22.6 C
Denpasar
Senin, 19 November 2018

Pengkot Persani Denpasar Dilantik

BALIPORTALNEWS.COM – Pengurus Kota Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Pengkot Persani) Kota Denpasar periode 2016-2020 dilantik, Minggu (2/10/2016) oleh Ketua Umum Pengprov Persani Bali, Made Raka.

Pascapelantikan tugas, kewajiban dan tantangan pengurus anyar inipun menghadang, mengingat sampai saat ini kendala sarana dan prasarana terutama tempat latihan senam yang belum ada di Denpasar.

“Kami memang masih berkutat dengan kendala tempat latihan yang belum ada. Jadi untuk latihan sementara di mana ada tempat kami gelar matras untuk latihan para atlet kami,” kata Ketua Umum baru Persani Denpasar, I Made Dana Tenaya.

Meski demikian, pihaknya akan tetap membina para pesenam Denpasar secara maksimal. Apalagi sekarang ini, senam juga sudah mulai harus mempersiapkan para atletnya untuk turun di Porprov Bali XIII di Gianyar, September tahun depan.

Semua itu juga tujuannya untuk menjaga predikat juara umum di cabang olahraga (cabor) senam, pada Porprov XII di Buleleng tahun lalu, dengan raihan 4 medali emas.

Hal itulah yang memang membuat Persani Denpasar benar-benar membutuhkan tempat latihan untuk para atletnya. “Kami akan mengajukan bantuan soal tempat latihan ke KONI Denpasar, untuk selanjutnya bisa diajukan ke KONI Bali, dan terakhir KONI Bali agar bisa mengajukan ke Pemprov Bali. Meski kondisinya sekarang
seperti ini, namun kami bangga karena atlet senam kami, AA Savitri, menjadi satu-satunya atlet senam yang mewakili Bali di PON XIX Jawa Barat (Jabar) lalu,” ujarnya.

Di lain pihak, Ketua Umum Pengprov Persani Bali, Made Raka, menjelaskan, jika kepengurusan Persani di kabupaten/kota, kini tinggal Tabanan, Bangli dan KLungkung yang masih belum ada.

"Kami bakal secepatnya menghubungi tiga KONI daerah itu, supaya bisa membantu membentuk kepengurusan Persani di daerahnya,” tandasnya. (ngr/bpn)

 

Keterangan Foto : LANTIK – Ketua Umum Pengprov Persani Bali, Made Raka saat melantik pengurus Pengkot Persani (Persatuan Senam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar periode 2016-2020.

SMAN 4 Denpasar Juarai Lomba Debat Bahasa Inggris

BALIPORTALNEWS.COM – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, rutin setiap tahun menggelar lomba debat bahasa Inggris. Kali ini, lomba debat bahasa Inggris tingkat SMA digelar di SMAN 2 Denpasar selama dua hari, Sabtu (1/10/2016) dan Minggu (2/10/2016).

Hasilnya, tim debat SMAN 4 Denpasar berhasil menjadi juara I.  Sementara juara II diraih tim SMAN 1 Denpasar, juara III SMAK Harapan dan peringkat Harapan I ditempati tim SMAN 2 Denpasar.

SMAN 4 Denpasar berhasil menggulingkan 22 tim SMA lainnya se-Kota Denpasar, setelah difinal bertemu dengan tim SMAN 1 Denpasar. Selain menetapkan juara tim juga menetapkan tiga the best speaker.

Predikat the best speaker I diraih Thio Jesslyn Angelina dari SMAN 4 Denpasar. Di susul the best speaker II dan III diraih Ayu Bintang Rena dan Laksmita Ayu Hapsari siswa SMAN 1 Denpasar.

Piala dan penghargaan kepada pemenang diserahkan Kasi Kurikulum Dikmen Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd.

Tirta Arianiti mengungkapkan, sistem debat menggunakan sistem Australia. Sistem Australia itu dibagi ke dalam dua kelompok, kelompok afermatif dan kelompok negatif. Kelompok afermatif adalah kelompok yang setuju sedangkan kelompok yang negatif adalah yang tidak setuju.

‘’Jadi, sistemnya seperti parlemen di Australia. Sistem ini dipilih karena lebih sederhana dan paling familier,’’ terangnya.

Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., menyampaikan selamat kepada pemenang debat bahasa Inggris tingkat SMA tahun ini. Ia menyebutkan, tujuan utama kegiatan ini yaitu melatih para siswa SMA berpikir secara kritis terhadap isu yang saat ini sedang berkembang.

Lebih dari itu, kata Supartha, event ini untuk menjaring siswa terbaik untuk nantinya disiapkan mengikuti ajang serupa di tingkat Provinsi Bali, nasional dan internasional. Karenanya, lomba debat bahasa Inggris ini menjadi sarana yang ditunggu oleh siswa, khususnya mereka yang suka berdebat bahasa Inggris.

“Astungkara, duta Kota Denpasar setiap tahun berhasil meraih juara di tingkat Provinsi Bali bahkan sampai tembus tingkat internasional,” pungkasnya. (tis/bpn)

 

Keterangan Foto : PIALA – Kasi Kurikulum Dikmen Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., menyerahkan piala kepada peraih the best speaker lomba debat bahasa Inggris tingkat SMA yang digelar Disdikpora Kota Denpasar.

Rai Mantra Apresiasi Bulan Bakti Karang Taruna Kota Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM – Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi semua bentuk kegiatan yang di laksanakan oleh Karang Taruna Kota Denpasar terutama karena sudah banyak sekali bantuannya di dalam menyelesaikan permasalahan social yang ada di Kota Denpasar, meskipun Karang Taruna ini tidak sepenuhnya bergerak di bidang social, akan tetapi Karang Taruna Kota Denpasar ini lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan social dan secara teliti mencari permasalahan-permasalahan social yang ada di Kota Denpasar.

Dimana dengan inilah Pemerintah Kota Denpasar bisa berkesempatan menuntaskan permasalahan social yang ada selama ini secara bertahap, demikian disampaikan Walikota Rai Mantra saat membuka Gebyar Bulan Bakti Karang Taruna Kota Denpasar, yang di tandai dengan pelepasan burung merpati ke udara, Jumat malam, (30/9/2016) di Lapangan Lumintang Denpasar.

Dimana sebelum membuka kegiatan, Walikota Rai Mantra yang pada kesempatan ini di dampingi Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar AA Asmara Putra, Dandim 1611/Badung  Letkol (Czi) Muhammad Leo Pola Ardiansa Siregar, Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Selly Mantra, Kadis Disosnaker Kota Denpasar IGA Rai Anom Suradi dan Ketua Karang Taruna Kota Denpasar Ketut Ngurah Ariawan, juga sempat menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas berupa bantuan korsi roda, alat bantu dengar, tongkat dan sembako, serta mmenyerahkan penghargaan kepada instansi-instasi yang mendukung program kegiatan Karang Taruna Kota Denpasar.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, untuk menuntaskan permasalahan social itu memang agak sulit, dikarenakan pasti ada saja yang terselip antara bagian yang tidak terhitung dengan baik. Oleh karena itu Karang Taruna Kota Denpasar inilah yang nantinya kana terus menelusuri dengan teliti dengan waktu luang mereka yang cukup banyak dalam menelusuri permasalahan social  yang memang harus di tuntaskan. “Saya yakin selama periode kepengurusan Karang Taruna yang sekarang ini, yakni periode 2015-2020, terus bekerja seperti ini, empat tahun kedepat tepatnya tahun 2020 Kota Denpasar pasti bebas dari masalah social”, ujarnya.

Sementara Ketua Karang Taruna Kota Denpasar Ketut Ngurah Ariawan mengucapkan rasa terimakasinya selama ini atas kerjasama Pmerintah Kota Denpasar khususnya Bapak Walikota Denpasar atas supornya selama ini. Dimana pada kegiatan bulan bakti yang kali kedua ini, semua kegiatan bisa dilaksanakan sendiri tanpa membebankan Pemerintah Kota, karena itulah salah satu pesan Bapak Walikota Denpasan IB Rai Dhamawijaya Mantra, agar Karang Taruna Kota Denpasar bisa mandiri dan berdiri sendiri. Dimana selain kegiatan Gebayar kali ini, Karang Taruna juga sudah melaksanakan kegiatan social seperti operasi katarak dan penanganan permasalahan social khususnya penanganan penyandang disabilitas di Kota Denpasar yang berkerjasama dengan K3S Kota Denpasar.

Adapun kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna Kota Denpasar berlangsung selama 3 hari ini, yakni dari tanggal 30 Sepetember sampai 2 Oktober 2016, akan ada stand-stand kuliner, pakian, endek, aksesoris serta hiburan laninya seperti tarian, baleganjur dan music band. (ays’/humas pemkot dps/bpn)

Tampil Apik, Empat Sekaa Gong Kebyar Pukau Penonton

BALIPORTALNEWS.COM Memasuki hari kelima pelaksanaan Parade Gong Kebyar dan Kesenian Klasik yang merupakan  serangkaian peringatan 110 Tahun Puputan Badung di Kota Denpasar dalam gelaran Mahabandana Prasada Tahun 2016.

Pada Jumat malam (30/9/2016) pelaksanaan Mahabandana Prasada dengan gelaran sebulan penuh parade kesenian klasik dan Gong Kebyar menampilkan empat sekaa gong yakni Sekaa Gong Wanita Canting Mas Sanggar Seni Carat Coblong Desa Pemecutan Kelod berdampingan dengan Sekaa Gong Wanita Remaja Maruta Banjar Lebah Sumerta Kaja. Pada Seksi kedua penampilan Sekaa Gong Kebyar Anak-anak yang menampilkan Sekaa Gong Anak-anak Swara Jaya Banjar Pekandelan berdampingan dengan Sekaa Gong Anak-anak Murda Cruti Banjar Binoh Kaja Ubung.

Para penikmat seni di Kota Denpasar, mulai dari yang tua hingga anak-anak nampak antusias memadati arena pertunjukan dan menikmati jalannya pertunjukkan di Panggung Utama Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung.

Meski suasana pementasan sempat diguyur hujan tidak menyurutkan niat penonton dan anak-anak untuk terus menampilkan satu persatu kebolehannya diatas panggung. Diawali dengan penampilan Sekaa Gong Wanita Remaja Maruta Banjar Lebah Sumerta Kaja yang membawakan Tabuh kreasi Kosalya Arini dimana tabuh ini merupakan sebuah konsep tabuh instrumental yang ditata oleh Bapak I Wayan Berata pada Tahun 1969.

Kosalya Arini merupakan sebuah tanaman obat-obatan yang diekpresikan kedalam musical gong kebyar yang dikemas menjadi sebuah tabuh kreasi kekebyaran. Tidak kalah menarik penampilan kedua oleh Sekaa Gong Wanita Canting Mas Sanggar Seni Carat Coblong Pemecutan Kaja  yang menampilkan tabuh yang berjudul Tabuh Batur Sari, dimana Tabuh Batur Sari merupakan sebuah gending tabuh telu. Gending ini digubah dalam bentuk kreasi gending “mepayas” yang bersumber dari “jajar pageh” gending yang disebut “pengecet”.

Setelah menampilkan tabuh kreasi dilanjutkan dengan penampilan 2 tarian dari masing-masing sekaa gong, Sekaa Gong Wanita Remaja Maruta Banjar Lebah Sumerta Kaja yang menggunakan pakaian bernuansa merah muda ini menampilkan tari panyembrahma dan tari wiranata.

Sedangkan Sekaa Gong Wanita Canting Mas Sanggar Seni Carat Coblong Pemecutan Kaja yang menggunakan pakaian bernuansa hitam tampil apik dengan membawakan tarian yakni Tari Puspawresti dan Tari Wiranata. Pada seksi kedua, tidak kalah dengan seksi pertama penampilan Sekaa Gong Kebyar Anak-anak yang menampilkan Sekaa Gong Anak-anak Swara Jaya Banjar Pekandelan berdampingan dengan Sekaa Gong Anak-anak Murda Cruti Banjar Binoh Kaja Ubung memukau penonton dengan menampilkan 1 tabuh kreasi dan 2 tarian dari masing-masing sekaa gong.

Sekaa Gong Anak-anak Swara Jaya Banjar Pekandelan menampilkan Tabuh Kosalya Arini dan 2 tarian yakni Tari Mregepati dan Tari Manukrawa dan Sekaa Gong Anak-anak Murda Cruti Banjar Binoh Kaja Ubung menampilkan Tabuh Lokaria dan 2 tarian yakni Tari Mregepati dan Tari Baris Bandana Manggala Yuda. Mereka sangat piawai dalam memainkan gambelan yang mendapatkan tepuk tangan dari para penonton, tidak saja dari kalangan masyarakat Kota Denpasar namun juga tampak wisatawan mancanegara. (r/eka/hms pemkot dps/bpn) 

Sehatkan Warga, Pemkot Denpasar Terus Gencarkan Safari Kesehatan

BALIPORTALNEWS.COM – Upaya untuk terus mewujudkan masyarakat yang sehat serta meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat secara berkesinambungan, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar terus berupaya secara gencar melaksanakan safari kesehatan gratis yang menyasar banjar-banjar di Kota Denpasar.

Setelah menyasar Banjar Kajeng, Desa Pemogan, kini Dinas Kesehatan Kota Denpasar menyasar Banjar Geladag, Kelurahan Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan, Jumat (30/9/2016) di banjar setempat.

Adapun pengobatan yang diberikan pada safari kesehatan gratis ini meliputi pemeriksaan mata, pemberian kaca mata gratis, pengecekan tensi, timbang berat badan, pengukuran lingkar pinggang, maupun penyuluhan penanggulangan penyakit demam berdarah.

Lurah Pedungan, A.A Gede Oka dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi serta menyambut baik kegiatan safari kesehatan gratis ini. Menurutnya, safari kesehatan yang gencar dilaksankan oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan, merupakan bukti kepedulian pemerintah terhadap warganya.

Selain itu, kegiatan ini mendapat sambutan yang antusias dari warga Pedungan khususnya warga Banjar Geladag sendiri, terlebih lagi ada pengobatan mata serta pemberian kaca mata gratis dan ini sangat bagus sekali.

Kemudian disinggung tentang masalah kebersihan utamanya di Kelurahan Pedungan, Gung Oka menjelaskan bahwa permasalahan kebersihan menjadi tanggungjawab bersama, terlebih saat ini warga Pedungan sudah melaksanakan swakelola sampah secara mandiri yang artinya masyarakat langsung membuang sampahnya ke TPS.

Yang menjadi tantangan saat ini adalah permasalahan sampah di sungai, untuk itu ia bekerjasama dengan Desa Dauh Puri Kauh untuk bersinergi mengatasi permasalahan sampah di sungai dengan memasang jaring-jaring guna menghambat laju sampah.

"Harapan kedepan terhadap penyelenggaraan safari kesehatan ini agar terus berlanjut, selain itu kami berharap ada pelayanan yang berbeda lagi selain pelayanan pengobatan gratis ini seperti  pelayanan KTP, pajak, PDAM dan lain sebagainya sehingga menjadi satu,” kata Gung Oka.

Hal senada disampaikan Kaling Banjar Geladag, Made Sutama. Ia sangat mengapresiasi langkah-langah Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan derajat kesehatan warganya, dan ini merupakan bukti kepedulian pemerintah terhadap warganya.

"Ke depan kami berhadap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan maupun ditingkatkan, karena kegiatan ini sangat membantu warga kami terlebih para lansia. Terlebih ada pengobatan mata  serta pemberian kaca mata gratis, dan ini yang sangat ditunggu-tunggu oleh para lansia maupun warga kami,” kata Sutama.

Sementara salah seorang warga, Gede Wardana (62) yang menerima pengobatan mata serta kaca mata gratis mengaku sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, dimana dulunya ia agak bermasalah dengan pengelihatannya, namun kini ia bisa tersenyum sumringah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, karena sudah diberi kaca mata gratis dan ini sangat membantu saya,” kata pria paruh baya ini. (r/ngr/hms dps/bpn)

Susun RPJM Desa, BPD Kesiman Petilan Gelar Musdes

BALIPORTALNEWS.COM – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kesiman Petilan Kecamatan Denpasar Timur menggelar Musyawarah Desa sebagai acuan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Des) di  SDN 6 Kesiman Petilan, Jumat (30/9/2016). 

Acara ini dibuka secara resmi oleh Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan yang ditandai dengan pemukulan gong.

Dewa Made Puspawan mengungkapkan, dari tujuh desa di Kecamatan Denpasar Timur, lima desa di antaranya sudah melaksanakan musyawarah desa, termasuk Desa Kesiman Petilan.

Menurutnya, dalam peraturan UU No. 6 tahun 2016 mensyaratkan agar semua desa membuat RPJM Desa, sebagai dasar melaksanakan visi dan misi kepala desa saat melakukan kampanye. 

Dimana vsi misi Kepala Desa Kesiman Petilan yang terpilih,  adalah Sejahtera, Bersih dan Aman. ‘’Visi misi ini sederhana namun harus  di relisasikan, maka dari itu perlu dimusyawarahkan, dan semua itu harus tersusun dalam RPJM Desa’’ ujarnya saat memberikan sambutan.

Dalam penyusunan RPJM Desa ini perlu adanya musyawarah desa ini. Dimana saat ini Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan pembangunan dengan visi misi Padmaksara dan mewujudkan smart city atau kota cerdas. Tidak hanya itu Pemerintah Pusat juga mencanangkan membangun desa mulai dari pinggiran. Maka dari itu perencanaannya harus jelas, untuk itu perlu penyusunan RPJMD, supaya tidak ada perencanaan disusun ditengah jalan.

Puspawan menambahkan, semestinya RPJM disusun 6 tahun  sesuai dengan masa jabatan kepala desa, karena sudah berlalu 3 tahun maka penyusunan kali untuk pembangunan tiga tahun kedepan. RPJM Desa ini pada akhir masa jabatan kades hal ini harus dipertanggungjawabkan. Oleh karana itu semua elemen masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini harus ikut memikirkan dan mendiskusikan permasalahan yang ada.

Ketua BPD Kesiman Petilan Anak Agung Made Putra mengatakan, Musyawarah Desa ini merupakan kegiatan  wajib yang diselenggarakan desa dalam kalender kerjanya pada setiap tahun ataupun waktu tertentu. Musdes juga merupakan wadah untuk menggali berbagai usulan berbagai permasalahan dan tertentunya mencari solusi bersama guna penyelarasan dan peningkatan kinerja aparatur pemerintah Desa, lembaga desa dan program-program yang menjadikan Desa Kesiman Petilan akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan. Untuk itu diselenggarakan Musdes ini dengan harapan semua komponen masyarakat yang hadir bisa ikut mendiskusikan persoalan masalah yang ada.

Dimana sebelumnya pihaknya juga sudah menyelenggarakan Musyawarah Dusun di masing-masing Banjar.  Dalam hal ini juga akan dijadikan acuan penyusunan RPJM Des perubahan tahun 2017 hingga 2019.

Kepala Kesiman Petilan Wayan Mariana mengaku visi misinya sebagai Kepala Desa Kesiman Petilan adalah menuju desa yang sejahtera  bersih dan aman. Sejahtera yang dimaksud tidak semata-mata menyangkut materi. Dimana dalam ini masyarakat dapat merasa nyaman dalam menjalankan kehidupannya setiap hari. Bersih diartikan secara fisik bebas dari sampah  dan non fisik batin juga harus bersih. Dan untuk lingkungan aman sudah termasuk dalam kesejahteraan masyarakat. Semua Visi misi itu harus dilaksanakan dan harus tersusun di dalam RPJM Desa. (r/ayu/humas pemkot dps/bpn)

Blanko Terbatas, Pencetakan e-KTP Terhambat

BALIPORTALNEWS.COM – Terbatasnya stok blangko yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar membuat pelayanan e-KTP kepada masyarakat menjadi tersendat. Hal ini dikemukakan Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar Nyoman Gde Narendra, saat ditemui di Gedung Sewaka Dharma, Jumat (30/9/2016).

Menurutnya semenjak perekeman e-KTP dilakukan dari tanggal 1 september sampai tanggal 29 september sudah 41 ribu masyarakat Denpasar yang melakukan perekaman data, namun blangko yang diberikan oleh Kemendagri hanya 6000 buah. "Jadi kami masih kekurangan blangko yang cukup banyak untuk dapat mencetak e-KTP," kata Narendra.

Mengatasi hal ini pihaknya sudah bersurat ke Kemendagri untuk meminta tambahan blangko, namun sampai saat ini belum ada jawaban. Adanya informasi yang menyebutkan bahwa batas waktu perekaman sampai tanggal 30 nopember menyebabkan masyarakat yang memohon perekaman  e-KTP sangat membludak. "Kami sampai kewalahan  melayani masyarakat yang melakukan perekaman data e-KTP. Bahkan sebelumnya kami harus lembur hari Sabtu dan Minggu," kata Narendra.

Terkait dengan permohonan blangko e-KTP yang telah dkirimkan ke Kemendagri, Narendra mengatakan bahwa pihak Kemendagri telah mengeluarkan surat  ber nomor : 471.13/10231/Dukcapil, tertanggal 29 September 2016 yang ditanda tangani Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh, yang menyebutkan bahwa persedian blangko e-KTP di Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendadri telah habis,  dan diperkirakan blangko e-KTP baru tersedia pada bulan November.

"Jadi untuk sementara bagi masyarakat yang telah melakukan perekaman e-KTP tetapi belum mendapatkan fisik e-KTP, maka kami akan menerbitkan Surat Keterangan sebagai pengganti e-KTP, yang menerangkan bahwa penduduk tersebut benar-benar sudah melakukan perekaman e-KTP dan penduduk yang bersangkutan telah terdata dalam database kependudukan," kata Narendra yang didampingi Kasubag Pemberitaan Humas Denpasar Dewa Gede Rai.

Ditambahkan bahwa surat keterangan ini berfungsi hampir sama dengan e-KTP yakni untuk kepentingan Pemilu, Pemilukada, Pilkades, Perbankan, Imigrasi, Kepolisian, Asuransi, BPJS, Pernikahan, dan kebutuhan lainnya sesuai dengan kebutuhan daerah.   

Selebihnya Narendra menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, namun demikian dia tidak memungkiri masih ada masyarakat yang belum puas dengan pelayanan yang diberikan oleh jajarannya, hal ini dikarenakan perekaman yang dilakukan dalam jangka waktu yang singkat sehingga masyarakat yang datang membludak, sementara disisi lain peralatan dan sdm yang terbatas. "Tapi walaupun demikian yang jelas kami pastikan semua masyarakat akan kami layani dengan baik," pungkas Narendra. (dewa/humas pemkot dps/bpn)

Walikota Rai Mantra Puas Kinerja PGRI Kota Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM – Jajaran PGRI Kota Denpasar, Jumat (30/9/2016) menggelar konferensi. Konferensi dibuka Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Konferensi selain membahas pertanggung jawaban pengurus lama dan penyusunan program kerja, juga memilih pengurus baru periode 2016-2021.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka konferensi mengaku banyak meminta petunjuk dari para guru. Profesi guru tak perlu diragukan perannya dalam membentuk jati diri dan karakter bangsa.

Justru Walikota Denpasar mengacungkan jempol pada PGRI yang membantu pembangunan pendidikan di Denpasar. Bahkan, ia mengaku puas dengan pendidikan di Denpasar. Ini ditandai motivasi berprestasi terus meningkat di jajaran pendidikan di Kota Denpasar.

Rai Mantra juga berkomitmen selama kepemimpinannya tidak akan pernah ada jarak  antara pemerintah dengan PGRI Kota Denpasar. Pemkot Denpasar, kata Rai Mantra, akan terus mendukung semua kegiatan program-program PGRI Kota Denpasar untuk peningkatan kualitas guru. ‘’Pemerintah Kota juga perlu sebuah support dari PGRI, agar kami mengetahui mengenai permasalahan-permasalahan apa saja yang di hadapi dalam mendidik karakter anak-anak,’’ pungkas Rai Mantra.

Konferensi dikatakan Ketua Panitia, Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., diikuti dari unsur gugus, pengurus cabang dan anak ranting. Madiadnyana mengungkapkan, lewat konferenasi, organisasi PGRI berfungsi memajukan profesionalisme, kompetensi dan karier, wawasan profesi dan kesejahteraan serta pengabdian pada masyarakat. Ini sesuai dengan tema konferansi yakni ‘’Memantapkan Soliditas dan Solidaritas PGRI sebagai Organisasi Profesi Guru yang Kuat dan Bermartabat’’.

Hasil Konferensi, Drs. Nyoman Winata, M.Hum., terpilih kembali menakhodai PGRI Kota Denpasar periode lima tahun ke depan. Ia didampingi Wakil Ketua Drs. Nyoman Mudita, M.Pd., dan Drs. Made Sastrawan, M.Si. Sekretaris Komang Artha Saputra, S.Pd., M.Pd., Wakil Sekretaris dan Bendahara Drs. Ketut Suarya, M.Pd. Pelantikan dilakukan Ketua PGRI Bali, Dr. I Gede Wenten Aryasudha, M.Pd.

Winata mengakui kerjasama PGRI Denpasar dengan Pemkot Denpasar dan Disdikpora Kota Denpasar, sangat luar biasa. Ini bisa dilihat iklim pendidikan kondusif. Ini berkat perjuangan guru yang didukung Pemkot Denpasar.

Dia berjanji PGRI akan memastikan hak-hak guru bisa diterima dengan baik serta aspirasi guru tersampaikan. Selain itu, terus mendorong Pemkot Denpasar mengatasi masalah kekurangan guru atau pegawai di sekolah-sekolah serta pengisian kepala sekolah yang masih kosong. Utamanya kekurangan guru di SD, menurut Winata jika dimungkinkan Pemkot mengangat status guru honor di sekolah menjadi guru kontrak daerah. (tis/bpn)

 

Keterangan foto : BUKA – Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Nyoman Winata, Madiadnyana dan Aryasudha saat membuka konferensi PGRI Kota Denpasar. 

Rai Mantra Tinjau Safari Kesehatan Banjar Kajeng Pemogan

BALIPORTALNEWS.COM – Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat berkerjasama dengan The John Fawcett Foundation (JFF) tidak henti-hentinya menggelar Safari Kesehatan secara berkala dan rutin ke banjar-banjar yang ada di Kota Denpasar.

Program ini memberikan pelayanan terbaik untuk mensejahterakan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Denpasar, selain dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 Nopember 2016 mendatang.

Kali ini Safari Kesehatan juga didukung Puskesmas III, Denpasar Selatan dengan menyasar Banjar Kajeng Pemogan, Denpasar Selatan.

Kegiatan safari kesehatan ini diinjau langsung oleh Walikota Rai Mantra di dampingi Camat Denpasar Selatan AA Gde Risnawan,  Kamis (29/9/2016).

Safari Kesehatan yang dilaksanakan ke banjar-banjar se-Kota Denpasar dengan memberikan berbagai pelayanan kesehatan secara cuma-cuma atau gratis kepada masyarakati ini merupakan pelayanan kesehatan jemput bola dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pada saat ini Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra juga sempat bercengkrama dan menyapa warga masyarakat pemogan dengan hangat, dan menghimbau masyarakat harus waspada dengan virus demam berdarah dengue (DBD) karena trennya semakin meningkat serta cuaca yang tidak menentu sekarang ini.

“Saya himbau kepada kaling/kadus di Banjar Kajeng dan wilayah desa Pemogan ini untuk di membagikan bubuk Abate kepada setiap keluarga yang bisa di berikan pada saat rapat/sangkep banjar. Dengan tujuan jika semua masyarakat memiliki bubuk Abate secara berkala, pasti dalam jangka waktu dua sampai tigabulan jentik-jentik nyamuk penyebab virus DBD akan musnah dan hilang," ujarnya.

Sementara Kasi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Denpasar Ni Nyoman Muryati mengatakan, safari kesehatan adalah untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Muaranya pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat dalam upaya mewujudkan Denpasar sebagai Kota Sehat serta mengetahui masalah kesehatan apa saja yang dialami oleh masyarakat Kota Denpasar.

Dengan menyasar seluruh komponen masyarakat, baik masyarakat yang sehat maupun sakit. Dimana kali ini safari kesehatan secara gratis ini Pemerintah Kota Denpasar memberikan pelayanan kesehatan yang meliputi pengobatan gratis secara umum yakni, pemeriksaan mata, pemberian kacamata gratis, pengecekan tensi, fisioterapi, THT dan Posyandu yang meliputi penimbangan badan, pengukuran lingkar kepala dan tinggi badan serta pemberian makanan tanbahan (PMT), dan ada juga penyuluhan dari mahasiswi perawat yang magang di Puskesmas III Denpasar Selatan mengenai Dimensia (penyakit pikun).

Dengan safari kesehatan ini, mudah-mudahan derajat kesehatan masyarakat Kota Denpasar  terus meningkat, guna menciptakan masyarakat yang sehat”, tandasnya

Kadus Banjar Kajeng, Desa Pemogan I Gst Ketut Mayun Mahardika mengatakan safari kesehatan yang diadakan oleh Pemkot Denpasar ini sangatlah bagus, dikarenakan dapat membantu masyarakat untuk menjaga dan memeriksa kesehatannya secara optimal terutama masyarakat kurang mampu atau yang memiliki ekonomi kebawah.

Dengan harapan masyarakat dilingkungan ini bisa hidup lebih baik dan kegiatan ini supaya bisa terus berlangsung kedepannya agar bisa menyentuh semua lapisan masyarakat bawah, Diharapkan masyarakat lapisan bawah ini sadar akan pentingnya kesehatan bagi dirinya sendiri, keluarga maupun masyarakat sekitar. (ays’/humas pemkot dps/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
10PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
22PelangganBerlangganan