29 C
Denpasar
Minggu, 23 September 2018

Sandhy Sandoro feat Indra Lesmana Akan Tampil di SVF 2016

BALIPORTALNEWS.COM – Musisi jazz Indra Lesmana mengatakan sejumlah musisi telah menyatakan kesediaan konser  arena SVF atau Sanfest. Indra Lesmana bersama sohibnya, gitaris asal Klungkung akan tampil dalam tajuk Indra Lesmana-Dewa Budjana Project yang berkolaborasi dengan Penggak Men Mersi pada malam pertama, Rabu (24/8/2016). Pada sesi ini, penyanyi jazz Eva Celia, putri Indra Lesmana, ikut tampil membawakan sejumlah lagu.

Pada Kamis (25/8/2016) malam bakal menghadirkan Barasuara. Kemudian Jumat (26/8/2016): Rio Sidik Quintet featuring‎ Dias. Sedangkan malam Minggu atau Sabtu (27/8/2016) malam, panggung akan digoyang Sandhy Sondoro featuring Indra Lesmana Mostly Jazz Group. Sebagai penutup, pada Minggu (28/8/2016) malam dimeriahkan Gen Fredly & The Bakuucakar.

Wakil Ketua SVF yang juga Koordinator Panggung I Gusti Agung Bagus Mantra menambahkan sejumlah musisi potensi Bali juga bakal memeriahkan panggung utama. Gus Teja World Music tampil di malam pertama (Rabu 24/8/2016) bersama UNBroken Blues; Kamis (25/8/2016): Sanggar Musik Indra Lesmana (Smile); Sundown 1 (UJM); The Sons; Gustu Brahmanta & Friends; dan Universe.

Kemudian pada Jumat (26/8/2016) malam Sanggar Musik Indra Lesmana; Sekolah Musik Sangaji; Ansuara; Emoni; Ika & Soul Brothers. Sabtu (27/8/2016): Sekolah Musik BMTC; Sundown 3 (Winnie the Blues); Keisha Palar; Komang Layang Moko; Crazy Horse. Minggu (28/8//2016): Bali Reggae Movement; The Bodhi/Smallaxe, Joni Agung & Double T. (r/bpn)

 

Panggung Utama SVF 2016 Bertabur Bintang

BALIPORTALNEWS.COM Panggung utama Sanur Village Festival XI 2016 yang akan digelar 24-28 Agustus 2016 bakal bertabur bintang dengan penampilan sejumlah penyanyi dan musisi papan atas Tanah Air serta sederet artis-musisi dari Bali.

Ketua Umum Sanur Village Festival Ida Bagus Gde Sidharta Putra mengatakan hiburan di panggung utama dari tahun ke tahun selalu menyedot puluhan ribu pengunjung selama pergelaran lima malam.

“Panggung utama merupakan salah satu magnet festival yang selalu ditunggu pengunjung dan kali ini menghadirkan sejumlah penyanyi dan musisi dari Jakarta maupun Bali,” katanya, Senin (22/8/2016).

Menurut Gusde, sapaan akrab Sidharta Putra, seperti festival sebelumnya, selain musik, panggung utama juga menampilkan berbagai atraksi seni budaya dan sajian lain yang bakal menghibur pengunjung festival sambil menikmati aneka makanan dan minuman dari food bazar.

Gusde, panggilan akrabnya, mengatakan festival kesebelas ini kembali merangkul berbagai komponen masyarakat untuk merayakan keberagaman warga melalui tema “Tat Twam Asi” yang mengandung filosofi universal aku adalah kamu, kamu adalah aku.

Dia berharap seluruh warga masyarakat bisa ikut berperan membumikan Tat Twam Asi dalam suatu kesetaraan egaliter melalui fungsi masing-masing pribadi di masyarakat. Selain itu, tentu dengan kondisi yang terbangun tersebut, bisa lebih mengokohkan persatuan, kesatuan, kebersamaan dan gotong royong membangun lingkungan yang lebih baik.

"Kebersamaan dan kegembiraan itu di antaranya tercermin dari panggung hiburan yang disaksikan ribuan penonton. Oleh karena itu kami selalu berupaya menampilkan hiburan yang terbaik," kata Gusde.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan SVF kini bukan hanya milik warga Sanur, melainkan telah menjadi kebanggaan bersama yang mendukung promosi pariwisata secara kolosal. Publikasi SVF telah memiliki gaung internasional dan menjadi salah satu destinasi yang dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara di samping warga Denpasar dan sekitarnya.

Dia menilai festival yang dikelola secara profesional oleh Yayasan Pembangunan Sanur selama 10 tahun ini telah banyak menginspirasi kegiatan serupa di berbagai daerah. “Saya berharap SVF terus mengembangkan kreativitas dan inovasi serta memberikan kemanfaatan mengangkat potensi pariwisata dan perekonomian di daerah ini,” katanya. (r/bpn)

Kemendikbud Tetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai Sekolah Rujukan

BALIPORTALNEWS.COMKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) RI menetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan. Ditetapkan SMPN 1 Denpasar oleh pemerintah pusat sebagai sekolah rujukan setelah dilakukan survey dan verifikasi terhadap sekolah-sekolah yang telah memenuhi persyaratan.

‘’Kami sangat bangga dengan ditetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan. Kami berharap, dengan ditetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan dapat memicu semangat guru dan siswa untuk meningkatkan kualitas dan layanan pendidikan makin baik,’’ ujar Kepala SMPN 1 Denpasar, Drs. AA Gede Agung Rimbya Temaja, M.Ag., Senin (22/8/2016).

Rimbya Temaja mengungkapkan ada sejumlah indikator yang harus dipenuhi sebagai sekolah rujukan ini. Di antaranya, terakreditasi A (sangat baik) yang dibuktikan telah memenuhi delapan standar nasional pendidikan, yaitu standar isi, standar proses pembelajaran, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilian.

Indikator lainnya, memiliki ekosistem pendidikan yang kondusif, memiliki budaya mutu, melaksanakan program penumbuhan budi pekerti, menjadi pusat keunggulan, serta lokasi yang strategis, mudah dijangkau dan aman. ‘’Sebagai sekolah rujukan, SMPN 1 Denpasar wajib mengimbaskan berbagai keunggulan yang dimiliki dengan sekolah lain,’’ ujar Rimbya Temaja.

Rimbya Temaja mengungkapkan, ditetapkannya SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan, sejalan dengan visi sekolah, yakni unggul dalam mutu, berdaya saing secara internasional, berwawasan lingkungan dan budaya, serta beriman dan bertaqwa. Ia juga menargetkan tahun depan SMPN 1 Denpasar menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). (tis/bpn)

Sat Pol PP Semprit Tiga Toko Modern Tanpa Ijin

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kota Denpasar melalui sat Pol PP Kota Denpasar terus gencar melakukan penertiban dan pengawasan terhadap munculnya sejumlah Toko Modern di wilayah Kota Denpasar.

Setelah sebelumnya menyegel sebuah Toko Modern di jalan Batanghari, Jumat (19/8/2016) Sat Pol PP kembali memberikan Surat Peringatan (SP) yang ketiga untuk 3 Toko Modern yang sudah beroperasi tapi belum mengantongi ijin dari Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal (BPPTSP dan PM) Kota Denpasar. Kepala sat Pol PP Kota Denpasar IB.

Wiradana yang ditemui Minggu (21/8/2016) mengatakan Surat Peringatan yang ketiga ini adalah merupakan peringatan yang terakhir, apabila masih beroperasi pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa penyegelan.  Menurut Wiradana saat  melakukan sidak bersama Tim Pengendalian Dan Pengawasan Pelaksanaan Perijinan yang terdiri dari Badan Perijinan, Dinas Tata Ruang, Disperindag, Bag. Hukum serta aparat Kecamatan ada tiga Toko Modern yang diberikan SP 3 yakni Toko Modern UD Sedana yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto,  Toko S jalan Buluh Indah dan Indomarco.  

Dikatakannya, masih ada  Mini Market yang belum memiliki ijin lengkap sudah beroperasi. Membuat pihaknya terus berupaya melakukan penertiban termasuk diantaranya menyegel  kepada mereka yang sama sekali belum mengantongi ijin sampai tindakan pencabutan. Ketiga Toko Modern tersebut  ketika diperiksa ternyata pemilik tidak mengantongi ijin sama sekali sehingga dengan kenyataan ini Tim menyarankan agar pemilik segera mengurus ijinnya.

Disamping itu Tim juga memberikan surat peringatan  kepada pemilik agar segera menghadap ke kantor  Satpol PP. Menurut Wiradana pihaknya tidak segan-segan untuk mengambil apabila membangkang sudah barang tentu pihaknya tidak segan-segan akan memberi tindakan tegas sampai penyegelan  sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami tidak pernah menghambat mereka yang ingin berinvestasi di Denpasar asal taati aturannya seperti harus melengkapi ijin usahanya dengan PPM, IMB, SITU/HO dan IUTM,” tegas Wiradana.

Dalam Perwali 9 tahun 2009 dan SK Walikota No. 188.45/495/HK/2011 sudah diatur tentang Toko Modern di Kota Denpasar baik yang berjaringan maupun non berjaringan. “Untuk itu kami minta untuk mentaati aturan tersebut,” pungkas Wiradana. (humas pemkot dps)

 

Walikota Rai Mantra Minta Cetak Lulusan yang Berjiwa Entrepreneurship

BALIPORTALNEWS.COM – Puncak HUT ke-30 SMAN 6 Denpasar (Sixsma), Sabtu (20/8/2016) lalu benar-benar berlangsung semarak. Puncak HUT dihadiri Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Sekretaris Disdikpora Denpasar, Drs. Wayan Sukana, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. Nyoman Mudita, M.Pd.

Saat itu Walikota Rai Mantra menandatangani prasasti wantilan Sixsma yang diberi nama Graha Budaya, serta mengukuhkan kader pelestari budaya dan bank mini. Walikota Rai Mantra juga menerima buku Tiga Dasa Warsa SMAN 6 Denpasar dari Kasek Nyoman Muditha.

Kasek Nyoman Mudita mengungkapkan, di usia 30 tahun, SMAN 6 Denpasar terus tampil maju. Untuk itu, ia mengajak warga Sixsma tidak berpangku tangan. HUT tiga dasa warsa ini dipakai momentum membuka lembaran baru yang lebih baik.

Mudita mengatakan, setelah menyelesaikan penataan fisik sekolah dan sarana prasarana, kini fokus dalam peningkatan mutu akademis. Ia optimis, walau input sekolah ini jauh dari SMA negeri lainnya, mampu meningkatkan prestasi akademis siswa. ‘’Dari sekian anak pasti ada anak yang memiliki talenta yang tinggi. Maka dari itu kami membentuk komunitas peneliti belia yang telah dibentuk pada tahun 2014 lalu,’’ ujarnya. 

Komunitas peneliti belia ini telah menunjukan hasil  dengan meraih juara I tingkat nasional di Jakarta, Bogor  dan Juara III di LIPI  maupun di Bali sendiri. Selain itu SMAN 6 Denpasar yang dinobatkan pusat sebagai sekolah Ai Wiyata Mandiri juga terus mengikuti lomba di bidang budaya dan bahkan sering mendapat juara.

Sementara kader pelestari budaya diharapkan Mudita, mampu menumbuhkan rasa cinta siswa pada seni budaya Bali dalam arti luas. Apalagi, ke depan menghadapi berbagai tantangan global sehingga peran generasi muda strategis mendukung budaya.

Walikota Rai Mantra menyampaikan rasa bangganya karena warga SMAN 6 Denpasar mampu menorehkan kesan mendalam bagi pembangunan pendidikan di Denpasar. Menurut Rai Mantra untuk kemajuan eksak harus didukung oleh non eksak. Artinya dalam pendidikan selain pintar juga dibutuhkan kecerdasan. ‘’Hal ini menjadi tantangan kita semua khususnya untuk di Kota Denpasar,’’ ungkap Rai Mantra.

Rai Mantra juga mengingatkan, sekolah selain untuk tempat belajar, juga menjadi tempat bermain dan bahagia siswa. Untuk itu Rai Mantra mengapresiasi keberadaan Wantilan Graha Budaya SMAN 6 Denpasar yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan aktivitas dan kreativitas siswa.

Rai Mantra juga mendorong siswa memiliki karakter kreatif, produktif dan entrepreneurship atau jiwa kewirausahaan.  Dengan adanya jiwa entrepreneurship maka akan membentuk kemandirian anak-anak untuk masa depan.

Terakhir Walikota berpesan agar Sixsma mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi. Caranya, undang alumnus yang telah sukses untuk berbagi kiat sukses pada siswa. Dengan cara demikian semangat siswa akn bangkit dan menjadi pemilik masa depan. (tis/bpn)

 

Rai Mantra : Buat Anak-Anak Untuk  Merasa Senang dan Bahagia Di Sekolah

BALIPORTALNEWS.COM – Dalam peringatan HUT ke-8 tahun (sewindu) SMPN 12 Denpasar, Walikota I.B. Rai Dharmawijya Mantra menghimbaukan kepada para pengajar atau guru untuk selalu bisa membuat anak didik merasa senang dan bahagia di Sekolah, karena sekolah itu adalah rumah kedua bagi anak-anak dan rumah ialah tempat anak-anak merasa senang dan bahagia.

Hal ini ditegaskannya saat menghadiri perayaan sewindu SMPN 12  Sabtu (20/82016) di halaman sekolah setempat  "Saya sangat setuju dengan tema HUT kali ini yakni ‘Rumah Penuh Cita dan Harapan’, sebab sekarang ini sebuah sekolah harus bisa menjadi rumah yang bisa membuat anak-anak merasa senang dan bahagia, kalau anak-anak sudah senang dan bahagia pasti cita dan harapan itu akan ada”, ujarnya.

Sebelum memberikan arahan, Walikota Rai Mantra yang pada kesempatan kali ini di dampingi Kepala Sekolah SMPN 12 Denpasar I Nengah Narsa, Anggota DPRD Kota Denpasar A.A.N. Gde Widiada dan Camat Denpasar Selatan Nyoman Lodra, juga sempat memberikan sembako kepada beberapa warga lansia yang kurang mampu dan meninjau stand hasil kerajinan dan produksi olahan yang sangat kreatif dari siswa-siswi SMPN 12 Denpasar.

“Ada satu hal yang sangat saya apresiasi dari hasil kerajinan anak-anak ini, yakni masing-masing persatu kelas mereka sudah bisa membuat sebuah banten pejati sendiri, ini merupakan suatu hal yang luar biasa sekali, nanti jika ada upacara agama dan piodalan di sekolah akan sangat membantu sekali, baik dari segi makna dan nilai ekonomi”, ungkap Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan, pedidikan kepada anak itu merupakan peranan penting kita semua sebagai orang tua, baik itu orang tua kandung, guru maupun lingkungan, karena semua peran ini sangat membantu di dalam kesuksesan perkembangan pendidikan anak di masa depan, jadi mulai dari sekarang mari peduli dengan kesenangan dan kebahagian anak, mulailah mengajari dengan cara-cara yang kreatif agar anak-anak tertarik dan merasa senang dengan pendidikan yang di berikan.

“Dan pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat kepada SMPN 12 Denpasar atas hari jadinya yang ke-8th , dan semoga sekolah ini kedepanya semakin sukses di dalam bidang pendidikan dan bisa mencetak anak-anak didik yang berpretasi”, ungkapnya

Sementara Kepala Sekolah SMPN 12 Denpasar, I Nengah Narsa mengatakan, dalam hari jadi Sewindu SMPN 12 Denpasar, pihaknya sudah mengentaskan sekolah yang berahklah, unggul, berbudaya, dan kompotitip dalam era global.

Dengan membuktikan dari awal sekolah ini didirikan yakni pada tahun 2008 sampai delapan tahun sekarang ini, sudah bisa menunjukan prestasi-prestasi di dunia pendidikan, dengan tiga kali masuk empat besar pemerolehan NEM tertinggi tingkat Kota dan Provinsi. Dan dalam Sewindu ini, SMPN 12 Denpasar sudah bisa menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang penuh cita dan harapan.

“Saya sangat menghaturkan terimakasih kepada Bapak Walikota Denpasar karena dari awal berdirinya sekolah ini sudah terus memberikan bantuan nya dan memotifasi para guru dan siswa-siswi disini untuk terus berkereasi dan maju didalam melewati semua rintangan”, ungkap Narsa. (humas pemkot dps)

Mahasiswa Baru UNUD Jangan Pernah Sentuh Narkoba

BALIPORTALNEWS.COMSebagai generasi muda yang merupakan kaum intelektual  dan calon pemimpin bangsa ,  mahasiswa merupakan tumpuan harapan bangsa. Seorang mahasiswa  harus  menjalankan masa perkuliahannya  dengan sebaik sebelum  nantinya lulus menjadi sarjana yang unggul siap berkompetisi di era globalisasi.

Namun  perlu diwaspadai generasi muda sangat rentan untuk terkena pengaruh buruk, khususnya pengaruh dari narkoba yang pastinya akan menhancurkan cita cita setiap mahasiswa. Peredaran narkoba yang marak belakangan ini telah menyasar berbagai lapisan masyarakat dan mahasiswa merupakan target  dari para pengedar narkoba, oleh karena itu para mahasiswa  dilarang keras untuk  menyentuh narkoba.

Demikian ditegaskan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberi motivasi para mahasiswa baru pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru ( PKKMB) Universitas Udayana di Kampus UNUD Bukit Jimbaran , Badung, Kamis (18/8/2016). 

“Kalau kalian cinta Bali, cinta Indonesia, cinta keluarga kalian, jangan pernah sentuh narkoba, I Love Bali not drugs,” cetus nya. Dihadapan sekitar 2600 mahasiswa baru Universitas tertua di Bali tersebut Pastika memaparkan upaya memerangi narkoba yang seharusnya dimulai dari diri sendiri dan selanjutnya ditularkan kepada anggota kelurga atau orang terdekat  yang lain.

Menurutnya berbagai upaya yang telah dilakukan pihak kepolisisan, BNN, serta pihak terkait lainnya mengatasi massalah narkoba tidak akan berarti  jika tidak adanya kesadaran dari diri  sendiri untuk memerangi narkoba.  “Jangan pernah pakai narkoba. Kalian belum tentu selamat dari pangsa pasar narkoba, jaga diri kalian , jauhi barang haram tersebut meskipun diberikan secara gratis, saya mau kalian semua bisa selamat dari bahaya  narkoba, “ imbuhnya.

Orang nomor satu di Bali ini juga merinci tentang bahaya yang akan ditimbulkan dari penggunaan narkoba, selain akan menguras harta benda mengingat harga barang haram tersebut yang mahal,  jalannya proses belajar juga akan terhambat, selain itu penggunaan narkoba juga menjadi sarana penyebaran penyakit berbahaya seperti HIV AIDS . Puluhan nyawa setiap harinya melayang sia sia akibat penggunaan narkoba baik karena overdosis maupun karena penyakit lainnya akibat narkoba seperti HIV AIDS.

Ia juga meminta peran serta dari para dosen agar mengawasi mahsiswanya selama berada di kampus. “Jadilah kalian insan kampus yang unggul, mandiri dan berbudaya, “ ujarnya.

Dalam acara tersebut   juga diisi dengan sesi tanya jawab dengan para mahasiswa dengan menghadirkan Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Hukum Universitas Udayana Dr Gede Made Suardana, SH, MH sebagai moderator. Salah satunya pertanyaan datang dari Edi Permana Mahasiswa dari Fakultas Sastra dan Ilmu Budaya yang mempertanyakan mengapa pengguna narkoba direhabilitasi bukan di penjara.

Mengggapi hal tersebut, Gubernur Pastika yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNN periode 2006 – 2008 ini menjelaskan bahwasannya para pengguna narkoba tersebut hanyalah korban bukanlah pelaku , sehingga tidak dipenjara karena dengan dipenjara mereka tidak akan tobat tetapi bahkan bertambah parah, mengingat sampai saat ini penjara yang ada belum mampu berfungsi sebagai lembaga pemasyarkatan, mungkin ada yang keluar lebih baik tapi prosentasenya sangat kecil.

Tampil pula  Krisna seorang mahasiswa Fakultas ekonomi yang mengingatkan rekan rekannya akan bahaya daripada merokok, menurutnya dalam kasus tertentu kecanduan rokok juga berpeluang untuk menimbulkan kasus narkoba. Mengaggapai hal tersebut, Gubernur Pastika  kembali menghimbau para mahasiswa untuk tidak merokok, selain merokok akan membahyakan kesehatan diri sendiri, rokok juga akan membahayakan kesehatan orang orang yang berada di sekitar perokok dan rokok merupakan gerbang penggunaan narikoba.

“Hidup itu pilihan, jangan pernah bangga melakukan hal hal yang tidak baik, lakukanlah hal hal yang baik dan bermanfaan. Rokok itu pintu gerbang narkoba, narkoba adalah pintu gerbang neraka, maka hindarilah, “ pungkasnya.

Dalam acara yang juga dihadiri Rektor Prof.Dr.dr. Ketut Suastika,Sp.PD.KEMD para guru besar , dosen ,serta civitas akademika di lingkungan Universitas Udayana, Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali , Dewa Gede Mahendra Putra, tersebut juga dilakukan penyematan PIN dari organisasi BANNI (Barisan Anti Narkotika Indonesia) oleh Gubernur Bali kepada Rektor UNUD, perwakilan dekan serta perwakilan para  mahasiswa. Kegiatan PKKMB UNUD juga diisi dengan pemaparan materi oleh Rektor UNUD dengan mengangkat tema Tujuan dan Strategi Pembelajaran di Perguruan Tinggi serta pemaparan dari  para Pembantu Rektor. (humas pemprov bali)

 

“Rare Angon” Dihimbau Disiplin Dalam Ajang Lomba Layang-Layang Merta Sari

BALIPORTALNEWS.COMPara penggemar permainan layang layang yang di Bali biasa disebut dengan ‘rare angon’ diminta memaknai setiap ajang perlombaan layang-layang dengan menunjukkan sikap  disiplin, peduli terhadap lingkungan dan yang paling penting mampu mengendalikan diri dalam setiap tindakan sehingga muncul sifat tenggang rasa dan saling menghormati sesama pelayang maupun dengan orang lain. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat membuka Lomba Layang-Layang Mel Tanjung Kite’s Festival VIII Tahun 2016, bertempat di Pantai Mertasari, Denpasar pada Sabtu (20/8/206).

Lebih lanjut, Sudikerta mengatakan bahwa bagi seorang pelayang persatuan dan kedisiplinan merupakan faktor pendukung dalam keberhasilan menaikan layang-layang. Terlebih saat ini lahan untuk menaikan layangan semakin berkurang, sehingga membutuhkan strategi khusus dalam menaikan layangan tanpa mengabaikan kepentingan umum dan menjaga solidaritas dalam masyarakat. Disamping itu, Ia juga mengimbau agar penggemar layang-layang di Bali khususnya yang ada di banjar-banjar dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam bentuk hasil karya yang diikut sertakan dalam lomba ini tanpa meninggalkan  ketradisionalannya.

Sementara itu, Katua Panitia Lomba Mel Tanjung Kite’s Festival I Wayan Mariana Wandira, mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan tujuan pelaksanaan lomba adalah untuk melestarikan layang – layang tradisional dan seni budaya Bali sehingga terwujud kreativitas serta inovasi baru. Wayan Wandira juga menambahkan pelaksanaan lomba kali ini mengambil tema yaitu “Melayangan Simbol Keseimbangan dalam Dinamika Perbedaan”, dengan beberapa jenis layang-layang yang dilombakan dari jenis layang-layang tradisional seperti “bebean”, “pecukan”, “janggan” dan “janggan buntut” serta dari kreasi layang-layang kreasi baru yang diikuti oleh peserta kategori anak-anak dan dewasa yang berlangsung dari tanggal 20-21 Agustus 2016 sebanyak 1435 layangan. Melihat antusiasme para rare angon dalam mengikuti kegiatan tersebut, Ia berharap akan menumbuhkan kecintaan para generasi muda terhadap permainan tradional ditengah arus globalisasi dan teknologi modern saat ini.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kasat Pol PP Provinsi Bali, Kepala Badan  Penanggulangan Bencana Provinsi Bali, Ketua Pelangi Bali, Kepala Desa Sumerta Kauh serta undangan lainnya. (humas prov bali)

Delapan Tahun SMPN 12 Denpasar, Peduli Lingkungan, Layani dengan Kasih Sayang

BALIPORTALNEWS.COM – Puncak HUT Sewindu atau ke-8 SMPN 12 Denpasar dirayakan, Sabtu (20/8/2016). Yang patut ditiru, serangkaian memeriahkan perayaan hari ulang tahun sekolah ini tidak diwarnai dengan pesta-pesta yang glamour, melainkan melakukan aksi peduli lingkungan.

Pada Jumat (19/8/2016) warga SMPN 12 Denpasar mengadakan jalan sehat yang disertai aksi memungut sampah plastik di seputaran Desa Peguyangan Kaja. Jalan sehat dan aksi bersih sampah plastik ini tak hanya diikuti warga SMPN 12 Denpasar, juga diikuti anak sekolah dasar (SD).

Yang menarik, pengumpul sampah plastik terbanyak mendapatkan hadiah. Jalan sehat yang dilepas Kabid Pemuda Olahraga Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Ketut Sudana bersama Kepala SMPN 12 Denpasar, Dr. Drs. Nengah Narsa, S.H.,M.Si., ini bertujuan untuk menyadarkan siswa-siswi akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Usai jalan sehat, Kasek Nengah Narsa, mengumpulkan para orangtua siswa baru untuk mensosialisasikan program sekolah. Kasek Nengah Narsa berterima kasih masyarakat telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMPN 12 Denpasar. Kepercayaan masyarakat ini akan diemban dengan model pelayanan berkualitas.

Di hadapan orangtua siswa, Nengah Narsa mengatakan akan mendidik siswa secara akademis dan berkarakter dengan pelayanan penuh kasih sayang. Ini ia sebut sebagai pelayanan dari hati ke hati, bukan dengan cara kekerasan. Ini sesuai dengan tema HUT kali ini menjadikan SMPN 12 Denpasar sebagai rumah penuh cita-cita dan harapan.

Nengah Narsa mengatakan, pelayanan berkualitas dimulai dari guru dalam mengimplementasikan pembelajaran saintifik. Guru dituntut harus memahami perangkat pembelajaran, kurikulum, silabus dan RPP. Ia menyebutkan, kunci sukses menjadi guru profesional adalah mampu mendampingi anak dalam proses pembelajaran dengan manis tak membosankan dengan menerapkan proses pembelajaran dengan langkah 5M (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan).

Kabid Pemuda Olahraga Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Ketut Sudana memberi apresiasi kepada SMPN 12 Denpasar karena  makin mendapat kepercayaan masyarakat. Sekolah ini dikejar masyarakat karena mutu, pendidikan disiplin dan karakter. Untuk mempertahankan kepercayaan itu, sekolah ini harus terus berkualitas.

Ketut Sudana yang juga Ketua Komite SMPN 12 Denpasar ini juga mengapresiasi semangat orangtua siswa mengikuti pertemuan. Pertemuan dengan orang tua siswa ini, kata Ketut Sudana, pas dengan konsep pendidikan keluarga, bahwa pendidikan selalu bekerja sama dengan orangtua, masyarakat dan sekolah.

Ketua Panitia HUT Gusti Ngurah Pani Adnyana menambahkan, serangkaian HUT digelar aneka lomba bernapas budaya. Di antaranya lomba ngelawar, lomba membuat katik sate, lomba membuat sanggah cucuk dan lainnya. Serangkaian HUT juga digelar pameran kuliner dan hasil karya siswa serta penyerahan bingkisan kepada warga kurang mampu dan tempat sampah kepada empat dusun di Peguyangan Kaja. (tis/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
15PelangganBerlangganan