29 C
Denpasar
Jumat, 19 Oktober 2018

Revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Pemkab Gianyar Mohon Dukungan Komisi VI DPR RI

BALIPORTALNEWS.COM – Komisi VI DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (kunker) spesifik ke Pasar Sukawati, Gianyar, Jumat (2/9/2016).

Kunjungan DPR RI yang dipimpim langsung Ketua Komisi VI Dr. Ir. M. Farid  Al Fausi; Rieke Diah Pitaloka;  Gde Sumarjaya Linggih dan Nyoman Dhamantra, diterima Bupati Gianyar, AA. Gde Agung Bharata, didampingi Wabup Gianyar, Made Mahayastra.

Rombongan DPR RI memantau situasi lapangan, bangunan fisik  serta menampung aspirasi yang berkembang berkaitan dengan program revitalisasi pasar dengan tujuan sebagai bahan masukan bagi pemerintah untuk ditindak-lanjuti.

Sebelum menuju Sukawati, rombongan anggota DPR RI terlebih dahulu berkunjung ke Pasar Badung.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar,  I Wayan Suamba, mengatakan, kunjungan  DPR RI ke Pasar Sukawati sebagai bahan rapat kerja dengan Kementerian Perdagangan terkait rencana revitalisasi pasar.

“Pemkab Gianyar mohon dukungan DPR RI untuk merealisasikan pembangunan yang membutuhkan alokasi dana cukup tinggi,” ujar Wayan Suamba.

Untuk itu, pihaknya pada Senin (5/9/2016) akan mengadakan pertemuan dengan pihak Kementerian untuk melaporkan secara tertulis proses perjalanan pasar Sukawati.

Ketua Komisi VI DPR RI,  Dr. Ir. M. Farid  Al Fausi mengatakan,  Komisi VI DPR RI mendukung keberadaan pasar seni dan tradisional di tengah-tengah masyarakat.

Untuk itu, perlu diberi perlindungan dan pembinaan yang berkelanjutan sehingga keberadaan pasar tradisional sebagai pusat perputaran perekonomian masyarakat akan tetap eksis dan terjaga  yang saat ini tengah menghadapi persaingan dengan pusat oleh-oleh yang modern.

Pihaknya akan memperjuangkan pengalokasian dana pada tahun anggaran 2017. (agy/bpn)

 

Ket Foto:
Bupati Gianyar, AA. Gde Agung Bharata, bersama sejumlah pejabat Gianyar mendampingi kunjungan  Komisi VI DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (kunker) spesifik ke Pasar Sukawati, Gianyar, Jumat (2/9/2016). (agy/bpn)

Siswa SMK PGRI 3 Denpasar Melaju ke LKS Bali

BALIPORTALNEWS.COM – Prestasi demi prestasi diraih SMK PGRI 3 Denpasar. Prestasi teranyarnya adalah meraih juara dalam empat bidang lomba kompetensi siswa (LKS) LKS tingkat Kota Denpasar.

Membanggakan, dari empat prestasi yang diraih di ajang bergengsi tahunan itu, salah satu siswa SMK PGRI 3 Denpasar, Ede Juliani Sunagum Korry, melaju ke LKS tingkat Provinsi Bali yang akan digelar Oktober mendatang. Pada LKS tingkat Kota Denpasar, belum lama ini, siswa kelas XII AP 4 itu, sukses meraih juara I bidang house keeping.

Sunagum Korry mampu mengalahkan puluhan peserta dari SMK negeri dan swasta lainnya. Dia mengaku sejak awal optimis bisa mempersembahkan yang terbaik untuk sekolah. Di sekolah ia dibina guru pembina Putu Ayu Sintya Dewi, S.Par, I Wayan Regip, Amd.Par., dan I Putu Suhartana, STT.Par.

Di lomba ini tidak saja mengukur keterampilan praktik prepare room for guest, namun juga mengukur pengetahuan pariwisata dan perhotelan masin-masing  peserta lomba. ‘’Lumayan melelahkan, dan penilaian juri sangat ketat. Astungkara, saya berhasil meraih juara I dan akan mewakili Denpasar dalam LKS Provinsi Bali, Oktober mendatang,’’ ujar Sunagum Korry.

Selain juara I house keeping, siswa SMK PGRI 3 Denpasar lainnya juga mempersembahkan prestasi terbaik di ajang bergengsi tahun SMK itu. Prestasi itu dipersembahkan tim debat yang diperkuat I Wayan Gede Krisna Carana, I Putu Yoga Adi Nata, dan I Putu Kresna Cahyadi Putra yang meraih juara II. Berikutnya juara III cookry yang dipersembahkan oleh Ketut Arya Suarnata serta juara III lomba restoran servis.

Tak hanya berprestasi di LKS, sebelumnya siswa SMK PGRI 3 Denpasar juga mengukir sejumlah juara di kompetisi tingkat Bali. Di antaranya meraih juara II dan III lomba cipta menu berbahan baku ikan untuk makanan pembuka. Prestasi ini juga dipersembahkan oleh I Ketut Arya Suarnata dan Ni Luh Putu Suantari di bawah binaan guru pembina Ni Kadek Astrea Dewi, STT.Par.

Prestasi lain dipersembahkan siswa SMK PGRI 3 Denpasar di cabang olahraga. Tim Petanque SMK PGRI 3 Denpasar diperkuat Ni Putu Ariayu, Ni Made Veriani, dan AA Made Permata Sari sukses meraih juara III kompetisi petanque antar SMA/SMK se-Bali yang digelar Stikes Advaita Medika Tabanan. Selain itu, juga meraih juara II balap sepeda coskatre yang dipersebahkan oleh Darma Yuda.

Kepala SMK PGRI 3 Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., sangat bangga memiliki siswa berprestasi seperti Sunagum Korry dkk. Karenanya, ia memberi ucapan selamat khusus kepada siswa beprestasi dan memberikan reward berupa bebas SPP sesuai tingkat juara yang diperoleh. Termasuk juga memberi ucapan selamat kepada guru pembina.

Madiadnyana mengatakan, keberhasilan siswanya meraih juara di empat bidang LKS menunjukkan konsistensi dari pembinaan prestasi di sekolah yang berkesinambungan, dan semangat berprestasi siswa. Dan, ditegaskan pula, SMK PGRI 3 Denpasar tidak berfokus hanya pada kuantitas, melainkan kualitas lulusan. (tis/bpn)

Wakil Walikota Hadiri Upacara Melaspas di Pura Dalem Danu Taman Suci

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, menghadiri upacara melaspas dan mupuk pedagingan di Pura Dalem Danu Taman Suci Padangsambian, Jumat (2/9/2016).

“Kita berharap kepada masyarakat dengan adanya upacara seperti ini nantinya dapat dijadikan tolok ukur, dan dengan terlaksananya karya ini menjadi berkah untuk kesejahteraan masyarakan di Desa Pakraman Padangsambian dan Kota Denpasar pada umumnya,’’ ujar Kelian Pura Dalem Danu Taman Suci, Made Subawa.

Made Subawa mengatakan, upacara pada Jumat (2/9/2016) yakni melaspas, mecaru serta mendem Pedagingan. Rangkaian upacara dipuput Ida Pedanda dari Griya Yang Batu, Griya Telabah serta Griya Gede Batubulan. Sedangkan puncak karya dilaksankan pada Sukra Paing Dungulan, Jumat (9/9/2016).

Ia mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar serta semua pihak yang telah memberikan bantuan hingga terlaksananya karya ini. Ia juga merasa bahagia dan bangga Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dapat hadir serta telah memberikan perhatian dan dana punia sebagai stimulan kepada warga Desa Pakraman Padangsambian.

Wakil Walikota IGN Jaya Negara sangat mengapresiasi antusiasme warga masyarakat dalam melaksanakan upacara yadnya. Ia berharap dengan terselenggaranya upacara ini rasa persatuan dan rasa bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi semakin meningkat.

Selain dihadiri Wakil Walikota Jaya Negara, upacara ini juga dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede; Camat Denpasar Barat IB. Joni Ariwibawa; Kabag Kesra Setda Kota Denpasar IGN Bagus Mataram. Hadir juga dalam kesempatan ini  Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta. (eka/humas pemkot dps/bpn)

Pengawas Harus Rajin Turun ke Sekolah

BALIPORTALNEWS.COM – Kabid Dikmen Disdikpora Kota Denpasar, Wayan Supartha, mengatakan, kinerja para pengawas sekolah untuk melakukan pengawasan dan pembinaan sekolah harus lebih optimal.

‘’Pengawas itu termasuk tenaga fungsional tentu ada tugas dan fungsi yang harus dikerjakan sesuai aturannya. Hal ini secara tidak langsung kinerja pengawas sekolah tentu akan mempengaruhi profesionalisme guru di sekolah,’’ ujar Supartha, Jumat (2/9/2016).

Ditegaskannya, bila ternyata ditemukan adanya pengawas yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya, tentu ada sanksi sesuai dengan bukti dan data fakta yang ditemukan.

Menurut Supartha mutu pendidikan akan meningkat apabila diawali dari koordinasi yang baik antara pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru dalam membina anak didiknya. Karena itu, para pengawas harus rajin turun ke lapangan. ‘’Tidak ada alasan bagi para pengawas untuk tidak turun ke sekolah-sekolah,’’ tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Supartha, untuk menciptakan koordinasi yang baik antar ketiga pihak itu, maka seorang pengawas sekolah harus profesional dan bermartabat. Profesional yang bagaimana? Yaitu yang menguasai kompetensi dan mampu membina kepala sekolah maupun guru.

Ia menggarisbawahi bahwa level pengawas berada di tingkat yang berbeda. Pengawas, kata dia, berfungsi sebagai supervisor baik supervisor akademik maupun supervisor manajerial.

Sebagai supervisor akademik, pengawas sekolah berkewajiban untuk membantu kemampuan profesional guru agar guru dapat meningkatkan mutu proses pembelajaran. Sedangkan sebagai supervisor manajerial, pengawas berkewajiban membantu kepala sekolah agar mencapai sekolah yang efektif.

“Guna mengevaluasi dan meningkatkan proses pendidikan, seyogyanya pengawas mampu mengidentifikasi guru-guru yang bermutu dan membantu mengembangkan kapasitas guru yang lemah. Untuk itu, mereka membutuhkan pengetahuan dan pemahaman tentang proses pembelajaran, peran guru dan kepala sekolah serta fungsi Standar Nasional Pendidikan (SNP) untuk meningkatkan pembelajaran,” paparnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pengetahuan semacam itu akan penting untuk mendukung guru dalam mencapai perubahan paradigma seperti yang diusulkan oleh Kurikulum 2013, yang ditandai dengan pembelajaran yang interaktif dan penilaian yang berbasis kelas yang efektif (classroom based assessment). (tis/bpn)

Jelang Galungan, Disperindag Denpasar Sidak Toko Parcel

BALIPORTALNEWS.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko yang menjual parcel. Sedikitnya, empat toko disidak, Kamis (1/9/2016).

Keempat toko itu yakni Toko Karya Sari Jalan Patimura, Toko Eka Baru di Jalan Patimura, Dunia Buah di Pertokoan Udayana dan Hardys Panjar. Hasilnya, tidak ditemui parcel yang tidak layak dikonsumsi.

‘’Sidak yang kita laksanakan secara rutin ini untuk mengantisipasi adanya barang kadaluarsa atau tidak layak  konsumsi yang dikemas dalam bentuk parcel dan dijual ke konsumen,’’ ujar Kepala Dinas Disperindag Kota Denpasar, I Wayan Gatra, disela-sela sidak.

Gatra menambahkan, sebelum sidak pihaknya himbauan kepada pedagang parcel agar memperhatikan barang yang dijual. Menjual  barang yang tidak layak di konsumsi, disamping merugikan juga membahayakan konsumen.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada para pedagang untuk mengisi kartu garansi setiap parcel yang dijual. Supaya konsumen bisa mengembalikan parcel tersebut kepada pedagang jika ditemukan barang yang tidak layak di konsumsi.

‘’Jika ada yang tidak layak dijual maka Disperindag akan mengekspos ke media massa. Sehingga penjual parcel akan  berpikir dua kali jika menjual parcel yang tidak layak konsumsi,’’ tegas Gatra. (ayu/humas pemkot dps/bpn)

SMAN 4 Denpasar Raih Juara Pelopor Keselamatan LLAJ

BALIPORTALNEWS.COM – SMAN 4 Denpasar tampil sebagai juara I pelopor keselamatan lalu lintas yang digelar Dinas Perhubungan Kota Denpasar.

Selanjutnya, juara II diraih SMA Kristen Harapan dan Juara III SMA Negeri 7 Denpasar. Juara Harapan I diraih SMA Negeri 1 Denpasar, Harapan II SMK Negeri 5 Denpasar dan Harapan III SMA Negeri 8 Denpasar.

‘’Para juara tersebut telah diseleksi secara ketat,’’ ujar Kadis Perhubungan Kota Denpasar Gde Astika saat ditemui Kamis (1/9/2016).

Lebih lanjut Astika mengatakan,  para juara ini  akan bertugas sebagai pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di Kota Denpasar.

Dengan terpilihnya pelajar ini maka diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan dan mendorong terwujudnya penurunan jumlah pelanggaran lalu lintas, kejadian kecelakaan dan tingkat fatalitas kecelakaan terutama yang disebabkan faktor pengendara.

Meskipun Pemerintah Kota Denpasar telah melibatkan pelajar sebagai pelopor keselamatan, namun Astika mengimbau agar masyarakat Denpasar ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan kenyamanan berlalu lintas.

Tanpa adanya partisipasi akan sulit mewujudkan Denpasar yang nyaman dalam berlalu lintas.

Dengan terpilihnya juara pelajar pelopor keselamatan LLAJ diharapkan nantinya para pelajar pelopor keselamatan berlalu lintas menjadikan contoh di Kota Denpasar yang peduli terhadap keselamatan generasi muda sebagai pewaris pembangunan dimasa depan.

Untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman dan lancar juga diperlukan partisipasi dari semua masyarakat sendiri.

Astika menambahkan, kecelakaan yang sering terjadi karena anak muda prilaku ugal-ugalan tanpa memperhatikan rambu dan marka jalan.

Mengatasi permasalahan tersebut, selain pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ, Dinas Perhubungan Kota Denpasar telah melakukan beberapa upaya.

Di antaranya, menata lalu lintas dengan rekayasa lalu lintas pada beberapa ruas jalan tertentu di Denpasar untuk keselamatan pemakai jalan dengan memasang fasilitas lalu lintas seperti rambu, marka jalan dan pelican crossing, guardrail dan lainnya. (ayu/humas pemkot dps/bpn)

TP-PKK Kota Denpasar Gelar Pasar Murah Jelang Galungan

BALIPORTALNEWS.COM – TP-PKK Kota Denpasar, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar gencar mengadakan kegiatan Pasar Murah. Pada Kamis (1/9/2016) pasar murah digelar di Kelurahan Dauh Puri, Denpasar.

Kadisperindag Kota Denpasar, Wayan Gatra mengungkapkan, pasar murah bertujuan membantu masyarakat terutama untuk menyiapkan hari raya Galungan dan Kuningan dengan mendapatkan harga murah saat berbelanja barang kebutuhan pokok. “TP- PKK Kota Denpasar, Disperindag Kota Denpasar dan TPID Kota Denpasar menyelengarakan pasar murah ini untuk memberi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dalam membeli barang kebutuhan pokok dengan harga murah menjelang hari raya,” ujar Wayan Gatra.

Lebih lanjut Wayan Gatra mengatakan jenis barang yang disediakan dalam pasar murah ini di antaranya beras, gula, bawang merah, bawang putih, kopi serta gas LPG. Stok barang di antaranya 2 ton gula, 1 hingga 3 ton beras, gas elpigi sebanyak 500 tabung, selain itu disediakan bermacam jenis buah yang mayoritas merupakan buah – buahan lokal.

“Pembelian gas elpigi kita batasi maksimal dua tabung perorang, kalau untuk gula dibatasi 5 kg per orang. Dalam pelaksanaan pasar murah ini Pemkot dibantu Bulog, PT PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia), PT Halus Ciptanadi serta Hiswana Migas. Kita menambah stok barang lebih dari 100 persen seperti biasanya gula 1 ton menjadi  2 ton, beras biasanya 250 kg menjadi  500 kg, stok kita naikkan karena permintaan barang yang naik, soal harga tentu diturunkan meski tidak  terlalu signifikan, yaitu sampai 5 hingga 10 persen jauh dibawah harga pasar, seperti misalnya gula Rp 16.000 kita tawarkan Rp 14.500,’’ ujar Wayan Gatra.

Nyoman Sudira dari Bulog ditemui disela- sela kegiatan mengatakan pihaknya menyediakan beberapa barang kebutuhan seperti tiga jenis beras yaitu Beras C4 Rp 48.000 per 5 kg, Beras “Kita” Rp 51.000 per 5 kg serta Beras Penebel Rp 50.000 per 5 kg. Sementara bawang putih Rp 15.000 per setengah kg, telur Rp 35.000 per 1 kerat, minyak goreng Rp 24.000 per 2 liter. “Untuk stok barang kita sediakan beras 500 kg dari ketiga jenis tersebut, bawang merah 50 kg, bawang putih 25 kg serta telur 5 kerat besar, dan minyak goreng sekitar 10 dus,” ujar Sudira.

Lurah Dauh Puri, Gusti Ayu Made Suryani melihat masyarakatnya sangat terbantu dengan diadakannya kegatan pasar murah oleh Pemkot Denpasar.  (esa/ humas pemkot dps/bpn)

Tangani Sampah,  Gianyar Bentuk UPTD

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Gianyar 2016 mendapatkan bantuan dari Satuan Kerja Pra Sarana Sanitasi Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Provinsi Bali dalam penyusunan draf kelembagaan sub Bidang Persampahan dan Air Limbah.

Hal ini sebagai awal dari pembentukan Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) yang fokus menangani masalah persampahan di Kabupaten Gianyar.

Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Gianyar, Wayan Kujus Pawitra mengatakan hal tersebut di sela–sela Fokus Group Disscution (FGD) II antara Satker PSPLP dengan instansi terkait Pemkab Gianyar di ruang rapat Bappeda Kabupaten Gianyar, Kamis (1/9/2016).

Kadis DKP Kujus menyampaikan apresiasi terhadap bantuan dari Satker PSPLP yang berkomitmen mendukung upaya Pemkab Gianyar memangangi permasalahan sampah.

Diharapkan melalui diskusi tersebut, rancangan awal dari pembentukan UPTD dapat terwujud sesuai harapan bersama. ”Ini tahap awal untuk mengukur lebih jauh pentingnya keberadaan UPTD di Kabupaten Gianyar,” ujar Kujus Pawitra.

Menurut Kujus Pawitra, FGD II difokuskan terhadap kajian inisiasi, telaah staf dan nantinya akan menelurkan draf Peraturan Bupati (Perbup) tentang Kelembagaan UPTD tersebut.

Nantinya, hasil dari pembahasan akan diserahkan secara langsung kepada Bupati Gianyar, sebagai pertimbangan untuk diterapkan menjadi Perbup.

Pejabat asal Kesian, Lebih, Gianyar itu mengatakan, UPTD sejatinya memang sangat mendesak untuk dibentuk. Sebab, permasalahan sampah kini menjadi semakin rumit dan komplek, seiring dengan semakin tingginya aktivitas ekonomi masyarakat.

Tidak hanya di Gianyar, hampir seluruh wilayah telah mengalami problem yang serupa. Untuk itu, hadirnya UPTD nanti akan menjadi salah satu solusi dalam upaya penanggulangan sampah yang lebih terarah.

”Volume sampah di Kabupaten Gianyar kini mencapai 15 ribu m2 per harinya,” kata Kujus.

Manajemen Konsultan CV Singajaya,  Ida Bagus Sudewa selaku pendamping dari Satker PSPLP Provinsi Bali menjelasakn FGD II ini akan difokuskan untuk mengkaji inisiasi dari rencana pembentukan UPTD.

Secara umum, dia menjelaskan peran dari UPTD nantinya sebagai operator dari infrastuktur bidang sampah dan limbah. Seperti misal pembangunan TPA oleh Dinas PU harus benar–benar dikaji oleh UPTD, sebesar apa manfaatnya dalam pelayanan terhadap masyarakat.

”Sementara, jika terbentuk, UPTD ini nantinya akan bekerja lintas sektor dibawah koordinasi DKP,” jelasnya.

Kujus Pawitra menambahkan usai pembahasan FGD, akan dibuatkan laporan sebagai bahan pertimbangan, berikutnya disusun rancangan Perbup, kemudian menunggu proses selanjutnya tergantung dengan keputusan pimpinan Pemda Gianyar.

”Jika semua proses berjalan lancar, tidak menutup kemungkinan 2017 UPTD Persampahan di Gianyar sudah akan terbentuk,” ujar Sudewa. (agy/bpn)

KPAD Gianyar Gelar Lomba Resensi Buku

BALIPORTALNEWS.COM – Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kabupaten Gianyar melakukan berbagai upaya merangsang minat dan budaya membaca. Seperti lomba resensi buku tingkat SMA/SMK yang dilaksanakan di Balai Budaya Gianyar, Rabu (31/8/2016).

Pada lomba itu, para peserta perwakilan masing-masing sekolah diwajibkan membaca buku yang telah disediakan pihak panitia dan merangkum menjadi dua halaman doble folio. “Ada lima judul yang disediakan panitia bertema lingkungan hidup salah satunya pemanasan global,” ujar Kepala KPAD Hery Nurhancoko.

Dari lomba itu, selanjutnya akan dipilih enam besar yang akan mempresentasikan karya-karyanya pada 21 September 2016 mendatang, sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Sebelumnya juga dilaksanakan lomba metembang tingkat SMP, lomba bercerita Bahasa Bali tingkat SD dan menggambar anak-anak TK. “Lomba ini serangkaian dari Gerakan Gemar Membaca  yang dilaksanakan secara rutin diikuti semua sekolah yang ada di Gianyar,” ujar Hery Nurhancoko.

Juri berasal dari unsur akademisi yakni Ir. I Ketut Witarka Yudiata (Universitas Ngurah Rai), Prof. Dr. I Wayan Suparta (Unud) dan unsur media.

Perlombaan yang sudah dilaksanakan beberapa kali ini,  menurut Hery Nurhancoko, karena keprihatianannya terhadap rendahnya masyarakat minat baca buku.

Dalam sebuah penelitian menyebutkan budaya membaca masyarakat Indonesia berada pada titik terendah diantara 52 negara di Asia yakni  0,001 persen. Artinya dari 1.000 anak Indonesia  hanya satu anak yang mampu menghabiskan satu buku dalam setahun. (agy/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan