23 C
Denpasar
Sabtu, 22 September 2018

Bupati Ajak Sekaa Teruna Isi Diri Dengan Berbagai Keterampilan

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta ditemani istri menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Sekaa Teruna-teruni (ST) Setia Bakti, Desa Pakraman/Banjar Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Puncak acara berlangsung di Balai Banjar setempat, Sabtu (24/6/2017).

Hadir Camat Banjarangkan, Ida Bagus Ketut Mas Ananda, Perbekel Desa Takmung, I Nyoman Mudita, Bendesa Desa Pakraman Lepang, Ketut Sirna, tokoh masyarakat dan warga setempat.

Bupati Suwirta dalam sambutannya mengajak ST Setia Bakti untuk tetap menjalin koordinasi yang baik dengan Krama Desa Pakraman Lepang dan menghormati orang tua. Bupati juga mengajak Perbekel, perangkat Desa dan anggota ST Setia Bakti untuk memanfaatkan sektor pariwisata yang ada di Desa Takmung, sehingga kesenian dan kebudayaan yang ada di Desa Pakraman Lepang bisa dilestarikan. “Siapkan generasi muda dengan berbagai keterampilan agar dapat bersaing dalam memperoleh suatu pekerjaan,” ujar bupati seperti dilansir dari laman resmi Humas dan Protokol Klungkung.

Panitia perayaan HUT, Gede Ariska melaporkan HUT ST Setia Bakti Ke-42 mengambil tema  membangun generasi muda yang perduli, santun dan bermartabat demi terwujudnya rasa persaudaraan dan pengabdian berlandaskan Gema Santi. Dalam perayaan ini, ST Setia Bakti juga mengadakan berbagai kegiatan. Diantaranya jalan santai, pengobatan gratis, dan donor darah serta berbagai perlombaan lainnya. “Kegiatan melibatkan seluruh anggota ST yang berjumlah 162 orang,” sebutnya.

Perayaan HUT ST Setia Bakti juga dibarengi dengan pelantikan pengurus periode 2017 – 2019 oleh Bendesa Desa Pakraman Lepang, Ketut Sirna. Bendesa Ketut Sirna berharap para pengurus Sekaa Teruna yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya.

Puncak perayaan diisi dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Suwirta dilanjutkan dengan pemberian sketsa oleh ST Setia Bakti kepada Bupati Suwirta. Perayaan diakhiri dengan pementasan kesenian seperti tari barong, tari jauk  dan kesenian lainnya. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Didistribusikan Lewat BUMDes, Harga Beras Lokal di Nusa Penida Sama Dengan Klungkung Daratan

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta resmi meluncurkan distribusi beras lokal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Nusa Penida.

Masyarakat setempat pun kini bisa mendapatkan beras lokal tersebut dengan harga yang sama seperti di Klungkung daratan.

Peresmian  Distribusi Beras Lokal Melalui BUMDes dilakukan Bupati Suwirta di halaman Kantor Kecamatan Nusa Penida, Kamis (25/5/2017).

Peresmian ditandai dengan penyerahan secara simbolis beras 10kg produksi lokal dengan kwalitas bagus kepada para Perbekel se-Kecamatan Nusa Penida.

Kabid Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Wayan Sumatra mengatakan, program dengan jargon Beli Mahal Jual Murah, ini adalah murni gagasan dari Bupati Suwirta.

Program ini dirancang mengingat tingginya ketimpangan harga beras antara Klungkung Daratan dengan Klungkung Kepulauan yakni Nusa Penida. “Beras lokal yang biasa dijual di Nusa Penida per kilogramnya berkisar seharga Rp 11 ribu ke atas, dengan program ini masyarakat di desa akan bisa memperoleh dengan harga Rp 9.700. BUMDes tidak boleh mematok harga di atas Rp 9.700 karena sudah disubsidi transport oleh Pemkab,” ujar Wayan Sumatra.

Untuk program ini, KUD Takmung mendistribusikan sebanyak 14 ton beras pada bulan ini. Masing masing BUMDes disalurkan 1Ton beras dengan harga perkilonya Rp 9.500.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berharap BUMDes kedepannya akan banyak menyerap beras ini untuk dipasarkan kepada masyarakat. Pihaknya pun tidak menampik akan timbul gejokan dari para pedagang beras karena harga jual BUMDes yang lebih murah.

Untuk itu, Bupati meminta para pengelola BUMDes untuk merangkul para pedagang beras serta menjelaskan bahwa program ini adalah murni demi kesejahteraan masyarakat utamanya untuk warga yang kurang mampu.

“Semoga melalui program ini, inflasi yang terjadi di Nusa Penida dapat dikurangi,” ujar Bupati Suwirta seraya menyebut program ini sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan keadilan antara Klungkung daratan dan kepulauan. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tinjau Sekolah Satu Atap di Nusa Penida, Gubernur Tekankan Pada  Peningkatan Kualitas Pendidikan

BALIPORTALNEWS.COM – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menekankan  agar  sekolah  benar-benar fokus pada berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan, disamping peningkatan hal  lainnya  seperti sarana prasarana, gedung serta infrastruktur penunjang. Penekanan  tersebut disampaikan Pastika saat mengunjungi langsung Sekolah Satu Atap di Desa Tanglad dan Sekolah Satu Atap di Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (22/42017).

Lebih jauh, Gubernur mengurai bahwasannya peningkatan kualitas pendidikan dapat diawali dari peningkatan kualitas para guru atau tenaga pengajarnya, dimana guru yang mengajar haruslah benar-benar berkualitas serta mengajar sesuai dengan bidang ilmu keahliannya. Kedepannya Gubernurpun menginstruksikan agar seleksi penerimaan tenaga pengajar baik itu tenaga Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus benar-benar berkualitas dan  benar-benar sesuai dengan keahlian.

“Saya minta kualifikasinya  agar benar-benar orang berkualitas. Jangan sampai guru mengajar mata pelajaran yang bukan keahliannya. Sekolah saya harapkan segera laporkan perlu tenaga apa dengan keahlian apa, jangan sampai mubasir atau jangan sampai asal terima, cari yang berkualitas, “imbuhnya.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Bali ini juga menyampaikan bahwa pemerintah akan menunjukkan keberpihakannya pada guru-guru yang mengabdikan dirinya di daerah terpencil dengan meningkatkan kesejahteraannya  sehingga tidak ada lagi guru yang mengajukan  untuk pindah.

“Nusa Penida ini adalah  titik gravitasinya pendidikan. Untuk itu saya minta tingkatkan kualitas dari pendidikan itu sendiri, karena dengan pendidkan yang berkulaitas maka Nusa Penida  akan dapat  mengejar ketinggalannya selama ini. Gurunya akan diberi kesejahteraan yang lebih tapi harus berkualitas,” tuturnya.

Sementara itu Plt SMAN Satu Atap  Tanglad, Nyoman Dunia menyampaikan bahwasannya untuk saat ini terdapat dua sekolah yang tergabung dalam satu atap yaitu SMPN 5 Nusa Penida serta SMAN Satu Atap Tanglad, dimana siswa SMP akan menggunakan sekolah pada pagi harinya dan siswa SMA menggunakan sekolah pada waktu siang hari.

Tidak hanya itu kondisi beberapa bangunan seperti perpustakaan juga sudah tidak bisa digunakan kembali. Kedepannya Nyoman Dunia menyampaikan bahwa pihaknya telah berencana membangun bangunan sekolah khusus bagi siswa SMA yang letaknya masih di areal sekolah satu atap tersebut  yang luasnya mencapai 1 hektar 33 are.

“Kedepannya kita mencanangkan membangun gedung bagi siswa SMA. Dari luasan total sekolah saat ini, 60 are akan kita gunakan untuk gedung SMA. Dengan begitu siswa tidak akan lagi menggunakan bangunan sekolah secara bergilir. Untuk itu kami mohonkan dukungan serta bantuan dari Pemerintah Provinsi dan kabupaten klungkung, “imbuhnya.

Terkait tenaga pendidik di sekolah satu atap yang memilki siswa SMP sebanyak 173 siswa dan siswa SMA sebanyak 172 siswa ini, Nyoman Dunia menyampaikan  masih terdapat kekurangan  tiga guru bidang studi  yaitu guru penjaskes, seni budaya dan bahasa Bali. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali yang didampingi Anggota DPRD Provinsi Bali Ngakan Samudra, Bupati Klungkung Nyoman Suwirtha, serta Kepala OPD terkait di Pemprov Bali mendukung penuh usulan pembangunan gedung sekolah SMA tersebut dan menginstruksikan agar segera mengajukan proposal serta berkoordinasi dengan OPD terkait.

Dalam kunjungannya kali ini, Gubernur beserta rombongan juga berkesempatan mengunjungi sekolah satu atap di Desa Klumpu, Nusa Penida. Dalam kesempatan tersebut Gubernur berkesempatan berdialog dengan sejumlah siswa dan memotivasi siswa untuk terus belajar baik belajar IT maupun penguasaan bahasa asing.

Disamping mengunjungi dua sekolah satu atap yang terletak di Nusa penida, Gubernur beserta rombongan juga berkesempatan mengunjungi Jembatan Kuning yang menjadi ikon dari Nusa Lembongan, yang mana  beberapa waktu lalu roboh hingga menimbulkan korban jiwa. Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengajak semua pihak untuk bercermin dari kejadian tersebut, agar jangan sampai kejadian serupa terjadi lagi.

“Saya datang karena saya ingin berdoa mengenang para korban robohnya  jembatan kuning. Mereka telah menjadi korban,  kejadian itu adalah  salah kita, dosa kita. Kita harus bercermin dari kejadian tersebut, jangan sampai terjadi lagi. Jangan tunggu korban dulu baru berbuat,” tuturnya.

Disisi lain, Gubernur juga mengingatkan Bupati dan jajarannya untuk segera melakukan penataan terhadap penambangan batu kapur di Nusa Penida mengingat banyak terdapat cekungan cekungan yang sangat berbahaya agar tidak sampai terjadi bencana.

“Pertambangan batu kapur yang ada saya juga minta untuk ditata, jangan tunggu jatuh korban baru ditata. Tidak ada maksud pengaturan penambangan untuk melakukan penambangan secara besar besaran, namun pengaturan tersebut berorientasi pada penataan  lingkungan. Jangan tunggu jatuhnya korban, baru ditata,” pintanya. (humas-bali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Dua Penambang Tewas Tertimbun di Galian C

BALIPORTALNEWS.COM – Peristiwa longsor terjadi di kawasan Galian C di Banjar Penutuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Kamis (27/4/2017) pukul 15.30 wita. Akibatnya, dua warga asal Banjar Subia, Dusun Subia, Desa Klumpu, Nusa Penida,meninggal dunia dan satu korban luka ringan.

Dua orang meninggal atas nama Ni Kadek Widiantini (16) dan Ni Ketut Tangkis (80) dan satu orang luka ringan atas nama Ni Komang Dali (12). Korban selamat, Komang Dali dibawa ke Puskesmas  tingkat 1 Dampalan dan korban meninggal dibawa ke rumah duka.

Informasi yang dilansir dari line Bali Diaga Bencana menyebutkan,
Kejadian longsor di penambangan batu kapur ini disebabkan karena dua korban melakukan penambangan di bawah bekas urugan lubang galian yang baru di urug.

Kejadian berawal dari kedatangan tiga orang ke lokasi kejadian yakni Ni Kadek Widiantini (16), Ni Ketut Tangkis (80) dan Ni Komang Dali (12). Tiga orang tersebut diduga melakukan penambangan tepat di bawah lubang galian yang baru saja diurug.

“Tanpa disadari, di atas lokasi mereka menambang adalah bekas urugan lubang galian yang baru di urug. Mereka yang tidak tahu, terus menggali kemudian terjadi longsor dan merekapun tertimbun,” tutur salah satu warga di lokasi kejadian.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika membenarkan terjadinya longsor yang menelan dua korban jiwa tersebut. Pihaknya pun mengaku sedang mengecek korban dan meminta keterangan saksi-saksi. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bukit Abah Kembali Longsor, Bupati Pantau Pembersihan Material

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Hujan lebat yang mengguyur Klungkung sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan musibah tanah longsor. Bencana ini kembali terjadi diwilayah Bukit Abah, Desa Besan, Kecamatan Dawan, Minggu (25/6/2017). Tebing tanah bercampur batu setinggi kurang lebih 25 meter longsor dan menutup badan jalan hingga menghambat aktifitas warga.

Dilansir dari laman resmi Humas dan Protokol Klungkung, Pembersihan material longsoran telah dilakukan tim BPBD Klungkung bersama anggota TNI dan warga setempat secara bertahap. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta pun turun langsung memantau pembersihan material longsoran ini, Senin (26/6/2017).

Dengan peralatan manual tim membersihkan material longsoran. Pembersihan dilakukan agar kendaraan bisa lewat dan aktifitas warga kembali normal.

Terkait musibah ini Bupati Suwirta menugaskan Dinas PU Klungkung untuk segera membuat penanganan yang permanen di tempat ini. Apakah nantinya itu dengan pemangkasan tebing atau terasering agar nanti di musim-musim hujan tidak terjadi longsor lagi. “Segera buatkan penanganan yang serius di tempat ini,” ujar Bupati Suwirta dihadapan Kabid Bina Marga Dinas PU Klungkung, Ketut Narka Yasa.

Dalam hal penanganan, Bupati menyatakan akan mengupayakan penanganan dengan alat berat sehingga akses jalan kembali normal. Bupati juga meminta warga masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati melewati jalan ini. Mengingat disepanjang jalur wilayah Bukit Abah banyak tebing-tebing yang rawan longsor. “Selalu waspada dan lebih berhati-hati demi keselamatan kita bersama,” sebutnya.

Dari pantauan dilapangan, sejumlah material longsorang telah berhasil dipindahkan. Warga setempat pun sudah bisa melewati jalur ini dengan kendaraan roda dua. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Ayu Pastika Dorong Kader PKK Berdayakan Keluarga

BALIPORTALNEWS.COM – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ny. Ayu Pastika mengajak para kader PKK untuk selalu bersemangat dalam menjalankan misi Gerakan PKK yang bertujuan itu memberdayakan dan  mensejahterakan keluarga.

Demikian disampaikannya saat melakukan pembinaan terhadap para kader TP PKK Desa Batununggul, Nusa Penida, Klungkung di aula desa setempat, belum lama ini.

Dalam kesempatan tersebut Ayu Pastika berharap masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) yang ada dalam Gerakan PKK ini untuk dapat menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik agar program dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

“Saya berharap masing-masing Pokja baik Pokja 1 sampai Pokja 4 untuk dapat menjalankan programnya dengan baik. Dimana Pokja 1 dapat menjalankan program unggulannya dalam Pola asuh anak dan Remaja dengan cinta kasih sayang dalam keluarga, semua itu bisa dilaksanakan dengan pembinaan karakter anak dan keluarga sejak dini. Untuk Pokja 2 dapat menjalankan program peningkatan kualitas pengelolaan kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UP2K PKK dengan membentuk kelompok-kelompok UP2K PKK disetiap Banjar. Pokja 3 bisa mensosialisasikan  gerakan HATINYA PKK dengan mengoptimalkan lahan pekarangan yang ada di masing-masing keluarga dengan tanaman yang bernilai ekonomi. Serta Pokja 4 bisa mensosialisasikan PHBS dalam keluarga dan lingkungan dengan pola CERDIK,” pungkasnya.

Ditambahkan Ny. Ayu Pastika, dirinya yakin TP PKK dengan semboyan  “Kita Bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa” bukan hanya sebatas menjalankan program akan tetapi memberikan kontribusi nyata dalam mengawal pembangunan terutama pembangunan SDM yang nantinya menjadi harapan bangsa dengan terciptanya generasi emas yang sehat, cerdas dan berahklak mulia.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini  bertujuan menumbuhkan motivasi dan penguatan kelembagaan serta pemberdayaan masyarakat dan kemandirian kabupaten/kota dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK guna membangun masyarakat yang sejahtera sesuai dengan hasil Rakernas VIII PKK Tahun 2015.

Kegiatan yang dikomandani langsung olehnya merupakan amanat dari hasil Rakernas yang merupakan program nasioal dan wajib dilaksanakan setiap tahun secara berjenjang mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota dan juga provinsi. Selain itu juga bertujuan untuk mengetahui pemasalahan atau hambatan yang masih belum terpecahkan sehingga dapat dicarikan solusinya bersama.

“Ini merupakan program dari hasil Rakernas ke VIII PKK Tahun 2016 yang telah dirumusan kembali pada Rakerda PKK Provinsi Bali Tahun 2016 dan harus dijalankan setiap tahunnya secara berjenjang. Untuk itu, pelaksanaannya benar-benar dikemas dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ny. Ayu Pastika dalam sambutannya.

Usai melaksanakan pembinaan kepada TP PKK Desa Batununggul, Ny. Ayu Pastika beserta rombongan menyempatkan waktu untuk meninjau proses pembuatan kain tenun Cepuk di Desa Tanglad, Nusa Penida, Klungkung.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta, Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya. (r/humas pemprov bali/bpn)

Paiketan Puri se-Bali Hadiri Pembukaan OWHC

BALIPORTALNEWS.COMPelaksanaan Konferensi Strategic Meeting Organitation World Heritage Cities (OWHC) Asia Pasifik dimana Kota Denpasar selaku tuan rumah agenda tahunan ini mendapat dukungan dari  Paiketan Puri-Puri se Bali.

Beberapa Raja atau Penglingsir Puri tampak hadir seperti Ida Dalem Semara Putra penglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Agra Pemayun Puri Girinatha Payangan, AA Ngurah Putra Dharmanuraga Puri Pemecutan Badung, AA N Panji Astika Puri Anom Tabanan, AA Gde Eka Putra Puri Kilian Bangli, AA Gde Bharata puri Agung Gianyar, AA Ngurah Joko Pratidnya Puri Jro Kuta, Tjokorda Putra Sukawati Puri Ubud, Tjokorda Gede Putra Nindya Puri Peliatan dan Kanjeng Harri Djojonegoro Keraton Surakarta.

Kehadiran para penglingsir puri ini memberikan suatu nilai tambah terhadap pelaksanaan konfrensi OWHC ini yang baru pertama kali dilaksanakan di Bali, karena dengan dukungan dan kehadiran para penglingsir puri menandakan hubungan yang sangat harmonis antara pemerintah dengan puri. Sekretaris Paiketan Puri se Bali AAN Putra Dharmanuraga ditemui disela-sela konfrensi mengatakan pertemuan OWHC ini di Denpasar merupakan suatu kehormatan bahwa keberadaan puri puri masihdiakui keberadaaan.

“Ini tidak terlepas dari sejarah bahwa Puri-Puri yang ada di Bali masih sangat teguh memegang tradisi dan kebudayaan yang menjadi warisan pusaka yang adiluhung. Kami melihat betapa pentingnya pelestarian budaya dan pusaka masa lalu, dengan demikian generasi muda memahami bagaimana harmonisasi kehidupan masa lalu dan masa kini,” kata Dharmanuraga. Ia melihat komitmen dari walikota Denpasar untuk melestarikan warisan budaya dan pusaka ini sangat kuat.

“Walaupun merupakan daerah perkotaan yang cendrung dngan budaya modern namun dengan program yang jelas dan komitmen kuat dari Walikota menjadikan Denpasar mampu bertahan dengan identitas budya Bali yang kuat, ini hendakna dijadikan contoh bagi daerah lainnya bagaimana upaya untuk melestarikan budaya dan warasanpusaka,” katanya.

Sementara Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengucapkan terima kasih dan apreasiasi dengan dukungan dari paiketan Puri se Bali. Rai Mantra mengakui bahwa perkembangan budaya dan pelestarian warisan pusaka di Kota Denpasar tidak bisa dilepaskan dari keberadaan puri. “Kedepan hubungan dan kerjasama yg harmonis antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Puri puri bisa lebih ditingkatkan dalam upaya untuk menjaga dan melestarikan warisa pusaka ini,” kata Rai Mantra.

Selebihnya putra mantan Gubernur Bali IB Mantra mengatakan upaya untuk menjaga dan melestarikan warisan pusaka akan senantiasa melibatkan puri serta kalangan generasi muda. Hal ini sejalan dengan tema konferensi OWHC tahun ini yakni memperkuat pelibatan dan membangun jaringan pemuda di kawasan asia pasific.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

Masyarakat Gelgel Siap Menangkan Koster-Ace dan BAGIA

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Pasangan Calon  (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace) serta Paslon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka–I Ketut Mandia (BAGIA) terus memanen dukungan dari masyarakat Kabupaten Klungkung.

Kali ini dukungan datang dari komponen masyarkat Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung yang mendeklarasikan diri siap memenangkan Koster-Ace dan BAGIA pada Pilkada Serentak 2018, Sabtu (9/3/2018) di Banjar Jeroagung Klod, Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung.

Hadir ikut mendampingi dalam acara simakrama yang dihadiri ratusan warga tersebut, Sekretaris Alit Kusuma Kelakan, Ketua Tim Pemenanhan Koster-Ace dan BAGIA Kabupatan Klungkung AA Gede Anom, perwakilan partai pengusung yakni Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI serta tokoh masyarakat setempat.

Calon Gubernur (Cagub) Wayan Koster mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Kecamatan Klungkung. Selanjutkan ia memaparkan visi misi dan program kerja unggulan Koster-Ace. Di antaranya pendidikan gratis,  pelestarian adat budaya berbasis banjar serta pendidikan gratis.

“Nantinya program kesehatan gratis akan dilaksanakan secara online, pelayanan dan tanggungan penyakitnya akan lebih disempurnakan lagi dari  program JKBM. Dan untuk para sulinggih dan pemangku akan ada jaminan secara khusus, ” jelasnya.

Sementara BAGIA mengungkapkan bahwa pola Satu Jalur akan mampu mempercepat pembangunan di Gumi Serobotan sehingga mampu mengejar ketertinggalan dari kabupaten lain di Bali.

Membuktikan komitmennya dalam melestarikan adat budaya Bali, Koster -Ace akan mengembalikan peran institusi banjar secara tradisional yang sejak dahulu berperan sebagai pusat pengembangan serta pelesatarian adat budaya Bali. Lantas caranya?

Calon Gubernur Wayan Koster menegaskan komitmennya bahwa setelah terpilih sebagai gubernur Bali periode 2018-2023, pihaknya tak hanya akan melaksanakan program pembenahan bale banjar secara fisik. Namun juga kembali menghidupkan kegiatan berkesenian, adat serta budaya masyarakat dengan  berbasis banjar.

“Setelah menjadi anggota DPR sejak tahun 2004, tiap tahun saya membantu pembangunan sekitar 30-an bale banjar dan wantilan di seluruh Bali. Mungkin jumlahnua sudah ada sekitar 300-an. Termasuk juga seperangkat alat gamelan. Nanti astungkara terpilih, tiyang akan lanjutkan lagi dengan kelengkapan lainya untuk menunjang segala aktivits  di banjar,” ungkapnya.

Tujuannya menurut dia, adalah untuk melestarikan seni, adat dan budaya Bali sehingga tetap lestari, bahkan makin berkembang. “Khususnya agar generasi muda kita tetap melakoni kehidupan berkesenian, adat serta budaya Bali. Namun harus ada sarana dan prasaranan sebagai fasilitas penunjangnya. Nah, ini yang bantu adalah pemerintah,” katanya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya akan mengangkat tenaga kontrak yang berasal dari lingkungan banjar setempat. Para tenaga kontrak ini nantinya bertugas untuk melatih serta mengajarkan warga berbagai kegiatan yang terkait seni dan budaya Bali. “Nanti kita siapkan semuanya. Tenaga pelatih, alat-alatnya seperti gamelan termasuk juga kustum bila perlu kta juga siapkan. Anggarannya dari APBD Provinsi. Sudah saya hitung itu semua,” terangnya.

Dengan begitu, ia berharap agar aktivitas berkesenian juga kegiatan budaya di masyarakat akan lebih hidup dan semarak kembali dari sebelumnya. “Kami berharap sekeha santhi, sekeha gong dan sekehe keseniannya lainnya bisa lebih hidup dan semarak lagi. Semuanya yang dibutuhkan akan kita siapkan,” tegasnya.

Bila hal itu terealisasi, pihaknya berkeyakinan kehidupan seni, adat, budaya Bali, tak hanya lestari namun makin semarak dan berkembang. “Iya bagaimana lestari dan berkembang kalau tidak difasilitasi. Itu sudah menjadi kewajiban, dan sekaligus bukti keberpihakan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya kita,” pungkasnya. (r/bpn)

Tindaklanjut Bedah Desa, Bupati Suwirta Serahkan Bantuan

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Menindaklanjuti Bedah Desa di Desa Getakan dan Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan beberapa waktu lalu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyerahkan bantuan, Rabu (5/7/2017).  Bantuan yang diserahkan berupa kasur, bantal guling, alat bantu dengar, tongkat ketiak, net dan bola voly.

Dilansir dari akun Facebook Humas dan Protokol Klungkung, kegiatan diawali dengan menyambangi kediaman Wayan Madeg (66) di Dusun Gunung Rata, Desa Getakan.  Bupati memberikan bantuan berupa tongkat ketiak. Masih di Dusun yang sama, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa kasur dan bantal kepada Made Sarka (50).

Beralih ke Dusun Sengkiding, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Bupati Suwirta memberi bantuan sambungan listrik dan air kepada salah satu keluarga kurang mampu, I Ketut Sulendri (65). Dia mengaku bersyukur atas bantuan ini. “Saya ucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan bantuan Bapak Bupati,” ujar Sulendri. Bantuan alat bantu dengar juga diberikan Bupati Suwirta kepada warga Dusun Sengkiding, I Nyoman Getas.

Bantuan lainnya juga diberikan kepada club voly poler dan club voly poyes Desa setempat. Kepada dua club bola voly ini Bupati Suwirta memberikan bantuan berupa net dan bola voly.

Menurut Bupati Suwirta, bantuan ini sebagai tindak lanjut bedah desa yang dilaksanakan sebelumnya. Bupati berharap bantuan ini dapat berguna dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa meringankan beban yang menerima bantuan,” ujar Suwirta didampingi perangkat Desa masing-masing. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
15PelangganBerlangganan