25 C
Denpasar
Selasa, 21 Agustus 2018

Rai Mantra Resmikan Osadha Klinik Pratama

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra pada Senin (20/8/2018) meresmikan Osadha Klinik Pratama yang berada di kawasan Penatih Kecamatan Denpasar Timur ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan, Anggota DPRD Kota Denpasar, Putu Gede Menala Wesnawa serta instansi terkait lainnya. Osadha Klinik ini sendiri merupakan klinik pratama rawat jalan yang sudah dikenal sebagai tempat berobat (praktek bidan mandiri) sejak tahun 1992.

Pada kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra mengapresiasi keberadaan klinik ini, di mana tempat seperti ini memang harus ada di wilayah pedesaan yang mana tujuannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pengobatan. “Saya mengapresiasi keberadaan klinik ini dan kami berharap dengan adanya klinik ini masyarakat setempat bisa memanfaatkan layanan kesehatan klinik ini. Terlebih fasilitas disini memadai,” kata Rai Mantra. Selain itu pihaknya berharap kepada Osadha Klinik Pratama ini agar mampu memberikan pelayanan terbaik yang mana nantinya bermuara pada meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

I.B Nyoman Maharjana selaku perwakilan klinik mengatakan, Osadha Klinik Pratama ini sudah ada sejak tahun 1992 sebagai tempat berobat (paktek bidan mandiri) yang ada di kawasan Kelurahan Penatih. Menurut Gus Maharjana visi dari klinik ini adalah menjadi pelayan kesehatan primer yang selalu berinovasi dan mengedepankan peningkatan kualitas  hidup pasien dengan motto we serve we care, melayani karena kami peduli.

Adapun fasilitas pelayanan yang diberikan adalah layanan 24 jam, konsultasi dokter, pemeriksaan dokter, ruang tindakan, pol gigi, KIA, USG, EKG, Nebulizer, fisioterapi, vaksinasi, home visit and home care, melayani JKN/KIS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, laboratorium, apotik dan instalasi farmasi.

“Kami mengucapakan terima kasih kepada Bapak Walikota Rai Mantra beserta jajaran karena sudah meresmikan klinik kami. Kedepan semoga kami bisa berkontribusi dalam penanganan kesehatan masyarakat khususnya di Kelurahan Penatih dan Denpasar pada umumnya,” kata Gus Maharjana.

Sementara salah seorang warga, Nyoman Resni mengaku sangat terbantu dengan adanya klinik ini terlebih layanannya 24 jam. “Dengan adanya klinik ini saya merasa lebih terbantu terlebih dengan adanya layanan fisioterapi. Apalagi klinik ini bersih dan petugasnya sigap,” kata perempuan paruh baya ini. (ngurah/humas-dps/bpn)

Kecamatan Denbar Gelar Lomba Sepeda Hias Daur Ulang

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Perlombaan sepeda hias Merah Putih yang diselenggarakan Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar adalah serangkaian menyambut HUT Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilepas Camat Denpasar Barat AAN Made Wijaya di pelataran Kantor Camat setempat, Minggu (19/8/2018). Lomba yang dihadiri seluruh perbekel/lurah se-Kecamatan Denpasar Barat.

Camat Denpasar Barat AAN Made Wijaya ditemui disela-sela penyerahan hadiah lomba mengatakan kegiatan sepeda hias kali ini bersinergi dengan sekolah-sekolah SMP dan SD yang ada di Kecamatan Denpasar Barat melibatkan ratusan orang siswa sekolah. Dissamping itu kegiatan ini didukung antusias oleh masyarakat dan guru-guru sekolah sehingga anak-anak dapat menampilkan berbagai kreativitasnya dalam menghias sepeda.

“Kegiatan ini digelar serangkaian HUT Kemerdekaan RI, oleh karena itu kami bersama jajaran kantor camat serta sekolah SD dan SMP di wilayah Kecamatan Denpasar Barat dengan semangat mempersiapkan acara tersebut,” ujarnya. Ia mengharapkan dengan kegiatan yang diselenggarakan ini mampu kembali membangkitkan semangat kemerdekaan RI yang nantinya diisi melalui kegiatan pembangunan di segala bidang.

Menurut Wijaya melalui lomba sepeda hias ini juga membangkitkan kreativitas anak-anak dalam menghias sepeda. Mengingat dalam menhias sepeda harus menggunakan bahan daur ulang. Selain memeriahkan HUT RI juga menanamkan peduli kebersihan lingkungan pada anak-anak. “Kami berharap semangat perjuangan kemerdekaan RI adalah dengan mengisi pembangunan di semua sektor dalam memajukan bangsa dan negara Indonesia,” ujarnya.

Rute yang ditempuh para peserta mulai start kantor camat Denpasar Barat terus menyusuri Jl. Gunung Agung, lanjut Jl. Gunung Sanghyang terus menuju Jl. Buana Raya dan Jl. Mahendra Data dan finis di Kantor Camat Denpasar Barat.

Selain melaksanakan lomba sepeda hias momen peringatan HUT ke-73 RI, menurut Wijya pihaknya telah melaksanakan lomba pemberantasan sarang nyamuk untuk tingkat desa/kelurahan se-Kecamatan Denpasar Barat.

Pemenang sepeda hias Alya dari SDN 26 Pemecutan yang menghias sepeda bentuk mobil mengatakan sangat senang mengkuti lomba sepeda hias ini. Selain memeriahkan HUT RI juga melatih kreatifitas dalam menghias sepeda sehingga bisa tampil beda dari peserta lain. “Ide menghias sepeda bentuk mobil karena sekarang disekeliling kita setiap jalan pasti melihat mobil. Melalui sepeda hias bentuk mobil ini saya berharap agar semua harus mematuhi aturn lalulintas,” ujarnya.(gst/humas-dps/bpn)

Guru SDN 12 Dauh Puri Raih Penghargaan Juara Terbaik Guru Berprestasi Tingkat Nasional

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Berbuah manis, guru berprestasi Kota Denpasar yang melengang ke tingkat Nasional di Jakarta yakni I Ketut Budiarsa dari SDN 12 Dauh Puri meraih Penghargaan Juara Terbaik Pertama Tingkat Nasional menyisihkan guru-guru dari kabupaten/kota se-Indonesia dalam ajang Guru Berprestasi Pendidikan Dasar 2018, Rabu malam (15/8/2018) bertempat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jakarta.

Dimana sebelum penilaian pada hari yang sama guru SDN 12 Dauh Puri ini diberikan motivasi dan dukungan langsung oleh Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara, mewakili Walikota Denpasar, yang dalam kesempatan tersebut didampingi Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Kerti Iswara, Plt. Bagian Humas dan Protokol Kota Denpasar, IB. Mayun Suryawangsa beserta unsur Dinas Disdikpora Kota Denpasar.

Lebih lanjut disampaikan bahwa penghargaan ini adalah pencapaian yang luar biasa khususnya bagi tenaga pendidik di Kota Denpasar, terlebih kompetisi ini diikuti oleh 1.296 guru dari seluruh Indonesia. “Sangat bangga dengan pencapaian ini, semoga terus menjadi cerminan dan motivasi khususnya bagi dunia penidikan kita,” ungkap Rai Iswara. Selain itu dipesankan juga bahwa inovasi-inovasi positif dibidang pendidikan harus terus dilakukan untuk memaksimalkan dedikasi tenaga pendidik. Karena pencapaian ini tidak lepas dari inovasi-inovasi yang telah diterapkan di SDN 12 Dauh Puri sehingga bisa memberikan ruang kreatifitas lebih untuk anak didik, dengan metode-metode pembelajaran kekinian namun tidak meinggalkan asas budaya. Setelah ini, segala sesuatunya harus tetap dikembangkan ke arah yang lebih baik, agar semua tenaga pendidik terus meningkatkan kinerjanya.

Guru SDN 12 Dauh Puri Denpasar, I Ketut Budiarsa saat ditemui di Jakarta mengungkapkan rasa bahagia sekaligus haru. Pihaknya merasa sangat bersyukur dengan penghargaan ini dan akan terus meningkatkan dedikasinya sebagai tenaga pendidik. Lebih lanjut disampaikan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar yang senatiasa memberikan dukungan luar biasa hingga berhasil mencapai penghargaan ini. “Terima kasih tak terhingga kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan baik moril ataupun materil khususnya Pemerintah Kota Denpasar,’’ terangnya. (humas-dps/bpn)

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-73, Pemkot Serahkan 300 Sembako Kepada Veteran

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Sebagai wujud perhatian Pemerintah Kota Denpasar terhadap keberadaan para veteran di Denpasar, berbagai bantuan secara rutin telah disalurkan secara langsung untuk para mantan pejuang kemerdekaan tersebut. Serangkaian menyambut Hut Kemerdekaan RI ke-73, Pemkot Denpasar kembali menyerahkan sebanyak 300 sembako untuk para veteran pada Kamis (16/8/2018) di Markas Daerah Legiun Veteran RI Kota Denpasar.

Plt. Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Juli Arta Berata mengatakan penyerahan bantuan tersebut merupakan komitmen Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara berkaitan dengan Hut Kemerdekaan RI yang rutin diberikan setiap tahunnya.

Selain menyerahkan sembako pihaknya mengaku juga menyerahkan alat bantu dengar, tongkat serta kursi roda. Bantuan ini sebagai bentuk perhatian Pemkot Denpasar kepada para veteran yang telah berjuang untuk keutuhan bangsa dan negara.

Dikatakannya, bantuan ini tidaklah seberapa nilainya jika dibandingkan dengan pengorbanan para veteran. Peristiwa perjuangan dalam merebut kemerdekaan memang merupakan suatu peristiwa bersejarah yang dilakukan oleh para pemuda pejuang waktu itu untuk memberikan perlawanan kepada para penjajah Belanda bahwa NKRI masih berdaulat.

”Saat-saat perjuangan dulu yang dilakukan oleh para veteran hendaknya dapat dijadikan inspirasi oleh para generasi muda untuk mengisi pembangunan di Kota Denpasar,” ujar Dewa Juli.

Dewa Juli berharap nilai-nilai perjuangan yang dilakukan oleh para veteran dapat diimplementasi dalam kehidupan sehari-hari.“Perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan hendaknya dapat dijadikan inspirasi oleh para generasi muda untuk mengisi pembangunan di Kota Denpasar,” harapnya.

Ketua Legiun Veteran Republik (LVRI) Kota Denpasar, Djero Wiladja mengatakan perhatian Pemkot Denpasar terhadap para veteran sudah sangat baik. Dalam usia yang makin tua perhatian Pemkot Denpasar sangat berarti. Ini merupakan bentuk perhormatan kepada para pejuang yang masih hidup saat ini menjadi veteran, katanya seraya berharap perhatian yang tinggi terhadap para veteran terus dilanjutkan.

Sementara salah seorang veteran yang menerima bantuan, I Pugig (89) sangat berterima kasih kepada Pemkot Denpasar yang sudah memperhatikan dan menghargai masyarakatnya terutama para veteran. Perhatian tersebut bukan hanya memberikan bantuan tetapi juga telah memperingati jasa-jasa para veteran dengan merayakan hari-hari bersejarah seperti Hut Kemerdekaan RI, Puputan Badung,

Serangan Umum Kota Denpasar dan hari bersejarah lainnya. Pemkot Denpasar sangat memperhatikan orang tuanya yang pernah berjuang mempertaruhkan jiwa raganya demi meraih kemerdekaan. Dirinya berharap kedepan hal seperti ini terus ditingkatkan agar para veteran dapat menikmati masa tuanya dengan baik dan bahagia. (eka/humas-dps/bpn)

Sisma Raih Medali Perak di WICO 2018 Korea Selatan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – SMAN 7 Denpasar (Sisma) dalam ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) 2018 di Seoul, Korea Selatan, berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Sisma yang mengirim tiga tim terdiri atas sembilan siswa sukses menyabet tiga medali perak.

Tim pertama yang terdiri dari lima siswa yakni I Made Deva Usadantara kelas XII MIPA 8, Pradnya Rani Hermizal (XII MIPA 8), Putu Raditha Chintia Wardhani (XII MIPA 8), Ni Nyoman Ritaro Hari Wangsa (XII MIPA 9), dan I Gede Arya Nata Wijaya kelas XII MIPA 7, meraih perak berkat penelitian ‘’Mengkaji potesi tuak nira atau air nira sebagai pengganti insulin pada penderita diabetes’’.

Arya Nata mengungkapkan, diabetes merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh kadar gula yang berlebih dalam darah. Diabetes menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat dunia, salah satunya Indonesia.

Umumnya, seseorang dapat terkena diabetes karena tubuhnya tidak memproduksi insulin akibat sel-sel beta di pankreas rusak atau hancur. Insulin diperlukan tubuh untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Tentunya, Insulin-insulin buatan dapat menimbulkan efek samping bagi penggunaan jangka panjang pada tubuh.

Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa tuak nira secara signifikan mampu mengurangi kadar gula, tapi tuak nira tidak mampu secepat insulin dalam menurunkan kadar gula pada darah.

‘’Kami berusaha untuk menemukan insulin yang terbuat dari bahan alami untuk mengurangi efek samping yang biasa ditimbulkan oleh penggunaan insulin buatan. Insulin tersebut berasal dari pohon aren yang biasa disebut dengan air nira,’’ terangnya.

Tim kedua atas nama Ellicia Emerliwati kelas XII IPS 2 dengan karya ilmiah berjudul ‘’Kombinasi ekstrak dot (ampas teh) (camellia sinensis) dan ekstrak daun pegagan (centella asiatica) sebagai insektisida alami mealybug (pseudococcus spp). Ia mengungkapkan, kutu putih (Pseudococcus spp.) merupakan hama parasit yang terdapat di permukaan daun yang bersifat polifag atau mempunyai banyak jenis tanaman inang.

Kutu putih memiliki potensi dapat merugikan ekonomis yang sangat tinggi, karena hama ini merusak dengan cara mengisap cairan tanaman. Gejala tanaman yang terkena serangan kutu putih yaitu tanaman gagal membentuk tunas baru, daun tua akan menguning, layu, dan rontok satu per satu.

Pada serangan parah, tanaman akan menguning, layu, lalu mati. Biasanya hama ini bersarang di buku-buku tanaman atau permukaan daun muda, dan bisa merusak ujung akar maupun batang bawah tanaman.

‘’Pada penelitian yang kami lakukan kombinasi ampas teh (Camellia sinensis) dan daun pegagan (Centella asiatica) berpotensi sebagai bio-insektisida terhadap hama kutu putih (Pseudococcus spp.) pada tanaman Kamboja (Plumeria acuminata),’’ ujarnya.

Tim ketiga terdiri dari tiga siswanya juga berhasil meraih medali perak dan prestasi terbaik, kreativitas, serta inovasi yang luar biasa atas nama Ni Komang Widiantari Maharani kelas XI MIPA 9, Andi Namira Rachmaninov Saransi kelas XI MIPA 3, dan Ida Ayu Saskara Tranggana Suari kelas XI MIPA 1. Adapun yang diangkat berjudul ‘’Serat dulang dari mikropartikel karbon daun nyamplung kering’’.

Kepala SMAN 7 Denpasar Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati, mengungkapkan, raihan medali perak di WICO 2018 Korea Selatan, sebuah prestasi luar biasa. Ke depannya, SMAN 7 Denpasar akan lebih mampu bersaing kembali di kancah nasional maupun internasional.

‘’Prestasi yang dicapai para siswa merupakan kebanggaan bagi sekolah. Momen ini akan terus dipertahankan demi kemajuan SMAN 7 Denpasar untuk lebih baik lagi nantinya,’’ pungkasnya. (tis/bpn)

Pemkot Denpasar Adakan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan mengadakan pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) Kota Denpasar tahun 2018.

Kegiatan yang berlangsung di aula utama Gedung Sewaka Dharma Lumintang, dibuka Asisten Administrasi Pembangunan Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mewakili Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra ditandai pemukulan gong Selasa (14/8/2018).

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulisnya mengatakan kegiatan ini  untuk mewujudkan peran serta masyarakat dalam memberikan penilaian terhadap perilaku pelajar dalam disiplin berlalu lintas.

Pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ ini harus dilakukan, karena  permasalahan yang sering dihadapi di Kota Denpasar, yakni kemacetan, kebersihan, kependudukan dan pedagang kaki lima, serta pencemaran udara. Dampak yang paling banyak dihadapi di perkotaan dengan bergesernya fungsi lahan di beberapa ruas jalan, akibat perkembangan dari pembangunan yang sulit dibendung.

Denpasar merupakan jalur lalu lintas dari kabupaten lainnya, sehingga menimbulkan berbagai persoalan, seperti meningkatnya kepemilikan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat dari tahun ke tahun. Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, beberapa pelajar berperilaku ugal-ugalan tanpa memperhatikan rambu dan marka jalan, sehingga sering  menimbulkan kecelakaan.

Mengatasi permasalahan tersebut, selain pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ, Dishub juga telah melakukan beberapa upaya di antaranya menata lalu lintas dengan rekayasa lalu lintas pada beberapa ruas jalan tertentu di Denpasar,  untuk keselamatan pemakai jalan dengan memasang fasilitas lalu lintas, seperti rambu, marka jalan dan pelican crossing dan guardrail.

Di samping memasang rambu dan marka, pihaknya juga mengecat marka dan memasang rambu pada jalan yang belum terpasang. Pihaknya juga memasang marka disabilitas di kawasan pendidikan, pasar, pariwisata, rumah sakit dan pedestrian. Untuk mengedukasi anak-anak usia dini, pihaknya membangun taman lalu lintas yang berlokasi di Lapangan Lumintang.

Selain itu, Dishub juga melakukan pembinaan dan penyuluhan keselamatan lalu lintas angkutan jalan ke sekolah-sekolah, dan juga menyediakan lajur roda dua, pengadaan RHK dan zona selamat sekolah di beberapa kawasan sekolah, memperbaiki pedestrian pelajar kaki sepanjang jalan Gajah Mada dan ruas jalan lainnya, serta mengadakan penataan ruas jalan untuk parkir di jalan umum.

Dengan diselenggarakan pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ diharapkan, para pelajar pelopor keselamatan berlalu lintas menjadikan contoh di Kota Denpasar yang peduli terhadap keselamatan generasi muda sebagai pewaris pembangunan di masa depan. Untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman dan lancar juga diperlukan partisipasi dari semua masyarakat sendiri.

Sementara Ketua Panitia, Ketut Sriawan, yang juga Kabid Dal Ops LLAJ Dishub Denpasar, menyatakan, pemilihan pelajar pelopor keselamatan LAJ ini untuk mengurangi angka kecelakanan lalin dan menjadikan pelajar sebagai pelopor duta keselamatan berlalu lintas di Kota Denpasar, menurunkan jumlah pelanggaran lalin dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam memberikan penilaian terhadap perilaku pelajar dalam disiplin berlalu lintas.

“Yang mengkuti pemilihan pelajar pelopor keselatam lalu lintas ini, yaitu para pelajar tingkat SMA/SMK se-Kota Denpasar sebanyak 40 orang dari 20 sekolah,’’ ujar Sriawan. (gst/humas-dps/bpn)

Walikota Rai Mantra Buka Denpasar Kite Festival 2018

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Persatuan Layang-Layang Indonesia (Pelangi) Denpasar kembali menggelar Denpasar Kite Festival 2018 yang tahun ini telah memasuki tahun pelaksanaan keempat. Event yang melombakan ratusan layang-layang tradisional bali dan kreasi ini pada Minggu (12/8/2018) dibuka secara langsung Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra di Kawasan Pantai Mertasari, Sanur. Walikota Rai Mantra hadir didampingi sejumlah OPD dilingkungan Pemkot Denpasar dan tokoh masyarakat setempat.

Walikota Rai Mantra saat diwawancarai disela kegiatan mengatakan bahwa layang-layang merupakan tradisi warisan leluhur masyarakat Bali. Hal ini dibuktikan dengan adanya bhatara Rare Angon sebagai pengembala sawah yang menjaga stabilitas panen petani. “Melayangan biasanya menjadi tradisi saat panen tiba, ini salah satu kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan budaya pertanian di Bali,l sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” jelasnya

Ketua Pelangi Denpasar selaku ketua panitia acara, I Wayan Mariyana Wandhira saat ditemui mengatakan Denpasar Kite Festival ke-4 Tahun 2018 ini merupakan  upaya Pelangi Denpasar dalam melestarikan tradisi melayangan. “Layang-layang tradisional Bali sudah diakui publik internasional memiliki ciri khas keunikan baik bentuk, proses pembuatan maupun filosofi  yang terkandung didalamnya. Perbedaan yang juga kentara antara layangan tradisional Bali dengan jenis layangan di tempat lain adalah saat menerbangkannya. Untuk menerbangkan layang-layang tradisional Bali dibutuhkan kerjasama tim atau istilah balinya “menyama braya”.Hal ini tidak terlihat pada jenis layangan di tempat lain yang biasanya bisa terbang walaupun hanya dimainkan satu orang individu saja. Hal ini tentu hal yang luar biasa telah diterapkan oleh leluhur kita yang berakar pada filosofi gotong royong,” ujarnya.

“Selain itu Pelangi Denpasar juga mewadahi para Undagi atau kreator layang-layang tradisional Bali melalui pelatihan dan workshop rutin. Makin tingginya minat masyarakat memainkan Layang-Layang Tradisional tentu meningkatkan permintaan kepada para Undagi untuk mengerjakan  Layang-Layang Tradisonal Bali. Pada akhirnya pembuatan Layang-layang tradisional Bali ini dapat menjadi mata pencaharian dan dapat menggerakkan sektor UMKM. Pelangi Denpasar juga merasa memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan layang-layang tradisional kepada anak-anak usia dini.

Untuk itulah Pelangi Denpasar mengadakan workshop bagi anak-anak usia dini tentang bagaimana proses dasar mengerjakan satu layang-layang trdisional Bali yang baik dan benar. Tentu ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi anak-anak tersebut, yang kami harapkan agar mereka lebih mengenal permainan tradisional dan mengurangi bermain video game dan internet secara berlebihan,” ujar pria yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini.

Lebih lanjut Mariyana Wandhira mengatakan Denpasar Kite Festival Tahun 2018 Ini diikuti oleh 700 sekehe layang-layang tradisional dari seluruh penjuru Bali. “Sistem lombanya para peserta mendaftar dimana registrasinya telah dimulai sejak bulan Juli lalu. Peserta  mendapat nomor lomba dan jadwal menerbangkan layangan. Di hari perlombaan, layangan para peserta diukur terlebih dahulu sebelum diterbangkan, setelah dipanggil nomor seri bersangkutan oleh juri, maka para peserta bersiap menerbangkan layangan berdasarkan jenis layangannya. Masing-masing peserta diberikan waktu menerbangkan layangan 10 hingga 15 menit dan dalam rentang waktu itulah dinilai tim juri. Peserta dinyatakan didiskualifikasi apabila tidak mengukur layangan sebelum terbang, layangannya jatuh ataumekorod (bergesekan) dengan layangan peserta lainJenis-jenis layangan yang dilombakan adalah Janggan plastik dengan ukuran maksimal  dua meter, Bebean dengan ukuran maksimal lima meter,Pecukan dengan ukuran maksimal lima meter, Janggan Buntut (ekor pendek) dengan ukuran min 3,5 meter, Janggan ekor panjang dengan ukuran minimal 3,5 meter dan maksimalny lima meter, layangan Kreasi serta layangan ukuran Big Size. Kriteria penilaian antara lain dari segi Guangan, Kombinasi Warna, Jejer (pembawaan tali), bentuk dan Keharmonisan saat diudara,” ungkap Mariyana Wandhira.

Salah satu peserta, Alit Wijaya dari Sekaa Layangan Gamang Langit Banjar Tampak Gangsul, Denpasar melombakan layang-layang kreasi berjudul “Calonarang”. “Proses pembuatannya layang-layang Kreasi Calonarang ini mengahbiskan waktu sekitar dua minggu dan memang sejak awal sekaa kami memfokuskan pada jenis layang-layang tradisi. “Tentu kami sangat antusias mengikuti event Denpasar Kite Festival 208 ini dan senang dapat menjadi bagiaN pelestarian layang-layang tradsional di Kota Denpasar,” ujar seniman alumnus ISI Denpasar ini. (esa/humas-dps/bpn)

Pemkot Gelar Parade Merah Putih TK – PAUD Se-Kota Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-73 Tahun 2018, Pemerintah Kota Denpasar bekerjasama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar dan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Denpasar menggelar Parade Merah Putih yang mengambil start di Taman Kota Lumintang, Denpasar pada Sabtu (11/8/2018). Peserta yang terdiri dari siswa – siswi PAUD dan TK se- Kota Denpasar ini dilepas Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Kerti Rai Iswara, Kadisdikpora Kota Denpasar, Wayan Gunawan dan Camat Denut, I Nyoman Lodera.

Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra saat ditemui mengatakan diadakannya Parade Merah Putih ini dalam rangka menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-73 atas prakarsa Pemerintah Kota Denpasar bekerjasama dengan IGTKI Kota Denpasar dan Himpaudi Kota Denpasar.

“Dengan digelarnya Parade Merah Putih ini tentu diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dalam mengenalkan nilai nasionalisme serta rasa cinta tanah air sejak dini kepada anak- anak TK dan PAUD. Tentu sangat baik bagi pengembangan mental dan karakter anak- anak ini nantinya,” ujar Ny. I.A Selly D. Mantra.

Ketua IGTKI Kota Denpasar, Made Aryaningsih selaku ketua panitia ditemui disela- sela kegiatan mengatakan Parade Merah Putih ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar untuk anak- anak usia dini di Kota Denpasar berkaitan dengan pendidikan nilai nasionalisme serta rasa cinta tanah air. “Ini merupakan salah satu bentuk edukasi karakter dasar sejak dini, dimana selain orangtua, peran pendidik anak usia dini sangat penting dalam membentuk karakter anak di usia dini.

“Parade Merah Putih Tahun 2018 ini diisi dengan pawai yang mengambil start di Taman Kota Lumintang seputaran Jl. Mulawarman lalu kearah barat melintasi Graha Sewaka Dharma menuju Jalan Ahmad Yani Utara lalu ke selatan menuju Jalan Gatot Subroto Barat lalu ke timur kearah perempatan dan kembali kearah utara di Jl. Mulawarman, Denpasar. Peserta terdiri dari 39 gugus PAUD dan TK se-Kota Denpasar dengan total berjumlah sekitar 3000 anak,” ujar Aryaningsih.

Salah satu peserta Parade Merah Putih, Juna Adi Prasetya mengatakan sangat senang dapat mengikuti kegiatan Parade Merah Putih memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-73 di Taman Kota Lumintang Denpasar ini. “Sangat menyenangkan mengikuti parade bersama teman- teman  membawa bendera merah putih dan memakai kostum bertemakan bendera merah putih,” ujar bocah asal TK Kumara Jati yang beralamat di Jalan Semila Sari Barat, Denut ini. (esa/humas-dps/bpn)

Pasar Anyar Sari Dilalap ‘Si Jago Merah’

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Musibah kebakaran melanda Pasar Anyar Sari atau yang lebih dikenal dengan Pasar Batu Kandik, Jalan Gunung Galunggung, Denpasar Barat dilalap Si Jago Merah pada Sabtu (11/8/2018) siang. Dari pantuan di lapangan, kebakaran yang melanda blok 1 dan blok 2 ini turut menghanguskan beberapa kios dan los yang sebagian besar menjual pisang dan perlengkapan upacara.

Guna memastikan penanganan masimal baik pemadaman maupun evakuasi, Sekda Kota Depasar sekaligus Kepala BPBD Kota Denpasar, AAN Rai Iswara turut memantau kondisi Pasar Anyar Sari yang terbakar. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakapolresta Denpasar, AKBP Nyoman Artana, Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, Kepala PD. Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata serta tim ksehatan dan emadamn api BPBD Kota Denpasar.

Kepala PD. Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata didampingi Kepala Paar Anyar Sari, I Ketut Adiyasa saat diwawancarai di lokasi kebakaran mengatakan bahwa berdasarkan data sementara sedikitnya terdapat 108 kios dan los yang terbakar dari 590 total kios dan los yang ada. Jumlah tersebut terdiri atas 19 kios di blok I, 47 los di blok I, dan 42 kios di blok II. Namun, pihaknya belum dapat memastikan terkait penyebab kebakaran dan total kerugian akibat musibah ini. “Untuk penyebab kebakaran dan total kerugian kami belum dapat pastikan, nanti akan kami data terlebih dahulu,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa mengatakan bahwa kebakaran terlihat sekitar pukul 12.00 wita dan api berhasil dijinakkan sekitar pukul 15.30 wita. Proses pemadaman dilakukan dengan menerjunkan 7 mobil damkar yang dimana 5 merupakan mobil damkar Kota Denpasar dan 2 merupakan Damkar Kabupaten Badung. “Saat ini api sudah berhasil dipadamkan, dan memasuki tahap pendinginan puing-puing sisa kebakaran,” ungkapnya.

Sementara, Sekda Kota Denpasar sekaligus Kepala BPBD Kota Denpasar, AAN Rai Iswara mewakili Pemkot Denpasar turut prihatin terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Anyar Sari ini. Pihaknya turut mengintruksikan instansi terkait agar melaksanakan pendataan dan inventarisasi pasca kebakaran. Selain itu, PD. Pasar Kota Denpasar bersama Kepala Pasar Anyar Sari diharapkan agar segara melakukan relokasi bagi pedagang yang kios dan losnya terkena musibah. Sehingga para pedagang dapat tetap berjualan sembari menunggu kordinasi lebih lanjut terkait penanganan pasca kebakaran.

 “Mewakili Pemkot Denpasar kami turut prihatin dan pedagang yang terkena musibah agar bersabar, sembari menunggu renovasi dan perbaikan pasar pasca musibah, agar disediakan tempat relokasi sehingga aktivitas pasar dan roda perekonomian tetap berjalan karena pasar merupakan salah satu obyek penting pengembangan ekonomi kerakyatan,” jelas Rai Iswara.

Salah seorang pedagang, I Wayan Rekin (68) yang menjual perlengkapan upacara ini mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Kejadian ini bermula saat dirinya hendak menjemur jajan perlengkapan upacara. Namun, asap pekat telah mengepul dari bawah tepatnya di blok I, dalam sekejap api telah membesar dan menyebar ke kios dan los lainya . Dirinya memilih untuk menyelamatkan diri tanpa memikirkan barang daganganya. “Iya kalau barang dagangan sudahlah, yang penting saya selamat dulu,” ujarnya dengan raut wajah sedih dan masih berkaca-kaca atas musibah ini. (ags/humas-dps/bpn)  

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan