22.6 C
Denpasar
Senin, 19 November 2018

Sat Reskrim Polres Buleleng Rilis Kasus Ungkap Curanmor

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Bertempat di Ruang Press Room Subbag Humas Polres Buleleng pqda hari Senin (19/9/2017) pukul 13.00 Wita Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Mikael Hutabarat, S.H., S..I.K, seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, S.I.K., M.Si  didampingi Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP I Nyoman Suartika melaksanakan Jumpa Pers untuk melaksanakan rilis kasus Pencurian Kendaraan Bermotor yang dilakukan oleh tersangka inisial GSRI alias Kentung (24) dengan korban pelapor Ni Wayan Nanik Handayani (21) dengan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna emas (plat palsu) DK 3483 UD,  satu unit Spd. motor Honda Beat warna biru hitam yang telah dirubah menjadi Coklat Nopol DK 7355 SB dan satu unit Spd. Motor Honda Scoopy warna hitam DK 4336 VL

Saat pelaksanaan rilis yang dihadiri awak media cetak, radio, televisi dan online Kasat Reskrim Polres Buleleng menjelaskan bahwa  “Berdasarkan laporan polisi  LP/ 229/IX/2017/BALI/RES BLL 05 September 2017 Tentang pencurian sepeda motor dan dengan adanya laporan tersebut kami Anggota Opsnal Sat Reskrim kami melakukan penyelidikan dan pada hari Jumat tanggal 15 September 2017 sekira pukul 02.00 Wita dijalan kartini Anggota Opsnal Sat Reskrim Polres Buleleng melakukan pemeriksaan terhadap seseorang yang dicurigai dengan membawa kendaraan sepeda motor Honda Beat warna emas DK 3483 UD, setelah melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dibawa tersebut ternyata pelaku tidak bisa menunjukan data kendaraan yang dibawanya, kemudian kami introgasi laki-laki tersebut dan mengaku bernama dengan inisial GSRI Als Kentung dan mengaku telah mengambil kendaraan tanpa seijin pemilik dijalan tunjung pada tanggal 5 September 2017 dengan adanya hal tersebut dilakukan pengembangan lagi dan didapat dua kendaraan tanpa dilengkapi identitas yaitu sepeda motor scoopy DK 4338 VL dan Honda beat Nopol DK 7355 SB dari tangan pelaku,selanjutnya barang bukti dan pelaku diamankan di Polres Buleleng untuk dilakukan proses penyidikan dan modus operansi dengan menuntun kendaraan dalam keadaan mesin mati”.

Terhadap tersangka disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP dengan unsul Pasal Barang siapa mengambil barang yang sama sekali atau sebagaian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk memiliki barang itu dengan melawan hukum dengan menggunakan kawat besi warna hitam dan satu buah obeng kikir dan dilakukan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman 7 (tujuh tahun penjara. (humas-polres.buleleng/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Upacara Sertijab Waka Polres dan 3 Jabatan Lain di Polres Buleleng

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Polres Buleleng Bertempat di Lapangan Apel Polres Buleleng, pada hari Jumat (18//8/2017) Pukul 07.00 Wita telah berlangsung upacara Serah Terima Jabatan Waka Polres Buleleng, Kabag Ren Polres Buleleng, Kapolsek Banjar dan Kasat Reskrim Polres Buleleng.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, S.I.K., M.Si dan sebagai Komandan Upacara AKP I Made Mustiada,S.H., jabatan Kasubbag Dal Ops Bag Ops Polres Buleleng.

Upacara dihadiri oleh Para Kabag, Kasat, Kasi, Para Kapolsek, Perwira, Brigadir sejajaran Polres Buleleng, dan Perwakilan Bhayangkari Cabang Buleleng.

Berdasarakan Keputusan Kapolda Bali Nomor : Kep/370/VIII/2017, tanggal 9 Agustus 2017 Jabatan Waka Polres Buleleng diserah terimakan dari Pejabat Lama Kompol Michael R. Risakotta, S.H., S.I.K., yang selanjutnya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagmutjab Bag Binkar Ro SDM Polda Bali, kepada Pejabat Baru Kompol Ronny Riantoko, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat Kasubbagmutjab Bag Binkar Ro SDM Polda Bali,  Jabatan Kabag Ren Polres Buleleng diserah terimakan dari Kompol I Nyoman Kartika yang selanjutnya diangkat dalam jabatan baru sebagai Gadik Muda 5 SPN Polda Bali, kepada Kompol Made Widiana,S.H., yang sebelumnya menjabat Kasubbag Bin Gadik Gadik SPN Polda Bali, Jabatan Kapolsek Banjar diserah terimakan dari Kompol Anak Agung Ketut Gede Sena,S.H., yang selanjutnya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kaur Ham Subbidbankum Bidkum Polda Bali, kepada Kompol I Nyoman Surita, S.H., M.M., yang sebelumnya menjabat Gadik Muda 5 SPN Polda Bali, dan Jabatan Kasat Reskrim Polres Buleleng diserah terimakan dari AKP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., yang selanjutnya diangkat dalam jabatan baru sebagai Panit 1 Unit Subdit 3 Dit Reskrimsus Polda Bali, kepada AKP Mikael Hutabarat,S.H., S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Badung.

Dalam amanatnya Kapolres Buleleng menyampaikan sambutan yang pada intinya bahwa sl”Serah terima jabatan atau alih tugas di lingkungan Polri merupakan hal yg biasa dilaksanakan, karena alih tugas itu dilaksanakan bertujuan sebagai penyegaran organisasi, disamping untuk promosi jabatan yang lebih tinggi dari jabatan semula. Serah terima jabatan dilingkungan Polri mengandung makna penting dan strategis ditinjau dari upaya Polri untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi. Disatu sisi dengan serah terima jabatan akan terjadi regenerasi kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa ide-ide baru dan mampu menciptakan langkah kreatif dan inovatif dalam menjalankan roda organisasi”.

Sebelum mengakhiri amanatnya Kapolres Buleleng selaku Inspektur Uoacara menyampaikan penekanan diantaranya :

  • Pertama ciptakan lingkungan kerja yg kondusip, inspiratif dan komonikatif agar seluruh anggota termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaiknya bagi organisasi Polri pd umumnya dan Polres Buleleng pd khususnya.
  • Kedua jaga nama baik dan citra Polri di masyarakat hindarkan dari tindakan dan perbuatan tidak terpuji yg merugikan nama baik institusi serta galang kebersamaan diantara TNI dan Polri.
  • Ketiga bina seluruh personil bawahannya dan keluarganya agar dapat mendukung seluruh kegiatan dinas secara maksimal.

Upacara Serah terima Jabatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta berakhir pada pkl 07.30 wita. (humas-polres.buleleng/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SPN Singaraja Gelar Pelatihan Guna Meningkatkan Kualitas Kinerja Polri

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Dalam rangka meningkatkan kualitas, kompetensi dan kinerja personel Polri, diperlukan manajemen SDM yang transparan, akuntabel, profesional, bermoral, dan modern. Salah satu manajemen SDM Polri adalah dengan melaksanakan pendidikan & pelatihan.

Menyikapi hal tersebut, Kepolisian Daerah Bali menyelenggarakan pelatihan bagi personel Polri, bertempat di Sekolah Polisi Negara (SPN) Singaraja, Senin (3/7/2017). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel Polri Polda Bali dalam menunjang pelaksanaan tugas dilapangan.

Ka SPN Singaraja Kombes Pol. Jefri Yanus Endolemba Torunde, S.I.K. mengatakan pelaksanaan pelatihan berlangsung selama lima hari yaitu dari tanggal 3 sampai dengan tanggal 8 Juli 2017. Adapun materi pelatihan yang diberikan kepada para peserta adalah pelatihan Intelijen, Forensik, Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelatihan Perencanaan Anggaran.

Mantan Kapolres Karangasem ini menambahkan, para peserta pelatihan mendapatkan materi dari tenaga pendidik yang memiliki keahlian dibidangnya, dengan materi pelajaran meliputi 20% teori dan 80% praktek. “Dengan pola ini, para peserta pelatihan akan lebih cepat menguasai materi yang dilatihkan. Sehingga, usai mengikuti pelatihan dihararapkan para peserta dapat menguasai materi dan dapat mengaplikasikan dalam pelaksanaan tugas dilapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Pusat Laboratorium Forensik (Kalabfor) Cabang Denpasar Kombes Pol. Ir. Koesnadi, M.Si. turun langsung untuk memberikan praktek olah TKP. Kalabfor juga mengajarkan tentang cara mencari unsur mikro barang bukti (micro evidence) pada suatu TKP pembunuhan, karena akan menghubungkan rantai antara korban (victim), pelaku (suspect) dan TKP serta barang bukti (physical evidence) itu sendiri. “Dengan cara ini, dari satu TKP kita bisa mengungkap selain pelaku juga beberapa jenis kejahatan yang terlibat,” imbuhnya. (binaw/humas-poldabali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sejumlah Cafe di Singaraja Dirazia Polres Buleleng

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Guna memutus mata rantai Peredaran Narkoba serta untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Buleleng, Jumat (15/9/2017) pukul 23.00 Wita, Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng kembali menggelar razia cafe dan tempat hiburan malam di seputaran Kota Singaraja.

Saat pelaksanakaan kegiatan Sat Res Narkoba Polres Buleleng bersinergi dengan instansi lain seperti POM TNI dan Satpol PP serta fungsi kepolisian lainnya seperti Intel, Binmas, Sabhara dan Propam.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Buleleng AKP I Ketut Adnyana TJ, S.Sos, S.H., yang kali ini menyasar para Waitress, pengunjung serta pemilik cafe yang diduga terindikasi menggunakan narkoba.

Selain itu petugas juga melakukan pengecekan identitas diri serta barang bawaan baik itu waitress maupun pengunjung cafe.

Sebanyak 4 (empat) cafe di Razia Team Gabungan Sat Res Narkoba Polres Buleleng diantaranya Cafe Sahara di dekat terminal Desa Penarukan dengan jumlah waitress 20 orang dan telah dilakukan tes urine terhadap 2 orang waitress dengan hasil negatif, Cafe Mr. BIG di sebelah barat Terminal Penarukan dengan jumlah waitress 17 orang dan telah dilakukan pemeriksaan barang bawaan terhadap waitrees dan pengunjung tidak ditemukan barang- barang mencurigakan seperti narkoba ataupun obat terlarang lainnya, Cafe Kyu di Jalan Pidada  Banyuasri dengan jumlah waitress 24 Orang dan telah dilakukan test urine terhadap 3 orang waitress dengan hasil tes negatif, Cafe Palapa di Desa Tukad Mungga Kecamatan Seririt dengan jumlah waitress 20 orang dan telah dilakukan tes urine terhadap 1 orang laki-laki selaku pemilik Cafe dengan hasil tes negatif namun dari cafe tersebut ditemukan 6 orang waitrees tanpa identitas dan kini telah diserahkan kepada pihak Sat Pol PP guna proses lebih lanjut.

Kasat Res Narkoba Polres Buleleng saat dikonfirmasi mengenai razia tersebut seizin Kapolres Buleleng menjelaskan bahwa “Razia ini akan rutin kami lakukan di lokasi yang berpindah- pindah guna mempersempit ruang gerak para pengedar serta agar kami bisa memutus mata rantai dari peredaran Narkoba itu sendiri”, demikian penjelasan AKP I Ketut Adnyana TJ, S.Sos, SH. (humas-polres.buleleng/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Avansa Tabrak Ninja di Desa Gitgit

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Berdasarkan laporan dan informasi dari masyarakat tentang adanya kecelakaan lalu lintas, Polsek Sukasada kemudian menindak lanjuti informasi tersebut dipinpin oleh Aiptu I Made Budi Arcana mendatangi dan melakukan olah TKP awal atas kejadian Laka Lantas, Minggu (30/7/2017)

Bertempat di Jalan raya Singaraja – Denpasar  Km 9 – 10  wilayah Banjar dinas Gitgit, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng terjadi kecelakaan lalu lintas antara Kendaraan Toyota Avansa No. Pol  : DK 1170 IA  yang dikemudikan oleh I Wayan Murya (59) alamat Jl. Kebo Iwa / Banjar Krobokan, Padang Sambian Denpasar dengan Sepeda motor Kawasaki Ninja  No. Pol  : DK 6268 BV yang dikendarai oleh I Wayan Sutarawan (42) alamat Jl. Tukad Batanghari XI / 1 Denpasar.

Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut pengemudi sepeda motor Kawasaki Ninja an. I Wayan Suterawan mengalami luka robek pada paha sampai betis kanan dan tangan kanan patah, kondisi sadar di rawat RSUD Kab. Buleleng, sedangkan pengemudi Avansa I Wayan Murya dalam keadaan sehat.

Kronologis kejadian bermula dari Toyota Avansa DK 1170 IA datang dari arah selatan menuju utara mendahului kendaraan Pick Up yang identitasnya tidak diketahui yang ada di depannya, saat kendaraan Toyota Avansa menyalip kendaraan Pick Up  tiba- tiba dari arah berlawanan datang Spm kawasaki Ninja DK 6268 BV sehinga terjadi tabrakan antara Toyota Avansa dengan sepeda motor Kawasaki Ninja tersebut.

Atas kejadian tersebut kerugian materi ditafsir lebih kurang 20 juta rupiah. Untuk pengemudi Toyota Avansa I Wayan Murya saat ini diamankan di Polsek Sukasada untuk selanjutnya dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Sat Lantas Polres Buleleng guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Kami telah mengambil langkah langkah penanganan awal yang selanjutnya penanganannya akan segera dilimpahkan ke Sat Lantas Polres Buleleng,”  ujar Kapolsek Sukasada Kompol I Ketut Darmita, SS. (humas-polresbuleleng/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Buleleng Dilintasi Tour De Indonesia 2018

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Untuk pertama kalinya Buleleng akan menjadi salah satu lintasan dalam rangkaian kejuaraan Sepeda bertajuk Tour De Indonesia yang akan berlangsung tanggal 25 hingga 28 Januari 2018.

Ketua Harian Pengkab ISSI Buleleng, Wayan Ariasa usai melakukan audensi kepada Kapolres Buleleng Senin (22/1/2018) siang menjelaskan Tour De Indonesia yang mengambil start di Yogjakarta akan melintas di kabupaten Buleleng Minggu 28 Januari 2018. Adapun jarak tempuhnya mencapai 170 km dengan waktu tempuh 4 Jam.

Dipaparkan bahwa Tour De Indonesia tahun 2018  yang diikuti oleh 20 negara dibagi menjadi 14 tim akan mengambil start pada  Etape Pertama di Yogjakarta dan finish di  Ngawi, Jawa Timur , Etape Kedua mengambil start di  Madiun dan finish di Mojokerto. Pada etape ketiga dari Probolinggo menuju Banyuwangi. Etape kempat mengambil di Gilimanuk dan Finish di lapangan Puputan Renon Denpasar Bali. Dari Gilimanuk.

Ratusan  peserta yang telah mendaftarkan diri akan menuju Denpasar melalui lintasan jalan Gilimanuk-Singaraja melintasi  jalan Sudirman, Jalan Pahlawan, Jalan Veteran, Jalan Mayor Metra, Jalan Jelantik Gingsir via Gitgit –Baturiti dan menuju finish di lapangan Puputan badung. Buleleng sebagai salah satu wilayah lintasan menurut ketua harian ISSI Wayan Ariasa telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terutama pada lintasan yang dinilai rawan karena kondisi jalan maupu adanya lintasan yang sering dilintasi oleh binatang. “Kami panitia lokal akan telah melakukan sosialisasi mengenai jalur yang akan dilintasi sehingga pada saatnya nanti lintasan itu bisa aman dari aktifitas,” ujarnya.

Sementara itu Kasat lantas Polres Buleleng  Adi Sulistio Utomo mengaku telah siap untuk mengamankan lintasan yang akan dilalui oleh peserta Tour De Indonesia. Apalagi Sulitio Utomo yang sempat bertugas di Bukit Tinggi mengaku sudah memiliki pengalaman dalam mengamankan Tour De Singkarak. Dua lokasi masing-masing kawasan Pulaki di Kecamatan Gerokgak dan kawasan Puncak Wanagiri di Kecamatan Sukasada akan menjadi atensi khusus pihak kepolisian. “Bukan hanya jalan berlubang tapi juga binatang liar, aktifitas masyarakat juga perlu mendapat atensi sehingga H-1 harus sudah disterilkan,” ungkapnya. (humas-konibll/bpn)

Polsek Singaraja Tangkap Pelaku Curanmor

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Warga Desa Bakti Seraga dikejutkan dengan ulah dua orang pria yang tiba-tiba melarikan diri dan membuang sepeda motornya saat hendak ditanya polisi yang sedang berpatroli di Gang Bina Putra, Bakti Seraga, Buleleng, Rabu (21/6/2017) pukul 04.00 Wita. Sontak saja, polisi sangat kaget, curiga dan langsung melakukan pengejaran terhadap pria tersebut.

Pria tersebut lari dengan cepat ke arah pemukiman warga, sehingga polisi kesulitan menemukannya. Kemudian polisi melakukan identifikasi terhadap sepeda motor Honda Scoopy warna merah putih bernomor plat DK 2891 UA yang dibuang pelaku. Hasil identifikasi, dapat diketahui bahwa pemilik motor tersebut bernama Pandi Tarizar yang merupakan salah satu warga Bunut Panggang, Kaliasem.

Polisi segera bergerak dengan mengecek dan mendatangi langsung ke rumah Pandi Tarizar dan ternyata sepeda motor tersebut hilang dalam keadaan stang terkunci. Selanjutnya Unit Lidik dibawah pimpinan Panit I Reskrim Polsek Singaraja Iptu Darma Diatmika melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Dalam waktu kurang dari tiga jam polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap para tersangka. Dari data yang diperoleh, kedua pelaku diketahui bernama Putu J T A alias Cecep (18) yang merupakan warga Galiran, Bakti Seraga, Buleleng dan F alias Udik (21) yang merupakan warga Kampung Kajanan, Buleleng.

Kapolsek Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma, S.H., M.M. membenarkan adanya penangkapan tersebut. Polisi berhasil mengamankan dua sepeda motor sebagai barang bukti dalam kasus tersebut, antara lain satu sepeda motor hasil curian di TKP Desa Kaliasem dan satunya lagi sepeda motor yang digunakan pelaku saat menajalankan aksinya.

“Saat ini, para pelaku dan barang bukti sudah diamankan ke Polsek Singaraja untuk diproses lebih lanjut dan mereka sudah mengakui melakukan pencurian. Kita akan terus kembangkan kasus ini,” ujar Kapolsek Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma, S.H., M.M. saat dikonfirmasi via telepon. (humas-polresbuleleng/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sat Res Narkoba Polres Buleleng Tangkap Tersangka Pengedar Sabu

BALIPORTALNEWS.COM, POLRES BULELENG – Satuan Reserse Narkoba Polres Polres Buleleng hari ini Rabu, 7 Juni 2017 Pukul 11.00 Wita kembali melaksnakan Release Kasus Pengungkapan Narkoba jenis Sabu.

Release dilaksanakan di Ruang Press Room Subbag Humas Polres Buleleng oleh Kasat Res Narkoba Polres  Buleleng AKP I Ketut Adnyana, T.J , S.Sos, SH didampingi Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP I Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, S.I.K, M.Si dengan menghadirkan  tersangka Inisial I Ketut A alias Ketut Adi, Laki, umur 34 tahun, Pekerjaan Swasta, alamat Banjar Dinas Corot, Desa Cemoaga, Kecamatan Banjar, Kab. Buleleng.

Kasat Res Narkoba Polres Buleleng Dalam pelaksanaan Release menjelaskan bahwa “Pada hari Selasa tanggal 30 Mei 2017 pukul 14.00 wita anggota Unit Reskrim Polsek Singaraja telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahguna narkoba atas nama Ketut A alias Ketut  Adi di Sebuah Rumah Kos Jalan Seririt Singaraja, Banjar Dinas munduk Desa anturan, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng dimana pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti seperti tersebut diatas dan selanjutnya terhadap tersangka dan barang bukti lainnya di bawa ke kantor Polisi dan diserahkan ke Sat ResNarkoba Polres Buleleng guna dilakukan penyidikan lebih lanjut”

Dari tersangka Ketut A alias Ketut Adi disita :

  • 1 (satu) paket plastic kecil yang didalamnya berisi butiran Kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0,10 gram brutto (0,07 gram netto)
  • 1 (satu) buah bong alat isap sabu
  • 1 (satu) buah Korek api gas
  • 1 (satu) Buah tabung kaca

Dan kepada tersangka Ketut A alias Ketut Adi disangkakakan melqnggar Pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pada kesempatan Release tersebut jugabdilaksnakan Release Pengungkapan Kasus Narkotika Jenis Sabu dengan tersangka inisial I Nyoman TN alias Tangkas, Laki, umur 37 tahun, Buruh, Alamat Banjar Dinas Kaja Kauh, Desa Tamblang, Kec.Kubutambahan, Kab. Buleleng dan Tersangka atas nama Made SA alias Sari, laki, umur 38 tahun, Wiraswasta, Alamat Banjar Dinas Tangkid Desa Tamblang, Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng.

Dalam kasus ini Kasat Res Narkoba menjelaskan “Bahwa sebelumnya Sat Res Narkoba mendapat informasi dari masyarakat Desa Kubutambahan bahwa telah terjadi transaksi narkotika di Desa Kubutambahan, selanjutnya anggota Sat Res Narkoba Polres Buleleng melakukan penyelidikan dan kemudian pada hari Minggu tanggal 4 Juni 2017 sekira Pukul 01.00 wita di Banjar Dinas Cemara, Desa Kubutambahan, Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka I Nyoman TN alias Tangkas yang mana setelah dilakukan penggeledahan ditemukan terlapor sedang membawa, menguasai yang diduga narkotika jenis shabu sebanyak 1 (satu) plastik kecil yang dibungkus dengan kertas timah bekas rokok yang dimasukkan didalam potongan pipet plastik warna biru yang dipegang dengan menggunakan tangan kiri terlapor dan 1 (satu) unit handpone merek nokia warna hitam kombinasi biru pada saku celana terlapor, selanjutnya terlapor dan barang bukti lalnnya dibawa ke Mapolres Buleleng guna proses lebih lanjut. Setelah dilaksnakan pemeriksaan dijelaskan tersangka bahwa Narkoba Jenis Sabu tersebut disapat dengan membeli dari Tersangka inisial Made SA alias Sari.

Berdasarkan keterangan yang didapat Sat Res Narkoba selanjutnya pada hari Minggu, tanggal 04 Juni 2017, sekira pukul 02.00 wita, dilakukan penangkapan terhadap tersangka inisial Made SA alias Sari yang mana sebelumnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka lain yang bernama Nyoman T N alias Tangkas di Jalan Desa Kubutambahan, Kec. Kubutambahan, Kab Buleleng, selanjunya dilakukan pengembangan ke tersangka Made SA di Rumahnya di Banjar Dinas Tangkid, Desa Tamblang, Kec. Kubutambahan, Kab Buleleng dan selanjutnya melakukan penggeledahan, dan setelah dilakukan penggeledahan ditemukan, 2 paket plastik plip yang didalamnya berisikan butiran bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat 1,69 gram brutto 1,39 gram netto) dan 2,22 gram brutto 1,92 gram netto) yang dimasukkan kedalam kotak rokok sampoerna warna putih, 12 (dua belas) paket plastik kecil yang didalamnya berisikan butiran kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat masing-masing 0,17 gram brutto (0,12 gram netto), 0,18 gram brutto 0,13 gram netto), 0,20 gram brutto 0,15 gram netto) 0,20 gram brutto 0,15 gram netto), 0,17 gram brutto 0,12 gram netto), 0,17 gram brutto 0,12 gram netto), 0,20 gram brutto 0,15 gram netto), 0,19 gram brutto 0,14 gram netto), 0,17 gram brutto 0,12 gram netto), 0,19 gram brutto (0,14 gram netto), 0,18 gram brutto 0,13 gram netto), 0,21 gram brutto 0,16 gram netto), yang masing-masing dibungkus dengan kertas timah rokok selanjutnya dimasukkan kedalam masing-masing potongan pipet warna biru yang semuanya dimasukkan ke dalam botol plastik warna biru bekas minuman mizone, 2 (dua) potongan pipet warna putih yang salah satu ujungnya diruncingkan, 1 (satu) buah Hp merk Nokia warna biru, Uang tunai sebesar Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) yang mana kepemilikannya diakui oleh terlapor sendiri, dengan ditemukan barang bukti tersebut terlapor dan barang bukti lainnya yang ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika di bawa ke Kantor Polisi guna proses penyidikan lebih lanjut. Kasus ini masih dalam proses penyidikan Sat Res Narkoba Polres Buleleng.

Kepada Tersangka I Nyoman TN alias Tabgkas disangkakan melanggar Pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan terhadap Tersangka Made SA alias Sari disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (humas-polresbadung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Dr. Deby Vinski dianugerahi Gelar Bangsawan & Award Sri Ratu Nilasari Saraswati dari Kerajaan Buleleng

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Indonesia merupakan Negara yang besar karena memliki warisan budaya yang sangat kaya dan merupakan Negara dengan jumlah kerajaan dan kesultanan yang terbanyak didunia, tercatat lebih dari 100 kerajaan/kesultanan.

Dr. Deby Vinski, MScAA,PhD perempuan cantik berprestasi yang selalu mengharumkan nama bangsa dikancah International, yang sekaligus juga penasihat Majelis Agung Raja Sultan Indonesia (MARS) yang terdiri dari Para Raja, Sultan, Penglingsir, dan Kepala Adat se-Indonesia merasa sangat bangga dengan kekayaan budaya  bangsa Indonesia ini.

Bertempat di Istana Puri Agung Kerajaan Buleleng Singaraja, Bali pada hari Sabtu, 9 September 2017 lalu telah di selenggarakan acara Malam Penganugerahan di Puri Agung Singaraja Bali (Puri Gede Buleleng).

Dr. Deby adalah lulusan Master dari Dresden University di Jerman dan meraih gelar Doktor dari Institute of Bioregulator dan Gerontology Rusia – semua dengan gelar Cum Laude, yang juga dikenal sebagai the Queen Of Anti aging, juga memegang jabatan sebagai Presiden Badan Akreditasi Anti- aging Dunia (WOCPM) di Paris yang beranggotakaan 74 negara, telah dipilih untuk mendapatkan penghargaan tertinggi dari Yang Mulia Raja Anak Agung Ngurah Ugrasena.

Gelar yang diberikan untuk Dr. Deby Vinski menjadi “SRI RATU Nilasari Saraswati” yang merupakan gelar tertinggi dan artinya diberkati dengan kekuatan penuh oleh Tuhan dan Dewa Alam Semesta, dan jika dalam bahasa Indonesia dan bahasa Sansekerta lontar Istana berarti Ratu Bidadari Kayangan yang memiliki Inti Kekuatan dari Para Dewa.

Sedangkan Saraswati merupakan nama dewi utama merupakan sakti dari Dewa Brahma sebagai Dewa Pencipta. Dewi Saraswati merupakan Dewi cantik yang menurunkan Ilmu Pengetahuan  kepada manusia yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara dalam menjalani kehidupan.

Hari raya Saraswati dirayakan tiap 6 bulan (210 hari) sekali yaitu pada hari Sabtu umanis wuku Watugunung. Pada hari Saraswati, Umat Hindu memuja Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi raswati. Dewi Saraswati merupakan simbol dari kekuatan Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam menciptakan/menurunkan ilmu pengetahuan. Kekuatan Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya dilambangkan dengan seorang Dewi yang cantik bertangan 4 (empat) dengan memegang alat musik, genitri, pustaka suci, serta bunga teratai.

Dr. Deby Vinski dianugerahi gelar ini karena dianggap sangat berjasa luar biasa besar dan mulia dalam perhatian, membantu baik moril materiil demi pelestarian Adat Seni Budaya Keraton-Keraton Nusantara.

Selain Dr. Deby Vinski juga yang mendapatkan penghargaan adalah dr. Natasha Vinski yang merupakan putri dari Dr. Deby yang juga CEO dari Vinski Tower (pusat anti-aging dunia). dr. Natasha menerima penghargaan The Most Esteemed Outstanding Personality Award dari Yang Mulia Raja Anak Agung Ngurah Ugrasena.

Natasha seorang pengusaha aeronautical baik di Indonesia maupun Singapore dianggap memiliki kepedulian yang besar dalam budaya, kemanusiaan, kesejahteraan sosial dan pariwisata. Meski berusia muda Natasha telah 8 tahun aktif dalam kegiatan sosialnya LOVE HUMANITY.

Sebelumnya Dr. Deby Vinski pernah meraih berbagai penghargaan International atas prestasinya di bidang Ilmu pengetahuan seperti Socrates Award dari Oxford Inggris, Award dari Geneva swiss dan beliau juga pernah mendapatkan gelar bangsawan “Kandjeng Mas Ayu” dan “Kandjeng Mas Adipati” dari Keraton Surakarta yang diserahkan oleh ketua MARS Sinuhun Panembahan Agung Tedjowulan. Begitu juga dengan dr. Natasha Vinski juga pernah mendapat gelar “Kandjeng Mas Ayu”.

Acara di puri Agung kerajaan Singaraja Buleleng pada Sabtu malam lalu berlangsung hikmat dan meriah dibuka oleh tarian selamat datang tradisional Bali dan doa, serta dihadiri oleh para Raja dan Sultan Nusantara dan tamu penting dari berbagai daerah sebagai penghormatan dan silaturahmi kepada Raja Anak Agung Ngurah Ugrasena dan kerabat Puri Agung The Royal Palace Singaraja Buleleng Bali yang sudah dikenal ke mancanegara. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
10PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
22PelangganBerlangganan