Lulusan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar Disumpah

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam suasana yang khidmat di bawah bimbingan rohaniawan, sebanyak 108 orang siswa siswi SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar yang telah menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Program kefarmasian melalui Ujian Kompetensi Keahlian (UKK),  diambil sumpah menjadi Asisten Tenaga Kefarmasian Lulusan Ke-47, menurut agamanya masing-masing, bertempat di Ballroom salah satu hotel dikawasan Gatot Subroto, Rabu (6/6/2018).

Ir Bagus Ketut Lodji, MS  Ketua Yayasan Pr. Saraswati. dalam sambutannya menyampaikan mengucapkan selamat kepada para siswa siswi yang telah menyelesaikan pendidikan di SMK Farmasi Sarsawti 3 Denpasar dan baru bersumpah menjadi Asisten Tenaga Kefarmasian. Ia berpesan bahwa acara pengambilan sumpah ini bukanlah seremoni belaka melainkan harus benar-benar dihayati karena berkaitan dengan jiwa manusia.

Asisten Tenaga Kefarmasian yang profesi asisten apoteker selain menuntut keterampilan dan kehati-hatian dalam menjalankannya juga mampu berperan aktif dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat tentang obat dan bagaimana cara penggunannya yang benar. Bagus Ketut Lodji berpesan agar para alumni selalu menjaga nama baik dan membangun komunikasi dengan almamaternya setelah berkarir di manapun berada.

Kepala sekolah SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, I Gede Suradnyana, S.Si., M.Farm, Apt menyampaikan,  lulusan Program Farmasi 2017/2018 ini 108 siswa telah dinyatakan lulus 100 % bahkan kami meraih Nilai Rata-rata UN Tertinggi se-Bali, siswa peraih nilai rata-rata teringgi di sekolah ini, posisi pertama diraih Ni Kadek Devi Pradnya Andini dengan nilai 358,0, disusul I Putu Maheswara Dharmasanjaya 357,0, dan posisi tiga diraih Putu Sukma Purnama Sari dengan nilai 352,0.

I Gede Suradnyana, S.Si., M.Farm, Apt menyampaikan, raihan prestasi ini tidak terlepas dari kerjasama semua pihak, baik antara peserta didik dengan guru-guru, staf sekolah, serta orang tua siswa. “Empat siswa kami juga berhasil meraih nilai sempurna 100 dari mata pelajaran Paket Keahlian Farmasi.

Sementara itu, Pengurus Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Daerah Bali, yang diwakili oleh Wayan Muda, peluang karir sangat terbuka bagi tenaga farmasi yang masih sangat kurang jumlahnya, terutama profesi apoteker. Sumpah untuk melakukan pengabdian yang tulus dan ikhlas kepada Tuhan serta nilai kemanusiaan ini mengawali perjalanan baru kehidupan para Asisten Tenaga Kefarmasian tamatan SMK Farmasi Sarsawti 3 Denpasar ini.(r/bpn)

Tak Kantongi Ijin, Sat Pol PP Denpasar Segel Bangunan Di Sanur

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar terus memaksimalkan penegakan Peraturan Daerah (Perda) di Kota Denpasar. Seperti halnya pada Senin (28/5/2018) lalu, Tim Yustisi Sat Pol PP Kota Denpasar turut menyegel 7 unit bangunan yang diduga akan dijadikan villa di kawasan Jalan Kesari, Sanur. Penyegelan ini dilakukan lantaran pemilik villa tak mampu menunjukan ijin sesuai dengan ketentuan.

Kasat Pol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi mengatakan bahwa penertiban dalam bentuk penyegelan ini dilaksanakan telah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Dimana, sesuai dengan laporan Dinas Pekerjaam Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar yang bersangkutan telah mendapat Surat Peringatan (SP) hingga tiga kali. Namun, hingga penyegelan dilaksanakan surat tersebut belum mendapat tanggapan dan yang bersangkutan belum mampu menunjukan ijin yang disyaratkan.

Lebih lanjut Dewa Sayoga mengatakan, selain itu, penyegalan ini dilaksanakan dalam upaya menegakkan Perda Kota Denpasar Nomor 15 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. “Sampai saat ini pemilik bangunan belum mengantongi ijin sesuai dengan yang disayaratkan, sehingga dilakukan penyegelan guna memberikan pemahaman tentang pentingnya aspek administrasi dalam menunjang kelancaran pembangunan di Kota Denpasar,” ungkapnya.

Sehingga sambung Dewa Sayoga, keberadaan Sat Pol PP sebagai penegak Perda bukanlah untuk mencari-cari kesalahan masyarakat. Melainkan untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang aturan-aturan yang berlaku.

“Kami disini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan memberikan edukasi dan pemahaman tentang aturan yang berlaku. Dan kami himbau bagi masyarakat yang hendak berinvestasi atau mendirikan bangunan agar melengkapi administrasi perijinan lebih dahulu guna memberikan rasa aman dan nyaman kedepanya,” pungasnya. (ags/humas-dps/bpn)

Pemkot Denpasar Pertahankan Opini WTP Enam Kali Berturut-turut

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Bali melaksnakan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksanaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (LKPD) Se-Bali Tahun Anggaran 2017, Senin (28/5/2018) di ruang pertemuan kantor BPK RI Perwakilan Bali.

Bupati/Walikota se-Bali bersama Ketua DPRD hadir dalam kesempatan tersebut. Penyerahan LHP pertama kali diserahkan kepada Pemkot Denpasar dan dilanjutkan kabupten lainnya oleh Ketua BPK RI Perwakilan Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho. LHP kepada Pemkot Denpasar diterima langsung Plt. Walikota Denpasar I GN Jaya Negara bersama Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede. Pada tahun ini untuk keenam kalinya Pemkot Denpasar mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut-turut sejak Tahun 2012.

Kepala BPK RI Perwakilan Bali, Yulindra Tri Kusumo Nugroho menyatakan seluruh kabupaten/kota se-Bali berhasil memperoleh opini WTP. LHP atas LKPD Tahun Anggaran 2017 kabupaten/kota se-Bali kepada ketua DPRD dan kepala daerah. Hal ini  untuk memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tangungjawab keuangan negara Pasal 17 ayat 2 yang menyatakan bahwa laporan hasil pemeriksaan atas LKPD  disampaikan kepada DPRD selambat-lambatanya dua bulan sejak menerima laporan keuangan dari pemerintah daerah.

Laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2017 disusun berdsarkan standar akuntansi pemerintah berbasis akruel dan merupakan tahun ketiga penerapan akuntansi pemerintah berbasis akruel. Seluruhnya telah melaporkan tepat waktu yang telah ditetapkan sesuai peraturan yang berlaku dengan laporan yang diserahkan sebanyak tiga laporan. Terdiri dari laporan pemeriksanaan keuangan tahun anggaran 2017, laporan sistem pengendalian intern, dan laporan pemeriksanaan atas kepatuhan terhadap perundang-undangan.

Salah satu pemeriksanaan yang dilakukan BPK yakni laporan keuangan  yang dibuat pemerintah daerah yang menghasilkan opini atas laporan keuangan serta kepatahan terhadap perundang-undangan dengan pemberian opini sesuai dengan standar akuntasi pemerintah, kecukupan pengungkapan, kepatuhan perundangan, serta efektivitas sistem pengendalian internal. “Kami mengucapkan selamat terhadap prestasi yang dicapai, dan mengharapkan pemerintah kabupaten/kota dapat terus meningkatkan kwalitas pengelolaan keuangan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Plt. Walikota Denpasar I GN Jaya Negara menyampaikan ucapan terima kasih kepada  BPK RI beserta jajarannya yang telah memberikan bimbingan selama ini. Hal ini memberikan dampak pada pengelolaan keuangan, barang dan jasa serta pelaksanaan program pembangunan di Kota Denpasar dapat terwujud sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Keberhasilan Kota Denpasar juga tidak terlepas dari kwalitas sumber daya manusianya, serta dengan keberhasilan meraih opini WTP dapat menjadikan semangat bagi aparatur Pemkot Denpasar. Diharapkan  dapat berimbas pada pelayanan publik semakin meningkat dan pada akhirnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar.

Sementara Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede mengatakan laporan keuangan adalah hasil kerja keras kabupaten/kota yang disusun dalam laporan keuangan daerah. “Mudah-mudahan hasil laporan BPK memberikan hasil yang sesuai dengan harapan kita bersama. Bahwa opini bukan tujuan akhir dari laporan keuangan daerah tetapi langkah awal untuk perbaikan-perbaikan yang transparan dan akuntable serta akhirnya memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. DPRD mendorong para bupati/walikota untuk mengambil perbaikan sesuai rekomendasi dari BPK RI perwakilan Bali,” ujarnya. (pur/humas-dps/bpn)

Disperindag Kota Denpasar Pantauan Pasar Tradisonal

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam upaya menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan seperti Galungan dan Kuningan, Pemkot Denpasar melalui Disperindag kota Denpasar rutin menggelar pemantauan harga pasar di seluruh pasar di Kota Denpasar. Namun, menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan kali ini harga kebutuhan pokok di beberapa pasar yakni Pasar Pula Kerti, Kreneng, Badung dan Pasar Agung terpantau stabil. Hal ini diketahui saat Disperindag Kota Denpasar melaksanakan pemantauan rutin harga pasar setiap Senin dan Kamis di seluruh pasar tradisonal di Kota Denpasar.

Kabid Metrologi dan Tertib Niaga DisperindagKota Denpasar, JarotAgung Iswayudi saat dihubungi Jumat (25/5/2018) mengatakan, harga kebutuhan pokok hari raya tahun ini bisa stabil lantaran Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan berbagai upaya seperti menggelar Pasar Murah di setiap kecamatan se Kota Denpasar.

Selain Disperindag menurut Jarot, Pasar Murah juga dilaksanakan beberapa Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Denpasar guna mambantu masyarajat Kota Denpasar terkait kemudahan dalam penyediaan bahan pokok.

‘’Dengan berbagai upaya itu kita bisa lihat harga bahan kebutuhan pokok masih stabil. Walaupun ada beberapa kenaikan harga masih termasuk wajar mengingat hari raya pedagang pasti ingin mencari keuntungan lebih dari biasanya,’’ ujarnya.

Dalam kesempatan ini pihaknya menerangkan hasil pemantauan yang dilakukan Disperindag bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan hanya daging ayam broiler dari harga Rp36.500 menjadi Rp 37.000, bawah merah dari Rp 28.625 sekarang Rp 30.125, dan daging babi dari Rp 54.500  sekarang Rp 57.625. Kenaikan yang terjadi tidaklah terlalu tinggi dan masih berada pada batas wajar.

Meskipun demikian pihak akan terus melakukan pemantauan harga. Jika ada bahan kebutuhan pokok yang melambung tinggi pihaknya akan berkoordinasi dengan bulog dan instansi terkait untuk melaksanakan Operasi Pasar atau Pasar Murah. Dengan demikian maka harga kebutuhan bahan pokok bisa stabil. (ayu/humas-dps/bpn)

Mahasiswa STIKOM Bali Juara Lomba Hacking Nasional 

BALIPORTLANEWS.COM, DENPASAR – Tiga mahasiswa Bali yakni Ida Bagus Budanthara, Leonardo Dea Gratias Agamus dan I Ketut Pasek Asmarajaya keluar sebagai juara pertama dalam lomba hacking tingkat nasional bertajuk Amikom Hackfest 2018 yang digelar oleh FOSSIL Universitas Amikom Yogyakarta, pada 12 Mei 2018.

Khususnya Ida Bagus Budhantara dan Ketut Pasek Asmarajaya prestasi ini melengkapi prestasi mereka sebelumnya sebagai juara 1 event Technology Euphoria (Technoporia) ke-8 yang digelar oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya, Palembang pada 7-8 Oktober 2016 dan juara 2 dalam lomba hacking tingkat nasional yang digelar oleh Departemen Ilmu Komputer Institut Pertanian Bogor pada Sabtu (16/9/2017).

“Dalam kedua event itu kami berdua plus  Dewa Mahendra Putra. Karena Dewa Mahendara sudah tamat, maka sekarang kami ajak Leo,” terang Budanthara ketika diundang Dr. Dadang Hermawan, Ketua STIKOM Bali di ruang  kerjanya, Rabu (23/5/2018) sore.

Pada kesempatan itu Dadang Hermawan mengapreasiasi prestasi yang ditorehkan secara beruntun oleh Ida Bagus Budanthara, Ketut Pasek Asmarajaya dan Leonardo Dea Gratias Agamus.

“Nah coba mulai sekarang kalian buat sistem pengamanan untuk mesin ATM. Kalau ini berhasil, bisa dijual kepada bank,” tantang Dadang Hermawan. Mendapata tantangan itu, Budanthara cs mengiyakan. “Kami akan coba itu,” ujar Gus Bud-panggilan akrab Budanthara.

Budanthara menjelaskan, Amikom Hackfest adalah event tahunan yang diadakan oleh FOSSIL Universitas Amikom Yogyakarta. Dalam acara ini ada  kompetisi Capture The Flag atau disebut Gatotkaca Cyber Competition (GCC). “Kompetisi ini terbuka bagi Mahasiswa/i di seluruh Indonesia, termasuk dari perguruan tinggi beken di Indonesia,” kata Budanthara.

Disebutkan, pendaftaran peserta dilakukan secara online sejak 1-29 April 2018. Selanjutnya, pada 1 Mei diadakan kualifikasi CTF GCC secara online juga. Dari  50 tim–masing-masing tim beranggotakan maksimal 3 orang-panitia menentukan 5 tim terbaik untuk bertarung di babak final di kampus Amikom Yogyakarta pada 12 Mei 2018.

Ketut Pasek Asmarajaya menjelaskan,  Capture the Flag adalah sebuah games hacking, di mana peserta ditantang pengetahuan dan kemahirannya untuk menemukan dan mengeksplorasi vulnerability dalam berbagai kategori, seperti web security, cryptography,  digital forensic,  reverse engineering, binary exploitation, dan network security.

“Di babak final pertarungan makin seru karena nilainya langsung muncul di papan skor. Dan akhirnya kamilah yang dinyatakan sebagai pemenang karena memperoleh nilai tertinggi dari lima tim lainnya,” sebut Leonardo Dea Gratias Agamus, yang paling yunior dari tim STIKOM Bali ini.

“Leo ini regenerasi dari tim, nanti kalau kami sudah tamat, Leo yang meneruskan kiprah STIKOM Bali dalam berbagai lomba nantinya,” pungkas Ida Bagus Budanthara.   Asal tahu saja ketiga mahasiswa ini adalah anggota Kelompok Studi Linux (KSL) STIKOM Bali, yakni sebuah unit kegiatan mahasiswa yang sehari-harinya belajar mengaplikasikan ilmu tentang linux atau hacking di dunia nyata.(humas-stikom/bpn)

Disdikpora Denpasar Serahkan Sepuluh Surat Keputusan Pengangkatan Kepala Sekolah SD

Disdikpora Denpasar kembali serahkan SK (Surat Keputusan) Pengangkatan Kepala Sekolah SD di Denpasar. Sebanyak 10 (sepuluh) Kepala Sekolah SD menerima SK Wali Kota Denpasar tentang pengangkatan kepala sekolah yang bertempat di Ruang Rapat Lt. II UPT. Rumah Pintar, Kamis (24/5/2018)

Penyerahan Surat Keputusan ini diserahkan oleh Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar yang diwakili oleh Kepala Bidang Tenaga Kependidikan Disdikpora Kota Denpasar I Made Subawa, SH yang didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Ketut Sudana dan Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Kota Denpasar I Komang Adi Wirama, SE., M.Si.

Dalam sambutanya, I Made Subawa, SH juga memberikan selamat kepada Kepala Sekolah yang sudah diangkat dan berharap kepala sekolah menjalankan tugas dan fungsinya seperti fungsi manajerial, fungsi perencanaan, fungsi pengawasan, fungsi dukungan dan fungsi sosial.

“Selain itu, kepala sekolah juga harus menjalankan tugasnya sesuai perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya

Disamping itu dilakuan juga penandatanganan Pakta Integritas yang bertujuan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas Kepala Sekolah kedepannya. (tis/bpn)

Pemkot Denpasar Gelar Vaksinasi dan Sterilisasi HPR Jemput Bola Berkala

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam upaya mengendalikan populasi hewan liar terutama anjing dan kucing, serta dalam upaya menekan penularan penyakit rabies, Pemkot Denpasar melaui Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar yang bersinergi dengan Yayasan BAWA (Bali Animal Welfare Association) menggelar Vaksinasi, Sterilisasi dan Kontrol Populasi  di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Rabu (23/5/2018).

Kontrol populasi melalui Kastrasidan dan Ovariohistektomi dilakukan sebagai upaya antisipasi dan meminimalisasi populasi Hewan Pembawa Rabies (HPR). Khusus hewan lokal dilakukan sterilisasi dan vaksinasi dilakukan untuk semua HPR di Kota Denpasar. Pelaksanaan program ini dilakukan gratis dengan mekanisme jemput bola.  Oleh sebab itu, Pemkot  Denpasar secara berkala melakukan kegiatan untuk meminimalisasi merebaknya kasus rabies.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambawa Putra mengatakan, kegiatan ini adalah program yang dilakukan secara rutin. Bahkan saat ini rutin dilakukan dengan sistem jemput bola, ke beberapa wilayah di Kota Denpasar, seperti perbatasan-perbatasan kota dengan kabupaten lainnya. “Masyarakat sebenarnya bisa membawa hewan peliharaannya ke kantor kami untu mendapatkan vaksinasi, namun jika tidak sempat program jemput bola ini sengaja dilaksanakan untuk memudahkan masyarakat,’’ ungkapnya.

Distan bersama sejumlah Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), seperti Bali Animale Walfare Association (BAWA) dan Desa Budaya Kertalangu, melakukan vaksinasi serta sterilisasi anjing-anjing yang diliarkan di kawasan tersebut sejak pagi hari, petugas gabungan tersebut melakukan kegiatannya mulai dari vaksin, sampai sterilisasi. Kegiatan ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat sekitar.

Salah satu masyarakat Gita Indah Pramesti menyambut baik kegiatan yang dilakukan Dinas Pertanian ini. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah aktif melakukan kegiatan vaksinasi ini serta tanda kalung berwarna merah sangat memudahkan kami untuk memastikan status hewan yang sudah divaksin,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Program Manajer BAWA, Gusti Ngurah Bagus mengatakan, pihaknya ikut membatu melakukan vaksinasi serta sterilisasi karena panggilan hati untuk dapat membantu masyarakat khususnya yang memiliki hewan peliharaan agar terhindar dari virus rabies.

Adapun dari pelaksanaan vakinasi dan sterilisasi di Desa Budaya Kertalangu terdapat 42 ekor anjing dan kucing yang di vaksinasi rabies serta 14 ekor anjing dan kucing yang di sterilisasi.  (dev/humas-dps/bpn)

Dinas Dikpora Denpasar, KIA Bukan Syarat Pendaftaran Sekolah

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar menegaskan, tidak menjadikan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai persyaratan wajib untuk mengikuti proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019 di Kota Denpasar. Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. I Wayan Gunawan, Rabu (23/5/2018).

Pernyataan tersebut pun langsung menjawab isu yang telah berkembang di masyarakat, bahwa dalam proses PPDB mengharuskan menyertakan KIA. Menurutnya banyak informasi yang beredar ditengah masyarakat melalui media sosial yang berkaitan dengan KIA dijadikan persyaratan masuk sekolah ini.

Namun kata dia, perlu diklarifikasi agar tidak menjadi rumor yang mengakibatkan kegelisahan masyarakat tentang pemanfaatan KIA. Bahwa sesungguhnya penerbitkan KIA oleh pemerintah tidak disangkut pautkan dengan persyaratan mendaftar sekolah. ‘’Dalam juknis PPDB yang kami buat tidak ada kriteria untuk menyertakan KIA dalam PPDB,’’ tegas Wayan Gunawan.

Lanjutnya, mengacu kepada Permendikbud Nomor 14 tahun 2018 sebagai pengganti Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMA/SMK atau bentuk sederajat lainnya juga belum ada ketentuan melampirkan KIA sebagai syarat masuk. ‘’Mengacu kepada Permendikbud Nomor 14 tahun 2018 demikian juga Permendikbud nomor 17 tahun 2017, memang dan persyaratannya tidak seperti isu yang beredar di luar. Jadi tidak ada diwajibkan dengan KIA,’’ bebernya.

Kepada masyarakat juga, Wayan Gunawan memberikan imbauan agar tidak percaya pada kabar yang belum jelas kebenarannya. Pihaknya pun sampai saat ini tidak pernah menginformasikan tentang KIA yang menjadi persyaratan PPDB.

‘’Berkaitan untuk kepentingan PPDB, kita sampai saat ini tidak pernah menginformasikan KIA menjadi persyaratan untuk masuk ke suatu jenjang pendidikan. Masyarakat juga tidak usah termakan isu yang beredar. Menurut saya itu tidak perlu direspon terlalu berlebihan,’’ pungkasnya.

Sementara itu, penyelenggaraan PPDB tahun pelajaran 2018/2019 akan dilaksanakan mulai 20 Juni mendatang. PPDB untuk jenjang pendidikan SMP negeri akan diselenggarakan secara online (daring), sedangkan PPDB di tingkat TK dan SD masih menggunakan luring (offline). (tis/bpn)

Sambut Hari Raya Galungan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pasar murah menyambut hari raya Galungan dan Kuningan kembali digelar Pemerintah Kota Denpasar yang kali ini dipusatkan di lapangan parkir Taman Kota Lumintang. Disamping itu pasar murah juga telah dilaksanakan di masing-masing desa/lurah sehingga masyarakat dapat harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Demikian disampaikan Plt. Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di sela-sela meninjau pasar murah yang digelar Dinas Pertanian bersama PKK Kota Denpasar. Kali ini pasar murah yang berlangsung selama lima hari mulai hari Selasa (22/5/2018) hingga Sabtu (26/5/2018) melibatkan puluhan pedagang perlengkapan upakara termasuk juga perlengkapan untuk menyambut hari Raya Galungan.

Pelaksanaan pasar murah ini di buka secara resmi oleh Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara yang ditandai dengan pemotongan pita, Selasa (22/5/2018) di Lapangan Parkir Taman Kota Denpasar.

Dengan adanya pasar murah di taman parkir Lumintang Plt. Walikota IGN Jaya Negara berharap masyarkat yang sedang berolahraga dapat memanfaatkan pasar murah untuk membeli keperluan untuk menyambut hari Raya Galungan. “Kami harapkan masyarakat memanfaatkan pasar murah yang sedang berlangsung di lapangan parkir Lumintang untuk mendapatkan harga yang lebih murah dari pasar,” ujar Jaya Negara.

Sementara Kepala Dinas Pertanian I Gede Ambara Putra Ketua Aspartan Kota Denpasar, ditemui di sela-sela pembukaan pasar murah mengatakan pasar murah ini dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian bersama Tim Penggerak PKK Kota Denpasar. Pelaksanaan pasar murah ini rutin dilaksanakan setiap menjelang menyambut hari raya Galungan dan Kuningan. Pelaksanaan pasar murah banyak melibatkan UMKM Kota Denpasar yang membuat produk keperluan upacara Galungan dan Kuningan. Disamping itu antara stand tidak ada produk yang dijual jenisnya sama, hal ini untuk menghindari tumpang tindih.

“Untuk para pedagang tidak ada produk yang dijual jenisnya sama. Ini juga untuk menghindari tumpang tindih,” ujar Ambara Putra. Terkait dengan harga Ambara Putra mengaku menjamin harganya lebih murah dari pasar mengingat produknya mendatangkan langsung dari para petani. Disamping itu dalam pasar murah ini melibatkan Bulog untuk menyediakan produk sembako.

Salah seorang pedagang di pasar murah Eka Mahadi Putra mengatakan hasil pertanian yang dijualnya seperti buang jeruk dan pisang harganya lebih murah dari harga pasar. Hal ini mengingat buah-buah yang dijual langsung berasal dari petani. “Kami menjual hasil pertanian seperti jeruk lebih murah dari pasar. Seperti jeruk di pasar murah dari harga Rp 5000,- sampai Rp 10.000, sedangkan di pasar bisa harga jeruk mencapai Rp 8000,- sampai Rp 10.000,- ,” ujarnya.(gst/humas-dps/bpn)