Gempa Guncang Bangli, Ini Penjelasan BMKG

0

BALIPORTALNEWS.COM – Wilayah Bangli, Bali diguncang gempa, Kamis (11/5/2017). Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi terjadi pukul  22.06.02 WIB dengan kekuatan M=2,9.

Episenter terletak pada koordinat 8.05 LS dan 115.35 BT, tepatnya di laut pada jarak 25 km Timur Laut Bangli, Bali pada kedalaman 5 Km. Demikian laporan Pusdalop PB Bali sebagaimana dikutip dari line Bali Siaga Bencana.

Menurut laporan masyarakat menunjukan bahwa dampak guncangan dapat dirasakan oleh sebagian masyarakat dengan skala intensitas I SIG  (I-II MMI) di daerah Tejakula. Untuk sementara belum ada laporan kerusakan dan korban.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar,  Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl SEIS., menjelaskan, terkait dengan peristiwa gempa bumi tersebut, belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan. Hasil analisa BMKG menunjukkan posisi episenter gempa bumi tersebut di darat sehingga gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Untuk itu kepada warga Bangli,Bali dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Agus, Pebisnis Muda Berjiwa Sosial Tinggi Bantu Korban Banjir Bandang

0

BALIPORTALNEWS.COM – Banjir bandang yang menerjang wilayah Desa Songan dan Yeh Mampeh, Desa Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, merendam sejumlah rumah warga dan puluhan hektar lahan pertanian.

Lebih parah lagi, sejumlah pemukiman warga terancam tergerus longsor. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Hal ini tak membuat Ketut Agus Santika berdiam diri. Bencana yang terjadi pada Rabu (8/2/2017) diperkirakan hujan deras yang mengguyur wilayah Kintamani sejak pukul 15.00 wita, mengakibatkan kiriman air dari dua sungai yakni Sungai  Melilit dan Sungai Ampah Anti ke wilayah Yeh Mampeh melimpah.

Akibatnya, volume air di Yeh Mampeh terus  naik hingga merendam pemukiman warga serta lahan pertanian seluas  25 hektar.

Agus (sapapan Ketust Agus Santika) langsung terjun ke Kintamani lokasi bencana bersama Rika Callebaut Sigit dan rombongan menempuh berjalanan jauh ke medan bencana dengan membawa bantuan yang digalangnya.

Tak hanya itu, pebisnis muda yang kerap mengkampanyekan gerakan anak muda untuk bertani, berternak dan berkebun kayu di Bali ini juga intens memantau perkembangannya.

Saat di pengungsian Agus dan Rika Ari Sigit berdialog serta membagikan makanan instan, baju anak-anak serta berbagai kelengkapan yang dibutuhkan pengungsi dewasa.

“Ya saudara kita sedang mendapat musibah, pastinya hati kita tergerak untuk meringankan beban mereka dengan segala kemampuan kita. Semoga mereka yang dipengungsian sabar dan kami akan terus membantu secara intens,” tutur Ketut Agus Santika kepada awak media.

Agus tidak berhenti sampai disini, dirinya berencana akan mengundang Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak), Arist Merdeka Sirait dan Sekjend Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati untuk bersama-sama memantau secara langsung kondisi anak-anak yang menjadi korban banjir bandang di Kintamani termasuk melihat kondisi psikolog mereka.

“Saya berencana mengajak Pak Arist Merdeka Sirait dari Komnas Anak dan Kak Rita Pranawati selaku Sekjen KPAI untuk melihat anak-anak di Kintamani”, imbuhnya.

Sebelumnya bencana banjir bandang sudah menjadi perhatian pemerintah pusat termasuk Kementrian Sosial RI telah terjun dan membantu korban. Semoga para korban diberi kesabaran dan ketabahan dalam menjalani ujian bencana banjir bandang di Kintamani. (znd/bpn)

WHDI Badung Ajak Para Lansia Tirtayatra

0

BALIPORTALNEWS.COM – Penasehat WHDI Badung yang juga Wakil Ketua TP. PKK Kab. Badung Ny. Kristiani Suiasa bersama anggota WHDI Badung melaksanakan tirtayatra bersama para lansia ke Pura Geger dan Gunung Payung, Minggu (26/2/2017)

Ny. Kristiani Suiasa, mengatakan dengan penguatan religi dan pendalaman nilai-nilai agama diharapkan tirtayatra menjadi bagian penting juga bermakna bagi para lansia untuk keajegan adat seni dan budaya Bali.

Disamping untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta, sembahyang bersama dengan tirtayatra juga menjadi silahturahmi bagi umat sedarma di pura-pura yang dikunjungi.

Kami dari keluarga besar WHDI Badung mencoba memberikan yang terbaik pagi para lansia dengan berbagi sedikit kebersamaan dan kebahagian tentu harapan kita ini menjadi seberkas semangat hidup untuk turut membangun Badung.

“Keberadaan  mereka juga menjadikan bagian penting untuk Kabupaten Badung kalau kita masih diberi kesehatan dan kerahayuan tentu Badung akan kuat,” ucapnya.

Acara dilanjutkan dengan persembahyangan bersama di pura Gunung payung di desa adat Kutuh. usai melaksanakan persembahyangan bersama dan menerima tirta suci dari pemangku pura Ny. Kristiani juga berharap dengan perjalanan suci dan persembayangan ini dapat dipetik  nilai-nilai keagamaan. Niatan yang suci dan tulus iklas niscaya kedamaian dan kerahajengan akan datang sendirinya.

Tirtayatra yang dilaksanakan WHDI Kabupaten Badung tidak hari ini saja. Kami akan mengagendakan untuk dapat melaksanakan kegiatan ini kepada seluruh lansia yang ada di Kabupaten Badung . tentu secara bergantian ” imbuhnya.

Dibawah  terik sinar matahari yang menyengat para lansia dan pemedek serta anak-anak yang turut serta masih tampak bersemangat hal ini menjadi kebahagian yang terpatri dihati mereka.

Dengan senyum bahagia Ny. Kristiani ucapkan terima kasih atas kebersamaan ini. Acara dilanjutkan dengan menikmati makan siang bersama diwantilan jaba Pura Gunung Payung yang juga memiliki tebing dan panorama laut yang eksotik nan indah. (humasbdg/bpn)

Bupati Eka Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Kintamani

0

BALIPORTALNEWS.COM – Berbagai pihak berupaya menggalang bantuan bagi para korban musibah bencana alam tanah longsor di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. termasuk yang dilakukan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabanan, yang secara sukarela menghimpun dana untuk membantu para korban yang tertimpa musibah.

Bantuan sukarela tanggap bencana ASN Pemkab Tabanan senilai Rp 200 juta itu diserahkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kepada Bupati Bangli I Made Gianyar, di Wantilan Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli, Senin (20/2/2017). Jumlah tersebut pun bertambah, karena Bupati Eka secara pribadi juga memberikan sumbangan Rp 100 juta.

Selain itu, selaku Ketua Dewan Penasihat Yayasan Siwa Agung Jagadhita Bali, juga menyerahkan bantuan satu truk sembako beserta uang tunai Rp 8,6 juta. Bantuan tersebut dihimpun dari seluruh sisya Perguruan Siwa Murti se-Bali. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan juga Ketua Umum Yayasan Siwa Murti, Dr. Jero Mangku Made Subagia beserta seluruh sisya.

Bupati Eka menyampaikan bela sungkawa terhadap para korban bencana di Desa Songan B. “Kami datang ke sini untuk berbagi kasih. Apalagi beberapa hari ini saya lihat banyak sekali yang jadi korban (bencana) di Bangli. Sebetulnya, bencana tidak hanya di Bangli. Di Tabanan, di Candikuning juga ada longsor. Tapi yang paling berat kita rasakan di sini (Kintamani),” ujarnya.

Secara pribadi, katanya, kegiatan berbagi kasih dan kepedulian kepada korban bencana ini, salah satunya didorong keinginan untuk menjadi pribadi yang berguna kepada sesama. Termasuk kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

Sementara Bupati Bangli I Made Gianyar, mewakili masyarakat, khususnya para korban bencana longsor, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bupati Eka dan jajaran OPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Begitu juga kepada Yayasan Siwa Agung Jagadhita Bali dan Perguruan Siwa Murti. (ita/bpn)

PMI Badung Terjunkan Relawan Bantu Korban Longsor Kintamani

0

BALIPORTALNEWS.COM – Bantuan ke korban bencana longsor di Kecamatan Kintamani, Bangli, tidak saja diwujudkan dalam bentuk uang dan barang , tapi juga dalam bentuk tenaga. Hal ini diwujudkan oleh tim relawan PMI Kabupaten Badung. Bahkan relawan kemanusian tersebut sudah dikirim beberap hari lalu untuk membantu masyarakat di sana.

Ketua PMI badung, Kompyang R. Swandika, Minggu (19/2/2017) mengatakan, setiap hari pihaknya menerjunkan sebanyak puluhan relawan untuk membantu masyarakat disana. “Hari ini hari ke empat kita terjunkan tim relawan. Kegiatan ini adalah bagian untuk mewujudkan rasa peduli terhadap saudara di daerah lain yang lagi terkena bencana, “ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, tim relawan berangkat mulai tanggal 11, tanggal 17 dan tanggal 18 Februari 2017. “Hari pertama 13 orang, hari kedua 10 orang dan hari ketiga 37 orang. Mereka yang diberangkatkan  dari unit Udayana, unit Polteknik Negeri Bali dan unit markas PMI Kabupaten Badung. Sementara  armada yang  berangkat dua mobil ambulance, dan mobil markas,”terangnya.

Swandika yang juga Sekda Badung ini mengatakan, bantuan yang di berikan tenaga pembatu lintas sektor setempat dalam penerimaan bantuan di Kantor Camat Kintamani. Selain itu pihaknya juga menerjunkan relawan membantu membawa bantuan ke tempat pengungsian di Desa Songan. (humasbdg/bpn)

Wagub Sudikerta Libatkan Peran Pramuka dalam Penanggulangan Pasca Bencana Kintamani

0

BALIPORTALNEWS.COM – Rasa prihatin dan duka mendalam yang dirasakan Wagub Ketut Sudikerta, membuat hatinya terketuk untuk kembali meninjau penanggulangan pasca bencana yang terjadi di daerah Kintamani, Bangli, Rabu (15/2/2017).

Peninjauan kali ini yang dilangsungkan di Posko Unit Kintamani berlokasi di Kantor Camat Kintamani, Wagub Sudikerta yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwarda Bali  melibatkan Gerakan Pramuka Peduli yang diasuhnya untuk ikut menjadi relawan penanggulangan bencana baik berupa pengumpulan bantuan materiil dan non materiil maupun turun langsung kelapangan melakukan penanggulangan.

Pada kesempatan itu, Wagub Sudikerta menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap adanya musibah bencana, salah satunya dengan tetap menjaga keharmonisan alam dan selalu menjaga lingkungan, serta tak lupa mohon keselamatan kepada Tuhan.

“Keharmonisan alam sangat penting, kita wajib menjaga lingkungan kita, jika ada lahan yang gundul maka perlu kita reboisasi, selalu ingat dengan Tuhan, itu akan bisa menjauhkan kita dari musibah,” ujar Sudikerta seraya menyampaikan ucapan terimakasihnya terhadap empati masyarakat yang sangat tinggi untuk ikut peduli terhadap sesama dengan menyalurkan berbagai bentuk bantuan.

Terkait berbagai bantuan yang diterima, Wagub Sudikerta menghimbau Komandan Kodim (Dandim) 1626 Bangli selaku penanggung jawab posko bantuan agar mendata setiap bantuan yang datang, dan yang terpenting dalam penyaluran diharapkan bisa secara merata dan tepat sasaran.

“Bantuan-bantuan yang diterima tolong disalurkan dengan seksama, jangan sampai salah sasaran, harus kita berikan kepada warga yang berhak yang menjadi korban bencana,” jelas Sudikerta.

Lebih jauh, dalam waktu dekat ini sebagai rencana penanggulangan terhadap warga korban bencana yang kehilangan rumahnya, Wagub Sudikerta berencana melibatkan Unsur TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta gerakan pramuka untuk ikut membantu pengerjaan pembangunan bedah rumah.

Pihak BPBD pun diharapkan terus melaksanakan penanggulangan bencana dilokasi, serta mengevakuasi warga yang masih berada didaerah-daerah rawan agar musibah tidak terulang kembali.

Ditambahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali, I Ketut Wija yang juga menjabat Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Bali bahwa dilibatkannya gerakan pramuka merupakan satu bentuk implementasi pengetahuan yang didapat.

Disamping juga tanggap bencana dalam gerakan pramuka peduli. Ia juga menjelaskan gerakan tersebut tidak hanya sebatas memberikan bantuan tenaga di dapur umum dan evakuasi, namun juga dalam hal penggalian dana bantuan. Hingga saat ini, gerakan tersebut menurutnya sudah berhasil mengumpulkan dana sekitar 109 juta yang akan disalurkan di 3 kabupaten yang mengalami bencana, yakni masing-masing daerah Banyuning,  Singaraja sekitar 26 juta, daerah Tianyar, Karangasem sekitar 21 juta, serta daerah Kintamani, Bangli sekitar 62 juta.

Tak hanya gerakan pramuka, jajaran staf di instansi yang dipimpinnya juga berhasil mengumpulkan dana bantuan secara spontan sebesar 8 juta lebih yang akan disalurkan untuk korban bencana daerah Kintamani. Tak ketinggalan, seluruh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang menjadi mitra kerja Disnakertran Prov Bali menurutnya juga dilibatkan dalam menggalang berbagai bantuan, yang diantaranya berupa sembako, pakaian layak pakai, mie instant dan sebagainya.

Sebelumnya, Wagub Sudikerta juga berkesempatan menyambangi lokasi bencana di daerah Banyuning, Singaraja untuk menyerahkan sejumlah uang santunan serta dana bantuan hasil penggalian gerakan pramuka, serta untuk memberikan dukungan moril agar para korban bisa tabah menghadapi musibah tersebut. (humasbali/bpn)

Sekda Provinsi Bali Cok Pemayun Terjun ke Lokasi Bencana Songan

0

BALIPORTALNEWS.COM – Menindaklanjuti arahan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang sudah sempat meninjau lokasi tanah longsor di Desa Songan, Kecamatan Kintamani Bangli pada (14/2/2017), maka Sekretaris Daerah Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun kembali meninjau lokasi bencana guna memastikan perkembangan terbaru Penanganan korban dan  relokasi para korban, pada Rabu (15/2/2017).

Dalam kesempatan itu, Sekda yang akrab disapa Cok Pemayun tersebut mengintruksikan kepada tim penanggulangan bencana agar mempercepat data  inventarisasi dampak tanah longsor terutama inventarisasi rumah yang terkena dampak bencana.

“Saya minta rumah-rumah yang terkena dampak segera diinventarisasi dan didapatkan data yang pasti, agar kami bisa menindaklanjuti terkait pembangunan rumah maupun hal-hal lainnya, terkait anggaran kami sudah siapkan”, jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi kerja tim yang ada di lapangan, namun Cok Pemayun tetap meminta kepada para tim agar tetap siaga dan tetap menjaga komunikasi dengan pemerintah terkait hal-hal yang dibutuhkan dilapangan sehingga komunikasi dapat berlangsung dua arah.

“Saya minta komunikasi BPBD Kabupaten, Kota dan Provinsi harus diperkuat, karena bencana alam itu tidak ada yang mampu mencegah. Fokus terhadap kinerja yang mengedepankan pada konsep ‘Mitigasi’ atau mengurangi korban,  mengingat cuaca buruk masih akan terjadi beberapa minggu ke depan, sehingga sangat penting dilakukan mitigasi atau pengurangan jumlah korban”, ujarnya.

Disamping itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat yang masih ada di lereng pegunungan agar segera mengamankan diri, mengingat akhir-akhir ini cuaca ektrim masih sering terjadi.

Pada momentum itu, Cok Pemayun yang juga didampingi oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali meninjau salah satu lokasi tanah longsor yaitu di Dusun Yeh Ampeh. (humasbali/bpn)

Bencana Longsor di Bangli, Pemkot Denpasar Beri Sumbangan Peduli Kasih

0

BALIPORTALNEWS.COM – Bencana alam longsor di Kabupaten Bangli yang menelan puluhan korban jiwa mengundang keperihatinan banyak orang. Tak terkecuali Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara beserta jajaran Pegawai Pemkot Denpasar ikut merasakan keprihatinan tersebut.

Pemerintah Kota Denpasar melalui Assisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar I Ketut Mister didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Sri Armini bersama rombongan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar,  Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota Denpasar datang langsung ke lokasi pos bantuan di Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa (14/2/2017).

Di dalam poskos kebencanaan, l Ketut Mister berbincang dengan keluarga korban bagaimana kronologis saat musibah tanah longsor menimpa rumahnya sembari mengucapkan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban akibat bencana longsor yang melanda Kabupaten Bangli.

Seraya berharap agar keluarga yang ditimpa bencana cepat mendapat bantuan serta kembali menata kehidupannya secara normal. Karena ini merupakan bencana alam yang sulit diduga dan bisa menimpa siapa saja.

Penyerahan secara simbolis bantuan diberikan langsung kepada Dan Satgas Bencana Alam Kabupaten Bangli, Letkol Infantri Susanto Lastua Manurung yang akan diserahkan secara langsung kepada keluarga korban meninggal, korban luka berat serta ringan serta bantuan logistik bertempat di Posko Taktis Dusun Dalam, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Ketut Mister mengatakan bantuan logistik dari Pemkot Denpasar meliputi paket lauk pauk, sandang, peralatan dan perlengkapan makan, selimut, matras, family kit, foodware, serta uang tunai sejumlah Rp.  51.360.000,- yang dikumpulkan dari pegawai serta stakeholder di Pemerintahan Kota Denpasar.

Bencana tanah longsor di Provinsi Bali pada Kamis dan Jumat, 9-10 Februari 2017 terjadi di beberapa titik antara lain Kabupaten Bangli, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung dan Kabupaten Buleleng.

Dampak terparah bencana tanah longsor berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Selain menelan korban jiwa, longsor juga mengakibatkan lima rumah rusak berat, 11 kendaraan warga tertimbun tanah dan akses jalan terputus.

Kini warga masih bertahan di titik pengungsian di Dusun Brantas, Desan Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Jumlah pengungsi mencapai 760 jiwa. (eka/humasdps/bpn)

Gubernur Bali Serahkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor

0

BALIPORTALNEWS.COM – Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali dan beberapa Kepala SKPD Provinsi Bali, Selasa (14/2/2017) menyerahkan santunan korban bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Songan, Desa Awan,  Desa Sukawana dan Desa Subaya.

Kejadian itu mengakibatkan 13 orang meninggal dunia. Di wilayah Desa Songan tanah longsor menelan korban meninggal yakni Jro Balian Resmi (33), Jro Balian Kadek Sriasih (7), Komang Agus Putra Santi (1), I Gede Sentana (40), Luh Bunga (40), Kadek (20), Ni luh Susun (40).

Di wilayah Desa Awan korban meninggal akibat tanah longsor yakni NI Kadek Arini (27), Ni Putu Natalia (10), Ni Nengah Parmini (40) asal Desa Suter, I Nyoman Budiarta (45) asal Desa Suter.

Di wilayah Sukawana korban meninggal dunia akibat tanah longsor yakni I Made Kawi (50). Di wilayah Desa Subaya korban meninggal akibat tanah longsor yakni Ni Luh Siman (70).

Santunan diserahkan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang diterima oleh ahli waris masing-masing keluarga. Pada kesempatan itu orang pertama di Pemprov Bali ini menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam dan berharap keluarga yang di tinggal dengan ikhlas melepas kepergian keluarga supaya bisa tenang di alam sana kerena sudah merupakan musibah.

Penyerahan santunan ini dihadiri pula oleh Wakil Bupati Bangli beserta jajarannya. Setelah menyerahkan santunan Gubernur Bali lanjut melihat lokasi terjadinya tanah longsor di Dusun Bantas lanjut mengunjungi tempat pengungsian masyarakat di Dusun Bantas dan Dusun Yeh Mampeh. (tis/bpn)