25 C
Denpasar
Rabu, 22 Agustus 2018

Gubernur Pastika Bantu Bayi Kejang Asal Klungkung

BALIPORTALNEWS.COM – Menanggapi pemberitaan salah satu media cetak tentang bayi dari keluarga kurang mampu asal Banjar Gelagah, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung yang mengalami kejang, tim dari Biro Humas dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang diutus Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Rabu (31/8/2016), turun langsung melihat keadaaan bayi di RSUP Sanglah Denpasar.

Saat ditemui, ayah sang bayi, Supradnyana menuturkan,  bahwa anaknya dilahirkan di Puskemas 1 Nusa Penida   pada 26 Agustus 2016 dengan proses persalinan normal, namun wajah bayi menghadap keatas (normalnya bayi yang lahir dalam presentasi belakang kepala melalui vagina tanpa memakai alat).

Sejak dilahirkan, bayi yang belum diberikan nama tersebut mengalami kejang-kejang. “Puskesmas I Nusa Penida tidak mampu menangani anaknya, maka pihak Puskesmas memberikan rujukan ke RSUD Klungkung”, ujarnya.

Namun, karena kondisi bayi cukup parah, maka pihak RSUD Klungkung merujuknya pasien ke RSUP sanglah. “Pada saat itu pihak RSUP Sanglah mengatakan rumah sakit dalam kondisi penuh, maka dari itu kami lagsung mengajak anak kami ke RS Surya Husada, ” tuturnya.

Namun karena kondisinya yang tidak mampu, ia tidak sanggup memenuhi biaya yang ditawarkan rumah sakit swasta tersebut yaitu berkisar 5 juta perhari.

Oleh karena itu, dirinya berusaha kembali untuk menghubungi RSUP Sanglah,  dan beruntung kemudian pihak RSUP Sanglah membantu Supradnyana untuk memperoleh perawatan di ruang NICCU, melalui rujukan dari RS. Surya Husada.

Dan, sekarang bayi tersebut telah mendapat bantuan perawatan dari RSUP Sanglah dengan menggunakan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) dan sekarang di rawat di ruang NICU RSUP Sanglah.

Sementara itu, Kepala Instalasi Ruang Cempaka NICU RSUP Sanglah Dr. GAP Nilawati,SpA(K),  mengungkapkan bahwa pada 29 Agustus 2016, pihaknya yang telah melakukan koordinasi dengan RS Surya Husadha menerima rujukan yang diusulkan.

Pada saat menerima bayi tersebut, diagnosa awal yang diterima dari rumah sakit sebelumnya, dimana bayi dalam keadaan cukup bulan dan sesuai masa kehamilan, namun mengalami asfiksia berat yaitu kegagalan bayi baru lahir untuk bernapas secara spontan dan teratur sehingga menimbulkan gangguan metabolisme pada tubuhnya.

Untuk itu pihaknya segera melakukan penanganan dengan merawatnya di inkubator dengan memasang ventilator serta melakukan beberapa tindakan untuk membuat keadaan pasien menjadi lebih baik. “Ini sudah masuk hari kedua  dan  saat ini kami masih meneruskan terapi dan memantau secara intensif kondisi bayi,” ujarnya.

Meski sudah dilakukan penanganan dengan menggunakan JKBM, ia mengatakan terdapat beberapa alat yang memang tidak tercover oleh JKBM dan dikenakan biaya kepada pasien.

Pada kesempatn itu tim utusan Gubernur Pastika menyerahkan bantuan uang tunai dari Gubernur Bali kepada Suradnya, untuk memenuhi pembiayaan alat-alat yang tidak ditanggung oleh rumah sakit. (r/humas prov.bali/bpn)

Curi Motor di Gianyar, Ditangkap di Jember

BALIPORTALNEWS.COM – Polres Gianyar mengungkap tindak pencurian kendaraan roda dua. Dari pengungkapan tersebut, spesialis curanmor yang ditangkap yaitu Bagus Pangestu (18) asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Tersangka ditangkap di Jember, Banyuwangi, Jatim, Senin (29/8/2016) dan langsung digelandang ke Mapolres Gianyar bersama sejumlah barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Marzel Doni, SIK didampingi Kanit Reskrim Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Winangun, S.H., seijin Kapolres Gianyar AKBP Waluya, SIK., Selasa (30/8/2016) menjelaskan, penangkapan tersangka merupakan hasil penyelidikan dari laporan kasus curanmor yang terjadi di sebuah rumah di Jl. By Pass IB Mantra, Desa Saba, Blahbatuh,  Gianyar, Sabtu (27/8/2016).

Hasil penyelidikan polisi berbuah manis. Polisi berhasil mengungkap kasus curanmor itu dan menangkap tersangka di Jember, Bayuwangi. Buruh ini pun akhirnya kemudian digelandang ke Mapolres Gianyar.

Sepeda motor Scoopy warna hitam yang dilaporkan hilang di sebuah rumah di Jl. By Pass IB Mantra, Desa Saba, Blahbatuh,  Gianyar, Sabtu (27/8/2016), salah satunya yang digondol tersangka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lebih lanjut, tersangka mengaku melakukan pencurian serupa di tiga lokasi lainnya. Pertama di Dalung, Badung, tersangka mencuri motor Suzuki satria FU. TKP kedua di Denpasar, tersangka mencuri motor Honda Beat Hitam.

TKP ketiga di Gianyar Jalan  IB Mantra, tersangka mencuri motor Honda Scoopy warna Hitam. Dan, TKP keempat di Banyuwangi Desa Bulusari, tersangka mencuri motor Kawasaki  Ninja RR warna hitam. (agy/bpn)

Optimalkan Program Bali Mandara, Pastika Minta Kritik Konstruktif dan Solusi Aplikatif

BALIPORTALNEWS.COM – Memaknai delapan tahun pelaksanaan Program Bali Mandara, Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali menganugerahkan penghargaan bagi individu, kelompok masyarakat atau institusi yang telah memberi kontribusi penting dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya pada Malam Penganugerahan BMPN 2016 yang berlangsung di Panggung Terbuka Taman Budaya Denpasar, Senin (29/8/2016), Pastika menyampaikan bahwa sebagian besar program Bali Mandara telah berjalan dengan baik.

Namun demikian dia menyadari masih ada program yang belum terlaksana secara efektif serta belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Untuk itu pihaknya sangat terbuka menerima kritik konstruktif dan solusi yang aplikatif dari seluruh komponen masyarakat.

‘’Tak henti-hentinya saya minta seluruh komponen masyarakat untuk ikut mengawal setiap program melalui pemberian kritik yang konstruktif dan solusi yang aplikatif,’’ ucapnya.

Dengan demikian, ujar Pastika, semua program diharapkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi krama Bali.

Menurut Pastika, Penganugerahan BMPN mempunyai makna yang strategis dalam mendorong peran serta aktif masyarakat dalam pembangunan.

Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi dan terima kasih pemerintah kepada tokoh masyarakat yang telah menunjukkan dedikasi tinggi serta konsisten mengabdi untuk kemajuan Bali.

Dia memahami bahwa penghargaan bukan tujuan utama bagi mereka dalam melakukan pengabdian. ‘’Karena saya yakin mereka melakukannya dengan tulus iklas dilandasi semangat ngayah,’’ ujarnya.

Penghargaan ini, kata Pastika, hendaknya dimaknai sebagai wujud perhatian dan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah mereka lakukan. Pastika berharap, para penerima panghargaan makin menguatkan dedikasi dan dapat menjadi tauladan sekaligus memotivasi seluruh krama Bali untuk berpastisipasi dalam pembangunan.

Selanjutnya, dia juga mengajak seluruh pemuka masyarakat dari berbagai bidang untuk makin menguatkan komitmen membangun Bali.

Dalam kesempatan itu Pastika juga menegaskan komitmennya untuk memberikan penghargaan BMPN secara berkelanjutan kepada mereka yang dipandang layak dan memenuhi kriteria pengabdian.

Dia yakin, semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh komponen mampu mempercepat terwujudnya Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera (Bali Mandara)

Pada bagian lain, Gubernur Pastika secara khusus menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran Pemprov Bali atas kerja kerasnya dalam mengawal pelaksanaan program Bali Mandara.

Dia mengajak mereka memantapkan komitmen dalam melaksanakan swadharma ngayah untuk krama Bali.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali yang juga selaku Ketua Panitia Penganugerahan BMPN 2016 I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H.,M.H., melaporkan bahwa kegiatan ini rutin digelar dalam tiga tahun terakhir.

Kata dia, BMPN merupakan wujud apresiasi Pemprov Bali kepada mereka yang telah memberikan kontribusi penting dalam pembangunan.

Lebih dari itu, penganugerahan BMPN diharapkan dapat memotivasi seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan konsisten meneruskan pengabdian sesuai dengan keahlian di bidang  masing-masing.

Melalui proses seleksi yang cukup ketat dengan melibatkan Kelompok Ahli Pembangunan dan SKPD terkait, BMPN 216 dianugerahkan kepada lima tokoh antara lain Ida Wayan Oka Granoka (budayawan), I Made Wianta (seniman), Ir. I.G.A.K Sudaratmaja,MS (praktisi pertanian) dan I Ketut Suwendra (seniman). Kelimanya berhak atas piagam, piala, lencana emas dan uang tunai.

Malam penganugerahan BMPN juga dirangkai dengan penutupan Pegelaran Seni Mahalango 2016 yang telah dilaksanakan sejak 10 Juli 2016.

Acara tambah semarak dengan pementasan Sendratari Kolosal 'Yudistira Madeg Nata' oleh Sanggar Paripurna Bona Gianyar dan pembangian doorprize berupa sepeda motor, TV, kulkas, dispenser dan mesin cuci.

Malam Penganugerahan BMPN dihadiri pula oleh Wagub Ketut Sudikerta, Pimpinan SKPD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, FKUB dan seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Bali.

Di sela-sela acara, Gubernur Pastika mendaulat Wagub Sudikerta untuk naik ke atas panggung untuk meniup lilin ulang tahun. Karena tepat pada 29 Agustus 2016 bertepatan dengan kelahiran pria kelahiran Pecatu tersebut. (r/humas prov.bali/bpn)

Periksa Kehamilan, Cegah Kematian Saat Melahirkan

BALIPORTALNEWS.COM – Untuk mengantisipasi terjadinya kematian ibu dan anak harus dilakukan proteksi secara dini terhadap ibu hamil, dengan memeriksakan dirinya secara berkala minimal 4 kali selama trimester kehamilannya.

“Angka kematian Ibu dan Anak di Indonesia cukup tinggi antara 20-30%, ini perlu disikapi bersama bagaimana cara pencegahannya,’’ ujar Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ayu Pastika saat membuka acara Pertemuan TP PKK kab/kota dan Ketua POKJA IV kab/kota terkait upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Badan Diklat Provinsi Bali, Selasa (30/8/2016).

Lebih lanjut Ayu Pastika juga menekankan peran pemerintah khususnya melalui Dinas Kesehatan kabupaten/kota dalam melakukan sosialisasi terhadap hal tersebut. Disamping itu, peran Tim Penggerak PKK yang terdapat pada masing-masing wilayah di Bali, juga harus terlibat dalam membantu tenaga kesehatan terutama yang di puskesmas dan posyandu agar bisa memberikan pelayanan pemeriksaan pada semua ibu hamil di wilayahnya.

Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Bali tahun 2015, jumlah ibu hamil sebanyak 70.000 orang, dari jumlah tersbeut yang datang ke pelayanan kesehatan sebanyak 98,4%, sisanya 1,6% tidak mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal ini dikarenakan, banyak masyarakat yang tidak mau datang bahkan tidak mengetahui bahwa kehamilan tersebut harus diperiksanakan secara rutin.

Ayu Pastika melihat meski para bidan desa telah melaksanakan program kunjungan rumah untuk ibu hamil, namun sejumlah kendala masih terjadi terutama kesulitan menjangkau masyarakat yang berada pada wilayah pelosok, ilmu pengetahuan kesehatannya masih minim dan lebih memilih cara-cara tradisional atau dukun. “Inilah yang perlu kita bantu di kesehatan dengan menggerakan kader-kader pada kelompok Dasa Wisma dan bapak/Ibu TP PKK di wilayah masing-masing sehingga ibu hamil di seluruh Bali mendapat pelayanan kesehatan”, pungkasnya.

Ia sangat berharap dengan peran aktif para kader TP PKK dapat terus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat khusunya para ibu hamil. “Para kader mempunya peran strategis dalam mengawal pembangunan terutama bagi peninkatan kualitas sumber daya manusia dalam menciptakan generasi emas yang sehat, cerdas dan berakhlak mulia demi mewujudkan Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera (Bali Mandara),” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara pertemuan I Wayan Widia, melaporkan bahwa acara pertemuan tersebut bertujuan untuk menyelaraskan komitmen TP PKK se-Bali dalam mencegah angka kematian ibu dan anak di Provinsi Bali. Pertemuan yang diikuti 58 peserta terdiri dari TP PKK kabupaten/kota, Ketua Pokja IV dan seorang penanggung jawab promosi Kesehatan masing-masing kab/kota.

Materi disampaikan Kasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Direktorat Kesehatan Masyarakat, Kementrian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (r/humas prov.bali/bpn)

Ayu Pastika Harap Pendidik PAUD Kreatif Gali Potensi Anak

BALIPORTALNEWS.COM – Bunda PAUD Provinsi Bali, Ayu Pastika mengharapkan pendidik PAUD dapat mengembangkan pola-pola maupun ide kreatif dalam memberikan pendidikan pada anak-anak, khususnya pada usia dini yaitu 0-6 tahun. Ini penting dilakukan untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) Bali di masa 15-20 tahun mendatang.

“Saya minta para Bunda PAUD harus lebih peduli terhadap pendidikan anak, dan lakukan pengembangan pola-pola kreatif dalam menyampaikan pendidikan agar anak-anak mendapat pendidikan terbaik,” ujar Ayu Pastika saat membuka lomba paduan suara dalam rangka HUT ke-11 Himpunan PAUD Indonesia (Himpaudi) Provinsi Bali, di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali, Selasa (30/8/2016).

Lebih lanjut, Ayu Pastika juga mengungkapkan pendidikan anak usia dini merupakan jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar. Jalur layanan formal PAUD di Provinsi Bali sudah terpolakan seperti Taman Kanak-Kanan (TK), PAUD Balai Banjar, pola PAUD dengan mengintegrasikan kegiatan pemeliharaan kesehatan ibu dan anak (Pos PAUD) dan pengembangan PAUD melalui pembinaan keluarga harapan.

“Sesungguhnya kunci utama dalam kerangka membangun pribadi anak-anak yang sehat dan cerdas ada pada lembaga PAUD itu sendiri”, ujarnya.

Untuk itu, Ayu Pastika menghimbau kepada seluruh PAUD yang ada di Bali, agar tetap saling bekerjasama, konsisten dan berkomitmen untuk terus memberi layanan terbaik dan bermutu.

Sementara Ketua Panitia Ni Wayan Santi Asih, mengucapkan rasa terimakasihnya atas dukungan penuh Bunda PAUD Provinsi Bali, dalam terselenggaranya acara tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa rangkaian perayaan Himpaudi ke-11 telah dimulai sejak Mei lalu. Di antaranya menggelar workshop bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seminar nasional kesehatan ibu dan anak serta lomba padua suara yang memperebutkan piala bergilir Bunda PAUD Provinsi Bali.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kota Denpasar, IA Shelly Mantra; Bunda PAUD Kabupaten Badung, Seniasih Giri Prasta; Bunda PAUD Gianyar, Ida Ayu Ketut Surya Adnyani; Bunda PAUD Kabupaten Karangasem, Sarini Artha Dipa; Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provisni Bali TIA Kusuma Wardhani, Ketua Himpaudi Provinsi Bali serta undangan lainnya. (r/humas prov.bali/bpn)

Rai Mantra : Pemuda Kunci Utama Sebuah Perubahan

BALIPORTALNEWS.COM – Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan, pemuda merupakan kunci utama dalam sebuah perubahan.

‘’Jadi sebenarnya aset terbesar yang di miliki bangsa Indonesia saat ini adalah pemuda. Dikarenakan pemuda merupakan sebuah kunci dasar dari semua perubahan, dari jaman sejarah sebuah orde itu pasti pemuda yang sangat berperan penting didalam membawa arah perubahan,’’ tegas Rai Mantra saat tampil sebagai pembicara dan narasumber Student Day Iustitia yang di selenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Universitas Udayana (Unud), Selasa (30/8/2016)

Lebih lanjut dikatakan Rai Mantra, nasionalisme merupakan kesadaaran sebuah keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan dan mengabdikan identitas, intergritas, kemakmuran dan kekuatan bangsa itu dengan semangat kebangsaan.

Masalah nasionalisme merupakan masalah yang global. Jadi kita harus mengetahui sekarang ini kita hidup di era apa. ‘’Dimana kita ini ada di empat era, kalau pada tahun 70-an kita ada di era pertanian, terus masuk ke era 80-an kita berada di era industrialisasi, masuk ke era 90-an kita berada di era telekomunikasi, dan sekarang ini kita berada di era kreativitas yakni ekonomi kreatif,’’ ujar Rai Mantra.

Ditegaskan Rai Mantra, nasionalisme itu bisa di mulai dengan hal-hal yang mudah dengan menjadikan sesuatu yang ada di sekitar kita menjadi sebuah kecintaan. Rai Mantra mencontohkan , seperti  mencintai produk dalam negeri,  mencintai kuliner kita sendiri dengan cara mempromosikan apa yang kita miliki ini dan menikmatinya sebagai hasil sebuah budaya bangsa.

Selebihnya Rai Mantra mengatakan karakteristik yang tumbuh ini juga merupakan masalah nasionalisme. ‘’Bagaimana kita membangkitkan nasionalisme itu, yakni kita harus memiliki entreprenurship, memiliki kreativitas, dan harus produktif, karena yang kita hadapi di dunia ini adalah sebuah karakter, karena karakter itu merupakan sebagai outcome,’’ pungkas Rai Mantra. (ays/humas pemkot dps/bpn)

Sudikerta Minta Nelayan Pererat Kebersamaan dan Peduli Lingkungan

BALIPORTALNEWS.COM – Pelaksanaan lomba balap jukung antar-nelayan diharapkan mampu dimaknai sebagai langkah untuk mempererat rasa persatuan dan kebersamaan antar-sesama nelayan. Lebih dari itu ikut menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan laut.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat membuka secara resmi lomba balap jukung Peringatan HUT ke-71 Republik Indonesia dan HUT ke-121 Kota Negara di Pesisir Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (29/8/2016).

Pembukaan yang ditandai dengan pelepasan tiga jukung oleh Wagub Sudikerta, juga turut dihadiri Bupati Jembrana Putu Artha.

“Berbekal kebersamaan dan persatuan tersebut, masyarakat akan mampu mendukung dan mempengaruhi pembangunan yang telah dicanangkan oleh pemerintah dan ini juga sekaligus sebagai upaya untuk menjaga kelestarian laut,” jelas Sudikerta.

Lebih lanjut disampaikan Sudikerta, kegiatan lomba balap jukung tersebut hendaknya terus dipupuk dengan mengembangkan kreativitas dan inovasi sehingga mampun untuk menjaga kearifan lokal Bali.

Sementara itu, Ketua Panitia Sutriman menyatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT RI  dan juga HUT Kota Negara. Disisi lain kegiatan balap jukung dipilih dikarenakan konon pada saat perang kemerdekaan dulu, pahlawan Bali I Gusti Ngurah Rai menggunakan jukung sebagai alat transportasi pengangkut senjata dari Pulau Jawa melalui Gilimanuk.

Lebih lanjut disampaikan Sutriman, pelaksanaan lomba akan diikuti oleh 40 jukung nelayan dari Gilimanuk, Air Kuning dan bahkan Banyuwangi, yang diisi masing-masing oleh dua joki menyusuri Selat Bali dan finish di Ketapang. Perlombaan tersebut memperebutkan hadiah berupa tropi dan juga uang tunai. (r/humas prov.bali/bpn)

Wagub Sudikerta Ingatkan Masyarakat Berbelanja Sesuai Kebutuhan

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menghimbau agar masyarakat dalam berbelanja kebutuhan pokok tidak berlebihan. masyarakat diharapkan untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan dan juga skala prioritas sehingga semua kebutuhan masyarakat tersebut dapat terpenuhi tanpa haruis mengeluarkan pembiayaan lebih.

Demikian disampaikannya saat meninjau pasar murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali di halaman Kantor Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Senin (29/8/2016).

“Apabila membeli sesuai prioritas maka pengeluaran masyarakat tidak berlebihan. Pengeluaran berlebihan dikhawatirkan berdampak pada ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan lainnya,” jelas Sudikerta, yang menurutnya dengan kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah diharapkan dapat menjaga kestabilan harga dan juga kestabilan inflasi di Bali khususnya jelang hari raya Galungan mendatang.

Lebih lanjut disampaikan Sudikerta, pelaksanaan pasar murah tersebut tidak hanya bertujuan untuk menjaga kestabilan harga dan juga inflasi namun lebih mengarah pada pemberian kemudahan dan keringanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya sehari – harinya.

“Mungkin di pasar-pasar ada komoditi yang harganya mahal, namun dengan intervensi dari pemerintah berupa pasar murah tersebut maka diharapkan harga akan berangsur angsur menjadi normal kembali, karena pasar murah ini harganya jauh lebih murah,” jelas Sudikerta yang juga merupakan Ketua TPID Provinsi Bali.

Selain itu, masyarakat juga dapat menunjukkan dukungannya dengan melaksanakan puspa sari di setiap pekarangan rumah, yakni dengan menanam beberapa komoditi kebutuhan pokok yang bisa ditanam di pekarangan sehingga mampu untuk mendukung kebutuhan pokok rumah tangganya. (r/humas prov bali/bpn)

Bali Kembali Raih Prestasi Terbaik di Honda Indonesia Technical Skill Contest 2016

BALIPORTALNEWS.COM – Main Dealer Astra Motor kembali sukses mengharumkan nama Bali di ajang 23rd Honda Indonesia Technical Skill Contest 2016.

Karya inovasi berjudul “Edukasi Mekanik Terhadap Jenis Kedipan MIL”, mengantarkan tim Main Dealer Training Center (MDTC) Bali yang diwakili Made Subrata, dan Hendra Sagita dinobatkan sebagai ‘’The Best of Main Dealer Training Center Product Innovation Contest’’.

Kompetisi ini, merupakan kompetisi perdana di tahun 2016 sebagai sarana pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Honda.

Produk inovasi yang dihasilkan tim MDTC Bali ini, yakni membuat alat peraga untuk membantu proses edukasi terhadap analisa kedipan Malfunction Indicator Lamp (MIL) pada saat training mekanik.

Proses pembuatan alat bantu ini, membutuhkan waktu sekira 2 bulan mulai dari proses analisa, survei mekanik, dan proses pengembangan alatnya.

“Keberhasilan yang diraih ini, berkat kerjasama tim dengan tujuan untuk mempercepat delivery edukasi ke peserta training mekanik. Sebelumnya, proses belajar mengajar untuk membuat kedipan MIL harus melepaskan komponen sensor injeksi, sehingga ini beresiko merusak komponen sensor,’’ kata Hendra Sagita.

Proses penjurian ini, dilakukan dengan penilaian berupa presentasi dihadapan juri dari AHM, sebanyak 5 risalah yang berhasil lolos setelah melalui tahap seleksi administratif dari 15 makalah yang berasal dari 27 MD yang masuk ke meja  panitia.

Kompetisi yang digelar di Jakarta, 26 Agustus 2016 lalu, merupakan apresiasi sekaligus motivasi untuk tim training dalam pengembangan alat bantu atau material training di masa yang akan datang.

Selain itu, pada ajang 23rd Honda Indonesia Technical Skill Contest 2016 ini, juga dikompetisikan tiga kategori kontes, yaitu mekanik pit, service advisor, dan kategori terbaru yakni mekanik Pre Delivery Inspection (PDI).

Tahap penilaian telah dilakukan pada tingkat Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) seluruh Indonesia, yang mengikuti seleksi tahap regional, selanjutnya finalis mengikuti kompetisi nasional.

Manager Tehnical Service Dept  Astra Motor Bali, Anton Prihatno, mengatakan, prestasi yang telah diraih merupakan tantangan ke depan untuk meningkatkan kopetensi sumber daya manusia Honda, dan mendorong dalam pengembangan media belajar secara mandiri.

“Karena itu, Astra Motor terus berupaya untuk mendapatkan produk-produk hasil inovasi terbaik melalui team MDTC Bali sesuai tren dan ekspektasi konsumen saat ini,” ujar Anton Prihatno. (ngr/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan