22.6 C
Denpasar
Senin, 19 November 2018

Curi Motor di Gianyar, Ditangkap di Jember

BALIPORTALNEWS.COM – Polres Gianyar mengungkap tindak pencurian kendaraan roda dua. Dari pengungkapan tersebut, spesialis curanmor yang ditangkap yaitu Bagus Pangestu (18) asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Tersangka ditangkap di Jember, Banyuwangi, Jatim, Senin (29/8/2016) dan langsung digelandang ke Mapolres Gianyar bersama sejumlah barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Marzel Doni, SIK didampingi Kanit Reskrim Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Winangun, S.H., seijin Kapolres Gianyar AKBP Waluya, SIK., Selasa (30/8/2016) menjelaskan, penangkapan tersangka merupakan hasil penyelidikan dari laporan kasus curanmor yang terjadi di sebuah rumah di Jl. By Pass IB Mantra, Desa Saba, Blahbatuh,  Gianyar, Sabtu (27/8/2016).

Hasil penyelidikan polisi berbuah manis. Polisi berhasil mengungkap kasus curanmor itu dan menangkap tersangka di Jember, Bayuwangi. Buruh ini pun akhirnya kemudian digelandang ke Mapolres Gianyar.

Sepeda motor Scoopy warna hitam yang dilaporkan hilang di sebuah rumah di Jl. By Pass IB Mantra, Desa Saba, Blahbatuh,  Gianyar, Sabtu (27/8/2016), salah satunya yang digondol tersangka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lebih lanjut, tersangka mengaku melakukan pencurian serupa di tiga lokasi lainnya. Pertama di Dalung, Badung, tersangka mencuri motor Suzuki satria FU. TKP kedua di Denpasar, tersangka mencuri motor Honda Beat Hitam.

TKP ketiga di Gianyar Jalan  IB Mantra, tersangka mencuri motor Honda Scoopy warna Hitam. Dan, TKP keempat di Banyuwangi Desa Bulusari, tersangka mencuri motor Kawasaki  Ninja RR warna hitam. (agy/bpn)

Bali Safari & Marine Park Memenangkan Empat Penghargaan Bali Tourism Awards

BALIPORTALNEWS.COM – Bali Safari & Marine Park kembali berhasil membuktikan keunggulan kualitasnya dengan menyabet 4 penghargaan sekaligus dalam Malam Puncak Penghargaan Bali Tourism Awards. Bertempat di The Trans Resort Bali, empat kategori yang berhasil diraih Bali Safari & Marine Park antara lain Bali Leading Theme Park, Mara River Safari Lodge sebagai Bali Leading Thematic Resort, Bali Agung Show sebagai Bali Leading Tourism Show dan Tsavo Lion Restaurant sebagai Bali Leading Restaurant.

Malam Puncak Penganugerahan berlangsung meriah dan disambut antusias oleh kalangan hospitality di Pulau Bali, dari Bali Safari & Marine Park hadir di antaranya Mr. William Santoso selaku General Manager, dan sederetan manager dari divisi yang berkaitan.

Bali Tourism Awards diinisiasi oleh ITTA (Indonesia Travel dan Tourisn Awards) yang terlebih dulu eksis selama kurang lebih 6 tahun dalam mengapresiasi industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia.

Ini merupakan kali ke-dua Bali Safari memenangkan beragam penghargaan bergengsi dari BTA. Pada Tahun 2015, dengan diadakannya BTA yang pertama, membuktikan bahwa industri pariwisata dan perhotelan di Pulau Bali tidak boleh dipandang sebelah mata. Dengan berbagai destinasi dan fasilitas bertaraf Internasional, maka tidak berlebihan jika Bali menjadi contoh bagi kota-kota lainnya di Indonesia terutama dalam sektor pariwisata.

Terdapat sederetan aspek dalam penilaian, diantaranya adalah pelayanan, fasilitas serta konsistensi.  Penjurian juga diadakan terbuka melalui sistem vote yang diselenggarakan sebulan sebelumnya agar masyarakat dapat ikut menentukan dan berpartisipasi dalam penilaian ini.

Ditemui terpisah di sela – sela acara, Mr. William Santoso, General Manager Bali Safari & Marine Park mengungkapkan “Penghargaan ini merupakan bentuk fisik keberhasilan Bali Safari & Marine Park di tahunnya yang ke Sembilan. Dengan selalu mengedepankan mutu dan kualitas serta pelayanan yang baik dan didukung oleh staff-staff professional yang ahli di bidangnya, maka penghargaan ini adalah hasil dari kerja sama dan koordinasi yang baik antara sesama staff di Bali Safari & Marine Park. Kami juga tidak kenal lelah dalam melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas serta selalu berbenah diri agar terus maju ke depan. Ini adalah pencapaian tim”

Sumber : Humas Bali Safari & Marine Park

Tampil Bagus Kontra Timnas U-22, Ini Komentar Alfonsius Kelvan

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Bali United turun banyak dengan pemain yang bisa dibilang jarang mendapat kesempatan di pertandingan uji coba kontra Timnas Indonesia U-22, Jumat (26/5/2017).

Salah satu pemain yang baru kali pertama tampil di hadapan pendukung Bali United adalah penjaga gawang, Alfonsius Kelvan.

Alfons bermain selama kurang lebih 75 menit. Alfons pun tampil cukup gemilang dengan beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk tim Serdadu Tridatu.

Alhasil gawang Bali United pun tidak kebobolan sepanjang pertandingan.

Alfons pun bercerita tentang perasaannya setelah melakoni pertandingan pertamanya bersama Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Ia mengaku sangat senang kendati hanya turun di laga uji coba.

“Senang sekali tentunya setelah mendapat kesempatan bermain. Walaupun belum duturunkan di kompetisi, tapi pertandingan tadi malam juga merupakan pengalaman berharga buat saya karena bermain melawan Timnas U-22. Itu yang membuat saya tampil serius seperti bermain di kompetisi sebenarnya,” ujar Alfons seperti dilansir di laman resmi bali united.

Ada kejadian menarik saat Alfons ditarik keluar dan digantikan Wawan Hendrawan di pertengahan babak kedua.

Saat akan keluar lapangan, Alfons terlebih dulu mencium logo Bali United di bagian dada kiri jerseynya sambil mengangkat tangan kanannya sebagai penghormatan terhadap suporter.

Aksi Alfons tersebut sontak disambut gemuruh suporter yang hadir ke Stadion Kapten I Wayan Dipta kemarin malam.

“Hal tersebut saya lakukan karena saya selalu bermain dengan sepenuh hati ketika dipercaya tampil. Selain itu saya juga menghargai setiap waktu menit bermain yang diberikan pelatih ke saya. Jadi saya berusaha maksimal kerja keras demi lambang di dada kiri. Saya juga berterima kasih kepada seluruh fans yang setia mendukung kami,” kata Alfons.

Ditanya mengenai kunci suksesnya untuk tampil maksimal di pertandingan, Alfons pun memberikan jawaban yang cukup tegas. “Saya selalu menjaga kondisi sebelum pertandingan. Selain itu saya juga selalu fokus dalam latihan dan tidak lupa untuk berdoa. Semoga kedepannya saya bisa lebih baik lagi,” tutup Alfons. (bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tangani Sampah,  Gianyar Bentuk UPTD

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Gianyar 2016 mendapatkan bantuan dari Satuan Kerja Pra Sarana Sanitasi Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Provinsi Bali dalam penyusunan draf kelembagaan sub Bidang Persampahan dan Air Limbah.

Hal ini sebagai awal dari pembentukan Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) yang fokus menangani masalah persampahan di Kabupaten Gianyar.

Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Gianyar, Wayan Kujus Pawitra mengatakan hal tersebut di sela–sela Fokus Group Disscution (FGD) II antara Satker PSPLP dengan instansi terkait Pemkab Gianyar di ruang rapat Bappeda Kabupaten Gianyar, Kamis (1/9/2016).

Kadis DKP Kujus menyampaikan apresiasi terhadap bantuan dari Satker PSPLP yang berkomitmen mendukung upaya Pemkab Gianyar memangangi permasalahan sampah.

Diharapkan melalui diskusi tersebut, rancangan awal dari pembentukan UPTD dapat terwujud sesuai harapan bersama. ”Ini tahap awal untuk mengukur lebih jauh pentingnya keberadaan UPTD di Kabupaten Gianyar,” ujar Kujus Pawitra.

Menurut Kujus Pawitra, FGD II difokuskan terhadap kajian inisiasi, telaah staf dan nantinya akan menelurkan draf Peraturan Bupati (Perbup) tentang Kelembagaan UPTD tersebut.

Nantinya, hasil dari pembahasan akan diserahkan secara langsung kepada Bupati Gianyar, sebagai pertimbangan untuk diterapkan menjadi Perbup.

Pejabat asal Kesian, Lebih, Gianyar itu mengatakan, UPTD sejatinya memang sangat mendesak untuk dibentuk. Sebab, permasalahan sampah kini menjadi semakin rumit dan komplek, seiring dengan semakin tingginya aktivitas ekonomi masyarakat.

Tidak hanya di Gianyar, hampir seluruh wilayah telah mengalami problem yang serupa. Untuk itu, hadirnya UPTD nanti akan menjadi salah satu solusi dalam upaya penanggulangan sampah yang lebih terarah.

”Volume sampah di Kabupaten Gianyar kini mencapai 15 ribu m2 per harinya,” kata Kujus.

Manajemen Konsultan CV Singajaya,  Ida Bagus Sudewa selaku pendamping dari Satker PSPLP Provinsi Bali menjelasakn FGD II ini akan difokuskan untuk mengkaji inisiasi dari rencana pembentukan UPTD.

Secara umum, dia menjelaskan peran dari UPTD nantinya sebagai operator dari infrastuktur bidang sampah dan limbah. Seperti misal pembangunan TPA oleh Dinas PU harus benar–benar dikaji oleh UPTD, sebesar apa manfaatnya dalam pelayanan terhadap masyarakat.

”Sementara, jika terbentuk, UPTD ini nantinya akan bekerja lintas sektor dibawah koordinasi DKP,” jelasnya.

Kujus Pawitra menambahkan usai pembahasan FGD, akan dibuatkan laporan sebagai bahan pertimbangan, berikutnya disusun rancangan Perbup, kemudian menunggu proses selanjutnya tergantung dengan keputusan pimpinan Pemda Gianyar.

”Jika semua proses berjalan lancar, tidak menutup kemungkinan 2017 UPTD Persampahan di Gianyar sudah akan terbentuk,” ujar Sudewa. (agy/bpn)

Bali Terpilih sebagai Provinsi Pertama Pencanangan Nasional Introduksi Vaksin Polio Suntik (IPV)

BALI-PORTAL-NEWS.COM Terpilihnya Bali sebagai Provinsi pertama pencanangan vaksin Polio Suntik/ Inactivated Polio Vaccine (IPV) di Indonesia mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Ketua Tim Pembina PKK Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika.  Momentum pencanangan tersebut menandakan program yang bersifat nasional ini dimulai di Kabupaten Gianyar, Bali. Hal itu diungkapkannya ketika mendampingi Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, dalam rangka Pencanangan Nasional Introduksi Vaksin Polio Suntik (IPV) yang diadakan di Balai Budaya Gianyar, Jumat (22/7). Pendamping orang nomor satu di Bali ini berharap penerapan penggunaan IPV ini akan berdampak pada positif bagi penurunan angka kesakitan, kecacatan dan kematian Balita yang disebabkan oleh Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) khususnya di Bali bisa dicegah. “Kita bangga pastinya Bali terpilih sebagai provinsi pencanangan Nasional IPV. Namun tidak berhenti sampai disini, semoga program ini efektif dalam mendukung program Indonesia Bebas Polio,”ujarnya. Ia juga menekankan peran para kader TP PKK untuk terlibat aktif dalam kegiatan imunisasi. “Saya juga himbau kepada seluruh kader PKK untuk turut mendukung program pemerintah seperti yang dicanangkan hari ini. Karena anak anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga, sehingga  bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat, ” pungkasnya.

Senada dengan Ayu Pastika, Nila Moeloek menyampaikan dalam sambutannya bahwa program Imunisasi merupakan salah satu program kesehatan yang paling efektif dalam Pembangunan Kesehatan terutama untuk mencegah kesakitan, kecacatan dan kematian. Secara global, imuniasasi telah berhasil menurunkan angka kematian bayi sekitar 2-3 juta pertahun akibat PD3I. “Sementara khusus dalam pemberantasan penyakit polio, Indonesia telah memperoleh Sertifikasi Bebas Polio dariWorld Health Organization (WHO) pada bulan April 2014,” imbuhnya. Adapun keberhasilan Program Imunisasi di Indonesia antara lain; hilangnya penyakit cacar yang mematikan sejak tahun 1974, tidak ditemukan lagi penderita Polio sejak tahun 2006, tercapainya Eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal pada tahun 2016, serta harapan Dunia Bebas Polio pada tahun 2020.

Sesuai tema acara pada pagi ini, Nila Moeloek menyampaikan dalam mencapai Indonesia Bebas Polio merupakan suatu langkah besar kontribusi dalam melangkah untuk mencapai Dunia Bebas Polio. “Pemerintah telah berhasil melkukan Pekn Imunisasi Nasional secara serentak di seluruh Indonesia pada tanaggal 8-15 Marett 2016 dengann sangat baik, yaitu cakupan hingg 95,6%. Dn telah melakukan swithcing (peralihan) penggunaan vaksin trivalent Oral Polio Vaccine (tOPV) menjadibivalent Oral Polio Vaccine (bOPV) sejak tanggal 4 April 2016.

Sementara Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Mohamad Subuh melaporkan bahwa program pemberantasan polio telah ditetapkan sebagai satu isu kedaruratan kesehatan masyarakat dunia dan telah disusun strategi menuju Dunia Bebas Polio. Sementara untuk Indonesia sendiri telah melaksanakan dua tahapan kegiatan yaitu PIN Polio dan juga penggantian tOPV menjadi bOPV. Menurutnya dipilihnya Bali sebagai tempat pencanangan pertama program ini karena dipandnag mempunyai fasilitas infrastruktur yang emmadai serta kesiapan publik. Dia juga menambahkan dalam upaya menuju dunia bebas polio tahun 2020 peru dicapai dan dipertahankan cakupan imunisasi polio rutin yang tinggi dan merata.

Gubernur Bali yang dalam kesempatan itu diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov Bali, dr. Ketut Suarjaya menyambut baik pencanangan tersebut. dalam kesempatan itu, Pastika juga melaporkan bahwa dalam mendukung kegiatan Eradiksi Penyakit Polio, Di Bali telah dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Eradiksi Polio di tingkat Kabupaten/Kota. Selain itu, Pastika juga mengakui telah berupaya menekan jajaran Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mengoptimalkan pelaksanaan strategi pencapaian cakupan Imunisasi secara tinggi dan merata. Dia juga menambahkan jika program Imunisasi tidak boleh berhnti dan harus terus ditingkatkan mengingat kualitas sumber daya manusia ditentukan oleh tingkat kesehatannya sejak bayi. Di tengah maraknya pemberitaan vaksin palsu, upaya pemberian vaksin ke bayi harus terus ditingkatkan. Dalam penutupannya, Pastika juga menghimbau jajarannya di Balli untuk terus tingkatkan sosialisasi tentang pentingnya vaksin agar semua masyarakat bisa memahami dengan baik. Dan pencanangan pada hari ini merupakan motivasi bagi semangat jajarannya untuk terus mencegah penyakit sejak dini melalui imunisasi.

Acara pada hari itu juga dihadiri oleh Bupati Gianyar, AA Beratha dan Ketua Tim Penggerak Kabupaten Gianyar, Ny. Dayu Surya Mahayastra beserta segenap jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Pemkab Gianyar dan UGM Tanam Ribuan Tanaman Langka di DAS Pakerisan

BALIPORTALNEWS.COM – Pemkab Gianyar bekerjasama dengan Fakultas Biologi UGM, Jogyakarta melakukan penghijauan dengan menanam 28 jenis tanaman langka di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pakerisan.

Penyerahan sekaligus  kegiatan penanaman bibit pohon tersebut berlangsung di areal Pura Tirta Empul, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Minggu (30/10/2016).

Ketua Tim Pengabdian Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogyakarta, Dr. Purnomo MS., mengatakan penanaman 28 jenis pohon langka merupakan upaya menjaga keanekaragaman hayati dihulu DAS Pakerisan.

Sebanyak 1.090 bibit pohon tersebut diserahkan pihak UGM kepada tiga desa yang diwakili para bendesa yakni  Bendesa Pakraman Manukaya Let, I Made Mawi Arnata; Bendesa Pakraman Saraseda,  I Nyoman Weda dan kepada Bendesa Pakraman Penaka, I Wayan Lelos.

Seluruh pohon akan ditanam di DAS Pakerisan sekitar Pura Tirta Empul Desa Pakraman Manukaya Let, di areal  Pura Mengening Desa Pakraman Saraseda dan di areal Pura Gunung Kawi Desa Pakraman Penaka.

Penanaman pohon langka ini merupakan upaya pelestarian serta menjaga keanekaragaman, apalagi pohon yang ditanam sering dipergunakan masyarakat Bali sebagai sarana upacara.

Ke depan DAS Pakerisan bukan saja sebagai daerah warisan budaya dunia, namun mampu menjadi tempat pendidikan hayati bagi masyarakat.  “Ini merupakan upaya kami dalam menjaga alam dan lingkungan, kegiatan seperti ini akan berkelanjutan,”ujar Purnomo.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, AA Bagus Ari Brahmanta mengapresiasi kegiatan UGM. Pemkab Gianyar akan selalu menjalin kerjasama dengan pelbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan.

Penanaman pohon langka di DAS Pakerisan merupakan upaya menjaga alam dam lingkungan di daerah hulu. Sehingga penanaman ini bisa melestarikan tanah serta tanaman di DAS Pakerisan, apalagi DAS Pakerisan sudah diakui UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia.

Ke depan DAS Pakerisan yang dikenal memilki pelbagai peninggalan prasejarah juga akan dijadikan tempat pendidikan hayati. Kelestarian pelbagai peninggalan prasejarah dan keanekaragaman hayati di DAS Pakerisan agar selalu dijaga.

Pemkab Gianyar mengajak pelbagai pihak agar selalu bersama-sama melestarikan DAS Pakerisan. “Kami ucapkan terimakasih kepada UGM dan masyarakat yang sudah mampu menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati di DAS Pakerisan,” jelas  Ari Brahmanta. (hms gianyar/bpn)

 

Astra Motor Bali Ajak Komunitas Honda PCX 150 Reli Gembira Jelajah Gianyar

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Untuk mengapresiasi para pecinta motor skutik premium Honda PCX150, Astra Motor Bali mengajak komunitas PCX untuk mengikuti Fun Rally (reli gembira) jelajah Kota Seni julukan Kabupaten Gianyar, sekaligus gathering (pertemuan) yang digelar, (25/11/2017).

Kegiatan yang bertemakan “Enjoy your PCX150” ini, diikuti 47 orang peserta dari 2 komunitas Honda PCX, yakni Dewata PCX Community (DPC), dan Honda PCX Club Indonesia. Para anggota komunitas ini memulai kegiatan dengan diawali breafing cara berkendara dengan aman dan sekaligus mengkampanyekan #Cari_Aman oleh tim safety riding Astra Motor Bali. Kemudian peserta bersiap berkumpul di halaman Astra Motor Cokroaminoto, untuk memulai kegiatan reli pukul 15.00 Wita menyusuri Gianyar.

Perjalanan mengambil rute jalan Gatot Subroto-jalan Nangka-jalan Patimura-jalan WR. Supratman-Batubulan-Celuk-Sukawati-Sakah-Batuan- Dharma Giri – jalan Raya Tulikup-By Pass IB Mantra, dan  menjelajah keliling Kota Gianyar, serta sekitarnya untuk menikmati kenyamanan berkendara menggunakan Honda PCX150 sesuai dengan tema yang diusung pada helatan ini.

Dalam perjalanan mengelilingi kota, para peserta touring singgah di Taman Kota Gianyar yang merupakan ikon Kabupaten Gianyar, dan melakukan aktivitas kebersamaan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antaranggota komunitas, serta mendokumentasikan momen tersebut dan reli berakhir di Wake Resto sekitar pukul 17.00 Wita. Dilanjutkan dengan games-games menarik untuk semakin meningkatkan kedekatan sesama peserta dan santap malam bersama sambil menikmati pemandangan pantai yang indah.

Safety Riding and Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi, mengatakan, tidak hanya sebagai ajang silaturahi antar anggota, reli gembira ini menjadi saat yang tepat untuk lebih mendekatkan Honda PCX150 dengan masyarakat di Gianyar dengan cara reli melewati ruas jalan favorit yang ada di kabupaten ini.

Honda PCX menjadi motor skutik premium yang terus diminati masyarakat. Model ini dibekali dengan mesin canggih 150cc eSP (Enhance Smart Power) terintegrasi dengan ACG Starter yang mampu menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara dan menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS).

Dilengkapi dengan ragam fitur unggulan tercanggih di kelasnya, seperti penerapan sistem lighting LED di semua lampu, lampu Hazard yang pertama diterapkan di sepeda motor Indonesia. Sebagai motor skutik premium terbaik di kelasnya, Honda PCX dilengkapi dengan Answer Back System yang terintegrasi dengan remote control alarm anti pencurian yang mampu mendeteksi getaran, dan gerakan pada saat alarm diaktifkan serta mempermudah mencari posisi motor saat diparkir.

Untuk  menunjang kenyamanan, model ini telah dilengkapi DC socket untuk power charger yang disematkan di konsol box sisi depan, dan sistem pengereman combi brake hidrolis dengan 3 caliper yang memberikan kestabilan saat pengereman. (ngr/bpn)

12,000 Pengunjung Hadir Selama Penyelenggaraan Ubud Food Festival 2018 Persembahan ABC

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Dari tanggal 12 hingga 15 April, Ubud dipenuhi oleh ribuan pencinta kuliner yang ikut dalam perayaan kuliner terbesar di Indonesia, Ubud Food Festival 2018 Persembahan ABC. Ubud menjadi tuan rumah bagi ratusan pencinta kuliner dari penjuru Indonesia dan negara-negara lainnya. Sejak beberapa hari sebelumnya, Ubud sudah didandani dengan ratusan umbul-umbul, poster, dan spanduk dengan warna-warna khas UFF, membuat siapapun yang menghampiri Ubud akan tergiur untuk ikut bersuka cita di UFF.

Keriaan yang berpusat di Taman Kuliner di Jalan Raya Sanggingan ini menyajikan 95+ kios makanan dan minuman yang menawarkan hidangan-hidangan lezat dari beberapa daerah di Indonesia dan negara-negara lainnya. Tidak hanya kios makanan dan minuman, UFF juga menyajikan 100+ program bersama 100+ pembicara yang diadakan di Taman Kuliner dan beberapa hotel serta restauran terbaik di Ubud.

Kerjasama antara UFF dan ABC, perusahaan yang lebih dari 40 tahun telah menjadi bagian dari keluarga Indonesia, turut memberikan beragam pengalaman baru bagi para pengunjung dengan menghadirkan beragam kegiatan interaktif yang turut memperkenalkan ragam kuliner Indonesia. “Dukungan dari ABC ini membuat kami semua sangat bahagia. ABC adalah sebuah merk yang kita semua kenal dan cintai, merk yang sudah saya gunakan di dapur dan restauran-restauran saya lebih dari satu dekade, dan kesamaan visi dan misi antara UFF dan ABC menjadikan kolaborasi ini semakin sempurna.” ujar Janet DeNeefe, Founder & Director UFF.

Dhiren Amin, Head of Marketing, Kraft Heinz Asia Tenggara, juga berujar, “Ubud Food Festival merayakan keragaman makanan Indonesia. Sebagai merk makanan asli Indonesia, ABC juga memiliki misi untuk memperkenalkan masakan Indonesia dan ragam jenis kuliner dari penjuru nusantara kepada khalayak global. Kesamaan visi antara UFF dan ABC ini adalah motif utama kami dalam menjadi Presenting Partner di UFF 2018. Mengusung tema ‘Inovasi Cita Rasa Nusantara’, ABC menghadirkan berbagai kegiatan yang mengajak pengunjung UFF 2018 lebih mengenal dan mengetahui berbagai inovasi yang dapat dilakukan untuk memperkaya cita rasa kuliner Indonesia. Kami sangat bangga bisa menjadi bagian dari UFF 2018 ini.”

Ubud Food Festival 2018 Persembahan ABC berhasil mencapai target pengunjung yang berupa kenaikan 30% dari tahun lalu, yaitu 12,000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraanya. Mereka semua memenuhi sesi-sesi acara UFF seperti demo masak di Kitchen Stage dan Teater Kuliner, panel diskusi di Food for Thought, serta puluhan acara Masterclass dan Special Events atau jamuan ekslusif, dan tidak ketinggalan pemutaran film dan pertunjukan musik. Para pencinta kuliner yang menghadiri UFF ini datang dari pelosok Bali, beberapa kota di Indonesia, dan juga beberapa negara lainnya.

Ada banyak acara yang menjadi highlight Festival, salah satunya adalah pembukaan resmi di Opening Night Party pada tanggal 12 April yang diselenggarakan di Taman Kuliner. Di acara ini UFF memberikan Lifetime Achievement Award untuk mendiang Bondan Winarno, sosok besar industri kuliner Indonesia yang meninggalkan kita semua beberapa bulan lalu.

“Terima kasih kepada semua orang, terima kasih telah mengakui ayah saya sebagai seseorang yang bukan hanya tanpa lelah mempromosikan kuliner Indonesia, tapi juga mampu menumbuhkan rasa bangga akan kuliner Indonesia dan membuat kita jatuh cinta pada kuliner nusantara. Saya yakin saat ini ayah tengah berbahagia di atas sana sambal menikmati singkong goreng atau sambal roa.” ucap Gwendoline Winarno, puteri mendiang di atas panggung saat mewakilkan menerima penghargaan ini. Lifetime Achievement Award dari UFF ini diberikan setiap tahunnya kepada sosok-sosok yang berjasa dalam mempromosikan dan memajukan industri kuliner Indonesia.

Kabar bahagia lainnya yang datang dari penyelenggaraan Ubud Food Festival 2018 Persembahan ABC adalah dengan ditetapkannya Ubud sebagai UNWTO Prototipe Destinasi Gastronomi oleh Kementerian Pariwisata Indonesia melalui program Wonderful Indonesia. Wonderful Indonesia sendiri telah mendukung UFF sejak tahun 2017 lalu berkat visi dan misi UFF dalam mempromosikan pariwisata Indonesia melalui bidang kuliner.

“Kemenpar memilih Ubud, Gianyar untuk menjadi UNWTO Gastronomy Destination Prototype dan menjadi destinasi pertama yang akan dibranding sebagai destinasi gastronomy berstandar UNWTO, di mana mereka adalah endorser terbaik di dunia untuk bidang pariwisata,” ujar Vita Datau Messakh, Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar yang juga memberika pidato sambutan di malam pembukaan UFF.

“Sebuah kebahagiaan yang luar biasa melihat kesuksesan UFF tahun ini, mulai dari dukungan dan kerjasama dari banyak pihak, deretan program yang lezat, hingga antusiasme pengunjung. Kami merasa usaha kami selama ini dalam mempromosikan kuliner Indonesia ke hadapan dunia global mulai dilihat, dan ini membuat kami semua semangat untuk menghantarkan sebuah Festival kuliner yang lebih baik lagi, yang makin mendunia di tahun 2019. Saya ucapkan terima kasih yang sangat mendalam bagi semua sponsor, partners, volunteers, media, chef dan pembicara, serta tentunya para pencinta kuliner.” ungkap Janet DeNeefe di hari terakhir UFF 2018.(r/bpn)

PKK Gianyar Gelar Pelatihan Tata Rias Pengantin

BALIPORTALNEWS.COM – Untuk lebih meningkatkan keterampilan kaum perempuan di daerah pedesaan, Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar semakin gencar mengadakan pendidikan dan pelatihan. Seperti keterampilan yang digelar di LKP Santika Dewi, Banjar Dinas Pasedana, Desa Bona, Blahbatuh, Gianyar.

Para kader PKK dilatih dari tata rias wajah, tata cara pemasangan sanggul yang benar serta tata cara berpakian pengantin. Pelatihan ini diadakan dua hari, yakni Sabtu (27/8/2016) dan Minggu (28/8/2016).

Pada hari pertama, pelatihan yang diikuti 26 orang, khusus diberikan pelatihan rias pengantin Bali madya. Dan, pada hari kedua dengan jumlah peserta sebanyak 34 orang diberikan pelatihan khusus masalah rias pengantin Bali agung. Menariknya, peserta pelatihan kali ini tidak hanya yang berasal dari Gianyar, namun ada juga yang berasal dari Bangli.

Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Nyonya  Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, di Bali merupakan daerah dimana dengan tata rias pengantin yang cukup menarik dari pada daerah lainnya.

Hal inilah menurut Nyonya  Adnyani Mahayastra mengapa memilih tata rias pengantin untuk materi pelatihan. “Saya harap ibu-ibu kader PKK dapat memanfaatkan kesempatan ini, karena dengan keterampilan ini selain dapat dimanfaatkan untuk diri sendiri juga dapat dikembangkan menjadi sebuah usaha yang tentunya dapat menambah penghasilan keluarga,” tegas Nyonya  Adnyani Mahayastra.

Ditambahkan lagi, pelatihan tata rias merupakan pelatihan yang paling diminati kalangan ibu-ibu PKK. Untuk itulah, pelatihan ini rutin diadakan dengan menyasar langsung ke banjar-banjar yang ada tiap kecamatan/ kelurahan yang ada di Kabupaten Gianyar.

Nyonya  Adnyani Mahayastra berharap ke depannya pelatihan seperti ini tidak hanya dimanfaatkan oleh kalangan ibu rumah tangga namun kaum generasi muda juga sangat perlu mengenal tata rias seperti ini.

Khusus untuk pengelola salon desa, ia juga menghimbau agar memanfaatkan pelatihan seperti ini guna menambah wawasan di bidang tata rias dan salon desa bisa berkembang serta dapat lebih dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Gianyar.

Pemilik Salon Santika Dewi, Roni menyatakan, terimakasih atas diselenggarakannya pelatihan ini. Ia berharap ke depannya kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan secara rutin dan berkelanjutan.

Pendidikan dan pelatihan ini merupakan kerjasama dari TP PKK beserta Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Ditjen Paudni dan Dikmas Kemendikbud. (agy/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
10PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
22PelangganBerlangganan