Wabup Sanjaya Serahkan LKPD Unaudited 2017

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyerahkan laporan keuangan unaudited Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan  tahun anggaran 2017 pada entitas di Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Bali, Kamis(29/3/2018).

LKPD Unaudited tersebut diterima langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho, yang diawali dengan penandatangan berita acara serah terima. Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Sanjaya Kepala Inspektur Tabanan  I Gede Urip Gunawan, dan  Kepala Bakeuda Dewa Ayu Sri Budiarti.

Pada kesempatan itu Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bali  Yulindra Tri Kusumo Nugroho mengatakan  LKPD Unaudited yang diterima, selanjutnya akan diaudit selama kurang lebih selama 30 hari.  Adapun tujuan audit BPK atas LKPD  itu adalah memberikan opini atas tingkat kewajaran evaluasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan,  berdasarkan kepada kriteria kesesuaian dengan  standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan , kepatuhan terhadap peraturan perundangan, dan efektivitas  sistem pengendalian intern.

“Opini BPK berdasarkan  dua kondisi, yaitu  pembatasan lingkup audit atau kecukupan bukti, dan penyimpangan dari prinsip akuntansi atau salah saji. Oleh karena saya mengharapkan jika ada permasalahan yang menyangkut salah saji segera diperbaiki, sehingga tidak mempengaruhi kewajaran atas laporan keuangan,” jelasnya.

“Karena luasnya lingkup pemeriksaan laporan keuangan mohon dukungannya untuk menyajikan data sehingga di BPK dapat melakukan pemeriksaan tepat waktu,” imbuhnya.

Sementara Wabup Sanjaya usai acara, mengucapkan terima kasih atas dukungan BPK RI perwakilan Provinsi Bali  dalam rangka pengelolaan laporan keuangan Kabupaten Tabanan  yang semakin akuntabel. Dan pihaknya akan berusaha menyajikan data secara maksimal, sehingga BPK dapat melaksanakan tugasnya dengan baik  dan melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan tepat waktu.

Penyerahan LKPD unaudited tahun 2017 tersebut dilaksanakan secara bersamaan dengan Pemerintah Provinsi Bali dan 9 kabupaten dan Kota se-Bali. (ita/bpn)

Lima Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Dua Ranperda

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Lima Fraksi DPRD Kabupaten Tabanan memberikan pandangan umum mengenai dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam sidang Paripurna DPRD  Kamis (29/3/2018), di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan. Kedua Ranperda tersebut antara lain: Ranperda tentang perubahan kedua atas peraturan daerah nomor 6 tahun 2016 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa dan Ranperda tentang pengelolaan air limbah domestik.

Dalam sidang tersebut secara umum kelima fraksi, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar,  Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Gabungan Nasdem Hanura sepakat menerima Ranperda yang diajukan  dengan beberapa saran dan masukan, untuk selanjutnya dilakukan pembahasan sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku.

Dalam pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan I Gede Putu Kumara menyatakan PDI Perjuangan sepakat isu lingkungan sudah menjadi isu global dunia. Upaya-upaya pelestarian lingkungan ini harus didukung oleh Pemkab Tabanan demi kelangsungan hidup generasi yang akan datang. Pemerintah hendaknya melampirkan master plan tentang rencanan pengelolaan limbah domestik tersebut.

“Berdasar data Dirjen Pengembalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2015 di Indonesia pencemaran terberat terjadi akibat pencemaran limbah domestik yang mencapai indeks 67,94 %. Maka untuk mencegahnya perlu ada aturan yang dapat mencegah dan mengendalikan pencemaran limbah tersebut,” ungkapnya.

Terkait dengan Ranperda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian perangkat desa, Fraksi Partai Golkar dalam pandangan umum yang dibacakan I Made Asta Dharma pihaknya sependapat karena hal ini dibuat  karena adanya penetapan peraturan menteri dalam negeri RI nomor 67 tahun 2017, sehingga tidak berakibat untuk penyesuaian atas Perda yang sudah ada dan jangan sampai bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.

“Secara substantif dan prinsip tidak jauh berbeda, namun secara otonomi desa lebih ditekankan kepada pengelolaan desa secara lebih akuntabel, dan dalam penerapan formatur tunggal urusan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa sepenuhnya ada di tangan kepala desa,” jelasnya.

Fraksi Partai Gerinda yang pandangan umumnya dibacakan I Wayan Wiryadana juga mendukung Ranperda ini. Terkait kewenangan mengangkat dan memberhentikan perangkat desa menurut pihaknya agar dalam pembentukan tim seleksi untuk melibatkan lembaga BPD di desa

“BPD merupakan lembaga perwakilan masyarakat di Desa. Oleh karena itu menurut hemat kami, BPD sangat penting untuk dilibatkkan khususnya dalam hal pengangkatan kepala desa,” ungkapnya.

Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Nasdem dan Hanura juga mendukung terhadap pengajuan dua buah Ranperda tersebut. I Gusti Made Purnayasa dari Fraksi Demokrat mengatakan sistem pengelolaan air limbah domestik akan berjalan baik apabila melakukan hal –hal antara lain perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan, pemanfaatan dan pemantauan dan evaluasi. Pihaknya juga memberikan saran  apabila ada pembangunan konstruksi baru agar dipersiapkan secara matang agar tidak terjadi masalah.

Fraksi Partai Nasdem dan Hanura yang pandangannya dibacakan oleh I Gusti Ngurah Sanjaya  juga mengungkapkan kesetujuannya. Menurut pihaknya standarisasi kompetensi kepala desa harus diperhatikan. Seorang kepala desa/perbekel yang berkualitas diharapkan mampu menyeleksi, mengembangkan dan membina stafnya secara maksimal. Mengenai Ranperda pengelolaan air limbah domestik pihaknya setuju agar pengelolaan dan pengaturannya perlu segera dilakukan.

“Air limbah merupakan isu global yang perlu mendapat penanganan serius karena air limbah merupakan salah satu faktor dominan penyebab pencemaran lingkungan disamping sampah sehingga lingkungan tercemar akan mengganggu kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti  memberikan apresiasi atas pandangan umum 5 fraksi. Bupati Eka mengatakan sependapat/setuju untuk mempercepat pembangunan di Desa karena hal tersebut sejalan dengan salah satu program nawacita dari presiden Jokowi, yaitu membangun desa dari pinggiran. Dan setelah infrakstruktur selesai sekarang saatnya Tabanan fokus kepada ekonomi kerakyatan

“Dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan Pemkab Tabanan memaksimalkan Bumdes dan program-program lain seperti Gerbang Pangan Serasi, Gerbang Emas Serasi, dan program unggulan lainnya. Kami juga telah membuat MOU dengan Canada untuk pelatihan, sehingga mampu membuat sumber daya manusia yang berkualitas,” ungkap Eka.

Terkait dengan kewenangan mengangkat dan memberhentikan perangkat desa pihaknya sepakat untuk membentuk tim seleksi dengan melibatkan BPD. Pihaknya juga sependapat dengan pandangan umum fraksi-fraksi bahwa air merupakan faktor dominan penyebab pencemaran lingkungan.

“Kami sependapat untuk dibuat sistem pengelolaan air limbah domestik. Dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Kami juga telah menyiapkan master plan dari RDTR yang akan segera disusun sehingga  mempunyai dasar yang kuat di dalam pemberian perijinan termasuk aturan yang berlaku sehingga tidak terjadi benturan kepentingan untuk mewujudkan Tabanan Serasi,” imbuhnya. (ita/bpn)

Wakili Tabanan, Desa Tibubiu Dinilai Tim Provinsi

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Desa Tibubiu, Kecamatan  Kerambitan terpilih menjadi wakil Kabupaten Tabanan dalam lomba Desa Tingkat Provinsi Bali tahun 2018. Lomba desa ini merupakan lomba rutin yang dilaksanakan setiap tahun sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri N0 81 Tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan. Penilaian dilakukan di Wantilan Desa Tibubiu, Kerambitan,  Kamis (29/3/2018).

Perbekel Desa Tibubiu, I Made Ardena mengatakan Desa Tibubiu terbagi menjadi 5 banjar Dinas dengan jumlah penduduk sebanyak 1.678 jiwa yang terbagi menjadi 561 KK, dimana sebagian besar mata pencahariannya sebagai petani.” Desa Tibubiu merupakan salah satu desa yang berbatasan dengan laut, sehingga Desa ini memiliki potensi yang sangat besar terkait  pengembangan wisata,” jelasnya.

Sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Roemi Liestiowati  memberikan apresiasi kepada Desa Tibubiu sebagai duta Tabanan. Dirinya yakin dan percaya Desa Tibubiu  akan mampu tampil prima mewakili Kabupaten Tabanan dalam perlombaan desa tingkat provinsi Bali tahun ini.

“Kepada seluruh masyarakat Desa Tibubiu  kami sampaikan rasa bangga dan terima kasih atas semangat yang telah ditunjukkan sehingga mampu tampil mewakili Kabupaten Tabanan dalam perlombaan ini. Jadikan momen ini sebagai titik awal untuk terus berbuat yang lebih baik lagi pada masa akan datang,” ujarnya.

Dirinya  juga berpesan kepada semua kepala OPD agar menjadikan perlombaan ini sebagai ajang mengevaluasi diri dan membuat inovasi. Karena pada hakekatnya perlombaan ini juga merupakan penilaian atas kinerja instasi yang dipimpin yang tercermin dalam pencapaian pembangunan di desa. “Oleh karena itu mulailah merancang sebuah program yang inovatif, bersinergi satu sama lain sehingga dengan kemampuan sumber daya daerah yang terbatas dapat dioptimalkan untuk membangun masyarakat di Kabupaten Tabanan yang kita cintai,” ujarnya.

Bupati  Eka  menambahkan bahwa perlombaan ini bukan tujuan akhir, melainkan sebagai sarana untuk mengingatkan kita untuk selalu bangkit mengatasi permasalahan yang ada untuk secara maksimal dimanfaatkan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu tim penilai yang diwakili oleh Made Redy Yuliarmawan selaku Kepala Bidang Pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali mengatakan sesuai Peraturan dalam Negeri N0 81 Tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan keluharan. “Untuk menilai keberhasilan pembangunan Desa dan Kelurahan perlu dilakukan evaluasi secara terarah, terpadu, terkoordinasi dan berkelanjutan yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan tingkat regional,” jelasnya.

Tujuan dari perlombaan desa sesungguhnya untuk mengevaluasi tingkat perkembangan masyarakat, mendorong penguatan peran lembaga pemerintahan dan kemasyarakatan, memberi penghargaan kepada masyarakat desa atas prestasi yang diraih dalam partisipasi dan inovasi-inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Oleh karena itu dalam perlombaan desa tahun ini, akan dilakukan penilaian terhadap keberhasilan pembangunan yang terdiri dari 3 bidang meliputi 19 aspek. 3 bidang tersebut adalah bidang pemerintahan, bidang kewilayahan, dan bidang kemasyarakatan,” ungkapnya. (ita/bpn)

Bupati Eka Ajak Mahasiwa Jadi Agen Perubahan

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Dalam rangka persiapan program KKN Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) 2018, LPPM Undiksha melakukan audiensi ke Pemkab Tabanan. Kedatangan mereka diterima Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (26/3/2018).

Bupati Eka menyampaikan apresiasi kepada Undiksha Singaraja yang telah memberikan kepercayaan kepada Tabanan sebagai salah satu lokasi KKN. Kehadiran mahasiswa KKN yang akan hadir Juli 2018 nanti, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak. Sebagai generasi penerus, mahasiswa juga diharap dapat menjadi agent of change dalam pemberdayaan masyarakat.

“Kami menyambut baik rencana KKN mahasiswa Undiksha. Mahasiswa dapat menjadi agen perubahan. Saya harap akan lahir kecintaan anak-anak terhadap alam, khususnya di bidang pertanian. Ajarkan semangat kepada generasi penerus kita untuk selalu bergotong-royong, menjaga ajeg Bali, mencintai budaya, produk, serta memiliki kepedulian sosial dan sense of belonging,” ungkapnya.

Terkait bidang pertanian, katanya, masyarakat Tabanan sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Di Tabanan, pemberdayaan di bidang pertanian terus digencarkan. Salah satunya dengan mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan sejumlah program unggulan lainnya.

“Saat ini, Tabanan telah memiliki 68 BUMDes dari total 133 desa yang tersebar di Tabanan. Pemerintah memberikan modal Rp 200 juta tiap BUMDes. Lewat BUMDes, hasil pertanian dijual lebih tinggi, dan BUMDes ini dikelola BUMDa.

Pelaksanaan KKN mahasiswa Undiksha direncanakan di 72 desa yang ada di Tabanan. Jumlah mahasiswa KKN yang ada di tiap desa sekitar 18 hingga 20 orang. Sebelum turun ke desa, juga ada pembekalan mengenai kondisi dan situasi desa tempat mereka KKN. (ita/bpn)

MTQ XXVII Kabupaten Tabanan 2018 Diikuti 149 Peserta

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Tercatat 149 peserta ikut ambil bagian dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII Kabupaten Tabanan 2018, di SD Islam Tabanan, Minggu (25/3/2018). MTQ kali ini melombakan delapan cabang seni baca Al Qur’an, yang dibuka Bupati Tabanan diwakili Asisten II Sekda Tabanan I Wayan Miarsana.

Ketua Panitia MTQ XXVII Kabupaten Tabanan, Amron Sudarmanto, S.Pd. MA., menyebut tujuan kegiatan ini untuk menumbuhkan minat seni baca-tulis Al Qur’an di kalangan anak-anak, remaja, dan dewasa khususnya, serta umat Islam pada umumnya.

“Penyelenggaraan MTQ juga menjadikan Al Qur’an sebagai landasan iman yang kuat dan karakter bangsa. Menjadikan media silaturahmi umat Islam di Kabupaten Tabanan. Lebih dari itu, menjadikan Kabupaten Tabanan sebagai juara dalam even MTQ XVII 2018 di tingkat Provinsi Bali,” ujarnya.

MTQ kali ini bertema “Dengan Al Qur’an Kita Kuatkan Karakter Bangsa yang Beriman dan Bermartabat, demi Terwujud Masyarakat Tabanan yang Sejahtera, Aman, dan Berprestasi”.

Sementara dari 149 peserta yang ikut ambil bagian, terdiri dari Kecamatan Tabanan dengan 31 peserta, Kediri (30), Selemadeg (12), Penebel (20), Pupuan (20), Baturiti (15), dan Kerambitan 21 peserta.

Yang dilombakan untuk peserta putra dan putri ada delapan cabang. Antara lain tilawah Al Qur’an, hifdzil Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, khottil Qur’an, dan musabaqoh maqolah Al Qur’an. “Para juara I dari masing-masing cabang lomba, putra maupun putri, akan kami kirim untuk mengikuti MTQ tingkat provinsi, yang akan diselenggarakan di Badung, Mei 2018 mendatang,” ujar Amron.

Sementara Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Miarsana, menyebut penyelenggaraan MTQ bukan sekadar bermakna sebagai peneguhan syi’ar Islam, namun diharapkan jadi barometer untuk mengukur hasil atau out come kegiatan pembelajaran Al Qur’an di masyarakat melalui Taman Pendidikan Al Qur’an yang tersebar di Kabupaten Tabanan.

“Al Qur’an merupakan sumber ilmu pengetahuan yang tak habis-habisnya untuk digali dan dikaji. Kajian-kajian Al Qur’an perlu digiatkan di lingkungan masyarakat, menuju pemahaman yang utuh dan benar, serta memerlukan bimbingan para ulama yang berkompeten di bidangnya,” ujar bupati.

Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto selaku Dewan Pembina MTQ Kabupaten Tabanan, pun menyatakan mendukung kegiatan positif tersebut. “Melalui even MTQ ini diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mempunyai semangat juang dan sportivitas dalam berprestasi,” harapnya. (ita/bpn)

Anggota Koramil Penebel Bantu Buat Jalan di Subak Srason

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Sepuluh personel anggota Koramil 1619-08/Penebel bersama masyarakat Banjar Karadan dan Krama Subak Srason melaksanakan karya bakti membuat jalan subak sepanjang 500 meter dengan lebar empat meter, Minggu (25/3/2018).

Jalan subak tersebut, bila rampung akan bisa tembus sampai di Banjar Sunantaya Kelod. Hal itulah yang kemudian didukung masyarakat setempat.

Kegiatan karya bakti di Subak Srason itu juga dihadiri Perbekel Desa Penebel I Wayan Sukawirata, bhabinkamtibmas, pekaseh, kadus, dan masyarakat krama Subak Srason sekitar 60 orang. Sementara anggota Koramil  1619-08/Penebel yang terdiri 10 personel dipimpin Batuud Serma I Wayan Puja.

“Koramil Penebel juga senantiasa siap membantu dalam kebersamaan. Kalau kita bergotong-royong, pasti semua bisa dikerjakan, dan hasilnya juga untuk masyarakat,” ujar Danramil Kapten Inf. Yudha T. Wicaksono. (ita/bpn)

Karya Ngenteg Linggih di Pura Dalem Seribupati

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Berlangsung upacara ngenteg linggih di Pura Dalem Purwa, Banjar Adat Seribupati, Desa Cau Belayu, Marga, Tabanan, Sabtu (24/3/2018). Upacara tersebut dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

Ketua Panitia Karya I Gusti Made Suarjaya mengatakan, karya agung ini digelar karena telah rampung pembangunan fisik dari pura tersebut. Antara lain gedong, padma surya agung, teteken, dan pelinggih. Pembangunan tersebut menghabiskan dana sekitar Rp 700 juta.

“Biaya ini belum termasuk biaya upakara. Proses pembangunan telah dilakukan sekitar empat bulan sejak akhir 2017 hingga rampung bulan ini,” ujar Suarjaya.

Pura tersebut diempon 272 KK. Dalam proses pembangunan pura, setiap KK dikenakan iuran sekitar Rp 200,000. “Selain iuran per KK, kami juga mendapatkan bantuan dari para donatur dan bantuan lainnya,” tukasnya. (ita/bpn)

Kapolsek Tabanan Binluh di SLB Negeri 1 Tabanan

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Kapolsek Tabanan Kompol  I Gede Made  Surya Atmaja, S.Sos. bersama panit lantas dan anggota unit reskrim melaksanakan bimbingan dan penyuluhan (binluh) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Tabanan, Rabu (7/3/2018). Acara tersebut dihadiri kepala SLBN 1 Tabanan, para guru, serta 50 siswa sekolah setempat.

Kapolsek menyampaikan beberapa hal para siswa SLB, yang dibantu guru penerjemah. Antara lain tentang informasi bahwa Kepolisian Negara RI saat ini menyelenggarakan operasi kepolisian, dengan sandi “Operasi Keselamatan Agung 2018”, yang dilaksanakan sejak 5 Maret sampai dengan 25 Maret 2018.

Terkait hal itu, Kompol Surya Atmaja mengajak seluruh siswa agar selalu menjaga keselamatan berlalu lintas. “Saat mengendarai sepeda motor harus melengkapi surat berupa SIM, STNK, dan gunakan helm pengaman. Jangan kebut-kebutan, apalagi ugal-ugalan di jalan raya, yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. Apabila ada yang melanggar, maka akan ditindak tegas,” tandasnya.

Oprasi Kepolisian Agung 2018 ini, lanjutnya, bertujuan stop pelanggaran dan stop kecelakaan. “Demi keselamatan kita semua,” pungkasnya.

Sementra dari unit reskrim juga menyampaikan beberapa hal dan imbauan. Kepada para siswa SLB yang sudah menginjak dewasa harus hati-hati, jangan sampai terpengaruh dengan obat-obatan terlarang seperti narkotika dan bahan berbahaya lainnya, karena hal itu dapat merusak organ tubuh manusia. “Apabila ada yang memberi sesuatu yang mencurigakan, jangan langsung diterima, dan segera laporkan kepada aparat atau kepada guru pembimbing. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. (ita/bpn)

Kurang dari 24 Jam, Tujuh Korban Kecelakaan di Tabanan Terima Santunan dari Jasa Raharja

BALIPORTALNEWS.COM – Komitmen PT Jasa Raharja (Persero) untuk memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat korban kecelakaan lalu lintas terbukti. Para penumpang minibus station nopol P 1596 ZV yang menjadi korban kecelakaan dengan truk nopol DK 9356 AX di Jalan Jurusan Denpasar-Gilimanuk Desa Megati, Selemadeg Timur, Tabanan, Jumat (23/2/2018) sekitar pukul 10.15 Wita, mendapat santunan dari PT Jasa Raharja.

‘’Santunan diberikan pada tujuh orang yang jadi korban kecelakaan di Jalan Jurusan Denpasar-Gilimanuk Desa Megati, Selemadeg Timur, Tabanan. Rinciannya, dua korban meninggal dunia dan lima korban mengalami luka-luka,’’ jelas Pj. Jasa Raharja Samsat Tabanan, I Gusti Agung Bagus Indra, Sabtu (24/2) kemarin.

Dia menjelaskan bahwa, begitu mendapatkan info lakalantas tersebut, pihaknya segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan unit lakalantas Polres Tabanan dan RSUD Tabanan, mengumpulkan data korban untuk selanjutnya diproses terkait pembayaran santunan. ”Seluruh korban terjamin Jasa Raharja dalam lingkup UU No. 34 Tahun 1964. Santunan yang diberikan senilai Rp 50 juta untuk korban meninggal dunia. Sedangkan untuk santunan korban luka-luka maksimal Rp 20 juta,’’ jelasnya.

Korban luka yaitu Purwanto (47) sopir minibus dengan alamat Dusun Blok Agung, Desa Karangdoro, Tegalsari, Banyuwangi. Korban lainnya penumpang minibus yaitu Rohanah (37), Nursari (17), Nur Aisah (15), dan Muhamad Adam (7). Empat korban dirawat di RSUD Tabanan, kecuali Muhamad Adam setelah mendapat perawatan di RS Tabanan dirujuk RSUP Sanglah Denpasar.

Untuk korban luka, PT Jasa Raharja Bali telah memberikan surat jaminan ke RSUD Tabanan maupun di  RS Sanglah Pihak PT Jasa Raharja Bali langsung memberikan jaminan biaya perawatan korban masing – masing maksimal Rp 20 juta.  Dana santunan tersebut di bayarkan Jasa Raharja kepada rumah sakit dengan cara over booking (pemindah bukuan antar bank).

Sementara untuk dua korban meninggal dunia yaitu Husein Abdulah dan Hasan Abdulah (enam bulan) yang merupakan saudara  kembar, keduanya adalah penumpang minibus yang sempat dirawat di RSUD Tabanan. Husein Abdulah meninggal dunia pada Jumat malam, sedangkan Hasan Abdulah meninggal dunia pada, Sabtu (24/2) pagi.

Sebelum meninggal korban sempat dirawat juga telah diberikan surat jaminan ke RSUD Tabanan (biaya overbooking RSUD Tabanan). Atas perintah Kepala Cabang Jasa Raharja Bali, Sulistianingtias, PJ. Jasa Raharja Samsat Tabanan, I Gusti Agung Bagus Indra, sudah menerbitkan surat jaminan ke rumah sakit untuk overbooking dan melengkapi berkas untuk dilimpahkan ke Banyuwangi dan koordinasi dengan Jasa Raharja Banyuwangi karena ahli waris dari Banyuwangi.

‘’Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tentunya dengan sinergi yang telah terjalin dengan sangat baik dengan pihak Kepolisian, rumah sakit dan instansi terkait lainnya,’’ ujar Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali Sulistianingtias, saat dihubungi terpisah, Sabtu kemarin.

Dia mengatakan PT Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberikan amanah  Pemerintah untuk melaksanakan UU No. 33/1964 juncto PP. No. 17 tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU No. 34/ 1964 Juncto PP. No.18/1965 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Ia menambahkan,  sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 15 dan 16 Tahun 2017 telah mengatur besaran nilai santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas darat/laut/udara.  Jenis santunan meninggal dunia Rp 50 juta (darat/laut) dan Rp 50 juta (udara),  santunan cacat tetap maksimal Rp 50 juta (darat/laut) dan Rp 50 juta (udara) santunan biaya perawatan maksimal Rp 20 juta (darat/laut) dan Rp 25 juta (udara). Serta penggantian biaya penguburan (tidak mempunyai ahli waris) Rp 4 juta, bahkan ada tambahan biaya P3K maksimal Rp 1 juta  dan bantuan ambulan maksimal Rp 500 ribu. (tis/bpn)