Piodalan di Padmasana Kantor Disdikpora Denpasar, Diiring Tari Rejang Dewa

BALI-PORTAL-NEWS.COM Piodalan di Padmasana Kantor Disdikpora Kota Denpasar bertepatan dengan rahina Purnama sasih Kasa, Selasa (19/7/2016), berlangsung khusyuk. Upacara dipuput Ida Pedanda Gede Putra Carik dari Griya Yangbatu Kangin Denpasar.

Pada perayaan piodalan tersebut dihadiri seluruh pejabat dan staf di lingkungan Disdikpora Kota Denpasar, termasuk UPT Dikpora Kecamatan, UPT SKB Dikpora Kota Denpasar, UPT Rumah Pintar serta kepala SMP, SMA/SMK se-Kota Denpasar.

Sebelum persembahyangan dimulai, upacara diisi dengan tetabuhan, kekidung, dan tari Rejang Dewa sebagai persembahan piodalan yang diselenggarakan setiap setahun sekali. Tetabuhan dan tari wali ini dipersembahkan sebagai makna untuk menghaturkan terima kasih ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena berkat rahmat beliaulah semuanya dapat berjalan dengan lancar dan baik.

Tari Rejang Dewa yang diiringi tetabuhan Semar Pegulingan merupakan persembahan siswa SMKN 5 Denpasar. ‘’SMKN 5 Denpasar selalu siap ngayah ngigel dan magambel jika umat menghendaki. Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan umat terhadap SMKN 5 Denpasar selama ini,’’ ujar Kepala SMKN 5 Denpasar, Ketut Sumerta.

Sementara Kabid Bina Program Disdikpora Kota Denpasar, Made Merta, mengungkapkan, persembahyangan bersama dalam rangka piodalan ini memberi kesempatan kepada para pegawai untuk lebih mendekatkan diri dengan sang pencipta. Melalui persembahyangan bersama ini diharapkan srada bhakti para pegawai pada Hyang Widhi makin meningkat sebagai bekal untuk melaksanakan kewajiban sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Selain itu, ritual tahunan ini hendaknya menjadi ajang untuk meningkatkan semangat kekeluargaan di kalangan PNS dan tenaga kontrak. Suasana kekeluargaan sangat kental terasa di akhir persembahyangan. Para PNS, mulai dari pejabat hingga staf serta tenaga kontrak ngelungsur gebogan.

Penulis : Putu Tistha
Editor : Putu Tistha

Festival Indonesia “Bali and Beyond“ di Moscow, Pastika Harap Berdampak Bagi Pariwisata Bali

BALI-PORTAL-NEWS.COM – Bali sebagai tujuan pariwisata dunia dan jendelanya pariwisata Indonesia sangatlah terkenal termasuk di kalangan masyarakat Rusia. Hal inilah yang menjadi alasan diangkatnya tema “Bali and Beyond“ dalam Festival Indonesia di Moscow Rusia, dimana   hampir  90 persen wisatawan mancanegara ketika pertama kali mengunjungi Indonesia akan menjadikan Bali sebagai tujuannya.

Demikian disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Moscow, Rusia  M. Wahid Supriyadi saat diterima Gubernur Bali, Made Mangku Pastika  di ruang kerjanya Senin (18/7/2016). Lebih lanjut Wahid Supriyadi memaparkan event yang  diselenggarakan pertama kali ini akan digelar pada 20-21 Agustus 2016 mendatang, mengambil tempat di Hermitage Garden yang terletak di jantung kota Moscow.

Festival yang rencananya akan digelar secara rutin setiap tahunnya ini juga diharapkan akan dapat menjadi ajang promosi pariwisata Bali. Selain itu juga sebagai ajang bertemunya  para pelaku usaha khususnya usaha yang bergerak dalam bidang kerajinan, SPA serta produk khas Bali lainnya.

“Festival ini dilaksanakan di taman seluas 6 hektar dan pada akhir pekan taman ini dikunjungi lebih dari 30 ribu pengunjung , jadi festival ini akan menjadi sebuah  festival yang luar biasa dan ditunggu tunggu oleh warga Rusia,’’ imbuhnya.

Wahid berharap para pengusaha Bali yang tergabung dalam Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Bali serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali, turut ambil bagian  dalam perhelatan akbar yang diadakan KBRI Rusia ini.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik  dan berharap masyarakat Rusia akan semakin mengenal Bali baik dari segi pariwisata, musik, kuliner, seni budaya, dan termasuk didalamnya hasil produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Pastika juga menambahkan dengan semakin dikenalnya Bali melalui ajang festival ini maka akan semakin banyak warga Rusia yang akan berkunjung ke Bali, sehingga pariwisata Bali akan semakin maju.

“Rusia itu negara dengan jumlah penduduk yang besar dan jika memiliki ketertarikan akan Bali sangat luar biasa, sehingga hal tersebut merupakan sebuah peluang pasar. Dengan festival ini saya harapkan warga Rusia akan semakin mengenal Bali dan akan memilih Bali sebagai tujuan wisatanya,’’ imbuhnya.

Gubernur Pastika yang dalam kesempatan tersebut didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali, Putu Astawa; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Ni Wayan Kusumawati dan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali, Dewa Gede Mahendra  Putra juga  menyampaikan harapannya agar para pelaku bisnis di Bali dibawah koordinasi dari Kadin Bali  agar dapat menangkap peluang peluang pangsa pasar yang ada dalam pelaksanaan Festival Indonesia tersebut.

Begitu pula dengan Dekranasda Bali juga diharap dapat ikut ambil peran dalam festival ini di tahun-tahun mendatang. “Kadin saya harapkan mampu menangkap peluang pasar yang ada dalam penyelenggaraan festival ini, begitu pula Dekranasda agar meningkatkan komunikasi dengan pihak terkait agar bisa ikut berpartisipasi dalam festival ini. Festival ini punya peluang yang sangat besar tidak hanya bagi kemajuan pariwisata Bali tetapi juga bagi para pelaku usaha di Bali,’’ pungkasnya.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Pastika Harap Bali Punya Tempat Rehabilitasi Narkoba Lebih Representatif

BALI-PORTAL-NEWS.COM – Gubernur Made Mangku Pastika berharap Bali punya tempat rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba yang lebih representatif. Harapan tersebut disampaikannya saat menerima jajaran Badan Narkotika Nasional Pusat (BNNP) di ruang kerjanya, Senin (18/7/2016).

Terkait dengan harapannya itu, Pastika mengapresiasi rencana BNNP membangun sebuah balai rehabilitasi dengan memanfaatkan aset milik Pemprov Bali. Pastika pun menawarkan dua alternatif lokasi yang bisa dipilih oleh pihak BNNP yaitu lahan Pemprov di Bangli yang merupakan bekas rumah sakit dan saat ini sudah tak digunakan lagi atau lahan bekas rumah dinas di Jalan Melati yang sebelumnya sempat digunakan  sebagai kantor DPRD Badung. “Kalau yang di Bangli itu kan bangunannya sudah ada, jadi bisa direnovasi saja,” ujar dia.

Dia berharap rencana BNNP dapat secepatnya terlaksana mengingat makin mengkhawatirkannya ancaman bahaya narkotika. Selain rehabilitasi bagi korban, menurutnya langkah pencegahan juga menjadi bagian yang tak kalah penting dalam upaya memerangi narkotika.

Terkait dengan upaya pencegahan, dalam kesempatan itu Gubernur Pastika juga mengapresiasi rencana deklarasi Barisan Anti Nakotika Indonesia (BANI) yang digagas sejumlah praktisi hukum dan pemerhati masalah sosial. Dia berharap, keberadaan BANI dapat membantu BNN dalam memerangi memutus mata rantai peredaran narkotika.

Menanggapi harapan tersebut, Direktur Penguatan Lembaga Rehablitasi Instansi Pemerintah BNNP Brigjen Pol. Ida Oetari Purnamasasi, menjelaskan, bahwa pihaknya telah meninjau dua lokasi yang ditawarkan Gubernur Pastika. Lahan di Jalan Melati menurutnya kurang representatif karena berada di tengah kota dan pemukiman serta tak memiliki ruang atau lapangan terbuka. “Memang aksesnya mudah kemana-mana, tapi kurang bagus buat para residen (sebutan bagi pengguna narkotika yang menjalani rehabilitasi, red),” ujarnya.

Dia menilai, lahan Pemprov yang di Bangli lebih memungkinkan karena bangunannya sudah ada sehingga pihak BNNP hanya perlu melakukan renovasi dan tambahan sejumlah fasilitas. Guna merealisasikan rencana ini, pihaknya berharap agar Pemprov berkirim surat resmi ke BNNP yang nantinya menjadi dasar dalam pengalokasian anggaran.

Pertemuan tersebut dihadiri pula Kepala Biro Umum BNNP Brigjen Pol. Budi Soesila; Kepala BNN Provinsi Bali I Putu Gede Suastawa; Kepala Biro Aset Setda Provinsi Bali Ketut Adiarsa; Kadis Sosial Nyoman Wenten; Karo Hukum Wayan Sugiada; Karo Humas I Dewa Gede Mahendra Putra serta penggagas deklarasi  BANI yaitu I Nyoman Baskara dan Ketut Ngastawa.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Sudikerta Dukung Kebijakan “Tax Amnesty” di Bali

BALI-PORTAL-NEWS.COM – Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta mengapresiasi rencana pemerintah pusat mengambil kebijakan tax amnesty dan sekaligus mendorong sosialisasi tersebut. Menurutnya, penerapan kebijakan yang berupa pengampunan pajak bagi wajib pajak (WP) diharapkan bisa mendongkrak jumlah wajib pajak orang pribadi.

Tidak hanya itu kebijakan ini berpotensi bagi penerimaan yang akan bertambah baik di tahun ini atau tahun-tahun sesudahnya.  Terlebih Bali yang merupakan daerah tujuan pariwisata dunia, dipastikan terdapat banyak pengusaha baik lokal maupun asing yang bergerak di sektor pariwisata.

Demikian disampaikan Wagub Sudikerta saat menerima Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Provinsi Bali, Nader Sitorus dan  Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pembendaharaan Provinsi Bali (DJPB) R.Wiwin Istanti di Ruang Rapat Wagub Sudikerta, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (18/7/2016).

“Inikan penghapusan dari pajak yang terhutang, tanpa syarat administrasi. Saya harap bisa dimanfaatkan oleh para penunggak pajak, khususnya bagi para wajib pajak yang menaruh uangnya di luar negeri,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Nader Sitorus menjelaskan secara garis besar bahwa pemerintah pusat telah melakukan reformasi kebijakan dalam perpajakan secara simultan dari tahun ini hingga tahun 2017, dimulai dengan revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang salah satunya menambahkan aturan mengenai tax amnesty atau pengampunan pajak dalam UU tersebut, dan  telah disetujui 15 Juli 2016 lalu.

Senada dengan Sudikerta penerapan tax amnesty ini diharapkan para pengusaha yang menyimpan dananya di luar negeri akan memindahkan dananya di Indonesia dan menjadi WP baru yang patuh sehingga dapat meningkatkan pendapatan pajak negara tentunya dengan segala ketentuan dan aturan yang berlaku dalam tax amnesty tersebut. “Seperti pemberitaan di CNN Indonesia dinyatakan bahwa banyak orang kaya di Indonesia yang menyimpan uang mereka di luar negeri, seperti Singapura, dengan memanfaatkan tax treaty (perjanjian pajak antar dua negara)”, ujarnya.

Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mendorong diberlakukannya tax amnesty ini untuk menarik kembali uang milik warga Indonesia yang disimpan di luar negeri. Ia berharap kebijakan ini dapat didukung oleh Pemerintah Provinsi Bali, dan segera dapat disosialisaikan kepada para Penanam Modal Asing (PMA) maupun Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) yang ada di Bali.

Sudikerta yang didampingi Sekprov Pemayun pada kesempatan tersebut berharap Kanwil Ditjen Pajak Provinsi Bali dapat bekerjasama dengan Pemprov Bali khususnya Badan Penanaman Modal dan Perijinan Provinsi Bali terkait data PMA maupun PMDN yang ada di Bali, sehingga dapat dikumpulkan secara bersama-sama dan diberikan sosialisasi terkait pelaksanaan peraturan tax amnesty tersebut.

Disamping itu, ia juga berharap Kanwil Ditjen Pajak juga dapat menggerakkan dan membangkitkan semangat  masyarakat yang ada di Bali, agar menjadi Wajib Pajak dan membayarkan kewajibannya kepada negara, sehingga kedepannya seluruh masyarakat Bali menjadi wajib pajak yang tertib.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pembendaharaan Provinsi Bali (DJPB) R.Wiwin Istanti, pada kesempatan audiensi yang sama menyampaikan bahwa dalam rangka mengembangkan perekonomian daerah melalui Usaha Kecil Menengah (UKM). Maka DJPB membuat sistem khusus untuk mengantisipasi dan memininalisir terjadinya kecurangan dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan menyusun sebuah data base bernama Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

Menurutnya, SIKP bertujuan menyusun rekam jejak pelaku UKM yang mendapatkan fasilitas kredit dari pemerintah, apabila ada yang sudah menerima KUR sebanyak lebih dari tiga kali, maka secara otomatis ia tidak mendapatkannya lagi, karena diprioritaskan debitur yang baru.

Ia pula berharap kedepannya ada kerjasama yang intensif dengan Pemprov Bali khususnya terkait dengan pemuktahiran data pelaku UKM yang ada di Bali dan yang telah menerima  KUR. Selanjutnya, pihaknya juga akan mensosialisasikan sistem tersbeut kepada kabupaten/kota se-Bali sehingga data-data yang diperoleh dapat disinergikan.

 

Sumber : Humas Pemprov Bali

Pastika Minta Alumni SMA Bali Mandara Kawal Program Bali Mandara

BALI-PORTAL-NEWS.COM – Sebagai wujud sumbangsih terhadap Pemprov dan masyarakat Bali yang telah mendukung selama mengenyam pendidikan di SMA Bali Mandara secara gratis, para alumni  sekolah menengah bentukan Pemprov Bali tersebut diminta untuk turut mengawal program Bali Mandara. Hal itu disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat mengumpulkan para alumni di kediamannya di Teras Ayung, Denpasar, Minggu (17/7/2016).

Untuk itu, ia meminta kepada sekitar 89 alumni yang hadir agar  memulai mempelajari apa itu Program Bali Mandara untuk kemudian memahaminya lebih dalam. “Berkat program Bali Mandara, SMA kalian ada, itu adalah implementasi mensejahterakan rakyat di bidang pendidikan. Jadi sudah seharusnya kalian pahami dengan baik dan sebarkan ke orang sekitar kalian terutama di lingkungan kampus,” pintanya.

Untuk mengimplementasikan rencana tersebut, Pastika berniat mengundang sekali lagi para alumni yang terdiri dari lulusan 2014, 2015 dan 2016 mengunjungi Bagian Perencanaan dan Pembangunan Daerah Bali, agar bisa memahami dasar perencanaan pembangunan di Bali. “Kalian bisa belajar disana alur perencanaan pembangunan provinsi Bali, hingga rencana budgetingnya, sehingga kelak kalian bisa memberikan sumbangsih untuk rakyat Bali,” imbuhnya.

Dalam pertemuan sore itu, orang nomor satu di Bali ini juga menyampaikan tujuan mengumpulkan para alumni adalah ingin tetap menjalin komunikasi. Pastika tidak menginginkan apa yang sudah didapat di sekolah dilupakan begitu saja, karena terpengaruh lingkungan baru. “Tiap butir nasi yang kalian makan di asrama dulu adalah dari uang rakyat Bali yang belum tentu makan, jadi jangan lupakan apa yang kalian dapat di sana, dan juga gemblengan guru selama ini. Jangan sampai terpengaruh hal negatif dari luar,” tegasnya.

Bahkan terbersit keinginan Pastika untuk membangun sebuah asrama di dekat beberapa kampus rujukan para alumni, agar bisa memantau mereka dan juga meringankan biaya hidup. Sehingga dia berharap, meskipun sudah tidak bersekolah di SMA besutannya, para alumni diharapkan masih mempunyai spirit yang telah ditanamkan oleh para guru di sana. “Sesuai moto, kalian harus selalu menjadi Leader bukan Follower,” pungkasnya.

Pastika yang didampingan Kepala SMA Bali Mandara, I Nyoman Darta juga memberikan kesempatan bagi para wakil alumni untuk mengutarakan pendapat dan sarannya. Rata-rata mereka menyampaikan terima kasih sudah diberikan kesempatan mengenyam pendidikan secara gratis, karena kemungkinan besar mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan jika tidak ada program ini.

Mereka juga berharap, fasilitas beasisiswa hingga bisa menyelesaikan pendidikan sarjana. Terakhir, mereka juga berharap program Bali Mandara bisa berjalan dengan sukses, dan semakin banyak anak-anak Bali yang kurang mampu bisa melanjutkan pendidikannya di SMA/SMK Bali Mandara.

Sumber : Humas Pemprov Bali

ST Manggala Sunu Banjar Legian Kaja, Tingkatkan Kualitas Hidup Lewat Ilmu Pengetahuan

BALI-PORTAL-NEWS.COM – Sekaa Teruna (ST) Manggala Sunu Br. Legian Kaja, dibentuk pada 15 Maret 1966, setengah abad silam oleh para panglingsir bertujuan mewadahi generasi muda agar menjadi generasi yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing.

Manggala berarti pemimpin, dan Sunu berarti pemuda. Sehingga Manggala Sunu berarti sosok generasi muda yang diharapkan mampu menjadi pemimpin yang baik, berguna untuk kemajuan masyarakat.

Menandai 50 tahun HUT ST Manggala Sunu, selain disii dengan acara pelantikan anggota baru sekaa teruna, dan pelantikan pengurus masa bhakti 2016- 2019, juga diluncuran program utama ST Manggala Sunu yang berkelanjutan berbasis Tri Hita Karana yaitu MGLS Pasraman Digital, MGLS Charity, dan bank sampah.

MGLS Pasraman Digital adalah program ST Manggala Sunu dalam bidang parhyangan yaitu sebuah media pembelajaran yang memanfaatkan media sosial tentang adat istiadat, seni dan budaya serta agama Hindu berbasis digital dengan kemasan kekinian yang menarik dan aplikatif sehingga mudah dipahami terutama anak muda pada jaman sekarang.

Dalam bidang Palemahan digagas pembentukan bank sampah, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, dengan moto merubah sampah menjadi rupiah. Dan dalam bidang pawongan diluncurkan program peduli sesama bertajuk MGLS Charity.

Sebagai kegiatan perdana dalam program ini, ST Manggala Sunu menyalurkan sumbangan sukarela yang bersumber dari anggota ST dan warga Banjar Legian Kaja. Sumbangan diserahkan kepada keluarga yang kurang mampu yaitu keluarga I Wayan Bandem yang tinggal di seputaran lokasi galian C, Br. Lekok Sempalan Kelod, Klungkung.

Ke depan, program peduli sesama ini akan dikembangkan lagi sehingga dapat berjalan efektif  untuk membantu saudara yang kurang mampu guna meningkatkan kualitas hidup mereka salah satunya target dalam waktu dekat yaitu membentuk sistem kakak asuh. Ketiga program ini merupakan sebuah bentuk nyata pengabdian ST Manggala Sunu sebagai generasi muda demi Legian secara kusus dan Bali pada umumnya.

Perayaan 50 tahun ini menjadi sebuah perayaan yang bersejarah dengan peluncuran tari kebesaran ST Mangala Sunu yang berjudul tari Sekar Padma. Ide tarian ini diambil dari sekar Padma yang terdapat pada lambang ST. (r/bpn)

HUT Ke-54 Sekaa Teruna Bhina Eka Budhi, Dihibur Lawak dan Artis Bali

BALI-PORTAL-NEWS.COM – KEMERIAHKAN mewarnai perayaan HUT ke-54 Seka Teruna (ST) Bhina Eka Budhi Banjar Abasan Singapadu Tengah, Gianyar. Istimewanya, perayaan setengah abad lebih seka teruna paling tua di lingkungan Singapadu ini digelar selama dua hari yakni, Jumat (8/7/2016) dan Sabtu (9/7/2016) malam.

Perayaan HUT ke-54 ST Bhina Eka Budhi juga dirangkai dengan pelantikan pengurus ST Bhina Eka Budhi periode 2016-2018. Memeriahkan acara juga dihibur dengan penampilan sederatan band lokal dan artis Bali, di antaranya Nanoe Biroe, Metafora dan Margi.

Sementara pada hari pertama, Jumat malam diisi lomba fashion show pakaian adat ke pura melibatkan anak-anak TK dan SD. Malam itu juga dihibur dengan penampilan lawak Grongseng Poleng  Kumis Cs  yang diiringi seka gong anak-anak Tunas Wangi Banjar Abasan dibawah asuhan Made Wiratnyana.

Sebelum pelaksanaan lomba dan hiburan, seluruh anggota ST melaksanakan ritual natab byakaonan bersama di jaba tengah Pura Pancering Jagat Banjar Abasan. Dimana tujuan pelaksanaan upacara ini adalah membersihkan diri dari sifat-sifat yang kurang baik untuk terciptanya seka teruna yang berbudi luhur dan bijaksana. “Dengan natab byakaonan ini harapan kami para pemuda dan pemudi bersih dalam melaksanakan kegiatan seka teruna,’’ tutur Gusti Putu Dirayana, kelian adat Banjar Abasan, Singapadu Tengah.

Ketua ST Bhina Eka Budhi, I Komang Dodik Muliarta merasa sangat senang bisa memberikan hiburan untuk masyarakat. “Suatu hal yang sangat berkesan dalam diri kami sebagai pengurus seka teruna mampu memberikan hiburan pada masyarakat,’’ ujarnya, sembari berharap anggota ST Bhina Eka Budhi selalu dapat berkarya dan memberikan wadah bagi seka teruna untuk belajar memulai kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, pelawak Pak Kumis yang memiliki nama lengkap Made Kumis Sartika, mengaku sangat bangga dan senang diundang untuk memeriahkan HUT ST Bhina Eka Budhi. Ia berpesan agar sekaa teruna selalu menjaga kelestarian budaya Bali, jauhi miras dan narkoba.

Penulis : Ryandra Paramartha
Editor : Putu Tista

HUT Ke-52 ST Taruna Karya, Dimeriahkan Panjat Pinang

BALI-PORTAL-NEWS.COM – Kemeriahan mewarnai perayaan HUT ke-52 Seka Teruna (ST) Taruna Karya Br. Kebon Singapadu Gianyar. Istimewanya, perayaan setengah abad lebih seka teruna  ini digelar selama kurang lebih satu bulan dengan menggelar turnamen voli se-Kecamatan Sukawati. Dan Secara khusus perayaan HUT digelar tiga hari yakni,  Minggu (10/72016), Jumat (15/7/2016) dan Sabtu (16/7/2016).

Perayaan HUT ke-52 ST Taruna Karya juga dirangkai dengan pelantikan pengurus ST Taruna Karya periode 2016-2018. Memeriahkan acara Sabtu (16/7/2016) dihibur dengan penampilan seka gong kebyar anak-anak dan artis lagu pop Bali anak-anak

Sementara pada hari pertama, Minggu pagi diisi jalan santai dengan hadiah yang menarik, sore hari diisi lomba panjat pinang serta dilanjuti dengan olimpiade matematika tingkat SD.

Sebelum pelaksanaan puncak HUT, Jumat (15/7/2016) seluruh anggota ST Taruna Karya melaksanakan ritual natab byakaonan bersama di Pura Melanting Banjar Kebon Singapadu. Upacara ini bertujuan membersihkan diri dari sifat-sifat yang kurang baik untuk terciptanya seka teruna yang berbudi luhur dan bijaksana. “Dengan natab byakaonan ini harapan kami para pemuda dan pemudi bersih dalam melaksanakan kegiatan seka teruna,’’ Tutur Wayan Supartayasa selaku calon ketua pemuda periode 2016-2018.

Ketua ST Taruna Karya Kadek Amerta Yoga merasa sangat senang bisa memberikan hiburan lomba panjat pinang dan yang lainnya untuk masyarakat. “Suatu hal yang sangat berkesan dalam diri kami sebagai pengurus seka teruna mampu memberikan hiburan pada masyarakat,’’ ujarnya, sembari berharap anggota ST Taruna karya selalu dapat berkarya dan melestarikan budaya bali, khususnya tari Janger yang dipentaskan di HUT.

Sementara itu, turnamen voli bertujuan untuk memperat tali persatuan antar seka teruna yang ada di Sukawati, khususnya di Singapadu. Juara I diraih tim voli Br.Tameng Sukawati.

Penulis : Ryandra Paramartha
Editor : Putu Tistha

SMP PGRI 9 Denpasar Sosialisasi Pendidikan Keluarga

BALI-PORTAL-NEWS.COM – SMP PGRI 9 Denpasar mengundang orangtua siswa baru untuk sosialisasi mengenai Pendidikan Keluarga dan penyampaian kebijakan peningkatan pengelolaan sekolah bermutu, Sabtu (16/7/2016). Sosialisasi dibuka Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., didampingi pembina, Drs. Ketut Sukarta, M.Si., Drs. Made Bandung, serta Koordinator Pengawas Kota Denpasar, Wayan Kartini.

Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, Nengah Madiadnyana, memberi apresiasi kepada SMP PGRI 9 Denpasar karena semakin mendapat kepercayaan masyarakat. Sekolah ini dikejar masyarakat karena mutu, pendidikan disiplin dan karakter.

Karenanya, kepercayaan ini harus diemban dengan memberi pelayanan terbaik kepada anak bangsa. Guru adalah kunci  keberhasilan peningkatan mutu pendidikan. Untuk itu dia mengatakan SMP PGRI 9 Denpasar harus terus berbuat dan berinovasi. Pertemuan dengan orangtua siswa ini, kata Madianyana, pas dengan konsep Pendidikan Keluarga, bahwa pendidikan selalu bekerja sama dengan orangtua, masyarakat dan sekolah.

Koordinator Pengawas Kota Denpasar, Wayan Kartini menyampaikan pentingnya peran dan pendidikan keluarga. Tugas orangtua siswa tak sekadar mengantar ke sekolah langsung ditinggal, melainkan lebih dari itu.

Di antaranya menanyakan perkembangan akademis anak, cara belajar dan bergaulnya. Ia juga mengingatkan anak-anak dibiasakan sarapan pagi di rumah serta orangtua juga diingatkan tak melakukan kekerasan terhadap anak.

Penulis : Gandhi Abhivara
Editor : Putu Tistha