Kesepakatan Kerja Sama Cegah Narkoba

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Polres Tabanan dan pihak jasa pengiriman barang di Tabanan melakukan kerja sama dalam rangka mencegah peredaran narkoba maupun barang berbahaya lainnya. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam penandatanganan kerja sama oleh Kasat Intelkam Polres Tabanan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti dan para pengusaha jasa pengiriman barang di Tabanan, Kamis (25/1/2018).

Acara yang dibuka AKP Sri Subakti itu bertema “Melalui Jasa Paket, Kita Cegah Sedini Mungkin Masuknya Barang-barang Berbahaya Seperti Bahan Peledak, Narkoba, dan Sejenisnya, yang Dapat Mengganggu Situasi Kamtibmas”. Dihadiri jajaran Sat. Intelkam Polres Tabanan.

Sementara dari pihak jasa pengiriman barang, antara lain Sudirman (JNE), Sukarata (KGP), Pohan (PAHALA), IB Ketut Wirasuta (TiKi), Wawan Bahagia (ELTEHA), dan Devi Lelita dari J & T.

Kerja sama tersebut tertuang dalam beberapa butir kesepakatan. Antara lain ikut berperan aktif dalam menciptakan situasi yang kondusif, khususnya di Kabupaten Tabanan, dengan melakukan pemeriksaan terhadap barang yang keluar maupun masuk melalui jasa ekspedisi atau pengiriman barang.

Mereka juga sepakat melaporkan hal-hal yang mencurigakan terkait barang yang masuk maupun keluar melalui jasa ekspedisi atau pengiriman barang. Tetap menjalin komunikasi yang baik dan berkerja sama dengan Polri, dengan cara mendata dan mencermati lebih teliti setiap orang dan barang, baik yang dikirim maupun diterima.

Yang tak kalah penting, yaitu tetap meminta untuk menunjukkan identitas diri berupa KTP atau kartu pengenal lainnya kepada pengirim paket, dan menanyakan jenis paket yang dikirim, guna memudahkan lidik oleh Polri apabila barang tersebut tergolong berbahaya bagi masyarakat. Juga mengarahkan karyawan atau tenaga kerja untuk menaati komitmen yang telah dibuat dan ditandatangani, serta menyosialisasikan setiap saat kepada karyawan. Apabila tidak mengindahkan surat pernyataan ini, bersedian untuk diberikan sanksi.

Sementara AKP Sri Subakti pun mengharapkan kepada para pengusaha jasa pengiriman barang di Tabanan agar senantiasa bekerja sama dan bisa menciptakan situasi yang kondusif. “Para pihak selaku jasa pengiriman barang agar memeriksa dengan teliti barang yang keluar maupun masuk melalui jasa pengiriman paket,” tegasnya. (ita/bpn)

Truk Pengangkut Dedak Terguling ke Parit

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Truk nopol P 9030 UT yang mengangkut sekitar 10 ton dedak, terguling dan jatuh ke parit di pinggir jalan utara Kantor Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Minggu (14/1) kemarin.

Penyebabnya adalah karena tanah di tempat truk itu parkir dalam keadaan labil, dan kemudian amblas dan mengakibatkan kendaraan tersebut terjungkal di parit. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.45.

Sopir truk, Baihaki (36) asal Jember yang kini beralamat di RT 06, RW 01 Sumurwati, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo, Jawa Timur, dalam keadaan selamat. Menurutnya, ketika itu truk melaju di jalan jurusan Babahan menuju ke Senganan. Tiba di Banjar Dinas Babahan Kanginan, dia berhenti dan memarkir truk di pinggir jalan. Baihaki meninggalkan kendaraan tersebut, bermaksud mencari pemilik dedak, I Wayan Kardiasa.

Baru saja truk itu diparkir, tiba-tiba tanah di bawah truk itu amblas. Truk itu kemudian terguling ke kiri, ke aliran air di parit sedalam dua meter. Sang sopir sempat panik atas kejadian itu. Selanjutnya, dibantu warga, barang muatan berupa dedak untuk pakan ternak itu dikosongkan dari truk untuk dipindahan ke tempat yang lebih aman. Selanjutnya diupayakan untuk penderekan truk. (ita/bpn)

PIB Gelar English Speech Contest dan Cooking Competition

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Politeknik Internasional Bali (PIB) menggelar english speech contest bertema Rising from Disaster dan cooking competition. Kegiatan tersebut dibuka Direktur PIB, Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, di Kampus PIB, Jalan Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Sabtu (13/1/2018).

Lomba pidato berbahas Inggris dan lomba memasak menu tradisonal Bali itu diikuti 40 peserta dari SMA/SMK se-Bali. Menurut Sulistyawati, lomba tersebut merupakan wujud nyata dari mata kuliahtourismpreneurship di PIB.

“Dalam mata kuliah ini, metode pembelajaran yang dipakai adalah experiential based-learning. Metode tersebut semakin mendorong mahasiswa untuk lebih mengasah kemampuan praktik,” ujarnya.

Sulistyawati menyebut pembelajaran tersebut tidak terlepas dari tujuan PIB, yaitu menjadi institusi yang akan melahirkan lulusan berkualitas, dengan spirit enterprenuer.

Sejak awal mendirikan kampus PIB, tambahnya, bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satunya dengan melahirkan para enterpreneur-enterpreneur yang setelah lulus sudah siap kerja ataupun membuka usaha sendiri.

Sementara dosen dan konsultan pendidikan kewirausahaan, Inge Gunawan, mengatakan bahwa dalam mata kuliah tourism preneurship ini, mahasiswa semester I dilatih mengelola sebuah even dan lomba. “Sejak awal semester, mahasiswa sudah langsung diterjunkan ke lapangan mencari peserta lomba, sponsor, vendor bazar, juri dan lainya,” ujarnya.

Ketua panitia yang juga mahasiswa PIB, Rangga Dewanta, menyebut tema rising from disaster dalam even kali ini bertujuan untuk mendukung kebangkitan Bali dari keterpurukan pariwisata akibat erupsi Gunung Agung. (ita/bpn)

TNI dan Masyarakat Pakraman Ubung Gotong-royong di Pura Dalem

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Krama adat di Desa Pakraman Ubung, Desa/Kecamatan Penebel, melaksanakan gotong-royong, membersihkan areal Pura Dalem Desa Pakraman Ubung, Selasa (9/1/2018). Pura tersebut, baru-baru ini tertimpa pohon kemiri yang tumbang.

Pembersihan dilaksanakan di bale piasan mraja pati, yang dibangun pada 2014, dan palinggih mraja pati yang dibangun pada 1975, serta penyengker. Pura tersebut disungsung empat banjar dinas, antara lain Banjar Dinas Ubung, Banjar Dinas Kupang, Banjar Dinas Dukuh, Penebel. Selain itu juga ada tiga banjar adat, yaitu Banjar Adat Ubung, Banjar Adat Dukuh, dan Banjar Adat Penebel.

Pura tersebut teritimpa pohon kemiri berdiameter dua meter pada Sabtu (6/1) lalu, sekitar pukul 14.30. Kerugian diperkirakan sekitar 250 juta. Hari itu juga, setelah beberapa pohon besar dipotong, krama adat setempat melaksanakan upacara mecaru. Dalam waktu dekat, pura tersebut akan dibangun kembali.

Menurut Jro Bendesa Adat Ubung, Putu Arya Kusuma, gotong-royong yang dilakukan masyarakat bersama TNI adalah bentuk kerja sama dan kepedulian yang baik. TNI membantu pada saat masyarakat tertimpa musibah. “Saya sebagai masyarakat adat mengucapkan banyak terima kasih kepada Danramil Penebel beserta anggotanya, yang telah peduli dan mau membantu masyarakat kami,” ujarnya.

Sementara Danramil Penebel Kapten Inf. Yudha juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat adat, yang berbaur dan bergotong-royong. “Bila TNI diperlukan masyarakat, kami siap membantu dalam bentuk apapun, karena TNI akan kuat bila didukung masyarakat. Ada motto, bersama rakyat TNI Kuat,” tegas Kapten Yudha. (ita/bpn)

Lima Perwira dan Lima Brigadir Polres Tabanan Naik Pangkat

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, S.H., SIK. memimpin apel laporan korps kenaikan pangkat bagi sejumlah perwira dan brigadir di jajaran Polres Tabanan, Rabu (3/1/2018). Apel tersebut diikuti para kabag, kapolsek, kasatfung, kasi, perwira, brigadir, dan PNS, serta Bhayangkari Polres Tabanan.

Personel yang mendapat kenaikan pangkat penghargaan, yakni lima orang perwira dan dan lima orang brigadir.

“Polri dituntut untuk mampu memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman kepada masyarakat. Anggota yang naik pangkat harus mensyukuri kenaikan pangkat ini, yang tidak secara otomatis diterima, tapi merupakan penghargaan dari institusi kepada personel Polri, sehingga bisa jadi penyemangat untuk selanjutnya bekerja lebih profesional,” ujar Marsdianto, saat menyampaikan sambutan dalam apel tersebut.

Usai upacara pelantikan kenaikan pangkat, dilanjutkan dengan kegiatan ramah-tamah dan makan bersama di lobi Polres Tabanan. (ita/bpn)

Polsek Penebel Terima Laporan Orang Hilang

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Polsek Penebel menerima laporan orang hilang, atas nama I Gusti Ngurah Putu Adi Gunawan (26), beralamat di Banjar Dinas Bugbugan Kelod, Desa Senganan, Kecamatan Penebel. “Kami menerima laporan orang hilang tersebut dari pihak keluarga, yang mengatakan bahwa yang bersangkutan (Adi) pergi dari rumah tanpa pamitan sejak 20 Desember 2017,” ungkap Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya, Sabtu (30/12/2017).

Dari pihak keluarga, I Gusti Ngurah Arta Susila (35), menyebutkan bahwa Adi diperkirakan pergi dari rumah sekitar pukul 16.00. Namun tidak ada yang tahu, karena pada saat itu keluarga sibuk upacara pemelaspasan merajan dan pawintenan.

“Kami akhirnya membuat laporan orang hilang, karena orangtua dan keluarga merasa waswas. Sebab, sampai sekarang dia (Adi) belum kembali ke rumah,” ujar Arta Susila.

Ciri-ciri fisik orang hilang tersebut, antara lain tinggi badan 170 cm, berat badan 65 Kg, kulit sawo matang, muka bulat, rambut pendek bergelombang. Ciri-ciri khusus, gigi depan atas gingsul, memakai cincin permata putih di jari tangan kiri.

Saat terakhir, Adi dikatakan menggunakan pakaian baju kaos lengan pendek warna hijau, celana jean’s kehitaman, dan membawa mobil Suzuki Carry pikap warna hitam nopol DK 9896 GR, lengkap dengan surat-surat kendaraan seperti STNK, BPKB, dan buku KIR. (ita/bpn)

Kapolsek Marga Tatap Muka dengan Tokoh Masyarakat Payangan

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Kapolsek Marga AKP I Wayan Sudita melaksanakan tatap muka dengan para tokoh masyarakat Desa Payangan, Kecamatan Marga, Tabanan, di Ruang Rapat Kantor Desa Payangan, Jumat (29/12/2017). Acara tersebut dihadiri Perbekel Desa Payangan I Nyoman Sudiarsana, para bendesa adat, kelihan dinas dan adat se-Desa Payangan, pecalang, dan Panwascam Marga I Putu Mantra.

Pokok bahasan yang disampaikan Kapolsek Marga, antara lain masalah kamtibmas secara umum, khususnya situasi keamanan Desa Payangan dalam satu tahun terakhir. “Hal itu harus dipertahankan melalui pamswakarsa, dengan melibatkan warga desa. Jumlah polisi yang ada tidak sebanding dengan masyarakat, sehingga tugas polisi tidak ter-cover secara maksimal, dengan luas wilayah dan jumlah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sudita, pamswakarsa sangat bagus untuk mendukung situasi keamanan. Pos kamling juga membantu meminimalkan gangguan kamtibmas. “Apabila terjadi permasalahan sosial seperti tapal batas antarbanjar maupun antardesa, agar dapat diselesaikan secara baik, sehingga kita tidak mewariskan permasalahan kepada generasi penerus. Bersyukur di Payangan tidak ada masalah tapal batas,” tukasnya.

Masalah sosial lain yang harus diantisipasi, lanjutnya, di antaranya soal pendataan penduduk pendatang (duktang), permasalahan pura dan kuburan atau setra. Selain itu juga awig-awig di banjar, dan bazar yang dilaksanakan seka teruna, agar direncanakan secara matang sebelum pelaksanaan.

“Masalah miras menjelang pergantian tahun, kepolisian melaksanakan operasi terhadap segala jenis miras. Mengonsumsi miras secara berlebihan akan berdampak mabuk dan berpotensi terjadi gesekan antarpemuda,” ujarnya.

Hal lain yang juga diatensi, yaitu pemberantasan premanisme dan penyalahgunaan narkoba. “Negara ini sedang gencar melaksanakan pemberantasan terhadap premanisme, baik yang dilakukan pribadi maupun kelompok,” tandas Sudita.

Terkait dengan penyalahgunaan narkoba, diharapkan kepada masyarakat untuk tidak mencoba-coba sebagai pengguna, pengedar, apalagi sebagai gembong narkoba. “Apabila di Desa Payangan ini ada yang ditangkap berkaitan dengan narkoba, maka akan ditindak tegas,” tegasnya.

Yang tak kalah penting adalah masalah pengawasan terhadap penggunaan dana desa. “Para perbekel se-Bali sudah menerima arahan secara langsung oleh kapolda di Lembah Pujian, didampingi kapolsek. Dalam hal ini yang diberikan wewenang adalah bhabinkamtibmas dan kapolsek sebagai penanggung jawab. Itu bertujuan untuk mencegah terjadi penyimpangan dana dimaksud, apabila terjadi kekeliruan dalam perencanaan sampai dengan pelaksanaan,” pungkas Sudita. (ita/bpn)

Panen Perdana Padi Hibrida di Subak Tajen, Wagub Sudikerta Ajak Wujudkan Ketahanan Pangan Bali

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Pertanian merupakan bidang yang sangat penting dalam menunjang perekonomian daerah Bali. Bidang petanian menempati posisi kedua dalam menyumbang pendapatan daerah Provinsi Bali setelah pajak kendaraan bermotor.

Pendapatan di bidang pertanian menyumbang pendapatan asli daerah sebesar 14,9 persen dari seluruh pendapatan Provinsi Bali. Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta saat membuka Temu Lapang dan Gelar Teknologi Padi Hibrida dan Panen Perdana Padi Hibrida bertempat di Subak Tajen, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Selasa (5/12/2017) lalu.

Lebih lanjut Sudikerta menjelaskan, pertanian ini tidak bisa ditinggalkan, terlebih apabila terjadi sesuatu dengan dunia pariwisata seperti saat ini imbas dari situasi Gunung Agung, maka pertanian akan menjadi andalan Provinsi Bali. Untuk itu Pemerintah Provinsi Bali dan semua pihak memiliki tanggung jawab mewujudkan ketahanan pangan khususnya di Bali, yang meliputi ketersediaan pangan, distribusi dan aksessibilitasnya.

Sejak bertahun-tahun lalu ketersediaan beras di Bali surplus, produksinya mencapai 850 ton beras pertahun. Sedangkan kebutuhan pokok beras hanya 400 ton per tahun. “Walaupun demikian, momentum ini sekaligus mengingatkan kita untuk melakukan penjagaan ketahanan pangan kita, terutama saat siaga bencana  Gunung Agung,” kata Sudikerta.

Ditambahkan Sudikerta, infrastruktur juga harus menjadi perhatian, terutama irigasi saluran air yang bagus, peningkatan jalan-jalan produksi, penggunaan alat-alat berteknologi dan juga penggunaan bibit unggul guna peningkatan hasil secara maksimal. “Terimakasih Kepala Balai dan Kementerian Pertanian yang telah menyiapkan bibit unggul, teknologi pertanian, dan alat-alat panen berteknologi tinggi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Moh Ismail Wahab mengatakan Indonesia sudah sejak tiga tahun ini sudah tidak mengimpor beras, ini berarti pemerintah telah mampu meningkatkan produksi beras sehingga bisa memenuhi kebutuhan beras sendiri. Pada Januari 2018 nanti, Indonesia akan mengundang FAO untuk mendeklarasikan swasembada beras Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo juga telah mencanangkan pertanian modern, hal ini sekaligus untuk menjawab keengganan generasi muda agar kembali menekuni bidang pertanian. Untuk itu, BBPT Padi sudah menyiapkan varietas unggul Padi Hibrida yang mampu menghasilkan padi kualitas tinggi.

Varietas unggul ini telah diterapkan di Subak Tajen, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Kepala Desa Tajen, Gusti Putu Sumerta Yasa melaporkan, panen padi di Subak Desa Tajen sebelumnya hanya mencapai 6-7 ton, namun saat ini setelah menerapkan bibit unggul Hibrida mampu menghasilkan 9-10 ton padi, dengan penerapan tujuh varietas bibit Hibrida dengan berbagai permodelan. Hal ini sangat menggembirakan bagi peningkatan pendapatan petani di Subak Tajen.

Selain itu kebiasaan petani yang membakar jerami usai panen, saat ini sudah tidak lagi membakarnya namun dibuat kompos yang sangat bermanfaat sebagai pupuk organik bagi sawah mereka. Perbandingan pendapatan menggunakan bibit biasa dengan bibit Hibrida selisih Rp10 juta per hektarnya, dan ini tentunya keuntungan menarik bagi masyarakat untuk kembali menekuni bidang pertanian.

Diharapkan teknologi padi hibrida yang saat ini sudah diterapkan dapat juga diterapkan di daerah lain, sehingga secara umum akan meningkatkan produktifitas padi di Indonesia. (humas-bali/bpn)

Karya Bakti TNI Untuk Kesejahteraan Masyarakat

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Karya bakti TNI merupakan bagian dari program bakti TNI, yang dilaksanakan Satuan Kodim 1619/Tabanan, dengan tetap memperhatikan kondisi satuan dan  kondisi masyarakat, serta pemilihan objek kegiatan yang dirasakan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Prioritas kegiatan ini adalah mewujudkan sanitasi yang baik di lingkungan masyarakat di Kabupaten Tabanan, melalui kegiatan jambanisasi.

Menurut Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Herwin Gunawan, S.E., M.Si., kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kodim 1619/Tabanan, bekerja sama dengan Pemkab Tabanan, serta komponen masayarakat di Kabupaten Tabanan.

“Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat. Juga menciptakan jalinan komunikasi sosial, guna memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, karena TNI lahir dari rakyat dan berbuat untuk rakyat. Melalui kegiatan karya bakti jambanisasi ini, mari kita ciptakan lingkungan yang sehat, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat di Kabupaten Tabanan,” tegasnya.

Ke depan diharapkan pula kegiatan bakti TNI (jambanisasi) dapat berjalan secara berkesinambungan, sehingga tidak terdapat jurang pemisah dalam kehidupan bermasyarakat. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :