Anjing Bukan Bahan Pangan untuk Konsumsi

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Menyikapi perdagangan daging anjing di Bali, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Kamis (5/4/2018).

FGD dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Putu Oka Swadiana. Hadir pula narasumber, yakni Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Syamsul Ma’arif, moderator Dr. Ketut Puja dari Fakultas Keokteran Hewan Universitas Udayana, perwakilan dinas pertanian kabupaten/kota di Bali, tokoh agama, adat, budaya, dan mahasiswa.

Plt Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Putu Oka Swadiana dalam sambutannya mengatakan, FGD tak terlepas dari isu perdagangan daging anjing di Bali. Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali nomor 524.3/9811/KKPP/Disnakkeswan tanggal 6 Juli 2017 yang ditujukan kepada Bupati dan Walikota, dikatakan  isu perdagangan daging anjing yang sempat beredar di media sosial dan media massa diharapkan tak berdampak kepada citra pariwisata Bali. Dengan demikian, Bupati dan walikota diminta melaksanakan empat poin.

Pertama, pendataan terhadap lokasi penjualan daging anjing. Kedua, sosialisasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat bahwa daging anjing bukan merupakan bahan pangan asal hewan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi terlebih lagi terhadap wisatawan mancanegara.

Ketiga, pengawasan terhadap kemungkinan adanya penjualan daging anjing namun dengan merk daging lain. Terakhir, penertiban terhadap penjualan daging anjing karena tidak dijamin kesehatannya dan dapat berpotensi terhadap penularan penyakit zoonosis terutama rabies dan bahaya fatal lainnya. “Dengan demikian, kami berharap melalui FGD ini ada diskusi dan masukan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama, adat, dan budaya. Karena selain berkaitan dengan citra pariwisata, isu penjualan daging anjing juga perlu mendapat masukan dari tokoh agama, adat, dan budaya di Bali,” tegas Oka Swadiana. Secara umum, konsumsi daging anjing dinyatakan tak sesuai dengan adat dan budaya Bali.

Sejalan dengan hal itu, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Syamsul Ma’arif juga menyatakan isu penjualan daging anjing sangat riskan terhadap pariwisata Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya. “Karena di luar negeri, anjing ini adalah hewan peliharaan yang sangat disayang. Jadi isu penjualan daging anjing sangat berpengaruh terhadap pariwisata,” ujarnya.

Dalam FGD juga dipaparkan hasil penelitian dua mahasiswa pascasarjana Fakultas Kedokteran Hewan UNUD, yakni drh. Maria Maliga Vernandess Sassadara dan drh. Ni Putu Vidia Tiara Timur tentang perdagangan anjing di Bali. Sampel yang digunakan berjumlah 28 pendagang daging anjing dari Kabupaten Badung, Denpasar, Tabanan, dan Gianyar. Bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan, Satpol PP, dan perangkat desa, telah dilakukan penyetopan terhadap sejumlah pedagang tersebut.(humas-badung/bpn)

Tingkatkan Spiritualitas, Polres Badung Mendapatkan Siraman Rohani

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Guna meningkatkan Spiritualitas dan memupuk rasa Keiklasan, Polres Badung rutin menggelar Pembinaan Rohani dari Rohaniawan yang dilaksanakan setiap hari Rabu tiap minggunya.

Polres Badung mendapatkan siraman rohani atau Dharma Wacana dari Rohaniawan Agama Hindu yaitu Aipda I Made Mulyawan,S.H yang sekaligus Pemangku Pura  Giri Catur Loka Polres Badung, Rabu (4/4/2018).

Dharma Wacana kali ini bertemakan “Membangun Karma Yang Baik” yang diikuti oleh seluruh personil Polres Badung. Dalam Dharma wacananya itu, Ia mengajak seluruh personil untuk selalu Iklas dalam melaksanakan, dengan iklas melaksanakan tugas tugas sebagai Pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat niscaya karma karma baik akan tertabung yang dipetik di kemudian hari, Selain menjalankan tugas dengan Iklas, rasa kemanusiaan, rasa mengedepankan sikap tolong menolong dan persaudaraan menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas.

“Kami mengajak rekan rekan, saudara saudara kami untuk menumbuhkan rasa keiklasan dalam melaksanakan tugas dimana dengan keiklasan niscaya karma baik akan tertabung,” ungkap Mangku Mulyawan. (guz//bpn)

Sekda Badung Buka Kegiatan TMMD ke-101 Provinsi Bali di Petang

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa membuka secara resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Provinsi Bali tahun 2018 di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Rabu (4/4/2018).

Pembukaan TMMD di Lapangan Umum Petang ini, ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda Badung serta dihadiri dari perwakilan Pangdam IX Udayana, anggota Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, dari Danrem 163 Wirasatya, dan perwakilan Kodim se-Bali.

Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo melaporkan, TMMD Kodim 1611/Badung tahun 2018 akan dilaksanakan di Desa Getasan, Petang selama 30 hari kedepan, dengan tema “TNI Manunggal Rakyat, Mambangun Karakter dan Kemandirian Bangsa”. Rangkaian kegiatan meliputi kegiatan fisik dengan sasaran pokok di Banjar Pundung dan Br. Kasianan, Desa Getasan berupa pembangunan rabat dan senderan jalan dengan panjang rabat dan paping 615 meter, lebar 3 meter dengan volume 1.243 m3.

Panjang senderan 233 meter dan panjang saluran drainase 485 meter. Bantuan rumah layak huni satu unit atas nama I Gst. Putu Jaga (veteran) Br. Kasianan, Desa Pangsan. Kegiatan non fisik dilaksanakan di wilayah desa Pangsan, berupa penyuluhan, ceramah, lomba dan hiburan. Porsenil yang dilibatkan, tenaga tetap lapangan gabungan dari TNI/Polri, Pemkab Badung berjumlah 150 orang dan didukung tenaga dari masyarakat Pangsan sebanyak 100 orang. Dukungan anggaran logistik untuk operasional Satgas TMMD sebesar Rp. 353 juta lebih. Dukungan anggaran untuk pengadaan material bersumber dari APBD Badung sebesar 1,5 M lebih.

Sambutan Gubernur Bali yang dibacakan Sekda Badung Adi Arnawa menyampaikan, apresiasi atas kembali terlaksananya kegiatan TMMD ke-101. Kegiatan TMMD dinilai telah banyak memberikan sumbangsih dan andil yang luar biasa berharga, yang hasilnya telah dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia khususnya di Bali ini. Semangat kegotong-royongan membangun bangsa mulai dari pinggiran yakni desa semua bahu membahu, memberikan sumbangan, ide dan gagasan, menyumbangkan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi maupun kebendaan.

Kegiatan TMMD juga sangat baik didalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih layak dan lebih sehat. “Belum lagi upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan, ini luar biasa ditengah-tengah upaya kita mengatasi kemiskinan di Bali, dimana mencapai 4,14 persen per September 2017,” terangnya. Selain itu TMMD, terus mengedukasi masyarakat tentang nasionalisme, ancaman terorisme dan radikalisme, serta bahaya narkoba. Ini sangat penting dan strategis ditengah berbagai persoalan kebangsaan dewasa ini.

“Jadi TMMD bukan semata-mata membangun fisik sarana desa, namun juga membangunkan semangat, percaya diri masyarakat untuk mampu mengelola potensi yang dimiliki, kesiapsiagaan menghadapi ancaman, dan tantangan yang sedang dihadapi. Kita semua menginginkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri, memiliki daya tangkal, terhadap berbagai hal yang menjadi ancaman terhadap keutuhan bangsa,” tegasnya. (humas-badung/bpn)

Pelaku Pengeroyokan di Depan SPBU Banjar Anyar Kerobokan Bertambah

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, Polsek Kuta Utara mengungkap pelaku pengeroyokan terhadap korban I Ketut  Sudiana (26) yang terjadi di depan SBPU Banjar Anyar Kaja Kerobokan Kuta utara Badung,Sabtu (24/3) lalu dimana kejadian terjadi sekitar pukul 00.30 Wita korban membonceng saksi dari dari kerja, korban dengan pelaku sama-sama datang dari arah barat menuju timur, tepatnya di depan SBPU Banjar Anyar pelaku mendahului korban dan sepeda motor pelaku menyenggol stang motor korban namun korban tidak jatuh.

Setelah beberapa meter sepeda motor korban dihadang oleh para pelaku dan langsung melalukan pengroyokan. setelah melakukan pengroyokan dan masyarakat sekitar banyak yang datang ke tkp, 3 orang pelaku melarikan diri namun 1 orang berhasil diamnakan di TKP.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami mengalami luka-luka pada bibir, dahi benjol, leher sakit karena cekikan.

Pelaku yang diketahui  pada saat itu adalah Fran Maleno (31) karena di TKP pelaku berhasil; diamankan petugas.

Namun berdasarkan pengembangan oleh Petugas Unit Reskrim Polsek Kuta Utara, Kini Pelaku menjadi 4 orang yaitu Fran Maleno (31), Yerimias Fatin (33), Vester Maleno( 22), Anselmus Tisel, (23).

Keempat pelaku berdasarkan hasil pemeriksaan petugas Polsek Kuta Utara mengakui semua perbuatannya dimana pada saat itu pelaku dalam kondisi mabuk dan merasakan ketersinggungan akibat bersenggolan antara sepeda motor pelaku dan sepeda motor korban.

Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes H.W.D Nainggolan,S.I.K mengungkapkan “kami berhasil mengembangkan kasus pengeroyokan tersebut, pelaku kini menjadi 4 orang dan pelaku mengakui semua perbuatannya,” terangnya,Selasa (3/4/2018). (guz/bpn)

Pusat Perbelanjaan Menjadi Sasaran Sambangan Polisi

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Polres Badung terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Berbagai kegiatan dilakukan Polres Badung mulai dari kegiatan preventif, preemtif dan penindakan hukum.

Salah satu langkah Polres Badung tersebut adalah dengan kegiatan Patroli ke tempat tempat keramaian dan obyek obyek vital diantaranya pasar, pertokoan, perkantoran dan tempat obyek wisata.

Seperti yang dilaksanakan hari ini, Senin (2/4/2018) Unit Patroli satuan Sabhara Polres Badung menyambangi Toko Perbelanjaan Modern di Wilayah Sading kecamatan Abiansemal Badung.

Unit Patroli Sabhara Polres Badung yang dipimpin Ka Unit Aiptu I Wayan Seloka pada sambangannya menyampaikan kepada pelayan toko modern untuk selalu waspada dari kejahatan seperti aksi pencurian, aksi penipuan dan kejahatan lainnya.

Untuk itu, Aiptu I Wayan Seloka menghimbau untuk selalu berkomunikasi dengan Kepolisian apabila adanya hal hal yang mencurigakan.

“Kami terus bergerak melaksanakan Patroli ke tempat tempat rawan Kriminalitas sehingga dengan kehadiran POlisi dan mengurungkan niat para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya,” ungkap Aiptu Seloka. (guz/bpn)

Wakapolres Ajak Seluruh Elemen Menciptakan Pilkada Bali 2018 Aman Melalui Siaran Radio

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Wakapolres Badung Kompol I Komang Budiarta,S.I.K hari ini, Senin (2/4/2018) lalu mengajak peran serta masyarakat untuk menciptakan Pilgub Bali 2018 yang aman dan Kondusif. Hal tersebut disampaikannya dalam siaran Radio RRI Pro 1 Denpasar.

Acara yang bertemakan Hai Bali Kenken tersebut membahas tentang Kesiapan Polres Badung dalam Menghadapi Pilkada Bali 2018 yang dipandu oleh Penyiar Radio Nana Maria dan Widya.

Selain mengajak masyarakat untuk Menciptakan Pilkada Bali 2018 yang aman, Orang kedua di Polres Badung ini menekankan bahwa rencana rencana  kegiatan telah disusun matang matang dan Polres Badung  siap menghadapi kondisi terburuk yang dapat terjadi pada Pilgub Bali 2018 namun  semuanya tentunya tidak mengaharapkan hal hal yang tidak diinginkan terjadi.

Polda Bali dalam pengamanan Pilkada Bali 2018 ini menggelar Operasi Kepolisian yang bersandikan Operasi Mantap Praja Agung 2018 dimana Polres Badung melibatkan 520 Personilnya bergabung dengan Personil Polda Bali dan Polres Polres Lainnya.

Sementara di Wilayah Hukum Polres Badung terdata sebanyak 408 TPS dimana dalam pengamanannya nanti masing masing TPS akan ditempatkan personil Kepolisian.

Selain mempersiapkan Pengamanan yang maksimal, Polres Badung juga telah merangkul seluruh Stake Holder dan para tokoh masyarakat, tokoh Agama, dan Tokoh Adat untuk mewujudkan Pilkada Bali 2018 ini aman.

Tahapan Pilkada Bali 2018 saat ini telah berjalan pada tahapan kampanye dimana hingga saat ini situasi Wilayah Hukum Polres Badung masih Kondusif aman.

Sebelum mengakhiri Interaktifnya, Kompol I Komang Budiarta,S.I.K juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai berita berita HOAX, Penyebaran Konten berbau Sara dan Ujaran kebencian dimana HOAX,Konten Sara dan Ujaran kebencian sengaja dihembuskan oleh Orang Orang yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan serta Polri telah mengambil langkah penindakan Hukum yang tegas terhadap para pelaku penyebar HOAX, Isu sara dan Ujaran kebencian itu.

Mengakhiri Interaktifnya, Perwira menengah Melati satu di Pundak ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam menciptakan situasi Kondusif.

“Kami hari ini berkesempatan mengisi acara di Stasiun radio RRI Bali dalam acara hai Bali Kenken dimana dalam kesempatan ini kami mengajak peran serta masyarakat dalam mencip[takan Pilkada Bali 2018 yang aman dan kondusif,” terang Kompol Budiarta,S.I.K. (guz/bpn)

Pemkab Badung Gelar Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksa Pajak Daerah

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksa Pajak Daerah di Kabupaten Badung tahun 2018, di ruang Pertemuan BKP SDM, Puspem Badung, Senin (2/4/2018). Acara tersebut dihadiri Kepala Pusdiklat. Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia Hario Damar, Kepala BKP SDM Badung I Gede Wijaya, Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Pasedahan Agung I Made Sutama.

Sekda Badung Adi Arnawa dalam pengarahannya menekankan bahwa pajak merupakan sumber utama penerimaan Negara yang menyumbang sekitar 70% dari seluruh penerimaan Negara. Pembangunan infrastruktur, biaya pendidikan, kesehatan, subsidi BBM, pembangunan fasilitas publik dan membayar gaji ASN semua dibiayai dari pajak.

Dapat dikatakan, pajak merupakan ujung tombak pembangunan sebuah Negara. Begitu pula halnya dengan Pemkab Badung, pajak merupakan sumber utama PAD. Pajak Daerah, khususnya pajak hotel dan restoran telah memberikan kontribusi mencapai lebih dari 80% PAD Badung. Dimana pemanfaatannya untuk membiayai pengeluaran daerah yang tertuang dalam Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung.

Dijelaskan, sebagaimana tertuang dalam Perbup. Badung No. 21 Tahun 2012 tantang tata cara pemungutan pajak parkir, pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan dan pajak penerangan jalan. Pemeriksa pajak daerah yang selanjutnya disebut Pemeriksa adalah PNS dilingkungan pemerintah daerah dan tenaga ahli yang ditunjuk oleh Bupati, diberi tugas melaksanakan pemeriksaan dibidang pajak daerah. Tugas pemeriksaan pajak harus dilakukan oleh aparatur yang memiliki keahlian perpajakan yang baik dan sebagai upaya meningkatkan SDM aparatur petugas pemeriksa pajak daerah, diselenggarakalah pendidikan dan pelatihan pemeriksa pajak daerah.

“Dengan adanya peningkatan kualitas SDM dibidang perpajakan, kami harapkan turut terjadi peningkatan PAD Kabupaten Badung melebihi target yang ditetapkan,” kata Adi Arnawa.

Kepala BKP SDM Badung I Gede Wijaya selaku Ketua Panitia Penyelenggara melaporkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan pengetahuan, keterampilan dan sikap aparatur pemeriksa pajak daerah sehingga mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang dibebankan secara obyektif dan professional.

Sementara tujuan dari pendidikan dan pelatihan pemeriksa pajak daerah ini, dimana peserta diharapkan mampu memahami overview pemeriksaan pajak daerah, aspek hukum, metode, teknik, persiapan dan pelaksanaan pemeriksaan pajak daerah serta kertas kerja pemeriksaan laporan hasil pemeriksaan pajak daerah dengan baik. Peserta adalah pegawai yang bertugas sebagai pemeriksa pajak di Bapenda Badung sebanyak 40 orang. Pendidikan yang berlangsung selama 6 (enam) hari ini menghadirkan instruktur dari Pusdiklat Pajak Kementerian Keuangan RI. (humas-badung/bpn)

Desa Cemagi Wakili Badung, Lomba Desa Tingkat Propinsi

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Setelah lolos ditingkat Kabupaten Badung,Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Senin (2/4/2018) dinilai tim lomba desa tingkat Provinsi Bali. saat tiba di Desa Cemagi, rombongan tim penilai Propinsi yang dipimpin I Ketut Lihadnyana disambut oleh Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Badung, Putu Gede Sridana, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Camat Mengwi, IGN Jaya Saputra, Perbekel Cemagi, Si Ketut Wirama dan sejumlah tokoh masyarakat Desa Cemagi serta disuguhkan tari baris klemat yakni tarian khas nelayan di Desa Cemagi.

 Perbekel Cemagi, Si Ketut Wirama mengatakan, perkebangan Desa Cemagi dari tahun 1999 sebagi bagian pemekaran dengan Desa Munggu mengalami perkembangan yang cukup pesat mulai dibidang kemasyarakatan, pembagunan dan pemerintah. “Terkait dengan evaluasi lomba desa ini dapat kami laporkan, luas Desa Cemagi sekitar 666 Hektar. Jumlah penduduk Desa Cemagi sebanyak 5224 jiwa dengan jumlah 1.101 KK. Untuk inovasi kami memiliki sejumlah inovasi unggulan mulai dari pelayanan publik dengan sistem IT berbasis aplikasi andoid hingga pengentasan kemiskinan hingga nol KK,”ujarnya.

Lebih lajut dikatakan, pihaknya juga sudah memasang Wifi gratis disejumlah objek wisata yang ada di Desa Cemagi. Untuk dibidang sumberdaya manusia pihaknya bekerjasama dengan pihak vila dalam pemberianpelatihan kepada rumah tangga sasaran sperti pelatihan menjadi tukang masak, tukang kebun dan bahasa asing. “Dari program ini kami berhasil me-nol-kan KK miskin di Desa Cemagi. Dulu masih 11 KK, dan kini sudah sudah tidak ada KK miskin,”terangnya.

Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa mengatakan, Desa Cemagi ini memang yang terbaik di Kabupaten Badung untuk mewakili kabupaten Badung ketingkat Propinsi bahkan ke tingkat Nasional. “Saya berterimakasih kepada masyarakat Cemagi untuk menampilkan diri sebaik-baiknya. Kita tetap berharap Desa Cemagi bisa menjadi yang terbaik ditingkat Provinsi banhkan Nasional. Saya yakin dan percaya untuk menjadi yang terbaik. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada tim telah diberikan kesempatan untuk dinilai, mari kita saling isi dan saling benahi untuk kedepan lebih baik. Pembaguan desa dan masyarakat desa merupakan pembangunan yang integral dalam tingkat nasional,”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, desa merupakan kata kunci dan titik sentral bahwa negara itu berhasil. ”Lomba desa ini salah satu media untuk membuktikan kemajuan masyarakat desa di seluruh Indonesia. Ini salah satu perekat nasional dengan masyarakat terbawah. Dengan lomba ini semoga bisa memberikan inspirasi yang lebih baik untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Badung. Hla ini bagian dari menertibkan diri dalam administrasi atau taat asas dan Desa Cemagi sudah melakukan taat asas itu dengan sebaik baiknya sesuai singkatan Desa Cemagi yakni Cerdas, Mandiri dan Giat,”paparnya.

Ketua Tim Penilai yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Propinsi Bali, I Ketut Lihadnyana mengatakan, pihaknya berterimakasih atas inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Desa Cemagi yakni membangun sistem pelayaan publik yang berbasisi teknologi aplikasi andoid. Selain itu bisa menekan angka kemiskinan menjadi nol dari 11 KK ditahun 2016 lalu. “Mudah-mudahan Desa Cemagi bisa menjadi nomor satu untuk mewakili bali ketingkat nasional sperti Desa Ungasan beberap tahun lalu. Kami berharap kedepan Desa Cemagi bisa membuat digitalisasi ekonomi kreatif untuk perpaduan antara pertanian dan pariwisata sehingga bisa memberdayakan ekonomi masyarakat Desa lebih luas lagi,”ungkapnya. (humas-badung/bpn)

Kantor Lurah dan Gedung Serbaguna Jimbaran Diplaspas

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kantor Lurah Jimbaran dan Gedung Serbaguna Desa Adat Jimbaran yang baru selesai diperbaiki, bertepatan dengan purnama kedasa, Sabtu (31/3/2018) lalu diupacarai dengan upacara pemelaspas. Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Camat Kuta Selatan I Made Widiana, Lurah Jimbaran Ketut Rimbawan, beserta tokoh masyarakat Desa Adat Jimbaran. Pada upacara pemelaspas Kantor Lurah Jimbaran dan Gedung Serbaguna yang dipuput oleh Ida Rsi Agung Lanang Dawan Griya Dawan Jimbaran tersebut Wabup. Suiasa berkesempatan menandatangani prasasti karya.

Wabup. Ketut Suiasa pada acara pemelaspas Kantor Lurah dan Gedung Serbaguna Desa Adat Jimbaran mengucapkan terima kasih kepada komponen desa adat Jimbaran atas segala pastisipasinya dan atas segala perhatiannya sehingga pelaksanaan pembangunan dapat terlaksana dengan baik. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Badung berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat desa adat Jimbaran, karena gedung yang lama dinanti sudah bisa rampung dan diupacarai hari ini, dan kami harap kedepannya gedung ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kreativitas, seni dan budaya dari masyarakat desa adat Jimbaran,” harapnya. Sementara, dengan kantor Lurah Jimbaran yang baru, jajaran Lurah Jimbaran juga diminta agar dapat meningkatkan pelayanan publik khususnya kepada masyarakat Jimbaran.

Lurah Jimbaran Ketut Rimbawan menyampaikan, pembangunan Kantor Lurah Jimbaran dan Gedung Serbaguna Desa Adat Jimbaran menghabiskan dana sekitar Rp. 13 miliar. “Kantor Lurah Jimbaran yang berlantai tiga dengan luas lahan 12 are ini, menghabiskan dana sebesar Rp. 13 M dan semua mulai dikerjakan dari bulan Agustus 2017,” ungkapnya. (humas-badung/bpn)