Suiasa Kukuhkan Pengurus Pimpinan Saka Pramuka Pariwisata Badung

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengukuhkan Pengurus Pimpinan Satuan Karya (Saka) Pramuka Pariwisata Kabupaten Badung masa bakti tahun 2017-2022, di Ruang Sapta Pesona, Dinas Pariwisata, Puspem Badung, Sabtu (25/11/2017) lalu.

Wabup. Suiasa selaku Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab. Badung menyampaikan, pembentukan Saka Pariwisata Cabang Badung ini adalah bentuk nyata adanya koordinasi instansi Dinas Pariwisata Badung yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan Saka, serta bentuk partisipasi aktif dalam rangka menunjang bidang-bidang kegiatan demi tercapainya misi serta sasaran dan tujuan satuan karya tersebut.

“Kedudukan Saka ada di kwartir cabang/kwartir ranting gerakan pramuka. Saka merupakan ujung tombak pembinaan kesakaan gerakan pramuka sesuai minat dan kebutuhan peserta didik,” katanya.

Wabup. Suiasa juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas terbentuknya Saka Pariwisata ini, yang berarti di Badung telah terbentuk Saka-saka yang terkait dengan instansi yang memiliki bidang-bidang yang berhubungan dengan kegiatan Saka seperti; Saka Bhayangkara, Saka Bahari, Saka Dirgantara, Saka Taruna Bumi, Saka Wana Bhakti, Saka Bhakti Husada, Saka Kencana, Saka Wira Kartika, Saka Kalpataru dan Saka Pariwisata.

“Kami harapkan kedepan instansi terkait memprogramkan kegiatan kesakaan serta mendukung pendanaannya sehingga kita di Kwartir Cabang Badung dapat mengadakan pertemuan Saka se Badung. Sebagai bentuk kegiatan besar yang disebut “Pertisika” Cabang Badung,” jelasnya.

Sementara Ketua Panitia I Nyoman Suardana melaporkan, bahwa maksud diadakan pengukuhan ini adalah untuk memberikan suatu wadah kegiatan dan latihan dibidang kepariwisataan bagi anggota gerakan pramuka melalui kegiatan nyata dan praktis dibidang keparawisataan yang berguna, baik untuk diri sendiri maupun masyarakat, bangsa dan negara.

Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan anggotanya memiliki rasa cinta, memiliki pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan kecakapan dibidang kepariwisataan. Dalam pengukuhan tersebut pihaknya juga menghadirkan Dewan Saka yang telah terbentuk, yang mempunyai tugas sebagai pelaksana kegiatan Saka Pariwisata yang terdiri dari tiga Krida yaitu Krida Penyuluh, Krida Pemandu dan Krida Kuliner.

Susunan keanggotaan pengurus pimpinan Saka Pramuka Pariwisata Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Badung masa bakti 2017-2022, selaku Ketua, Kabid Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wakil Ketua I, Sekretaris Dinas Pariwisata, Wakil Ketua II, Kabid Industri Pariwisata, Wakil Ketua III, Kabid Daya Tarik Wisata, Sekretaris I Kabid Pemasaran, Sekretaris II, Sepri Kadis Pariwisata, Bendahara, Kasubag Keuangan Disparda. Dan dibantu tiga Krida-krida. (humas-badung/bpn)

Kepala Balitbang Badung Ajak Perguruan Tinggi Kawal Pembangunan Badung

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kabupaten Badung berupaya keras meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui kegiatan-kegiatan yang inovatif baik yang sifatnya pemberdayaan dan padat karya maupun kebijakan-kebijakan yang meringankan beban ekonomi kehidupan masyarakat.

Semua kegiatan  tersebut telah dirumuskan dalam lima (5) prioritas pembangunan daerah yang dilaksanakan dengan konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang ditetapkan dalam Perda RPJMD SB Kab. Badung tahun 2016-2021.

Demikian disampaikan Kepala Badan Litbang Kabupaten Badung Wayan Suambara ketika memberi Kuliah Umum sebagai Dosen Tamu dihadapan mahasiswa Program Pasca Sarjana Universitas Mahasaraswati, Jumat (24/11/2017) lalu.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dalam kepemimpinannya saat ini telah mengimplementasikan PPNSB itu pada bidang pangan, sandang dan papan, pendidikan dan kesehatan, agama, adat dan budaya, jaminan sosial ketenagakerjaan dan pariwisata. Selain itu terobosan juga dilakukan dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah dengan makin banyak dana yang bisa dimanfaatkan untuk mensejahterakan masyarakat.

Untuk itu Suambara berharap dan mengajak Perguruan Tinggi untuk cermat memahami pelaksanaan pembangunan di Badung serta turut berkontribusi mengawal upaya upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Banyak pola yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi diantaranya memberikan masukan atau sumbangan pemikiran sebagai institusi yang independen dan profesional, melakukan pendampingan serta melakukan penelitian maupun pengkajian pada semua aspek yang bisa dijadikan bahan pemikiran oleh Pemerintah Kabupaten Badung dalam merumuskan program, kegiatan dan kebijakan-kebijakan publik.

Sementara itu Direktur Program Pasca Sarjana Univeritas Mahasaraswati  Prof. Dr. Drs.A.A Putu Agung, M.Si. mengatakan bahwa pihaknya menghadirkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung sebagai pembicara (Kuliah tamu) memang dalam rangka menjalin kerjasama dengan Pemda Badung dalam rangka mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pihaknya siap bekerjasama dengan Pemda Badung. Pihaknya mengapresiasi berbagai terobosan kebijakan yang diambil Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan berharap kebijakan tersebut juga mendapat dukungan semua pihak terutama masyarakat badung sehingga tercipta kondisi membangun masyarakat secara konsepsional dan bukan semata mata karena punya uang, pungkasnya. Acara diakhiri dengan tanya jawab dan mendapat respons positif. (humas-badung/bpn)

Badung Luncurkan SINAGA dan Deklarasi Bangkit IKM

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Terobosan baru dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung untuk memfasilitasi industri kecil menengah dan tenaga kerja di Kabupaten Badung. Keberpihakan pemerintahan tersebut dapat dilihat dari program yang dilakukan, dan Jumat (24/11/2017)  Pemkab Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja meluncurkan Sistem  Informasi Tenaga Kerja (SINAGA) serta melakukan pendeklarasian kebangkitan Industri Kecil dan Menegah (IKM) Kabupaten Badung.

Untuk mendukung keberpihakan kepada pengusaha kecil di badung, Pemereintah Kabupaten Badung juga melakukan penandatanganan kerjasama antara pihak PT Angkasa Pura  I dan  Kakanwil BRI wilayah Bali Nusra serta penyerahan sertifikat uji kompetensi tenaga kerja pariwisata Tahun 2017.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, General Manager PT Angkasa Pura I,  Yanus Suprayogi, Kakanwil BRI wilayah Bali Nusra, Dedy Sunardi, Kaepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Propinsi Bali, Kusumawati, Asisten I Setkab Badung,  I B Yoga Segara, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, IB Oka Dirga.

Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan, SINAGA  menjadi salah satu terobosan yang berdampak  positif  dalam mewujudkan Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mewujudkan reformasi birokrasi melalui kemudahan serta percepatan pelayanan di sektor  ketenaga kerjaan Badung.

Pemerintah Kabupaten Badung memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan pembangunan menyeluruh dan terpola dari hulu hingga ke hilir, diberbagai bidang dan sektor melalui pola pembangunan semesta berencana (PPNSB), dimana salah satu bidang yang menjadi perioritasnya yakni pembangunan di bidang ketenaga kerjaan.

Untuk mewujudkannya, Pemkab Badung dengan dukungan penuh DPRD Badung akan terus mendorong  program Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerjadalam penciptaan lapangan kerja bagi angkatan kerja, pengembangan sumber daya manusia, sertifikasi kompetensi tenaga kerja sektor pariwisata, pemberian bantuan modal dan peralatan, pendampingan pelaku IKM hingga pengenalan produk IKM Badung melalui pengembangan jaringan pemasarannya.

“Saya berharap setelah dilakukan kesepakatan  dengan pihak Persero Angkasa Pura I juga dapat dilakukan kerjasama lainnya termasuk penjajagan kerjasama dengan pihak maskapai penerbangan terutama dalam upaya sinergitas pengenalan produk IKM Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan melalui acara gathering ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh pemangku kepentingan  pembangunan di kabupaten badung  untuk  terus mendorong bertumbuhnya IKM di badung.

“Dengan adanya kerjasama ini saya berharap produk IKM di Badung menjadi icon dan dikenal oleh dunia internasional. Untuk kurangnya akses modal yang dialami pelaku usaha dapat teratasi dengan adanya kerjasama pemerintah kabupaten badung dengan pihak perbankan khususnya Bank Rakyat Indonesia (BRI),” pungkasnya.

Sementara Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung,  IB Oka Dirga melaporkan, untuk penyerahan sertifikat uji kompetensi tenaga kerja pariwisata  tahun ini menyentuh 2.275 tenaga kerja pariwisata di Badung dengan  menggunakan APBD Badung. Pihaknya menargetkan 10 ribu tenaga kerja pariwisata yang tersertifikasi  hingga akhir tahun 2021.

“Semuanya ini diorientasikan dalam rangka peningkatan daya saing ketenaga kerjaan di sektor pariwisata yang ujungnya dalam upaya mewujudkan pembangunan pariwisata yang semakain berkualitas dan berkelanjutan. Berkenaan dengan upaya pengenalan produk IKM dikawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan menyiapkan tempat display produk IKM Badung ini diharapkan akan menjadi etalase informasi baik bersifat interaktif yakni menggunakan peralatan informasi produk digital maupun display produk langsung berikut katalognya. Kami secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan  General Manager Angkasa Pura I, Yanus Suprayogi beserta segenap jajarannya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, terkait peluncuran SINADA, yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dengan menggunakan sistem aplikasi layanan informasi ketenaga kerjaan ini tentunya akan berdampak positif bagi upaya penempatan tenaga kerja karena percepatan layanan informasi akan semakin memudahkan mempertemukan antara pencari kerja ( job seeker) dengan pencipta lapangan pekerjaan (job creator).

“Melalui sistem aplikasi yang dapat digunakan melalui handphone ini akan membuka akses informasi dan menghilangkan hambatan komunikasi dalam mengatasi masalah ketenaga kerjaan,” paparnya. (humas-badung/bpn)

APBD Badung Tahun 2018 Disahkan Rp 7,2 triliun

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Rancangan Peraturan daerah (Ranperda) Kabupaten Badung tentang APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2018, telah disahkan dalam sidang paripurna DPRD Badung di gedung dewan, Jumat (24/11/2017) kemarin.

Disepakati pendapatan daerah sebesar Rp 6,5 triliun lebih dan APBD menjadi Rp 7,2 triliun lebih. APBD tersebut telah dirancang pro rakyat dengan 75 persen dialokasikan untuk belanja publik, dan hanya 24 persen lebih untuk belanja aparatur.

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata didampingi dua wakilnya, I Nyoman Karyana dan I Made Sunartha. Hadir dalam sidang tersebut Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa beserta jajaran.

Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta mengungkapkan, APBD Kabupaten Badung harus Pro Rakyat. Oleh karena itu 75 persen lebih dialokasikan untuk kepentingan masyarakat, sedangkan untuk kepentingan aparatur hanya 24 persen lebih.

“Inilah wujud konkret kami melaksanakan program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang mengakomodir kepentingan dasar masyarakat dengan lima skala prioritas,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan jajaran DPRD Kabupaten Badung, yang telah melaksanakan agenda sebagai wujud tugas pokok dan fungsi.

“Apa yang dilakukan hari ini adalah sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat Badung. Begitu juga pembahasan ini berkenaan dengan bantuan PHR yang harus kami berikan kepada enam kabupaten yang ada di Bali. Maka tagline di Kabupaten Badung jelas sekali, Badung Berbagi, dari Badung Membangun Bali. Itu telah kami canangkan saat kami melaksanakan HUT Mangupura ke-8. Astungkara ini sudah berjalan sesuai amanah konstitusi,” tegasnya.

Secara rinci APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2018, yakni pendapatan daerah semula dirancang Rp 6.045.264.883.120,64 berubah menjadi Rp 6.561.358.603.537,47. Belanja daerah semula dirancang Rp 6.560.291 279.409,36 berubah menjadi Rp 7.201.875.862.318,54. Pembiayaan dari penerimaan SILPA tahun anggaran sebelumnya Rp. 515.026.396.288,72 berubah menjadi Rp. 640.517.258.781,07.

Dengan demikian, postur RAPBD tahun anggaran 2018 adalah pendapatan daerah Rp 6.561.358.603.537,47, meningkat Rp 516.093.720.416,83. Belanja daerah Rp 7.201.875.862.318,54, meningkat Rp 641.584.582.909,18. Sementara, defisit Rp 640.517.258.781,07. Selanjutnya pembiayaan daerah, penerimaan Rp. 640.517.258.781,07, meningkat Rp 125.490.862.492,35. Pengeluaran Rp 0 dengan pembiayaan netto Rp 640.517.258.781,07, meningkat Rp 125.490.862.492,35. sedangkan, sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan Rp 0.

Di samping Ranperda tentang APBD, disahkan pula Ranperda menjadi perda, yakni Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung nomor 1 tahun 2011 tentang pajak air tanah, Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung nomor 17 tahun 2011 tentang pajak hiburan, dan Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung nomor 20 tahun 2011 tentang pajak mineral bukan logam dan batuan. Selanjutnya, Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung nomor 8 tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok, Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung nomor 5 tahun 2013 tentang retribusi pengendalian menara komunikasi, dan Ranperda Kabupaten Badung tentang penataan, pengawasan minuman beralkohol. Demikian pula Ranperda Kabupaten Badung tentang perangkat desa serta Ranperda Kabupaten Badung tentang perubahan status kelurahan menjadi desa. (humas-badung/bpn)

Peringatan HUT PGRI, HGN dan Korpri di Badung

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam rangka HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-72,  Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Korpri ke-46, Pemkab Badung Bersama PGRI Badung menggelar kegiatan jalan sehat, senam aerobik dan donor darah dirangkaikan dengan krida bersama di Puspem Badung, Jumat (24/11/2017).

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika, Ketua PGRI Provinsi Bali serta diikuti ribuan Guru termasuk ASN di lingkungan Pemkab Badung. Selain kegiatan tersebut, Badung juga menggelar pelayanan pap smear gratis yang dilaksanakan di Kantor KB, Puspem Badung.

Ketua PGRI Badung Tur Adnyana melaporkan, puncak Peringatan HUT PGRI dilaksanakan setiap tanggal 25 Nopember. Memeriahkan HUT PGRI, Hari Guru Nasional dan HUT Korpri tahun ini, dilaksanakan berbagai kegiatan seperti jalan sehat yang diikuti guru seluruh badung dan ASN Badung, ada pula pelayanan donor darah yang dilaksanakan di Wantilan Puspem Badung bekerjasama dengan PMI Badung.

Ditambahkan, jalan sehat ini diikuti sebanyak 7.660 guru di Kabupaten Badung. Jalan sehat menyediakan hadiah berupa sepeda dan lainnya. Sementara untuk kegiatan donor darah, diharapkan guru-guru dapat memberikan sumbangsih darahnya untuk kemanusiaan. Selain itu akan dilakukan kunjungan kepada guru-guru yang masih aktif yang mengalami sakit atau lumpuh.

Untuk PGRI di Kecamatan Kuta telah melakukan kegiatan seperti lomba menghias sekolah, lomba seni bagi anak-anak dan guru, akan dilakukan pelepasan tukik dan kebersihan di pantai Kuta sekaligus peringatan PGRI ke-72.

Wabup. Suiasa sangat mengapresiasi dan patut mensyukuri kegiatan jalan sehat dan donor darah ini, sebagai bentuk penghormatan kepada guru yang telah mendidik dan memberikan ilmu sehingga semuanya dapat menjadi seperti sekarang.

“Kami atas nama pimpinan pemerintah daerah, menyampaikan terima kasih kepada jajaran guru di badung atas dedikasinya selama ini di sektor pendidikan,” jelasnya.

Wabup. Suiasa telah memahami bahwa guru tidak hanya mendedikasikan dirinya sebagai seorang pengajar saja, namun banyak juga guru melaksanakan dedikasi dalam fungsi-fungsi sosial di masyarakat, seperti menjadi kelian desa adat dan lainnya. “Ini dedikasi yang sangat luar biasa, karena sejatinya ilmu guru itu bisa masuk dan dibawa keranah dimana saja, termasuk di pemerintah daerah,” jelasnya.

Sebagai Kado Hut PGRI, Wabup Suiasa mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung memberikan Apresiasi kepada guru honor yang memenuhi jam mengajar akan diberikan upah sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK), begitu pula dengan pegawai harian pada SD SMP Negeri akan diberikan upah sesuai dengan UMK. (humas-badung/bpn)

Hendak Pesta Narkoba, Seorang WNA Dibekuk

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Seorang WNA berkewarganegaraan Italia di bekuk sat Res Narkoba Polres Badung, Jumat (10/11) lalu.

E.B (22) merupakan warga Negara Italia yang telah 7 tahun tinggal di Bali bersama orang tuanya. “Pelaku E.B kami duga adalah pengedar Narkoba, hal ini dibuktikan banyaknya barang bukti yang kami temukan yaitu 10 butir pil ekstasi, timbangan elektrik, plastic klip serta 1 pucuk senjata Air Soft Gun, namun kami masih dalami pemasok barang haram tersebut,” kata Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K saat merilis Kasus tersebut, Jumat (24/11/2017) siang.

AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K mengungkapkan pelaku mengakui barang tersebut adalah miliknya yang didapatnya dari seseorang di dalam lapas kerobokan hanya melalui sambungan telepon “ekstasi tersebut akan digunakannya bersama teman wanitanya, namun belum sempat bertemu pelaku keburu kami tangkap di Jalan Raya Kerobokan Kuta Utara Badung” imbuh Perwira Melati Dua di pundak ini.

Terakhir, Pemegang tongkat komando di Polres Badung ini bertekad akan terus memburu para pelaku penyalahguna narkotika dan bahan berbahaya lainnya di wilayah Bali khususnya wilayah hukum Polres Badung sehingga Bali tidak lagi terkesan sebagai Surga para pemakai Narkoba tetapi menjadikan bali sebagai nerakanya pengguna dan pengedar narkotika. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Balitbang Badung Kejasama Dengan Unud

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUG – Badan Peneliti dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Badung bekerjasama dengan Fakultas Peternakan dan Fakultas Pertanian Universitas Udayana melakukan pembahasan laporan akhir Study Kelayakan Pengembangan Agrobisnis Komoditi Ayam Ras Petelor di Kecamatan Petang dan Study Kelayakan Pengembangan Green House di Kabupaten Badung, Kamis (23/11/2017).

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara, dari Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Udayana serta Instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, bertempat di ruang Kriya Gosana Puspem Badung.

Kepala Badan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara melaporkan, pada periode tahun 2017 ini Balitbang melaksanakan sejumlah kegiatan diantaranya adalah study kelayakan pengembangan agrobisnis komodi ayam ras petelor di Kecamatan Petang sesuai keinginan pimpinan pengarahkan di wilayah Kecamatan Petang agar memanfaatkan kelompok yang kecakapan di bidang ini dan tidak ingin menyumbangkan peternakan-peternakan dengan skala kecil.

Akan dibuat dalam skala besar yang mungkin suatu saat akan bisa menjadi obyek kunjungan, patut dibanggakan bahwa di Badung yaitu di kecamatan Petang ada obyek yang dapat dilihat disana ada sekian ribu ayam dan telor yang diproduksi setiap harinya.

Kegiatan ini mengandung makna bahwa; jeli melihat kebutuhan-kebutuhan yang utama yang diserap kalangan pariwisata maupun konsumsi masyarakat semaksimal mungkin dapat ditangkap peluang pasar tersebut dan merupakan salah satu pola untuk mengedukasi masyarakat dengan potensi dimiliki dalam rangka peningkatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu Litbang melakukan pengkajian dan bekerjasama dengan Universitas Udayana.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan, hari ini kita melakukan pembahasan final study kelayakan terhadap adanya obsesi kita untuk mewujudkan suatu pembangunan sektor pertanian yang kontemporer dalam hal ini ayam ras petelor, dalam rangka untuk mewujudkan satu kemandirian dalam kebutuhan berbagai sektor. Dalam hal ini masyarakat sangat berminat dan sangat layak dan pantas dari hasil studynya untuk dijadikan semacam industri peternak ras ayam petelor di Badung yang berskala besar dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan di Badung baik pariwisata maupun keseharian masyarakat.

“Dari dasar ini akan dibuatkan pola anggaran untuk membangun 2 kelompok ternak yang ada di Petang dengan anggaran bangunan kurang lebih 16-17 Milyard. Sambil berjalan juga akan disiapkan kelanjutan dari study berikutnya yaitu; strategi bisnisnya, pola bisnisnya dan juga bisnis plannya. Dalam rangka untuk menjaga dan  mengawal konsistensi dan eksistensi terhadap peternak ayam ras petelor tidak akan dilepas, akan tetapi akan dilakukan pendampingan 4 hingga 5 tahun, ” katanya.

Lebih lanjut Suiasa menyampaikan, karena kita menginginkan pertanian kontenporer di Kecamatan Petang yang sifat Agrobisnis akan dibuat juga Green House dengan memanfaatkan lahan-lahan yang tidak produktif untuk perkebunan tahun 2018 ini di Kecamatan Petang. Dan tidak menutup kemungkinan juga akan dikembangkan di Badung Selatan dengan memanfaatkan lahan-lahan kering, yang memang disitu dari segi tata ruang diperuntukan Holtikultura.

“Untuk mewujudkannya Pemerintah akan memfasilitasi dan memediasi terhadap kebutuhan-kebutuhannya, baik dari mulai pembangunan gedung, alat, bibit, obat termasuk dana oprasionalnya,  masyarakat benar-benar disiapkan semuanya sehingga meraka ranning untuk melaksanakannya dan juga dilakukan pendampingan,” tegasnya. (humas-badung/bpn)

Balitbang Kaji Rencanan Pendirian “Holding Company” Pemkab Badung

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Rencanan mewujudkan diversifikasi potensi pendapatan asli daerah melalui pendirian holding company, Pemerintah Kabupaten Badung, terus melakukan penggodokan rencana tersebut.

Bahkan Wakil  Bupati Badung menugaskan Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung agar mengkaji dan mencarikan formulasi hukum sehingga desa adat maupun LPD dapat menjadi pemilik atau pemegang saham pada Holding Company tersebut.

Kepala Balitbang Kabupaten Badung, Wayan Suambara yang dihubungi, Rabu (22/11/2017) mengatakan, Ini merupakan mimpi besar yang memang kelahirannya memerlukan proses. Kehadiran Holding Company tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, begitu pesan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa pada saat pembahasan rancangan laporan akhir kajian pembentukan Holding Company Pemerintah Kabupaten Badung kepada pihak Balitbang.

“Kami diminta melakukan kajian secara cermat tentang potensi yang dapat dikembangkan oleh unit-unit usaha yang akan dibentuk nantinya,”ujarnya.

Lebih lanjut  Suambara menyampaikan, kajian pembentukan Holding Company ini merupakan tindak lanjut dari perintah Bupati Badung Giri Prasta yang disampaikan dihadapan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung beberapa waktu yang lalu.

Dari hasil kajian yang dilakukan bersama tim ahli didapat kesimpulan bahwa berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2007 dan UU Nomor 23 Tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Badung dapat membentuk Badan Usaha Milik Daerah yang difungsikan sebagai perusahaan induk atau Holding Company.

“Holding Company ini bisa bentuk Perseroan Terbatas (PT) yang secara spesifik berbentuk Perusahaan Perseroan Daerah (PERSERODA). Untuk bisa membentuk itu, kita perlu membuat Peraturan Daerah Pendiriannya sekaligus Peraturan Daerah Penyertaan Modal,” terangnya.

Suambara juga menjelaskan, dalam pembahasan yang dihadiri oleh Majelis Pertimbangan Kelitbangan, Tim Kelitbangan dan Tim Pengkajian Pembentukan Holding Company muncul sejumlah alternatif peluang usaha diantaranya ; pembentukan Unit Pengelola Pangan Daerah, Pembangunan Fasilitas Akomodasi bekerjasama dengan Desa Adat, Pengolahan Air Minum Dalam Kemasan dan beberapa lagi yang lainnya. (humas-badung/bpn)

Penilaian Lomba Pelaksana Terbaik PKK Badung oleh Provinsi

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Badung dinilai oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Bali. Penilaian dilakukan di wantilan Desa Pereranan, Kecamatan Mengwi, Selasa (21/11/2017) dan dihadiri oleh Wakil Ketua PKK Bali Nyonya Dayu Sudikerta.

Mewakili Bupati Badung, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, bersama wakil Ketua PKK Nyonya Kristiani Suiasa, hadir pula PKK Kecamatan Mengwi, Perbekel Pererenan.

Menurut Dayu Sudikerta, lomba kesatuan gerak dilakukan untuk mengetahui keberhasilan yang sudah dicapai maupun laporan yang sudah dituangkan dalam profil pemerintah daerah. “Sistem penilaian di tingkat pusat akan diawali membaca laporan terlebih dahulu, setelah memperoleh nominasi di tingkat nasional baru dilakukan penilaian lapangan,” kata Dayu Sudikerta. Lanjut dia, terdapat sembilan jnis lomba meliputi tiga indikator, yakni indikator input, proses dan ouput.

Sementara itu, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa melaporkan pemkab badung selalu berupaya mendorong kegiatan-kegiatan pemberdayaan dan gotong royong di tengah-tengah masyarakat. “sejalan dengan hal tersebut, PKK sebagai mitra kerja pemerintah mempunyai tujuan yang sanga mulia. Salah satunya kesejahteraan masyarakat,” kata Sekda Adi Arnawa.

PKK Kabupaten Badung juga bekerjasama dengan organisasi perangkat daerah dalam memberikan pembinaan dan turun langsung ke lapangan, melihat kondisi rumah dan lingkungan agat tetap terlihat bersih dan sehat. “PKK juga berperan untuk mengedukasi, membuang sampah dan pembuangan limbah pada tempatnya, serta membuat biopori pada titik genangan air,” katanya.

Lomba PKK tingkat provinsi Bali kami tempatkan pada  empat lokasi, yakni, desa Pereranan mewakili Badung dalam lomba pelaksana terbaik posyandu, lingkungan bersih dan sehat dan prilaku hidup bersih dan sehat di rumah tangga.desa Tibubeneng mewakili kabupaten badung pelaksana terbaik KG PKK KB/Kesehatan, desa Mengwitani mewakili pelaksana terbaik program hatinya PKK, UP2K, pola sauh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang. Dan kecamatan Abiansemal mewakili badung sebagai pelaksana terbaik inspeksi visial asam asetat (IVATES). (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :