27 C
Denpasar
Sabtu, 20 Oktober 2018

Wagub Sudikerta Berbaur Hadiri Upacara Adat di Bangli

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta dengan didampingi Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, I Nengah Laba, berbaur bersama masyarakat setempat untuk melaksanakan persembahyangan serangkaian Karya Ngusabha Pengoot Emping di Pura Penataran Puseh Bale Agung Desa Pekraman Jelekungkang, Desa Taman Bali, dan juga Karya Pujawali Lan Padudusan Agung di Pura Anyar Tirta Empul Desa Tembuku Kaja, Tembuku, Bangli, Selasa (7/11/2017).

Dalam dharma wacananya, Sudikerta menyampaikan pada hakekatnya upacara atau yadnya merupakan wujud rasa syukur dan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pelaksanaan upacara juga untuk memohon perlindungan dan kesejahteraan sekala dan niskala. Untuk itu pihaknya mengingatkan agar dalam ber-yadnya dilaksanakan sesuai dengan kemampuan krama.

“Pelaksanaan yadnya merupakan rasa bhakti, suatu persembahan suci yang dilaksanakan dengan tulus ikhlas. Jadi saya ingatkan kembali dalam beryadnya lakukanlah sesuai kemampuan, jangan sampai membebani warga. Lakukan yadnya dengan gotong royong dan saling membantu antar sesama,“ katanya.

Lebih jauh, Sudikerta berharap serangkaian karya yang harus dilaksanakan, warga tidak lupa untuk menjaga kesehatannya. Karena dengan badan yang sehat akan mampu untuk melaksanakan yadnya dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sudikerta juga mengingatkan agar dalam membuat sesajen/banten hendaknya selalu menggunakan buah lokal. Persembahan dengan menggunakan buah lokal merupakan wujud terima kasih kita.

Pada kedua tempat tersebut, Sudikerta menyerahkan punia untuk meringankan beban krama dalam melaksanakan yadnyanya. Bendesa Desa Pakraman Jelekungkang, I Wayan Wirya mengucapkan terimakasihnya atas kesediaan Wakil Gubernur Bali untuk menghadiri upacara dan bersembahyang bersama masyarakat. Turut hadir pula Anggota DPRD Bali, Wayan Gunawan dan mantan Komisioner KPI Bali, Komang Suarsana. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wagub Sudikerta Libatkan Peran Pramuka dalam Penanggulangan Pasca Bencana Kintamani

BALIPORTALNEWS.COM – Rasa prihatin dan duka mendalam yang dirasakan Wagub Ketut Sudikerta, membuat hatinya terketuk untuk kembali meninjau penanggulangan pasca bencana yang terjadi di daerah Kintamani, Bangli, Rabu (15/2/2017).

Peninjauan kali ini yang dilangsungkan di Posko Unit Kintamani berlokasi di Kantor Camat Kintamani, Wagub Sudikerta yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwarda Bali  melibatkan Gerakan Pramuka Peduli yang diasuhnya untuk ikut menjadi relawan penanggulangan bencana baik berupa pengumpulan bantuan materiil dan non materiil maupun turun langsung kelapangan melakukan penanggulangan.

Pada kesempatan itu, Wagub Sudikerta menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap adanya musibah bencana, salah satunya dengan tetap menjaga keharmonisan alam dan selalu menjaga lingkungan, serta tak lupa mohon keselamatan kepada Tuhan.

“Keharmonisan alam sangat penting, kita wajib menjaga lingkungan kita, jika ada lahan yang gundul maka perlu kita reboisasi, selalu ingat dengan Tuhan, itu akan bisa menjauhkan kita dari musibah,” ujar Sudikerta seraya menyampaikan ucapan terimakasihnya terhadap empati masyarakat yang sangat tinggi untuk ikut peduli terhadap sesama dengan menyalurkan berbagai bentuk bantuan.

Terkait berbagai bantuan yang diterima, Wagub Sudikerta menghimbau Komandan Kodim (Dandim) 1626 Bangli selaku penanggung jawab posko bantuan agar mendata setiap bantuan yang datang, dan yang terpenting dalam penyaluran diharapkan bisa secara merata dan tepat sasaran.

“Bantuan-bantuan yang diterima tolong disalurkan dengan seksama, jangan sampai salah sasaran, harus kita berikan kepada warga yang berhak yang menjadi korban bencana,” jelas Sudikerta.

Lebih jauh, dalam waktu dekat ini sebagai rencana penanggulangan terhadap warga korban bencana yang kehilangan rumahnya, Wagub Sudikerta berencana melibatkan Unsur TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta gerakan pramuka untuk ikut membantu pengerjaan pembangunan bedah rumah.

Pihak BPBD pun diharapkan terus melaksanakan penanggulangan bencana dilokasi, serta mengevakuasi warga yang masih berada didaerah-daerah rawan agar musibah tidak terulang kembali.

Ditambahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali, I Ketut Wija yang juga menjabat Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Bali bahwa dilibatkannya gerakan pramuka merupakan satu bentuk implementasi pengetahuan yang didapat.

Disamping juga tanggap bencana dalam gerakan pramuka peduli. Ia juga menjelaskan gerakan tersebut tidak hanya sebatas memberikan bantuan tenaga di dapur umum dan evakuasi, namun juga dalam hal penggalian dana bantuan. Hingga saat ini, gerakan tersebut menurutnya sudah berhasil mengumpulkan dana sekitar 109 juta yang akan disalurkan di 3 kabupaten yang mengalami bencana, yakni masing-masing daerah Banyuning,  Singaraja sekitar 26 juta, daerah Tianyar, Karangasem sekitar 21 juta, serta daerah Kintamani, Bangli sekitar 62 juta.

Tak hanya gerakan pramuka, jajaran staf di instansi yang dipimpinnya juga berhasil mengumpulkan dana bantuan secara spontan sebesar 8 juta lebih yang akan disalurkan untuk korban bencana daerah Kintamani. Tak ketinggalan, seluruh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang menjadi mitra kerja Disnakertran Prov Bali menurutnya juga dilibatkan dalam menggalang berbagai bantuan, yang diantaranya berupa sembako, pakaian layak pakai, mie instant dan sebagainya.

Sebelumnya, Wagub Sudikerta juga berkesempatan menyambangi lokasi bencana di daerah Banyuning, Singaraja untuk menyerahkan sejumlah uang santunan serta dana bantuan hasil penggalian gerakan pramuka, serta untuk memberikan dukungan moril agar para korban bisa tabah menghadapi musibah tersebut. (humasbali/bpn)

Bupati Eka Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Kintamani

BALIPORTALNEWS.COM – Berbagai pihak berupaya menggalang bantuan bagi para korban musibah bencana alam tanah longsor di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. termasuk yang dilakukan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabanan, yang secara sukarela menghimpun dana untuk membantu para korban yang tertimpa musibah.

Bantuan sukarela tanggap bencana ASN Pemkab Tabanan senilai Rp 200 juta itu diserahkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kepada Bupati Bangli I Made Gianyar, di Wantilan Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli, Senin (20/2/2017). Jumlah tersebut pun bertambah, karena Bupati Eka secara pribadi juga memberikan sumbangan Rp 100 juta.

Selain itu, selaku Ketua Dewan Penasihat Yayasan Siwa Agung Jagadhita Bali, juga menyerahkan bantuan satu truk sembako beserta uang tunai Rp 8,6 juta. Bantuan tersebut dihimpun dari seluruh sisya Perguruan Siwa Murti se-Bali. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan juga Ketua Umum Yayasan Siwa Murti, Dr. Jero Mangku Made Subagia beserta seluruh sisya.

Bupati Eka menyampaikan bela sungkawa terhadap para korban bencana di Desa Songan B. “Kami datang ke sini untuk berbagi kasih. Apalagi beberapa hari ini saya lihat banyak sekali yang jadi korban (bencana) di Bangli. Sebetulnya, bencana tidak hanya di Bangli. Di Tabanan, di Candikuning juga ada longsor. Tapi yang paling berat kita rasakan di sini (Kintamani),” ujarnya.

Secara pribadi, katanya, kegiatan berbagi kasih dan kepedulian kepada korban bencana ini, salah satunya didorong keinginan untuk menjadi pribadi yang berguna kepada sesama. Termasuk kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

Sementara Bupati Bangli I Made Gianyar, mewakili masyarakat, khususnya para korban bencana longsor, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bupati Eka dan jajaran OPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Begitu juga kepada Yayasan Siwa Agung Jagadhita Bali dan Perguruan Siwa Murti. (ita/bpn)

Sekda Provinsi Bali Cok Pemayun Terjun ke Lokasi Bencana Songan

BALIPORTALNEWS.COM – Menindaklanjuti arahan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang sudah sempat meninjau lokasi tanah longsor di Desa Songan, Kecamatan Kintamani Bangli pada (14/2/2017), maka Sekretaris Daerah Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun kembali meninjau lokasi bencana guna memastikan perkembangan terbaru Penanganan korban dan  relokasi para korban, pada Rabu (15/2/2017).

Dalam kesempatan itu, Sekda yang akrab disapa Cok Pemayun tersebut mengintruksikan kepada tim penanggulangan bencana agar mempercepat data  inventarisasi dampak tanah longsor terutama inventarisasi rumah yang terkena dampak bencana.

“Saya minta rumah-rumah yang terkena dampak segera diinventarisasi dan didapatkan data yang pasti, agar kami bisa menindaklanjuti terkait pembangunan rumah maupun hal-hal lainnya, terkait anggaran kami sudah siapkan”, jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi kerja tim yang ada di lapangan, namun Cok Pemayun tetap meminta kepada para tim agar tetap siaga dan tetap menjaga komunikasi dengan pemerintah terkait hal-hal yang dibutuhkan dilapangan sehingga komunikasi dapat berlangsung dua arah.

“Saya minta komunikasi BPBD Kabupaten, Kota dan Provinsi harus diperkuat, karena bencana alam itu tidak ada yang mampu mencegah. Fokus terhadap kinerja yang mengedepankan pada konsep ‘Mitigasi’ atau mengurangi korban,  mengingat cuaca buruk masih akan terjadi beberapa minggu ke depan, sehingga sangat penting dilakukan mitigasi atau pengurangan jumlah korban”, ujarnya.

Disamping itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat yang masih ada di lereng pegunungan agar segera mengamankan diri, mengingat akhir-akhir ini cuaca ektrim masih sering terjadi.

Pada momentum itu, Cok Pemayun yang juga didampingi oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali meninjau salah satu lokasi tanah longsor yaitu di Dusun Yeh Ampeh. (humasbali/bpn)

Personil Polres Badung Lakukan Kebersihan Lingkungan di Posko SKB Susut Bangli

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Ratusan Personil Polres Badung yang di BKO kan di Polres Bangli dalam rangka Operasi Aman Nusa II 2017 mengantisipasi terjadinya erupsi Gunung Agung tak tinggal diam.

Ratusan Polisi tersebut, membantu dalam menjaga kebersihan lingkungan, memberikan himbauan menjaga kesehatan serta mejaga keharmonisan di lingkungannya.

Seperti halnya yang dilaksanakan pada hari ini, Senin (4/12/2017) Personil Polres Badung membersihkan halaman di Posko Pengungsian SKB Susut Bangli guna menjaga kebersihan lingkungan yang berdampak pada kesehatan para pengungsi.

Selain membersihkan lingkungan sekitar Posko, beberapa personil tampak membantu para pengungsi untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih, dimana personil mengangkat air bersih dari penampungan menuju dapur umum dan kamar mandi umum para pengungsi.

Perwira pengendali IPTU I Made Murdawan yang memimpin pasukan BKO mengungkapkan “kami berupaya meringankan beban para pengungsi, hal kecil yang kami lakukan hari ini mulai dari pembersihan halaman posko, membantu mengangkat air bersih serta sedikit menghibur para pengungsi dapat meringankan beban mereka (pengungsi),” ucap IPTU Murdawan yang menjabat Kasi Propam di Polres Badung ini. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Masyarakat Diminta Manfaatkan Pelayanan Kesehatan Keliling Gratis RS Mata Bali Mandara

BALIPORTALNEWS.COMMasyarakat yang letaknya di pedesaan diharapkan dapat memanfaatkan pelayanan  kesehatan gratis keliling yang dilakukan oleh Pemprov Bali melalui Rumah Sakit Mata Bali Mandara dengan sistem jemput bola. Mengingat 60% penduduk Bali berada pada pedesaan dan sering kali mereka terkendala jarak untukmelakukan pemeriksaan kesehatan. Demikian disampaikan Wakil  Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat meninjau pelaksanaan Bakti Sosial R Mata Bali Mandara yang bekerjasama dengan KKN PPM UNUD XIII 2016 bertempat di Wantilan Desa Demulih, Kecamatan Susut-Bangli pada Sabtu (20/8/2016).

"Dengan pelayanan jemput bola seperti ini, akan meringankan beban masyarakat baik dari biaya pengobatan serta ongkos transportasi menuju puskesmas maupun rumah sakit yang jauh dari tempat tinggalnya. Terlebih bagi mereka yang mengidap gangguan pada penglihatan ," ujar Sudikerta.

Lebih lanjut Wagub Sudikerta juga mengingatkan masyarakat yang sudah memiliki kartu  e  JKBM untuk memanfaatkannya jika memerlukan pelayanan kesehatan baik itu di pukesmas ataupun di rumah sakit milik pemerintah.

Disamping itu, ia juga mengapresiasi keterlibatan dari para mahasiswa KKN  dalam kegiatan tersebut, sebagai bentuk nyata dari pengabdian kepada masyarakat serta pengimplementasi ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah selama ini. Selain memberikan pelayanankesehatan kepada masyarakat, mahasiswa juga diminta sekaligus memberikan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit  Mata  Bali Mandara dr.Ni Made Yuniti, mengungkapkan bawa bakti sosial seperti ini secara rutin telah dilaksanakan setiap 2 minggu sekali ke Kab/Kota se-Bali dalam program "Kami datang, Penglihatan Terang". Untuk kegiatan yang dilakukan kali ini pihaknya berjasama dengan mahasiswa kkn ppm UNUD. Mahasiswa memiliki tugas untuk memberikan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat serta mencari masyarakat yang membutuhkan pengobatan.

Sedangkan pihak RS Mata Bali Mandara menyediakan  pelayanan berupa pemeriksaan mata, pemberian kacamata gratis, pemeriksaan kesehatan secara umum serta operasi katarak.  “Untuk operasi katarak, kami telah menyediakan Mobil khusus agar para tim medis dapat langsung melakukan tindakan", ujarnya.

Ia berharap dengan kegiatan inovasi pelayanan Publik pada bidang kesehatan ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Masyarakat setempat terlihat sangat antusias untuk memperoleh pelayanan kesehatan tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh Ni Ketut Samer (60th), yang merasa senang dan bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut. Ia mengaku memiliki penglihatan yang kabur, dan selama ini belum pernah melakukan pemeriksaan karena tempat tinggal yang jauh dari puskesmas, selain itu tidak ada pihak keluarga yang mengantar. Ia berharap kegiatan seperti ini tetap bisa berjalan untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di pedesaan seperti dirinya.(humas pemprov bali)

 

Gubernur Bali Serahkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor

BALIPORTALNEWS.COM – Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali dan beberapa Kepala SKPD Provinsi Bali, Selasa (14/2/2017) menyerahkan santunan korban bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Songan, Desa Awan,  Desa Sukawana dan Desa Subaya.

Kejadian itu mengakibatkan 13 orang meninggal dunia. Di wilayah Desa Songan tanah longsor menelan korban meninggal yakni Jro Balian Resmi (33), Jro Balian Kadek Sriasih (7), Komang Agus Putra Santi (1), I Gede Sentana (40), Luh Bunga (40), Kadek (20), Ni luh Susun (40).

Di wilayah Desa Awan korban meninggal akibat tanah longsor yakni NI Kadek Arini (27), Ni Putu Natalia (10), Ni Nengah Parmini (40) asal Desa Suter, I Nyoman Budiarta (45) asal Desa Suter.

Di wilayah Sukawana korban meninggal dunia akibat tanah longsor yakni I Made Kawi (50). Di wilayah Desa Subaya korban meninggal akibat tanah longsor yakni Ni Luh Siman (70).

Santunan diserahkan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang diterima oleh ahli waris masing-masing keluarga. Pada kesempatan itu orang pertama di Pemprov Bali ini menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam dan berharap keluarga yang di tinggal dengan ikhlas melepas kepergian keluarga supaya bisa tenang di alam sana kerena sudah merupakan musibah.

Penyerahan santunan ini dihadiri pula oleh Wakil Bupati Bangli beserta jajarannya. Setelah menyerahkan santunan Gubernur Bali lanjut melihat lokasi terjadinya tanah longsor di Dusun Bantas lanjut mengunjungi tempat pengungsian masyarakat di Dusun Bantas dan Dusun Yeh Mampeh. (tis/bpn)

Wagub Sudikerta Tinjau Bencana Longsor Songan Kintamani

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengunjungi korban longsor Desa Songan, Kintamani Bangli Jumat (10/2/2017).

Begitu tiba di lokasi, Wagub Sudikerta langsung menemui sejumlah warga korban bencana yang sudah dikumpulkan di posko yang dibuat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepada warga yang menjadi korban tanah longsor, Wagub Sudikerta menyampaikan duka cita mendalam dan berharap mereka tabah menghadapi cobaan ini.

Selain menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya sejumlah korban jiwa, Sudikerta juga menghimbau agar warga yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk sementara waktu mengungsi ke daerah yang aman.

Pada bagian lain, Sudikerta minta jajaran BPBD Provinsi Bali bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Bangli melaksanakan tugas dengan optimal untuk membantu warga korban longsor.

Dalam kesempatan itu Wagub Sudikerta memberikan antuan berupa sembako agar dapat dimanfaatkan warga selama mengungsi. Selain BPBD, tim dari Dinas Kesehatan dan PMI tetap di sana untuk menangani kondisi korban.

Kepala BPBD Provinsi Bali Dewa Made Indra melaporkan terdapat 3 titik bencana longsor di antaranya,

A. Wilayah Songan yang menimpa 4 KK yang terdiri dari 11 orang di Dsn. Bantas, Ds. Songan B, kec. Kintamani pada  pukul 01.00 wita . Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 7 orang, 2 orang luka berat dan sudah dirawat di rumah sakit, luka ringan 2 orang dan 1 orang masih dalam pencarian.

Identitas korban sebagai berikut :

Korban meninggal :

  1. Jro Balian Resmi / 33 th / P / ibu
  2. Jro Balian Kadek Sriasih / 7 th / P / anak dari Jro Balian Resmi
  3. Komang Agus Putra Santi / 1 th / L / anak dari Jro Balian Resmi
  4. I Gede Sentana / 40 th / L / suami
  5. Luh bunga / 40 th / P / istri Bapak I Gede Sentana
  6. Kadek / 20 th / P / anak Bapak I Gede Sentana
  7. Ni luh susun / 40 th / P /  istri Ketut Merta

Luka berat :

  1. Budi / 17 th / L / dirujuk ke RS Bangli (anak dari Bapak I Gede Sentana)
  2. Komang / 14 th / P / dirujuk ke RS Bangli (anak dari Bapak I Gede Sentana)

Luka ringan :

  1. Kadek Ardi / 9 th / L / Anak Gde Artha / pengobatan dirumah
  2. Jro alep / 30 th /P  / istri Gde Artha / pengobatan dirumah

B. Wilayah Ds. Awan dan sekitar

Update info longsor di desa awan, kec. Kintamani, diketahui oleh masyarakat sekitar pukul 07:00 WITA 1 rumah tertimpa longsor, mengakibatkan empat orang meninggal.
Korban meninggal :

  1. NI Kadek Arini / 27 th / P / ibu dari Putu  Natalia
  2. Ni Putu Natalia / 10 th / P/ Kelas 3 SD / Alamat Br. Mertha, Desa Awan.
  3. Ni Nengah Parmini / 40 th / P /  asal Desa Suter
  4. I Nyoman Budiarta / 45 th / L / asal Desa Suter

C. Wilayah Sukawana

Kejadian tanah longsor di Desa Sukawana, 1 rumah tertimpa longsor mengakibatkan 1 orang MD dan 1 LB an. :

  1. I Made Kawi / 50 th / P /  (ayah) kondisi meninggal
  2. I Wayan Selang / P  / (anak)  kondisi loka berat , untuk korban luka berat dibawa ke RS. Bangli.

Untuk sementara jenasah korban longsor dititipkan pada tenda yang disediakan oleh BPBD Bali, dan sebanyak 22 KK juga sudah diungsikan dari tempat kejadian.

Sesuai data yang tercatat hingga 12.00 wita total korban 12 Meninggal Dunia, 3 Luka Berat dan 2 Luka Ringan. Pada kesempatan ini Wagub Sudikerta menghimbau agar seluruh warga kintamani yang berada di wilayah rawan longsor untuk segera mengungsi dan berlindung pada posko posko yang sudah disiapkan oleh BPBD Bali, mengingat cuaca masih sangat buruk dalam beberapa hari ke depan. (humasbali/bpn)

Agus, Pebisnis Muda Berjiwa Sosial Tinggi Bantu Korban Banjir Bandang

BALIPORTALNEWS.COM – Banjir bandang yang menerjang wilayah Desa Songan dan Yeh Mampeh, Desa Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, merendam sejumlah rumah warga dan puluhan hektar lahan pertanian.

Lebih parah lagi, sejumlah pemukiman warga terancam tergerus longsor. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Hal ini tak membuat Ketut Agus Santika berdiam diri. Bencana yang terjadi pada Rabu (8/2/2017) diperkirakan hujan deras yang mengguyur wilayah Kintamani sejak pukul 15.00 wita, mengakibatkan kiriman air dari dua sungai yakni Sungai  Melilit dan Sungai Ampah Anti ke wilayah Yeh Mampeh melimpah.

Akibatnya, volume air di Yeh Mampeh terus  naik hingga merendam pemukiman warga serta lahan pertanian seluas  25 hektar.

Agus (sapapan Ketust Agus Santika) langsung terjun ke Kintamani lokasi bencana bersama Rika Callebaut Sigit dan rombongan menempuh berjalanan jauh ke medan bencana dengan membawa bantuan yang digalangnya.

Tak hanya itu, pebisnis muda yang kerap mengkampanyekan gerakan anak muda untuk bertani, berternak dan berkebun kayu di Bali ini juga intens memantau perkembangannya.

Saat di pengungsian Agus dan Rika Ari Sigit berdialog serta membagikan makanan instan, baju anak-anak serta berbagai kelengkapan yang dibutuhkan pengungsi dewasa.

“Ya saudara kita sedang mendapat musibah, pastinya hati kita tergerak untuk meringankan beban mereka dengan segala kemampuan kita. Semoga mereka yang dipengungsian sabar dan kami akan terus membantu secara intens,” tutur Ketut Agus Santika kepada awak media.

Agus tidak berhenti sampai disini, dirinya berencana akan mengundang Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak), Arist Merdeka Sirait dan Sekjend Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati untuk bersama-sama memantau secara langsung kondisi anak-anak yang menjadi korban banjir bandang di Kintamani termasuk melihat kondisi psikolog mereka.

“Saya berencana mengajak Pak Arist Merdeka Sirait dari Komnas Anak dan Kak Rita Pranawati selaku Sekjen KPAI untuk melihat anak-anak di Kintamani”, imbuhnya.

Sebelumnya bencana banjir bandang sudah menjadi perhatian pemerintah pusat termasuk Kementrian Sosial RI telah terjun dan membantu korban. Semoga para korban diberi kesabaran dan ketabahan dalam menjalani ujian bencana banjir bandang di Kintamani. (znd/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan