Badung Raih Penghargaan Peduli dan Pemenuhan Hak Asasi Manusia

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung kembali meraih penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini Pemkab Badung meraih penghargaan dibidang kepedulian dan pemenuhan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI pada Peringatan Hari HAM se Dunia ke-69 tahun 2017 di Hotel The Sunan, Solo, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (10/12/2017).

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly diterima Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Peringatan Hari HAM sedunia dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Hukum dan HAM Yosanna Laoly mengatakan, bahwa Pemerintah terus berkomitmen dalam upaya pemajuan dan pemenuhan HAM yang telah diamanatkan dalam konstitusi dan instrumen HAM Internasional.

“Ini bisa dilihat hasil dari dialog Universal Periodik Review (UPR) yang telah dilaksanakan pada awal Mei 2017 dimana saya bersama Menlu telah memimpin Delegasi RI untuk membahas perkembangan, implementasi HAM dalam 4 tahun terakhir. Dalam pembahasan tersebut banyak negara anggota PBB menyampaikan tanggapan dan apresiasi terkait dengan pemajuan HAM di Indonesia khususnya terkait dengan RANHAM,” jelas Yasonna Laoly.

Dijelaskan, komitmen pemerintah adalah pelaksanaan Rencana Aksi Nasional HAM (RANHAM). RANHAM adalah panduan nasional dalam upaya penanganan dan pemenuhan HAM bagi masyarakat Indonesia. Untuk tahun 2017, aksi HAM di daerah hingga saat ini telah mencapai 52,26% dan diharapkan diakhir tahun ini pemerintah daerah dapat mempercepat pelaksanaan aksi HAM daerah sehingga mencapai 100%.

Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah berkewajiban dan bertanggungjawab untuk melaksanakan perlindungan, pemenuhan, penghormatan, penegakan dan pemajuan HAM adalah tanggungjawab pemerintah pusat maupun daerah. Presiden juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan HAM sudah teragendakan dengan jelas dalam RANHAM 2015-2019 yang telah ditetapkan dengan Perpres No. 75 tahun 2015. Agenda RANHAM ini perlu mendapat dukungan semua pihak.

“Dengan partisipasi dan dukungan seluruh masyarakat, perlindungan, pemenuhan, penghormatan, penegakan dan pemajuan HAM di Indonesia dapat terwujud dan terlaksana dengan baik, ” jelas Presiden.

Sementara Wabup. Suiasa sangat mengapresiasi pemerintah pusat yang telah memberikan penghargaan HAM ini. Diraihnya penghargaan HAM, tidak terlepas dari kerja keras semua pihak mulai dari pemerintah daerah serta dukungan dari DPRD Badung dan tentunya seluruh masyarakat Badung. Dalam hal pemenuhan HAM di Badung, Pemkab Badung telah berupaya melaksanakan P-5 HAM (Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Pemajuan dan Penegakan Hak Asasi Manusia).

Selain itu, pemerintah terus mengembangkan sinergitas satuan kerja perangkat daerah dan instansi vertikal di daerah dalam rangka P5 HAM baik pemenuhan hak atas kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak serta lingkungan yang berkelanjutan. (humas-badung/bpn)

Kapolres Badung Bentuk Satgas Pemberantas Preman

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Menjaga Stabilitas Kemanan di wilayah Hukum Polres Badung terutama mengantisipasi dan memberantas aksi Premanisme   Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, S.I.K membentuk dua tim Satgas Pemberantas Premanisme.

Tim ini akan memberangus setiap aksi aksi premanisme terhadap masyarakat oleh oknum yang hanya ingin mudah mendapatkan penghasilan dari hasil kerja orang lain dengan pemaksaan dan ancaman.

“Satgas ini dibentuk untuk meminimalisir aksi aksi itu, dan kami membentuk dua tim terdiri dari 43 personil yang telah terlatih baik secara fisik maupun penegakkan secara hukum, kami akan berangus apabila ada indikasi aksi premanisme di wilayah kami,tidak ada toleransi,” tegas AKBP Yudith Satriya Hananta,  S.I.K.

Satuan Tugas ini akan selalu bergerak pada tempat tempat rawan aksi premanisme ini seperti terminal, pasar pasar dan obyek obyek pariwisata.

Dengan Satuan tugas pemberangus preman yang dibentuk ini diharapkan masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Badung dapat dengan aman dan nyaman melakukan aktifitasnya. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Rai Mantra Buka Pamuke Festival ke-2

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kegiatan Sekaa Teruna di Kota Denpasar tak pernah berhenti akan berbagai aktivitas kreatif. Tidak hanya dalam kegiatan budaya seperti lomba sekaa teruna, ogoh-ogoh, layang-layang serta berbagai kegiatan event-event festival. Pada Kamis malam (7/12/2017) Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra membuka Pamuke Festival ke-2 yang diselenggarakan Sekaa Teruna Pamuke Banjar Kedaton, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur ditandai dengan pemukulan gambelan.

Festival yang berlangsung dari tanggal 7 -9 Desember diisi dengan kegiatan bazar kuliner melibatkan potensi-potensi kuliner masyarakat Banjar Kedaton. Kegiatan Bazar juga sebagai sebuah wadah kegiatan sekaa teruna dalam melakukan penggalian dana mendukung berbagai kreativitas tersebut. Terdapat kuliner seperti lawar, kuah balung, sate kakul, ayam bakar, sate plecing, babi guling, aneka minuman tradisional.

Walikota IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengingatkan kepada Sekaa Teruna untuk membangkitkan potensi lokal yang ada khususnya dalam kegiatan bazar yang dapat melibatkan kuliner khas Bali.

“Mari kita gerakan fanatisme kita dalam pembangkitan potensi lokal khusunya kuliner Bali dalam setiap pelaksanaan kegiatan Bazar sekaa teruna di banjar,” ujarnya.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan saat ini terjadi kekhawatiran terhadap dukungan bagi potensi lokal, seperti kegiatan bazar yang sudah mulai meninggalkan sebuah potensi kuliner Bali. Sehingga hal ini dapat terus dibangkitkan dengan fanatisme penggunaan potensi lokal, dari kuliner, hingga fashion yang sangat identik dengan muatan lokal Bali.

Anak-anak muda menjadi kunci penting dalam membangkitkan kembali potensi lokal, karena berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi Bali khusunya Kota Denpasar yang sangat baik tidak dinikmati dan dirasakan masyarakat lokal. Jika ini tidak dikemas dengan baik dalam pembangkitan potensi lokal yang dapat berpengaruh pada kebocoran ekonomi.

“Seperti kegiatan bazar yang dilaksanakan ST Pamuke lewat gelaran festival kuliner melibatkan potensi kuliner setempat dan diisi dengan penampilan group-group musik sebagai hal yang sangat baik dan dapat diikuti seluruh sekaa teruna di Kota Dnepasar,” ujar Rai Mantra.

Pamuke Festival juga diapresiasi Walikota Rai Mantra dan diharapkan tidak berlangsung saat ini saja, namun dapat berkelanjutan yang diikuti Sekaa Teruna lainnya di Kota Denpasar setiap pelaksanaan Bazar.

Sementara Ketua ST. Pamuke , Made Ardhian Kusuma Yasa mengatakan Pamfes ke-2 ini untuk meningkatkan kreatifitas, mempererat persahabatan antar Sekaa Teruna seluruh Kota Denpasar pada umumnya dan meningkatkan semangat untuk menjaga budaya adi luhur yang diwariskan kepada generasi muda serta menjaga warisan budaya. Dengan mengangkat tema WAH (We ALL Heritage) yakni mewujudkan jiwa muda dalam berkarya untuk melestarikan dan mencitai budaya sekaligus tidak malu mengatakan “We All Heritage”. (eka/humas-dps/bpn)

Hadapi Persaingan Global, Rai Mantra Kembali Serahkan 4.754 Sertifikasi Kompetensi

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Persaingan pasar kerja dunia menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten di setiap bidang, banyak bidang jasa, industri maupun organisasi mempersyaratkan agar tenaga-kerjanya memiliki sertifikasi kompetensi yang kredibel. Perkembangan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar.

Pada Jumat (8/12/2017) Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra kembali menyerahkan sebanyak 4.754 sertifikasi kompetensi kepada tenaga kerja Kota Denpasar yang dilaksanakan secara simbolis di Gedung Sewaka Dharma Denpasar.

Sebelumnya pada Februari 2017 lalu pihaknya juga telah menyerahkan sebanyak 9.174 sertifikat profesi kepada tenaga kerja di Kota Denpasar. Walikota Rai Mantra menginginkan semua tenaga kerja Kota Denpasar harus memiliki sertifikasi kompetensi.

“Kedepannya saya tidak ingin tenaga kerja lokal di Kota Denpasar kalah bersaing di daerahnya sendiri karena tidak memiliki sertifikasi kompetensi. Meski pertumbuhan ekonomi kota sudah baik,” ujarnya.

Bila tidak ingin hal tersebut terjadi mau tidak mau atau suka tidak suka semua tenaga kerja dan angkatan kerja Kota Denpasar harus memiliki sertifikasi kompetensi sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Lebih lanjut Rai Mantra menambahkan tenaga kerja lokal tidak bisa lepas dari persaingan global mengingat Indonesia telah menandatangani kerjasama masyarakat ekonomi asean (MEA). Dan di tahun 2020 Indonesia juga sudah memasuki perdagangan bebas WTO (World Trade Organisation) yang dampaknya lebih luas dari MEA. Dengan adanya MEA dan WTO ini semua tenaga kerja asing bisa bekerja di Indonesia bila memiliki sertifikasi kompetensi.

Untuk memenangkan persaingan tersebut Rai Mantra berharap tenaga kerja harus membekali diri sertifikasi kompetensi tersebut. “Saya berharap semua tenaga kerja harus ahli dalam bidangnya dan bagi yang belum memiliki sertifikasi agar segera ikut  dan wajib memilikinya,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, I GA. Anom Suradi mengatakan penyerahan sertifikasi kompetensi ini untuk mendukung Kota Denpasar sebagai kota kompetensi.

Pelaksanaan kompetensi di Kota Denpasar di dukung oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Lembaga Sertifikasi Profesi dan SMK di Kota Denpasar.  Untuk itu kedepannya semua SMK dan LPK bila selesai pendidikannya harus telah memiliki sertifikasi kompetensi sesuai dengan keahliannya. Sehingga mereka tidak mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan kedepannya.

Salah seorang tenaga kerja yang menerima sertifikasi kompetensi Gede Santika mengaku sangat senang telah memiliki sertifikasi sesuai dengan keahliannya ini. “Saya mengucapkan terima kasih pada Bapak Walikota karena telah menetapkan Kota Denpasar sebagai kota kompetensi,” ujarnya. Dengan demikian semua tenaga kerja yang bekerja di Kota Denpasar harus memiliki sertifikasi kompetensi ini. Menurutnya ini akan sangat mempermudah kedepannya dalam menghadapi persaingan global. (eka/humas-dps/bpn)

PT Jasa Raharja Cabang Bali Beri Pelatihan UKM Binaan

0

BALIPORTALNEWS.COM – PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali dalam rangka mengembangkan usaha para pelaku usaha binaannya mengadakan pelatihan manajemen pengelolaan usaha bagi mitra binaan dengan instruktur dari perguruan tinggi vokasi (Politeknik Negeri Bali) dan praktisi (pelaku usaha). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel J4 Kuta Jalan Raya Legian, No. 74 Kuta, mulai 8-10 Desember 2017

Kepala Cabang Jasa Raharja Bali, Dr. Ir. Sulistianingtias, MM.,AAI-K.,CRMP., mengatakan, 30 mitra binaan yang mengikuti pelatihan terdiri dari 4 mitra binaan dari sektor industri, 8 mitra binaan dari sektor jasa, dan 18 mitra binaan dari sektor perdagangan. Ia menyampaikan para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari seluruh Provonsi Bali.

‘’Dalam acara ini kita berupaya memberi bekal kepada mitra binaan tentang manajerial usaha yang baik dan tips dalam mengembangkan usaha,” katanya.

Sulistianingtias mengungkapkan, pelatihan ini bertujuan agar mitra binaan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali menjadi terampil dalam pembukuan keuangan dan analisis dalam bidang keuangan. Berikutnya, mitra binaan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali mampu menembus dan menciptakan jaringan pemasaran secara mandiri.

Lebih dari itu, kata Sulistianingtias, untuk menciptakan sumber daya yang andal, memiliki motivasi tinggi dan kemampuan leadership yang baik. Meningkatkan dan menumbuhkan jiwa interpreneur mitra binaan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali sehingga dapat mengembangkan usaha dan / atau menciptakan usaha baru.

‘’Menumbuhkan kepercayaan diri mitra binaan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali sehingga menjadi insan yang kreatif dan produktif. Dan, mitra binaan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengembangkan usaha,’’ terangnya.

Dia menjelaskan, PT Jasa Raharja Persero Cabang Bali berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang memiliki Usaha Kecil Menengah (UKM) berupa Program Kemitraan (PK). Dengan adanya Program Kemitraan (PK) PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali telah menyalurkan bantuan berupa pinjaman lunak bersyarat yang diberikan kepada Mitra Binaan di tahun 2017 sebesar Rp 1.575.000.000, dan sampai dengan tahun 2017 jumlah yang telah disalurkan kepada Mitra Binaan mencapai Rp 20.832.000.000. Adapun jumlah mitra binaan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali telah mencapai 1.045 mitra binaan.

Sulistianingtias mengungkapkan, PT Jasa Raharja (Persero) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diamanatkan untuk mengelola program asuransi sosial sesuai dengan Undang Undang Nomor 33 Tahun 1964 jo Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, dan Undang Undang Nomor 34 Tahun 1964 jo Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, selalu senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat agar manfaat santunan yang diberikan kepada korban / ahli waris korban kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas jalan dapat dirasakan sepenuhnya.

Undang-Undang No. 33 dan No. 34 tahun 1964 mengamanatkan kepada Jasa Raharja untuk menghimpun dana dari masyarakat di dalam upaya membayar santunan melalui dua sumber pendanaan. Pertama, pengutipan premi Iuran Wajib, dari setiap penumpang alat angkutan umum yang sah baik di darat, laut, udara, sungai, danau dan penyeberangan yang besarannya sudah disatukan dengan ongkos atau tiket. Kedua, pengutipan SWDKLLJ (premi) dari kendaraan bermotor yang dibayarkan oleh pemilik kendaraan pada saat melakukan pendaftaran atau perpanjangan STNK setiap tahunnya di Kantor SAMSAT seluruh Indonesia.

Di samping tugas utamanya tersebut Jasa Raharja juga memiliki tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/ CSR) yang merupakan salah satu elemen penting yang tidak bisa dipisahkan dari aktifitas rutin. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dimana dana Program Kemitraan  (PK) diberikan kepada mitra usaha dalam bentuk pinjaman lunak bersyarat, kegiatan pendampingan, dan pembinaan usaha kecil dan menengah. Sedangkan kegiatan Bina Lingkungan (BL) dilakukan sesuai dengan arahan Pemerintah yaitu meliputi pengentasan kemiskinan, pembangunan sarana umum dan sarana ibadah; peningkatan pendidikan dan kesehatan; serta pemeliharaan lingkungan dan bantuan bencana alam. (tis/bpn)

Temukan Korban Tabrak Lari, Ini Reaksi Cepat IPTU Made Murdawan

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Hendra Dwi Saputro (32) diduga korban lakalantas ditemukan tergeletak di depan terminal Mengwi dalam kondisi tak sadarkan diri, mengeluarkan darah segar dari hidungnya, Kamis (8/12/2017).

Ia ditemukan pertama kali oleh kasi Propam Polres Badung IPTU Made Murdawan bersama anak buahnya yang sedang berpatroli di terminal Mengwi Badung, belum di ketahui korban mengalami tabrak lari atau mengalami kecelakaan tunggal.

Melihat korban tergeletak, IPTU Made Murdawan menghampiri dan langsung mengangkat korban untuk dilarikan ke rumah sakit Umum daerah Kapal Mengwi Badung untuk mendapatkan perawatan medis.

Diketahui korban adalah pekerja transportasi online (ojek Online),hal ini dilihat dari jaket dan helm yang di kenakannya. Tak berselang lama di TKP petugas dari satuan lalu lintas melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan.

Saat di konfirmasi di RSUD kapal Mengwi IPTU Murdawan Mengungkapkan “ kami menemukan korban dalam keadaan tergeletak di pinggir jalan dengan sepeda motornya, dan melihat korban mengeluarkan darah dari hidungnya, spontan kami mengangkat dan melarikan ke Rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, penyebab korban kecelakaan kami belum bisa memastikan, tim dari Unit laka lantas masih melakukan pnyelidikan,” ungkapnya. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Tiadakan Premanisme di Terminal Mengwi , Polres Badung Gelar Cipkon

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Upaya memberangus Premanisme terus di gencarkan Kepolisian Resor Badung. Terminal dan tempat tempat keramaian menjadi sasaran kepolisian dalam menggelar Operasi Cipta Kondisi.

Pergelaran Cipta Kondisi dilaksanakan di terminal Tipe A Mengwi di Mengwitani, Kecamatan Mengwi Badung yang dipimpin langsung Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K didampingi Kabag Ops Polres Badung Kompol Ketut Sukarta,S.H bersama anggota gabungan fungsi mulai dari sabhara, Reskrim dan Intel, Kamis (7/12/2017).

Dalam pergelaran operasi tersebut, beberapa orang yang terdiri dari Para sopir, penumpang dilakukan pemeriksaan mulai dari identitas dan barang bawaan. Hal ini di gelar guna upaya untuk meniadakan tindakan tindakan premanisme seperti pemaksaan terhadap para pengguna jasa transportasi, atau tindakan tindakan kriminalitas.

AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K mengungkapkan “kami gelar operasi Cipta kondisi ini untuk meniadakan segala bentuk perbuatan premanisme, seperti pemaksaan terhadap para penumpang, aksi kriminalitas jambret dan curas guna menciptakan rasa aman kepada masyarakat, kami tidak segan segan untuk menindak tegas bagi pelaku pelaku premanisme ini,tegasnya usai melaksanakan kegiatan.

Dalam operasi Cipta Kondisi tersebut tidak menemukan orang orang yang melakukan aksi premanisme dan bahan berbahaya serta senjata tajam. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Peserta Didik PAUD di Denpasar Diguyur Rp 10,8 Miliar

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Tahun ini belanja hibah bantuan operasional pendidikan (BOP) pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Denpasar mencapai Rp 10,8 miliar. Dari 455 PAUD/TK, hanya 279 lembaga yang mendapatkan hibah BOP PAUD.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, Made Merta, Kamis (7/12/2017) kemarin, menjelaskan, penggunaan dana alokasi khusus (DAK) hibah BOP PAUD diperuntukkan bagi belanja nonfisik. Minimal 50 persen hibah BOP PAUD harus dibelanjakan untuk kegiatan pembelajaran dan bermain.

Di antaranya, pengadaan bahan bermain dan bahan belajar yang dibutuhkan siswa. Juga untuk peralatan pembelajaran seperti kertas, krayon, spidol, pensil, bahan pakai habis, dan bahan pembelajaran lainnya. Selain itu, untuk penyelenggaraan pertemuan dengan orang tua/wali murid dan kunjungan ke rumah anak didik.

”Untuk kegiatan pendukung maksimal 35 persen. Misalnya, pembelian obat-obatan, P3K, dan penyediaan buku administrasi,” ungkapnya.

Sementara untuk kegiatan lain-lain seperti perawatan sarana-prasarana, pengecatan ringan, serta pembayaran langganan listrik, air, dan lainnya maksimal dibelanjakan 15 persen dari dana hibah BOP PAUD. Lembaga dilarang menggunakan dana tersebut untuk pembangunan fisik, disimpan, atau dipinjamkan kepada pihak lain. ”Intinya, tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi atau menyalahi petunjuk teknis (juknis) sesuai Permendikbud Nomor 4 Tahun 2017,” ujar Merta.

Merta memaparkan, kategori sekolah penerima hibah BOP PAUD yakni harus terdaftar di dapodik. Selain itu, penerima harus memiliki nomor pokok sekolah nasional (NPSN). Ketentuan lainnya, PAUD harus memiliki siswa minimal 12 orang. Hitungannya, masing-masing siswa mendapat bantuan Rp 600 ribu. Total ada 18.075 siswa yang mendapat BOP PAUD.

Made Merta menambahkan, Disdikpora tinggal mengawasi realisasi bantuan tersebut di tingkat lembaga. Disdikpora menugaskan pengawas TK yang akan melakukan pengawasan kepada setiap penerima BOP PAUD. ”Nanti dikumpulkan untuk mengkroscek dan mengoreksi tiap penerima hibah,” tuturnya, sembari mengatakan, sejauh ini, belum ada laporan penyalahgunaan hibah BOP PAUD. (r/bpn)

Kemenpan RI Pertegas MPP Graha Sewaka Dharma

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemenuhan upaya pelayanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman perlu dilakukan pengintegrasian. Mengacu pada peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Nomor 23 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan Mal Pelayanan publik (MPP), Denpasar terus melakukan inovasi dan terobosan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan untuk masyarakat.

Melihat komitmen Walikota Rai Mantra dan Wakil Walikota I GN Jaya Negara dalam memberikan kemudahan pelayanan publik terpadu untuk masyarakat di gedung Sewaka Dharma, membuat pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara  dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) mengundang Pemkot Denpasar dalam mempertegas pengembangan pelayanan terpadu satu pintu plus Mal Pelayanan Publik (MPP).

Menurut Deputi Pelayanan Publik Diah Natalisa, konsep Mall Pelayanan Publik merupakan tempat penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa atau pelayanan administrasi yg merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat maupun daerah.

Hal ini tidak kalah pentingnya ada pelayanan BUMN/BUMD atau swasta dalam rangka percepatan pelayanan yang mudah dan terjangkau. “Masyarakat dalam hal ini cukup datang dalam satu gedung dengan segala pelayanan yg tadi saya sebutkan termasuk pendukung lainnya” ujarnya.

Lebih lanjut  dikatakan tidak mudah dalam menyiapkan MPP krn perlu sarana dan prasarana, SDM, mekanisme penyiapan kelengkapan untuk menyelaraskan sistem pendukung didalamnya. Seperti contohnya penyesuaian sistem dengan imigrasi atau instansi lainnya.

Pemkot Denpasar sudah melaksanakan 116 jenis pelayanan, sehingga hal ini sudah mengarah kepada pengembangan program Kementerian PAN RB yang dapat diikuti dengan  menyelaraskan dari instansi lainnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) Denpasar I Kadek Kusuma Diputra saat rapat di kantor Kementerian PAN dan RB di Jakarta mengatakan dalam pengembangan Mall Pelayanan Publik Gedung Sewaka Dharma (MPPGSD) di Kota denpasar diperlukan penyiapan regulasi, kerjasama dan koordinasi lebih lanjut dengan instansi vertikal penyelenggara pelayanan publik diluar dari yang sudah ada saat ini di gedung Sewaka Dharma.

Sementara ditemui terpisah Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan mendukung pengembangan pelayanan publik menjadi konsep “Mall”.

Langkah ini dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat. Seperti masyarakat berbelanja atau beraktivitas dalam satu gedung dengan kata lain masyarakat diberikan kemudahan kecepatan, keterjangkauan, dan kenyamanan dalam pelayanan administrasi. (hendar/humas-dps/bpn)