Dibiayai Pemerintah, Sekolah Dilarang Pungut Biaya Ujian Nasional

0

BALIPORTALNEWS.COM – Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Wayan Supartha, mengatakan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak boleh membebankan biaya kepada siswa. Sebab negara sudah menanggung biaya untuk pelaksanaan UN. Penegasan itu disampaikan.

‘’Pemerintah Pusat telah mengalokasikan anggaran untuk membiayai pelaksanaan UN pada semua jenjang pendidikan, baik untuk pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) maupun ujian nasional kertas dan pensil (UNKP). Jadi, tidak ada alasan bagi sekolah untuk melakukan pungutan serupa,’’ ujar  Supartha, Jumat (24/2/2017).

Karena itu, ditegaskan Supartha, sekolah penyelenggara UNBK dilarang memberatkan atau membebani orangtua siswa dengan pungutan semacamnya untuk membeli dan menyewa komputer demi kepentingan pelaksanaan UNBK. Demikian juga untuk sekolah yang masih menyelenggarakan UNPK, tidak diperkanankan melakukan pungutan biaya UN. Ini berlaku untuk sekolah negeri maupun swasta.

‘’Pihak sekolah dengan dalih apa pun tidak boleh memungut biaya UN dari orangtua siswa. Seluruh biaya untuk keperluan pengadaan soal, pendistribusian, pengawalan soal, pengawasan dan pemantauan ujian hingga pemeriksaan hasil ujian sepenuhnya ditanggung pemerintah,’’ paparnya.

Menurut Supartha, pungutan yang dibebankan kepada siswa dengan alasan UN merupakan bentuk pelanggaran. Masyarakat pun sebaiknya melaporkan jika ada sekolah yang terbukti masih melakukan pungutan kepada peserta didik.

‘’Jika masih ada pengelola sekolah yang nekat memungut biaya UN, orangtua siswa bisa melaporkan ke Disdikpora Kota Denpasar,’’ katanya.

Supartha menambahkan, pelaksanaan UN SMP yang kini ditangani Kota Denpasar diselenggarakan dengan sistem UNKP dan UNBK. Peserta UN SMP/MTs di Kota Denpasar tahun ini tercatat 12.866 siswa. Terdiri dari 12.517 siswa SMP dan 349 siswa MTs.

Dari 65 SMP negeri/swasta di Kota Denpasar, tercatat 11 sekolah menyelenggarakan UNBK, sedangkan sisanya sebanyak 54 sekolah masih menyelenggarakan UNPK. Pelaksanaan UNBK dan UNPK diselenggarakan mulai 2,3,4 dan 8 Mei 2017. (tis/bpn)

129 Siswa Kejar Paket B di Denpasar Ikut UNBK, Ini Jadwalnya

0

BALIPORTALNEWS.COM – Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Kejar Paket B gelombang pertama 2017 mulai digelar Sabtu (13/5/2017), Minggu (14/5/2017) dan Sabtu (20/5’2017). Di Denpasar UNPK diikuti sebanyak 210 siswa kejar paket B.

“Dari jumlah itu, 129 siswa akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sementara sisanya 81 siswa masih mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP),” kata Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Made Merta, Kamis (11/5/2017)

Ia menjelaskan, dari 10 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang akan mengikuti UNPK, hanya enam PKBM yang siap melaksanakan UNBK.
PKBM yang mengikuti UNBK, rincinya PKBM Saraswati, PKBM Niti Mandala Club, PKBM Dharma Jati II, PKBM Homeschooling Primagama, PKBM Cemerlang dan PKBM Tunas Bangsa. Mereka menyelenggarakan UNBK di enam SMA/SMK di Denpasar meliputi SMK TI Bali Global Denpasar, SMAN 3 Denpasar, SMA Dyatmika Denpasar, SMAN 1 Denpasar, SMKN 1 Denpasar dan SMK Pembangunan Denpasar.

‘’Sementara empat PKBM lainnya, PKBM Ganesha, PKBM Dharma Wangsa, PKBM Ki Hajar Dewantara dan PKBM Agung, siswanya masih mengikuti UNKP,’’ jelas Made Merta.

Lebih lanjut dikatakan Made Merta, pada UNPK Paket B ini mengujikan enam mata pelajaran, meliputi Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam. ‘’Pelaksanaan UNPK dimulai pukul 07.30. Setiap mata pelajaran yang diujikan dialokasikan waktu 120 menit atau dua jam,’’ katanya.

Ditambahkan Made Merta, sebelum mengikuti UNBK, siswa kejar paket diberi latihan mengerjakan soal dengan komputer. Selain itu, untuk melatih peserta kejar paket menghadapi ujian, Disdikpora Kota Denpasar juga telah menggelar try out (ujian pemantapan).

Menurut Made Merta, ujian pemantapan tersebut sekaligus sebagai pedoman sekaligus refleksi para guru, sejauh mana bahan atau materi sudah diajarkan pada anak didiknya. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Empat SMP Negeri di Denpasar Jadi Rebutan

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Empat SMP negeri di Denpasar jadi rebutan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP negeri jalur reguler tahun ajaran 2017/2018. Empat SMP negeri favorit yakni SMPN 3, SMPN 1, SMPN 10 dan SMPN 12 Denpasar.

Memasuki hari kedua PPDB real time online (RTO) SMP negeri jalur reguler tahun ajaran 2017/2018 di Kota Denpasar, Jumat (23/6/2017), pergeseran nilai ujian sekolah (NUS) yang diterima di masing-masing sekolah berlangsung ketat.  Dari pantauan PPDB online yang diakses lewat http://denpasar.siap-ppdb.com,  hingga pukul 15.00, SMPN 3 Denpasar masih unggul dengan nilai terendah sementara diterima 281,50.

Diikuti SMPN 1 Denpasar 279,00, SMPN 10 Denpasar 274,50, serta SMPN 8 Denpasar 273,50.
Saking ketatnya perebutan kursi di SMP negeri, banyak calon siswa didampingi orangtuanya mendatangi posko PPDB Disdikpora di Gedung Widya Utama Disdikpora Kota Denpasar.

Mereka mengubah pilihan SMP negeri yang dituju, begitu mengetahui empat pilihan SMP sebelumnya tersingkir atau berada di ambang bawah dari kuota yang diterima di sekolah yang dituju.

Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Wayan Gunawan, membenarkan PPDB hari kedua belum merupakan hasil final karena masih ada hari terakhir besok (hari ini). Itupun belum dipotong jalur siswa miskin di tiap sekolah.

‘’Bisa jadi pemilik nilai tinggi baru mendaftar besok (hari ini), sehingga masih sangat mungkin terjadi pergeseran. Kalau ada nilai tinggi yang masuk nanti nilai-nilai yang di bawah dengan sendirinya tentu akan terdepak,” ujar Gunawan.

Menurutnya, dengan sistem pendaftaran online seperti ini, ada trend pemilik nilai tinggi atau di atas rata-rata biasanya memilih meraba-raba peta nilai pendaftar terlebih dahulu sebelum memutuskan mendaftar. Mereka baru akan mendaftar di hari terakhir yang dianggap sudah mendekati hasil riil berapa nilai pendaftar sementara yang akan diterima.

Untuk pendaftar yang tergusur nantinya secara otomatis akan terlempar di pilihan berikutnya. “Untuk pendaftaran hari terakhir ditutup pukul 12.30, sedangkan proses verifikasi dilayani di sekolah hingga pukul 15.00,” terangnya.

Terkait pengubahan pilihan jalur reguler, dijelaskan Gunawan, memang dibolehkan, tapi hanya sekali dan harus langsung melakukan verifikasi. ‘’Hari kedua pendaftaran digunakan calon siswa baru untuk melakukan pemantauan apakah nilai mereka tetap aman masuk di sekolah yang diinginkan atau tidak. Akibatnya, banyak siswa yang mencabut pendaftaran kemudian mendaftar di sekolah lain yang memungkinkan NUS-nya bisa masuk,’’ kata Gunawan.

Inilah yang dia sebut sebagai PPDB real time online (RTO), dimana setiap pergeseran nilai dapat dipantau masyarakat lewat website PPDB online, http://denpasar.siap-ppdb.com. ‘’Pada website tersebut masyarakat bisa mengetahui posisi calon siswa baru yang diterima di masing-masing sekolah. Website itu bisa dilihat semua masyarakat dimanapun berada,’’ katanya.

Gunawan menambahkan, banyak kemudahan dan fasilitas yang ditawarkan dalam PPDB online. Salah satunya, masyarakat dapat memonitor ranking peserta PPDB sewaktu-waktu. ‘’Kami selalu mengedepankan transparansi. Warga bisa memantau posisi peringkat peserta dan juga kuota sekolah. Jadi itu bisa membantu dalam menentukan sekolah yang paling pas,’’ ujarnya.

Ia mengatakan, pengumuman resmi hasil perankingan PPDB SMP negeri diumumkan Disdikpora Kota Denpasar pada 1 Juli 2017. Pendaftaran ulang mulai 3-7 Juli 2017.  Bagi peserta PPDB yang dinyatakan lulus seleksi dianggap mengundurkan diri jika tidak melakukan daftar ulang sesuai batas waktunya tersebut. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Nilai Ujian SD, Tiga Besar Diraih 68 Siswa

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pada 16 Juni 2017 hasil nilai ujian sekolah (NUS) SD yang digelar Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, diumumkan serentak di masing-masing SD di Denpasar.

“Ujian SD tahun ini diikuti 13.894 siswa yang tersebar pada 223 SD negeri dan swasta se-Kota Denpasar,” ujar Kabid Pembinaan Pendidikan SD Disdikpora Kota Denpasar, Ketut Sudana, Kamis (15/6/2017)

Mengejutkan, nilai tiga besar perorangan diraih 68 siswa.
Tercatat sebagai peraih NUS tertinggi yakni Desak Gde Mawarni Prameswari (SD Saraswati 1 Denpasar) dengan nilai komulatif 297,5. Peringkat kedua diraih Komang Dewi Savitri siswi SD Saraswati 2 Denpasar dengan nilai komulatif 295,5. Sementara peringkat ketiga diraih 66 siswa dengan nilai komulatif kembar yakni 293,5.

Dilihat dari jumlah nilai rata-rata per sekolah, kata Sudana, SD Mahardika Denpasar mencatat prestasi terbaik se-Kota Denpasar dengan jumlah nilai rata-rata 277,06. Berikutnya SD Bali Publik School (275,52), SD Kartika VII-2 (271,55), SD Saraswati 5 Denpasar (270,49), SD Saraswati 2 Denpasar (269,22), SDN 1 Peguyangan (269,14), SDN 15 Dauh Puri (267,63), SD Saraswati 6 Denpasar (266,66), SD Cerdas Mandiri (265,06), dan SDN 4 Tonja (264,91).

Sudana menambahkan, pada ujian sekolah dasar, tidak ditetapkan apakah seorang peserta ujian dinyatakan lulus atau tidak. Pasalnya, kriteria kelulusan ujian sekolah dasar sepenuhnya ditetapkan oleh melalui rapat dewan guru yang mencakup nilai minimum setiap mata pelajaran dan nilai rata-rata ketiga mata pelajaran yang diujikan. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Nilai UN SMP/MTs Se-Bali Turun

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Hasil Ujian Nasional (UN) SMP/MTs diumumkan secara serentak, Jumat (2/6/2017). UN SMP/MTs di Provinsi Bali diikuti 66.675  orang siswa.

‘’Hasil UN 2017 yang disampaikan tersebut tidak menyangkut jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus, karena kelulusan siswa menjadi kewenangan masing-masing satuan pendidikan. Ini tidak terlepas dari fungsi UN tidak lagi menentukan kelulusan, dimana kelulusan sepenuhnya ditentukan pihak sekolah melalui rapat dewan guru,” jelas Kepala Bidang SMA Disdik Bali, Wayan Susila mewakili Kadisdik, TIA Kusuma Wardhani, di Denpasar, Kamis (1/6/2017) saat membagikan hasil UN SMP/MTs pada kabupaten/kota se-Bali.

Wayan Susila mengatakan, ada tiga poin yang menjadi penentu peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan. Pertama, menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Kedua, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik, dan ketiga lulus ujian satuan pendidikan/program pendidikan.

Wayan Susila memaparkan, hasil nilai UN 2017 per kabupaten/kota di Bali mengalami penurunan dari tahun lalu. Pada UN 2016, jumlah nilai UN secara keseluruhan adalah 227,77, sedangkan jumlah nilai UN 2017 turun menjadi 212,02. Itu artinya ada penurunan 15,75 poin.

Demikian juga rata-rata nilai UN untuk empat mata pelajaran yang di-UN-kan mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun ajaran 2015/2016 lalu. Tahun lalu, untuk Bahasa Indonesia nilai rata-rata UN 68,89, sedangkan tahun ini 67,54. Bahasa Inggris dari nilai rata-rata tahun lalu 54,22 menjadi 50,40.

Mata pelajaran Matematika dari nilai rata-rata 46,55, tahun ini turun di angka 43,63. Demikian juga pelajaran IPA, mengalami penurunan 7,66 poin yakni dari nilai rata-rata 58,11 menjadi 50,45. (pra/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sistem Penggemukan Babi Modern, Mengadopsi Teknik Murphy Brown

0

BALIPORTALNEWS.COM – Beternak Babi di daerah perkotaan menjadi sebuah tantangan bagi para peternak. Apalagi di Kota Denpasar dengan kawasan pemukiman yg semakin padat harus memiliki sebuah inovasi dalam beternak Babi.

Seperti yang dilakukan kelompok penggemukan babi dikawasan penatih yang mengadopsi sistem Murphy Brown untuk penggemukan babi. Dari penataan kandang, pemberian pakan, kesehatan babi hingga pengolahan limbah dilakukan secara baik.

Kegiatan peternak yang dipimpin dr. Deni Surasandi, Sp.OG ini, Kamis (9/2/2017) ditinjau langsung Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra. Kehadiran Walikota Rai Mantra juga didampingi Camat Denpasar Selatan A.A Gede Risnawan dan Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati yang berkaitan banyaknya masyarakat yang berprofesi dalam penggemukan babi dikawasan Kelurahan Sesetan. Sehingga dari kunjungan ini Rai Mantra mengharapkan dapat melakukan pembelajaran bagi para peternak.

“Dengan pola kandang, pemberian makan dan sistem pengolahan limbah secara baik ini dapat dijadikan obyek pembelajaran bagi peternak,” ujar Walikota Rai Mantra didampingi Kadis Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra.

Menurut Rai Mantra kondisi kandang dengan ukuran yang telah ditentukan dan sistem limbah secara baik tidak menimbulkan bau dan dampak bagi lingkungan sekitar. Dari sistem beternak seperti ini sebagai solusi dalam beternak dan penggemukan babi.

Kedepan Rai Mantra memerintahkan Kadis Pertanian untuk melakukan sinergi dalam pengembangan teknologi bio gas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lingkungannya.

Sementara dr. Deni Surasandi, Sp.OG mengatakan pihaknya melakukan kerjasama dengan peternak dikawasan penatih dengan bibit diperoleh dikawasan setempat. Sistem penggemukan babi dengan mengadopsi sistem Murphy Brown yang diperoleh ditayang youtube. Tentu dengan tantangan yang terus dihadapi seperti saat pembuatan kandang dengan alas kandang babi terbuat dari Payberglas diperolah dari Jakarta.

Saat ini pihaknya memiliki 120 kandang dengan jumlah babi penggemukan sebanyak 60 ekor dengan jenis Lendris, Duroc, dan Saddleback. Ukuran kandang satu blok yakni tinggi 1 meter lebar 50 cm panjangnya 198 cm dengan melibatkan tiga pekerja dari pemberian makan dua kali sehari serta secara rutin setiap dua bulan sekali memberikanan obat cacing.

“Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada Walikota Rai Mantra yang telah siap membantu untuk pengolahan teknologi limbah,” ujarnya. (pur/humasdps/bpn)

SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata, Gratis Uang Pendaftaran Siswa Baru

0

BALIPORTALNEWS.COM – Pelepasan siswa kelas XII SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata dilangsungkan, Sabtu (13/5/2017) di Ballroom Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur. Tahun ini dilepas 269 siswa kelas XII yang sukses lulus 100 persen.

Acara pelepasan dihadiri Ketua Yayasan Gita Asrama Mandala, Drs. Made Suparta, M.M., dan Kepala UPT Disdik Provinsi Bali di Denpasar, Dewa Ayu Eka Putri Kariini, serta para guru, pegawai dan siswa.

Dari jumlah itu, 156 siswa SMK Bali Dewata yaitu 127 siswa prodi Akomodasi Perhotelan dan 29 siswa prodi Multimedia. Serta 113 siswa SMK Kesehatan Bali Dewata terdiri dari 68 siswa prodi Keperawatan dan 45 siswa prodi Farmasi. Pelepasan ditandai dengan penyerahan siswa kepada orang tua siswa oleh Kepala SMK Bali Dewata, Drs. AA Ketut Sujana dan Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata, Dra Ni Wayan Asih, M.Pd.

Ketua Panitia Gede Indra Wahyudi, A.md.Kep., SH., menjelaskan, 269 siswa kelas XII yang dilepas dinyatakan lulus 100 persen. Saat itu diserahkan penghargaan pada peraih empat besar NUN tertinggi masing-masing prodi dan siswa berprestasi di Porsenijar. Peraih NUN tertinggi mendapatkan dana motivasi untuk studi lanjut.

NUN tertinggi prodi Akomodasi Perhotelan diraih I Kadek Angga Dwi Guna (273,6), Ni Made Menuh Ari Sukma Dewi (272,1), I Kadek Dwipayana Gunawan (269,6), dan Luh Putu Yuliani (268,7). Prodi Multimedia diraih Ni Komang Widastri (244), Rico Riandi (241,9), Ni Wayan Linda Triguna Ningsih (238,4) dan Ni Luh Susi Yuliantari (236,4).

NUN tertinggi prodi Keperawatan diraih Lia Novita Sari (293,6), Putu Yana Kusuma Yulianda (292,6), Ni Putu Nophia Apriliani (284,9) dan Ni Wayan Mirawati (271,8). Prodi Farmasi diraih I Gst. Raka Putri Wilastri (281,5), Dini Rizki Wardani (281,1), Putu Candra Dewi Oktaviawati (275,1) dan I Gd. Putu Windu Wiranata (264,9).

Di Porsenijar, siswa SMK Bali Dewata meraih 1 emas dan dua perunggu. Medali emas diraih I Wayan Abdi Sumarjaya (tarung derajat). Medali perunggu diraih I Kadek Yoga Dwiantara (silat), dan I Wayan Astrawan (tarung derajat). Sementara Putu Artiasih meraih harapan III lomba dharma wecana.

Sementara SMK Kesehatan Bali Dewata meraih tiga medali perunggu. Mereka yang berprestasi Darma Yoga (panjat tebing), Melast Fitriani (panjat tebing), serta Dwi Prasetya, Eka Jaya Effendi dan Yody Putra Riawan (petanque triple putra). Serta juara harapan I lomba dharma wacana atas nama Eka Jaya Efendi.

Kepala SMK Bali Dewata, AA Ketut Sujana dan Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata, Wayan Asih mengungkapkan kebanggaannya sukses mengantarkan siswa lulus 100 persen dengan predikat baik. Kebanggaan kedua, khusus untuk siswa prodi Akomodasi Perhotelan telah diikutkan pada uji kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikas Profesi (BNSP). Hasilnya, 95 persen berhasil lulus dengan predikat kompeten.

Agung Sujana dan Wayan Asih menambahkan, keberhasilan yang dicapai adalah buah dari semangat kebersamaan dan disiplin serta tanggung jawab seluruh stekeholder sekolah. Juga tak terlepas dari dukungan Yayasan Gita Asrama Mandala dengan budaya kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas.

Ketua Yayasan Gita Asrama Mandala, Made Suparta, mengajak lulusan SMP di Denpasar bergabung dengan SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata. Apalagi sekolah ini dikenal dengan biaya pendidikan murah tapi berkualitas.

Mulai tahun ini, SMK Bali Dewata membuka prodi Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Kedua sekolah yang berlokasi di Peguyangan ini menerima 600 siswa baru dan bebas uang pendaftaran.

Kepala UPT Disdik Bali di Kota Denpasar, Dewa Ayu Eka Putri Kariini berharap para lulusan terus mengisi diri, terutama penguatan bahasa asing. Yang terakhir ini menjadi syarat SDM Indonesia memenangkan persaingan di era MEA dan era global. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SMPN 1 Denpasar Raih Nilai Rata-rata UN Tertinggi Se-Bali

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Hasil Ujian Nasional (UN) SMP/MTs diumumkan secara serentak, Jumat (2/6/2017). UN SMP/MTs di Provinsi Bali diikuti 66.675  orang siswa.

Hasilnya, peringkat terbaik perolehan nilai rata-rata hasil UN SMP sederajat 2017 di Bali diraih SMPN 1 Denpasar. SMPN 1 Denpasar yang menyelenggarakan UNBK mencatat prestasi terbaik se-Bali dengan jumlah nilai rata-rata 348,29.

Berikutnya SMPN 3 Denpasar yang juga menyelenggarakan UNBK (341,57), SMPN 9 Denpasar (328,88), SMP Pelita Bangsa Denpasar (324,00), SMP Widiatmika Badung (323,23), SMP CHIS Denpasar (322,87), SMPN 10 Denpasar (318,83), SMP PGRI 8 Denpasar (317,56), SMPN 1 Gianyar (314,01), dan SMP AMI Denpasar (312,11).

Dari prestasi perseorangan, I Putu Denio Pranatha Ramananda (SMPN 1 Kuta) tercatat sebagai peraih nilai UN tertinggi se-Bali dengan nilai kumulatif 388,0. Peringkat kedua diraih siswa-siswa SMPN 1 Denpasar dan SMPN 3 Denpasar yakni Putu Agung Kesya Wisma Winata (387,0) dan Made Dhaneswara Pranakusuma (387,0). Peringkat ketiga juga diraih siswa-siswa SMPN 1 Denpasar dan SMPN 3 Denpasar yakni IA Jayanti Kusumawardani (386,5) dan Arya Widia Putra (386,5). (pra/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Enam PKBM di Denpasar Ikut UNBK

0

BALIPORTALNEW.COM – Tahun 2017 ini, pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang menyelenggarakan program paket C, diwajibkan ikut melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) seperti SMP juga SMA/SMK. Di Kota Denpasar, dari 11 PKBM sebanyak enam PKBM sudah siap menyelenggaran UNBK.

‘’Ke enam PKBM itu yakni, PKBM Saraswati, PKBM Niti Mandala Klub, PKBM Dharma Jati II, PKBM Home Schooling Primagama, PKBM Cemerlang dan PKBM Tunas Bangsa. Sementara lima PKBM lain yakni, PKBM Harapan Bangsa, PKBM Ganesha, PKBM Dharmawangsa, PKBM Ki Hajar Dewantara, dan PKBM Agung, masih menggunakan ujian nasional kertas dan pensil (UNKP). Enam PKBM untuk paket C itu menggelar UNBK tahun ini untuk kali pertama,” ujar Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Made Merta, Rabu (15/3/2017).

Dia membeberkan, enam PKMB tersebut akan melaksanakan UNBK di enam sekolah yang memiliki fasilitas. Meliputi, SMK TI Bali Global Denpasar, SMAN 3 Denpasar, SMA Dyatmika Denpasar, SMAN 1 Denpasar, SMKN 1 Denpasar dan SMK Pembangunan Denpasar.

Merta menambahkan, jumlah peserta Ujian Nasional Kejar Paket C tahun ini sebanyak 378 orang siswa. Dimana 230 orang siswa dari enam PKBM mengikuti UNBK, sementara sisanya 148 siswa masih menggunakan UNPK. ‘’Untuk menguji kesiapan peserta Kejar Paket C mengikuti UNBK, akan diadakan simulasi UNBK pada 24-25 Maret mendatang,’’ pungkas Made Merta. (pra/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :