Bus Pariwisata Whitehorse Terbakar

BALIPORTALNEWS.COM – Bus Pariwisata Whitehorse nopol DK 9295 A terbakar di jalan jurusan Denpasar-Singaraja, tepatnya di Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Jumat (3/3/2017). PerIstiwa itu terjadi sekitar pukul 12.15.

Bus yang dikemudikan I Made Ardika (49) itu melaju dalam perjalanan dari Bali Bird Park Gianyar ke jurusan Bedugul. Setiba di TKP, kata saksi-saksi, muncul percikan api dan asap dari bagian mesin bus. Hal itu membuat para penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Bus yang berpenumpang 34 orang itu merupakan rombongan dari Bandung, Jawa Barat, termasuk dua orang pemandu wisata, dan seorang sopir. Saksi yang juga pemandu wisata rombongan bus tersebut, Ni Wayan Eni (50), mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi saat tiba-tiba. “Saya melihat percikan api dari bagian mesin, tepat di sebelah kiri kursi sopir,” ungkapnya.

Saksi pun spontan berteriak dan menyuruh sopir berhenti. Saksi Eni juga memerintahkan para penumpang segera keluar dari bus, dan kemudian minta bantuan kepada warga di sekitar lokasi kejadian.

Awak bus yang dibantu warga berhasil memadamkan kobaran api. Menyusul tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, yang hanya memadamkan sisa-sisa kebakaran.

Kapolsek Baturiti Kompol Surya Atmaja ketika dihubungi pun membenarkan tentang kejadian tersebut. “Nihil korban jiwa. Bus itu terbakar diduga karena korsleting di bagian mesin,” ujarnya, seraya menyebut puluhan penumpang bus tersebut kemudian dipindahkan ke bus pengganti untuk melanjutkan perjalanan. (ita/bpn)

 Polisi Bantu Motor Terjebak Banjir

BALIPORTALNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur di wilayah Kecamatan Kediri, Tabanan dan sekitarnya, mengakibatkan banjir di sebagian ruas jalan depan Kampung Lot Beraban, Kediri, Senin (3/4/2017) petang.

Kondisi tersebut mengakibatkan banyak kendaraan yang terjebak mogok. Bahkan sempat terjadi penumpukan kendaraan roda dua maupun roda empat di ruas jalan tersebut.

Sementara Kru Kijang 403 Polsek Kediri pun turun tangan membantu warga yang melintas ketika melewati banjir. Petugas pun membantu mendorong motor warga yang terjebak banjir hingga lokasi yang lebih aman.

“Selain itu, personel 403 juga atensi di Simpang Nyanyi. Arus lalin terjadi peumpukan kendaraan, karena kawasan tersebut air banjir hingga meluap ke jalan. Peronel diturunkan ke lokasi banjir untuk pengaturan,” ujar Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajaya.

Banjir di sekitar lokasi tersebut disebabkan curah air hujan yang terjadi sekitar dua jam, mulai pukul 16.00 hingga sekitar pukul 18.00. Got di sisi jalan tak mampu menampung air hujan, sehingga meluap ke jalanan. Hingga sekitar pukul 22.00, sisa banjir masih menggenang di sebagian ruas jalan tersebut. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Ngenteg Linggih di Pura Dadia Agung Kawitan Pasek Kubayan

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri upacara ngenteg linggih di Pura Dadia Agung, Kawitan Pasek Kubayan, Wongaya Gede, Desa Bendul, Penebel, Minggu (13/8/2017).

Upacara dan persembahyangan tersebut dihadiri pula Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, Camat Penebel IGAN Supartiwi, dan OPD Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia, Ketut Subagia, menyebut upacara ngenteg linggih kali ini menghabiskan dana sekitar Rp 1,5 miliar. Dana tersebut bersumber dari kas warga dan penggalian dana. Di Pura Pasek Kubayan terdapat 1.900 soroh yang sudah terdaftar di Bali.

Sementara Bupati Tabanan selain hadir dan melakukan persembahyangan, juga memberikan sarin canang, sebagi wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Dana dimaksud diterimakan kepada panitia pura setempat. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Polisi Bubarkan Trek-trekan Liar di Pupuan

BALIPORTALNEWS.COM – Empat personel Polsek Pupuan dipimpin pengawas Aiptu Wayan Budiarta membubarkan aksi trek-trekan liar di jalan raya jalur utama perbatasan Pupuan dengan Busungbiu, Buleleng, Sabtu (15/4/2017).

Balapan liar tersebut dikatakan sebagai aksi musiman saat hari libur, seperti saat libur hari raya Kuningan. Polisi yang sedang patroli kemudian melakukan penindakan langsung di lokasi, tepatnya di Dusun Kemuning.

Mereka yang terlibat adalah sekelompok anak muda sekitar 20 pemotor. Aksi mereka pun ditonton puluhan pasang mata warga setempat, yang menganggap aksi membahayakan bagi pengguna jalan itu sebagai hiburan.

“Saat polisi datang, mereka (peserta trek-trekan) kocar-kacir melarikan diri. Ada sebagian yang jatuh dan meninggalkan motor yang dipakai balapan,” ujar Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra.

Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan dua sepeda motor jenis Yamaha, tanpa pelat nomor polisi. Kedua motor tersebut ditinggal pemakainya di lokasi trek trekan, karena melarikan diri. Sepeda motor tersebut kemudian diangkut dan dibawa ke Polsek Pupuan.

“Warga yang semula jadi penonton aksi balapan liar tersebut, kemudian diarahkan supaya bubar dan kembali ke rumah masing-masing. Aksi trek-trekan liar itu pun disinyalir ada unsur taruhan, sehingga ditindak dan dibubarkan, di samping juga karena membahayakan masyarakat pengguna jalan,” pungkas AKP Mahendra. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Siswa SMKN 3 Tabanan Tewas di Jembatan “Short Cut” Megati

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Seorang anak baru gede (ABG) yang mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol DK 4245 HS, tewas di Jembatan Short Cut Megati, Selemadeg Timur, Kamis (3/8/2017). Kecelakaan tunggal yang menimpa siswa kelas II SMKN 3 Tabanan itu terjadi sekitar pukul 16.00.

ABG yang masih di bawah umur itu aalah I Gede Galih Putra Wiarsa (16). Dia mengendarai motor dengan tidak mengenakan helm, tanpa SIM dan STNK. Dia mengalami luka, dan diduga tewas di lokasi kejadian.

Putra Wiarsa yang beralamat di Banjar Bantas Gelogor, Desa Bantas, Selemadeg Timur itu, mengendarai motor dari barat jurusan Gilimanuk ke Denpasar. Setiba di TKP, saat memasuki jalan menurun, diduga karena cuaca hujan dan jalan licin, sehingga membuat pandangannya terganggu dan tidak dapat mengendalikan motor tersebut.

“Pengendara motor itu jatuh terpelanting di badan jalan, setelah menabrak besi pagar pembatas jalan di utara as jalan,” ujar seorang warga.

Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Gede Surya Kusuma yang ikut turun dalam olah TPTKP, mengatakan bahwa kejadian yang menimpa ABG tersebut sangat memprihatinkan. “Padahal kami sudah sering melaksanakan pembinaan berupa penyuluhan dan upaya preemtif, guna mencegah kejadian lakalantas terhadap anak-anak sekolah. Begitu juga upaya penindakan berupa tilang, sesuai kebijakan Kapolres Tabanan,” ujar Surya Kusuma. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot Dipadati Pemedek

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot, dimulai pada Budha Wage Langkir, 15 November 2017, dan akan nyejer sampai 18 November 2017.

Saat pujawali, umat Hindu yang berasal dari berbagai daerah di Bali mulai berdatangan memadati pura di tengah laut ini. Piodalan di Tanah Lot ini juga bersamaan dengan di Pura Batu Bolong dan Pura Penataran di kawasan Tanah Lot.

Menurut Manajer Operasional DTW Tanah Lot, Ketut Toya Adnyana, upacara piodalan ini menambah daya tarik bagi wisatawan. “Banyak wisatawan yang menunggu upacara ini untuk menikmati kawasan wisata Tanah Lot. Mereka rela menunggu seharian untuk bisa mengabadikan momen yang paling digemari wisatawan asing ini,” ujarnya.

Untuk upacara ngaturang pujawali di Pura Luhur Tanah Lot akan dilaksanakan mulai pukul 01.00 sampai pukul 23.00, dipuput Pemangku Gede Pura Luhur Tanah Lot “Mangku Semudra”.

“Di sini kita juga dibantu teruna-teruni dari Desa Pakraman Beraban, yang ngaturang ayah secara bergilir. Mereka sudah mulai ngayah sejak Minggu (12/11/2017). Jadi, dari masing-masing banjar adat di Desa Pakraman Beraban, secara bergiliran sekaa teruna-teruni ngaturang ayah di Pura Luhur Tanah Lot,” ujar Toya Adnyana.

Sementara sehari sebelumnya, Selasa, 14 November 2017, dilaksanakan upacara ngebejian di Beji Kaler Pura Luhur Tanah Lot. Upacara itu dilaksanakan pukul 15.00, untuk menyucikan atau membersihkan semua pratima (benda sakral) yang akan dipakai dalam piodalan, dengan air suci dari beji (sumber air suci) di Pura Luhur Tanah Lot. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

TNI dan Masyarakat Pakraman Ubung Gotong-royong di Pura Dalem

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Krama adat di Desa Pakraman Ubung, Desa/Kecamatan Penebel, melaksanakan gotong-royong, membersihkan areal Pura Dalem Desa Pakraman Ubung, Selasa (9/1/2018). Pura tersebut, baru-baru ini tertimpa pohon kemiri yang tumbang.

Pembersihan dilaksanakan di bale piasan mraja pati, yang dibangun pada 2014, dan palinggih mraja pati yang dibangun pada 1975, serta penyengker. Pura tersebut disungsung empat banjar dinas, antara lain Banjar Dinas Ubung, Banjar Dinas Kupang, Banjar Dinas Dukuh, Penebel. Selain itu juga ada tiga banjar adat, yaitu Banjar Adat Ubung, Banjar Adat Dukuh, dan Banjar Adat Penebel.

Pura tersebut teritimpa pohon kemiri berdiameter dua meter pada Sabtu (6/1) lalu, sekitar pukul 14.30. Kerugian diperkirakan sekitar 250 juta. Hari itu juga, setelah beberapa pohon besar dipotong, krama adat setempat melaksanakan upacara mecaru. Dalam waktu dekat, pura tersebut akan dibangun kembali.

Menurut Jro Bendesa Adat Ubung, Putu Arya Kusuma, gotong-royong yang dilakukan masyarakat bersama TNI adalah bentuk kerja sama dan kepedulian yang baik. TNI membantu pada saat masyarakat tertimpa musibah. “Saya sebagai masyarakat adat mengucapkan banyak terima kasih kepada Danramil Penebel beserta anggotanya, yang telah peduli dan mau membantu masyarakat kami,” ujarnya.

Sementara Danramil Penebel Kapten Inf. Yudha juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat adat, yang berbaur dan bergotong-royong. “Bila TNI diperlukan masyarakat, kami siap membantu dalam bentuk apapun, karena TNI akan kuat bila didukung masyarakat. Ada motto, bersama rakyat TNI Kuat,” tegas Kapten Yudha. (ita/bpn)

Safe Loader Pengangkut Eksafator Jatuh ke Sawah

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Truk Safe Loader nopol DK 9501 FC jatuh terguling ke sawah, di Banjar Dinas Delod Sema, Desa Lumbung, Kecamatan Selemadeg Barat, Kamis (10/8/2017). Sang sopir, Suroto (48), dalam keadaan selamat.

Kecelakaan karena lepas kendali itu terjadi sekitar pukul 14.00. Ketika itu, Safe Loder milik PT KJU (Karya Jaya Utama) yang mengangkut eksafator itu melaju dari utara Desa Angkah, dengan tujuan ke Kantor PU Tabanan.

Setiba di TKP, di Banjar Dinas Lumbung Delod Sema, sopir yang beralamat di Banjar Dinas Arca, Desa Pulukan, Jembrana itu, sempat meghentikan laju kendaraan tersebut. Sebab, di depan ada mobil Suzuki Vitara yang parkir di pinggir jalan.

Saat truk berhenti di tengah jalan, sambil menunggu memindahkan Vitara, tiba-tiba badan jalan amblas. Hal itu membuat Safe Loder yang mengangkut eksafator jatuh terguling ke sawah milik I Nyoman Dogor.

“Dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa. Selanjutnya, kendaraan tersebut segera dievakuasi,” ujar Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Wayan Suastika. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Polsek Penebel Terima Laporan Orang Hilang

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Polsek Penebel menerima laporan orang hilang, atas nama I Gusti Ngurah Putu Adi Gunawan (26), beralamat di Banjar Dinas Bugbugan Kelod, Desa Senganan, Kecamatan Penebel. “Kami menerima laporan orang hilang tersebut dari pihak keluarga, yang mengatakan bahwa yang bersangkutan (Adi) pergi dari rumah tanpa pamitan sejak 20 Desember 2017,” ungkap Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya, Sabtu (30/12/2017).

Dari pihak keluarga, I Gusti Ngurah Arta Susila (35), menyebutkan bahwa Adi diperkirakan pergi dari rumah sekitar pukul 16.00. Namun tidak ada yang tahu, karena pada saat itu keluarga sibuk upacara pemelaspasan merajan dan pawintenan.

“Kami akhirnya membuat laporan orang hilang, karena orangtua dan keluarga merasa waswas. Sebab, sampai sekarang dia (Adi) belum kembali ke rumah,” ujar Arta Susila.

Ciri-ciri fisik orang hilang tersebut, antara lain tinggi badan 170 cm, berat badan 65 Kg, kulit sawo matang, muka bulat, rambut pendek bergelombang. Ciri-ciri khusus, gigi depan atas gingsul, memakai cincin permata putih di jari tangan kiri.

Saat terakhir, Adi dikatakan menggunakan pakaian baju kaos lengan pendek warna hijau, celana jean’s kehitaman, dan membawa mobil Suzuki Carry pikap warna hitam nopol DK 9896 GR, lengkap dengan surat-surat kendaraan seperti STNK, BPKB, dan buku KIR. (ita/bpn)