22.6 C
Denpasar
Senin, 19 November 2018

Klungkung Jadi Tuan Rumah Komwil Forsesdasi Provinsi Bali 2017

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Kabupaten Klungkung dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat kerja Komisariat Wilayah (Komwil) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Provinsi Bali tahun 2017. Kegiatan diselenggarakan di Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Sabtu (3/6/2017)

Forsesdasi merupakan wadah yang dibentuk oleh para Sekretaris Daerah agar bisa saling membantu dan bersatupadu serta dapat berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemerintah nasional dan daerah. Dalam rapat tersebut juga lebih menekan tugas dari Sekretaris Daerah adalah membantu Kepala Daerah dalam membantu penyusunan kebijakan pengoordinasian administrative terhadap pelaksanaan tugas Perangkat Daerah serta pelayanan administratif.

Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Gede Putu Winastra berharap dengan kegiatan ini program-program yang sudah sukses di Kabupaten lain bisa saling membagi ilmunya, sehingga Klungkung bisa menggali potensi alam maupun SDM secara optimal. Selain itu diharapkan bisa saling memberi solusi setiap permaslahan yang ada di masing-masing Kabupaten di Bali.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setda Provinsi Bali, Gusti Ngurah Alit berharap besar bahwa Komwil Forsesdasi ini bisa dijadikan wahana saling melengkapi pengalaman antar anggota dengan mempererat rasa kekeluargaan dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas selaku Sekretaris Daerah untuk mensukseskan penyelengaraan pemerintahan daerah. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Serahkan Bantuan CSR, Bupati Gandeng Swasta Kurangi Kemiskinan di Klungkung

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Dua warga kurang mampu masing-masing asal Dusun Takedan, Desa Selat dan Dusun Tulang Nyuh, Desa Tegak, Kecamatan Klungkung menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan diserahkan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Minggu (4/6/2017).

Kedua warga yang menerima bantuan ini adalah I Nengah Rai (80) dan Ni Ketut Nyabuh (65). Penerima bantuan pertama, I Nengah Rai sebelumnya menjadi korban kebakaran, dimana tempat tinggalnya diamuk si jago merah beberapa waktu lalu. Sedangkan Ni Ketut Nyabuh adalah warga kurang mampu dimana kondisi tempat memasaknya sudah tidak layak pakai.
Penyerahan bantuan CSR berupa dana bedah rumah, dan sembako dari Gangga Express ini dihadiri Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Anom Adnyana, Camat Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi serta Owner Gangga Express, I Made Sinta.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan untuk menanggulangi kejadian yang mendadak yang dialami masyarakat kurang mampu, seperti kebakaran dan lainnya, Pemkab Klungkung mengalami kendala dalam hal anggaran dalam membantu korban bencana.  Karena anggaran untuk korban bencana terbatas, maka harus dianggarkan dengan baik terlebih dahulu dan bantuan baru bisa dilakukan pada tahun berikutnya atau pada saat Anggaran Perubahan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bupati Suwirta mengajak Pengusaha Swasta di Kabupaten Klungkung berpartisipasi dalam membantu masyarakat yang kurang mampu. “Apabila harus menunggu bantuan dari Anggaran Induk dan Anggaran Perubahan akan membuat masyarakat menderita,” ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta berharap lebih banyak masyarakat mampu dan pengusaha perduli terhadap masyarakat yang masih banyak memerlukan bantuan. Bupati juga meminta aparat Desa agar mendata masyarakat yang memerlukan bantuan lebih akurat. “Lakukan pendataan dengan baik dan adil,” pintanya.

Sementara, Owner Gangga Express, I Made Sinta menyatakan kerjasama dengan Pemkab dalam hal pemberian bantuan CSR kepada masyarakat kurang mampu akan terus dilakukan selama Gangga Express beroperasi. “Selama Gangga Express beroperasi, kami akan membantu Pemerintah dalam pemberian bantuan dana CSR,” sebutnya. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Raker Forsesdasi Komwil Provinsi Bali, Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi di Dalam Penyelesaian Masalah

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah (Komwil) Provinsi Bali melaksanakan Raker (Rapat Kerja) sekaligus pisah kenal Sekretaris Daerah yang purna tugas Tahun 2016 pada, Sabtu malam (3/6/2017) di d’Nusa Beach Club and Resort, Nusa Lembongan, Klungkung.

Pertemuan yang berlangsung secara kekeluargaan ini dihadiri Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, Sekda Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa, Sekda Kabupaten Tabanan, Nyoman Wirna Ariwangsa, Sekda Kabupaten Jembrana, Made Sudiada, Sekda Kabupaten Buleleng, Dewa Ketut Puspaka, Sekda Kabupaten Klungkung, Gede Putu Winastra, Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali, Gusti Ngurah Alit, serta pimpinan OPD terkait.

Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang juga sebagai Ketua Forsesdasi Bali, berharap agar rapat kerja yang dilaksanakan ini dapat memberikan hasil dan solusi terhadap permasalahan yang ada di setiap daerah masing-masing.

“Kehadiran kita dalam mengikuti rapat kerja pengurus Komisaris Forsesdasi ini kiranya dapat menjadi wadah untuk kita ikut berpartisipasi dalam perumusan kebijakan yang terkait dengan kebijakan nasional serta dapat menghasilkan solusi terhadap permasalahan yang ada di daerah masing-masing,” ujar Rai Iswara.

Dikatakan Rai Iswara, dalam rapat ini membahas berbagai isu-isu penyelenggaraan pemerintah daerah seperti mekanisme pencairan dana Hibah sesuai peraturan yang berlaku, solusi memberantas pungutan liar kepada masyarakat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai acuan pembangunan, penanganan masalah perkotaan seperti sampah, kemacetan, dan krimilnalisasi, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat, Menjaga 4 pilar kebangsaan yakni NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, peningkatan disiplin ASN dalam rangka meningkatkan pelayanan publik, singkronisasi antar sesama dan persamaan persepsi.

Rai Iswara mengharapkan organisasi Forsesdasi yang telah terbentuk ini dapat mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan dalam pelaksanaan tugas baik tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota. “Karena disadari tugas dari Sekretaris daerah dimasing-masing Kabupten/Kota yang sangat padat dan kompleks, namun jika dilaksanakan dengan gotong royong permasalahan yang ada dapat terselesaikan dengan baik,” ungkap Rai Iswara.

Sementara Sekda Provinsi Bali dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali, Gusti Ngurah Alit mengajak para Sekda Kabupaten/ Kota se-Bali untuk selalu melakukan kerjasama di dalam menutupi kekurangan suatu daerah dengan kelebihan daerah lainnya.  Dengan rapat kerja ini diharapkan dapat melakukan langkah-langkah optimal dalam penyelenggaraan Pemerintahan sesuai dengan amanah serta aturan.

“Kedepan hal-hal terkait dengan pelaksanaan kepemerintahan melalui persamaan ini dapat mengurangi kekurangan dan kekeliruan kita, karena masing-masing Sekda akan membawa agenda permasalahan yang ada dimasing-masing daerah dan bersama-sama mencari solusi serta jalan keluar menyelesaikan permasalahan yang ada,” katanya.

Sebelumnya dalam kegiatan yang sama dilaksanakan persembahyangan bersama di Pura Dalem Ped untuk memohon kerahayuan serta kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan di Kabupaten/ Kota serta Provinsi Bali pada umumya. (eka/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Klungkung Kembali Raih Opini WTP

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2016. Laporan Hasil Pemeriksanaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) atas LKPD Pemkab Klungkung ini diserahkan langsung Kepala BPK-RI Perwakilan Bali, Drs. Yulindra Tri Kusumo Nugroho kepada Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di Aula Kantor BPK-RI Perwakilan Bali di Denpasar, Jumat (2/6/2017).

Penghargaan ini merupakan raihan yang kedua secara berturut turut sejak tahun 2016. Mendampingi Bupati menerima penghargaan ini Wakil Ketua DPRD Klungkung, Ida Ayu Made Gayatri, SH. Acara juga dihadiri Kepala Daerah dan Ketua DPRD se-Provinsi Bali.

Kepala BPK RI Perwakilan Bali, Drs. Yulindra Tri Kusumo Nugroho dalam kesempatannya mengatakan sesuai dalam pasal 20 UU no. 15 tahun 2014 dan demi efektifnya hasil pemeriksaan BPK, maka BPK mengharapkan kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota menindaklanjuti rekomendasi BPK selambat lambatnya 60 hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima.

Raihan yang cukup membanggakan pada acara tersebut karena seluruh Kabupaten/Kota se-Bali memperoleh opini WTP yang sama. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam kesempatannya menyampaikan rasa bangganya atas capaian ini. WTP yang telah diraih secara berturut turut menandakan integritas, kredibilitas dan akuntabilitas kerja telah meningkat dan semakin membaik.

Atas penghargaan ini, Bupati Suwirta berharap akan semakin memacu seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk bekerja yang lebih baik sesuai ketentuan dan perundang undangan yang berlaku, serta menindaklanjuti beberapa catatan yang direkomendasikan oleh BPK. (humasklungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Kasta Hadiri Pengukuhan BMPS Klungkung

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta menghadiri Pengukuhan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Klungkung.  Acara pengukuhan berlangsung di Aula SMA Pariwisata Saraswati Klungkung, Kamis (2/6/2017).

Dalam sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta, Bupati Suwitra mengapresiasi dan menyambut baik dengan terbentuknya Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) di Kabupaten Klungkung. “ Walaupun sekolah swasta di Kabupaten Klungkung tidak terlalu banyak dibandingkan Kabupaten lainnya,” ujar Bupati Suwirta.

Setelah dibentuk dan dikukuhkan, Bupati meminta pengurus BMPS Klungkung dapat melaksanakan program kegiatan sesuai visi dan misi dalam rangka mewujudkan pendidikan yang bermutu sejalan dengan hakikat Gema Santi sebagai program Pemerintah Kabupaten Klungkung. “Program-program yang dicanangkan BMPS harus sejalan dengan program aksi Gema Santi,” imbuh Wabup Kasta saat pengukuhan pengurus BMPS Klungkung yang juga dihadiri Pengurus BMPS Provinsi Bali, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Klungkung, Ketut Sukma Sucita serta undangan lainnya.

Panitia kegiatan, Ida Bagus Parwita mengatakan terbentuknya BMPS di Kabupaten Klungkung sebagai wadah koordinasi penyelenggara perguruan swasta. BMPS Kabupaten Klungkung melibatkan sebanyak 10 yayasan yang memiliki SMA/SMK/MA dan SMP/Mts. Diantaranya Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati, Yayasan PGRI Klungkung, Yayasan Wisata Darma Santi (WDS) yang memiliki SMK-TI Bali Global, Yayasan Panca Atma Jaya,Yayasan Hasanudin, Yayasan Wisata Darma,Yayasan Eka Widya.

Menurut IB Parwita, sejalan dengan tema yang diangkat yakni Pengukuhan BMPS Kabupaten Klungkung sebagai Implementasi Kesetaraan Sekolah menuju Peningkatan Mutu Pendidikan dan Akses Belajar yang seluas-luasnya dalam Bingkai Program Gema Santi diharapkan pendidikan di Kabupaten Klungkung semakin meningkat sejalan dengan program aksi Pemkab Klungkung, Gema Santi. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Kasta Gugah Semangat Nasionalisme Calon Paskibra

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Guna membangkitkan rasa nasionalisme para calon pasukan pengibar bendera (Paskibra ) 2017, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta memberikan pembekalan sekaligus melakukan brain wash kepada para calon Paskibra yang akan dikarantina dan dilatih selama sebulan.  Brain wash dilakukan dengan memotivasi dan menggelorakan semangat  nasionalisme.

Didampingi Asisten I Ida Bagus Sudarsana, Kabag Pemerintahan Luh Ketut Ari Citrawati, Wabup Kasta memberikan pembekalan di Ruang Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Minggu (28/5/2017).

Dalam kesempatan itu, Wabup Kasta menyampaikan ucapan selamat karena telah tepilih sebagai calon Paskibraka tahun 2017. Menurut Wabup Kasta, terpilih sebagai anggota Paskibraka merupakan langkah awal sebagai manusia baru, manusia yang tangguh, bertanggung jawab dan memiliki rasa nasionalisme tinggi.

“Rasa Nasionalisme hendaknya ditumbuhkan mulai dengan rasa cita pada diri dan keluarga terlebih dahulu,” ujar Wabup Kasta seperti dilansir dari laman resmi Humas dan Protokol Pemkab Klungkung.

Wabup Kasta mengakui bahwa rasa nasionalisme para pelajar dan masyarakat telah menurun, hal ini terlihat dari kurangnya minat dan semangat masyarakat dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI, serta mudahnya anak – anak muda terjerumus pada hal – hal yang negatif.

“Setelah  lulus sebagai Paskibra dan kembali ke masyarakat, saya berharap alumni Paskibraka bisa menjadi contoh yang mampu menggerakkan masyarakat ke arah yang lebih baik,” ujar Wabup Kasta.

Untuk itu, Wabup Kasta memompa semangat dan rasa nasionalme dengan mengajak para calon Paskibraka untuk bersama-sama mempertahankan NKRI dengan mengamalkan Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. Selain itu Wabup Kasta juga mengajak para calon paskibraka untuk bersama-sama memerangi berita hoax di media sosial yang sering terjadi selama ini.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Luh Ketut Ari Citrawati dalam laporannya menyampaikan, para calon paskibraka ini akan dilatih selama 25 hari mulai tanggal 15 Juli 2017. Latihannya meliputi penegakan disiplin, latihan fisik, latihan formasi pengibaran dan penurunan bendera.

Selanjutnya mulai 10 s/d 17 Agustus 2017 mendatang para calon Paskibraka akan dikarantina di SKB Banjarangkan. Nantinya akan dikukuhan secara resmi pada tanggal 15 Wabup Kasta Gugah Semangat Nasionalisme Calon Paskibraka.

Guna membangkitkan rasa nasionalisme para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka ) 2017, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta memberikan pembekalan sekaligus melakukan brain wash kepada para calon Paskibra yang akan dikarantina dan dilatih selama sebulan.  Brain wash dilakukan dengan memotivasi dan menggelorakan semangat  nasionalisme. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Didistribusikan Lewat BUMDes, Harga Beras Lokal di Nusa Penida Sama Dengan Klungkung Daratan

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta resmi meluncurkan distribusi beras lokal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Nusa Penida.

Masyarakat setempat pun kini bisa mendapatkan beras lokal tersebut dengan harga yang sama seperti di Klungkung daratan.

Peresmian  Distribusi Beras Lokal Melalui BUMDes dilakukan Bupati Suwirta di halaman Kantor Kecamatan Nusa Penida, Kamis (25/5/2017).

Peresmian ditandai dengan penyerahan secara simbolis beras 10kg produksi lokal dengan kwalitas bagus kepada para Perbekel se-Kecamatan Nusa Penida.

Kabid Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Wayan Sumatra mengatakan, program dengan jargon Beli Mahal Jual Murah, ini adalah murni gagasan dari Bupati Suwirta.

Program ini dirancang mengingat tingginya ketimpangan harga beras antara Klungkung Daratan dengan Klungkung Kepulauan yakni Nusa Penida. “Beras lokal yang biasa dijual di Nusa Penida per kilogramnya berkisar seharga Rp 11 ribu ke atas, dengan program ini masyarakat di desa akan bisa memperoleh dengan harga Rp 9.700. BUMDes tidak boleh mematok harga di atas Rp 9.700 karena sudah disubsidi transport oleh Pemkab,” ujar Wayan Sumatra.

Untuk program ini, KUD Takmung mendistribusikan sebanyak 14 ton beras pada bulan ini. Masing masing BUMDes disalurkan 1Ton beras dengan harga perkilonya Rp 9.500.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berharap BUMDes kedepannya akan banyak menyerap beras ini untuk dipasarkan kepada masyarakat. Pihaknya pun tidak menampik akan timbul gejokan dari para pedagang beras karena harga jual BUMDes yang lebih murah.

Untuk itu, Bupati meminta para pengelola BUMDes untuk merangkul para pedagang beras serta menjelaskan bahwa program ini adalah murni demi kesejahteraan masyarakat utamanya untuk warga yang kurang mampu.

“Semoga melalui program ini, inflasi yang terjadi di Nusa Penida dapat dikurangi,” ujar Bupati Suwirta seraya menyebut program ini sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan keadilan antara Klungkung daratan dan kepulauan. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bupati Suwirta Resmikan Monumen Perang Kusamba 

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Mengenang peristiwa perang Kusamba 168 tahun silam, Pemerintah Kabupaten Klungkung mendirikan sebuah monumen di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Monument ini dibangun di sekitar lokasi pertempuran atau bersebelahan dengan pasar tradisional Desa Kusamba.

Bertepatan dengan peringatan perang Kusamba tersebut dilakukan peresmian monumen oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Kamis malam (25/05/2017). Peresmian disaksikan Ida Dalem Smaraputra, Wakil Ketua DPRD Klungkung, Nengah Ariyanta, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung serta undangan lainnya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Anom Adnyana menyampaikan, peresmian monumen serta memperingati perang Kusamba memiliki maksud, yakni agar masyarakat Kabupaten Klungkung bisa mengenang dan menghormati hasil perjuangan Ida Dewa Agung Istri Kanya. Kegiatan ini mempunyai tujuan sebagai bahan pendukung untuk mengusulkan kembali Ida Dewa Agung Istri Kanya untuk memperoleh gelar pahlawan.

“Selain sebagai pendukung untuk pengusulan gelar pahlawan, peringatan ini juga untuk untuk menggugah semangat patriotisme masyarakat Klungkung dalam menghargai jasa dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan,” ujarnya.

Ida Dalem Semaraputra menyebutkan perang Kusamba merupakan peristiwa yang jarang terjadi di Indonesia. Dimana dalam kejadian tersebut sebagai seorang pemimpin perang adalah perempuan, yakni Ida Dewa Agung Istri Kanya yang berhasil membunuh Jendral Belanda yakni Jendral Mitchels.

Melalui peringatan ini, Ida Dalem mengajak semua lapisan masyarakat untuk dapat meneladani nila-nilai perjuangan para pahlawan dengan senantiasa menjaga kerukunan dan persatuan dan kesatuan. “Mari kita teladani nilai-nilai perjuangan yang diwariskan dan mari jaga persatuan dan kesatuan seluruh komponen masyarakat,” ajaknya.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya menyatakan, Pemerintah Kabupaten Klungkung dan Puri Agung Klungkung mengajak masyarakat Kabupaten Klungkung untuk mengenang semua perjuangan Ida Dewa Agung Istri Kanya sebagai tokoh Raja Klungkung yang ikut berperan dalam perang Kusamba.

Bupati mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari perjuangan Ida Dewa Agung Istri Kanya serta melanjutkan perjuangannya dalam bentuk perjuangan melawan kebodohan dan kemiskinan. “Mari kita ambil hikmah untuk melanjutkan perjuangan dengan melawan kemiskinan dan kebodohan,” ujarnya.

Dalam acara peresmian monumen perang Kusamba ini juga dipentaskan sendratari kolosal perang kusamba oleh salah satu sanggar seni di Kabupaten Klungkung serta renungan suci yang melibatkan Seniman, Karang Taruna, dan Sekaa Teruna se-Desa Kusamba. (humas/klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Peringati Pertempuran Kusamba Dibangun Patung Pahlawan Perang

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bertepatan dengan peringatan hari pertempuran Kusamba yang ke 168, patung pahlawan perang Kusamba Ida I Dewa Agung Istri Kanya akhirnya mulai dibangun.

Pembangunan patung yang terletak disimpang empat Bypass IB Mantra wilayah Tiyingadi, Kecamatan Dawan ini diawali dengan melakukan upacara pecaruan serta peletakan batu pertama oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (25/5/2017).

Nyoman Marsa selaku penanggung jawab proyek mengatakan, pembangunan Patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya nantinya akan dikerjakan selama 120 hari dengan tinggi patung mencapai 8,90 meter.

Menggunakan material berbahan perunggu patung ini diproduksi oleh Hima Galery Jogja. Pembangunan Patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya menelan anggaran Rp 5.499.332.000, dengan harga penawaran Rp 4.500.000.000 dan negosiasi harga Rp 4.497.450.000.

Sementara itu Bupati Nyoman Suwirta mengatakan, pembangunan patung ini adalah sebagai salah satu syarat meraih gelar pahlawan nasional untuk jasa – jasa perjuangan Ida I Dewa Agung Istri Kanya,Byang telah memimpin pasukannya melawan penjajah Belanda. Namun selain membangun Patung I Dewa Agung Istri Kanya, harus ada beberapa dokumen dan atribut pendukung.

Bupati Suwirta menambahkan, pembuatan patung ini dilakukan juga sebagai tindak lanjut dari ide-ide dan masukan berbagai pihak akan pentingnya tonggak sejarah.

“Klungkung tidak terlepas dari perjuangan raja-raja termasuk para pejuang dari puri,” ujar Bupati asal Nusa Ceningan.

Tonggak sejarah ini dinilai penting sebagai pesan kepada generasi penerus sehingga mereka memahami peran para pejuang dalam mempertahankan Klungkung dari penjajahan.

“Dengan simbol-simbol perjuangan ini generasi muda memahami peran pejuang dalam Perang Puputan maupun Perang Kusamba,” jelasnya.

Dalam upacara peletakan batu pertama itu turut hadir Raja Puri Klungkung Ida Dalem Semaraputra, serta para tokoh Puri Klungkung lainnya. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
10PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
22PelangganBerlangganan