Gubernur Pastika Bantu Dua Keluarga Miskin di Gianyar

0

BALIPORTALNEWS.COMMenindak lanjuti informasi di media terkait keberadaan Made Karma (46) warga Banjar Pisang Kaja, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar yang tergolek ditempat tidurnya karena tidak bisa bergerak normal setelah mengalami musibah terjatuh saat menebang pohon dari ketinggian hampir 15 meter sekitar 2 tahun yang lalu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengutus staf Biro Humas Setda Provinsi Bali untuk meninjau dan membawakan bantuan untuk Karma pada Selasa (4/10/2016).

Otomatis selama sakit, Karma tidak lagi bisa beraktifitas maupun bekerja. Bersyukur Karma memiliki istri Nyoman Bukti (45) yang selalu setia merawat Karma bersama sang anak Made Sandiawan yang baru berumur 4 tahun.

"Kejadiannya sekitar 2 tahun lalu, saya terjatuh dari pohon ketinggian 15 meter dan ketika sadar sudah berada di RS Sanjiwani Gianyar. Seketika saya merasakan badan sudah tidak bisa digerakkan lagi, dan sampai sekarang kondisi saya seperti ini," ujar Karma menceritakan kejadian yang dialaminya.

Sementara itu sang istri Nyoman Bukti menuturkan, sebelum kejadian naaas yang menimpa suaminya tersebut, Karma sangat ulet bekerja meskipun hanya sebagai buruh tebang pohon atau tukang panjat.  Saat ini untuk biaya pengobatan suaminya, nyoman bukti bahkan harus rela menjual sapi miliknya. Sedangkan untuk keperluan sehari-hari, karma dan keluarganya hanya mengandalkan uluran tangan tetangga.

"Kadang untuk makan, saya harus pinjam beras ke tetangga. Sebenarnya malu, tapi mau bagaimana lagi, kondisi saya seperti ini," pungkasnya.

Perbekel Desa Taro I Wayan Sana yang dalam kunjungan tim humas ikut mendampingi menambahkan, bahwa keluarga Made Karma saat ini tidak termasuk keluarga miskin, mengingat waktu pendataan yang bersangkutan masih bisa bekerja, sehingga untuk sementara dari Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, Made Karma telah diupayakan untuk biaya pengobatan.

Meskipun begitu, pada tahun 2012, Karma telah mendapatkan bantuan bedah rumah dari Pemerintah Provinsi Bali. Dalam kesempatan tersebut, tim menyerahkan bantuan dari Gubernur Bali berupa sejumlah uang dan beras.

Selain Karma, Gubernur Pastika juga memberikan perhatian terhadap Putu Agus Juliantara (2) buah hati pasangan I Wayan Subagia (42) dan Nyoman Suami (35) warga Banjar Mawangkaja,  Desa Lodtunduh, Ubud, Gianyar, bocah malang yang tergolek lemas karena menderita sakit Hidrosefalus. 

Subagia menceritakan, penyakit yang diderita anaknya sejak berumur 1 bulan 7 hari tersebut sudah pernah di operasi, namun kondisi agus saat ini malah tambah parah. Ditambahkan Subagia, Dokter menyarankan agar anaknya di terapi secara rutin  2 kali seminggu disamping 6 bulan sekali harus periksa ke poli bedah. 

Sementara itu, Perbekel Mawangkaja I Wayan Gunawan mengatakan jika Subagia kesehariannya hanya sebagai kuli bangunan, sehingga penghasilannya hanya cukup untuk biaya makan sehai-hari, sedangkan untuk biaya pengobatan ia sangat mengharapkan bantuan semua pihak dan Pemerintah. 

Ditambahkan Gunawan, pihaknya telah memohon bantuan biaya ke Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, tetapi belum bisa direaliasasi karena masih dalam proses. Tim dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan Gubernur Pastika berupa uang tunai, dan diharapkan bantuan tersebut mampu meringankan beban hidupnya. (hms prov bali/bpn)

Beleganjur Gianyar Jadi Tamu Kehormatan di Lumajang 

0

BALIPORTALNEWS.COM – Festival Baleganjur 2016 Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diikuti sembilan kontingen yang berasal dari Lumajang, Pasuruan, Probolinggo dan Malang.

Pada Festival Baleganjur kedua ini,  Bali yang diwakili Kabupaten Gianyar ditunjuk sebagai tamu kehormatan untuk menampilkan kebolehan di depan masyarakat Lumajang.

Penampilan pelajar SMKN 1 Sukawati yang mewakili Kabupaten Gianyar ini berhasil membuat ratusan penonton yang memadati areal wantilan  Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang pada Minggu (2/10/2016) terpana menyaksikan penampilan kesenian Bali ini.

Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra yang turut hadir dalam festival tersebut sangat mengapresiasi pagelaran festival baleganjur ini. 

Dikatakan, festival ini sekaligus merupakan kontribusi nyata Pemkab Lumajang untuk ikut serta melestarikan, membina dan mengembangkan salah satu musik Bali yakni baleganjur di Kabupaten Lumajang.

"Ini merupakan kolaborasi budaya yang sangat indah. Semoga hubungan kerjasama budaya Bali dengan Lumajang ini semakin erat dan terus dapat berlanjut," harap Wabup Gianyar Mahayastra. (hms gianyar/bpn) 

Kementerian PP dan PA : Penyimpangan Seksual dan Prostitusi Bukan Saja Faktor Ekonomi

0

BALIPORTALNEWS.COM – Hasil penelitian yang dilakukan Kementerian PP dan PA RI, prilaku menyimpang seksual maupun prostitusi bukan lagi faktor ekonomi sebagai penyebab utamanya, namun sudah menjadi gaya hidup. Setelah dilakukan penelitian, ada sebagian pelaku keluarganya mapan secara ekonomi, namun karena kurang kasih sayang dan perhatian keluarga hingga mereka terjerumus.

Begitu juga dengan penyimpangan seksual, ada kecenderungan anak yang mendapat pelecehan seksual saat anak-anak, setelah dewasa mereka cenderung melakukan hal yang sama.Hal tersebut disampaikan Tim KLA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA)  RI, Hadi Utomo saat pelatihan Konvensi Hak Anak di ruang rapat RS Kasih Ibu,  di Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Jumat (23/9/2016).

Dikatakan, dari sejumlah kasus seperti kasus pembunuhan, kejahatan seksual bahkan prostitusi yang terjadi ketika ditangani polisi terungkap fakta yang sangat memilukan. Dari mulut para pelaku keluar sebuah cerita memilukan dimana mereka melakukan hal ini karena terinspirasi dari kejadian yang mereka alami ketika masih kecil. Sangat menyedihkan.

Pengalaman pahit masa kecil, akan menimbulkan trauma sangat parah. Begitu parahnya trauma yang harus ditanggung oleh seseorang disaat masa kecilnya mengalami kejadian yang tidak menggenakan. Trauma itu membekas hingga mempengaruhi prilaku hingga mereka dewasa. Anak-anak hendaknya dapat dipersiapkan untuk menjalani kehidupan sebagai pribadi dalam masyarakat dan dibesarkan dalam cinta dan kasih sayang. Diberi perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi. Bahkan PBB telah menetapkan Konvensi Hak Anak, yang telah diratifikasi oleh Indonesia dengan UU No. 10 tahun 2012 tentang Konvensi Hak Anak.

Menurut Hadi Utomo, negara dan masyarakat harus memahami bahwa “violence”atau kekerasan terhadap anak dapat berupa pukulan, bentakan, kekerasan, kata-kata kasar hingga kekerasan seksual. “Kita harus sadar, jika anak terbiasa mendapatkan perlakukan ini sejak kecil, bisa menjadi trauma yang secara tidak sadar akan ada kecenderungan mereka melakukan hal serupa kelak dikemudian hari,”jelas Hadi Utomo."Tidak ada gunanya UU Konvensi Hak Anak disahkan, jika elemen dasar yaitu keluarga sebagai orang terdekat  tidak mampu memahami dan memberi perlindungan pada anak,” ujar Hadi Utomo.

Kepala Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Kabupaten Gianyar,  I.A Putu Sri Ambari mengatakan selain mendatangkan nara sumber dari Kemeterian PP dan PA RI, juga dihadirkan Psikolog Drs. Retno Indrayanti, S.Pi dari RS Sanglah Denpasar. Sri Ambari mengatakan, peserta pelatihan kali ini khusus dari kalangan tenaga kesehatan, kepolisian dan kejaksaan. Tujuannya adalah agar mereka memahami bagaimana nantinya mereka bisa menangani korban (anak) jika terjadi tindak kekerasan pada anak.

Karena menurut Sri Ambari, memeriksa seorang anak yang tersangkut masalah tidak bisa disamakan dengan saat memeriksa orang dewasa. Harus ada pendekatan psikologisnya. Bila memungkinkan, saat polisi memeriksa agar tidak menggunakan atribut kepolisian, karena kadang bisa membuat anak sangat tertekan dan ketakutan. Begitu pula dengan tenaga medis, semua harus dilakukan dengan pendekatan yang membuat anak itu merasa nyaman. (r/humas pemkab gianyar/bpn) 

Ketua YKI Gianyar Serahkan Bantuan

0

BALIPORTALNEWS.COM – Untuk lebih meningkatkan semangat para wakil Kabupaten Gianyar dalam lomba penanggulangan kanker terpadu paripurna tingkat provinsi, Ketua YKI Cabang Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra secara rutin memberikan pembinaan ke masing-masing sekolah  yang menjadi wakil Kabupaten Gianyar.

Disamping memberikan pembinaan, Ny. Surya Adnyani Mahayastra menyerahkan bantuan sejumlah dana pada yang dapat digunakan sebagai persiapan lomba di SDN 6 Saba Blahbatuh dan di SMKN 2 Sukawati, Kamis (13/10/2016).

Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, bantuan dana diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk persiapan lomba. Menurut dia, para siswa harus ekstra bekerja keras menghadapi penilaian yang akan dilaksanakan pada 27 Oktober 2016.

Dia berharap agar mereka tetap semangat dalam menghadapi lomba. "Jangan menargetkan terlalu tinggi, tapi berusaha menampilkan yang terbaik pasti hasil yang didapat akan maksimal,” harap Ny.  Surya Adnyani Mahayastra.

Didepan anak-anak SDN 6 Saba Blahbatuh, Ny.  Surya Adnyani Mahayastra mengingatkan agar mereka jangan semangat saat menghadapi lomba, namun apa yang didapat agar tetap diingat dan diterapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Hidup sehat itu sangat mudah dan tidak sulit, namun begitu sulit untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itulah, dalam setiap sosialisasi atau pembinaan ke sekolah-sekolah dirinya bersama Tim YKI Cabang Gianyar, selalu mengingatkan agar para siswa memulai hidup sehat sejak dini.

Kepala SDN 6 Saba Blahbatuh, I Wayan Kariasa menyampaikan terimaksih atas bantuan dan pembinaan yang diberikan Tim YKI Cabang Gianyar.

Menurut Kariasa, selain materi yang diberikan saat pembinaan, pihaknya juga telah membiasa para siswa di SDN 6 Saba untuk selalu menerapkan hidup sehat di lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Salah satu yang sederhana adalah masalah kebersihan lingkungan, tong sampah ada di setiap kelas dan sudut sekolah. Makanan yang dijual di kantin selalu dipantau agar bebas dari unsur 5 P, tersedia ruang UKS yang dapat memberikan bantuan pertolongan pertama bagi siswa di sekolah. (hms gianyar/bpn)

 

Keterangan Foto : PERSIAPAN LOMBA – Ketua YKI Cabang Gianyar Ny.  Surya Adnyani Mahayastra persiapan lomba di SDN 6 Saba Blahbatuh, Kamis (13/10/2016).

Disdikpora Gianyar Kebanjiran 

0

BALIPORTALNEWS.COMHujan lebat yang terjadi di Kabupaten Gianyar, Selasa (13/92016), menyebabkan banjir disejumlah titik. Salah satunya banjir yang terjadi di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Gianyar.

Banjir dikantor ini terjadi karean saluran air tersumbat sampah. Atas kejadian ini BPBD Gianyar yang menerima laporan langsung kelokasi untuk melakukan penanganan. Tak lama kemudian banjir bisa diatasi.

Kepala BPBD Gianyar, Drs. A.A Gde Oka Digjaya mengatakan banjir di kantor Disdikpora Gianyar terjadi akibat hujan yang terjadi. Sementara air tidak bisa mengalir karena saluran air got tersumbat sampah.

Genangan air cukup tinggi hampir mencapai lutut orang dewasa atau sektiar 40 cm. Kondisi ini hanya terjadi di halaman kantor, dan tidak sampai air masuk kedalam ruangan kantor.

Meskipun genangan air hanya dihalaman kantor, tetapi kondisi ini cukup menggangu, karena pegawai di Disdik Gianyar kesulitan masuk ruangan akibat tingginya genangan air.
Dikatakan pihaknya yang menerima laporan ini, langsung melakukan penanganan dengan penyedot air. Diduga kondisi ini terjadi karena sampah yang menyumbat saluran aliran air. “Tadi kami kerahkan mesin penyedot air, untuk mengarahkan air kegot. Sementara perbaikan saluran air nanti dilakukan intansi terkait, “ jelasnya.

Genangan air setelah hujan lebat Selasa pagi kemarin, juga ditemukan di halaman Pemkab Gianyar. Genanagan air yang ditemukan setelah melewati pintu masuk kantor bupati tersebut, cukup menggangu setiap pegawai sipil yang melintas.

Selain karena sumbatan sampah pada saluran air menuju got, kondisi ini diduga juga terjadi akibat rekontruksi peninggian separuh areal parkir halaman Pemkab Gianyar.

Selain di lingkungan Pemkab Gianyar, banjir yang cukup tinggi kembali terjadi di simpang Desa Batuan, Sukawati. Digjaya mengatakan banjir yang rutin terjadi di lokasi tersebut sudah disampaikan ke Dinas PU Kabupaten Gianyar.

”Masalah ini sudah disampaikan ke PU Kabupaten Gianyar, untuk selanjutnya diteruskan ke Pemprov Bali karena ini  merupakan jalur provinsi. Kemungkinan penyebabnya juga karena sumbatan sampah,”jelasnya.

Ditambahkan untuk penanggulangan bencana seperti pohon tumbang, pihaknya sudah melakukan pemangkasan di sejumlah titik yang dipandang rawan. (agy/bpn)

Maybank Laksanakan Program Tanggung Jawab Perusahaan Berkelanjutan bagi Masyarakat Gianyar

0

BALIPORTALNEWS.COM – Melanjutkan goodwill yang dirintis sejak tahun 2012 dalam rangkaian penyelenggaraan lomba lari internasional Maybank Bali Marathon (MBM), PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) kembali melaksanakan program tanggung jawab perusahaan (corporate responsibility-CR) bagi masyarakat Gianyar, Bali.  Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung satu hari menjelang pelaksanaan MBM ini, dipusatkan di Balai Budaya Gianyar dan dipimpin langsung oleh Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria beserta jajaran Direksi dan Komisaris Maybank Indonesia dengan dihadiri perwakilan dari regulator dan pejabat pemerintah daerah Gianyar.

Dalam pelaksanaan CR bagi komunitas Gianyar tahun ini, Maybank Indonesia memberikan dukungan dana hibah kepada 10 koperasi untuk selanjutnya digulirkan kepada masyarakat pra-sejahtera di Gianyar.mendukung modal kerja bagi para anggota 10 koperasi tersebut. Disamping itu, Maybank Indonesia juga memfokuskan pada upaya mendukung kegiatan generasi muda melalui pembentukan center of excellence  untuk meningkatkan kompetensi perilaku (soft skill), baik dalam kepemimpinan, pembentukan kepribadian, pemberian kursus-kursus keterampilan, khususnya bagi mereka yang tidak dapat melanjutkan pendidikan tinggi, serta mendukung upaya pemuda dalam melakukan pelestarian lingkungan.

Dalam kesempatan ini, Maybank Indonesia juga menyalurkan dukungan dana dari Maybank Foundation, yayasan yang dimiliki Group Maybank, untuk pemberdayaan ekonomi bagi komunitas penyandang disabilitas melalui Puspadi (Pusat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas) Bali. Selanjutnya dukungan dana ini akan digunakan sebagai modal kerja untuk meningkatkan produktivitas dan distribusi produksi mereka dalam membuat kursi roda.  Dari peningkatan pendapatan yang diperoleh diharapkan lebih jauh dapat meningkatkan taraf hidup komunitas para penyandang disabilitas. 

Pada ajang MBM 2016, sebanyak 50 penyandang disabilitas juga akan mengikuti lomba lari kursi roda 10 km (10K) sehingga mereka juga dapat merasakan langsung atmosfer lomba lari marathon internasional.  Ajang lomba lari kursi roda telah menjadi agenda tetap dalam penyelenggaraan MBM sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2012.

Sementara di bidang pendidikan, Maybank Indonesia melanjutkan dukungan pendidikan bagi masyarakat dengan memberikan bantuan buku dan peralatan olah raga kepada pelajar 28 sekolah yang dilintasi rute MBM di Gianyar.

”CR Maybank Indonesia Berbagi di Gianyar secara berkelanjutan sejak 2012 selaras dengan misi kami, humanising financial services, khususnya untuk berada di tengah-tengah masyarakat. Pelaksanakan CR sudah menjadi bagian dari kemitraan yang telah terjalin dengan baik antara Maybank Indonesia dengan Gianyar dalam menggelar event bertaraf internasional.  Selain itu ini juga menjadi upaya positif kami untuk turut berbagi dalam upaya pengembangan komunitas di Gianyar.  Pada tahun-tahun sebelumnya, kami juga telah melaksanakan inisiatif kegiatan CR untuk mendukung olah raga, kesehatan masyarakat dan pendidikan,” jelas Taswin.

CR Maybank Indonesia Berbagi juga menjadi bagian dari Maybank dalam mendekatkan diri,  bersinergi dengan masyarakat Gianyar dalam memberikan dukungan dan mengambil bagian pada penyelenggaraan event MBM.  Dukungan masyarakat Gianyar diwujudkan dengan partisipasi setiap desa dengan berlomba memperlihatkan lingkungan yang bersih serta menampilkan pertunjukan kesenian daerah yang atraktif di sepanjang rute maraton. Dukungan anak-anak sekolah yang senantiasa memberikan semangat kepada para peserta lomba ditambah indahnya pemandangan alam melengkapi ciri khas Maybank Bali Marathon, sebagai marathon dengan pesona alam dan budaya, yang membedakannya dengan marathon-marathon internasional lainnya. (r/bpn)

Paiketan Puri se-Bali Hadiri Pembukaan OWHC

0

BALIPORTALNEWS.COMPelaksanaan Konferensi Strategic Meeting Organitation World Heritage Cities (OWHC) Asia Pasifik dimana Kota Denpasar selaku tuan rumah agenda tahunan ini mendapat dukungan dari  Paiketan Puri-Puri se Bali.

Beberapa Raja atau Penglingsir Puri tampak hadir seperti Ida Dalem Semara Putra penglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Agra Pemayun Puri Girinatha Payangan, AA Ngurah Putra Dharmanuraga Puri Pemecutan Badung, AA N Panji Astika Puri Anom Tabanan, AA Gde Eka Putra Puri Kilian Bangli, AA Gde Bharata puri Agung Gianyar, AA Ngurah Joko Pratidnya Puri Jro Kuta, Tjokorda Putra Sukawati Puri Ubud, Tjokorda Gede Putra Nindya Puri Peliatan dan Kanjeng Harri Djojonegoro Keraton Surakarta.

Kehadiran para penglingsir puri ini memberikan suatu nilai tambah terhadap pelaksanaan konfrensi OWHC ini yang baru pertama kali dilaksanakan di Bali, karena dengan dukungan dan kehadiran para penglingsir puri menandakan hubungan yang sangat harmonis antara pemerintah dengan puri. Sekretaris Paiketan Puri se Bali AAN Putra Dharmanuraga ditemui disela-sela konfrensi mengatakan pertemuan OWHC ini di Denpasar merupakan suatu kehormatan bahwa keberadaan puri puri masihdiakui keberadaaan.

“Ini tidak terlepas dari sejarah bahwa Puri-Puri yang ada di Bali masih sangat teguh memegang tradisi dan kebudayaan yang menjadi warisan pusaka yang adiluhung. Kami melihat betapa pentingnya pelestarian budaya dan pusaka masa lalu, dengan demikian generasi muda memahami bagaimana harmonisasi kehidupan masa lalu dan masa kini,” kata Dharmanuraga. Ia melihat komitmen dari walikota Denpasar untuk melestarikan warisan budaya dan pusaka ini sangat kuat.

“Walaupun merupakan daerah perkotaan yang cendrung dngan budaya modern namun dengan program yang jelas dan komitmen kuat dari Walikota menjadikan Denpasar mampu bertahan dengan identitas budya Bali yang kuat, ini hendakna dijadikan contoh bagi daerah lainnya bagaimana upaya untuk melestarikan budaya dan warasanpusaka,” katanya.

Sementara Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengucapkan terima kasih dan apreasiasi dengan dukungan dari paiketan Puri se Bali. Rai Mantra mengakui bahwa perkembangan budaya dan pelestarian warisan pusaka di Kota Denpasar tidak bisa dilepaskan dari keberadaan puri. “Kedepan hubungan dan kerjasama yg harmonis antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Puri puri bisa lebih ditingkatkan dalam upaya untuk menjaga dan melestarikan warisa pusaka ini,” kata Rai Mantra.

Selebihnya putra mantan Gubernur Bali IB Mantra mengatakan upaya untuk menjaga dan melestarikan warisan pusaka akan senantiasa melibatkan puri serta kalangan generasi muda. Hal ini sejalan dengan tema konferensi OWHC tahun ini yakni memperkuat pelibatan dan membangun jaringan pemuda di kawasan asia pasific.

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

Tampil Bagus Kontra Timnas U-22, Ini Komentar Alfonsius Kelvan

0

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Bali United turun banyak dengan pemain yang bisa dibilang jarang mendapat kesempatan di pertandingan uji coba kontra Timnas Indonesia U-22, Jumat (26/5/2017).

Salah satu pemain yang baru kali pertama tampil di hadapan pendukung Bali United adalah penjaga gawang, Alfonsius Kelvan.

Alfons bermain selama kurang lebih 75 menit. Alfons pun tampil cukup gemilang dengan beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk tim Serdadu Tridatu.

Alhasil gawang Bali United pun tidak kebobolan sepanjang pertandingan.

Alfons pun bercerita tentang perasaannya setelah melakoni pertandingan pertamanya bersama Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Ia mengaku sangat senang kendati hanya turun di laga uji coba.

“Senang sekali tentunya setelah mendapat kesempatan bermain. Walaupun belum duturunkan di kompetisi, tapi pertandingan tadi malam juga merupakan pengalaman berharga buat saya karena bermain melawan Timnas U-22. Itu yang membuat saya tampil serius seperti bermain di kompetisi sebenarnya,” ujar Alfons seperti dilansir di laman resmi bali united.

Ada kejadian menarik saat Alfons ditarik keluar dan digantikan Wawan Hendrawan di pertengahan babak kedua.

Saat akan keluar lapangan, Alfons terlebih dulu mencium logo Bali United di bagian dada kiri jerseynya sambil mengangkat tangan kanannya sebagai penghormatan terhadap suporter.

Aksi Alfons tersebut sontak disambut gemuruh suporter yang hadir ke Stadion Kapten I Wayan Dipta kemarin malam.

“Hal tersebut saya lakukan karena saya selalu bermain dengan sepenuh hati ketika dipercaya tampil. Selain itu saya juga menghargai setiap waktu menit bermain yang diberikan pelatih ke saya. Jadi saya berusaha maksimal kerja keras demi lambang di dada kiri. Saya juga berterima kasih kepada seluruh fans yang setia mendukung kami,” kata Alfons.

Ditanya mengenai kunci suksesnya untuk tampil maksimal di pertandingan, Alfons pun memberikan jawaban yang cukup tegas. “Saya selalu menjaga kondisi sebelum pertandingan. Selain itu saya juga selalu fokus dalam latihan dan tidak lupa untuk berdoa. Semoga kedepannya saya bisa lebih baik lagi,” tutup Alfons. (bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Ribuan Warga Gianyar Belum Rekam E-KTP

0

BALIPORTALNEWS.COMSampai akhir Agustus tahun 2016 ini warga Gianyar yang sudah melakukan perekaman E-KTP sebanyak 338.777 orang. Dari angka itu, yang sudah tercetak E-KTP sebanyak 336.777 blanko KTP, sisanya sekitar 2.000 belum karena kekurangan blanko KTP. Sementara warga yang belum melakukan perekaman E-KTP sampai saaat ini tercatat sekitar 71.420 orang.

Kadis Capil Gianyar, Gede Bayangkara, Selasa (13/9/2016) mengakui masih ada warga yang belum melakukan perekaman E-KTP. Warga yang belum melakukan perekaman E-KTP ini ada kemungkinan sudah melakukan perekaman, namun muncul nomor kependudukan ganda. Sehingga dalam database dianggap belum melakukan perekaman. “Bisa jadi muncul nomor NIK ganda atau memang belum melakukan perekaman,“ jelasnya.

Untuk mencapai target seluruh warga Gianyar yang wajib memiliki E-KTP, Kadis Capil, Bayangkara menyebutkan sudah melakukan sosialisasi sampai masing-masing desa dan di Kantor Camat. “Selain sosialisasi, Kantor Capil juga melakukan pelayanan keliling dengan mobil Capil Gianyar keliling,“ jelasnya.

Hanya kendala yang dihadapi saat perekaman E-KTP di desa-desa tidak bisa berlangsung mulus karena signal di lokasi perekaman tidak bagus. “Kendala saat perekaman biasanya signal satelit di suatu wilayah tidak bagus, sehingga data yang dikirim ke pusat tiak bisa masuk,“ bebernya.
Sedangkan kendala lainnya adalah sampai saat ini stock blanko KTP masih terbatas, sehingga setiap menjelang blnko KTP habis mesti datang ke Jakarta untuk ambil blanko KTP. “Blanko KTP yang datang bisa saja rusak atau tulisannya tidak jelas, sehingga harus diretur lagi, sedangkan persediaan sangat terbatas sesuai kebutuhan. Yang sudah terekam saja masih menunggu untuk mendapatkan KTP,“ bebernya. (agy/bpn)