29 C
Denpasar
Kamis, 18 Oktober 2018

Berikan Pemahaman dan Edukasi Bencana Sejak Dini

BALIPORTALNEWS.COM – Sebagai percontohan kota tangguh oleh JICA, Pemkot Denpasar melelaui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar selalu sigap dalam penanggulangi  kegawatdaruratan, baik saat terjadi, pasca terjadi maupun upaya menanggulangi terus dimaksimalkan.

Hal itu memantik ketertarikan para pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memperkenalkan tata cara penanggulangan bencana dasar bagi siswa-siswinya.  Karenanya, ratusan siswa PAUD  sengaja berkunjung ke Pos Juanda BPBD untuk mendapatkan edukasi tentang tata cara penanggulangan kegawatdaruratan.

Untuk memperkenalkan cara menanggulangi kegawatdaruratan sejak dini, BPBD Kota Denpasar memfasilitasi anak-anak untuk belajar tentang penanganan dan penanggulangan kegawatdaruratan seminggu sekali. “Dengan memberikan penjelasan dan menunjukan alat yang digunakan dalam penanganan kegawatdaruratan. Selain itu penjelasan juga dilakukan  dengan Game Edukasi pemadaman api, nonton video Edukasi Bencana (Bioskop 5D),” ujar Kepala BPBD Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa saat diwawancarai, Minggu (23/9/2018).

Gus Joni sapaan akrabnya  menambahkan,  seminggu sekali siswa PAUD di Kota Denpasar mengunjungi Pos Juanda BPBD Kota Denpasar guna belajar penanggulangan kebencanaan dan kegawatdaruratan. Kehadiran siswa ini merupkaan salah satu agenda sekolah dalam pengembangan pendidikan luar sekolah. Dengan demikian pihaknya menyambut dan antosias memberikan pemahaman tentang penanggulangan. “Edukasi pencegahan dan penanganan kegawatdaruratan sangat penting untuk dipelajari sejak dini, hal ini dikarenakan bencana bida datang kapan saja, sehingga anak-anak memiliki pengetahuan dasar tentang kegawatdaruratan,” ujarnya.

Antusias siswa PAUD ini mendapat apresiasi Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Menurut Rai Mantra keingin tahuan anak anak sejak dini sangat bagus sehingga perlu diberikan ruang dan menjadi contoh pola pendidikan luar sekolah. Sehingga, anak-anak mampu menggetok tularkan pengetahuanya kepada teman sebaya dan keluarganya.

Selain itu, Rai Mantra  berharap perusahaan seperti hotel maupun perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Denpasar agar  mempunyai tim penanggulangan bencana. Seperti tim mengatasi kebakaran, gempa bumi, tsunami atau yang lainnya.

Dengan terdapatnya sebuah tim di hotel maupun perusahaan tersebut maka akan sangat membantu pelanggan atau tamunya apabila terjadi bencana. ”Tim itu yang akan  mengkoordinir untuk melakukan penanganan awal kepada tamu sebelum petugas BPBD datang, sehingga pengetahuan tentang kegawatdaruratan dapat tersosialisasikan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang tentunya dapat memaksimalkan penanganan kegawatdaruratan dalam upaya mendukung Denpasar sebagai kota tangguh bencana” jelas Ram Mantra. (humas-dps/bpn)

Rai Mantra Dukung “Gambelan” Sebagai Warisan Tak Benda ke UNESCO

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mendukung gambelan sebagai salah satu warisan tak benda budaya yang dimiliki Indonesia yang telah berkembang di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di Kota Denpasar dan Bali pada umumnya.

“Kami mendukung nominasi gambelan untuk diinskripsi pada daftar warisan budaya tak benda oleh Komite UNESCO, mengingat gambelan adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang adhiluhung,” kata Rai Mantra saat menerima kedatangan Ketua Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Kementeerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Ihya Ulumuddin di kawasan Tukad Bindu Kecamatan Denpasar Timur, Minggu (23/9/2018).

Rai Mantra mengatakan, kalau gambelan Bali memang memiliki ciri khas tersendiri. Dimana, sebagai pengiring upacara adat dan keagamaan di Bali dan keberadaan gambelan sebagai bagian dari Panca Gita yang harus tetap dilestarikan.

Lebih lanjut Walikota Rai Mantra yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I.G.N  Bagus Mataram, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada pihak Kementerian karena telah mengajukan gamelan sebagai salah satu warisan tak benda ke UNESCO. Selain itu, UNESCO sebelumnya juga sudah menetapkan Subak, Tari Baris Cina (Desa Renon dan Sanur), Tari Baris Wayang (Banjar Lumintang), Tari Legong Keraton, Basmerah dan Tradisi Ngerebong (Desa Kesiman) sebagai  warisan dunia.

“Kedepan kami berharap Tim dari Kementerian bisa meninjau kembali karena kami di Bali dan Denpasar pada khususnya memiliki berbagai macam tradisi dan budaya yang mungkin nantinya bisa diusulkan ke UNESCO agar bisa ditetapkan juga sebagai warisan budaya dunia sebagai penyemangat bagi pelaku seni, masyarakat dan penggiatnya,”pungkas Rai Mantra.

Sementara Ketua Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Ihya Ulumuddin mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah menyepakati apa yang disampaikan oleh Dewan Pakar dan Pak Menteri terkait dengan gambelan yang akan di ajukan ke UNESCO menjadi salah satu warisan budaya dunia selain Reog Ponorogo dan Kulintang. Dan telah disepakati bersama Tim Ahli bahwa gambelan yang akan diusulkan. Sehingga pihaknya lalu melakukan beberapa pengujian seperti Bali, Jawa, Sunda, Sumatera dan Kalimantan. Salah satu indikator yang menjadi penilaiannya yakni karakteristik tertentu yang menjadi sebuah kekuatan dari sebuah komunitas untuk bisa mewariskan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

“Kami berharap tidak hanya sebatas warisan budaya dunia yang akan diajukan ke UNESCO semata, namun warisan budaya yang patut menjadi perhatian di masyarakat lokal, nasional hingga dunia untuk terus berkembang secara baik dan diperaktekan pada masyarakat luas,” pungkas Ulumuddin sebarai mengatakan kegiatan ini juga bertujuan untuk menggali data dan mengambil gambar secara visual. (ngurah/humas-dps/bpn)

Walikota Rai Mantra Pimpin Aksi Bersih Pantai

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Disiplin masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membaung sampah sembarangan terus disosialisasikan Pemkot Denpasar. Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra dalam setiap kesempatan aksi kebersihan lingkungan terus mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Seperti halnya aksi kebersihan pantai, Jumat (21//20189) yang dipimpin Walikota Rai Mantra melibatkan masyarakat Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, ASN, siswa sekolah serta komunitas yang ada bertempat di Pantai Sindhu Sanur.

“Perlu terus ditingkatkan kesadaran bersama serta kegiatan secara massif dan juga perlu dilakukan tindakan menegur setiap melihat masyarakat yang buang sampah sembarangan,” ujar Walikota Rai Mantra yang hadir sembari membawa alat jepit pungut sampah dan kantong sampah.

Lebih lanjut dikatakan langkah-langkah Tindak Pidana Ringan (Tipiring) diikuti sanksi bagi warga pembuangan sampah sembarangan dengan denda hingga jutaan rupiah. Disamping itu pihak desa/kelurahan juga menyiagakan satgas kebersihan yang ada untuk terus menjaga kebersihan.

Hal ini juga didukung dengan Peraturan Daerah Kota Denpasar terkait kebersihan dengan menindak tegas masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Terlebih kawasan pantai ini dengan ruang yang ada untuk kepentingan bersama agar terus digulirkan langkah tegur setiap melihat pembuangan sampah sembarangan.

Tidak hanya kebersihan pantai yang diikuti langkah edukasi juga diisi dengan pelepasan tukik secara bersama-sama. Tentu ini menjadi sebuah edukasi tidak saja sebagai kegiatan pelestarian, kepariwisataan dan lingkungan juga menjadi edukasi bersama terutama siswa sekolah dalam keberlangsungan lingkungan kedepan.

Kegiatan yang telah berlangsung sejak pagi tampak juga Lurah Sanur I.B Raka Jisnu mendampingi Walikota Rai Mantra, yang mengatakan bahwa kegiatan kali ini menjadi agenda edukasi masyarakat khusunya dalam menjaga kebersihan lingkungan di kawasan Sanur. Aksi ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemkot Denpasar yang turut serta dalam kegiatan pungut sampah di pantai Sindhu serta melakukan pelepasan tukik bersama Walikota Rai Mantra, ASN Pemkot Denpasar serta siswa sekolah. Keberlangsungan kegiatan ini juga akan digelar Bali Reggae Star Festival merupakan festival musik yang juga disinergikan dengan kegiatan amal dan sosial.

“Bali Reggae Star Festival 2018″ rencananya akan dihelat pada 29 hingga 30 September mendatang dan mengundang sekitar 30 musisi Reggae baik dari dalam maupun luar negeri berlangsung di Kawasan Pantai Mertasari, Sanur,” ungkapnya. (pur/humas-dps/bpn)

Pemkot Denpasar Buka Lowongan CPNS

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk 249 formasi, Rabu (19/9/2018) besok.

Setelah dibuka secara resmi peserta yang mau mendaftarkan diri untuk mengikuti formasi CPNS di Kota Denpasar dapat dilakukan secara online dengan alamat : http://sscn.bkn.go.id dan http://bkpp.denpasarkota.go.id.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar, I Ketut Mister yang didampingi Sekretaris BKPSDM, I Sudiana dan Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi, Komang Lestari Kusuma Dewi saat ditemui Selasa (18/9/2018) saat persiapan penerimaan CPNS di Kota Denpasar.

Lebih lanjut Ketut Mister menambahkan untuk persyaratan pendaftaran CPNS para peserta minimal berumur 18 tahun dan maksimal 35 tahun per 1 Agustus 2018. Disamping itu semua persyaratan untuk mengikuti CPNS harus diupload http://sscn.bkn.go.id  dan http://bkpp.denpasarkota.go.id . “Dengan adanya pendaftaran secara online para pesert CPNS tidak perlu datang ke kantor BKPSDM,” ujarnya. Untuk verifikasi juga akan dilaksanakan secara online dimana hasilnya akan diumumkan secara online. Disamping itu diharapkan semua peserta CPNS harus memiliki e-mail untuk memudahkan memberikan informasi.

Terkait dengan persyaratan untuk pendaftaran CPNS, Ketut Mister menyampaikan selain ada batas umur indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal, 2,75 dan terakreditasi. Peserta CPNS hanya bisa melakukan pendaftaran hanya 1 (satu) instansi/daerah dalam satu periode pelaksanaan seleksi. Selain persyaratan diatas menurut Ketut Mister, para peserta juga harus mengupload ijasah asli, asli transkrip nilai, pasfoto berlatar belakang merah 3×4. Termasuk juga membuat surat pernyataan tidak pernah dihukum penjara termasuk juga membuat surat pernyataan tidak pindah tugas sebelum memiliki masa kerja 11 tahun dan KTP serta KK.

Sedangkan untuk guru yang telah mempunyai sertifikasi kompetensi agar juga di upload dan bila lulus nantinya tidak perlu lagi mengikuti tes kompetensi bidang. Disampaikan rincian formasi CPNS di Kota Denpasar. Sedangkan untuk formasi khusus eks THL-K2 tetap pesertanya mengikuti tes CPNS.

I. Formasi Khusus Eks THL-K2 yang memenuhi syarat paling rendah S1 sebelum bulan November 2013 sebanyak 7 orang

II. Formasi Umum

  1. Guru Kelas Ahli Pertama dengan syarat S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan formasi sebanyak 133.
  2. Guru Bahasa Indonesia Ahli Pertama Syaratnya S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan formasi 10 ditempatkan di SMP.
  3. Guru Matematika Ahli Pertama dengan syarat S-1 Pendidikan Matematika dengan formasi 10 ditempatkan di SMP.
  4. Guru Penjaskes Ahli Pertama, syarat S-1 Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, formasi 4 ditempatkan di SMP.
  5. Guru Bimbingan Konseling Ahli Pertama, syarat S-1 Pendidikan Bimbingan Konseling, formasi 9 ditempatkan di SMP.
  6. Guru Bahasa Bali Ahli Pertama, syarat S-1 Pendidikan Bahasa Bali, formasi 8 ditempatkan di SMP.
  7. Guru Bahasa Inggris Ahli Pertama, syarat S-1 Pendidikan Bahasa Inggris, formasi 7 dan ditempatkan di SMP.
  8. Guru IPA Ahli Pertama dengan syarat S-1 Pendidikan IPA, formasi 8 ditempatkan di SMP.
  9. Guru IPS Ahli Pertama dengan syarat S-1 Pendidikan IPS, formasi 3, ditempatkan di SMP.
  10. Guru PPKN Ahli Pertama, syarat S-1 Pendidikan Kewarganegaraan, formasi 6 yang ditempatkan di SMP.

III. Tenaga Kesehatan

Untuk tenga kesehatan Pemerintah Kota Denpasar menyediakan lowongan sebanyak 12 dokter spesialis, 7 dokter umum, 11 apoteker 6 DIII Keperawatan dan 7 DIII kebinanan.

I Ketut Mister menambahkan pola seleksi CPNS ini menggunakan sistem CAT, dimana saat selesai tes nilai langsung keluar. “Jadi ini tidak ada bisikan. Kalau pinter pas tes pasti lulus. Tidak ada iming-iming menjanjikan kelulusan. Ini transparan,” katanya.

Tahapannya akan dimulai dari persiapan yang meliputi tahap pengumuman dan pendaftaran yang akan dimulai 19 September hingga 19 Oktober 2018.

Untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dimulai pekan III Oktober hingga November 2018. Pengumuman kelulusan pekan IV November 2018. Dan untuk pemberkasan Desember 2018.(gst/humas-dps/bpn)

Dari Peringatan Haornas dan Pembukaan FORMI di Kota Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Tahun ini menjadi tahun perhelatan olahraga, hal ini banyak peristiwa-peristiwa penting dalam olahraga tanah air di Tahun 2018. Mulai dari Asian Games, Asian Para Games, dan juga berbagai event nasional maupun internasional di bidang olahraga prestasi, juga di bidang olahraga rekreasi seperti poco-poco nusantara, sepeda nusantara, gala desa, dan liga sepakbola berjenjang.

Demikian sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi yang dibacakan Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra pada kegiatan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-XXXV yang dirangkaikan dengan pembukaan Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (Formi) Kota Denpasar, Jumat (14/9/2018) dilapangan Kompyang Sujana. Hadir juga dalam kegiatan tersebut A.A Ngurah Oka Ratmadi selaku Ketua Formi Provinsi Bali, Wakil Walikota, I.G.N Jaya Negara, Sekda, A.A.N Rai Iswara, Ketua KONI Denpasar, I.B Toni Astawa serta Instansi terkait lainnya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam tahun olahraga ini Bangsa Indonesia mendapat kado istimewa dengan suksesnya penyelenggaraan Asian Games dan juga sukses prestasi. Didalam mencapai prestasi tersebut, tentu tidak muncul secara tiba-tiba. Prestasi lahir karena dipersiapkan secara matang dan sistematik serta dukungan semua pihak disertai doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Tahun ini pula kita semakin kuatkan olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan sebagai pondasi menuju pembangunan olahraga yang lebih utuh termasuk di dalamnya membangun prestasi karena tidak aka nada prestasi kalau tidak ada partisipasi.

Olahraga harus menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup. Permasalahan terbesar saat ini yakni derajat kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah (dibawah 18%). Maka dengan gerakan masyarakat hidup sehat dan gerakan ayo olahraga diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut. Dengan kesegaran jasmani yang bagus, maka akan memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi menuju pentas dunia di masa selanjutnya. Pembangunan di dalam olahraga adalah tidak hanya jasmani tetapi juga rohani. Dengan sehat rohani kita berarti telah mendukung kebijakan Bapak Presiden tentang Revolusi Mental.

Kita patut bangga bahwa Asian Games 2018 yang menjadi perhelatan olahraga tingkat Asia, telah berlangsung sukses, lancar dan membuahkan juga prestasi, dengan masuk peringkat 4 besar Asia. Ini patut di syukuri berkat kerja bersama stakeholder. Terima kasih semua untuk KONI, KOI, para atlet, pelatih Pembina, CDM yang menorehkan prestasi yang luar biasa di Asian Games 2018.

Sementara disinggung tentang penyelenggaraan kegiatan FORMI Denpasar menurut Walikota Rai Mantra bahwa olahraga FORMI ini merupakan olahraga tradisi sebagai cikal bakal munculnya olahraga di berbagai daerah di Indonesia. Olahraga tradisional ini memiliki sebuah karakteristik dan budaya, serta saat ini telah ditampung oleh KONI. “Semoga dengan adanya FORMI ini diharapkan mampu membawa prestasi, perubahan karakter, dan identitas olahraga itu sendiri yang diciptakan oleh lokal jenius itu sendiri serta diharapkan dapat berkembang dan tumbuh,” pungkas Rai Mantra.

Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Raka Purwantara mengatakan, kegiatan Formi pada tahun-tahun sebelumnya hingga saat ini tetap mempertandingkan sejumlah cabang-cabang olahraga seperti tarik tambang, hadang PKK, Hadang sekaa teruna, Dagongan putra dan putri, Metajog sekaa teruna, Jalan Terompah putra dan putri, Deduplak, Pencak Silat seni tunggal putra dan putri. “Tahun ini, pelaksanaan Festival Formi diikuti atlet dari 43 desa/kelurahan se-Kota Denpasar dengan waktu pelaksanaan festival selama tujuh hari,” katanya.

Pada akhir acara, Walikota Rai Mantra beserta undangan dan seluruh peserta mengikuti senam dayung dengan dipandu oleh insrtuktur senam. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan piala bergilir Formi Kota Denpasar serta penghargaan kepada atlet Asian Games 2018 yang berhasil meraih medali emas dan perak. (ngurah/humas-dps/bpn)

Pemkot Denpasar Terima Penghargaan “Dukcapil Hebat”

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar menerima penghargaan “Dukcapil Hebat” dari Kementerian Dalam Negeri RI atas pengembangan inovasi dan besarnya dukungan kepala daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.

Penghargaan diserahkan langsung Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri RI, Prof.Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH bersama Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo,SH.,M,IP. yang diterima langsung Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara di Patra Semarang Hotel & Convention Center pada Rabu (12/9/2018).

Penyerahan piagam penghargaan diberikan pada acara pembukaan Rakornas II Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2018, yang dihadiri 1.400 undangan dari perwakilan Gubernur, Bupati/ Walikota serta kepala Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota se-Indonesia. Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemeterian Dalam Negeri,  Prof.Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, mengatakan penghargaan diberikan kepada kepala daerah atas inovasi dan dukungan sebagai kepala daerah yang merupakan faktor kunci dalam mewujudkan target capaian kinerja dan kualitas pelayanan dibidang pendataan kependudukan.

“Sehubungan dengan itu, melalui Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil tahun 2018 dilakukan penilaian dan pemberian penghargaan kategori “Dukcapil Hebat” terhadap pengembangan inovasi dan besarnya pelayanan administrasi kependudukan kepada kepala daerah yang dinilai telah melakukan berbagai inovasi di daerah yang dipimpinnya,” jelas Zudan Arif.

Penghargaan Piagam Dukcapil Hebat yang diberikan kepada Pemerintah Kota Denpasar, sebagai  Reward yang diberikan kepada kepala daerah Walikota Denpasar, IB. Rai Dahrmawijaya Mantra yang dinilai telah memberikan dukungan prima terhadap peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kota Denpasar. Penghargaan yang digelar Kementerian Dalam Negeri ini, memiliki kriteria  khusus yakni kepala daerah yang memiliki beragam inovasi dan dukungan anggaran melalui APBD dengan daya ungkit yang besar serta dukungan kepala daerah secara langsung dalam aktifvitas pelayanan administrasi kependudukan.

“Kalo mau lihat pelayanan Dukcapil yang baik, bisa langsung datang ke Denpasar. Kami juga sering berkunjung langsung tanpa sepengetahuan Kepala Daerah disana dan memang benar pelayanannya bagus dan patut dicontoh daerah lain,” ujar Zudan Arif sembari mengajak peserta terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Selain Kota Denpasar yang menerima penghargaan “Dukcapil Hebat”.  Adapun Kota Surabaya, Kota Madiun dan Kota Malang memperoleh penghargaan “Dukcapil Bisa”, sedangkan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Merauke mendapatkan penghargaan kategori “Khusus” begitu juga penghargaan “Dukcapil Selaras” diberikan kepada Lembaga yang kebijakannya berdampak luas terhadap peningkatan kualitas data dan dokumen kependudukan, dengan kriteria kategori adalah lembaga yang memiliki kebijakan berskala  nasional dan berdampak luas terhadap peningkatan  kualitas data dan dokumen kependudukan yang diberikan kepada BPJS Kesehatan.

Sedangkan penghargaan “Mitra Dukcapil” diberikan kepada organisasi kemasyarakatan (Ormas)/LSM/Lembaga Nirlaba yang berperan  aktif mendukung program administrasi kependudukan yang berskala nasional dan mampu menggerakan masyarakat dalam mendukung  tertib administrasi kependudukan di berikan kepada Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) .

Sementara Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar, AA Istri Agung mengatakan atas komitmen Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota IGN Jaya Negara berbagai indikator ataupun kriteria untuk pemberian penghargaan Dukcapil Hebat memang telah dipenuhi Pemkot Denpasar, seperti fasilitas gedung pelayanan, dukungan APBD, sarana pelayanan seperti mobil keliling, printer pencetakan KTP-el, berbagai inovasi yang diterapkan seperti pelayanan cepat akurat, pelayanan system paket yang diurus secara bersamaan dalam satu paket, pelayanan akta online, system balado (barkot lacak dokumen), Akuwaras, Sicemen (Sistem cek dokumen) serta berbagai layanan inovasi lainnya.

“Penghargaan ini juga menjadi motivasi untuk kami agar kedepannya selalu lebih baik, dan berkomitmen terus mendukung berbagai inovasi Walikota Denpasar dalam upaya meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan di Kota Denpasar,” ungkap AA Istri Agung.  (eka/humas-dps/bpn)

Disdikpora Latih Guru Matematika

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, menggelar workshop metode belajar mengajar Kurikulum 2013 mata pelajaran matematika, 10-13 September di UPT Rumah Pintar. Workshop diikuti 72 guru matematika kelas IX SMP/MTs negeri dan swasta se-Kota Denpasar.

Pelaksana Teknis Kegiatan, Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., mengatakan, workshop ini digelar dengan tujuan agar para guru matematika memahami pentingnya penyusunan soal USBN serta prosedur dan langkah-langkahnya. Para guru dapat mengembangkan indikator soal berdasarkan kisi-kisi USBN yang dikembangkan oleh BSNP.

Selanjutnya para guru matematika dapat menulis butir-butir soal matematika sesuai kisi-kisi yang didapatkan, serta dapat menelaah butir-butir soal yang dibuat dengan menggunakan instrumen telaah kualitatif butir soal. Selain dapat merakit soal yang selanjutnya menjadi paket soal untuk digunakan dalam ujian.

Dari workshop ini, kata Tirta Arintini yang juga Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, hasil yang diharapkan adalah tersedianya paket soal matematika untuk pemantapan UN dan USBN tahun 2018/2019. Ini tak terlepas dari komposisi penyusunan soal yang dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dimana 20-25 persen soal USBN berasal dari Kemendikbud, sedangkan 75-80 persen soal disusun oleh guru.

Sementara Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag., mengatakan, guru harus mampu menjadikan matematika sebagai pelajaran yang menyenangkan dan bukan menjadi momok bagi siswa. Menurut dia, matematika juga akan terus dipakai sebagai modal kemampuan belajar dan berpikir seumur hidup.

Wiratama menyebutkan, sebenarnya setiap anak didik memiliki dasar kemampuan untuk memahami matematika. Hanya saja dalam proses belajar selanjutnya mungkin saja menghadapi hambatan dan keterbatasan sehingga siswa menganggap bahwa pelajaran matematika itu sulit.

Wiratama mengatakan, bagaimana menjadikan matematika menjadi pelajaran yang disenangi siswa adalah tugas berat bagi guru pengampu mata pelajaran matematika. Tugas guru matematika adalah menjadikan matematika sebagai pelajaran yang menyenangkan. Guru harus mampu membangun minat belajar siswa di bidang matematika, memberikan motivasi serta mendampingi siswa ketika menghadapi kesulitan.

Wiratama menegaskan, peran guru sangat penting dalam menyukseskan USBN. Guru memiliki kewenangan sebagaimana diatur dalam UU (Sisdiknas). Setelah guru mengajar mereka juga berwenang untuk melakukan evaluasi terhadap siswa. Dan, USBN memberikan kesempatan pada para guru untuk meningkatkan kemampuan membuat soal yang baik dengan tingkat penalaran tinggi.

Menurut dia, biaya pelatihan guru tersebut sepenuhnya ditanggung pemerintah daerah melalui APBD Kota Denpasar tahun anggaran 2018. Workshop menghadirkan fasilitator dari Widyaiswara LPMP Provinsi Bali. (tis/bpn)

Pameran “Sensibility Line” Di Griya Art Gallery

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Griya Art Gallery di Griya Santrian a Beach Resort and Spa mempersembahkan pameran bertajuk Sensibility Line, Jalur Artistik Made Wiradana.

Karya-karya Made Wiradana menyuguhkan bebagai komposisi dengan karakter figuratif yang berjejal memenuhi bidang kanvas yang begitu besar. Tampak dari dekat banyaknya kehadiran figur-figur manusia dan binatang yang dikomposisikan saling tumpang tindih. Sosok figur tersebut berkarakter gambar “naif primitif’ kelihatan seperti bernarasi dan ada interaksi yang intens antara figur. Tetapi jika dilihat dari jarak jauh, terlihat ada komposisi berupa tekstur abu kecoklatan dan hitam, ditambahkan aksen-aksen warna merah dan biru yang diterapkan untuk membloking beberapa figur.

Secara visual yang hadir dalam pencerapan adalah komposisi bernuansa abstrak, sama sekali tidak nampak narasi. Karakter garis spontan dan eskpresif, diperkuat dengan aksen warna kontras, tidak terbebani narasi, sengaja dibiarkan mengalir dengan liar. Wiradana mengontrol keliaran tangannya dalam menorehkan garis dengan jalan memberikan aksen-aksen bloking warna, dan sensibilitas dalam mengatur komposisi antara garis, tekstur, bidang dan warna.

Sensibilitas yang dibangun dengan penghayatan mendalam aspek-aspek formal seni rupa, dilatih secara intensif melalui proses kreatif yang tak pernah jenuh. Proses ini tidak mulus, namun bergerak dinamis pada jalur kreativitas Wiradana sendiri, sebagai sensibility lineLine diartikan kekuatan garis dan jalur, karena kekhusyukan pada eksplorasi tersebut.

Seniman Made Wiradana lahir di Denpasar pada 27 Oktober 1968. Lulus dari Akademi Seni Rupa Jojgakarta pada tahun 1995 dan pernah menerima berbagai penghargaan diantaranya Philip Morris Art Awards (1995, 1998), Belgium Ambassador Art Award (2006), Beijing Art Institute for Art Appreciation (2017) dan Gold Medal Asian Art Bienial Hongkong tahun ini.

“Saya sangat bangga bisa mewadahi presentasi karya-karya indah ini di Griya Santrian Gallery, diharapkan pameran ini dapat memicu dialog yang lebih intens lagi perihal gagasan dan ide-ide kreatif lainnya,” ungkap Ida Bagus Gede Sidharta Putra, pemilik Griya Santrian Gallery sekaligus general manager Hotel Griya Santrian. (r/bpn)

Pemkot Denpasar Buka Lowongan 249 Formasi CPNS 2018

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar membuka lowongan 249 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Tahun 2018. Dimana sebelumnya sebanyak 82 Pemda Provinsi, Kabupaten dan Kota yang berkas usulan kebutuhan CPNSnya dipandang lengkap dari keseluruhan 525 Pemda yang mengajukan usulan kebutuhan CPNS se-Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut dokumen rahasia yang diserahkan dari Kemenpan RB dibuka langsung secara bersama-sama oleh Sekda Kota Denpasar, A.A.N Rai Iswara bersama Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Ketut Mister yang disaksikan oleh media Pers serta OPD terkait lainnya, Senin (10/9/2018) dikantor Walikota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Rai Iswara mengatakan dibukanya lowongan CPNS ini pihaknya akan melakukannya dengan transparan dan terbuka sehingga pelaksanaan proses seleksi bisa berjalan dengan sebaik-baiknya. “Yang terpenting dalam hal ini adalah bagaimana insan Pers dapat membantu kita untuk menginformasikan yang dibingkai dengan pengawalan sehingga hal ini bisa berjalan dengan sebaik-baiknya. Tanpa peran media kegiatan ini mustahil bisa berjalan dengan baik, oleh sebab itu kami titip kepada media untuk menginformasikan kepada masyarakat luas,”pungkas Rai Iswara.

Sementara Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Ketut Mister didampingi Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM, Komang Lestari Kusuma Dewi, mengatakan adapun beberapa dasar hukum dari pengadaan CPNS 2018 ini adalah mengacu pada UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN, PP No 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PN, dan Permenpan RB No 36 Tahun 2018 tentang Kreteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018.

Kemudian untuk terselenggaranya seleksi CPNS yang terbuka, transparan dan jujur maka proses pendaftaran seleksi CPNS hanya dilakukan secara terpusat melalui portal Nasional Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan seluruh Tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional di wilayah masing-masing, sementara Kota Denpasar berada di wilayah Kanreg X BKN. Untuk selanjutnya setelah melakukan pembukaan dokumen maka tahapan selanjutnya dari proses seleksi CPNS ini meliputi, Persiapan (Pekan II September sampai dengan Pekan II Oktober 2018) meliputi Tahap pengumuman dan pendaftaran. Seleksi (Seleksi Kompetensi Dasar/SKD dan Seleksi Kompetensi Bidang/SKB) Pekan III Oktober sampai dengan November 2018.

Pengumuman Kelulusan (Pekan IV November 2018 dan Pemberkasan pada Desember 2018. “Kalaupun ada informasi yang kurang jelas masyarakat bisa langsung datang ke kantor BKPSDM jalan Mataram No 2 Lumintang Denpasar atau bisa melihat di website BKPSDM pada https://bkpp.denpasarkota.go.id,” kata Mister.

Lebih lanjut Mister mengatakan adapun Formasi CPNS Kota Denpasar Tahun 2018 berjumlah 249 formasi yang meliputi 205 formasi Tenaga Pendidikan dan 44 formasi Tenaga Kesehatan. Sejatinya pihaknya mengajukan 824 formasi usulan sesuai dengan analisa kebutuhan PNS di Kota Denpasar dari validasi BKN dan Menpan RB harus sesuai dengan Batas Usia Pensiun (BUP) PNS Tahun 2017 menjadi 249 formasi. (ngurah/humas-dps/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan