Kokokan, Maskot dan Logo Porprov Bali XIII

BALIPORTALNEWS.COM – Burung bangau atau I Kokokan merupakan maskot dan logo yang digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII di Kabupaten Gianyar. Peluncuran logo dan maskot Porprov Bali di Taman Safari Marine Park Gianyar, Sabtu (20/5/2017) sore.

Kokokan menurut Sekretaris panitia Porprov Bali Pande Putu Parwata, merupakan burung yang tergolong langka dan kini habitatnya mulai dilestarikan di Desa Petulu Gianyar. Burung ini memiliki sifat yang dekat dengan rakyat, suka bersama dan memiliki kekompakan.

Filosofi yang bisa disimak yakni dengan menjauhkan perbedaan maka akan mampu menghadapi tantangan bila menyelami arti dari persahabatan dan sportivitas.

Pada bagian lain laporannya sekretaris Panitia Parwata menambahkan, berbekalkan rekomendasi Bupati dan Ketua DPRD Gianyar sebagai tuan rumah dan keputusan KONI Bali tentang penetapan sebagai penyelenggara Porprov Bali XIII tahun 2017, pihaknya bekerja untuk menjadi tuan rumah.

“Alhasil hari ini panitia bisa menggelar peluncuran maskot dan logo Porprov Bali,” ungkapnya.

Porprov Bali akan berlangsung 17-23 September 2017, bertemakan “Wujudkan patriot olahraga yang sportif, berkompetisi fairplay untuk meraih prestasi” serta mengusung moto “Meraih Prestasi di Bumi Seni”.

Sebagai tuan rumah pihaknya telah mencanangkan catur sukses yakni sukses perencanaan, pelaksanaan, penyelenggaraan dan sukses prestasi. Ada dua cabang yang akan mengikuti eksebisi diantaranya Yongmoodo dan Peksi (Catur Gajah). Kegiatan akan diawali kirab api obor mulai 15 September 2017.

Sementara Bupati Gianyar Anak Agung Gede Bharata menyambut baik penunjukan Gianyar sebagai tuan rumah. Bupati berharap panitia secara kontinyu berkoordinasi dengan KONI Bali sehingga pelaksanaan Porprov Bali XIII dapat berlangsung sesuai rencana.

“Kami dari bumi seni akan belajar tentang olahraga dan membangkitkan fanatik terhadap olahraga. Sebab penghargaan terhadap olahraga melebihi penghargaan terhadap seni,” ucap Bupati Gianyar.

Ketua umum KONI Bali Ketut Suwandi menyampaikan terimakasih atas kesediaan Gianyar menjadi tuan rumah, juga kontribusi Gianyar dalam PON 2016 di Bandung, hingga Bali meraih rangking 6.

“Saatnya menunjukkan kepada kalangan olahraga bahwa Bali telah mampu berbicara tentang prestasi. Diharapkan seluruh kontingen tetap menjunjung tinggi fair play, menghasilkan juara sejati dan sportivitas”, ucap Suwandi.

Gubernur Bali diwakili Kabag Kepemudaan dan Olahraga, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan KB, Nyoman Ngurah Subagia Negara, menyatakan kegiatan ini sangat strategis karena mampu memberikan multiplier effect.

Porprov juga dimanfaatkan untuk memotivasi pembangunan sarana dan prasarana keolahragaan. Dengan demikian tujuan keolahragaan yakni pembinaan dan pengembangan yang berujung pada prestasi olahraga dapat tercapai. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bekraf Survei Ekonomi Kreatif di Gianyar

BALIPORTALNEWS.COM – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Badan Pusat Stastistik (BPS) melakukan survei ekonomi kreatif yang dilaksanakan secara serentak di 57 kabupaten/kota di 34 provinsi. Untuk Provinsi Bali yang menjadi survei yakni Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar.

Survei yang mengambil sampel sebanyak 6.000 responden di seluruh Indonesia. Deputi Riset dan Pengembangan (Bekraf), Abdur Rohim Boy Berawi menyampaikan hal tersebut di Kantor BPS Gianyar, Jumat (26/8/2016).

Dikatakan, dipilihnya Kabupaten  Gianyar sebagai salah lokasi pelaksanaan survei ekonomi kreatif karena melalui penilaian yang diserahkan kepada pihak BPS.

Dikatakan,  survei ekonomi kreatif tidak hanya bermaaf bagi Bekraf sebagai acuan penyusunan program kedepan atau untuk pengambilan kebijakan, namun juga hasil survei ini bisa membantu pelaku usaha untuk memprediksi peluang usaha, potensi serta tantangan kedepannya.

Dia mencontohkan salah satu kabupaten potensi apa yang dimiliki, kemudian sebagai pelaku usaha bisa melihat dan mencari celah usaha di daerah tersebut.

Selain itu, survei ini untuk mencari data yang benar-benar komprensif. Setelah data tersebut terkumpul,  nantinya data tersebut akan dipublikasikan kepada kalayak luas.

Sehingga pelaku usaha bisa mencari peluang dari informasi tersebut. ‘’Data yang terkumpul nantinya akan disertai analisis,’’ ujar Abdur Rohim Boy Berawi.

Kepala BPS Gianyar,  Ir Ni Putu Minarni,  menjelaskan pelaksnaaan survei ekomoni kreatif kali ini ada 15 orang petugas yang terbagi 11 orang pencacah, 4 orang pengawas. Serta dalam pelaksanaan didampingi pengawas organik serta supervisi. Pelaksanaan secara serentak dimulai 22 Agustus 2016 dan akan berakhir pada 2 September 2016 mendatang.

Minarni menambahkan, berdasarkan jadwal berakhir 2 September 2016, namun untuk wilayah Gianyar diberikan batas waktu hingga 31 Agustus 2016. Meski demikian diharapkan target selesai lebih awal. Minarni yakin bahwa hal itu tidak akan mengurangi kualitas.

Dikatakan, di Gianyar sendiri ada 130 pelaku usaha yang di survei. Kemudian dari data terakhir Jumat (26/8/2016) sudah 88 pelaku usaha yang sudah disurvei dan 67 pelaku usaha yang sudah lengkap datanya. (agy/bpn)

Kementerian PP PA : Anak Berhak Dapat Perlindungan dari Kekerasan dan Diskriminatif

BALIPORTALNEWS.COM – Anak merupakan amanah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya.

"Anak sebagi penerus cita-cita perjuangan bangsa, anak adalah masa depan bangsa. Masalah anak menjadi isu penting yang harus menjadi perhatian semua pihak. Setiap anak mempunyai hak untuk tumbuh dan berkembang serta berhak mendapatkan perlindungan dari tindakan kekerasan dan diskriminasi," ujar Rini Handayani dari Kementerian Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP PA) dalam sosialisasi Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak (GN-AKSA) berlangsung di ruang sidang utama Kantor Bupati Gianyar, Kamis (29/9/2016).

Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar, I Wayan Suta.

Dikatakan, kejahatan dan kekerasan seksual yang sering terjadi pada anak dewasa ini sangat memprihatinkan. Sangat ditakutkan apabila hal itu terjadi anak dapat menjadi depresi, stress, trauma, gelisah, cedera fisik dan kecenderungan untuk melakukan hal yang sama pada masa depan.

Terlebih, kejahatan seksual yang dilakukan oleh anggota keluarga dapat menghasilkan dampak yang lebih serius dan trauma psikologis jangka panjang.

“Disinilah peran orang tua sangat besar dalam mendidik anak. Selain itu, para orang tua harus bisa melindungi anak dari bahaya kejahatan seksual, karena akibat yang ditimbulkan sangatlah besar untuk perkembangan anak,” harap Rini Handayani.

Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar, I Wayan Suta mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang anti kejahatan seksual terhadap anak, terutama saat siswa di sekolah.

"Karena anak melakukan interaksi yang sangat banyak saat ia berada di sekolah, anak juga mendapatkan pelajaran yang banyak saat di sekolah," jelas Suta.

Diharapkan kedepannya dengan sosialisasi ini para guru yang berperan sebagai orang tua di sekolah dapat menyamakan persepsi untuk mengantisipasi kejahatan seksual terhadap anak serta dapat mengimplementasikannya di keluarga masing-masing. (r/humas pemkab gianyar/bpn) 

Puluhan Liter Arak Disita

BALIPORTALNEWS.COM – Jajaran Polres Gianyar, Jumat (9/9/2016) menyita puluhan liter minuman keras jenis arak, dari tiga pedagang.

Awalnya polisi menyasar warung milik Komang Juniari (45) beralamat Banjar Kaja Kangin, Kelurahan Beng, Gianyar. Diwarung ini polisi berhasil mengamankan 15 liter miras arak yang dikemas dalam 1 jerigen isian 30 liter. Karena menjual miras arak tanpa dilengkapi SIUP-MB, sehingga miras arak disita.

Selanjutnya polisi bergerak ke warung milik I Wayan Jagra (58) di Banjar Dukuh Kawan, Desa Pejeng, Tampaksiring, Gianyar. Di warung itu, polisi mengamankan 30 liter miras arak yang dikemas dalam 1 jerigen.

Polisi kemudian melakukan pengerebekan diwarung milik I Wayan Suweca (41) di Banjar Dangin Labak, Desa Singakerta, Ubud, Gianyar. Di warung milik Suweca, polisi mengamankan 6 liter arak yang dikemas dalam 4 botol air kemasan isian 1500 ml.

Kasubag Humas Polres Gianyar, AKP Ketut Alit Sudarsana mengatakan jajaran Polres Gianyar secara rutin melakukan penertiban miras. Saat diperiksa para pedagang miras tradisional ini tanpa dilengkapi surat izin usaha perdagangan minuman beralkohol (SIUP-MB).

Karena menjual miras tanpa dilengkapi Surat Ijin Usaha Perdagangan Minuman Berhalkohol (SIUP-MB), para pedagang ini dikenakan sanksi berupa tindak pidana ringan (tipiring) dan segera disidangkan di PN Gianyar. (agy/bpn)  

Lomba Cipta Menu Non-Beras, PKK Desa Guwang Raih Juara I Nasional

BALIPORTALNEWS.COM – Kabupaten Gianyar yang diwakili PKK Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, berhasil meraih juara I lomba cipta menu beragam tingkat nasional.

PKK Desa Guwang yakni  “nasabi” yaitu nasi goreng ubi (sarapan) lontong talas (makan siang) dan menu ubi ungu yang dioleh sedemikian rupa untuk menu makan malam.

Dari keberagaman sajian tersebut dan dinilai dari pemilihan karbohidrat, ditambah protein dari lauk pauk, dan vitamin dari sayur dan buah apalagi disajikan dengan sangat menarik.
Dengan menu itu rupanya tim juri berhasil dipikat sehingga Kabupaten Gianyar meraih prestasi tingkat nasional.

Lomba ini diselenggarakan serangkaian  memperingati Hari Pangan se-dunia ke-36 yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, 29 Oktober 2016.

Ketua PKK Desa Guwang, A.A Sagung Sri Damayanti mengaku sangat bangga dengan keberhasilan yang diraih TP PKK Desa Guwang, Sukawati Gianyar.

Menurutnya saat menghadapi lomba, dirinya bersama tim PKK lainnya tidak menargetkan juara. Namun pihaknya  bertekad menampilkan yang terbaik.

Dalam lomba ini disyaratkan untuk menampilkan resep untuk menu makan selama 3 hari untuk makan pagi (sarapan), makan siang dan makan malam. Disamping itu juga, wajib menampilkan minuman dan cemilan yang sehat dan bebas dari bahan pengawet.

Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Nyonya Surya Adnyani Mahayastra saat dihubungi seusai menerima penghargaan tersebut mengaku sangat bangga dengan prestasi tersebut.

Atas perestasi yang diraih PKK Desa Guwang, Adnyani Mahayastra menyampaikan terimakasih kepada PKK Desa Guwang dan TP PKK Kabupaten  Gianyar khususnya tim  Pokja 3 yang sekian lama berkerja keras dan tidak kenal lelah dalam mempersiapkan lomba tersebut.

Dikatakan,  lomba cipta menu ini menampilkan menu kreasi non beras. Seperti diketahui saat ini ketergantungan akan beras sebagai sumber karbohidrat masih sangat tinggi. Pangan pengganti beras sebagai sumber karbohidrat seperti ubi, singkong, talas, jagung belum dilirik sebagai sumber karbohidrat utama. Hanya bersifat makanan sela saja atau cemilan diantara waktu makan utama. Padahal ubi, singkong, talas, jagung kandungan karbohidratnya sama dengan beras.

Dikatakan, PKK Kabupaten Gianyar melalui Pokja 3, sebenarnya sudah sering melakukan sosialisasi dan pembinaan ke PKK tingkat desa tentang bahan makanan non beras ini. Bagaimana cara mengolahnya, variasi menu bahkan jika memungkinkan dijadikan sumber mata pencaharian tambahan.

“Beberapa waktu lalu, kami memberikan pelatihan kepada PKK Desa se-Kabupaten Gianyar tentang tata kecantikan kulit dan pelatihan tata boga khususnya tentang masakan berbahan dasar non beras,” ujar Adnyani Mahayastra.

Pihaknya mengaku secara rutin melakukan pelatihan,sehingga dalam menghadapi lomba sudah tidak bingung lagi. Tinggal dimantapkan masalah menu dan beberap hal teknis lainnya. (hms gianyar/bpn)

 

Beleganjur Gianyar Jadi Tamu Kehormatan di Lumajang 

BALIPORTALNEWS.COM – Festival Baleganjur 2016 Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diikuti sembilan kontingen yang berasal dari Lumajang, Pasuruan, Probolinggo dan Malang.

Pada Festival Baleganjur kedua ini,  Bali yang diwakili Kabupaten Gianyar ditunjuk sebagai tamu kehormatan untuk menampilkan kebolehan di depan masyarakat Lumajang.

Penampilan pelajar SMKN 1 Sukawati yang mewakili Kabupaten Gianyar ini berhasil membuat ratusan penonton yang memadati areal wantilan  Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang pada Minggu (2/10/2016) terpana menyaksikan penampilan kesenian Bali ini.

Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra yang turut hadir dalam festival tersebut sangat mengapresiasi pagelaran festival baleganjur ini. 

Dikatakan, festival ini sekaligus merupakan kontribusi nyata Pemkab Lumajang untuk ikut serta melestarikan, membina dan mengembangkan salah satu musik Bali yakni baleganjur di Kabupaten Lumajang.

"Ini merupakan kolaborasi budaya yang sangat indah. Semoga hubungan kerjasama budaya Bali dengan Lumajang ini semakin erat dan terus dapat berlanjut," harap Wabup Gianyar Mahayastra. (hms gianyar/bpn) 

HUT Ke-54 Sekaa Teruna Bhina Eka Budhi, Dihibur Lawak dan Artis Bali

BALI-PORTAL-NEWS.COM – KEMERIAHKAN mewarnai perayaan HUT ke-54 Seka Teruna (ST) Bhina Eka Budhi Banjar Abasan Singapadu Tengah, Gianyar. Istimewanya, perayaan setengah abad lebih seka teruna paling tua di lingkungan Singapadu ini digelar selama dua hari yakni, Jumat (8/7/2016) dan Sabtu (9/7/2016) malam.

Perayaan HUT ke-54 ST Bhina Eka Budhi juga dirangkai dengan pelantikan pengurus ST Bhina Eka Budhi periode 2016-2018. Memeriahkan acara juga dihibur dengan penampilan sederatan band lokal dan artis Bali, di antaranya Nanoe Biroe, Metafora dan Margi.

Sementara pada hari pertama, Jumat malam diisi lomba fashion show pakaian adat ke pura melibatkan anak-anak TK dan SD. Malam itu juga dihibur dengan penampilan lawak Grongseng Poleng  Kumis Cs  yang diiringi seka gong anak-anak Tunas Wangi Banjar Abasan dibawah asuhan Made Wiratnyana.

Sebelum pelaksanaan lomba dan hiburan, seluruh anggota ST melaksanakan ritual natab byakaonan bersama di jaba tengah Pura Pancering Jagat Banjar Abasan. Dimana tujuan pelaksanaan upacara ini adalah membersihkan diri dari sifat-sifat yang kurang baik untuk terciptanya seka teruna yang berbudi luhur dan bijaksana. “Dengan natab byakaonan ini harapan kami para pemuda dan pemudi bersih dalam melaksanakan kegiatan seka teruna,’’ tutur Gusti Putu Dirayana, kelian adat Banjar Abasan, Singapadu Tengah.

Ketua ST Bhina Eka Budhi, I Komang Dodik Muliarta merasa sangat senang bisa memberikan hiburan untuk masyarakat. “Suatu hal yang sangat berkesan dalam diri kami sebagai pengurus seka teruna mampu memberikan hiburan pada masyarakat,’’ ujarnya, sembari berharap anggota ST Bhina Eka Budhi selalu dapat berkarya dan memberikan wadah bagi seka teruna untuk belajar memulai kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, pelawak Pak Kumis yang memiliki nama lengkap Made Kumis Sartika, mengaku sangat bangga dan senang diundang untuk memeriahkan HUT ST Bhina Eka Budhi. Ia berpesan agar sekaa teruna selalu menjaga kelestarian budaya Bali, jauhi miras dan narkoba.

Penulis : Ryandra Paramartha
Editor : Putu Tista

Satpol PP Gianyar Berangus Belasan Reklame 

BALIPORTALNEWS.COM – Aparat gabungan Pemkab Gianyar terdiri Satpol PP Gianyar, Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) dan Badan Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Gianyar melakukan penertiban terhadap baliho yang melanggar di Kabupaten Gianyar. Dalam penertiban reklame yang dilakukan Rabu (28/9/2016), aparat mengamankan puluhan reklame. 

Penertiban reklame yang  dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Gianyar, Drs. Dewa Gde Suartika dimulai dari Jalan By Pass Dharma Giri, Jalan Astina Utara, Pertigaan Bukit Jati, Jalan Pudak, Jalan Sakura dan sekitar Pasar Bitera Gianyar. Alhasil sedikitnya 14 buah reklame berupa spanduk, banner dan baliho turunkan.

Reklame ini diberangus karena melanggar Perda No.12 Tahun 1992 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. Reklame yang ditertibkan diantaranya sudah berijin, namun karena ijinnya sudah lewat (kedaluwarsa), tidak berijin dan pemasangannya melanggar tidak sesuai pada tempatnya.

Dikatakan,petugas selain  menertibkan reklame yang sudah kadaluarsa, aparat juga menertibkan  spanduk yang dipasang pada pohon perindang jalan dan melanggar aturan.

Selanjutnya semua baliho dan banner yang telah diturunkan diamankan di Kantor Pol PP Gianyar sebagai barang titipan.

“Hari ini kami melakukan penertiban reklame, sebanyak 14 buah reklame berupa baliho, spanduk dan banner kadaluarsa  di seputaran wilayah Gianyar  berhasil ditertibkan oleh tim gabungan,”ujar  Dewa Suartika. (r/humas pemkab gianyar/bpn) 

Kuningan, Warga Gianyar Serbu Pantai

BALIPORTALNEWS.COMPerayaan Hari Raya Kuningan, Sabtu (17/9/2016) warga Gianyar menyerbu pantai diwilayah Gianyar. Warga baik muda mudi, keluarga usai melakukan persembahyangan dari pagi hingga siang hari, pada sore harinya mereka menyerbu disepanjang pantai wilayah Gianyar dari timur yakni Pantai Siyut, Pantai Lebih, Pantai Masceti, Pantai Cucukan, Purnama hingga perbatasan Denpasar yakni pantai Lembeng.

Di Pantai Siyut warga baik remaja dengan mengajak pasangan mereka, keluarga menyerbu pantai Siyut. Nampak pedagang kaki lima juga ramai dipantai ini. Selain itu, karena tanah lapang, sawah yang sudah tidak bisa ditanami padi alias tidak produktif dimanfaatkan penghobi layangan untuk menaikkan layang-layang. Nampak sejumlah anak muda menaikkan layang-layang karena angin dipantai yang embusan anginnya sangat kencang.

Pantai di Gianyar yang paling ramai diserbu pengunjung yakni Pantai Lebih.
Sedikit beda dengan pantai lainnya di Gianyar. Disini pengunjung yang datang dipungut biaya masuk/parkir yang dijaga petugas khusus.  Di pantai ini warga selain menikmati deburan ombak, juga banyak yang mengajak keluarga mandi di kolam pemandian yang ada di Lebih.
Nampak juga warung, rumah makan di Pantai Lebih juga buka. Rumah makan juga nampak ramai dikunjungi warga.

Demikian juga Pantai Masceti, Pantai Cucukan, Purnama hingga perbatasan Denpasar yakni pantai Lembeng tak kalah penting diserbu pengunjung.
Pemandangan ini sedikit berbeda dengan senggol di Kota Gianyar. Justru dihari Raya Kuningan ini, tempat makan yang terjejer rapi disepanjang kota Gianyar ini banyak pedagang yang tidak berjualan. Biasanya hari-hari tidak ada hari raya besar Hindu, kios-kios disini dibuka dan ramai pengunjung.

Namun saat Hari Raya Kuningan pedagang sedikit yang berjualan mungkin karena merayakan Kuningan. Sementara pantauan keamanan diwilayah hukum Gianyar dari pagi hingga berita ini ditulis situasi aman terkendali. (agy/bpn)