90,8 Persen Penderita TB di Denpasar Sembuh

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Pemberantasan Penyakit Tuberkulose Indonesia (PPTI) Cabang Kota Denpasar menyerahkan bantuan pada penderita TB yang kurang mampu. Hal ini dikaitkan dengan peringatan HUT ke-230 Kota Denpasar. Demikian disampaikan Ketua PPTI Cabang Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigraha usai menyerahkan bantuan sembako di Kantor PPTI Kota Denpasar, Jumat (23/2/2018).

Lebih lanjut Made Sudhana menamahkan melalui pemberian sembako ini merupakan salah satu untuk mensport para penderita TB agar lekas sembuh. Disamping juga PPTI Cabang Kota Denpasar terus memberikan pendampingan pada penderita dengan mensosialisasikan minum obat pada yang tepat PMO (pengawas penelan obat). Dengan demikian diharapkan penderita TB yang meminum obat dalam jangka waktu cukup panjang yaitu 6 bulan benar-benar mengikuti aturan dalam meminum oba.

Hal ini agar tidak terjadi resistance atau kuman menjadi kebal bila tidak mengikuti aturan meminum obat. “Saya harapkan semua penderita TB mengikuti aturan dalam meminum obat. Sedangkan untuk PMO benar-benar melakukan pengawasan terhadap penderita TB sehingga dapat mengikuti aturan dalam minum obat,” ujar Sudhana. Disamping itu Made Sudhana  berharap peran masyarakat untuk turut mensosialisasikan dalam penceghan TBC.

Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Denapasar IB Eka Putra mengatakan penyakit TB disebabkan oleh kuman. Dan penyebarannya disebabkan beberapa faktor diantaranya faktor kesehatan diri sendiri dalam kondisi lemah disamping juga linkungan yang kurang sehat. Untuk itu Eka Putra berharap semua masyarakat memperhatikan lingkungan sekitar agar tetap bersih.

Terkait dengan jumlah penderita di Kota Denpasar, Eka Putra mengku tiap tahunnya mengalami peningkatan. Tahun 2016 jumlah penderita TB dari hasil rotegen, laborarium, paru dan anak mencapai 1168. Sedangkan tahun 2017 jumlah penderita mencapai 1217. Jumlah ini jauh lebih kecil dari hasil surver yang di lakukan WHO dimana penderita lama dan baru ditemukan kasus 660 per 100 penduduk. Kalau penduduk Denpasar diasumsikan 800 jiwa diperkirakan terdapat 5.280 penderita. Peningkatan penderita juga dampak dari adanya penyakit HIV/Aids dan penyakit lainnya seperti kencing manis.

Disamping itu kemungkinan sulitnya menemukan pendiri mengingat banyak yang tidak mau memeriksakan diri ke puskesmas dan rumah sakit terdekat.  Meski demikian untuk penderita yang telah sembuh dari TB mencapai 90,82 persen ditahun 2016 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 73,61 persen.

Lebih lanjut Eka Putra menambahkan peran PPTI sangat penting dalam menuntaskan kasus TB yang ada di Kota Denpasar. “Kami harapkan PPTI Kota Denpasar terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya TB,” ujarnya. Terlebih lagi PPTI cabang Kota Denpasar telah mempuny kade-kader yang tersebar di empat kecamatan. Tentunya peran para kader ini sangat besar dalam menuntaskan kasus TB di Kota Denpasar.

Salah seorang penderita TB Ni Wayan Suni mengaku perhatian Pemerintah Kota Denpasar melalui PPTI Cabang Kota Denpasar sangat besar dan selalu memberikan pendampangikan pada penderita. Bahkan petugas kesehatan dan PPTI Kota Denpasar langsung datang ke rumah-rumah untuk langsung memberikan pengawasan terhadap para penderita. (gst/humas-dps/bpn)

Sambut Hut Kota Denpasar ke-230 dan Hut Korem 163/Wirasatya ke-57 Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Peduli Lingkungan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam rangka menyambut HUT Kota Denpasar ke-230 yang dirangkai dengan HUT Korem 163/Wirasatya ke-57, Gerakan Bhakti Penghijauan Pemuda (GBPP), Pekan Penghijauan dan Konservasi Alam Nasional serta Hari Peduli Sampah mengadakan kegiatan peduli lingkungan serta penanaman pohon yang dipusatkan di Pantai Biaung Kesiman, Rabu (21/2/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo, Sekda Kota Denpasar AAN. Rai Iswara, Dandim 1611 Badung, Letkol Inf Handoko Yudo Wibowo , Danrem 163/Wirasatya, Kolonel Arh. Gede Widiyana, TNI, Polri, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Denpasar, Camat, Perbekel/Lurah, Swasta, Sekolah, serta Organisasi Masyarakat berbaur menjadi satu.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Denpasar bersama Korem 163/Wirasatya mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama menyukseskan berbagai program dalam memerangi sampah yang berbasis  lingkungan. Diawali dengan pelaksanaan Apel pagi guna membangkitkan semangat seluruh lapisan masyarakat yang berbaur ikut dalam kegiatan peduli lingkungan. Sebelum melaksanakan kegiatan kebersihan, dilaksanakan pula penanaman ratusan pohon di seputaran Pantai Biaung.

Dandim 1611 Badung, Letkol Inf Handoko Yudo Wibowo  mengatakan, kegiatan peduli lingkungan ini merupakan suatu langkah Pemkot Denpasar yang bersinergi dengan Korem 163/Wirasatya dalam upaya mengumpulkan seluruh komponen masyarakat Denpasar, sebagai warga yang baik dan ikut serta peduli terhadap lingkungan sekitar. “Kita mengajak dan mengedukasi masyarakat agar peduli dengan lingkungan, karena kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut Handoko mengatakan, melalui serangkaian HUT Kota Denpasar  ke-230 dan HUT Korem 163/Wirasatya ke-57 pihaknya mengajak masyarakat bersama-sama berjibaku dalam membersihkan lingkungan dan mencintai lingkungan. “Pengalaman dan pelajaran sudah banyak kita dapat dari bencana akhir-akhir ini kita rasakan khususnya di Bali, itu mencontohkan bahwa kita suka tidak suka mau tidak mau kita harus memperbaiki pola hidup kita kalau tidak mau terjadi bencana sosial,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Sekda Kota Denpasar AAN. Rai Iswara, ini merupakan semangat seluruh komponen masyarakat Kota Denpasar dalam upaya memerangi sampah berbasis lingkungan sehingga diharapkan sinergitas antara Pemerintah, Swasta serta semua lapisan masyarakat dapat melaksanakan kerjabakti dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.“Kita berharap sinergitas dalam gerakan kebersihan ini dapat terus berjalan dengan baik, serta dapat diadopsi oleh semua pihak untuk ikut serta dalam menjaga kebersihaan, niscaya masalah sampah dapat diatasi di Kota Denpasar,” katanya. (eka/humas-dps/bpn)   

Awal Tahun 2018 Sistem Si Baris Kelola 18 Paket Pekerjaan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Aplikasi sistem Si Baris (Sistem Pengadaan Barang/Jasa Terintegrasi) sebagai inovasi Pemkot Denpasar melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dalam penyelenggaraan proses pengadaan barang/jasa. Sistem Si Baris telah diresmikan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara mewakili Plt. Walikota Denpasar belum lama ini. Sampai dalam proses peresmian di Tahun 2018 sistem Si Baris Pemkot Denpasar telah mengelolan sebanyak 18 paket.

“Sesuai arahan dan harapan Plt. Walikota Denpasar dan Sekda Denpasar Si Baris dapat memberikan pemahaman seluruh jajaran Pemkot Denpasar yang memegang teguh pada prinsip pengadaan. Yakni secara efektif, efisien, transparan, terbuka, persaingan sehat, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel,” ujar Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar, A.A Gede Risnawan, Selasa (20/2/2018) di Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan pada Tahun 2018 dari tanggal 1 Januari hingga 20 Februari ini telah mengelola sebanyak 18 paket pekerjaan. Risnawan juga melaporkan bahwa tahun 2017 dengan 143 paket barang/jasa Pemkot Denpasar yang telah masuk dengan pagu dana 350 milyar lebih dan dapat efisiensi dalam pelaksanaan yakni 54 milyar lebih.

Hal ini dalam pelaksanaan barang/jasa tidak hanya muncul pada pelelangan, namun juga dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan proyek hingga sampai proyek selesai. Sehingga setiap pelaksanaan proyek ada pihak-pihak yang bertanggungjawab yakni pengguna anggaran, hingga pejabat pengadaan barang jasa.

Sistem Si Baris sebagai langkah trobosan Denpasar Smart City dan juga dalam mengurangi dampak lingkungan yakni mengurangi penggunaan kertas dalam proses menjalankan tugas. Hal ini juga dilakukan dengan peningkatan pelayanan dalam proses pengadaan barang/jasa dengan sistem online. Tahap awal dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengunggah data paket lelang dalam sistem informasi Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Melalui notifikasi bagian administrasi ULP akan menerima data paket lelang melalui sistem tersebut. Selanjutnya dilakukan proses ferivikasi. Dan Jika data paket lelang telah memenuhi persyaratan maka akan diteruskan dan ditindaklanjuti kepada kepala ULP serta kepada kelompok kerja ULP yang telah ditunjuk. Data konsultasi paket lelang diferivikasi pokja ULP. Paket lelang yang telah disetujui didaftarkan oleh PPK melalui bagian administrasi ULP dan segera menjadwalkan rapat pengadaan barang atau jasa dengan pihak PPK. Dari keputusan proses lelang dan hasil koordinasi sebagai penetapan proses lelang ditandatangani  PPK dan Pokja ULP.

Dokumen pengadaan siap dilelangkan dan diunggah melalui sistem pengadaan secara elektronik atau SPSE. Para penyedia  barang dan jasa akan menerima informasi lelang di situs SPSE. Semua dokumen penawaran dari penyedia barang dan jasa diunduh dan selanjutknya memasuki proses evaluasi yang dilakukan oleh pokja ULP. Semua penyedia barang dan jasa maupun PPK menerima informasi dan pengumuman pemenang lelang melalui website SPSE.

Kegiatan lelang dinyatakan selesai apabila hasil lelang yang dilaksanakan pokja ULP telah diterima dengan baik oleh PPK.  “inovasi Si Baris mengedepankan trasnparansi adanya jaminan keterbukaan yang diumumkan dalam sistem pengadaan, melalui amanat Perpres Nomor. 54 Tahun 2010 sebagai pedoman dalam penyelenggaraan proses pengadaan barang/jasa pemerintah,” ujarnya. (pur/humas-dps/bpn)

Pertandingan Jago Kapuk Sambut HUT ke-230 Kota Denpasar

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-230 Kota Denpasar. Kali ini, dalam rangka mempererat keakraban kembali digelar pertandingan sepak bola persahabatan  Jago Kapuk. Adapun kegiatan ini mempertemukan tiga tim yakni Eksekutif, Legislatif dan Forum Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (18/2/2018) kemarin.

Hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Turut andil dalam kesempatan tersebut Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara sebagai penjaga gawang (Kiper) untuk tim Eksekutif.

Diwawancarai usai pertandingan Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan bahwa dirinya menyambut baik terselenggaranya pertandingan sepak bola persahabatan Jago Kapuk ini. Dimana dengan adanya pertandingan serangkaian HUT ke-230, tentunya dapat meningkatkan keakraban dan tali silaturahmi antara seluruh perangkat daerah baik antara Eksekutif, Legislatif dan Perbekal/Lurah se-Kota Denpasar sehingga tujuan pemerintah untuk mencapai kesejahteraan rakyat dan dimaksimalkan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, ini juga merupakan bentuk interaksi dan komunikasi antar sesama pemangku kebijakan, sehingga semua instasin di lingkungan Pemkot Denpasar dapat lebih akrab dalam menjalankan tugas, semoga bisa tetap dilanjutkan dalam rangka memaksimalkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Sementara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede menjelaskan bahwa sebagai agenda tahunan kegiatan ini diselenggarakan untuk menunjukan bahwa seluruh elemen Pemerintahan Kota Denpasar memiliki keakraban dan kebersamaan. Kebersamaan dan keakraban ini penting dalam uapaya mencapai tujuan bersama yang sudah ditetapkan. “Jadi disini kita menunjukan kebersamaan dan keakraban antara semua elemen di Pemkot Denpasar yang tentunya bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pertandingan persahabatan sepak bola Jago Kapuk dalam rangka HUT ke-230 Kota Denpasar menyajikan tiga pertandingan. Pertama antara Tim Eksekutif kontra Tim Legislatif dengan keunggulan 1 : 0 untuk Tim Eksekutif. Pertandingan kedua menyajikan permainan antara Tim Eksekutif kontra Tim Perbekel/Lurah dengan hasil imbang 1 : 1. Sedangkan pertandingan penutup menyajikan Tim Legislatif kontra Tim Perbekel/Lurah dengan keunggulan 1 : 0 untuk Tim Perbekel/Lurah. (ags/humas-dps/bpn)

Rangkul Yayasan, Pemkot Denpasar Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Semarak menyambut Hut Ke-230 Kota Denpasar tahun 2018 kembali dihiyasi berbagai kegiatan olah raga, lingkungan, hingga kegiatan sosial. Tak hanya menjadi semarak kegiatan Pemkot Denpasar, namun juga melibatkan seluruh peran serta masyarakat Kota Denpasar.

Seperti dalam kegiatan sosial operasi bibir sumbing gratis, Sabtu (18/2/2018) yang merangkul keterlibatan Yayasan Senyum Bali, Yayasan Rumah Yatim Arohman, FK-LKS, Rumah Sakit Dharma Yadnya dan Rumah Berdaya Denpasar. Dikoordinir Dinas Sosial Denpasar kegiatan operasi dilaksnakan di Rumah Sakit Dharma Yadnya,  diikuti 20 orang anak dan balita dari warga masyarakat yang tersebar di empat kecamatan di Kota Denpasar.

“Dalam semarak Hut Kota Denpasar tahun ini Pemkot Denpasar melalui Dinas Sosial menggelar operasi bibir sumbing gratis yang tentunya melibatkan peran serta yayasan,’’ ujar Kadis Sosial Made Mertajaya.

Lebih lanjut dikatakan kegiatan ini menjadi aganda Hut untuk merangkul warga masyarakat dalam pelaksanaan operasi bibir sumbing yang kebanyakan diikuti kalangan anak-anak dan balita. Dari pelaksanaan kegiatan ini sebanyak 20 orang anak hingga balita telah mendapatkan pelayanan operasi bibir sumbing gratis.

“Kami menyampaikan ucapan terimakasih seluruh pihak yang telah membantu penyelenggaraan operasi ini, serta menginformasikan kepada masyarakat,’’ ujar Mertajaya.

Lebih lanjut dikatakan keterlibatan peran serta yayasan menjadi sebuah langkah Pemkot Denpasar untuk bersama-sama melakukan sebuah pemberdayaan untuk kemanfaatan kepada masyarakat. Pelaksanaan proses operasi bibir sumbing yang tentunya membutuhkan biaya besar, namun dalam pelaksanaan Hut Denpasar tahun ini dapat memebrikan manfaat kepada warga masyarakat dalam pelaksanan proses operasi yang tidak dipungut biaya.

Sementara Fitri salah satu peserta yang anaknya mengikuti proses operasi bibir sumbeng mengaku sangat terbantu. Sehingga dalam kegiatan ini Ia mengharapkan dapat terlaksana secara berkesinambungan untuk membantu masyarakat di bidang kesehatan. (pur/humas-dps/bpn)

Denpasar Tuan Rumah HUT ke-30 WHDI

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kota Denpasar menjadi tuan rumah peringatan puncak HUT WHDI Bali ke-30 dengan tema menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dilaksanakan di Kampus ISI Denpasar Minggu (18/2/2018). Peringatan HUT WHDI diawali dengan lomba membuat gebongan diikuti pengurus WHDI masing-masing kabupaten/kota, lomba macepat remaja dan lomba tari Legong Tri Sakti.

Acara ini dihadiri Ketua WHDI Provinsi Bali Ny Bintang Puspayoga, Istri Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Ny. Sri Mega Sandjojo dan Istri Menteri Pertahanan Ny. Nora Ryamizard Ryacudu, Plt Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara.

Memeriahkan pelaksanaan Hut WHDI tampak Plt Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menabuh mengiringi Tari Legong Tri Sakti. Ketua WHDI Provinsi Bali yang juga Istri Menteri Koperasi Ny Bintang Puspayoga mengatakan dengan mengangkat tema solidaritas diharapkan WHDI diusianya yang ke-30 tahun dapat semakin meningkatkan kerjasama antar umat, pemerintah termasuk juga intern WHDI itu sendiri.

Dengan demikian diharapkan dapat mewujudkan WHDI yang cerdas dan professional. “Dengan meningkatkan solidaritas ini WHDI mampu menjaga Negara Kesatuan RI yang Kita cintai ini,” ujarnya, sembari mengatakan program WHDI telah melakukan berbagai kegiatan kemasyarakatan termasuk juga kegiatan sosial.

Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara mengatakan saat ini Kota Denpasar ditunjuk sebagai tuan rumah HUT ke-30 WHDI. Serangkaian kegiatan telah dilaksanakan sejak pagi mulai dari lomba-lomba dan juga melaksanakan berbagai pameran dari masing-masing kabupaten/kota. “Kami harapkan melalui HUT WHDI ini dapat meningkatkan kreativitas anggota WHDI di seluruh kabupaten/kota se-Bali,” ujarnya.

Untuk lomba-lomba yang dilaksanakan menurut Ny. Antari ada beberapa kriteria yang harus diikuti oleh semua peserta. Seperti lomba membuat gebogan yang diikuti pengurus WHDI kabupaten/kota dengan waktu yang disediakan hanya 90 menit. Disamping itu dalam membuat geboban peserta harus menggunakan buah lokal yang dikombinasikan dengan jajan tradisional. Sedangkan untuk lomba macepat diikuti anak-anak remaja dimana waktu yang disediakan hanya 15 menit.

Dalam lomba ini materi yang dibawakan peserta dapat memilih diantaranya pucung, ginanti dan mas kumambang. Sedangkan untuk lomba tari Legong Tri Sakti, Ny. Antari menyampaikan pesertanya diikuti masing-masing kabupaten/kota dengan mengirim 1 grup dari sanggar tari. Dimana masing-masin grup terdiri atas 3 orang penari. Dari rangkaian kegiatan ini Ny. Antari mengharapkan dapat melestarikan adat dan budaya Bali melalui generasi muda.

Ketua Panitia Penyelenggara IA Suwamini menyampaikan berkaitan HUT ke-30 WHDI telah dilaksanakan berbagai kegiatan. Sebelumnya WHDI juga melaksanakan bakti sosial yang bekerjasama dengan Prima Medika memberikan pelayanan kesehatan pada para pengungsi gunung Agung. Termasuk juga melakukan pelatihan banten otonan di desa Dangin Puri Kauh. Disamping itu pada puncak HUT kali ini ditampilkan tari telek dan barong serta tari sekar jepun.(gst-ayu/humas-dps/bpn)

Pemkot Tanam 500 Bibit Pohon di Sepanjang Bantaran Pengairan Subak Sembung Peguyangan

BALIPORTALNEWS.COMUntuk mewujudkan kawasan ruang hijau terbuka di sepanjang bantaran pengairan Eko Wisata Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara. Pemkot Denpasar, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (Disnaker) Kota Denpasar bersinergi  dengan Mahasiswa, dan 13 Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) melaksanakan penghijauan dengan menanam 500 pohon, Sabtu pagi (17/2/2018).

Kegiatan ini dihadiri langsung Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, IGA. Rai Anom Suradi,  sekaligus membuka acara yang ditandai dengan penyerahan bibit pohon kepada LPKS secara simbolis dan penanaman pohon di sepanjang bantaran pengairan Eko Wisata Subak Sembung.

Plt. Walikota Denpasar dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan Sekda Rai Iswara menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan kegiatan penghijauan seperti ini sebagai salah satu implementasi komitmen Pemkot bersama masyarakat dalam upaya bakti penghijauan. Seperti yang terlihat hari ini, Pemkot bersama Mahasiswa LPKS ikut serta dalam kegiatan penghijauan di sepanjang bantaran pengairan Eko Wisata Subak Sembung, dalam rangka menyongsong HUT Kota Denpasar ke 230th. “Ini merupakan sebuah fiberasi rasa kebersamaan diantara kita untuk membangun Denpasar dengan sebaik-baiknya. Dimana lembaga ini nantinya merupakan sebuah kader-kader potensi, saat adik-adik ini sudah tamat pelatihan kerja, nantinya akan memahami arti dari lingkungan hidup. Sehingga dalam pekerjaannya nanti akan memberikan suatu warna, bahwa didalam perusahaan memerlukan sesuatu yang hijau didalam suatu pelaksanaan pekerjaan itu sendiri,” ungkapnya.

Pemerintah akan sangat terbantu didalam mewujudkan Denpasar menjadi Kota yang bersih dan hijau, untuk itu Pemkot juga akan terus berupaya mempercantik aliran sungai dan lingkungannya guna mewujudkan ruang hijau terbuka yang nantinya bisa juga sebagai tempat olahraga dan rekreasi bagi masyarakat kota.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, IGA. Rai Anom Suradi mengatakan, tujuan penghijauan ini ialah untuk melestarikan kawasan Subak Sembung dengan memperkuat kawasan penyangga subak khususnya daerah aliran sungai Subak Sembung. Dinama 500 bibit pohon yang ditanam ini merupakan bibit pohon langka seperti, bibit pohon kepundung, cempedak, sawo kecis, majagau, cendana, cempaka dan pohon kayu putih. Adapun nantinya penanaman bibit pohon ini akan dilaksanakan oleh 13 LPKS Kota Denpasar yang terdiri dari kurang lebih 450 orang berserta intasi terkaitlainya. (ays’/humas-dps/bpn)

Pemkot Denpasar Fasilitasi Nobar Final Piala Presidan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Angin segar di dunia olahraga khususnya sepak bola di Bali kembali menunjukan gaungnya. Kali ini, tim berjuluk Serdadu Tri Datu yakni Bali United ini menorehkan prestasi dengan melaju ke babak Final Piala Presiden tahun 2018. Melihat tingginya animo masyarakat Bali khususnya di Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar memfasilitasi Nonton Bareng (Nobar) laga Final Piala Presiden 2018 antara Bali United kontra Persija Jakarta di Denpasar Amphiteater Youth Park Taman Kota Lumintang pada Sabtu (17/2/2018) malam.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistika Kota Denpasar, I Dewa Made Agung ketika dikonfirmasi di Denpasar, Jumat (16/2) menjelaskan bahwa Diskominfo Kota Denpasar sebagai pengelola Denpasar Amphiteater ingin memberikan ruang kepada masyarakat Kota Denpasar dalam berbagai kegiatan, salah satunya di Denpasar Amphiteater ini. “Ini adalah upaya untuk meningkatkan kebahagian masyarakat di Kota Denpasar, yakni dengan berbagai sarana rekreasi yang memadai,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, momentum laga Final Piala Presiden tahun 2018 yang mempertontonkan salah satu tim kebanggaan masyarakat Bali yang membuat animo suporter menonton lebih meningkat. Sehingga, untuk mewadahi keinginan masyarakat tersebut Pemkot Denpasat memfasilitasi acara Nobar di Denpasar Amphiteater sekaligus ikut memberikan dukungan moril kepada para pemain yang berlaga. “Jadi kami coba untuk memberikan sajian Nobar pada kegiatan-kegiatan penting yang diminati masyarakat, sekaligus dukungan kepada Bali United,” paparnya.

Dewa Agung menambahkan, kegiatan Nobar ini dirangkaikan dengan kegiatan Weekend Market Kota Denpasar di kawasan Taman Kota Lumintang. Adapun acara Nobar akan dilaksanakan mulai pukul 18.00 wita hingga selesai. “Dari Taman Kota Lumintang masyarakat dapat menikmati berbagai wahana hiburan secara gratis, dan menikmati berbagai ragam kuliner dari wirausaha di Kota Denpasar,” pungkasnya. (ags/humas-dps/bpn)

Cegah Tindak Kekerasan Perempuan dan Anak, Dinsos Denpasar Launching Layanan Konseling

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemkot Denpasar terus berupaya memberikan perlindungan dan pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Upaya ini dilakukan dengan melaksanakan program yang bersinergi dengan pihak- pihak terkait.  Dinas Sosial Kota Denpasar menggelar workshop perlindungan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak  sekaligus launching “Dharmajaya Konseling” dan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) di Kantor Dinas Sosial Kota Denpasa Kamis (14/2/2018) lalu,

Kegiatan ini merupakan kerjasama Dinas Sosial Kota Denpasar dengan Forum Komunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (FK-LKS) Kota Denpasar dan dan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga Dharma Jaya (LK3) Kota Denpasar.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Denpasar, I Ketut Likub membuka langsung kegiatan mengatakan tujuan pelaksanaan workhop beserta launching ini guna menyamakan persepsi seluruh pihak terkait serta masyarakat lainnya mengenai perlindungan, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Anggapan bahwa perempuan dan anak merupakan kaum yang lemah harus diubah. Terkait dengan ketahanan keluarga, anak merupakan potensi masa depan bangsa dan berhak mendapat perlakuan sesuai hak asasi manusia” ujarnya.

Ketut Likub mengatakan launching “Dharmajaya Konseling” dan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) merupakan wadah bagi masyarakat Kota Denpasar untuk memberikan solusi bagi keluarga maupun kerabatnya yang memilik permasalahan sosial. “Layanan terpadu ini menyasar pada pengaduan masyarakat yang belum dijangkau oleh Dinas Sosial untuk ditindakluti agar mendapatkan penanganan. Dengan terobosan-terobosan ini tentu diharapkan tidak ada lagi anggapan di masyarakat bahwa perempuan dan anak merupakan sosok yang lemah dan tidak memiliki peran, karena mereka memiliki potensi dan berhak mendapat perlindungan dan dukungan dari lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Koordinator Konselor Dharmajaya Konseling, Suhito didampingi ketua LK3 Kota Denpasar, Ketut Puja mengatakan proses menolong masyarakat yang sedang mengalami masalah sosial terutama mengenai perempuan dan anak serta masalah sosial lainnya. Hal ini diwujudkan dalam bentuk memberikan pendampingan, mencari solusi dan mendorong mereka mengambil keputusan menyelesaikan masalahnya baik menggunakan konselor, psikolog, psikiater dan tim kesehatan lainnya. “Harapan kami adalah masyarakat merasa tidak memiliki keluarga dapat kami rangkul agar merasa aman dan nyaman. Agar tumbuh lembaga semacam ini dikalangan masyarakat mulai ditingkat banjar dan sekaa teruna guna ikut menangani permasalahan sosial dilingkungannya masing- masing,” pungkasnya. (esa/humas-dps/bpn)