27 C
Denpasar
Kamis, 20 September 2018

Pencuri Listrik Dilimpahkan ke Kejaksaan

BALIPORTALNEWS.COM – Polres Tabanan melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus pencurian aliran listrik ke Kejari Tabanan, Senin (26/9/2016). Dalam kasus ini, tersangka yang dilimpahkan adalah I Nyoman Oka (55).

Pelimpahan tahap kedua tersebut merupakan penanganan dari kasus yang terjadi pada 2 Februari 2015. Oka yang beralamat di Banjar/Desa Apuan, Kecamatan Baturiti itu disangkakan dalam kasus pencurian aliran listrik di jaringan tegangan rendah PLN, di Banjar Apuan.

Kasatreskrim AKP I Nyoman Sukanada mendatakan, modus operandi tersangka melakukan aksi tersebut dengan menggunakan alat bantu untuk menyambungkan atau mengambil aliran listrik dari kabel yang terbentang. Aliran listrik tegangan rendah itu kemudian dialirkan pada malam hari ke lapak para pedagang di sekitar pasar senggol.

“Akibat perbuatan tersangka tersebut, PLN mengalami kerugian Rp 102.882.185,” ujar AKP Sukanada.

Tersangka Oka disangkakan melanggar Pasal 51 ayat (3) UU RI No. 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan, dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun atau denda Rp 2,5 miliar. (ita/bpn)

Upacara Tawur Agung di Desa Adat Petiga

BALIPORTALNEWS.COM – Krama Desa Adat Petiga, Kecamatan Marga, melaksanakan upacara tawur agung di Pura Puseh, Desa Adat Petiga, Minggu (25/9/2016). Upacara tawur agung tersebut berkaitan dengan upacara ngenteg linggih di Pura Puseh Desa Adat Petiga.

Dalam upacara tesebut dihadiri Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa yang mewakili Bupati Tabanan, anggota DPR RI I Made Urip, anggota DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi. Selain itu juga Muspika Marga, Majelis Alit Kecamatan Marga, bendesa adat se-Kecamatan Marga, Forum Perbekel Kecamatan Marga, dan warga Desa Adat Petiga.

Sambutan tertulis Bupati Tabanan yang dibacakan Sekda Ariwangsa, menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga Desa Adat Petiga, yang dalam melaksanakan kegiatan yadnya ini betul-betul antusias. “Terbukti dalam tahapan upacara berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Bupati Tabanan juga menyerahkan bantuan punia sebesar Rp 5,7 juta. Juga I Made Urip Rp 3 juta, I Putu Eka Putra Nurcahyadi Rp 1 juta. Acara terahir melaksanakan persembahyangan bersama. (ita/bpn)

Poklahsar Sari Nadi Gelar Lomba Mancing

BALIPORTALNEWS.COM – Poklahsar Sari Nadi di Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, menggelar lomba mancing, Minggu (25/9/2016). Lomba mancing berlangsung di saluran irigasi Telabah Kerambitan.

Ketua Panitia Ni Luh Pt Santi Arini mengatakan, lomba mancing tersebut diselenggarakan dalam rangka penggalian dana. “Lomba mancing ini kami selenggarakan dalam rangka penggalian dana untuk kemajuan kelompok usaha masyarakat yag tergabung dalam Poklahsar Sari Nadi d Banjar Mandung,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri anggota DPRD Tabanan I Wayan Lara, Perbekel Sembung Gede I Gusti Nengah Sulandera, Wakapolsek Kerambitan AKP I Wayan Setiajaya, Kelihan Dinas Mandung, dan peserta lomba mancing sekitar 300 orang.

Peserta lomba mancing yang dinyatakan sebagai pemenang adalah yang bisa mendapatkan ikan terberat. Panitia pun menyediakan hadiah dalam lomba mancing tersebut. Juara I mendapatkan uang tunai Rp 1.500.000, juara II Rp 1.000.000, juara III Rp 500.000. Selain itu juga ada 10 hadiah hiburan. (ita/bpn)

Nahdlatul Wathan Bali Gelar Rakorwil

BALIPORTALNEWS.COM – Berlangsung kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Bersama Cabang Abituren, alumni, simpatisan, dan pecinta Nahdlatul Wathan (NW) se-Bali. Kegiatan rakor tersebut berlangsung di Aula Masjid Al Hidayah, Banjar Candikuning II, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Minggu (25/9/2016).

Tema dalam kegiatan tersebut, yaitu “Mari Wujudkan Nahdlatul Wathan yang Rahmatan Lil' Alamin, Melalui Pendidikan, Sosial, dan Dakwah”. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Pengurus NW Wilayah Bali, Mahsun, S.Pdi., dan dihadiri para pengurus NW se-Bali.

Ketua Pengurus NW Wilayah Bali itu mengatakan, rakorwil yang diselenggarakan pertama kalinya itu bertujuan sebagai ajang silaturahmi, guna mempererat hubungan di antara para pecinta NW yang ada di Provinsi Bali.

Sementara dari Pengurus NW Kabupaten Buleleng, H. Misdiq, menjelaskan tentang sejarah pembentukan atau keberadaan Nahdlatul Wathan di Bali. Dia juga menyampaikan tentang rencana pembuatan madrasah di tanah wakaf, yang berlokasi di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Kegiatan dilanjutkan dengan sholat dzuhur bersama di Masjid Al Hidayah Candikuning, dan diakhiri dengan makan bersama. (ita/bpn)

PMI Tabanan Dituntut Siaga 24 Jam

BALIPORTALNEWS.COM – Tugas dan anggung jawab yang harus dipikul segenap jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjalankan misi kemanusiaan sangatlah berat. Apalagi dituntut pula selalu siaga selama 24 jam. Hal itu juga jadi komitmen bagi Pengurus PMI Kabupaten Tabanan periode 2016-2021, yang dilantik oleh Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Bagus Alit Putra, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Jumat (23/9/2016).

Sementara Bupati Tabanan dalam sabutan tertulis yang dibacakan Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyebut Pengurus PMI Tabanan yang baru dilantik adalah pengurus yang dibentuk dari hasil musyawarah kabupaten melalui tim formatur. Pihaknya mengapresiasi kepada tim formatur yang melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan konstitusi organisasi, serta memberikan manfaat bagi pembangunan di Kabupaten Tabanan, di bidang kemanusiaan.

“Kepada pengurus yang baru dilantik, kami berharap bisa memberikan pengaruh terhadap dinamika dan eksistensi organisasi, khususnya PMI Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

Sebagai suatu organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan, lanjutnya, PMI sangat dibutuhkan di masyarakat, baik pada masa damai maupun saat terjadi bencana. “Saya mengucapkan terima kasih kepada relawan dan mereka yang tulus ikhlas mendonorkan darah bagi kepentingan masyarakat,” ujarnya, seraya berkomitmen akan terus mendukung program PMI Kabupaten Tabanan.

Sementara Alit Putra mengatakan, jajaran pengurus PMI Tabanan yang baru dilantik telah ditunggu tugas berat. Untuk itu harus menyiapkan diri dalam mengantisipasi bencana, baik dari alam maupun ulah manusia.

Menurutnya, PMI selama ini telah melakukan berbagai program, seperti pelayanan kegiatan sosial masyarakat, serta menyiapkan darah yang cukup dan steril. “Kami telah melakukan berbagai program. Salah satunya menyediakan stok darah yang cukup. Selama setahun ini kami menghabiskan sekitar 45.000 kantong darah,” ujarnya. (ita/bpn)

Wabup Sanjaya Gaungkan Revolusi Mental

BALIPORTALNEWS.COM – Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya menggaungkan revolusi mental, saat memberikan materi kuliah umum kepada ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik (STISIP) Margarana, dan Universitas Tabanan (Untab), Kamis (22/9/2016) malam.

Katanya, Revolusi mental adalah salah-satu bagian dari program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PNSB), yang dicetuskan presiden pertama RI, Ir. Soekarno pada 1959.

Dia mengaku prihatin dengan kebanyakan sikap dan mental para anak bangsa sekarang ini yang kian tanpa arah, khususnya di Tabanan. Kekhawatirannya itu bukan tanpa alasan, karena banyak pemuda pada zaman sekarang enggan menuntut ilmu pengetahuan, dan memilih bermalas-malasan.

“Melihat keadaan tersebut, revolusi harus diterapkan dan dilaksanakan di negeri ini, khususnya di Tabanan,” tegas Sanjaya.

Menurut Sanjaya, ilmu pengetahuan sangat penting. Tanpa itu, mental, perilaku, dan bersikap kita akan dipengaruhi dalam pergaulan. “Menuntut ilmu akan membedakan segalanya. Dari segi mental, cara berpikir dan berprilaku pasti berubah saat memasuki zona kuliah. Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya, karena kita tidak akan pernah rugi memiliki banyak ilmu,” ujarnya.

Wabup Sanjaya juga mengajak para mahasiswa agar tidak lupa bersyukur kepada Tuhan, orangtua, dan diri sendiri. “Jangan sia-siakan pendidikan ini. Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya. Gunakan kesempatan sebaik-baiknya, karena tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan seperti kalian,” pungkasnya. (ita/bpn)

Pemkab dan DPRD Tabanan Sembahyang di Gunung Salak

BALIPORTALNEWS.COM – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengungkapkan, Pemkab Tabanan senantiasa mendukung kelanjutan proses pembangunan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Hal itu dikatakan Bupati Eka saat persembahyangan bersama Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi dan jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Kamis (22/9/2016).

Bupati Eka juga menyerahkan punia Rp 50 juta kepada panitia pembangunan, usai persembahyangan bersama di pura tersebut. Rencananya, juga akan dilanjutkan dengan bantuan secara pribadi dari Bupati Eka, guna pembangunan penyengker danapit surang.

“Sebagai umat, kita telah diberikan banyak berkah. Wajib bagi kita ingat kepada Sang Pencipta. Yang kita miliki sekarang ini hanya titipan Beliau. Ini adalah perjalanan spiritual sebagai bentuk rasa syukur kita,” ujarnya.

Bupati Eka pun mengapresiasi proses pembangunan yang sedang berlangsung di pura tersebut, yang di-empon umat Hindu dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat itu. Menurutnya, proses pembangunan yang terus berlanjut itu jadi cermin kesadaran umat Hindu untuk membangun kahyangan, agar selalu menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Sebelumnya, di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari berlangsung upacara pujawali XI, yang puncaknya pada 16 September 2016, atau bertepatan dengan Purnama Katiga. Seperti yang diterangkan Manggala Prawartaka Yadnya Ida Bagus Made Ariyadi, yang turut menerima kehadiran rombongan Bupati Eka dan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi.

Soal pembangunan yang sedang berlangsung, Ketua Umum Yayasan Giri Taman Sari Bogor, Erlangga Mantik, menjelaskan bahwa fokus kegiatan saat ini adalah pembangunan sarana dan prasarana parahyangan. Seperti pesandekan pinandita,pelinggih catus pata, tangga, wantilan, dapur, toilet, penerangan, pertamanan, dan sarana penunjang kegiatan persembahyangan, serta aktivitas lainnya. “Saat ini, kami fokus di areal mandala utama untuk mengatasi masalah resapan air,” jelas Erlangga Mantik.

Dengan kehadiran rombongan Bupati Eka dan Ketua DPRD Tabanan, serta bantuan yang diserahkan tersebut, panitia menyampaikan terima kasih. Apalagi jika bantuan untuk kegiatan pembangunan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari dari Pemkab Tabanan terus berlanjut. (ita/bpn)

Dinsos Tabanan Berkunjung ke SLB/C

BALIPORTALNEWS.COM – Rombongan Dinas Sosial (Dinsos) Tabanan berkunjung ke Panti Asuhan SLB/C Tabanan di Banjar Sembung Meranggi, Desa Sembung Gede, Kerambitan, Kamis (22/9/2016). Dalam kunjungan tersebut juga sekaligus penyerahan bantuan kepada anak-anak panti asuhan di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari itu.

Dari Dinsos Tabanan yang hadir Kabid BKS Drs. I Gede Ketut Subrata beserta rombongan. Sementara dari panti asuhan setempat dihadiri Kepala SLB/C Tabanan I Ketut Yarta, guru dan pengasuh Panti Asuhan SLB/C Tabanan, Pengurus Yasasan Kemala Bhayangkari Tabanan, serta 25 anak Panti Asuhan SLB/C Tabanan.

Kegiatan sosial itu diawali dengan acara penyambutan terhadap rombongan dari Dinsos Tabanan. Dilanjutkan dengan beramah-tamah dengan para guru dan pengasuh yayasan, serta melihat langsung kondisi anak-anak panti asuhan tersebut.

Usai beramah-tamah, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari Dinsos Tabanan kepada Panti Asuhan Yayasan Kemala Bhayangkari SLB/C Tabanan. Bantuan yang diberikan berupa 100 kilogram beras dan 10 dus mi instan. (ita/bpn)

Polisi Tangkap Dukun Cabul

BALIPORTALNEWS.COM – Polsek Kediri, Tabanan, menangkap I Wayan Sangka (43). Dia ditangkap atas perbuatan cabul, dengan modus operandi mengaku sebagai dukun yang bisa mengobati penyakit pasiennya. Pasien yang jadi korbannya adalah berinisial DAC (23).

Tersangka yang beralamat di Banjar Senapahan Kaja, Desa Banjar Ayar, Kecamatan Kediri, Tabanan itu, mengaku dua kali melakukan perbuatan tak senonoh itu kepada DAC. Dia kemudian ditangkap, setelah ibu korban melapor ke Polsek Kediri, Senin (19/9/2016).

“Tersangka kami tangkap di rumah temannya di Banjar Tamansari, Tabanan,” ujar Kapolsek Kediri Kompol I Putu Suprama, Rabu (21/9/2016).

Dikatakan Suprama, modus operandi tersangka mengaku sebagai dukun yang bisa menyembuhkan penyakit yang diderita korban. Namun itu hanya akal-akalan tersangka yang tubuhnya penuh tato, sampai kemudian memaksa korban untuk bersetubuh.

Ketika ditanya wartawan, tersangka Sangka mengaku melakukan itu karena ada pawisik. “Saya dapat pawisik untuk bisa mengobati orang sakit dengan cara melakukan (cabul) itu,” ujar Sangka sambil kepala menunduk.

Soal kronologis kejadian pemerkosaan tersebut, berawal ketika tersangka ke rumah ibu korban, Kamis (15/9/2016) lalu, sekitar pukul 23.00. Tujuannya untuk mengobati kakek korban yang sedang sakit, dengan mengobati secara niskala.

Begitu juga ketika melihat korban, tersangka mengatakan jika korban DAC terkena santet. Setelah mengobati kakek korban, tersangka kemudian mengobati DAC, dengan syarat menyiapkan tiga batang dupa, dauh sirih, dan benang. Benda-benda itu kemudian dibentuk menyerupai boneka.

Sangka kemudian minta ibu korban menghidupkan dupa di rumah asalnya, yang jaraknya cukup jauh dari TKP. Ketika ibu korban pergi, saat itulah tersangka beraksi. Hanya ada kakek dan nenek korban di rumah, namun berada di luar.

Singkat cerita, tersangka Sangka melakukan persetubuhan dengan ancaman terhadap korban itu hingga dua kali. Semula DAC sempat ketakutan dan tutup mulut, namun keesokan harinya menceritakan perbuatan Sangka kepada ibunya. Sang ibu pun geram, lanjut melapor ke Polsek Kediri.

“Perbuatan tersangka disangkakan dengan Pasal 285 KUHP tentang pencabulan dan kekerasan, dengan acaman hukuman 12 tahun pejara,” jelas Kompol Suprama. (ita/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
14PelangganBerlangganan