah ingin terlihat eksis di Media Sosial. Hal tersebut membuat mereka berlomba-lomba untuk terlihat fashionable ketika berolahraga. Mulai dari pakaian mereka, gadget, dan juga perangkat lain yang mendukung kegiatan olahraga namun tetap terlihat fashionable, contohnya adalah Smartwatch.

Smartwatch merupakan jam tangan digital yang memiliki banyak fungsi. Salah satunya adalah untuk mengukur detak jantung ketika melakukan olahraga dan mengukur jarak serta waktu yang telah ditempuh pada saat berlari. Di samping fungsi tersebut, Smartwatch  juga membuat penggunanya terlihat lebih Fashionable dan terlihat keren saat berolahraga.

Untuk mendapatkan Smartwatch tersebut sangatlah mudah. Banyak toko-toko, baik online maupun offline yang menyediakan benda tersebut. Ketika ingin membeli Smartwatch secara online, banyak kekhawatiran yang dihadapi oleh para customer antara lain rasa takut akan barang yang tidak cocok dengan yang diinginkan, barang tidak original hingga kendala budget yang tidak sesuai.

Salah satu solusi dari kendala-kendala tersebut adalah dengan cara mencari melalui situs pembanding harga. Salah satu situs pembanding harga di Indonesia yang terpercaya adalah priceprice.com. Di sini, pengguna internet dapat membandingkan beragam harga produk yang dijual di banyak e-commerce melalui satu website saja. Selain itu, pengguna juga bisa membaca review-review yang ditulis oleh pengguna lainnya, sehingga akan lebih yakin untuk membeli barang tersebut.

Dengan mudahnya mendapatkan Smartwatch yang diinginkan, maka penampilan anda pada saat melakukan kegiatan olahraga akan terlihat lebih keren dan Fashionable.(r/bpn)

Jumlah UMKM Di Kota Denpasar Alami Peningkatan Lima Tahun Terakhir

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali tentu mememiliki magnet tersendiri bagi setiap kalangan masyarakat. Sebagai pusat pergerakan sektor ekonomi di Bali, keberadaan Usaha Mikro Kecil Menengah menjadi penting dalam upaya menggerakan roda perekonomian. Di Kota Denpasar sendiri perkembangan UMKM dapat dikatakan produktif lantaran terus mengalami peningkatan jumlah selama lima tahun terakhir.

Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena saat di wawancarai belum lama ini menjelaskan bahwa keberadaan UMKM menjadi elemen penting dalam menggerakan perekonomian darah. Dimana, dengan produktifnya UKM dan UMKM di suatu daerah tentu akan berimplikasi kepada tersedianya lapangan pekerjaan baru yang mampu mengikis jumlah pengangguran.

Lebih lanjut dijelaskan, perkembangan jumlah UMKM di Kota Denpasar selama lima tahun terkahir terus mengalami peningkatan. Seperti halnya pada tahun 2013 jumlah UMKM di Kota Denpasar sebanyak 11.575 UMKM, tahun 2014 meningkat menjadi 11.877 UMKM, tahun 2015 meningkat menjadi 11.905 UMKM, dan tahun 2016 meningkat drastis menjadi 30.761 UMKM, sedangkan pada tahun 2017 lalu jumlah tersebut meningkat menjadi 30.840 UMKM.

Jumlah tersebut terdiri atas tiga klasifikasi yakni usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang terdiri atas Bidang Perdagangan, Bidang Industri Pertanian, Industri Non Pertanian serta aneka jasa. Meningkatnya perkembangan UMKM di Kota Denpasar selama lima tahun belakangan ini tak lepas dari perhatian serius serta dukungan Pemkot Denpasar.

Hal ini diwujudkan dengan memberikan kemudahan terhadap perijinan, membantu permodalan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), melaksanakan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar, serta Dekranasda Kota Denpasar. “Pemkot Denpasar selalu memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi UMKM untuk terus berkembang sehingga mampu mendukung pergerakan roda perekonomian di Kota Denpasar,” ujarnya.

Erwin Suryadarma menambahkan bahwa salah satu ruang yang penting terhadap perkembangan UMKM adalah kemudahan dalam berpromosi. Dimana, di Kota Denpasar terdapat Rumah Belanja, Rumah Kamasan, Festival skala daerah, provinsi, nasional dan internasional yang dapat menjadi wahana promosi UMKM di Kota Denpasar. Seperti halnya Denpasar Festiva;, Sanur Festival, Inacraft dan lain sebagainya. “Dengan adanya dukungan dari Pemkot Denpasar ini diharapkan kedepanya tumbuh UMKM baru dan UMKM yang sudah ada terus berkembang, yang kecil menjadi mikro, yang mikro menjadi menengah, dan yang menengah menjadi besar,” pungkasnya. (ags/humas-dps/bpn)

Giri Prasta Berikan Strategi Menjadi UMKM Sukses dan Mandiri

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemkab Badung melalui Dinas UKM, Koperasi dan Perdagangan menggelar seminar bertakjuk UMKM Sukses dan Mandiri di Puspem Badung, Rabu (6/6/2018) kemarin. Seminar yang dibuka langsung Bupati Badung I  Nyoman Giri Prasta tersebut menghadirkan pakar marketing ternama di Indonesia yaitu Hermawan Kertajaya. Kegiatan ini bertujuan untuk

meningkatkan perekonomian masyarakat terlebih khusus Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Badung.

Nampak hadir pada kegiatan itu, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, dan Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, para pejabat, Ketua Kadin Badung dan pelaku UMKM se-Kabupaten Badung.

Kadis UKM Koperasi dan Perdagangan Badung, I Ketut Karpiana selaku ketua panitia melaporkan bahwa UMKM memiliki peranan yang penting dalam peningkatan perekonomian di masyarakat walaupun disaat krisis apapun. Hanya saja, kata dia, perlu didampingi dalam pengembangan kapasitas dan akses sumber daya produktif.

“Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan komitmen Bupati Badung untuk terus meningkatkan, mendorong tumbuhnya UMKM di Kabupaten Badung sesuai salah satu misinya yaitu memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Dikatakan juga bahwa misi tersebut telah dijabarkan dalam RENTRA untuk melaksanakan program kegiatan yang menyentuh langsung kepada UMKM dari 15.767 UMKM dan 608 Koperasi.“Terus kita dampingi baik dari segi pemberian peralatan, pelatihan SDM. Sampai pemasaran” katanya.

Untuk akses pasar disamping pemasaran secara konvensional, UMKM di Kabupaten Badung kedepannya akan menggunakan pemasaran secara online (E-comerce) melalui website https://www.badungbalitrading.com/.

Sementara Bupati Giri Prasta dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dilakukan sebagai wujud dari kesinambungan dengan program nasional yaitu Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana.

“Saatnya Pemkab Badung harus memberi perhatian lebih kepada pelaku usaha yang berada di wilayah Kabupaten Badung. Saatnya bukan lagi masyarakat yang membantu pemerintah, namun sebaliknya pemerintah yang membantu masyarakat,” jelasnya.

Terkait dengan urusan UMKM ini, lanjut bupati asal Pelaga ini, Pemkab Badung sudah bekerja sama dengan Prasita Mulya Jakarta dalam membangun UMKM di Kabupaten Badung.

“Kami telah melakukan dokumentarisasi terkait pembenahan data usaha yang sudah ada, yang sedang berkembang dan yang akan terbentuk,” katanya.

Diterangkan juga bahwa seminar ini, wajib dilakukan dengan mendatangakan pakar ekonomi nasional dengan tujuan untuk memberikan pendidikan terhadap pelaku usaha yang ada di Kabupaten Badung.

Disamping memberikan pelatihan terhadap pelaku UMKM ini, Pemkab Badung juga akan memberikan bantuan modal kepada pelaku usaha, dan membuat badan investasi. Harapannya, badan usaha ini bisa bekerja sama dengan Badan Usaha yang ada di Desa. Sebab, ini adalah potensi yang ada milik desa.

Rencananya, kedepan UMKM di Badung akan menerapkan sistem digital milenial untuk memutus mata rantai spekulan-spekulan, tujuannya untuk bisa bersaing di tataran MEA. (humas-badung/bpn)

PT Link Net Tbk. Masuk 100 Perusahaan Dengan Nilai Brand Paling Berharga

BALIPORTALNEWS.COM – PT Link Net, Tbk pemimpin dan pionir di industri TV kabel dan Internet broadband di Indonesia dengan brand First Media memenangkan penghargaan Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2018 yang diselenggarakan hari ini (31/5/2018) lalu di Shangri-La Hotel, Jakarta. Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2018 adalah apresiasi terhadap 100 merek perusahaan dan produk terbaik yang memiliki skor tertinggi di Indonesia. First Media masuk ke dalam Top 100 Most Valuable Brands ini merupakan testimoni kepuasaan pelanggan terhadap komitmen First Media yang sudah dibangun selama lebih dari satu dekade untuk selalu memberikan produk dan layanan terbaik.

Pemeringkatan “Brand Value” ini diperoleh dari analisis Brand Finance terhadap Brand Strength Index (BSI) setiap perusahaan dan dari beberapa sumber seperti: informasi perusahaan, Bloomberg, laporan tahunan perusahaan – parameter kualitatif finansial dan non finansial (brand management, brand presence, brand awareness, functional performance dari suatu brand, emotional connection dan brand preference. Termasuk didalamnya pertumbuhan revenue, market share, profitabilitas, analyst ratings dan S&P ratings).

Liryawati, Chief Marketing Officer (CMO) PT Link Net Tbk pada saat penerimaan penghargaan berkata, “Brand merupakan asset tidak terlihat yang bernilai bagi perusahaan. Pengukuran nilai brand menjadi penting bagi perusahaan agar dapat memahami bagaimana posisi perusahaan serta brand yang dimilikinya, dibandingkan perusahaan lain di Indonesia serta perusahaan lainnya yang sejenis baik di tingkat Asia maupun Global. Valuasi brand juga penting ketika memperoleh IPO, delisting dari pasar saham, penilaian untuk tujuan transfer pricing atau hal-hal strategis. Kami ingin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pelanggan dan kerja sama yang terjalin dengan seluruh stakeholder First Media, karena tanpa mereka kami tidak akan berada di posisi saat ini. Kami senang dapat menutup semester pertama di tahun 2018 dengan menerima penghargaan bergengsi ini.”

Brand merupakan lambang dari kekuatan ekonomi negara. Global 500 Most Valuable Brand 2018 dari sepuluh teratas, delapan diantaranya dikuasai oleh Amerika Serikat. Korea dengan brand Samsung berada posisi keempat dengan nilai brand US$92,289M dan ICBC dari China menempati posisi ke sepuluh dengan nilai brand US$59,189M. Sisanya adalah dari Amerika Serikat. Dimulai dengan urutan pertama ditempati oleh Amazon dengan nilai brand US$150,811M, Apple US$146,311M, Google  US$120,911M, Facebook US$89,684M, AT&T US$82,422M, sedang Microsoft menempati posisi ke tujuh dengan nilai US$81,163M, Verizon US$62,826M ditutup urutan kesepuluh Walmart US$61,480M. Untuk 5 brand terkuat adalah Disney dengan nilai BSI sebesar 92.3;  Visa 91.6; Ferrari 91.5; Neutrogena 90.0; terakhir di urutan kelima Facebook dengan nilai BSI sebesar 90.8, sedangkan Google dan Microsoft menempati posisi tujuh dan sepuluh dengan nilai BSI sebesar 90.6 dan 90.4. (sumber: Brand Finance Global 500, 2018). (r/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan