Rai Mantra : Generasi Muda Ujung Tombak Pelestarian Seni dan Budaya Bali

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Melestarikan seni dan budaya Bali serta menggali potensi minat para generasi muda pada bidang seni budaya, Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra membuka kegiatan Gebyar Seni Budaya Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (7/12/2017) di Puri Agung Jro Kuta.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kendang Walikota Rai Mantra didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I.G.N Bagus Mataram, Penglingsir Puri Jro Kuta, I.G.N Jaka Pratidnya, Camat Denpasar Utara, Nyoman Lodra, serta Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Raka Purwantara.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan Gebyar Seni Budaya yang dilaksanakan Desa Pemecutan Kaja ini. “Kami menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan ini, terlebih melibatkan para generasi muda. Karena generasi muda merupakan ujung tombak pelestarian seni dan budaya Bali kedepannya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini menurut Rai Mantra, hendaknya dapat menjadi motivasi tersendiri bagi generasi muda khususnya di Kota Denpasar agar mampu mempertahankan  serta melestarikan seni dan budaya yang merupakan warisan leluhur yang adhi luhung ini.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan melalui kegiatan ini kita berharap para generasi muda bisa terus meningkatkan inovasi serta mengembangkan kreativitasnya. Kalau tidak mereka, siapa lagi yang akan mempertahankan seni dan budaya Bali ini,” pungkas Rai Mantra.

Sementara, Perbekel Desa Pemecutan Kaja, A.A Ngurah Arwatha didampingi Ketua Panitia, Nyoman Anom, mengatakan pelaksanaan kegiatan ini telah memasuki tahun keempat.  Tujuan dari kegiatan ini untuk menggali potensi  dan menggalakan seni dan budaya yang ada di Desa Pemecutan Kaja. Kegiatan ini diikuti anak-anak dari Tingkat TK, SD, SMP, sekaa teruna, PKK hingga Lansia se-Desa Pemecutan Kaja.

“Kami berharap melalui kegiatan seni budaya ini para generasi muda sebagai generasi penerus bisa mempertahankan serta melestarikannya dan sudah tentu dapat menyaring pengaruh kebudayaan luar,” kata Agung Arwatha.

Kegiatan gebyar seni budaya ini meliputi, Tingkat TK, lomba mewarnai, busana ke Pura dan Tari Pendet. Untuk Tingkat SD, lomba menggambar, Tari Mregapati, Baris Tunggal, mekendang tunggal, macepat, mesatua dan nyurat aksara Bali.

Tingkat SMP/STT meliputi lomba megender wayang, baleganjur dan ngelawang. PKK meliputi lomba merangkai bunga, merias wajah, mesanggul, dan membuat banten pejati. Kemudian untuk Lansia meliputi lomba busana ke pura. Acara ini berlangsung dari tanggal 7 sampai 9 Desember mendatang. (ngurah/humas-dps/bpn)

Badung Terima Penghargaan Dana RakÇa dari Presiden RI

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menerima penghargaan Dana RakÇa 2017 yang merupakan Penghargaan Presiden Republik Indonesia untuk Daerah bekerja baik dalam mengelola Keuangan Daerah, Pelayanan Dasar Publik, Kesejahteraan masyarakat dan Pelayanan Pemerintahan Umum. Penghargaan ini diserahkan langsung  Presiden RI, Ir. Haji Joko Widodo kepada Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa di Istana Bogor, Rabu (6/12). Turut hadir Wakil Presiden RI, Haji Yusuf Kalla beserta Kabinet Kerja terkait dan para Gubernur seluruh Indonesia.

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa menyampaikan, diraihnya penghargaan Dana RakÇa ini, tentunya sebagai motivasi, memantik dan pemicu buat pemerintahan Kabupaten Badung untuk secara terus menerus berkomitmen dan mewujudnyatakan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntable dan bertanggungjawab. “Dengan diraihnya penghargaan ini kami akan memacu diri dalam percepatan pembangunan dan mewujudkan masyarakatnya yang maju, bahagia dan mampu berdaya saing,”terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada APBD 2018 Pemerintah Kabupaten Badung telah mengalokasikan anggaran untuk belanja publiknya sebesar 75 persen lebih dan hanya 24 persen lebih untuk belanja rutin. “Dari postur APBD tahun 2018 ini menunjukan bahwa suatu progres dalam pengelolaan anggaran yang keberpihakan ke masyarakat karena bersentuhan langsung kepada masyarakat. 

Suiasa mengharapkan, mudah-mudahan kedepan penghargaan Dana RakÇa 2017 ini dapat dipertahankan di tahun-tahun berikutnya. Dari pengakuan ini,  Pemerintah Kabupaten Badung telah membuktikan secara bersungguh-sungguh untuk melaksanakan suatu prinsip dasar dalam pembangunan yang dikemas dalam 6 Prinsip Dasar Pembangunan Badung yaitu; Pro Growth (pemerataan kesejahteraan masyarakat), Pro Job (penciptaan lapangan pekerjaan dan iklim usaha yang baik), Pro Poor(penanggulangan kemiskinan), Pro Culture (pelestarian dan pengembangan budaya masyarakat), Pro Environment(pelestarian lingkungan) dan Pro Low Enforcement (penegakan hukum) yang merupakan arah kedepan sebagai dasar dalam melakukan langkah-langkah yang lebih baik.. (humas-badung/bpn)

Pelaku Pencurian HP WNA Dibekuk

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Yudha Purnama Jaya (23) harus mempertanggung jawabkan perbuatannya meringkuk di jeruji besi mapolsek Kuta Utara. Ia ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kuta Utara,Minggu (26/11) lalu lantaran melakukan pencurian handphone milik Warga Negara Belanda David Pierre Michael Bakker (49).

Korban Warga Negara Belanda David Pierre Michael Bakker melaporkan kejadian pencurian yang dialaminya tersebut pada Selasa, (21/11) di Bar & Restaurant Old Man Jln batu bolong, Desa Canggu, Kuta Utara Badung ke Polsek Kuta Utara.

Didalam laporannya tersebut, korban awalnya bersama temannya mengobrol didalam satu meja restaurant, selanjutnya korban mengeluarkan HPnya merk Iphone 7 Plus berwarna hitam di atas meja.

Setelah sekian lama mengobrol, korban lalu meninggalkan sejenak HP miliknya karena beranggapan aman, setelah korban meninggalkan meja, tak sadar teman korban pun meninggalkan meja tempat mereka mengobrol untuk ke toilet.

Pada saat korban kembali ke meja tempatnya mengobrol tadi, korban tidak lagi menemukan HP miliknya lalu menanyakan kepada teman ngobrolnya keberadaan HP miliknya. Temannya tidak mengetahui keberadaan HP korban. Merasa ada kejanggalan, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kuta Utara.

Berbekalkan laporan korban itu, Unit Reskrim Polsek Kuta Utara dipimpin kanit Reskrim IPTU Ika Prabawa melakukan penyelidikan. Alhasil, petugas pun berhasil menemukan keberadaan HP milik korban dan mengamankan pelaku pencurian itu.

Di Mapolsek Kuta Utara, pelaku mengakui telah melakukan pencurian tersebut dan telah menjual HP hasil curiannya ke temannya dengan harga 1,2 juta rupiah, uang hasil penjualannya telah dibayarkan untuk menutupi hutang-hutangnya karena telah kepepet jatuh masa tempo membayar hutang.

Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes.H.Widya Dharma Nainggolan,S.I.K mengungkapkan “kami berhasil mengungkap kasus pencurian ini berkat kesigapan dan kerja keras anggota,pelaku kini harus mempertanggung jawagkan perbuatannya” tegasnya saat menunjukkan tersangka dan barang bukti di Mapolsek Kuta Utara, Rabu (6/12/2017) siang. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Peduli, Kapolres Badung Serahkan Bantuan Untuk Pengungsi

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Status Awas Gunung Agung menyisakan kisah pilu terhadap para pengungsi, para pengungsi ini mengaku tak bisa berbuat banyak selain menunggu dan menunggu di perbolehkan untuk pulang kembali ke kampung halamannya untuk beraktifitas memenuhi kebutuhan hidupnya.

Namun di balik kepiluan itu, mereka sangat bangga dengan kepedulian masyarakat, aparat pemerintah yang selalu memberikan perhatian kepada mereka.Hal itu disampaikan salah satu pengungsi yang di tampung di Balai Subak Gaga Banjar Bindu Desa Mekar Bhuana Kecamatan Abiansemal Badung pada saat Kapolres Badung AKBP Yudith satriya Hananta,S.I.K didampingi Kapolsek Abiansemal mengunjungi tempat pengungsian, Rabu (6/12/2017).

Di hadapan orang nomor satu di Polres Badung ini, perwakilan pengungsi mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas perhatian Kapolres badung dan jajarannya serta masyarakat yang telah membantu baik secara moril dan material sehuingga beban yang mereka rasakan berkurang.

AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K memberikan pesan pesan penyemangat agar para pengungsi tabah dalam menjalani ujian ini, mengajak agar tidak menjadikan sebuah beban yang sangat berat walaupun ujian ini cukup berat, masih banyak yang peduli terhadap kondisi seperti sekarang ini, selain itu AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K juga mengajak para pengungsi untuk menjaga kesehatannya dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Pada akhir kunjungannya, disaksikan kelihan Dinas Banjar Bindu dan Pekaseh Subak Gaga serta pengungsi lainnya, pemegang tongkat Komando di Polres Badung ini menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan pokok seperti beras, mie instan, telur, minyak goring, gula, kopi dan teh kepada pengungsi yang berjumlah 28 orang terdiri dari 8 kepala keluarga ini.

“Kami sangat merasakan beban yang mereka rasakan, untuk itu kami menyerahkan sedikit bantuan ini denfgan harapan dapat meringankan beban para pengungsi akibat status awas Gunung Agung ini,” ungkap mantan Kapolres Muna ini. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Pemkot Denpasar Imbau Sekolah Swasta Maksimalkan Bus Sekolah

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Jam siswa sekolah dari antar dan jemput dengan kendaraan pribadi membuat kepadataan arus lalu lintas di Denpasar.  Inovasi Bus Sekolah yang diterapkan Pemkot Denpasar sebagai salah satu menekan kepadatan arus lalu lintas di Denpasar.

Inovasi yang telah dilaunching Walikota Rai Mantra dan Wakil Walikota Jaya Negara ini mendapat apresiasi dari para orang tua siswa. Memaksimalkan penggunaan Bus Sekolah di Denpasar pemkot menggelar sosialisasi kembali penggunaan Bus Sekolah pada Rabu (6/12/2017) di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Denpasar.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada sekolah swasta yang turut mendukung inovasi dan program Pemkot Denpasar dalam mengurangi kepadatan arus lalulintas dengan penggunaan bus sekolah yang perlu terus dimaksimalkan,” ujar Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara saat membuka sosialisasi yang dihadiri sekolah negeri dan swasta di Denpasar.

Lebih lanjut Sekda Rai Iswara mengatakan, dimana sebelumnya Pemkot Denpasar juga sudah meluncurkan bus sekolah yang keberadaan  bisa dikatakan sebagai inovasi transportasi yang mendukung kelancaran berlalu lintas di jam-jam padat sekolah. Selain itu juga sebagai salah satu program pendidikan smart city khususnya di Kota Denpasar, dikarenakan bus sekolah sudah dilengkapi dengan aplikasi Si_Bused (Sistem Informasi Bus Sekolah) dengan sebuah smart card, yang memudahkan orang tua untuk mendeteksi keberadaan anaknya.

Untuk itu di minta kepada sekolah swasta juga bisa ikut membatu program Pemerintah untuk menyiapkan dan menggunakan angkutan bus sekolahnya nya sendiri, guna menekan angka kemacetan di jam-jam padat sekolah.

“Anggap saja jika masing-masing sekolah swasta memiliki satu angkutan bus sekolah yang satu busnya seumpama bisa menampung 25 siswa, berarti sudah 25 kendaraan di sebuah sekolah yang berkurang pada jam-jam padat sekolah seperti jam masuk sekolah maupun jam pulang sekolah. Itu berarti sudah meminimalisir angka kemacetan lalu lintas di wilayah sekolah tersebut, dan jika bus sekolah swasta ini sulit menjemput siswanya kerumah-rumah, bus sekolah ini bisa menggunakan drop zone yang telah dimiliki Pemkot Denpasar yang merupakan lokasi tempat menurunkan-menaikan penumpang bus sekolah dan sudah terdapat 19 lokasi di wilayah Denpasar Utara dan Denpasar Timur,” ungkap Rai Iswara.

Sementara  Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kota Denpasar, I Wayan Gunawan, mengatakan, sosialisasi bus sekolah ini diadakan guna memberikan informasi dan pemahaman kepada para kepala sekolah swasta yang tergabung dalam sebuah Yayasan di bidang pendidikan untuk bisa ikut berpartisipasi di dalam menjalankan tertib lalu lintas khusunya di segi pendidikan di Kota Denpasar dengan bisa ikut serta menggunakan bus sekolahnya masing-masing. Dimana sosialisasi untuk sekolah swasta baru yang pertama kalinya dan di ikuti oleh 30 sekolah swasta dan yayasan pendidikan, yang mana akan disosialisasikan lagi lagi secara berkelanjutan kesekolah-sekolah swasta yang lainya.

Pemkot juga mengucakankan terima kasih kepada sekolah swasta yang sudah memiliki angkutan bus sekolah sendiri seperti Sekolah Cipta Darma, Sekolah Saraswati dan sekolah yang lainya, dan kepada sekolah swasta yang belum agar segara bisa ikut mempunyai bus sekolahnya, sehingga bus sekolah dapat menjadi pilihan berkendara yang aman dan nyaman ke sekolah. (ays’/humas-dps/bpn)

Buka Rakerda HIPMI, Wagub Sudikerta Ajak Pengusaha Cari Solusi Dampak Erupsi Gunung Agung

0

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali di Hotel Harris Sunset Road, Badung, Rabu (6/12/2017). Dalam sambutannya, Wagub Sudikerta mengatakan erupsi Gunung Agung yang terjadi saat ini perlu menjadi bahan pemikiran pengurus baru HIPMI Bali.

Menurutnya hal ini tidak mudah, karena yang paling dipengaruhi oleh kondisi yang penuh dengan ketidakpastian ini adalah motor penggerak perekonomian Bali, yaitu sektor pariwisata.

“Kita ketahui bersama dengan menurunnya jumlah kunjungan wisata akan berdampak pada sektor-sektor lainnya terutama pada sektor primer dan sekunder,” ujarnya.

Ia berharap kondisi ini tidak berlangsung lama dan sekaligus berharap kepada HIPMI Bali untuk mencarikan solusi dan jalan keluar terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Bali saat ini. Momentum Rakerda ini menurutnya saat yang tepat untuk HIPMI Bali menentukan langkah-langkah ke depan mengatasi persoalan keterpurukan parwisata.

Ketua KADIN Bali AA Ngurah Alit Wiraputra menyarankan pengusaha di Bali agar melakukan diversifikasi usaha di luar pariwisata. Menurutnya sektor eksportir dan agribisnis memiliki peluang yang besar untuk hidup dan berkembang terus di masa depan. Rakerda ini diharapkannya mampu dimanfaatkan HIPMI Bali untuk menyamakan visi dalam menghadapi tantangan dan persoalan di tahun 2018.

Ketua Umum HIPMI Bali yang baru terpilih dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SPKK mengatakan HIPMI Bali ke depan memiliki visi untuk memberi manfaat untuk semua, baik untuk pemerintah, masyarakat, pengurus dan anggota. Diantaranya dengan meningkatkan jumlah wirausaha muda yang diharapkan bisa berkiprah menjadi pengusaha besar bukan saja di daerah namun juga di nasional. Selain itu, menyikapi kondisi perekonomian akhir akhir ini, pihaknya berniat mengembangkan industri kreatif yang menurutnya lebih tahan terhadap goncangan.

Selain Rakerda, pada hari yang sama juga dilakukan Diklatda dan Pelantikan Pengurus HIPMI Bali periode 2017-2020 yang dilantik oleh Ketua UMUM BPP HIPMI Bahlil Lahadalia. (r/bpn)

Panen Perdana Padi Hibrida di Subak Tajen, Wagub Sudikerta Ajak Wujudkan Ketahanan Pangan Bali

0

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Pertanian merupakan bidang yang sangat penting dalam menunjang perekonomian daerah Bali. Bidang petanian menempati posisi kedua dalam menyumbang pendapatan daerah Provinsi Bali setelah pajak kendaraan bermotor.

Pendapatan di bidang pertanian menyumbang pendapatan asli daerah sebesar 14,9 persen dari seluruh pendapatan Provinsi Bali. Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta saat membuka Temu Lapang dan Gelar Teknologi Padi Hibrida dan Panen Perdana Padi Hibrida bertempat di Subak Tajen, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Selasa (5/12/2017) lalu.

Lebih lanjut Sudikerta menjelaskan, pertanian ini tidak bisa ditinggalkan, terlebih apabila terjadi sesuatu dengan dunia pariwisata seperti saat ini imbas dari situasi Gunung Agung, maka pertanian akan menjadi andalan Provinsi Bali. Untuk itu Pemerintah Provinsi Bali dan semua pihak memiliki tanggung jawab mewujudkan ketahanan pangan khususnya di Bali, yang meliputi ketersediaan pangan, distribusi dan aksessibilitasnya.

Sejak bertahun-tahun lalu ketersediaan beras di Bali surplus, produksinya mencapai 850 ton beras pertahun. Sedangkan kebutuhan pokok beras hanya 400 ton per tahun. “Walaupun demikian, momentum ini sekaligus mengingatkan kita untuk melakukan penjagaan ketahanan pangan kita, terutama saat siaga bencana  Gunung Agung,” kata Sudikerta.

Ditambahkan Sudikerta, infrastruktur juga harus menjadi perhatian, terutama irigasi saluran air yang bagus, peningkatan jalan-jalan produksi, penggunaan alat-alat berteknologi dan juga penggunaan bibit unggul guna peningkatan hasil secara maksimal. “Terimakasih Kepala Balai dan Kementerian Pertanian yang telah menyiapkan bibit unggul, teknologi pertanian, dan alat-alat panen berteknologi tinggi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Moh Ismail Wahab mengatakan Indonesia sudah sejak tiga tahun ini sudah tidak mengimpor beras, ini berarti pemerintah telah mampu meningkatkan produksi beras sehingga bisa memenuhi kebutuhan beras sendiri. Pada Januari 2018 nanti, Indonesia akan mengundang FAO untuk mendeklarasikan swasembada beras Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo juga telah mencanangkan pertanian modern, hal ini sekaligus untuk menjawab keengganan generasi muda agar kembali menekuni bidang pertanian. Untuk itu, BBPT Padi sudah menyiapkan varietas unggul Padi Hibrida yang mampu menghasilkan padi kualitas tinggi.

Varietas unggul ini telah diterapkan di Subak Tajen, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Kepala Desa Tajen, Gusti Putu Sumerta Yasa melaporkan, panen padi di Subak Desa Tajen sebelumnya hanya mencapai 6-7 ton, namun saat ini setelah menerapkan bibit unggul Hibrida mampu menghasilkan 9-10 ton padi, dengan penerapan tujuh varietas bibit Hibrida dengan berbagai permodelan. Hal ini sangat menggembirakan bagi peningkatan pendapatan petani di Subak Tajen.

Selain itu kebiasaan petani yang membakar jerami usai panen, saat ini sudah tidak lagi membakarnya namun dibuat kompos yang sangat bermanfaat sebagai pupuk organik bagi sawah mereka. Perbandingan pendapatan menggunakan bibit biasa dengan bibit Hibrida selisih Rp10 juta per hektarnya, dan ini tentunya keuntungan menarik bagi masyarakat untuk kembali menekuni bidang pertanian.

Diharapkan teknologi padi hibrida yang saat ini sudah diterapkan dapat juga diterapkan di daerah lain, sehingga secara umum akan meningkatkan produktifitas padi di Indonesia. (humas-bali/bpn)

Pemkot Denpasar Kelola 17 Ribu Lebih Titik Lampu Penerangan

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Titik lampu penerangan di Kota Depasar dibawah pengelolaan Dinas Perhubungan dengan jumlah 17.666 titik lampu. Sementara jumlah titik Lampu Penerangan JalanUmum (LPJU) sebanyak 1.156 titik. ‘’Lampu-lampu yang kita kelola jumlahnya ribuan lebih dengan pemohon 571 orang,’’ ujar Kasi Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Denpasar Ketut Ronca saatd itemui, Selasa (5/12/2017) di Denpasar.

Lebihlanjut dikatakan pemeliharaan lampu-lampu yang ada rutin dilaksnakan setiap harinya. Disamping itu juga menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait keberadaan LPJU dan lampulainnya yang tidak menyala maupun yang terus menyala hingga siang hari.Secara detail Pemkot Denpasar memilikilampu son 70 W berjumlah 8.762 titik, lampu son 150 W berjumlah 1.775 titik, lampuSL 24 W berjumlah 168 titik, Mercury 125 W sebanyak 5.120 titik, Lampu HPLT 400 W sebanyak 65 titik, lampu LED sebanyak 526 titik, danlampu son T 70 W di 25 titik.

Dari jumlah tersebut juga memiliki 678 panel lampu yang terus melakukan pemeliharaan secara berkesinambungan. Tidak saja pengelolaan dan pemeliharaan di jalan umum, namun lampupenerangan ini juga dilakukan pemeliharaan di kawasan pemukiman warga.

Laporan masyarakat melalui Pengaduan Rakyat Online Denpasar langsung kita tindak lanjuti lewat perbaikan.Tahun 2017 dari bulan Januari sampai Nopember Dishub Denpasar telah menindak lanjuti 239 pengaduan tentang lampu penerangan jalan yang mati. Tentu laporan dari masyarakat inisangat diharapkan, yang nantinya dapat bersama-sama melakukan pemantauan dengan langkah perbaikan dan pelayanan dapat cepat dilakukan Dishub.

Langkah ini juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak terkait yang memiliki wewenang dalam tindaklajut tersebut, seperti lampu penerangan jalan yang ada dikawasan Jl. By pass I.B Mantra tidak menjadi tanggungjawab Pemkot Denpasar.

Dalam peningkatan sarana dan prasarana di Kota Denpasar khusunya LPJU pihaknya juga telah melakukan peningkatan penerangan jalan umum dengan langkah inovatif secara bertahapmelakukan penggantian bahan lampu dengan LED. Disamping memperhatikan bahan lampu, Dinas Perhubungan juga memperhatikan tiang lampu sehingga tidak membahayakanmasyarakat. Saat ini melalui alokasi dana langsung yang dikelola Dinas Perhubungan khusus pada penerangan jalan sebesar Rp. 46 milyar.

‘’Secara bertahap akan melakukan langkah-langahpeningkatan pelayanank hususnya dalam penerangan jalan di Kota Denpasar,’’ ujarnya.  (pur/humas-dps/bpn)

Tekan Kasus DBD, Denpasar Laksanakan Fogging Serentak

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga penghujung Tahun 2017 mengalami penurunan dibandingkan pada  tahun sebelumnya. Pada bulan September tahun 2017 terjadi 885 kasus sedangkan pada bulan yang sama tahun 2017 terjadi 2.130 kasus terjadi di Kota Denpasar.

Penurunan ini terjadi karena adanya berbagai langkah antisipasi yang telah dilakukan mulai dari pemberantasan sarang nyamun (PSN), penebaran bubuk larvasida sampai pada pembentukan jumantik mandiri. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini saat ditemui di Denpasar, Selasa (5/12/2017).

Menurut Sri Armini meski terjadi penurunan kasus Pemerintah Kota Denpasar tetap melaksanakan fogging serentak disetiap desa/kelurahan yang ada. Hal ini mengingat pada bulan-bulan Nopember dan Desember merupakan musim penghujan, akan menyebabkan banyaknya genangan air seperti pada kontainer, selokan, wadah-wadah plastik ataupun kaleng bekas, hingga kulit buah-buahan.

Ini tentunya menjadi tempat yang sangat potensial bagi nyamuk Aedes aegypti untuk bersarang dan berkembang biak yang berakibat pada meningkatnya penularan penyakit DBD sehingga sering kali menimbukan kejadian luar biasa (KLB).

Untuk mewaspadai dan mengantisipasi serangan penyakit DBD, Sri Armini mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan di dalam maupun di luar rumah. Salah satu bentuk kegiatan yang paling efektif dan efisien untuk tujuan tersebut adalah PSN. “Kami selalu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk terus menjaga kebersihan terutama melaksanakan PSN Plus,” ujar Sri Armini.

Memutus mata rantai penularan dan memaksimalkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit DBD, menurut Sri Armini kasusnya diprediksi akan meningkat tajam seiring dengan turunnya musim penghujan  di mana puncak kasusnya diprediksi terjadi pada bulan April-Mei 2018. Sehingga melaksnakan Gerakan PSN sebelum Musim Penularan dengan cara 3 M Plus (G 3M SMP) dan Larvasidasi Massal pada tempat air yang sulit dibersihkan sejak awal bulan September. Untuk melakukan kegitan tersebut melibatkan 474 Jumantik dan Koordinator Jumantik serta 44.242 Jumantik Mandiri (Self Jumantik) yang telah terbentuk melalui program ”GEMA PETIK” (Gerakan mandiri Pemantau Jentik) dan anggota masyarakat lainnya.

Selain itu untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan masyarakat Pemerintah Kota Denpasar telah meluncurkan Damakesmas (Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat).Damakesmas dikoordinir Dinas Penanggulangan Bencana Daerah dan bekerjasama dengan seluruh puskesmas yang ada di Kota Denpasar.

 Damakesmas ini akan menjangkau pelayanan kesehatan pada masyarakat sampai ke pelosok-pelosok terutama masyarakat kurang mampu. Petugas kesehatan akan dilengkapi dengan kendaraan sepeda motor dan mobil kecil sehingga petugas kesehatan bisa langsung datang ke rumah-rumah.

“Untuk mempermudah pelayanan kesehatan masyarakat dapat menelpon 112 atau 223333 dimana petugas kesehatan akan langsung datang ke tempat masyarakat yang membutuhkan dengan peluncuran program Damakesmas dan kami harap semakin mempermudah pelayanan kesehatan pada masyarakat,” ujar Sri Armini. (eka/humas-dps/bpn)