Porseni Dawan Klod Dibuka, Bupati Harap Semangat Menyama Braya Tetap Terjaga

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan resmi dibuka Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Acara pembukaan berlangsung di lapangan umum Kecamatan Dawan, Sabtu (24/6/2017).

Acara pembukaan dihadiri Camat Dawan, Anak Agung Gede Putra Wedana, Perbekel Desa Dawan Klod, Nengah Suardita dan tokoh masyarakat setempat. Bupati Suwirta dalam sambutannya mengajak para peserta untuk selalu menjaga semangat menyama braya, sehingga persatuan dan kesatuan bisa selalu terangkul.

Bupati juga menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya Porseni Desa ini yang mana kegiatan ini telah sejalan dengan program Pemkab Klungkung yaitu pemberdayaan di bidang olahraga maupun seni. “Tekad dan semangat yang tinggi harus tetap dijaga dengan baik,” ujar bupati seperti dilansir dari laman resmi Humas dan Protokol Klungkung.

Bupati Suwirta juga meminta atlet untuk terus mengembangkan potensinya, sehingga dengan adanya ajang ini akan muncul bibit-bibit muda yang mempunyai potensi yang nantinya bisa berbicara ditingkat nasional maupun internasional. “Wasit harus bisa memberikan yang terbaik dan tidak salah dalam mengambil keputusan,” pintanya.

Panitia Porseni Desa Dawan Klod, Ketut Arya Putra Dana menyampaikan untuk Porsenides kali ini Desa Dawan Klod mengambil tema “Kita tingkatkan solidaritas dan persahabatan generasi muda dengan semangat Gema Santi”. Adapun tujuan kegiatan dari kegiatan ini yakni meningkatkan potensi yang dimiliki masyarakat khususnya generasi muda dibidang olahraga dan seni serta mencari bibit-bibit pemain yang nantinya bisa mewakili Dawan Klod dalam mengikuti Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam), Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) dan Bupati Cup. “Melalui kegiatan ini mampu meningkatkan minat olahraga serta mempererat persodaraan dikalangan Sekaa Truna,” ujar Putra Dana seraya menyatakan Porseni ini melibatkan seluruh anggota karang taruna dan Sekaa Truna se-Desa Dawan Klod.

Adapun jenis lomba yang dipertandingkan diantaranya dibidang olahraga meliputi sepak bola, basket putra/putri, tenis meja, bulutangkis, voly dan catur. Sedangkan dicabang seni meliputi macepat, nyurat bahasa bali, mesatua bali, gebogan bunga, penjor upakara, tari puspanjali dan busana adat ke pura. Porseni Desa Dawan Klod berlangsung selama satu bulan, mulai 24 Juni s/d 22 Juli 2017 dengan mengambil hari sabtu dan minggu untuk semua perlombaan. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bupati Tabanan Pantau Pembangunan Pura di Klungkung

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mendukung dan membantu proses pembangunan Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bethara Mpu Ghana di Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung.

Jumat (14/7/2017), Bupati Eka menyempatkan diri melakukan persembahyangan di tempat suci semeton Pasek tersebut. Tidak hanya itu, Bupati Eka juga memantau langsung jalannya pembangunan pura yang sampai sejauh ini masih terus berlangsung.

Selain Bupati Eka, dalam kesempatan itu terlihat hadir juga Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama beserta rombongan. Sedangkan dari Pemkab Tabanan hadir juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Alit dan beberapa stafnya.

Kegiatan Bupati Eka di pura tersebut diawali dengan persembahyangan bersama di mandya mandala. Disusul dengan persembahyangan di utama mandala yang posisinya berada di ketinggian kurang lebih 10 meter.

Kehadiran Bupati Eka saat itu disambut keluarga besar semeton Pasek. Beberapa di antaranya Ketua Mahagotra Pasek Sanak Sapta Rsi Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja, Ketua Panitia Pembangunan Pura I Gede Muliarsana, Ketua Dulang Mangap I Ketut Denia beserta ratusan orang anggotanya yang kebetulan saat itu sedang mengikuti upacara mejaya-mejaya.

Tidak ketinggalan juga puluhan sulinggih yang memimpin prosesi mejaya-jaya salah satu organisasi dari Mahagotra Pasek Sanak Sapta Rsi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Eka menegaskan komitmennya untuk tetap membantu proses pembangunan Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bethara Mpu Ghana. Terlebih dirinya bersama ayahandanya yang juga Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama berasal dari klan yang sama.

Terkait itu, Bupati Eka meminta kepada seluruh semeton Pasek untuk tetap menjaga tali persaudaraan dan soliditas. Terlebih saat ini, warga Pasek sedang membuat tempat suci besar. “Saya himbau agar tetap menjaga rasa gotong royong. Apa yang kita idamkan dan cita-citakan, seperti sekarang ini yakni membangun tempat suci, pasti akan terwujud bila kita saling gotong royong,” ujarnya.

Secara pribadi dirinya juga sudah siap untuk membantu pembangunan gedong simpen di areal pura tersebut. Bantuan pembangunan salah satu tempat suci yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 385 juta itu akan segera direalisasikan.

“Sesegera mungkin akan direalisasikan. Di luar itu, Pak Adi (Nyoman Adi Wiryatama) juga akan ikut berusaha membantu di DPRD Bali dengan mengupayakan adanya BKK (Bantuan Khusus Kabupaten). Kalaupun tidak bisa BKK, akan diupayakan lewat hibah bansos DPRD Provinsi,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pembangunan Pura I Gede Muliarsana menjelaskan kegiatan yang telah terlaksana antara lain pembangunan empat pelinggih utama mandala dan pelinggih Ida Bethara Ghana di madya mandala. Ke depannya, kegiatan akan dilanjutkan dengan pembangunan meru tumpang lima dan tujuh, gedong simpen, dan gedong pepelik. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tinjau Sekolah Satu Atap di Nusa Penida, Gubernur Tekankan Pada  Peningkatan Kualitas Pendidikan

BALIPORTALNEWS.COM – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menekankan  agar  sekolah  benar-benar fokus pada berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan, disamping peningkatan hal  lainnya  seperti sarana prasarana, gedung serta infrastruktur penunjang. Penekanan  tersebut disampaikan Pastika saat mengunjungi langsung Sekolah Satu Atap di Desa Tanglad dan Sekolah Satu Atap di Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (22/42017).

Lebih jauh, Gubernur mengurai bahwasannya peningkatan kualitas pendidikan dapat diawali dari peningkatan kualitas para guru atau tenaga pengajarnya, dimana guru yang mengajar haruslah benar-benar berkualitas serta mengajar sesuai dengan bidang ilmu keahliannya. Kedepannya Gubernurpun menginstruksikan agar seleksi penerimaan tenaga pengajar baik itu tenaga Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus benar-benar berkualitas dan  benar-benar sesuai dengan keahlian.

“Saya minta kualifikasinya  agar benar-benar orang berkualitas. Jangan sampai guru mengajar mata pelajaran yang bukan keahliannya. Sekolah saya harapkan segera laporkan perlu tenaga apa dengan keahlian apa, jangan sampai mubasir atau jangan sampai asal terima, cari yang berkualitas, “imbuhnya.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Bali ini juga menyampaikan bahwa pemerintah akan menunjukkan keberpihakannya pada guru-guru yang mengabdikan dirinya di daerah terpencil dengan meningkatkan kesejahteraannya  sehingga tidak ada lagi guru yang mengajukan  untuk pindah.

“Nusa Penida ini adalah  titik gravitasinya pendidikan. Untuk itu saya minta tingkatkan kualitas dari pendidikan itu sendiri, karena dengan pendidkan yang berkulaitas maka Nusa Penida  akan dapat  mengejar ketinggalannya selama ini. Gurunya akan diberi kesejahteraan yang lebih tapi harus berkualitas,” tuturnya.

Sementara itu Plt SMAN Satu Atap  Tanglad, Nyoman Dunia menyampaikan bahwasannya untuk saat ini terdapat dua sekolah yang tergabung dalam satu atap yaitu SMPN 5 Nusa Penida serta SMAN Satu Atap Tanglad, dimana siswa SMP akan menggunakan sekolah pada pagi harinya dan siswa SMA menggunakan sekolah pada waktu siang hari.

Tidak hanya itu kondisi beberapa bangunan seperti perpustakaan juga sudah tidak bisa digunakan kembali. Kedepannya Nyoman Dunia menyampaikan bahwa pihaknya telah berencana membangun bangunan sekolah khusus bagi siswa SMA yang letaknya masih di areal sekolah satu atap tersebut  yang luasnya mencapai 1 hektar 33 are.

“Kedepannya kita mencanangkan membangun gedung bagi siswa SMA. Dari luasan total sekolah saat ini, 60 are akan kita gunakan untuk gedung SMA. Dengan begitu siswa tidak akan lagi menggunakan bangunan sekolah secara bergilir. Untuk itu kami mohonkan dukungan serta bantuan dari Pemerintah Provinsi dan kabupaten klungkung, “imbuhnya.

Terkait tenaga pendidik di sekolah satu atap yang memilki siswa SMP sebanyak 173 siswa dan siswa SMA sebanyak 172 siswa ini, Nyoman Dunia menyampaikan  masih terdapat kekurangan  tiga guru bidang studi  yaitu guru penjaskes, seni budaya dan bahasa Bali. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali yang didampingi Anggota DPRD Provinsi Bali Ngakan Samudra, Bupati Klungkung Nyoman Suwirtha, serta Kepala OPD terkait di Pemprov Bali mendukung penuh usulan pembangunan gedung sekolah SMA tersebut dan menginstruksikan agar segera mengajukan proposal serta berkoordinasi dengan OPD terkait.

Dalam kunjungannya kali ini, Gubernur beserta rombongan juga berkesempatan mengunjungi sekolah satu atap di Desa Klumpu, Nusa Penida. Dalam kesempatan tersebut Gubernur berkesempatan berdialog dengan sejumlah siswa dan memotivasi siswa untuk terus belajar baik belajar IT maupun penguasaan bahasa asing.

Disamping mengunjungi dua sekolah satu atap yang terletak di Nusa penida, Gubernur beserta rombongan juga berkesempatan mengunjungi Jembatan Kuning yang menjadi ikon dari Nusa Lembongan, yang mana  beberapa waktu lalu roboh hingga menimbulkan korban jiwa. Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengajak semua pihak untuk bercermin dari kejadian tersebut, agar jangan sampai kejadian serupa terjadi lagi.

“Saya datang karena saya ingin berdoa mengenang para korban robohnya  jembatan kuning. Mereka telah menjadi korban,  kejadian itu adalah  salah kita, dosa kita. Kita harus bercermin dari kejadian tersebut, jangan sampai terjadi lagi. Jangan tunggu korban dulu baru berbuat,” tuturnya.

Disisi lain, Gubernur juga mengingatkan Bupati dan jajarannya untuk segera melakukan penataan terhadap penambangan batu kapur di Nusa Penida mengingat banyak terdapat cekungan cekungan yang sangat berbahaya agar tidak sampai terjadi bencana.

“Pertambangan batu kapur yang ada saya juga minta untuk ditata, jangan tunggu jatuh korban baru ditata. Tidak ada maksud pengaturan penambangan untuk melakukan penambangan secara besar besaran, namun pengaturan tersebut berorientasi pada penataan  lingkungan. Jangan tunggu jatuhnya korban, baru ditata,” pintanya. (humas-bali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tim Safety Riding Honda Sambangi 3 SMA di Klungkung

BALIPORTALNEWS.COM – Honda merupakan produsen sepeda motor yang tidak hanya menjual, dan memproduksi sepeda motor tetapi juga peduli akan keselamatan dengan slogan ” No Sale Without Safety”. Karena itulah mengawali tahun 2018, Tim Safety riding Honda melakukan edukasi dan sosialisasi Cari_Aman ke wilayah kota serombotan Klungkung, yang difokuskan dengan mengunjungi tiga SMA, di antaranya   SMA Saraswati Klungkung, SMAN 2 Klungkung, dan SMAN 1 Dawan Klungkung.

Kegiatan edukasi keselamatan berkendara ini digelar bersama dengan Dealer Karisma Motor Klungkung, yang merupakan jaringan resmi sepeda motor Honda wilayah Klungkung, dan bekerjasama dengan Polres Klungkung selama 3 hari mulai, 2 s.d. 5 Januari 2018.

Dengan mengambil tema “Cari_Aman Dulu Baru Kejar Cita-cita”  para siswa diberikan materi dasar mengenai  demo melakukan pengecekan kendaraan, riding postur, pengenalan rambu-rambu, serta pentingnya menggunakan perlengkapan berkendara terutama helm bagi pengendara maupun pembonceng, sehingga melalui edukasi safety riding para pelajar dapat menyerap dengan baik mengenai kesadaran berkendara, dan dapat meraih mimpi mencapai cita-citanya, serta menjadi bekal di masa yang akan datang. Praktek skill yang dilakukan para siswa dengan menggunakan motor matik, dan motor sport Honda.

Menurut Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi , dengan adanya pelatihan safety riding secara berkala terutama ke sekolah-sekolah. Harapannya makin banyak para siswa akan melakukan safety riding di jalan secara sadar, sehingga tanpa mengesampingkan cari aman, remaja yang melakukan safety riding akan terbentuk tren yang secara tidak langsung dapat menjadi life style di kalangan remaja.

Kegiatan edukasi ini, dikemas secara menarik sehingga terlihat antusias para siswa saat sesi tanya jawab dan demo pengecekan kendaraan. Diakhir sesi, tim safety riding juga memberikan souvenir dan flyer edukasi yang berisikan cara berkendara yang baik dan aman, dan tips-tips berkendara yang aman di jalan raya, serta memberikan berhadiah helm SNI untuk siswa yang aktif selama pelaksanaan edukasi ini. (ngr/bpn)

Bukit Abah Kembali Longsor, Bupati Pantau Pembersihan Material

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Hujan lebat yang mengguyur Klungkung sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan musibah tanah longsor. Bencana ini kembali terjadi diwilayah Bukit Abah, Desa Besan, Kecamatan Dawan, Minggu (25/6/2017). Tebing tanah bercampur batu setinggi kurang lebih 25 meter longsor dan menutup badan jalan hingga menghambat aktifitas warga.

Dilansir dari laman resmi Humas dan Protokol Klungkung, Pembersihan material longsoran telah dilakukan tim BPBD Klungkung bersama anggota TNI dan warga setempat secara bertahap. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta pun turun langsung memantau pembersihan material longsoran ini, Senin (26/6/2017).

Dengan peralatan manual tim membersihkan material longsoran. Pembersihan dilakukan agar kendaraan bisa lewat dan aktifitas warga kembali normal.

Terkait musibah ini Bupati Suwirta menugaskan Dinas PU Klungkung untuk segera membuat penanganan yang permanen di tempat ini. Apakah nantinya itu dengan pemangkasan tebing atau terasering agar nanti di musim-musim hujan tidak terjadi longsor lagi. “Segera buatkan penanganan yang serius di tempat ini,” ujar Bupati Suwirta dihadapan Kabid Bina Marga Dinas PU Klungkung, Ketut Narka Yasa.

Dalam hal penanganan, Bupati menyatakan akan mengupayakan penanganan dengan alat berat sehingga akses jalan kembali normal. Bupati juga meminta warga masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati melewati jalan ini. Mengingat disepanjang jalur wilayah Bukit Abah banyak tebing-tebing yang rawan longsor. “Selalu waspada dan lebih berhati-hati demi keselamatan kita bersama,” sebutnya.

Dari pantauan dilapangan, sejumlah material longsorang telah berhasil dipindahkan. Warga setempat pun sudah bisa melewati jalur ini dengan kendaraan roda dua. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Peringati Pertempuran Kusamba Dibangun Patung Pahlawan Perang

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bertepatan dengan peringatan hari pertempuran Kusamba yang ke 168, patung pahlawan perang Kusamba Ida I Dewa Agung Istri Kanya akhirnya mulai dibangun.

Pembangunan patung yang terletak disimpang empat Bypass IB Mantra wilayah Tiyingadi, Kecamatan Dawan ini diawali dengan melakukan upacara pecaruan serta peletakan batu pertama oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (25/5/2017).

Nyoman Marsa selaku penanggung jawab proyek mengatakan, pembangunan Patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya nantinya akan dikerjakan selama 120 hari dengan tinggi patung mencapai 8,90 meter.

Menggunakan material berbahan perunggu patung ini diproduksi oleh Hima Galery Jogja. Pembangunan Patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya menelan anggaran Rp 5.499.332.000, dengan harga penawaran Rp 4.500.000.000 dan negosiasi harga Rp 4.497.450.000.

Sementara itu Bupati Nyoman Suwirta mengatakan, pembangunan patung ini adalah sebagai salah satu syarat meraih gelar pahlawan nasional untuk jasa – jasa perjuangan Ida I Dewa Agung Istri Kanya,Byang telah memimpin pasukannya melawan penjajah Belanda. Namun selain membangun Patung I Dewa Agung Istri Kanya, harus ada beberapa dokumen dan atribut pendukung.

Bupati Suwirta menambahkan, pembuatan patung ini dilakukan juga sebagai tindak lanjut dari ide-ide dan masukan berbagai pihak akan pentingnya tonggak sejarah.

“Klungkung tidak terlepas dari perjuangan raja-raja termasuk para pejuang dari puri,” ujar Bupati asal Nusa Ceningan.

Tonggak sejarah ini dinilai penting sebagai pesan kepada generasi penerus sehingga mereka memahami peran para pejuang dalam mempertahankan Klungkung dari penjajahan.

“Dengan simbol-simbol perjuangan ini generasi muda memahami peran pejuang dalam Perang Puputan maupun Perang Kusamba,” jelasnya.

Dalam upacara peletakan batu pertama itu turut hadir Raja Puri Klungkung Ida Dalem Semaraputra, serta para tokoh Puri Klungkung lainnya. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Gubernur Pastika Bantu Penderita Lumpuh Total di Desa Tojan Klungkung

BALI-PORTAL-NEWS.COMKondisi dari Ni Wayan Sumadiani (41) yang memprihatinkan karena mengalami lumpuh total sejak empat tahun lalu dan menjadi pemberitaan di media masa beberapa waktu lalu membuat Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengutus tim Humas Pemprov untuk menyambangi Sumadiani di Banjar Jelantik Kuri Batu Desa Tojan Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung Rabu (20/7/2016).

Menurut penuturan ibunya Ni Nyoman Kerti yang setia merawat putrinya tersebut menyampaikan bahwa putrinya mulai mengalami kelumpuhan sejak berumur 4 tahun dan kondisi putrinya dari waktu kewaktu semakin parah dan akhirnya pada tahun 2012 putrinya tersebut lumpuh total dan hanya bisa berbaring di atas tempat tidur. “ Anak saya mulai lumpuh umur 4 tahun tapi masih bisa sekolah, setelah tamat SD kelumpuhannya terus bertambah dan akhirnya tahun 2012  anak saya lumpuh total, tidak bisa berdiri maupun bergerak ,berobat juga sudah ,saya ajak ke puskesmas tapi belum ada hasil” tuturnya sedih.

Belum lagi kondisi perekonomian keluarga dangan himpitan kebutuhan yang tidak sedikit membuat Nyoman Kerti dan Suaminya I Wayan Darta  yang sehari harinya hanya bekerja sebagai buruh membuat mereka  pasrah akan kondisi dari putrinya tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa  Tojan I Wayan Suastawa yang ikut mendampingi tim Biro Humas saat itu menyampaikan bahwa keluarga I Wayan Darta termasuk salah satu dari 121 KK miskin dari 600 KK yang ada di desanya. Menurutnya pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam menolong keluarga dari Wayan Darta dan menyayangkan pemberitaan media yang mengatakan bahwa Sumadiani belum pernah menerima sumbangan apapun dari pemerintah karena sebenarnya keluarga ini telah mendapatkan bantuan bedah rumah dari program Bali Mandara pada tahun 2014.

Dinas Sosial Kabupaten Klungkung juga memberikan bantuan rutin setiap bulannya berupa beras miskin (raskin) serta juga telah memberikan bantuan tempat tidur khusus bagi Sumadiani sejak ia mengalami kelumpuhan total. “ Saya harap ada pemberitaan yang berimbang dari media, mengingat keluarga ini sudah mendapat bantuan dari pemerintah dan tidak seperti yang diberitakan, “ imbuhnya. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan awal dari Gubernur Bali berupa sembako dan sejumlah uang serta diserahkan pula bantuan dari Ny. Ayu Pastika selaku Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Bali yang juga berupa uang tunai. (r/humas pemprov bali/bpn)

Dua Penambang Tewas Tertimbun di Galian C

BALIPORTALNEWS.COM – Peristiwa longsor terjadi di kawasan Galian C di Banjar Penutuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Kamis (27/4/2017) pukul 15.30 wita. Akibatnya, dua warga asal Banjar Subia, Dusun Subia, Desa Klumpu, Nusa Penida,meninggal dunia dan satu korban luka ringan.

Dua orang meninggal atas nama Ni Kadek Widiantini (16) dan Ni Ketut Tangkis (80) dan satu orang luka ringan atas nama Ni Komang Dali (12). Korban selamat, Komang Dali dibawa ke Puskesmas  tingkat 1 Dampalan dan korban meninggal dibawa ke rumah duka.

Informasi yang dilansir dari line Bali Diaga Bencana menyebutkan,
Kejadian longsor di penambangan batu kapur ini disebabkan karena dua korban melakukan penambangan di bawah bekas urugan lubang galian yang baru di urug.

Kejadian berawal dari kedatangan tiga orang ke lokasi kejadian yakni Ni Kadek Widiantini (16), Ni Ketut Tangkis (80) dan Ni Komang Dali (12). Tiga orang tersebut diduga melakukan penambangan tepat di bawah lubang galian yang baru saja diurug.

“Tanpa disadari, di atas lokasi mereka menambang adalah bekas urugan lubang galian yang baru di urug. Mereka yang tidak tahu, terus menggali kemudian terjadi longsor dan merekapun tertimbun,” tutur salah satu warga di lokasi kejadian.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika membenarkan terjadinya longsor yang menelan dua korban jiwa tersebut. Pihaknya pun mengaku sedang mengecek korban dan meminta keterangan saksi-saksi. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Klungkung Jadi Tuan Rumah Komwil Forsesdasi Provinsi Bali 2017

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Kabupaten Klungkung dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat kerja Komisariat Wilayah (Komwil) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Provinsi Bali tahun 2017. Kegiatan diselenggarakan di Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Sabtu (3/6/2017)

Forsesdasi merupakan wadah yang dibentuk oleh para Sekretaris Daerah agar bisa saling membantu dan bersatupadu serta dapat berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemerintah nasional dan daerah. Dalam rapat tersebut juga lebih menekan tugas dari Sekretaris Daerah adalah membantu Kepala Daerah dalam membantu penyusunan kebijakan pengoordinasian administrative terhadap pelaksanaan tugas Perangkat Daerah serta pelayanan administratif.

Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Gede Putu Winastra berharap dengan kegiatan ini program-program yang sudah sukses di Kabupaten lain bisa saling membagi ilmunya, sehingga Klungkung bisa menggali potensi alam maupun SDM secara optimal. Selain itu diharapkan bisa saling memberi solusi setiap permaslahan yang ada di masing-masing Kabupaten di Bali.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setda Provinsi Bali, Gusti Ngurah Alit berharap besar bahwa Komwil Forsesdasi ini bisa dijadikan wahana saling melengkapi pengalaman antar anggota dengan mempererat rasa kekeluargaan dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas selaku Sekretaris Daerah untuk mensukseskan penyelengaraan pemerintahan daerah. (humas-klungkung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :