26 C
Denpasar
Sabtu, 20 Oktober 2018

Gubernur Pastika Minta Pameran Pembangunan Disajikan Lebih Informatif, Edukatif dan Rekreatif

BALIPORTALNEWS.COMPelaksanaan pameran Pembangunan yang rutin digelar setiap tahunnya di bulan Agustus sebagai agenda peringatan Hari Jadi ke-58 Provinsi Bali, dan Hari Ulang Tahun ke-71 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, merupakan wahana yang tepat guna memantapkan semangat kebangsaan dan nasionalisme, serta meningkatkan rasa cinta dan bangga kepada daerah dan tanah air, bagi seluruh komponen bangsa.

Disamping itu  penyelenggaraan Pameran pembangunan juga memegang peran  penting dalam upaya memberikan informasi kepada masyarakat tentang hasil dari pembangunan serta sekaligus merupakan penentuan terhadap hal hal apa saja yang bisa dilakukan kedepannya untuk membangun Bali. Penyelenggaraan dari pameran pembangunan yang digelar rutin ini diharapkan disajikan  secara lebih Informatif, Edukatif, dan Rekreatif daripada tahun-tahun sebelumnya.

Demikian disampaikan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberi sambutan dalam pembukaan Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2016 di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya, Denpasar, Minggu (14/8/2016).

Lebih jauh Pastika menyampaikan khususnya dalam era keterbukaan informasi saat ini, masyarakat sebagai subyek pembangunan, wajib disajikan informasi program dan capaian pembangunan daerah secara lengkap dan objektif, sekaligus sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat didalamnua.

Pastika juga mengajak seluruh unsur Pemerintah di Provinsi Bali, untuk lebih fokus bekerja dalam upaya mempercepat realisasi program-program pembangunan, sekaligus bermakna mempercepat pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu orang nomor satu di Bali ini menginstruksikan kepada jajarannya di lingkungan Pemprov Bali untuk mengunjungi pameran ini secara bertahap sehingga jajarannya akan tahu hal hal apa saja yang telah dilakukan SKPD lain sehingga akan tercipta integrasi serta satu visi dan misi dalam membangun Bali. "Saya minta kepala SKPD secara bertahap menugaskan staf dan pejabatnya untuk mengunjungi pameran ini, sehingga antar SKPD akan terbentuk sinergi, integrasi serta satu visi dan misi dalam membangun Bali, ada gambaran akurat tentang apa yang sudah  dilakukan dan apa yang harus dilakukan kedepannya," imbuhnya.

Selain itu dalam upaya mengintegrasikan semua program dan mensukseskan program pembangunan juga diharapkan adanya  partisipasi yang optimal dari masyarakat untuk mendorong akselerasi program pembangunan tersebut. "Pameran ini adalah salah satu upaya kita dalam membangun partisipasi masyarakat tersebut, Saya berharap semua materi, pesan dan informasi agar dikemas seatraktif mungkin, sehingga dapat memberikan gambaran  menarik sekaligus komprehensif, tentang hasil-hasil pembangunan bagi masyarakat, " pungkasnya.

Terkait dengan berbagai kegiatan yang dirangkaikan dalam  pameran ini, orang nomor satu di Bali ini berharap agar kegiatan tersebut mengandung substansi yang terintegrasi dengan makna dari tema pameran, yaitu turut membangun karakter masyarakat Bali, khususnya generasi muda, dengan tetap berpijak pada konsep pengembangan dan penguatan nilai-nilai budaya Bali.

Dalam kesempatan tersebut Pastika juga mengapresiasi  adanya  partisipasi dari  kalangan Usaha dan Industri Mikro Kecil dan Menengah dalam Pameran ini, dan berharap para   pelaku UKM dan IKM dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang promosi dan akan mampu memotivasi tumbuh-kembangnya UKM dan IKM di pelosok perdesaan, sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan dengan demikian akan  mewujudkan peningkatan dan pemerataan pendapatan, dan akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Provinsi Bali, Ketut Artika, sebagai Ketua Panitia Pameran Pembangunan Pemprov Bali 2016  bahwasannya tujuan pelaksanaan pameran pembangunan selain sebagai media untuk menyampaikan capaian pembangunan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan kedepannya, pelaksanan pameran pembangunan jga diharapkan sebagai media promosi UKM dan IKM serta media pendidikan dan hiburan bagi masyarakat Bali.

Dalam pelaksanaan pameran pembangunan yang akan diselenggarakan selama 10 hari dari tanggal 14-23 Agustus 2016 dan diikuti oleh sekitar 153 stan yang terdiri dari stan instansi pemerintahan baik pusat maupun SKPD di lingkungan Pemprov Bali, BUMD, BUMN serta pengrajin binaan Dekranasda Provinsi Bali ini juga akan diisi dengan partisipasi lukisan dari seniman kabupaten Badung, Gianyar dan Klungkung ,serta pertunjukan rakyat serta kuliner.

Pembukaan pameran yang juga dihadiri oleh Ny.Ayu Pastika,Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Ny.Dayu Sudikerta , Sekda Prov Bali Cokorda Pemayun, Anggota Forkompimda Provinsi Bali serta Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Bali ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Bali.Usai pembukaan pameran pembangunan  dilanjutkan dengan pemotongan pita pembukaan stan pameran oleh Ibu Ayu Pastika serta peninjauan stan pameran oleh Gubernur beserta rombongan.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Respon Informasi Netizen, Pastika Kirim Bantuan ke Desa Sembiran Tejakula

BALIPORTALNEWS.COMMerespon informasi netizen yang disampaikan melalui media sosial (medsos), Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengutus staf Biro Humas Setda Provinsi Bali untuk mengirim bantuan respon cepat bagi keluarga Made Redana di Dusun Bukit Seni, Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Senin (15/8/2016).

Melalui akun FB Gubernur Pastika, Made Redana memposting foto dan menyampaikan kondisi keluarganya yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Selain terbelit masalah ekonomi, kediaman Redana juga belum terjangkau listrik hingga menyulitkan putra putrinya dalam belajar. 

Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Redanasaat ini merantau di Denpasar menjadi sopir truk dengan penghasilan tak menentu. Dia pun terpaksa tinggal terpisah dari sang istri Ni Ketut Sutarini yang menetap di kampung bersama empat anak mereka.

Tim Humas yang mendatangi kediaman Made Redana mendapati Ketut Sutarini sedang bekerja memetik cengkeh. Kata Sutarini, kesempatan menjadi buruh pemetik cengkeh hanya didapat saat musim panen. "Kalau memetik cengkeh, dalam sehari dapat upah Rp. 80.000. Kalau tidak musim, saya kerja serabutan sepertimembersihkan kebun dengan bayaran lebih sedikit," ujarnya. 

Sutarini mengaku harus pintar-pintar mengelola uang agar bisa menutupi biaya sekolah putra-putri mereka. Bahkan, dua anaknya yang duduk di bangku SMK dan SMP turut menjadi buruh pemetik cengkeh sepulang sekolah. "Lumayan dipakai untuk uang jajan mereka," imbuhnya.

Kepada staf humas yang menyambangi kediamannya, Sutarini tak kuasa menahan haru dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Gubernur Pastika. Selain bantuan respon cepat berupa uang tunai dan beras yang sudah diterimanya, wanita 35 tahun ini sangat berharap bantuan penerangan listrik. “Selain itu, kami juga berharap bantuan bak penampungan air,” imbuhnya.

Menanggapi harapan tersebut, Staf Dinas PU Provinsi Bali I Gusti Bagus Setiyawan yang turut dalam penyerahan bantuan menyarankan agar keluarga Redana menyampaikan proposal permohonan bantuan panel surya. “Ajukan proposal ke Dinas PU Provinsi Bali, nanti kami proses untuk memperoleh bantuan dari pihak kementerian,” ujarnya.

Alternatif itu ditawarkan mengingat posisi rumah Made Redana yang cukup terisolir sehingga permohonan listrik ke PLN kemungkinan tak bisa dipenuhi dalam jangka waktu dekat. Guna mempercepat pengajuan proposal, Bagus Setiyawan meminta Kelian Dinas mengkoordinir warga yang rumahnya belum teraliri listrik. “Kalau proposalnya segera diajukan, bantuan bisa terealisasi tahun 2017,” ujar Bagus Setiyawan seraya menyebut bahwa saat ini 118 KK di Bangli telah menikmati program listrik panel surya tersebut.

Penjabat Kepala Desa Sembiran Gede Ardipa yang ikut mendampingi Tim Humas dalam penyerahan bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Pastika kepada warganya. Dia menjelaskan bahwa Desa Sembiran berpenduduk 1.710 KK dan 330 KK diantaranya masuk kategori Miskin. “Paling banyak yaitu 76 KK memang ada di Dusun Bukit Seni,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kelian Dinas Dusun Bukit Seni Nyoman Kariasa. Hanya saya dia mengatakan bahwa data kemiskinan itu bisa jadi telah berubah karena fakta di lapangan rata-rata perekonomian warganya mulai membaik.

Sumber : Humas Pemprov Bali

 

Pastika Harapkan Hasil Audit BPK atas Sarana dan Prasaran Pendidikan Jadi Acuan Program Selanjutnya

BALIPORTALNEWS.COMGubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan dukungannya terhadap rencana Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK ) RI Perwakilan Bali untuk melakukan pemerikasaan pendahuluan atas Kinerja Pemenuhan Sarana Prasarana pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahrga (Disdikpora) Provinsi Bali.

Menurutnya pendidikan merupakan faktor yang teramat penting disamping bidang kesehatan yang berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta upaya pengentasan kemiskinan di Bali. Demikian disampaikan Gubernur Pastika saat menerima Ketua Tim Pemeriksa BPK  I Gusti Ngurah Anom di ruang kerjanya Senin (15/8/2016).

Lebih jauh kata dia, hasil audit atas sarana prasarana pada Disdikpora oleh BPK nantinya dapat  dijadikan acuan dalam menentukan  langkah maupun program kedepan terhadap upaya peningkatan pendidikan di Bali. Menurut Pastika, kualitas pendidikan saat ini baik dari tingkat PAUD hingga tingkat perguruan tinggi hasilnya belumlah sesuai dengan standar yang dibutuhkan dalam menghadapi persaingan global untuk itu upaya peningkatan kualiatas harus terus dilakukan.

“Saya menyambut baik upaya BPK ini, dengan ini saya harapkan hasilnya akan dapat memberi gambaran tentang langkah apa yang harus  kita ambil  kedepannya  khususnya dalam bidang pendidikan  sehingga  akan tercapai pendidikan yang berkualitas, masyarakat Bali harus cerdas, pintar dan juga sehat untuk membangun Bali“ imbuhnya.

Sementara itu Ngurah Anom selaku Ketua Tim Pemeriksa menyampaikan bahwasannya pemeriksaan yang akan dilakukan merupakan pemeriksaan pendahuluan yang akan dilaksanakan mulai hari ini sampai 30 hari kedepan dan akan memeriksa pelaksanaan anggaran dalam  3 tahun anggaran yaitu dari tahun 2014-2016.

Pemeriksaan sendiri akan menggunakan SMA Bali Mandara sebagai percontohan mengingat sekolah ini berada di bawah Dsidikpora Provinsi Bali. Ngurah anom juga menyampaikan bahwa pemeriksaan atas sarana prasarana pada Disdikpora ini akan dilakukan secara berkelanjutan sampai tahun 2020 dan berharap nantinya hasil audit yang dilakukan akan memberi dampak positif bagi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Turut hadir dalam audensi kali ini Inspektur Provinsi Bali Ketut Teneng, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bali I Gusti Ngurah Alit, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Tia Kusuma Wardhani, Kepala Biro Aset Setda Provinsi Bali I Ketut Adiarsa serta Kepala Biro Humas Sekda Provinsi Bali  I Dewa Gede Mahendra Putra. 

Sumber : Humas Pemprov Bali

 

Gubernur Pastika Dukung Pembangunan Jaringan Smart City di Bali

BALIPORTALNEWS.COM Kemajuan teknologi informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas, membuka banyak peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan pendayagunaan informasi dalam volume yang besar secara cepat dan akurat. Kenyataan menunjukkan bahwa penggunaan media elektronik merupakan faktor yang sangat penting dalam berbagai transaksi internasional saat ini, terutama dalam transaksi perdagangan.

Bali yang tergantung dari sektor pariwisata sebagai penghasil PAD tertinggi, pun harus didukung oleh instansi publik yang mengikuti kemajuan teknologi informasi namun harus tetap efisien dan bijaksana dalam penggunaannya. Jika bisa memanfaatkan peluang kemajuan era digital dengan baik, maka akan ada hasil yang bisa diperoleh baik dari segi penyebaran informasi, promosi dan pemasaran objek wisata.

Oleh karena itu, penataan sarana informasi yang akan dilaksanakan oleh Pemprov Bali kedepan harus pula diarahkan untuk mendorong masyarakat Bali yang melek informasi, sehingga bisa lebih tahu perkembangan informasi daerah lain di Indonesia. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika menanggapi akan dibangunnya jaringan Smart City saat menerima audensi rombongan PT. Telkom di ruang kerjanya, Senin (15/8/2016).

“Ini peluang bagus, agar kita bisa mengambil manfaat dari kemajuan era digital. Instansi Publik harus bisa mengikuti kemajuan teknologi dan harus efisien. Dengan adanya jaringan ini, yang sudah merasa hebat sekarang, saat bisa mengakses informasi, akhirnya jadi tahu mungkin saja daerah lain memiliki inovasi yang lebih baik,” cetus Pastika.

Lebih jauh, Gubernur Pastika menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus bisa mendukung pemasaran akomodasi pariwisata di Bali, namun ia mengingatkan di satu sisi pemasaran yang terlalu bebas terutama melalui aplikasi medsos memungkinkan terjadi transaksi yang tidak menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Hal ini dicontohkan adanya aplikasi yang memungkinkan para penggunanya bisa berbagi tempat hunian sementara bagi pengguna aplikasi lainnya yang sedang berwisata ke daerah si pemilik hunian, yang tentunya tempat hunian tersebut tidak dikenakan pajak.

“Sekarang ini dengan kemajuan teknologi bisa memasarkan akomodasi pariwisata dengan bebas, dan mungkin saja tidak bisa dikenakan pajak. Harusnya dengan ada orang dagang, dibantu fasilitasi pemasaran , dan tetap ada pemasukan bagi pemerintah daerah,” ujar Pastika.

Pembangunan jaringan pun diharapkan Gubernur Pastika bisa segera dibangun walaupun secara bertahap, sehingga pencanangan kota kota di Bali sebagai smart city bisa segera terealisasi.

Perwakilan PT. Telkom, Yanto Setyawan, menyampaikan bahwa Bali akan menjadi salah satu daerah penerapan Jaringan Smart City di Indonesia, dan kota kota  di Bali yang terpilih adalah Denpasar dan Badung dari 71 kota lainnya di tanah air. Jaringan yang dibangun tersebut nantinya akan memberikan manfaat diantaranya 10 titik akses point yang bisa dipergunakan secara bebas oleh masyarakat, dan lokasinya bisa ditentukan di daerah-daerah fasilitas publik.

Teknologi informasi saat ini yang lebih banyak dimanfaatkan dalam layanan media sosial, menurutnya juga bisa bisa diatasi melalui jaringan tersebut melalui aplikasi analisa yang bisa memberikan informasi bagi pemerintah terkait opini-opini yang sedang menjadi trend yang dibahas di dunia medsos. Dengan jaringan tersebut, Telkom pun akan bekerja sama dengan perpustakaan-perpustakaan daerah, sebagai tempat untuk mengakses 1000 buku digital milik Telkom bagi masyarakat.

Tak hanya itu, jaringan tersebut pun kedepannya akan menjadi wadah Komunitas Smart City Nusantara, yang didalamnya beranggotakan dari berbagai daerah Smart City dan memungkinkan mereka bisa berbagi informasi tentang daerahnya, buku digital pun akan di upload, serta kemudahan lainnya yang intinya bermanfaat bagi penyebaran informasi di Indonesia yang berbasis IT.

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra yang turut mendampingi Gubernur Pastika turut melaporkan instansi yang dipimpinnya sudah mulai menerapkan SMS centre yang bekerjasama dengan salah satu provider telekomunikasi untuk menyerap informasi dari masyarakat, sebagai bentuk dukungan program smart city.

Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Bali, Jayadi Jaya pun mengungkapkan hal serupa, yang menyatakan instansinya sudah menjalin kerjasama untuk pemasangan 148 titik penguat sinyal dengan salah satu provider telekomunikasi juga.

Sumber : Humas Pemprov Bali

BNNK Denpasar Cegah Narkoba Lewat Bondres

BALIPORTALNEWS.COM – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Denpasar menggandeng para seniman untuk mengkampanyekan program pencegahan dan penanggulangan narkoba di kalangan masyarakat luas. Kegiatan yang disebut diseminasi informasi melalui pagelaran seni budaya ini, salah satunya digelar di Banjar Kertasari, Peguyangan, Sabtu (13/8/2016) malam.

Penyuluhan P4GN disampaikan oleh seka bondres Akah Canging. Keterlibatan BNNK Denpasar di banjar  tersebut juga masih terkait dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), sekaligus karya ngenteg linggih, mupuk pedagingan dan pedudusan alit di banjar setempat. Acara ini disaksikan secara antusias oleh lebih dari 500 orang krama Banjar Kertasari, Peguyangan dan sekitarnya.

Kepala BNNK Denpasar, Wayan Gede Suwahyu mengungkapkan, melalui kegiatan penyuluhan ini, masyarakat Banjar Kertasari dan sekitarnya memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sehingga mereka menjadi imun (tidak berani coba coba menyalahgunakan narkoba) dan timbul kesadaran untuk ikut serta dalam upaya upaya P4GN.

BNNK Denpasar, kata Suwahyu, berharap melalui para seniman tersebut seluruh lapisan masyarakat dapat lebih mengerti tentang narkotika. “Kami berharap melalui para seniman ini masyarakat dapat lebih jelas tentang apa narkotika, bahaya dan dampak yang timbul bagi pemakai tanpa pengawasan dokter,” harapnya.

Menurut Suwahyu, upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba harus dilakukan secara bersama-sama seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara. Kerja sama dilakukan dengan prinsip sinergitas dan berbagi tanggung jawab atau share responsibility.

Ketua Panitia Karya Jro Mangku Ketut Serinama didampingi Sekretaris Drs. I Ketut Suarja, M.Si., serta Kelian Banjar Kertasari Gusti Ngurah Putra mengungkapkan, program penanggulangan narkoba dengan cara menggandeng para seniman merupakan strategi yang bagus.

“Menurut saya penting sekali, walaupun sebenarnya sudah ada petugas yang bertanggung jawab, tapi melalui seniman itu bisa lebih mengena. Pentas seni bondres ini tak hanya sekadar hiburan bagi warga kami, di situ kita juga dapat mendengarkan pesan-pesan tentang bahaya narkoba,” ujar Jro Mangku Ketut Serinama.

 

Penulis : Putu Tistha
Editor : Putu Tistha

 

SMK Kesehatan Bali Dewata Dinilai Tim Lomba PKTP

BALIPORTALNEWS.COM – Tim Penilai Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Kota Denpasar, Senin (15/8/2016) melaksanakan penilaian di SMK Kesehatan Bali Dewata. Rombongan tim penilai yang diketuai dr. IGA Mas Widiastuti disambut Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata, Dr. I Nyoman Suwija, M.Hum., dan Ketua Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala, Drs. Made Suparta, M.M.

Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata, Nyoman Suwija, mengatakan, PKTP merupakan peningkatan derajat kesehatan siswa terutama untuk memberi kesadaran kepada siswa tentang bahayanya penyakit kanker. Materi tentang bahaya kanker juga interintegrasikan dalam mata pelajaran, termasuk penandatanganan pernyataan untuk melaksanakan program PKTP di SMK Kesehatan Bali Dewata antara kepala sekolah, dewan guru dan staf untuk komitmen melaksanakan program PKTP di sekolah.

Pernyataaan komitmen juga dilakukan antara sekolah dengan pedagang yang berjualan di kantin, untuk selalu menjual makanan dan minuman tidak mengandung 5 P yakni pengawet, pemanis, penyedap, pengenyal, dan pewarna. Juga tidak menjual minuman beralkohol, rokok dan sejenisnya yang dapat menyebabkan kanker. Menetapkan sekolah sebagai kawasan tanpa asap rokok, serta membentuk kelompok-kelompok PKTP seperti kelompok penyuluh, kelompok pembinaan,kelompok pelatihan, kelompok siswa peduli kanker, kelompok simulasi, kelompok koor, kelompok kesenian, dan kelompok tanaman obat.

Ketua Tim Penilai IGA Mas Wiadiastuti mengatakan, program PKTP ini diharapkan dapat memberikan pengertian kepada siswa tentang bahaya dari penyakit kanker serta pencegahannya termasuk pola hidup bersih dan sehat, sehingga siswa dapat mentransfernya di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat sekitarnya. Ia juga menghimbau, agar para siswa, guru-guru tidak merokok, karena merokok merupakan penyebab darikanker paru. Merokok juga menjadi awal dari penyalahgunaan narkoba.

Sementara Ketua Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala, Made Suparta, menyambut baik kegiatan penilain PKTP, karena merupakan suatu ajang untuk memacu motivasi para guru, siswa, serta pengelola kantin untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, serta dapat diteruskan di lingkungan keluarga dan di masyarakat. Ia berharap, juara bukan tujuan akhir, yang terpenting program PKTP dapat dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang terbebas dari penyakit kanker.

 

Penulis : Putu Tistha
Editor : Putu Tistha

 

19 Tahun SMKN 5 Denpasar, Tingkatkan Prestasi dan Prestise Sekolah

BALIPORTALNEWS.COM – Perayaan HUT ke-19 SMKN 5 Denpasar, Senin (15/8/2016), berjalan meriah. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMKN 5 Denpasar, Drs. Ketut Sumerta.

Undangan yang hadir pada perayaan HUT, Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., Ketua MKKS SMK Kota Denpasar, Drs. Wayan Sarjana, serta Ketua Komite, I Made Raka Adnyana Djonika. Acara berlangsung meriah karena diisi beragam pentas seni oleh siswa, dan undangan juga disuguhkan loloh hasil olahan siswa di busisness centre.

Acara juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba intern dan ekstern serta penyerahkan penghargaan kepada guru yang sukses mengantarkan anak didik berprestasi. Masing-masing Drs. Singgih Supaya, Theresia Tri Winarsi, STT., Par., Ni Putu Yuliawati, SS., Dra. Luh Gede Hernawati, Gede Parwata, S.Sn., Udha Pramesti, S.Sn., I Wayan Gede Arsana, S.Sn., AAGA Udiyana Putra, S.Pd., Ni Kadek Ayu Harmony, SS., dan Ni Luh Putu Ginabaning Merta.

Yang istimewa lagi, Kepala SMKN 5 Denpasar, Ketut Sumerta juga mengundang 10 veteran anggota LVRI Denpasar Timur, sekaligus menyerahkan sumbangan kepada veteran.

Ketut Sumerta mengatakan, agenda ini menjadi program rutin ultah SMKN 5 Denpasar untuk memberikan penghargaan perjuangan para veteran dan keteladanannya dalam menyelamatkan alam Bali. Ia berharap, keteladan dan kegigihan para veteran dalam masa merebut kemerdekaan dapat ditiru dan menjadi teladan bagi generasi muda penerus bangsa.

Ketut Sumerta mengatakan, usia 19 tahun merupakan usia menginjak dewasa. Ia mengajak seluruh keluarga besar SMKN 5 Denpasar menumbuhkan aktivitas dan kreativitas untuk meningkatkan prestasi memenangkan era globalisasi. Kuncinya adalah disiplin dan terus mengisi diri.

Karena itu, ia mengajak seluruh stakeholder sekolah untuk terus beraktivitas dan tampil kreatif untuk meraih prestasi dilandasi dengan disiplin. Ketut Sumerta juga mengucapkan terima kasih kepada semua komponen yang telah mendukung, sehingga pendidikan di SMKN 5 Denpasar bisa terselenggara dengan sebaik-baiknya dan dibuktikan banyaknya kado yang diberikan oleh siswa dalam bentuk prestasi.

Sementara Kabid Pendidikan Menengah Wayan Supartha, salut dengan prestasi akademis maupun non-akademis yang berhasil ditunjukkan SMKN 5 Denpasar. Supartha menyampaikan terima kasih kepada komite sekolah yang telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan SMKN 5 Denpasar.

Dia berharap, para stakeholder SMKN 5 Denpasar mampu memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik, serta jalinan komunikasi yang baik baik di internal sekolah maupun eksternal, sehingga kondisi sekolah kondusif. ‘’Keberhasilan sekolah tak hanya ditentukan oleh kepala sekolah, namun juga perlu dukungan dari seluruh stakeholder sekoIah,’’ tandasnya.

Ketua Panitia HUT Ni Luh Putu Sriyasa, S.Pd., M.Pd., menambahkan, serangkaian HUT digelar berbagai lomba intern dan ekstern. Lomba yang melibatkan siswa SMP se-Bali yakni lomba speech contest, kendang tunggal dan tari jauk manis.

 

Penulis : Putu Tistha
Editor : Putu Tistha

 

Pasukan Biru Gencar Bersihkan  Sungai-Sungai di Denpasar

BALIPORTALNEWS.COMUntuk menciptakan kebersihan berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dibawah kepemimpinan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara.

Di dalam menjaga kebersihan khususnya sungai-sungai di Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar miliki tim khusus yang dinamakan Pasukan Biru.  Pasukan Biru ini bertugas menangani masalah kebersihan sungai di Kota Denpasar. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar I Ketut Winarta didampingi Kabid Perairan  Agung Sanjaya  saat ditemui Senin (15/8/2016).

Menurut Winarta sungai merupakan sumber kehidupan semua makhluk,  maka dari itu kebersihan sungai harus ditingkatkan. Untuk membersihkan semua sungai di Kota Denpasar pihaknya mengerahkan sebanyak 219  orang Petugas Harian Lepas (PHL) yang di sebar dan disiagakan untuk membersihkan sampah serta lumpur di sungai-sungai di Denpasar setiap harinya.

Dengan terbentuknya pasukan biru tersebut, semua sungai yang ada Kota Denpasar sudah tampak bersih,  seperti yang terlihat di Tukad Tag-Tag, Tukad Badung, Tukad Pungawa, Tukad Rangda, Tukad Pekaseh, Tukad Bindu, Tukad Loloan dan lain sebagainya.

Dimana dulu sungai dijadikan tempat pembuangan semua kotoran. Keberadaan sungai-sungai besar di Denpasar kini telah berubah, yang tadinya kotor dan dianggap sebagai tempat membuang segala macam kotoran, baik itu berupa sampah maupun air limbah dari rumah tangga dan industri sehingga masyarakat jarang yang datang ke bantaran sungai. Namun  Kini sungai-sungai besar telah ditata dan disulap menjadi sebuah taman rekreasi wisata baru dengan keindahan serta kebersihannya.

Sementara Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, kebersihan sungai harus dijaga karena sungai itu memiliki banyak manfaat bagi kehidupan. Salah satunya adalah tempat rekreasi bagi masyarakat Kota Denpasar yang setiap harinya disibukkan dengan berbagai aktifitas.  Menyegarkan pikiran tidak perlu jauh-jauh cukup datang ke sungai karena kini sudah menjadi taman rekreasi wisata baru dan juga sebagai tempat berolah raga

Untuk di Denpasar sungai sudah banyak di tata menjadi taman rekreasi wisata, seperti di  Sungai (Tukad) Bindu, di Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman Kecamatan Denpasar Timur, bantaran Tukad Badung yang di mulai dari bawah jembatan Jalan Gajah Mada dan  Tukad Tag-Tag, tepatnya di sebelah timur SMPN 10 Denpasar.

Sungai yang telah ditata tersebut selain menjadi tempat rekreasi juga dijadikan Jogging track, mancing dan tempat arisan bagi ibu-ibu PKK.  ‘’Agar sungai bisa dimanfaatkan lebih banyak lagi, diharapkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke sungai,’’ ujarnya.

Dengan partisipasi masyarakat ikut serta menjaga kebersihan maka, kedepan Denpasar menjadi kota bersih dan bebas dari yang namanya sampah.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

 

Semiloka Smart City Denpasar Diapresiasi Dewan

BALIPORTALNEWS.COMSeluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah  Kota Denpasar tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kota Denpasar tahun 2016-2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Hal tersebut disampaikan semua Fraksi saat menyampaikan pandangan umum pendapat akhir pada sidang Paripurna Senin (15/8/2016) di Gedung Sewaka Dharma. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dihadiri Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar beserta jajarannya serta Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra dan Forum Pimpinan Daerah.

Pandangan umum diawali dari Fraksi  Golkar yang disampaikan  I Wayan Duaja mengatakan Ranperda RPJMD yang diajukan dengan menggunakan lima pendekatan yaitu teknokratis, partisipatif, politik, top down dan bottom up dengan mengadopsi ajaran Tri Sakti Presiden Indonesia Pertama Ir. Soekarno. Hal ini diimplementasikan dalam Padmaaksara Langkah Baru Membangun Kota Denpasar.

Untuk itu Fraksi Golkar menyambut baik arah dan kebijakan umum Pemerintah Kota Denpasar yang menitik beratkan pada kebijakan ekonomi daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi agar mampu memecahkan pemasalahan angkatan kerja, pengangguran, kemiskinan dan sebagainya.

Fraksi Demokrat dalam pandangan umum yang disampaikan AA Susruta Ngurah Putra menyampaikan selamat kepada Walikota atas diraihnya dua penghargaan nasional yaitu Tropi Adipura dan  Juara I Kadarkum. Disamping itu Fraksi Demokrat menyetujui Ranperda RPJMD menjadi Perda serta memberikan penghargaan karena Walikota dan Wakil Walikota telah menyelesaikan salah satu tugas konstitusinya selaku Kepala Daerah.

Fraksi Gerindra dalam pandangan umumnya yang dibacakan Himun Nabi menyampaikan dalam RPJMD ini strategi Kota Denpasar mengacu pada pencapaian visi dan misi yang ditetapkan dimana strategi pembangunan dijalankan dengan Padmaaksara Langkah Baru Dharmanegara Demi Denpasar.

Dalam penyusunan RPJMD Kota Denpasar ini telah melibatkan pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan dan forum konsultasi publik dan musrenbang perangkat daerah dan kelompok ahli pembangunan Kota Denpasar.

Fraksi Hanura juga menyetujui RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar yang dibacakan I Gede Made Arya Jembawan. Hanura juga  menyampaikan apresiasi atas dilaksankannya Semiloka Smart City sebagai pelaksanaan strategi pembangunan yang terintegrasi.

Sementara Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan I Ketut Suteja Kumara sangat mengapresiasi Walikota dan Wakil Walikota dalam mengadopsi secara sungguh-sungguh ajaran Tri Sakti Bapak Bangsa Kita, Presiden Pertama RI Ir Soekarno. Lebih lanjut Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar sudah dijelaskan secara keseluruhan berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Denpasar 2005-2025 serta Nawa Cita yang dimuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2020.

Dalam kesempatan tersebut Fraksi DPRD juga menyampaikan saran dan masukan terkait RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar.

Terkait hal tersebut Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan saran dan masukan tersebut akan pelajari serta dikaji. Serta mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik yang telah dilakukan selama ini antara eksekutif dan legeslatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan