Bupati Giri Prasta Silahturahmi dan Resmikan Mushola At-Taqwa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Mushola At-Taqwa sekaligus silaturahmi dan tasyakuran atas renovasi Mushola At-Taqwa  Yayasan Mukti Sentosa tahap pertama di Jl. Bidadari IID Br.Merta Nadi Kerobokan Kelod Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (10/2/2018). Peresmian ditandai penandatangani prasasti dan memberikan dana sebesar Rp. 25 juta untuk mendukung acara tersebut.

Ketua Yayasan Mukti Sentosa Deny Prasetyo mengatakan Musholla At-Taqwa sudah didirikan sejak Tahun 1997 dengan jamaah kurang lebih 1000 orang  dan memiliki tanah seluas 8 are dengan bangunan berlantai 2. Umat Muslim dari Musholla At-Taqwa sangat berterima kasih dan mengapresiasi bupati badung yang sudah merealisasikan banyaknya permohonan, bantuan maupun perizinan ke Masjid maupun Musholla yang ada di Kabupaten Badung salah satunya di Musholla At-Taqwa.

Lebih lanjut dikatakan sangat mengharapkan adanya arahan support dari bapak bupati badung untuk melanjutkan pembangunan renovasi tahap ke 2, dalam tahap rencananya antara lain pembangunan lantai 2 yang sudah dilakukan seperti sebelumnya serta memperluas lahan parkir.

“Besar harapan kami bapak bupati badung dapat mendukung, baik dari segi materi maupun material bagi Musholla At-Taqwa,” ungkapnya. Dijelaskan pula, lahan parkir yang memiliki luas 3,5 are, hanya bisa menampung sekitar 400 motor dari banyaknya jamaah yang hadir di setiap hari Jumat selalu bertambah yang parkir bisa mencapai 700 orang.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan rasa bangganya atas kerukunan umat beragama di Badung. Pemerintah badung akan berupaya sekuat tenaga untuk mempertahankan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Kami harus jaga keutuhan empat pilar kebangsaan tersebut. Beberapa kali kami menghadiri undangan umat Muslim, alhamdulilah kerukunan terjaga dengan baik, dengan itu mudah-mudahan warga kita tetap aman dan makmur, ” jelasnya.

Ditambahkan bahwa dukungan Pemkab Badung terhadap pembangunan Mushola ini merupakan wujud komitmen Badung dalam mengembangkan seni, adat, agama dan budaya. Ini akan berlanjut, Bupati contohkan, Pemkab Badung bulan ini juga menyerahkan hibah untuk pembangunan Masjid di Canggu Permai dengan dana sebesar 3 M. Selain itu pemerintah kabupaten badung juga memberikan secara langsung dana untuk pendidikan umat muslim di kuta selatan sebanyak 3 miliar.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta juga menambahkan Pemerintah Kabupaten Badung akan selalu siap membantu semua keperluan umat muslim yang ada di kabupaten badung termasuk memfasilitasi umat Muslim dalam menulaikan ibadah haji. Giri Prasta mengharapkan dengan adanya bantuan dari pemerintah badung bisa membantu umat muslim yang ada di Kabupaten badung dengan catatan seperti pembangunan ke 2 yang akan dilaksanakan di Muhola At-Taqwa ini semoga bantuan tersebut nantinya bisa dipertanggungjawabkan dan digunakan dengan sebaik- baiknya.

Bupati Badung yang didampingi Kabag Humas Badung Putu Ngurah Thomas Yuniartha disambut oleh panitia serta ribuan umat muslim di Mushola At-Takqwa. Turut hadir Camat Kuta Utara A A Arimbawa, Lurah Kerobokan Kelod I Made Wistawan, Klian serta Kepala Lingkungan Br. Merta Nadi, Ida Cokorda Pemecutan XI, Dewan Masjid Provinsi Bali Haji Bambang Santoso, Ketua Yayasan Mukti Sentosa Deny Prasetyo serta tokoh-tokoh Muslim dan para Kiyai. (humas-badung/bpn)

Organisasi Wanita di Badung Ngayah Mereresik di Pura Pucak Gegelang

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam rangka peringatan HUT Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung ke-30 tahun 2018, Organisasi Kewanitaan di Kabupaten Badung seperti TP PKK,  WHDI, Dharma Wanita Persatuan dan Gatriwara Badung melaksanakan kegiatan sosial bersih-bersih/mereresik di areal Pura Pucak Gegelang, Desa Adat Nungnung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Jumat (9/2/2018) lalu.

Kegiatan ini merupakan salah satu program dan kegiatan Organisasi kewanitaan Badung dalam upaya meningkatkan sradha dan bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sebelum melakukan aksi sosial, dilakukan persembahyangan bersama. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta didampingi Wakil Ketua TP PKK Ny. Kristiani Suiasa,dan Ketua DWP Badung, Ny. Nesya Yoga Segara, Ketua WHDI Badung Ny. Suas Isyudayani Widia Astika dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Badung, Putu Eka Merthawan.

Dalam kesempatan tersebut Ny. Seniasih Giri Prasta menyampaikan, organisasi kewanitaan di kabupaten Badung ngayah bersama di Pura Pucak Gegelang ini sebagai wujud bhakti sekaligus dalam rangka nyangra/persiapan piodalan. Organisasi wanita yang ikut ngayah diantaranya dari PKK Kabupaten Badung, DWP Badung, WHDI Badung, Gatriwara Kabupaten Badung, dan DLHK kabupaten Badung.

“Maksud dan tujuan  kami mengajak organisasi kewanitaan ngayah yaitu untuk mengenal lebih dekat bagaimana masyarakat dibawah dan bagaimana kita seharusnya bersih-bersih biar sehabis sembahyang tidak membuang sampah sembarangan,” tambahnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini lingkungan pura menjadi bersih, asri dan lestari. Organisasi kewanitaan juga ingin mencontohkan ke masyarakat bahwa organisani kewanitaan di kabupaten Badung sifatnya gotong-royong dan kebersamaan. “Setiap odalan kami akan ngayah, tahun ini kami akan bergerak ke tempat-tempat suci dimanapun di kabupaten badung, maupun di luar kabupaten badung. Kami akan gerakan organisasi kewanitaan untuk ngayah,” jelasnya.

Setelah persembahyangan bersama dan bersih-bersih di desa adat nungnung, rombongan melanjutkan perjalanan menuju penglukatan pancoran sudamala yang terletak di desa Pelaga yang letaknya dekat Jembatan Tukad Bangkung. Setelah itu dilanjutkan dengan perjalan suci ke Pura Penataran Pucak Mangu yang terletak di desa adat Tinggan Desa Pelaga, Kecamatan Petang. (humas-badung/bpn)

Bupati Giri Prasta Buka Bimbingan Manasik Haji Di Masjid Nurul Yatim Kuta

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Nyoman Giri Prasta tetap menunjukkan komitmennya sebagai Bupati yang ‘bares’ tanpa memandang perbedaan suku, agama dan ras. Hal ini diwujudkan dengan membantu memfasiilitasi umat muslim di Badung khususnya yang hendak menunaikan ibadah haji dengan membantu transportasi menggunakan pesawat terbang pulang pergi dan penginapan hotel sebelum menuju embarkasi haji Surabaya.

“Saya membantu transportasi calon haji Badung karena sudah merupakan komitmen saya di tahun 2017. Inilah bukti saya mengayomi dan melindungi masyarakat Badung dengan konsep matahari, siapapun harus mendapatkan sinarnya,” ungkap Giri Prasta saat membuka Bimbingan Manasik Haji Di Masjid Nurul Yatim Jalan Merdeka Raya IX No 21 Lingkungan Abianbase, Kuta, Badung, yang ditandai dengan pemukulan Tanjidor, Sabtu (10/2/2018) yang lalu.

Lebih lanjut Bupati Badung mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung akan senantiasa hadir ditengah-tengah masyarakat termasuk ditengah umat muslim karena umat muslim di Badung maupun Bali telah ikut mewarnai pembangunan di Badung. “Untuk itu saya minta kepada calon haji yang sudah kembali dari tanah suci Mekah agar ikut menjaga sinergitas tatanan kerukunan umat beragama di Badung dan Bali umumnya. Dengan terwujudnya kerukunan antar umat beragama di Badung maka pembangunan di Badung dan Bali umumnya akan dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan pemerintah mensejahterakan warganya dapat terwujud,” ajak Giri Prasta. Dalam kesempatan tersebut Giri Prasta menyerahkan dana  sebesar Rp. 25 juta  untuk mendukung pelaksanaan Manasik Haji ini.

Ketua Panitia Manasik Haji, Haji Imam Hanafi memberikan apresiasi kepada Badung Giri Prastadi karena tengah tengah kesibukannya  menyempatkan untuk hadir dan membuka Bimbingan Manasik Haji Di Masjid Nurul Yatim. “18 Tahun saya menjadi warga Bali baru saat ini ada Bupati ‘bares’ membantu calon haji Badung menuju embarkasi Surabaya dengan menggunakan pesawat udara pulang pergi gratis. Selain itu juga membantu pembangunan masjid di banyak tempat di Badung,” katanya.

Sementara itu Ketua Yayasan Amalul Jannah Haji Satrowi memaparkan jumlah calon haji yang mengikuti Bimbingan Manasik Haji sebanyak 161 0rang yang dilaksanakan 3 (tiga) bulan dengan 2 (dua) kali pertemuan setiap bulannya di Masjid Nurul Yatim. “Manasik Haji ini merupakan bimbingan kepada calon haji untuk mengetahui tata pelaksanaan ibadah haji, mengetahui hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji serta mempersiapkan fisik dan mental calon haji. Kegiatan ini bekerjasama dengan penyelenggara Haji dan Umrah Departemen Agama RI Kabupaten Badung,” paparnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Departemen Agama RI Kabupaten Badung I Gst. Agung Gede Manguningrat, Camat Kuta Made Widiana, Sekcam Kuta GedeArta, Lurah Kuta Wayan Daryana, Kaling Br. Abianbase Kuta I Gst. Made Suka Ada serta tokoh muslim dan pengurus Masjid Nurul Yatim. (humas-badung/bpn)

Kunjungan Kerja Ketua Bhayangkari Cabang Badung, Tekankan Perhatian Kepada Suami

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Ketua Bhayangkari Cabang Badung Ny. Intan Satriya Hananta didampingi Wakil Ketua dan Pengurus Bhayangkari melaksanakan kunjungan kerja di Kantor Bhayangkari Ranting Abiansemal, Sabtu (10/2/2018).

Kedatangan orang nomor satu di Bhayangkari Cabang Badung ini merupakan kunjungan perdananya disambut Ketua Bhayangkari Ranting Abiansemal Ny. Dani Weca beserta anggotanya.

Diawali dengan penyambutan di depan mapolsek abiansemal oleh Bhayangkari Ranting Abiansemal yang dilanjutkan dengan tatap muka di aula Mapolsek Abiansemal.

Arahan Ketua Bhayangkari Cabang Badung menekankan kepada anggota Bhayangkari untuk selalu mendukung tugas tugas suami. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Melalui Pesan Tulisan, Polres Badung Ajak Para Orang Tua Perhatikan Keselamatan Anak

BALIPORTALNEWS.COM – Keluarga memiliki peran yang sangat besar dalam membangun generasi muda bangsa yang taat, tertib dan disiplin.

Untuk itu, Kasat lantas Polres Badung AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti,S.H gencar membuat terobosan terobosan  untuk menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran Lalu Lintas di Wilayah hukum Polres Badung. Salah satu terobosannya ialah menggugah hati para orang tua siswa melalui poster poster untuk lebih memberikan perhatian kepada anak anak untuk tidak memberikan mengendarai kendaraan sepeda motor sebelum mencukupi umur.

Selain itu, Para orang tua diajak untuk memberikan tauladan, contoh kepada para remaja diawali dari lingkup keluarganya. Melalui program Camot yaitu Cegah Anak Anak Mengendarai Motor diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan yang melibatkan anak anak dapat diminimalisir.

Seperti yang terlihat di depan SD 1 Kerobokan, Kuta Utara Badung Jumat (9/2/2018), Petugas dari satuah lalu Lintas Polres Badung memasang poster spanduk ajakan kepada orang tua untuk tidak memberikan anak anak berkendara sepeda motor.

Saat di konfirmasi AKP Ni Luh Putu Anne mengungkapkan “ kami terus berupaya melalui pesan pesan lisan maupun tulisan untuk menggugah masyarakat bahwa betapa pentingnya tertib berlalu lintas untuk keselamatan, kami terus melakukan Penling (Penerangan Keliling) menjangkau area tempat keramaian seperti pasar, banjar banjar dan sekolah sekolah setiap harinya untuk menggelorakan tertib berlalu lintas,” ungkap Perwira asal Bongkasa. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Kapolsek Abiansemal Berikan Sekuntum Bunga, Tanda Mesra Tertib Berlalu Lintas

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Jajaran Polsek Abiansemal yang dipimpin langsung Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca,S.Sos terus menggencarkan cipta kondisi guna menciptakan Kamseltibcar Lantas di Wilayahnya.

Setelah beberapa pelanggar lalu lintas diberikan tindakan tegas Kepolisian atas pelanggarannya, Kapolsek Abiansemal dan anggotanya memberikan sekuntum bunga mawar kepada para pengendara yang telah tertib berlalu lintas. Hal ini merupakan implementasi Reward and Funisment yang dilakukan Kepolisian kepada masyarakat.

Kegiatan cipta kondisi dalam emnciptakan kamseltibcar lantas tersebut dilaksanakan Kamis, (8/2/2018) di jalan raya Latu Kecamatan Abiansemal Badung.

Penertiban pengguna jalan raya, yang dilaksanakan oleh Polsek Abiansemal rutin dilaksanakan dimaksudkan untuk meminimalisir bahkan menghilangkan budaya hukum masyarakat Abiansemal khususnya tentang kelengkapan berkendara di jalan raya.

Selain penertiban Pelanggar Lalu Lintas, Polsek Abiansemal juga gencar melaksanakan kegiatan cipta kondisi dengan Penertiban penduduk pendatang bersinergi dengan intansi terkait, patroli oleh Unit Sabhara, Pengaturan lalu lintas, Pengawalan dan patroli lantas oleh Unit Lalu Lintas, pembinaan dan penyuluhan serta DDS (Door To Door System) Sambang Desa yang rutin dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas,pemetaan konflik dan mapping kerawanan wilayah Abiansemal dan mengungkap kasus kasus yang terjadi di wilayah abiansemal, melaksanakan oprasi Miras dan Narkoba, terlebih menjelang hari Raya Nyepi dan Pilgub Bali 2018.

“Kami terus menggencarkan  Kegiatan Kepolisian untuk meminimalisir bahkan menghilangkan budaya melanggar hukum masyarakat Abiansemal khususnya tentang kelengkapan berkendara di jalan raya, serta berupaya menciptakan keamanan di Wilayah Hukum kami,” ungkap Kompol I Nyoman Weca,S.Sos usai kegiatan. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Bupati Giri Prasta Lantik Pengurus MGPSSR Abiansemal

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Badung melantik dan mengukuhkan Pengurus MGPSSR Kecamatan Abinsemal dan pengurus MGPSSR Desa se-Kecamatan Abiansemal masa bakti tahun 2018-2023 di Wantilan Pura Pasek Gelgel, Banjar Piakan, Desa Sibang Kaja, Jumat (9/2/2018).

Acara pelantikan dihadiri para Sulinggih, Anggota DPRD Badung I Nyoman Wiradana, Ketua MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Sekcam Abiansemal, Perbekel dan Bendesa Adat Sibang Kaja.

Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan pengurus Kecamatan dan Desa MGPSSR se-Kecamatan Abiansemal. Diharapkan melalui pelantikan ini dapat meningkatkan pasemetonan pasek di Kecamatan Abiansemal maupun di Kabupaten Badung. “Melalui kepengurusan ini, agar dapat bekerja untuk ngayah dan memastikan berapa banyak semeton pasek di badung,” jelasnya.

Untuk kinerja pada pengurus dadia akan diberikan laptop. Giri Prasta juga mengharapkan, semeton MGPSSR dapat meningkatkan dan melestarikan seni, adat, agama dan budaya. Selain itu pula semeton dapat melaksanakan konsep Tri Hita Karana, bagaimana meningkatkan hubungan harmonis antara manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan.

Khusus kepada dadia pasek diharapkan agar mendaftar ke Dinas Kebudayaan Badung untuk mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT). Dengan terdaftar di pemerintah daerah ini Pura Dadia dapat dibantu oleh Pemkab Badung.

Ketua MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja juga menyampaikan dukungannya atas pelantikan pengurus MGPSSR Kecamatan dan Desa se-Abiansemal. Diharapkan semeton pasek tetap raket antara pasemetonan, serta raket dengan pasemetonan yang lain untuk membangun bali kedepan dengan baik. Selain itu pasemetonan pasek agar dapat memahami ajaran pasek yakni bhakti ring kawitan, heling ring bisama dan guyub ring semeton.

Ketua Panitia I Made Suparta melaporkan bahwa pelantikan ini diikuti 18 desa dengan 54 dadia di kecamatan Abiansemal. Tema yang diangkat dalam acara pengukuhan dan pelantikan ini yakni “bakti ring kawitan, heling ring bisama, guyub ring semeton”. “Suksesnya Pelantikan ini berkat bantuan dan partisipasi semeton pasek sehingga pelantikan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar,” tambahnya. (humas-badung/bpn)

Musrenbang RKPD Tahun 2019 di Kecamatan Petang

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Musrenbang RKPD Kabupaten Badung tahun 2019 Kecamatan Petang dilaksanakan, di ruang Pertemuan Giri Gosana Kantor Camat Petang, Selasa (6/2/2018). Musrenbang Kecamatan Petang dibuka oleh Kepala Beppeda I Made Wira Dharmajaya serta dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Camat Petang IB. Nata Manuaba, Ketua Dekranasda Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Perangkat Daerah, Perbekel, BPD dan Organisasi Wanita se-Kecamatan Petang. Musrenbang Kecamatan Petang mengangkat tema pembangunan badung 2019 yakni “Peningkatan Inbestasi dan Kualitas SDM serta pemantapan Infrastruktur Ekonomi yang Berkualitas” dengan 9 (Sembilan) prioritas pembangunan.

Camat Petang IB. Nata Manuaba melaporkan, Musrenbang Kecamatan didahului dengan pelaksanaan Musrenbang Desa se-Kecamatan Petang yakni: Desa Belok Sidan, Pelaga, Sulangai, Petang, Getasan dan Desa Carangsari. Tujuan Musrenbang ini adalah: menyikapi permasalahan pembangunan daerah, menyikapi prioritas pembangunan daerah, menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi, penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan Provinsi dan klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah Kabupaten/Kota dengan program dan kegiatan Desa yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang Kecamatan.

Adapun usulan program dan kegiatan yang dibahas pada Musrenbang RKPD ini adalah terinci dalam Kelompok pembahasan sebagai berikut: Kelompok Ekonomi dan Sumber Daya Alam, 28 usulan program dan kegiatan dengan jumlah biaya yang diperlukan Rp. 39.435.000.000, Kelompok Sarana dan Prasarana wilayah yaitu 110 usulan program dan kegiatan dengan jumlah biaya yang diperlukan Rp. 826.603.186.400, Kelompok Sosial dan Budaya yaitu 17 usulan program dan kegiatan dengan jumlah biaya mencapai Rp. 25.850.970.880, Kelompok pengembangan SDM 82 usulan program dan kegiatan dengan jumlah biaya mencapai Rp. 56.369.452.000. Jumlah seluruh usulan program dan kegiatan mencapai 237 usulan dengan jumlah biaya yang diperlukan mencapai Rp. 948.258.609.280,-.

Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya mengatakan, musrenbang kecamatan wajib dilaksanakan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Melalui forum ini akan menentukan kematangan dan kemantapan dalam mempersiapkan RKPD secara berkesinambungan dan terintegrasi.

Dalam Musrenbang Kecamatan ini juga akan dibuka ruang komunikasi antar stakeholder pembangunan dalam penyusunan RKPD 2019, dengan tujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan di desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di kecamatan.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan, Musyawarah Kecamatan ini mengacu pada dokumen-dokumen daerah yaitu: Visi misi, RPJMD dan konsep Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dan 5 prioritas program pembangunan dan mengacu pada potensi wilayah setempat.

Petang sebagai daerah konservasi, daerah penyangga dan sebagai pusat produksi dari pertanian secara umum, kebijakan-kebijakan yang dilakukan akan mengacu pada hal tersebut. Dalam rangka untuk mempercepat pertumbuhan dan dinamika pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat maka akan dilihat potensi-potensi yang akan dikembangkan terutama sektor pertanian harus digenjot dan dipertahankan.

Di sektor pertanian di Kabupaten Badung telah memiliki pemetaan masalah potensi tanah, potensi tanah tersebut dalam artian tanah di suatu daerah tertentu cocok untuk ditanami apa sebagai cara pemetaannya. “Sektor pertanian secara umum di Kecamatan Petang selalu didorong dan diperluas serta ditingkatkan, tetapi tetap dengan rambu acuan yang kita lakukan, ” katanya.

Di Kecamatan Petang juga terus dikembangkan pertanian dan peternakan dan mulai tahun 2018 ini telah dibuat Pilot Project dalam pengembangan peternakan masalah Ayam Buras di 2 kelompok yang biaya bangunannya masing-masing Rp. 8 milyar. Juga akan dibuat kelompok peternakan Sapi yang akan dikembangkan terus, sehingga Petang cirinya memang pengembangan pertanian secara luas. “Petang juga dikembangkan sebagai pusat budaya dan kedepannya akan dibangun Gedung budaya,” tambahnya. (humas-badung/bpn)

Satpol PP Badung Gelar Pembinaan Kewaspadaan Dini

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kabupaten Badung menggelar Pembinaan Kewaspadaan Dini tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (6/2/2018) di ruang rapat Kantor Perbekel Dalung, Kecamatan Kuta Utara. Acara dibuka Kasat Pol PP yang diwakili Kabid. Pembinaan Masyarakat A.A. Oka Ambara Dewi yang didampingi Kasi Kewaspadaan Dini, I Ketut Suardipa.

Dalam sambutannya disampaikan, maksud dilaksanakan pembinaan kewaspadaan dini tentang ketentraman dan ketertiban umum adalah memberikan pengetahuan terkait kondisi/kepekaan, kesiagaan dan mengantisipasi dalam menghadapi potensi-potensi/indikasi kemungkinan timbulnya gangguan terkait dengan ketertiban dan ketentraman di masyarakat sekitarnya pada khususnya dan wilayah badung pada umumnya.

 Dengan cara menyampaikan informasi kepada aparat  terdekat, serta untuk mewujudkan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di wilayah Kabupaten Badung, dengan tujuan pencegahan sedini mungkin terjadinya pelanggaran terkait dengan Peraturan Kabupaten Badung No. 7 tahun 2016 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran terkait perda dan perkada yang berdampak terciptanya ketentraman dan ketertiban umum di wilayah kabupaten badung. Peserta pembinaan kewaspadaan dini yang dilaksanakan di kantor Perbekel Dalung diikuti sebanyak 40 orang anggota Linmas. Adapun narasumber berasal dari Satpol PP Provinsi Bali, BNN KAbupaten Badung dan Kodim 1611/Badung. (humas-badung/bpn)