23 C
Denpasar
Sabtu, 22 September 2018

Wagub Sudikerta Ajak Umat Hindu Lakukan Yadnya Berdasar Sastra Agama

BALIPORTALNEWS.COM – GIANYAR – Pelaksanaan yadnya yang merupakan suatu persembahan yang dilakukan dengan tulus ikhlas hendaknya dilaksanakan sesuai dengan kemampuan dan berdasar pada sastra agama umat Hindu yaitu Weda.

Dengan demikian pelaksanaan yadnya yang bertujuan untuk mencapai tujuan hidup manusia menurut konsep Hindu yakni Moksartham Jagathita  atau kebahagian sekala dan niskala akan dapat tercapai.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dalam sambrama wacananya saat menghadiri rangkaian  Karya Balik Sumpah, Melaspas, Pendem Pedagingan lan  Ngenteg Linggih Ring Pemerajan Agung Griya Agung Nila Seraya, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Kamis (27/7/2017).

“Yadnya haruslah dilandasi dengan rasa tulus iklas. Persembahan yang tulus iklas dan dilandasi hati yang bersih maka niscaya Tuhan akan menerima persembahan yang kita haturkan kepada beliau,” imbuhnya.

Lebih jauh Wagub Sudikerta yang didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan yadnya sarana yang dipergunakan hendaknya merupakan hasil dari isi bumi sendiri seperti buah-buahan lokal seperti salak, manggis, jambu dan buah lokal lainnya.

Persembahan dengan menggunakan buah lokal merupakan wujud terima kasih kita kehadapan Ida Sang Hyang Widhi atas segala berkah dan rahmat yang telah beliau  dilimpahkan.

Dalam acara yang turut dihadiri sejumlah Sulinggih dan masyarakat tersebut, Sudikerta juga menyampaikan apresiasinya atas semangat warga yang begitu luar biasa, bekerja bergotong-royong untuk dapat  melaksanakan upacara yadnya ini.

Ida Pandita Mpu Budha Putra Kanda Daksa Manuaba dari Griya Agung Chandra Giri Ghasana Manuaba Tampaksiring yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dari Wakil Gubernur Bali selaku wakil Pemerintah sebagai saksi pelaksanaan yadnya dan berharap kedepannya semangat beryadnya dan bergotong-royong dalam melaksanakan yadnya semakin terpupuk di dalam masyarakat.

Sementara itu Ketua Panitia Karya, Pasek Dek Agus Sudianta menyampaikan bahwasannya rangkaian karya telah mulai dilaksanakan dari tanggal 8 Juli 2017 dan pada tanggal 29 Juli mendatang akan dilaksanakan upacara pecaruan  Rsi  Gana.  Puncak upacara sendiri akan dilaksanakan bertepatan dengan  Budha Wage Kelawu tanggal 2 Agustus mendatang. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Seleksi Penulis Emerging Indonesia Ubud Writers & Readers Festival 2018 Telah Dibuka!

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Yayasan Mudra Swari Saraswati, lembaga nirlaba yang menaungi Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), dengan bangga mengumumkan bahwa Seleksi Penulis Emerging Indonesia untuk UWRF 2018 kembali dibuka. Seleksi ini adalah sebuah program Festival yang diadakan untuk menemukan calon-calon bintang sastra Indonesia.

Dari seleksi ini, UWRF akan memilih 15 Penulis Emerging Indonesia yang kehadiran serta partisipasinya di Festival akan didanai sepenuhnya oleh UWRF. Pemilihan akan didasari pada sejumlah kriteria, termasuk kualitas karya, prestasi, dan konsistensi dalam berkarya, serta dedikasi pada pengembangan kesusastraan Indonesia. Seleksi sendiri akan dilakukan oleh tim UWRF dan Dewan Kurator yang beranggotakan penulis-penulis senior Indonesia. Nama-nama anggota Dewan Kurator akan dirahasiakan hingga pengumuman pemenang.

Seleksi yang ditujukan khusus untuk penulis berkewarganegaraan ini memiliki syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  • Penulis adalah warga negara Indonesia.
  • Tidak ada batasan umur untuk mengikuti seleksi ini.
  • Menulis karya sastra, baik berupa puisi, prosa (cerpen, novel atau novelet), naskah drama maupun karya non-fiksi.
  • Karya dapat berupa buku dan kumpulan naskah yang belum ataupun sudah pernah diterbitkan di media massa.
  • Penulis yang sudah menerbitkan buku dapat mengirimkan beberapa buku karyanya.
  • Bagi penulis yang belum menerbitkan buku dapat mengirimkan 30 karya puisi terbaik atau 8 karya cerpen terbaik, atau 5 karya essai, atau 3 naskah drama.
  • Koresponden dan pengumuman seleksi akan dilakukan melalui email.
  • Penulis yang mengikuti seleksi wajib mengisi formulir online di www.ubudwritersfestival.com.

Batas akhir untuk pengiriman karya jatuh pada tanggal 28 Februari 2018. 15 pemenang terpilih akan diumumkan pada akhir bulan Mei 2018.

15 penulis yang terpilih akan diterbangkan dari kota asal masing-masing ke Ubud, Bali untuk mengikuti UWRF 2018 pada tanggal 24-28 Oktober 2018 sebagai pembicara dan berpartisipasi dalam kegiatan festival yang meliputi; panel diskusi, pembacaan karya, workshop, peluncuran buku, pementasan, serta beberapa acara Satellite yang diadakan di beberapa kota di Indonesia. Karya-karya terpilih mereka juga akan diterbitkan dalam buku bilingual Antologi 2018 dan diluncurkan di UWRF 2018. Seluruh biaya penerbangan dan akomodasi pemenang selama di Ubud akan ditanggung oleh Emerging Writers Patron, yaitu program pendanaan khusus bagi para pemenang terpilih.

Sejak diadakan untuk pertama kalinya pada tahun 2008, Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini sukses memperkenalkan penulis-penulis Indonesia ke dalam kancah internasional. Beberapa alumni Seleksi Penulis Emerging Indonesia adalah Aan Mansyur (2009), Kurnia Effendi (2010), Avianti Armand (2011), Sunlie Thomas Alexander (2012), Mario F. Lawi (2013), Faisal Oddang (2014), Norman Erik Pasaribu (2015), Rio Johan (2015), Ni Made Purnamasari (2016), Joseph Rio Haminoto (2016), dan Azri Zakkiyah (2016).

Emerging adalah istilah yang digunakan oleh UWRF untuk para penulis Indonesia yang memiliki karya berkualitas namun belum memperoleh publikasi yang memadai. Program Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini adalah bagian dari komitmen Yayasan Mudra Swari Saraswati untuk mendukung kehidupan masyarakat Indonesia melalui program-program seni dan budaya. Selain itu, tujuan diselenggarakannya program ini adalah untuk menemukan bakat-bakat sastra dari pelosok nusantara Indonesia. (r/bpn)

Kasus Penganiayaan Dominan di Gianyar

BALIPORTALNEWS.COM – Berbagai kasus kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Gianyar didominasi oleh kasus penganiayaan. Kemudian disusul kasus pencurian baik curat, curas dan pencurian biasa. Disusul pengungkapan penambangan liar  dan kasus judi.

KBO Reskrim Polres Gianyar, Ipda I Wayan Antariksawan seijin Kapolres Gianyar, AKBP Waluya, SIK mengatakan, kasus penganiayaan paling tinggi terjadi di Gianyar selama ini di antaranya di kafe, tempat minum-minum dan kasus pembunuhan ormas.

Ia menganalisa, hal itu disebabkan karena minumas keras (miras). “Mungkin karena pelaku sudah meneguk minuman keras, sehingga mudah tersinggung sehingga berujung penganiayaan,” jelas Antariksawan, Rabu (21/9/2016).

Sementara kasus pencurian, kata Antariksawan, sudah banyak yang terungkap dan pelakunya berhasil ditangkap. Demikian juga kasus penambangan liar yang belakangan ini sedang gencar-gencar ditangani Polres Gianyar bersama dengan instansi terkait. (agy/bpn) 

TNI dan Pemkab Gianyar Gelar KB Gratis

BALIPORTALNEWS.COMKomando Distrik Militer (Kodim) 1616/Gianyar bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Gianyar dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar menggelar pelayanan program keluarga berencana (KB) keliling di Kampung KB di Banjar Marga Sengkala, Desa Bedahulu, Blahbatuh, Gianyar, Rabu (14/9/2016).

Dandim 1616/Gianyar,  Letkol Berto SP Capah mengatakan pelayanan KB gratis merupakan bagian dari program layanan TNI terhadap masyarakat selain di bidang pertanian. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga berkualitas. ”Kami apresiasi antusias warga yang sadar dalam mendukung program pengendalian penduduk,” kata Dandim 1616/Gianyar.

Beto menambahkan,  TNI ingin sepenuhnya terlibat langsung dalam pelayanan tersebut. Salah satunya dengan mengimbau kepada jajarannya untuk turut menjadi pelopor vasektomi. Ada beberapa anggotanya yang sudah melakukan MOP dan diundang untuk memberi testimoni terhadap masyarakat.

”Biasanya usai mendengar pengalaman anggota kami, ada saja warga pria yang tertarik untuk vasektomi,” ujar Beto.

Dandim/16161, Gianyar berharap bahwa warga semakin paham akan pentingnya mengendalikan jumlah penduduk, agar tidak sampai kebablasan memiliki banyak anak. Sebab, kebutuhan ekonomi semakin hari semakin meningkat dan biaya kehidupanpun sangat tinggi. ”Dua anak saja cukup ,” jelasnya.

Kepala BPPKB Gianyar,  Ida Ayu Sri Ambari mengatakakan minat masyarakat untuk mengikuti program KB semakin meningkat dari tahun ke tahun terutama kaum pria.Hal tersebut berdasarkan data tahun 2015 ditargetkan 50 akseptor, terealisasi 70 orang. Hingga bulan September tahun 2016 sudah mencapai 33 orang dari 50 orang yang ditargetkan.Sementara untuk Oktober 2016 sudah ada 20 calon akseptor yang disiapkan.
Ida Ayu Ambari menambahkan tidak ada diskrimasi terhadap program layanan KB ini. Seluruh warga agama atau etnis apapun, asal memiliki KTP wilayah Kabupaten Gianyar, maka akan tetap mendapatkan pelayanan tersebut.

Hal tersebut dibuktikan, dengan hadirnya puluhan warga umat muslim yang turut berpartisipasi. Mereka pun berbaur dengan warga lokal dan mendapatkan pelayanan terbaik dari petugas kesehatan. ”Kedepan, pelayanan akan semakin intens, sehingga makin banyak masyarakat Gianyar terlayani,”ujar istri Sekda Gianyar, IB Gaga Adi Saputra tersebut.

Salah seorang peserta Wayan Kutarini (41) warga Banjar Marga Sengkala, Blahbatuh, Gianyar menyatakan kepuasannya atas layanan KB gratis tersebut. Dia mengaku sama sekali tidak ada keluhan dan sangat nyaman memakai KB melalui inplan yang dipasang di bagian pertengahan lengan.

Pihaknya mengaku lebih nyaman, ketimbang cara akrd yang dipasang dileher rahim.Pihaknya menyatakan tahun depan suaminya dianjurkan untuk melakukan KB. (agy/bpn)

Dukung Rai Mantra Komunitas Taksu Seni Bali Gelar Konser “Salam Dua Jari”

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Puluhan artis Bali yang tergabung dalam Komunitas Taksu seni Bali Gelar Konser Salam Dua Jari. Rencananya konser ini akan digelar di Lapangan Astina, Gianyar pada Minggu (11/3/2018). Kordinator komunitas Taksu Seni Bali Agung Bagus Mantra alias Gus Mantra mengatakan konser ini adalah bentuk semangat seniman Bali mengawal taksu budaya Bali.

Semangat tersebut kemudian dipersembahkan kepada Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra yang maju sebagai calon gubernur Bali tahun 2018. “Konser ini digelar berbasiskan semangat kebersamaan dalam mengawal taksu budaya Bali yang dititipkan kepada calon pemimpin Bali yaitu sahabat kami Rai Mantra,” kata Gus Mantra, saat menggelar jumpa pers di rumah makan Kubu Kopi, Denpasar, Sabtu (10/3/2018).

Adapun seniman yang akan tampil adalah Ayu Maenah & nana Viana, Joni Agung & double T, Coki Netral, Bintang Feat Lebri Partami, Kis, Bona Alit & Ocha Taksu, The Rocknest, The Crazy Horse, The Small Axe, Rajes n Band & Rah Tut XXX, Parade Band Gianyar, RastaFlute Singapadu dan Wayang Inovatif Genta Wisesa. Acara akan dipandu oleh pelawak Bali Dadong Rerod.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mantra ini acara ini murni digagas seniman. Tanpa paksaan, tanpa tekanan. Tapi berjalan sendiri melalui media kreatif.  Karena itu konser digelar secara swadaya oleh seniman. Konser salam dua jari ini terbuka untuk umum, tanpa atribut partai politik.

Menariknya, walau bertitle Konser salam dua jari acara dikemas tanpa ajakan mencoblos, apalagi pemaparan visi misi pasangan calon. Sebaliknya konser ini dikemas sebagai media seniman Bali menyampaikan aspirasi kepada calon gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.

“Kita tidak akan serukan coblos nomor tertentu tapi sebaliknya seniman akan menyampaikan aspirasi kepada beliau,” kata Gus Mantra.

Dalam konser ini seniman juga ingin menyampaikan pesan politik bermartabat. Kalah atau menang dihadapi secara terhormat. Politik sesungguhnya bisa dijalani dengan senyum dan kegembiraan. Bukan saling menghujat apalagi sekedar adu kekuatan.

“Apa yang kami persembahkan sesuatu yang terbaik bagi Bali, ingin membagikan sesuatu yg menyejukan. Gaungkan politik damai harmoni di tengah keberagaman,” kata Gus Mantra.

Karena itu Gus Mantra mengajak seluruh warga yang ingin bergembira untuk hadir tanpa atribut partai. “Ayo datang ramai-ramai, kita bergembira bersama, yang jelas tidak ada bsgi-bagi uang. Kita bergerak dengan nurani,” ujar Gus Mantra.(r/bpn)

Daihatsu Resmikan Outlet Gianyar, Singaraja dan Tabanan

BALIPORTALNEWS.COM – Daihatsu terus memperluas jaringannya di Indonesia, dengan meresmikan 9 outlet secara serentak, Senin (14/8/2017). Kesembilan aoutlet itu, yakni Astra Daihatsu Senen Jakarta, Astra Daihatsu-Astra Biz Center BSD Tangerang, Astra Daihatsu Semarang Pudak Payung, Astra Daihatsu Gianyar, Astra Daihatsu Singaraja, Astra Daihatsu Tabanan, Astra Daihatsu Medan Johor, Astra Daihatsu Makassar Alaudin, dan Mandiri Zirang Utama Daihatsu Solo.

Untuk peresmian tiga outlet Daihatsu di Bali, dipusatkan di Astra Daihatsu Gianyar, tepatnya di jalan Udayana, Banjar Getas, Blahbatuh, Gianyar, dengan pembukaan tiga selubung prasasti (Astra Daihatsu Gianyar, Tabanan dan Singaraja) yang dilakukan Kadiv FS Al DJO, Hijana Muljadi; Daihatsu Korwil Jatim-Bali, Tulus Pambudi; Kacab Astra Daihatsu Gianyar, Ronald Umanauw; kacab Astra Daihatsu Singaraja, Luh Putu Citra Pertiwi Wetra, dan Supervisor Astra Daihatsu Tabanan, Yoni Budi satriyo.

Setelah pembukaan selubung, dilanjutkan dengan penyerahan CSR kepada SDN 2 Buruan, Blahbatuh dan Perbekel Desa Buruan, Blahbatuh, dilanjutlkan dengan pemotongan tumpeng, serta diakhiri dengan pemotongan pita. ‘’Pembukaan outlet baru ini untuk mendekatkan pelayanan Daihatsu kepada pelanggannya. Dalam peresmian oulet Daihatsi di Indonesia ini, erdapat 8 outlet yang diupgrade dan 1 outlet baru yang diresmikan,’’ kata Hijana Muljadi.

Dengan peresmian 9 outlet ini, terdapat 231 outlet Daihatsu di Indonesia, dengan rincian 142 outlet dengan kategori VSP yang memiliki fasilitas purna jual dan 89 outlet dengan kategori V yang melayani penjualan saja. “Kami ingin mendekatkan diri dengan pelanggan sehingga memperbanyak outlet. Di Bali sendiri, terdapat 3 outlet yang diresmikan yaitu Astra Daihatsu Gianyar, Tabanan, dan Singaraja,” ujarnya.

Ditambahkan Hijana Muljadi, didampingi Tulus Pambudi, untuk outlet Astra Daihatsu-Astra Biz Center BSD merupakan flagship outletDaihatsu pertama di Indonesia. Sebagai flagship outlet  terdapat perbedaan dengan outlet lainnya, yakni dari sisi desain dan interior outlet. “Proses pelayanan juga berbeda, terutama pelayanan bengkel. Desain outlet dibuat dengan konsep warm, modern, and friendly,” ucapnya.

Hijana Muljadi, juga mengungkapkan pertumbuhan pasar otomotif nasional cenderung stagnan. Hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor selama semester I yang hanya mencapai 0,4 persen berdasarkan data Gaikindo. Namun Daihatsu masih mengalami kenaikan yang cukup menggembirakan, yakni sekitar 2 persen atau di atas pertumbuhan nasional. “Pertumbuhan pasar otomotif khususnya Daihatsu yang masih menglamai kenaikan ini tandanya merek Daihatsu masih dipercaya masyarakat,” jelasnya.

Sementara Tulus Pambudi, menyatakan tiga outlet Astra Daihatsu di Bali ini memiliki keunggulan dan keistimewaan. (ngr/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Dishubinfokom Gianyar Gelar Kegiatan Sosial

BALIPORTALNEWS.COM – Serangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2016 ini, Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Kabupaten Gianyar menggelar sejumlah kegiatan sosial.

Di antaranya bakti sosial oleh seluruh jajaran Dishubinfokom yang berlokasi di Pura Durga Kutri Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar. Sementara kegiatan donor darah dilaksanakan kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar. Donor darah  berlangsung di kantor Dishubinfokom Gianyar, Jalan  Kebo Iwa Gianyar, Senin (19/9/2016)

Sekretaris Dishubinfokom Gianyar,  I Gede Daging mengatakan, donor darah ini diikuti para pejabat dan pegawai di lingkungan Dishubinfokom Gianyar.

I Gede Daging juga Ketua Panitia Harhubnas menambahkan, Selasa (20/9/2016) akan diadakan kegiatan bakti sosial oleh seluruh jajaran Dishubinfokom yang berlokasi di Pura Durga Kutri Desa Buruan Kecamatan Blahbatuh.

Dan untuk tahun ini juga,  Gianyar mendapatkan kehormatan sebagai pelaksana pertama dan sebagai tuan rumah untuk melaksanakan upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2016 yang akan dihadiri oleh seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota Provinsi Bali.

Kegiatan ini nanti akan dilaksanakan di Lapangan Astina Kabupaten Gianyar pada Kamis (22/9/2016).

Petugas PMI Gianyar, dr. Desak Tirta mengharapkan agar kegiatan donor darah seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, karena melalui kegiatan donor darah ini sangat bermanfaat khususnya dalam membantu masyarakat yang memerlukan bantuan darah. Dari kegiatan ini diperoleh 40 kantong darah. (agy/bpn)

Pohon Kelapa Tumbang Timpa Gudang SMPN 2 Ubud

BALIPORTALNEWS.COM – BPBD Kabupaten Gianyar melaporkan, Selasa (14/2/2017) sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa gudang SMPN 2 Ubud di Banjar Tebongkang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Kejadiannya sekitar pukul 10.30 wita.

Sebagaimana dikutip dari line Bali Siaga Bencana, akibat kejadian tersebut atap gudang SMPN 2 Ubud, rusak. Kejadian ini disebabkan oleh hujan deras dan angin kencang.

Nihil korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditafsirkan mencapai  Rp 25 juta. Untuk menanggulangi kejadian ini, BPBD Kabupaten Gianyar mengerahkan anggota TRC BPBD Kabupaten Gianyar beserta armada dan perlengkapan  untuk melakukan penanganan. Pukul 11.17 wita, pohon kelapa yang tumbang sudah dapat diatasi. (r/bpn)

17 Narapidana Rutan Gianyar Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Bebas

BALIPORTALNEWS.COMSerangkaian HUT RI ke-71 tahun 2016,  sedikitnya 17 orang penghuni Rumah Tahanan Kelas II B Gianyar mendapat remisi. Dari 17 orang narapidana di Rumah Tanahan Kelas IIb Gianyar yang memperoleh remisi, sebanyak 16  orang napi mendapatkan remisi umum I dan satu orang  napi mendapat remisi umum II (langsung bebas).

Surat lepas napi atas nama Syamsuri diserahkan langsung Wakil Bupati Gianyar, I Made Mahayastra dalam acara resepsi perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-71 di Balai Budaya Gianyar, Rabu (17/8/2016).

Remisi tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HaK Asasi Manusia RI No. W20.815.PK.01.01.02 Tahun 2016 tentang Pemberian Remisi Umum tahun 2016 dan Remisi Tambahan Tahun 2016 Kepada Narapidana dan Anak Pidana.

Ke-17 orang narapidana yang mendapat remisi yakni Sugiono (5 bulan), Abdul Mutalib (3 bulan), I Nyoman Bawa (3 bulan), I Wayan Juliarta (1 bulan), Emanuel Maya Pareira (3 bulan), Dewa Gde Soles Saputra (1 bulan), Yateni (1 bulan), I Komang Ariawan (1 bulan), Anton Mugiadi (1 bulan), Ningsur (3 bulan), Mulyadi (3 bulan), Yohanes Tamo Ama (1 bulan), Jekson Bulu (1 bulan), Fiki Mohammad Wausin (1 bulan), Martias Adi Yuliono (1 bulan), Maritza Rubbyana Huzaeni (1 bulan) dan Syamsuri (1 bulan) langsung bebas).

Salah seorang napi Syamsuri (24) terpidana kasus pencurian yang mendapat hukuman 10 bulan dan mendapat remisi 1 bulan dan langsung bebas. Rasa syukur di ucapkan selalu oleh Syamsuri asal Lumajang yang sebelumnya memiliki pekerjaan sebagai pembuat sanggah batu. Usai menjalani hukumannya ia mengaku akan menjalankan kehidupan dengan baik bersama istrinya dinikahinya.

”Setelah bebas ini rencananya saya akan membuka usaha kecil-kecilan yakni membuat sokasi, karena selama saya dirutan saya mendapatkan pelatihan membuat sokasi,” ujar Syamsuri.

Syamsuri mengaku telah tinggal di Bali sejak 2007 menjelaskan sudah menjalani hukuman atas kesalahan yang pernah dibuat. Dia berharap masyarakat dapat menerimanya dengan baik dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri.

Penulis : Gung De
Editor : Yoga

 

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
15PelangganBerlangganan