25 C
Denpasar
Minggu, 19 Agustus 2018

Walikota Rai Mantra Minta Cetak Lulusan yang Berjiwa Entrepreneurship

BALIPORTALNEWS.COM – Puncak HUT ke-30 SMAN 6 Denpasar (Sixsma), Sabtu (20/8/2016) lalu benar-benar berlangsung semarak. Puncak HUT dihadiri Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Sekretaris Disdikpora Denpasar, Drs. Wayan Sukana, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. Nyoman Mudita, M.Pd.

Saat itu Walikota Rai Mantra menandatangani prasasti wantilan Sixsma yang diberi nama Graha Budaya, serta mengukuhkan kader pelestari budaya dan bank mini. Walikota Rai Mantra juga menerima buku Tiga Dasa Warsa SMAN 6 Denpasar dari Kasek Nyoman Muditha.

Kasek Nyoman Mudita mengungkapkan, di usia 30 tahun, SMAN 6 Denpasar terus tampil maju. Untuk itu, ia mengajak warga Sixsma tidak berpangku tangan. HUT tiga dasa warsa ini dipakai momentum membuka lembaran baru yang lebih baik.

Mudita mengatakan, setelah menyelesaikan penataan fisik sekolah dan sarana prasarana, kini fokus dalam peningkatan mutu akademis. Ia optimis, walau input sekolah ini jauh dari SMA negeri lainnya, mampu meningkatkan prestasi akademis siswa. ‘’Dari sekian anak pasti ada anak yang memiliki talenta yang tinggi. Maka dari itu kami membentuk komunitas peneliti belia yang telah dibentuk pada tahun 2014 lalu,’’ ujarnya. 

Komunitas peneliti belia ini telah menunjukan hasil  dengan meraih juara I tingkat nasional di Jakarta, Bogor  dan Juara III di LIPI  maupun di Bali sendiri. Selain itu SMAN 6 Denpasar yang dinobatkan pusat sebagai sekolah Ai Wiyata Mandiri juga terus mengikuti lomba di bidang budaya dan bahkan sering mendapat juara.

Sementara kader pelestari budaya diharapkan Mudita, mampu menumbuhkan rasa cinta siswa pada seni budaya Bali dalam arti luas. Apalagi, ke depan menghadapi berbagai tantangan global sehingga peran generasi muda strategis mendukung budaya.

Walikota Rai Mantra menyampaikan rasa bangganya karena warga SMAN 6 Denpasar mampu menorehkan kesan mendalam bagi pembangunan pendidikan di Denpasar. Menurut Rai Mantra untuk kemajuan eksak harus didukung oleh non eksak. Artinya dalam pendidikan selain pintar juga dibutuhkan kecerdasan. ‘’Hal ini menjadi tantangan kita semua khususnya untuk di Kota Denpasar,’’ ungkap Rai Mantra.

Rai Mantra juga mengingatkan, sekolah selain untuk tempat belajar, juga menjadi tempat bermain dan bahagia siswa. Untuk itu Rai Mantra mengapresiasi keberadaan Wantilan Graha Budaya SMAN 6 Denpasar yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan aktivitas dan kreativitas siswa.

Rai Mantra juga mendorong siswa memiliki karakter kreatif, produktif dan entrepreneurship atau jiwa kewirausahaan.  Dengan adanya jiwa entrepreneurship maka akan membentuk kemandirian anak-anak untuk masa depan.

Terakhir Walikota berpesan agar Sixsma mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi. Caranya, undang alumnus yang telah sukses untuk berbagi kiat sukses pada siswa. Dengan cara demikian semangat siswa akn bangkit dan menjadi pemilik masa depan. (tis/bpn)

 

Rai Mantra : Buat Anak-Anak Untuk  Merasa Senang dan Bahagia Di Sekolah

BALIPORTALNEWS.COM – Dalam peringatan HUT ke-8 tahun (sewindu) SMPN 12 Denpasar, Walikota I.B. Rai Dharmawijya Mantra menghimbaukan kepada para pengajar atau guru untuk selalu bisa membuat anak didik merasa senang dan bahagia di Sekolah, karena sekolah itu adalah rumah kedua bagi anak-anak dan rumah ialah tempat anak-anak merasa senang dan bahagia.

Hal ini ditegaskannya saat menghadiri perayaan sewindu SMPN 12  Sabtu (20/82016) di halaman sekolah setempat  "Saya sangat setuju dengan tema HUT kali ini yakni ‘Rumah Penuh Cita dan Harapan’, sebab sekarang ini sebuah sekolah harus bisa menjadi rumah yang bisa membuat anak-anak merasa senang dan bahagia, kalau anak-anak sudah senang dan bahagia pasti cita dan harapan itu akan ada”, ujarnya.

Sebelum memberikan arahan, Walikota Rai Mantra yang pada kesempatan kali ini di dampingi Kepala Sekolah SMPN 12 Denpasar I Nengah Narsa, Anggota DPRD Kota Denpasar A.A.N. Gde Widiada dan Camat Denpasar Selatan Nyoman Lodra, juga sempat memberikan sembako kepada beberapa warga lansia yang kurang mampu dan meninjau stand hasil kerajinan dan produksi olahan yang sangat kreatif dari siswa-siswi SMPN 12 Denpasar.

“Ada satu hal yang sangat saya apresiasi dari hasil kerajinan anak-anak ini, yakni masing-masing persatu kelas mereka sudah bisa membuat sebuah banten pejati sendiri, ini merupakan suatu hal yang luar biasa sekali, nanti jika ada upacara agama dan piodalan di sekolah akan sangat membantu sekali, baik dari segi makna dan nilai ekonomi”, ungkap Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan, pedidikan kepada anak itu merupakan peranan penting kita semua sebagai orang tua, baik itu orang tua kandung, guru maupun lingkungan, karena semua peran ini sangat membantu di dalam kesuksesan perkembangan pendidikan anak di masa depan, jadi mulai dari sekarang mari peduli dengan kesenangan dan kebahagian anak, mulailah mengajari dengan cara-cara yang kreatif agar anak-anak tertarik dan merasa senang dengan pendidikan yang di berikan.

“Dan pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat kepada SMPN 12 Denpasar atas hari jadinya yang ke-8th , dan semoga sekolah ini kedepanya semakin sukses di dalam bidang pendidikan dan bisa mencetak anak-anak didik yang berpretasi”, ungkapnya

Sementara Kepala Sekolah SMPN 12 Denpasar, I Nengah Narsa mengatakan, dalam hari jadi Sewindu SMPN 12 Denpasar, pihaknya sudah mengentaskan sekolah yang berahklah, unggul, berbudaya, dan kompotitip dalam era global.

Dengan membuktikan dari awal sekolah ini didirikan yakni pada tahun 2008 sampai delapan tahun sekarang ini, sudah bisa menunjukan prestasi-prestasi di dunia pendidikan, dengan tiga kali masuk empat besar pemerolehan NEM tertinggi tingkat Kota dan Provinsi. Dan dalam Sewindu ini, SMPN 12 Denpasar sudah bisa menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang penuh cita dan harapan.

“Saya sangat menghaturkan terimakasih kepada Bapak Walikota Denpasar karena dari awal berdirinya sekolah ini sudah terus memberikan bantuan nya dan memotifasi para guru dan siswa-siswi disini untuk terus berkereasi dan maju didalam melewati semua rintangan”, ungkap Narsa. (humas pemkot dps)

Mahasiswa Baru UNUD Jangan Pernah Sentuh Narkoba

BALIPORTALNEWS.COMSebagai generasi muda yang merupakan kaum intelektual  dan calon pemimpin bangsa ,  mahasiswa merupakan tumpuan harapan bangsa. Seorang mahasiswa  harus  menjalankan masa perkuliahannya  dengan sebaik sebelum  nantinya lulus menjadi sarjana yang unggul siap berkompetisi di era globalisasi.

Namun  perlu diwaspadai generasi muda sangat rentan untuk terkena pengaruh buruk, khususnya pengaruh dari narkoba yang pastinya akan menhancurkan cita cita setiap mahasiswa. Peredaran narkoba yang marak belakangan ini telah menyasar berbagai lapisan masyarakat dan mahasiswa merupakan target  dari para pengedar narkoba, oleh karena itu para mahasiswa  dilarang keras untuk  menyentuh narkoba.

Demikian ditegaskan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberi motivasi para mahasiswa baru pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru ( PKKMB) Universitas Udayana di Kampus UNUD Bukit Jimbaran , Badung, Kamis (18/8/2016). 

“Kalau kalian cinta Bali, cinta Indonesia, cinta keluarga kalian, jangan pernah sentuh narkoba, I Love Bali not drugs,” cetus nya. Dihadapan sekitar 2600 mahasiswa baru Universitas tertua di Bali tersebut Pastika memaparkan upaya memerangi narkoba yang seharusnya dimulai dari diri sendiri dan selanjutnya ditularkan kepada anggota kelurga atau orang terdekat  yang lain.

Menurutnya berbagai upaya yang telah dilakukan pihak kepolisisan, BNN, serta pihak terkait lainnya mengatasi massalah narkoba tidak akan berarti  jika tidak adanya kesadaran dari diri  sendiri untuk memerangi narkoba.  “Jangan pernah pakai narkoba. Kalian belum tentu selamat dari pangsa pasar narkoba, jaga diri kalian , jauhi barang haram tersebut meskipun diberikan secara gratis, saya mau kalian semua bisa selamat dari bahaya  narkoba, “ imbuhnya.

Orang nomor satu di Bali ini juga merinci tentang bahaya yang akan ditimbulkan dari penggunaan narkoba, selain akan menguras harta benda mengingat harga barang haram tersebut yang mahal,  jalannya proses belajar juga akan terhambat, selain itu penggunaan narkoba juga menjadi sarana penyebaran penyakit berbahaya seperti HIV AIDS . Puluhan nyawa setiap harinya melayang sia sia akibat penggunaan narkoba baik karena overdosis maupun karena penyakit lainnya akibat narkoba seperti HIV AIDS.

Ia juga meminta peran serta dari para dosen agar mengawasi mahsiswanya selama berada di kampus. “Jadilah kalian insan kampus yang unggul, mandiri dan berbudaya, “ ujarnya.

Dalam acara tersebut   juga diisi dengan sesi tanya jawab dengan para mahasiswa dengan menghadirkan Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Hukum Universitas Udayana Dr Gede Made Suardana, SH, MH sebagai moderator. Salah satunya pertanyaan datang dari Edi Permana Mahasiswa dari Fakultas Sastra dan Ilmu Budaya yang mempertanyakan mengapa pengguna narkoba direhabilitasi bukan di penjara.

Mengggapi hal tersebut, Gubernur Pastika yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNN periode 2006 – 2008 ini menjelaskan bahwasannya para pengguna narkoba tersebut hanyalah korban bukanlah pelaku , sehingga tidak dipenjara karena dengan dipenjara mereka tidak akan tobat tetapi bahkan bertambah parah, mengingat sampai saat ini penjara yang ada belum mampu berfungsi sebagai lembaga pemasyarkatan, mungkin ada yang keluar lebih baik tapi prosentasenya sangat kecil.

Tampil pula  Krisna seorang mahasiswa Fakultas ekonomi yang mengingatkan rekan rekannya akan bahaya daripada merokok, menurutnya dalam kasus tertentu kecanduan rokok juga berpeluang untuk menimbulkan kasus narkoba. Mengaggapai hal tersebut, Gubernur Pastika  kembali menghimbau para mahasiswa untuk tidak merokok, selain merokok akan membahyakan kesehatan diri sendiri, rokok juga akan membahayakan kesehatan orang orang yang berada di sekitar perokok dan rokok merupakan gerbang penggunaan narikoba.

“Hidup itu pilihan, jangan pernah bangga melakukan hal hal yang tidak baik, lakukanlah hal hal yang baik dan bermanfaan. Rokok itu pintu gerbang narkoba, narkoba adalah pintu gerbang neraka, maka hindarilah, “ pungkasnya.

Dalam acara yang juga dihadiri Rektor Prof.Dr.dr. Ketut Suastika,Sp.PD.KEMD para guru besar , dosen ,serta civitas akademika di lingkungan Universitas Udayana, Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali , Dewa Gede Mahendra Putra, tersebut juga dilakukan penyematan PIN dari organisasi BANNI (Barisan Anti Narkotika Indonesia) oleh Gubernur Bali kepada Rektor UNUD, perwakilan dekan serta perwakilan para  mahasiswa. Kegiatan PKKMB UNUD juga diisi dengan pemaparan materi oleh Rektor UNUD dengan mengangkat tema Tujuan dan Strategi Pembelajaran di Perguruan Tinggi serta pemaparan dari  para Pembantu Rektor. (humas pemprov bali)

 

“Rare Angon” Dihimbau Disiplin Dalam Ajang Lomba Layang-Layang Merta Sari

BALIPORTALNEWS.COMPara penggemar permainan layang layang yang di Bali biasa disebut dengan ‘rare angon’ diminta memaknai setiap ajang perlombaan layang-layang dengan menunjukkan sikap  disiplin, peduli terhadap lingkungan dan yang paling penting mampu mengendalikan diri dalam setiap tindakan sehingga muncul sifat tenggang rasa dan saling menghormati sesama pelayang maupun dengan orang lain. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat membuka Lomba Layang-Layang Mel Tanjung Kite’s Festival VIII Tahun 2016, bertempat di Pantai Mertasari, Denpasar pada Sabtu (20/8/206).

Lebih lanjut, Sudikerta mengatakan bahwa bagi seorang pelayang persatuan dan kedisiplinan merupakan faktor pendukung dalam keberhasilan menaikan layang-layang. Terlebih saat ini lahan untuk menaikan layangan semakin berkurang, sehingga membutuhkan strategi khusus dalam menaikan layangan tanpa mengabaikan kepentingan umum dan menjaga solidaritas dalam masyarakat. Disamping itu, Ia juga mengimbau agar penggemar layang-layang di Bali khususnya yang ada di banjar-banjar dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam bentuk hasil karya yang diikut sertakan dalam lomba ini tanpa meninggalkan  ketradisionalannya.

Sementara itu, Katua Panitia Lomba Mel Tanjung Kite’s Festival I Wayan Mariana Wandira, mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan tujuan pelaksanaan lomba adalah untuk melestarikan layang – layang tradisional dan seni budaya Bali sehingga terwujud kreativitas serta inovasi baru. Wayan Wandira juga menambahkan pelaksanaan lomba kali ini mengambil tema yaitu “Melayangan Simbol Keseimbangan dalam Dinamika Perbedaan”, dengan beberapa jenis layang-layang yang dilombakan dari jenis layang-layang tradisional seperti “bebean”, “pecukan”, “janggan” dan “janggan buntut” serta dari kreasi layang-layang kreasi baru yang diikuti oleh peserta kategori anak-anak dan dewasa yang berlangsung dari tanggal 20-21 Agustus 2016 sebanyak 1435 layangan. Melihat antusiasme para rare angon dalam mengikuti kegiatan tersebut, Ia berharap akan menumbuhkan kecintaan para generasi muda terhadap permainan tradional ditengah arus globalisasi dan teknologi modern saat ini.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kasat Pol PP Provinsi Bali, Kepala Badan  Penanggulangan Bencana Provinsi Bali, Ketua Pelangi Bali, Kepala Desa Sumerta Kauh serta undangan lainnya. (humas prov bali)

Delapan Tahun SMPN 12 Denpasar, Peduli Lingkungan, Layani dengan Kasih Sayang

BALIPORTALNEWS.COM – Puncak HUT Sewindu atau ke-8 SMPN 12 Denpasar dirayakan, Sabtu (20/8/2016). Yang patut ditiru, serangkaian memeriahkan perayaan hari ulang tahun sekolah ini tidak diwarnai dengan pesta-pesta yang glamour, melainkan melakukan aksi peduli lingkungan.

Pada Jumat (19/8/2016) warga SMPN 12 Denpasar mengadakan jalan sehat yang disertai aksi memungut sampah plastik di seputaran Desa Peguyangan Kaja. Jalan sehat dan aksi bersih sampah plastik ini tak hanya diikuti warga SMPN 12 Denpasar, juga diikuti anak sekolah dasar (SD).

Yang menarik, pengumpul sampah plastik terbanyak mendapatkan hadiah. Jalan sehat yang dilepas Kabid Pemuda Olahraga Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Ketut Sudana bersama Kepala SMPN 12 Denpasar, Dr. Drs. Nengah Narsa, S.H.,M.Si., ini bertujuan untuk menyadarkan siswa-siswi akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Usai jalan sehat, Kasek Nengah Narsa, mengumpulkan para orangtua siswa baru untuk mensosialisasikan program sekolah. Kasek Nengah Narsa berterima kasih masyarakat telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMPN 12 Denpasar. Kepercayaan masyarakat ini akan diemban dengan model pelayanan berkualitas.

Di hadapan orangtua siswa, Nengah Narsa mengatakan akan mendidik siswa secara akademis dan berkarakter dengan pelayanan penuh kasih sayang. Ini ia sebut sebagai pelayanan dari hati ke hati, bukan dengan cara kekerasan. Ini sesuai dengan tema HUT kali ini menjadikan SMPN 12 Denpasar sebagai rumah penuh cita-cita dan harapan.

Nengah Narsa mengatakan, pelayanan berkualitas dimulai dari guru dalam mengimplementasikan pembelajaran saintifik. Guru dituntut harus memahami perangkat pembelajaran, kurikulum, silabus dan RPP. Ia menyebutkan, kunci sukses menjadi guru profesional adalah mampu mendampingi anak dalam proses pembelajaran dengan manis tak membosankan dengan menerapkan proses pembelajaran dengan langkah 5M (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan).

Kabid Pemuda Olahraga Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Ketut Sudana memberi apresiasi kepada SMPN 12 Denpasar karena  makin mendapat kepercayaan masyarakat. Sekolah ini dikejar masyarakat karena mutu, pendidikan disiplin dan karakter. Untuk mempertahankan kepercayaan itu, sekolah ini harus terus berkualitas.

Ketut Sudana yang juga Ketua Komite SMPN 12 Denpasar ini juga mengapresiasi semangat orangtua siswa mengikuti pertemuan. Pertemuan dengan orang tua siswa ini, kata Ketut Sudana, pas dengan konsep pendidikan keluarga, bahwa pendidikan selalu bekerja sama dengan orangtua, masyarakat dan sekolah.

Ketua Panitia HUT Gusti Ngurah Pani Adnyana menambahkan, serangkaian HUT digelar aneka lomba bernapas budaya. Di antaranya lomba ngelawar, lomba membuat katik sate, lomba membuat sanggah cucuk dan lainnya. Serangkaian HUT juga digelar pameran kuliner dan hasil karya siswa serta penyerahan bingkisan kepada warga kurang mampu dan tempat sampah kepada empat dusun di Peguyangan Kaja. (tis/bpn)

Disdikpora Dorong SMK Proaktif Jalin Sinergi

BALIPORTALNEWS.COM – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mendorong sekolah menengah kejuruan (SMK) menjalin hubungan dengan industri maupun perusahaan-perusahaan untuk mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

‘’Saat ini yang dibutuhkan generasi muda tidak hanya skill atau keterampilan, tetapi juga mental yang tangguh serta tahan banting dan mampu menghasilkan karya terbaik dengan terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,’’ ujar Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Supartha, M.Pd., di Denpasar, Kamis (18/8/2016).

Selain menyiapkan lulusan terampil, sambung Supartha, pengelola SMK juga diminta proaktif menjalin sinergi dengan dunia usaha dan industri terkait dukungan sarana praktik seperti pada SMK program otomotif yang harus selalu didukung sarana praktik terbaru.

Menurut Supartha, sinergi dengan dunia usaha dan industri itu bersifat mutlak. Pasalnya, kemampuan anggaran pemerintah untuk meremajakan alat praktik siswa SMK sangat terbatas.

Selain itu, perkembangan teknologi di bidang otomotif sangat pesat sehingga sangat sulit bagi pihak sekolah untuk terus-menerus membeli peralatan baru sesuai perkembangan teknologi tersebut. ''Sinergi dengan dunia usaha dan industri itu merupakan solusi yang paling tepat untuk mengatasi keterbatasan peralatan praktik tersebut. Begitu SMK itu berdiri, pengelola SMK diharapkan sudah bekerja sama dengan dunia usaha dan industri sebagai institusi pasangannya. Pengelola SMK harus proaktif mendekati dan menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan industri tersebut,'' katanya mengingatkan.

Supartha menambahkan, banyak keuntungan yang diperoleh dari jalinan kerja sama tersebut. Di samping para siswa SMK dapat kesempatan yang lebih luas untuk meningkatkan kompetensinya melalui sistem praktik kerja lapangan pada dunia usaha yang jadi partner kerjanya, dunia usaha bersangkutan juga bisa lebih tergerak untuk memberikan bantuan peralatan kepada pihak sekolah. Bahkan, pola ini juga dinilai sangat menguntungkan para siswa karena dunia usaha secara langsung bisa memantau kualitas kinerja para siswa.

‘’Kalau ada siswa yang kualitas kinerjanya bagus, pihak dunia usaha bisa langsung merekrut mereka sebagai tenaga kerja begitu menamatkan pendidikannya,’’ katanya dan menambahkan, jalinan sinergi dengan dunia usaha dan industri tidak hanya berlaku untuk SMK Otomotif, tetapi untuk seluruh SMK dengan spesifikasi keahliannya masing-masing.

 

Apel HUT RI di SMPN 9 Denpasar, Kasek Terima Piala dari Siswa Berprestasi

BALIPORTALNEWS.COM – Upacara bendera HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI di lingkungan SMPN 9 Denpasar, Rabu (17/8/2016) berlangsung khidmat. Pelaksanaan upacara diikuti seluruh siswa, guru, dan pegawai SMPN 9 Denpasar. Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala SMPN 9 Denpasar, Drs. Made Arawan, M.M.

Kasek Made Arawan saat itu juga membacakan teks Pancasila dan menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibra untuk dikibarkan. Bahkan, bendera Merah Putih yang dikibarkan sangat disakralkan karena telah di-pasupati di Pura Majapahit yang ada di Trowulan, Mojokerto, Jatim.

Karenanya Sang Dwi Warna ini hanya dikibarkan saat peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Upacara makin kental dengan semangat nasionalisme karena saat upacara juga dinyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Usai upacara bendera, Kasek Made Arawan menerima piala dari siswa berprestasi. Agenda ini rutin dilaksanakan setiap apel HUT Proklamasi Kemerdekaan RI untuk bisa menjadi panyemangat siswa lain untuk berprestasi. Ada 20 piala yang diterima Kasek Made Arawan di acara itu.

Ke-20 prestasi yang dipersembahkan siswa itu meliputi, juara III LKBB, juara I dan III cerdas cermat di Smansa, juara I video edukasi berbasis ICT tingkat SMP Kota Denpasar, juara I lomba mading se-Bali, juara I outbound dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, juara III kreativitas daur ulang tingkat Kota Denpasar serta juara I dan IIII design blog dan mading se-Bali di Smansa.

Selanjutnya, di SMAN 6 Denpasar sejumlah siswa SMPN 9 Denpasar juga menyabet juara. Di antaranya, juara III olimpiade kimia, juara III engglish speech contest, juara I dan III fotografi, juara II dan III jurnalistik, juara I dan III poster, serta juara III futsal weekend turnament.

Prestasi ini disambut gembira oleh Kasek Made Arawan. Namun ia tetap rendah hati dengan menyatakan semua itu berkat semangat anak-anak dan pembinaan yang intensif. Makanya, pada kesempatan istimewa itu, Arawan menyampaikan terima kasih kepada guru pembina serta terus memompa semangat siswa untuk tidak berhenti berprestasi dan tak lupa untuk selalu ingat dan berdoa pada Tuhan. ‘’Mereka ini adalah siswa yang kreatif, cerdas dan mengharumkan nama besar SMPN 9 Denpasar,’’ ujar Arawan.

Dia mengaku akan terus meningkatkan prestasi anak dengan moto ‘’Cintailah Sekolahmu Lewat Prestasi’’ dan menjadikan SMPN 9 Denpasar sebagai sekolah unggul di akademis dan non akademis. Jika selama ini SMPN 9 Denpasar sudah banyak berprestasi di bidang komputer, paskibra, pramuka dan jurnalistik, Arawan berharap ke depan mampu berprestasi di akademis.

Makanya, untuk mendongkrak prestasi akademis siswa dibentuk kelas juara di kelas VII dan VIII. Mereka yang juara I-III di masing-masing kelas dikumpulkan dan dibina khusus untuk persiapan menghadapi lomba-lomba akademis dan ujian nasional. ‘’Kami berkomitmen bulat untuk mencetak generasi emas Indonesia,’’ tandasnya.

 

Penulis : Gandhi
Editor : Putu Tistha

 

Piodalan di Pura Praja Natha Kantor Walikota Denpasar 

BALIPORTALNEWS.COMBertepatan dengan Purnama Sasih Karo serta Budha Cemeng Waregadean, Rabu (17/8/2016) seluruh Aparatur Pemkot Denpasar melaksanakan persembahyangan bersama Piodalan di Pura Praja Natha Kantor Walikota Denpasar.

Pelaksanan upacara piodalan ini juga bertepatan dengan Hut Kemerdekaan RI Ke-71 dengan kebersamaam Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara serta seluruh Aparatur Pemkot Denpasar melaksanakan persembahayanag bersama. Tampak sejak pagi persiapan pelaksanaan upacara piodalan telah dilakukan oleh pegawai Pemkot Denpasar. Beberapa pengayah dan pegawai  Pemkot Denpasar berdatangan dengan membawa perlengkapan alat persembahyangan.

Sebelumnya juga persiapan piodalan dilakukan dengan pemasangan tetaring serta perlengkapan upacara lainnya dengan merias Pelinggih Padmasana dan beberapa pelinggih lainnya. Hingga pada puncak upacara piodalan yang dipuput Ida Pedada Gede Pemaron Mandara, Geriya Kusuma Yangbatu, Denpasar Timur yang juga rentetan upacara diisi dengan persembahan tarian Topeng Wali, Rejang Dewa dan Pesantian dari para seniman Kota Denpasar.

Sebelum persembahyangan bersama dimulai tampak pula Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra berbincang dengan staf Pemkot Denpasar sembari menyaksikan Tarian Topeng Wali hingga pada pesembahyangan bersama telah dimulai diawali dengan Puja Trisandya.

"Kita harus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dengan kerja nyata sesuai dengan motto Hut Kemerdekaan RI Tahun ini yang juga bertepatan dengan Piodalan Pura Praja Natha Kantor Walikota Denpasar," ujar Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra yang ditemui disela-sela persembahyangan bersama.

Lebih lanjut dikatakan tentu ini menjadi momentum untuk selalu memanjatkan puji syukur kehadapan Ida Shang Hyang Widhi Wasa dengan selalu melakukan langkah-langkah koordinasi dan komunikasi bersama seluruh Aparatur Pemkot Denpasar dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Denpasar.

Sementara Kabag Kesra Setda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Mataram mengatakan pelaksanaan Piodalan di Pura Praja Natha Kantor Walikota Denpasar setiap satu tahun sekali, yang saat ini bertepatan dengan Hut Kemerdekaan RI. "Saat ini merupakan hai yang sangat baik karena bertepatan dengan Hut Kemerdekaan RI dengan pelaksanaan persembahayang bersama diikuti seluruh Aparatur Pemkot Denpasar," ujar Kabag Kesra. 

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

 

Gubernur Pastika Minta Pameran Pembangunan Disajikan Lebih Informatif, Edukatif dan Rekreatif

BALIPORTALNEWS.COMPelaksanaan pameran Pembangunan yang rutin digelar setiap tahunnya di bulan Agustus sebagai agenda peringatan Hari Jadi ke-58 Provinsi Bali, dan Hari Ulang Tahun ke-71 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, merupakan wahana yang tepat guna memantapkan semangat kebangsaan dan nasionalisme, serta meningkatkan rasa cinta dan bangga kepada daerah dan tanah air, bagi seluruh komponen bangsa.

Disamping itu  penyelenggaraan Pameran pembangunan juga memegang peran  penting dalam upaya memberikan informasi kepada masyarakat tentang hasil dari pembangunan serta sekaligus merupakan penentuan terhadap hal hal apa saja yang bisa dilakukan kedepannya untuk membangun Bali. Penyelenggaraan dari pameran pembangunan yang digelar rutin ini diharapkan disajikan  secara lebih Informatif, Edukatif, dan Rekreatif daripada tahun-tahun sebelumnya.

Demikian disampaikan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberi sambutan dalam pembukaan Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2016 di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya, Denpasar, Minggu (14/8/2016).

Lebih jauh Pastika menyampaikan khususnya dalam era keterbukaan informasi saat ini, masyarakat sebagai subyek pembangunan, wajib disajikan informasi program dan capaian pembangunan daerah secara lengkap dan objektif, sekaligus sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat didalamnua.

Pastika juga mengajak seluruh unsur Pemerintah di Provinsi Bali, untuk lebih fokus bekerja dalam upaya mempercepat realisasi program-program pembangunan, sekaligus bermakna mempercepat pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu orang nomor satu di Bali ini menginstruksikan kepada jajarannya di lingkungan Pemprov Bali untuk mengunjungi pameran ini secara bertahap sehingga jajarannya akan tahu hal hal apa saja yang telah dilakukan SKPD lain sehingga akan tercipta integrasi serta satu visi dan misi dalam membangun Bali. "Saya minta kepala SKPD secara bertahap menugaskan staf dan pejabatnya untuk mengunjungi pameran ini, sehingga antar SKPD akan terbentuk sinergi, integrasi serta satu visi dan misi dalam membangun Bali, ada gambaran akurat tentang apa yang sudah  dilakukan dan apa yang harus dilakukan kedepannya," imbuhnya.

Selain itu dalam upaya mengintegrasikan semua program dan mensukseskan program pembangunan juga diharapkan adanya  partisipasi yang optimal dari masyarakat untuk mendorong akselerasi program pembangunan tersebut. "Pameran ini adalah salah satu upaya kita dalam membangun partisipasi masyarakat tersebut, Saya berharap semua materi, pesan dan informasi agar dikemas seatraktif mungkin, sehingga dapat memberikan gambaran  menarik sekaligus komprehensif, tentang hasil-hasil pembangunan bagi masyarakat, " pungkasnya.

Terkait dengan berbagai kegiatan yang dirangkaikan dalam  pameran ini, orang nomor satu di Bali ini berharap agar kegiatan tersebut mengandung substansi yang terintegrasi dengan makna dari tema pameran, yaitu turut membangun karakter masyarakat Bali, khususnya generasi muda, dengan tetap berpijak pada konsep pengembangan dan penguatan nilai-nilai budaya Bali.

Dalam kesempatan tersebut Pastika juga mengapresiasi  adanya  partisipasi dari  kalangan Usaha dan Industri Mikro Kecil dan Menengah dalam Pameran ini, dan berharap para   pelaku UKM dan IKM dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang promosi dan akan mampu memotivasi tumbuh-kembangnya UKM dan IKM di pelosok perdesaan, sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan dengan demikian akan  mewujudkan peningkatan dan pemerataan pendapatan, dan akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Provinsi Bali, Ketut Artika, sebagai Ketua Panitia Pameran Pembangunan Pemprov Bali 2016  bahwasannya tujuan pelaksanaan pameran pembangunan selain sebagai media untuk menyampaikan capaian pembangunan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan kedepannya, pelaksanan pameran pembangunan jga diharapkan sebagai media promosi UKM dan IKM serta media pendidikan dan hiburan bagi masyarakat Bali.

Dalam pelaksanaan pameran pembangunan yang akan diselenggarakan selama 10 hari dari tanggal 14-23 Agustus 2016 dan diikuti oleh sekitar 153 stan yang terdiri dari stan instansi pemerintahan baik pusat maupun SKPD di lingkungan Pemprov Bali, BUMD, BUMN serta pengrajin binaan Dekranasda Provinsi Bali ini juga akan diisi dengan partisipasi lukisan dari seniman kabupaten Badung, Gianyar dan Klungkung ,serta pertunjukan rakyat serta kuliner.

Pembukaan pameran yang juga dihadiri oleh Ny.Ayu Pastika,Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Ny.Dayu Sudikerta , Sekda Prov Bali Cokorda Pemayun, Anggota Forkompimda Provinsi Bali serta Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Bali ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Bali.Usai pembukaan pameran pembangunan  dilanjutkan dengan pemotongan pita pembukaan stan pameran oleh Ibu Ayu Pastika serta peninjauan stan pameran oleh Gubernur beserta rombongan.

Sumber : Humas Pemprov Bali

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan