Peringati Pertempuran Kusamba Dibangun Patung Pahlawan Perang

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bertepatan dengan peringatan hari pertempuran Kusamba yang ke 168, patung pahlawan perang Kusamba Ida I Dewa Agung Istri Kanya akhirnya mulai dibangun.

Pembangunan patung yang terletak disimpang empat Bypass IB Mantra wilayah Tiyingadi, Kecamatan Dawan ini diawali dengan melakukan upacara pecaruan serta peletakan batu pertama oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (25/5/2017).

Nyoman Marsa selaku penanggung jawab proyek mengatakan, pembangunan Patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya nantinya akan dikerjakan selama 120 hari dengan tinggi patung mencapai 8,90 meter.

Menggunakan material berbahan perunggu patung ini diproduksi oleh Hima Galery Jogja. Pembangunan Patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya menelan anggaran Rp 5.499.332.000, dengan harga penawaran Rp 4.500.000.000 dan negosiasi harga Rp 4.497.450.000.

Sementara itu Bupati Nyoman Suwirta mengatakan, pembangunan patung ini adalah sebagai salah satu syarat meraih gelar pahlawan nasional untuk jasa – jasa perjuangan Ida I Dewa Agung Istri Kanya,Byang telah memimpin pasukannya melawan penjajah Belanda. Namun selain membangun Patung I Dewa Agung Istri Kanya, harus ada beberapa dokumen dan atribut pendukung.

Bupati Suwirta menambahkan, pembuatan patung ini dilakukan juga sebagai tindak lanjut dari ide-ide dan masukan berbagai pihak akan pentingnya tonggak sejarah.

“Klungkung tidak terlepas dari perjuangan raja-raja termasuk para pejuang dari puri,” ujar Bupati asal Nusa Ceningan.

Tonggak sejarah ini dinilai penting sebagai pesan kepada generasi penerus sehingga mereka memahami peran para pejuang dalam mempertahankan Klungkung dari penjajahan.

“Dengan simbol-simbol perjuangan ini generasi muda memahami peran pejuang dalam Perang Puputan maupun Perang Kusamba,” jelasnya.

Dalam upacara peletakan batu pertama itu turut hadir Raja Puri Klungkung Ida Dalem Semaraputra, serta para tokoh Puri Klungkung lainnya. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Pembangunan RS Pratama Nusa Penida

BALIPORTALNEWS.COMWagub Ketut Sudikerta mengapresiasi progres pengerjaan pembangunan RS Pratama di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung yang melampaui target. Walaupun sudah melampaui target, kendala faktor non teknis seperti faktor cuaca pun perlu menjadi perhatian yang memungkinkan mengganggu jalannya pembangunan. Selain itu ia juga mengingatkan rekanan kontraktor agar menjaga mutu pekerjaan. Demikian disampaikannya  saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Jumat (19/8/2016).

“Walaupun progresnya sudah melampaui bukan berarti boleh menganggap enteng, tetap harus memperhatikan faktor non teknis sehingga pengerjaan tidak terhambat kedepannya. Serta yang terpenting itu tetap menjaga kualitas, agar fisik bangunan bertahan dalam jangka panjang,” ujar Sudikerta.

Lebih jauh, Wagub Sudikerta mengatakan rumah sakit Pratama di daerah tersebut merupakan bentuk akses layanan publik di sektor kesehatan guna mempercepat dan mempermudah  pelayanan kesehatan bagi warga Nusa Penida yang daerahnya terpisah oleh laut tersebut.

“Diharapkan masyarakat Nusa Penida yang mengalami gangguan kesehatan bisa mendapatkan pelayanan yang cepat dan sesuai standar pengobatan, sehingga tidak perlu jauh-jauh pergi ke Denpasar atau ke Klungkung yang lokasinya jauh, apa lagi mesti naik boat yang bisa menyebabkan penanganannya terhambat,” ujar Sudikerta seraya memberi sinyal agar bisa menambah lagi pembangunan RS Pratama berikutnya, karena daerah Nusa Penia tergolong luas dan dengan jumlah penduduk yang lumayan banyak mencapai 80 ribu jiwa.

“Tidak cukup sampai disini, kedepannya semoga bisa dibangun RS Pratama lainnya disini sehingga bisa melayani masyarakatnya secara keseluruhan,” imbuh Sudikerta.

Sementara itu  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Bali dr. Ketut Suarjaya yang juga mendampingi Wagub mengatakan  bahwa pembangunan direncanakan rampung bulan Desember 2016, dan diharapkan sudah beroperasi awal tahun 2017.

Untuk mendukung percepatan operasi RS tersebut, menurutnya instansi yang dipimpinnya sudah menganggarkan pengadaan alat kesehatan (alkes) pada tahun 2017 senilai 10 miliar. Tak hanya itu, dukungan tenaga medis, tenaga ahli dan tim dokter pun untuk awal akan didatangkan dari Provinsi. “Ini kan sifatnya baru mulai, jadi untuk pembinaan selama 2 tahun awal tenaga-tenaga medis, dokter dan sebagainya akan kita datangkan, kita yang bina, nanti setelah 2 tahun baru kita hibahkan ke Kabupaten,” ujar Suarjaya.

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta yang pada kesempatan itu turut hadir dilokasi menyampaikan ucapan terimakasih atas program-program yang dudah dilaksanakan Pemprov Bali untuk pembangunan Nusa Penida, namun menurutnya masih ada beberapa program penting yang sangat mendesak di Nusa Penida karena terkendala biaya yang disebutnya JALI (Jalan, Listrik dan Air).

Ia mencontohkan untuk jalan yang panjangnya mencapai 229 km baru bisa terealisasi diaspal 100 km. Untuk air bersih pun masih mengalami kendala, sedangkan capaian bagus sudah terwujud bahkan sudah surplus untuk penanganan listrik. Ia berharap masyarakat bisa bersabar, karena pembangunan Nusa Penida harus dilaksanakan secara bertahap dan diyakinkan nantinya pasti akan selesai sepenuhnya. Dukungan dari Pemprov pun terus diharapkannya demi kemajuan Nusa Penida. (humas pemprov bali)

 

Klungkung Kembali Raih Opini WTP

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2016. Laporan Hasil Pemeriksanaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) atas LKPD Pemkab Klungkung ini diserahkan langsung Kepala BPK-RI Perwakilan Bali, Drs. Yulindra Tri Kusumo Nugroho kepada Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di Aula Kantor BPK-RI Perwakilan Bali di Denpasar, Jumat (2/6/2017).

Penghargaan ini merupakan raihan yang kedua secara berturut turut sejak tahun 2016. Mendampingi Bupati menerima penghargaan ini Wakil Ketua DPRD Klungkung, Ida Ayu Made Gayatri, SH. Acara juga dihadiri Kepala Daerah dan Ketua DPRD se-Provinsi Bali.

Kepala BPK RI Perwakilan Bali, Drs. Yulindra Tri Kusumo Nugroho dalam kesempatannya mengatakan sesuai dalam pasal 20 UU no. 15 tahun 2014 dan demi efektifnya hasil pemeriksaan BPK, maka BPK mengharapkan kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota menindaklanjuti rekomendasi BPK selambat lambatnya 60 hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima.

Raihan yang cukup membanggakan pada acara tersebut karena seluruh Kabupaten/Kota se-Bali memperoleh opini WTP yang sama. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam kesempatannya menyampaikan rasa bangganya atas capaian ini. WTP yang telah diraih secara berturut turut menandakan integritas, kredibilitas dan akuntabilitas kerja telah meningkat dan semakin membaik.

Atas penghargaan ini, Bupati Suwirta berharap akan semakin memacu seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk bekerja yang lebih baik sesuai ketentuan dan perundang undangan yang berlaku, serta menindaklanjuti beberapa catatan yang direkomendasikan oleh BPK. (humasklungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tindaklanjut Bedah Desa, Bupati Suwirta Serahkan Bantuan

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Menindaklanjuti Bedah Desa di Desa Getakan dan Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan beberapa waktu lalu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyerahkan bantuan, Rabu (5/7/2017).  Bantuan yang diserahkan berupa kasur, bantal guling, alat bantu dengar, tongkat ketiak, net dan bola voly.

Dilansir dari akun Facebook Humas dan Protokol Klungkung, kegiatan diawali dengan menyambangi kediaman Wayan Madeg (66) di Dusun Gunung Rata, Desa Getakan.  Bupati memberikan bantuan berupa tongkat ketiak. Masih di Dusun yang sama, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa kasur dan bantal kepada Made Sarka (50).

Beralih ke Dusun Sengkiding, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Bupati Suwirta memberi bantuan sambungan listrik dan air kepada salah satu keluarga kurang mampu, I Ketut Sulendri (65). Dia mengaku bersyukur atas bantuan ini. “Saya ucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan bantuan Bapak Bupati,” ujar Sulendri. Bantuan alat bantu dengar juga diberikan Bupati Suwirta kepada warga Dusun Sengkiding, I Nyoman Getas.

Bantuan lainnya juga diberikan kepada club voly poler dan club voly poyes Desa setempat. Kepada dua club bola voly ini Bupati Suwirta memberikan bantuan berupa net dan bola voly.

Menurut Bupati Suwirta, bantuan ini sebagai tindak lanjut bedah desa yang dilaksanakan sebelumnya. Bupati berharap bantuan ini dapat berguna dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa meringankan beban yang menerima bantuan,” ujar Suwirta didampingi perangkat Desa masing-masing. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Gubernur Pastika Bantu Bayi Kejang Asal Klungkung

BALIPORTALNEWS.COM – Menanggapi pemberitaan salah satu media cetak tentang bayi dari keluarga kurang mampu asal Banjar Gelagah, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung yang mengalami kejang, tim dari Biro Humas dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang diutus Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Rabu (31/8/2016), turun langsung melihat keadaaan bayi di RSUP Sanglah Denpasar.

Saat ditemui, ayah sang bayi, Supradnyana menuturkan,  bahwa anaknya dilahirkan di Puskemas 1 Nusa Penida   pada 26 Agustus 2016 dengan proses persalinan normal, namun wajah bayi menghadap keatas (normalnya bayi yang lahir dalam presentasi belakang kepala melalui vagina tanpa memakai alat).

Sejak dilahirkan, bayi yang belum diberikan nama tersebut mengalami kejang-kejang. “Puskesmas I Nusa Penida tidak mampu menangani anaknya, maka pihak Puskesmas memberikan rujukan ke RSUD Klungkung”, ujarnya.

Namun, karena kondisi bayi cukup parah, maka pihak RSUD Klungkung merujuknya pasien ke RSUP sanglah. “Pada saat itu pihak RSUP Sanglah mengatakan rumah sakit dalam kondisi penuh, maka dari itu kami lagsung mengajak anak kami ke RS Surya Husada, ” tuturnya.

Namun karena kondisinya yang tidak mampu, ia tidak sanggup memenuhi biaya yang ditawarkan rumah sakit swasta tersebut yaitu berkisar 5 juta perhari.

Oleh karena itu, dirinya berusaha kembali untuk menghubungi RSUP Sanglah,  dan beruntung kemudian pihak RSUP Sanglah membantu Supradnyana untuk memperoleh perawatan di ruang NICCU, melalui rujukan dari RS. Surya Husada.

Dan, sekarang bayi tersebut telah mendapat bantuan perawatan dari RSUP Sanglah dengan menggunakan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) dan sekarang di rawat di ruang NICU RSUP Sanglah.

Sementara itu, Kepala Instalasi Ruang Cempaka NICU RSUP Sanglah Dr. GAP Nilawati,SpA(K),  mengungkapkan bahwa pada 29 Agustus 2016, pihaknya yang telah melakukan koordinasi dengan RS Surya Husadha menerima rujukan yang diusulkan.

Pada saat menerima bayi tersebut, diagnosa awal yang diterima dari rumah sakit sebelumnya, dimana bayi dalam keadaan cukup bulan dan sesuai masa kehamilan, namun mengalami asfiksia berat yaitu kegagalan bayi baru lahir untuk bernapas secara spontan dan teratur sehingga menimbulkan gangguan metabolisme pada tubuhnya.

Untuk itu pihaknya segera melakukan penanganan dengan merawatnya di inkubator dengan memasang ventilator serta melakukan beberapa tindakan untuk membuat keadaan pasien menjadi lebih baik. “Ini sudah masuk hari kedua  dan  saat ini kami masih meneruskan terapi dan memantau secara intensif kondisi bayi,” ujarnya.

Meski sudah dilakukan penanganan dengan menggunakan JKBM, ia mengatakan terdapat beberapa alat yang memang tidak tercover oleh JKBM dan dikenakan biaya kepada pasien.

Pada kesempatn itu tim utusan Gubernur Pastika menyerahkan bantuan uang tunai dari Gubernur Bali kepada Suradnya, untuk memenuhi pembiayaan alat-alat yang tidak ditanggung oleh rumah sakit. (r/humas prov.bali/bpn)

Wabup Kasta Gugah Semangat Nasionalisme Calon Paskibra

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Guna membangkitkan rasa nasionalisme para calon pasukan pengibar bendera (Paskibra ) 2017, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta memberikan pembekalan sekaligus melakukan brain wash kepada para calon Paskibra yang akan dikarantina dan dilatih selama sebulan.  Brain wash dilakukan dengan memotivasi dan menggelorakan semangat  nasionalisme.

Didampingi Asisten I Ida Bagus Sudarsana, Kabag Pemerintahan Luh Ketut Ari Citrawati, Wabup Kasta memberikan pembekalan di Ruang Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Minggu (28/5/2017).

Dalam kesempatan itu, Wabup Kasta menyampaikan ucapan selamat karena telah tepilih sebagai calon Paskibraka tahun 2017. Menurut Wabup Kasta, terpilih sebagai anggota Paskibraka merupakan langkah awal sebagai manusia baru, manusia yang tangguh, bertanggung jawab dan memiliki rasa nasionalisme tinggi.

“Rasa Nasionalisme hendaknya ditumbuhkan mulai dengan rasa cita pada diri dan keluarga terlebih dahulu,” ujar Wabup Kasta seperti dilansir dari laman resmi Humas dan Protokol Pemkab Klungkung.

Wabup Kasta mengakui bahwa rasa nasionalisme para pelajar dan masyarakat telah menurun, hal ini terlihat dari kurangnya minat dan semangat masyarakat dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI, serta mudahnya anak – anak muda terjerumus pada hal – hal yang negatif.

“Setelah  lulus sebagai Paskibra dan kembali ke masyarakat, saya berharap alumni Paskibraka bisa menjadi contoh yang mampu menggerakkan masyarakat ke arah yang lebih baik,” ujar Wabup Kasta.

Untuk itu, Wabup Kasta memompa semangat dan rasa nasionalme dengan mengajak para calon Paskibraka untuk bersama-sama mempertahankan NKRI dengan mengamalkan Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. Selain itu Wabup Kasta juga mengajak para calon paskibraka untuk bersama-sama memerangi berita hoax di media sosial yang sering terjadi selama ini.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Luh Ketut Ari Citrawati dalam laporannya menyampaikan, para calon paskibraka ini akan dilatih selama 25 hari mulai tanggal 15 Juli 2017. Latihannya meliputi penegakan disiplin, latihan fisik, latihan formasi pengibaran dan penurunan bendera.

Selanjutnya mulai 10 s/d 17 Agustus 2017 mendatang para calon Paskibraka akan dikarantina di SKB Banjarangkan. Nantinya akan dikukuhan secara resmi pada tanggal 15 Wabup Kasta Gugah Semangat Nasionalisme Calon Paskibraka.

Guna membangkitkan rasa nasionalisme para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka ) 2017, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta memberikan pembekalan sekaligus melakukan brain wash kepada para calon Paskibra yang akan dikarantina dan dilatih selama sebulan.  Brain wash dilakukan dengan memotivasi dan menggelorakan semangat  nasionalisme. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Lomba Teatrikal Antar Pelajar, Tumbuhkan Nilai Kepahlawanan

BALIPORTALNEWS.COM – Memeriahkan peringatan Hari Puputan Klungkung ke-109 dan HUT ke-25 Kota Semarapura tahun 2017 digelar lomba teatrikal antar-pelajar. Lomba diikuti puluhan pelajar tingkat SD, SMP, SMA dan SMK.

Lomba teatrikal yang mengusung tema nilai-nilai kepahlawanan ini dibuka Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didepan Monumen Puputan Klungkung, Senin (24/4/2017). Bupati Suwirta berharap dengan tema yang diangkat dapat menumbuhkan semangat dan nilai-nilai kepahlawanan dikalangan pelajar dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan tema yang diangkat akan membentuk anak-anak agar mempunyai prilaku yang bagus sebagai generasi penerus,” ujar Bupati Suwirta.

Sejalan dengan program aksi Gema Santi Pemkab Klungkung, Bupati mengajak orang tua dan para guru untuk terus menanamkan semangat dan nilai kepahlawanan kepada anak-anak. Selain itu, mereka juga diminta untuk bisa mengajarkan anak-anak untuk berprilaku santun dan inovatif dalam kehidupan sehari-hari. “Saya yakin dengan prilaku santun dan inovatif anak-anak kita kedepan akan menjadi generasi penersu yang handal,” sebutnya.

Panitia kegiatan, Dewa Gde Darmawan menyampaikan, lomba ini diikuti puluhan pelajar tingkat SD, SMP, SMA dan SMK di Klungkung. “Masing-masing jenjang diikuti sebanyak enam (6) kelompok,” sebutnya.

Menurut Dewa Darmawan, sejalan dengan tema yang diangkat akan mampu menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dalam pembentukan karakter generasi muda terutama para pelajar.

Disamping itu, melalui lomba ini mampu menginternalisasi semangat puputan klungkung dan nilai-nilai kepahlawanan dikalangan pelajar sebagai implementasi aksi gema santi dalam pembelajaran. “Salah satu tujuannya adalah untuk menginternalisasi semangat puputan klungkung dikalangan pelajar sebagai implementasi aksi gema santi dalam pembelajaran,” imbuhnya. (r/hmsklk/nom/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Dua Penambang Tewas Tertimbun di Galian C

BALIPORTALNEWS.COM – Peristiwa longsor terjadi di kawasan Galian C di Banjar Penutuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Kamis (27/4/2017) pukul 15.30 wita. Akibatnya, dua warga asal Banjar Subia, Dusun Subia, Desa Klumpu, Nusa Penida,meninggal dunia dan satu korban luka ringan.

Dua orang meninggal atas nama Ni Kadek Widiantini (16) dan Ni Ketut Tangkis (80) dan satu orang luka ringan atas nama Ni Komang Dali (12). Korban selamat, Komang Dali dibawa ke Puskesmas  tingkat 1 Dampalan dan korban meninggal dibawa ke rumah duka.

Informasi yang dilansir dari line Bali Diaga Bencana menyebutkan,
Kejadian longsor di penambangan batu kapur ini disebabkan karena dua korban melakukan penambangan di bawah bekas urugan lubang galian yang baru di urug.

Kejadian berawal dari kedatangan tiga orang ke lokasi kejadian yakni Ni Kadek Widiantini (16), Ni Ketut Tangkis (80) dan Ni Komang Dali (12). Tiga orang tersebut diduga melakukan penambangan tepat di bawah lubang galian yang baru saja diurug.

“Tanpa disadari, di atas lokasi mereka menambang adalah bekas urugan lubang galian yang baru di urug. Mereka yang tidak tahu, terus menggali kemudian terjadi longsor dan merekapun tertimbun,” tutur salah satu warga di lokasi kejadian.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika membenarkan terjadinya longsor yang menelan dua korban jiwa tersebut. Pihaknya pun mengaku sedang mengecek korban dan meminta keterangan saksi-saksi. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Gubernur Pastika Bantu Penderita Gangguan Jiwa di Desa Akah Klungkung

BALIPORTALNEWS.COM – Keberadaan dari pada I Kadek Dana (48) yang mengalami gangguan jiwa sehingga harus dipasung mendapat perhatian dari Gubernur Bali.

Merespon cepat pemberitaan disejumlah media terkait kondisi dari I Kadek Dana tersebut, Gubernur Bali mengutus  tim dari Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali untuk melihat langsung kondisinya di Banjar Gede, Desa Akah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Selasa (7/3/2017).

Saat dikunjungi di kediamannya, I Kadek Dana sedang berdiam di kamarnya dengan kondisi dipasung. Menurut penuturan kakak kandungnya Saka, adiknya sudah mengalami gangguan jiwa sejak tahun 1989 dan sudah sempat beberapa kali dirawat di Rumah Sakit Jiwa Bangli. Ketika kumat, Kadek Dana sering mengancam orang lain bahkan keluarganya sendiri.

“Karena sering mengancam dan berperilaku meresahkan masyarakat sekitar, maka kami terpaksa pasung di dalam kamar. Sudah beberapa kali kami bawa ke rumah sakit jiwa, tapi setelah seminggu dari rumah sakit, kumat lagi, “ imbuhnya.

Saka manambahkan selama di pasung, ia tetap merawat adik kandungnya dan memandikannya dengan teratur.

“Saya kasi radio juga di kamarnya biar ada hiburan, tim kesehatan dari Puskesmas juga sering melakukan pemeriksaan kesehatan dari adik saya,” tuturnya lirih.

Kedepannya ia berharap adanya bantuan bedah rumah pemerintah untuk adiknya sehingga nantinya adiknya tidak akan dipasung lagi. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memberikan bantuan awal berupa uang tunai dan akan mengkoordinasikan bantuan lebih lanjut dengan SKPD terkait. (humasbali/bpn)