25 C
Denpasar
Minggu, 19 Agustus 2018

Pastika Gugah Kepedulian Masyarakat Bantu Warga Kurang Mampu

BALIPORTALNEWS.COM – Dibalik kepopulerannya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, Bali masih menyimpan sejumlah persoalan khususnya masih banyaknya warga kurang mampu yang tinggal di pelosok desa dan anak anak yang tidak memiliki kesempatan mengenyam bangku pendidikan. Untuk itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menggugah kepedulian masyarakat agar mau berbagi  dengan mereka yang kurang mampu sehingga derajat kehidupannya bisa lebih baik.

Hal itu disampaikan Gubernur saat berorasi di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (21/8). “Peduli dengan sesama adalah salah satu cara kita untuk mengabdi kepada Tuhan seperti dalam kitab suci disebut Menawa Sewa Medawa Sewa, mengabdi kepada Tuhan adalah dengan mengabdi kepada sesama. Dan, itu juga salah satu bentuk yadnya kita di dunia ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pastika sempat berbagi cerita saat dirinya selama dua hari melakukan kunjungan kerja di Buleleng dari menghadiri acara ngaben massal di Alas Angker, Buleleng dan lanjut menginap serta menghadiri inagurasi siswa baru di SMA/SMK Bali Mandara.

Di sekolah Bali Mandara dia menyaksikan anak-anak miskin yang memiliki semangat berjuang dan belajar untuk memperbaiki kehidupan mereka beserta keluarganya. Pastika menyadari  masih banyak anak-anak Bali yang membutuhkan bantuan pendidikan belum tertampung di sekolah besutan Pemprov Bali itu karena terkendala kapasitas.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk memberikan beasiswa atau menjadi orang tua asuh bagi anak anak yang kurang mampu agar terus bisa melanjutkan pendidikannya. “Saya ajak masyarakat jangan sampai menutup mata, mari bantu semampunya. Kedepan saya juga berharap bisa dibangun sekolah yang sama lagi di tempat yang berbeda, agar semakin banyak anak miskin bisa tertampung,” imbuhnya.

Orang nomor satu itu juga sempat menyinggung dan menyambut baik keinginan Bupati Gianyar untuk membuat sekolah yang sama, dan dia beserta Pemprov berjanji untuk mendukung rencana tersebut.

Pastika juga menyatakan langkah peduli terhadap sesama bisa diimplementasikan dengan cara sangat sederhana, seperti donor darah misalnya. Hal itu diutarakannya menyusul ajakan salah satu orator untuk rajin donor darah. “Saya percaya setetes darah Anda bisa meyelamatkan nyawa orang. Saya teringat dengan filosofi China zaman dulu, menyelamatkan nyawa mahluk hidup lebih mulia daripada membangun pagoda megah. Jadi mari kita menjadi orang bermanfaat bagi orang lain, karena hal itu sebagai bentuk yadnya juga,” gugahnya yang dalam kesempatan itu juga turut didampingi oleh beberapa kepala SKPD di lingkungan pemprov Bali. (Humas Pemrov Bali)

Kemendikbud Tetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai Sekolah Rujukan

BALIPORTALNEWS.COMKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) RI menetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan. Ditetapkan SMPN 1 Denpasar oleh pemerintah pusat sebagai sekolah rujukan setelah dilakukan survey dan verifikasi terhadap sekolah-sekolah yang telah memenuhi persyaratan.

‘’Kami sangat bangga dengan ditetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan. Kami berharap, dengan ditetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan dapat memicu semangat guru dan siswa untuk meningkatkan kualitas dan layanan pendidikan makin baik,’’ ujar Kepala SMPN 1 Denpasar, Drs. AA Gede Agung Rimbya Temaja, M.Ag., Senin (22/8/2016).

Rimbya Temaja mengungkapkan ada sejumlah indikator yang harus dipenuhi sebagai sekolah rujukan ini. Di antaranya, terakreditasi A (sangat baik) yang dibuktikan telah memenuhi delapan standar nasional pendidikan, yaitu standar isi, standar proses pembelajaran, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilian.

Indikator lainnya, memiliki ekosistem pendidikan yang kondusif, memiliki budaya mutu, melaksanakan program penumbuhan budi pekerti, menjadi pusat keunggulan, serta lokasi yang strategis, mudah dijangkau dan aman. ‘’Sebagai sekolah rujukan, SMPN 1 Denpasar wajib mengimbaskan berbagai keunggulan yang dimiliki dengan sekolah lain,’’ ujar Rimbya Temaja.

Rimbya Temaja mengungkapkan, ditetapkannya SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan, sejalan dengan visi sekolah, yakni unggul dalam mutu, berdaya saing secara internasional, berwawasan lingkungan dan budaya, serta beriman dan bertaqwa. Ia juga menargetkan tahun depan SMPN 1 Denpasar menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). (tis/bpn)

Peserta Donor Darah membludak dalam HUT ke-38 PDDI Daerah Bali

BALIPORTALNEWS.COMDalam rangka memperingati hari jadinya yang ke 38,  Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Daerah Bali melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan dengan tajuk “Berbagi kasih bersama Pendonor”. PDDI merupakan mitra dari Palang Merah Indonesia (PMI) khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI. Dan tidak terasa pada tahun 2016, 38 tahun sudah PDDI berkiprah dalam mensosialisasikan serta mempromosikan kegiatan donor darah kepada masyarakat. Perlahan tapi pasti, sedikit demi sedikit semakin banyak unit-unit PDDI di tingkat Kabupaten/Kota yang terbentuk untuk menggalang partisipasi masyarakat dalam untuk berdonor darah.

Dan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Peringatan HUT ke 38 PDDI Daerah Bali, akan dilaksanakan kegiatan Gebyar Donor Darah pada tanggal 21 Agustus 2016 bertempat di Gerbang Timur Museum Bajra Sandhi – Renon – Denpasar. Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain Donor Darah yang mengundang partisipasi masyarakat umum Lomba Mewarnai bagi Siswa Sekolah Tingkat TK dan SD (kelas 1-3). Lomba Foto On The Spot dengan tema “Donor Darah” dengan menjadikan kegiatan donor darah pada acara dijadikan sebagai objek bidikan kamera, untuk selanjutnya dilombakan. Dalam pelaksanaan Lomba baik mewarnai maupun Foto, 3 (tiga) hasil terbaik selanjutnya menyandang Predikat Juara I, Juara II dan Juara III.

Selain kegiatan lomba-lomba, kesempatan ini juga dijadikan sebagai momen berbagi dimana akan dilaksanakan pemberian paket bingkisan kepada 25 (dua puluh lima) anak Yatim Piatu dari Panti Asuhan Dharma Jati, Jl. Trengguli Denpasar. Diharapkan bentuk perhatian yang diberikan dapat memberikan semangat baru kepada anak-anak yatim piatu tersebut dengan pesan bahwa mereka tidak sendiri, dan masih banyak orang-orang yang peduli dengan keberadaan mereka. Untuk menambah semarak acara, kegiatan juga diisi dengan hiburan-hiburan dan doorprize bagi peserta maupun masyarakat umum yang hadir pada saat itu.

Kegiatan Donor Darah sebagai kegiatan utama yang dilaksanakan, cukup membuat panitia dan petugas kewalahan dimana besarnya animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sehingga menyebabkan antrian panjang karena 6 (enam) bed/tempat pengambilan darah yang disiapkan tidak dapat mengcover keseluruhan peserta yang hadir, sehingga didatangkan bantuan dari UTD PMI Provinsi Bali untuk menambah 2 (dua) bed/pengambilan lagi dengan memanfaatkan Bus Donor Darah. Sampai dengan berakhirnya kegiatan, didapatkan sebanyak 131 pendonor darah.

Bapak Ketut Pringgantara selaku Ketua Panitia HUT ke 38 PDDI Daerah Bali menyampaikan bahwasanya kegiatan Gebyar Donor Darah dilaksanakan untuk lebih memasyarakatkan donor darah, sehingga diharapkan donor darah bisa menjadi gaya hidup sehat, disamping untuk membantu sesama yang memerlukan darah. “Dan tema Berbagi Kasih bersama pendonor diambil dengan pesan bahwa kegiatan berbagi yang dilaksanakan baik berupa donor darah maupun berbagi pada anak yatim piatu oleh pendonor, sebagai wujud bahwa kita peduli dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan” imbuhnya. (humas pmi bali)

Gianyar Miliki Ribuan Industri Kreatif, Serap Ratusan Ribu Pekerja

BALIPORTALNEWS.COM – Sampai saat ini di Kabupaten Gianyar terdapat 23.185 industri kreatif. Angka ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah  dan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

''Keberadaan industri kreatif ini telah mampu menyerap lapangan kerja sebanyak 114.328 pekerja atau sekitar  20% dari jumlah penduduk Gianyar,'' ujar Kadisperindag Gianyar, Wayan Suamba, Minggu (21/8/2016).

Dikatakan, selain telah mampu menyerap lapangan kerja, industri kreatif di Kabupaten Gianyar  mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Gianyar.

Dimana kontribusi ini menduduki peringkat III setelah pariwisata sekitar 29%, jasa sekitar 24% dan industri kreatif sebesar 18,11%.

Menurut Kadisperindag,  hal ini  angka di luar dugaan dan pihaknya berharap kedepannya industri kreatif mampu berada di bawah sektor pariwisata.

Hal ini didukung di masing-masing kecamatan di Gianyar telah memiliki keunggulan tersendiri untuk pengembangan usaha kreatif. Sehingga masing-masing kecamatan bersaing untuk meningkatkan inovasi dan kualitas industri kreatifnya.

Dikatakan, Ubud sebagai wilayah pariwisata, dimana industri kreatif sangat berkembang seperti melukis dan patung. Sukawati memiliki ciri khas tersendiri dengan kerajinan perak dan emas, patung, lukisan dan industri kreatif lainnya.

Dikatakan, bila peningkatan pertumbuhan industri kreatif bisa mencapai 2% saja setiap tahunnya, diprediksi Gianyar akan kekurangan tenaga kerja. Di sisi lain, dengan pertumbuhan industri kreatif ini, secara umum, penduduk Gianyar akan mengalami peningkatan kualitas hidup.

Sedangkan pembinaan yang sering dilakukan terhadap Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) diyakini  memberikan motivasi agar usahawan yang menggeluti usaha memiliki daya juang, jujur, toleransi dan selalu mencari inovasi baru.

Ditambahkan bidang industri kreatif yang ada di Gianyar sekarang ini sedang berkembang yakni aplikasi dan pengembangan game, arsitektur dan disain interior, desain komunikasi visual, disain produk, fishion,  film, animasi video, fotografi, kerajinan tangan, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa dan televisi termasuk radio.

Yang paling pesat mengalami perkembangan yakni seni rupa, seni pertunjukan, kuliner, kerajinan tangan dan desain produk. (agy/bpn)

 

Sat Pol PP Semprit Tiga Toko Modern Tanpa Ijin

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kota Denpasar melalui sat Pol PP Kota Denpasar terus gencar melakukan penertiban dan pengawasan terhadap munculnya sejumlah Toko Modern di wilayah Kota Denpasar.

Setelah sebelumnya menyegel sebuah Toko Modern di jalan Batanghari, Jumat (19/8/2016) Sat Pol PP kembali memberikan Surat Peringatan (SP) yang ketiga untuk 3 Toko Modern yang sudah beroperasi tapi belum mengantongi ijin dari Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal (BPPTSP dan PM) Kota Denpasar. Kepala sat Pol PP Kota Denpasar IB.

Wiradana yang ditemui Minggu (21/8/2016) mengatakan Surat Peringatan yang ketiga ini adalah merupakan peringatan yang terakhir, apabila masih beroperasi pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa penyegelan.  Menurut Wiradana saat  melakukan sidak bersama Tim Pengendalian Dan Pengawasan Pelaksanaan Perijinan yang terdiri dari Badan Perijinan, Dinas Tata Ruang, Disperindag, Bag. Hukum serta aparat Kecamatan ada tiga Toko Modern yang diberikan SP 3 yakni Toko Modern UD Sedana yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto,  Toko S jalan Buluh Indah dan Indomarco.  

Dikatakannya, masih ada  Mini Market yang belum memiliki ijin lengkap sudah beroperasi. Membuat pihaknya terus berupaya melakukan penertiban termasuk diantaranya menyegel  kepada mereka yang sama sekali belum mengantongi ijin sampai tindakan pencabutan. Ketiga Toko Modern tersebut  ketika diperiksa ternyata pemilik tidak mengantongi ijin sama sekali sehingga dengan kenyataan ini Tim menyarankan agar pemilik segera mengurus ijinnya.

Disamping itu Tim juga memberikan surat peringatan  kepada pemilik agar segera menghadap ke kantor  Satpol PP. Menurut Wiradana pihaknya tidak segan-segan untuk mengambil apabila membangkang sudah barang tentu pihaknya tidak segan-segan akan memberi tindakan tegas sampai penyegelan  sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami tidak pernah menghambat mereka yang ingin berinvestasi di Denpasar asal taati aturannya seperti harus melengkapi ijin usahanya dengan PPM, IMB, SITU/HO dan IUTM,” tegas Wiradana.

Dalam Perwali 9 tahun 2009 dan SK Walikota No. 188.45/495/HK/2011 sudah diatur tentang Toko Modern di Kota Denpasar baik yang berjaringan maupun non berjaringan. “Untuk itu kami minta untuk mentaati aturan tersebut,” pungkas Wiradana. (humas pemkot dps)

 

Walikota Rai Mantra Minta Cetak Lulusan yang Berjiwa Entrepreneurship

BALIPORTALNEWS.COM – Puncak HUT ke-30 SMAN 6 Denpasar (Sixsma), Sabtu (20/8/2016) lalu benar-benar berlangsung semarak. Puncak HUT dihadiri Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Sekretaris Disdikpora Denpasar, Drs. Wayan Sukana, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. Nyoman Mudita, M.Pd.

Saat itu Walikota Rai Mantra menandatangani prasasti wantilan Sixsma yang diberi nama Graha Budaya, serta mengukuhkan kader pelestari budaya dan bank mini. Walikota Rai Mantra juga menerima buku Tiga Dasa Warsa SMAN 6 Denpasar dari Kasek Nyoman Muditha.

Kasek Nyoman Mudita mengungkapkan, di usia 30 tahun, SMAN 6 Denpasar terus tampil maju. Untuk itu, ia mengajak warga Sixsma tidak berpangku tangan. HUT tiga dasa warsa ini dipakai momentum membuka lembaran baru yang lebih baik.

Mudita mengatakan, setelah menyelesaikan penataan fisik sekolah dan sarana prasarana, kini fokus dalam peningkatan mutu akademis. Ia optimis, walau input sekolah ini jauh dari SMA negeri lainnya, mampu meningkatkan prestasi akademis siswa. ‘’Dari sekian anak pasti ada anak yang memiliki talenta yang tinggi. Maka dari itu kami membentuk komunitas peneliti belia yang telah dibentuk pada tahun 2014 lalu,’’ ujarnya. 

Komunitas peneliti belia ini telah menunjukan hasil  dengan meraih juara I tingkat nasional di Jakarta, Bogor  dan Juara III di LIPI  maupun di Bali sendiri. Selain itu SMAN 6 Denpasar yang dinobatkan pusat sebagai sekolah Ai Wiyata Mandiri juga terus mengikuti lomba di bidang budaya dan bahkan sering mendapat juara.

Sementara kader pelestari budaya diharapkan Mudita, mampu menumbuhkan rasa cinta siswa pada seni budaya Bali dalam arti luas. Apalagi, ke depan menghadapi berbagai tantangan global sehingga peran generasi muda strategis mendukung budaya.

Walikota Rai Mantra menyampaikan rasa bangganya karena warga SMAN 6 Denpasar mampu menorehkan kesan mendalam bagi pembangunan pendidikan di Denpasar. Menurut Rai Mantra untuk kemajuan eksak harus didukung oleh non eksak. Artinya dalam pendidikan selain pintar juga dibutuhkan kecerdasan. ‘’Hal ini menjadi tantangan kita semua khususnya untuk di Kota Denpasar,’’ ungkap Rai Mantra.

Rai Mantra juga mengingatkan, sekolah selain untuk tempat belajar, juga menjadi tempat bermain dan bahagia siswa. Untuk itu Rai Mantra mengapresiasi keberadaan Wantilan Graha Budaya SMAN 6 Denpasar yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan aktivitas dan kreativitas siswa.

Rai Mantra juga mendorong siswa memiliki karakter kreatif, produktif dan entrepreneurship atau jiwa kewirausahaan.  Dengan adanya jiwa entrepreneurship maka akan membentuk kemandirian anak-anak untuk masa depan.

Terakhir Walikota berpesan agar Sixsma mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi. Caranya, undang alumnus yang telah sukses untuk berbagi kiat sukses pada siswa. Dengan cara demikian semangat siswa akn bangkit dan menjadi pemilik masa depan. (tis/bpn)

 

Rai Mantra : Buat Anak-Anak Untuk  Merasa Senang dan Bahagia Di Sekolah

BALIPORTALNEWS.COM – Dalam peringatan HUT ke-8 tahun (sewindu) SMPN 12 Denpasar, Walikota I.B. Rai Dharmawijya Mantra menghimbaukan kepada para pengajar atau guru untuk selalu bisa membuat anak didik merasa senang dan bahagia di Sekolah, karena sekolah itu adalah rumah kedua bagi anak-anak dan rumah ialah tempat anak-anak merasa senang dan bahagia.

Hal ini ditegaskannya saat menghadiri perayaan sewindu SMPN 12  Sabtu (20/82016) di halaman sekolah setempat  "Saya sangat setuju dengan tema HUT kali ini yakni ‘Rumah Penuh Cita dan Harapan’, sebab sekarang ini sebuah sekolah harus bisa menjadi rumah yang bisa membuat anak-anak merasa senang dan bahagia, kalau anak-anak sudah senang dan bahagia pasti cita dan harapan itu akan ada”, ujarnya.

Sebelum memberikan arahan, Walikota Rai Mantra yang pada kesempatan kali ini di dampingi Kepala Sekolah SMPN 12 Denpasar I Nengah Narsa, Anggota DPRD Kota Denpasar A.A.N. Gde Widiada dan Camat Denpasar Selatan Nyoman Lodra, juga sempat memberikan sembako kepada beberapa warga lansia yang kurang mampu dan meninjau stand hasil kerajinan dan produksi olahan yang sangat kreatif dari siswa-siswi SMPN 12 Denpasar.

“Ada satu hal yang sangat saya apresiasi dari hasil kerajinan anak-anak ini, yakni masing-masing persatu kelas mereka sudah bisa membuat sebuah banten pejati sendiri, ini merupakan suatu hal yang luar biasa sekali, nanti jika ada upacara agama dan piodalan di sekolah akan sangat membantu sekali, baik dari segi makna dan nilai ekonomi”, ungkap Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan, pedidikan kepada anak itu merupakan peranan penting kita semua sebagai orang tua, baik itu orang tua kandung, guru maupun lingkungan, karena semua peran ini sangat membantu di dalam kesuksesan perkembangan pendidikan anak di masa depan, jadi mulai dari sekarang mari peduli dengan kesenangan dan kebahagian anak, mulailah mengajari dengan cara-cara yang kreatif agar anak-anak tertarik dan merasa senang dengan pendidikan yang di berikan.

“Dan pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat kepada SMPN 12 Denpasar atas hari jadinya yang ke-8th , dan semoga sekolah ini kedepanya semakin sukses di dalam bidang pendidikan dan bisa mencetak anak-anak didik yang berpretasi”, ungkapnya

Sementara Kepala Sekolah SMPN 12 Denpasar, I Nengah Narsa mengatakan, dalam hari jadi Sewindu SMPN 12 Denpasar, pihaknya sudah mengentaskan sekolah yang berahklah, unggul, berbudaya, dan kompotitip dalam era global.

Dengan membuktikan dari awal sekolah ini didirikan yakni pada tahun 2008 sampai delapan tahun sekarang ini, sudah bisa menunjukan prestasi-prestasi di dunia pendidikan, dengan tiga kali masuk empat besar pemerolehan NEM tertinggi tingkat Kota dan Provinsi. Dan dalam Sewindu ini, SMPN 12 Denpasar sudah bisa menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang penuh cita dan harapan.

“Saya sangat menghaturkan terimakasih kepada Bapak Walikota Denpasar karena dari awal berdirinya sekolah ini sudah terus memberikan bantuan nya dan memotifasi para guru dan siswa-siswi disini untuk terus berkereasi dan maju didalam melewati semua rintangan”, ungkap Narsa. (humas pemkot dps)

Gubernur Pastika Kukuhkan 225 Siswa SMA/SMK Negeri Bali Mandara

BALIPORTALNEWS.COMMasih banyaknya anak – anak miskin yang tidak memiliki kesempatan untuk bersekolah merupakan sebuah pekerjaan besar bukan hanya bagi pemerintah namun juga bagi masyarakat yang memiliki kemampuan yang lebih. Oleh karena itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menekankan agar para guru dan instruktur di SMA/SMK Negeri Bali Mandara untuk tetap berpihak kepada orang miskin.

Demikian ia sampaikan saat memberikan sambutan pada acara Inaugurasi Siswa Baru SMA/SMK Negeri Bali Mandara Tahun Ajaran 2016/2017 di Aula SMA Negeri Bali Mandara, Desa Kubutambahan, Buleleng, Sabtu (20/8/2016).

“Masih ada ribuan anak miskin di Bali yang perlu bantuan kita dan itu adalah pekerjaan besar kita, oleh karena itu para guru dan instruktur disini serta masyarakat Bali harus tetap berpihak kepada anak – anak miskin tersebut,” tegas Pastika yang menurutnya hanya dengan cara tersebutlah orang – orang miskin tersebut bisa keluar  dari lingkaran kemiskinannya.

“Untuk bangkit sensiri mereka sudah tidak bisa, bukan tidak mau itu persoalanya, dan hanya dengan bantuan kitalah mereka akan mampu untuk bangkit,” jelas Pastika yang sangat mengingikan agar anak – anak miskin tersebut juga memiliki kesempatan kembali untuk bersekolah. “Ini yang sangat mengganggu pikiran saya, mereka punya cita – cita yang tinggi tapi untuk melanjutkan sekolah tidak bisa, kita bisa bayangkan akan seperti apa mereka jika kita biarkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut  Pastika juga mengingatkan para siswa agar tidak menjadi manja dengan kondisi fasilitas yang sudah sangat lengkap seperti saat ini. Para siswa diminta bersungguh – sungguh dalam menjalankan proses pendidikan serta selalu menjaga kekompakan intern, antar siswa SMA atau antar siswa SMK maupun kekompakan antara siswa SMA dan SMK.

“Setiap butir nasi yang kalian makan adalah nasinya rakyat Bali tidak semua mendapatkan kesempatan seperti saat ini, oleh karena itu saya minta kepada kalian untuk benar – benar bekerja keras, jaga kekompakan, tidak ada perbedaan, jangan ada pemisahan kalian adalah bersaudara, belajar yang sungguh – sungguh untuk meningkatkan kualitas diri kalian,” tegas Pastika.

Sementara itu Kepala SMA Negeri Bali Mandara Nyoman Darta menjelaskan, perekrutan peserta didik di SMA/SMK Negeri Bali Mandara sangat ketat dan berlangsung selama 6 bulan. Dalam seleksi tersebut, ada tiga tahap yang harus dilewati calon siswa, sebelum mereka dinyatakan lolos diterima di sekolah unggulan tersebut. Tahap pertama, seleksi administrasi (paper based).

Tahap kedua, survei ke rumah calon siswa (home visit) masing-masing. Tahap ketiga, penggalian disiplin dan kecakapan yang dilaksanakan di sekolah (boot camp). Peserta didik baru SMAN Bali Mandara yang  dikukuhkan sejumlah 96 orang. Sedangkan untuk peserta didik baru SMKN Bali Mandara jumlahnya mencapai 129 orang.

Rinciannya, jumlah siswa baru dari Kabupaten Buleleng mencapai 119 orang (terdiri dari 84 siswa SMAN Bali Mandara dan 35 siswa SMKN Bali Mandara). Sedangkan siswa dari Kabupaten Karangasem menduduki peringkat kedua terbanyak dengan 24 orang, disusul dari Kabupaten Tabanan (17 orang), dari Kabupaten Badung (15 orang) dari Kabupaten Gianyar (15 orang), dari Kota Denpasar (13 orang), dari Kabupaten Jembrana (11 orang), dari Kabupaten Bangli (6 orang), dan paling sedikit asal; Kabupaten Klungkung (hanya 5 orang). Dalam kesempatan tersebut ia juga memberikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Pastika sebagai pencetus ide/konsep dari SMA/SMK Negeri Bali Mandara.

Menurutnya hal tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi dan inspirasi bagi para siswa baru bahwa mereka masih ada yang memperhatikan walaupun mereka adalah anak – anak miskin sehingga mampu untuk memberikan sebuah pemahaman bahwa kemiskinan tersebut bukan pengahalang untuk meraih sebuah kesuksesan.

Pengukuhan siswa baru ditandai dengan penyematan pin SMA/SMK Negeri Bali Mandara yang dilakukan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama beserta Ny. Ningsih Adi Wiryatama, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, serta Kepala SMA dan SMK Negeri Bali Mandara.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan acara Grand Opening Indian Corner di SMA Negeri Bali yang ditandai dengan pemotonmgan pita oleh Gubernur Pastika dan Konjen India R.O. Sunil Babu. (humas pemprov bali)

 

Pembangunan RS Pratama Nusa Penida

BALIPORTALNEWS.COMWagub Ketut Sudikerta mengapresiasi progres pengerjaan pembangunan RS Pratama di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung yang melampaui target. Walaupun sudah melampaui target, kendala faktor non teknis seperti faktor cuaca pun perlu menjadi perhatian yang memungkinkan mengganggu jalannya pembangunan. Selain itu ia juga mengingatkan rekanan kontraktor agar menjaga mutu pekerjaan. Demikian disampaikannya  saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Jumat (19/8/2016).

“Walaupun progresnya sudah melampaui bukan berarti boleh menganggap enteng, tetap harus memperhatikan faktor non teknis sehingga pengerjaan tidak terhambat kedepannya. Serta yang terpenting itu tetap menjaga kualitas, agar fisik bangunan bertahan dalam jangka panjang,” ujar Sudikerta.

Lebih jauh, Wagub Sudikerta mengatakan rumah sakit Pratama di daerah tersebut merupakan bentuk akses layanan publik di sektor kesehatan guna mempercepat dan mempermudah  pelayanan kesehatan bagi warga Nusa Penida yang daerahnya terpisah oleh laut tersebut.

“Diharapkan masyarakat Nusa Penida yang mengalami gangguan kesehatan bisa mendapatkan pelayanan yang cepat dan sesuai standar pengobatan, sehingga tidak perlu jauh-jauh pergi ke Denpasar atau ke Klungkung yang lokasinya jauh, apa lagi mesti naik boat yang bisa menyebabkan penanganannya terhambat,” ujar Sudikerta seraya memberi sinyal agar bisa menambah lagi pembangunan RS Pratama berikutnya, karena daerah Nusa Penia tergolong luas dan dengan jumlah penduduk yang lumayan banyak mencapai 80 ribu jiwa.

“Tidak cukup sampai disini, kedepannya semoga bisa dibangun RS Pratama lainnya disini sehingga bisa melayani masyarakatnya secara keseluruhan,” imbuh Sudikerta.

Sementara itu  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Bali dr. Ketut Suarjaya yang juga mendampingi Wagub mengatakan  bahwa pembangunan direncanakan rampung bulan Desember 2016, dan diharapkan sudah beroperasi awal tahun 2017.

Untuk mendukung percepatan operasi RS tersebut, menurutnya instansi yang dipimpinnya sudah menganggarkan pengadaan alat kesehatan (alkes) pada tahun 2017 senilai 10 miliar. Tak hanya itu, dukungan tenaga medis, tenaga ahli dan tim dokter pun untuk awal akan didatangkan dari Provinsi. “Ini kan sifatnya baru mulai, jadi untuk pembinaan selama 2 tahun awal tenaga-tenaga medis, dokter dan sebagainya akan kita datangkan, kita yang bina, nanti setelah 2 tahun baru kita hibahkan ke Kabupaten,” ujar Suarjaya.

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta yang pada kesempatan itu turut hadir dilokasi menyampaikan ucapan terimakasih atas program-program yang dudah dilaksanakan Pemprov Bali untuk pembangunan Nusa Penida, namun menurutnya masih ada beberapa program penting yang sangat mendesak di Nusa Penida karena terkendala biaya yang disebutnya JALI (Jalan, Listrik dan Air).

Ia mencontohkan untuk jalan yang panjangnya mencapai 229 km baru bisa terealisasi diaspal 100 km. Untuk air bersih pun masih mengalami kendala, sedangkan capaian bagus sudah terwujud bahkan sudah surplus untuk penanganan listrik. Ia berharap masyarakat bisa bersabar, karena pembangunan Nusa Penida harus dilaksanakan secara bertahap dan diyakinkan nantinya pasti akan selesai sepenuhnya. Dukungan dari Pemprov pun terus diharapkannya demi kemajuan Nusa Penida. (humas pemprov bali)

 

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan