Gubernur Respon Cepat Berita Kemiskinan Kadek Sandiarta Asal Alas Angker, Buleleng

BALIPORTALNEWS.COM – Berita tentang keadaan Kadek Sandiarta beserta keluarganya yang kurang mampu di media cetak direspon  Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Melalui Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Pastika mengirimkan tim untuk memberikan bantuan guna meringankan beban keluarga tersebut.

Tim Humas yang langsung menyambangi rumahnya di Banjar Dinas Pendem,  Desa Alas Angker,  Buleleng pada hari Sabtu (25/2/2017) mendapati rumah Kadek Sandiarta yang nyaris roboh dan atapnya terlihat bocor di sana-sini, bahkan lantainya yg terbuat dr tanah sudah tidak rata lagi.

Lebih parah lagi, rumah berukuran kecil dengan 1 kamar tidur itu ditempati oleh Kadek dengan istrinya Luh Winangsih dan 3 orang anaknya yakni Putu Febriani (9th),  Kadek Eka Rismayani (8th)  dan Komang Ari Swastawan (5th)  serta ayah dari Kadek Sandiarta yang sudah renta.

Sedangkan untuk fasilitas masak memasak,  keluarga tersebut memanfaatkan teras rumahnya dan untuk MCK mereka harus pergi kesungai karena di rumah tersebut tidak tersedia kamar mandi.

Dalam kesempatan itu,  Kadek Sandiarta menjelaskan bahwa Ia dan keluarganya sudah tinggal dirumah tersebut selama hampir 10th. Untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari, Sandiarta hanya mengandalkan hasil dari bekerja serabutan seperti membantu warga untuk  memetong kayu ataupun menggarap lahan milik warga sekitar,  dengan rata-rata  penghasilan sebulannya tidak lebih dari Rp.  500.000.

 “Dengan hasil yang tidak menentu itu sy harus membiayai bekal Febri dan Eka sekolah serta makan sehari-hari,  untuk itu dengan keadaan   susah seperti ini kami sekeluarga kadang-kadang tidak makan atau hanya makan 1 kali sehari”,  ujarnya.

 Ia berharap ada uluran tangan dari Pemerintah Daerah,  terutama untuk bedah rumah agar Ia dan keluarganya bisa tinggal ditempat yang layak.

Sementara itu Perbekel Desa Alas Angker Wayan Sitama yang didampingi Kelian Dinas Banjar Pendem Wayan Budiasa
menyatakan jika keluarga Kadek Sandiarta memang tercatat sebagai KK Miskin dan sudah didaftarkan sebagai warga penerima bantuan bedah rumah. Pihaknya beberapa hari yang lalu, sudah melakukan verifikasi ke Dinas Sosial Provinsi Bali terkait pengajuan bedah rumah dan dalam waktu dekat rumah Kadek Sandiarta serta 4 KK miskin lainnya yg berasal dari Desa Alas Angker akan segera dibedah.

Lebih lanjut,  Wayan Sitama mengungkapkan bahwa secara keseluruhan dari 1.700 KK,  jumlah KK Miskin yang ada di Desanya adalah 607 KK dan sampai saat ini pihak terus mengupayakan pengentasan kemiskinan bagi warganya,  dengan penguatan-penguatan bantuan kemiskinan yang sudah dikucurkan oleh Pemprov Bali seperti Gerbangsadu dan Simantri.

Terkait dengan bantuan yang diberikan oleh Gubernur Bali,  pihaknya mengucapkan terimakasih atas seluruh perhatian yang telah diberikan untuk Desanya,  dan pihaknya akan berusaha secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Desanya sehingga jumlah KK miskin dapat berkurang secara bertahap.

Dalam kesempatan itu,  tim Biro Humas menyerahkan bantuan cepat  berupa beras dan uang tunai. Untuk bantuan berikutnya pihaknya akan koordinasikan lebih lanjut kepada Dinas terkait, yaitu Dinas Sosial Prov Bali. (humasbali/bpn)

Geguritan Jayaprana Dibaca Sehari Penuh di Pedawa

BALIPORTALNEWS.COM – Minggu (12/2/2017) diadakan kegiatan membaca geguritan Jayaprana di Pasraman Pasir Ukir, Desa Pakraman Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Kegiatan ini bisa-bisa dibilang spektakuler. Pasalnya, membaca geguritan Jayaprana digelar satu hari penuh yang belum pernah dilakukan sebelumnya di Bali bahkan di Indonesia.

I Kadek Satria, S.Ag, M.Pd.H, penggagas Membaca Geguritan Jayaprana Satu Hari Penuh yang juga pendiri Pasraman Pasir Ukir, mengungkapkan, acara ini digagas atas inisiatif untuk pelestarian budaya, agar tradisi mebebasan itu hidup lagi.

“Selain sebagai pelestarian tradisi mebebasan, kegiatan ini juga digelar untuk menteladani dan memakanai kisah Jayaprana yang di dalamnya termuat ajaran tentang subakarma (perbuatan baik) dan Asubhakarma (perbuatan baik),” ungkapnya.

Ajaran tersebut mengajarkan pelaksanaan perilaku baik yang akan memperoleh penyatuan (moksa) dengan Tuhan, sementara jika melalukan perbuatan buruk akan memperoleh kelahiran kembali secara berulang-ulang sebagai proses reinkarnasi.

Kisah Jayaprana bagi masyarakat Buleleng juga sudah melekat dan telah menjadi bagian dari masyarakat Buleleng. “Jayaprana memiliki cerita dan mitologi yang sangat lekat di hati masyarakat Buleleng, kisah ini setara dengan kisah Romeo dan Juliet di Eropa,” kata pria yang juga akademisi UNHI Denpasar.

Geguritan Jayaprana yang bersumber dari lontar Jayaprana dibaca dan dinyanyikan sekaa Santi Jati Luwih beranggotakan generasi muda yang merupakan salah satu kegiatan binaan Pasraman Pasir Ukir.  “Ini juga menarik, sebagaian besar penyanyi merupakan generasi muda,” kata Satria.

Adapun geguritaan Jayaprana yang dibaca terdiri atas 179 bait. Semua bait geguritan dilantunkan dengan tembang pupuh Ginada Jayaprana.

Kegiatan yang belum pernah digelar di Buleleng ini juga mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten Buleleng. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Putu Tastra Wijaya, Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kabupaten Buleleng. (tis/bpn)

Jelang Pilkada Buleleng, Pastika Minta Semua Komponen Masyarakat Turut Jaga Kondusifitas

BALIPORTALNEWS.COM – Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta agar semua komponen masyarkat turut menjaga kondusifitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Plkada) Kabupaten Buleleng yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari mendatang.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Pastika dalam sambutan singkatnya usai menerima Laporan Nota Singkat Pelaksana Tugas  dari Plt. Bupati Buleleng I Made Gunaja di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (10/2/3027).

Lebih jauh Pastika menyampaikan, dalam Pilkada Buleleng yang diikuti oleh dua pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati, perbedaan pendapat dan pilihan tentu saja ada namun  hendaknya perbedaan tersebut  berjalan sesuai dengan koridor sehingga Pilkada Buleleng akan dapat berlangsung dengan aman dan lancar sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku dan nantinya menghasilkan pemimpin pilihan masyarakat yang akan memimpin Buleleng  lima tahun kedepan.

“Perbedaan pendapat ataupun pilihan itu pasti ada, saya harapkan semua berjalan sesuai dengan koridor dan aturan yang ada.  Semua pihak turut jaga kondusifitas sehingga Pilkada akan berjalan dengan baik dan lancar,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Bali ini juga menyampaikan apresiasinya atas kinerja yang telah dilaksanakan oleh Plt. Bupati Buleleng sehingga kondusifitas Buleleng tetap terkendali dan tugas-tugas pemerintahan berjalan lancar.

Sementara itu, Plt. Bupati Buleleng I Made Gunaja dalam laporannya menyampaikan bahwasannya secara umum kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Buleleng dalam tahapan pelaksanaan kampanye Pilkada Tahun 2017 yang dimulai dari tanggal 4 November 2016 hingga saat ini tetap kondusif, seluruh komponen dan penyelenggara pemerintah daerah berhasil mengantisipasi secara dini setiap kemungkinan terjadinya konflik.

“Sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi dari pihak LSM, mahasiswa dan ormas yang akan melakukan aksi gangguan serta ancaman untuk menggagalkan Pilkada,” imbuhnya.

Made Gunaja juga melaporkan bahwa serangkaian kegiatan Pilkada telah dilaksanakan seperti deklarasi Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, sosialisasi pasangan Calon, debat kandidat pasangan calon Pilkada Buleleng melalui radio dan televisi serta  sosilaisasi tentang netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pilkada.

Tidak hanya terkait persiapan Pilkada, dalam laporan pelaksanaan tugasnya, Plt Bupati Buleleng juga menyampaikan bahwa  telah dilakukan pengukuhan /pelantikan pejabat daerah Kabupaten Buleleng sesuai dengan OPD yang baru  serta  dilaporkan pula capaian kinerja Kabupaten Buleleng pada tahun 2016 dimana untuk realisasi pendapatan mencapai 88,59 % , realisasi belanja daerah mencapa 87,96 %  dan realisasi fisik mencapai 99,08%.

Sementara itu Sekeretaris Daerah Provinsi Bali Cok Pemayun menyampaikan bahwa  pelaksanaan serah terima  Laporan Nota Singkat Pelaksanaan Tugas Plt. Bupati Buleleng diselenggarakan sesuai dengan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 130/707/51 tanggal 1 Februari 2017 yang menyatakan bahwa pelaksana tugas bupati menyerahkan nota singkat pelaksanaan tugas kepada Gubernur paling lambat seminggu sebelum berakhirnya masa tugas (11 Februari 2017) dan Gubernur akan meneruskannya  kepada Bupati Petahanan.

Dalam acara yang juga dihadiri Kepala OPD terkait dilingkungan Pemprov Bali serta jajaran Kabupaten Buleleng, dilakukan serah terima laporan  dari Plt Bupati Buleleng kepada Gubernur Bali  yang kemudian oleh Gubernur  diserahkan langsung kepada Bupati Buleleng Petahana  Putu Agus Suradnyana.

Rangkaian acara  diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima laporan nota singkat pelaksanaan tugas oleh Plt Bupati Buleleng, Bupati Buelleng Petahana dan Gubernur Bali. (humasbali/bpn)

Prihatin Kondisi Dadong Murdani, Pastika Kirim Bantuan Respon Cepat

BALIPORTALNEWS.COM – Keberadaan Dadong Murdani (72) hidup dengan dua anak dan salah satunya mengalami gangguan mental menuai simpati Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Merespon informasi yang tersebar melalui media sosial, Gubernur Pastika mengutus sejumlah staf Biro Humas dan Protokol (HP) Setda Provinsi Bali untuk mendatangi kediaman Dadong Murdani di Banjar Karya Nadi, Desa Rangdu, Seririt, Kabupaten Buleleng, Rabu (8/2/2017).

Selain diutus untuk mengirim bantuan respon cepat berupa 50 kg besar dan sejumlah uang tunai, tim Biro HP juga ditugaskan melihat langsung kondisi keluarga Dadong Murdani.

Ditemui di kediamannya yang cukup memprihatinkan, Dadong Murdani menuturkan kegetiran hidup yang harus ditanggungnya. Wanita renta ini hidup bersama dua anaknya Made Mudita dan Komang Artati. Ironisnya, Artati mengalami gangguan mental sehingga membutuhkan perhatian ekstra.

Untuk menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, Made Mudita bekerja sebagai pengayah tukang yang hanya dibayar Rp. 70 ribu/hari. Dan pekerjaan itupun tak diperoleh Mudita setiap hari. Karenanya, Dadong Murdani mencari tambahan penghasilan dengan membuat sarana bebantenan seperti bantal yang terbuat dari slepan (daun kelapa yang sudah tua,red). Dia pun tak memperoleh uang seberapa karena seribu biji bantal hanya dihargai Rp 13.000.

Sementara untuk penanganan kesehatan, keluarga ini telah tertanggung dalam Program JKN dan telah mengantongi Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sementara terkait kondisi rumahnya yang sudah mulai bocor, Kadus Karya Nadi I Made Suastika yang didampingi staff dari Kantor Desa Rangdu Seririt akan mengajukan bantuan rehab rumah bagi keluarga ini. Made Suastika mencatat, hingga saat ini masih terdapat 71 KK miskin di wilayah Desa Rangdu Seririt. Namun yang masuk ke daftar penerima raskin hanya 65 KK. (humasbali/bpn)

Rilis Data Resmi, BPS Soroti Tingkat Inflasi di Kota Denpasar dan Singaraja

BALIPORTALNEWS.COM – Kota Denpasar dan Singaraja mengalami tingkat inflasi cukup tinggi pada periode bulan Januari 2017. Angka inflasi itu antara lain dipicu kenaikan harga cabai rawit, biaya perpanjangan STNK dan tarif upah pembantu rumah tangga (PRT). Hal itu terungkap dalam rilis resmi yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, Rabu (1/2/2017).

Lebih jauh Adi Nugroho menerangkan bahwa tingkat inflasi di Kota Denpasar pada periode bulan Januari 2017 mencapai 1,39 persen dan Singaraja mencatat angka inflasi 1,79 persen. Inflasi di dua kota besar ini mendapat perhatian BPS Bali karena lebih tinggi dari tingkat inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,394 persen.

Menurut Adi Nugroho, ada 10 komoditas utama penyumbang inflasi di Kota Denpasar dan kenaikan biaya perpanjangan STNK sebesar 105,76 persen memiliki andil paling besar. Selain itu, kenaikan harga cabai rawit yang mencapai 72,32 persen dan kenaikan upah PRT sebesar 2,27 persen juga turut mempengaruhi angka inflasi di Kota Denpasar.

“Komoditas penyumbang inflasi lainnya adalah tarif pulsa ponsel, tarif listrik, harga mobil, BBM non subsidi, rokok kretek filter dan ikan jengki,” paparnya.

Sementara komunitas penyumbang angka inflasi di Kota Singaraja meliputi kenaikan harga cabai rawit, tarif listrik, biaya perpanjangan STNK, daging ayam ras, BBM non subsidi, buncis, tarif pulsa ponsel, ikan tongkol, telur ayam dan dan bayam.

Pada bagian lain, dipaparkan pula perkembangan nilai kumulatif ekspor barang asal Bali yang mengalami peningkatan dari US$ 498.681.698 pada periode Januari-Desember 2015 menjadi US$ 505.119.761 pada periode Januari-Desember 2016. Dengan kata lain, ujar Adi Nugroho, nilai ekspor Bali mengalami peningkatan sebesar 1,29 persen. Negara yang menjadi pasar utama ekspor Bali antara lain Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura dan Tiongkok. “Amerika Serikat masih menempati presentase tertinggi yaitu 25,52 persen dan disusul Australia 9,19 persen,” ujar Adi Nugroho seraya berharap agar kebijakan Amerika di bawah kepemimpinan presiden yang baru tetap berpihak pada pertumbuhan ekspor Provinsi Bali.

Sejalan dengan itu, keberadaan Industri Mikro Kecil di Provinsi Bali juga mengalami pertumbuhan positif di tahun 2016 yang mencapai 11,56 persen. Hal yang sama juga terjadi pada angka gini ratio (ketimpangan pengeluaran) yang ada pada kisaran 0,374 persen , lebih rendah dari rata-rata nasional yang mencapai 0,394 persen. (humasbali/bpn)

Lantik Plt. Bupati Buleleng , Pastika Imbau Jalin Hubungan Harmonis dengan DPRD

BALIPORTALNEWS.COMGubernur Bali Made Mangku Pastika secara resmi melantik Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Ir. I Made Gunaja, M.Si sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Buleleng, pasca Bupati beserta Wakil Bupati Buleleng melaksanakan cuti di luar tanggungan negara untuk mengikutikampanye pada Pilkada  di Buelleng di tahun 2017 mendatang, Selasa (8/11/2016) di Gedung Wiswa Sabha  Kantor Gubernur Bali.

Jabatan Pelaksana Tugas menurut Gubernur Pastika memang sangat singkat, namun sangat strategis dalam meletakkan fondasi penyelenggaraan pemerintahan, terutama mempersiapkan kabupaten Buleleng memasuki tahun 2017 dengan struktur organisasi perangkat daerah yang baru, serta dalam periode kepemimpinan Bupati yang baru hasil Pemilukada. Untuk itu, Pastika dalam berpesan agar  Pelaksana Tugas  benar-benar memahami tugas dan wewenang serta kewajiban Kepala Daerah, sebagaimana ditentukan dalam peraturan perundang-undangan, serta seluruh ketentuan Pemilukada.

Ia juga menghimbau Pelaksana Tugas agar menjalin hubungan yang harmonis dengan DPRD karena sesuai Undang-Undang memiliki kedudukan setara dan mempunyai hubungan kerja yang bersifat kemitraan, bisa menjalin hubungan yang konstruktif dan hierarkhis dengan pemerintah provinsi agar terbangun sebuah manajemen pembangunan daerah Bali yang terintegrasi, serta dalam memfasilitasi pelaksanaan Pemilukada bisa mengoptimalisasikan koordinasi dan mengefektifkan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, seperti KPUD, Panwaslu, Unsur TNI/POLRI, serta dengan pemuka masyarakat dan pemuka agama.

Tak kalah penting, Pelaksana Tugas pun diharapkan mampu menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam pelaksanaan Pemilukada, melalui penegakan hukum secara tegas, sehingga aparatur tetap mengemban tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, dengan selalu mengedepankan profesionalitas, serta melaksanakan pelayanan publik yang adil dan tidak dskriminatif.

“Pesan saya cuma itu, kalau semuanya bisa dijalankan dengan baik, saya yakin semuanya akan lancar-lancar saja dan sukses,” pungkas Pastika.

Disisi lain, Plt. Bupati Buleleng, Ir. I Made Gunaja, M.Si, saat diwawancara oleh awak media menyatakan  dirinya akan  melanjutkan program-program yang belum terlaksana di akhir tahun 2016 pasca pelantikan. Untuk itu Ia mengaku akan segera berkoordinasi secara eksternal dengan pihak DPRD maupun Forkompinda Kabupaten Buleleng, serta secara Internal bersama jajaran Pimpinan SKPD Kabupaten Buleleng, untuk mengetahui program yang sedang berjalan maupun belum untuk diprioritaskan segera dilaksanakan.

“Segala informasi yang berkaitan dengan pembangunan Buleleng akan memudahkan roda pemerintahan kedepannya,” ujar Gunaja.

Terkait pelaksanaan Pemilukada, Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan para Pimpinan SKPD untuk mengajak masing-masing jajarannya menjaga netralitas sehingga tercipta situasi yang stabil.

“Jika semua pihak dilingkungan PNS netral, saya yakin kondusifitas akan terjaga,” imbuh Gunaja.

Untuk diketahui, Ir. I Made Gunaja, M.Si ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Buleleng  melalui surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.51-10073 Tahun 2016 Tentang Penunjukan Pelaksana Tugas Bupati Buleleng Provinsi Bali. Dalam acara tersebut juga diselenggarakan serah terima Nota Pengantar Tugas Bupati Buleleng. (hmsprovbali/bpn)

 

Gandeng Fakultas Ekonomi Undiksha Kampanye Keselamatan Berkendara

BALIPORTALNEWS.COMTIM Safety Riding Astra Motor Bali, bersama group Astra lainnya terus mengkampanyekan pentingnya keselamatan berkendara.

Kali ini, sasaran kampanye keselamatan berkendara dilakukan di Singaraja, dengan menggandeng Fakultas Ekonomi, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Gedung Kesenian Gede Manik, Singaraja, Sabtu (5/11/2016).

Dalam kegiatan itu, menghadirkan tiga narasumber, yakni dari Satlantas Polres Buleleng yang diwakili Kanit Dikyasa, Ipda Oktamawan A, Alexandra Dewi (Astra Group), dan Yosepth klaudius Lisias—yang akrab disapa Yoyo (Tim Safety Riding Astra Motor Bali).

Kanit Dikyasa, Ipda Oktamawan. A, memandang kegiatan itu, sangat penting mengingat angka kecelakaan di Kabupaten Buleleng hingga saat ini masih tinggi. Hal tersebut dikarenakan kurangnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Pihaknya juga menyinggung pengendara hanya takut melanggar jika melihat petugas.

“Budaya dan kultur masyarakat kita perlu terus ditingkatkan kembali, terutama terkait tertib lalin karena tingkat kecelakaan itu mencapai 99% diawali dari pelanggaran. Karena itu, kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Astra Motor Bali bersama jajarannya dalam upaya menekan angka kecelakaan melalui kegiatan – kegiatan seperti ini,” kata Oktamawan.

Bagi Astra Motor Bali sendiri, kegiatan ini tidak hanya sebagai kampanye semata, namun gerakan nyata keberadaannya bisa bermanfaat bagi masyarakat dan negara.

“Kami tidak hanya fokus pada penjualan semata, namun hal ini merupakan bentuk dan bagian dari tanggungjawab kami kepada konsumen terutama pengguna sepeda motor Honda terutama dalam hal keselamatan berkendara. Sehingga nantinya tidak ada lagi korban sia-sia akibat kecelakaan di mana anak muda merupakan korban terbanyak ,“ ujarYoyo.

Sementara PIC Tim Safety Riding Astra Motor Bali, I Gusti Ngurah Agung Iswahyudi, menyatakan, kedepan kerjasama seperti ini harus terus ditingkatkan dengan menggandeng anak muda. Diharapkan apa yang menjadi tujuan dari kegiatan tersebut, bisa digetok tularkan kepada masyarakat luas, dan masyarakat Buleleng khususnya.

Selain pemaparan teori dan praktik terkait safety riding, di akhir kegiatan semua yang terlibat dalam kegiatan ini baik kepolisian, mahasiswa, dan jajaran Astra Group mebagikan flayer tentang keselamatan berkendara di ruas jalan Udayana. Bagi pengendara yang melintas dan tidak memakai helm standar SNI, panitia juga memberikan helm secara gratis, serta himbauan untuk lebih taat dan menjalankan prosedur keselamatan berkendara yang benar. (ngr/bpn)

 

BEDA, Bangkitkan Pergerakan Kreatif Pemuda Menuju Denpasar Kota Kreatif

BALIPORTALNEWS.COMGuna menyatukan visi-misi komunitas kreatif dengan Pemerintah Kota Denpasar sehingga bisa berkolaborasi dan membuat pergerakan yang lebih besar sebagai Kota kreatif berbasis budaya. Hal ini sebagai upaya membangkitkan semangat pemuda untuk terlibat dalam komunitas dan pergerakan kreatif.  Pemerintah Kota Denpasar yang mencanangkan diri sebagai Kota Kreatif melalui Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara terus berupaya mendorong para pemuda untuk terus mengembangkan industri kreatif dengan lebih memantapkan  Badan Kreatif Denpasar (Beda) sebagai komunitas kreatif Kota Denpasar.

Demikian disampaikan Kabag Perekonomian Made Saryawan saat rapat Pemuda Kreatif Kota Denpasar pada Jumat (30/9/2016) di Ruang Praja Madya Kantor Walikota  Denpasar.

Made Saryawan mengatakan, Badan Kreatif Denpasar yang juga menaungi beberapa komunitas pemuda seperti wirausaha, musik, videografi, arsitek, sinematofragi dan desain, serta unit bisnis akan lebih mudah membangkitkan semangat pemuda untuk terlibat dalam komunitas/pergerakan kreatif. Dengan cukup besarnya gairah anak muda berkreasi di Kota Denpasar saat ini, maka secara otomatis juga akan menyerap tenaga-tenaga yang kreatif juga.

Dimana tenaga tersebut juga akan memperoleh pendapatan dari hasil kerjanya, oleh karenanya kami berserta Dinas terkait akan menggerakkan untuk memfasilitasi sehingga Badan Kreatif Denpasar tersebut akan menjadi sarana belajar, berkumpul guna saling bertukar informasi.

Sementara Ketua Badan Kreatif Denpasar, Putu Hendika Permana mengatakan, badan ini dibentuk berdasarkan dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapi saat ini seperti, banyaknya komunitas kreatif di Denpasar dengan visi misi yang berbeda-beda. Untuk itu melalui Badan ini diharapkan mereka bisa menemukan solusinya seperti dapat menyatukan visi misi, menjadi jembatan antara komunitas dan pemerintah, serta mampu membangkitkan semangat pemuda untuk terlibat dalam pergerakan yang kreatif.

Menurut Hendika, dari Badan Kreatif Denpasar ini menaungi beberapa komunitas pemuda seperti wirausaha, musik, budaya, seni pertunjukan, videografi, grafis dan fotografi, arsitek dan desain, serta unit bisnis dan mereka semua diharapkan mampu berkolaborasi untuk menciptkan industri-industri ekonomi yang kreatif di Kota Denpasar sehingga roda perekonomian semakin maju.

"Kami melihat Pak Walikota Denpasar visinya sangat besar dalam memajukan industri kreatif di Denpasar, dan kami selaku anak muda merasa tertantang untuk mengembangkan kreatifitas dikalangan anak muda dan tidak hanya terpaku pada tourism saja, Industri kreatif juga dapat menjadi langkah untuk mendukung dan meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Hendika. (eka/humas pemkot dps/bpn)

Gubernur Pastika Bantu Dadong Siki Asal Seririt, Buleleng

BALIPORTALNEWS.COM – Derita Luh Siki (65) dikenal sebagai Dadong Siki yang sempat menjadi pemberitaan di sebuah media cetak, mendapat respon dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Tim utusan Gubernur Pastika pun kemudian menyambangi kediaman Dadong Siki di Dusun Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Buleleng, Rabu (21/9/2016).

Di usianya yang senja, Dadong Siki mulai sakit-sakitan, ia harus memikul tanggung jawab untuk menghidupi anak semata wayangnya, Luh Ayu 35, yang menderita gangguan jiwa sejak kecil. Kondisinya semakin diperparah  karena Ia  sudah tidak mampu berjalan.

Untuk bertahan hidup sehari-hari hanya dari bantuan dan kepedulian pemerintah setempat. Bahkan yang bersangkutan belum tersentuh bantuan dari pemerintah seperti bantuan beras miskin maupun uang tunai karena tidak memiliki Kartu Keluarga (KK)

Hasil pemantauan tim Biro Humas, Dadong Siki dan putrinya tinggal dia sebuah kamar berukuran 3 x 3 meter yang dibuatkan secara gotong royong oleh masyarakat dikoordinir oleh pihak dusun di sana.

Sementara menurut Perbekel Banjarasem yang menerima, I Gede Arya Jana, Dadong Siki pernah akan dititipkan di Panti Jompo setempat, namun ditolak karena nenek yang malang ini tidak mampu berjalan akibat luka di kakinya setelah jatuh.

“Maka untuk keperluan sehari-hari, masyarakat secara swadaya menyiapkan bantuan makanan hingga memasakannya karena kepedulian warga di sini sangat tinggi,” bebernya.

Selain itu, ditambahkannya, anaknya Luh Ayu juga sempat dirawat di RSJ bangli , ketika kondisnya  membaik akhirnya dipulangkan. “Namun setelah sampai di rumah, kondisinya memburuk lagi,” imbuhnya.

Kondisi Dadong Siki  yang memprihatinkan ini sempat menjadi viral di media sosial (medsos) dan mendapatkan banyak bantuan dari masyarakat yang peduli.

Tercatat  banyak relawan yang telah mengunjungi rumahnya serta memberi bantuan termasuk Dinas Sosial Kabupaten Buleleng.

Pada kesempatan itu Tim menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai dari Gubernur Pastika, dans elanjutnya  keadaan Dadong Siki akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan instansi terkait.

Tindakan responsif ini diharapkan semakin menggugah rasa kepedulian masyarakat terhadap keadaan sesamanya yang membutuhkan. (r/humas pemprov bali/bpn)