Nilai Ujian SD, Tiga Besar Diraih 68 Siswa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pada 16 Juni 2017 hasil nilai ujian sekolah (NUS) SD yang digelar Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, diumumkan serentak di masing-masing SD di Denpasar.

“Ujian SD tahun ini diikuti 13.894 siswa yang tersebar pada 223 SD negeri dan swasta se-Kota Denpasar,” ujar Kabid Pembinaan Pendidikan SD Disdikpora Kota Denpasar, Ketut Sudana, Kamis (15/6/2017)

Mengejutkan, nilai tiga besar perorangan diraih 68 siswa.
Tercatat sebagai peraih NUS tertinggi yakni Desak Gde Mawarni Prameswari (SD Saraswati 1 Denpasar) dengan nilai komulatif 297,5. Peringkat kedua diraih Komang Dewi Savitri siswi SD Saraswati 2 Denpasar dengan nilai komulatif 295,5. Sementara peringkat ketiga diraih 66 siswa dengan nilai komulatif kembar yakni 293,5.

Dilihat dari jumlah nilai rata-rata per sekolah, kata Sudana, SD Mahardika Denpasar mencatat prestasi terbaik se-Kota Denpasar dengan jumlah nilai rata-rata 277,06. Berikutnya SD Bali Publik School (275,52), SD Kartika VII-2 (271,55), SD Saraswati 5 Denpasar (270,49), SD Saraswati 2 Denpasar (269,22), SDN 1 Peguyangan (269,14), SDN 15 Dauh Puri (267,63), SD Saraswati 6 Denpasar (266,66), SD Cerdas Mandiri (265,06), dan SDN 4 Tonja (264,91).

Sudana menambahkan, pada ujian sekolah dasar, tidak ditetapkan apakah seorang peserta ujian dinyatakan lulus atau tidak. Pasalnya, kriteria kelulusan ujian sekolah dasar sepenuhnya ditetapkan oleh melalui rapat dewan guru yang mencakup nilai minimum setiap mata pelajaran dan nilai rata-rata ketiga mata pelajaran yang diujikan. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata, Gratis Uang Pendaftaran Siswa Baru

BALIPORTALNEWS.COM – Pelepasan siswa kelas XII SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata dilangsungkan, Sabtu (13/5/2017) di Ballroom Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur. Tahun ini dilepas 269 siswa kelas XII yang sukses lulus 100 persen.

Acara pelepasan dihadiri Ketua Yayasan Gita Asrama Mandala, Drs. Made Suparta, M.M., dan Kepala UPT Disdik Provinsi Bali di Denpasar, Dewa Ayu Eka Putri Kariini, serta para guru, pegawai dan siswa.

Dari jumlah itu, 156 siswa SMK Bali Dewata yaitu 127 siswa prodi Akomodasi Perhotelan dan 29 siswa prodi Multimedia. Serta 113 siswa SMK Kesehatan Bali Dewata terdiri dari 68 siswa prodi Keperawatan dan 45 siswa prodi Farmasi. Pelepasan ditandai dengan penyerahan siswa kepada orang tua siswa oleh Kepala SMK Bali Dewata, Drs. AA Ketut Sujana dan Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata, Dra Ni Wayan Asih, M.Pd.

Ketua Panitia Gede Indra Wahyudi, A.md.Kep., SH., menjelaskan, 269 siswa kelas XII yang dilepas dinyatakan lulus 100 persen. Saat itu diserahkan penghargaan pada peraih empat besar NUN tertinggi masing-masing prodi dan siswa berprestasi di Porsenijar. Peraih NUN tertinggi mendapatkan dana motivasi untuk studi lanjut.

NUN tertinggi prodi Akomodasi Perhotelan diraih I Kadek Angga Dwi Guna (273,6), Ni Made Menuh Ari Sukma Dewi (272,1), I Kadek Dwipayana Gunawan (269,6), dan Luh Putu Yuliani (268,7). Prodi Multimedia diraih Ni Komang Widastri (244), Rico Riandi (241,9), Ni Wayan Linda Triguna Ningsih (238,4) dan Ni Luh Susi Yuliantari (236,4).

NUN tertinggi prodi Keperawatan diraih Lia Novita Sari (293,6), Putu Yana Kusuma Yulianda (292,6), Ni Putu Nophia Apriliani (284,9) dan Ni Wayan Mirawati (271,8). Prodi Farmasi diraih I Gst. Raka Putri Wilastri (281,5), Dini Rizki Wardani (281,1), Putu Candra Dewi Oktaviawati (275,1) dan I Gd. Putu Windu Wiranata (264,9).

Di Porsenijar, siswa SMK Bali Dewata meraih 1 emas dan dua perunggu. Medali emas diraih I Wayan Abdi Sumarjaya (tarung derajat). Medali perunggu diraih I Kadek Yoga Dwiantara (silat), dan I Wayan Astrawan (tarung derajat). Sementara Putu Artiasih meraih harapan III lomba dharma wecana.

Sementara SMK Kesehatan Bali Dewata meraih tiga medali perunggu. Mereka yang berprestasi Darma Yoga (panjat tebing), Melast Fitriani (panjat tebing), serta Dwi Prasetya, Eka Jaya Effendi dan Yody Putra Riawan (petanque triple putra). Serta juara harapan I lomba dharma wacana atas nama Eka Jaya Efendi.

Kepala SMK Bali Dewata, AA Ketut Sujana dan Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata, Wayan Asih mengungkapkan kebanggaannya sukses mengantarkan siswa lulus 100 persen dengan predikat baik. Kebanggaan kedua, khusus untuk siswa prodi Akomodasi Perhotelan telah diikutkan pada uji kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikas Profesi (BNSP). Hasilnya, 95 persen berhasil lulus dengan predikat kompeten.

Agung Sujana dan Wayan Asih menambahkan, keberhasilan yang dicapai adalah buah dari semangat kebersamaan dan disiplin serta tanggung jawab seluruh stekeholder sekolah. Juga tak terlepas dari dukungan Yayasan Gita Asrama Mandala dengan budaya kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas.

Ketua Yayasan Gita Asrama Mandala, Made Suparta, mengajak lulusan SMP di Denpasar bergabung dengan SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata. Apalagi sekolah ini dikenal dengan biaya pendidikan murah tapi berkualitas.

Mulai tahun ini, SMK Bali Dewata membuka prodi Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Kedua sekolah yang berlokasi di Peguyangan ini menerima 600 siswa baru dan bebas uang pendaftaran.

Kepala UPT Disdik Bali di Kota Denpasar, Dewa Ayu Eka Putri Kariini berharap para lulusan terus mengisi diri, terutama penguatan bahasa asing. Yang terakhir ini menjadi syarat SDM Indonesia memenangkan persaingan di era MEA dan era global. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Empat SMP Negeri di Denpasar Jadi Rebutan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Empat SMP negeri di Denpasar jadi rebutan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP negeri jalur reguler tahun ajaran 2017/2018. Empat SMP negeri favorit yakni SMPN 3, SMPN 1, SMPN 10 dan SMPN 12 Denpasar.

Memasuki hari kedua PPDB real time online (RTO) SMP negeri jalur reguler tahun ajaran 2017/2018 di Kota Denpasar, Jumat (23/6/2017), pergeseran nilai ujian sekolah (NUS) yang diterima di masing-masing sekolah berlangsung ketat.  Dari pantauan PPDB online yang diakses lewat http://denpasar.siap-ppdb.com,  hingga pukul 15.00, SMPN 3 Denpasar masih unggul dengan nilai terendah sementara diterima 281,50.

Diikuti SMPN 1 Denpasar 279,00, SMPN 10 Denpasar 274,50, serta SMPN 8 Denpasar 273,50.
Saking ketatnya perebutan kursi di SMP negeri, banyak calon siswa didampingi orangtuanya mendatangi posko PPDB Disdikpora di Gedung Widya Utama Disdikpora Kota Denpasar.

Mereka mengubah pilihan SMP negeri yang dituju, begitu mengetahui empat pilihan SMP sebelumnya tersingkir atau berada di ambang bawah dari kuota yang diterima di sekolah yang dituju.

Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Wayan Gunawan, membenarkan PPDB hari kedua belum merupakan hasil final karena masih ada hari terakhir besok (hari ini). Itupun belum dipotong jalur siswa miskin di tiap sekolah.

‘’Bisa jadi pemilik nilai tinggi baru mendaftar besok (hari ini), sehingga masih sangat mungkin terjadi pergeseran. Kalau ada nilai tinggi yang masuk nanti nilai-nilai yang di bawah dengan sendirinya tentu akan terdepak,” ujar Gunawan.

Menurutnya, dengan sistem pendaftaran online seperti ini, ada trend pemilik nilai tinggi atau di atas rata-rata biasanya memilih meraba-raba peta nilai pendaftar terlebih dahulu sebelum memutuskan mendaftar. Mereka baru akan mendaftar di hari terakhir yang dianggap sudah mendekati hasil riil berapa nilai pendaftar sementara yang akan diterima.

Untuk pendaftar yang tergusur nantinya secara otomatis akan terlempar di pilihan berikutnya. “Untuk pendaftaran hari terakhir ditutup pukul 12.30, sedangkan proses verifikasi dilayani di sekolah hingga pukul 15.00,” terangnya.

Terkait pengubahan pilihan jalur reguler, dijelaskan Gunawan, memang dibolehkan, tapi hanya sekali dan harus langsung melakukan verifikasi. ‘’Hari kedua pendaftaran digunakan calon siswa baru untuk melakukan pemantauan apakah nilai mereka tetap aman masuk di sekolah yang diinginkan atau tidak. Akibatnya, banyak siswa yang mencabut pendaftaran kemudian mendaftar di sekolah lain yang memungkinkan NUS-nya bisa masuk,’’ kata Gunawan.

Inilah yang dia sebut sebagai PPDB real time online (RTO), dimana setiap pergeseran nilai dapat dipantau masyarakat lewat website PPDB online, http://denpasar.siap-ppdb.com. ‘’Pada website tersebut masyarakat bisa mengetahui posisi calon siswa baru yang diterima di masing-masing sekolah. Website itu bisa dilihat semua masyarakat dimanapun berada,’’ katanya.

Gunawan menambahkan, banyak kemudahan dan fasilitas yang ditawarkan dalam PPDB online. Salah satunya, masyarakat dapat memonitor ranking peserta PPDB sewaktu-waktu. ‘’Kami selalu mengedepankan transparansi. Warga bisa memantau posisi peringkat peserta dan juga kuota sekolah. Jadi itu bisa membantu dalam menentukan sekolah yang paling pas,’’ ujarnya.

Ia mengatakan, pengumuman resmi hasil perankingan PPDB SMP negeri diumumkan Disdikpora Kota Denpasar pada 1 Juli 2017. Pendaftaran ulang mulai 3-7 Juli 2017.  Bagi peserta PPDB yang dinyatakan lulus seleksi dianggap mengundurkan diri jika tidak melakukan daftar ulang sesuai batas waktunya tersebut. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sistem Penggemukan Babi Modern, Mengadopsi Teknik Murphy Brown

BALIPORTALNEWS.COM – Beternak Babi di daerah perkotaan menjadi sebuah tantangan bagi para peternak. Apalagi di Kota Denpasar dengan kawasan pemukiman yg semakin padat harus memiliki sebuah inovasi dalam beternak Babi.

Seperti yang dilakukan kelompok penggemukan babi dikawasan penatih yang mengadopsi sistem Murphy Brown untuk penggemukan babi. Dari penataan kandang, pemberian pakan, kesehatan babi hingga pengolahan limbah dilakukan secara baik.

Kegiatan peternak yang dipimpin dr. Deni Surasandi, Sp.OG ini, Kamis (9/2/2017) ditinjau langsung Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra. Kehadiran Walikota Rai Mantra juga didampingi Camat Denpasar Selatan A.A Gede Risnawan dan Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati yang berkaitan banyaknya masyarakat yang berprofesi dalam penggemukan babi dikawasan Kelurahan Sesetan. Sehingga dari kunjungan ini Rai Mantra mengharapkan dapat melakukan pembelajaran bagi para peternak.

“Dengan pola kandang, pemberian makan dan sistem pengolahan limbah secara baik ini dapat dijadikan obyek pembelajaran bagi peternak,” ujar Walikota Rai Mantra didampingi Kadis Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra.

Menurut Rai Mantra kondisi kandang dengan ukuran yang telah ditentukan dan sistem limbah secara baik tidak menimbulkan bau dan dampak bagi lingkungan sekitar. Dari sistem beternak seperti ini sebagai solusi dalam beternak dan penggemukan babi.

Kedepan Rai Mantra memerintahkan Kadis Pertanian untuk melakukan sinergi dalam pengembangan teknologi bio gas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lingkungannya.

Sementara dr. Deni Surasandi, Sp.OG mengatakan pihaknya melakukan kerjasama dengan peternak dikawasan penatih dengan bibit diperoleh dikawasan setempat. Sistem penggemukan babi dengan mengadopsi sistem Murphy Brown yang diperoleh ditayang youtube. Tentu dengan tantangan yang terus dihadapi seperti saat pembuatan kandang dengan alas kandang babi terbuat dari Payberglas diperolah dari Jakarta.

Saat ini pihaknya memiliki 120 kandang dengan jumlah babi penggemukan sebanyak 60 ekor dengan jenis Lendris, Duroc, dan Saddleback. Ukuran kandang satu blok yakni tinggi 1 meter lebar 50 cm panjangnya 198 cm dengan melibatkan tiga pekerja dari pemberian makan dua kali sehari serta secara rutin setiap dua bulan sekali memberikanan obat cacing.

“Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada Walikota Rai Mantra yang telah siap membantu untuk pengolahan teknologi limbah,” ujarnya. (pur/humasdps/bpn)

Nilai UN SMP/MTs Se-Bali Turun

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Hasil Ujian Nasional (UN) SMP/MTs diumumkan secara serentak, Jumat (2/6/2017). UN SMP/MTs di Provinsi Bali diikuti 66.675  orang siswa.

‘’Hasil UN 2017 yang disampaikan tersebut tidak menyangkut jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus, karena kelulusan siswa menjadi kewenangan masing-masing satuan pendidikan. Ini tidak terlepas dari fungsi UN tidak lagi menentukan kelulusan, dimana kelulusan sepenuhnya ditentukan pihak sekolah melalui rapat dewan guru,” jelas Kepala Bidang SMA Disdik Bali, Wayan Susila mewakili Kadisdik, TIA Kusuma Wardhani, di Denpasar, Kamis (1/6/2017) saat membagikan hasil UN SMP/MTs pada kabupaten/kota se-Bali.

Wayan Susila mengatakan, ada tiga poin yang menjadi penentu peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan. Pertama, menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Kedua, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik, dan ketiga lulus ujian satuan pendidikan/program pendidikan.

Wayan Susila memaparkan, hasil nilai UN 2017 per kabupaten/kota di Bali mengalami penurunan dari tahun lalu. Pada UN 2016, jumlah nilai UN secara keseluruhan adalah 227,77, sedangkan jumlah nilai UN 2017 turun menjadi 212,02. Itu artinya ada penurunan 15,75 poin.

Demikian juga rata-rata nilai UN untuk empat mata pelajaran yang di-UN-kan mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun ajaran 2015/2016 lalu. Tahun lalu, untuk Bahasa Indonesia nilai rata-rata UN 68,89, sedangkan tahun ini 67,54. Bahasa Inggris dari nilai rata-rata tahun lalu 54,22 menjadi 50,40.

Mata pelajaran Matematika dari nilai rata-rata 46,55, tahun ini turun di angka 43,63. Demikian juga pelajaran IPA, mengalami penurunan 7,66 poin yakni dari nilai rata-rata 58,11 menjadi 50,45. (pra/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

129 Siswa Kejar Paket B di Denpasar Ikut UNBK, Ini Jadwalnya

BALIPORTALNEWS.COM – Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Kejar Paket B gelombang pertama 2017 mulai digelar Sabtu (13/5/2017), Minggu (14/5/2017) dan Sabtu (20/5’2017). Di Denpasar UNPK diikuti sebanyak 210 siswa kejar paket B.

“Dari jumlah itu, 129 siswa akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sementara sisanya 81 siswa masih mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP),” kata Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Made Merta, Kamis (11/5/2017)

Ia menjelaskan, dari 10 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang akan mengikuti UNPK, hanya enam PKBM yang siap melaksanakan UNBK.
PKBM yang mengikuti UNBK, rincinya PKBM Saraswati, PKBM Niti Mandala Club, PKBM Dharma Jati II, PKBM Homeschooling Primagama, PKBM Cemerlang dan PKBM Tunas Bangsa. Mereka menyelenggarakan UNBK di enam SMA/SMK di Denpasar meliputi SMK TI Bali Global Denpasar, SMAN 3 Denpasar, SMA Dyatmika Denpasar, SMAN 1 Denpasar, SMKN 1 Denpasar dan SMK Pembangunan Denpasar.

‘’Sementara empat PKBM lainnya, PKBM Ganesha, PKBM Dharma Wangsa, PKBM Ki Hajar Dewantara dan PKBM Agung, siswanya masih mengikuti UNKP,’’ jelas Made Merta.

Lebih lanjut dikatakan Made Merta, pada UNPK Paket B ini mengujikan enam mata pelajaran, meliputi Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam. ‘’Pelaksanaan UNPK dimulai pukul 07.30. Setiap mata pelajaran yang diujikan dialokasikan waktu 120 menit atau dua jam,’’ katanya.

Ditambahkan Made Merta, sebelum mengikuti UNBK, siswa kejar paket diberi latihan mengerjakan soal dengan komputer. Selain itu, untuk melatih peserta kejar paket menghadapi ujian, Disdikpora Kota Denpasar juga telah menggelar try out (ujian pemantapan).

Menurut Made Merta, ujian pemantapan tersebut sekaligus sebagai pedoman sekaligus refleksi para guru, sejauh mana bahan atau materi sudah diajarkan pada anak didiknya. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SMPN 1 Denpasar Raih Nilai Rata-rata UN Tertinggi Se-Bali

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Hasil Ujian Nasional (UN) SMP/MTs diumumkan secara serentak, Jumat (2/6/2017). UN SMP/MTs di Provinsi Bali diikuti 66.675  orang siswa.

Hasilnya, peringkat terbaik perolehan nilai rata-rata hasil UN SMP sederajat 2017 di Bali diraih SMPN 1 Denpasar. SMPN 1 Denpasar yang menyelenggarakan UNBK mencatat prestasi terbaik se-Bali dengan jumlah nilai rata-rata 348,29.

Berikutnya SMPN 3 Denpasar yang juga menyelenggarakan UNBK (341,57), SMPN 9 Denpasar (328,88), SMP Pelita Bangsa Denpasar (324,00), SMP Widiatmika Badung (323,23), SMP CHIS Denpasar (322,87), SMPN 10 Denpasar (318,83), SMP PGRI 8 Denpasar (317,56), SMPN 1 Gianyar (314,01), dan SMP AMI Denpasar (312,11).

Dari prestasi perseorangan, I Putu Denio Pranatha Ramananda (SMPN 1 Kuta) tercatat sebagai peraih nilai UN tertinggi se-Bali dengan nilai kumulatif 388,0. Peringkat kedua diraih siswa-siswa SMPN 1 Denpasar dan SMPN 3 Denpasar yakni Putu Agung Kesya Wisma Winata (387,0) dan Made Dhaneswara Pranakusuma (387,0). Peringkat ketiga juga diraih siswa-siswa SMPN 1 Denpasar dan SMPN 3 Denpasar yakni IA Jayanti Kusumawardani (386,5) dan Arya Widia Putra (386,5). (pra/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tahun 2018, PDAM Targetkan Pemasangan 1000 Sambungan Baru

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Denpasar melakukan berbagai terobosan untuk peningkatan cakupan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya yakni dengan melaksanakan program Hibah Air Minum (HBR) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di tahun 2018 mendatang. Dari program ini ditargetkan akan mampu menambah cakupan pelayanan PDAM Denpasar sebanyak 1000 sambungan baru.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Denpasar, IB  Arsana, mengatakan di tahun 2018 mendatang ada beberapa program yang akan dilaksanakan dan merupakan instruksi dari bapak Walikota Denpasar. Salah satunya yakni percepatan program sambungan rumah dan penambahan sumber-sumber air baku. “Tahun 2018 kami sudah programkan untuk hibah air minum untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk program ini, kita rencanakan akan menambah pelanggan baru sebanyak 1000 sambungan,” ujar Arsana di Denpasar, Senin (30/10/2017).

Terkait program ini, kata Arsana, pihaknya saat ini telah mulai melakukan persiapan. Rencananya, pada tanggal 6 November mendatang pihaknya akan mengundang Kepala Desa dan Lurah se-Kota Denpasar untuk mengetahui jumlah warga yang berminat untuk mendapatkan program ini.

“Program hibah air minum ini akan kami tata mulai bulan ini. Untuk program ini biaya sambungan baru akan lebih murah, kalau reguler harganya bisa mencapai  Rp.1.400.000 tetapi program ini biayanya berkisaran Rp.400.000 per sambungan,” ujarnya.

Sementara Direktur Teknis (Dirtek) PDAM Denpasar, I Putu Yasa, menambahkan saat ini cakupan pelayanan PDAM baru mencapai 46,62%. Padahal untuk tahun 2019, pihaknya ditarget cakupan pelayanan mencapai 59%. Untuk mencapai target tersebut, PDAM memprogramkan  Hibah Air Minum (HBR) yang diperuntukkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan pemasangan 1000 sambungan.

Namun demikian, pihaknya memastikan tidak semua warga Denpasar bisa menikmati program ini. Adapun masyarakat yang bisa mendapatkan program ini adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang memiliki daya listrik terpasang pada rumah tangga tersebut kurang dari sama dengan 1.300 VA dan minimal 50% diantara target sasaran tersebut memiliki daya listrik kurangdari sama dengan 900 VA dan atau tidak memiliki sambungan listrik.

Selain itu, syarat lainnya, kata Putu Yasa, masyarakat penerima hibah juga harus bersedia da memenuhi persyaratan sebagai pelanggan PDAM dengan kesanggupan membayar rekening pemakaian dua bulan pada saat diverifikasi air sambungan mengalir.

“Masyarakat penerima manfaat juga wajib bersedia membayar biaya pemasangan sambungan sesuai dengan yang telah ditetapkan PDAM, yang besarnya lebih murah dari sambungan reguler. Kalau reguler harganya bisa mencapai  Rp.1.400.000 tetapi program ini biayanya berkisaran Rp.400.000 per sambungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Putu Yasa menjelaskan, selain meningkatkan cakupan pelayanan, pihaknya juga memiliki target dalam penyediaan sumber-sumber air baku untuk pelayanan kepada pelanggan PDAM Denpasar. Terkait program tersebut, pihaknya akan membangun bendungan di Sungai Ayung yang akan mampu menyediakan sumber air baku sekitar 600 liter per detik.

“Untuk program bendungan sudah dikoordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bali-Penida dimana kajiannya dimulai tahun 2017 ini sampai dengan bulan Februari Tahun 2018. Rencananya pelaksanaan bendungan akan dimulai pada tahun 2018 dengan menghasilkan sumber air baku sebesar 600 liter per detik,” ujarnya.

Selain pembangunan bendungan, pihaknya juga berupaya melakukan revitalisasi terhadap pipa-pipa lapuk yang kini masih terpasang di sepanjang jalan Antasura hinga Jalan Nangka.

“Sepanjang jalan Antasura dan Jalan Nangka banyak terjadi kebocoran pipa yang mengakibatkan  kehilangan air. Ini rencananya akan direvitalisasi di tahun 2018. Dana yang dibutuhkan dari IPA Belusung, Jalan Antasura,  sampai Jalan Veteran  mencapapai Rp 60 Miliar. Karena dananya besar, kalau dananya hanya menggunakan PDAM dan APBD tidak cukup maka kita berusaha untuk mendapatkan dana APBN. Kita sudah ajukan tahun 2015 dan sudah ada sinyal positif untuk proyek ini berjalan di tahun 2018,” ujarnya.

Sementara, jangka panjangnya pihaknya mengaku telah melirik program pemanfaatan air yang mengalir di Tukad Mati dan Mertangganga. Dari pemanfaatan ini akan menghasilkan sumber air baku sebesar 100 liter per detik. Namun demikian program ini belum bisa dipastikan mengingat saat ini masih dilakukan kajian-kajian.

“Pemanfaatan Tukad Mati dan Mertagangga masih dilakukan kajian, jadi belum bisa dipastikan,” tandasnya. (ngurah/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Disdikpora Apresiasi Penyuluhan Bahaya Narkoba Sasar Siswa SD

BALIPORTALNEWS.COM – Penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar dengan menyasar siswa sekolah dasar (SD) di Denpasar, pantas didukung. Seperti penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba yang menyasar siswa SDN 4 Peguyangan, Denpasar Utara, Sabtu (7/10).

‘’Dengan adanya kegiatan seperti sosialisasi dan penyuluhan rutin itu, para generasi penerus bisa terbebas dari bahaya narkoba yang bisa merusak masa depan,’’ ujar Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Wayan Gunawan, Senin (9/10/2017).

Menurutnya, sosialisasi menjadi salah satu cara untuk mengajak semua pihak berperan aktif dalam upaya P4GN di Kota Denpasar, khususnya di lingkungan pendidikan untuk menjaga anak didik agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. ‘’Jika bahaya narkoba tidak dikenalkan sejak dini, dan jika peredaran narkoba tidak diberantas dari sekarang, maka lihat lima atau sepuluh tahun yang akan datang, seperti apa generasi muda kita nantinya,’’ ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Gunawan, pemahaman tentang bahaya narkoba ini sangat dibutuhkan agar para pelajar dapat mengetahui kerusakan – kerusakan yang ditimbulkan oleh bahan-bahan berbahaya tersebut. Selain itu juga menanamkan nilai-nilai keagamaan juga sangat perlu untuk membentengi anak-anak agar terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

‘’Kami berharap BNN Kota Denpasar dapat selalu mengadakan sosialisasi seperti ini baik kepada siswa juga kepada guru-guru SD,’’ ucap Gunawan.

Ditambahkan Gunawan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan para pelajar memiliki sikap terampil untuk menolak penyalahgunaan narkoba guna menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya narkoba yang sekarang sudah sangat mengkhawatirkan. Orang tua dan para guru patut waspada dengan perkembangan jenis-jenis narkoba yang ada pada saat ini yang dikemas dalam berbagai macam produk yang banyak disukai oleh anak-anak baik itu bentuk kue, permen ataupun narkoba model hisap.

‘’Narkoba dengan segala bentuk rayuannya harus dijauhkan dan jangan pernah untuk mencobanya jika tidak ingin menghancurkan diri dan masa depan. Selain itu, peran pendidikan agama menjadi sangat penting sebagai pondasi awal dan peran orang tua sangat diharapkan dalam mengantisipasi penyalahgunaan narkoba bagi kaum remaja. Karena peran orang tua sebagai pembimbing pertama dalam keluarga, merupakan pondasi awal kepada si anak dalam mengenal lingkungan yang lebih besar,’’ urai Gunawan. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :