Bali Terpilih sebagai Provinsi Pertama Pencanangan Nasional Introduksi Vaksin Polio Suntik (IPV)

0

BALI-PORTAL-NEWS.COM Terpilihnya Bali sebagai Provinsi pertama pencanangan vaksin Polio Suntik/ Inactivated Polio Vaccine (IPV) di Indonesia mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Ketua Tim Pembina PKK Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika.  Momentum pencanangan tersebut menandakan program yang bersifat nasional ini dimulai di Kabupaten Gianyar, Bali. Hal itu diungkapkannya ketika mendampingi Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, dalam rangka Pencanangan Nasional Introduksi Vaksin Polio Suntik (IPV) yang diadakan di Balai Budaya Gianyar, Jumat (22/7). Pendamping orang nomor satu di Bali ini berharap penerapan penggunaan IPV ini akan berdampak pada positif bagi penurunan angka kesakitan, kecacatan dan kematian Balita yang disebabkan oleh Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) khususnya di Bali bisa dicegah. “Kita bangga pastinya Bali terpilih sebagai provinsi pencanangan Nasional IPV. Namun tidak berhenti sampai disini, semoga program ini efektif dalam mendukung program Indonesia Bebas Polio,”ujarnya. Ia juga menekankan peran para kader TP PKK untuk terlibat aktif dalam kegiatan imunisasi. “Saya juga himbau kepada seluruh kader PKK untuk turut mendukung program pemerintah seperti yang dicanangkan hari ini. Karena anak anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga, sehingga  bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat, ” pungkasnya.

Senada dengan Ayu Pastika, Nila Moeloek menyampaikan dalam sambutannya bahwa program Imunisasi merupakan salah satu program kesehatan yang paling efektif dalam Pembangunan Kesehatan terutama untuk mencegah kesakitan, kecacatan dan kematian. Secara global, imuniasasi telah berhasil menurunkan angka kematian bayi sekitar 2-3 juta pertahun akibat PD3I. “Sementara khusus dalam pemberantasan penyakit polio, Indonesia telah memperoleh Sertifikasi Bebas Polio dariWorld Health Organization (WHO) pada bulan April 2014,” imbuhnya. Adapun keberhasilan Program Imunisasi di Indonesia antara lain; hilangnya penyakit cacar yang mematikan sejak tahun 1974, tidak ditemukan lagi penderita Polio sejak tahun 2006, tercapainya Eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal pada tahun 2016, serta harapan Dunia Bebas Polio pada tahun 2020.

Sesuai tema acara pada pagi ini, Nila Moeloek menyampaikan dalam mencapai Indonesia Bebas Polio merupakan suatu langkah besar kontribusi dalam melangkah untuk mencapai Dunia Bebas Polio. “Pemerintah telah berhasil melkukan Pekn Imunisasi Nasional secara serentak di seluruh Indonesia pada tanaggal 8-15 Marett 2016 dengann sangat baik, yaitu cakupan hingg 95,6%. Dn telah melakukan swithcing (peralihan) penggunaan vaksin trivalent Oral Polio Vaccine (tOPV) menjadibivalent Oral Polio Vaccine (bOPV) sejak tanggal 4 April 2016.

Sementara Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Mohamad Subuh melaporkan bahwa program pemberantasan polio telah ditetapkan sebagai satu isu kedaruratan kesehatan masyarakat dunia dan telah disusun strategi menuju Dunia Bebas Polio. Sementara untuk Indonesia sendiri telah melaksanakan dua tahapan kegiatan yaitu PIN Polio dan juga penggantian tOPV menjadi bOPV. Menurutnya dipilihnya Bali sebagai tempat pencanangan pertama program ini karena dipandnag mempunyai fasilitas infrastruktur yang emmadai serta kesiapan publik. Dia juga menambahkan dalam upaya menuju dunia bebas polio tahun 2020 peru dicapai dan dipertahankan cakupan imunisasi polio rutin yang tinggi dan merata.

Gubernur Bali yang dalam kesempatan itu diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov Bali, dr. Ketut Suarjaya menyambut baik pencanangan tersebut. dalam kesempatan itu, Pastika juga melaporkan bahwa dalam mendukung kegiatan Eradiksi Penyakit Polio, Di Bali telah dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Eradiksi Polio di tingkat Kabupaten/Kota. Selain itu, Pastika juga mengakui telah berupaya menekan jajaran Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mengoptimalkan pelaksanaan strategi pencapaian cakupan Imunisasi secara tinggi dan merata. Dia juga menambahkan jika program Imunisasi tidak boleh berhnti dan harus terus ditingkatkan mengingat kualitas sumber daya manusia ditentukan oleh tingkat kesehatannya sejak bayi. Di tengah maraknya pemberitaan vaksin palsu, upaya pemberian vaksin ke bayi harus terus ditingkatkan. Dalam penutupannya, Pastika juga menghimbau jajarannya di Balli untuk terus tingkatkan sosialisasi tentang pentingnya vaksin agar semua masyarakat bisa memahami dengan baik. Dan pencanangan pada hari ini merupakan motivasi bagi semangat jajarannya untuk terus mencegah penyakit sejak dini melalui imunisasi.

Acara pada hari itu juga dihadiri oleh Bupati Gianyar, AA Beratha dan Ketua Tim Penggerak Kabupaten Gianyar, Ny. Dayu Surya Mahayastra beserta segenap jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar.

Sumber : Humas Pemprov Bali

HUT Ke-54 Sekaa Teruna Bhina Eka Budhi, Dihibur Lawak dan Artis Bali

0

BALI-PORTAL-NEWS.COM – KEMERIAHKAN mewarnai perayaan HUT ke-54 Seka Teruna (ST) Bhina Eka Budhi Banjar Abasan Singapadu Tengah, Gianyar. Istimewanya, perayaan setengah abad lebih seka teruna paling tua di lingkungan Singapadu ini digelar selama dua hari yakni, Jumat (8/7/2016) dan Sabtu (9/7/2016) malam.

Perayaan HUT ke-54 ST Bhina Eka Budhi juga dirangkai dengan pelantikan pengurus ST Bhina Eka Budhi periode 2016-2018. Memeriahkan acara juga dihibur dengan penampilan sederatan band lokal dan artis Bali, di antaranya Nanoe Biroe, Metafora dan Margi.

Sementara pada hari pertama, Jumat malam diisi lomba fashion show pakaian adat ke pura melibatkan anak-anak TK dan SD. Malam itu juga dihibur dengan penampilan lawak Grongseng Poleng  Kumis Cs  yang diiringi seka gong anak-anak Tunas Wangi Banjar Abasan dibawah asuhan Made Wiratnyana.

Sebelum pelaksanaan lomba dan hiburan, seluruh anggota ST melaksanakan ritual natab byakaonan bersama di jaba tengah Pura Pancering Jagat Banjar Abasan. Dimana tujuan pelaksanaan upacara ini adalah membersihkan diri dari sifat-sifat yang kurang baik untuk terciptanya seka teruna yang berbudi luhur dan bijaksana. “Dengan natab byakaonan ini harapan kami para pemuda dan pemudi bersih dalam melaksanakan kegiatan seka teruna,’’ tutur Gusti Putu Dirayana, kelian adat Banjar Abasan, Singapadu Tengah.

Ketua ST Bhina Eka Budhi, I Komang Dodik Muliarta merasa sangat senang bisa memberikan hiburan untuk masyarakat. “Suatu hal yang sangat berkesan dalam diri kami sebagai pengurus seka teruna mampu memberikan hiburan pada masyarakat,’’ ujarnya, sembari berharap anggota ST Bhina Eka Budhi selalu dapat berkarya dan memberikan wadah bagi seka teruna untuk belajar memulai kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, pelawak Pak Kumis yang memiliki nama lengkap Made Kumis Sartika, mengaku sangat bangga dan senang diundang untuk memeriahkan HUT ST Bhina Eka Budhi. Ia berpesan agar sekaa teruna selalu menjaga kelestarian budaya Bali, jauhi miras dan narkoba.

Penulis : Ryandra Paramartha
Editor : Putu Tista

HUT Ke-52 ST Taruna Karya, Dimeriahkan Panjat Pinang

0

BALI-PORTAL-NEWS.COM – Kemeriahan mewarnai perayaan HUT ke-52 Seka Teruna (ST) Taruna Karya Br. Kebon Singapadu Gianyar. Istimewanya, perayaan setengah abad lebih seka teruna  ini digelar selama kurang lebih satu bulan dengan menggelar turnamen voli se-Kecamatan Sukawati. Dan Secara khusus perayaan HUT digelar tiga hari yakni,  Minggu (10/72016), Jumat (15/7/2016) dan Sabtu (16/7/2016).

Perayaan HUT ke-52 ST Taruna Karya juga dirangkai dengan pelantikan pengurus ST Taruna Karya periode 2016-2018. Memeriahkan acara Sabtu (16/7/2016) dihibur dengan penampilan seka gong kebyar anak-anak dan artis lagu pop Bali anak-anak

Sementara pada hari pertama, Minggu pagi diisi jalan santai dengan hadiah yang menarik, sore hari diisi lomba panjat pinang serta dilanjuti dengan olimpiade matematika tingkat SD.

Sebelum pelaksanaan puncak HUT, Jumat (15/7/2016) seluruh anggota ST Taruna Karya melaksanakan ritual natab byakaonan bersama di Pura Melanting Banjar Kebon Singapadu. Upacara ini bertujuan membersihkan diri dari sifat-sifat yang kurang baik untuk terciptanya seka teruna yang berbudi luhur dan bijaksana. “Dengan natab byakaonan ini harapan kami para pemuda dan pemudi bersih dalam melaksanakan kegiatan seka teruna,’’ Tutur Wayan Supartayasa selaku calon ketua pemuda periode 2016-2018.

Ketua ST Taruna Karya Kadek Amerta Yoga merasa sangat senang bisa memberikan hiburan lomba panjat pinang dan yang lainnya untuk masyarakat. “Suatu hal yang sangat berkesan dalam diri kami sebagai pengurus seka teruna mampu memberikan hiburan pada masyarakat,’’ ujarnya, sembari berharap anggota ST Taruna karya selalu dapat berkarya dan melestarikan budaya bali, khususnya tari Janger yang dipentaskan di HUT.

Sementara itu, turnamen voli bertujuan untuk memperat tali persatuan antar seka teruna yang ada di Sukawati, khususnya di Singapadu. Juara I diraih tim voli Br.Tameng Sukawati.

Penulis : Ryandra Paramartha
Editor : Putu Tistha