Sabtu, 18 Agustus 2018

Pol PP Denpasar Sidak Sasar Cafe Remang-remang

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Denpasar bersama Tim Gabungan TNI/Polri gencar melaksanakan penertiban dan sidak dengan menyasar beragam tempat hiburan malam. Pelaksanaan kegiatan dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat ini, pada Rabu (1/8/2018) malam kembali digelar dengan menyasar cafe remang-remang di wilayah Kota Denpasar. Adapun bebarapa cafe yang disasar yakni Cefe Banjar, Cafe Doi, Cafe Cosmik, dan Cefe Janger dengan mengamankan 33 orang cewek cafe tak mengantongi identitas.

Kasat Pol PP Kota Denpasar, I Dewe Gede Anom Sayoga saat diwawancarai Kamis (2/8/2018) pagi mengatakan bahwa sidak dengan menyasar hiburan malam ini memang rutin dilaksanakan sebagai upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Denpasar. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut atas laporan dan informasi dari masyarakat sekitar. “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kota Denpasar yang tertib, aman dan nyaman,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, dari seluruh kafe yang disambangi tim gabungan, para pemilik dan pegawai tidak mampu menunjukan identitas kependudukan serta surat ijin sesuai dengan peruntukan usaha. Sehingga, dari pelaksanaan sidak tersebut sedikitnya terdapat 33 oarang yang diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Baik dari pemilik dan pegawai sebagian besar tidak mampu menunjukan identitas kependudukan serta ijin usaha sesuai dengan peruntukan, sehingga kami amankan untuk sementara guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta gangguan keamanan dan ketertiban sosial,” ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan bahwa pelaksanaan sidak sekaligus penertiban terhadap penduduk non permanen ini  telah sesuai dengan Perda No. 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Karenanya, bagi masyarakat yang melanggar sedianya akan dikenakan sanksi berupa Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) baik bagi pegawai dan pemilik usaha.

Dewa Sayoga berharap kepada masyarakat dan pengusaha agar senantiasa melengkapi dan membentengi diri dengan aturan serta melengkapi segala jenis administrasi ijin usaha serta identitas diri. Sehingga dalam pelaksanaan usaha dan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan. “Kegiatan ini bukan untuk mencari kesalahan masyarakat, melainkan menanamkan pentingnya tertib administrasi bagi masyarakat baik dalam bekerja dan melaksanakan usahanya.” Tutupnya.

Sementara, salah seoarang cewek kafe, Fitriawati asal Banyuwangi mengaku bekerja di kafe tersebut lantaran diajak salah seoarang temanya. Bahkan, orang tua yang bersangkutan diakuinya mengetahui pekerjaanya sebagai waitress kafe remang-remang. “Orang tua tau saya kerja begini (cewek kafe), saya juga baru kerja seperti ini, kalau untuk identitas, KTP saya hilang,” kilahnya sembari memalingkan wajahnya. (ags/humas-dps/bpn)

Rai Mantra Ajak Masyarakat Dukung Wimas di Ajang The Voice Kids Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Satu lagi siswa bertalenta mengharumkan nama Kota Denpasar di kancah nasional. Kali ini datang dari siswa kelas IX SMPN 1 Denpasar, Ni Putu Wimas Shahnata Putri yang berhasil maju ke babak final dan akan mengikuti live round pada September mendatang. Prestasi yang gemilang di bidang tarik suara ini mendapat dukungan dari Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Hal ini terungkap saat Ni Putu Wimas Shahnata Putri bertatap muka dan mohon doa restu kepada Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di kediamanya, Rabu (1/8/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Wimas Shahnata Putri mengaku bersyukur mampu terpilih dan melewati berbagai tahapan pada ajang The Voice Kids Indonesia Season 3 yang diselenggarakan salah satu stasiun TV swasta. Latihan pun terus dilakukan dalam memaksimalkan penampilan di setiap tahapan. Sehingga capaian maksimal mampu ditorehkan pada ajang The Voice Kids ini.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya berharap dukungan semua pihak khususnya masyarakat Kota Denpasar dalam menghadapi setiap tahapan yang harus dilalui. “Terimakasih kepada Bapak Walikota dan seluruh masyarakat yang telah berkenan mendukung penampilan saya dari setiap tahapnya,” paparnya.

Sementara, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mengapresiasi capaian maksimal dari Wimas Shahnata Putri yang dengan suara emasnya mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Hal ini tentu menjadi dorongan bagi seluruh insan muda Denpasar untuk terus menggali potensi dalam diri yang dapat dikembangkan kapan saja dan dimana saja.

Rai Mantra menambahkan, penampilan gemilang yang ditunjukan Wimas Shahnata Putri telah mampu membuat coach/juri tertegun. Bahkan salah seoarang coach yakni Agnes Monica dibuat merinding oleh suaranya yang dapat dilihat di kanal youtube.

“Jadi gadis Denpasar yang penuh talenta ini harus kita dukung terus, saya mengajak masyarakat Bali khususnya Kota Denpasar untuk mendukung terus Wimas Shahnata Putri yang berbakat dalam bidang tarik suara dengan menonton, like dan share di kanal Youtube https://www.youtube.com/watch?v=I7pKkTlDSDk,” ajak Rai Mantra. (ags/humas-dps/bpn) 

Pemkot Denpasar Rancang Tari Kolosal Dan Hiburan Rakyat

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 tahun 2018 di Kota Denpasar dirancang sedikit berbeda. Dimana, selain mengikuti konsep apel secara nasional, sajian Tari Kolosal bertajuk ‘Amurweng Bhumi Nusantara’ akan memeriahkan apel pengibaran bendera yang akan dilaksanakan di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (17/8/2018) mendatang.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, I Made Toya didampingi Plt. Kabag Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Dewa Gde Juli Artabrata saat memimpin rapat kordinasi persiapan HUT RI ke-73 di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (31/7/2018) mengatakan bahwa Pemkot Denpasar telah melaksanakan beragam persiapan. Dimana, kali ini apel pengibaran bendera akan dilaksanakan di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, seluruh rangkaian kegiatan apel mengikuti arahan dan instruksi pemerintah pusat terkait pelaksanaan apel bendera. Kendati demikian, dalam rangka mewujudkan semangat perjuangan bangsa, apel bendera tahun ini akan dikemas dengan menampilkan tarian kolosal bertajuk ‘Amurweng Bhumi Nusantara’.

“Tahun ini memang ada hal berbeda, dimana ada pementasan tari kolosal yang emngambarkan sepirit kebangsaan,” ujar Made Toya.

Made Toya mengatakan, tari kolosal yang akan dibawakan oleh siswa SMKN 5 Denpasar ini sedianya akan melukiskan kisah Ratu Tri Bhuwana Tungga Dewi saat bertahta di kerajaan Majapahit, serta kekuatan sumpah Amukti Palapa patih Gajah Mada dalam mempersatukan nusantara.

“Dengan adanya tari kolosal ini diharapkan menjadi gambaran perjuangan masa lampau dalam mempersatukan nusantara yang harus kita jadikan semangat dalam membangun bangsa,” paparnya.

Selain itu, sehari setelah peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, pada tanggal 18 Agustus Pemkot Denpasar sedianya akan melaksanakan Hiburan Rakyat dengan menampilkan beragam kesenian. Serta menjadi ajang dukungan untuk mensukseskan perhelatan Asian Games tahun 2018. (ags/humas-dps/bpn)

Siswa SMP PGRI 2 Denpasar Pintar Buat Ramuan Antikanker, Kantin Bebas 5P

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – SMP PGRI 2 Denpasar menjadi duta Kecamatan Denpasar Timur pada lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat Kota Denpasar. SMP PGRI 2 Denpasar dinilai Tim PKTP Kota Denpasar, Selasa (31/7/2018).

Tim PKTP Kota Denpasar dipimpin langsung Ketua Tim sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Denpasar, IA Selly Dharmawijaya Mantra bersama Kadis Kesehatan, dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. Kedatangan tim disambut yel-yel dari siswa-siswi SMP PGRI 2 Denpasar serta pengalungan bunga kepada Ketua Tim oleh Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., bersama Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan; Ketua Provinsi YPLP PGRI Bali, Dr. Made Suada, MM.; Ketua Kota YPLP PGRI Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, MM., dan Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. Nyoman Winata, M.Hum.

Kasek Aryasuda menegaskan, SMP PGRI 2 Denpasar tampil total dalam penilaian PKTP ini. Saat itu, Selly Mantra bersama tim juga diajak melihat aktivitas siswa dalam mengolah aneka hidangan dan obat herbal dari buah lokal yang bisa dipakai mencegah berbagai jenis kanker, di antaranya, loloh kunyit putih, puding daun kelor, bolo kentang, rujak mengkudu, nasi sela dan lain. Semuanya untuk mencegah kanker prostat, kanker payudara. Juga melihat aktivitas siswa jurnalistik membuat mading dan poster tentang kanker.

Aryasuda mengungkapkan, pihak sekolah berkomitmen melakukan upaya pencegahan kanker. Siswa selain memberi informasi kanker kepada teman sebaya di sekolah, juga menjadi panutan di rumah dan masyarakat. Pihak sekolah juga bekerjasama dengan Pecalang Desa Sumerta untuk menjaga lingkungan sekolah. Juga bekerjasama dengan Puskesmas dalam rangka pemeriksaan dan pencegahan kanker serviks.

Keunggulan lain sekolah ini, selain memiliki tanaman obat dengan 80 jenis tanaman pencegah kanker, juga memiliki kantin sekolah yang diawasi secara ketat dengan menjual makanan sehat dan ramah lingkungan. Utamanya bebas dari 5 P yakni pengeyal, pengawet, penyedap, pemanis dan pewarna, serta bebas asap rokok. Dan, yang paling utama adalah menjaga lingkungan sekolah tetap sehat dan bersih dengan pemilihan sampah.

Sementara Selly Mantra yang sudah tiga kali ke SMP PGRI 2 Denpasar, mengatakan, sangat bangga atas semangat para guru, pegawai dan siswa SMP PGRI 2 Denpasar, sehingga penilaian ini dapat berjalan dengan baik. Jika pun nanti SMP PGRI 2 Denpasar mewakili Denpasar dalam penilaian PKTP tingkat provinsi 2019, adalah sekolah paling siap.

Istri Walikota Rai Mantra ini menegaskan, dalam pencegahan kanker diperlukan keterpaduan siswa, lingkungan, guru dan orangtua dengan melakkan pola hidup sehat, khususnya gaya hidup. Ia menegaskan, kanker adalah penyakit tidak menular. Sekolah sebagai tempat berkumpulnya anak-anak dan remaja harus dilindungi, dijamin kesehatannya dan diberi informasi serta pengetahuan tentang kanker. (tis/bpn)

SMP Dwijendra Denpasar Dikunjungi DPR RI

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dwijendra Denpasar berhasil meraih predikat Sekolah Ramah Anak (SRA) yang pertama di Bali. Prestasi ini diraih setelah beberapa minggu lalu sekolah Dwijendra Denpasar dievaluasi dari Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Atas prestasi ini pula sekolah Dwijendra dikunjungi Komisi VIII DPR RI Senin lalu. Demikian disampaikan Kabid Pemenuhan Hak Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Tresna Yasa ditemui di Gedung Sewaka Dharma, Selasa (31/7/2018).

Lebih lanjut Tresna Yasa menambahkan keberhasilan sekolah Dwijendra tidak terlepas dari komitmen dari sekolah itu sendiri mulai dari yayasan sampai pada kepala sekolah, guru dan anak-anak. Hal ini yang mengantarkan semua program yang dilaksanakan sekolah Dwijendra selalu berkaitan dengan program pelaksanaan SRA.

Disamping itu untuk menwujudkan SRA berbagai inovasi telah dilaksanakan SMP Dwijendra melaksanakan program dengan berbagai inovasi.

Kepala Sekolah SMP Dwijendra Ni Wayan Nadi Supartini menyampaikan merasa bangga terhadap prestasi yang diraihnya. Mengingat dari ratusan sekolah yang diusulkan mendapatkan predikan SRA, hanaya SMP Dwijendra di tetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai sekolah ramah anak tingkat nasional. Untuk predikat ini piagamnya telah diserahkan di Surabaya beberapa waktu lalu.

Keberhasilan SMP Dwijendra meraih SRA tidak terlepas dari inovasi dengan konsep BARIISAN yakni sekolah yang bersih, ramah, indah, inklusif, sehat asri dan nyaman. Selain itu sekolah tanpa kekerasan pada perempuan dan anak.

Disamping itu berbagai kebijakan yang telah dilaksanakan kepala sekolah guna mendukung program SRA yakni memberikan pelayanan penuh kasih sayang kepada siswa serta menyiapkan 32 jenis ekstra di sekolah. Hal ini untuk mengisi waktu luang pada siswa untuk melakukan hal-hal yang positif. Bahkan dari ekstra yang diberikan pada siswa telah mengantarkan meraih berbagai prestasi. Tidak hanya diasah intelektual siswa juga dididik untuk kesehatan fisik, mental dan spiritual. Hal ini didukung dengan fasilitas sekolah yang telah disiapkan Yayasan Dwijendra.

Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya mengaku bangga bahwa kerja keras guru dan siswa melahirkan prestasi membanggakan bagi Bali. Hal juga keterlibatan Yayasan dalam memperkuat pendidikan karakter bagi semua siswa dengan pola disiplin dan budaya prestasi.

Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid mengukapkan rasa kagumnya pada SMP Dwijendra Denpasar yang telah sukses menjalankan pendidikan karakter berbasiskan Hindu dengan korikulum nasional. Hal ini sangat wajar SMP Dwijendra menyandang SRA karena pendidikannya sarat dengan karakter dan berbudi luhur serta kreativitas. (gst/humas-dps/bpn)

RSUD Wangaya Terapkan Inovasi ‘Apdol’

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Inovasi di bidang kesehatan terus digalakkan Pemkot Denpasar bersama seluruh jajaran. Seperti halnya RSUD. Wangaya yang kini telah menerapkan pelayanan kesehatan berbasis online dan teknologi dengan Aplikasi Pendaftaran Online (Apdol). Aplikasi ini diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses beragam layanan kesehatan di RSUD Wangaya.

Wakil Direktur RSUD Wangaya, AA Putra Dhyana saat diwawancarai, Senin (30/7/2018) mengatakan bahwa Aplikasi Pendaftaran Online RSUD Wangaya telah diluncurkan secara resmi pada 3 Juli lalu oleh Dirut RSUD Wangaya, dr. Satyawati Hartawan. Dimana, masyarakat dapat mengakses beragam layanan kesehatan dan informasi di RSUD Wangaya.

Lebih lanjut dikatakan, masyarakat dapat mengunduh aplikasi ini di play store dengan kata kunci Daftar Online RSUD Wangaya. Selain melaksanakan pendaftaran, masyarakat juga dapat mengakses riwayat pendaftaran yang disertai informasi tentang nomor antrean serta tanggal pelayanan. Hal lainya juga turut dilayani informasi mengenai biaya perawatan serta informasi kamar yang masih tersedia untuk pelayanan rawat inap.

“Dengan adanya inovasi Apdol ini masyarakat dapat memanfaatkanya dengan maksimal dan melihat pemetaan biaya, jumlah kamar yang tersedia serta mengatur jadwal tersendiri untuk melaksanakan kontrol atau pelayanan kesehatan lainya,” jelasnya.

Selain itu, guna memudahkan pasien dalam melakukan pendaftaran untuk kunjungan ke Poliklinik dan mengurai antrian di loket pendaftaran pasien, kini RSUD Wangaya juga telah menyediakan sistem Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) setelah suskes dengan SMS Gatewaynya di tahun 2016 lalu.

APM merupakan fasilitas bagi pelanggan yang ingin melakukan cek kesehatan, dengan cara langsung mendaftarkan melalui sistem, dapat dilakukan oleh pasien baru ataupun lama. Dengan menggunakn sistem APM ini pasien diberikan kemudahan dalam melakukan pendaftaran kunjungan ke poliklinik, sehingga dapat memotong antrian pasien di Loket Pendafataran, serta APM dapat dilakukan oleh siapapun dan dimanapun karena berifat ‘User Friendly’.

Sementara Kasubag Pengumpulan Informasi dan Dokumentasi Bagian Humas Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengatakan bahwa mewujudkan pelayanan maksimal bagi masyarakat merupakan komitmen Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota, IGN Jaya Negara. Dimana, beragam kemudahan dan kenyamanan bagi pelayananan publik turut diciptakan dengan membangun integrasi berbasis IT di segala lini pelayanan. Seperti halnya pelayanan Perijinan, Disdukcapil, SIM, Pro Denpasar, Sikekal, Santunan Kematian Online, Pelayanan Pendaftaran di RSUD Wangaya serta masih banyak lainya.

“Dalam menciptakan pelayanan maksimal dengan beragam kemudahan serta kenyamanan ingin diciptakan dalam setiap aspek pelayanan publik di Kota Denpasar dengan pengamalan motto Sewaka Dharma yang engandung makna melayani adalah kewajiban,” pungkasnya. (ags/humas-dps/bpn)

Truna-Truni Denpasar Dinobatkan Sebagai Jegeg Bagus Bali 2018

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Malam Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Bali tahun 2018 berlangsung meriah sekaligus menegangkan. Bagaimana tidak, sejak awal acara tampak pendukung masing-masing kabupaten/kota di Bali begegas dan menyanyikan yel-yel untuk memberikan dukungan. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (28/7/2018) malam di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Center ini menobatkan Truna Denpasar 2017, Kadek Deko Widi Permana dan Truni Denpasar, Kadek Dena Ayu Ersavira sebagai Jegeg Bagus Bali 2018.

Hadir dalam kesempatan tersebut untuk memberikan dukungan bagi Truna-Truni Denpasar, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Selly Mantra, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani, serta seluruh masyarakat Kota Denpasar.

Kadis Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniartha Putra dalam sambutanya  mengatakan bahwa pemilihan jegeg bagus Bali tahun 2018 ini bertujuan untuk meningkatkan SDM dalam bidang pariwisata dan meningkatkan pembelajaran kreatifitas, inovatif, berwawasan luas dan bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, dan negara.

“Peserta dalam grand final ini yaitu 18 peserta dari 9 kabupaten kota se-Bali yang terdiri atas 9 jegeg dan 9 bagus yang dipilih berdasar seleksi kabupaten kota se-Bali,” kata Yuniartha.

etelah melewati berbagai seleksi dan tahapa  maka diperoleh hasil yang menempatkan truna-truni Denpasar Kadek Dena Ayu Ersavira dan Kadek Deko Widi Permana sebagai Jegeg Bagus Bali 2018.  Sedangkan untuk runner up 1 jegeg jegeg Gianyar dan bagus Badung. Runner up 2 jegeg Badung dan bagus Gianyar. Runner up 3 jegeg Jembrana dan bagus Karangasem.

Runer up 4 jegeg Buleleng dan bagus Jembrana. Runer up 5 jegeg Karangasem dan bagus Klungkung. Sedangkan juara atribut yaitu untuk Jegeg Bagus Bali berpenampilan terbaik tahun 2018 diperoleh jegeg dan bagus Bangli, Jegeg Bagus Bali berbakat tahun 2018 diperoleh jegeg Klungkung dan bagus Buleleng, serta Jegeg Bagus Bsli persahabatan 2018 diperoleh jegeg bagus Tabanan.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Selly Mantra bersama Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani turut mengapresiasi capaian maksimal dari trune truni Denpasar pada ajang bergengsi pemilihan Jegeg Bagus Bali tahun 2018. Kedepanya, pihaknya berharap capaian positif ini mampu digetoktularkan kepada seluruh elemen masyarakat khususnya dalam mempromosikan pariwisata dan mengembangkan kebudayaan yang ada di Kota Denpasar. “Saat ini sudah menjadi Jegeg Bagus Bali, tentu tugasnya lebih besar dalam mempromosikan kesenian, kebudayaan bahkan pariwisata yang ada di Bali, namun tetap tidak meninggalkan Kota Denpasar dengan segala potensinya untuk dipromosikan,” ungkap Ny. Selly.

ementara itu Teruna Teruni Kota Denpasar Kadek Deko Widi Permana dan Kadek Dena Ayu Ersavira mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung segala usaha sehingga mampu mencapai hasil yang maksimal. Pihaknya mengaku nantinya akan terus mengabdikan diri untuk pengembangan seni, budaya dan pariwisata di Bali secara umum termasuk Kota Denpasar. “Setelah melewati tahapan yang panjang, akhirnya kami mampu memberikan hasil yang maksimal untuk Kota Denpasar, perjuangan belum selesai, kami mohon dukungan untuk mengemban tugas sebagai Jegeg Bagus Bali 2018 kedepanya,” pungkasnya. (ags/humas-dps/bpn)

K3S Denpasar Serahkan Alat Bantu Kesehatan Kepada Siswa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemandangan berbeda Jumat pagi (27/7/2018) di SMP PGRI 6 Denpasar tampak berbeda. Ratusan siswa berpakaian adat sembahyang dari kelas tujuh hingga kelas sembilan dan para guru-guru sekolah setempat telah berkumpul memberikan dukungan kepada para teman sekelasnya yang disabilitas.

Kebahagian bersama ini turut serta dirasakan Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra yang hadir bersama Wakil Ketua K3S Ny. Antari Jaya Negara, Ny. Kerti Rai Iswara serta tampak hadir Kadis Sosial Denpasar Made Mertajaya. Kehadiran K3S Denpasar memberikan dukungan kepada dua orang siswa disabilitas sekolah setempat yakni Komang Yastra Praktyasa, dan Kadek Agastya Arya dan menyerahkan alat bantu kesehatan berupa kursi roda serta alat bantu dengar.

“Kami memberikan apresiasi kepada sekolah inklusi di Denpasar khususnya SMP PGRI 6 Denpasar yang telah memberikan semangat bersama kepada para siswa dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah,” ujar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra.

Lebih lanjut menurut Ny. Selly bahwa Pemkot Denpasar serta didukung insan pendidikan yang ada terus berupaya memberikan pendidikan yang sama kepada anak-anak di Kota Denpasar. Dari langkah ini Denpasar telah mampu meraih penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya delapan kali berturut-turut.

Semoga penghargaan ini menjadi cambuk dalam meningkatkan dan memperhatikan hak-hak anak-anak. Disamping itu Pemkot Denpasar juga memberikan pelayanan kepada anak autis melalui keberadaan Pusat Layanan Autis Kota Denpasar yang berada di kawasan Lumintang Denpasar.

Pusat Layanan Autis Denpasar juga telah mampu melanjutkan siswanya ke jenjang sekolah inklusi. Sementara keberadaan SMP PGRI 6 Denpasar yang memiliki lima siswa disabilitas dan saat ini kami berkesempatan berkunjung serta berbagi kasih bersama para siswa, serta menyerahkan bantuan kursi roda dan alat bantu dengar. Ny. Selly mengharapkan bantuan yang diserahkan kali ini dapat bermanfaat bagi  Komang Yastra Praktyasa, dan Kadek Agastya Arya dalam kegiatan sehari-hari dan kegiatan disekolah.

“Komang Yastra Praktyasa, dan Kadek Agastya Arya agar terus bersemangat sekolah serta selalu menjaga kesehatan,” ujar Ny. Selly.

Sementara Kepala Sekolah SMP PGRI 6 Denpasar, Ketut Antara mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan K3S Kota Denpasar yang telah memberikan perhatian kepada siswa disabilitas. “Tahun ajaran baru ini sekolah kami memiliki lima orang disabilitas, yang pada tahun sebelumnya memiliki empat orang siswa disabilitas serta telah mampu menorehkan prestasi tingkat nasional,” ujar Antara.

Menurut Ketut Antara sekolah SMP PGRI 6 Denpasar terus berupaya meningkatkan layanan pendidikan yang nyaman, dan ramah bagi anak didik. Tidak saja bagi siswa umum yang bersekolah disini namun juga memberikan hak yang sama kepada siswa disabilitas. Saat ini terdapat lima orang siswa disabilitas yang meliputi dua orang siswa Tuna Grahita, satu orang siswa autis, satu orang siswa Tuna Rungu, dan satu orang siswa Tuna Daksa. (pur/humas-dps/bpn)

Kontingen Denpasar Siap Ikuti Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Persiapan kontingen Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar menuju ajang Utsawa Dharmagita Tingkat Provinsi Bali Tahun 2018 telah memasuki tahap akhir. Kemarin pada Rabu (25/7/2018) bertempat di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, kontingen Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar ini secara resmi dilepas Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara didampingi Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN. Bagus Mataram dan seluruh jajaran terkait lainnya.

Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara dalam sambutannya mengucapkan selamat berlomba sembari memompa semangat seluruh Kontingen Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar. “Utsawa Dharma Gita merupakan wadah pengembangan mental serta kepribadian terutama bagi generasi muda. Telah terbukti dari ajang ini mampu melahirkan tokoh- tokoh serta pemimpin berpengaruh disegala bidang. Setelah mengikuti ajang ini, diharapkan dari puluhan peserta perwakilan Kota Denpasar ini akan lahir sosok – sosok berbudi pekerti yang akan melanjutkan pembangunan di masa yang akan datang,” ujar Rai Iswara.

Lebih lanjut Rai Iswara turut mengapresiasi prestasi Kontingen Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar yang sebelumnya telah empat kali berturut- turut berhasil menggondol juara Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Bali dan dua kali juara Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional. “Prestasi yang telah diraih ini tentu bukan kebetulan semata. Didalam nya tercermin keberhasilan Pemkot Denpasar dalam mengembangkan dan melestarikan seni budaya sesuai dengan visi misi kota berawawasan budaya. Bagi para peserta, pesan saya sebelum berlomba agar membahas kriteria lomba untuk dijadikan standarisasi dan menetapkan tujuan sehingga bisa dirumuskan strategi berupa keterampilan dan teknik berlomba. Teknik disini tentu berupa dasar ilmu seni drama seperti ekspresi dan lain sebagainya yang dibalut percaya diri. Niscaya hasil terbaik akan diraih nantinya” ungkap Rai Iswara.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I.GN Bagus Mataram saat ditemui mengatakan Kontingen Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar telah siap seratus persen untuk mengikuti ajang Utasawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Bali Tahun 2018, 27 hingga 29 Juli mendatang. “Dalam ajang tahun ini Kota Denpasar total menerjunkan 86 peserta dengan rincian 16 peserta membaca Sloka, 12 peserta menghafal Sloka, 10 peserta Kakawin/Wirama, 10 Peserta Palawakya, 10 Peserta Geguritan/Macepat, 15 peserta Kidung, 2 peserta Dharma Wacana Bahasa Bali, 9 peserta Dharma Widya dan 2 peserta Dharma Wacana Bahasa Inggris. Peserta dibagi dari kategori anak hingga dewasa baik putra maupun putri. Tentu semangat yang diberikan Sekda Rai Iswara saat melepas peserta menjadi motivasi bagi kontingen Kota Denpasar dalam mempertahankan prestasi yang telah diraih sebelumnya,” ujar I.GN Bagus Mataram.

Salah satu peserta kategori Geguritan Remaja Putri, Ni Made Wikandina Putri yang berkesempatan membawakan Pupung Dangdang saat acara pelepasan peserta berharap dapat menampilkan performa maksimal saat lomba sehingga mampu mengharumkan Kota Denpasar. “Saya berlomba nanti pada hari Sabtu, 28 Juli 2018. Persiapan saya tentu terus berlatih tekun didampingi pembina dan menjaga kesehatan,” tutur gadis yang sebelumnya juga pernah mewakili Kota Denpasar di tingkat nasional pada ajang yang sama. (esa/humas-dps/bpn) 

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan